<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>mushola &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/mushola/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "mushola"</description>
	<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 09:47:51 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[MUSHOLLA BAITURRAHMAN DI WILAYAH BEKAS GEMPA JAWA BARAT]]></title>
<link>http://ziswafancol.wordpress.com/2009/12/14/musholla-baiturrahman-di-wilayah-bekas-gempa-jawa-barat/</link>
<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 08:13:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>ziswaf</dc:creator>
<guid>http://ziswafancol.wordpress.com/2009/12/14/musholla-baiturrahman-di-wilayah-bekas-gempa-jawa-barat/</guid>
<description><![CDATA[09 Oktober lalu Laziswa Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) memberikan bantuan kepada korban gemp]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://ziswafancol.wordpress.com/files/2009/12/gambar1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-284" style="border:1px solid black;" title="mushola baiturrahman1" src="http://ziswafancol.wordpress.com/files/2009/12/gambar1.jpg?w=150" alt="" width="150" height="97" /></a><a href="http://ziswafancol.wordpress.com/files/2009/12/gambar2.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-285" style="border:1px solid black;" title="mushola baiturrahman2" src="http://ziswafancol.wordpress.com/files/2009/12/gambar2.jpg?w=150" alt="" width="139" height="97" /></a>09 Oktober lalu Laziswa Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) memberikan bantuan kepada korban gempa Jawa Barat melalui ACT (Aksi Cepat Tanggap) Jakarta. Alhamdulillah, dari sebagian dana bantuan yang berikan Laziswa YBJA telah terwujud sebuah Mushola yang diberi nama “Mushola Baiturrahman”.   Mushola tersebut berlokasi di wilayah bekas gempa Jawa Barat, yakni di  di desa Pamalayan, Cikelet Garut. Selain digunakan untuk sholat berjama&#8217;ah setiap harinya, mushola Baiturrahman juga digunakan untuk pengajian kaum Bapak dan Ibu, serta digunakan pula untuk musyawarah warga.</p>
<p>Laziswa adalah lembaga dalam naungan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol yang menghimpun dan mengelola dana Zakat, Infaq dan Shadaqah Karyawan  PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. serta karyawan PT. Taman Impian Jaya Ancol. Setiap bulan lebih dari seribu karyawan yang sebelumnya telah menyatakan kesediaannya menyisihkan 2,5 % Zakat Penghasilannya melalui perusahaan, yang selanjutnya di serahkan kepada Laziswa Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol untuk dikelola dan disalurkan kepada mustahik. <em>(ikh)</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola Nurul Ikhwan]]></title>
<link>http://jumatil.wordpress.com/2009/11/01/mushola-nurul-ikhwan/</link>
<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 06:48:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>jumatil</dc:creator>
<guid>http://jumatil.wordpress.com/2009/11/01/mushola-nurul-ikhwan/</guid>
<description><![CDATA[Mushola ini terletak di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mushola ini terletak di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia.</p>
<p><a href="http://static.panoramio.com/photos/medium/28325052.jpg"><img class="alignnone" title="Mushola Nurul Ikhwan" src="http://static.panoramio.com/photos/medium/28325052.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola Al-Muhajirin]]></title>
<link>http://jumatil.wordpress.com/2009/10/27/mushola-al-muhajirin/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 01:11:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>jumatil</dc:creator>
<guid>http://jumatil.wordpress.com/2009/10/27/mushola-al-muhajirin/</guid>
<description><![CDATA[Mushola ini terletak dekat pertigaan antara Jalan Cilik Riwut dan Jalan Barito, Kecamatan Selat, Kab]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mushola ini terletak dekat pertigaan antara Jalan Cilik Riwut dan Jalan Barito, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia.</p>
<p><a href="http://static.panoramio.com/photos/medium/28251994.jpg"><img class="alignnone" title="Mushola Al-Muhajirin" src="http://static.panoramio.com/photos/medium/28251994.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola Darul Istiqomah Selat Hulu]]></title>
<link>http://jumatil.wordpress.com/2009/10/19/mushola-darul-istiqomah-selat-hulu/</link>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 03:54:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>jumatil</dc:creator>
<guid>http://jumatil.wordpress.com/2009/10/19/mushola-darul-istiqomah-selat-hulu/</guid>
<description><![CDATA[Mushola ini terletak di Jalan Mahakam, Selat Hulu, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia. Musho]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mushola ini terletak di Jalan Mahakam, Selat Hulu, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia. Mushola ini terletak di samping TK Nahdlatussalam An-Nida 4, Selat Hulu dan terletak di depan rumah K.H. Muchtar Ruslan, mantan ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kapuas.</p>
