<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>objek-wisata &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/objek-wisata/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "objek-wisata"</description>
	<pubDate>Sun, 19 May 2013 06:29:43 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[KEINDAHAN PULAU BALI]]></title>
<link>http://pariwisataindonesiavdimas.wordpress.com/2013/01/04/keindahan-pulau-bali/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jan 2013 04:45:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>dlingkers</dc:creator>
<guid>http://pariwisataindonesiavdimas.wordpress.com/2013/01/04/keindahan-pulau-bali/</guid>
<description><![CDATA[Pulau Bali atau yang juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata ini sungguh luar biasa pesona keindaha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pulau Bali</strong> atau yang juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata ini sungguh luar biasa pesona keindahannya juga kekayaan budayanya yang masih sangat kental yang melekat pada penduduknya. Tidak heran kalau <em>Pulau Bali</em> sangat terkenal di dunia, dan banyak sekali wisatawan asing yang mengunjunginya. Hingga hampir setiap obyek wisata di Bali selalu dipenuhi oleh wisatawan asing. Banyak juga wisatawan lokal yang sangat tertarik dengan keindahan pulau Bali ini.</p>
<p>Berikut beberapa obyek wisata di Bali yang sangat menarik untuk dikunjungi :</p>
<h2>Pantai Kuta Bali</h2>
<p><a href="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/kuta.jpg"><img class="aligncenter" alt="p.kuta" src="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/kuta-300x192.jpg" width="300" height="192" /></a></p>
<p><a href="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/senja-di-pantai-kuta.jpg"><img class="aligncenter" alt="senja-di-pantai-kuta" src="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/senja-di-pantai-kuta-300x187.jpg" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Tempat pariwisata ini merupakan pusat Pariwisata Bali karena sekarang telah mampu menyediakan fasilitas lengkap sesuai kebutuhan para wisatawan seperti berbagai penginapan dan hotel, pusat-pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, kehidupan malam begitu semarak, sarana dan fasilitas olahraga seperti Bungy jumping, water boom dan lain sebagainya.</p>
<p>Daya tarik tempat ini yaitu pasir putihnya yang bersih, pemandangan indah dan juga sangat romantis untuk melihat matahari terbenam (<em>sunset</em>), juga ombak pantainya yang tinggi yang menjadi kesukaan para surfer.</p>
<p>Sehingga terasa tidak lengkap kalau mengunjungi <em>Pulau Bali</em> tanpa berkunjung ke Pantai kuta ini.<!--more--></p>
<h2>Tanah Lot</h2>
<p><a href="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/bali_tanah-lot.jpg"><img class="aligncenter" alt="tanahlot-bali" src="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/bali_tanah-lot-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Tempat wisata ini merupakan salah satu tempat paling menarik di <em>pulau bali </em>yang bisa dikunjungi. Tempat ini terletak di desa Beraban atau 13 km sebelah barat Tabanan. Keunikan tempat ini yaitu adanya pura yang berada di atas bukit batu besar pinggir laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (<em>sunset</em>), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan <em>sunset</em> di sini.</p>
<h2>Kintamani</h2>
<p><a href="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/kintamani.jpg"><img class="aligncenter" alt="kintamani" src="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/kintamani-300x224.jpg" width="300" height="224" /></a></p>
<p><a href="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/lakebatur_550.jpg"><img class="aligncenter" alt="danau-batur" src="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/lakebatur_550-300x199.jpg" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Wisata Kintamani di bali ini merupakan tempat wisata yang memiliki udara pegunungan yang sejuk dengan panorama gunung dan danau Batur yang indah. Pesona alamnya yang indah yaitu pemandangan Danau Batur yang merupakan danau terbesar di Bali dan Gunung Batur salah satu Gunung berapi yang masih aktif, yang berdiri di tengah-tengah kaldera membuat daerah ini menjadi salah satu tujuan wisata paling favorit di <strong>Bali</strong>.</p>
<h2>Bedugul</h2>
<p><a href="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/bedugul.jpg"><img class="aligncenter" alt="bedugul" src="http://ainzacha.blogdetik.com/files/2011/11/bedugul-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Tempat ini merupakan kawasan wisata di <strong>pulau Bali </strong>yang berada di atas bukit dan terletak pada ketinggian kurang lebih 1249 m dari permukaan laut.</p>
<p>Daerah ini sangat sejuk,dengan temperatur rata-rata 18 derajat Celsius pada malam hari dan 24 derajat Celsius pada siang hari.</p>
<p>Daerah wisata ini menawarkan keindahan pemandangan pegunungan dan danau. Di tengah danau terdapat sebuah Pura yaitu Pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan.</p>
<p>Itulah beberapa tempat yang menurut saya sangat menarik untuk dikunjungi ketika berwisata ke pulau Bali.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[objek wisata rumput laut dan rujak bulung]]></title>
<link>http://nyomanadnyani.wordpress.com/2013/01/02/objek-wisata-rumput-laut-dan-rujak-bulung/</link>
<pubDate>Wed, 02 Jan 2013 11:00:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>oliveadnyani</dc:creator>
<guid>http://nyomanadnyani.wordpress.com/2013/01/02/objek-wisata-rumput-laut-dan-rujak-bulung/</guid>
<description><![CDATA[Nusa Lembongan merupakan salah satu pulau kecil dari deretan tiga pulau yang terletak di sebelah ten]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Nusa Lembongan merupakan salah satu pulau kecil dari deretan tiga pulau yang terletak di sebelah tenggara Bali, yakni Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Pulau Nusa Lembongan adalah yang terbaik dari kedua pulau yang lain. Meski hanya sebuah pulau kecil, Nusa Lembongan mampu menyuguhkan berbagai macam fasilitas rekreasi.</p>
<p>Kondisi lingkungan yang masih asri serta dilengkapi beberapa fasilitas, siap memanjakan Anda untuk menikmati keasrian Pulau ini. tempat pertunjukan kesenian, sampai objek wisata laut untuk menyelam dan menyaksikan keindahan terumbu karang di dalamnya. Di Nusa Lembongan juga terdapat perkampungan tempat pembudidayaan rumput laut. Sebagian besar penduduk di Nusa Lembongan adalah petani rumput laut. Jadi sewaktu kita mengunjungi Pulau Nusa Lembongan, Anda akan melihat banyak sekali rumput laut yang sedang dijemur.  dan nikmati berbagai olahan makanan dari rumput laut.</p>
<p><a href="http://nyomanadnyani.wordpress.com/2013/01/02/objek-wisata-rumput-laut-dan-rujak-bulung/images/" rel="attachment wp-att-375"><img class="alignnone size-full wp-image-375" alt="images" src="http://nyomanadnyani.files.wordpress.com/2013/01/images.jpg?w=200&#038;h=200" width="200" height="200" /></a> <a href="http://nyomanadnyani.wordpress.com/2013/01/02/objek-wisata-rumput-laut-dan-rujak-bulung/index4/" rel="attachment wp-att-376"><img class="alignnone size-full wp-image-376" alt="index4" src="http://nyomanadnyani.files.wordpress.com/2013/01/index4.jpg?w=259&#038;h=194" width="259" height="194" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wisata Alam Punti Kayu Palembang]]></title>
<link>http://wisatasriwijaya.wordpress.com/2012/12/27/wisata-alam-punti-kayu-palembang/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2012 08:03:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>wisatasriwijaya</dc:creator>
<guid>http://wisatasriwijaya.wordpress.com/2012/12/27/wisata-alam-punti-kayu-palembang/</guid>
<description><![CDATA[Taman Wisata Alam Punti Kayu merupakan satu-satunya hutan wisata di kota Palembang yang terletak 6 k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" alt="" src="http://www.jalanjalanyuk.com/wp-content/uploads/2010/12/punti-kayu-palembang.jpg" width="800" height="600" />Taman Wisata Alam Punti Kayu merupakan satu-satunya hutan wisata di kota Palembang yang terletak 6 km dari pusat kota. Kawasan Taman Puntikayu merupakan kawasan konservasi yang konsep pengembanganya berdasarkan pada prinsip-prinsip perlindungan keanekaragaman jenis tumbuhan hayati dan satwa.</p>
<p>Potensi TWA Punti Kayu berupa panorama hutan pinus (pinus mercussi) yang memiliki nilai estetika pemandangan menarik, serta adanya kebun binatang mini dengan hewan liar yaitu : kera ekor panjang (Macaca Fasicicularis), Beruk (Macaca Nemistriana), dll.</p>
<p>Selain itu ada juga arena menunggang kuda, area atraksi gajah, taman bunga, taman bermain anak, dermaga perahu, kolam renang anak, jembatan gantung, panggung terbuka, dan joglo/pendopo.</p>
<p>Untuk fasilitas terdapat pintu gerbang, loket karcis, musholla, pusat informasi, toilet umum, kantin / pondok pedagang sumur, tower air, pos keamanan, dan tempat parkir yang luas.</p>
<p>Hutan Wisata Punti Kayu, secara geografis terletak antara 103° 11″-103° 40″ Bujur Timur dan 3° 11″-3° 12″ Lintang selatan, yang secara administrasi pemerintahan terletak di daerah wilayah Kecamatan Sukarami Kota Palembang Propinsi Sumatera Selatan.</p>
<p>Hutan Wisata Punti Kayu mempunyai potensi strategis dengan batas-batas kawasan :<br />
- Sebelah Utara berbatasan dengan jalan Kol. H. Burlian dan tanah milik Pemda Sumatera Selatan.<br />
- Sebelah Timur berbatasan dengan perumahan penduduk.<br />
- Sebelah Selatan berbatasan dengan tanah milik Departemen Pertanian, Departemen Kehutanan, dan Pemda SumSel.<br />
- Sebelah Barat berbatasan dengan daerah rawa-rawa Talang Buruk.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peninggalan Sriwijaya "Bukit Siguntang"]]></title>
<link>http://wisatasriwijaya.wordpress.com/2012/12/27/peninggalan-sriwijaya-bukit-siguntang/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2012 08:00:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>wisatasriwijaya</dc:creator>
<guid>http://wisatasriwijaya.wordpress.com/2012/12/27/peninggalan-sriwijaya-bukit-siguntang/</guid>
<description><![CDATA[Kemasyhuran Bukit Seguntang tidak hanya berkutat di Palembang, tetapi menyebar hingga ke seluruh Sum]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" alt="" src="http://www.trijayafmplg.net/wp-content/uploads/2010/03/Bukit-Siguntang.jpg" width="500" height="334" /></p>
<p>Kemasyhuran Bukit Seguntang tidak hanya berkutat di Palembang, tetapi menyebar hingga ke seluruh Sumatera, Malaysia, dan Singapura. Kawasan perbukitan di Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, itu menjadi cikal bakal pertumbuhan Kerajaan Melayu. Hingga kini bukit tersebut masih kerap dikunjungi wisatawan asing.</p>
<p>Mengikut teks Sejarah Melayu, Bukit Seguntang adalah tempat Wan Empuk dan Wan Malini berhuma hingga padinya berbuahkan emas, berdaunkan tembaga dan berbatangkan suasa apabila tiga anak Raja Suran, Sang Nila Pahlawan, Krisyna Pendita dan Sang Nila Utama, turun di bukit itu.</p>
<p>Bukit Seguntang memang cikal bakal Kerajaan Malaka. Bukit Seguntang pernah menjadi pusat Kerajaan Palembang yang dipimpin Parameswara, adipati di bawah Kerajaan Majapahit.</p>
<p>Sekitar tahun 1511, Parameswara memisahkan diri dari Majapahit dan merantau ke Malaka. Di sana dia sempat bentrok dengan pasukan Portugis yang hendak menjajah Nusantara. Adipati itu menikah dengan putri penguasa Malaka, menjadi raja, dan menurunkan raja-raja Melayu yang berkuasa di Malaysia, Singapura, dan Sumatera.</p>
<p>Sekitar tahun 1554 muncul Kerajaan Palembang yang dirintis Ki Gede Ing Suro, seorang pelarian Kerajaan Pajang, Jawa Tengah. Kerajaan ini juga mengeramatkan Bukit Seguntang dengan mengubur jenazah Panglima Bagus Sekuning dan Panglima Bagus Karang.</p>
<p>Kedua tokoh itu berjasa memimpin pasukan kerajaan saat menundukkan pasukan Kasultanan Banten yang menyerang Palembang. Sultan Banten, Sultan Hasanuddin, tewas dalam pertempuran sengit itu. Tetapi, ada juga versi sejarah yang menyebutkan, makam Bagus Sekuning yang sebenarnya justru ada di kawasan Bagus Kuning, di Plaju, Palembang.</p>
<p>Jauh sebelum itu, Bukit Seguntang menjadi pusat keagamaan pada masa Kerajaan Sriwijaya yang berkembang sampai abad ke-14. Sejumlah peninggalan dari kerajaan yang didirikan Dapunta Hyang Srijayanasa itu ditemukan di sini. Ada kemudi kapal Sriwijaya yang ditemukan di kaki bukit, ada arca Buhda Amarawati, dan prasasti Bukit Seguntang yang menjadi bukti penting keberadaan Sriwijaya.</p>
<p>Bukit Seguntang memang merupakan kawasan yang dikeramatkan sejak zaman Kerajaan Sriwijaya, pemerintahan perwakilan Majapahit, dan Kerajaan Palembang. Sampai sekarang pun bukit itu masih dikeramatkan dengan diziarahi banyak pengunjung, mengingat di tempat inilah dimakamkan beberapa tokoh penting dari zaman kerajaan.</p>
<p>Tokoh-tokoh tersebut di antaranya, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Panglima bagus Kuning, Panglima Raja batu Api, bahkan disebut-sebut di sinilah Alexander The Great dimakamkan.</p>
<p>Pengunjung dapat mengurai sejarah Sumatera, Melayu, dan Palembang dengan menelusuri sejarah Bukit Seguntang. Namun, teks penjelasan yang minim membuat sejarahnya menjadi kabur. Saat ini bukit itu lebih banyak diziarahi orang untuk berdoa, tanpa tahu sejarah yang tertoreh di bukit ini.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Benteng Kuto Besak Palembang]]></title>
<link>http://wisatasriwijaya.wordpress.com/2012/12/27/benteng-kuto-besak-palembang/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2012 07:56:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>wisatasriwijaya</dc:creator>
<guid>http://wisatasriwijaya.wordpress.com/2012/12/27/benteng-kuto-besak-palembang/</guid>
<description><![CDATA[Benteng Kuto Besak berdiri kokoh di ketinggian 10 meter dimana dari sini Anda dapat menyaksikan kapa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/Rm86igJ3QAQ?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<p>Benteng Kuto Besak berdiri kokoh di ketinggian 10 meter dimana dari sini Anda dapat menyaksikan kapal-kapal berlalu-lalang di Sungai Musi. Benteng ini adalah kebanggaan masyarakat Palembang karena merupakan benteng terbesar dan satu-satunya yang terbuat dari batu sebagai saksi perlawanan terhadap penjajah asing.</p>
<p>Dibangun pada abad ke 17, Kuto Besak merupakan warisan Kesultanan Palembang Darussalam yang memerintah pada 1550-1823. Benteng ini memiliki panjang 288,75 m, lebar 183,75 m, tinggi 9,99 m dan tebal 1,99 m, berfungsi sebagai pos pertahanan. Lokasi Benteng ini baik secara politik dan geografis sangat strategis karena membentuk pulau sendiri, berbatasan dengan sungai musi di sebelah selatan, sungai sekanank di sebelah barat, sungai kapuran di sebelah utara dan sungai tengkuruk di sebelah timur.</p>
<p>Berdasarkan catatan sejarah di Balai Arkeologi Kota Palembang, benteng ini pendiriannya memakan waktu 17 tahun (1780-1797). Pembangunan Benteng Kuto Besak diprakarsai Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah 1724-1758. Konstruksinya dimulai pada 1780 selama era Sultan Mahmud Badaruddin. Benteng ini dimaksudkan sebagai sebuah istana yang dibangun untuk menggantikan Keraton Kuto Lamo Tua atau Benteng Kuto Lamo yang luasnya tidak cukup besar. Saat ini, Benteng Kuto Lamo digunakan sebagai Museum Sultan Mahmud Badarudin II. Benteng Kuto Besak akhirnya digunakan secara resmi sebagai pusat pemerintahan Kesultanan dari 21 Februari 1797.</p>
<p>Tahun 1821 benteng ini diserbu oleh tentara kolonial Belanda. Benteng Kuto Besak dirampas dan Sultan Mahmud Badaruddin II dibuang ke Maluku. Kejadian ini menandai akhir dari era Kesultanan Palembang. Tanda pendudukan Belanda terukir di Benteng Kuto Besak dengan ukir gaya kolonial.</p>
<p>Benteng Kuto Besak adalah refleksi dari masyarakat multi-etnis dari era Kesultanan Palembang Darussalam. Pengawasan konstruksi dipercayakan kepada seorang supervisor Cina, sementara para buruh bangunan asli Palembang dan Cina yang bekerja bergandengan tangan dalam keharmonisan. Keharmonisan ini juga salah satu warisan yang diturunkan sampai hari ini seperti digambarkan dalam banyak acara-acara di Kota Palembang seperti di Cap Go Meh dan Imlek (Tahun Baru Cina).</p>
<p>Setiap sudut benteng diperkuat dengan bastion. Bastion di sudut barat lebih besar dan mirip dengan benteng-benteng lain di Indonesia sementara bastion lainnya bentuknya arsitekturnya unik dan tidak mungkin ditemukan di tempat lain. Gerbang utama, yang disebut Lawang Kuto, terletak di selatan menghadap ke Sungai Musi, sedangkan gerbang lainnya yang disebut Lawang borotan terletak di sebelah barat dan timur, meskipun gerbang barat saat ini satu-satunya yang masih berdiri.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Workshop - Hunting PLTD Apung]]></title>
<link>http://sianakdesa.wordpress.com/2012/11/18/workshop-hunting-pltd-apung/</link>
<pubDate>Sun, 18 Nov 2012 15:10:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>sianakdesa</dc:creator>
<guid>http://sianakdesa.wordpress.com/2012/11/18/workshop-hunting-pltd-apung/</guid>
<description><![CDATA[Agenda saya hari ini seharian penuh berhubungan dengan fotografi. Mulai pagi sampai sore tadi saya m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Agenda saya hari ini seharian penuh berhubungan dengan fotografi. Mulai pagi sampai sore tadi saya m]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[2012-11-07 - Kota Tua]]></title>
<link>http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/</link>
<pubDate>Wed, 07 Nov 2012 15:37:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>Setiaji Pamungkas</dc:creator>
<guid>http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/</guid>
<description><![CDATA[2012-11-07 &#8211; Kota Tua 2012-11-07 &#8211; Kota Tua]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h1>2012-11-07 &#8211; Kota Tua</h1>

