<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pantai-sanur &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/pantai-sanur/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pantai-sanur"</description>
	<pubDate>Fri, 24 May 2013 11:58:51 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Satu Jam Bersama Pak Toron – Sang Spearo Master.]]></title>
<link>http://nimadesriandani.wordpress.com/2012/07/07/satu-jam-bersama-pak-toron-sang-spearo-master/</link>
<pubDate>Sat, 07 Jul 2012 05:27:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ni Made Sri Andani</dc:creator>
<guid>http://nimadesriandani.wordpress.com/2012/07/07/satu-jam-bersama-pak-toron-sang-spearo-master/</guid>
<description><![CDATA[Bali Spear Fishing. Di Bali, buat saya kehidupan selalu indah bergulir. Segala yang kita lakukan ter]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><a class="zem_slink" title="Bali" href="http://maps.google.com/maps?ll=-8.33333333333,115.0&#38;spn=1.0,1.0&#38;q=-8.33333333333,115.0 (Bali)&#38;t=h" rel="geolocation" target="_blank">Bali</a> <a class="zem_slink" title="Spearfishing" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Spearfishing" rel="wikipedia" target="_blank">Spear Fishing</a>.</strong></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5218" title="Toron" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p class="MsoNormal">Di Bali, buat saya kehidupan selalu indah bergulir. Segala yang kita lakukan terasa menyenangkan. Kegiatan seni dan budaya, keagamaan dan adat, rekreasi dan sebagainya – semuanya terasa seru. Bahkan kegiatan sehari-hari seperti  menangkap ikan pun, tetap saja seru. Percakapan tentang berbagai cara menangkap ikan, tempat memancing, jenis ikan dan umpannya,serta peralatan yang digunakan sepertinya tak habis-habis dibicarakan. Salah satu  topik yang sedang  ‘hot’ di Bali saat ini adalah Spearfishing!.<!--more--></p>
<p class="MsoNormal">Seperti banyak orang tahu, Spearfishing adalah menangkap ikan dengan cara menombak.  Cara ini sebenarnya termasuk salah satu cara kuno dalam menangkap ikan. Namun belakangan ini populer kembali. Dan jika kita berbicara tentang Spearfishing dan <a class="zem_slink" title="Free-diving" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Free-diving" rel="wikipedia" target="_blank">Free diving</a>  di Bali, maka banyak orang yang merujuk pada nama Pak Wayan Toron di <a class="zem_slink" title="Sanur, Bali" href="http://maps.google.com/maps?ll=-8.68333333333,115.266666667&#38;spn=0.1,0.1&#38;q=-8.68333333333,115.266666667 (Sanur%2C%20Bali)&#38;t=h" rel="geolocation" target="_blank">Sanur</a>. Sang Spearo Master!. Banyak pembicaraan tentang dirinya yang sering saya dengar.  Kemampuannya menyelam tanpa alat hingga ke kedalaman 30 meter di bawah air, pemahamannya akan segala lekak-lekuk terumbu karang di lepas pantai Sanur, lokasi hiu dan ikan-ikan eksotis lainnya, menombak ikan dengan kecepatan yang tinggi hingga pengetahuan spiritualnya yang berbasis pada alam dan laut. Mengenai Sang Spearo Master ini bahkan  banyak ditulis oleh berbagai majalah proffesional sepert APNEA (France), DEEP (Greek) dan sebagainya.</p>
<p class="MsoNormal">Demikian juga yang sering diceritakan oleh adik bungsu saya kepada saya setiap kali kami berbincang tentang  Sanur, laut dan memancing ikan.  “<em>Seorang yang hatinya sangat baik dan tulus. Karena keadaan, sejak kecil ia  menghidupi dan membesarkan adik-adiknya dengan menyelam, menangkap ikan dan menjualnya. Dari sanalah ia akhirnya menjadi ahli dan mengenal akrab setiap titik terumbu karang di Sanur. Sekarang Pak Toron  bisa  dibilang sukses dengan kegiatan Free Diving dan Spearfishingnya. Terkenal di mana-mana di seluruh dunia. Bahkan beliau juga akhirnya bisa memiliki beberapa kapal yang dinamainya MY DARLING dan beberapa perahu untuk mancing. Tapi Pak Toron sendiri tetap low profile. Tetap sederhana dan bersahaja. Sama sekali tidak sombong atau tinggi hati. ”</em> jelas adik saya.  Nama Pak Toron menjadi sedemikian akrabnya di telinga saya, seolah-olah saya sudah mengenalnya selama bertahun-tahun. Walau sebenarnya belum sekalipun saya pernah bertemu dengannya.  Namun demikian, kesempatan untuk mengenalnya akhirnya tiba juga. Saya diajak adik saya berkunjung ke rumahnya pada sebuah hari Sabtu.</p>
<p class="MsoNormal">Sampai di halaman rumahnya, Pak Toron, putra dan istrinya menyambut kami dengan sangat ramah dan mempersilakan kami masuk. Persis seperti yang diceritakan oleh adik saya. Sedemikian hangat, rendah hati dan bersahaja. Tampil apa adanya. Jauh sekali dari gambaran saya tentang profilenya sebagai seorang Spearo Master kelas dunia yang sibuk dan tentunya akan sulit ditemui dan diajak ngobrol. Sedikitpun tidak ada kesan sombong dan tinggi hati.</p>
<p class="MsoNormal">Begitu memasuki  teras rumahnya, mata saya tertuju kepada beberapa batang Spear-guns yang sedang diupacarai. Kebetulan hari itu adalah Hari Tumpek Landep (hari perayaan terhadap benda-benda tajam/ benda yang terbuat dari logam) di Bali.  Spear guns itu  terlihat sangat mengesankan. Mirip senapan bergagang panjang, dengan peluru berupa tombak panjang yang tajam. Juga dilengkapi dengan beberapa karet yang digunakan sebagai pelontar.  Selain itu saya juga melihat banyak sekali alat pancing, pakaian selam,  bahkan umpan yang terbuat dari plastik berkelap-kelip mirip cumi atau ikan.</p>
