<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>meranti &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/meranti/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "meranti"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 17:14:17 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Lowongan CPNS Riau 2009 Diundur]]></title>
<link>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/20/lowongan-cpns-riau-2009-diundur/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 03:48:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hana</dc:creator>
<guid>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/20/lowongan-cpns-riau-2009-diundur/</guid>
<description><![CDATA[PEKANBARU: Pengumuman penerimaan Calon egawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Riau terpaksa ditunda pad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[PEKANBARU: Pengumuman penerimaan Calon egawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Riau terpaksa ditunda pad]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ringkasan informasi berita CPNS Provinsi RIAU bulan Oktober 2009]]></title>
<link>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/16/ringkasan-informasi-berita-cpns-provinsi-riau-bulan-oktober-2009/</link>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 08:25:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hana</dc:creator>
<guid>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/16/ringkasan-informasi-berita-cpns-provinsi-riau-bulan-oktober-2009/</guid>
<description><![CDATA[Ringkasan informasi berita CPNS Provinsi RIAU bulan Oktober 2009 Sarjana Dominasi Pengurusan Kartu K]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ringkasan informasi berita CPNS Provinsi RIAU bulan Oktober 2009 Sarjana Dominasi Pengurusan Kartu K]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CPNS Provinsi Riau Buka 19 Oktober]]></title>
<link>http://cpnsindonesia.wordpress.com/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 08:30:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>CPNS Indonesia</dc:creator>
<guid>http://cpnsindonesia.wordpress.com/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</guid>
<description><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CPNS Provinsi Riau Buka 19 Oktober]]></title>
<link>http://terpopuler.wordpress.com/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 08:12:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Admin Terpopuler</dc:creator>
<guid>http://terpopuler.wordpress.com/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</guid>
<description><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CPNS Provinsi Riau Buka 19 Oktober]]></title>
<link>http://resiandriani.com/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 07:00:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>resi2009</dc:creator>
<guid>http://resiandriani.com/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</guid>
<description><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CPNS Provinsi Riau Buka 19 Oktober]]></title>
<link>http://blog.faisalsaleh.net/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 06:56:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Faisal Saleh</dc:creator>
<guid>http://blog.faisalsaleh.net/2009/10/14/cpns-provinsi-riau-buka-19-oktober/</guid>
<description><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekr]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Potensi Pohon Meranti dalam Perkebunan Sawit]]></title>
<link>http://sungaipakning.wordpress.com/2009/08/21/potensi-pohon-meranti-dalam-perkebunan-sawit/</link>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 02:58:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>nusantaraku</dc:creator>
<guid>http://sungaipakning.wordpress.com/2009/08/21/potensi-pohon-meranti-dalam-perkebunan-sawit/</guid>
<description><![CDATA[Sekilas Tentang Meranti Pohon Meranti Meranti merupakan salah satu jenis pohon yang masih dapat dite]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sekilas Tentang Meranti Pohon Meranti Meranti merupakan salah satu jenis pohon yang masih dapat dite]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kebakaran oh kebakaran]]></title>
<link>http://syarifahrahimah.wordpress.com/2009/08/11/kebakaran-oh-kebakaran/</link>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 13:42:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hendri Syahputra</dc:creator>
<guid>http://syarifahrahimah.wordpress.com/2009/08/11/kebakaran-oh-kebakaran/</guid>
