<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>mochtar-riady &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/mochtar-riady/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "mochtar-riady"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 14:02:52 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[NUS Mochtar Riady Building]]></title>
<link>http://nelsonlim.com/2009/11/18/nus-mochtar-riady-building/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 17:31:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>quinton</dc:creator>
<guid>http://nelsonlim.com/2009/11/18/nus-mochtar-riady-building/</guid>
<description><![CDATA[I was walking out of school when I notice that the new business building is really taking shape and ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://farm3.static.flickr.com/2673/4115455632_0dc14469f5.jpg"><img alt="" src="http://farm3.static.flickr.com/2673/4115455632_0dc14469f5.jpg" title="NUS Mochtar Riady Building" class="aligncenter" width="500" height="332" /></a></p>
<p>I was walking out of school when I notice that the new business building is really taking shape and looking nice. I noticed the beautiful skies that afternoon and how the building was designed to reflect the skyscape. It&#8217;s interesting how even architects have to borrow the glory of Almighty&#8217;s creation to cloth their designs with splendour.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah Universitas Ma Chung ]]></title>
<link>http://famtaro.wordpress.com/2009/03/31/sejarah-universitas-machung/</link>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 23:18:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>famtaro</dc:creator>
<guid>http://famtaro.wordpress.com/2009/03/31/sejarah-universitas-machung/</guid>
<description><![CDATA[hmmm machung university..!! dimana tuh..?dari namanya keknya di luar negri yah..? di RRC bukan..?kok]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-19" title="fam pose" src="http://famtaro.wordpress.com/files/2009/03/dsc00411.jpg" alt="fam pose" width="510" height="408" /></p>
<p style="text-align:left;">hmmm machung university..!! dimana tuh..?dari namanya keknya di luar negri yah..? di RRC bukan..?kok g pernah denger yah..!bla bla bla.., yah itulah nasib kalo pas lagi ngobrol di reallife  , chat , di forum..,pas  jawab pertannyaan &#8220;kuliah dimana fam..?&#8221; huff . yah  namanya juga kan universitas baru..difebruari 2009  aja  saya baru masuk di semester  4 yang artinya tahun ke 2  , masih  tergolong  baru banged  kan  , belon juga  ngelulusin satu angkatan pun.  tapi itu bukan jaminan buat menunjukkan kualitas dari mahasiswanya  dan segala  fasilitas serta prasarana didalamnya termasuk juga  masalah tarif nya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ..yang claim nya &#8220;International University&#8221;  ,serta kontribusi yang sudah diberikan.</p>
<p>ok,gimana sih  Universitas  ini bisa berdiri alias sejarahnya..,yang notabene pendirinya merupakan  para kalangan pebisnis sukses di dalam maupun luar negri yang mungkin  namanya tidak asing ditelinga kita&#8230; check this out<!--more--></p>
<ul>
<li> Ide  pendirian Universitas Ma Chung dicetuskan oleh alumni Ma Chung seluruh dunia yang memiliki semboyan   “Waktu minum air, jangan lupa sumbernya. Kalau sudah sukses,  sumbanglah kepada kampung halamanmu.”</li>
<li>Pada 1 Mei 2003, dengan dipelopori oleh 15 orang alumni Ma Chung dari Surabaya, Jakarta dan Malang,  PT . Ma Chung didirikan. Pendirian ini mendapatkan sambutan dan dukungan dari masyarakat luas Indonesia dan alumni Ma Chung sedunia, bahkan instansi pemerintahan Republik Indonesia yang terkait.</li>
<li>Berkat dukungan dan antusiasme 75 orang alumni Ma Chung yang telah menjadi pengusaha di Indonesia serta alumni dari seluruh belahan dunia,  gedung perkuliahan yang mulai dibangun pada tangal 17 Juli 2005 dapat diselesaikan dalam waktu 2 tahun</li>