<p class="MsoNormal">Berceritalah Pak Toron tentang alat-alat buat menangkap ikan itu dan seluk beluk seputaran spear fishing dan free diving. Saya sangat terkesan dengan pemahamannya yang luar biasa tentang alam. Ia sangat memahami bagaimana dan dimana arus laut mengalir di Sanur, dimana ikan hiu bersarang, kapan saatnya menangkap ikan dan sebagainya.  Bercerita sangat banyak tentang betapa indahnya alam bawah laut dan betapa inginnya ia mengajak kami untuk ikut menyaksikan keindahan alam yang tak semua manusia beruntung bisa melihatnya. Coral yang berwarna-warni, kuda laut yang berjingkat jingkat dan  nudibranchia warna warni yang menari-nari. Berbicara dengannya,seolah kita diajak untuk memahami bahwa sesungguhnya alam  memiliki waktu dan hukumnya tersendiri, yang tak bisa kita paksakan. Bersamanya, keselarasan dengan alam menjadi hal yang sangat penting.</p>
<p class="MsoNormal">Jika kita ingin mendapatkan yang terbaik, kitalah yang harus memahami dan mengikuti alam. Bukan kita yang memaksa alam untuk mengikuti keinginan kita. Kita harus mengerti kapan arus laut bergolak, kapan laut tenang. Sehingga kita tahu kapan waktu terbaik untuk terjun ke dalam laut. Ia menceritakan bagaimana client-nya, seorang pengusaha sukses yang kaya raya di Jakarta menetapkan schedule untuk melakukan free diving pada hari tertentu. “ <em>Tidak bisa begitu caranya. Kita yang harus mengikuti schedule-nya alam. Bukan alam yang kita suruh mengikuti schedule kita</em>” ujarnya yang membuat saya tertawa geli. Bener sekali. Walau bagaimanapun kaya dan tingginya kedudukan seseorang, mungkin saja ia bisa memerintah manusia lain untuk bekerja baginya, tapi ia tidak bisa memerintah alam untuk takluk padanya.</p>
<p class="MsoNormal">Berbincang dengan Pak Toron memang sangat menyenangkan. Kegemarannya bercanda dan melontarkan joke-joke yang segar juga membuat saya merasa sangat cepat akrab. Saya ingat bagaimana ia menjelaskan tentang rantai makanan kepada saya. “<em>Di laut yang arusnya sedang bergolak,akan ada banyak sekali plankton dan cacing  yang ikut naik terbawa arus</em>” Katanya dengan serius.Sayapun mendengarkan dengan sama seriusnya. “<em>Lalu plankton dan cacing yang banyak ini akan mengundang datangnya ikan-ikan kecil dan udang untuk memangsanya. Kemudian ikan-ikan kecil ini mengundang ikan-ikan yang besar untuk memakannya. Berikutnya,ikan-ikan besar inipun dimangsa oleh&#8230;Toron!</em>” katanya sambil terbahak.</p>
<p class="MsoNormal">Banyak sekali cerita yang menyenangkan hari itu. Salah satunya yang menarik adalah tentang luka ditangannya akibat serangan seekor unicorn fish. Juga tentang lingkungan hidup, keberlangsungan hidup terumbu karang, tentang kejadian bom bali yang menyengsarakan sebagian besar penduduk dan usahanya membentuk Sanur Helper untuk membantu sesama yang  kesulitan. Jelas sekali saya menangkap kesan bahwa pria ini sungguh sangat sederhana dan sangat religius dalam menjalankan aktifitasnya. A Very Simple and Religious Man!.  Hidup sepertinya mengalir dengan begitu damai dan selaras dengan alam.</p>
<p class="MsoNormal">Sayapun pamitan untuk pulang. Tak lupa Pak Toron mengajak saya untuk merencanakan makan malam bersama keluarganya dengan memanggang ikan hasil  Spearfishing.”<em> Suatu saat jika pulang ke Bali lagi</em>” ajaknya.Adik saya menjelaskan bahwa pak Toron jago bikin Sashimi. Saya sangat berterimakasih atas ajakannya. Dan berdoa untuk kesuksesannya selalu. Banyak belajar darinya. Sosok yang sukses tanpa harus menjadi sombong dan tinggi hati.  Tetap sederhana dan apa adanya.</p>

		<style type='text/css'>
			#gallery-5217-2 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-5217-2 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 25%;
			}
			#gallery-5217-2 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-5217-2 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
			/* see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php */
		</style>
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":18279712,"permalink":"http:\/\/nimadesriandani.wordpress.com\/2012\/07\/07\/satu-jam-bersama-pak-toron-sang-spearo-master\/","likes_blog_id":18279712}' id='gallery-5217-2' class='gallery galleryid-5217 gallery-columns-4 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fishes.jpg' title='Fishes'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5219" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fishes.jpg" data-orig-size="403,403" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Fishes" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fishes.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fishes.jpg?w=403" width="150" height="150" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fishes.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Fishes" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/unicorn-fish.jpg' title='Unicorn Fish'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5224" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/unicorn-fish.jpg" data-orig-size="403,403" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Unicorn Fish" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/unicorn-fish.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/unicorn-fish.jpg?w=403" width="150" height="150" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/unicorn-fish.