<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>nurdin-halid &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/nurdin-halid/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "nurdin-halid"</description>
	<pubDate>Thu, 23 May 2013 09:38:21 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Nurdin]]></title>
<link>http://annisamhrn.wordpress.com/2011/02/27/nurdin/</link>
<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 19:48:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>annisamhrn</dc:creator>
<guid>http://annisamhrn.wordpress.com/2011/02/27/nurdin/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Hentikan semuanya Kau tak seharusnya disana. Hentikan secepatnya&#8221; Nurdin Ali &#8211; Sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Hentikan semuanya Kau tak seharusnya disana. Hentikan secepatnya&#8221; Nurdin Ali &#8211; Sayyidin Band</p>
<p>Hem,sepenggal lirik dari Sayyidin diatas menggambarkan kekecewaan rakyat Indonesia atas kekacauan organisasi sepakbola di Indonesia,PSSI. Lebih tepatnya,kepada Nurdin Halid,sang ketua umum. Semua orang telah tau bahwan Nurdin adalah mantan Narapidana denan kasus korupsi minyak goreng. Dan bodohnya,dia bisa memimpin asosiasi olahraga kecintaan rakyat dari DALAM PENJARA.Yup,DIBALIK JERUJI BESI. Saya gak tau dari mana awalnya sampai ada kejadian seperti itu.Waktu itu saya belum paham tentang sepakbola di Indonesia.Dan sekarang,sedikit demi sedikit saya mulai mempelajarinya.Dan saya sudah mulai paham tentang pikiran busuk sang ketua umum.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[Komik Mice] Tentang Nurdin Halid]]></title>
<link>http://asopusitemus.com/2011/02/26/komik-mice-tentang-nurdin-halid/</link>
<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 16:20:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Asop</dc:creator>
<guid>http://asopusitemus.com/2011/02/26/komik-mice-tentang-nurdin-halid/</guid>
<description><![CDATA[Akhirnya, setelah sekian lama nggak nerbitin posting-an baru, kesampaian juga. Setelah bulan novembe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Akhirnya, setelah sekian lama nggak nerbitin posting-an baru, kesampaian juga. Setelah bulan novembe]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bila Kekuasaan Bukan Lagi Amanat]]></title>
<link>http://mercusuarku.wordpress.com/2011/02/26/bila-kekuasaan-bukan-lagi-amanat/</link>
<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 12:56:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>hzulkarnain</dc:creator>
<guid>http://mercusuarku.wordpress.com/2011/02/26/bila-kekuasaan-bukan-lagi-amanat/</guid>
<description><![CDATA[Dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan terakhir, Afrika Utara hingga jazirah Arab dilanda gelombang p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan terakhir, Afrika Utara hingga jazirah Arab dilanda gelombang p]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Trending Topic tentang "Anti SNSD" adalah singkatan dari "Anti Si Nurdin Setan Dongo"]]></title>
<link>http://koreanflowers.wordpress.com/2011/02/26/trending-topic-tentang-anti-snsd-adalah-singkatan-dari-anti-si-nurdin-setan-dongo/</link>
<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 12:25:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nana 爱 Luhan</dc:creator>
<guid>http://koreanflowers.wordpress.com/2011/02/26/trending-topic-tentang-anti-snsd-adalah-singkatan-dari-anti-si-nurdin-setan-dongo/</guid>
<description><![CDATA[ada TT namanya Anti SNSD &#8230; dan itu dibuat oleh warga Indonesia. Ternyata setelah ditelusuri le]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://koreanflowers.files.wordpress.com/2011/02/sinurdinsetandongo.png"><img class="alignnone size-full wp-image-3410" title="sinurdinsetandongo" src="http://koreanflowers.files.wordpress.com/2011/02/sinurdinsetandongo.png?w=203&#038;h=273" alt="" width="203" height="273" /></a></p>
<p>ada TT namanya Anti SNSD &#8230; dan itu dibuat oleh warga Indonesia. Ternyata setelah ditelusuri lebih lanjut itu TT singkatan dari &#8220;Anti Si Nurdin Setan Dongo&#8221; . jadi bwt para fans snsd a.k.a sone , jgn marah atas TT ini. justru kalian harus dukung TT ini untuk hancurkan si Nurdin &#8230; kekeke XDD #authorsomplak</p>
<p>lalu ada juga TT dengan nama #ilovesnsd . itu adalah TT tentang &#8220;i love snsd&#8221; yg dibuat sone, bkn TT tentang &#8220;i love si nurdin setan dongo&#8221; lhooo !!! XDD #ditendangsonesedunia . *kekeke sone jg tau kale klo itu tentang snsd (GB korea)*</p>
<p>emang tuh si Nurdin patut di BENCI &#8230; kekekeke XDD #Plak#authorsarap</p>
<p>Source : Trending Topics@Twitter</p>
<blockquote><p>penulisan artikel ini aq dapet dari pemikiranku sendiri yang aq dapet via Twitter tapi aku tau infonya lebih tepat dari soompi and apalagi ya ??? lupa aq. jadi bagi yg pingin copas nii berita sih boleh-boleh aja tapi jgn lupa Full credit. jgn lupa tulis nama web saya &#8220;<em>koreanflowers.wordpress.com</em>&#8221; dan nama saya ya !!! ^^ #authornumpangtenar &#8230; gampang kan !!!</p></blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nurdin Halid Tidak Lagi Didukung oleh Golkar]]></title>
<link>http://pondokberita.wordpress.com/2011/02/25/nurdin-halid-tidak-lagi-didukung-oleh-golkar/</link>
<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 05:58:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Admin</dc:creator>
<guid>http://pondokberita.wordpress.com/2011/02/25/nurdin-halid-tidak-lagi-didukung-oleh-golkar/</guid>
<description><![CDATA[Pondok Berita &#8212; Menurut Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, Partai Golkar tidak akan mencamp]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pondokberita.files.wordpress.com/2011/02/nurdin_halid.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-8" title="Nurdin Halid" src="http://pondokberita.files.wordpress.com/2011/02/nurdin_halid.jpg?w=104&#038;h=72" alt="" width="104" height="72" /></a><strong> Pondok Berita</strong> &#8212; Menurut Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, Partai Golkar tidak akan mencampuri proses pemilihan Ketua Umum PSSI, karena hal ini adalah kewenangan Menteri Pemuda dan Olahraga, dan penyelesaiannya diserahkan sepenuhnya kepada Kemenpora.</p>
<p><!--more-->Golkar tidak akan melakukan intervensi terhadap pemilihan ketua PSSI.  Maka bila Menpora memutuskan untuk membatalkan hasil verifikasi calon Ketua PSSI yang  meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dan menggugurkan Arifin Panigoro dan George Toisutta, tidak akan menjadi masalah bagi Golkar dengan catatan jika semuanya dilakukan sesuai dengan aturan.</p>
<p>Nurdin Halid mencalonkan diri sebagai Ketua PSSI untuk periode yang ke-3, setelah selama 2 periode memegang jabatan Ketua PSSI.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Televisi 'Missed' Fakta Bentrokan Suporter]]></title>
<link>http://lembaransepakbola.wordpress.com/2011/02/24/rcti-missed-fakta-bentrokan-suporter/</link>
<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 21:01:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>Lembaran Sepak Bola</dc:creator>
<guid>http://lembaransepakbola.wordpress.com/2011/02/24/rcti-missed-fakta-bentrokan-suporter/</guid>
<description><![CDATA[Aksi demo suporter di depan Kantor PSSI Sebenarnya sudah cukup biasa saya melihat beberapa tayangan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://lembaransepakbola.files.wordpress.com/2011/02/demo-revolusi-pssi-edit.jpg"><img class="size-full wp-image-4" title="Demo suporter - Revolusi PSSI " src="http://lembaransepakbola.files.wordpress.com/2011/02/demo-revolusi-pssi-edit.jpg?w=600&#038;h=400" alt="Aksi demo suporter di depan Kantor PSSI" width="600" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Aksi demo suporter di depan Kantor PSSI</p></div>
