<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>microsoft-excell &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/microsoft-excell/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "microsoft-excell"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 09:56:18 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Microsoft Excell Dasar 3]]></title>
<link>http://wawanindiartono.wordpress.com/2009/08/20/microsoft-excell-dasar-3/</link>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 03:41:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>wawanindiartono</dc:creator>
<guid>http://wawanindiartono.wordpress.com/2009/08/20/microsoft-excell-dasar-3/</guid>
<description><![CDATA[A. Menggunakan Fasilitas AutoCalculate dan AutoSum ① AutoCalculate Fasilitas AutoCalculate (penghitu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>A. Menggunakan Fasilitas AutoCalculate dan AutoSum</strong></p>
<p>① <strong>AutoCalculate</strong></p>
<p>Fasilitas AutoCalculate (penghitungan otomatis) digunakan untuk melakukan penghitungan dengan cepat dan mudah dari data2 yang cukup banyak dalam suatu range tertentu. Didalam fasilitas AutoCalculate ini terdapat 6 buah perintah, yakni perintah otomatis untuk menghitung rata2 (Average), jumlah data (Count), banyak data angka (Count Nums), nilai max (Max), nilai min (Min), dan jumlah data angka (Sum).</p>
<p>Cara menggunakannya adalah sebagai berikut :</p>
<p>Sorot range data yang akan dikalkulasi/hitung. Misal sorot range C7:C12 dari data seperti dibawah ini.</p>
<div id="attachment_37" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img class="size-full wp-image-37" title="auto calculate" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/auto-calculate.jpg" alt="Auto Calculate" width="468" height="351" /><p class="wp-caption-text">Auto Calculate</p></div>
<ol>
<li>Klik tombol kanan mouse di baris status, dan pilihlah jenis kalkulasi yang anda inginkan. Misalkan pilihlah Average(A) untuk menghitung rata2 data.</li>
<li>Hasilnya akan ditampilkan di baris status.</li>
</ol>
<p>② <strong>AutoSum</strong></p>
<p>Fungsi AutoCalculate diatas adalah untuk menghitung cepat data2 yang cukup banyak, tetapi tidak dapat menuliskan secara otomatis di lembar kerja anda. Khusus untuk penjumlahan (Sum), ada cara mudah lain untuk melakukannya yang sekaligus juga dapat langsung menuliskannya ke lembar kerja anda. Caranya adalah dengan menggunakan tombol toolbar AutoSum (<strong>Σ</strong>).</p>
<p>Misalnya dalam contoh diatas, bila kita ingin menuliskan total unit, letakkan pointer mouse ke tempat yang kita inginkan (misalnya C 13), lalu tekan tombol <strong>Σ </strong>di toolbar. Selanjutnya sorot range yang ingin dijumlahkan (dalam contoh ini adalah C5:C10) dan tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong></p>
<div id="attachment_38" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><strong><img class="size-full wp-image-38" title="auto sum" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/auto-sum.jpg" alt="auto sum" width="468" height="221" /></strong><p class="wp-caption-text">auto sum</p></div>
<p></strong></p>
<p>Sumber : Ilmu Komputer</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Microsoft Excell Dasar 2]]></title>
<link>http://wawanindiartono.wordpress.com/2009/08/20/microsoft-excell-dasar-2/</link>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 03:03:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>wawanindiartono</dc:creator>
<guid>http://wawanindiartono.wordpress.com/2009/08/20/microsoft-excell-dasar-2/</guid>
<description><![CDATA[A. Menggunakan Rumus, Anda dapat memasukkan rumus yang berupa instruksi matematika ke dalam suatu se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>A. Menggunakan Rumus,</strong> Anda dapat memasukkan rumus yang berupa instruksi matematika ke dalam suatu sel pada lembar kerja. Operator hitung yang dapat digunakan diantaranya adalah + (penjumlahan), － (pengurangan), * (perkalian), dan ^ (perpangkatan). Untuk mengenali cara penggunaannya, terlebih dahulu marilah membuat table seperti gambar  dibawah ini.</p>
<div id="attachment_27" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img class="size-full wp-image-27" title="penulisan rumus" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/penulisan-rumus.jpg" alt="Penulisan Rumus" width="468" height="119" /><p class="wp-caption-text">Penulisan Rumus</p></div>