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Unicorn Fish" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-guns.jpg' title='Spear Guns'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5227" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-guns.jpg" data-orig-size="336,448" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1341050575&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;4.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;400&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.066666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Spear Guns" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-guns.jpg?w=224" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-guns.jpg?w=336" width="112" height="150" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-guns.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Spear Guns" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun1.jpg' title='Spear Gun1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5225" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun1.jpg" data-orig-size="448,336" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1341050434&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;4.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;400&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Spear Gun1" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun1.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun1.jpg?w=448" width="150" height="112" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun1.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="Spear Gun1" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/my-darling.jpg' title='My Darling'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5221" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/my-darling.jpg" data-orig-size="720,479" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="My Darling" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/my-darling.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/my-darling.jpg?w=720" width="150" height="99" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/my-darling.jpg?w=150&#038;h=99" class="attachment-thumbnail" alt="My Darling" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spearfishing.jpg' title='Spearfishing'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5222" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spearfishing.jpg" data-orig-size="403,403" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Spearfishing" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spearfishing.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spearfishing.jpg?w=403" width="150" height="150" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spearfishing.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Spearfishing" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron.jpg' title='Toron'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5218" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron.jpg" data-orig-size="448,336" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1341052585&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;10.779&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;800&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.05&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Toron" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron.jpg?w=448" width="150" height="112" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="Toron" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron3.jpg' title='Toron3'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5228" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron3.jpg" data-orig-size="448,336" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1341050093&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;4.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;500&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.05&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Toron3" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron3.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron3.jpg?w=448" width="150" height="112" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron3.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="Toron3" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fresh-sashimi.jpg' title='Fresh Sashimi'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5220" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fresh-sashimi.jpg" data-orig-size="403,403" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Fresh Sashimi" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fresh-sashimi.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fresh-sashimi.jpg?w=403" width="150" height="150" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/fresh-sashimi.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Fresh Sashimi" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon portrait'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/alat-pancing1.jpg' title='Alat Pancing1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5226" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/alat-pancing1.jpg" data-orig-size="336,448" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1341051315&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;4.