<p>Sebenarnya sudah cukup biasa saya melihat beberapa tayangan berita di televisi yang kadang membuat &#8216;gemas&#8217;. Entah karena faktor tendensius ataupun faktualitas yang sangat kurang. Tapi, baru malam tadi ada tayangan berita yang membuat saya tergerak untuk &#8216;curhat&#8217; di tulisan ini.</p>
<div id="attachment_9" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://lembaransepakbola.files.wordpress.com/2011/02/demo-revolusi-pssi-1-edit.jpg"><img class="size-full wp-image-9" title="Demo Suporter - Revolusi PSSI" src="http://lembaransepakbola.files.wordpress.com/2011/02/demo-revolusi-pssi-1-edit.jpg?w=600&#038;h=400" alt="Aksi demo suporter di depan Kantor PSSI" width="600" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Aksi demo suporter di depan Kantor PSSI</p></div>
<p>Tayangan berita yang saya lihat masih ada kaitannya dengan aksi demo teman-teman suporter di Senayan siang tadi. Sebuah demo menuntut perubahan total di tubuh organisasi tertinggi sepak bola di Indonesia, PSSI. Sejak Selasa (22/2) lalu, ribuan suporter dari seluruh pelosok tanah air memang serempak berkumpul di Senayan demi beraksi menentang Nurdin Halid (NH) cs terus berkuasa di PSSI.<br />
PSSI yang diklaim telah ternoda oleh orang-orang korup dan licik, yang ironisnya justru bertengger di jajaran penguasa. Saya sendiri sebagai seorang pecinta sepak bola dengan lantang mengakui hal itu. Sudah menjadi rahasia umum. Kendati dengan embel-embel status jurnalis jelas saya mencoba bersikap se-netral mungkin.<br />
Malam tadi, sembari tidur-tiduran di depan televisi di kantor, saya tertarik dengan tayangan berita Seputar Indonesia malam di RCTI. Berita tentang aksi demo suporter pada hari ke-3 di Senayan. Namun masalahnya, fakta yang dimunculkan RCTI justru membuat saya &#8220;jengkel&#8221;. Mereka menyebut bentrokan itu melibatkan dua kubu dari kelompok Jakmania (suporter Persija) dan Bonekmania (suporter Persebaya).<br />
Fakta yang menurut saya harus dipertanyakan lagi keberannya. Pasalnya, dari fakta yang saya kumpulkan dari beberapa sumber, tidak benar kalau yang terlibat bentrok itu adalah Jakmania dan Bonekmania. Bahkan hal itu juga sudah dibantah sendiri oleh beberapa pentolan kelompok Jakmania.  Pun dari beberapa teman-teman suporter lain yang ikut terlibat dalam bentrokan itu.<br />
Teman-teman suporter menyebut oknum massa yang mengenakan seragam Jakmania itu merupakan pendemo bayaran dari NH. Kabarnya, mereka dibayar Rp50 ribu per kepala untuk sekadar &#8220;memberi perlawanan&#8221; terhadap suporter anti-NH. Sebuah aksi provokasi yang sangat licik di mata saya.<br />
Tidak lama setelah kejadian itu, <em>update</em> di situs-situs berita pun mulai bermunculan. Dan hampir sebagian besar dari mereka memberitakan fakta yang sama. Yakni bentrokan antara suporter anti-NH dengan para pendemo bayaran yang pro terhadap NH. <em>Tribunnews</em>, <em>Detiksport</em>, <em>Tempointeraktif</em>, <em>Kompasbola</em>, dan beberapa situs terkemuka lain memuat fakta sejenis. Fakta yang dikumpulkan bukan hanya dari pengamatan langsung, namun dari wawancara dan investigasi singkat di lapangan.<br />
Tapi saya tidak melihat hal itu dari pemberitaan di televisi, khususnya RCTI, Antv ataupun Trans 7. Padahal, mereka justru baru menayangkan beritanya beberapa jam setelah kejadian. Dalam hal aktualitas, jelas tayangan seperti di RCTI dan Trans 7 sangat kalah cepat. Dan seharusnya hal itu membuat mereka lantas berusaha terdepan dalam hal kedalaman fakta. Tapi ironisnya itu justru tidak terlihat.<br />
Sangat miris melihat beberapa stasiun televisi memuat fakta yang kurang akurat. Di mata saya, tingkat keakuratan tayangan mereka mungkin tak lebih dari 60%. Fakta yang mungkin cuma muncul berdasarkan pengamatan sepintas di tempat kejadian perkara (TKP), tanpa menggalinya lebih detail lagi. Mengecewakan, stasiun televisi sebesar RCTIn, Antv atau Trans 7 sangat tidak memperhatikan faktor penting tersebut. Sebuah noda yang pastinya membuat ribuan, bahkan jutaan suporter di seluruh Indonesia menjadi antipati terhadap mereka.<br />
Saya percaya tidak ada maksud mereka untuk lari dari fakta sesungguhnya di lapangan. Hal yang bisa saja dilakukan demi mengejar rating atau daya tarik berita yang lebih memikat. Kalau menurut pandangan saya, letak &#8216;<em>missed</em>&#8216; dalam hal ini justru ada pada &#8216;oknum&#8217; wartawan yang meliput. Sudah menjadi hal yang biasa adanya sistem rotasi dalam peliputan di televisi. Saya sendiri pernah merasakannya saat masih bekerja di stasiun televisi.<br />
Namun, menurut saya justru hal itu yang kerap menjadi blunder utama bagi setiap stasiun televisi dalam menggali fakta lebih dalam pada sebuah peliputan. Tak sedikit di antara wartawan televisi yang justru belum memahami &#8220;medan perangnya&#8221; sendiri. Mereka datang ke &#8220;medan perang&#8221; tanpa &#8220;senjata&#8221; yang mumpuni. Hanya berusaha<em> survive</em> dan berharap bisa tetap eksis.<br />
Misal, seorang yang terbiasa liputan politik tiba-tiba mendapat rotasi untuk meliput sebuah event sepak bola. Tanpa modal pengetahuan tentang sepak bola, tentu sangat sulit bagi sang wartawan untuk mengembangkan fakta yang diamati di lapangan.  Apalagi, tidak sedikit juga &#8216;oknum&#8217; dari media televisi yang justru tidak membaur dengan wartawan-wartawan lain dari media cetak atau online, yang justru sudah &#8216;khatam&#8217; dengan sepak bola dan isu-isu di dalamnya. Mereka lebih suka bergaul dengan teman-teman dari media televisi lainnya yang notabene sama saja dengan mereka.<br />
Dan mungkin karena itu pula mereka cenderung &#8216;<em>missed</em>&#8216; dalam hal akurasi fakta di lapangan. Salah satunya mungkin yang terjadi dengan tayangan Fokus Petang di Antv, Seputar Indonesia di RCTI malam tadi, hingga Redaksi Pagi Trans 7. Tidak ada wawancara dalam tayangan itu. Semua murni video hasil liputan, dengan sedikit narasi yang muatan faktanya bagi saya masih sangat dangkal.<br />
Mungkin saat itu yang bekerja lebih hanya kameraman saja saat pengambilan gambar bentrokan tersebut. Lalu, di mana posisi si wartawan? Bisa jadi dia hanya menunggu dengan jarak beberapa meter sambil menunggu kameraman-nya selesai mengambil gambar. Atau, kalaupun dia ikut &#8216;sibuk&#8217; namun tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mengulik kedalaman fakta.<br />
Setelah bentrokan mereda, mungkin beberapa wartawan televisi yang saling kenal berkumpul lagi. Mereka membahas mengenai bentrokan tadi. Dan, jika tak ada yang mengetahui pasti fakta sebenarnya di balik bentrokan tersebut. Maka hasil liputan sang &#8216;oknum&#8217; wartawan televisi itu akan sangat standard, bahkan cenderung dangkal.<br />
Hasilnya? Mungkin beberapa teman-teman ada yang menonton tayangan berita di Seputar Indonesia semalam. Seperti itulah hasil liputan sang &#8216;oknum&#8217; wartawan. Tapi ini hanya sekadar pandangan saya saja. Bukan dengan maksud mengecilkan kualitas peliputan media televisi. Namun, pemberitaan yang tersaji di Seputar Indonesia Malam membuat otak saya penuh dengan pertanyaan dan analisis kritis.<br />
