<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>palestina &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/palestina/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "palestina"</description>
	<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 13:59:42 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[LA VIA DI HORUS]]></title>
<link>http://incontromeditaly.wordpress.com/2009/11/25/la-via-di-horus/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 13:48:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>incontromeditaly</dc:creator>
<guid>http://incontromeditaly.wordpress.com/2009/11/25/la-via-di-horus/</guid>
<description><![CDATA[di Rossella Sfogliano La strada militare che collegava l’antico Egitto con la Palestina era chiamata]]></description>
<content:encoded><![CDATA[di Rossella Sfogliano La strada militare che collegava l’antico Egitto con la Palestina era chiamata]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indonesia Lagi-lagi Kutuk Israel ]]></title>
<link>http://adakabarapa.wordpress.com/2009/11/25/indonesia-lagi-lagi-kutuk-israel/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 08:51:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>adakabarapa</dc:creator>
<guid>http://adakabarapa.wordpress.com/2009/11/25/indonesia-lagi-lagi-kutuk-israel/</guid>
<description><![CDATA[VIVAnews &#8211; Pemerintah Indonesia kembali melontarkan kutukan dan kecaman kepada Israel, yang te]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>VIVAnews &#8211; Pemerintah Indonesia kembali melontarkan kutukan dan kecaman kepada Israel, yang tetap meneruskan pembangunan di wilayah yang menjadi hak bagi Palestina di Tepi Barat. Indonesia pun minta masyarakat internasional untuk kompak menuntut Israel agar menghentikan pembangunan pemukiman bagi warganya di wilayah Palestina.</p>
<p>Demikian ungkap Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa. &#8220;Kami ingin menegaskan selugas-lugasnya bahwa pemerintah Indonesia mengecam tindakan dan kebijakan pemerintah Israel untuk membuat pemukiman. Itu jelas bertolak belakang dengan hukum internasional dan berbagai resolusi PBB dan tidak kalah penting menciptakan lagi hambatan bagi proses perdamaian,&#8221; kata Natalegawa di Jakarta, Kamis 19 November 2009.</p>
<p>Awal pekan ini, pemerintah Israel menegaskan bahwa mereka tetap meneruskan pembangunan 900 unit pemukiman Yahudi di kota Yerusalem bagian timur. Padahal wilayah di Tepi Barat itu diklaim Palestina sebagai ibukota mereka di masa datang.</p>
<p>Langkah Israel ini disesali oleh sekutu terdekatnya, Amerika Serikat (AS), yang kembali berupaya menciptakan perdamaian di Timur Tengah. Padahal, Presiden AS, Barack Obama, sudah berkali-kali mengatakan kepada PM Israel, Benjamin Netanyahu, untuk tidak meneruskan pembangunan di Yerusalem Timur demi menghormati hak rakyat Palestina.</p>
<p>Namun, Israel tetap bersikukuh sehingga langkah ini bisa membuyarkan terwujudnya perundingan damai yang disponsori AS karena para pejabat Palestina terlanjur marah dengan sikap dari Negeri Zionis itu.</p>
<p>Menurut Natalegawa, kelihatannya pemerintah Israel tidak siap berunding dengan Palestina sehingga menampilkan berbagai kendala ke arah perundingan. &#8220;Kita kecam dan kutuk langkah ini. Kita anggap sangat tidak membantu,&#8221; kata Natalegawa.</p>
<p>&#8220;Kami harap masyarakat internasional bersuara dengan bersatu dan menuntut israel agar segera menghentikan pembangunan pemukiman tersebut,&#8221; lanjut mantan Duta Besar Indonesia untuk PBB itu.</p>
<p>Ini merupakan kesekian kali Indonesia mengutuk sikap Israel. Terakhir adalah saat Zionis itu menyerang wilayah Palestina di Jalur Gaza dari Desember 2008 hingga awal 2009.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Israel Penjarakan Ratusan Anak Palestina]]></title>
<link>http://adakabarapa.wordpress.com/2009/11/25/israel-penjarakan-ratusan-anak-palestina/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 08:50:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>adakabarapa</dc:creator>
<guid>http://adakabarapa.wordpress.com/2009/11/25/israel-penjarakan-ratusan-anak-palestina/</guid>
<description><![CDATA[VIVAnews &#8211; Israel diketahui menahan lebih dari 370 anak Palestina. Semuanya masih di bawah umu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>VIVAnews &#8211; Israel diketahui menahan lebih dari 370 anak Palestina. Semuanya masih di bawah umur 18 tahun. Demikian ungkap seorang staf kementrian Palestina urusan tahanan, Riyadh al-Ashqar.</p>
<p>&#8220;Tahanan akan dikirim ke pengadilan yang memvonis kasus-kasus untuk orang dewasa. Ini melanggar ketentuan hukum internasional. Puluhan tanahan anak Palestina mengalami kekerasan di bawah sistem legal yang menyamankan mereka dengan orang dewasa,&#8221; kata Riyadh Al-Ashqar kepada stasiun televisi milik Hamas, al Aqsa, seperti yang diteruskan oleh stasiun televisi Iran, Press TV, Senin 23 November 2009.</p>
<p>Al-Ashqar menekankan tahanan anak tidak kebal terhadap kekerasan dan penistaan di penjara Israel. Dia juga mengajak Komite Internasional Palang Merah di Jenewa (ICRC) dan organisasi kemanusiaan di seluruh dunia  untuk menghentikan kebrutalan Israel terhadap tahanan anak Palestina.</p>
<p>Berdasarkan laporan Pusat Perlindungan Tahanan Palestina awal April lalu, banyak anak Palestina ditahan di penjara Israel hanya karena melempar batu ke arah pasukan dan kendaraan lapis baja Israel.</p>
<p>Laporan menyebutkan penjaga penjara menempatkan delapan anak dalam sebuah ruangan berukuran empat meter persegi. Secara rutin, para penjaga melakukan intimidasi, bahkan melakukan penganiayaan terhadap anak-anak itu.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LOS PAÍSES ÁRABES APOYAN LA DECISIÓN DE PALESTINA DE SOLICITAR EL RECONOCIMIENTO DE SU INDEPENDENCIA]]></title>
<link>http://identidadandaluza.wordpress.com/2009/11/25/los-paises-arabes-apoyan-la-decision-de-palestina-de-solicitar-el-reconocimiento-de-su-independencia/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 08:20:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>identidadandaluza</dc:creator>
<guid>http://identidadandaluza.wordpress.com/2009/11/25/los-paises-arabes-apoyan-la-decision-de-palestina-de-solicitar-el-reconocimiento-de-su-independencia/</guid>
<description><![CDATA[Ria Novisti Los países árabes apoyaron a los dirigentes palestinos que planean apelar al Consejo de ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ria Novisti Los países árabes apoyaron a los dirigentes palestinos que planean apelar al Consejo de ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[OS MITOS EM QUEDA - ENTREVISTA COM RALPH SCHOENMAN]]></title>
<link>http://queimaherege.wordpress.com/2009/11/25/os-mitos-em-queda-entrevista-com-ralph-schoenman/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 00:15:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>matinta</dc:creator>
<guid>http://queimaherege.wordpress.com/2009/11/25/os-mitos-em-queda-entrevista-com-ralph-schoenman/</guid>
<description><![CDATA[O escritor e diretor da Campanha Palestina pede o fim de toda a ajuda ao Estado de Israel e acusa: ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>O escritor e diretor da Campanha Palestina pede o fim  de toda a  ajuda ao Estado de Israel e acusa: &#8220;A liderança sionista  colaborou com  os piores perseguidores dos judeus durante o século XIX e o  século XX,  incluindo os nazistas&#8221;</em></p>
