<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>mertua &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/mertua/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "mertua"</description>
	<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 02:08:11 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Kisah Seorang Wanita Muallaf, Mertua, Orang Tuanya, Dan Tentara]]></title>
<link>http://bimbinganislami.wordpress.com/2009/11/23/kisah-seorang-wanita-muallaf-mertua-orang-tuanya-dan-tentara/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 22:05:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid>http://bimbinganislami.wordpress.com/2009/11/23/kisah-seorang-wanita-muallaf-mertua-orang-tuanya-dan-tentara/</guid>
<description><![CDATA[Seorang wanita menceritakan bahwa dirinya dulu memeluk agama kristen (nasrani, masihi), kemudian pad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;">
Seorang wanita menceritakan bahwa dirinya dulu memeluk agama kristen (nasrani, masihi), kemudian pada saat itu datang seorang pemuda muslim kepadanya ingin untuk menikah dengannya. Namun orang tua wanita tersebut menolak untuk menyetujui pernikahan ini.
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
Karena kepercayaan dan rasa suka wanita ini dengan pemuda itu untuk mengadakan ikatan dengannya, wanita itu lari dari rumah orang tuanya dan pergi kepada pemuda itu. Kemudian wanita itu menikah. Dan karena pengaruh pemuda itu akhirnya wanita itu masuk Islam.
</div>
<p><!--more--></p>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
Pemuda yang jadi suaminya itu adalah seorang tentara dalam pasukan, kemudian suaminya itu terbunuh dalam Perang Iraq Iran.
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
Setelah itu orang tua suaminya menuntut wanita itu untuk keluar dari rumah mereka, padahal wanita itu telah mempunyai anak perempuan kecil. Orang tua suaminya ingin wanita itu pergi kembali ke keluarganya padahal keluarganya menolak wanita itu kembali kepada mereka kecuali bila wanita itu kembali beragama Kristen. Dan ini adalah perkara yang tidak dia inginkan, dan dia selamanya tidak akan melakukannya.
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
Mereka memaksa wanita itu untuk mengontrak satu rumah dari gaji suaminya yang dia terima setiap bulan dan tinggal  bersama anak perempuannya yang masih kecil. Namun wanita itu kawatir atas dirinya karena dia tinggal sendirian tanpa ada seorang lelaki (yang menjaga). Oleh karena itu dia bertanya: pertama, tentang hukum pernikahan keduanya dengan bentuk seperti tadi disebutkan, kedua, tentang sikap orang tua suaminya tehadapnya setelah suaminya meninggal, ketiga, tentang hukum tinggalnya dia di sebuah rumah sendirian tanpa ada seorang lelaki (yang menjaganya) secara syar’i yang bersamanya?
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
J: Pertama: Kami memuji Allah yang telah memberikan hidayah kepadamu kepada Islam dan kami memohon kepada-Nya untuk mengokohkan kami dan engkau di atas agama Islam.
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
Adapun berkaitan dengan hukum pernikahan yang telah terjadi, maka kami tidak mengetahui tatacara terjadinya aqad pernikahan. Jika hal itu dengan wali yang syar’i dan mengambil bentuk yang syar’i maka pernikahan itu sah. Jika tidak demikian, maka tidak sah. Namun karena hal itu telah lewat dan berakhir dengan wafatnya suaminya, maka itu adalah aqad yang rusak &#8230;
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
Adapun tentang permasalahan orang tua suaminya yang melakukan perbuatan buruk kepada wanita itu, maka dia tidak sepantasnya demikian. Bahkan sepantasnya orang tua suaminya berbuat baik kepada wanita itu, apalagi wanita itu dalam keadaan terasing dan keluarganya adalah orang-orang kafir. Dikawatirkan jika wanita itu pergi kepada keluarganya, mereka akan mengubah wanita itu dari agama Islam. Tidak boleh bapak suaminya itu membuat wanita itu susah, apalagi wanita itu adalah ibu dari anak perempuan yang merupakan cucu bapak itu. Wajib bapak itu untuk berbuat baik kepada wanita itu dan mempertahankan wanita itu tinggal di sebuah rumah yang ada di dekatnya. Hendaknya bapak suami tadi mengawasi anak kecil yang merupakan cucunya yang bersama wanita itu. Ini perkara yang wajib atas bapak itu.
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
Adapun berkaitan dengan tinggalnya wanita itu di satu rumah sendirian tanpa ada seorang suami, maka ini tidak sepantasnya. Kami memberi nasehat kepada wanita itu untuk menikah, agar dia lebih terjaga dan hidup tenang, dan agar tidak butuh untuk pergi ke daerah asalnya. Kami memberi nasehat kepadanya untuk menikah dan mengambil wali dalam pernikahannya dengan wali hakim yang syar’i dalam kondisi seperti ini, karena bapak wanita itu bukanlah orang yang memiliki perwalian, selama dia kafir sedangkan wanita itu muslimah.
</div>
<div style="text-align:justify;">
</div>
<div style="text-align:justify;">
(Diterjemahkan dari Fatwa Syaikh Fauzan dalam Al-Muntaqo Min Fatawa Asy-Syaikh Juz 4 No 165)
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Graha Mertua Indah]]></title>
<link>http://mastein.wordpress.com/2009/11/10/graha-mertua-indah/</link>
<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 01:25:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>mas stein</dc:creator>
<guid>http://mastein.wordpress.com/2009/11/10/graha-mertua-indah/</guid>
<description><![CDATA[Untuk sebagian orang mungkin menjadi menantunya (juga bagi anaknya) Paklik Suto adalah anugerah, min]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-740" title="kanopi" src="http://mastein.wordpress.com/files/2009/07/kanopi.jpg" alt="kanopi" width="470" height="352" /></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk sebagian orang mungkin menjadi menantunya (juga bagi anaknya) Paklik Suto adalah anugerah, minimal sampeyan dapet rumah beserta sebagian perabotannya. Maksud saya dapet rumah di sini bukan warisan atau hibah wasiat, tapi bener-bener sampeyan dikasih rumah. Nyaman tho? Nikah dan langsung mapan (baca: punya papan alias tempat tinggal).</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi bagaimana kalo saya tambahkan keterangan bahwa rumah yang dibangun ini berjejer dalam satu lahan? Mungkin bakal lain lagi tanggapannya.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Saya ndak tau apa yang mendasari pemikiran Paklik dan Bulik. Dulunya hanya ada satu rumah di situ, yang dihuni Paklik dan keluarganya. Seiring berjalannya waktu Paklik mbangun satu rumah lagi di samping rumah yang lama. Rumah yang akhirnya dihuni oleh anak pertama, setelah jenuh pindah dari satu kontrakan ke kontrakan lain demi memenuhi janji tidak akan merepotkan orang tua.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemaren waktu saya dolan ke sana, saya liat sudah nambah satu lagi rumah gedong magrong-magrong yang konon katanya bakal ditempati anak kedua yang baru saja menikah. Tiga rumah berjejer. Saya sempat guyonan sama Pakdhe Noyo yang kebetulan sedang dolan di situ juga, “Pakdhe, ini tinggal nambah pintu gerbang di depan situ trus dikasih tulisan, <strong>Perumahan Graha Suto Permai</strong>.” <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Yang namanya rumah berdekatan, apalagi sama-sama dikasih oleh orang tua, perbedaan tipis saja sudah berpotensi memancing kecemburuan. Dan bibit-bibit ke arah sana sudah ada. Paling ndak ada satu orang penghuni di situ yang sudah curhat betapa mencoloknya perbedaan yang ada, dengan embel-embel, “Tapi saya sih ndak masalah.” Satu kalimat yang bagi kaum gender tertentu berarti menunjukkan adanya masalah. Padahal belum tentu orang tua sengaja membedakan, wong mbangunnya berlainan waktu, tentu beda hasilnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya membayangkan nanti pagi-pagi yang satu manasi Honda CRV, yang satu manasi Honda CRX (baca: cupra-x), apa ndak bikin panas? Belum lagi kalo nanti punya anak, yang satu cerita makan pake daging, yang satu cerita makan pake tempe, apa ndak bikin nelongso?</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya efek kerusakan bisa dikurangi misalnya dengan memisah lokasi, satu di Ujung Kulon dan satu di Banyuwangi, atau mungkin dengan memberi kesempatan si anak mempertahankan harga dirinya dengan pertanyaan, &#8220;Kamu punya duit berapa? Ayo bikin rumah bapak tambahi.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau sudah begini mungkin sampeyan akan berpikir seperti saya, “Untung bapak saya ndak cukup mampu untuk ngasih rumah.”</p>
<p style="text-align:justify;">Atau mungkin sampeyan justru berpikir, &#8220;Ndak papa, daripada ndak punya rumah!&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menikah termasuk Proses final dari kesuksesan menjual diri sendiri kepada Calon Pasangan Hidup, Mertua, beserta keluarga Pasangan hidup kita. Lalu Menikah adalah langkah awal menjual kualitas keluarga yang kita bangun kepada Masyarakat yang menyaksikan proses kehidupan kita bersama pasangan kita ]]></title>
<link>http://ilyasafsoh.wordpress.com/2009/11/08/menikah-termasuk-proses-final-dari-kesuksesan-menjual-diri-sendiri-kepada-calon-pasangan-hidup-mertua-beserta-keluarga-pasangan-hidup-kita-lalu-menikah-adalah-langkah-awal-menjual-kualitas-keluarga/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 09:54:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>ilyasafsoh.com</dc:creator>
<guid>http://ilyasafsoh.wordpress.com/2009/11/08/menikah-termasuk-proses-final-dari-kesuksesan-menjual-diri-sendiri-kepada-calon-pasangan-hidup-mertua-beserta-keluarga-pasangan-hidup-kita-lalu-menikah-adalah-langkah-awal-menjual-kualitas-keluarga/</guid>
<description><![CDATA[Menikah merupakan proses final menjual diri sendiri yang berhasil kepada calon istri kita, Dalam men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Menikah merupakan proses final menjual diri sendiri yang berhasil kepada calon istri kita,<br />
Dalam menjual diri ini, ada satu value yang menjadi dasar yaitu kejujuran kita.<br />
Kejujuran tentang kualitas dan layanan pribadi kita terhadap pasangan hidup kita.<br />
karena, Ingat :</p>
<p>Bahwa Konsumen yang menipu kita akan meninggalkan kita.<br />