Kenapa bisa begitu &#8216;<em>missed</em>&#8216;? Bukankah bisa merusak kredibilitas stasiun televisi itu sendiri. Bahkan, dampaknya bisa jauh lebih besar jika korban &#8216;fitnah&#8217; dalam berita itu, mulai jengah dan kesal. Meski mungkin tak ada maksud buruk dari stasiun televisi itu sendiri, tapi pemberitaan itu bisa memuat opini buruk di mata masyarakat awam. Mereka yang tidak tahu apa-apa mungkin berpandangan kalau para suporter cuma cari ribut di Jakarta. Sebuah blunder yang sangat mengecewakan bagi saya sebagai pecinta sepak bola.<br />
Mereka di sana bersatu. Bukan terpecah-belah seperti yang anda beritakan! Mereka BERGERAK bersama untuk memperbaiki kerusakan pada dunia yang mereka cintai. Mereka bukan pembuat onar atau tukang ribut. Mereka adalah sekumpulan orang yang sangat mencintai tanah air kita ini. Melalui sepak bola. (*)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Empat Jempol untuk Nurdin]]></title>
<link>http://panji1102.wordpress.com/2011/02/24/empat-jempol-untuk-nurdin/</link>
<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 21:19:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>1102</dc:creator>
<guid>http://panji1102.wordpress.com/2011/02/24/empat-jempol-untuk-nurdin/</guid>
<description><![CDATA[NURDIN Halid layak dijuluki Ketua Umum PSSI terhebat sepanjang sejarah. Bukan karena prestasi, tentu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[NURDIN Halid layak dijuluki Ketua Umum PSSI terhebat sepanjang sejarah. Bukan karena prestasi, tentu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[OALAH DIN … DIN …]]></title>
<link>http://shiroaoi.wordpress.com/2011/02/23/oalah-din-%e2%80%a6-din-%e2%80%a6/</link>
<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 12:56:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>zee</dc:creator>
<guid>http://shiroaoi.wordpress.com/2011/02/23/oalah-din-%e2%80%a6-din-%e2%80%a6/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Ketika Jenderal George Toisutta dan Raja Minyak Arifin Panigoro terdepak dari daftar calon Ke]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&nbsp; Ketika Jenderal George Toisutta dan Raja Minyak Arifin Panigoro terdepak dari daftar calon Ke]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Surat Terbuka Nurdin Halid Kepada Husni Mubarak]]></title>
<link>http://garasikecilku.wordpress.com/2011/02/23/surat-terbuka-nurdin-halid-kepada-husni-mubarak/</link>
<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 17:24:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>garasikecilku</dc:creator>
<guid>http://garasikecilku.wordpress.com/2011/02/23/surat-terbuka-nurdin-halid-kepada-husni-mubarak/</guid>
<description><![CDATA[http://ripozte.wordpress.com/2011/02/12/surat-terbuka-nurdin-halid-kepada-husni-mubarak/]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ripozte.wordpress.com/2011/02/12/surat-terbuka-nurdin-halid-kepada-husni-mubarak/">http://ripozte.wordpress.com/2011/02/12/surat-terbuka-nurdin-halid-kepada-husni-mubarak/</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Today's Headlines - 22 February 2011 ]]></title>
<link>http://pressclips.wordpress.com/2011/02/22/todays-headlines-22-february-2011/</link>
<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 04:29:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>pressclips.info</dc:creator>
<guid>http://pressclips.wordpress.com/2011/02/22/todays-headlines-22-february-2011/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/jakarta-globe4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-311" title="Jakarta Globe" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/jakarta-globe4.jpg?w=614&#038;h=1014" alt="" width="614" height="1014" /></a><!--more--><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/the-jakarta-post3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-321" title="The Jakarta Post" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/the-jakarta-post3.jpg?w=614&#038;h=975" alt="" width="614" height="975" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/seputar-indonesia5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-319" title="Seputar Indonesia" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/seputar-indonesia5.jpg?w=614&#038;h=1008" alt="" width="614" height="1008" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/republika4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-318" title="Republika" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/republika4.jpg?w=614&#038;h=1003" alt="" width="614" height="1003" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/neraca5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-317" title="Neraca" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/neraca5.jpg?w=614&#038;h=1007" alt="" width="614" height="1007" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/media-indonesia5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-316" title="Media Indonesia" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/media-indonesia5.jpg?w=614&#038;h=998" alt="" width="614" height="998" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/koran-tempo4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-315" title="Koran Tempo" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/koran-tempo4.jpg?w=614&#038;h=848" alt="" width="614" height="848" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/koran-jakarta3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-314" title="Koran Jakarta" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/koran-jakarta3.jpg?w=614&#038;h=1001" alt="" width="614" height="1001" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/kontan2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-313" title="Kontan" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/kontan2.jpg?w=614&#038;h=1035" alt="" width="614" height="1035" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/kompas3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-312" title="Kompas" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/kompas3.jpg?w=614&#038;h=1025" alt="" width="614" height="1025" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/investor-daily5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-310" title="Investor Daily" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/investor-daily5.jpg?w=614&#038;h=996" alt="" width="614" height="996" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/indopos3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-309" title="Indopos" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/indopos3.jpg?w=614&#038;h=989" alt="" width="614" height="989" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/bisnis-indonesia4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-307" title="Bisnis Indonesia" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/bisnis-indonesia4.jpg?w=614&#038;h=1015" alt="" width="614" height="1015" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/warta-kota3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-322" title="Warta Kota" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/warta-kota3.jpg?w=614&#038;h=1001" alt="" width="614" height="1001" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/suara-karya4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-320" title="Suara Karya" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/suara-karya4.jpg?w=614&#038;h=942" alt="" width="614" height="942" /></a></p>
<p><a href="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/harian-pelita4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-308" title="Harian Pelita" src="http://pressclips.files.wordpress.com/2011/02/harian-pelita4.jpg?w=614&#038;h=988" alt="" width="614" height="988" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ketua PSSI Saya]]></title>
<link>http://izmantoko.wordpress.com/2011/02/22/ketua-pssi-saya/</link>