<p><em>Revista Teoria &#38; Debate</em> (Fundação Perseu  Abramo) nº 5 &#8211;  janeiro/fevereiro/março de 1989</p>
<p>Stylianos Tsirakis*</p>
<p><em>Ralph   Schoenman foi diretor-executivo da Fundação pela Paz Bertrand Russel,   papel através do qual conduziu negociações com inúmeros chefes de   Estado. Com seu trabalho assegurou a libertação de prisioneiros   políticos em muitos países e fundou o Tribunal Internacional dos Crimes   de Guerra dos Estados Unidos na Indochina, organização da qual foi   secretário-geral. Velho militante na vida política, fundou o Comitê dos   100, que organizou a desobediência civil massiva contra as armas   nucleares e as bases americanas na Grã-Bretanha. Foi também fundador e   diretor da Campanha de Solidariedade ao Vietnã e diretor do Comitê &#8220;Quem   Matou Kennedy?&#8221;.</em></p>
<p><em>Tem  sido líder do Comitê por  Liberdade Artística e Intelectual no Irã e  co-diretor do Comitê em  Defesa dos Povos Palestino e Libanês e do  Movimento de Solidariedade de  Trabalhadores e Artistas Americanos.  Atualmente é diretor executivo da  Campanha Palestina, que clama pelo  fim de toda ajuda a Israel e por uma  Palestina laica e democrática.</em></p>
<p><strong><br />
T&#38;D &#8211; </strong>Em seu livro The Hidden History of Zionism (A História   Oculta do Sionismo), você descreve quatro mitos sobre a história do   sionismo. Nós gostaríamos que você explicasse um pouco seu livro.</p>
<p><strong>Schoenman &#8211; </strong>O<strong> </strong>meu trabalho na  Fundação Bertrand Russel  foi importante por me dar a chance de  documentar fatos da formação do  Estado sionista de Israel. Em cursos e  palestras que proferi em mais de  uma centena de universidades americanas  e européias, pude constatar  que as pessoas não sabiam, não tinham  conhecimento da história do  movimento sionista, dos seus objetivos e de  vários fatos. Nessas  ocasiões deparei com concepções equivocadas sobre a  natureza do Estado  de Israel e foi isso que impulsionou o meu trabalho  de escrever o  livro, <em>The Hidden History of Zionism, </em>no qual eu  abordo o que  chamo de os quatro mitos que têm moldado a consciência nos  estados  Unidos e na Europa sobre o sionismo e o Estado de Israel.</p>
<p><strong>T &#38; D </strong><em>- </em>Quais são esses  quatro mitos?</p>
<p><strong>Schoenman &#8211; </strong><span style="text-decoration:underline;">O<strong> </strong>primeiro mito é  o da &#8220;terra sem povo  para um povo sem terra</span>&#8220;. Os primeiros teóricos  sionistas, como  Theodor Herzl e outros, <span style="text-decoration:underline;">apresentaram para o mundo a  Palestina como  uma terra vazia, visitada ocasionalmente por beduínos  nômades;  simplesmente, uma terra vazia, esperando para ser tomada,  ocupada</span>. E  os judeus eram um povo sem terra, que se originaram  historicamente na  Palestina; portanto, os judeus deveriam ocupar essa  terra. <span style="text-decoration:underline;">Desde o  começo, os primeiros núcleos de colonos, promovidos  pelo movimento  sionista, foram caracterizados pela remoção, pela  expulsão armada da  população palestina nativa do local onde essa  população vivia e onde  essa população trabalhava</span>.</p>
<p><strong>T &#38; D </strong><em>- </em><strong>Quais os outros  três mitos?</strong></p>
<p><strong>Schoenman &#8211; </strong>O<strong> </strong>segundo mito que o livro  pretende  discutir é <span style="text-decoration:underline;">o mito da democracia israelense</span>. A propaganda   sionista, desde o início da formação do Estado de Israel, tem insistido   <span style="text-decoration:underline;">em caracterizar Israel como um Estado democrático no estilo   ocidental, cercado por países árabes feudais, atrasados e autoritários</span>.   Apresentam então Israel como um bastião dos direitos democráticos no   Oriente Médio. <span style="text-decoration:underline;">Nada poderia estar mais longe da verdade</span>.</p>
<p>Entre a divisão da Palestina e a formação do Estado  de Israel, num  período de seis meses, brigadas armadas israelenses <span style="text-decoration:underline;">ocuparam  75% da  terra palestina e expulsaram mais de 800 mil palestinos, de um  total de  950 mil. Eles os expulsaram através de sucessivos massacres</span>.   Várias cidades foram arrasadas, forçando assim a população palestina a   refugiar-se nos países vizinhos, em campos de concentração e de   refugiados. <span style="text-decoration:underline;">Naquele tempo, no período da formação do Estado de   Israel, havia 475 cidades e vilas palestinas, que caíram sob o controle   israelita. Dessas 475 cidades e vilas, 385 foram simplesmente  arrasadas,  deixadas em escombros, no chão, apagadas do mapa. Nas 90  cidades e  vilas remanescentes, os judeus confiscaram toda a terra, sem  nenhuma  indenização</span>.</p>
<p>Hoje, <span style="text-decoration:underline;">o Estado de Israel e seus organismos  governamentais, tais  como o da Organização da Terra, controlam cerca de  95% da terra  palestina.</span> Pela legislação existente em Israel, é  necessário  provar, por critérios religiosos ortodoxos judeus, a  ascendência  judaica por linhagem materna até a quarta geração, para  poder possuir  terra, trabalhar na terra ou mesmo sublocar terra. Como eu  digo sempre,  nas palestras em que apresento meus pontos de vista, em  qualquer país  do mundo (seja Brasil, EUA, onde for), se fosse necessário  preencher  requisitos parecidos com esses<span style="text-decoration:underline;">, ninguém duvidaria do  caráter racista  de tal Estado; seria notória a<strong> </strong>existência de um  regime  fascista.</span></p>
<p>A Suprema Corte em Israel tem ratificado que  Israel é o Estado do  povo judeu e que, para participar da vida política  israelense,  organizar um partido político, por exemplo, ou ter uma  organização  política, ou mesmo um clube público, é necessário afirmar  que se aceita  o caráter exclusivamente judeu do Estado de Israel. É um <span style="text-decoration:underline;">Estado   colonial racista</span>, no qual os direitos são limitados à população   colonizadora, na base de critérios raciais.</p>
<p>O terceiro mito do qual falo em meu livro é aquele  criado para  justificativa da política de Israel, que se diz baseada em  critérios de  segurança nacional. <span style="text-decoration:underline;">A verdade é que Israel é a quarta  potência  militar do mundo. Desde 1948, os EUA deram a Israel US$ 92  bilhões em  ajuda direta</span>. A magnitude dessa soma pode ser avaliada  quando  observamos que a população israelense variou entre 2 a<strong> </strong>3  milhões  nesse período. Se o governo americano dá algum dinheiro para  países  como Taiwan, Brasil, Argentina, e a aplicação desse dinheiro  tiver  alguma relação com fins militares, a condição é que as compras  desse  material têm que ser feitas dos EUA. Mas há uma exceção: as  compras de  material bélico podem ser feitas também de Israel. <span style="text-decoration:underline;">Israel é  tratado  pelos EUA como parte de seu território, em todos os assuntos  comerciais</span>.</p>