<li>Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera sebagai badan pengelola Universitas Ma Chung didirikan dengan para pimpinan antara lain adalah Bapak Mochtar Riady, Bapak Soegeng Hendarto, Bapak Teguh Kinarto, Bapak Hendro Soenyoto, Bapak Effendy Sudargo, Bapak Koentjoro Loekito, Bapak Henry S. Widjojo dan beberapa alumni yang lain</li>
</ul>
<p><strong>VISI DAN MISI PENDIRI DAN PENGELOLA</strong><br />
Bahwa pendidikan adalah salah satu kunci dan basis peningkatan mutu bangsa pada khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya.</p>
<p>Visi para pendiri dan pengelola Universitas Ma Chung dilandasi dengan tujuan mulia yaitu sebagai sumbangsih terhadap pembangunan Indonesia Baru dan kesejahteraan nacional.</p>
<p>Sivitas akademika Universitas Ma Chung diarahkan untuk menjadi masyarakat akademis yang memuliakan Tuhan melalui akhlak, pengetahuan dan kontribusi nyata sebagai insan akademik yang berdaya cipta.</p>
<p>Misi utama Universitas Ma Chung adalah pembinaan terhadap sikap (attitude) dan keahlian (skill) yang meliputi pengembangan karakter,  sikap ilmiah, hidup bermasyarakat, pola pikir kritis-realistis, sikap kepemimpinan, menjadi motivator dan achievers dalam rangka membangun Indonesia yang makmur dan sejahtera.sedangkan kalian , sebelumnya udah pada tau g Universitas Ma Chung dimana..?</p>
<p>next post bakal bahas more detail about my university <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MOCHTAR RIADY ]]></title>
<link>http://kidedfith.wordpress.com/2008/12/10/mochtar-riady/</link>
<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 05:25:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>kidedfith</dc:creator>
<guid>http://kidedfith.wordpress.com/2008/12/10/mochtar-riady/</guid>
<description><![CDATA[Orang banyak mengenal Mochtar Riady sebagai seorang praktisi perbankan jempolan dan seorang konglome]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" src="http://img184.imageshack.us/img184/5900/mochtarriadyyl0.jpg" alt="Image Hosted by ImageShack.us" width="104" height="170" />Orang banyak mengenal Mochtar Riady sebagai seorang praktisi perbankan jempolan dan seorang konglomerat yang visioner, pandangannya yang jauh ke depan dan sarat dengan filosofi menjadi panutan banyak para pengusaha dan para pelaku pasar. Kali ini kita akan menyoroti jalannya meniti sukses,yang tentu saja tidak semudah dibayangkan oleh banyak orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Mochtar Riady sudah bercita-cita menjadi seorang bankir di usia 10 tahun. Ketertarikan Riady yang dilahirkan di Malang pada tanggal 12 mei 1929 ini disebabkan karena setiap hari ketika berangkat sekolah, dia selalu melewati sebuah gedung megah yang merupakan kantor dari Nederlandsche Handels Bank (NHB) dan melihat para pegawai bank yang berpakaian parlente dan kelihatan sibuk. Riady adalah anak seorang pedagang batik.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Pada tahun 1947, Riady ditangkap oleh pemerintah Belanda dan di buang ke Nanking, Cina, di sana ia kemudian mengambil kuliah filosofi di University of Nanking .Namun, karena ada perang, Riady pergi ke Hongkong hingga tahun 1950 dan kemudian kembali ke Indonesia.<br />
Riady masih sangat ingin menjadi seorang bankir, namun ayahnya tidak mendukung karena profesi bankir menurut ayahnya hanya untuk orang kaya, sedangkan kondisi keluarga mereka saat itu sangat miskin.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 1951 ia menikahi seorang wanita asal jember, oleh mertuanya, Riady diserahi tanggungjawab untuk mengurus sebuah toko kecil. Dalam tempo tiga tahun Riady telah dapat memajukan toko mertuanya tersebut menjadi yang terbesar di kota Jember. Cita-citanya yang sangat ingin menjadi seorang bankir membuatnya untuk memutuskan pergi ke Jakarta pada tahun 1954, walaupun saat itu dia tidak memiliki seorang kenalan pun di sana dan ditentang oleh keluarganya. Riady berprinsip bahwa jika sebuah pohon ditanam di dalam pot atau di dalam rumah tidak akan pernah tinggi, namun akan terjadi sebaliknya bila ditanam di sebuah lahan yang luas.