<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 02:20:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>izmantoko</dc:creator>
<guid>http://izmantoko.wordpress.com/2011/02/22/ketua-pssi-saya/</guid>
<description><![CDATA[Kalo saya jadi pejabat dan rakyat meminta saya mundur sih, saya liat-liat dulu. Introspeksi dulu lah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kalo saya jadi pejabat dan rakyat meminta saya mundur sih, saya liat-liat dulu. Introspeksi dulu lah]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PSSI DAN AMBISI PEMIMPINNYA]]></title>
<link>http://tanagekeo.wordpress.com/2011/02/21/pssi-dan-ambisi-pemimpinnya/</link>
<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 20:12:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>atanagekeo</dc:creator>
<guid>http://tanagekeo.wordpress.com/2011/02/21/pssi-dan-ambisi-pemimpinnya/</guid>
<description><![CDATA[Saya bukan seorang penggila olah raga. Olah raga yang saya kenal adalah olah raga wajib di sekolah.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Saya bukan seorang penggila olah raga. Olah raga yang saya kenal adalah olah raga wajib di sekolah.]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bob Hippy Ungkap Alasan Mundur dari Calon Waketum PSSI ]]></title>
<link>http://ligabolanasional.wordpress.com/2011/02/21/bob-hippy-ungkap-alasan-mundur-dari-calon-waketum-pssi/</link>
<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 17:11:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>carzyball</dc:creator>
<guid>http://ligabolanasional.wordpress.com/2011/02/21/bob-hippy-ungkap-alasan-mundur-dari-calon-waketum-pssi/</guid>
<description><![CDATA[Bob Hippy mengundurkan diri dari bursa calon wakil ketua umum PSSI. Mantan pemain nasional Indonesia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bob Hippy mengundurkan diri dari bursa calon wakil ketua umum PSSI. Mantan pemain nasional Indonesia]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Inginkan Perubahan!]]></title>
<link>http://irfanmuhamad.wordpress.com/2011/02/20/inginkan-perubahan/</link>
<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 03:36:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>Muhamad Irfan</dc:creator>
<guid>http://irfanmuhamad.wordpress.com/2011/02/20/inginkan-perubahan/</guid>
<description><![CDATA[Sepakbola sudah terbukti mampu membangkitkan nasionalisme masyarakat Indonesia. Sepakbola sudah terb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sepakbola sudah terbukti mampu membangkitkan nasionalisme masyarakat Indonesia. Sepakbola sudah terbukti bukan milik satu golongan tertentu. Sepakbola juga sudah terbukti bukan diminati oleh kaum adam saja. Dan sepabola juga sudah terbukti mampu membuat merinding ketika lagu kebangsaan dinyanyikan sebelum pertandingan dimulai. Momen pembuktian terdekat yang lalu, Piala AFF sudah menjadi bukti itu semuanya.</p>
<p>Saya pencinta sepabola, termasuk sepakbola Indonesia. Saya termasuk orang yang ingin meneriakkan “Nurdin Turun….Nurdin Turun!!!” bersama dengan supporter lain ketika Piala AFF digelar di stadion GBK. Walaupun pada akhirnya saya cuma  bisa meneriakkan itu didepan layar televisi.</p>
<p>Ya, ini soal Nurdin yang gak mau turun sampai dengan sekarang. Berita terakhir yang saya baca adalah lolosnya Nurdin dan Nirwan Bakrie sebagai calon ketua umum PSSI yang baru, sedangkan George Toisutta dan Arifin Panigoro akhirnya tidak lolos. Semakin ngeri saja buat saya jika benar-benar Nurdin Halid ini menjadi ketua umum selanjutnya, melanjutkan prestasi tanpa gelar selama dua periode kekuasaan sebelumnya. <!--more--></p>
<p><a href="http://irfanmuhamad.files.wordpress.com/2011/02/2344203p.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1350" title="Nurdin Turun" src="http://irfanmuhamad.files.wordpress.com/2011/02/2344203p.jpg?w=400&#038;h=205" alt="" width="400" height="205" /></a></p>
<p>Entah apa yang ada dipikiran dan hati Nurdin Halid ketika hampir seluruh supporter di stadion GBK yang meneriakkannya untuk mundur. Entah apa yang ada dipikirannya jika Nurdin Halid benar-benar membaca spanduk bertuliskan “Lindungi Indonesia dari godaan nurdin yang terk*t*k!”. Jika benar-benar Nurdin memasabodohkan ini, buat saya Nurdin memang benar-benar tidak punya hati atas seruan para pencinta sepakbola Indonesia.</p>
<p>Jika memang benar-benar nantinya Nurdin Halid meneruskan dinasti kekuasannya di PSSI, jelas saya kecewa. Mungkin anda juga yang sama-sama pencinta sepakbola Indonesia akan sama kecewanya, kecuali jika anda memang benar-benar pendukung setia Nurdin. Unjukrasa, umpatan, makian, seruan, sampai dengan nyanyian di youtube rupanya belum cukup untuk membuka hati dan menurunkan Nurdin. Jangankan itu, regulasi FIFA yang menyatakan bahwa para pengurus PSSI tidak boleh pernah dan sedang tersandung kasus saja diacuhkannya, kira-kira itu yang pernah saya baca di portal berita.</p>
<p>“Tak mau disalahkan, Nurdin Ali, manusia macam apa kau” – Sayyidin Band -</p>
<p>Jika para supporter seluruh Indonesia sama lantangnya dengan para petinggi FPI yang “mengancam” mem-Ben Ali kan SBY, saya akan jauh lebih senang. Sangat-sangat menunggu seluruh supporter Indonesia bersatu untuk me-Mesir kan PSSI, mem-Ben Ali kan Nurdin Halid, revolusi total PSSI jika Nurdin Halid kembali menjabat ketua umum PSSI. Kami ingin perubahan!</p>
<p>Ujung tombak revolusi itu buat saya sekarang ada di para supporter besar klub-klub Indonesia, jika memang menginginkan perubahan. Para petinggi PSSI sudah tidak bisa dipercaya dan diandalkan lagi, mereka menutup hati, mata, dan telinga. Para pejabat pemerintahan terkait sampai dengan Presiden pun tidak ada pernyataan dan tindakan tegas atas keinginan hampir semua pencinta sepakbola Indonesia. Yang ada hanya pernyataan tersirat saja.</p>
<p>Akhirnya….saya berharap semoga kemungkinan Nurdin Halid menjadi ketua umum PSSI tidak menjadi kenyataan. Berharap ada gerakan nyata, revolusi dari para supporter jika kemungkinan itu menjadi kenyataan. Jika tidak ada sama sekali, masa suram sepakbola tanpa prestasi sepertinya akan berlanjut.</p>
<p>Selamat hari ahad.</p>
<p>Tulisan ini dari pencinta sepakbola Indonesia yang menginginkan perubahan, yang menginginkan pergantian kepengurusan, yang sudah jenuh dengan kepemimpinan Nurdin Halid. Nurdin Halid, tanggalkanlah jabatanmu!!</p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/c0_VW6O-b3A?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Balada Mantan Narapidana]]></title>
<link>http://adeltuslolok.com/2011/02/15/balada-mantan-narapidana/</link>
<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 05:48:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Adeltus Lolok</dc:creator>
<guid>http://adeltuslolok.com/2011/02/15/balada-mantan-narapidana/</guid>
<description><![CDATA[Kalian Dengar Keluhanku (Ebiet G. Ade) Dari pintu ke pintu kucoba tawarkan nama demi terhenti tangis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Kalian Dengar Keluhanku (Ebiet G. Ade) </strong></p>
<p style="text-align:center;">Dari pintu ke pintu kucoba tawarkan nama</p>
<p style="text-align:center;">demi terhenti tangis anakku dan keluh ibunya</p>
<p style="text-align:center;">Tetapi nampaknya semua mata memandangku curiga</p>
<p style="text-align:center;">seperti hendak telanjangi dan kulit jiwaku<!--more--></p>
<p style="text-align:left;">
<div id="attachment_500" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://adeltuslolok.files.wordpress.com/2011/02/2009817penjara_rutan_ilustrasi.jpg"><img class="size-medium wp-image-500" title="Penjara" src="http://adeltuslolok.files.wordpress.com/2011/02/2009817penjara_rutan_ilustrasi.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Jangan kekang jiwaku</p></div>