		<style type='text/css'>
			#gallery-398-4 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-398-4 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 20%;
			}
			#gallery-398-4 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-398-4 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
		</style>
		<!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php -->
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":43902010,"permalink":"http:\/\/setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com\/2012\/11\/07\/2012-11-07-kota-tua\/","likes_blog_id":43902010}' id='gallery-398-4' class='gallery galleryid-398 gallery-columns-5 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0128/' title='2012_11_17_0128'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="399" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0128.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353168430&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;24&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.016666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0128" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0128.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0128.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0128.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0128" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0137/' title='2012_11_17_0137'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="400" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0137.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353170138&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;28&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0137" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0137.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0137.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0137.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0137" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0143/' title='2012_11_17_0143'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="401" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353170299&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;28&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0143" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0143" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0143_-final/' title='2012_11_17_0143_ FINAL'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="402" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143_-final.jpg" data-orig-size="500,750" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0143_ FINAL" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143_-final.jpg?w=200" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143_-final.jpg?w=500" width="100" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0143_-final.jpg?w=100&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0143_ FINAL" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0145/' title='2012_11_17_0145'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="405" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0145.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5.6&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353170754&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;21&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.025&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0145" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0145.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0145.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0145.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0145" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0149/' title='2012_11_17_0149'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="406" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0149.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353170976&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;33&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0149" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0149.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0149.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0149.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0149" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0151/' title='2012_11_17_0151'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="407" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353171037&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;33&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0151" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0151" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0151_-final/' title='2012_11_17_0151_ FINAL'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="408" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151_-final.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;33&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0080006400512041&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0151_ FINAL" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151_-final.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151_-final.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0151_-final.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0151_ FINAL" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0156/' title='2012_11_17_0156'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="409" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0156.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353171197&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;24&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0156" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0156.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0156.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0156.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0156" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0159/' title='2012_11_17_0159'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="410" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353171254&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;24&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0159" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0159" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0159_-final/' title='2012_11_17_0159_ FINAL'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="411" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159_-final.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;24&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0080006400512041&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0159_ FINAL" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159_-final.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159_-final.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0159_-final.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0159_ FINAL" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0180-final/' title='2012_11_17_0180  FINAL'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="412" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0180-final.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0080006400512041&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0180  FINAL" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0180-final.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0180-final.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0180-final.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0180  FINAL" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0186/' title='2012_11_17_0186'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="413" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0186.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353172285&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;34&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;400&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0186" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0186.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0186.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0186.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0186" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0198/' title='2012_11_17_0198'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="414" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0198.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353172951&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;50&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;250&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0198" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0198.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0198.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0198.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0198" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0201/' title='2012_11_17_0201'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="415" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0201.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353173058&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;50&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;250&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0201" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0201.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0201.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0201.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0201" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0205/' title='2012_11_17_0205'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="416" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0205.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353173206&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;50&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;250&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0205" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0205.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0205.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0205.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0205" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0210/' title='2012_11_17_0210'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="417" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0210.jpg" data-orig-size="333,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353173382&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;50&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;250&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0210" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0210.jpg?w=199" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0210.jpg?w=333" width="99" height="150" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0210.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0210" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/2012_11_17_0144/' title='2012_11_17_0144'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="404" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0144.jpg" data-orig-size="500,333" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5.6&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 40D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1353170717&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;29&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.016666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2012_11_17_0144" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0144.jpg?w=300" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0144.jpg?w=500" width="150" height="99" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/2012_11_17_0144.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="2012_11_17_0144" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/11/07/2012-11-07-kota-tua/fb-cover-copy/' title='FB Cover copy'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="418" data-orig-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/fb-cover-copy1.jpg" data-orig-size="1616,343" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="FB Cover copy" data-image-description="" data-medium-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/fb-cover-copy1.jpg?w=300" data-large-file="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/fb-cover-copy1.jpg?w=1024" width="150" height="31" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/fb-cover-copy1.jpg?w=150&#038;h=31" class="attachment-thumbnail" alt="FB Cover copy" /></a>
			</dt></dl>
			<br style='clear: both;' />
		</div>

<h2>2012-11-07 &#8211; Kota Tua</h2>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://fitribudayaseni.wordpress.com/2012/10/26/54/</link>
<pubDate>Fri, 26 Oct 2012 23:20:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>rima26</dc:creator>
<guid>http://fitribudayaseni.wordpress.com/2012/10/26/54/</guid>
<description><![CDATA[Pasar Terapung (Muara Kuin, Kalimantan Selatan) Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi yang a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pasar Terapung (Muara Kuin, Kalimantan Selatan)<br />
<a href="http://fitribudayaseni.files.wordpress.com/2012/10/pasar-apung.jpg"><img src="http://fitribudayaseni.files.wordpress.com/2012/10/pasar-apung.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" title="pasar-apung" width="300" height="200" class="alignnone size-medium wp-image-55" /></a></p>
<p> Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi yang ada di Indonesia. Di sana, tepatnya di Muara Kuin ada pasar tradisional yang unik dan khas. Keunikan dan kekhasan itu pasar tersebut karena berada bukan di tepian muara atau sungai (darat) tetapi justeru di atas permukaan air (terapung di atas muara sungai Kuin-Barito, Banjarmasin, Kalimantan Selatan). Oleh karena itu, pasar tersebut disebut “Pasar Terapung Muara Kuin”.</p>
<p>Konon, pasar terapung ini sudah mulai ada sejak Sultan Suriansyah mendirikan kerajaan di tepi Sungai Kuin dan Barito pada tahun 1526, yang kemudian menjadi cikal bakal Kota Banjarmasin. Pasar Muara Kuin tergolong unik, sebab selain melakukan aktivitas jual-beli di atas air, juga tidak memiliki organisasi seperti pada pasar-pasar yang ada di darat. Jadi, tidak dapat diketahui berapa jumlah pedagang atau pembagian pedagang berdasarkan barang dagangannya.</p>
<p>Aktivitas Pasar<br />
Suasana pasar Muara Kuin mulai hidup sekitar pukul 03.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita) atau setelah subuh dengan berdatangannya para pedagang yang menggunakan perahu jukung, yaitu sejenis perahu kecil yang terbuat dari kayu utuh. Para pedagang ini kebanyakan adalah kaum perempuan yang mengenakan pakaian tanggui dan caping lebar khas Banjar yang terbuat dari daun rumbia. Barang-barang yang mereka bawa untuk dijual umumnya sama seperti pasar-pasar tradisional yang ada di darat, yaitu beras, sayur-mayur, buah-buahan, ikan, penganan (makanan) dan lain sebagainya.</p>
<p>Sementara para pedagang mulai berkumpul, para pembeli mulai berdatangan dengan menggunakan jukung sendiri maupun sewaan. Suasana pasar pun menjadi ramai dengan hilir-mudiknya jukung, baik besar maupun kecil untuk mengadakan transaksi. Dan, apabila keadaan pasar sudah terlalu ramai dan perahu-perahu sudah berdesak-desakan, maka para pembeli dapat meloncat dari satu perahu ke perahu yang lain untuk membeli barang yang diinginkannya. Sebagai catatan, di pasar terapung ini juga sering terjadi transaksi barter antarpedagang yang dalam bahasa Banjar disebut bapanduk.</p>
<p>Apabila fajar mulai menyingsing dan pasar mulai terbawa arus sungai, maka kegiatan jual-beli di pasar pun berangsur-angsur mulai berakhir. Para pedagang dan pembeli akan segera pulang ke kampung masing-masing yang umumnya berada di sepanjang Sungai Barito dan anak-anak sungainya. Jadi, setiap harinya kegiatan transaksi di pasar ini hanya berlangsung sekitar 3 atau 4 jam saja.</p>
<p>Aktivitas pasar terapung di muara Sungai Kuin yang telah berlangsung selama ratusan tahun ini oleh pemerintah daerah Kalimantan Selatan akhirnya dijadikan sebagai obyek wisata andalan bagi pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Panorama pasar terapung beserta kehidupan masyarakatnya yang tinggal di sepanjang tepian sungai menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan khas Banjar.</p>
<p>Untuk dapat menikmati eksotisme pasar terapung di muara Sungai Kuin-Barito dapat ditempuh melalui dua rute. Rute pertama, dari Kota Banjarmasin dengan menggunakan angkutan darat yang hanya memakan waktu sekitar 15 menit. Sedangkan, rute kedua dengan menggunakan perahu motor yang disebut kelotok. Harga sewa dari sebuah kelotok berkisar antara Rp50.000,00 hingga Rp70.000,00, tergantung dari jumlah penumpang. Apabila menggunakan perahu kelotok, dari Kota Banjarmasin menuju ke pasar Muara Kuin memakan waktusekitar1jam.(gufron)</p>
<p>Foto:<a href="http://www.banjarmasin.go.id" rel="nofollow">http://www.banjarmasin.go.id</a><br />
Sumber:</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org" rel="nofollow">http://id.wikipedia.org</a></p>
<p><a href="http://mycityblogging.com" rel="nofollow">http://mycityblogging.com</a></p>
<p><a href="http://www.paketrupiah.com" rel="nofollow">http://www.paketrupiah.com</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[catatan perjalanan : menganti beach]]></title>
<link>http://bondhezh.wordpress.com/2012/10/26/catatan-perjalanan-menganti-beach/</link>
<pubDate>Fri, 26 Oct 2012 05:47:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>donnys</dc:creator>
<guid>http://bondhezh.wordpress.com/2012/10/26/catatan-perjalanan-menganti-beach/</guid>
<description><![CDATA[This slideshow requires JavaScript. menganti beach, sebuah pantai di selatan kebumen. pantai yang ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="jetpack-slideshow-noscript robots-nocontent">This slideshow requires JavaScript.</p><div id="gallery-202-2-slideshow"  class="slideshow-window jetpack-slideshow" data-width="984" data-height="410" data-trans="fade" data-gallery="[{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_053521.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;203&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_053735.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;204&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_053923.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;205&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_055906.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;206&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_060208.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;207&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_060728.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;208&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_074430.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;209&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_074718.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;210&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_080027.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;211&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_080333.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;212&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_080511.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;213&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_081318.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;214&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/bondhezh.files.wordpress.com\/2012\/10\/img_20120916_083557.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;215&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;}]"></div>
		<style>
		#gallery-202-2-slideshow .slideshow-slide img {
			max-height: 410px;
			/* Emulate max-height in IE 6 */
			_height: expression(this.scrollHeight >= 410 ? '410px' : 'auto');
		}
		</style>
		
