<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>padam &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/padam/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "padam"</description>
	<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 07:49:59 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Search - Kejora Ku Bersatu]]></title>
<link>http://dunialirik.wordpress.com/2009/11/23/search-kejora-ku-bersatu/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 06:28:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>ringtonesz</dc:creator>
<guid>http://dunialirik.wordpress.com/2009/11/23/search-kejora-ku-bersatu/</guid>
<description><![CDATA[Dirimu persis bintang terbit dari langit Bukanlah mimpi-mimpiku Di sini telah datang sayang paling d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dirimu persis bintang terbit dari langit Bukanlah mimpi-mimpiku Di sini telah datang sayang paling d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Music in and for Bharathanatyam-A survey report (Part2)]]></title>
<link>http://sangeethas.wordpress.com/2009/11/11/music-in-and-for-bharathanatyam-a-survey-report-part2/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 10:10:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>sangeethas</dc:creator>
<guid>http://sangeethas.wordpress.com/2009/11/11/music-in-and-for-bharathanatyam-a-survey-report-part2/</guid>
<description><![CDATA[Continued from Part 1 Music for dance-Discussion Everyone surveyed expected dance recitals to be acc]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Continued from Part 1 Music for dance-Discussion Everyone surveyed expected dance recitals to be acc]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kisah Penggali Tambang]]></title>
<link>http://reeleks.wordpress.com/2009/11/09/kisah-penggali-tambang/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:33:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>reeleks</dc:creator>
<guid>http://reeleks.wordpress.com/2009/11/09/kisah-penggali-tambang/</guid>
<description><![CDATA[Ada beberapa penggali tambang. Setiap hari mereka bekerja dalam tambang. Karena tambang itu kaya min]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ada beberapa penggali tambang. Setiap hari mereka bekerja dalam tambang. Karena tambang itu kaya mineral alam, maka sudah beberapa tahun mereka tak pernah pindah tempat kerja. Jadi bisa dibayangkan bahwa semakin digali tambang tesebut semakin dalam.</p>
<p>Hari itu mereka berada di dasar terdalam dari tambang itu. Secara tiba2 semua saluran arus listrik dalam tambang itu putus. Lampu-lampu semuanya padam. Gelap gulita meliputi dasar tambang itu, dan dalam sekejap terjadilah hiruk pikuk disana. Setiap orang berusaha menyelamatkan diri sendiri. Namun mereka sungguh kehilangan arah. Setiap gerakan mereka pasti berakhir dengan benturan dan tabrakan, entah menabrak sesame pekerja atau menabrak dinding tambang.</p>
<p>Situasi bertambah buruk disebabkan oleh udara yang semakin panas karena ketiadaan AC. Setelah capai bergulat dengan kegelapan, mereka semua duduk lesu tanpa harapan. Satu dari para pekerja itu angkat bicara : “Sebaiknya kita duduk tenang, dari pada secara hiruk-pikuk mencari jalan keluar. Duduklah secara tenang dan berusahalah untuk merasakan hembusan angin. Karena angin hanya bisa berhembus masuk melalui pintu tambang ini.”</p>
<p>Mereka lalu duduk dalam hening. Saat pertama mereka tidak dapat merasakan hembusan angin. Namun perlahan-lahan mereka menjadi semakin peka akan hembusan angin sepoi yang masuk melalui pintu tambang. Dengan mengikuti arah datangnya angin itu, mereka akhirnya dengan selamat keluar dari dasar tambang yang dicekam gelap gulita itu.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KALAU LISTRIK MATI ....]]></title>
<link>http://sitoingcantik.wordpress.com/2009/11/03/kalau-listrik-mati/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 16:52:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>sitoingcantik</dc:creator>
<guid>http://sitoingcantik.wordpress.com/2009/11/03/kalau-listrik-mati/</guid>
<description><![CDATA[12.40 pm Papanya anak2 lagi sibuk dengan spreadsheetnya. Aku ? lagi sibuk masak … di Café World Tiba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[12.40 pm Papanya anak2 lagi sibuk dengan spreadsheetnya. Aku ? lagi sibuk masak … di Café World Tiba]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[I'm lost.....]]></title>
<link>http://ahsinmuslim.wordpress.com/2009/10/20/im-lost/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 08:32:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahsinmuslim</dc:creator>
<guid>http://ahsinmuslim.wordpress.com/2009/10/20/im-lost/</guid>
<description><![CDATA[TeRSeSaT Siapa sangka lilin kecil itu begitu cepat melalap habis tubuhnya. Sehingga gelap untukku se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[TeRSeSaT Siapa sangka lilin kecil itu begitu cepat melalap habis tubuhnya. Sehingga gelap untukku se]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jadwal Pemadaman Listrik Bergiliran oleh PLN (JKT)]]></title>
<link>http://mahrus.wordpress.com/2009/09/30/jadwal-pemadaman-listrik-bergiliran-oleh-pln-jkt/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 03:30:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>mahrus</dc:creator>
<guid>http://mahrus.wordpress.com/2009/09/30/jadwal-pemadaman-listrik-bergiliran-oleh-pln-jkt/</guid>