<p><a href="http://static.panoramio.com/photos/medium/27948000.jpg"><img class="alignnone" title="Mushola Darul Istiqomah Selat Hulu" src="http://static.panoramio.com/photos/medium/27948000.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola Darul Aman Selat Hulu]]></title>
<link>http://jumatil.wordpress.com/2009/10/19/mushola-darul-aman-selat-hulu/</link>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 03:49:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>jumatil</dc:creator>
<guid>http://jumatil.wordpress.com/2009/10/19/mushola-darul-aman-selat-hulu/</guid>
<description><![CDATA[Mushola ini terletak di Jalan Kapuas, Selat Hulu, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia. Mushol]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mushola ini terletak di Jalan Kapuas, Selat Hulu, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia. Mushola ini terletak di darat, di dekat jembatan yang ada di Jalan Kapuas.</p>
<p><a href="http://static.panoramio.com/photos/medium/27950437.jpg"><img class="alignnone" title="Mushola Darul Aman" src="http://static.panoramio.com/photos/medium/27950437.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rokokku Hilang Di Mushola]]></title>
<link>http://yiskandar.wordpress.com/2009/10/14/rokokku-hilang-di-mushola/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 15:23:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>madurejo</dc:creator>
<guid>http://yiskandar.wordpress.com/2009/10/14/rokokku-hilang-di-mushola/</guid>
<description><![CDATA[Rokokku dan korek apinya hilang di mushola sebuah kantor di Jakarta, padahal di situ tidak ada yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Rokokku dan korek apinya hilang di mushola sebuah kantor di Jakarta, padahal di situ tidak ada yang jual rokok. Sekalian saja kotak amalnya tak tambahin. Serik aku&#8230;</p>
<p><span style="color:#333399;">(Sementara sholat dzuhur, rokok saya taruh dulu di sudut mushola. Usai sholat lupa saya ambil dan ketika saya kembali ke mushola sudah menghilang. Cilakanya di kompleks perkantoran itu tidak ada yang jalan rokok)</span></p>
<p>Jakarta, 13 Oktober 2009<br />
Yusuf iskandar</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola Al-Hidayah, Apik dan Megah]]></title>
<link>http://purworejojurnal.wordpress.com/2009/10/12/mushola-al-hidayah-apik-dan-megah/</link>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 23:26:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>edijawa</dc:creator>
<guid>http://purworejojurnal.wordpress.com/2009/10/12/mushola-al-hidayah-apik-dan-megah/</guid>
<description><![CDATA[Purworejo Press &#8211; Seiring perkembangan jaman, Mushola Al-Hidayah yang terletak di Jl. Panembah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--more--><a href="../" target="_blank">Purworejo Press</a> &#8211; Seiring perkembangan jaman, Mushola Al-Hidayah yang terletak di Jl. Panembahan Senopati km.1 Purwodadi, atau tepatnya di dusun Kengkeng RT 02 RW 03 Bragolan-Purwodadi sudah banyak mengalami perubahan. Hal itu terlihat sangat signifikan karena pada 2008 sarana tempat peribadatan tersebut dirombak total. Struktur bangunannyapun sudah tertata sedemikian rupa, sehingga terlihat apik dan berkesan megah.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-83" title="IMG_0120" src="http://purworejojurnal.wordpress.com/files/2009/10/img_0120.jpg" alt="IMG_0120" width="632" height="354" /></p>
<p>Mushola Al-Hidayah berdiri diatas tanah wakaf  dari alm. Ibu Hj. Atmo Sudarmo. Semasa hidupnya, almarhumah Ibu Hj. Atmo Sudarmo adalah seorang yang baik, dermawan dan sering membantu masyarakat sekitar. Mulai dari memberikan beasiswa untuk anak-anak sekolah, sampai membuat lapangan kerja skala kecil. Sampai sekarang, keluarga besar almarhumah masih banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat Kengkeng, terutama yang berkenaan dengan perkembangan pembangunan Mushola Al-Hidayah.</p>
<p>Perombakan Mushola Al-Hidayah diprakarsai dan didanai oleh salah satu keluarga almarhumah ibu Hj. Atmo Sudarmo, yaitu Bp. Saroyo yang berdomisili di Jakarta dan juga sumbangan dari donatur warga sekitar. Proses perombakannya memakan waktu lebih kurang 1 tahun dan menghabiskan dana Rp. 100.000.000 lebih.</p>
<p>Bagi Anda kaum muslim yang sering melakukan perjalanan melalui Jl. Panembahan Senopati, silahkan pergunakan fasilitas peribadatan ini sebaik-baiknya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Desa kecilku]]></title>
<link>http://wongtunjung.wordpress.com/2009/10/01/desa-kecilku-2/</link>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 03:33:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>dasir</dc:creator>
<guid>http://wongtunjung.wordpress.com/2009/10/01/desa-kecilku-2/</guid>