<p>menganti beach, sebuah pantai di selatan kebumen. pantai yang kayaknya memang kurang terkenal, dan agaknya memang tidak terkenal (sepi sih <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). berangkat dari magelang sekitar jam 8 malam bersama 1 teman seperjuangan. kenapa malam?? kalau siang panas sih, jadi aku lebih suka perjalanan malam. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . berbekal sebuah GPS hp yang sering menyesatkan, kami nekat berangkat menuju lokasi di mamam hari. ya, dengan perjalanan sanati kami sampai di kebumen sekitar jam 11 malam, lanjut perjalanan sebentar kemudian kami beristirahat di masjid di daerah srueng. tidur di situ beberapa jam,akhirnya kami melanjutkan perjalanan sebelum subuh. cukup gila, karena kami harus melewati daerah yang sepi, gelap dan medannya belum kami ketahui <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . tapi itulah tanntangannya. layaknya sebuah kehidupan, masa depan adalah sesuatu yang belum pasti, kita takkan pernah tahu apa yang akan kita hadapi, yang terpenting adalah kita harus siap untuk apapun yang akan terjadi. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .<br />
<!--more--></p>
<p>perjalanan berlanjut dari srueng terus ke selatan, lewat petanahan, menyusuri pantai selatan kebuben, kemudian kami berhenti di barat pantai suwuk untuk sholat subuh. akahirnya samapi di lokasi sekitar jam 6 pagi, cukup pagi hingga tak ada retribusi masuk pantai, atau memang tak ada?? kami juga ga tau.,., <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . suasana panati menganti cukup asyik. apalagi di pagi hari, kami bisa melihat saat para nelayan turun ke lau mencari ikan atau para pemancing pulang dari pencarian ikan. sayang sekalai datangnya bersama cowok, coba datangnya sama cewek, pasti lebih asyik.,. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . setelah sekitar 4 jam dilokasi (foto-foto) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , atau sekitar jam 10 pagi akhirnya kami memutuskan untuk pulang. sampai magelang lagi sekitar jam 13.00 , jarak PP sekitar 250an km. pantai menganti layak untuk anda yang ingin menikmati pantai yang masih cukup alami di daerah kebumen.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kuningan-Cirebon (2): Blasssss...]]></title>
<link>http://esispr.wordpress.com/2012/10/25/kuningan-cirebon-2-blasssss/</link>
<pubDate>Thu, 25 Oct 2012 15:53:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>Indragara</dc:creator>
<guid>http://esispr.wordpress.com/2012/10/25/kuningan-cirebon-2-blasssss/</guid>
<description><![CDATA[Koreksi  !!! Yang dimaksud Mesjid Keraton Kasepuhan, pada tulisan bagian pertama adalah Mesjid Agung]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://esispr.files.wordpress.com/2012/10/ceremai.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-97" alt="Ceremai" src="http://esispr.files.wordpress.com/2012/10/ceremai.jpg?w=150&#038;h=112" width="150" height="112" /></a>Koreksi  !!! Yang dimaksud Mesjid Keraton Kasepuhan, pada tulisan bagian pertama adalah Mesjid Agung Sang Cipta Rasa, berada di samping timur Keraton. Sebab, di areal Keraton Kasepuhan itu sendiri tegak sebuah Mesjid meski tidak sebesar Mesjid dimaksud.</p>
<p style="text-align:justify;">Didirikan oleh Sunan Gunung Jati dengan arsitektur Sunan Kalijaga, Mesjid Agung Kasepuhan ini masih memperlihatkan beberapa orisinilitas masa lalu, baik ornament yang menghiasi dinding mesjid bagian dalam maupun benda-benda peninggalan sejarahnya. Yang menarik dari mesjid ini adalah salah satu falsafah dari pintu masuk ke dalam ruang utama mesjid; falsafah yang justru sering diabaikan oleh kebanyakan (mungkin) dari kita semua. Ada 9 (Sembilan) pintu masuk yang mencerminkan wali songo dimana semua pintu tersebut memiliki ketinggian hanya 1,5 meter. <!--more-->Rendahnya ketinggian pintu mengajarkan kepada kita untuk mampu bersikap rendah hati dan merendahkan diri di hadapan Yang Maha Kuasa.  Suasana khidmat akan terasa menyekap rasa dan dada kita saat bersujud menunaikan ibadah sholat.; hening dan tenang. Suasana yang berbeda aku dapatkan dibanding ketika sholat di Mesjid Ampel, Mesjid Agung Banten dan mesjid-mesjid lain yang pernah diri ini menjejakkannya.</p>
<p>“klak klik…klak klik’…berpose di beberapa tempat di mesjid yang telah berusia 500 tahun tegak berdiri, sempat juga dilakukan. Rasanya berat juga untuk segera meninggalkan tempat ibadah yang menenangkan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sujurus kemudian, pelataran Keraton Kasepuhan kami datangi. Di antar oleh pemandu, kami diajak berkeliling ruang demi ruang serta penjelasan secukupnya. Sebenarnya, kami hanya ingin ber-klak klik saja di seputar dalam keraton yang entah untuk kesekian kali kami kunjungi. Malah kami pernah mendapat kehormatan memenuhi undangan Sultan Sepuh (alm) terkait prosesi ‘panjang jiwo’, prosesi dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad saw.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama-tama, pemandu akan mengajak dan menerangkan tempat persitirahatan (joglo) tepat di area pelataran depan lingkungan keraton, menghadap langsung dengan alun-alun dan di sebelah kiri alun-alun itu lah Mesjid Sang Cipta Rasa berdiri. Kemudian setelah meliwati pos penjagaan pengawal keraton, kita akan masuk keruangan kereta Kencana, Singa Barong.  Ada 2 (dua) keunikan kereta kencana buatan abad ke -15 itu. Pertama, telah memiliki suspensi layaknya kendaraan sekarang; sehingga, mampu menjaga kestabilan posisi kenyamanan penggunannya saat terpaksa dan tidak sengaja harus meliwati lubang dan atau jalanan tidak rata. Kedua, posisi roda telah di design sedemikian rupa agar roda harus meliwati genangan air tidak menyiram ke dalam, semburan cipratan ari nya mengarah ke luar. Suatu tekhnologi canggih pada masanya. Di ruangan yang sama, kita pun bisa melihat foto Prabu Siliwangi Pajajaran (katanya….hehehhee).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari situ, baru kita dipandu memasuki ruang inti Keraton Kasepuhan. Kilas balik kunjungan kami yang lalu-lalu, baik saat mengikuti prosesi ‘panjang jiwo’ maupun secara khusus diterima oleh Ibu Ratu (ibunda dari Sultan Kasepuhan Sekarang, PRA Arief Natadiningrat) berkelebat layaknya ‘slow motion’ frase film.</p>
<p style="text-align:justify;">Usai mendengarkan penjelasan pemandu, sepeminum teh kemudian, kami diajak untuk memasuki museum dan melihat-lihat sejumlah benda pusaka serta peninggalan lainnya… sebelum memasuki museum, tak lupa pemandu pasti menunjukan tempat dimana salah seorang pengunjung yang berfoto dan ketika di cetak terlihat penampakan foto ‘buaya putih’… selepas dari museum, kami diajak untuk melihat keraton kasepuhan lama plus sumur yang airnya tidak pernah surut sepanjang masa sejak dibuat 500 tahun lalu. Dipercaya juga airnya dapat membuat kita tampak awet muda…(wah gawat deh klo ini sih)…</p>
<p style="text-align:justify;">Hampir 1 (satu) jam selesai sudah kami menjelajah batas-batas Keraton Kasepuhan yang diperuntukan wisatawan menikmati dan mengetahui nya. Di sela gerimis kecil, sebelum meninggalkan areal Keraton, kami menyempatkan membeli dua tiga potong ‘Surabi” tepat di samping Mesjid Agung. Referensi dari pecinta kuliner yang kami baca, ‘surabi’ ini terkenal enaknya….Mmmmm…soal rasa, sepertinya masih kalah sama ‘surabi ambu’, gazebo Bandung deh….</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu memutar jalan untuk sampai di pasar depan Keraton Kanoman. Pasar ? Yaaa… kami mencari panganan tradisional yang khas dan hanya dapat ditemui di sini, di luar bulan puasa. Di jual oleh si mbok, berusia setengah lanjut…’botok’ roti dan kacang hijau. Panganan yang marak mulai dekade abad ke -18 ini terbuat dari campuran bahan dasar roti/kacang hijau dengan santan, gula aren cair, telur dan daun pandan. Dibungkus daun pisang dan dikukus, sehingga aromanya semerbak harum…  Alhamdulillah masih tersisa beberapa bungkus untuk bisa kami nikmati…</p>
<p style="text-align:justify;">Jam menunjuikkan sekitar pukul 13.30…lapar sudah mulai mendera…segera bergegas kami menunju penginapan di jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Penginapan langganan dari dulu; tempatnya nyaman dan fasilitas kamarnya pun cukup baik, Kami sudah booking, sebelum berangkat meninggalkan kota tercinta, menyusuri jalanan pantai utara Jawa Barat. Sebelum sampai dipenginapan yang letaknya dekat stasiun besar Cirebon, kami memanjakan mahluk-mahluk dalam perut ini dengan semangkuk ‘empal gentong’ dan tak lupa tentunya ‘emping’ manis bulatan besar. Empal gentong, soto daging berkuah santan kuning ini nyaris sama dengan soto khas kota Bogor. Isinya tidak terlalu variatif seperti soto betawi. Mungkin karena kuahnya di masak di kuali besar, karenanya dikenal dengan empal ‘gentong’. Tak ada yang istimewa….</p>
<p style="text-align:justify;">Gerimis berkepanjangan membuat sore hari hanya bisa menikmati lembutnya bantal penginapan. Rencana mengunjungi makam Sunan Gunung Jati batal sudah. Petunjuk arah ke sana hanya bemain-main di mimpi saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih banyak kuliner Cirebon yang belum tersentuh sepanjang hari ini, diantaranya, Nasi Jamblang. Sebenarnya lebih tepat, ‘sambal jamblang’. Kuliner ini amat sederhana, disajikan nasi panas yang dibungkus daun jati, sehingga aroma (bukan rasa) menjadi unik.  Sambal jamblang sendiri terdiri dari irisan cabai/Lombok (bukan rawit) yang iris ukuran besar plus pernak perniknya. Lauk pelengkapnya terpisah, tinggal pilih…ada bacem tempe, tahu, dadar telur, semur daging dan lain-lain. Tempat jajanan ini yang dikenal di sana, yaaa di daerah (samping mall)  ‘grade’, tidak jauh dari gapura ucapan selamat dating di Kota Cirebon. Sajian kuliner ini baru kami bisa nikmati lepas isya, ketika tanah masih menyisakan butiran lembut gerimis.</p>
<p style="text-align:justify;">Pagi sekalim kendaraan sudah aku jajar rapih di areal parkir pasar pagi kota Cirebon, letak tak jauh dari ujung lampu merah jalan Siliwangi menju pertokoan tengah kota. Ada beberapa oleh-oleh yang harus dan hanya bisa dibeli di sini. Sengaja, ketika sinar matahari belum menyorot tajam mesti sudah selesai mengisi bagasi kendaraan dengan oleh-oleh tersebut. Sebab, perjalan masih harus ditempuh menuju sentra Batik Cirebon, di kampong Trusmi….</p>
<p style="text-align:justify;">Perkampungan Trusmi ini, merupakan perkampungan tua. Masih tampak bangunan kusam dan tua di sisi kiri kanan jalan sempit. Kebanyakan, estalase dan ruang penjulan melekat juga dengan rumah tinggal. Bahkan satu dua sekaligus sebagai tempat pengrajinan. Jadi, di samping berbelanja dan atau melihat-lihat hasil produksi maka kita pun dapat pula melihat proses pengrajinannya. Sentra Batik dengan pola ‘home industri’ dan dikawasan perkampungan tentu menampilkan nuasa dan suasana khas pula. Belum lagi komunikasi penjual dan pembeli serasa begitu dekat; duduk bersama lesehan sambil berbincang bukan soal harga namun lebih pada konsultasi barangnya. Pelayanan demikian, tentu tidak bisa kita dapat di pertokoan. Calon pembeli pun punya kebebasan masalah waktu; sejauh belum bosan yaa monggo silahkan memilih dan memilah…soal harga, jangan khawatir; mulai yang murah tapi berkualitas sampai jutaan satu set nya pun tersedia. Wah kalau sudah di Trusmi maka supir seperti aku bisa tidur sejenak di pojok ruang deh, sementara juragan dengan senang hati &#8216;jendela mata&#8217;nya memelototi satu persatu bahan-bahan batik sampai menemukan barang  yang diinginkan-nya….hehehehee…(habissss….)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kampung Aer, tempat makan dengan nuansa alam]]></title>
<link>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/kampung-aer-tempat-makan-dengan-nuansa-alam/</link>
<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 17:24:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>arifin alfiansyah</dc:creator>
<guid>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/kampung-aer-tempat-makan-dengan-nuansa-alam/</guid>
<description><![CDATA[Bagi para pencinta kuliner Serpong yang mendambakan suasana alam, persawahan dan sungai-sungai, rest]]></description>
<content:encoded><![CDATA[
		<style type='text/css'>
			#gallery-99-6 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-99-6 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 33%;
			}
			#gallery-99-6 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-99-6 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
		</style>
		<!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php -->
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":41671981,"permalink":"http:\/\/arindri23.wordpress.com\/2012\/10\/23\/kampung-aer-tempat-makan-dengan-nuansa-alam\/","likes_blog_id":41671981}' id='gallery-99-6' class='gallery galleryid-99 gallery-columns-3 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoeng-aer.jpg' title='kampoeng-aer'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="100" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoeng-aer.jpg" data-orig-size="438,200" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="kampoeng-aer" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoeng-aer.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoeng-aer.jpg?w=438" width="150" height="68" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoeng-aer.jpg?w=150&#038;h=68" class="attachment-thumbnail" alt="kampoeng-aer" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-5-1.jpg' title='kampoengaer-5-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="101" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-5-1.jpg" data-orig-size="720,540" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="kampoengaer-5-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-5-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-5-1.jpg?w=720" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-5-1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="kampoengaer-5-1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-parkir.jpg' title='kampoengaer-parkir'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="102" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-parkir.jpg" data-orig-size="720,540" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="kampoengaer-parkir" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-parkir.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-parkir.jpg?w=720" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampoengaer-parkir.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="kampoengaer-parkir" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampongaer-2.jpg' title='kampongaer 2'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="103" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampongaer-2.jpg" data-orig-size="492,279" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;13&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS-1DS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1202737849&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;17&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;200&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.05&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="kampongaer 2" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampongaer-2.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampongaer-2.jpg?w=492" width="150" height="85" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampongaer-2.jpg?w=150&#038;h=85" class="attachment-thumbnail" alt="kampongaer 2" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer1.jpg' title='kampungaer1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="104" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer1.jpg" data-orig-size="438,300" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="kampungaer1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer1.jpg?w=438" width="150" height="102" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer1.jpg?w=150&#038;h=102" class="attachment-thumbnail" alt="kampungaer1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer2.jpg' title='kampungaer2'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="105" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer2.jpg" data-orig-size="438,200" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="kampungaer2" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer2.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer2.jpg?w=438" width="150" height="68" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/kampungaer2.jpg?w=150&#038;h=68" class="attachment-thumbnail" alt="kampungaer2" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/wisata-kuliner-kampoeng-aer.jpg' title='wisata-kuliner-kampoeng-aer'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="106" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/wisata-kuliner-kampoeng-aer.jpg" data-orig-size="298,225" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="wisata-kuliner-kampoeng-aer" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/wisata-kuliner-kampoeng-aer.jpg?w=298" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/wisata-kuliner-kampoeng-aer.jpg?w=298" width="150" height="113" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/wisata-kuliner-kampoeng-aer.jpg?w=150&#038;h=113" class="attachment-thumbnail" alt="wisata-kuliner-kampoeng-aer" /></a>
			</dt></dl>
			<br style='clear: both;' />
		</div>

<p>Bagi para pencinta kuliner Serpong yang mendambakan suasana alam, persawahan dan sungai-sungai, restoran Kampung Aer menjadi salah satu yang layak untuk dikunjungi. Lokasinya gampang dicari. Lokasinya persis di tepi Sungai Cisadane, sekitar 200 meter dari jalan masuk samping RS Ashobirin di Jalan Raya Serpong.</p>
<p>Restoran ini memiliki suasana tenang dan jauh dari lalu lalang kendaraan. Letaknya di samping sungai dan dikelilingi rerumputan hijau dan gazebo-gazebo kayu. Kampoeng Aer The Resort Restaurant, Serpong merupakan sebuah restoran dengan suasana alam terbuka sekaligus menjadi resort restaurant pertama di Indonesia yang menghadirkan konsep family dan business restaurant. Restoran ini menempati area seluas 5 hektar ini berlokasi di Jalan Gading Golf Boulevard Serpong, Tangerang Selatan, yaitu sebuah lokasi yang strategis antara BSD City dan Kota Tangerang.<br />
Nuansa alam memang sangat kental terlihat di tempat ini, di antaranya dengan hadirnya pepohonan dan rumput hijau yang menghiasi area restoran.Selain itu, nuansa alam terbuka juga diperlihatkan oleh resto yang berbatasan langsung dengan Kali Cisadane ini. Kehadiran gazebo yang tertata cantik menambah sempurna tempat ini.<br />
Terdapat 10 gazebo dengan kapasitas mulai dari 10 hingga 100 orang. Di sini Anda juga bisa menikmati pemandangan dan bersantap dengan konsep lesehan, namun tetap eksklusif ala hotel berbintang. Selain itu, jika Anda lebih menginginkan suasana tertutup, pilih saja VIP room dengan kapasitas hingga 200 orang.<br />
Tempat ini sangat tepat dijadikan rekomendasi untuk bersantap, berlibur hingga adakan acara seperti arisan, reuni, atau ulang tahun. Nantinya restoran ini juga akan menambah fasilitas lain, seperti wisata air, outbound untuk anak-anak, sampai tempat olahraga berkuda.</p>
<p>Kampoeng Aer The Resort Restaurant menyediakan menu yang beragam dengan komposisi 60 persen masakan Nusantara, 15 persen Kontinental, dan 25 persen Oriental. Gurame Goreng Kipas menjadi menu khas dan andalan dari Kampoeng Aer. Dari namanya saja sudah terbayang garingnya gurame yang disajikan berbentuk helaian kipas setelah proses deep frying.<br />
Salah satu alasan menu ini menjadi unggulan, di antaranya pemilihan ikan Gurame yang berkualitas. Selain itu, saat pengolahannya dimasak secara deep frying (proses menggoreng dengan minyak panas sehingga seluruh bagian terendam minyak).</p>
<p>Beberapa menu lain yang tak kalah lezatnya, antara lain: Gurame Bakar dengan bumbu kecap, dabu-dabu, rica-rica dan saus madu. Tahu Isi dengan isi wortel, buncis, jamur, cumi dan udang. Lumpia Udang Jamu, yaitu lumpia goreng udang dengan sayuran dan jamur. Karedok dengan sayuran segar kol, tauge, kacang panjang, terong, kemangi dan bumbu kacang. Sop Gurame, Gurame segar dengan bumbu sereh dan tomat.</p>
<p>Sop Buntut dengan buntut impor kaldu spesial dengan kentang, wortel, sambal dan jeruk nipis. Ayam Goreng Kalasan yaituayam goreng dengan bumbu tradisional Jawa. Ada juga Cumi Bakar Kecap, Udang Sambal Pete, Ayam Basemak, Kailan Dua Rasa, Sapi Lada Hitam, Brokoli Cah Jamur. Untuk minuman, ada Es Kelapa Batok (1 kelapa), Green Veggy, Honey Lychee, aneka Shake and Float. Untuk dessert , cicipi Es Durian, Es Palu Butung, Rujak Buah, Colenak dan Pisang Goreng.<br />
FASILITAS UNTUK ANAK-ANAK<br />
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung Kampoeng Aer, terdapat beberapa fasilttas yang dibuat untuk anak-anak seperti arena bermain outbond, kolam ikan, kolam renang khusus untuk bermain anak-anak dan taman bermain. Disediakan pula buku-buku mewarnai dengan gambar tokoh pewayangan.<br />
Bagi yang hobi mengendarai sepeda, jangan ragu untuk mampir ke Kampoeng Aer karena restoran ini menyediakan trek sepeda, tempat parkir untuk sepeda, dan coaching tentang bagaimana memilih sepeda yg baik dan onderdil apa yg digunakan. Di samping itu, pada setiap Minggu pagi, Kampoeng Aer menyediakan buffet khusus untuk pengunjung yang datang dengan menggunakan sepeda dari pukul 06.00-10.00 pagi.<br />
Kampoeng Aer juga membuka kelas membatik. Dalam kelas tersebut, pengunjung bisa belajar membatik pada sapu tangan, mewarnai ornamen batik, dan dapat pula belajar menggunakan canting untuk membatik.<br />
Kampung Aer<br />
Jl. Gading Golf Boulevard, Serpong<br />
Tangerang Selatan</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.serponglife.com/2012/01/17/kampung-aer-tempat-makan-dengan-nuansa-alam/">http://www.serponglife.com/2012/01/17/kampung-aer-tempat-makan-dengan-nuansa-alam/</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Telaga Sampireun]]></title>
<link>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/telaga-sampireun/</link>
<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 17:11:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>arifin alfiansyah</dc:creator>
<guid>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/telaga-sampireun/</guid>
<description><![CDATA[This slideshow requires JavaScript. Apa yang ada di benak Anda saat mendengar “Telaga Sampireun”? Bi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="jetpack-slideshow-noscript robots-nocontent">This slideshow requires JavaScript.</p><div id="gallery-75-4-slideshow"  class="slideshow-window jetpack-slideshow" data-width="984" data-height="410" data-trans="fade" data-gallery="[{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/46121131.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;77&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/20120711020729_telaga13.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;78&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/a7878c9b.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;79&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/img1.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;80&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/img4.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;81&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/img00396-20120205-1150.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;82&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/img00398-20120205-1154.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;83&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/konsep-medium.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;84&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/lobi-medium.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;85&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/logo-medium.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;86&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/p8120749-medium.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;87&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/pb-20110517_8.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;88&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/talaga-sampireun.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;89&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/talaga.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;90&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/telaga-sampireun.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;91&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/telaga_sam.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;92&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/telaga-sampireun-034.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;93&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;},{&quot;src&quot;:&quot;http:\/\/arindri23.files.wordpress.com\/2012\/10\/telaga-sampireun-087.jpg&quot;,&quot;id&quot;:&quot;94&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;}]"></div>
		<style>
		#gallery-75-4-slideshow .slideshow-slide img {
			max-height: 410px;
			/* Emulate max-height in IE 6 */
			_height: expression(this.scrollHeight >= 410 ? '410px' : 'auto');
		}
		</style>
		