<description><![CDATA[Guys, ini jadwal pemadaman listrik resmi dari PLN akibat kebakaran di Gardu Induk Cawang : Adapun wi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Guys, ini jadwal pemadaman listrik resmi dari PLN akibat kebakaran di Gardu Induk Cawang : Adapun wi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Padamnya Listrik ]]></title>
<link>http://fisikarudy.com/2009/09/28/padamnya-listrik/</link>
<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 08:58:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>pak rudy</dc:creator>
<guid>http://fisikarudy.com/2009/09/28/padamnya-listrik/</guid>
<description><![CDATA[thunder and lightning (www.bbc.co.uk) Listrik merupakan denyut nadi dunia modern, namun apa daya jik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[thunder and lightning (www.bbc.co.uk) Listrik merupakan denyut nadi dunia modern, namun apa daya jik]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[susah karena ga ada listrik]]></title>
<link>http://lautze.wordpress.com/2009/09/26/susah-karena-ga-ada-listrik/</link>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 04:50:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>lautze</dc:creator>
<guid>http://lautze.wordpress.com/2009/09/26/susah-karena-ga-ada-listrik/</guid>
<description><![CDATA[Kali ini gw mau posting tentang hal yang gw baru alami kemaren ini. Di kos gw selama 3 hari terakhir]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kali ini gw mau posting tentang hal yang gw baru alami kemaren ini. Di kos gw selama 3 hari terakhir]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kenapa api padam jika diguyur air ?]]></title>
<link>http://kakaii.wordpress.com/2009/09/04/kenapa-api-padam-jika-diguyur-air/</link>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 07:01:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>kakaii</dc:creator>
<guid>http://kakaii.wordpress.com/2009/09/04/kenapa-api-padam-jika-diguyur-air/</guid>
<description><![CDATA[Jika ada nyala api, pasti disitu ada tiga unsur. Apa itu ? Unsur pertama adalah oksigen atau sering ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Jika ada nyala api, pasti disitu ada tiga unsur. Apa itu ? Unsur pertama adalah oksigen atau sering ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Si Bodoh Komputer]]></title>
<link>http://rioseto.wordpress.com/2009/07/21/si-bodoh-komputer/</link>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 20:12:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>rioseto</dc:creator>
<guid>http://rioseto.wordpress.com/2009/07/21/si-bodoh-komputer/</guid>
<description><![CDATA[&#8216;Nih komputer aku, canggih lho, hebat! Ah, masa, coba periksa lagi, bisa apa dia? Tidak bisa a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/computer-pc-wiki.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1594" title="Computer-PC-Wiki" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/computer-pc-wiki.jpg?w=150" alt="Computer-PC-Wiki" width="150" height="110" /></a><strong><br />&#8216;Nih komputer aku,  canggih lho, hebat!</strong></p>
<p>Ah, masa, coba periksa lagi, bisa apa dia? Tidak bisa apa-apa. Komputer itu bodoh, hanya sebuah benda yang terbuat dari seonggok pasir; lucunya, orang rela mengeluarkan uang banyak untuk memilikinya!<br />
Si pasir bodoh itu begitu berharga. Itulah, aneh tapi nyata.</p>
<p>Dari pasir dibuat sebuah benda namanya <em>transistor</em>. Sangat pemalas, kerjanya cuma tidur dan bangun, teknisi bilangnya <em>ON </em>dan <em>OFF</em>, seperti sakelar lampu yang sekali klik nyala, klik lagi, padam. Orang matematika ikut-ikutan, memberinya simbol baru ‘0’ dan ‘1’, dan mencari apa yang bisa diperbuat transistor yang hanya “tidur-bangun” ini. <em>Eureka!</em> Ada. Lahirlah aljabar <em>Boole</em>, teorema <em>de Morgan</em>, peta <em>Karnaugh</em>, dan banyak lagi. Bukan main. Si transistor tetap saja bodoh, yang pintar itu ‘kan orang di belakangnya; sepanjang malam mereka tidak tidur-tidur, sibuk berpikir!</p>
<p>Si empunya pasir turut senang, bisa menjual pasir lebih mahal. Si pembuat transistor juga senang karena sekarang dia tahu, sekelompok transistor kalau bekerja kompak dalam sebuah tim (<em>teamwork</em>) dan diberi program tertentu, sanggup melakukan pekerjaan yang hasilnya menurut manusia, luar biasa. Lihat kalkulator, sanggup berhitung lebih cepat (namun tetap bodoh, 100 : 3 x 3 = 99,9999!). Ah, kalau yang ini salah manusia, programnya kurang sempurna. Itu bukan bodoh, itu lupa namanya.</p>
<p>Begitulah pasir dikutak-katik, untuk memperkecil dimensi transistor (lebih kecil dari kuman!), agar tim kerja yang beranggotakan sangat banyak ini, lebih 1 milyar(?), dapat berbuat sesuatu yang dahsyat, diluar jangkauan daya pikir manusia. Kumpulan transistor bodoh masal ini namanya komputer bodoh! Masuk akal, transistor bodoh mana bisa menghasilkan kalkulator dan komputer pintar? Yang pintar tetap manusia, yang membuat transistornya, yang membuat programnya. Sebagai gambaran, berikut statistik kasar hasil ulah manusia pintar,</p>
<p><a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/computer-ml-graph-intel.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-1596" title="Computer-ML-Graph-Intel" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/computer-ml-graph-intel.gif" alt="Computer-ML-Graph-Intel" width="448" height="300" /></a><br />
</p>
<hr />