<p>O que motivaria uma potência imperialista a subsidiar  tanto um  Estado colonial<span style="text-decoration:underline;">? A verdade é que Israel não pode mesmo  existir sem a  ajuda americana, sem os US$ 10 bilhões anuais. Israel é,  portanto, a  extensão do imperialismo na região do Oriente médio. Israel é  o  instrumento através do qual a revolução árabe é mantida sob controle</span>.   <span style="text-decoration:underline;">É, portanto, o instrumento através do qual as ricas reservas do   Oriente Médio são mantidas sob o controle do imperialismo americano</span>.   É também um <span style="text-decoration:underline;">meio através do qual os regimes sanguinários dos países   árabes são mantidos no governo, graças ao clima de tensão gerado por  uma  possível invasão israelense</span>.</p>
<p>O quarto mito a que me refiro no livro, que tem  influenciado a  opinião pública mundial, refere-se à origem do sionismo, à  origem do  Estado de Israel. O sionismo tem sido apresentado como o  legado moral  do holocausto, das vítimas do holocausto. O movimento  sionista tem como  que se &#8220;alimentado&#8221; da mortandade coletiva dos 6  milhões de vítimas da  exterminação nazista na Europa. Esta é uma  terrível e selvagem ironia.  A verdade é bem o oposto disso. <span style="text-decoration:underline;">A  liderança sionista colaborou com  os piores perseguidores dos judeus  durante o século XIX e o século XX,  incluindo os nazistas</span>. Quando  alguém tenta explicar isso para as  pessoas, elas geralmente ficam  chocadas, e perguntam: o que poderia  motivar tal colaboração? Os judeus  foram perseguidos e oprimidos por  séculos na Europa e, como todo povo  oprimido, foram empurrados,  impelidos a desafiar o <em>establishment, o  statu quo. </em>Os<em> </em>judeus  eram críticos, eram dissidentes. Eles  foram impelidos a questionar a  ordem que os perseguia. Então, o melhor  das mentes da inteligência  judia foi impelido para movimentos que  lutavam por mudanças sociais,  ameaçando os governos estabelecidos. <span style="text-decoration:underline;">Os  sionistas exploraram esse  fato a ponto de dizer para vários governos  reacionários, como o dos  mares na Rússia, que o movimento sionista iria  ajudá-los a remover  esses judeus de seus países. O movimento sionista  fez o mesmo apelo ao <em>kaiser </em>na Alemanha, obtendo dele dinheiro e  armas</span>. Eles se  reivindicavam como a melhor garantia dos interesses  imperialistas no  Oriente Médio, inclusive para os fascistas e os  nazistas.</p>
<p><strong>T &#38; D</strong> <em>- Como se deu essa  colaboração</em> <em>dos  sionistas com os nazistas?</em></p>
<p><strong>Schoenman</strong> &#8211; Em 1941<span style="text-decoration:underline;">, o  partido político de Itzhak Shamir  (conhecido hoje como Likud) concluiu  um pacto militar com o 3º Reich  alemão</span>. O acordo consistia em lutar  ao lado dos nazistas e fundar  um Estado autoritário colonial, sob a  direção do 3º Reich. Outro  aspecto da colaboração entre os sionistas e  governos e Estados  perseguidores dos judeus é o fato de que o movimento  sionista lutou  ativamente para mudar as leis de imigração nos EUA, na  Inglaterra e em  outros países, <span style="text-decoration:underline;">tornando mais difícil a emigração de  judeus  perseguidos na Europa para esses países</span>. Os sionistas sabiam  que,  podendo, os judeus perseguidos na Europa tentariam emigrar para os  EUA,  para a Grã- Bretanha, para o Canadá. Eles não eram sionistas, não   tinham interesse em emigrar para uma terra remota como a Palestina. Em   1944, o movimento sionista refez um novo acordo com Adolf Eichmann.   David Ben Gurion, do movimento sionista, <span style="text-decoration:underline;">mandou um enviado, de nome   Rudolph Kastner, para se encontrar com Eichmann na Hungria e concluir um   acordo pelo qual os sionistas concordaram em manter silêncio sobre os   planos de exterminação de 800 mil judeus húngaros e mesmo evitar   resistências, em troca de ter 600 líderes sionistas libertados do   controle nazista e enviados para a Palestina.</span> Portanto, o mito de   que o sionismo e o Estado de Israel são o legado moral do holocausto tem   um particular aspecto irônico, porque o que o movimento sionista fez   quando os judeus na Europa tinham a sua existência ameaçada <span style="text-decoration:underline;">foi fazer   acordos, e colaborar com os nazistas</span>.</p>
<p>*<strong>Stylianos Tsirakis</strong> é arquiteto.</p>
<p>http://www.cefetsp.br/edu/eso/entrevistaralph.html</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[OS MITOS EM QUEDA - ENTREVISTA COM RALPH SCHOENMAN]]></title>
<link>http://deliriosnaturais.wordpress.com/2009/11/25/os-mitos-em-queda-entrevista-com-ralph-schoenman/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 00:04:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>matinta</dc:creator>
<guid>http://deliriosnaturais.wordpress.com/2009/11/25/os-mitos-em-queda-entrevista-com-ralph-schoenman/</guid>
<description><![CDATA[O escritor e diretor da Campanha Palestina pede o fim de toda a ajuda ao Estado de Israel e acusa: ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>O escritor e diretor da Campanha Palestina pede o fim  de toda a ajuda ao Estado de Israel e acusa: &#8220;A liderança sionista  colaborou com os piores perseguidores dos judeus durante o século XIX e o  século XX, incluindo os nazistas&#8221;</em></p>
<p><em>Revista Teoria &#38; Debate</em> (Fundação Perseu  Abramo) nº 5 &#8211; janeiro/fevereiro/março de 1989</p>
<p>Stylianos Tsirakis*</p>
<p><em><span style="font-size:x-small;">Ralph  Schoenman foi diretor-executivo da Fundação pela Paz Bertrand Russel,  papel através do qual conduziu negociações com inúmeros chefes de  Estado. Com seu trabalho assegurou a libertação de prisioneiros  políticos em muitos países e fundou o Tribunal Internacional dos Crimes  de Guerra dos Estados Unidos na Indochina, organização da qual foi  secretário-geral. Velho militante na vida política, fundou o Comitê dos  100, que organizou a desobediência civil massiva contra as armas  nucleares e as bases americanas na Grã-Bretanha. Foi também fundador e  diretor da Campanha de Solidariedade ao Vietnã e diretor do Comitê &#8220;Quem  Matou Kennedy?&#8221;.</span></em></p>
<p><em><span style="font-size:x-small;">Tem sido líder do Comitê por  Liberdade Artística e Intelectual no Irã e co-diretor do Comitê em  Defesa dos Povos Palestino e Libanês e do Movimento de Solidariedade de  Trabalhadores e Artistas Americanos. Atualmente é diretor executivo da  Campanha Palestina, que clama pelo fim de toda ajuda a Israel e por uma  Palestina laica e democrática.</span></em></p>
<p><strong><br />
T&#38;D &#8211; </strong>Em seu livro The Hidden History of Zionism (A História  Oculta do Sionismo), você descreve quatro mitos sobre a história do  sionismo. Nós gostaríamos que você explicasse um pouco seu livro.</p>
<p><strong>Schoenman &#8211; </strong>O<strong> </strong>meu trabalho na  Fundação Bertrand Russel foi importante por me dar a chance de  documentar fatos da formação do Estado sionista de Israel. Em cursos e  palestras que proferi em mais de uma centena de universidades americanas  e européias, pude constatar que as pessoas não sabiam, não tinham  conhecimento da história do movimento sionista, dos seus objetivos e de  vários fatos. Nessas ocasiões deparei com concepções equivocadas sobre a  natureza do Estado de Israel e foi isso que impulsionou o meu trabalho  de escrever o livro, <em>The Hidden History of Zionism, </em>no qual eu  abordo o que chamo de os quatro mitos que têm moldado a consciência nos  estados Unidos e na Europa sobre o sionismo e o Estado de Israel.</p>