<description><![CDATA[gila ya samarinda,dalam sehari ada 2 kbakaran (meranti dan Imam bonjol)..gini loh,td tuh gw udah atu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[gila ya samarinda,dalam sehari ada 2 kbakaran (meranti dan Imam bonjol)..gini loh,td tuh gw udah atu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dipterocarpaceae, Baung, Keruing, Meranti, Perca, Tengkawang]]></title>
<link>http://richmountain.wordpress.com/2009/08/11/dipterocarpaceae-meranti-keruing-tengkawang/</link>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 12:50:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>richocean</dc:creator>
<guid>http://richmountain.wordpress.com/2009/08/11/dipterocarpaceae-meranti-keruing-tengkawang/</guid>
<description><![CDATA[Suku meranti-merantian atau Dipterocarpaceae merupakan sekelompok tumbuhan pantropis yang anggota-an]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Suku meranti-merantian</strong> atau <strong>Dipterocarpaceae</strong> merupakan sekelompok tumbuhan pantropis yang anggota-anggotanya banyak dimanfaatkan dalam bidang perkayuan. Suku ini praktis semuanya berupapohon, yang biasanya sangat besar, dengan ketinggian dapat mencapai 70-85m. Hutan Kalimantan merupakan satu pusat keragaman suku ini. Karena banyak dieksploitasi, beberapa anggota penting suku ini telah masuk dalam  <em>Red List</em> IUCN sebagai spesies terancam punah.</p>
<p><strong>Meranti merah</strong> adalah nama sejenis kayu pertukangan yang populer dalam perdagangan. Berbagai jenis kayu meranti dihasilkan oleh marga <em>Shorea</em> dari suku Dipterocarpaceae. Sekitar 70 spesies dari marga ini menghasilkan kayu meranti merah.</p>
<p>Meranti merah tergolong kayu keras berbobot ringan sampai berat-sedang. Berat jenisnya berkisar antara 0,3 – 0,86 pada kandungan air 15%. Kayu terasnya berwarna merah muda pucat, merah muda kecoklatan, hingga merah tua atau bahkan merah tua kecoklatan. Berdasarkan BJnya, kayu ini dibedakan lebih lanjut atas meranti merah muda yang lebih ringan dan meranti merah tua yang lebih berat. Namun terdapat tumpang tindih di antara kedua kelompok ini, sementara jenis-jenis <em>Shorea</em> tertentu terkadang menghasilkan kedua macam kayu itu.</p>
<p><strong>Tengkawang</strong> adalah nama buah dan pohon dari beberapa jenis <em>Shorea</em>, suku Dipterocarpaceae, yang menghasilkan minyak lemak yang berharga tinggi. Pohon-pohon tengkawang ini hanya terdapat di Kalimantan. Dalam bahasa Inggris tengkawang dikenal sebagai <em>illipe nut</em> atau <em>Borneo tallow nut</em>.</p>
<p><strong>Keruing</strong> atau <em><strong>Dipterocarpus</strong></em> adalah marga pepohonan penghasil kayu pertukangan yang berasal dari keluarga Dipterocarpaceae. Marga ini memiliki sekitar 70 spesies yang menyebar terutama di Asia Tenggara; mulai dari India dan Srilanka di barat, melalui Burma, Indocina dan Cina bagian selatan, Thailand, hingga ke kawasan Malesia bagian barat. Di wilayah Malesia, keruing tersebar di hutan-hutan Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, Filipina, Jawa, Bali, Lombok dan Sumbawa. Jadi umumnya tidak melewati garis Wallace, kecuali yang ditemukan di Lombok dan Sumbawa.</p>
<p>Tumbuhan ini merupakan komponen yang penting dari hutan dipterokarpa. Nama ilmiahnya berasal dari bahasa Yunani yang berarti buah yang bersayap dua (<em>di</em>: dua; <em>pteron</em>: sayap; <em>karpos</em>: buah).</p>
<p><a title="Dipterocarpaceae" href="http://richmountain.wordpress.com/flora/dipterocarpaceae/" target="_blank"><strong>MORE</strong> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Meranti vs Tusuk Konde]]></title>
<link>http://pdabimanyu.wordpress.com/2008/11/13/meranti-vs-tusuk-konde/</link>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 10:51:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>pdabimanyu</dc:creator>
<guid>http://pdabimanyu.wordpress.com/2008/11/13/meranti-vs-tusuk-konde/</guid>
<description><![CDATA[Shorea macrophylla atau Kayu Meranti adalah salah satu jenis pohon idola. Kayu Meranti ini tergolong]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="IN">Shorea macrophylla atau Kayu Meranti adalah salah satu jenis pohon idola. Kayu Meranti ini tergolong kayu keras  berkualitas nomor wahid. Saking hebatnya, banyak “manusia rakus” tergiur menculik, bahkan merenggut, kehormatan kayu ini dari tahta rimba. Akibatnya, kini Meranti mulai langka, dilindungi, dan terus dibudidayakan. Tapi, mungkin <!--more-->hal itu tetap tidak menjamin anak cucu kita kelak masih bisa melihat Meranti.<br />