<p>Apakah buku diri ini selalu hitam pekat?</p>
<p style="text-align:left;">Apakah dalam sejarah orang mesti jadi pahlawan?</p>
<p style="text-align:left;">Sedang Tuhan di atas sana tak pernah menghukum</p>
<p style="text-align:left;">dengan sinar mataNya yang lebih tajam dari matahari</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;">Ke manakah sirnanya nurani embun pagi</p>
<p style="text-align:center;">yang biasanya ramah kini membakar hati?</p>
<p style="text-align:center;">Apakah bila terlanjur salah</p>
<p style="text-align:center;">akan tetap dianggap salah?</p>
<p style="text-align:center;">Tak ada waktu lagi benahi diri</p>
<p style="text-align:center;">Tak ada tempat lagi untuk kembali</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Kembali dari keterasingan ke bumi beradab</p>
<p style="text-align:center;">ternyata lebih menyakitkan dari derita panjang</p>
<p style="text-align:center;">Tuhan, bimbinglah batin ini agar tak gelap mata</p>
<p style="text-align:center;">dan sampaikanlah rasa inginku kembali bersatu</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Ke manakah sirnanya nurani embun pagi</p>
<p style="text-align:center;">yang biasanya ramah kini membakar hati?</p>
<p style="text-align:center;">Apakah bila terlanjur salah</p>
<p style="text-align:center;">akan tetap dianggap salah?</p>
<p style="text-align:center;">Tak ada waktu lagi benahi diri</p>
<p style="text-align:center;">Tak ada tempat lagi untuk kembali</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;"><strong>SKKB Nurdin Halid</strong></p>
<p>Lagu ciptaan Ebiet di atas kurang lebih mengupas dengan pas jiwa sang mantan narapidana. Apapun latar belakang kejahatan yang menjebloskannya ke dalam penjara, seorang mantan napi telah memiliki cap sosial yang negatif. Tidak banyak jalan yang disediakan bagi seorang mantan napi selain: berusahalah hidup dengan caramu sendiri. Tidak aneh bila banyak mantan napi kembali menggeluti dunia kriminal, satu-satunya tempat yang menerimanya tanpa syarat.</p>
<p>Sejak kecil kita dibiasakan untuk mengurus ‘Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB)’ dari kepolisian. SKKB ini dipergunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari mendaftar sekolah sampai melamar kerja. Dalam surat tersebut sudah diterangkan bahwa seseorang itu adalah orang baik dan tidak pernah tersangkut dengan masalah hukum ataupun dipenjara.</p>
<p>Dengan demikian, sudah tertanam bahwa orang yang pernah dipenjara tidak akan pernah mendapatkan SKKB. Apakah mantan narapidana tidak layak lagi berkelakuan baik? Yang jelas predikat sebagai mantan napi akan menutup banyak jalan bagi yang pernah mengalaminya.</p>
<p>Kisruh pemilihan ketua PSSI yang melibatkan mantan napi, Nurdin Halid, mungkin cerita yang menarik. Bukannya mau membela Nurdin tetapi aturan bahwa seorang mantan napi tidak boleh menjabat ini itu, semakin memperkuat pesan bahwa seorang mantan napi bukanlah orang yang baik.</p>
<p>Baru-baru ini musyawarah nasional Golkar diwarnai dengan kehadiran Hutomo Mandala Putra atau Tommy Suharto, yang juga mantan narapidana. Tommy Suharto menjalani hukuman penjara atas keterlibatannya dalam pembunuhan hakim M Syafiuddin Kartasasmita (MSK) serta kasus korupsi PT Goro Batara Sakti (GBS) dan Bulog. Memang Tommy tidak memenangkan kontes yang berhasil didominasi Aburizal Bakrie tersebut, tetapi publik juga mempertanyakan keabsahan seorang mantan napi di dunia politik.</p>
<p>Masyarakat telah terpatri dengan image negatif sang napi.Beruntunglah napi yang berada seperti Nurdih Halid atau Tommy Suharto. mereka tidak akan kesulitan untuk kembali ke masyarakat. Kekuatan uang dan kekayaan mereka selalu membuka jalan untuk kembali eksis dimanapun mereka mau.</p>
<p>Akan tetapi bagaimana nasib napi dengan kantong tipis kelas teri? Adakah yang mau menerima dan menganggap mereka orang yang baik?</p>
<p><strong>Pintu Tertutup?</strong></p>
<p>Pertanyaan mengemuka yang patut direnungkan adalah apakah seorang mantan napi benar-benar tidak akan pernah menjadi orang yang baik dalam standar masyarakat? Saya yakin bahwa sama sekali tidak ada jaminan akan hal itu. Semakin terbukti dari hari ke hari bahwa semakin banyak orang-orang terhormat, yang selama ini dikenal hidup baik dan saleh, ternyata antri juga masuk penjara.</p>
<p>Bisa dibayangkan bila mantan napi itu adalah orang-orang dekat kita, anak-anak kita, ataupun kita sendiri. Akankah dunia tertutup bagi masa depan kita? Sungguhkah kita akan selalu memilih jalan yang jahat seumur hidup ini?</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan ini hanya sanggup kita jawab dengan cara kita memperlakukan para mantan narapidana. Tetapi menarik untuk dikaji kembali tentang kewajiban SKKB. Di negara-negara maju, seorang mantan napi tetap akan diterima bekerja di wilayah kerja yang tidak berkaitan dengan jenis kejahatan sebelumnya. Misalnya jika juru tagih ditahan karena menggelapkan uang hasil tagihan, ia masih diperkenankan bekerja sebagai montir, salesman, satpam dan sebagainya.</p>
<p>Semoga kita bisa lebih arif dalam menilai saudara-saudara kita yang pernah mengenyam kehidupan penjara. Mereka manusia biasa, yang kembali ke dalam peradaban normal. Sebaiknya kita berkewajiban membantu memulihkan trauma batin mereka dengan mengusahakan lingkungan normal yang sebaik-baiknya. Lebih baik lagi kalau kita sendiri berusaha saling menjaga agar terhindar dari dinginnya sel penjara yang dapat mengurung masa depan kita.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Surat Terbuka Nurdin Halid Kepada Husni Mubarak]]></title>
<link>http://ripozte.wordpress.com/2011/02/12/surat-terbuka-nurdin-halid-kepada-husni-mubarak/</link>
<pubDate>Fri, 11 Feb 2011 17:02:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>Pangeran Siahaan</dc:creator>
<guid>http://ripozte.wordpress.com/2011/02/12/surat-terbuka-nurdin-halid-kepada-husni-mubarak/</guid>
<description><![CDATA[Dear kakanda Husni Mubarak, Salam hangat dalam kasih Machiavelli. Hari ini adinda menerima kabar yan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dear kakanda Husni Mubarak, Salam hangat dalam kasih Machiavelli. Hari ini adinda menerima kabar yan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nurdin Halid]]></title>
<link>http://sizam27.wordpress.com/2011/02/07/nurdin-halid/</link>
<pubDate>Mon, 07 Feb 2011 10:30:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sizam</dc:creator>
<guid>http://sizam27.wordpress.com/2011/02/07/nurdin-halid/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Nurdin Halid Ketua Umum PSSI ke-13 Lahir 17 November 1958 (umur 52) Watampone, Sulawesi Selat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">&#160;</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><a title="Nurdin Halid" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Nurdin_halid.jpg"><span style="color:#0000ff;"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/e/e6/Nurdin_halid.jpg" alt="Nurdin Halid" width="200" height="276" /></span></a><br />
<span style="color:#0000ff;">Nurdin Halid</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><a title="PSSI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PSSI#Daftar_ketua_umum">Ketua Umum PSSI</a> ke-13<br />
</span></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<th><span style="color:#0000ff;">Lahir</span></th>