<p><strong>T &#38; D </strong><em>- </em>Quais são esses  quatro mitos?</p>
<p><strong>Schoenman &#8211; </strong><span style="text-decoration:underline;">O<strong> </strong>primeiro mito é  o da &#8220;terra sem povo para um povo sem terra</span>&#8220;. Os primeiros teóricos  sionistas, como Theodor Herzl e outros, <span style="text-decoration:underline;">apresentaram para o mundo a  Palestina como uma terra vazia, visitada ocasionalmente por beduínos  nômades; simplesmente, uma terra vazia, esperando para ser tomada,  ocupada</span>. E os judeus eram um povo sem terra, que se originaram  historicamente na Palestina; portanto, os judeus deveriam ocupar essa  terra. <span style="text-decoration:underline;">Desde o começo, os primeiros núcleos de colonos, promovidos  pelo movimento sionista, foram caracterizados pela remoção, pela  expulsão armada da população palestina nativa do local onde essa  população vivia e onde essa população trabalhava</span>.</p>
<p><strong>T &#38; D </strong><em>- </em><strong>Quais os outros  três mitos?</strong></p>
<p><strong>Schoenman &#8211; </strong>O<strong> </strong>segundo mito que o livro  pretende discutir é <span style="text-decoration:underline;">o mito da democracia israelense</span>. A propaganda  sionista, desde o início da formação do Estado de Israel, tem insistido  <span style="text-decoration:underline;">em caracterizar Israel como um Estado democrático no estilo  ocidental, cercado por países árabes feudais, atrasados e autoritários</span>.  Apresentam então Israel como um bastião dos direitos democráticos no  Oriente Médio. <span style="text-decoration:underline;">Nada poderia estar mais longe da verdade</span>.</p>
<p>Entre a divisão da Palestina e a formação do Estado  de Israel, num período de seis meses, brigadas armadas israelenses <span style="text-decoration:underline;">ocuparam  75% da terra palestina e expulsaram mais de 800 mil palestinos, de um  total de 950 mil. Eles os expulsaram através de sucessivos massacres</span>.  Várias cidades foram arrasadas, forçando assim a população palestina a  refugiar-se nos países vizinhos, em campos de concentração e de  refugiados. <span style="text-decoration:underline;">Naquele tempo, no período da formação do Estado de  Israel, havia 475 cidades e vilas palestinas, que caíram sob o controle  israelita. Dessas 475 cidades e vilas, 385 foram simplesmente arrasadas,  deixadas em escombros, no chão, apagadas do mapa. Nas 90 cidades e  vilas remanescentes, os judeus confiscaram toda a terra, sem nenhuma  indenização</span>.</p>
<p>Hoje, <span style="text-decoration:underline;">o Estado de Israel e seus organismos  governamentais, tais como o da Organização da Terra, controlam cerca de  95% da terra palestina.</span> Pela legislação existente em Israel, é  necessário provar, por critérios religiosos ortodoxos judeus, a  ascendência judaica por linhagem materna até a quarta geração, para  poder possuir terra, trabalhar na terra ou mesmo sublocar terra. Como eu  digo sempre, nas palestras em que apresento meus pontos de vista, em  qualquer país do mundo (seja Brasil, EUA, onde for), se fosse necessário  preencher requisitos parecidos com esses<span style="text-decoration:underline;">, ninguém duvidaria do  caráter racista de tal Estado; seria notória a<strong> </strong>existência de um  regime fascista.</span></p>
<p>A Suprema Corte em Israel tem ratificado que  Israel é o Estado do povo judeu e que, para participar da vida política  israelense, organizar um partido político, por exemplo, ou ter uma  organização política, ou mesmo um clube público, é necessário afirmar  que se aceita o caráter exclusivamente judeu do Estado de Israel. É um <span style="text-decoration:underline;">Estado  colonial racista</span>, no qual os direitos são limitados à população  colonizadora, na base de critérios raciais.</p>
<p>O terceiro mito do qual falo em meu livro é aquele  criado para justificativa da política de Israel, que se diz baseada em  critérios de segurança nacional. <span style="text-decoration:underline;">A verdade é que Israel é a quarta  potência militar do mundo. Desde 1948, os EUA deram a Israel US$ 92  bilhões em ajuda direta</span>. A magnitude dessa soma pode ser avaliada  quando observamos que a população israelense variou entre 2 a<strong> </strong>3  milhões nesse período. Se o governo americano dá algum dinheiro para  países como Taiwan, Brasil, Argentina, e a aplicação desse dinheiro  tiver alguma relação com fins militares, a condição é que as compras  desse material têm que ser feitas dos EUA. Mas há uma exceção: as  compras de material bélico podem ser feitas também de Israel. <span style="text-decoration:underline;">Israel é  tratado pelos EUA como parte de seu território, em todos os assuntos  comerciais</span>.</p>
<p>O que motivaria uma potência imperialista a subsidiar  tanto um Estado colonial<span style="text-decoration:underline;">? A verdade é que Israel não pode mesmo  existir sem a ajuda americana, sem os US$ 10 bilhões anuais. Israel é,  portanto, a extensão do imperialismo na região do Oriente médio. Israel é  o instrumento através do qual a revolução árabe é mantida sob controle</span>.  <span style="text-decoration:underline;">É, portanto, o instrumento através do qual as ricas reservas do  Oriente Médio são mantidas sob o controle do imperialismo americano</span>.  É também um <span style="text-decoration:underline;">meio através do qual os regimes sanguinários dos países  árabes são mantidos no governo, graças ao clima de tensão gerado por uma  possível invasão israelense</span>.</p>
<p>O quarto mito a que me refiro no livro, que tem  influenciado a opinião pública mundial, refere-se à origem do sionismo, à  origem do Estado de Israel. O sionismo tem sido apresentado como o  legado moral do holocausto, das vítimas do holocausto. O movimento  sionista tem como que se &#8220;alimentado&#8221; da mortandade coletiva dos 6  milhões de vítimas da exterminação nazista na Europa. Esta é uma  terrível e selvagem ironia. A verdade é bem o oposto disso. <span style="text-decoration:underline;">A  liderança sionista colaborou com os piores perseguidores dos judeus  durante o século XIX e o século XX, incluindo os nazistas</span>. Quando  alguém tenta explicar isso para as pessoas, elas geralmente ficam  chocadas, e perguntam: o que poderia motivar tal colaboração? Os judeus  foram perseguidos e oprimidos por séculos na Europa e, como todo povo  oprimido, foram empurrados, impelidos a desafiar o <em>establishment, o  statu quo. </em>Os<em> </em>judeus eram críticos, eram dissidentes. Eles  foram impelidos a questionar a ordem que os perseguia. Então, o melhor  das mentes da inteligência judia foi impelido para movimentos que  lutavam por mudanças sociais, ameaçando os governos estabelecidos. <span style="text-decoration:underline;">Os  sionistas exploraram esse fato a ponto de dizer para vários governos  reacionários, como o dos mares na Rússia, que o movimento sionista iria  ajudá-los a remover esses judeus de seus países. O movimento sionista  fez o mesmo apelo ao <em>kaiser </em>na Alemanha, obtendo dele dinheiro e  armas</span>. Eles se reivindicavam como a melhor garantia dos interesses  imperialistas no Oriente Médio, inclusive para os fascistas e os  nazistas.</p>