<a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/computer-ml-clipart-intel.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1597" title="Computer-ML-Clipart-Intel" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/computer-ml-clipart-intel.jpg" alt="Computer-ML-Clipart-Intel" width="600" height="233" /></a><br />
<br />
Selamat datang ke dunia <em>digital</em>, dunianya &#8216;0&#8242; dan &#8216;1&#8242;, jadilah kita pintar berkat jasa kolektif tim kerja si bodoh transistor yang bersatu bersinergi menjadi komputer! (Tetap bodoh, dari pasir.)</p>
<p><font size="2" color="brown" face="arial"><br />
Sumber tulisan dan gambar: <a title="Intel Home" href="http://www.intel.com/" target="_blank">Intel</a><br />
</font></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Androgen Deficiency &amp;Obesity on Men's Health]]></title>
<link>http://procrastinationgods.wordpress.com/2009/07/09/androgen-deficiency-obesity-on-mens-health/</link>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 19:38:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mbah Mul</dc:creator>
<guid>http://procrastinationgods.wordpress.com/2009/07/09/androgen-deficiency-obesity-on-mens-health/</guid>
<description><![CDATA[As I posted last month, the next East Asian Medical Students&#8217; Conference will be themed Men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[As I posted last month, the next East Asian Medical Students&#8217; Conference will be themed Men]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Semangat yang Hampir Padam]]></title>
<link>http://inkulla31.wordpress.com/2009/07/03/semangat-yang-hampir-padam/</link>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 04:38:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>inkulla31</dc:creator>
<guid>http://inkulla31.wordpress.com/2009/07/03/semangat-yang-hampir-padam/</guid>
<description><![CDATA[Oke, mulai sekarang kalau aq posting aq pake onion head yang kecil ahh..abis lucu bangett !!!! Duhh]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oke, mulai sekarang kalau aq posting aq pake onion head yang kecil ahh..abis lucu bangett !!!! Duhh]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[API yang padam]]></title>
<link>http://bundafisika.wordpress.com/2009/06/22/api-yang-padam/</link>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 03:25:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>bundafisika</dc:creator>
<guid>http://bundafisika.wordpress.com/2009/06/22/api-yang-padam/</guid>
<description><![CDATA[Kenapa api padam jika diguyur air ? Susetyo Mulyodrono (LAPAN) Kalau ada nyala api, pasti disitu ada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:medium;"><strong>Kenapa api padam jika diguyur air ?</strong></span><br />
<em>Susetyo Mulyodrono</em> (<a style="text-decoration:none;" href="http://www.lapan.go.id/" target="_top">LAPAN</a>)       <img src="http://www.fisikanet.lipi.go.id/gambar/1147101081.jpg" border="1" alt="" hspace="5" vspace="5" width="200" align="right" /> </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Kalau ada nyala api, pasti disitu ada tiga unsur. Apa itu ? Unsur pertama adalah oksigen atau sering juga disebut zat asam, kedua, bahan bakar, dan ketiga, panas. Oleh para ahil, ketiga unsur pembentuk api itu dinamai segitiga api (Gambar 1). Pendek kata, untuk menimbulkan api ketiga unsur itu harus ada dan berhubungan. Oleh sebab itu, apabila ingin memadamkan api, maka paling sedikit satu diantara ketiga unsur itu harus dihilangkan atau dipisahkan. Atau dengan kata lain, hubungan diantara ketiga unsur itu harus diputuskan. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Unsur pertama oksigen. Udara di sekitar kita ini mengandung oksigen, yang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Jadi, oksigen tidak mungkin dihilangkan. Oksigen hanya bisa dipisahkan dari ketiga unsur api. Unsur kedua adalah bahan bakar. Bahan bakar bisa dihilangkan. Demikian juga panas. Bagaimana caranya ? Salah satu caranya, ya diguyur air (Gambar 2). </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Jika kita mengguyur api dengan air, apa yang terjadi ? Pertama-tama suhu panas, salah satu unsur segitiga api akan hilang dan menjadi dingin. Kemudian yang kedua, sebagian air yang dipergunakan untuk mengguyur akan menguap menjadi uap air. Nah, uap air inilah yang akan memisahkan api dari oksigen. Karena dua hal dari segitiga api, yaitu panas dan oksigen, tidak ada, padamlah api. Satu unsur hilang saja padam. apalagi dua (Gambar 3). </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Namun, tidak semua api bisa dipadamkan dengan air. Cara memadamkan api dengan air ini hanya bisa dilakukan apabila bahan bakarnya berupa kayu, kain, plastik, atau kertas. Kalau api merupakan hasil percikan listrik atau ada unsur minyak tanah, atau bensin, maka tidak bisa dipadamkan dengan air. Mengguyurkan air pada api akibat percikan listrik sangat berbahaya, karena air adalah penghantar listrik. Si pengguyur bisa tersengat aliran listrik. Jika terjadi kebakaran akibat listrik, hal pertama yang harus dilakukan adalah memutuskan terlebih dahulu aliran listrik. Setelah yakin tidak aliran listrik baru bisa dipadamkan dengan air. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Bagaimana dengan minyak, atau bensin ? Karena berat jenis minyak atau bensin lebih kecil dibandingkan dengan air, maka ketika diguyur air, minyak atau bensin akan mengambang di atas air. Karena itu, minyak atau bensin itu tetap berhubungan dengan oksigen. Alhasil, api akan tetap menyala. Untuk memadamkan api jenis ini dibutuhkan pemadam kimia, yang biasanya berbentuk busa, atau zat karbondioksida. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> <em><span style="text-decoration:underline;">Sumber</span> : <a style="text-decoration:none;" href="http://www.kompas.co.id/" target="_top">Kompas (19 februari 2006)</a></em></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Padam: Chinnanjiru Penn Pole]]></title>