<p>Untuk mengisi sel E5 yakni Total Upah yang Diterima, dapat ditempuh dengan beberapa cara.</p>
<p>①       Menulis Rumus dengan Menggunakan Angka Tetap</p>
<ol>
<li>Tempatkan penunjuk sel pada posisi yang diinginkan (dalam contoh ini E5)</li>
<li>Ketik rumus “=48*3500” pada kolom baris rumus dan tekan <strong>Enter. </strong><strong><em>Catatan : </em></strong>Penulisan rumus selalu diawali dengan lambng sama dengan (=).</li>
</ol>
<p>②       Menulis Rumus dengan Referensi Sel</p>
<ol>
<li>Tempatkan penunjuk sel pada posisi yang diinginkan (dalam contoh ini E5)</li>
<li>Ketik rumus “=E3*E4” pada kolom baris rumus dan tekan <strong>Enter.</strong><strong><em> Catatan : </em></strong>Dengan menggunakan cara ini, bila data di sel E3 &#38;(atau) E4 diubah, maka hasil di sel E5 pun akan ikut berubah.</li>
</ol>
<p>③       Menulis Rumus dengan Cara Menunjuk</p>
<p>Dengan menggunakan keyboard atau mouse :</p>
<ol>
<li>Tempatkan penunjuk sel pada posisi yang diinginkan (dalam contoh ini E5)</li>
<li>Ketik “=” pada kolom baris rumus</li>
<li>Pilih atau klik sel E3, lalu ketik “*”</li>
<li>Pilih atau klik sel E4 lalu tekan <strong>Enter.</strong></li>
</ol>
<p><strong>B. Membuat Range/Blok Sel,</strong> Pada saat bekerja menggunakan Excel, kita tidak hanya bekerja dalam satu sel saja. Terkadang, anda akan bekerja dalam grup/kumpulan sel. Misalnya saja bila anda ingin merubah jenis huruf beberapa kolom dan (atau) baris, ingin merubah rumus beberapa kolom dan (atau baris), copy-paste atau mendelete data beberapa kolom dan(atau) baris, dll. Dalam kondisi2 seperti ini, anda dapat menggunakan range/blok sel ini untuk memudahkan kerja anda.</p>
<p>Range dinamakan menurut alamat sel di ujung kiri atas sampai ujung kanan bawah. Sebagai caontoh, range dari sel B2 sampai E7 dituliskan sebagai range B2:E7. lihat gambar :</p>
<div id="attachment_28" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img class="size-full wp-image-28" title="range cell" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/range-cell.jpg" alt="range cell" width="468" height="155" /><p class="wp-caption-text">range cell</p></div>
<p>Range/blok sel dapat dibuat dengan beberapa cara :</p>
<p>①       Membuat Range Menggunakan Tombol Shift</p>
<ol>
<li>Tempatkan penunjuk sel awal range/bagian awal sel yang ingin diblok, yaitu B2 (lihat Gambar 3).</li>
<li>Sambil menekan <strong>Shift, </strong>tekan tombol anak panah sampai sel tujuan, yaitu E7</li>
</ol>
<p>②       Membuat Range Menggunakan Mouse**</p>
<ol>
<li>Klik sel yang merupakan sel awal range, yaitu B2. Pointer/penunjuk mouse harus barada dalam keadaan tanda plus warna putih (tunjuk ke dalam sel, bukan tepi sel). (lihat Gambar 3).</li>
<li>Sambil tetap menekan klik kiri mouse, gerakkan mouse (drag) ke sel tujuan, yaitu sel E7.</li>
</ol>
<p>③       Membuat Kolom atau Baris</p>
<p>Suatu kolom atau baris dapat disorot dengan mengklik huruf kolom atau nomor baris yang anda inginkan. Misalnya cukup klik huruf kolom B bilai ingin menyorot seluruh kolom B.</p>
<p>④       Menyorot Sederetan Kolom atau Baris</p>
<p>Untuk menyorot sederetan kolom (misalnya B, C, D) atau sederetan baris (misalnya 3, 4, 5) dapat dilakukan dengan mengikuti langkah berikut ini :</p>
<ol>
<li>Klik di huruf kolom atau di nomor baris awal (di contoh ini adalah B atau 3)</li>
<li>Sambil tetap menekan tombol mouse kiri, geserlah(drag) pointer(penunjuk) mouse hingga menyorot seluruh baris itu (di contoh ini adalah D atau 5).</li>
</ol>
<div id="attachment_29" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img class="size-full wp-image-29" title="sorot kolom" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/sorot-kolom.jpg" alt="Sorot Kolom" width="468" height="111" /><p class="wp-caption-text">Sorot Kolom</p></div>
<p><strong>C. </strong><strong>Menghapus Data</strong></p>
<p>Untuk menghapus data di suatu sel atau range tertentu, pindahkan sel ke, atau buatlah range tempat yang ingin dihapus, lalu tekan tombol <strong>Delete. </strong>Dan bila ingin menghapus format tampilan data/sel dapat dilakukan dengan memilih dan mengklik menu <strong>Edit, Clear, Formats.</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>D. </strong><strong>Memasukkan Rangkaian Data dengan Fasilitas AutoFill</strong></p>