<p><strong>T &#38; D</strong> <em>- Como se deu essa  colaboração</em> <em>dos sionistas com os nazistas?</em></p>
<p><strong>Schoenman</strong> &#8211; Em 1941<span style="text-decoration:underline;">, o  partido político de Itzhak Shamir (conhecido hoje como Likud) concluiu  um pacto militar com o 3º Reich alemão</span>. O acordo consistia em lutar  ao lado dos nazistas e fundar um Estado autoritário colonial, sob a  direção do 3º Reich. Outro aspecto da colaboração entre os sionistas e  governos e Estados perseguidores dos judeus é o fato de que o movimento  sionista lutou ativamente para mudar as leis de imigração nos EUA, na  Inglaterra e em outros países, <span style="text-decoration:underline;">tornando mais difícil a emigração de  judeus perseguidos na Europa para esses países</span>. Os sionistas sabiam  que, podendo, os judeus perseguidos na Europa tentariam emigrar para os  EUA, para a Grã- Bretanha, para o Canadá. Eles não eram sionistas, não  tinham interesse em emigrar para uma terra remota como a Palestina. Em  1944, o movimento sionista refez um novo acordo com Adolf Eichmann.  David Ben Gurion, do movimento sionista, <span style="text-decoration:underline;">mandou um enviado, de nome  Rudolph Kastner, para se encontrar com Eichmann na Hungria e concluir um  acordo pelo qual os sionistas concordaram em manter silêncio sobre os  planos de exterminação de 800 mil judeus húngaros e mesmo evitar  resistências, em troca de ter 600 líderes sionistas libertados do  controle nazista e enviados para a Palestina.</span> Portanto, o mito de  que o sionismo e o Estado de Israel são o legado moral do holocausto tem  um particular aspecto irônico, porque o que o movimento sionista fez  quando os judeus na Europa tinham a sua existência ameaçada <span style="text-decoration:underline;">foi fazer  acordos, e colaborar com os nazistas</span>.</p>
<p>&#160;</p>
<p>*<strong>Stylianos Tsirakis</strong> é arquiteto.</p>
<p>http://www.cefetsp.br/edu/eso/entrevistaralph.html</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Brasil: equilíbrio entre Israel, Palestina e Irã (inforel.org)]]></title>
<link>http://outraslinhas.wordpress.com/2009/11/24/brasil-equilibrio-entre-israel-palestina-e-ira-inforel-org/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 23:40:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>odi</dc:creator>
<guid>http://outraslinhas.wordpress.com/2009/11/24/brasil-equilibrio-entre-israel-palestina-e-ira-inforel-org/</guid>
<description><![CDATA[Brasil: equilíbrio entre Israel, Palestina e Irã 20/11/2009 &#8211; 15h08 Original: http://www.infor]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><strong><span>Brasil: equilíbrio entre Israel, Palestina e Irã<span><br />
20/11/2009 &#8211; 15h08</span></span></strong><span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span><span> Original:</span></span> <a href="http://www.inforel.org/noticias/noticia.php?not_id=3528&#38;tipo=2" target="_blank">http://www.inforel.org/noticias/noticia.php?not_id=3528&#38;tipo=2</a></p>
<div style="text-align:justify;">
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Em menos de 15 dias, o Brasil terá recebido os presidente de Israel, Shimon Peres, da Autoridade Palestina, Mahmoud Abbas, e do Irã, Mahmoud Ahmadinejad.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Para o governo, trata-se de um teste de fogo para a sua política exterior. Os resultados das três visitas, somados, podem abrir ou fechar muitas portas para o país junto a comunidade internacional.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>O primeiro a chegar foi Shimon Peres que viu muita coisa, mas que tinha uma única missão específica: evitar que Lula se encontrasse com o líder iraniano, o que deve acontecer na próxima segunda-feira, 23, em Brasília.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Nesta sexta-feira, Lula esteve com o palestino Abbas que também teve Ahmadinejad como tema principal.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Mahmoud Abbas acredita que Lula poderá conseguir influenciar o iraniano a retirar seu apoio ao grupo islâmico Hamas. Abbas também acusa Israel de dividir os palestinos e de não querer a paz na região.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>O Brasil enfrentou pressões de todos os lados, inclusive dos Estados Unidos e da União Européia para não receber Ahmadinejad, mas não houve recuo.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Agora, a comunidade internacional espera que Lula fale com o iraniano sobre o seu programa nuclear, a perseguição do governo contra os Baha’i e a insistência de Ahmadinejad em querer varrer Israel do mapa.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span><strong>Palestina</strong></span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Em pelo menos duas oportunidades o presidente Luiz Inácio Lula da Silva falou à Assembléia-Geral da ONU sobre a necessidade de novos atores participarem do processo de paz no Oriente Médio.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Mahmoud Abbas pretende pedir que Lula assuma esse papel. Para o palestino, o presidente brasileiro é respeitado por árabes e judeus. Ele também confirmou que não vai disputar as próximas eleições como queria o governo brasileiro.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Na sua avaliação, Israel deveria seguir as determinações do acordo que ficou conhecido como “Mapa do Caminho”, encerrando com qualquer tipo de expansão.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Essa também é a posição do Brasil expressada recentemente em nota oficial do ministério das Relações Exteriores.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Abbas afirmou que a Autoridade Palestina não pretende proclamar a independência de forma unilateral, mas que o assunto deverá ser encaminhado ao Conselho de Segurança das Nações Unidas depois que a Liga Árabe fechar um projeto a respeito.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span><strong>Irã</strong></span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Neste final de semana, o presidente do Irã, Mahmoud Ahmadinejad chega à Brasília com um grupo de 300 empresários para assinar 24 acordos de energia, petroquímica, alimentos e medicamentos, entre outros.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Ele deveria ter vindo em maio, mas com dificuldades para garantir a reeleição, preferiu cancelar a viagem. O Irã avalia que o encontro entre Ahmadinejad e Lula poderá contribuir para uma imagem positiva do país e de seu presidente.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Na segunda-feira, Ahmadinejad será recebido no Congresso onde é criticado com freqüência. Uma audiência pública foi realizada a cerca de dois meses para discutir as violações contra os direitos humanos naquele país.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>A Federação das Indústrias do Estado de São Paulo (Fiesp) também participará dos encontros entre empresários e os dois presidentes.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span><strong>Análise da Notícia</strong></span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Uma solução para o conflito entre israelenses e palestinos parece distante, muito distante, embora o Brasil dê sinais de que pretende atuar com vigor nesta direção.