<link>http://rechitanruthyalaya.wordpress.com/2009/06/18/padam-chinnanjiru-penn-pole/</link>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 16:14:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>maithu87</dc:creator>
<guid>http://rechitanruthyalaya.wordpress.com/2009/06/18/padam-chinnanjiru-penn-pole/</guid>
<description><![CDATA[Description: This song, written by Ulundoor Pettai Sri. Shanmughasundaram, was widely popularized by]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Description: This song, written by Ulundoor Pettai Sri. Shanmughasundaram, was widely popularized by]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[listrik padam...]]></title>
<link>http://flowercapri.wordpress.com/2009/06/02/listrik-padam/</link>
<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 02:27:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>BeLajaR</dc:creator>
<guid>http://flowercapri.wordpress.com/2009/06/02/listrik-padam/</guid>
<description><![CDATA[sebenernya mo ngeposting lewat HP,,, tpi gagaL terus. jadi g inget dah apa yg tadi mau ditulis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>sebenernya mo ngeposting lewat HP,,, tpi gagaL terus.</p>
<p>jadi g inget dah apa yg tadi mau ditulis&#8230; dipikirin duLu deh.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PLN (Padam Listrik Nih) ?]]></title>
<link>http://samofa.wordpress.com/2009/05/03/pln-padam-listrik-nih/</link>
<pubDate>Sun, 03 May 2009 00:38:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>samofa</dc:creator>
<guid>http://samofa.wordpress.com/2009/05/03/pln-padam-listrik-nih/</guid>
<description><![CDATA[Sekitar pukul 22.00 tadi malam aliran listrik di rumah saya (Pondok Gede) dan sekitarnya padam, gela]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-63" title="100px-plnsvg1" src="http://samofa.wordpress.com/files/2009/05/100px-plnsvg1.png" alt="100px-plnsvg1" width="100" height="122" />Sekitar pukul 22.00 tadi malam aliran listrik di rumah saya (Pondok Gede) dan sekitarnya padam, gelap gulita, anak-anak nangis karena mungkin kegerahan dan ketakutan&#8230;&#8230;. Saya coba beberapa kali telepon 123 (call centre PLN) harpannya saya bisa mendapatkan informasi tentang kejadiannya ini supaya bisa prepare minimal untuk penerangan rumah, namun hanya nada sibuk yang saya dapatkan hanya terdengar di ujung telepon.</p>
<p>Saya langsung berpikir tentang <em><strong>&#8220;arogan&#8221;</strong></em> dari perusahaan plat merah ini manakala pelanggannya terlambat membayar, tepatnya tanggal 1 bulan berikutnya (artinya terlambat 12 hari kalau tidak salah) pasti sudah mengirim <em>&#8220;debt collector&#8221;</em> dengan berbekal sepotong (setengah kertas A4) surat ancaman pemutusan sementera, konsekuensinya kalau belum dibayar akan di putus dan dengan &#8220;mengemis&#8221; pelanggan memohon supaya jangan di putus, disinilah moment sering terjadinya pungli dengan membayar sejumlah uang atau bahkan si petugas dengan tanpa malu-malu langsung meminta sejumlah uang&#8230;.. itulah kejadian di lapangan yang mungkin para petinggi tidak tahu tentang hal ini.</p>
<p>Logikanya, tidak mungkin <span style="text-decoration:line-through;">pelanggan</span> masyarakat tidak membayar pemakaian listrik di rumahnya, karena tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan energi listrik di negara kita ini selain dari PLN, jadi mbok toleransi sedikitlah jangan terkesan &#8220;preman&#8221; gitu sama masyarakat kecil yang mungkin lagi kesusahan, karena ada keperluan mendadak misal bayar uang sekolah anaknya, atau uangnya di pakai untuk berobat dulu, itulah kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di masyrakat.</p>
<p>Eh&#8230;jadi ngelantur gini ya, &#8230;&#8230;akhirnya 30 menit kemudian aliran listrik di rumah sudah menyala lagi, kami bersorak kegirangan seperti mendapatkan &#8220;durian runtuh&#8221;, maklum karena kami sudah ketergantungan akan energi listrik ini&#8230;.. semoga PT. PLN memberikan pelayanan lebih baik lagi.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mati Lampu]]></title>
<link>http://auwoo.wordpress.com/2009/04/23/mati-lampu/</link>
<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 11:25:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>auwoo</dc:creator>
<guid>http://auwoo.wordpress.com/2009/04/23/mati-lampu/</guid>
<description><![CDATA[Sejak sore dah mati lampu. Mo ngapa ngapain gak bs. Mo ngerjain tgas, masak mie, nonton tv jg g bs. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sejak sore dah mati lampu. Mo ngapa ngapain gak bs. Mo ngerjain tgas, masak mie, nonton tv jg g bs. Persis seperti jaman lampu teplok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Cuma bedanya sekarang dah ad hp, jd masih ada hiburan walau mati lampu.<br />
Jaman sekarang listrik emang vital banget. <b>Everything nothing without power </b></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hilangkan budaya Listrik Padam]]></title>