<p>Untuk memasukkan data berupa angka atau teks dengan fasilitas AutoFill, dapat dilakukan dengan mengikuti langkah2 berikut ini :</p>
<ol>
<li>Pilih/klik sel tempat posisi awal dari rangkaian data yang ingin anda buat. Misalnya pilih/klik sel B2.</li>
<li>Ketik data awal yang anda inginkan. Misalnya teks “Jan” (January)</li>
<li>Pada sel berikutnya (sel dibawah/B3 atau disampingnya/C2) ketik data berikutnya yang anda inginkan. Misalnya di B3 ketik “Feb” (February)</li>
<li>Sorot/bloklah B2:B3. (Lihat Gambar)</li>
</ol>
<div id="attachment_31" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img class="size-full wp-image-31" title="auto fill 1" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/auto-fill-11.jpg" alt="Auto Fill Awal" width="468" height="61" /><p class="wp-caption-text">Auto Fill Awal</p></div>
<ol>
<li><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;letter-spacing:.1pt;">Dalam keadaan masih tersorot, arahkan penunjuk/pointer mouse ke pojok kanan bawah sel </span><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;">B3 hingga tanda plus putih berubah menjadi plus hitam</span></li>
<li><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;letter-spacing:.1pt;">Tekanlah tombol kiri mouse dan geser/drag posisi pointer mouse ke sel yang diinginkan </span><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;">misalnya B12. Dengan ini rangkaian data angka dapat ditampilkan. Lihat Gambar </span></li>
</ol>
<div id="attachment_32" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img class="size-full wp-image-32" title="auto fill 2" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/auto-fill-2.jpg" alt="Auto Fill Akhir" width="468" height="165" /><p class="wp-caption-text">Auto Fill Akhir</p></div>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;letter-spacing:.1pt;">Semoga Bermanfaat</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;letter-spacing:.1pt;">Sumber : ilmukomputer.com<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;letter-spacing:.1pt;"><br />
</span><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:1903px;width:1px;height:1px;"><!--[if !mso]&#62; &#60;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;   &#60;![endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:24920766; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:1673453207;} @list l0:level1 	{mso-level-start-at:5; 	mso-level-tab-stop:18.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:18.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:11.0pt; 	letter-spacing:.1pt; 	layout-grid-mode:both;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --><!--[if gte mso 10]&#62; &#60;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&#34;Table Normal&#34;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&#34;&#34;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&#34;Times New Roman&#34;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;  &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;   &#60;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;letter-spacing:.1pt;"><span>5.<span style="font-family:&#34;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&#62;-->      </p>
<table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style='font-size:12pt;'>&#160;</span></p>
</div>
</td>
</tr>
</table>
<p>  <!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/sendu/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" hspace="7" width="579" height="102" align="left" /><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&#62;-->   </p>
<table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td>
<div>
<p class="MsoNormal" align="center" style="margin-left:3.25pt;text-align:center;"><span style="font-size:12pt;">                    </span></p>
</div>
</td>
</tr>
</table>
<p>  <!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/sendu/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" alt="Text Box:  " hspace="7" width="570" height="89" align="left" /><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&#62;-->   </p>
<table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td>
<div>
<p class="MsoNormal" style="line-height:80%;"><i><span style='letter-spacing:-.15pt;'>Gambar5. Tampilan Data Awa</span></i></p>
</div>
</td>
</tr>
</table>