<description><![CDATA[Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah adalah sebuah sekolah swasta Islam yang di sana dulu aku mengenyam ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><em>Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah</em></strong> adalah sebuah sekolah swasta Islam yang di sana dulu aku mengenyam ilmu-ilmu dasar membaca, menulis, berhitung, menggambar, bernyanyi, berolah raga dan lain sebagainya. Membaca huruf-huruf alfabhet dari A sampai Z. Menulis huruf besar dan kecil serta huruf Arab baik latin ataupun gandeng yang seperti truk atau kereta api. <!--more-->Yang aku sendiri tidak tahu waktu itu dari mana huruf-huruf itu berasal dan siapa yang membuatnya? Berhitung angka-angka yang susah dari penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dalam pelajaran Matematika. Belajar menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ciptaan Mbah Wage Rudolf Soepratman serta lagu Gundul-gundul Pacul versi pop, keroncong sampai Rock. Aku juga belajar menggambar pemandangan dua gunung dengan jalan setapak di bawahnya diapit sawah di kanan dan di kiri serta di atasnya beterbangan beberapa burung Sruwiti ( burung kecil seperti burung walet yang jika terbang seolah tak pernah mengepakkan sayapnya dan seperti layang-layang putus saja). Gambaran itu teringat, terukir, tertanam dan terpahat jelas di memoriku hingga dewasa. Dan sewaktu aku di suruh menggambar pemandangan pada training MOTIVASI di Jakarta yang ku gambar ya persis seperti itu. Hingga sang Traineer menertawakan peserta yang menggambar pemandangan seperti itu. Bagaimana tidak di tertawakan? Yang namanya pemandangan itu kan tidak hanya pemandangan dua gunung dengan jalan setapak di bawahnya diapit sawah di kanan dan di kiri serta di atasnya beterbangan beberapa burung Sruwiti. Tapi bisa juga pemandangan itu adalah pemandangan malam dengan bulan purnamanya atau pemandangan SUNRISE dan SUNSET-nya yang sangat indah dan mengagumkan, bukan begitu? Atau yang lainnya. Lha ini dari kecil hingga dewasa bisanya gambar pemandangan, itu-itu saja!! Kapan majunya? Di sana, di MIM itu juga aku diajarkan oleh Pak Mawardi guru olah raga asal Magelang yang tinggal di Petukangan, Wiradesa. Beliau senang memberi pelajaran Tenis Meja serta catur pada kami dan juga senam SKJ ( Senam Kesegaran Jasmani ) yang terus berseri seperti sinetron Tersanjung di Indosiar. Selain pelajaran Akademik aku juga diajarkan Ilmu-ilmu Agama Islam dari Sholat dengan syarat dan rukunnya hingga membaca dan menulis Alqur’an. Tak ketinggalan ilmu budi pekerti seperti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Kemuhammadiyahan. Dan sewaktu di kelas 3 MI kutemui guru laki-laki yang jika mengajar suaranya bak mesin ISUZU PANTHER. Nyaris tak terdengar. Sehingga jika kami murid-murid diajar beliau dan duduk di belakang bersiap-siaplah untuk membuka daun telinga lebar-lebar supaya gelombang suara pak guru yang frekuensinya hanya 200 Hz itu tertangkap di telinga dan masuk ke otak kita. Di kelas ini juga kepalaku pernah berdarah karena dibenturkan temanku ke dinding. Itu terjadi karena kebandelanku sebagai buah naluri kenakanlan anak laki-laki. Waktu itu aku berantem di kelas dengan</p>
<p>sahabatku yang badannya lebih besar dari aku. Sehingga tubuhku yang kecil mudah saja baginya untuk dikalahkan. Sedang waktu kelas 4 kami kemah TKA/TPA di Lapangan Api-Api, Wonokerto, Tingkat Kabupaten Pekalongan. Kami mewakili TKA/TPA Al-Himmah, Tunjungsari, Sragi dan waktu itu alhamdulillah kami juara UMUM 2. Aku sendiri alhamdulillah ikut menyumbangkan 2 gelar juara individu, juara 3 Lomba Baca Puisi Islami dan juara 3 Lomba Nasyid bareng saudaraku Saiful.</p>
<p>Aku juga diajarkan bagaimana caranya menghukum murid yang bandel, yang suka berisik dan kalau diperintah ia membantah. Pelajaran yang unik ini aku dapatkan dari Kepala Sekolahku yang usianya telah lanjut. Bahkan Ibuku sendiri katanya pernah diajarnya dulu. Hukuman itu adalah dengan menarik JAMBANG rambut anak yang bandel sehingga si anak menjerit kesakitan dengan keras seperti sedang belajar olah vokal do-re-mi-fa-sol-la-si-do-do-si-la-sol-fa-mi-re-do.</p>
<p>Di desa ini yang setiap hari jumat khususnya RT 06/01, ketua RT membunyikan <em>TING</em> (tiang listrik) dengan cara dipukul menggunakan batu untuk memanggil warganya supaya kerja bakti membersihkan jalanan dari rumput dan tanaman yang ranting-rantingnya menggangu jalanan dan menghambat aliran air di <em>kalenan</em> (saluran air). Dari anak kecil, remaja putra dan putri, ibu-ibu hingga</p>
<p>bapak-bapak semua turun dan keluar dari rumahnya untuk ikut serta dalam kerja bakti. Yang bapak-bapak dan remaja putra membabat rumput dan ranting-ranting pohon. Yang ibu-ibu dan remaja putri menyapu sampah dan membakarnya serta ada yang menyiapkan minuman dan makanan. Sedang anak-anak ikut nimbrung membersihkan tapi kebanyakan hanya ikut bersenang-senang dan bermain karena kerja bakti memanglah ramai. Semua warga begitu guyub dan rukun. Tak nampak bermusuhan. Walaupun kadang terjadi sedikit gesekan antar mereka namun hari itu adalah hari di mana setiap individu saling bahu membahu untuk menghasilkan lingkungan yang bersih dan asri. Dari jalan utama hingga jalan arteri yang menghubungkan antara gang yang satu dengan gang yang lain semua di bersihkan dan di rapihkan.</p>