<p>Apa yang ada di benak Anda saat mendengar “Telaga Sampireun”? Biar saya tebak. Pasti kebanyakan dari Anda akan membayangkan sebuah resort nun jauh di Garut, Jawa Barat sana. Bener nggak? Hehehe.. Yup, kalau benar, tebakan Anda tidak salah memang. Di Garut ada sebuah resort (restoran dan hotel) mewah dan sangat terkenal bernama Kampung Sampireun. Namun, kali ini, saya akan membahas Telaga Sampireun yang terletak di Bintaro, pinggir jalan ke arah pintu masuk tol gerbang Pondok Ranji.</p>
<p>Persisnya, Telaga Sampireun terletak di Jalan Blok B7/N1 Blulevard Bintaro Jaya Taman Menteng/Kawasan Niaga Bntaro Sektor 7. Setiap akhir pekan, rumah makan Telaga Sampireun selalu ramai dikunjungi orang. Bahkan, sewaktu saya datang, Sabtu (1/9/2013) siang lalu, tempat parkir mobil yang tersedia di dalam restoran ini tak cukup menampung kendaraan. Alhasil, saya pun parkir di pinggir jalan. Hhhm, mari kita tahu, apa yang membuat restoran ini ramai.</p>
<p>Pertama kali berkunjung, saya tidak tahu di mana pintu masuk restoran ini. Dengan ilmu sotoy, saya terus berjalan ke arah jalan raya. FYI, restoran ini letaknya di pinggir jalan, tapi untuk parkir kendaraan, kita masuk dulu menuju Perumahan Menteng Bintaro. Sepanjang langkah menuju lobi restoran, saya melihat di dalam restoran tersebut ada arena bermain anak-anak. Aha, rupanya rumah makan ini memadukan konsep tempat makan sekaligus wahana rekreasi keluarga. Kami pun terus berjalan hingga kami sampai di lobi Restoran Telaga Sampireun.</p>
<p>Di lobi restoran, bak di hotel, begitu datang, saya langsung ke meja receptionist. Di sana sudah ada seorang wanita cantik yang akan memberitahu Anda untuk memberi info tentang ketersediaan tempat makan. Berhubung saya datang berdua, maka saya ditawarkan olehnya, ruangan indoor atau outdoor. Akhirnya kami memilih outdoor (ruang terbuka).</p>
<p>Receptionist tadi langsung memberi kami secarik kertas sebagai tuntunan lokasi kami duduk. Lalu, kertas tersebut diserahkan ke pramusaji yang berdiri tak jauh dari receptionist. Kami pun diantar ke tempat duduk kami. Kebetulan, tempat duduk kami terletak di dekat pos pelayanan. Kami pun langsung diberi daftar menu dan harganya. Hhhm, sekilas dilihat, semua menunya menggoda selera. Kami pun pesan gurame saus mangga, kangkung terasi, dan sayur asem.</p>
<p>Kelebihan makan di sini adalah, pelanggan dijamin untuk tidak menunggu terlalu lama. Waktu maksimum yang dibutuhkan untuk pelanggan hingga makanan datang adalah 30 menit, minuman 20 menit. Anda akan mendapat garansi bila hal itu dilanggar oleh manajemen Telaga Sampireun. Dan benar saja. Setelah saya memesan makanan, saya tinggal sholat. Tidak sampai 30 menit, semua makanan sudah tersaji lengkap</p>
<p>Dari segi saungnya, juga tidak mau kalah. Anda bisa memilih saung yang menggunakan AC ataupun non-AC. Sebaiknya, jika memang Anda dan keluarga besar Anda berniat makan di sini, Anda lakukan reservasi terlebih dahulu supaya di sana nggak kelamaan nunggu. Konon katanya, kalau malam pemandangan di sini jauh lebih menarik karena ditamani oleh cahaya-cahaya lampu yang brsinar.<br />
Well, selain bicara soal makanan, Telaga Sampireun memang memadukan konsep tempat makan dan berkumpulnya keluarga. Selain makan, Anda dapat bersantai menikmati pemandangan danau yang mengelilingi restoran ini. Pengunjung juga dapat memberi makan ikan-ikan yang ada di sekitar danau. Selain itu, ada pula arena permainan anak-anak. Anda perlu merogoh kocek lagi ya untuk menggunakan arena bermain dan memberi makan ikan. Berhubung tidak bersama keluarga besar, saya hanya melewati arena permainan saja. Dari hasil pengamatan, di arena bermain anak-anak terdapat mobil-mobilan yang dijalankan menggunakan remot kontrol. Anak-anak jika ingin menaikinya, akan diikuti oleh petugas yang ada sebagai pengendali remot kontrolnya. Selain itu, ada pula perosotan.</p>
<p>Tak jauh dari arena bermain, juga ada tempat jajan cemilan. Jadi, para penunggu atau pengantar anak-anak juga tidak keisengan dan tetap bisa menikmati jajanan. Tentu tersedia pula Musholla dan Toilet yang bersih.</p>
<p>Jadi, ngak cuman makan, Anda bisa menikmati suadana dan mengajak anak Anda bermain. Ini yang dinamakan nggak cumna makan aja toh di restoran <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Okay, saya ucapkan selamat mencoba makanan dan menikmati suasana di restoran ini.</p>
<p>Telaga Sampireun<br />
Blok B7/N1 Boulevard Bintaro Jaya Taman Menteng/Kawasan Biaga Bintaro Sektor 7<br />
Telp: 021-745 3999<br />
Fax: 021-745 5197<br />
Email: reservation@telagasampireun.com<br />
Semua harga belum termasuk service 5 persen dan pjak 10 persen.</p>
<p>sumber : <a href="http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2012/10/08/makan-plus-plus-di-telaga-sampireun/">http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2012/10/08/makan-plus-plus-di-telaga-sampireun/</a></p>
<p><a href="http://talagasampireun.com/">http://talagasampireun.com/</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wisata Tanah Tinggal]]></title>
<link>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/wisata-tanah-tinggal/</link>
<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 16:52:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>arifin alfiansyah</dc:creator>
<guid>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/wisata-tanah-tinggal/</guid>
<description><![CDATA[Dekatkan Anak Dengan Alam dan Sang Pencipta ..Saat ini untuk mengisi liburan anak-anak dengan kegiat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div>

		<style type='text/css'>
			#gallery-62-8 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-62-8 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 33%;
			}
			#gallery-62-8 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-62-8 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
		</style>
		<!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php -->
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":41671981,"permalink":"http:\/\/arindri23.wordpress.com\/2012\/10\/23\/wisata-tanah-tinggal\/","likes_blog_id":41671981}' id='gallery-62-8' class='gallery galleryid-62 gallery-columns-3 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/02.jpg' title='02'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="63" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/02.jpg" data-orig-size="667,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1314892455&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;4.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;80&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.016666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="02" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/02.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/02.jpg?w=667" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/02.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="02" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/13.jpg' title='13'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="65" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/13.jpg" data-orig-size="667,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1314890326&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;10.779&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;200&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.016666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="13" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/13.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/13.jpg?w=667" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/13.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="13" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100206.jpg' title='2007_05100206'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="66" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100206.jpg" data-orig-size="3072,2304" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;FinePix S5700 S700&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1177103836&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;21.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;64&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0041666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2007_05100206" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100206.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100206.jpg?w=1024" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100206.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="2007_05100206" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100220.jpg' title='2007_05100220'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="67" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100220.jpg" data-orig-size="3072,2304" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;FinePix S5700 S700&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1177106580&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;6.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;64&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.019230769230769&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="2007_05100220" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100220.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100220.jpg?w=1024" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/2007_05100220.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="2007_05100220" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116.jpg' title='9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="64" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116.jpg" data-orig-size="425,250" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116.jpg?w=425" width="150" height="88" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116.jpg?w=150&#038;h=88" class="attachment-thumbnail" alt="9b4bbf103f0993720422f1c29bb57116" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tanah-tingal-80.jpg' title='Tanah-tingal-80'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="68" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tanah-tingal-80.jpg" data-orig-size="400,300" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Tanah-tingal-80" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tanah-tingal-80.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tanah-tingal-80.jpg?w=400" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tanah-tingal-80.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="Tanah-tingal-80" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tingal-2-300x198.gif' title='tingal-2-300x198'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="69" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tingal-2-300x198.gif" data-orig-size="300,198" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tingal-2-300&#215;198" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tingal-2-300x198.gif?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tingal-2-300x198.gif?w=300" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tingal-2-300x198.gif?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="tingal-2-300x198" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt.jpg' title='tt'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="70" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt.jpg" data-orig-size="437,328" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tt" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt.jpg?w=437" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="tt" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt4jpg.jpg' title='tt4JPG'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="71" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt4jpg.jpg" data-orig-size="450,300" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tt4JPG" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt4jpg.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt4jpg.jpg?w=450" width="150" height="100" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tt4jpg.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="tt4JPG" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" />
			<br style='clear: both;' />
		</div>

</div>
<div></div>
<div><strong>Dekatkan Anak Dengan Alam dan Sang Pencipta</strong></div>
<p>..Saat ini untuk mengisi liburan anak-anak dengan kegiatan bermutu tidaklah sulit. Banyak tawaran paket liburan yang bisadimanfaatkan dan sangat bermanfaat. Mulai kegiatan di alam bebas, belajar bertani, berkebun, memetik buah dan lain sebagainya hingga melatih dan mengasah kepekaan terhadap lingkungan.  Tanah Tingal yang berlokasi di Desa Baru, Jombang, Ciputat, Tangerang, Banten ini bisa jadi pilihan berlibur. Sambil memperkenalkan alam pada anak-anak, mereka juga bisa belajar untuk kreatif dan bersosialisasi dengan alam sekitar lingkungannya.</p>
<div>          Lokasi Tanah Tingal memang dibuat sebagai tempat wisata sekaligus sebagai ajang petualangan anak-anak. “Ini sesuai pesan ayah saya (alm. Boediardjo) yang ingin anak-anak dekat dengan lingkuangan dan penciptanya,” kata pengelola dan pemilikTanah Tingal, Ennie Boediardjo Satoto. Pesan ini muncul dari keprihatinan Almarhum Boediardjo pada perkembangan anak-anak modern, terutama bagi yang tinggal di daerah perkotaan. “Kekurang mampuan anak-anak bersosialiasi dengan kehidupan sekitar, aktivitas bermainnya yang bergeser ke hal-hal instant dan cenderung tertutup. Kesenangan didapat tanpa ada hubungan antarmanusia. Sehigga anak tumbuh jadi egois dan tak peduli lingkungan sekitar,” cerita Enni yang juga anak kedua Alamarhum Boediardjo.</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div><b>Berpetualang Di Hutan Kota</b></div>
<div></div>
<div>Daya tarik Rumah Tingal dari galeri foto hingga berkubang dengan lumpur. Suasana hutan, rumah dengan etnik Jawa, kebun anggrek, danau untuk bermain kano, kawasan berair yang mirip rawa, kebun sayur, dan sebidang sawah bisa dilihat di sini. Untuk memasuki areal seluas 10 hektar ini, dibuat selayaknya jalan di desa yang berbatu atau kerikil. Jalan ini juga menjadi <i>trek </i>bagi pengunjung untuk bersepeda dan <i>jogging</i>. Pepohonan tinggi, rindang, dan kicauan burung akan menyapa setiap tamu yang datang.</div>
<div></div>
<div>“Pada waktu tertentu, pengunjung bisa mengikuti kegiatan khas di tanah tingal, seperti memanen sawah bersama, berkebun anggrek,” kata Agung Priyambodo. Ia menambahkan pengelola mengajak semua pengunjung untuk mengetahui proses penanaman padi sampai jadi nasi. Sehingga mereka tahu asal nasi yang dimakan selama ini.</div>
<div></div>
<div>Oleh sebab tepat bila Tanah Tingal menjadi pilihan berlibur bagi keluarga. yang menyenangkan, mengasyikan dan bisa memberikan pendidikan bagi anak-anak. Permainan dan kegiatan yang menarik antara lain, olahraga petualangan bagi anak-anak hingga orang dewasa. <i>flying fox</i>, bermain kayak (canoing), panjat dinding, meniti jembatan tali dan <i>pamper pole</i> menjadikesempatan uji nyali dan rasa percaya dirinya anak-anak. Ketakutan anak-anak juga membuat gemas penonton (orang tua atau teman-temannya), teriakan-teriakan itu tak lain untuk menyakinkan anak-anak untuk berani.</div>
<div></div>
<div>              <i>Pamper pole</i>, sebuah permainan yang mengajak anak-anak untuk meloncat dari papan ketinggian sambil meninju bola yang tergantung sekitar satu meter di depan. Walau sudah memakai alat pengaman, beberapa peserta tak ada yang berani langsung melakukannya. Untuk berdiri diatas papan kaki sudah gemetar apalagi berdiri dan meloncat.</div>
<div></div>
<div>       Selain itu anak-anak diajak berpetualang dengan, meluncur (<i>flying fox</i>), bermain kayak di danau, menyeberang pohon diseutas tali, bermain di rumah pohon, dan kegiatan di kolam renang. Semua kegiatan ini sudah memenuhi standar keamanan internasional dan terjamin serta bisa diikuti segala usia. &#8220;Biasanya kegiatan ini dimanfaatkan untuk mendidik anak agar bisa berinteraksi dengan lingkungan sosial, mandiri, dan percaya diri,” kata Agung Priyambodo.</div>
<div></div>
<div>            Kegiatan tidak hanya dengan alam hutan dan petualangannya, ada pula petualangan yang tidak kalah menariknya yaitu memanen padi dan memetik buah. “Liburan kali ini tidak ada acara panen karena buah belum ada yang bisa dipetik dan padi lagi belum saatnya untuk di panen,” tambahnya. Pengelola juga bekerja sama dengan masyarakat sekitar lokasi wisata Tanah Tingal untuk perawatan lahan sawah.</div>
<div></div>
<div>              Setelah berpetualang dan uji mental anak-anak bisa beristirahat sambil berjalan-jalan di sekeliling lokasi wisata atau melihat-lihat kebun anggrek. Di sini pengunjung bisa banyak belajar cara melakukan stek tanaman, mencangkok dan mengokulasi. “Mereka yang datang akan mendapatkan pelajaran menanam anggrek, merawat, dan membuat media untuk tanaman anggrek,” kata manajer kebun anggrek Ir. Harri Agus.</div>
<div></div>
<div>            Agus menambahkan, merawat anggrek jenis dendradium ini sangat mudah, hanya butuh kesabaran, tanaman ini bisa menghasilkan banyak bunga dan bisa dikomersialkan, bahkan bila tidak laku pun bisa dikembang biakan sendiri. “Caranya sederhana, ambil batang yang bertunas yang sudah berakar dan kemudian tempatkan di media arang, siram 2 kali sehari, tanaman akan tumbuh,” tambahnya.</div>
<div></div>
<div>Selain itu juga <i>Farming </i>(bercocok tanaman pangan) seperti padi, jagung, singkong, dan sayur mayur bisa diikuti oleh anak-anak. Kegiatan lain yang juga bisa menantang anak-anak berkretifitas adalah belajar membuat dan melukis keramik.</div>
<div></div>
<div></div>
<h2><b>Pengamatan Burung</b></h2>
<div>             Mengintip kegiatan burung merupakan kegiatan yang mengasyikan, beragam jenis burung dapat dijumpai di sini. Namun untuk bisa menyaksikan kegiatan burung waktu yang tepat adalah pagi hari dan cuaca terang atau cerah. Sebab pada pagi hari burung mulai melakukan aktivitasnya untuk menyapa alam sembari mencari makan. Kicauan burung ini menjadi pertunjukkan menarik bagi pengunjung.</div>
<div></div>
<div>              Ada sekitar 30 jenis burung yang bisa diamati di Tanah Tingal diantaranya wiwik uncuing (Cacomantis sepulcralis), elang bondol (Haliastur indus), burung <i>cabai jawa </i>(Dicaeum trochileum), perkutut jawa (Geopelia striata), betet kelabu (Lanius schach), dan pipit benggala (Amandava amandava), tekukur (Streptopelia chinensis), merbah cerucuk (Pycnonotus goiavier), layang-layang api (Hirundo rustica). “Jumlah dan jenis burung ini berdasarkan pengamatan teman-teman BirdLife Indonesia yang pernah melakukan pendataan,“ kata Agung Priyambodo.</div>
<div></div>
<div>Lokasi yang bisa digunakan untuk mengamati burung ini bisa dimulai dari pintu gerbang hingga di bagian belakang TanahTingal. Untuk bisa menyaksikan beberapa kegiatan burung di alam terbuka tersebut, pengelola menjadikan sebagai kegiatan <i>bird watching </i>(pengamatan burung). “Kami membatasi untuk kegiatan ini hanya bisa dilakukan pada jam 05.30 – 07.00, waktu ini tepat karena burung baru keluar dari sarang untuk mencari makan,” tambah Agung Priyambodo.</div>
<div></div>
<div>Untuk bisa ikutan dalam pengamatan burung peserta yang datang berombongan minimal pesertanya 20 orang. “Minat tamu bagus, mereka rata-rata dari seputar Jabotabek, pas liburan seperti ini kebanyakan pengunjung yang datang adalah anak-anak sekolah,” jelas Agung Priyambodo.</div>
<div></div>
<div>Sumber : <a href="http://jardinntourtravel.blogspot.com/2012/02/wisata-tanah-tingal.html">http://jardinntourtravel.blogspot.com/2012/02/wisata-tanah-tingal.html</a></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Danau Situ Gintung]]></title>
<link>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/pulau-situ-gintung/</link>
<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 16:39:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>arifin alfiansyah</dc:creator>
<guid>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/pulau-situ-gintung/</guid>
<description><![CDATA[Danau Situ Gintung Taman Wisata Pulau Situ Gintung adalah salah satu wahana rekreasi yang berada di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Danau Situ Gintung</p>