<p>  <!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/sendu/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" alt="Text Box: Gambar5. Tampilan Data Awa" hspace="7" width="170" height="17" align="left" /><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;letter-spacing:.1pt;">Dalam keadaan masih tersorot, arahkan penunjuk/pointer mouse ke pojok kanan bawah sel </span><span style="font-size:11pt;">B3 hingga tanda plus putih berubah menjadi plus hitam</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;letter-spacing:.1pt;">Tekanlah tombol kiri mouse dan geser/drag posisi pointer mouse ke sel yang diinginkan </span><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;">misalnya B12. Dengan ini rangkaian data angka dapat ditampilkan. Lihat Gambar </span></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Microsoft Excel Dasar 1]]></title>
<link>http://wawanindiartono.wordpress.com/2009/08/18/microsoft-excel/</link>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 09:07:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>wawanindiartono</dc:creator>
<guid>http://wawanindiartono.wordpress.com/2009/08/18/microsoft-excel/</guid>
<description><![CDATA[I. Mengenal M. Excell Microsoft Excel, untuk selanjutnya disingkat Excel, adalah program aplikasi ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>I. Mengenal M. Excell</strong></p>
<p>Microsoft Excel, untuk selanjutnya disingkat Excel, adalah program aplikasi yang banyak digunakan untuk membantu menghitung, memproyeksikan, menganalisa, dan mempresentasikan data. Disini kita akan banyak bersinggungan dengan metode2 pembuatan tabel dan grafik yang sangat dibutuhkan sekali dalam penyusunan data2 perusahaan, hasil2 penelitian, maupun dalam pembuatan makalah pribadi.</p>
<p><strong>II. Bekerja Dengan Microsoft Excell</strong></p>
<p><strong><em>A. Lembar Kerja, </em></strong>Sebelum mulai memasuki pembahasan Microsoft Excel, ada baiknya kita mengenal lebih dulu bagaimana tampilan Microsoft Excel itu, beserta beberapa istilah2 umum yang akan digunakan. Beberapa istilah2 umum yang diberikan pada gambar dibawah ini akan banyak digunakan dalam pembahasan selanjutnya, sehingga akan lebih baik bila kita menghafalkannya dengan baik.</p>
<div id="attachment_23" class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img class="size-full wp-image-23" title="lembar exel" src="http://wawanindiartono.wordpress.com/files/2009/08/lembar-exel.jpg" alt="lembar kerja excell" width="468" height="335" /><p class="wp-caption-text">lembar kerja excell</p></div>
<p><em><strong>B. Memindahkan Penunjuk Cell,</strong></em> Ada beberapa cara untuk memindahkan cell pointer. Untuk lengkapnya silahkan lihat table dibawah.</p>
<p><strong>Tombol                                                      Keterangan</strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="133" valign="top"></td>
<td width="435" valign="top">Pindah satu sel ke kiri, kanan, atas atau bawah</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>Enter</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah satu sel ke bawah</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>Home</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah ke kolom A pada posisi baris yang aktif</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>Ctr! + Home</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>Ctr! + End</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>PgUp</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah satu layer ke atas</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>PgDn</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah satu layer ke bawah</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>A!t + PgUp</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah satu layer ke kiri</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>A!t + PgDn</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah satu layer ke kanan</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>Ctr! + PgUp</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar   kerja berikutnya</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">
<p align="center"><strong>Ctr! + PgDn</strong></p>
</td>
<td width="435" valign="top">Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar   kerja sebelumnya</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em><strong>C. Memasukkan Data ke Lembar Kerja, </strong></em>Berbagai jenis data dapat dimasukkan ke dalam lembar kerja seperti teks, nilai, tanggal, jam dan lain sebagainya. Untuk memasukkan data ke dalam suatu sel, dapat mengikuti langkah berikut ini:</p>