Lalu bagaimana mungkin Anda ingin menipu orang yang menjadi bagian diri Anda sendiri (Garwo = Sigaranne Nyawa : Separuh nyawa kita)</p>
<p>Proses penjualan ini, tidak pernah selesai atau terus berlanjut.<br />
Jadi apabila Anda ingin pernikahan Anda langgeng,</p>
<ul>
<li>teruslah menjual diri Anda kepada pasangan Anda,</li>
<li>Teruslah menjual kepada Anak-anak Anda</li>
<li>Teruslah menjual kepada keluarga Anda dan Keluarga pasangan Anda</li>
</ul>
<p>proses penjualan ini, bukan semata menjual seperti kita menjual produk tanpa ada kelanjutan proses, program purna jual.</p>
<p>Dan<br />
kabar baiknya<br />
Proses penjualan berkelanjutan itu ada di dalam agama kita.<br />
bagi Anda yang telah belajar Kitab Uqudullijain dan Qurrotul uyun, selamat lanjutkan pelajarannya dengan mempraktekkan isi kitab tersebut<br />
dan</p>
<p>bagi Anda yang belum memahaminya<br />
silahkan belajar Penjualan berkelanjutan dalam rumah tangga melalui pelajaran kitab qurrotul-uyun dan Uqudullijain.</p>
<p>&#62;</p>
<p>ILYAS AFSOH &#124; 088 1296 3105 &#124; 031 610 56 456 &#124; @ Menikah dan Marketing (2)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kisah "Si Anak dan Persegi..."]]></title>
<link>http://bukancumadokter.wordpress.com/2009/10/24/kisah-si-anak-dan-persegi/</link>
<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 04:53:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>indrakusumaadi</dc:creator>
<guid>http://bukancumadokter.wordpress.com/2009/10/24/kisah-si-anak-dan-persegi/</guid>
<description><![CDATA[Di suatu senja, duduklah seorang ibu yang sedang membantu anak-anaknya mengulang-ulang pelajaran mer]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Di suatu senja, duduklah seorang ibu yang sedang membantu anak-anaknya mengulang-ulang pelajaran mereka. Sang ibu memberi putra kecilnya yang berusia 4 tahun sebuah buku gambar agar tidak mengganggunya dalam memberikan keterangan terhadap pelajaran saudara-saudaranya yang lain.</p>
<p>Tiba-tiba sang ibu teringat bahwa dia belum menghadirkan makan malam untuk ayah suaminya (mertuanya), seorang yang sudah lanjut, dan hidup bersama mereka di sebuah kamar di luar bangunan rumah, yaitu di pelataran rumah. Adalah sang ibu melayaninya sesuai dengan kemampuannya, dan sang suami ridha dengan pelayanan terhadap ayahnya yang tidak meninggalkan kamarnya karena kesehatannya yang lemah.<br />
<!--more--></p>
<p>Sang ibupun cepat-cepat memberi sang mertua makanan. Dan bertanya kepadanya, apakah sang ayah membutuhkan pelayanan lain, lalu dia pergi meninggalkannya.</p>
<p>Saat dia kembali ke tempatnya bersama dengan putra-putranya, dia memperhatikan bahwa anak bungsunya tengah menggambar lingkaran dan persegi. Dan meletakkan di dalam lingkaran dan persegi tersebut simbol-simbol. Maka sang ibupun bertanya: Apa yang kamu gambar?</p>
<p>Dia menjawab dengan penuh kecerdasan: &#8220;Sesungguhnya aku tengah menggambar rumahku yang nanti aku akan tinggal di dalamnya saat aku dewasa dan menikah.&#8221;</p>
<p>Jawaban si anak menggembirakan sang ibu. Lalu sang ibu bertanya: Di mana engkau akan tidur?&#8221; Si anakpun memperlihatkan kepada sang ibu setiap persegi dan berkata: &#8220;ini adalah kamar tidur&#8230;.ini dapur &#8230; ini ruang tamu..&#8221; Dia menghitung-hitung apa saja yang dia ketahui dari ruang ruang di rumah.</p>
<p>Lantas dia meninggalkan satu kotak persegi yang sendirian di luar daerah yang telah dia gambar yang mencakup keseluruhan kamar.</p>
<p>Sang ibu pun terheran, dan berkata: &#8220;Lalu mengapa kamar ini ada di luar rumah? Terpisah dari kamar kamar yang lain?</p>
<p>Si anak menjawab: &#8220;Kamar tersebut untuk ibu, aku akan meletakkan ibu di sana, ibu akan hidup di sana sendirian sebagaimana kakekku yang sudah tua.&#8221;</p>
<p>Sang ibupun terkejut dengan apa yang dikatakan oleh putranya!!!</p>
<p>&#8220;Apakah aku akan sendirian di luar rumah di pelataran rumah tanpa bisa bersenang-senang dengan berbicara bersama anak-anakku? Aku tidak bisa berbahagia dengan ucapan ucapan mereka, kebahagiaan mereka,dan permainan mereka saat aku lemah, tidak mampu menggerakkan tubuh? Siapa yang aku ajak bicara saat itu? Apakah aku akan menghabiskan sisa umurku sendirian di antara empat dinding tanpa bisa mendengar suara anggota keluargaku??</p>
<p>Maka sang ibu cepat-cepat memanggil pembantu, kemudian dengan cepat memindah perabotan ruang tamu yang biasanya merupakan ruang yang paling baik, kemudian menghadirkan ranjang ayah suaminya, lalu memindah perabotan ruang tamu ke dalam kamar sang kakek di pelataran rumah.</p>
<p>Di saat sang suami pulang, dia terperanjat dengan apa yang dia lihat, dan takjub, lalu bertanya apa penyebab perubahan ini?</p>
<p>Sang istri menjawab dengan air mata yang berlinangan di kedua matanya: &#8220;Sesungguhnya aku memilih ruang yang paling indah untuk kita hidup didalamnya jika Allah memberikan kepada kita umur sampai usia lanjut yang lemah untuk bergerak. Dan biarlah tamu berada di ruang luar di pelataran rumah.&#8221;</p>
<p>Sang suamipun faham apa yang dimaksud oleh sang istri, lalu memuji perbuatannya terhadap ayahnya yang tengah melihat kepada mereka dengan senyuman dan pandangan mata keridhaan. Sementara sang anak&#8230; dia menghapus gambarnya&#8230; dan tersenyum.</p>
<p>(qiblati ed 11 tahun 2009/mrg)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kiat Jitu Bersahabat dengan Mertua]]></title>
<link>http://jasadh.wordpress.com/2009/10/22/kiat-jitu-bersahabat-dengan-mertua/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 03:27:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>jasadh</dc:creator>
<guid>http://jasadh.wordpress.com/2009/10/22/kiat-jitu-bersahabat-dengan-mertua/</guid>
<description><![CDATA[SAAT telah menikah, tentu hubungan yang dibina tak hanya sekadar membangun mahligai rumah tangga den]]></description>
<content:encoded><![CDATA[SAAT telah menikah, tentu hubungan yang dibina tak hanya sekadar membangun mahligai rumah tangga den]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Majlis Perkahwinan di Kampung Bukit Kuching, Kuala Selangor]]></title>
<link>http://asminazusa.wordpress.com/2009/09/17/majlis-perkahwinan-di-kampung-bukit-kuching-kuala-selangor/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 08:14:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>asminazusa</dc:creator>
<guid>http://asminazusa.wordpress.com/2009/09/17/majlis-perkahwinan-di-kampung-bukit-kuching-kuala-selangor/</guid>
<description><![CDATA[Majlis ni dah lama berlalu dah.. sesaja je nak post kann..xtau nak citer pe kat blog yang baru.. cik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Majlis ni dah lama berlalu dah.. sesaja je nak post kann..xtau nak citer pe kat blog yang baru.. cikonon cam rajin aa ni nak update blog.. al maklumlaa blog baru kan..huhuhuuhu..ngader ngader je ni..</p>
<p>Ermmm&#8230;neway i like the color of baju kitorang kat selangor dr kat pahang..kat pahang tu pilihan mak..kat selangor pilihan kitorang..mestilaa suka yg pilihan kitorg kan..huhuhu..</p>
<p><img src="http://asminazusa.wordpress.com/files/2009/09/dsc_1034.jpg" alt="sekitar masjid" /></p>
<p>masa ni tengah tunggu makan beradap siap dimasak.. lambat jugak aa.. rombongan dr pahang da kelaparan yang teramat!maklumlaa kua dr pagi..mak ckp da masakkan bihun untuk rombongan yang 1 bus ni utk breakfast pagi tadi..tp maklumlaa cuaca panas kan..lapa n dahaga laa rombongan ni.. shian diorang.. maceh makcik2 n pakcik semua sebab sudi meraikan dan memeriahkan majlis perkahwinan kami berdua.. terharu jugak..</p>
<p><img src="http://asminazusa.wordpress.com/files/2009/09/dsc_1044.jpg" alt="dekat belakang masjid" /></p>
<p>this picture ni pun taken sekitar masjid.. i think ini bangunan masjid yang lama kut sebab cam gaya macam surau lama jer kalau tengok betul2..kalau nak tau, masa ni panash gilersh tau! Tp sebab kawin kan panas tu x jadi masalah..</p>
<p>mesti korang pun camtu gak kan..</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selamat Hari Raya Aidilfitri - 2009]]></title>
<link>http://asminazusa.wordpress.com/2009/09/17/selamat-hari-raya-aidilfitri-2009/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 05:10:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>asminazusa</dc:creator>
<guid>http://asminazusa.wordpress.com/2009/09/17/selamat-hari-raya-aidilfitri-2009/</guid>
<description><![CDATA[Assalamualaikumm.. This is my first Post for this new blog yg baru create tadi.. bukan apa.. malas n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://asminazusa.wordpress.com/files/2009/09/kad-raya3.jpg" alt="Kad Raya Aidilfitri 2009 " /></p>
<p>Assalamualaikumm..</p>
<p>This is my <em>first Post</em> for this new blog yg baru create tadi..</p>
<p>bukan apa.. malas nak wat kije&#8230; keinginan raya melebihi segalanya la plak kan. actually banyak keje tapi wat macam xde kijer.. petang ni meeting for our unit.. keje byk x update.. takut la gak coz my bos ni garang cikit.. mentang2 aa esok dia cuti, arini gak laa nak wat meeting.. kelam kabut sekor2 sediakan barang utk meeting ngan bos ni&#8230;biarlaa nak kene apa pun petang ni pedulikan.. ahahhaha&#8230;</p>
<p>Ermm.. this is my 1st raya as &#8216;bini orang&#8217;..n tahun ni raya kat umah mak mertua dulu..aduhhh&#8230;xtau aa camner nak raya uma orang..hopefully suasana n keadaan sama cam raya kat uma sendiri..hopefully oklaa hendaknya.. risau gak ni..tp mengikut my husband dia cakap quite bz on the 1st day raya tu coz ramai orang/sedara mara datang ziarah n his mom like to prepare pecal. n pecal tu memang memenatkan utk disediakan..</p>
<p>Tapi cam pelik kan..my husband cakap diorg x wat rendang, buat nasi impit dan ayam masak kicap..cam pelik kan! xrasa raya la plak xde rendang ni.. dah laa ngidam nak makan rendang emak ni.. nmpknya kene tunggu raya ke berapa laa dpt blk pahang dan rasa rendang my mom..oh i miss my single mingle life!</p>
<p>Ermm.. duit raya plak.. my husband yang sediakan.. i cuma buh dalam sampul jerk..tp untuk my parent xtaulaa dia sediakan ke tak..xtanya pun. bulan poce ni cam quite bz je our life. xbanyak perkara yang dibincangkan sebab masing2 kepenatan dengan tugas harian..hopefully after puasa back to normal la hendaknyer..huhuu..</p>