		<style type='text/css'>
			#gallery-49-10 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-49-10 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 33%;
			}
			#gallery-49-10 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-49-10 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
		</style>
		<!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php -->
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":41671981,"permalink":"http:\/\/arindri23.wordpress.com\/2012\/10\/23\/pulau-situ-gintung\/","likes_blog_id":41671981}' id='gallery-49-10' class='gallery galleryid-49 gallery-columns-3 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/15515552.jpg' title='15515552'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="50" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/15515552.jpg" data-orig-size="500,335" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="15515552" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/15515552.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/15515552.jpg?w=500" width="150" height="100" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/15515552.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="15515552" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00866.jpg' title='dsc00866'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="51" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00866.jpg" data-orig-size="640,480" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;K610i&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1214756388&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.00625&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="dsc00866" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00866.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00866.jpg?w=640" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00866.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="dsc00866" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00867.jpg' title='dsc00867'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="52" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00867.jpg" data-orig-size="640,480" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;K610i&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1214757081&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0025&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="dsc00867" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00867.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00867.jpg?w=640" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/dsc00867.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="dsc00867" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung.jpg' title='situ gintung'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="55" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung.jpg" data-orig-size="400,269" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="situ gintung" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung.jpg?w=400" width="150" height="100" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="situ gintung" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-5.jpg' title='situ gintung 5'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="53" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-5.jpg" data-orig-size="649,400" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;6.3&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;NIKON D80&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1235993734&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.00625&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="situ gintung 5" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-5.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-5.jpg?w=649" width="150" height="92" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-5.jpg?w=150&#038;h=92" class="attachment-thumbnail" alt="situ gintung 5" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-8.jpg' title='situ gintung 8'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="54" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-8.jpg" data-orig-size="400,596" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5.6&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;NIKON D80&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1235993863&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="situ gintung 8" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-8.jpg?w=201" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-8.jpg?w=400" width="100" height="150" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung-8.jpg?w=100&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="situ gintung 8" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung1.jpg' title='situ-gintung'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="56" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung1.jpg" data-orig-size="500,334" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="situ-gintung" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung1.jpg?w=500" width="150" height="100" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situ-gintung1.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="situ-gintung" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situgintung-sekarang.jpg' title='situgintung-sekarang'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="57" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situgintung-sekarang.jpg" data-orig-size="2592,1944" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.1&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;COOLPIX L20&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1269182558&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;6.72&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;64&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0087719298245614&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="situgintung-sekarang" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situgintung-sekarang.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situgintung-sekarang.jpg?w=1024" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/situgintung-sekarang.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="situgintung-sekarang" /></a>
			</dt></dl>
			<br style='clear: both;' />
		</div>

<p>Taman Wisata Pulau Situ Gintung adalah salah satu wahana rekreasi yang berada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Jl. Kertamukti, Pisangan Raya No. 60 Kelurahan Cireundeu Kecamatan Ciputat Timur. Setahun yang lalu kawasan ini dilanda musibah bencana alam dengan jebolnya tanggul penahan di sisi barat Situ Gintung, namun perlahan tapi pasti obyek wisata di perbatasan kota ini terus menggeliat bangkit. Taman Wisata Pulau Situ Gintung kini mulai berbenah diri dengan memberikan pelayanan serta keunggulan untuk menarik para pengunjung.</p>
<p>Saat ini, kita memang belum bisa menikmati indahnya pemandangan air dan wahana air situ yang sudah ada sejak zaman Belanda itu, karena sampai saat ini tanggul penahan belum dibangun kembali. Sehingga yang terlihat hanyalah sebuah situ yang kering kerontang dan ditumbuhi ilalang serta rumput-rumput liar. Namun hal itu tidak mengurangi kesejukan alam dan keindahan Taman Wisata yang masih berbenah diri ini. Buktinya, para pengunjung makin banyak saja tiap minggunya, mereka menikmati masa akhir pekan ataupun liburannya. Pasalnya, pihak pengelola Taman Wisata Pulau Situ Gintung menawarkan berbagai sarana dan fasilitas lebih lengkap.</p>
<p>Lokasi yang strategis dan mampu menampung tamu lebih dari 100 orang yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menarik, seperti Restoran, Aneka Saung, Watterboom, Taman yang luas, ruang pertemuan, kegiatan Outbond di Zona Petualang, Mini Motor/ATV serta dengan adanya penambahan fasilitas baru bagi pengunjung berupa Kolam Renang Khusus Anak-Anak dan Zonna Futsall Indoor yang berstandar International.</p>
<p>Harga yang relatif terjangkau bagi semua kalangan dan kesejukan alam serta berbagai keistimewaan dan keunggulan yang dimiliki Taman Wisata Pulau Situ Gintung, membuat taman wisata ini menjadi pilihan rekreasi favorit bagi keluarga untuk melepas kepenatan berbagai aktifitas sehari-hari.</p>
<p>Untuk sampai ke Situ Gintung, hanya butuh waktu sekitar setengah jam dari pusat Kota Jakarta. Bahkan, dari Pondok Indah hanya butuh waktu 10 menit. Mudahnya akses ke Situ Gintung, membuat kawasan wisata  tersebut banyak dipilih kantor, sekolah dan komunitas-komunitas untuk mengadakan <em>gathering</em>.</p>
<p>Tiket masuknya tergolong murah, hanya Rp 5.000, meski untuk menikmati aneka fasilitas yang ada pengunjung masih harus mengeluarkan biaya lagi, untuk pemakaian fasilitas lainnya, seperti outbond, bermain tenis, dan lainnya. Harga yang relatif terjangkau bagi semua kalangan, kesejukan yang alami serta berbagai keistimewaan dan keunggulan yang dimiliki Taman Wisata Pulau Situ Gintung, membuat taman wisata ini menjadi pilihan rekreasi favorit bagi keluarga untuk melepas kepenatan berbagai aktifitas sehari-hari setelah berjibaku dengan segala pekerjaan yang menyita tenaga dan pikiran.</p>
<p>Sumber : <a href="http://marimenatatangsel.com/pernik/pariwisata/649-taman-wisata-pulau-situ-gintung-nikmati-kesejukan-alam-di-perbatasan-kota.html">http://marimenatatangsel.com/pernik/pariwisata/649-taman-wisata-pulau-situ-gintung-nikmati-kesejukan-alam-di-perbatasan-kota.html</a></p>
<p><a href="http://galeritangsel.com/taman-wisata-pulau-situ-gintungtaman-pemberi-kesejukan-ditengah-kekeringan/">http://galeritangsel.com/taman-wisata-pulau-situ-gintungtaman-pemberi-kesejukan-ditengah-kekeringan/</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Taman Kota 2 BSD]]></title>
<link>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/taman-kota-2-bsd/</link>
<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 16:19:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>arifin alfiansyah</dc:creator>
<guid>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/23/taman-kota-2-bsd/</guid>
<description><![CDATA[Deskripsi singkat : Taman kota 2 ialah sebuah hutan buatan yang berfungsi sebagai paru – paru kota p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Deskripsi singkat :<br />
Taman kota 2 ialah sebuah hutan buatan yang berfungsi sebagai paru – paru kota penghirup polusi di jantung BSD CITY ini terletak di Jl. Tekno Widya, Taman Tekno, Buaran dekat MAN Insan Cendekia, taman kota 2 ini diresmikan oleh menteri negara lingkungan hidup republik indonesia, Ir.Rachmat Witoelar</p>
<p>Jenis objek wisata :<br />
Taman kota 2 ini lebih luas dari taman kota 1, track untuk joggingnyapun dibuat lebih lebar, agar dapat berolahraga dengan lebih nyaman, datarannya yang naik turun seperti ada di pegunungan dan suasananya yang sejuk di pagi hari, banyaknya tempat duduk untuk beristirahat, dan ada tempat penjualan tanaman – tanaman hias.</p>

		<style type='text/css'>
			#gallery-35-12 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-35-12 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 33%;
			}
			#gallery-35-12 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-35-12 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
		</style>
		<!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php -->
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":41671981,"permalink":"http:\/\/arindri23.wordpress.com\/2012\/10\/23\/taman-kota-2-bsd\/","likes_blog_id":41671981}' id='gallery-35-12' class='gallery galleryid-35 gallery-columns-3 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/area-1-resize.jpg' title='AREA 1-resize'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="36" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/area-1-resize.jpg" data-orig-size="314,209" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 400D DIGITAL&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1208785169&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;200&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.00125&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="AREA 1-resize" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/area-1-resize.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/area-1-resize.jpg?w=314" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/area-1-resize.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="AREA 1-resize" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/jembatan-merah-resize.jpg' title='JEMBATAN MERAH-resize'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="37" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/jembatan-merah-resize.jpg" data-orig-size="209,314" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 400D DIGITAL&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1208782746&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;100&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.002&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="JEMBATAN MERAH-resize" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/jembatan-merah-resize.jpg?w=199" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/jembatan-merah-resize.jpg?w=209" width="99" height="150" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/jembatan-merah-resize.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="JEMBATAN MERAH-resize" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/pintu-masuk-resize.jpg' title='PINTU MASUK-resize'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="38" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/pintu-masuk-resize.jpg" data-orig-size="314,209" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 400D DIGITAL&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1208785289&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.001&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="PINTU MASUK-resize" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/pintu-masuk-resize.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/pintu-masuk-resize.jpg?w=314" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/pintu-masuk-resize.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="PINTU MASUK-resize" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/soa-tamkot-cover2.jpg' title='soa-tamkot-cover[2]'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="39" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/soa-tamkot-cover2.jpg" data-orig-size="500,333" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="soa-tamkot-cover[2]" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/soa-tamkot-cover2.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/soa-tamkot-cover2.jpg?w=500" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/soa-tamkot-cover2.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="soa-tamkot-cover[2]" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamkot-stair29.jpg' title='tamkot-stair2[9]'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="40" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamkot-stair29.jpg" data-orig-size="400,267" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tamkot-stair2[9]" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamkot-stair29.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamkot-stair29.jpg?w=400" width="150" height="100" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamkot-stair29.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="tamkot-stair2[9]" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tempat-duduk-resize.jpg' title='TEMPAT DUDUK-resize'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="41" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tempat-duduk-resize.jpg" data-orig-size="314,209" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 400D DIGITAL&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1208784335&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.003125&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="TEMPAT DUDUK-resize" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tempat-duduk-resize.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tempat-duduk-resize.jpg?w=314" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tempat-duduk-resize.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="TEMPAT DUDUK-resize" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" />
			<br style='clear: both;' />
		</div>