<ol>
<li>Pilih atau klik sel tempat anda akan memasukkan data</li>
<li>Ketikkan data yang ingin dimasukkan</li>
<li> Tekan <strong>Enter </strong>atau tombol arah panah atau tombol <strong>PgUp </strong>dan <strong>PgDn</strong></li>
</ol>
<p><em><strong>D. Memperbaiki Kesa!ahan Pengetikan</strong></em>, Bila ada kesalahan pengetikan data, anda dapat memperbaikinya dengan mengikuti langkah2 berikut ini :</p>
<ol>
<li>Pilih sel yang datanya ingin diperbaiki, lalu tekan <strong>F2. </strong>Atau klik tombol kiri maouse 2 kali pada sel yang datanya ingin diperbaiki.</li>
<li>Selanjutnya perbaiki data yang salah tersebut dan tekan tombol <strong>Enter </strong>bila sudah selesai.</li>
</ol>
<p>Sumber : ilmukomputer.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fungsi-Fungsi dalam MS Excel]]></title>
<link>http://ismailmochamad.wordpress.com/2009/03/14/fungsi-fungsi-dalam-ms-excel/</link>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 05:54:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>mochamad ismail</dc:creator>
<guid>http://ismailmochamad.wordpress.com/2009/03/14/fungsi-fungsi-dalam-ms-excel/</guid>
<description><![CDATA[Dalam program MS Excel terdapat fungsi fungsi yang berguna, baik dalam bidang Matematika, Statistik,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dalam program MS Excel terdapat fungsi fungsi yang berguna, baik dalam bidang Matematika, Statistik, Keuangan, Database dll. Berikut ini akan saya sajikan beberapa fungsi yang dapat digunakan dalam pembelajaran :<!--more--></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Fungsi Kelompok Text</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>1. Left : mengambil karakter yang ada di sebelah kiri dari satu kesatuan karakter.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Penulisan : </span></strong><span>=LEFT(teks, jumlah_karakter)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>2. Right : mengambil karakter yang ada di sebelah kanan dari satu kesatuan karakter.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Penulisan : </span></strong><span>=RIGHT(teks, jumlah_karakter)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>3. Mid : mengambil karakter yang ada di tengah dari satu kesatuan karakter.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Penulisan : </span></strong><span>=MID(teks, angka_awal, jumlah_karakter)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>4. Upper : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>menjadi huruf besar / kapital.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=UPPER(“saya”) menghasilkan SAYA</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>5. Lower : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>menjadi huruf kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=LOWER(“SAYA”) menghasilkan saya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>6. Proper : mengubah karakter pertama dalam setiap kata yang ada pada suatu teks</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>menjadi huruf besar / kapital dan mengubah huruf berikutnya dengan huruf kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=PROPER(“saya sedang praktikum”) menghasilkan Saya Sedang Praktikum</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>7. Len : mengambil karakter terkiri sejumlah yang dinyatakan pada argumen</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>jumlah_karakter.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=UPPER(“Praktikum”) menghasilkan 9</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>8. Text : mengubah angka menjadi teks dengan jumlah desimal sesuai yang dinyatakan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>pada argumen format_teks.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Penulisan : </span></strong><span>=TEXT(angka, format_teks)</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=TEXT(100/4,“0.00”) menghasilkan 25.00</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>9. Dollar : mengubah angka menjadi teks mata uang dolar, disertai pembulatan dan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>jumlah desimal menurut argumen jumlah_desimal.