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>A política exterior, no entanto, conseguiu suportar as pressões e manteve os encontros com alguns dos principais atores regionais.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Ao receber Shimon Peres, Mahmoud Abbas e Mahmoud Ahmadinejad, o Brasil está dizendo ao mundo que dialoga com todos.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>E tem que ser assim mesmo. Isolar A ou B só contribui com mais tensões.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>No entanto, não bastam encontros para as fotos e formalidades. É preciso dizer a cada um o que pensa o governo a respeito.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Se o Brasil é procurado por conta do respeito que nos têm, temos que tirar o melhor proveito disso.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Sem interferirmos nas questões internas de Israel, Palestina e Irã, podemos contribuir ao produzirmos uma crítica divorciada da ideologia.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Os resultados vão mostrar se de fato entramos nesse jogo para jogar ou apenas para assistir.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Também é importante destacar que as datas muito próximas entre uma visita e outra não foi mera coincidência. Há um simbolismo importante aí.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Nesta quinta-feira, por exemplo, a mensagem do Executivo brasileiro que cede um terreno para a construção da futura embaixada palestina em Brasília chegou ao Senado após ser aprovada na Câmara dos Deputados.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Em janeiro, o Brasil assume mais uma vez uma cadeira no Conselho de Segurança das Nações Unidas e além de Haiti e a própria reforma do sistema ONU poderia influenciar para que as questões do Oriente Médio fossem tratadas de forma concreta, com menos retórica.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>O problema está na posição dos Estados Unidos. Com dez meses de governo, Barack Obama já voltou atrás em pelo menos duas questões fundamentais: o fechamento da prisão de Guantánamo e o conflito israelo-palestino.</span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
<p><span><span><span style="color:#000000;"><span>Todo mundo sabe que sem os Estados Unidos acordo algum prospera. Além disso, como membro permanente do Conselho de Segurança, os norte-americanos não pensarão duas vezes para usar o poder de veto de que dispõem.</span></span></span></span></p>
</div>
<p style="text-align:justify;"><span><span><span style="color:#000000;"><span> </span></span></span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penghancuran Al-Aqsha Masuki Tahap Akhir]]></title>
<link>http://viewislam.wordpress.com/2009/11/24/penghancuran-al-aqsha-masuki-tahap-akhir/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 11:52:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://viewislam.wordpress.com/2009/11/24/penghancuran-al-aqsha-masuki-tahap-akhir/</guid>
<description><![CDATA[Posted: 20 Nov 2009 08:08 PM PST HEBRON- Anggota legislatif Hamas, Samirah Halayiqah, mengingatkan e]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Posted: 20 Nov 2009 08:08 PM PST HEBRON- Anggota legislatif Hamas, Samirah Halayiqah, mengingatkan e]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Galiza por Palestina na Coruña]]></title>
<link>http://nordes.wordpress.com/2009/11/24/galiza-por-palestina-na-coruna/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 10:33:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Manuel Cendán</dc:creator>
<guid>http://nordes.wordpress.com/2009/11/24/galiza-por-palestina-na-coruna/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><a href="http://galizaporpalestina.blogspot.com/"><img class="aligncenter" title="Solidariedade galega con Palestina" src="http://1.bp.blogspot.com/_mfLgLgMwYiE/SwbeYC-wPEI/AAAAAAAAAuA/HpQ9ZJeXe-Q/s1600/cartel-dia-internac3.jpg" alt="" width="475" height="672" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Algunos datos históricos sobre la ocupación de colonos judíos llegados de Europa a PALESTINA]]></title>
<link>http://identidadandaluza.wordpress.com/2009/11/24/algunos-datos-historicos-sobre-la-ocupacion-de-colonos-judios-llegados-de-europa-a-palestina/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 06:43:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>identidadandaluza</dc:creator>
<guid>http://identidadandaluza.wordpress.com/2009/11/24/algunos-datos-historicos-sobre-la-ocupacion-de-colonos-judios-llegados-de-europa-a-palestina/</guid>
<description><![CDATA[Reflexiones históricas del escritor Rodolfo Walsh en el libro-recopilación &#8220;Miradas hacia Pale]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Reflexiones históricas del escritor Rodolfo Walsh en el libro-recopilación &#8220;Miradas hacia Pale]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mahmoud Ahmadinejad (3)]]></title>
<link>http://gustavosirelli.wordpress.com/2009/11/24/mahmoud-ahmadinejad-3/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 04:17:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Gustavo Sirelli</dc:creator>
<guid>http://gustavosirelli.wordpress.com/2009/11/24/mahmoud-ahmadinejad-3/</guid>
<description><![CDATA[Quem diria que eu, um dia, iria reproduzir aqui algo publicado pela Veja? Pois é, às vezes a gente q]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Quem diria que eu, um dia, iria reproduzir aqui algo publicado pela Veja? Pois é, às vezes a gente q]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Entrevista com Ilan Pappe - Faxina Etnica na Palestina]]></title>
<link>http://queimaherege.wordpress.com/2009/11/24/4/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 03:33:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>matinta</dc:creator>
<guid>http://queimaherege.wordpress.com/2009/11/24/4/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; &nbsp; Ilan Pappé, é um professor de história na Universidade Britânica de Exeter. Nascido em]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#160;</p>
<p><span style='text-align:center;display:block;'><object width='400' height='330' type='application/x-shockwave-flash' data='http://video.google.com/googleplayer.swf?docId=7393572071611328722'><param name='allowScriptAccess' value='never' /><param name='movie' value='http://video.google.com/googleplayer.swf?docId=7393572071611328722'/><param name='quality' value='best'/><param name='bgcolor' value='#ffffff' /><param name='scale' value='noScale' /><param name='wmode' value='window'/></object></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><a href="http://ilanpappe.com/" target="_blank">Ilan Pappé</a>, é um professor de história na Universidade Britânica de Exeter. Nascido em Israel, ele foi docente em Ciências Políticas na Universidade de Haifa (1984-2007).</p>
<p>Considerado um dos Novos Historiadores, examina criticamente a História de Israel e é abertamente antissionista. Ele faz uma análise profunda sobre os acontecimentos de 1948 (criação do Estado de Israel) e seus antecedentes. Em particular, ele defende em seu livro mais importante, Ethnic Cleansing in Palestine, que houve limpeza étnica, ou expulsão deliberada da população civil palestina por parte das forças israelitas. Na verdade, vai ainda mais longe e argumenta que existiu um plano elaborado ainda antes de 1948 e da criação do Estado de Israel para tal expulsão. Pappé considera a criação de Israel como a principal razão para a inexistência de paz no Oriente Médio e argumenta que o Sionismo é mais perigoso do que o Islamismo extremista.</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Israel ha asesinado al menos siete mil 400 palestinos en 20 años]]></title>