<p>Makanan dan Minuman:<br />
Tidak ada yang berjualan .</p>
<p>Tiket masuk:<br />
Untuk masuknya gratis, tidak ada biaya apapun. Parkir mobil juga gratis.</p>
<p>Kelebihan:<br />
Tidak ada biaya tiket masuk, parkir kendaraan gratis, suasana taman terawat dengan baik, jogging track yang lebar dan panjang dengan dataran yang naik turun seperti dipegunungan, suasana sangat sejuk pada pagi hari, dan tempat parkir yang sangat luas.</p>
<p>Kekurangan:<br />
Pepohonan masih relatif kecil-kecil dibanding Taman Kota 1. Tidak ada penjual makanan &#38; minuman disini, disarankan membawa minuman dan makanan ringan dari rumah.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.serpongkita.com/rekreasi/tk2.php">http://www.serpongkita.com/rekreasi/tk2.php</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pantai Pangandaran]]></title>
<link>http://mikahemantirta.wordpress.com/2012/10/22/pantai-pangandaran/</link>
<pubDate>Mon, 22 Oct 2012 23:42:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>mikahemantirta</dc:creator>
<guid>http://mikahemantirta.wordpress.com/2012/10/22/pantai-pangandaran/</guid>
<description><![CDATA[Objek wisata yang merupakan primadona pantai di Jawa Barat ini terletak di Desa Pananjung Kecamatan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikahemantirta.files.wordpress.com/2012/10/pantai-karapyak_4861-edo.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-15" title="pantai-_4861-edo" alt="" src="http://mikahemantirta.files.wordpress.com/2012/10/pantai-karapyak_4861-edo.jpg?w=150&#038;h=99" height="99" width="150" /></a></p>
<p>Objek wisata yang merupakan primadona pantai di Jawa Barat ini terletak di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan Kabupaten Ciamis, memiliki berbagai keistimewaan seperti:<br />
• Dapat melihat terbit dan tenggelamnya matahari dari satu tempat yang sama<br />
• Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama sehingga memungkinkan kita untuk berenang dengan aman<br />
• Terdapat pantai dengan hamparan pasir putih<br />
• Tersedia tim penyelamat wisata pantai<br />
• Jalan lingkungan yang beraspal mulus dengan penerangan jalan yang memadai<br />
• Terdapat taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona.</p>
<p>Dengan adanya faktok-faktor penunjang tadi, maka wisatawan yang datang di Pangandaran dapat melakukan kegiatan yang beraneka ragam: berenang, berperahu pesiar, memancing, keliling dengan sepeda, para sailing, jet ski dan lain-lain.<br />
Adapun acara tradisional yang terdapat di sini adalah Hajat Laut, yakni upacara yang dilakukan nelayan di Pangandaran sebagai perwujudan rasa terima kasih mereka terhadap kemurahan Tuhan YME dengan cara melarung sesajen ke laut lepas. Acara ini biasa dilaksanakan pada tiap-tiap bulan Muharam, dengan mengambil tempat di Pantai Timur Pangandaran.</p>
<p>Event pariwisata bertaraf internasional yang selalu dilaksanakan di sini adalah Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival) dengan berbagai kegiatan pendukungnya yang bisa kita saksikan pada tiap bulan Juni atau Juli.</p>
<p>Fasilitas yang tersedia:<br />
1. Lapang parkir yang cukup luas,<br />
2. Hotel, restoran, penginapan, pondok wisata dengan tarif bervariasi,<br />
3. Pelayanan pos, telekomunikasi dan money changer,<br />
4. Pramuwisata dan Pusat Informasi Pariwisata,<br />
5. Bumi perkemahan,<br />
6. Sepeda dan ban renang sewaan,<br />
7. Parasailing dan jetski.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kuningan-Cirebon (1): Blasssss..]]></title>
<link>http://esispr.wordpress.com/2012/10/22/kuningan-cirebon-1-blasssss/</link>
<pubDate>Mon, 22 Oct 2012 13:27:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>Indragara</dc:creator>
<guid>http://esispr.wordpress.com/2012/10/22/kuningan-cirebon-1-blasssss/</guid>
<description><![CDATA[Gunung Ceremai tampak elok dan gagah menjulang. Sebersit gumpalan awan putih membayang. Dari kejauha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://esispr.files.wordpress.com/2012/10/image010.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-111" alt="Image010" src="http://esispr.files.wordpress.com/2012/10/image010.jpg?w=112&#038;h=150" width="112" height="150" /></a>Gunung Ceremai tampak elok dan gagah menjulang. Sebersit gumpalan awan putih membayang. Dari kejauhan, cahaya matahari pagi menyentuh membiaskan warna terang, semakin mempercantik kesempurnaan ciptaan Yang Maha Kuasa. Gunung yang berada di tiga kabupaten yakni, Kuningan, Cirebon dan  Kabupaten Majalengka, dengan ketinggian 3.078 meter.….Yaaa..pagi itu, kami telah berada dilereng Gunung elok tersebut, menjejakan kaki untuk napak tilas bagian dari perjalanan bangsa ini, di desa Linggarjati, kecamatan cilimus, kabupaten Kuningan. Tepatnya di lokasi bersejarah Gedung Linggarjati.</p>
<p style="text-align:justify;">Linggarjati terletak di pertengahan antara Cirebon – Kuningan; 25 Km dari Kota Cirebon dan 17 Km dari kota Kuningan. Tidak sulit untuk berkunjung kesana; rambu petunjuk dengan mudah kita lihat. Jika dari kota Cirebon, maka setelah anda melewati pasar cilimus, tidak jauh dari sana akan ada rambu petunjuk yang member arah agar kita berbelok ke sebelah kanan jalan. Selepas simpang tiga itu, kira-kira 5-6 km dengan jalan menanjak normal, anda akan langsung sampai di tujuan. Kendaraan umum pun mudah di dapat. Jadi gak perlu khawatir kesulitan.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Gedung di mana perjanjian Linggarjati dibahas dan ditandatangai pihak Indonesia dan Belanda serta dimediasi pihak Inggris memotretkan kondisi dan situasi tak kala perundingan tersebut dilakukan, tahun 1946. Posisi meja perundingan, kamar-kamar yang digunakan oleh peserta, masih ditempat yang sama dan tertata apik sebagaimana keadaan pada saat itu. Di mana posisi duduk Bapak Sutan Syahrir (wakil Indonesia), Dr. Van Boer (Belanda) dan Lord Killearn (Inggris) dan yang lainnya bisa kita lihat. Bagi peminat sejarah, bukti-bukti petilasan sejarah ini pastinya menarik perhatian. Namun jangan berharap perabotan yang ada disana asli, sebab tahun 1976 Pemerintah telah melakukan pemugaran menyeluruh atas bagunan beserta isinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bangunan bersejarah itu telah mengalami alih fungsi berulangkali. Tahun 1948 dijadikan markas militer oleh Belanda. Tahun 1950-1975, dipergunakan untuk Sekolah Dasar dan baru setelah dipugar tahun 1976-1979 gedung tersebut berubah fungsi menjadi museum memorial hingga sekarang. Meski demikian, orsinilitas tata letak dan bentuk perabotan seperti sebagaimana saatu itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Usai ber-klak klik di kawasan sejarah tersebut, segera kami menuju kota Kuda…yaaa kuda merupakan ikon dari Kota Kuningan. Mau tahu ? menurut literatur yang aku baca, seiring perjalanan terbentuk Kabupaten Kuningan, kuda blasteran pilihan (termasuk kuda Bima/Sumbawa) terkait erat dengan ketangguhan kuda perang milik Adipati Ewangga. Kuda tersebut bentuknya kecil namun memiliki ketangguhan baik dari kelicahan (gesit) maupun kekuatannya. Sehingga ketika pada suatu masa, Adipati Ewangga (menunggang kuda) bertempur dengan Wiralodra (menunggang gajah), berkat ketangguhan dan kegesitan sang kuda (diantaranya), Adipati mampu menaklukan musuhnya…</p>
<p style="text-align:justify;">Memasuki kota kabupaten Kuningan, anda mungkin akan terperangah. Bagi yang suka ‘window shopping’ bersiaplah untuk kecewa. Mall megah dan besar tidak akan ditemukan, apalagi mall yang dilengkapi dengan barang-barang import. Sebenarnya bukan sesuatu yang mengherankan karena memang kota Kuningan bukan termasuk kota perdagangan, melainkan kota wisata. Banyak ragam tempat yang bisa dikunjungi, yang terkenal, diantaranya, pemandian air hangat, kolam ikan dewa, peninggalan batu megalitikum (jaman batu besar) dan tentunya Linggarjati itu sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah check in dipenginapan, di pusat kota. Kami menjambangi kolam ikan dewa di desa cigugur. Ada beberapa tempat wisata ikan Dewa ini dan sengaja kolam ikan cigugur yang dikunjungi. Ada dua alasan yang melatar belakangi, pertama, konon kolam ini merupakan kolam tua dimana  salah satu mata airnya dipercaya berasal dari tongkat Sunan Gunung Jati untuk mengambil air wudhu (percaya aja lagi aku-nya…hahahhaha). Kedua, tepat di depan areal pemandian/kolam ini ada rumah adat salah satu aliran kepercayaan/tarekat (?) dengan gelaran ritual  tahunannya justu menjadi bagian dari objek wisata. Aneh, tapi memang itu adanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Udara sejuk dan segar menyelimuti kawasan wisata ini. Pepohonan rindang dan taman yang ditata sedikit asri menambah betah untuk sedikit berlama-lama di sana. Kita bisa pula menikmati terapi ikan kecil-kecil ditepian kolam, sambil memberi panganan (dijajakan) untuk ikan-ikan besar. Sayangnya saat itu kami kurang beruntung tidak bisa menyaksikan ikan dewa (ikan mas putih), entah bersembunyi di mana. Jadi hanya ikan mas hitam besar saja yang puas atas panganan kami lemparkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Makan siang pun tiba. Apa kuliner khas di sana ? amat minim, nyaris tidak ada yang unik dan khas. Jadi berdasar informasi kawan, langkah dipanjangkan untuk mencoba ayam goreng dan karedok leunca di rumah makan sunda Cipondok. Mmmm…enak juga rasanya. Menuju tengah kota, kami mencoba pedasnya rujak kangkung, kudapan trend saat itu di sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Matahari telah mencapai seperempat pandang. Bergegas kami menuju kompleks batu megalitikum atau lebih dikenal dengan Taman Megalitik. Lokasinya masih di daerah Cigugur, kelurahan Cipari, kurang lebih 4 km dari kolam Cigugur. Jarak yang dekat dan jalanan relatif lengang di kota ini membuat aku tidak khawatir berimprovisasi dari satu tempat ke tempat yang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Taman Megalitik itu sendiri baru diketemukan dan dieksplorasi menjadi cagar budaya sejarah pada tahun 1978. Melihat dari sisa peninggalan batu besar di sini, bisa kita assumsikan pernah menjadi tempat hunian permanen manusia pada saat itu. Ada peti mati dari batu, kampak batu, gelang-gelang batu serta (yang paling penting) ada susunan Punden Berundak. Punden Berundak terdiri dari susunan sejumlah batu menyerupai tangga menuju altar pemujaan. Diujung atas ada batu menhir (batu besar tegak) dan tepat dibawahnya terhampar batu pipih menyerupai dakon, tempat sesaji diletakkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Peninggalan gerabah yang tersisa menunjukan bahwa penghuni pada saat itu berada dipenghujung jaman megalitik, yakni masa paleometalikum atau masa tradisi logam awal. Dibagian lain kita bisa melihat susunan batu besar-besar yang telah disusun rapih berjajar. Taman ini cukup luas, 7.000 m2., udaranya pun sejuk. Maklum berada dilereng gunung dengan ketinggian 661 meter. Yang sedikit menyesakkan, jalan masuknya kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami harus segera meninggalkan lokasi, dataran tinggi Kuningan membuat curah hujan cukup tinggi, seperti pada sore itu.  Mulai dari menjelang magrib hingga jauh lewat waktu isya hujan lebat mengiringi kehadiran kami, terpaksa menghabiskan waktu malam cukup di kamar penginapan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pagi masih berselimut dingin saat kami menikmati bubur khas dan unik di kota ini. Bubur ayam berkuah soto ! tepat dipertigaan jalan Dewi Sartika, tidak jauh dari toko oleh2 camilan khusus Kuningan. Tape Ketan dan Jeniper (JEruk Nipis PEras). Bila anda bermaksud memberi oleh-oleh tape ketan minta pada penjaja nya yang belum terlalu matang atau satu dua hari lagi baru bener-benar matang, agar terhindar dari cairan hasil fragmentasi yang aromanya cukup menyengat. Jeniper sendiri ada yang dikemas dalam botol kecil dan bisa langsung dinikmati, dan atau dibotol besar layaknya sirup. Pilihan di tangan anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih belum terlalu siang saat kami menginjak kaki di cagar budaya Goa Sunyaragi. Goa buatan tangan manusia ini disusun dari batu karang yang diambil dari laut. Dibuat sedemikian rupa sehingga ada tempat untuk memusatkan nalar (pertapaan), beristirahat dan bahkan (dulunya) ada kolam pemandian. Situs ini dibangun di atas lahan seluas 1.500 m2 milik Keraton Kasepuhan dan sebagian telah menjadi milik Pemda Cirebon. Sesuai dengan namanya, dahulu tempat ini dipergunakan oleh raja dan kerabat keraton untuk ‘menyepi’, mendekatkan diri pada Sang Maha Kuasa. Klak-Klik, Klak-klik, berpose di berbagai tempat, cukup 30 menit-an. Kendaraan ku melaju lagi menuju Keraton Kasepuhan dengan menmpuh jarak sekejap mata…</p>
<p style="text-align:justify;">Di tengah perjalanan, tepat di depan stasiun kreta Prujakan kendaraan harus aku rem dan berhenti dahulu. Termasuk suatu kelalaian besar bisa tidak menyempatkan diri untuk menikmati gadop-gado khas prujakan ini. Cukup satu porsi ! gado-gado ini tersaji dalam piring besar sehingga bisa berdua satu piring (hehehhe). Apalagi masih berminat mencicipi kuliner khas Cirebon lainnya. Yang membedakan gado-gado ini dengan kota-kota lain adalah guyuran kuah santannya. Unik kan ? gado-gado bumbu kacang tapi dipenuhi kuah santan. Soal rasa….mmmm…enak deh.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum memasuki pelataran Keraton Kasepuhan, kami menunaikan kewajiban sholat terlebih dahulu di mesjid bersejarah, Mesjid Keraton Kasepuhan atau lebih dikenal dengan julukan Mesjid Bata Merah…..(bersambung ach…)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jelajah Jalanan (1)]]></title>
<link>http://esispr.wordpress.com/2012/10/20/jelajah-jalanan-1/</link>
<pubDate>Sat, 20 Oct 2012 14:10:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Indragara</dc:creator>
<guid>http://esispr.wordpress.com/2012/10/20/jelajah-jalanan-1/</guid>
<description><![CDATA[Panas terik menyengat saat kami tiba dikompleks candi Ratu Boko, utara Kota Yogyakarta menuju arah K]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://esispr.files.wordpress.com/2012/10/kauman.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-136" alt="kauman" src="http://esispr.files.wordpress.com/2012/10/kauman.jpg?w=150&#038;h=112" width="150" height="112" /></a>Panas terik menyengat saat kami tiba dikompleks candi Ratu Boko, utara Kota Yogyakarta menuju arah Klaten. Tepatnya di desa Bokoharjo, masuk dalam wilayah Sleman. Dan memang seperti itu kondisi udara Yogyakarta sekitarnya; panas, seperti Jakarta dan Surabaya. Memang agak mengherankan bila dilihat dari letak geografisnya yang jauh dari pantai, Apakah ada kaitan dengan kondisi Gunung Merapi ? entah lah….</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut literatur, candi  ini dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, dari Wangsa Syailindra, di jaman mataram kuno. Di atas lahan seluas kurang lebih 2,5 hektar ini dahulu berdiri megah sebuah bangunan tempat menyepi, mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa.<!--more--> Sudah tidak tampak lagi bangunan utuh, kecuali gapura yang masih tampak masih bisa dinikmati, naik ke atas sedikit masih juga tersisa bekas tempat tinggal. selebihnya hanya tumpukan batu tertata rapih. Ada cerita lain yang membubui kehadiran candi ini, di mana menurut cerita rakyat bangunan tersebut di tempati oleh seorang raja bernama Raja Dewatasari beristrikan perempuan titisan raksasa bernama Buto Nyai. Kegemaran sang puteri yang suka makan daging manusia ini membuat prihatin sang raja dan mengusirnya. Sebagai refleksi kenangan pada istrinya tersebut, Prabu Dewatasari mewujudkannya dalam bentuk patung yang kemudian dikenal dengan nama Roro Jonggrang (versi lain cerita patung Roro Jonggrang dari Candi Prambanan yang letaknya hanya sekitar 3 km dari candi Ratu Boko).</p>
<p style="text-align:justify;">Jika anda berkunjung ke tempat ini, tersedia dua tempat parkir, yakni areal parkir yang terletak tepat di kaki bukit (biasa untuk kendaraan besar) atau areal parkir tepat berdekatan dengan kompleks candi. Untuk sampai di tempat parkir ke dua ini memerlukan jarak tempuh lebih jauh, memutar, serta hanya bisa bagi kendaraan kecil. Letaknya yang di atas perbukitan membuat kompleks ini memiliki sajian pemandangan indah; diantaranya, tampak jelas kompleks  candi Prambanan berlatar gunung Merapi nan gagah dan sejauh mata memandang tampak pemandangan hamparan kota petak-petak sawah dan perumahan. Biasanya, tempat ini tidak luput dari pencinta keindahan alam; ketika matahari pagi mulai merekah, bulatan merah bisa dilihat oleh mata telanjang di pagi buta. Sebagai hiburan, kesenian rakyat pun bisa kita nikmati dipelataran parkir candi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Menjejakkan kaki di candi Ratu Boko memang agak terlambat dari rencana yang telah diangankan. Agak di luar dugaan, bangun pagi melenceng dari kebiasaan. Mungkin deraan rasa lelah setelah menempuh perjalanan darat hampir 14 jam lewat selatan, hingga baru masuk kota Yogja pukul 20 lewat. Kemacetan mengular selepas ranca ekek, memasuki nagreg, dilanjut kepadatan tidak seperti biasa mulai keluar lumbir hingga masuk kota budaya itu. Belum lagi penginapan yang biasa kami singgahi di jalan sostrowijan telah penuh penghuni, sehingga kami terpaksa mencari ke daerah selatan, belakang benteng keraton Ngayogyokerto. Pukul 22an baru kami dapat tempat beristirahat, tempat turis asing biasa menginap. Menurut pengelola penginapan, hanya kami turis lokalnya…hahahahaha…</p>
<p style="text-align:justify;">Pagi itu, sebelum merapat di candi Ratu Boko, menyempatkan diri untuk melarak lirik pusat kerajinan keramik di daerah kasongan. Klak klik, pose di depan guci-guci besar penuh ornamen mempesona. Terkadang diantara sela-sela tembikar  yang telah jadi dan siap dipasarkan. Karena agak pagi, suasana kasongan masih lengang; belum banyak took yang buka, hanya satu dua saja. Namun lumayan, itupun  telah menambah wawasan kami mengenai kerajinan tembikar dan keramik.Kasongan, dari dahulu memang sudah terkenal sebagai sentra industri pengrajin tanah liat/lempung. Mulai dari peralatan dapur hingga penghiasan ruang, bahkan pelataran rumah. Banyak pilihan bisa di dapat, Jangan khawatir pecah membawa barang tersebut untuk oleh-oleh di rumah, karena penjaja kerajinan ini siap membantu untuk mengirim melalui jasa paket. Jadi kendaraan kita pun bisa terhindar dari tumpukan barang-barang, yang kita yakin belum tentu terselamatkan keuntuhannya sampai di rumah kelak. Soal harga ? yaaa tentu cukup miring dibanding kita membeli di toko-toko umum, di luar kasongan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali. Usai dari Candi Ratu Boko, sekitar 12-13 km dari sana alangkah disayangkan bila tidak melihat bangunan rumah unik pasca gempa melanda Yogja dan sekitarnya, tahun 2006  lalu. Rumah Teletabis, istilah popular dikaitkan dengan bentuk rumah setengah lingkaran, rumah tahan gempa. Ber-cat putih, seragam berjumlah puluhan tertata apik. Pemilik rumah ramah-ramah dan akan dengan sukarela mengijinkan kita berpose di depan rumah mereka. Bahkan melihat isi kedalamannya. Yang sedikit merepotkan adalah sangat minim petunjuk ke arah sana. Rambu petunjuk hanya satu, kita temui di simpang empat. Selebihnya, rajin-rajin lah bertanya. Perjalanan dari simpang empat tersebut ambil arah kiri dan masih jauh masuk ke dalam, melintasi persawahan dengan jalan yang kecil dan sempit. Susahnya lagi, kendaraan umum menuju lokasi amat jarang dan sulit. Sehingga bila tidak membawa kendaraan sendiri…waaahhhh gak ngerti deh mesti gimananya….</p>
<p style="text-align:justify;">Prambanan, Kalasan, Sambi Sari dan candi-candi lain sekitarnya, untuk sementara terpaksa kami lewatkan dahulu. Menunggu kesempatan kunjungan berikutnya. Toh objek-objek wisata tersebut telah berulang disambangi. Kami masih harus mengejar waktu ke ‘kali urang’, melihat museum milik salah satu kerabat keraton. Katanya, museum tersebut unik dan kami belum pernah berkesempatan ber-klak-klik di sana. Selagi di daerah kalasan, maka menu makan siang adalah ayam kalasan yang sudah terkenal lezat dan legitnya. Konon katanya sebelum di goreng, ayam di masak dikuali dengan air kelapa. Entah lah, aku bukan akhli kuliner kayak pa Bondan…so, yang kami tahu menikmati kelezatannya saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Berkejar dengan waktu telah aku coba, pacuan kendaraan melaju sedikit kencang dikepadatan jalan raya utama penghubung Solo –Yogya aku paksakan. Tepat pukul 15.45, kendaraan kami sudah berjajar rapi di pelataran parkir. Rupanya nasib baik belum berpihak; pintu utama masuk museum mulai ditutup. Aku sempat protes, karena aku lihat dipapan petunjuk waktu kunjungan sampai pukul 16.00 wib. Penjelasan penjaga bahwa pukul 16 itu adalah batas akhir semua kunjungan, pada untuk di dalam museum membutuhkan waktu sekurang-kurangnya bisa lebih dari 30 menit. Waaaahhhhh…..</p>
<p style="text-align:justify;">Rasa masghul seperti menggunung bak tinggi gunung Merapi. Kekecewaan sedikit terhibur, disekitar objek wisata kali urang ternyata kami bisa menikmati ‘wedang ronde’ enak, tidak seperti yang dijajakan di kota Yogja itu sendiri. Tumben !!! belum lagi panganan tradisional ‘jenang gulo’ nya tidak lengket di lidah. Manisnya pun cukup lidah kami yang terbiasa di Jawa Barat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kaki lima Malioboro jadi sasaran berikutnya… satu dua tiga langganan tempat kami membeli menyapa dengan keramah-tamahan yang khas dan tentu dengan harga yang dimiring-miringkan tanpa tawar menawar. Lucunya, pedagang sepanjang pertokoan Malioboro ini malah kebanyakan yang berjualan justru orang sebrang. Jelas tampak dari logat-nya. Sebenarnya, barang yang dijajakan merupakan barang kebanyakan. Di pasar Bring Harjo, malah banyak di jual pula. Yang ngangeni dari Malioboro itu adalah suasana romantika nya. Sehingga seperti kewajiban untuk singgah, meski barang sejenak.</p>
<p style="text-align:justify;">Puas merambah trotoar Malioboro, kami menghindari tenda-tenda penjaja makanan yang ada di sana. Kondisi dan suasananya sudah amat jauh dari beberapa tahun lalu. Ramai gak karuan, belum lagi harga nya gak jelas….hehehhehe… Aku teringat ketika muda belia pernah tertidur di emperan Malioboro, disamping si mbok penjual gudeg. Saat dulu itu (ketika SMA), sendiri aku bermaksud ke Bali dengan menumpang kereta secara estapet. Kereta ku tiba di Stasiun tugu pukul 03 dini hari dan keesokan hari nya dilanjutkan dengan kereta pagi ke Surabaya. Sambil menunggu waktu, yaa aku numpang istirahat ke si mbok penjaja gudeg  (beliau berjualan hingga waktu subuh tiba).</p>
<p style="text-align:justify;">Angkringan sampaing stasiun tugu sudah banyak di kenal. Ke sana lah kami menuju, menghabiskan sisa lelah perjalanan sebelum kembali ke penginapan. Berjajar pedagang…gelaran tikar pun merebak disebrang jalan. Begitu ramainya penikmat jajanan angkringan ini. Nasi kucing…bungkusan nasi-nasi kecil dengan lauk pauk juga minim-minim (di Bali, Nasi Jinggo, di Semarang yaa Nasi kucing). Dan biasa, gorengan tempe, tahu sebagai hidangan lainnya. Minumnya ? ada wedang jahe, ada wedang tape dan (ini yang katanya terkenal) minuman kopi yang saat dihidangkan dicelupkan kedalamnya bara arang. Kegunaan bara arang tadi untuk membakar serpihan kopi yang membumbung dipermukaan, membuat aroma dan rasa menjadi berbeda. Entahlah karena aku tidak merasakan kenikmatan itu….</p>
<p style="text-align:justify;">Pasar Bring Harjo mulai ramai pukul 09 pagi, namun pukul 08an kami sudah bertegur sapa dengan beberapa pedagang yang membuka tokonya lebih awal.  Batik !!! jelas itu target utama. Kalau aku sih sasarannya adalah jajanan tradisional yang dijajakan di depan pasar. Berbagai jenis panganan yang tidak atau sulit kutemui di kota kediaman, mesti aku coba. Biar terkesan jauh dari steril dan sehat, aku tak peduli. Hanya saat itulah kesempatan yang aku bisa peroleh. Biarkan mereka asyik di dalam pasar larak lirik atau belanja kek, pokoknya bagi ku depan pasar Bring Harjo lebih menarik.</p>
<p style="text-align:justify;">Dua tahun tidak berkunjung ke sini, Taman Sari, sekarang telah cantik. Jauh dari kesan kumuh dan air kolam yang dahulu menghijau lumut. Begitu masuk pintu gerbang, dari jauh terlihat tembok penuh ornamen unik telah dipugar dan di cat bersinar terang. Memasuki ke dalam, tampak kolam yang airnya jernih. Sempat membasuh muka (dulu, meski sering ke sana mana berani –airnya kotor) agak tampak terlihat lebih awet muda, saran dari sang guide…hehehehe…</p>
<p style="text-align:justify;">Matahari sudah mulai terasa menghangatkan seluruh lapisan kulit luar dan pori-pori merebak mengeluarkan keringat asin ketika pintu mobil terbuka. Selesai sudah Taman Sari dan Yogya. Kami masih harus menempuh perjalanan menuju Salatiga melalui jalur Klaten – Kertosuro – Boyolali. Tidak melalui Magelang seperti biasa, mengingat pukul 14an sudah ditunggu kawan di Boyolali. Sore itu, aku berniat nyekar ke sarean Eyang di Salatiga. Sudah dapat dipastikan bunga mawar merah putih dan harum itu sulit  didapat di Salatiga bila hari sudah jelang sore sehingga minta bantuan kawan untuk membelikan terlebih dahulu di Boyolali. Jarak tempuh Boyolali – Salatiga lebih dekat ketimbang Magelang – Salatiga. Belum lagi macet terhambat truk-truk besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada apa di Salatiga ? di samping sarean Eyang, soto ‘esto’ semi wajib aku lahap. Penjaja soto di depan garasi bus ‘esto’ enaknya keblinger, jarang ada tandingnya. Entah karena aku dari kecil sampai mahasiswa setiap tahun dan kesempatan liburan mesti menemani Eyang puteri atau memang karena cita rasanya yang benar-benar enak. Dari dulu, mulai buka pukul 06an dan lewat pukul 10 pagi dijamin kita hanya akan gigit jari, kehabisan !!! Bila anda ke sana, coba sekali-kali deh singgah dan menikmatinya. Bila anda ingin membeli oleh-oleh khas Salatiga, enting-enting gepuk dan gulo kacang adalah pilihan yang tepat. Di sarankan: gulo kacang sebaiknya beli di penjaja dagangan di pasar, tepatnya depan musholah, jalan membelah pasar menuju rumah sakit. Tidak jauh dari simpangan dari jalan utama Sudirman. Anda bisa langsung melihat proses pembuatannya. Rasanya pun agak berbeda, sebab di adonan gulanya dibubuhi serat jahe. Jadi panganan camilan gulo kacangnya agak sedikit menebar aroma jahe dan hangat. Enting-enting gepuk ? Pusat pembuatannya di toko depan klenteng sejajar dengan kantor walikota. Jarak hanya sekitar seratus meter dari jalan raya Sudirman….</p>
<p style="text-align:justify;">‘Jendela mata’ masih belum usai…perjalanan juga masih panjang. Padat tapi menyenangkan. Lelah ? pastinya. Namun menikmati karunia Allah melalui tatapan mata lebih dari segalanya….(bersambung…..)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Taman Kota 1 BSD]]></title>
<link>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/18/objek-wisata-di-tangerang-selatan/</link>
<pubDate>Thu, 18 Oct 2012 02:32:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>arifin alfiansyah</dc:creator>
<guid>http://arindri23.wordpress.com/2012/10/18/objek-wisata-di-tangerang-selatan/</guid>
<description><![CDATA[Taman Kota 1 BSD – Kawasan hijau di tengah padatnya kota Ditengah hiruk pikuknya, polusi &amp; padat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Taman Kota 1 BSD – Kawasan hijau di tengah padatnya kota</p>