 <br />
Begitu pula dengan keberadaan orang-orang baik. Bukankah orang baik saat ini sudah langka? Saking susahnya mencari orang baik, sampai-sampai sejak 1999 pemerintah secara khusus meluncurkan P2KP, semata-mata sebagai upaya untuk mencari orang-orang baik yang masih tersisa. Kalau sudah dapat orang baik, lantas dicoba untuk dilindungi dan dibudidayakan. Semua ini juga demi kebaikan anak cucu kita. Bisakah?<br />
 <br />
Kembali ke masalah Meranti. Kayu ini mempunyai banyak keistimewaan. Di antaranya, “gagah” karena memiliki batang lurus, berdiameter besar, tinggi, bebas cabang, minim cacat mata kayu (karena Meranti memiliki kemampuan pruning, yaitu pembebasan cabang pohon) alami secara swadaya dan mandiri, meski Meranti tidak pernah “ketiban” P2KP. Maksudnya, bukankah P2KP ingin membuat masyarakat menjadi mampu berswadaya dan mandiri untuk memperbaiki kualitas hidup? Meranti, dengan pruning alaminya itu, mampu menjaga dan memperbaiki kualitas pohon atau kayunya secara swadaya dan mandiri tanpa harus ada proyek/program. Lalu, mungkinkan masyarakat kelak bisa seperti Meranti—berswadaya dan mandiri secara alami—tanpa perlu diawali dengan kehadian proyek/program?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="IN">Satu lagi, soal keistimewaan pohon Meranti, yakni di antara tegakan Meranti yang sudah tumbuh besar dan gagah, tumbuh anakan Meranti yang lemah. Menariknya, keberadaan pohon besar itu justru melindungi anakan Meranti (yang lemah) sehingga anakan Meranti terbantu tumbuh dengan keberadaan Meranti besar. Tidak sebaliknya, Meranti besar menindas anakan Meranti yang baru berkembang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="IN">Nah, begitu pula yang terjadi di Tim Faskel. Dalam satu tim, ada Faskel Senior dan Faskel Junior (baru). Seharusnya, Faskel Senior bisa membimbing dan mengarahkan Faskel Juniornya. Tapi yang kadang terjadi adalah Faskel Senior justru melepas dan membiarkan rekan juniornya begitu saja bergelut dengan sekian banyak persoalan. “Terserah mau bagaimana, itu urusan masing-masing,” kata sang senior. Malah ada kejadian aneh,  entah kenapa dan bagaimana ceritanya Faskel Junior justru mengintimidasi seniornya sendiri. Mungkin, karena sang junior ini merasa lebih gagah, lebih pintar, lebih pengalaman, lebih kuat, atau karena sang senior yang gak pribumi.<br />
 <br />
Ada pula yang curang, “mengutil” plasma nutfah dari akar Meranti berupa mikoriza yang diselipkan di telapak sepatu untuk diteliti dan dikembangkan di negaranya. Ini bisa dikaitkan dengan keberadaan para pelaku  program pemberdayaan yang seringkali justru ikut &#8220;mengutil&#8221;—istilah lain dari mengambil sesuatu secara tidak sah. Contoh, dalam pelaksanaan  suatu kegiatan dengan dukungan sejumlah dana (seperti kegiatan pelatihan). Dalam prakteknya, orang yang dipercaya untuk mengelola dana ini seringkali mengutil dana tersebut dengan berbagai modus operandi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="IN">“Bidadari” Meranti adalah buahnya yang selalu menari berputar-putar melayang terbang saat lepas dari pohon induk, dan akhirnya bersandar manja di bawah naungan sang induk yang nyaman penuh dengan nutrisi siap saji, dan kondisi lingkungan yang nyaman dan empuk. Celakanya, semua fasilitas yang comfortable itu membuat “Sang bidadari” manja, kemayu, aleman, lemah, dan pengecut! Tanpa semua fasilitas enak itu, fisiologisnya tidak bisa tumbuh, berkembang, malah mati! Begitu tidak berdaya seakan perlu diinfus materi pemberdayaan sejati. Ini mengingatkan kita pada fenomena keberadaan Faskel yang seringkali memiliki basecamp empuk, tapi justru mengakibatkan mereka malas turun ke desa dampingan dan tidak mau mendampingi kegiatan lapangan secara maksimal, dengan alasan tidak ada biaya operasional. Padahal selama ini ia mendorong masyarakat agar mau dan mampu berswadaya mengeluarkan kocek sendiri, demi masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="IN">Belum lagi ketika ada event pelatihan Faskel, jarang Faskel  hadir tepat waktu ke ruang belajar. Mereka lebih senang menikmati fasilitas yang selama ini tidak ada di basecamp, seperti kamar ber-AC, kasur empuk, TV (dengan siaran luar negerinya), daripada mendengarkan pemandu yang kadang dianggap terlalu banyak berteori dan bercerita tentang yang sudah ada di modul.  Padahal, pemandu berupaya keras agar setiap materi bisa sampai pada substansinya. Yah, sedikit banyak seperti itu, kan?<br />