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Penulisan : </span></strong><span>=DOLLAR(angka, jumlah_desimal)</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=DOLLAR(22/7,6) menghasilkan $3.142857.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>=DOLLAR(22/7,5) menghasilkan $3.14286.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>10. Char : mengubah angka antara 1 sampai 255 menjadi karakter kode ASCII.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=CHAR(125) menghasilkan }.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>11. Code : mengubah karakter pertama menjadi kode ASCII.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Contoh : </span></strong><span>=CODE(“Infor”) menghasilkan 73.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>=CODE(“Ikan”) menghasilkan 73 juga.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span>Catatan !!! tanda koma ( , ) diatas dapat juga diganti dengan tanda titik</span></em></strong></p>
<p>koma ( ; ), disesuiankan dengan komputer yang dipakai.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengkonversi Angka Ke Angka Romawi]]></title>
<link>http://mursinah.wordpress.com/2008/07/22/mengkonversi-angka-ke-angka-romawi/</link>
<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 01:34:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Andry Sucipto</dc:creator>
<guid>http://mursinah.wordpress.com/2008/07/22/mengkonversi-angka-ke-angka-romawi/</guid>
<description><![CDATA[Bagaimana Mengkonvesi Angka arab ke angka romawi? Gunakan fungsi Roman yang terdapat pada Microsot E]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bagaimana Mengkonvesi Angka arab ke angka romawi? Gunakan fungsi Roman yang terdapat pada Microsot Excel sebagai contoh :</p>
<p>Ketik =ROMAN(1) pada cells menjadi I, =ROMAN(9) menjadi  IX dan  =ROMAN(999) menjadi CMXCIX. Nah… Silakan mencoba</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menjumlah Cells yang tersaring                                        ]]></title>
<link>http://mursinah.wordpress.com/2008/07/22/menjumlah-cells-yang-tersaring/</link>
<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 01:28:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>Andry Sucipto</dc:creator>
<guid>http://mursinah.wordpress.com/2008/07/22/menjumlah-cells-yang-tersaring/</guid>
<description><![CDATA[Menyaring row dengan filter pada MS Excel dilakukan karena ingin menyembunyikan sementara data yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Menyaring row dengan filter pada MS Excel dilakukan karena ingin menyembunyikan sementara data yang tidak dipakai. Tapi jika melakukan penjumlahan dengan Fungsi SUM() angka-angka yang tersembunyi pada row juga ikut terjumlah.</p>
<p>Bagaimana cara menjumlah row yang telah terfilter saja, tanpa mengikutkan data yang tersembunyi?. Pada MS Excel 2003 dan 2007 sebenarnya sudah tersedia fungsi SUBTOTAL. Cara pengunaannya menggunakan angka 9 untuk menjumlahkan yang tersaring (terfilter) dan yang tersembunyi. Sebagai contoh = =SUBTOTAL(9,A1:A100) sama dengan menjumlah range A1:A100.</p>
<p>Sedangkan untuk menjumlah yang terfilter saja gunakan angka 109 seperti ini =SUBTOTAL(109,A1:A100).</p>
<p>Penggunaan Subtotal dapatjuga dipakai untuk mengitung rata-rata. Jika menggunakan angka satu, maka seluruh row baik yang terlfilter atau yang tersembyi akan dirata-ratakan. Sedangkan penggunakan angka 101 pada fungsi SUBTOTAL hanya pada data yang terfilter saja.</p>
<p>Silakan mencoba.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fungsi - Fungsi Dalam Microsoft Excell]]></title>
<link>http://mursinah.wordpress.com/2008/07/18/fungsi-fungsi-dalam-microsoft-excell/</link>
<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:20:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>Andry Sucipto</dc:creator>
<guid>http://mursinah.wordpress.com/2008/07/18/fungsi-fungsi-dalam-microsoft-excell/</guid>
<description><![CDATA[- Fungsi adalah suatu rumus dalam excel yang sudah teridentifikasi untuk suatu perhitungan secara ot]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>- Fungsi adalah suatu rumus dalam excel yang sudah teridentifikasi untuk suatu perhitungan secara otomatis semua fungsi dalam excel di tulis dengan awalan =. Namun tanda = tidak ditulis jika fungsi tersebut tersarang (nested) misalnya fungsi = Vlookup (left(A7,1),table,3)</p>