<link>http://jawaipost.wordpress.com/2009/04/17/hilangkan-budaya-listrik-padam/</link>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 07:08:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>jawaipost</dc:creator>
<guid>http://jawaipost.wordpress.com/2009/04/17/hilangkan-budaya-listrik-padam/</guid>
<description><![CDATA[By Yudha P Sunandar mulai dari tadi malam, kerasa ada yang beda dengan aliran listrik di kostan. ngg]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:x-small;"><span style="color:#0000ff;">By Yudha P Sunandar<br />
</span></span><span style="font-size:x-small;">mulai dari tadi malam, kerasa ada yang beda dengan aliran listrik di kostan. nggak biasanya listrik di kostan naek-turun nggak jelas. menjelang siang tadi, frekuensi naek-turun listrik makin banyak. beberapa kali komputer error karena naek-turunnya listrik. aku kira ubuntu aku error. tapi ternyata itu semua efek dari naek-turunnya listrik. disaat naek-turunnya listrik nambah parah, komputer sempat bunyi beberapa kali. eeepc yang lagi aku pake buat transfer data pun ikut2 error. nggak jelas pesan errornya. tapi yang pasti, sebabnya adalah listrik yang naek-turun.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Nggak seberapa lama kemudian, listrik mati. aku nggak sempet matiin komputer dan agak sedikit khawatir takut komputerku ada yang rusak. mudah2an nggak kenapa2. tapi untungnya batere laptop udah terisi penuh dan beberapa lagu udah aku masukin ke flashdiskku. jadinya aku bisa tetep nyalain sesuatu yang bernama komputer.</span><span style="font-size:x-small;"><br />
</span><span style="font-size:x-small;">Sadar ternyata aku belum mandi dari kemaren, akhirnya aku mandi dulu. laptop eeepc dibiarkan nyala dengan menjalankan aplikasi totem movie player yang ngejalanin beberapa musik yang ada di flashdisk.</span></p>
<div><span style="font-size:x-small;">Setelah mandi, sedikit nekad internetan pake hape cdma 2116 sebagai modem. padahal pulsa udah sekarat dan nggak punya cukup uang buat beli lagi. tujuannya ngenet, buat nyari beberapa bahan untuk kerjaan. tapi ternyata nggak nemu. yang ada, sekarang kebingungan mau ngelakuin apa. mau baca buku, lagi banyak orang yang ngobrol di luar jadi pasti nggak akan konsen. akhirnya nulis blog deh sambil ngedengerin lagu2 blues dari g-three yang beranggotakan joe satriani, steve vai, dan  eric johnson.</span><span style="font-size:x-small;"><br />
</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;">Pantes aja google nggak mau masang server di indonesia. inilah kendalanya, listrik di indonesia nggak stabil. ditambah lagi harga bbm di indonesia naik, makin2 deh pelayanan pln semakin bertambah buruk. capek deh… tiap hari teriakin PLN&#8230;&#8230;&#8230;</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;">Apa lagi pln di daerah saya (kab sambas) boleh dibilang tidak pernah beres sampai sekarang, dan maslah air bersih (pdam) layanannya sangat buruk.</span></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["Blackout" Sukarela]]></title>
<link>http://antonjunior.wordpress.com/2009/03/28/blackout-sukarela/</link>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 23:52:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>antonjuniorche</dc:creator>
<guid>http://antonjunior.wordpress.com/2009/03/28/blackout-sukarela/</guid>
<description><![CDATA[Hari ini, tanggal 28 Maret 2009, jam 20.30. Saya ikut serta dalam gerakan Earth Hour 2009. Ya, saya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hari ini, tanggal 28 Maret 2009, jam 20.30. Saya ikut serta dalam gerakan Earth Hour 2009. Ya, saya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[28 maret seluruh Dunia Mati Lampu]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2009/03/28/28-maret-seluruh-dunia-mati-lampu/</link>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 09:41:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2009/03/28/28-maret-seluruh-dunia-mati-lampu/</guid>
<description><![CDATA[Diberitakan bahwa tanggal 28 maret 2009  pukul 20.30-21.30, sebanyak 2.848 kota di 83 negara termasu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Diberitakan bahwa tanggal 28 maret 2009  pukul 20.30-21.30, sebanyak 2.848 kota di 83 negara termasuk Jakarta akan mematikan lampunya selama 1 jam.</p>
<p>Hal tersebut adalah sebagai bentuk partisipasi dalam aksi global Earth Hour untuk mengurangi laju perubahan iklim.</p>
<p>Jakarta akan memadamkan beberapa bangunan ciri khas kota-kota besar, bangunan komersial, papan reklame di beberapa titik segitiga emas, dan sekaligus ribuan lampu di rumah tangga.</p>
<p>Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pemadaman di lima simbol Jakarta, yaitu Bundaran Hotel Indonesia dan air mancurnya, Monas dan air mancurnya, Gedung Balai Kota, Patung Pemuda, dan Air mancur Arjuna Wiwaha.</p>
<p>Faktor terpenting yang menentukan keberhasilan Earth Hour dalam penanggulangan perubahan iklim adalah perubahan gaya hidup hemat energi dalam jangka panjang .</p>
<p>Sponsor :</p>
<p><a href="http://www.warnetgue.com">Anda ingin tambah sukses ?? Bergabunglah dengan bisnis warnet kami. Balik modal dalam satu tahun dan Garansi uang kembali !!!</a></p>
<p>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hormonersatztherapie beim Mann]]></title>
<link>http://bbbud.wordpress.com/2009/03/27/hormonersatztherapie-beim-mann/</link>
<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 12:46:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>bbbud</dc:creator>