<td><a title="17 November" href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_November"><span style="color:#0000ff;">17 November</span></a> <a title="1958" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1958"><span style="color:#0000ff;">1958</span></a><span style="color:#0000ff;"> (umur 52)</span><br />
<a title="Bendera Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><span style="color:#0000ff;"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9f/Flag_of_Indonesia.svg/22px-Flag_of_Indonesia.svg.png" alt="Bendera Indonesia" width="22" height="15" /></span></a> <a title="Watampone" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Watampone"><span style="color:#0000ff;">Watampone</span></a><span style="color:#0000ff;">, </span><a title="Sulawesi Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Selatan"><span style="color:#0000ff;">Sulawesi Selatan</span></a><span style="color:#0000ff;">, </span><a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><span style="color:#0000ff;">Indonesia</span></a></td>
</tr>
<tr>
<th><span style="color:#0000ff;">Suami/Istri</span></th>
<td><span style="color:#0000ff;">Andi Nurbani</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Nurdin Halid</strong> (lahir di </span><a title="Watampone" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Watampone"><span style="color:#0000ff;">Watampone</span></a><span style="color:#0000ff;">, </span><a title="Sulawesi Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Selatan"><span style="color:#0000ff;">Sulawesi Selatan</span></a><span style="color:#0000ff;">, </span><a title="17 November" href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_November"><span style="color:#0000ff;">17 November</span></a> <a title="1958" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1958"><span style="color:#0000ff;">1958</span></a><span style="color:#0000ff;">; umur 52 tahun) adalah seorang </span><a title="Pengusaha" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengusaha"><span style="color:#0000ff;">pengusaha</span></a><span style="color:#0000ff;"> dan </span><a title="Politikus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politikus"><span style="color:#0000ff;">politikus</span></a> <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><span style="color:#0000ff;">Indonesia</span></a><span style="color:#0000ff;">. Ia adalah Ketua Umum </span><a title="PSSI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PSSI"><span style="color:#0000ff;">PSSI</span></a><span style="color:#0000ff;"> dan pernah menjadi anggota </span><a title="DPR" href="http://id.wikipedia.org/wiki/DPR"><span style="color:#0000ff;">DPR-RI</span></a><span style="color:#0000ff;"> dari partai </span><a title="Golkar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Golkar"><span style="color:#0000ff;">Golkar</span></a><span style="color:#0000ff;"> pada tahun </span><a title="1999" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999"><span style="color:#0000ff;">1999</span></a><span style="color:#0000ff;">-</span><a title="2004" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2004"><span style="color:#0000ff;">2004</span></a><span style="color:#0000ff;">.<!--more--></span></p>
<div style="text-align:justify;"><span style="line-height:47px;font-size:28px;font-family:'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, 'Nimbus Sans L', sans-serif;font-weight:bold;color:#0000ff;">Kasus Korupsi</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Pada </span><a title="16 Juli" href="http://id.wikipedia.org/wiki/16_Juli"><span style="color:#0000ff;">16 Juli</span></a> <a title="2004" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2004"><span style="color:#0000ff;">2004</span></a><span style="color:#0000ff;">, dia ditahan sebagai </span><a title="Tersangka" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tersangka"><span style="color:#0000ff;">tersangka</span></a><span style="color:#0000ff;"> dalam kasus </span><a title="Penyelundupan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyelundupan&#38;action=edit&#38;redlink=1"><span style="color:#0000ff;">penyelundupan</span></a><span style="color:#0000ff;"> gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam distribusi  minyak goreng. Hampir setahun kemudian pada tanggal </span><a title="16 Juni" href="http://id.wikipedia.org/wiki/16_Juni"><span style="color:#0000ff;">16 Juni</span></a> <a title="2005" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2005"><span style="color:#0000ff;">2005</span></a><span style="color:#0000ff;">, dia  dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut oleh </span><a title="Pengadilan Negeri Jakarta Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengadilan_Negeri_Jakarta_Selatan"><span style="color:#0000ff;">Pengadilan Negeri Jakarta  Selatan</span></a><span style="color:#0000ff;"> dan dibebaskan. Putusan ini lalu dibatalkan Mahkamah Agung pada 13  September 2007 yang memvonis Nurdin dua tahun penjara. Ia kemudian dituntut  dalam kasus yang gula impor pada September 2005, namun dakwaan terhadapnya  ditolak majelis hakim pada </span><a title="15 Desember" href="http://id.wikipedia.org/wiki/15_Desember"><span style="color:#0000ff;">15  Desember</span></a><span style="color:#0000ff;"> 2005 karena </span><a title="Berita acara pemeriksaan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berita_acara_pemeriksaan&#38;action=edit&#38;redlink=1"><span style="color:#0000ff;">berita  acara pemeriksaan</span></a><span style="color:#0000ff;"> (BAP) perkaranya cacat hukum. Selain kasus ini, ia juga  terlibat kasus pelanggaran kepabeanan impor beras dari </span><a title="Vietnam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vietnam"><span style="color:#0000ff;">Vietnam</span></a><span style="color:#0000ff;"> dan divonis penjara dua tahun 6 bulan oleh </span><a title="Pengadilan Negeri Jakarta Utara (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengadilan_Negeri_Jakarta_Utara&#38;action=edit&#38;redlink=1"><span style="color:#0000ff;">Pengadilan  Negeri Jakarta Utara</span></a><span style="color:#0000ff;"> pada 9 Agustus 2005. Tanggal </span><a title="17 Agustus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus"><span style="color:#0000ff;">17 Agustus</span></a> <a title="2006" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006"><span style="color:#0000ff;">2006</span></a><span style="color:#0000ff;"> ia dibebaskan setelah mendapatkan </span><a title="Remisi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Remisi"><span style="color:#0000ff;">remisi</span></a><span style="color:#0000ff;"> dari pemerintah bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.</span></p>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Sebagai Ketua PSSI</span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Nurdin terpilih sebagai Ketua PSSI pada tahun 2003. Ia dikenal sebagai ketua  PSSI yang kontroversial. Dia menjalankan organisasi dari balik terali besi  penjara, mengumumkan ide menaturalisasikan pemain asing, menambah jumlah peserta  Liga Indonesia tiap tahun sehingga tidak ada klub yang terdegradasi, menentang  penghentian pengucuran dana </span><a title="APBD" href="http://id.wikipedia.org/wiki/APBD"><span style="color:#0000ff;">APBD</span></a><span style="color:#0000ff;"> untuk klub, dan mengurangi sanksi Persebaya yang  sebelumnya terlibat kerusuhan pertandingan secara besar-besaran (dari larangan  main di kandang selama dua tahun menjadi hanya larangan sebanyak 3 kali  pertandingan kandang).</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Status Kriminal</span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Pada 13 Agustus 2007, Ia kembali divonis dua tahun penjara akibat tindak  pidana korupsi dalam pengadaan minyak goreng.