<p><!--more--><br />
- Penggunaan fungsi bertujuan untuk memperingkas dari penulisan suatu rumus dengan maksud yang sama. Bentuk umu fungsi dalam excel adalah terdiri dari tanda = yang diikuti oleh fungsi dan argumennya argumen dapat berupa angka, teks atau label alamat sel atau range dan rumus atau fungsi lainya contoh</p>
<p>= SUM ( D1 : D7 )<br />
Ket:  SUM = Fungsi /rumus)<br />
D1:D7 = Argumen<br />
Tanda : (titik dua) diartikan = sampai ex: d1:d7 artinya sel d1 sampai sel d7</p>
<p>Fungsi – Fungsi Statistik<br />
- = SUM (range): menjumlahkan data dalam range<br />
- = AVERANGE ( Range ) : mencari rata rata dalam range<br />
- = MAX ( Range ) : mencari nilai maksimum dari suatu range<br />
- = MIN ( range ) : mencari nilai maksimum dari suatu range<br />
- = COUNT ( Range ) Mencari jumlah data angka dalam range<br />
- = COUNTA ( Range ) : Mencari Jumlah data angka atau teks dalam range</p>
<div class="fullpost">Fungsi – Fungsi Logika<br />
- = AND ( ekspresi logika A, ekspresi logika B,…..)<br />
fungsi AND akan memberikan hasil True jika semua argumen yanga ada adalah benar (TRUE) dan memberikan nilai False jika salah satu saja dari argumen bernilai salah (FALSE)<br />
- = OR ( ekspresi logika A, ekspresi logika B,….)<br />
Fungsi OR akan memberikan hasil True jika salah satu dari argumen yang ada bernilai bernilai True dan memberikan nilai False Jika tidak ada satupun dari argumen itu yang ada benar (True)<br />
- = NOT ( ekpresi logika )<br />
fungsi NOT akan memberikan nilai kebalikan dari argumen yang ada bila argumen bernilai true maka hasil dari fungsi ini adalah False sebaliknya jika nilai dari argumen bernilai False maka hasilnya adalah True<br />
- = IF ( ekspresi logika A, perintah 1, perintah 2)<br />
jika ekspresi logika menghasilkan nilai true maka akan dilaksanakan perintah 1. sebaliknya jika ekspresi logika menghasilkan False maka yang akan di laksanakan adalah perintah 2Fungsi – Fungsi Karakter<br />
- = LEFT ( yang mau diambil, jumlah pengambilan )<br />
fungsi ini akan mengambil sejumlah karakter dari kiri sebanyak yang kita inginkan<br />
- = RIGHT ( yang mau diambil, jumlah pengambilan )<br />
Fungsi ini akan mengambil sejumlah karakter dari kanan sebanyak yang kita inginkan<br />
- = MID ( yang mau diambil ,posisi pengambilan , jumlah pengambilan )<br />
Fungsi ini akan mengambil dari posisi tertentu sebanyak yang di inginkan<br />
- = LEN ( karakter )<br />
Fungsi ini akan menghasilkan jumlah / panjang dari karakter termasuk spasi<br />
- = UPPER ( Karakter )<br />
Fungsi ini akan mengubah data teks dari huruf kecil ke huruf besar<br />
- = LOWER ( Karakter )<br />
Fungsi ini akan mengubah data teks dari huruf besar ke huruf kecil</p>
<p>Fungsi – Fungsi Tanggal Dan Waktu<br />
- = DATE (tahun, bulan tanggal)<br />
fungsi ini akan menampilkan angka seri dari suatu data tanggal<br />
- = DAY ( data tanggal)<br />
Fungsi ini akan menghasilakan angka tanggal dari suatu dat tanggal<br />
- = MONTH ( data tanggal )<br />
Fungsi ini akan menghasilakan angka bulan dari suatu dat tanggal<br />
- = YEAR ( data tanggal )<br />
Fungsi ini akan menghasilakan angka tahun dari suatu dat tanggal<br />
- = TODAY ()<br />
fungsi ini akanmenghasilkan tanggal system<br />
- = TIME (jam , Menit, detik)<br />
Fungsi ini akan menampilkan angka seri dari suatu data jam<br />
- = HOUR (data jam)<br />
Fungsi ini akan menampilkan angka jam dari suatu data jam<br />
- = MINUTE (data jam)<br />
Fungsi ini akan menampilkan angka menit dari suatu data jam<br />
- = SECOND (data jam)<br />
Fungsi ini akan menampilkan angka Detik dari suatu data jam<br />
- = NOW ()<br />
Fungsi ini akan menampilkan jam system</p>
<p>Fungsi Pembacan Tabel<br />
- Dalam excel juga menyediakan fungsi untuk membaca tabel berdasrkan offset baris dan offset kolom. Offset baris menyatakan posisi baris dalam suatu tabel sedangkan offset kolom menyatakan posisi kolom dalam suatu tabel perhitungan offset di mulai dari angka 1 untuk menyatakan baris atau kolom pertama dalam range table</p>
<p>- Fungsi = VLOOKUP<br />
Sintaks;<br />
- = VLOOKUP (nilai kunci,arraytabel;offset kolom)<br />
fungsi ini untuk membaca tabel yang tersusun Secara vertical. Nilai kunci adalah kunci yang dipakai dalam pembacaan tabel yaitu yang berada pada kolom pertama pada tabel dengan syarat isi kolom pertama yang ada pada tabel sudah terurut<br />