<p>Ermm.. i dah almost 6 month pregnant..my perut makin beca dan senang keletihanlaa.. pastu kalau letih tahap maksima..mesti je badan jadi sheram shejuk cam orang nak demam tu.. ermm macam malam tadi pun teruk juga aa ..tetiba rasa  xsihat, muntah2, pastu angin dah masuk lam badan.. apa lagik malam td xle titon..nak kejutkan husband cian plak dia..so suffer sowang2.. n then kul 4 dia bangun tengok wife nye kepucatan..seb bek dia tolong urut2kan sikit..baru ble letak kepala..tetiba kul 5am, jam bunyi plak nak kene mkn sahur.. so makan roti n planta+gula n vitamin je for this sahur..sangat x larat..</p>
<p>neway.. for those who read my 1st post in this blog&#8230; asmin nak ucapkan selamat hari raya aidilfitri&#8230;</p>
<blockquote><p><em>Sebelas bulan kita kejar dunia<br />
kita umbar napsu angkara<br />
Sebulan penuh kita gelar puasa<br />
kita bakar segala dosa<br />
Sebelas bulan kita sebar dengki dan prasangka<br />
Sebulan penuh kita tebar kasih sayang sesama<br />
Dua belas bulan kita berinteraksi penuh salah dan khilaf<br />
Di hari suci nan fitri ini, kita cuci hati, kita buka pintu maaf<br />
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin</em></p></blockquote>
<p>ni i amik kat http://esdynoa.wordpress.com .. bukan dibuat sendiri erk..kiter curi kata2 orang ni..nak harapkan diri sendiri mencipta bait2 indanh seperti inii..agaknya tak mungkin sebab i mmg xpandai nak bermadah atau mengungkapkan kata2 yang indah untuk didengar..hahahaha.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><ins datetime="2009-09-17T04:01:57+00:00"></ins>k laa chau chin chin&#8230;</p>
<p>Wassalam..</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kesiangan]]></title>
<link>http://puterikurekure.wordpress.com/2009/09/17/kesiangan/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 01:22:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>puterikurekure</dc:creator>
<guid>http://puterikurekure.wordpress.com/2009/09/17/kesiangan/</guid>
<description><![CDATA[gile tul!tak sedar bila masa en alang pi keje.alih2 tersedar jam dah pukul 8.45am. huhuhu~tadi call ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>gile tul!<br />tak sedar bila masa en alang pi keje.<br />alih2 tersedar jam dah pukul 8.45am.</p>
<p>huhuhu~<br />tadi call en alang.<br />nape tak kejutkan aku?<br />dia kata, aku siap cium tangan dia lagik.<br />masih tak sedarkah?</p>
<p>haih&#8230;<br />apa la nak jadik ni.<br />makin teruk tabiat tido.<br />ni kalau penyamun datang umah, sure tak sedar apa dah.<br /> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ni la bahana bila tak dapat tido,<br />terjaga kul 1am sampai kul 3am.<br />bangun masak sahur jam 5am.<br />sambung tido balek lepas subuh.<br />santak ke 845am.</p>
<p>dasat&#8230;dasat.</p>
<p>ni lagi satu kemusykilan.<br />bila la gaji nak masuk ni.<br />haihh~</p>
<p>harap2 masukla b4 raya.<br />kalau tak, alamatnya balek kampung lenggang kangkung je la.<br />ni daging, ayam, hati, limpa tak beli apa pon lagik.<br />segan ooo balek kampung tak bawak balek apa2.<br />kalau kampung johor, takpe la.<br />ni kampung en alang.<br />kena la bawak seketul dua daging jugak.</p>
<p>haihhh~</p>
<p>(tengok. mengeluh lagi. pepagi dah mengeluh2 camni.)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ungkapan hati]]></title>
<link>http://altov.wordpress.com/2009/09/15/ungkapan-hati/</link>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 13:36:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>altov</dc:creator>
<guid>http://altov.wordpress.com/2009/09/15/ungkapan-hati/</guid>
<description><![CDATA[Mempunyai orang tua miskin adalah nasib, sedangkan mempunyai mertua miskin adalah suatu kebodohan..]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mempunyai orang tua miskin adalah nasib, sedangkan mempunyai mertua miskin adalah suatu kebodohan..]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[biar orang buat kite, jangan kite buat orang.]]></title>
<link>http://puterikurekure.wordpress.com/2009/09/14/biar-orang-buat-kite-jangan-kite-buat-orang/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 03:20:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>puterikurekure</dc:creator>
<guid>http://puterikurekure.wordpress.com/2009/09/14/biar-orang-buat-kite-jangan-kite-buat-orang/</guid>
<description><![CDATA[ingat tu.biarla diorang dengan kekhilafan mereka.kite yang masih boleh berfikir dengan wajar ni,jang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>ingat tu.<br />biarla diorang dengan kekhilafan mereka.<br />kite yang masih boleh berfikir dengan wajar ni,<br />jangan layan perangai mereka yang tak semenggah tu.<br />dan go on dengan life kite yang ceria ini.</p>
<p>ecemakkk!!!!</p>
<p>sebenarnya nak citer.<br />kan entri sebelum ni ada citer pasal abang dan kakak ipar en alang yang baru dapat baby 2 hari lepas kan?</p>
<p>yes. kami pergi jenguk muka kat hospital dan tengok anak mereka.<br />setelah apa yang diorang pernah buat kat mak.<br />setelah apa yang diorang pernah buat kat kitorang.</p>
<p>aku sebenarnya malas nak amebil kire.<br />malas nak berkire2.<br />tapi bila balek je dari hospital, en alang cakap,<br /><span style="font-style:italic;color:rgb(51,51,255);">ayang ni, orang dah buat kite macam tu, masih nak tgk anak diorang lagi.</span></p>
<p>aku cakap, <span style="font-style:italic;color:rgb(255,0,0);">biarla bang. biar la diorang nak buat apa pon kat kite. jangan kite buat benda yang sama. kalau macam tu, takde bezanya kite dengan diorang tu.</span></p>
<p><span style="font-style:italic;color:rgb(51,51,255);">baik isteri abang ni. </span></p>
<p>oh. korang tertanya2 ek apsal en alang cakap macam tu?<br />korang leh rujuk kat <a href="http://princesstortoise2.blogspot.com/2009/05/cerita-dan-peristiwa-yang-best-dan-tak.html"><span style="font-size:180%;">entri ini.</span></a><br />en alang memang tak berkenan dengan perangai diorang ni.<br />kalau bukak citer pasal diorang, en alang mesti muka bengang.</p>
<p>dan antara sebab en alang tak sangka aku boleh maafkan kakak ipar dia tu,<br />sebab dia ni jenis kerek ok!<br />ingat lagi, raya haji baru2 ni.<br />masa tu memang giliran kami kat umah mak en alang.<br />so, aku dan en alang banyak juga la berhabis beli barang2 dapur.<br />memang ada ramai lagi kat rumah tu, dan diorang pon ada jugak la beli barang2 lain.<br />tapi disebabkan anak mak yang lagi sorang tu macam agak susah la jugak,<br />kitorang pon faham la.<br />takkan nak paksa diorang belikan mak barang pulak kan.</p>
<p>so, masa tu petang raya.<br />kan ke en alang gigih kacau dodol kan.<br />abang en alang tu keje kat kampung je, antar gas dari rumah ke rumah.<br />so, dia masa tu keje.<br />dan kitorang pon taknak la kacau orang keje.</p>
<p>oh. masa tu rumah diorang sangat la dekat.<br />atas sket je dari umah mak.<br />memang akan lalu umah mak la.</p>
<p>tapi, bila dia balek dari keje,<br />jengah muka pon takde ok.<br />en alang dah start marah2.<br />geram dia dgn perangai abang dia ni.<br />kalau ye pon abang dia tak dapat datang,<br />apa salahnya suruh isteri tu datang jengah muka?<br />tolong2 apa yang patot?</p>
<p>aku malas nak berkira.<br />aku cakapla, maybe bini dia penat kot.<br />en alang bantah. penat apakebendanya. awak tu suri rumah je.<br />bukan nya ada anak lagi.<br />en alang kalau dia marah, cakap apa pon tak guna gaks.</p>
<p>tapi tu la,<br />kasih sayang seorang mak kan.<br />petang raya tu, aku ngan mak kat dapur masak lauk untuk pagi raya.<br />mak beria2 nak hantar kat umah anak menantu yang &#8216;derhaka&#8217; tu.<br />en alang dah start nak marah mak.<br />aku kata, biarla.<br />mak tu orang tua. memang dia akan ingat2 je kat orang sana.</p>
<p>so, mak suruh adik en alang sms anak menantu tu,<br />datang bawak bekas kosong.<br />mai datang amek lauk.</p>
<p>wah! secepat kilat ok diorang datang.<br />kalau tang amek lauk, kemain lagik.<br />pulaknya, datang, serah bekas kosong kat pintu,<br />tak masuk umah pon.<br />tunggu bekas dah berisi kat pintu tu, dapat, terus blah.</p>
<p>aku pon diorang tak sapa. apatah lagi nak bersalam2.</p>
<p>en alang masa tu dah cukup bengang.<br />tapi aku sabarkan je.<br />dan pagi raya tu, diorang datang untuk makan je.<br />lepas makan, terus cabut balek rumah.<br />takdenya nak berborak tanya kabar mak yang slalu saket2 tu.<br />balek2 aku dgr mak yang beria2 tanya itu ini kat anak menantu &#8216;derhaka&#8217; tu.</p>
<p>dan&#8230;satu perangai kakak ipar en alang yang paling en alang tak berkenan,<br />dah tau makan, tak reti2 nak basuh pinggan!</p>
<p>ingat umah tu ada amah ke?<br />ko tu dah taraf anak ok. dan itu family ko jugak.<br />buat macam rumah sendiri boleh?</p>
<p>haritu, en alang saje cakap kuat2,<br />lepas makan jangan lupa basuh pinggan.<br />barula aku tgk dia singsing lengan basuh pinggan.</p>
<p>kalau tak, mak la yang terbongkok2 cuci pinggan.<br />cian mak.<br /> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>korang, jangan tiru perangai diroang ni ye.<br />citer ni bukan nak malukan sape2.<br />tapi, untuk renungan kite bersama.</p>
<p>ala, lagipon korang bukannya kenal abang ngan kakak ipar en alang ni.<br />hehehehe~</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[mari tangkap ayam!!!]]></title>
<link>http://puterikurekure.wordpress.com/2009/08/27/mari-tangkap-ayam/</link>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 00:53:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>puterikurekure</dc:creator>
<guid>http://puterikurekure.wordpress.com/2009/08/27/mari-tangkap-ayam/</guid>
<description><![CDATA[last weekend kan balek kampung beruas.sambut 2 ramadhan kat sana. tengah aku lepak2 atas rumah,en al]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>last weekend kan balek kampung beruas.<br />sambut 2 ramadhan kat sana.</p>
<p>tengah aku lepak2 atas rumah,<br />en alang kalut tukar seluar.<br />aku tanya nak ke mana?<br />dia kata nak tolong mak tangkap ayam.<br />nak jual.</p>
<p>oh. mak bela ayam kampung.<br />dan buyer tu adalah orang cina.<br />nak dibuat makan sendiri katanya.<br />skali beli sampai 50 ekor.<br />bela, sembelih dan masak sendiri.<br />dasat kan?</p>