<guid>http://bbbud.wordpress.com/2009/03/27/hormonersatztherapie-beim-mann/</guid>
<description><![CDATA[Das männliche Sexualhormon Testosteron ist der Dreh- und Angelpunkt der zum Teil kontroversen Hormon]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Das männliche Sexualhormon Testosteron ist der Dreh- und Angelpunkt der zum Teil kontroversen Hormonersatztherapie. Dieser Themenkomplex lässt sich unterteilen in einen aufgrund einer Erkrankung bedingten Testosteronmangel und einen deutlich davon abgegrenzten, als Folge des natürlichen Alterungsprozesses. Beide haben allerdings eine direkte Auswirkung auf die männliche Sexualität. Die Grundlage einer Hormonersatztherapie ist die Bestimmung des freien Testosterons, das durch unterschiedliche Verfahren gemessen werden kann. Die exaktesten Bestimmungen erfolgen durch die aufwendige Technik der Equilibrium-Dialyse bzw. der Ultrazentrifugation. Da aber diese Verfahren zumeist für die Routineanalytik ausscheiden, ist die am häufigsten verwendete Methode die mit Fehlerquellen behaftete Messung im Blutserum. Um diese Fehlerquellen zu minimieren, empfiehlt sich die parallele Bestimmung des Gesamt-Testosterons sowie das Sexualhormon bindende Globulin (SHBG) und die rechnerische Ermittlung des freien Testosterons. Dieser Aufwand ist nötig, da Testosteron im Blut zu einem überwiegenden Anteil an Protein gebunden ist.</p>
<p>Testosteron ist zu ca. zwei Dritteln in einer inaktiven Form (SHBG) und mit einer geringeren Affinität (ca. ein Drittel) an unspezifische Proteine wie Albumin gebunden. Die Bestimmung des freien Testosterons (fT) misst dabei den ungebundenen Testosteronanteil, der dem Körper direkt zur Verfügung steht. Das bioverfügbare Testosteron (BAT) beinhaltet neben dem frei Verfügbaren (fT) das an Albumin gebundene Testosteron, was der Körper auch relativ schnell zur Verfügung stellen kann. Die Referenzbereiche des freien Testosterons liegen bei gesunden Männern im Alter von 17-65 Jahren bei ca. 0,091 &#8211; 0,579 nmol/l (1,59-2,95 %) und in der bioverfügbaren Variante (BAT) bei ca. 2,14-13,6 nmol/l (37,3-69,1 %). Diese Referenzwerte müssen nicht grundsätzlich übertragbar sein, denn oftmals haben Labore voneinander abweichende Referenzen, und die hier genannten Werte stellen lediglich einen Anhaltspunkt dar auf Basis der am meisten zitierten Studie, ohne individuelle Umstände und das genaue Alter zu berücksichtigen.</p>
<p>Davon ausgehend, dass ein krankhafter Testosteronmangel bzw. Androgenmangel von dem behandelnden Mediziner festgestellt wird, lässt sich zumeist von Formen des Hypogonadismus ausgehen. Der primäre Hypogonadismus zeichnet sich durch eine Störung der Gonaden (beim Mann die Hoden), der sekundäre durch eine Störung der Hypophyse und der tertiäre durch eine Fehlfunktion des Hypothalamus aus. Die Auswirkungen von dauerhaft niedrigen Androgenwerten sind vielfältig, auszugsweise wären anzuführen:</p>
<p><strong>Vasomotorische und nervöse Symptome</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li>Hitzewallungen</li>
<li>Schlaflosigkeit</li>
<li>Nervosität</li>
</ul>
<p><strong>Psychische Beschwerden</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li>Reizbarkeit und Lethargie</li>
<li>verringertes Wohlbefinden</li>
<li>Motivationsmangel</li>
<li>geringe mentale Energie</li>
<li>Schwierigkeiten mit dem Kurzzeitgedächtnis</li>
<li>Depression</li>
<li>geringes Selbstbewusstsein</li>
<li>Angstgefühle</li>
</ul>
<p><strong>Männlichkeit </strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li>verringerte Kraft und physische Energie</li>
<li>verringerte Muskelmasse</li>
<li>Verlust der Schambehaarung</li>
<li>Fettleibigkeit</li>
</ul>
<p><strong>Sexualität</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li>geringere Libido</li>
<li>verringerte sexuelle Aktivität</li>
<li>abgeschwächte erektile Funktion</li>
<li>Orgasmusprobleme</li>
<li>geringeres Volumen des Ejakulats</li>
</ul>
<p>Dem Hypogonadismus steht ein Androgendefizit aufgrund des natürlichen Alterungsprozesses gegenüber, was im Grunde genommen keine Erkrankung darstellt. Im Gegensatz zum Klimakterium der Frau existiert für die „Wechseljahre des Mannes&#8221; noch kein etablierter Begriff, derzeit gängige Synonyme in alphabetischer Reihenfolge sind:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li>ADAM, Androgen Decline in the Aging Male (Androgenrückgang beim alternden Mann)</li>
<li>Andropause</li>
<li>Klimakterium virile</li>
<li>PADAM (Partielles Androgen-Defizit des Alternden Mannes)</li>
</ul>
<p>Eines der Hauptprobleme bei der Hormonersatztherapie beim alternden Mann ist, dass sie nicht ansatzweise soweit erforscht ist wie bei Frauen. In manchen Publikationen wird davon ausgegangen, dass man 10-20 Jahre in der Forschung hinterherhinkt. Es ist Fakt, dass bei beiden Geschlechtern die Hormonumstellung bzw. die fallenden Hormonwerte während des Alterungsprozesses in unterschiedlicher Ausprägung körperliche Beschwerden hervorrufen können und zu einer Beeinträchtigung der Lebensqualität führen können.</p>