		<style type='text/css'>
			#gallery-3-14 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-3-14 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 33%;
			}
			#gallery-3-14 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-3-14 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
		</style>
		<!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php -->
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":41671981,"permalink":"http:\/\/arindri23.wordpress.com\/2012\/10\/18\/objek-wisata-di-tangerang-selatan\/","likes_blog_id":41671981}' id='gallery-3-14' class='gallery galleryid-3 gallery-columns-3 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/gerbang-taman-kota-1.jpg' title='gerbang-taman-kota-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="24" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/gerbang-taman-kota-1.jpg" data-orig-size="320,213" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 400D DIGITAL&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1208680682&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;37&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.003125&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gerbang-taman-kota-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/gerbang-taman-kota-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/gerbang-taman-kota-1.jpg?w=320" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/gerbang-taman-kota-1.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="gerbang-taman-kota-1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-12.jpg' title='taman kota 1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="25" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-12.jpg" data-orig-size="563,422" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;COOLPIX L2&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;-62169984000&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;6.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.014084507042254&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="taman kota 1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-12.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-12.jpg?w=563" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-12.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="taman kota 1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-13.jpg' title='taman-kota-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="26" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-13.jpg" data-orig-size="490,326" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="taman-kota-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-13.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-13.jpg?w=490" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-13.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="taman-kota-1" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-bsd1.jpg' title='taman-kota-bsd'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="33" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-bsd1.jpg" data-orig-size="500,333" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="taman-kota-bsd" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-bsd1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-bsd1.jpg?w=500" width="150" height="99" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/taman-kota-bsd1.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="taman-kota-bsd" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota02-1.jpg' title='TamanKota02-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="27" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota02-1.jpg" data-orig-size="480,360" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E3100&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1236596402&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;5.8&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0021720243266725&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="TamanKota02-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota02-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota02-1.jpg?w=480" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota02-1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="TamanKota02-1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota03-1.jpg' title='TamanKota03-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="28" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota03-1.jpg" data-orig-size="480,360" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E3100&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1236594780&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;5.8&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0031505986137366&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="TamanKota03-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota03-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota03-1.jpg?w=480" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota03-1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="TamanKota03-1" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota04-1.jpg' title='TamanKota04-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="29" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota04-1.jpg" data-orig-size="480,360" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E3100&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1236592383&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;5.8&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.018621973929237&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="TamanKota04-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota04-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota04-1.jpg?w=480" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota04-1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="TamanKota04-1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota07-1.jpg' title='TamanKota07-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="30" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota07-1.jpg" data-orig-size="480,360" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E3100&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1236592799&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;5.8&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.018939393939394&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="TamanKota07-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota07-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota07-1.jpg?w=480" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota07-1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="TamanKota07-1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota10-1.jpg' title='TamanKota10-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="31" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota10-1.jpg" data-orig-size="480,360" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E3100&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1236595070&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;5.8&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.018450184501845&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="TamanKota10-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota10-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota10-1.jpg?w=480" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota10-1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="TamanKota10-1" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota11-1.jpg' title='TamanKota11-1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="32" data-orig-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota11-1.jpg" data-orig-size="480,360" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.3&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E3100&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1236595379&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;8.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0082304526748971&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="TamanKota11-1" data-image-description="" data-medium-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota11-1.jpg?w=300" data-large-file="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota11-1.jpg?w=480" width="150" height="112" src="http://arindri23.files.wordpress.com/2012/10/tamankota11-1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="TamanKota11-1" /></a>
			</dt></dl>
			<br style='clear: both;' />
		</div>

<p>Ditengah hiruk pikuknya, polusi &#38; padatnya lalu lintas ibukota Jakarta &#38; juga kota Tangerang, dibutuhkan sebuah tempat dimana kita dapat sejenak melepas lelah, melakukan relaksasi dan sekaligus berolahraga. Adalah suatu tempat di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang yang bernama Taman Kota yang dapat memenuhi kriteria ini. Pengembang BSD membangun 2 buah taman kota. Taman Kota 1 terletak di depan sekolah Al Azhar (dekat Giri Loka 3), sedangkan Taman Kota 2 terletak di Taman Tekno.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, tim Jalan Jajan Hemat (JJH) mengunjungi Taman Kota 1. Lokasinya mudah dicapai, dari jalan raya Serpong ambil arah ke BSD, lalu di depan BSD Junction ambil jalur kiri yaitu jalan yang menuju tol Bintaro / Pondok Indah. Lokasinya berada di sebelah kanan jalan. Ada papan petunjuk di depan kawasan Taman Kota ini.</p>
<p>Untuk masuk ke Taman Kota, tidak dipungut bayaran sama sekali, bahkan parkir pun tidak bayar, kecuali parkir motor karena ada petugas  khusus yang menjaga keamanan motor. Tempatnya cukup bersih dan rapih, di pintu masuk berjajar rapi kios para penjual makanan dan minuman, tidak terlihat pedagang asongan yang seringkali mengganggu kenyamanan pengunjung.</p>
<p>Taman Kota 1 ini dibangun di atas lahan seluas 2,5 ha dan memiliki 60 jenis tanaman dengan total 2000 batang pohon, sungguh menjadi paru-paru kota. Rasa teduh langsung terasa begitu memasuki kawasan ini, bahkan di saat teriknya matahari. Pohon2 yang rindang berjajar rapi, rumputnya pun terlihat terawat dan kawasan ini terlihat bersih dari sampah, terdapat tempat sampah di sepanjang kawasan dan papan peringatan untuk menjaga kebersihan. Papan petunjuk yang menjelaskan nama pohon membuat kawasan ini dapat sekaligus sebagai wahana untuk menambah ilmu untuk anak-anak kita, bahkan terdapat beberapa papan informasi yang menjelaskan tentang jenis daun dan juga jenis2 kayu.</p>
<p>Terlihat disini sering diadakan acara rutin seperti senam aerobic, taichi. Untuk yang ingin berolahraga terdapat jalur untuk jogging (jogging track) yang memutari kawasan ini, lengkap dengan petunjuk jarak, sehingga kita dapat mengetahui berapa jarak yang sudah kita tempuh. Untuk anak-anak pun tersedia beberapa area untuk bermain yang dilengkapi dengan permainan ketangkasan. Saat kami kesana, terlihat beberapa warga yang sedang berolahraga, dan juga anak-anak yang terlihat dengan riang bermain disana. Cukup nyaman dan aman karena memang kebanyakan yang datang kesini adalah penghuni perumahan.</p>
<p>Di tempat ini terdapat jalur untuk refleksi gratis, yaitu cukup melepaskan sepatu kita dan berjalan sepanjang jalur refleksi (accupuncture walk) untuk melancarkan peredaran darah. Fasilitas toilet juga tersedia. Dan di belakang taman kota, ada sebuah jembatan gantung yang menghubungkan ke depan sekolah Al Azhar.</p>
<p>Kami sangat kagum kepada pihak pengembang BSD yang peduli dengan lingkungan, sekaligus menyediakan fasilitas yang begitu baik untuk masyarakat secara gratis. Semoga Taman Kota ini dapat senantiasa dirawat dengan baik.</p>
<p>Salam Jalan Jajan Hemat..</p>
<blockquote><p><strong>Taman Kota 1 BSD</strong></p>
<p>Lokasi : Depan sekolah Al Azhar (dekat Giri Loka 3)</p>
<p>Fasilitas : plaza dan panggung, jogging track, fitness ground, acupuncture walk, tempat bermain anak, papan pendidikan lingkungan, dan kios jajanan.</p>
<p>Jam operasional : 05.30 – 18.00</p>
<p><strong>Sumber :</strong> <a href="http://http://www.jalanjajanhemat.com/2009/03/taman-kota-1-bsd-kawasan-hijau-di-tengah-padatnya-kota/">http://www.jalanjajanhemat.com/2009/03/taman-kota-1-bsd-kawasan-hijau-di-tengah-padatnya-kota/</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wisata Tempat Telaga Bidadari dan Wisata Tempat Goa Baramban]]></title>
<link>http://fitribudayaseni.wordpress.com/2012/10/17/wisata-tempat-telaga-bidadari-dan-wisata-tempat-goa-baramban/</link>
<pubDate>Wed, 17 Oct 2012 02:23:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>rima26</dc:creator>
<guid>http://fitribudayaseni.wordpress.com/2012/10/17/wisata-tempat-telaga-bidadari-dan-wisata-tempat-goa-baramban/</guid>
<description><![CDATA[Obyek wisata ini terletak di desa Telaga Bidadari Kecamatan Sungai Raya dengan jarak kurang lebih 8]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p>Obyek wisata ini terletak di desa Telaga Bidadari Kecamatan Sungai Raya dengan jarak kurang lebih 8 Km dari kota Kandangan yang dapat ditelusuri dengan mobil. Apabila kita jalan-jalan ke desa Telaga Bidadari kita akan menemukan sumur tua yang tidak akan kering walapun kemarau panjang yang disebut orang Telaga Bidadari.</p>
<p>Telaga ini berukuran 3 x 2 M dengan kedalaman 2 meter, terletak di kawasan tanah pematang yang diteduhi pepohonan. Disepanjang jalan menuju Telaga Bidadari terdapat berbagai macam home industri yang memproduksi ku kering, dodol, kuaci bigi waluh dan ketupat Kandangan. Cerita tentang Telaga Bidadari yang lebih terurai dapat dibaca pada buku Legenda Telaga Bidadari.</p>
<p>Sumber : Disbudpar Hulu Sungai Selatan</p>
<h1></h1>
<p>Goa Baramban terletak di Desa Miawa, 16 Km dari Kota Rantau. Pemandangan bukit kapur dengan bebatuan gampingnya yang memutih merupakan goa alam yang terbilang masih perawan di Kabupaten Tapin.Goa Beramban merupakan goa terbesar dan terpanjang di Kalimantan Selatan. Goa ini terbagi atas 3 bagian, yaitu: Goa Kelelawar, Goa Air dan Goa Atas.Untuk menjalani satu jenis goa memerlukan waktu satu jam dan alat penerangan seperti senter atau petromak. Pada salah saru goanya, yaitu Goa Air setengah lorong goa berisi air setinggi dada dan untuk menelusurinya harus berbasah-basah dengan air yang sejuk dan jernih.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.tapinkab.go.id" rel="nofollow">http://www.tapinkab.go.id</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[field report] Candi Sukuh, Candi Cetho, Air Terjun Jumog]]></title>
<link>http://elinpike.wordpress.com/2012/10/15/field-report-candi-sukuh-candi-cetho-air-terjun-jumog/</link>
<pubDate>Mon, 15 Oct 2012 04:13:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Elinpike</dc:creator>
<guid>http://elinpike.wordpress.com/2012/10/15/field-report-candi-sukuh-candi-cetho-air-terjun-jumog/</guid>
<description><![CDATA[suatu kali temen gw ngeliatin foto-foto liburan bulan madunya. i was like, what ini dimanaa. kok uny]]></description>
<content:encoded><![CDATA[suatu kali temen gw ngeliatin foto-foto liburan bulan madunya. i was like, what ini dimanaa. kok uny]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah Objek Wisata Panorama Tabek Patah]]></title>
<link>http://pelangiholiday.wordpress.com/2012/10/07/sejarah-panorama-tabek-patah/</link>
<pubDate>Sun, 07 Oct 2012 16:37:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>www.pelangiholiday.com</dc:creator>
<guid>http://pelangiholiday.wordpress.com/2012/10/07/sejarah-panorama-tabek-patah/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Objek Wisata Panorama Tabek Patah terletak di pinggang gunung berapi antara kota Bukittinggi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>&#160;</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-8016" title="Panorama Tabek Patah-Batusangkar" src="http://pelangiholiday.files.wordpress.com/2012/10/panorama-tabek-patah-batusangkar.jpg?w=300&#038;h=224" alt="Objek wisata Panorama Tabek Patah-Batusangkar" width="300" height="224" /><span style="color:#000000;">Objek Wisata Panorama Tabek Patah</span></strong><span style="color:#000000;"> terletak di pinggang gunung berapi antara kota Bukittinggi dan Batusangkar, Indonesia. Hawanya dingin dan sering berkabut. Bila cuaca cerah, pemandangannya sangat indah.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Ada dua danau kecil yaitu Pakih dan Aie Taganang Didanau ini terdapat ikan khas Tabek Patah oleh penduduk setempat disebut ikan Puyu <strong>Tabek Patah</strong>, ialah sebuah nama panorama di Nagari Tabek Patah, Kec. Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. <strong>Panorama</strong> yang mengagumkan ini berjarak sekitar 16 km dari pusat Kota Batusangkar, yang merupakan ibukota dari Kabupaten Tanah Datar. Dari panorama ini bagi anda yang suka berwisata alam akan sangat menikmati. Sebab dari panorama ini kita bisa menikmati keindahan alam Nagari Tabek Patah dengan dihiasi lanskap pegunungan Merapi.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Panorama</strong> yang terletak di antara dua kota, Bukittinggi dan Batusangkar ini merupakan tempat yang sangat sejuk. Karena selain tempat ini merupakan perbukitan, di sekitar panorama ini juga terdapat hutan pinus yang menambah kesejukan saat berada di panorama ini.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Istilah<strong> Tabek patah</strong> berasal dari dua kata yaitu, tabek (kolam) dan patah (terbagi jadi dua bagian). Menurut sebuah cerita ada sebuah kolam yang patah, sehingga kolam tersebutterbagi jadi dua bagian. Di bagian utara dikenal dengan Talago Pakis. Sedangkan di bagian selatan disebut dengan Aie Taganang.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Menurut kepercayaan masyarakat di sekitar panorama ini, cerita tentang terjadinya <em>Tabek Patah</em> ada dua versi <strong>sejarah</strong> . Versi pertama mengatakan bahwa dulu kala di daerah tersebut hiduplah seorang kakek yang hidup dalam keadaan yang kurang menyenangkan, karena kakinya yang patah. Meski demikian ia memiliki sebuah kolam atau masyarakat setempat menyebutnya dengan tabek, yang berada dibelakang rumahnya. Cerita yang beredar tersebut dan membuat masyarakat mengidentikkan kisah itu dengan asal-usul terjadinya Tabek Patah.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Pada cerita versi kedua mengatakan bahwa dahulu tabek (kolam) ini terbagi menjadi dua bagian, lalu menjelma menjadi danau, maka orang-orang menamai danau itu dengan Danau Talago Pakis dan Danau Aie Taganang. Hingga sekarang masyarakat sekitar mempercayai kedua versi asal-usul <span style="text-decoration:underline;">Tabek Patah</span>, meski kebenaran cerita tersebut belum diketahui pasti hingga kini.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Tak hanya panorama indah yang disajikan di daerah ini, namun ada keunikan lainnya yaitu Ikan Puyu. Ikan Puyu adalah iakn air tawat yang hanya hidup di sekitar Tabek Patah, sehingga masyarakat sekitar mengatakan Ikan Puyu ialah Ikan Khas Tabek Patah, yang anda bisa nikmati sebagai lauk pauk tradisonal khas Nagari Tabek Patah.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Selain itu untuk menghangatkan diri karena udara dingin nan sejuk di panorama, tak jauh dari <em>Tabek Patah</em> terdapat sebuah Usaha Kopi bernama Kiniko. Usaha tersebut juga menyiapkan untuk anda kafe dengan nuansa alam yang natural, sehingga anda bisa menikmati panorama sambil menyeruput Kopi khas Kiniko. Kopi Kiniko memiliki aroma harum biji kopi yang orisinil, dijamin anda pengen mencobanya. Selian itu kafe juga menyediakan Air Daun Murbei yang berkhasiat bagi tubuh anda. Bagi anda yang ingin menurunkan berat badan silahkan mencoba Air Daun Murbei.</span></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
		<div id="geo-post-8015" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-0.320769</span>
			<span class="longitude">100.533710</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[2012-09-30 - Jak Japan Matsuri]]></title>
<link>http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/</link>
<pubDate>Sun, 30 Sep 2012 16:59:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>Setiaji Pamungkas</dc:creator>
<guid>http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/</guid>
<description><![CDATA[2012-09-30 &#8211; Jak Japan Matsuri    ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h1>2012-09-30 &#8211; Jak Japan Matsuri</h1>
<h2> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-312" alt="IMG_3204" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3204.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-311" alt="IMG_3196" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3196.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-313" alt="IMG_3206" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3206.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-290" alt="IMG_3033" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3033.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-310" alt="IMG_3191" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3191.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-291" alt="IMG_3041" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3041.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-298" alt="IMG_3054" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3054.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-293" alt="IMG_3042" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3042.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><a href="http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/img_3045/" rel="attachment wp-att-294"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-294" alt="IMG_3045" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3045.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /></a><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-295" alt="IMG_3047" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3047.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-297" alt="IMG_3054 copy" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3054-copy.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><a href="http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/img_3214/" rel="attachment wp-att-315"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-315" alt="IMG_3214" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3214.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /></a><a href="http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/img_3212/" rel="attachment wp-att-314"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-314" alt="IMG_3212" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3212.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /></a><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-299" alt="IMG_3059" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3059.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><a href="http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/img_3141/" rel="attachment wp-att-308"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-308" alt="IMG_3141" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3141.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /></a><a href="http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/img_3154/" rel="attachment wp-att-309"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-309" alt="IMG_3154" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3154.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /></a><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-301" alt="IMG_3112" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3112.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-304" alt="IMG_3127" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3127.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-305" alt="IMG_3132" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3132.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-306" alt="IMG_3135" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3135.jpg?w=100&#038;h=150" width="100" height="150" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-316" alt="IMG_3232" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3232.jpg?w=150&#038;h=100" width="150" height="100" /><a href="http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/img_3136/" rel="attachment wp-att-307"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-307" alt="IMG_3136" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3136.jpg?w=150&#038;h=100" width="150" height="100" /></a><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-303" alt="IMG_3122" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3122.jpg?w=150&#038;h=100" width="150" height="100" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-302" alt="IMG_3119" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3119.jpg?w=150&#038;h=100" width="150" height="100" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-300" alt="IMG_3073" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/12/img_3073.jpg?w=150&#038;h=100" width="150" height="100" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-442" alt="IMG00054-20121221-1257" src="http://setiajipamungkasernyfadhilah.files.wordpress.com/2012/09/img00054-20121221-12571.jpg?w=150&#038;h=102" width="150" height="102" /></h2>
<h2><a href="http://setiajipamungkasernyfadhilah.wordpress.com/2012/09/30/2012-09-30-jak-japan-matsuri/img_3054-copy/" rel="attachment wp-att-297"> </a></h2>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tirta Gangga Sumber Air yang Tak Pernah Kering]]></title>
<link>http://pengutik.wordpress.com/2012/09/25/tirta-gangga-sumber-air-yang-tak-pernah-kering/</link>
<pubDate>Tue, 25 Sep 2012 04:19:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>arsa</dc:creator>
<guid>http://pengutik.wordpress.com/2012/09/25/tirta-gangga-sumber-air-yang-tak-pernah-kering/</guid>
<description><![CDATA[Pagi-pagi saya dikejutkan dengan sms yang inti dari sms tersebut adalah “untuk hari ke sepuluh, tuli]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi-pagi saya dikejutkan dengan sms yang inti dari sms tersebut adalah “untuk hari ke sepuluh, tulisan bertemakan AIR Wajib!!” wah.. akhirnya mulai deh memutar otak. Liat-liat gambar lagi dan taraaaaa…. Akhirnya ketemu foto waktu liburan di bali dan sempat mengunjungi Tirta Gangga.</p>
<p>Woke alasana kenapa Tirta Gangga ini saya ambil adalah :</p>
<ol>
<li>Karena tirta gangga merupakan sumber mata air yang tak pernah kering</li>
<li>Karena Tirta Gangga merupakan objek wisata andalan di karangasem</li>
<li>Karena sumber mata air Tirta Gangga banyak digunakan oleh warga sekitar mulai dari sumber air mata suci, untuk Tirta (air suci), sumber air bersih untuk hampir semua wilayah kota Amlapura (ibu kota Kabupaten Karangasem, dan pengairan untuk sawah. (pokoknya banyak difungsikan oleh warga sekitar deh…)</li>
</ol>
<div id="attachment_128" class="wp-caption aligncenter" style="width: 624px"><a href="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/img_9122.jpg"><img class="size-full wp-image-128" title="Tirta Gangga2" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/img_9122.jpg?w=614&#038;h=409" alt="" width="614" height="409" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu Kolam yang ada di kawasan Tirta Gangga</p></div>
<p><!--more-->Namun menurut sejarah Tirta Gangga ini dimiliki oleh kerajaan Karangasem, jadi masih dimiliki pribadi oleh keluarga Kerajaan Karangasem. Nah letaknya juga tidak jauh dari kota Kota Karangasem. Di arial Tirta Gangga banyak yang bias kita lakukan mulai dari berenang, kemudian berpiknik, sampai menikmati restaurant yang ada di dalam komplek tirta gangga dengan view kolam-kolam dan hamparan sawah. Tempatnya yang eksklusif menjadikan Tirta Gangga banyak diminati turis-turis  asing. Selain itu Tirta Gangga juga menjadi tempat favorit untuk prewed. Hemm… bagi temen-temen yang hendak bermain ke Karangasem. Disarankan mengunjungi tempat ini. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  berikut sedikit gambar yang pernah saya abadikan.</p>