<link>http://labanderanegra.wordpress.com/2009/11/23/israel-ha-asesinado-al-menos-siete-mil-400-palestinos-en-20-anos/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 20:43:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>LaBanderaNegra</dc:creator>
<guid>http://labanderanegra.wordpress.com/2009/11/23/israel-ha-asesinado-al-menos-siete-mil-400-palestinos-en-20-anos/</guid>
<description><![CDATA[Al menos siete mil 400 palestinos, entre ellos más de mil 500 niños, han sido asesinados por las Fue]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img style="float:left;border:5px solid black;margin:5px;" src="http://www.radiomundial.com.ve/yvke/files/tanque_151.jpg" alt="" width="198" height="149" /><span style="color:#ffffff;">Al menos siete mil 400 palestinos, entre ellos más de mil 500 niños, han sido asesinados por las Fuerzas de Seguridad israelíes en las últimas dos décadas y han destruido más de 10 mil viviendas, según informó este domingo un balance de la Organización no Gubernamental (ONG) Betselem, de Israel.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">Luego de difundir estas estadísticas de las violaciones de derechos humanos cometidas contra los palestinos, la organización, que cumple 20 años este mismo domingo, dice que no puede celebrar nada sino &#8220;conmemorar, porque no hay nada que celebrar&#8221;.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">Las últimas dos décadas han estado marcadas por los enfrentamientos de la primera intifada (1987-1993), de la segunda intifada que comenzó en 2001 y de la ofensiva devastadora &#8220;Plomo fundido&#8221; de Israel contra la franja de Gaza.</span></p>
<p><!--more--><br />
<span style="color:#ffffff;">El informe destaca que el año 2009 está resultando el más sangriento al mostrar un saldo de mil 33 palestinos asesinados, entre los cuales se destacan 315 menores, casi todos durante la ofensiva &#8220;Plomo fundido&#8221; que arrancó el 27 de diciembre de 2008 y concluyó el 18 de enero de 2009. Sin embargo, fuentes palestinas y de organizaciones internacionales elevan esta cifra a más de mil 400, en su mayoría civiles, mientras que hace 10 años, sólo se registró la muerte de ocho palestinos.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8220;Una perspectiva de veinte años deja a uno con el corazón encogido, especialmente por la continuada violación del derecho a la vida de los palestinos e israelíes que resulta del conflicto&#8221;, asegura en un comunicado la directora de la ONG, Jessica Montell.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">A pesar de la dureza de los datos, Montell considera que &#8220;se pueden percibir algunos logros en materia de derechos humanos. Por ejemplo, hace veinte años miles de palestinos eran sistemáticamente y rutinariamente torturados durante las investigaciones y, gracias a los esfuerzos de la comunidad defensora de los derechos humanos, en la que se incluye Betselem, las torturas han cesado&#8221;.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">Además, la ONG reporta la destrucción de cuatro mil 300 casas palestinas en territorios ocupados como castigo de las autoridades israelíes o por no contar con permisos administrativos, junto a otras seis mil 240 en distintas operaciones militares en Gaza.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">Betselem también denuncia que, desde su nacimiento en 1989, el número de colonos judíos que han establecido su residencia en los Territorios Ocupados ha pasado de 69 mil 800 a cerca de 420 mil, con 300 mil instalados en Cisjordania y cerca de 120 mil en Jerusalén Oriental, lo que constituye uno de los principales escollos para alcanzar un acuerdo de paz.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">Israel ha fomentado la política de construir asentamientos en Cisjordania, aduciendo razones religiosas y de seguridad.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">En la actualidad, el 59 por ciento de Cisjordania está oficialmente bajo el control civil y policial de Israel.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Extraído de</span> <a href="http://www.radiomundial.com.ve" target="_blank">Radio Mundial</a><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pepperkakehysteri]]></title>
<link>http://simenjw.wordpress.com/2009/11/23/pepperkakehysteri/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 20:29:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Simen Johan Willgohs</dc:creator>
<guid>http://simenjw.wordpress.com/2009/11/23/pepperkakehysteri/</guid>
<description><![CDATA[De som ikke har fått med seg pepperkakevandalismen i helgen må ha sovet tungt eller befunnet seg i y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[De som ikke har fått med seg pepperkakevandalismen i helgen må ha sovet tungt eller befunnet seg i y]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lula...não sabe onde fica, mas apoia todos em Israel.]]></title>
<link>http://galm55.wordpress.com/2009/11/24/lula-nao-sabe-onde-fica-mas-apoia-todos-em-israel/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 15:27:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>galm55</dc:creator>
<guid>http://galm55.wordpress.com/2009/11/24/lula-nao-sabe-onde-fica-mas-apoia-todos-em-israel/</guid>
<description><![CDATA[O presidente da Autoridade Nacional Palestina, Mahmoud Abbas, cumprimenta o presidente brasileiro, L]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://galm55.wordpress.com/files/2009/11/091120_t_003.jpg"><img src="http://galm55.wordpress.com/files/2009/11/091120_t_003.jpg" alt="" title="091120_t_003" width="65" height="65" class="alignleft size-full wp-image-263" /></a></p>
<p>O presidente da Autoridade Nacional Palestina, Mahmoud Abbas, cumprimenta o presidente brasileiro, Luiz Inácio Lula da Silva, durante um encontro em Salvador. Na semana passada, Lula recebeu o presidente de Israel, Shimon Peres, que o convidou a participar do diálogo de paz no Oriente Médio</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Levantando paredes]]></title>
<link>http://matiaskelly.wordpress.com/2009/11/23/levantando-paredes/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 13:54:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>matiaskelly</dc:creator>
<guid>http://matiaskelly.wordpress.com/2009/11/23/levantando-paredes/</guid>
<description><![CDATA[Mi amiga Verónica me pidió que comparta esta información, ella es quien vive en Palestina y a compar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mi amiga Verónica me pidió que comparta esta información, ella es quien vive en Palestina y a compartido <a title="Ramadan, desde allá" href="http://matiaskelly.wordpress.com/2009/08/28/ramadan-desde-alla/" target="_blank">otros posts de este blog</a>.</p>
<p>Esto pasa cuando la gente no habla, ó no se entiende, ó no le importa entenderse. Cuando gana el miedo, ó el odio.</p>