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mencari relasi, Riady bekerja di sebuah CV di jalan hayam wuruk selama enam bulan, kemudian ia bekerja pada seorang importer, di waktu bersamaan ia pun bekerjasama dengan temannya untuk berbisnis kapal kecil. Sampai saat itu,Riady masih sangat ingin menjadi seorang bankir, di setiap kali bertemu relasinya, ia selalu mengutarakan keinginannya itu. Suatu saat temannya mengabari dia jika ada sebuah bank yang lagi terkena masalah dan menawarinya untuk memperbaikinya, Riady tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut walau saat itu dia tidak punya pengalaman sekalipun. Riady berhasil meyakinkan Andi Gappa, pemilik Bank Kemakmuran yang bermasalah tersebut sehingga ia pun ditunjuk menjadi direktur di bank tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Di hari pertama sebagai direktur, Riady sangat pusing melihat balance sheet, dia tidak bisa bagaimana cara membaca dan memahaminya, namun Riady pura-pura mengerti di depan pegawai akunting. Sepanjang malam dia mencoba belajar dan memahami balance sheet tersebut,namun sia sia, lalu dia meminta tolong temannya yang bekerja di Standar Chartered Bank untuk mengajarinya, tetapi masih saja tidak mengerti.<br />
Akhirnya dia berterus terang terhadap para pegawainya dan Pak Andi Gappa, tentu saja mereka cukup terkejut mendengarnya. Permintaan Riady pun untuk mulai bekerja dari awal disetujuinya, mulai dari bagian kliring, cash, dan checking account. Selama sebulan penuh Riady belajar dan akhirnya ia pun mengerti tentang proses pembukuan, dan setelah membayar seorang guru privat ia akhirnya mengerti apakah itu akuntansi.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka mulailah dia menjual kepercayaan, hanya dalam setahun Bank Kemakmuran mengalami banyak perbaikan dan tumbuh pesat. Setelah cukup besar, pada tahun 1964, Riady pindah ke Bank Buana, kemudian di tahun 1971, dia pindah lagi ke Bank Panin yang merupakan gabungan dari Bank Kemakmuran, Bank Industri Jaya, dan Bank Industri Dagang Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Mochtar Riady hampir selalu sukses dalam mengembangkan sebuah bank, dia memiliki filosofi tersendiri yang ia sebut sebagai Lie Yi Lian Dje. Lie berarti ramah, Yi memiliki karakter yang baik, Lian adalah kejujuran sedangkan Dje adalah memiliki rasa malu. Visi dan pandangan Riady yang jauh ke depan seringkali membuat orang kagum, dia dapat dengan cepat membaca situasi pasar dan dengan segera pula menyikapinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu contohnya ketika dia berhasil menyelamatkan Bank Buana tahun 1966. Saat itu Indonesia sedang mengalami masa krisis karena Indonesia berada pada masa perubahan ekonomi secara makro, ketika itu Riady sedang berkuliah malam di UI, disitu dia dikenalkan dengan beberapa pakar ekonomi seperti Emil Salim, Ali Wardhana,dkk. Riady segera sadar dan segera mengubah arah kebijakan Bank Buana.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, dia menurunkan suku bunga dari 20 % menjadi 12 %, padahal pada waktu itu semua bank beramai-ramai menaikkan suku bunganya. Karena suku bunga yang rendah tersebut maka para nasabah yang memiliki kredit yang belum lunas segera membayar kewajibannya. Sedangkan para usahawan yang akan meminjam diberi syarat ketat khususnya dalam hal jaminan, namun karena bunga yang ditawarkan Bank Buana sangat rendah dibanding yang lain maka banyak debitur yang masuk dan tak ragu untuk memberikan jaminan. Dengan cara itu Bank Buana menjadi sehat padahal pada waktu itu banyak klien dan bank yang bangkrut. Dengan otomatis orang mengenal siapa Mochtar Riady.</p>