<p>Setiap sebulan sekali, kami juga memandikan Musholla An Nurul Jannah. Satu-satunya musholla di Rt 06/01 desa Tunjungsari. Mengepel, menguras bak air selebar 3 meter x 1 meter, mencuci <em>kambal</em>/karpet musholla dan menjemurnya hingga kering dan membersihkan <em>sawang</em>/sarang laba-laba. Kami juga memperbaiki <em>sasak</em>/jembatan yang terbuat dari anyaman bambu ketika sasak tersebut mulai tercerai-berai.</p>
<p>Hari masih terang. Matahari juga belum memperlihatkan tanda-tanda akan terbenam. Tapi kambing-kambingku lari-lari. Ternyata ia terusik dan ketakutan dengan kedatangan kakakku yang lari menuju ke tempat di mana kambing-kambingku kugembalakan.</p>
<p>“<em>Auu&#8230;..au&#8230;..au&#8230;.., sikilku loro</em>,” jeritku merintih.</p>
<p>“<em>Kenopo Ibnu</em>?” tanya kakakku.</p>
<p>“<em>Sikilku kejiret tali sing nggo naléni wedus iki lo mas!</em>” jawabku singkat.</p>
<p>“<em>Yo wis kowé muléh rono kon simak kowé kon mangan sék, karo sekalian di obati, lha wedusé genténan aku sing angon!</em>” kata kakakku yang ke 6 menjelaskan maksud kedatangannya.</p>
<p>“<em>Iyo kang aku arep muléh, tapi sikilku loro nggo mlaku angél!</em>”</p>
<p>“<em>Alah loro semono bé, cah lanang loro koyo kuwi nggo tombo otot. Ra popo-ra popo!</em>” kakakku mengejekku.</p>
<p>Dan bekas tali itupun hingga kini masih membekas di pergelangan kaki kananku.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kegiatan Ramadhan]]></title>
<link>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/09/10/kegiatan-ramadhan/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 09:08:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/09/10/kegiatan-ramadhan/</guid>
<description><![CDATA[Kegiatan Ramadhan Oleh elyhamdan Kegiatan Efektif Vakultatif Secara bergiliran siswa SMP Negeri 1 Du]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kegiatan Ramadhan Oleh elyhamdan Kegiatan Efektif Vakultatif Secara bergiliran siswa SMP Negeri 1 Du]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Postingan Terbuka Buat khabibkhan.wordpress.com]]></title>
<link>http://bungaliani.wordpress.com/2009/07/16/postingan-terbuka-buat-khabibkhan-wordpress-com/</link>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 01:48:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>omiyan</dc:creator>
<guid>http://bungaliani.wordpress.com/2009/07/16/postingan-terbuka-buat-khabibkhan-wordpress-com/</guid>
<description><![CDATA[Sebelumnya tulisan ini tidak bermaksud sebagai penghinaan atas blognya khabibkhan.wordpress.com atau]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sebelumnya tulisan ini tidak bermaksud sebagai penghinaan atas blognya khabibkhan.wordpress.com atau]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tempat sholat di Mall]]></title>
<link>http://redcoholic.wordpress.com/2009/07/05/tempat-sholat-di-mall/</link>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 18:37:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>redcoholic</dc:creator>
<guid>http://redcoholic.wordpress.com/2009/07/05/tempat-sholat-di-mall/</guid>
<description><![CDATA[Gw sering bertanya-tanya..kenapa mall gede-gede gini kok tempat sholatnya kecil-kecil banget yah, pa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Gw sering bertanya-tanya..kenapa mall gede-gede gini kok tempat sholatnya kecil-kecil banget yah, pa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peniron Jabotabek Buka Rekening Untuk Pembangunan Masjid Baitut Taqwa Desa Peniron, Pejagoan, Kebumen, Jateng, Indonesia]]></title>
<link>http://amalmasjid.wordpress.com/2009/06/17/warga-peniron-perantuan-jabotabek-buka-rekening-untuk-pembangunan-masjid-baitut-taqwa-desa-peniron-pejagoan-kebumen-jateng-indonesia/</link>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 03:33:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>adi supardi</dc:creator>
<guid>http://amalmasjid.wordpress.com/2009/06/17/warga-peniron-perantuan-jabotabek-buka-rekening-untuk-pembangunan-masjid-baitut-taqwa-desa-peniron-pejagoan-kebumen-jateng-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Masjid Baitut Taqwa merupakan masjid tertua yang berlokasi di Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Masjid Baitut Taqwa merupakan masjid tertua  yang berlokasi di Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.</p>
<p>Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baitut Taqwa, Shodikin, mengatakan, pelaksanaan pembangunan masjid itu sudah dimulai sejak bulan Maret 2009 yang hingga sekarang belum selesai dan masih dikerjakan secara swadaya masyarakat. </p>
<p>Animo masyarakat sangat tinggi dalam berjuang di jalan Allah  berupa membangun masjid dengan tenaga kerja bakti  tanpa dibayar dan hanya mengharapkan  ridho Allah SWT.  Kendalanya terbentur dana untuk pembelian material bangunan.</p>
<p>Oleh karena itu, untuk membantunya,  Warga Peniron perantauan di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Peniron Jabotabek)  membuka rekening untuk pengumpulan dana Pembangunan Masjid Baitut Taqwa Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, sebagai berikut  :</p>