 <br />
Meranti, beda 180 derajat dengan “Tusuk Konde” (Wedelia trilobata). Tusuk konde berbunga kuning ini merupakan tumbuhan pionir yang mampu survive dengan sempurna di lahan kritis. Tusuk konde terus tumbuh menjalar hingga menutupi tanah. Pelukan tubuhnya mengompres suhu tanah yang tinggi, menjadi adem. Sampai-sampai, cacing yang dulu ogah nongkrong di tanah tadi, malah ramai-ramai “hijrah” ke sana. Hebat bukan? Tusuk Konde hidup mulia dengan memberi kontribusi secara kontinu bagi tanah kritis. Ini namanya rehabilitasi lahan kritis secara alami, mandiri dan berkelanjutan. Subhanallah.<br />
 <br />
Kalau boleh berandai-andai, jika saja semua orang hidup seperti Tusuk konde. Tangan selalu di atas, berani memberikan kontribusi yang segar dalam tanggung jawab kerja mulia, ikhlas, tidak cengeng meski harus melewati ujian “kecil” (seperti gaji telat, BOP tersendat, dan lain-lain). Bukankah semua itu sudah kita sepakati sebagai proses pembelajaran? Bahagia, senang, duka, kecewa, semuanya akan selalu ada dan mewarnai  setiap langkah kita. Tinggal bagaimana kita menyikapi sebagai rasa syukur dan membuat kita lebiih dewasa. Maaf teman, tulisan ini hanya perumpamaan. Namun, saya yakin dan percaya atas persamaan paradigma kita, karena pada dasarnya manusia itu baik. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="IN">(Tim Faskel “Belitung Land,” KMW X P2KP-3 Belitung; nina)</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Z czego robi się okna?]]></title>
<link>http://tomalap1.wordpress.com/2008/10/24/z-czego-robi-sie-okna/</link>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 14:45:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>tomalap1</dc:creator>
<guid>http://tomalap1.wordpress.com/2008/10/24/z-czego-robi-sie-okna/</guid>
<description><![CDATA[W procesie obróbki okien wykorzystywane są różne gatunki drzew. Jednak uwarunkowania takie jak obrób]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>W procesie obróbki okien wykorzystywane są różne gatunki drzew. Jednak uwarunkowania takie jak obróbka czy też dostępność danego surowca powodują, że istnieją bardziej popularne gatunki.</p>
<p><!--more-->W Polsce najczęściej wykorzystywanym gatunkiem jest sosna oraz meranti, które także jest gatunkiem sosny tyle tylko, że uprawianym na Filipinach. Jak należało się spodziewać w zależności od gatunku uzyskamy różne gęstości profili drzewnych co w istotny sposób wpłynie na cenę końcowego produktu.<br />
Warto zauważyć, że sosna posiada gęstość na poziomie 400 kg/m3 co jest wręcz pewnym standardem przy produkcji okien drewnianych, poniżej którego raczej się nie zchodzi &#8211; gdyż nie uzyska się właściwych parametrów okien takich jak izolacyjność cieplna czy też akustyczna.<br />
Jeśli chodzi o meranti to ma bardzo zróżnicowaną skalę gęstości &#8211; od 400 do 600 kg/m3. Poszczególne profile można rozróżnić po kolorze, gdyż im większa gęstość, to profil jest ciemniejszy.<br />
Ma to swój wpływ także na cenę &#8211; ale jak się zwykło mówić nie ma nic za darmo.<br />
Dla bardziej wymagających klientów produkowane są okna z dębu, samo drewno dębowe ma gęstość na poziomie 800 kg/m3, oznacza się też znacznie wyższą sztywnością, twardością oraz odpornością. Niestety za ten luksus trzeba sporo zapłacić &#8211; co skutecznie odstrasza większość klientów.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Zulaikha's Effect]]></title>
<link>http://heryazwan.wordpress.com/2008/10/15/zulaikhas-effect/</link>
<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 09:10:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hery Azwan</dc:creator>
<guid>http://heryazwan.wordpress.com/2008/10/15/zulaikhas-effect/</guid>
<description><![CDATA[Bisnis oleh-oleh di Medan masih berputar pada bika ambon (belum tahu bagaimana sejarah bika ambon ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bisnis oleh-oleh di Medan masih berputar pada bika ambon (belum tahu bagaimana sejarah bika ambon ma]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["@ Harakah: ADUN MERANTI Dilantik Speaker Baru Dewan Undangan Negeri KELANTAN!"]]></title>
<link>http://epemudapas.wordpress.com/2008/04/29/harakah-adun-meranti-dilantik-speaker-baru-dewan-undangan-negeri-kelantan/</link>
<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 06:31:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>e Pemuda PAS</dc:creator>
<guid>http://epemudapas.wordpress.com/2008/04/29/harakah-adun-meranti-dilantik-speaker-baru-dewan-undangan-negeri-kelantan/</guid>