<p style="text-align:justify;">Mochtar Riady yang lahir di Malang, Jawa Timur 12 Mei 1929 adalah pendiri Grup Lippo, sebuah grup yang memiliki lebih dari 50 anak perusahaan. Jumlah seluruh karyawannya diperkirakan lebih dari 50 ribu orang. Aktivitas perusahaannya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga hadir di kawasan Asia Pasifik, terutama di Hong Kong, Guang Zhou, Fujian, dan Shanghai.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejarah Grup Lippo bermula ketika Mochtar Riady yang memiliki nama Tionghoa, Lie Mo Tie membeli sebagian saham di Bank Perniagaan Indonesia milik Haji Hasyim Ning pada 1981. Waktu dibeli, aset bank milik keluarga Hasyim telah merosot menjadi hanya sekitar Rp 16,3 miliar. Mochtar sendiri pada waktu itu tengah menduduki posisi penting di Bank Central Asia, bank yang didirikan oleh keluarga Liem Sioe Liong. Ia bergabung dengan BCA pada 1975 dengan meninggalkan Bank Panin.</p>
<p style="text-align:justify;">Di BCA Mochtar mendapatkan share sebesar 17,5 persen saham dan menjadi orang kepercayaan Liem Sioe Liong. Aset BCA ketika Mochtar bergabung hanya Rp 12,8 miliar. Mochtar baru keluar dari BCA pada akhir 1990 dan ketika itu aset bank tersebut sudah di atas Rp 5 triliun.<br />
Bergabung dengan Hasyim Ning membuat ia bersemangat. Pada 1987, setelah ia bergabung, aset Bank Perniagaan Indonesia melonjak naik lebih dari 1.500 persen menjadi Rp 257,73 miliar. Hal ini membuat kagum kalangan perbankan nasional. Ia pun dijuluki sebagai The Magic Man of Bank Marketing. Dua tahun kemudian, pada 1989, bank ini melakukan merger dengan Bank Umum Asia dan semenjak saat itu lahirlah Lippobank. Inilah cikal bakal Grup Lippo. Saat ini Group Lippo memiliki lima cabang bisnis yakni :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Jasa keuangan : perbankan, reksadana, asuransi, manajemen asset,sekuritas</p>
<p style="text-align:justify;">2. Properti dan urban development : kota satelit terpadu, perumahan, kondominium, pusat hiburan dan perbelanjaan, perkantoran dan kawasan industri.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Pembangunan infrastruktur seperti pembangkit tenaga listrik, produksi gas, distribusi, pembangunan jalan raya, pembangunan sarana air bersih, dan prasarana komunikasi.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Bidang industri yang meliputi industri komponen elektronik, komponen otomotif, industri semen, porselen, batu bara dan gas bumi. Melalui Lippo Industries, grup ini juga aktif memproduksi komponen elektonik seperti kulkas dan AC merk Mitsubishi. Sedangkan komponen otomotif perusahaan yang dipimpin Mochtar ini sukses memproduksi kabel persneling.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Bidang industri yang meliputi industri komponen elektronik, komponen otomotif, industri semen, porselen, batu bara dan gas bumi. Melalui Lippo Industries, grup ini juga aktif memproduksi komponen elektronik seperti kulkas dan AC merk Mitsubishi. Sedangkan komponen otomotif perusahaan yang dipimpin Mochtar ini sukses memproduksi kabel persneling.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wim Tangkilisan Raja Media Baru..?]]></title>
<link>http://kopidangdut.org/2008/11/26/wim-tangkilisan-raja-media-baru/</link>
<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 10:57:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mas Kopdang</dc:creator>
<guid>http://kopidangdut.org/2008/11/26/wim-tangkilisan-raja-media-baru/</guid>