<p>Nama Bank		:  BRI Cabang Jatinegara Jakarta<br />
Nomor Rekening 	:  0122010443058507<br />
Atas nama 		:  SUKANDAR.</p>
<p>Diharapkan kepada kaum muslimin wal muslimat dan para dermawan dimanapun berada di muka bumi, baik di dunia nyata maupun di dunia maya yang membaca internet ini, dan di <a href="http://penironku.blogspot.com/2009/05/mari-beramal_13.html">peniron online</a>  secara ikhlas sudi mengeluarkan sebahagian rejekinya untuk pembangunan masjid tersebut. </p>
<p><a href="http://adisupardi.wordpress.com/2009/03/19/warga-jabotabek-bantu-pembangunan-masjid-baituttaqwa-desa-peniron-kecamatan-pejagoan-kabupaten-kebumen-provinsi-jawa-tengah-indonesia/">Alhamdulillah dan terima kasih kepada para donatur hamba Allah yang tidak disebutkan namanya yang telah memberikan amal masjid Baitut Taqwa, hanya Allah lah yang membalasnya.</a><a></a>  </p>
<p>Siapa menyusul silahkan transfer atau masukkan amal anda ke  Bank BRI  Nomor Rekening 0122010443058507  Atas nama  SUKANDAR.</p>
<p>Kurang jelas, silahkan konfirmasi<br />
Sukotjo      HP : 085716179611<br />
Supardi	HP : 081310030124<br />
Kaswan	HP :  085210664260<br />
Sukandar 	HP : 081387122210<br />
                      TLP : (021) 57851771<br />
Shodikin  	HP : 081391534695</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola != toilet]]></title>
<link>http://rosaindonesia.wordpress.com/2009/05/26/mushola-toilet/</link>
<pubDate>Tue, 26 May 2009 09:24:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>rosa lina</dc:creator>
<guid>http://rosaindonesia.wordpress.com/2009/05/26/mushola-toilet/</guid>
<description><![CDATA[jam segini masih belum nyiapin materi bwt ngajar besok &#8230; habis masih belum nguasain materi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>jam segini masih belum nyiapin materi bwt ngajar besok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  &#8230; habis masih belum nguasain materi&#8230;. rencananya seh tadinya semalem mw belajar tapi&#8230;. ternyata suasana ga mendukungs, jd apa daya&#8230;.</p>
<p>trs tadi pagi juga sibuk bagi2 materi buat sidang ke examiner, sampe2 gw lupa untuk nyiapin form penilaian. My bad!</p>
<p>sekarang otaknya blm konek jd mendingan ngeblog dikit.</p>
<p>Pernah merhatiin ga??? klo umumnya dimana2 tulisan mushola sama toilet berurutan, dimana tulisan mushola diatas tulisan toilet, salah satu kasusnya ya di kampus gw.</p>
<p>Coba deh bandingin sama tulisan keluar dan exit, umumnya tulisan keluar ada di atas nya tulisan exit.</p>
<p>Dari hal2 yang umum, kebanyakan orang2 menyimpulkan kalo tulisan yang ada di bawah merupakan translate-an dari tulisan yang diatas nya. Dan hal ini kejadian, ada anak china yg bilang&#8230; I wanna go to the mushola &#8230;. which indeed made me shocked&#8230;. secara what for gitu looohh dia ke mushola ? ? ? trs pas gw tanya lagi ternyata yang dia maksud itu dia mw ke toilet&#8230;.  :(</p>
<p>Memang aga gondok sih&#8230;. mw marah juga ga bisa&#8230;. mw ketawa&#8230; rasanya ga ada yg lucu!!</p>
<p>tapi dia pada saat itu dia beneran ga tau&#8230; apa itu mushola, tapi setelah gw jelasin akhirnya dia ngerti klo papan petunjuk itu menunjukan kloooo mushola dan toilet ada di sudut yang sama, dan umum nya berdekatan krn sebelum sholat harus berwudhu terlebih dahulu.</p>
<p>Fuuuhh&#8230;.  soooo remember that Mushola != toilet</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola. Nasibmu kini...]]></title>
<link>http://sipinkycerewet.wordpress.com/2009/04/03/mushola-nasibmu-kini/</link>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 11:43:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>missbikinibitsy</dc:creator>
<guid>http://sipinkycerewet.wordpress.com/2009/04/03/mushola-nasibmu-kini/</guid>
<description><![CDATA[Saya akui masi suka bolong-bolong, tapi saya berusaha untuk selalu menjaga kebersihan tempat ibadah ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Saya akui masi suka bolong-bolong, tapi saya berusaha untuk selalu menjaga kebersihan tempat ibadah dan menghargai setiap aspeknya.<br />
Di tempat umum, rasanya wajib dong ada tempat ibadahnya? Apalagi kita di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Islam. Berkegiatan dimana-mana, jalan-jalan ke mal, ke gedung perkantoran apa, seharusnya mushola menjadi satu bagian krusial dari sebuah bangunan. Bukan sekedar pelengkap.<br />
Paris van Java, Bandung<br />
MIRIS! Disebelahnya ada masjid, yang dulu saya pernah kesana mau sholat, tempatnya kurang terawat, gelap, banyak debu pula karena pada waktu itu PvJ masi renov sana-sini. Kenapa saya mesti ke mesjid tetangga PvJ segala, emangnya ga ada mushola di PvJ? Ada! Tapi ga banget. Tempatnya di lantai bawah, sempit banget, dan batas antara bagian pria dan wanita tidak ada. Hanya cukup empat orang berjejer mungkin, dan kami kesulitan menentukan arah kiblat karena mesti berdesakkan dan berusaha mencegah bertemunya barisan pria dan wanita, bukan barisan juga sih, udah ga jelas aja baris atau jejer atau apa. Beberapa kali sholat disana, saya trauma, dan memutuskan untuk pergi  ke mesjid tetangga aja kalau saya ngemal dan tiba waktu sholat.<br />