<p>Im Alter zwischen 40-70 Jahren fällt das biologisch aktive freie Testosteron (fT) im Blutserum um ca. 1,2 % pro Jahr, bei einem gleichzeitigen Anstieg von SHBG. Dem zum Trotz wird aktuell eine Hormonersatztherapie beim alternden Mann nur dann indiziert, wenn ein Testosteronmangel eindeutig nachgewiesen werden kann, der in einem direkten Zusammenhang zu klinischen Symptomen steht. Diese Indikation läuft darauf hinaus, dass eine altersassoziierte Veränderungen der Sexualhormone beim Mann nur dann therapiert werden kann, wenn zusätzlich eine Form des Hypogonadismus diagnostiziert wird. Das Problem dabei ist, dass der sekundäre Hypogonadismus zwar überwiegend als Ursache für ein altersassoziiertes Androgendefizit gilt, aber oft lässt sich der Testosteronmangel bei PADAM nicht immer auf ein klinisches Zeichen zurückführen, sondern auf ein gestörtes Verhältnis der verschiedensten Hormone (DHEA, Wachstumshormon, Testosteron, Estrogene).<br />
Aktuell ist es so, dass, wenn keine klar zuzuordnende Erkrankung wie der Hypogonadismus diagnostiziert wird, zumeist keine Hormonbehandlung bzw. Kostenübernahme seitens der Krankenkassen erfolgt, unabhängig davon, ob man nun persönlich an den tatsächlich oben erwähnten Beschwerden leidet oder nicht.</p>
<p>Es wird seit einigen Jahren in Fachkreisen verstärkt daran gearbeitet, die aussichtsreichsten Behandlungsmethoden bei PADAM zu eruieren und die Indikationen akkurat zu definieren. In manchen Studien geht man sogar so weit, altersassoziierte Beschwerden im Sinne von PADAM mit Hormonen zu behandeln &#8211; ohne ein deutliches Androgendefizit. Einigkeit in der Uneinigkeit der Fachwelt zum Thema PADAM herrscht aber anscheinend darüber, dass die gesamte Thematik noch eingehender erforscht werden sollte und dass eine Hormonersatztherapie kein Standard ist und nicht als wissenschaftlich abgesichert gilt.</p>
<p>In dem Fall, dass eine Hormonersatztherapie indiziert sein sollte, gibt es verschiedene Richtlinien, die bei der Behandlung vom Mediziner beachtet werden sollten. Ein Beispiel für aufgestellte Richtlinien, die eingehalten werden sollten, sind folgende:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li>Das Androgen muss die Eigenschaft besitzen, zu Estrogenen aromatisiert zu werden, denn diese benötigt das Gehirn, der Lipidstoffwechsel und die Knochen in ausreichender Menge.</li>
<li>Die Metabolisierungsrate zu 5α-Dihydrotestosteron (DHT) sollte niedrig sein, da DHT für diverse Nebenwirkungen sorgen kann.</li>
<li>Die Applikationsmethode sollte einen physiologischen Langzeitspiegel (Normwerte) haben und supraphysiologische (über der Norm) und infraphysiologische Werte (unter der Norm) möglichst vermeiden („Spiegelschwankungen&#8221;).</li>
<li>Allgemein sind die zu erwartenden Nebenwirkungen zu berücksichtigen und ökonomische Prinzipien (Wirtschaftlichkeit) sollten gewahrt werden.</li>
</ul>
<p>Den Medizinern stehen für die Applikationsmethode mehrere verschiedene Möglichkeiten zur Verfügung mit ihren spezifischen Vor- und Nachteilen.</p>
<p><strong>Intramuskuläre Testosteronpräparate </strong><br />
Die intramuskuläre Verabreichung von Testosteron ist die am häufigsten angewandte Form der Substitutionstherapie. Zu diesem Zweck werden Testosteronpräparate mit einer Depotwirkung aufgrund der längeren Halbwertszeit verabreicht, u.a. in Form von  Testosteron-Enanthat (z.B. Testoviron-Depot 250®) oder Testosteron-Cypionat (z.B. Testex Prolongatum®). Intramuskulär verabreichte Testosteronpräparate führen aber zu einer schwankenden Wirkstoffkonzentration im Blutserum. Nach der Verabreichung des Wirkstoffes erreicht man schnell den supraphysiologischen Bereich &#8211; gefolgt von einer kurzen Zeit im physiologischen und einem raschen Abfall in den infraphysiologischen Bereich. Um zu starke Schwankungen zu vermeiden, erfolgt nach jedem Therapieintervall eine gewissenhafte Kontrolle der Testosteronkonzentration im Serum, um mithilfe des Injektionsintervalls einen möglichst konstanten Spiegel zu gewährleisten. Im Gegensatz zu diesen Estern sind die Injektionsintervalle eines Testosteron-Undecanoat (z.B. Nebido®) aufgrund der Halbwertszeit länger mit einer vergleichsweise konstanten Konzentration im physiologischen Bereich.</p>
<p><strong>Transdermale Testosteronpräparate</strong><br />
Hier handelt es sich um Präparate, die durch die Haut aufgenommen werden. Zu diesem Zweck wird Testosteron mithilfe eines Pflasters bzw. „Patch&#8221; (z.B. Androderm®) oder Gels auf die Haut gebracht. Um eine ausreichende Aufnahme des Wirkstoffes über die Haut zu gewährleisten, sind die verschiedenen Systeme mit so genannten „Enhancern&#8221; (Verstärker und Transportmittel) versehen, die oftmals zu Hautirritationen führen können. Systeme, die auf den Hodensack geklebt werden (transskrotale), stellen sich aufgrund des hohen Resorptionsvermögens der dortigen Haut als besonders viel versprechend dar. Weitere Vorteile gegenüber anderen Methoden ist die Verwendung von natürlichem Testosteron, um die Systeme (Pflaster/&#8221;Patch&#8221;) zu beladen und eine sehr konstante Wirkstoffkonzentration zu erzielen. Ein deutlicher Nachteil ist, dass aufgrund der hohen 5α-Reduktase-Aktivität der Skrotalhaut ein hoher Anteil des Testosterons in DHT umgewandelt werden kann. Das Enzym 5α-Reduktase bildet dabei aus Testosteron dessen aktiven Metaboliten 5α- Dihydrotestosteron (DHT). Es konnte aber aufgrund der erhöhten DHT-Konzentrationen bei diesem System keine Auswirkungen auf die Größe der Prostata festgestellt werden. Die Systeme, die auf die Haut als Gel aufgetragen werden, führen ebenfalls aufgrund der „Enhancer&#8221; häufig zu Hauirritationen. Darüber hinaus ist deren Resorptionsvermögen deutlich geringer einzustufen, was diese Form der Behandlung nur für Patienten mit weniger stark ausgeprägten Beschwerden sinnvoll erscheinen lässt.</p>