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-nurdin_penjara-0">[1]</a></sup> Berdasarkan  standar statuta </span><a title="FIFA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/FIFA"><span style="color:#0000ff;">FIFA</span></a><span style="color:#0000ff;">, seorang pelaku  kriminal tidak boleh menjabat sebagai ketua umum sebuah asosiasi sepakbola  nasional.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-1">[2]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-munaslub-2">[3]</a></sup> Karena alasan  tersebut, Nurdin didesak untuk mundur dari berbagai pihak<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-3">[4]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-4">[5]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-5">[6]</a></sup>; </span><a title="Jusuf Kalla" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jusuf_Kalla"><span style="color:#0000ff;">Jusuf Kalla</span></a><span style="color:#0000ff;"> (Wakil Presiden RI  saat itu)<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-fifa-6">[7]</a></sup>, Ketua </span><a title="KONI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/KONI"><span style="color:#0000ff;">KONI</span></a><span style="color:#0000ff;"><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-koni-7">[8]</a></sup>, dan bahkan </span><a title="FIFA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/FIFA"><span style="color:#0000ff;">FIFA</span></a><span style="color:#0000ff;"><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-fifa-6">[7]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-8">[9]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-munaslub-2">[3]</a></sup> menekan Nurdin  untuk mundur. FIFA bahkan mengancam untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI jika  tidak diselenggarakan pemilihan ulang ketua umum.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-9">[10]</a></sup> Akan tetapi Nurdin  bersikeras untuk tidak mundur dari jabatannya sebagai ketua PSSI, dan tetap  menjalankan kepemimpinan PSSI dari balik jeruji penjara.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-fifa-6">[7]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-koni-7">[8]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-10">[11]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-lindungi-11">[12]</a></sup> Agar tidak melanggar statuta PSSI,  statuta mengenai ketua umum yang sebelumnya berbunyi &#8220;harus tidak pernah  terlibat dalam kasus kriminal&#8221; (</span><a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris"><span style="color:#0000ff;">bahasa Inggris</span></a><span style="color:#0000ff;">: <em>“They&#8230;, must not have been previously found guilty of a  criminal offense&#8230;.&#8221;</em>) diubah dengan menghapuskan kata &#8220;pernah&#8221; (</span><a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris"><span style="color:#0000ff;">bahasa Inggris</span></a><span style="color:#0000ff;">: <em>&#8220;have been previously&#8221;</em>) sehingga artinya  menjadi &#8220;harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal&#8221;  (</span><a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris"><span style="color:#0000ff;">bahasa Inggris</span></a><span style="color:#0000ff;">: <em>&#8220;&#8230; must not found guilty of a criminal  offense&#8230;&#8221;</em>).<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-12">[13]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-13">[14]</a></sup> Setelah masa tahanannya selesai, Nurdin  kembali menjabat sebagai ketua PSSI.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-lindungi-11">[12]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-14">[15]</a></sup></span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Politisasi PSSI</span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Pada deklarasi calon gubernur </span><a title="Sulawesi Tenggara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Tenggara"><span style="color:#0000ff;">Sulawesi Tenggara</span></a><span style="color:#0000ff;"> dari </span><a title="Partai Golkar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Golkar"><span style="color:#0000ff;">Partai Golkar</span></a><span style="color:#0000ff;">, Nurdin Halid  mengklaim &#8216;sukses&#8217; Tim Nasional di kancah </span><a title="Piala AFF" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_AFF"><span style="color:#0000ff;">Piala AFF</span></a><span style="color:#0000ff;"> adalah karya Partai Golkar.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-karya_golkar-15">[16]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-16">[17]</a></sup><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-17">[18]</a></sup> Hal ini bertentangan  dengan </span><a title="Statuta FIFA (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Statuta_FIFA&#38;action=edit&#38;redlink=1"><span style="color:#0000ff;">Statuta  FIFA</span></a><span style="color:#0000ff;"> yang melarang keras politisasi sepak bola.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-statutes-18">[19]</a></sup> Pernyataan tersebut dikecam oleh  beberapa pihak, termasuk Sekretaris PSSI<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-19">[20]</a></sup> dan Wakil Ketua </span><a title="DPR RI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/DPR_RI"><span style="color:#0000ff;">DPR RI</span></a> <a title="Pramono Anung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pramono_Anung"><span style="color:#0000ff;">Pramono Anung</span></a><span style="color:#0000ff;">.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Halid#cite_note-20">[21]</a></sup></span></p>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kehidupan Pribadi</span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Dari perkawinannya dengan Andi Nurbani, dia memperoleh lima putra dan satu  putri. Adiknya, </span><a title="Kadir Halid (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kadir_Halid&#38;action=edit&#38;redlink=1"><span style="color:#0000ff;">Kadir  Halid</span></a><span style="color:#0000ff;">, adalah manajer tim </span><a title="Sepak bola" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola"><span style="color:#0000ff;">sepak bola</span></a> <a title="PSM Makassar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PSM_Makassar"><span style="color:#0000ff;">PSM Makassar</span></a><span style="color:#0000ff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">&#160;</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ogah Turun Skin Download for Counter Strike 1.6 and Condition Zero]]></title>
<link>http://counterstrikepointblank.wordpress.com/?p=801</link>
<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 03:58:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>counterstrikepointblank</dc:creator>
<guid>http://counterstrikepointblank.wordpress.com/?p=801</guid>
<description><![CDATA[Ogah Turun model render for Counter Strike 1.6 and Condition Zero Ogah Turun Ogah turun ah Sudah PW]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Ogah Turun Render" href="http://img89.imageshack.us/img89/4465/nurdinrenderhi.jpg" target="_blank"><img title="Ogah Turun  di Counter Strike" src="http://img248.imageshack.us/img248/8243/nurdinrender.jpg" alt="Ogah Turun  di Counter Strike" /></a><br />
<strong>Ogah Turun</strong> model render for Counter Strike 1.6 and Condition Zero</p>
<p><strong>Ogah Turun</strong><br />
Ogah turun ah<br />
Sudah PW di sini<br />
Kursi kursi gue<br />