CiWalk, Bandung<br />
Ada beberapa mushola disini. Ok! Yang didalem pusat belanjanya seringkali penuh sesak dan becyek. Tapi semenjak yang di basement dibuka dan banyak orang yang tau ya lebih mending. Lumayan&#8230;<br />
Bandung Indah Plasa, Bandung<br />
Di basement, di tempat parkir, OMG! Dikesampingkan kah? Gatau deh.. Tapi lumayan lah, ga bisa mengharapkan lebih?<br />
Bandung Super Mal, Bandung<br />
Idem. Di basement tempat parkir dan gerah. Lumayan deh&#8230;<br />
Senayan City, Jakarta<br />
This is one of my favorite mushola in mall. Selalu penuh tapi tetap terawat. Salut buat manajemen SenCi. Makasih ya&#8230;<br />
Plaza Indonesia, Jakarta<br />
My favorite! Ini baru mushola di mall. Bener-bener nyaman dan pelayanannya baik. Meski sepi dan setiap sholat disana saya selalu sendirian, tapi mushola ini hidup. Makasih yaaa&#8230;<br />
Plasa Senayan, Jakarta<br />
Mushola terdingin! Hehe, AC nya bagus nih. Makasih&#8230;<br />
Bandara Soekarno-Hatta, gate penerbangan internasional, Banten<br />
Paling sering denger kehilangan sendal ya disini tempatnya. Niat ibadah malah ilang sendal. Kasian&#8230; Gerah dan panas, tempatnya agak lumayan. Ada beberapa yang cukup nyaman. Meski tempatnya mojok, atau  yang sempit. Tapi apa lagi sih yang bisa diharapin dari angkasa pura? Oops. Hehehe&#8230; Dimana lagi ya bandara? Oh iya, di Bandara Swar&#8230;blabla lupa, Bangkok, Thailand&#8230;&#8230; Bagus dong!!! Ada ruang merokok, ada ruang prayer juga, ada nursery room.. semuanya bagus dan nyaman. Thumbs up! Ck ck ck.. hehe tapi ini luar negeri bukan di Indonesia.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peniron : Warga Jabotabek  Bantu  Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia]]></title>
<link>http://adisupardi.wordpress.com/2009/03/19/warga-jabotabek-bantu-pembangunan-masjid-baituttaqwa-desa-peniron-kecamatan-pejagoan-kabupaten-kebumen-provinsi-jawa-tengah-indonesia/</link>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 03:26:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>adi supardi</dc:creator>
<guid>http://adisupardi.wordpress.com/2009/03/19/warga-jabotabek-bantu-pembangunan-masjid-baituttaqwa-desa-peniron-kecamatan-pejagoan-kabupaten-kebumen-provinsi-jawa-tengah-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Dalam rangka meningkatkan pembangunan bidang spiritual keagamaan, diperlukan sarana tempat ibadah Ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dalam rangka meningkatkan pembangunan bidang  spiritual keagamaan, diperlukan sarana tempat ibadah  Masjid  yang memadai seiring perkembangan  zaman.  Dengan panggilan perintah agama karena Allah SWT, Warga Desa Peniron  secara swadaya  melakukan  renovasi pembangunan Masjid Baitutaqwa.</p>
<p>Menurut Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baituttaqwa, Shodiqin, pihaknya sudah menyebarkan proposal ke Semarang dan Jakarta. Alhamdulillah  dana mulai mengalir.  Renovasi pembangunan sudah dikerjakan  sejak hari Rabu 18 Maret 2009.</p>
<p>Arsitek  Pembangunan Masjid Baituttaqwa, Sukoco mengatakan luar biasa animo warga Peniron  dengan gotong royong kerja bakti  membangun Masjid.  Kendalanya terbentur kurangnya dana. Disinilah perlu peran Pemerintah Desa Peniron, Pemerintah Kecamatan Pejagoan, Pemerintah Kabupaten Kebumen dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.  </p>
<p>Yang jelas Hamba Allah yang beriman  dibutuhkan perannya. Siapapun dimuka bumi  di dunia nyata dan siapun yang  membaca berita ini didunia maya internet ini, dapat menyalurkan dana amal untuk pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron.</p>
<p>Diharapkan setelah selesainya  pembangunan Masjid Baituttaqwa  yang berlokasi di dukuh Rayung, akan dilanjutkan pembangunan Musholla/Langgar di dukuh lain dan terakhir  pembangunan Masjid Besar  didisain modern yang dilengkapi gedung pertemuan umum untuk pernikahan dlsb.</p>
<p>Dengan panggilan karena Allah SWT,  warga Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek)  membantu  pembangunan Masjid Baituttaqwa  dengan membuka rekening  di BRI Cabang Jatinegara Jakarta,  Nomor Rekening : 0122010443058507 atas nama SUKANDAR.</p>
<p>Menurut Sukandar, setelah dibuka rekening untuk pembangunan Masjid Baituttaqwa tersebut,  Alhamdulillah  para donator yang beramal karena Allah SWT  menyalurkan dana ke rekening untuk pembangunan Masjid Baituttaqwa  tersebut. </p>
<p>Dana yang masuk rekening sampai dengan 19 Maret 2009 sebanyak Rp. 6.097.417 dan diambil/penarikan sebesar Rp. 6.000.000. Dana sebesar Rp. 6 juta tersebut telah diserahkah oleh  Sukandar kepada Shodiqin (Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baituttaqwa) di Peniron pada tanggal 22 Maret 2009.</p>
<p>Panitia Pembangunan Masjid Baituttaqwa Peniron mengucapkan terima kasih kepada para donatur, para dermawan yang telah memberikan bantuan dana dan semoga  amal-nya dilipatgandakan diterima Allah SWT. Amiin.</p>