<p>so, aku pon cepat2 grab camera,<br />snap mana2 patot.</p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1984.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1984.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>abah yang badan tough. abah ni kecik je. tapi badan ketul2 ooo. abah ditugaskan ikat kaki ayam. 5 ekor ayam, satu ikat.</div>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1985.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1985.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>macam ni ye kawan2 cara nak ikat. tangan debab tu tangan en alang. dah debab betul dia skang ni.</div>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1986.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1986.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>reban ayam. dari jauh.</div>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1987.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1987.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>close up. adik en alang tukang tangkap ayam dalam reban. en alang dan mak amek ayam2 tu dari adik dan pass kat abah.</div>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1988.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1988.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>kucing2 yang maha banyak. ni baru separuh dari diorang. kuat makan ooo&#8230;badan je kecik.</div>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1990.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1990.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>ayam2 yang telah diikat kaki2nya. biarpon aku biasa balek kampung, ni first time aku tgk selambak ayam2 hidup diikat ramai2. hehehe~</div>
<p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1992.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1992.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>kittens ralit main tali ikat ayam.</div>
<div style="text-align:center;"><a href="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1993.jpg"><img src="http://puterikurekure.wordpress.com/files/2009/08/img_1993.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a>rumah diatas bukit. masa ni baru nak ujan. sejukkkk jek! mandi air kolah, gigil2 beb! (kereta aku tu nampak sayup je ek?)</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menantu Perempuan vs Ibu Mertua]]></title>
<link>http://sitisifir10.wordpress.com/2009/08/14/menantu-perempuan-vs-ibu-mertua/</link>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 00:50:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>sitisifir10</dc:creator>
<guid>http://sitisifir10.wordpress.com/2009/08/14/menantu-perempuan-vs-ibu-mertua/</guid>
<description><![CDATA[Bismillah, Anak2 saya yang lelaki dah bangun. Asmaa&#8217; &amp; Arwa pun dah bangun tadi tapi sekar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://sitisifir10.wordpress.com/files/2009/08/hfd.jpg"><img src="http://sitisifir10.wordpress.com/files/2009/08/hfd.jpg?w=296" border="0" alt="" /></a><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><br />Bismillah, </span></span>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><br /></span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Anak2 saya yang lelaki dah bangun. Asmaa&#8217; &#38; Arwa pun dah bangun tadi tapi sekarang dah lena semula. Selalunya tidak begini tapi sebab hari ini saya puasa (nampak beno tak abis ganti lagi </span></span><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><img src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/green%20scarf/greenscarf42.gif" alt="greenscarfemoticon" />) so, biarlah mereka dengan XTVT mereka. Kalau tak tido karang mesti saya yang letih menjerit2 </span></span><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><img src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/green%20scarf/greenscarf15.gif" alt="greenscarfemoticon" />&#8230;ha ha..</span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><br /></span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Usamah dah mula bawa buku cerita &#8216;Jason the bad-tampered Jaguar&#8217; dan dia cam Jaguar dalam kartun Diego. Walaupun buku ini dalam English, saya perasan macamdia faham watak mana yang baik dan watak mana yang jahat. </span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><br /></span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Asmaa&#8217; &#38; Usamah tak pergi ke PASTI. Mereka selsema dan batuk. Tgh musim H1N1 ni, kami berkampung aje di dalam rumah. Itu sebab rumah kami minggu ini asyik ada bunyi Tarzan wanita yang tak bergayut dari pokok ke pokok mengaum. Ha ha&#8230;</span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><br /></span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Mmm&#8230;tajuk kali ni sengaja saya spesifikkan kepada &#8216;menantu perempuan&#8217; dan &#8216;ibu mertua&#8217;. Selalunya pun dua inilah yang ada masalah pun kan sampai boleh buat drama bersiri macam dalam Astro tu (saya tak tgk tapi saya tau yang Erra berlakon tu kan?). Jadi sekarang meh kita cuba diskas mcm mana nak bg hubungan ini bertambah baik?</span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><br /></span></span></div>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Untuk menantu dulu </span></span></div>
<div>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Banyak mengalah</span></span><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><img src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/green%20scarf/greenscarf12.gif" alt="greenscarfemoticon" /> &#8211; umumnya mertua ni berusia lanjut. Oleh itu mereka banyak guna emosi berbanding logik. Dia mesti suka kalau nampak kita selalu nak &#8216;bahagi&#8217; suami kita untuknya. Alah, beralah lah sikit&#8230;bukannya madu kita pun..</span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Jika duduk berasingan dengan mertua &#8211; mintalah suami sll kunjungi dia. Kalau duduk jauh macam kami ni, ingatkan suami suruh tepon mak dia. Tak adalah dia nampak kita nak control anak dia kan..</span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><img src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/green%20scarf/greenscarf31.gif" alt="greenscarfemoticon" />Libatkan mertua dalam XTVT yang sesuai seperti shopping, berkelah. Mertua saya kalu, dia suka ke tempat ceramah agama, ceramah politik, haha..dulu masa takde anak lagi, kiranya sampai sempat turun darah lah kat surau..tapi skang dia pun faham kenapa saya tak ikut dah, nnt orang lain terpaksa dengar anak2 ku berceramah&#8230;</span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Berbincang tentang hal yang dia minat. Pasal pokok yang dia tanam ke, pasal ikan yang dia bela ke, pasal masakan yang anak2 dia suka ke..</span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Selami perasaannya </span></span><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><img src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/green%20scarf/greenscarf32.gif" alt="greenscarfemoticon" /> &#8211; bayangkan kita telah masuk ke dalam kehidupan anaknya dan ini memisahkan dia dengan anaknya. </span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Fokus kepada hal2 yang baik dalam dirinya. Elakkan pemikiran negatif. Lagipun banyak fikir yang negatif ni buat kepala kita sendiri je yang berat. </span></span><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><img src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/green%20scarf/greenscarf15.gif" alt="greenscarfemoticon" /></span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Jangan sekali2 kritik mertua depan suami. Dah lah hubungan dengan mertua dah teruk sekarang kita cari pasal dengan suami kita pulak. </span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Bersabar &#38; berdoa. </span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Perbaiki diri kita. Cari apa pada diri kita yang dia tak suka dan ubah atau jangan buat depan dia. </span></span><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><img src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/green%20scarf/greenscarf35.gif" alt="greenscarfemoticon" /></span></span></li>
</ul>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Selebihnya, anda kena minta jasa baik suami anda untuk :</span></span></div>
<div>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Tegaskan kepada suami, walaupun isteri dan anak2 adalah yang utama, itu tak bermakna ibunya jatuh no 2. Tapi janganlah berlebihan pulak sebab di pun ada tanggungjawab lain yang perlu diuruskan.</span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Hal ini selalunya akn jadi lebih mudah jika suami telah tahu batasan antara dia dan ibunya. Jangan biasa suruh atau benarkan ibunya uruskan keperluannya atau atur kewangannya. Kalau mertua melampau, suruh suami tegur dengan sopan. Jika kita yang tegur, takutnya akan jadi lebih teruk. Lainlah kalau anak dia yang sound, at least dia cepat nak maafkan. </span></span></li>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Kalau lah tergaduh juga antara kita dan mertua, minta suami jadi orang tengah yang adil. Yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah&#8230;</span></span></li>
</ul>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;">Tak ada saranan untuk mertua sebab biasalah, kita dah tua nanti pun gini la juga agaknya jadiknya. Tak heran la kalau MommyLyna nak interview menantu dengan tok besan sekali nnt. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </span></span></div>
</div>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lidah Mertua]]></title>
<link>http://richmountain.wordpress.com/2009/08/06/lidah-mertua/</link>
<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 12:30:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>richocean</dc:creator>
<guid>http://richmountain.wordpress.com/2009/08/06/lidah-mertua/</guid>
<description><![CDATA[Sansevieria atau lidah mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em><strong>Sansevieria</strong></em> atau <strong>lidah mertua</strong> adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. <em>Sansevieria</em> memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.</p>