<p>Quizás lo que mas me sorprende, es que estas cosas no nos importen, no nos inquieten, y como muchas otras cosas: se instalan y permanecen.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/Ns98HGaTsLA&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/Ns98HGaTsLA&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fredsbevegelsen svikter]]></title>
<link>http://pjattogpolitikk.wordpress.com/2009/11/23/fredsbevegelsen-svikter/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 12:03:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>Peter Walseth</dc:creator>
<guid>http://pjattogpolitikk.wordpress.com/2009/11/23/fredsbevegelsen-svikter/</guid>
<description><![CDATA[Hvor er fredsbevegelsen når man trenger dem? Hvor er alle de sosialistene som mener at midt-østens k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Hvor er fredsbevegelsen</strong> når man trenger dem? Hvor er alle de sosialistene som mener at midt-østens konflikter er så enkle at en side har skylden i dag? Hvor er skrålingen om fred, antivold og pasifisme når det er en israeler som rammes? Den israelske soldaten, <a title="Gilad Shalit" href="http://www.vg.no/nyheter/utenriks/midtosten/artikkel.php?artid=584794" target="_blank">Gilad Shalit </a>har sittet i Hamas&#8217; fangehull siden 2006 og de krever at beviselige terrorister skal slippes løs fra fengsel for <a title="å frigi ham" href="http://www.vl.no/verden/article4719911.ece" target="_blank">å frigi ham</a>.</p>
<p><strong>Jeg er sjokkert</strong> over at ikke flere ønsker å legge press på Hamas&#8217; for å frigi soldaten som ble tatt på en folkerettsstridig måte. Det er en forbrytelse at han fremdeles sitter fenglset. Israel har måtte frigi titalls terrorister for å få livstegn fra den fangede soldaten, men sosialistene i Norge sier ingen ting &#8211; det er ingen reaksjon.</p>
<p><strong>Norge, som har kontakt</strong> med Hamas som eneste vestlige land, burde legge press på Hamas for å frigitt soldaten. Men det gjøres ikke. Og fredbevegelsen og sosialistene ser ikke ut til å ta det tungt. Det er jo bare Israel de ønsker å kritisere.</p>
<p><strong>Det motsatte av kjærlighet er ikke hat, men likegyldighet.</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lula recebe líder do Irã em visita cercada de polêmica]]></title>
<link>http://pensarpoliticamente.wordpress.com/2009/11/23/lula-recebe-lider-do-ira-em-visita-cercada-de-polemica/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 11:32:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>mpassosbr</dc:creator>
<guid>http://pensarpoliticamente.wordpress.com/2009/11/23/lula-recebe-lider-do-ira-em-visita-cercada-de-polemica/</guid>
<description><![CDATA[Obs.: volto mais tarde para comentar a notícia. O presidente do Irã, Mahmoud Ahmadinejad, faz nesta ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Obs.: volto mais tarde para comentar a notícia. O presidente do Irã, Mahmoud Ahmadinejad, faz nesta ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Izbucnirea lui Erdogan la Davos aduce prejudicii Ankarei]]></title>
<link>http://resurseislamice.wordpress.com/2009/11/23/izbucnirea-lui-erdogan-la-davos-aduce-prejudicii-ankarei/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 08:34:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>responder777</dc:creator>
<guid>http://resurseislamice.wordpress.com/2009/11/23/izbucnirea-lui-erdogan-la-davos-aduce-prejudicii-ankarei/</guid>
<description><![CDATA[Reactia nervoasa a premierului turc Recep Tayyip Erdogan de la Davos a tensionat relatiile dintre Tu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Reactia nervoasa a premierului turc Recep Tayyip Erdogan de la Davos a tensionat relatiile dintre Tu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Un membru Hamas, arestat in Egipt, cu 10 milioane de dolari asupra sa]]></title>
<link>http://resurseislamice.wordpress.com/2009/11/23/un-membru-hamas-arestat-in-egipt-cu-10-milioane-de-dolari-asupra-sa/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 08:19:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>responder777</dc:creator>
<guid>http://resurseislamice.wordpress.com/2009/11/23/un-membru-hamas-arestat-in-egipt-cu-10-milioane-de-dolari-asupra-sa/</guid>
<description><![CDATA[Un membru Hamas a fost arestat, joi, avand asupra sa mai mult de zece milioane de dolari, in Egipt, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Un membru Hamas a fost arestat, joi, avand asupra sa mai mult de zece milioane de dolari, in Egipt, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[EZRA]]></title>
<link>http://dianasihotang.wordpress.com/2009/11/23/ezra/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 07:57:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>dianasihotang</dc:creator>
<guid>http://dianasihotang.wordpress.com/2009/11/23/ezra/</guid>
<description><![CDATA[Sumber: Majalah Cerita Alkitab-AMI (Anak Manis Indonesia) / No.05/Th-XXII EZRA adalah seorang Imam Y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sumber: Majalah Cerita Alkitab-AMI (Anak Manis Indonesia) / No.05/Th-XXII EZRA adalah seorang Imam Y]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cine este Hamas?]]></title>
<link>http://resurseislamice.wordpress.com/2009/11/23/cine-este-hamas/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 07:57:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>responder777</dc:creator>
<guid>http://resurseislamice.wordpress.com/2009/11/23/cine-este-hamas/</guid>
<description><![CDATA[Peste 1.000 de persoane si-au pierdut viata in Fasia Gaza in urma operatiunii Ploaie de Plumb declan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Peste 1.000 de persoane si-au pierdut viata in Fasia Gaza in urma operatiunii Ploaie de Plumb declan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pesawat Israel kembali Serang Jalur Gaza, 7 Luka-luka]]></title>
<link>http://answering.wordpress.com/2009/11/23/pesawat-israel-kembali-serang-jalur-gaza-7-luka-luka/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 07:41:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>id amor</dc:creator>
<guid>http://answering.wordpress.com/2009/11/23/pesawat-israel-kembali-serang-jalur-gaza-7-luka-luka/</guid>
<description><![CDATA[Tujuh warga Palestina mengalami luka hari ini Ahad (22/11) dalam serangan udara Israel ke sejumlah w]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tujuh warga Palestina mengalami luka hari ini Ahad (22/11) dalam serangan udara Israel ke sejumlah w]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LAS AUTORIDADES PALESTINAS REITERAN EL DERECHO A DECLARAR UNILATERALMENTE UN ESTADO PALESTINO]]></title>
<link>http://identidadandaluza.wordpress.com/2009/11/23/las-autoridades-palestinas-reiteran-el-derecho-a-declarar-unilateralmente-un-estado-palestino/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 06:02:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>identidadandaluza</dc:creator>
<guid>http://identidadandaluza.wordpress.com/2009/11/23/las-autoridades-palestinas-reiteran-el-derecho-a-declarar-unilateralmente-un-estado-palestino/</guid>
<description><![CDATA[Altos funcionarios palestinos han reiterado la posibilidad de una declaración unilateral del estado ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Altos funcionarios palestinos han reiterado la posibilidad de una declaración unilateral del estado ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