array tabel adalah tabel yang berisi data / informasi dimana data tersebut akan di baca. Array tabel ini bisa berupa nama tabel (jika range tabel telah di beri nama) atau range dari tabel VLOOKUP</p>
<p>- Fungsi = HLOOKUP<br />
Sintaks;<br />
- = HLOOKUP (nilai kunci,arraytabel;offset kolom)<br />
fungsi ini untuk membaca tabel yang tersusun Secara vertical. Nilai kunci adalah kunci yang dipakai dalam pembacaan tabel yaitu yang berada pada baris pertama pada tabel dengan syarat isi baris pertama yang ada pada tabel sudah terurut<br />
array tabel adalah tabel yang berisi data / informasi dimana data tersebut akan di baca. Array tabel ini bisa berupa nama tabel (jika range tabel telah di beri nama) atau range dari tabel HLOOKUP</p>
<p>Grafik<br />
- Untuk menyajikan data yang di buat dalam bentuk grafik, microsoft excel menyediakan fasilitas CHART WIZARD, yaitu tuntunan langkah demi langkah untuk membuat grafik<br />
- Grafik excel dapat di buat menjadi satu dengan datanya atau di buat terpisah pada lembar grafik tersendiri, tapi masih pada File yang sama. Pada excel juga anda dapat mengedit grafik yang telah anda buat kemudian anda rubah dan Format hingga tampilan lebih menarik<br />
- Microsoft excel menyediakan beberapa tipe grafik disesuaikan dengan kebutuhan dan Format grafik yang anda inginkan</p>
<p>- Pembuatan Grafik<br />
- Sebelum membuat grafik, persiapkan dahulu data yang mau di buatkan grafiknya dengan ketentuan sebagai berikut:<br />
- Data harus tersusun atas baris dan kolom<br />
- Keterangan yang di perlukan pada grafik (legend, sumbu X) harus diletakan pada baris paling atas dan kolom paling kiri dari data yang di sorot<br />
- Bila data yang di buatkan grafiknya berada pada kolom atau kolom yang tak berurutan mak gunakan tombol Control untuk menyorotnya</p>
<p>- Setelah data yang akan di buatkan grafiknya tersusun dengan baik maka prosedur yang harus di lakukan adalah sebagai berikut:<br />
- Sorot range yang akan di buatkan grafiknya<br />
- Klik tool Chart Wizard Atau Menu Insert Chart… selanjutnya akan muncul kotak dialog Chart Wizard step 1 of 4. Pada kotak dialog Chart Type ini anda di haruskan untuk memilih salah satu type grafik yang telah disediakan kemudian Klik Next button untuk masuk ke langkah berikutnya akan muncul Step 2 of 4 : chart source data. Pada kotak dialog terdapat Box range yang berisi alamat range data yang akan dibuatkan grafiknya. Apabila terjadi kesalahan maka anda dapat membetulkannya dengan mengKlik Box range tersebut, lalu sorotlah range data tersebut. Pada series in 2 macam pilihan yaitu coloumn dan row yang dapat di gunakan untuk menentukan jenis pengelompokan datanyalalu Klik Next bitton untuk melanjutkan ke langkah berikutnya<br />
- Muncul kotak dialog Chart Wizard step 3 of 4 : Chart Option. Anda bias menentukan judul grafik, garis skala, legen dan data labels Klik next button untuk memunculkan kotak dialog Chart Location<br />
- Pada kotak dialog ini anda diminta untuk menentukan lokasi dari penempatan grafik yang akan di hasilkan ada dua pilhan yaitu:<br />
- As New sheet : grafik diletakan pada sheet baru<br />
- As Object in  : Grafik diletakan menjadi satu dengan datanya<br />
- Setelah semua selesai Klik Finish</p>
<p>Mencetak Woork sheet<br />
- Setelah selesai mengatur tampilan halaman, kita dapat langsung mencetak halaman – halaman tersebut, mencetak halaman / work sheet dapat menggunakan tombol print pada toolbar satandar atau perintah print pada Menu File<br />
- Ikutilah langkah berikut<br />
- Pilihlah Menu File kemudian Klik print<br />
- Pastikan bagian print what dalam keadaan selected sheet (s) tertandai, kalau belum Klik bagian tersebut<br />
- Pada area copies, Klik jumlah yang anda inginkan untuk di cetak<br />
- Klik ok</p>
<p>Mengatur Halaman / Page Setup<br />
- Untuk mengatur halaman baik ukuran kertas, batas kiri kanan atas bawah halaman, header / footer, sheet bias dilkukan dengan langkah berikut:<br />
- Klik Menu File<br />
- Klik page setup<br />
- Klik page untuk ukuran kertas<br />
- Klik margin untuk batas ukuran kanan (right) kiri (left), bottom (bawah), dan top (atas)<br />
- Klik header footer untuk menambahkan catatan di bawah atau atas halaman<br />
- Klik sheet untuk setting tampilkan lembar kerja</p></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