<p><em>Sanseviera</em> dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. <em>Sanseviera</em> tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang, <em>Sanseviera</em> digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan.</p>
<p>Dibanding tumbuhan lain, <em>Sanseviera</em> memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene. <a title="Lidah Mertua" href="http://richmountain.wordpress.com/flora/lidah-mertua/" target="_blank"><strong>MORE</strong> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[mertua vs menantu]]></title>
<link>http://curhatcurhat.wordpress.com/2009/08/03/mertua-vs-menantu/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 02:53:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>emmychen</dc:creator>
<guid>http://curhatcurhat.wordpress.com/2009/08/03/mertua-vs-menantu/</guid>
<description><![CDATA[Napa aku tulis mertua vs menantu? napa bukan mertua menantu cs? hehehe.. aku banyak denger kasus ben]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Napa aku tulis mertua vs menantu? napa bukan mertua menantu cs? hehehe.. aku banyak denger kasus ben]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Betapa "Kuat"nya Seorang Ibu vs Tangerang-Muara Wahau]]></title>
<link>http://zefka.wordpress.com/2009/07/30/betapa-kuatnya-seorang-ibu-vs-tangerang-muara-wahau/</link>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 13:48:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>zefka</dc:creator>
<guid>http://zefka.wordpress.com/2009/07/30/betapa-kuatnya-seorang-ibu-vs-tangerang-muara-wahau/</guid>
<description><![CDATA[Periode off kali ini (25-27 Juli), gw pulang ke Jogja, dah kangen banget ma keluarga disamping itu m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Periode off kali ini (25-27 Juli), gw pulang ke Jogja, dah kangen banget ma keluarga disamping itu memang ada acara keluarga sih. Perjalanan lancar, acara keluarga sukses sesuai rencana, acara kangen2an ma anak istri jg terlaksana dengan mulus <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Menurut gw ada pengalaman menarik yg gw temui sepanjang off kali ini, sesuai judul postingan kali ini, gw menemui betapa seorang wanita, terutama &#8220;ibu&#8221;, memang diciptakan olehNya penuh dengan kekuatan yg luar biasa.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hari pertama gw off</strong>, di ruang tunggu keberangkatan Bandara Sepinggan, gw ketemu sepasang keluarga muda  dengan bayi sekitar 5 bulanan, dan ibu (mertua dari si pria, kenapa gw simpulkan seperti ini :  krn muka si pria dan ibu ini terlihat mirip <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) separuh baya yg menggendong bayi tsb. Gw perhati&#8217;in terus muka ibu tadi, gw yakin pasti pundak, lengan dan bahunya terasa cape banget, tapi begitu dia menatap wajah bayi yg sedang tertidur di gendongannya tiba2 wajah ibu tadi berubah jadi penuh makna (ceria, bahagia, dan gw yakin pasti terselingi doa yg selalu memohon kebaikan untuk bayi tsb). Senyum selalu tersungging dari bibir Ibu tsb begitu melihat bayi yg ada di gendongannya merasakan kehangatan dan keyamanan dari dekapannya.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Gw bilang ke teman gw, : &#8220;gw yakin meskipun pundak itu pegal, sakit dan ngilu, tapi Ibu itu pasti rela badannya menjadi sakit dan pegal  semua demi kenyamanan bayi yg ada di gendongannya.&#8221;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Gw pernah lihat pundak Bunda jd lebam, kebiru-biruan krn kebanyakan gendong Zefka terutama waktu Zefka sakit dan gak mau lepas dari gendongan Bunda. Gw yakin itu pasti sakit, tapi tetap ada senyum di bibirnya&#8230; Makasih  ya Bund&#8230;</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hari kedua off</strong>, gw udah ada di Jogja, gak bisa diceritain lagi&#8230; banyak kejadian2 yg melukiskan betapa kuatnya seorang ibu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  maklum banyak ibu2 yg ngumpul di gubug kecil gw saat itu. Maaf saat ini gw gak pengin ngebahas hali ini&#8230; peace <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hari ketiga off</strong>, Ini merupakan saat yg paling gw benci. Gw harus ninggalin Bunda ma Zefka tentunya demi sesuap nasi yg harus gw perjuangkan buat mereka. Gw sampe gak tega lihat tatapan nanar dari Zefka sambil tetap manggil2 gw, &#8220;ayah..ayah&#8230; ayah..&#8221;. Dengan cepat gw balikkan badan dan memalingkan pandangan dari mereka, daripada netes air mata ini kan jadi malu diliatin orang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  masa&#8217; udah gede kok nangis.</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan udara dilalui dengan lancar, pesawat &#8220;on time&#8221; (tumben ya&#8230;. ).</p>
<p style="text-align:justify;">Nyampe di Sepinggan, langsung gw di hubungi travel yg akan ngantar gw ke Sengata.  Dah ketemu travelnya, di dalam mobil udah ada 3 orang penumpang dan sopir. Tanpa dikomando seorang ibu (usia sekitar 35 tahunan) yg duduk disamping gw langsung buka pembicaraan&#8230; kenalan pun terjadi.. namanya Ibu Eva, punya toko sembako di pasar Teluk Lingga Sengata.</p>
<p style="text-align:justify;">Di deretan kursi depan (bersebelahan dengan sopir) ada seorang ibu muda yg memangku bayi. Dari pembicaraan sekilas antara Ibu Eva dan ibu di depan itu, gw tahu kalo bayinya berumur 10 bulan. Ibu ini berangkat dari Cimone, Tangerang rencananya akan ke Muara Wahau, Kaltim. Dalam benak gw langsung terbersit &#8220;suaminya pasti kurang ajar nih&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari hasil pembicaraan dengan Ibu Eva selama di travel, Ibu muda ini dah nginap semalam di musholla bandara Soekarno Hatta, kemudian naik pesawat paling pagi ke Balikpapan, nyampe Balikpapan sempat di peras oleh calo travel. Kemudian harus akan mengalami perjalanan darat kurang lebih 13 jam (8 jam : Balikpapan-Sengata, 5 jam : Sengata-Muara Wahau) dengan kondisi jalan yg sangat tidak layak disebut jalan.</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan Balikpapan &#8211; Sengata sempat berhenti 2 kali, yg pertama di daerah Tanah Merah, untuk makan siang. Gw sempat merhati&#8217;in Ibu tadi pesan makanan yg paling murah di antara menu2 yg ada, bayi yg ada di gendongannya ternyata badannya hangat, demam. Gw ingat Zefka, terutama pas dia sakit. Pasti ibu ini jg akan sangat sedih, cemas, apalagi perjalanan yg harus ditempuhnya masih jauh. Di daerah Bontang, Ibu muda ini sempat minta berhenti sebentar untuk beli air mineral, sampe di kios kecil sopir menghentikan mobilnya, gw melihat Ibu muda itu turun dan menunjuk botol air minum yg 600 ml yg ada di bawah meja si penjual, padahal di atas mejanya tertata air mineral yg 1500 ml. Dari dua kejadian inilah gw mulai mengambil kesimpulan bahwa bekal (duit) dari Ibu ini udah minim. padahal belum ada setengah perjalanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Nyampe di Sengata hari udah gelap, sekitar 19.00 wita, malam tlah menguasai bumi (ihhh.. bahasanya ini lho <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ). Ibu muda tadi nanya ke sopir : &#8220;Pak, ada penginapan yg murah?&#8221;, tiba2 Ibu Eva jawab : &#8220;udah mbak.. nginap di rumah saya saja, besok baru ngelanjutin perjalanan ke Wahau&#8221;. Dengan sedikit berfikir akhirnya Ibu muda ini setuju, menerima tawaran Ibu Eva untuk nginap di rumahnya. Gw sempat berbisik ke Ibu Eva : &#8220;Bu, ntar aku mo ke rumah Ibu ya..  ada sesuatu untuk ibu itu (ibu dengan bayinya)&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Travel akhirnya sampe di depan rumah Ibu Eva, gw tentu saja ingat2 jalan masuk ke rumah Ibu Eva ini. Akhirnya Ibu muda tadi pun turun dan nginap di rumah Ibu Eva, gw ngelanjutin perjalanan travel lagi ke camp gw. Di perjalanan ke camp, ternyata jaket Ibu Eva tertinggal di tempat duduknya, disamping tempat duduk gw. (mungkn ini salah satu cara Tuhan agar gw memang harus berkunjung ke rumah Ibu Eva utk merencanakan niat gw tadi sekaligus ngembali&#8217;in jaket Ibu Eva)</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah gw sampe camp, segera cari pinjaman motor untuk pergi ke ATM. Dapat pinjaman motor teman, akhirnya nyampe di ATM, ampun&#8230; antrinya banyak banget (lebih dari 20 orang), kayaknya ada beberapa perusahaan yg udah gajian nih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Dalam antrian sempat gw hampir nyerah, masih cape setelah perjalanan darat 7-8 jam nih. Ibu Eva sempat nelpon : &#8220;Mas jadi gak ke rumah?&#8221; &#8220;jadi Bu.. lagi ada kerjaan bentar nih&#8221;, ucapku beralasan. Akhirnya gw berhasil narik beberapa lembar ratusan ribu dari mesin ATM, dan langsung gw menuju ke rumah Ibu Eva setelah mampir dulu ke camp untuk bawa jaket Ibu Eva.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampe di rumah Ibu Eva, ternyata Ibu muda tadi belom tidur dan lagi bercanda ma bayinya di ruang keluarga Ibu Eva. Basa-basi sebentar&#8230; ternyata Ibu muda ini gak tahu kalo gw tadi juga satu mobil travel dengan dia. Maklum selama di travel gw gak ngobrol ma dia. Ibu muda ini bahkan sempat kaget kenapa gw banyak tahu tentang dia (gw kan nguping pembicaraan Ibu muda ini dengan Ibu Eva hehehee&#8230; makanya gw tau). Akhirnya gw serahkan amplop yg tadi udah gw siapkan (tentu aja gak hanya amplop kosong lho&#8230;.), sambil bilang : &#8220;mbak&#8230; ini ada sedikit buat nambah2 beli air minum dan ongkos transport&#8221;. Ibu muda tadi bingung, tapi gw paksa aja supaya terima amplop tadi. Gw baru tau ternyata namanya &#8220;Selly&#8221; (26 thn) dan anaknya bernama &#8220;Aira&#8221;. (10 bln) Gw sempat ngomong  ma Aira (kayaknya dia belum paham omongan gw ya), dan gw bilang : &#8220;yang kuat ya Dik&#8230;&#8221;. Gw minta pamit pulang ke Ibu Eva, sambil bilang : &#8220;Bu.. besok kalo istri gw ke sini, ntar gw ajak main di sini deh, nambah saudara&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari cerita Ibu Eva ternyata, Mbak Selly pergi ke Wahau untuk nyusul suaminya yg bekerja di sana. Mbak selly ada konflik dengan ibu mertuanya, dan tanpa sepengetahuan suaminya dia nyusul ke Wahau.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya gw pulang ke camp dengan doa supaya orang2 baik seperti Ibu Eva ini selalu ada dan menghiasi dunia yg semakin jauh dari rasa kebersamaan ini. Semoga Mbak Selly dan Aira sampe ke tujuan (Muara Wahau) dengan selamat.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari setelah kejadian di atas, gw terima slip gaji dari kantor. Alhamdulillah&#8230; ternyata gw terima lebih banyak dari yg gw perkirakan sebelumnya. Teringat kata2 ustad Yusuf Mansyur : &#8220;kalo punya keinginan.. perbanyaklah sedekah&#8221;. Mungkin slip itu jawaban dari apa yg gw lakukan sebelumnya. Gw memang pengin ngisi gubug kecil gw dengan perabotan dan renovasi di beberapa bagian. Subhanallah&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Kejadian ini merupakan kali kedua gw  ketemu dengan betapa kuatnya pengaruh sedekah yang ikhlas terhadap doa dan keinginan gw&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[calon menantu]]></title>