<description><![CDATA[Lanjusoh Mon | Apr 28, 08 | 2:14:24 pm MYT KOTA BHARU, 28 April (Hrkh) &#8211; Adun Meranti, Ustaz N]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Lanjusoh Mon | Apr 28, 08 | 2:14:24 pm MYT KOTA BHARU, 28 April (Hrkh) &#8211; Adun Meranti, Ustaz N]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[A Visit to a Malaysian Sawmill]]></title>
<link>http://adventuresinwoodworking.com/2008/03/12/a-visit-to-a-malaysian-sawmill/</link>
<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 12:10:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>Eric</dc:creator>
<guid>http://adventuresinwoodworking.com/2008/03/12/a-visit-to-a-malaysian-sawmill/</guid>
<description><![CDATA[I knew of a sawmill that was only about a minute&#8217;s drive from one of the places we used to liv]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>I knew of a sawmill that was only about a minute&#8217;s drive from one of the places we used to live when I was getting my Master&#8217;s degree. Since I had to go down to the university on some business the other day, I thought I&#8217;d pay the sawmill a visit and get the low-down on what was available.  I also brought my camera and got away with taking a handful of pictures, although I felt a bit CIA-ish doing it. All pictures have a full-screen version if you click on them. So enjoy!</p>
<p>From the road, all you can see is wood. It&#8217;s stacked really high, and they have so much of it that they store some of it right out there in the open. The guard shack is on the left side of the gate, and after telling them I wanted to look at wood (is that the passphrase?), they opened up and let me in.</p>
<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3166/2293305715_b56b8e60b7_o.jpg" title="Sawmill 1"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3166/2293305715_b56b8e60b7_o.jpg" alt="sawmill1" style="border:0 none;" height="338" width="450" /></a></p>
<p>And here we are. The top part of the sign below is in Malay, and simply says, &#8220;Bangi Board Factory Sdn Bhd&#8221; (the Sdn Bhd stands for Sendirian Berhad and I think is similar to Inc. or Ltd.). Bangi is the name of a town (which, oddly, is one town south of where this is). The bottom line is in Chinese, and it says, &#8220;Measure once, cut once. Then you&#8217;ll be back for more.&#8221; Just kidding. I don&#8217;t know Chinese.</p>
<p><a href="http://farm3.static.flickr.com/2207/2293305717_13b78d3c71_o.jpg" title="Sawmill 2"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2207/2293305717_13b78d3c71_o.jpg" alt="sawmill2" style="border:0 none;" height="338" width="450" /></a></p>
<p>When I drove in, I was just amazed at the massive amount of wood they have here. It is a sawmill, though, so what should I expect? You can even see some former trees just waiting patiently there to the left of the shelter.</p>
<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3016/2293305719_29071cd519_o.jpg" title="Sawmill 3"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3016/2293305719_29071cd519_o.jpg" alt="sawmill3" style="border:0 none;" height="338" width="450" /></a></p>
<p>Here is a better look at those logs:</p>
<p><a href="http://farm3.static.flickr.com/2370/2293305723_1c8729afc1_o.jpg" title="Sawmill 4"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2370/2293305723_1c8729afc1_o.jpg" alt="sawmill4" style="border:0 none;" height="338" width="450" /></a></p>
<p>So they&#8217;ve got spacers in between the boards to help dry them out, but they are apparently counting on our recent dry spell to continue&#8230;</p>
<p><a href="http://farm3.static.flickr.com/2195/2293305725_90b3bdbbec_o.jpg" title="Sawmill 5"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2195/2293305725_90b3bdbbec_o.jpg" alt="sawmill5" style="border:0 none;" height="338" width="450" /></a></p>
<p>And here is what it looks like under the roof. Isn&#8217;t it beautiful?</p>
<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3111/2293305729_591320fe6b_o.jpg" title="Sawmill 6"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3111/2293305729_591320fe6b_o.jpg" alt="sawmill6" style="border:0 none;" height="338" width="450" /></a></p>