Siapa lo nyuruh-nyuruh turun</p>
<p><a title="Ogah Turun  In Game" href="http://img152.imageshack.us/img152/7498/nurdiningamehi.jpg" target="_blank"><img title="Ogah Turun  di Counter Strike" src="http://img198.imageshack.us/img198/6485/nurdiningame.jpg" alt="Ogah Turun  di Counter Strike" /></a><br />
<strong>Ogah Turun</strong> in Counter Strike 1.6 and Condition Zero game</p>
<p><a title="Download Skin Ogah Turun di Counter Strike 1.6 dan Condition Zero" href="http://www.mediafire.com/?fbuftemh7dxmw94" target="_blank">Ogah Turun Skin Download for Counter Strike 1.6 and Condition Zero</a><br />
<a title="Download Skin Ogah Turun di Counter Strike 1.6 dan Condition Zero" href="http://www.ziddu.com/download/13656164/OgahTurun.zip.html" target="_blank">Ogah Turun Skin Download for Counter Strike 1.6 and Condition Zero (Mirror Ziddu)</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[RE:“Sangat Memalukan”]]></title>
<link>http://dymlg.wordpress.com/2011/02/02/re%e2%80%9csangat-memalukan%e2%80%9d/</link>
<pubDate>Wed, 02 Feb 2011 15:49:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>dlumbangaol</dc:creator>
<guid>http://dymlg.wordpress.com/2011/02/02/re%e2%80%9csangat-memalukan%e2%80%9d/</guid>
<description><![CDATA[Akhir-akhir ini kita pasti sudah membaca kabar dari seorang yang mengaku bernama &#8216;Eli Cohen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini kita pasti sudah membaca kabar dari seorang yang mengaku bernama &#8216;Eli Cohen&#8217; dengan suratnya yang berisi tentang isu suap di PSSI dalam ajang AFF Suzuki Cup 2010 kemarin. Saya sendiri kurang begitu percaya dengan berita ini karna, biarpun saya sudah sangat tidak percaya dengan PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid, saya masih percaya dengan para pemain timnas.</p>
<p>Yang mau saya bahas di sini adalah &#8216;pembelaan&#8217; Bambang Pamungkas yang dia tulis di blognya <a href="http://bambangpamungkas20.com/bepe/?p=456">blog</a>. Ada beberapa hal yang menurut saya menarik. Pertama adalah alasan Nurdin Halid bahwa dia tidak diijinkan masuk ke ruang ganti karna tidak memiliki ID Card.</p>
<p>Apakah mungkin seorang ketua umum federasi sepakbola tidak memiliki ID Card? Saya tidak tahu. Yang pasti, inilah kata-kata Alfred Riedl</p>
<p> <em><code>“Saya sangat kecewa, mengapa Ketua Umum datang ke ruang ganti hanya saat tim ini menang, dan saat kita kalah dia tidak datang kemari”</code></em></p>
<p>Dari sini saya mengambil kesimpulan bahwa mendatangi kamar ganti pemain adalah hal yang biasa Nurdin Halid lakukan, saat timnas menang. Dan dengan kata lain juga, ID Card adalah sesuatu yang biasa, yang pasti seorang Nurdin Halid miliki.</p>
<p>Hal menarik kedua yang saya dapatkan dari &#8216;pembelaan&#8217; BP adalah paragraf terakhir dari tulisan tersebut.</p>
<p> <em><code>Saya rasa kita semua di beri anugerah oleh sang pencipta, sebuah daging kecil bernama hati. Dimana hati tersebut, berfungsi sebagai alat kontrol terhadap nilai-nilai kepantasan dari hal-hal yg kita lakukan. Oleh karena itu di akhir artikel ini, perkenankanlah saya untuk sedikit bertanya kepada seseorang, yg dengan sengaja menyebarkan isu yg “SANGAT MEMALUKAN” tersebut…</p>
<p>APAKAH ANDA JUGA MEMPUNYAI HATI…???</code></em></p>
<p>Saya ingin menggunakan pertanyaan yang sama untuk seorang Nurdin Halid.</p>
<p>APAKAH ANDA JUGA MEMPUNYAI HATI, dalam dua periode anda sebagai ketum PSSI tanpa prestasi anda masih ingin menjadi ketum PSSI?</p>
<p>APAKAH ANDA JUGA MEMPUNYAI HATI, sewaktu anda menjadi narapidana, anda tetap bertahan sebagai ketum PSSI dan bahkan kembali menjadi ketum setelah keluar dari tahanan?</p>
<p>APAKAH ANDA JUGA MEMPUNYAI HATI, seakan-akan anda berlindung di balik statua FIFA bahwa pemerintah tidak boleh intervensi akan tetapi pada saat yang sama anda membiarkan klub-klub peserta liga untuk terus menerus menghisap dana pemerintah?</p>
<p>APAKAH ANDA JUGA MEMPUNYAI HATI, dengan menceritakan perumpamaan yang begitu indah bahwa &#8220;<em>ketika perahu oleng, kita tidak boleh tinggalkan perahu itu. Kita harus tetap di perahu sampai perahu bersandar di dermaga</em>&#8220;, akan tetapi perahu sudah akan bersandar bulan maret ini tapi anda tetap akan melanjutkan perjalanan anda?</p>
<p>APAKAH ANDA JUGA MEMPUNYAI HATI, bahwa seruan untuk anda mundur ada dimana-mana, bahkan di stadion tempat anda menyaksikan timnas bertanding, tetapi anda tetap menutup telinga dan berkata itu hanyalah ulah oknum dan yang lain hanya terpengaruh. Kalau anda menganggap penonton satu stadion bisa atur untuk meminta anda mundur, saya tantang anda untuk membuat penonton satu stadion meneriakan yel-yel mendukung anda.</p>
<p>Ini semua bukanlah isu-isu lagi, tapi fakta-fakta yang tercatat dalam sejarah persepakbolaan Indonesia. Ya, fakta-fakta yang “SANGAT MEMALUKAN” </p>
<p>Selesai…</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pantas! Nurdin dan Gayus Sempat Satu Sekolah]]></title>
<link>http://rifqiblog.wordpress.com/2011/01/29/nurdin-dan-gayus-sempat-satu-sekolah/</link>
<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 18:15:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rifqi Muhammad</dc:creator>
<guid>http://rifqiblog.wordpress.com/2011/01/29/nurdin-dan-gayus-sempat-satu-sekolah/</guid>
<description><![CDATA[Tak bosan-bosannya saya mengunjungi forum kaskus. Kali ini bukan lantaran betah mengunjungi thread y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tak bosan-bosannya saya mengunjungi forum kaskus. Kali ini bukan lantaran betah mengunjungi thread y]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Crop Circle Turunkan Nurdin]]></title>
<link>http://panji1102.wordpress.com/2011/01/27/crop-circle-turunkan-nurdin/</link>
<pubDate>Thu, 27 Jan 2011 00:48:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>1102</dc:creator>
<guid>http://panji1102.wordpress.com/2011/01/27/crop-circle-turunkan-nurdin/</guid>
<description><![CDATA[INILAH.COM, Jakarta &#8211; Fenomena kemunculan crop circle yang diduga dihasilkan oleh UFO di Slema]]></description>
<content:encoded><![CDATA[INILAH.COM, Jakarta &#8211; Fenomena kemunculan crop circle yang diduga dihasilkan oleh UFO di Slema]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nurdin Halid Step Down!!]]></title>
<link>http://superbinfo.wordpress.com/2011/01/20/nurdin-halid-step-down/</link>
<pubDate>Thu, 20 Jan 2011 15:36:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>superbinfo</dc:creator>
<guid>http://superbinfo.wordpress.com/2011/01/20/nurdin-halid-step-down/</guid>
<description><![CDATA[I love Indonesia, so does our football. but I hate to say this though, our football federation is wa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[I love Indonesia, so does our football. but I hate to say this though, our football federation is wa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indonesia fight restraints in the name of progression]]></title>
<link>http://theovallog.wordpress.com/2011/01/19/indonesia-fights-restraints-in-the-name-of-progression/</link>
<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 23:59:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Stefan Bienkowski</dc:creator>
<guid>http://theovallog.wordpress.com/2011/01/19/indonesia-fights-restraints-in-the-name-of-progression/</guid>
<description><![CDATA[The global game tends to get smaller every day. I could fly to Dubai, New York, or Tokyo and have th]]></description>
<content:encoded><![CDATA[The global game tends to get smaller every day. I could fly to Dubai, New York, or Tokyo and have th]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