<link>http://agusarnold.wordpress.com/2009/07/20/calon-menantu/</link>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 05:18:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>agusarnold</dc:creator>
<guid>http://agusarnold.wordpress.com/2009/07/20/calon-menantu/</guid>
<description><![CDATA[Seorang gadis muda memperkenalkan tunangannya pada orangtuanya. Setelah makan malam, sang istri memi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Seorang gadis muda memperkenalkan tunangannya pada orangtuanya. Setelah makan malam, sang istri meminta sang suami untuk mencari tahu lebih banyak tentang anak muda itu. Sang ayah kemudian mengajak minum untuk berbincang tentang studinya.</p>
<p>&#8220;Jadi, apa rencanamu nanti?&#8221; tanya ayah</p>
<p>&#8220;Saya seorang mahasiswa sekolah agama&#8221; jawab sang pemuda.</p>
<p>&#8220;Sekolah agama, ya?&#8221; balas ayah.&#8221;Jadi, bagaimana kau dapat menyediakan rumah untuk anakku tinggal?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku akan studi dengan baik&#8221; jawab pemuda. &#8220;Dan Tuhan akan menyediakan bagi kita&#8221;</p>
<p>&#8220;Bagaimana kau akan membeli cincin pertunanangan yang indah buat putriku?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku akan berkonsentrasi pada studiku&#8221; jawab pemuda. &#8220;Tuhan akan menyediakannya bagi kita.&#8221;</p>
<p>&#8220;Anak-anak?&#8217; tanya ayah. &#8220;Bagaimana kau akan menjamin anak-anakmu nanti?&#8221;</p>
<p>&#8220;Jangan khawatir, Tuan, Tuhan akan menyediakannya bagi kita.&#8221;</p>
<p>Percakapan selanjutnya berlangsung seperti itu. Setiap pertanyaan ayah selalu mendapat jawaban yang sama.</p>
<p>Pada akhirnya, ibu bertanya : &#8220;Bagaimana pendapatmu tentang tunangan anak kita, Sayang?&#8221;</p>
<p>Ayah menjawab,&#8221;Tidak punya pekerjaan, tidak punya rencana masa depan. Tapi, ada berita bagusnya&#8230;&#8230;.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apa itu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Dia menganggapku sebagai TUHAN!&#8221;</p>
<p><a rel="attachment wp-att-689" href="http://agusarnold.wordpress.com/2009/07/20/calon-menantu/laloo_prasad_yadav_cartoon_budget/"><img class="aligncenter size-full wp-image-689" title="laloo_prasad_yadav_cartoon_budget" src="http://agusarnold.wordpress.com/files/2009/07/laloo_prasad_yadav_cartoon_budget.gif" alt="laloo_prasad_yadav_cartoon_budget" width="400" height="320" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Answer 4: 5z3xs.wordpress.com, soal:  Tanding Kemahiran.]]></title>
<link>http://bobbymeidianto.wordpress.com/2009/06/25/answer-4-5z3xs-wordpress-com-soal-tanding-kemahiran/</link>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 11:56:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bobby Meidianto</dc:creator>
<guid>http://bobbymeidianto.wordpress.com/2009/06/25/answer-4-5z3xs-wordpress-com-soal-tanding-kemahiran/</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah Jawaban / Answer dari Komando Payung Rasul Indonesia Pusat Solo [ Pengurus YBPBIKM]. Dear]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="content">
<div>
<h3><strong><br />
</strong></h3>
<h3><strong>Ini adalah Jawaban / Answer dari Komando Payung Rasul Indonesia Pusat Solo [ Pengurus YBPBIKM].</strong></h3>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Dear </strong><strong>5z3xs.wordpress.com, kami memahami apa maksud anda, but trus terang It&#8217;s Too Late.</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Bagi Mas Bobby Meidianto, yang telah 15 tahun mereka sengsarakan, apalagi 3 tahun belakangan, mengenai urusannya dengan Meutya Hafid, sekali lagi kami dan banyak rekan sepakat mengatakan:  bagi semua Penduduk Indonesia, NEGO  NO!  WAR/PERANG YES!.  Setelah jatuh korban Jiwa akibat Pertarungan kawan2 kita &#38; Mas Bobby melawan antek2 Hanura, Golkar &#38; Megawati [PDP P erjuangan], baik di Lombok tengah &#38; Barat NTB serta di tempat2 lain sekalipun tidak di publikasikan di media masa maupun televisi, hanya karena mereka memilih mengangkangi seorang wanita yang telah menjadi istri Mas Bobby Meidianto yaitu: Meutya Hafid, yang <span style="color:#800080;">BELUM &#38; TIDAK DAPAT</span> di ceraikan oleh Mas Bobby Meidianto.</strong></p>
<p><strong>Berita dari kalian kami muat juga di sini, dan kami sertakan ralat untuk beberapa hal yang sebaiknya nanti kalian revisi.<br />
</strong></p>
<h3><strong><br />
</strong></h3>
<h3><strong><a rel="bookmark" href="http://5z3xs.wordpress.com/2009/06/24/geger-cikeas-heboh-di-hanura-remugx-di-menteng/"> GEGER CIKEAS, HEBOH DI HANURA, REMUGX DI MENTENG </a></strong></h3>
<div><strong>Posted June 24, 2009 by 5z3xs<br />
Filed under: <a title="View all posts in Uncategorized" rel="category tag" href="http://5z3xs.wordpress.com/category/uncategorized/">Uncategorized</a> &#124; Tags: <a rel="tag" href="http://en.wordpress.com/tag/indo-expo/">INDO EXPO</a>, <a rel="tag" href="http://en.wordpress.com/tag/kdi/">KDI</a>, <a rel="tag" href="http://en.wordpress.com/tag/megawati/">MEGAWATI</a>, <a rel="tag" href="http://en.wordpress.com/tag/quiz-kejutan/">QUIZ KEJUTAN</a>, <a rel="tag" href="http://en.wordpress.com/tag/taufik-kiemas/">TAUFIK KIEMAS</a>, <a rel="tag" href="http://en.wordpress.com/tag/wiranto/">WIRANTO</a><br />
Comments Off</strong></div>
<div>
<div>
<p><strong><span style="color:#800080;font-family:ms gothic,gothic;">BAJINGAN2 LONTE ASU NAJIS, &#38; CALON2 PRESIDEN RI PERIODE 2009-2013 22 Jun 2009:</span></strong></p>
<p><strong>PRESIDEN HAJI SBY, HAJI WIRANTO, HAJI JUSUF KALLA, HAJI TAUFIK KIEMAS, SURYA PALOH, JENDRAL ERWIN, JENDRAL PRAMONO, SUBAGYO HS, HENDRO PRIYONO,DENNY JA, WIDODO AS, SYAMSIR SIREGAR, SUADI MARASABESSY, SUTIYOSO, FAUZI BOWO, AULIA POHAN ,MEGAWATI, GURUH SOEKARNO, GUNTUR SOEKARNO, ANTASARI, EDHIE BASKORO YUDHOYONO, AGUS HARIMURTI, ANISAH POHAN, AGUS ISROK MIKROJ, AGUNG WIRANTO, SIGIT WIRANTO, SYAMSURIZAL ASSEGAF[INDOSIAR], HAJI QURAISY SHIHAB, HAJI ALAWWY SHIHAB, FERRY YULIANTONO, BOY NOVA, ANDRE SIAHAAN, AM FATWA, RIKY, WIMAR WITOELAR, C. SITUMORANG, INDRAJAYA RADJAGUKGUK, OC. KALIGIS CS, DA’I BACHTIAR, KPH. ROESDIHARJO, JENDRAL SUTANTO, KETUA DPRD SUMUT [DEATH], MARKUS [PASPAMPRES], MIZAN PEMILIK MIZAN PUBLISHING, ILHAM AKBAR, TAREK KEMAL, BOBBY SANDORA MUKSIN, AVIAN TUMENGKOL, BUDIANTO, BUDIPUTRA, SAMUEL GINTING, DIAN KHRISNA, SRI BINTANG PAMUNGKAS , GENDENG PAMUNGKAS, PERMADI SH, PIMPINAN DAN STAFF/KARYAWAN REDAKSI KOMPAS, SUARA MERDEKA, MEDIA INDONESIA, INDOSIAR, METRO TV, DETIK, PIKIRAN RAKYAT, SOLO POS, BENCONG2 &#38; HOMOSEK2 SOLO DAN DKI JAKARTA, WEBMASTER &#38; ADMINISTRATOR MABES POLRI, SUMDAMAN PERS [EKO PRASETYO CS], HAJI JOKOWI &#38; RUDYATMO  [Solo]. PEMUDA2 ASAL: PANULARAN LAWEYAN SOLO, GREMET MANAHAN SOLO, TURISARI SOLO, MANGKUBUMEN SOLO, PAJANG MAKAM HAJI SOLO, SUMBER SOLO, PENUMPING LAWEYAN SOLO, yang bekerja di Wilayah DKI JAKARTA, MEDAN, &#38; SUMUT.</strong></p>
<p><strong><span style="color:#6600cc;">TAK APA JIKA KALIAN SEMUA MASIH MUNGKIR TENTANG BAHWA KALIAN ADALAH SETAN2 LAKNAT PERONGRONG NEGARA INI, PENCURI DAN MALING, MASIH BERPURA-PURA BERSIH, PADAHAL SEKALIPUN KALIAN BERGAJI 50 JUTA / BULAN ARTINYA 5 TAHUN , HANYA SEKITAR 5-10 MILIAR [KOTOR] KALIAN TERIMA+FASILITAS, NAMUN BANYAK DIANTARA KALIAN , MEMILIKI KENAIKAN HARTA LEBIH DARI 15 M, OTAK SERTA DALANG KERUSUHAN MEI 1998, &#38; KERUSUHAN AMBON&#38;MALUKU JUGA SEKITAR TAHUN TSB, DAN JUGA OTAK DAN DALANG SERTA PELAKU TEROR DAN USAHA PEMBUNUHAN TERHADAP BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH [WARGA PANULARAN RT01 RW07 LAWEYAN SOLO], SERTA MERUSAK HIDUPNYA BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH TSB SELAMA 15 TAHUN  SUDAH, DAN MENGEMBAR-GEMBORKAN BAHWA ORANG YANG KAMI KENAL SEBAGAI BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH DG ALAMAT DIATAS ADALAH PALSU, GADUNGAN, HANYALAH ORANG YG TIDAK WARAS, DLSB, BAHKAN HINGGA MERUSAK DAN MEMBERIKAN AIB BAGINYA  DAN MENJADIKAN PENYEBAB IA  GAGAL MELANGSUNGKAN PERNIKAHAN RESMINYA DENGAN SEORANG WANITA YG KALIAN KENAL DEKAT BERNAMA MEUTYA HAFID [ LEBAK BULUS JAKARTA],  YG MENURUT IA DAN KAMI TELAH MENIKAH SIRI MEREKA BERDUA ITU DAN KALIAN ELAH MEMISAHKAN BOBBY TSB DENGAN ISTRINYA DAN KALIAN MENZINAHI ISTRINYA TSB, DAN MENIKAHKAN ISTRINYA TSB [MEUTYA HAFID] DG ORANG LAIN SEBAGAI USAHA UNTUK MENUTUPI PERSELINGKUHAN KALIAN, MASIH JUGA KALIAN TIDAKMALU UNTUK MENUTUPINYA DAN KALIAN MASIH TERUS MELAKUKAN UPAYA TEROR DAN USAHA PEMBUNUHAN TERHADAP BOBBY MEIDIANTO TSB DIATAS, JUGA MASIH MENGAKU SEBAGAI BOBBY MEIDIANTO / JAGUAR YG ASLI BAHKAN DENGAN MEMALSUKAN SEMUA SURAT2 &#38; TULISAN2 KARANGAN KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA DAN BOBBY MEIDIANTO   KHUSUSNYA KEPADA MEUTYA HAFID, DAN ATAU MENGGANTI NAMA &#38; ALAMAT BOBBY YG TERUTULIS DISITU DG NAMA &#38; ALAMAT SENDIRI DAN MENGKLAIN SURAT2 DAN TULISAN2 TSB DLM WEBLOG2 KAMI SEBAGAI KARANGAN ATAU TULISAN ANDA SEMUA,</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:large;"><span style="font-weight:bold;">MAKA :</span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:x-small;">KAMI BERI SOLUSI  TERBAIK SEKARANG BAGI ANDA SEMUA DAN INI DIBACA DAN DI SAKSIKAN OLEH BANYAK PENGUNJUNG WEB.</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:x-large;">YAITU:</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:small;">MELAKUKAN TANDING DEMONSTRASI KEHEBATAN KALIAN DIDEPAN UMUM, ANTARA LAIN:</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:x-medium;">1.  MELAKUKAN TANDING BACA DAN MENULIS HURUF ARAB 6 VERSI [ PERSIA, SAUDI ARABIA, SUMERIAN, TURKI, AFGHANISTAN, IBRANI, MESIR], JUGA MASIH DITAMBAH MEMBACA DAN MENULIS ARAB PEGON [MELAYU, SASAK, JAWA, INGGRIS, CHINA].</span></strong></p>