		<style type='text/css'>
			#gallery-125-16 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-125-16 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 25%;
			}
			#gallery-125-16 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-125-16 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
		</style>
		<!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php -->
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":40357544,"permalink":"http:\/\/pengutik.wordpress.com\/2012\/09\/25\/tirta-gangga-sumber-air-yang-tak-pernah-kering\/","likes_blog_id":40357544}' id='gallery-125-16' class='gallery galleryid-125 gallery-columns-4 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/pohon-di-tengah-kolam.jpg' title='pohon di tengah kolam'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="133" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/pohon-di-tengah-kolam.jpg" data-orig-size="1012,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1296217001&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="pohon di tengah kolam" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/pohon-di-tengah-kolam.jpg?w=202" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/pohon-di-tengah-kolam.jpg?w=690" width="101" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/pohon-di-tengah-kolam.jpg?w=101&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Pohon yang tumbuh di tengah kolam" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Pohon yang tumbuh di tengah kolam
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga1.jpg' title='tirtagangga1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="135" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga1.jpg" data-orig-size="995,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5.6&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1296219330&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;55&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tirtagangga1" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga1.jpg?w=199" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga1.jpg?w=679" width="99" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga1.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Air mancur di tengah-tengah kolam" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Air mancur di tengah-tengah kolam
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga2.jpg' title='tirtagangga2'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="136" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga2.jpg" data-orig-size="996,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1296219462&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;42&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tirtagangga2" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga2.jpg?w=199" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga2.jpg?w=679" width="99" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga2.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Pesona kolam-kolam di Tirta Gangga" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Pesona kolam-kolam di Tirta Gangga
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga3.jpg' title='tirtagangga3'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="137" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga3.jpg" data-orig-size="987,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1296219609&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;33&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tirtagangga3" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga3.jpg?w=197" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga3.jpg?w=673" width="98" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirtagangga3.jpg?w=98&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Kolam dengan hiasan patung yang menyemburkan air" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Kolam dengan hiasan patung yang menyemburkan air
				</dd></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/img_9122.jpg' title='Tirta Gangga2'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="128" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/img_9122.jpg" data-orig-size="1500,1000" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1296220100&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;20&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.016666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Tirta Gangga2" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/img_9122.jpg?w=300" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/img_9122.jpg?w=1024" width="150" height="100" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/img_9122.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Kolam yang disediakan lintasan sehingga bisa berjalan di tengah-tengah kolam" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Kolam yang disediakan lintasan sehingga bisa berjalan di tengah-tengah kolam
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirta-gangga.jpg' title='tirta gangga'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="134" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirta-gangga.jpg" data-orig-size="1500,981" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1296220460&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;27&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.00625&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tirta gangga" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirta-gangga.jpg?w=300" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirta-gangga.jpg?w=1024" width="150" height="98" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/tirta-gangga.jpg?w=150&#038;h=98" class="attachment-thumbnail" alt="Areal Tirta Gangga" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Areal Tirta Gangga
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/my-fam.jpg' title='my fam'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="132" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/my-fam.jpg" data-orig-size="1000,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;6.3&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1344178796&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.033333333333333&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="my fam" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/my-fam.jpg?w=200" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/my-fam.jpg?w=682" width="100" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/my-fam.jpg?w=100&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="my fam in action :)" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				my fam in action :)
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/maskot-tirtagangga.jpg' title='maskot tirtagangga'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="129" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/maskot-tirtagangga.jpg" data-orig-size="994,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;11&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1344179721&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;23&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.00625&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="maskot tirtagangga" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/maskot-tirtagangga.jpg?w=198" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/maskot-tirtagangga.jpg?w=678" width="99" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/maskot-tirtagangga.jpg?w=99&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="air mancur yang bertumpang-tumpang ciri khas Tirta Gangga" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				air mancur yang bertumpang-tumpang ciri khas Tirta Gangga
				</dd></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/melintasi-kolam.jpg' title='melintasi kolam'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="130" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/melintasi-kolam.jpg" data-orig-size="1000,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;6.3&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 500D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1344179962&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.004&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="melintasi kolam" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/melintasi-kolam.jpg?w=200" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/melintasi-kolam.jpg?w=682" width="100" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/melintasi-kolam.jpg?w=100&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Pengunjung yang melintasi kolam" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Pengunjung yang melintasi kolam
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/memberi-makan-ikan.jpg' title='Memberi makan ikan'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="131" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/memberi-makan-ikan.jpg" data-orig-size="1125,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.64&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;GT-I9000&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1345649499&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.51&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0042440318302387&quot;,&quot;title&quot;:&quot;SAMSUNG&quot;}" data-image-title="Memberi makan ikan" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/memberi-makan-ikan.jpg?w=225" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/memberi-makan-ikan.jpg?w=768" width="112" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/memberi-makan-ikan.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Pengunjung yang asik memberikan makan Ikan" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Pengunjung yang asik memberikan makan Ikan
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-gede.jpg' title='Ikan Gede'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="126" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-gede.jpg" data-orig-size="1125,1500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.64&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;GT-I9000&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1345649527&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.51&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0068027210884354&quot;,&quot;title&quot;:&quot;SAMSUNG&quot;}" data-image-title="Ikan Gede" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-gede.jpg?w=225" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-gede.jpg?w=768" width="112" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-gede.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Ikan-Ikan yang ada di kolam-kolam Tirta Gangga" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Ikan-Ikan yang ada di kolam-kolam Tirta Gangga
				</dd></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-mas-koki.jpg' title='Ikan1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="127" data-orig-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-mas-koki.jpg" data-orig-size="1920,2560" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.64&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;GT-I9000&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1345649575&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.51&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0076481835564054&quot;,&quot;title&quot;:&quot;SAMSUNG&quot;}" data-image-title="Ikan1" data-image-description="" data-medium-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-mas-koki.jpg?w=225" data-large-file="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-mas-koki.jpg?w=768" width="112" height="150" src="http://pengutik.files.wordpress.com/2012/09/ikan-mas-koki.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Ikan besar mendominasi ikan-ikan disini" /></a>
			</dt>
				<dd class='wp-caption-text gallery-caption'>
				Ikan besar mendominasi ikan-ikan disini
				</dd></dl><br style="clear: both" />
			<br style='clear: both;' />
		</div>

]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Objek Wisata Nusa Dua]]></title>
<link>http://ewisatabalitours.wordpress.com/2012/09/24/objek-wisata-nusa-dua/</link>
<pubDate>Mon, 24 Sep 2012 02:03:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>ewisatabalitours</dc:creator>
<guid>http://ewisatabalitours.wordpress.com/2012/09/24/objek-wisata-nusa-dua/</guid>
<description><![CDATA[ Wisata Bali Tour memberikan informasi   tentang tempat wisata di Bali : objek wisata Nusa Dua, Bali]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Wisata Bali Tour</strong> memberikan informasi   tentang tempat <strong>wisata di Bali</strong> : objek wisata <span style="text-decoration:underline;"><strong>Nusa Dua</strong></span>, Bali. <span style="font-size:12px;color:#000000;"><strong>Nusa Dua</strong></span> merupakan salah satu objek wisata di Bali, yang terletak di Kabupaten Badung, di Tenggara Bali, jaraknya 15 km dari Bandara Ngurah Rai, 35 km dari kota Denpasar.Mempunyai pantai yang berpasir putih,  menjadikan tempat ini makin populer dikalangan para turis. Biasanya wilayah ini banyak dipilih oleh wisatawan yang benar-benar menikmati liburannya untuk beristirahat di hotel, resort maupun cottage berbintang yang tersebar disepanjang pantai Tanjung Benoa sampai dengan Nusa Dua, sambil menikmati segarnya udara pantai dan keindahan matahari terbit.</p>
<p>Nusa Dua termasuk <strong>Tanjung Benoa</strong> ( juga tempat <strong>water sport</strong> ) adalah kawasan pariwisata elit bertaraf internasional di Bali Kawasan pariwisata yang luasnya kurang lebih 350 ha merupakan kawasan resort yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali dan Indonesia karena kawasan ini merupakan salah satu kawasan perhotelan terbaik di dunia.</p>
<div></div>
<p>Nama <strong>Nusa Dua</strong> sebenarnya adalah nama dua buah pulau kecil dibagian selatan pulau Bali yang dipisahkan dengan pasir putih. Nusa berarti pulau dan dua berarti dua. Dari nama inilah kawasan Nusa Dua diambil.</p>
<div id="attachment_203" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://ewisatabalitours.files.wordpress.com/2012/09/tanjung-benoa-bali-beach-watersport.jpg"><img class="size-medium wp-image-203" title="tanjung-benoa-bali-beach-watersport" src="http://ewisatabalitours.files.wordpress.com/2012/09/tanjung-benoa-bali-beach-watersport.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Tanjung Benoa &#8211; Water Sport</p></div>
<div></div>
<div>Objek Wisata Nusa Dua: Nusa Dua Bali Tour</div>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