<p><strong>Orale Testosteronpräparate</strong><br />
Die orale Variante von Testosteron-Undecanoat (z.B. Andriol®) wird nicht wie viele andere AAS durch den First-Pass-Effekt abgebaut bzw. deaktiviert. Es wird in der Hauptsache lymphogen resorbiert, d.h. als Transportweg werden die Lymphgefäße genutzt, was allerdings zu einer schlechteren Bioverfügbarkeit führt. Im Zusammenhang mit der kurzen Halbwertszeit (T1/2) und dem Zeitraum von 2-6 Stunden (Tmax) bis zum Erreichen der Spitzenkonzentration (Cmax), wird das Präparat auf 2-3 Einnahmen von 2-4 Kapseln über den Tag verteilt, vorzugsweise während einer fettreichen Mahlzeit, um die Resorption zu verbessern. Diese Punkte zusammengenommen führen zu ständigen kurzfristigen „Spiegelschwankungen&#8221; und machen eine genaue Testosteronbestimmung anhand des Serums unmöglich.</p>
<p>Bei dem Wirkstoff Mesterolon (z.B. Proviron®) handelt es sich um ein DHT-Derivat, das analog zu DHT wirkt. Das heißt, dass Mesterolon lediglich die Funktionen von DHT im Körper übernehmen kann. Es wird weder zu Testosteron noch zu Estrogenen konvertiert. Daher sind Präparate, die den Wirkstoff Mesterolon enthalten, für eine Hormonersatztherapie bei altersassoziiertem Hypogonadismus ungeeignet. Lediglich bei Beschwerden, die nicht auf einen Mangel an Testosteron zurückzuführen sind, sich aber oftmals ähneln, kann Mesterolon in manchen Fällen helfen. Ebenfalls sind die früher (in den 70er Jahren) bei der Behandlung von Hypogonadismus gebräuchlichen 17a-alkylierten AAS wie Methyltestosteron und Fluoxymesteron nicht mehr gebräuchlich. Dies liegt zum einen an der Hepatoxizität dieser Substanzen, und zum anderen sind die heutigen Wirkstoffe um ein vielfaches effektiver.</p>
<p><strong>Subkutan implantierbares kristallines Testosteron </strong><br />
Diese Methode, Testosteron zu verabreichen, gehört mit zu den ältesten Formen der Behandlung. Klare Vorteile sind die Verwendung von natürlichem Testosteron mit einem günstigen Verlauf des Serumtestosteronspiegels bei einer Wirkdauer von 4-5 Monaten (z.B. Testosterone implant®). Die Implantate werden durch einen Schnitt (Hautinzision) unter die Bauchhaut eingebracht und müssen nach Entleerung wieder entfernt werden.</p>
<p>Mehr Infos zum Thema Libido und Potenz bzw. Potenzmittel finden Sie in dem Buch <a href="http://www.ftw-publishing.com/shop/product_info.php/info/p146_Manneskraft-reloaded---Der-Potenzpillen-Guide.html">Manneskraft reloaded &#8211; Der Potenzpillen Guide</a></p>
<p><strong>Mit freundlicher Genehmigung seitens des Verlags FTW Publishing veröffentlicht.</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ledakan Di PLTU Surabaya]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2009/03/19/ledakan-di-pltu-surabaya/</link>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 10:16:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2009/03/19/ledakan-di-pltu-surabaya/</guid>
<description><![CDATA[Diberitakan bahwa tidak ada sabotase maupun terjadinya ledakan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLT]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Diberitakan bahwa tidak ada  sabotase maupun terjadinya ledakan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya yang mengakibatkan padamnya listrik di wilayah Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.</p>
<p>Matinya saluran listrik itu terjadi akibat kerusakan pada transmisi sehingga tidak dapat menyalurkan arus.</p>
<p>PLN sendiri juga menyebutkan tidak ada ledakan di PLTU.</p>
<p>Kendati demikian pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi atau karyawan PLN setempat.</p>
<p>Pemadaman disebabkan sistem kelistrikan Jawa-Bali kehilangan daya hampir 1.200 megawatt setelah terjadi korsleting di gardu induk Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya.</p>
<p>Suara rentetan ledakan masih terdengar dari areal jaringan transmisi. Namun suara ledakan susulan itu relatif lebih kecil dibandingkan dengan suara ledakan pertama.</p>
<p>Sponsor :</p>
<p><a href="http://www.warnetgue.com">Anda ingin tambah sukses ?? Bergabunglah dengan bisnis warnet kami. Balik modal dalam satu tahun dan Garansi uang kembali !!!</a></p>
<p>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kebakaran di Yayasan Administrasi Indonesia]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2009/03/07/kebakaran-di-yayasan-administrasi-indonesia/</link>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 10:24:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2009/03/07/kebakaran-di-yayasan-administrasi-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Diberitakan bahwa kebakaran di Kampus Yayasan Administrasi Indonesia atau YAI di Jalan Salemba, Jaka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong> </strong>Diberitakan bahwa kebakaran di Kampus Yayasan Administrasi  Indonesia atau <a id="pilih"></a> YAI di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, telah berhasil  dipadamkan.</p>
<p>Api tersebut berhasil dijinakkan oleh 16 unit mobil pemadam kebakaran . Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.</p>
<p>Penyebab kebakaran diduga berasal dari panel listrik yang meledak. Kebakaran tersebut terjadi di lantai 6 gedung YAI.</p>
<p>Sponsor :</p>
<p><a href="http://www.warnetgue.com">Anda ingin tambah sukses ?? Bergabunglah dengan bisnis warnet kami. Balik modal dalam satu tahun dan Garansi uang kembali !!!</a></p>
<p>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