<p><strong>2. MEMBACA DAN MENULIS HURUF KANJI :  CINA MANDARIN, KOREA, JEPANG.</strong></p>
<p><strong>3. DEMONTRASI KEHEBATAN LEMPAR PISAU &#38; BEBERAPA MACAM SENJATA RAHASIA [PIAUW, SHURIKEN, JARUM/PAKU].</strong></p>
<p><strong>4. DEMONTRASI JURUS2 BELADIRI JETKUNDO, JUJITSU, KUNGFU SHAOLIN, TAI CHI, KYOKUSHINKAI KARATE , KOMPLIT GINKANG [RINGAN TUBUH], SINKANG [PERNAPASAN /CHI/ZEN, GWA KANG [KEKUATAN FISIK] TERMASUK  PRAKTEK SENAM JURUS DIATAS SEUTAS TAMBANG,  BERTARUNG DIDALAM AIR SEDALAM 2-3 M, MENGHANCURKAN BATU/TEMBOK SETEBAL TERSERAH SECARA LANGSUNG DAN JARAK JAUH DG PUKULAN, TENDANGAN, DAN KEPALA,  MAIN DOUBLE STIK [RUYUNG], TRIPLE STIK, TOYA, PEDANG, KENDO [PEDANG KATANA].</strong></p>
<p><strong>5.  DEMO &#38; UJI KEMAMPUAN ELEKTRONIKA  &#38; KOMPUTER : TEORI &#38; PRAKTEK  TERMASUK : DESAIGN GRAFIK, PEMROGAMAN,PUBLISHING, FLASH ANIMASI, REPARASI,  PENCIPTAAN ALAT &#38; ROBOT SEDERHANA &#38; MENENGAH.</strong></p>
<p><strong>6. DEMO PENERBANGAN :  TEORI &#38; PRAKTEK AERONAUTICAL ENGINERING, UJI TERBANG MINIMAL DG SIMULASI  [ SEBAIKNYA LANGSUNG MINIMAL DG HELI &#38; ATAU CESSNA].</strong></p>
<p><strong>7.  DEMO FORENSIK &#38; SIMULASI PEMBUATAN /PERAKITAN &#38; PENJINAKAN BOM.</strong></p>
<p><strong>8. DEMO SIMULASI PERSIDANGAN BERGANTIAN SEBAGAI JAKSA, HAKIM MAUPUN PENGACARA &#38;  TERDAKWA.</strong></p>
<p><strong>9. DEMO KETEPATAN MENEMBAK [SNIPER] DG SASARAN TETAP [DIAM] MAUPUN BERGERAK BAIK DG SENJATA GENGGAM MAUPUN LARAS PANJANG.</strong></p>
<p><strong>10. DEMO PEMBUATAN RANCANGAN KONSTRUKSI JEMBATAN, BANGUNAN &#38; GEDUNG BERTINGKAT ANTI BADAI &#38; GEMPA DIATAS 8 SR.</strong></p>
<p><strong>11. DEMO PENANGANAN CEDERA OTOT &#38; PATAH TULANG, SERTA DIAGNOSA &#38; ANALISIS  PENYAKIT2 INTERNIS.</strong></p>
<p><strong>12. DEMO MEMMBACA &#38; MENULIS SANDI [PENYANDIAN] TERMASUK MEMBACA DAN MENULIS SIGNAL MORSE, SEMAPHORE.</strong></p>
<p><strong>DAN UNTUK SEMUA HAL DIATAS KALIAN KAMI PERBOLEHKAN  BERGURU, ATAU MENGAJAK GURU, KYAHI, DAN INSINYUR2 DAN DUKUN2 KALIAN,  SEKALIPUN KAMI KATAKAN BAHWA ITU SEMUA AKAN MENYEBABKAN KALIAN KAMI ANGGAP  D.O [LOOSE].</strong></p>
<p><strong>DAN KAMI AJUKAN INI SEMUA SEBAB KAMI MENGENAL SPESIFIKASI DAN KEAHLIAN ORANG YANG BERNAMA BOBBY MEIDIANTO, YANG MENJADI KETUA DAN GURU BESAR PADEPOKAN  KUNCARA MANIK TUNJUNG SETA ADALAH SEMUA YANG KAMI TULIS ITU SESUAI ASLINYA. DEMIKIAN JUGA ORANG YANG BERNAMA SAMARAN JAGUAR DARI  DETASEMEN KHUSUS HARIMAU INDONESIA, APALAGI BILA KALIAN KATAKAN BAHWA DETASEMEN KHUSUS HARIMAU INDONESIA ITU TIDAK ADA.</strong></p>
<p><strong>DAN UNTUK WAKIL KAMI MAKA KAMI AJUKAN KHUSUS SEORANG SAJA YAITU :</strong></p>
<p><strong><span style="font-size:small;">GEMBEL PENGAMEN DI KOTA SOLO YANG GAMBARNYA [FOTONYA] ADA DI BAWAH INI, YANG MENGAKU-NGAKU SEBAGAI BOBBY MEIDIANTO, DAN MENGAKU SEBAGAI MANTAN ANGGOTA TNI, DAN  MENGAKU BERNAMA JAGUAR, DAN MENGAKU TELAH PERNAH MENYELAMATKAN MEUTYA VIADA HAFID [MANTAN REPORTER METRO TV], YANG KALIAN BOHONGI KINI, DAN YANG TELAH JADI ISTRINYA BOBBY MEIDIANTO [GEMBEL DIBAWAH INI], yang ia itu ayahnya Panji Ardhanarespati &#38; ayahnya Pramudya Wardhana Ardhanarespati.</span></strong></p>
<p><strong>SEBAB SELAMA INI DIALAH YANG KAMI KENAL SEBAGAI BOBBY MEIDIANTO, YANG MENJADI GURU BESAR PADEPOKAN KUNCARA MANIK TUNJUNG SETA, DAN CUCU ANGKAT TUAN GURU [KYAHI] NAJMUDDIN , DARI PONPES DARUL MUHAJIRIN NW, PRAYA, LOTENG NTB.</strong></p>
<p><strong>DAN DIA INILAH JUGA KAMI TAHU MENGUASAI BANYAK MATERI DAN HAL2 YANG KAMI AJUKAN UNTUK DIPAKAI TANDING KALIAN LAWAN DIRINYA.<br />
</strong></p>
<p><strong> <img title="jaguars" src="http://5z3xs.files.wordpress.com/2009/06/jaguars1.jpg?w=142&#038;h=150#38;h=150" alt="jaguars" width="142" height="150" /><br />
<span style="color:#800080;font-family:ms gothic,gothic;"><span style="color:#6600cc;"><span style="font-size:small;">SEBELAH KIRI INILAH FOTO BOBBY MEIDIANTO MULAI DARI SEJAK 1987 HINGGA 2009,  YANG TERBARU ADA 2: BERBAJU JAKET GREY [BIRU] JANUARI 2009, DAN JAKETCOKLAT MERAH TANPA TOPI DIAMBIL APRIL 2009.</span></span></span></strong></p>
<p><strong>UNTUK ITU, SIALAKAN MEUTYA HAFID, PAHAMI DAN RENUNGKAN, PANTASKAH DULU IBU DAN KACUNG KAMU MENGUSIR BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH YANG KAMI KENAL INI, BAIK ITU ATAS PERINTAH BAJINGAN2 TENGIK DIATAS MAUPUN ATAS KEMAUAN MEREKA SENDIRI?</strong></p>
<p><span style="color:#993366;"><strong><span style="font-size:large;"><span style="font-size:large;">Baca ini MEGAWATI asu lonte??? TAUFIK KIEMAS NDLOGOG!!! GURH DAN GUNTUR SOEKARNO ASOE LINTE, SBY BAJINGAN NDLOGOG, HARIMURTI TENGIK, EDHIE BASKORO CONGKAK LONTE, AGUS ISROK &#38; SUBAGYO LONTE NDLOGOK, SURYA PALOH DAJJAL LAKNAT , DLL LAGI YANG KAMI TULIS TERMASUK CUNGUK2 NDLOGOG KALIAN PARA TUKANG JAMBRET, MALING COPET, PEMABOK, DAN TUKANG2 NGEMUT PELI DI SOLO YANG SUKA NEROR SOBAT KAMI INI???</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;">BOLEH KALIAN AJAK SIAPA SAJA YANG KALIAN ANGGAP JAGOAN DAN BISA MELAKUKAN SEMUA DEMO DIATAS! KALIAN SEMUA SARJANA2 DAN INSINYUR2 LUAR NEGERI KAN? TAREK KEMAL DAN ILHAM AKBAR, AGUNG &#38; SIGIT WIRANTO, AGUS SIROK MIKROJ, CAK NUN JUGA, AGUS ISROK MIKROJ, MEUTYA VIADA HAFID, DLL. NYA LAGI.</span></strong></p>
<p><span style="color:#993366;"><strong>BIAR KALIAN BUKTIKAN SENDIRI , <span style="font-size:large;">SIAPA MENIPU SIAPA?</span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p><strong> </strong></div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>*********************************************************************</strong></p>
<p><strong>*********************************************************************<br />
</strong></p>
<p><strong>Ralat &#38; saran :</strong></p>
<p><strong>1.Untuk Daftar nama tersangka ;  Ny. Metty Hafid, Agung Laksono, Agum Gumelar, Cak Nun,  Thukul Arwana CS, Arifin M. Noor, &#38; GI. JOe Combatan juga sebaiknya di ikut sertakan.</strong></p>
<p><strong>2. Lalu untuk Pertandingan&#8230;., He he he&#8230;. kau lupa sobat&#8230;. kalo mereka lawan Mas Bobby ada beberapa point khusus yang  mereka takkan pernah dapat kalahkan, sepertinya jelek dan jorok, namun itulah ciri khusus GURU Besar Padepokan kita. Ini loh:</strong></p>
<p><strong>a. Tinggal semalam bersama puluhan Doggie [anjing] doberman, rotwiler, herder.</strong></p>
<p><strong>b. Tinggal  semalam bersama puluhan  tikus2 comberan/sembarang tikus.</strong></p>
<p><strong>c. Tinggal semalam bersama ratusan kecoak.</strong></p>
<p><strong>Ha ha ha&#8230;.. ga bakalan deh mereka bisa menangkan&#8230;. jangankan 3 itu&#8230;..harimau, singa &#38; macan galak aja ama mas Bobby Meidianto bisa jadi sayang banget koq. Mereka bakalan bengong kalo lihat tikus2 itu &#38; kecoak2 itu jadi seperti kawan dengan Mas Bobby.</strong></p>
<p><strong>Trus lagi di tambah naik kuda yg kuda rodeo sekalian.</strong></p>
<p><strong>Lalu ditambah adu kecakapan,  pake Motor Trail.</strong></p>
<p><strong>Bertarung di dalam air juga tanpa alat bantu pernapasan.</strong></p>
<p><strong>Truz&#8230;. Mas Bobby itu bukan cuma pandai baca tulis Arab &#38; Cina,Korea Jepang Doank&#8230;. Tapi juga Bahasa Sanskrit [Sansekerta, Jawa Kuno, &#38; Palawa, serta Hiroghlyp (kleru ejaane yo?itu lo Huruf Asli Mesir itu) ].<br />
</strong></p>
<p><strong>Ha ha ha lalu satu lagi,   masing2 peserta harus mau menerima 2-3 x pukulan dari Meutya Hafid pas di hidungnya. Memang dicari yang paling tahan, dan justru di sinilah&#8230;.mas Bobby pasti keok.  Belum pernah ia menang tonjokan lawan Anita, Cynthia, Mbak Endang, Mbak Andri &#38; Meutya Hafid koq.</strong></p>
<p><strong>[*] Brenksex lu Fin&#8230;.. lama absen, begitu masuk kasih ide aneh&#8230;gitu. Lu mo mampusin mas Bobby yah??? dilawankan Meutya Langsung bisa bonyok &#38; benjut nanti dheweke lu gwe suruh tanggung biaya opnamenya nanti. Azzem tenan arek iki.</strong></p>
<p><strong>Ha ha ha&#8230;. ksih donk kesempatan Meutya Keluarkan Uneg-unegnya juga, siapa tahu ada. Dulu dia Tembak Maz Bobby pake RPG, gara2 Maz Bobby jual mahal &#38; sok Macho kan???</strong></p>
<p><strong>[*] Yo wis fair tuh&#8230; tapi&#8230;.kowe lupa kita bukan lagi o main2 tapi ini udah perang. Apa kata DUNIA???</strong></p>
<p><strong>Iya tuh! Biar dunia dan mereka musang2 busuk  berbulu domba itu tau dan lihat, lawan Den Harin &#38; Kopral Indonesia, SOMBONG KALE MEREKA ITU. </strong></p>
<p><strong>BElON TAU TINGGINYA GUNUNG , DALAMNYA LAUTAN &#38; LUASNYA SAMODRA , SERTA PAHITNYA MADU &#38; MANISNYA EMPEDU, ASAMNYA GARAM&#8230;&#8230;</strong></p>
<p><strong>[*] WIS! MALAH NDALANG! Ntar lanjutnya malah :  WONK KAO ZEN HZIEN DAO NI KAW WANG WEN CHIE BAO YIE &#8230;.</strong></p>
<p><strong>oPO ITU aRTINE??? </strong></p>
<p><strong>[*] mBOH GWE JUGA GA NGERTI&#8230;.ASAL OMONG BAE&#8230;.ITU LO&#8230;. NIRUIN PROLOGNYA KALO PAS FILM2 MANDARIN YANG MODEL SILAT DIPUTAR. </strong></p>
<p><strong>aZEM ..KU SANGKA SERIUS KETULARAN MAS Bobby Pinternya.<br />
</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Guru Ngaji dan Warisannya]]></title>
<link>http://sukarnosuryatmojo.wordpress.com/2009/06/11/guru-ngaji-dan-warisannya/</link>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 06:29:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>guskar</dc:creator>
<guid>http://sukarnosuryatmojo.wordpress.com/2009/06/11/guru-ngaji-dan-warisannya/</guid>
<description><![CDATA[Tahu tidak, berapa gaji seorang guru ngaji di desa? Seorang guru mengaji datang ke Kyai, &#8220;Gaji]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tahu tidak, berapa gaji seorang guru ngaji di desa? Seorang guru mengaji datang ke Kyai, &#8220;Gaji]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mertua VS Menantu]]></title>