<p>Namun untuk penyelesaian pembangunan masih diperlukan pengumpulan dana.  Oleh karena itu kepada para donatur dan para pembaca diharapkan memberikan sebahagian rejekinya untuk dana pembangunan Masjid Baituttaqwa dan silahkan masukkan ke rekening  BRI Nomor  : 0122010443058507 atas nama SUKANDAR.</p>
<p>Kurang jelas, silahkan konfirmasi<br />
Sukotjo 	HP :  085213289810<br />
Shodiqin  	HP : 081391534695<br />
Sukandar 	HP : 08128369773</p>
<p>Terima kasih.</p>
<div id="attachment_268" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img src="http://adisupardi.wordpress.com/files/2009/03/scan11.jpg" alt="Rekening Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron" title="scan11" width="500" height="635" class="size-full wp-image-268" /><p class="wp-caption-text">Rekening Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron</p></div>
<p><img src="http://adisupardi.wordpress.com/files/2009/03/scan1.jpg" alt="Rekening Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron" title="scan1" class="alignnone size-full wp-image-263" /></p>
<div id="attachment_264" class="wp-caption alignleft" style="width: 510px"><img src="http://adisupardi.wordpress.com/files/2009/03/scan2.jpg" alt="Rekening Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron" title="scan2" width="500" height="653" class="size-full wp-image-264" /><p class="wp-caption-text">Rekening Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron</p></div>
<div id="attachment_265" class="wp-caption alignright" style="width: 510px"><img src="http://adisupardi.wordpress.com/files/2009/03/scan3.jpg" alt="Rekening Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron" title="scan3" width="500" height="684" class="size-full wp-image-265" /><p class="wp-caption-text">Rekening Pembangunan Masjid Baituttaqwa Desa Peniron</p></div>
<p><div id="attachment_265" class="wp-caption alignright" style="width: 510px"><img src="http://adisupardi.wordpress.com/files/2009/03/scan7.jpg" alt="Rekening dan Tanda Terima Dana Pembangunan Masjid Baituttaqwa " title="Rekening dan Tanda Terima Dana Pembangunan Masjid Baituttaqwa " width="499" height="703" class="aligncenter size-full wp-image-403" /><p class="wp-caption-text">Rekening dan Tanda Terima Dana Pembangunan Masjid Baituttaqwa</p></div><br />
<a href="http://amalmasjid.wordpress.com/2009/06/17/dana-pembangunan-masjid-baitut-taqwa-desa-peniron-2/">Baca Selengkapnya</a><a></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mall dan Sebuah Mushola]]></title>
<link>http://bungaliani.wordpress.com/2009/01/23/mall-dan-sebuah-mushola/</link>
<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 03:19:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>omiyan</dc:creator>
<guid>http://bungaliani.wordpress.com/2009/01/23/mall-dan-sebuah-mushola/</guid>
<description><![CDATA[#1 Mall&#8230;ah semua orang pasti tahu, sebuah tempat perbelanjaan yang megah yang disertai tempat ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[#1 Mall&#8230;ah semua orang pasti tahu, sebuah tempat perbelanjaan yang megah yang disertai tempat ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peletakan Batu Pertama Mushola Nurul Iman]]></title>
<link>http://smkn8sby.wordpress.com/2009/01/10/peletakan-batu-pertama-mushola-nurul-iman/</link>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 23:58:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>smkn8sby</dc:creator>
<guid>http://smkn8sby.wordpress.com/2009/01/10/peletakan-batu-pertama-mushola-nurul-iman/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pondok Indah Mall 2 (*****)]]></title>
<link>http://salatyuk.wordpress.com/2008/12/22/pondok-indah-mall-2/</link>
<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 04:23:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hery Azwan</dc:creator>
<guid>http://salatyuk.wordpress.com/2008/12/22/pondok-indah-mall-2/</guid>
<description><![CDATA[Mushola di Pondok Indah Mall 2 termasuk salah satu mushola terbaik untuk kategori mall. Salah satu n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mushola di Pondok Indah Mall 2 termasuk salah satu mushola terbaik untuk kategori mall. Salah satu n]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tempat Sholat di Atas Kolam]]></title>
<link>http://m3susanto.wordpress.com/2008/11/28/tempat-sholat-di-atas-kolam/</link>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 09:45:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>m3susanto</dc:creator>
<guid>http://m3susanto.wordpress.com/2008/11/28/tempat-sholat-di-atas-kolam/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mushola yang nggak pernah sepi]]></title>
<link>http://yanssukmapratama.wordpress.com/2008/09/05/mushola-yang-nggak-pernah-sepi/</link>
<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 10:05:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>yanssukmapratama</dc:creator>
<guid>http://yanssukmapratama.wordpress.com/2008/09/05/mushola-yang-nggak-pernah-sepi/</guid>