<p>Now for some details. All of the wood here is <a href="http://www.hobbithouseinc.com/personal/woodpics/meranti.htm" title="Meranti Wood">meranti</a> &#8211; 100% of it. I&#8217;ve talked a lot about kempas, since that&#8217;s what I bought for my bench top. But meranti is much more common here in Malaysia. As far as size, they have 4/4 boards as small as 1&#215;6 and as large as 1&#215;13 (or whatever they could get out of the log). They also have 8/4 and 12/4 boards of progressively narrower widths, obviously.</p>
<p>As far as the prices, I&#8217;ll give you what I know and you let me know if my board foot calculations are correct. The amount I chose was how much I thought I&#8217;d need for my bench top.</p>
<p>30&#8242; of 3&#215;4 (30 bf): $2.67/ft ($2.67/bf)</p>
<p>25&#8242; of 3&#215;5 (31.25 bf): $3.61/ft ($2.88/bf)</p>
<p>So how are those prices?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Profile]]></title>
<link>http://pasembur.wordpress.com/2008/01/31/profile/</link>
<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 09:42:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>xumb</dc:creator>
<guid>http://pasembur.wordpress.com/2008/01/31/profile/</guid>
<description><![CDATA[The other day I&#8217;ve posted my grievances toward the ever-so-over-hyped online &#8220;social]]></description>
<content:encoded><![CDATA[The other day I&#8217;ve posted my grievances toward the ever-so-over-hyped online &#8220;social]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ξυλεία Ινδονησίας - Μαλαισίας]]></title>
<link>http://forestproductssa-gr.com/2008/01/03/%ce%9e%cf%85%ce%bb%ce%b5%ce%af%ce%b1-%ce%99%ce%bd%ce%b4%ce%bf%ce%bd%ce%b7%cf%83%ce%af%ce%b1%cf%82-%ce%9c%ce%b1%ce%bb%ce%b1%ce%b9%cf%83%ce%af%ce%b1%cf%82/</link>
<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 11:11:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>forestproducts</dc:creator>
<guid>http://forestproductssa-gr.com/2008/01/03/%ce%9e%cf%85%ce%bb%ce%b5%ce%af%ce%b1-%ce%99%ce%bd%ce%b4%ce%bf%ce%bd%ce%b7%cf%83%ce%af%ce%b1%cf%82-%ce%9c%ce%b1%ce%bb%ce%b1%ce%b9%cf%83%ce%af%ce%b1%cf%82/</guid>
<description><![CDATA[Τιμές για τη Νέα Χρονιά  l        Decking Balau Ξηραντηρίου Σκούρο ομοιόμορφο χρώμα  19mm x 95mm    ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;">Τιμές για τη Νέα Χρονιά</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:'Times New Roman';">        </span></span></span><span style="text-decoration:underline;"><span><span style="font-family:Times New Roman;">Decking Balau Ξηραντηρίου Σκούρο ομοιόμορφο χρώμα</span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">19mm x 95mm<span>                    </span></span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">19mm x 120mm<span>                      </span></span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">21mm x 120mm<span>                      </span></span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">3</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">21mm x 145mm<span>                     </span></span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Μήκη: 7&#8242;-14&#8242; πόδια, (μάξιμουμ 5% 6&#8242;)</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">. </span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:'Times New Roman';">        </span></span></span><span style="text-decoration:underline;"><span><span style="font-family:Times New Roman;">Πριστή Ξυλεία Ξηραντηρίου Meranti/Seraya &#38; Tembaga </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">2”<span>    </span>x 6” και φαρδύτερο x 7&#8242; και μακρύτερο<span>  </span><span>  </span>Meranti/Seraya &#38; Tembaga </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">2½” x 6” και φαρδύτερο x 7&#8242; και μακρύτερο<span>  </span><span>  </span>Meranti/Seraya <span>  &#38;     </span>Tembaga </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">3”<span>    </span>x 6” και φαρδύτερο x 7&#8242; και μακρύτερο<span>  </span><span>  </span>Meranti/Seraya <span> &#38;    </span>Tembaga </span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:'Times New Roman';">        </span></span></span><span style="text-decoration:underline;"><span><span style="font-family:Times New Roman;">Τρικολλητά:</span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span>72mm x 86mm<span>            </span>Meranti/Seraya <span>       </span><span>   </span>Tembaga </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Μήκος 900mm ως 3000mm: 50% 900mm ως 2000mm και 50% 2100mm ως 3000mm. </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">από τη <a href="http://www.montigere.com/" target="_blank">Montigere, Singapore</a></span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