<link>http://karyaain.wordpress.com/2009/05/28/mertua-vs-menantu/</link>
<pubDate>Thu, 28 May 2009 11:01:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>cahyasuci</dc:creator>
<guid>http://karyaain.wordpress.com/2009/05/28/mertua-vs-menantu/</guid>
<description><![CDATA[Hasil Karya: kelopak mawar &#8220;Mama letihla uteh..&#8221; &#8220;Semua anak-anak mama tak nak den]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:medium;">Hasil Karya</span><span style="font-size:medium;">: kelopak mawar</span></em></strong><span style="font-size:medium;"><br />
</span><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:medium;color:#cc0099;"><br />
<span style="color:#c71585;">&#8220;Mama letihla uteh..&#8221;<br />
&#8220;Semua anak-anak mama tak nak dengar isi hati mama..&#8221;<br />
&#8220;Bila anak-anak mama balik boleh naik darah tinggi mama ni..&#8221;</span></span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Pelbagai ungkapan kata-kata daripada mulut mungil mama kudengar semenjak aku pulang daripada bercuti. Mama mama. Rindu sebenarnya mahu mendengar celoteh seorang ibu ini, sebab itulah aku mengambil keputusan tidak mahu mencari kerja sambilan pada cuti semester ini seperti cuti-cuti yang lalu, ditambah lagi dengan kesibukan pelbagai program yang aku ikuti menyukarkanku sekiranya aku bekerja sambilan. Untuk mengelakkan kebosanan, aku duduk di rumah sambil melayan karenah adik-adikku yang masih kecil juga anak saudaraku yang masih merah di buaian.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Suatu hari, ketika aku baru pulang daripada mengikuti program di luar derah, aku lihat raut letih mamaku. Hmm tentu sekali letih menguruskan rumah sepanjang hari ditambah karenah anak-anak yang semakin nakal seiring usia mereka. Letihnya menjadi seorang ibu. Aku yang baru sahaja menyandang gelaran tidak rasmi itu semenjak bercuti juga turut berasakan betapa penat dan lelahnya. Ya, terlalu penat sebenarnya. Sebab itulah kadang-kadang mama beremosi, mungkin mahu melampiaskan kepenatan dan tekanan yang dilalui mama hari-hari di rumah. Tetapi, aku kagum dengan ketabahan mama mendidik kami, menguruskan kebajikan ayah dan rumah tangga. Sangat teliti. Ah, mama, pengorbananmu itu sukar untukku balas.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">&#8220;Mama kecil hati uteh..&#8221;</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Suatu hari mama meluahkan perasaannya padaku sewaktu kami sama-sama duduk beristirahat. Waktu itu, hanya aku dan mama. Adik-adikku keluar mengikut ayah ke bandar.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">&#8220;Menantu tak sama dengan anak…&#8221;</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Ah, itu rupanya yang menyebabkan mama kerunsingan dan bersedih hati. Pastinya hati mama terluka. Aku sebagai anak yang rapat dengan mama cuba berkongsi masalah hati yang melanda wanita kesayanganku ini.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">&#8220;Mama anggap semua anak dan menantu mama sama, tapi entahlah… Kadang abang kamu tu lebihkan<br />
isteri daripada mama..&#8221;</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Ini punca mama bersedih dan berkecil hati. Mama rasa tersisih daripada kasih sayang seorang anak yang dijaga dan ditatang selama ini setelah anak mama berkeluarga. Rumit untuk aku rungkaikan masalah mama kali ini kerana aku belum pernah mengalaminya. Aku belum berkeluarga. Mungkin sekali perspektifku berbeza dengan mereka yang mengalaminya. Aku masih setia mendengar luahan hati mama. Bagiku kini, menjadi seorang pendengar yang setia kini adalah jalan yang paling terbaik bagi situasiku dengan mama. Walau tidak dapat membantu, sekurang-kurangnya aku dapat mendengar masalah mama. Jika mama memendam perasaan lagilah akan membahayakan kesihatan mama yang menghidap hypertension.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:medium;"><span style="color:#c71585;">Mama menyatakan rasa kurang senangnya melihat abangku kini senantiasa melebihkan hal isteri berbanding dengan permintaan mama. Jika mama berkirim sesuatu dengan abang, abang selalu sahaja lupa atau terlewat memenuhi permintaan mama tetapi jika isterinya, sekejapan sahaja permintaan itu ditunaikan. Ah, bagaimana caranya untuk aku jernihkan hubungan mereka ini. Aku khuatir, seandainya abang secara tidak sedar mengguris hati mama dengan cara seperti ini, lama-kelamaan hati mama akan terluka teruk dan jadilah abang di antara ahli-ahli yang tidak dapat mengecap nikmat syurga lantaran melukai hati seorang ibu. Na’uzubillah!</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Aku cuba membelai hati mamaku dengan kata-kata manis bagi meredakan kemarahan mamaku. Lantas kuceritakan kisah sahabat Rasulullah S.A.W yang telah menerima azab sewaktu menghadapi sakaratul maut lantaran telah mengecilkan hati si ibu tua dengan melebihkan sedikit sahaja perhatian kepada isterinya daripada ibunya sedangkan beliau seorang yang sangat abid, taat dan merupakan sahabat nabi S.A.W. Mama hanya mendengar sahaja ceritaku, namun kutahu, mama mengerti maksud yang ingin aku sampaikan. Kukatakan lagi bahawa sesungguhnya darjat seorang ibu itu terlalu tinggi sehinggakan seandainya ibu dan ayah memanggil secara serentak, hendaklah dahulukan panggilan ibu dahulu barulah ayah. Perbincanganku bersama ibu terhenti di situ setelah ayah dan adik-adikku pulang.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Aku tahu hati seorang ibu ini terlalu sensitif. Aku khuatir kerana kelalaian abangku yang sedikit cuma tapi mampu menghindarkan dirinya daripada menjejakkan kaki ke taman-taman yang dijanjikan Khaliq buat yang taat menunaikan perintahnya. Laman sesawang kubuka seusai solatku di tengah malam. Waktu inilah waktu yang paling sesuai untukku mencari dan menelaah beberapa perkara yang kurang kufahami memandangkan waktu siangku agak terganggu dek kenakalan adik-adikku dan tugas sampingan lain yang kulakukan.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:medium;"><span style="color:#c71585;">Aku membaca satu artikel berkenaan luahan seorang suri yang terasa hati dengan mentuanya yang dikatakan terlalu mengambil hal-hal peribadi mereka sedangkan anak lelakinyaitu telah berkeluarga. Setiap hari si isteri menjeruk rasa melihat si suami sentiasa melebihkan ibunya berbanding dirinya. Ah, masalah yang sama cuma berlainan situasi. Abangku melebihkan isteri dan membuatkan mama berkecil hati, kisah ini pula si isteri menjeruk rasa memandangkan si suami sentiasa mengikut kata ibu.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Kubaca pula pandangan seorang moderator tentang masalah yang dihadapi oleh si isteri ini. Aku cuba aplikasikan dengan permasalahan yang dihadapi oleh mamaku kini. Nah, nyata permasalah yang sama walaupun situasi berbeza tetapi insya-Allah boleh diselesaikan dengan cara yang sama. Aku cuba menggunakan penyelesaian ini untuk merungkaikan masalah hati mamaku ini.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">Alhamdulillah, kini mama tersenyum dan semakin mesra dengan menantu-menatu mama yang merangkap kakak-kakak iparku sehingga kadang-kadang mama melebihkan mereka berbanding diriku. Mama pun tidak segan silu untuk menegur seandainya kakak iparku melakukan kesilapan serta tidak lokek berkongsi ilmu dengan menantu-menantu mama. Aku tersenyum puas dengan perubahan ini.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#c71585;"><span style="font-size:medium;">&#8220;Betullah Uteh… Orang kata dekat bau tahi, jauh bau bunga..&#8221;</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:medium;"><span style="color:#c71585;">Aku tersenyum cuma mendengar ungkapan mama. Hati seorang ibu, terlalu sensitif tetapi jika kena dengan caranya, Insya-Allah hati itu mampu kita jaga. Kini, mama tidak lagi berkecil hati dengan menantu-menantu mama, malah hampir saban minggu abang-abangku akan membawa keluarga mereka bertandang ke rumah mama dan ayah. Makan bersama-sama dan solat jemaah bersama-sama. Alangkah indahnya situasi seperti ini. Syukur, rupa-rupanya langkah yang diambil dahulu telah membuahkan hasil yang amat manis.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:medium;"><span style="color:#c71585;">Untuk mengelak permasalahan hati mama dengan menantunya, aku cuba berdiplomasi dengan abangku bagaimana cara untuk membina sebuah institusi keluarga yang bahagia. Tidak lupa kuselitkan kisah-kisah tauladan yang boleh menjadi pedoman buat abang. Mungkin abang juga berfikir demi masa depan sebuah kelurga yang baru sahaja dibina dan juga ukhuwah kekeluargaan kami ini, abang memohon restu mama dan ayah untuk berhijrah daripada rumah mama dan ayah dengan alasan untuk berdikari. Pada mulanya, mama sukar untuk melepaskan abang lantaran khuatir abang semakin melupai mama namun kusisipkan kata-kata perangsang buat mama agar meyakini keputusan yang abang lakukan buat keharmonian keluarga kami bersama. Tak lupa juga kumohon mama mengiringi doa penghijrahan abang agar abang menjadi seorang khalifah yang adil dan saksama bagi memimpin keluarga yang baru dibinanya berlandaskan syariat islami.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:medium;"><span style="color:#c71585;">Kini, tiap kali aku pulang bercuti tiada lagi rungutan dari mama, tiada lagi rintihan hati seorang ibu yang memendam rasa. Yang kudengar hanyalah pujian dan ungkapan rindu kepada anak-anaknya. Alhamdulillah, Allah telah memakbulkan doa kami sekeluarga. Buat pasangan yang mengalami permasalah seperti yang keluargaku alami ini, sebelum berkeluarga penuhilah diri dengan ilmu munakahad terlebih dahulu agar tidak terjadi permasalahan di antara menantu dan keluarga mentua. Jalinkan ukhuwah kekeluargaan berdasarkan syariat islami, insya-Allah ukhuwah yang terjalin pasti diredhai. Seeloknya buat bakal suami atau yang sudah menyandang gelaran ini, ketahuilah apa yang wajar dan tidak wajar untuk dilakukan demi kemashlahatan bersama. Buat isteri juga yang bakal bergelar isteri, jagalah tingkah lakumu, jika suamimu lupa, jadikanlah dirimu sebagai pengingat yang setia, supaya kelak kau kan sama-sama mendapat manfaatnya.</span></span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