<description><![CDATA[Shalat tarawih di mushola At-Taqwa di komplek rumah saya ini memang nggak pernah sepi. Selalu ramai ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Shalat tarawih di mushola At-Taqwa di komplek rumah saya ini memang nggak pernah sepi.  Selalu ramai diisi dengan canda tawa dan tangisan anak-anak kecil berbagai usia. Memang benar saudara-saudara bahwa jamaah utama mushola At-Taqwa adalah para generasi muda (bocah-bocah maksudnya). Jadinya yaa begitulah, ada-ada saja aksinya.  Mulai dari datang ke mushola 20 menit sebelum azan isya, bernyanyi bersama, trus yang masih bocah pisan (balita) ngerengek minta pulang sama ibunya, yang usianya gedean dikit main kejar-kejaran kesana kemari, yang udah SD dan baru SMP saling lihat buku catatan ramadhan temannya, ngisengin temannya waktu lagi shalat, antrian panjang minta tanda tangan pak imam walau akhirnya antriannya pecah trus si pak imam dikerubutin kayak ada artis beken datang.  Semuanya khas bocah pisan dah. Pernah sih ditenangkan, tapi ramai lagi nggak lama kemudian. Jadi nostalgia, apa dulu saya gitu juga ya? hmmm&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Doa seorang blogger]]></title>
<link>http://coretanpinggir.com/2008/06/24/doa-seorang-blogger/</link>
<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 05:20:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>coretanpinggir</dc:creator>
<guid>http://coretanpinggir.com/2008/06/24/doa-seorang-blogger/</guid>
<description><![CDATA[Pernahkah Anda berdoa untuk blog yang Anda buat? Belum? Mulailah berdoa, berdoa mulai&#8230;&#8230;.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Pernahkah Anda berdoa untuk blog yang Anda buat? Belum? Mulailah berdoa, berdoa mulai&#8230;&#8230;.</p>
<p><!--more--></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://coretanpinggir.files.wordpress.com/2008/06/doa-seorang-blogger.jpg" target="_blank"><img class="size-full wp-image-122 aligncenter" src="http://coretanpinggir.wordpress.com/files/2008/06/doa-seorang-blogger.jpg" alt="" width="460" height="580" /></a></p>
<p style="text-align:left;">Amin&#8230;&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Korea Bidik Wisatawan Muslim Indonesia]]></title>
<link>http://beritamaya.wordpress.com/2008/05/14/korea-bidik-wisatawan-muslim-indonesia/</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 15:00:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>sanjisan</dc:creator>
<guid>http://beritamaya.wordpress.com/2008/05/14/korea-bidik-wisatawan-muslim-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[JAKARTA, SELASA- Wakil Presiden Organisasi Pariwisata Korea (Korea Tourism Organization/KTO) Hong Ju]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>JAKARTA, SELASA- </strong>Wakil Presiden Organisasi Pariwisata Korea (Korea Tourism Organization/KTO) Hong Ju Min mengungkapkan, tahun ini pihaknya tengah memperindah dan menambah fasilitas pariwisata di Korea Selatan yang diperuntukkan bagi para wisatawan muslim Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kami berharap umat Islam di Indonesia berkunjung ke Korea, karena selain melengkapi fasilitas untuk wisatawan muslim, KTO bekerja sama dengan organisasi pariwisata di Indonesia,&#8221; ujar Hon dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/5).</p>
<p>Ia menjelaskan, Korea Selatan kini memiliki 10 masjid dan 50 musholla, menyiapkan buku panduan makan halal bagi wisatawan muslim, hotel dan resort yang menyediakan tempat sholat dan meletakkan arah kiblat di setiap kamar. KTO juga  bekerja sama dengan Federasi kaum Muslim Korea untuk menyediakan makan siang piknik yang halal melalui agen-agen perjalanan yang ada.</p>
<p>&#8220;Kunjungan umat Islam Indonesia sebanyak 20 persen dari total wisatawan asing yang berkunjung ke Korea. Kami optimis dengan menambah fasilitas bagi umat Islam maka jumlah wisatawan muslim akan terus bertambah,&#8221; katanya.</p>
<p>Jumlah wisatawan asing ke Korea pada 2007 sebanyak 67.000 orang dan tahun ini ditargetkan 72.000 orang. Wisatawan yang datang sebagian besar dari Asia Tenggara, khususnya Singapura, Malaysia, Thailand, dan Indonesia.&#8221;Laporan statistik kami pada 2007 jumlah pengunjung dari Indonesia meningkat 7,3 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Ulama Korea Waesoho Rungsit yang yang hadir dalam konferensi pers mengatakan pada tahun ’80an untuk menemukan makanan halal bagi orang Islam sangat sulit.  Sejak era 1990-an ketika Korea mulai menerima pekerja asing dari Pakistan, Indonesia, Thailand, dan Filipina, maka mulai banyak restoran dan kedai yang menyediakan makanan yang dimasak secara Islami,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kedatangan delegasi KTO di Jakarta selain untuk promosi pariwisata, juga untuk menandatangani MoU dengan Korean Air, konsorsium antarperusahaan tur, Garuda Indonesia, dan sejumlah perusahaan dalam rangka mempromosikan turisme Korea dan membangun kerja sama.</p>
<p><strong>msh</strong><br />
<strong>Sumber : Antara</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