<description><![CDATA[Wim Tangkilisan. Saya tahu baru sore ini nama tersebut.   Awalnya saya membaca koran perkenalan yang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Wim Tangkilisan. Saya tahu baru sore ini nama tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Awalnya saya membaca koran perkenalan yang tergeletak di sudut mesin fotokopi, Jakarta Globe. Rupanya masih nomor perkenalan dengan bandrol harga Rp8500. Mahal! Mungkin karena koran edisi berbahasa inggris kali ya, dengan sasaran kaum intelektual berkantong lumayan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Awalnya saya tertarik dengan “publisher”-nya yaitu Sigit Pramono, Ketua Perbanas sekaligus Mantan Presdir Bank BNI. Namun yang menarik bagi saya tentu saja Pemred-nya. Di sana tertera Wim Tangkilisan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Siapakah Dia?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Tak dinyana rupanya ia bukan pemain baru. Hanya saya saja yang ndak tahu siapa dia. Yang saya tahu kan pemain media hanya sekelas Dahan Iskan, Jacob Oetama, Surya Paloh, <a href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/h/hary-tanoesoedibjo/index.shtml">Hary Tanoesoedibjo</a>, dan Keluarga Soedarjo.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Lihatlah deretan media yang ia kelola:</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="circle">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"><a href="http://thejakartaglobe.com/">Jakarta</a>Globe</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"> sebagai Pemred (Editor –in-Chief)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Investor Daily (Chief Operating Officer)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Suara Pembaruan (COO juga)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">Globe Asia (majalah yang <a href="http://www.mail-archive.com/mediacare@yahoogroups.com/msg14899.html">tadinya mau bernama Forbes-Indonesia</a>) sebagai COO dan President juga.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN">SPS-Pusat <span class="apple-style-span"><span style="color:#333333;">sebagai <a href="http://asmono28.wordpress.com/2008/10/19/green-light-dari-lapangan-banteng/#more-260">Ketua Dewan Pimpinan</a></span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"><a href="http://www.inilah.com/berita/politik/2008/05/13/28033/media-jembatani-indonesia-malaysia/">Presiden MIGD</a> (</span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN">Media Initiative for Global Dialogue)<!--more--></span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"></span></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN">Dan sederet jabatan lainnya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN">Wah hebat bener ya nih orang..? </span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"></span></span></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN"><a href="http://www.swa.co.id/swamajalah/tren/details.php?cid=1&#38;id=3945&#38;pageNum=1">Desas-desus yang beredar</a>, katanya beliau adalah “orang kepercayaan” Mochtar Riady, Bos Lippo Group, dalam berbisnis media. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN">Kita lihat saja, bagaimana perkembangan langkah bisnisnya&#8230;.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Georgia;" lang="IN">Mungkin <a href="http://ndorokakung.com/2008/11/26/gantyo-pecas-ndahe/">NdoroBedinde</a> atau <a href="http://semprulsontoloyo.com/2008/11/26/band-asyik-itu-manggung-di-jakarta/">Bah Reggae</a> paham orang ini.</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;" lang="IN"></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SeKasuR, seDapur, seSumuR]]></title>
<link>http://dewiyuhana.wordpress.com/2007/12/03/sekasur-sedapur-sesumur/</link>
<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 13:41:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewi</dc:creator>
<guid>http://dewiyuhana.wordpress.com/2007/12/03/sekasur-sedapur-sesumur/</guid>
<description><![CDATA[Sayangi IstRi, JanGan AbaikAN kELuarGA Ada falsafah Jawa yang mengatakan bahwa kesuksesan pria dalam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sayangi IstRi, JanGan AbaikAN kELuarGA Ada falsafah Jawa yang mengatakan bahwa kesuksesan pria dalam]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