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;800&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.066666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Alat Pancing1" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/alat-pancing1.jpg?w=224" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/alat-pancing1.jpg?w=336" width="112" height="150" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/alat-pancing1.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Alat Pancing1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron1.jpg' title='Toron'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5223" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron1.jpg" data-orig-size="133,133" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Toron" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron1.jpg?w=133&#038;h=133" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron1.jpg?w=133&#038;h=133" width="133" height="133" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/toron1.jpg?w=133&#038;h=133" class="attachment-thumbnail" alt="Toron" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun2.jpg' title='Spear Gun2'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="5229" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun2.jpg" data-orig-size="448,336" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon DIGITAL IXUS 200 IS&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1341049932&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;4.3&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;800&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.066666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Spear Gun2" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun2.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun2.jpg?w=448" width="150" height="112" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/07/spear-gun2.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="Spear Gun2" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" />
			<br style='clear: both;' />
		</div>

<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Shiiro Dan Kurumi – All About The Trust.]]></title>
<link>http://nimadesriandani.wordpress.com/2012/05/18/shiiro-dan-kurumi-all-about-the-trust/</link>
<pubDate>Fri, 18 May 2012 04:34:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ni Made Sri Andani</dc:creator>
<guid>http://nimadesriandani.wordpress.com/2012/05/18/shiiro-dan-kurumi-all-about-the-trust/</guid>
<description><![CDATA[  Diantara tempat-tempat favorit saya, adalah tepi pantai Sanur di Bali. Pantai landai itu tidak lan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"> <a href="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi-bermain-di-pantai.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4983" title="Shiiro dan Kurumi Bermain Di pantai" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi-bermain-di-pantai.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p class="MsoNormal">Diantara tempat-tempat favorit saya, adalah tepi pantai <a class="zem_slink" title="Sanur, Bali" href="http://maps.google.com/maps?ll=-8.68333333333,115.266666667&#38;spn=0.1,0.1&#38;q=-8.68333333333,115.266666667 (Sanur%2C%20Bali)&#38;t=h" rel="geolocation" target="_blank">Sanur</a> di <a class="zem_slink" title="Bali" href="http://maps.google.com/maps?ll=-8.33333333333,115.0&#38;spn=1.0,1.0&#38;q=-8.33333333333,115.0 (Bali)&#38;t=h" rel="geolocation" target="_blank">Bali</a>. Pantai landai itu tidak langsung menghadap ke Samudera Hindia, karena selain posisinya yang tidak menghadap ke Selatan, juga terhalang oleh <a class="zem_slink" title="Nusa Penida" href="http://maps.google.com/maps?ll=-8.73333333333,115.533333333&#38;spn=0.1,0.1&#38;q=-8.73333333333,115.533333333 (Nusa%20Penida)&#38;t=h" rel="geolocation" target="_blank">Nusa Penida</a> sehingga memiliki ombak yang lebih bersahabat bagi pencinta pantai biasa.Pagi ini saya menyempatkan berjalan-jalan di sana. Banyak kegiatan yang dilakukan orang-orang di sana. Mulai dari petugas pembersih pantai yang sedang menyapu kotoran  yang dihempaskan ombak ke pantai, para wisatawan yang menunggu terbitnya matahari, pejalan kaki, orang yang olah raga, anak-anak yang nyebur di air atau mencari kulit lokan dan kelomang, hingga yang asyik memotret ataupun hanya sekedar duduk-duduk saja. Saat itu saya melihat seorang pria sedang menggembalakan dua ekor anjingnya  berjalan-jalan di tepi pantai.<!--more--></p>
<p class="MsoNormal">Saat mendekat, saya meminta ijin untuk memotret ke dua anjingnya yang lucu. Pria yang bernama Eka ini lalumemperkenalkan kedua anjingnya kepada saya. Yang jantan bernama Shiiro, dan yang betina bernama Kurumi. Hmm&#8230;nama yang menarik! Kedengaran seperti nama dari Negara Matahari Terbit. Saya  pun jadi terlibat obrolan mengenai ke dua anjing itu. Kedua anjing blasteran dari trah Chiwhuawhua dan Pomeranian itu sungguh sangat lucu. Wajahnya sangat jelas menunjukkan muka Chiwhuawhua, namun bulunya dan bentuk badannya mirip anjing Pompom. Ukuran badannya jadi antara anjing Pompom dan Chiwhuahua. Ha ha..lucu juga.</p>
<p class="MsoNormal">Eka bercerita kepada saya bahwa anjing-anjing berusia 10 bulan itu diberikan oleh temannya yang berkebangsaan Jepang itu kepadanya 3 bulan yang lalu. Itulah latar belakangnya,mengapa anjing itu jadi bernama Shiiro dan Kurumi. Menurutnya, teman Jepangnya itu bermaksud akan kembali pulang ke negaranya setelah cukup lama tinggal di Bali. Punya banyak teman di Bali. Lalu kenapa kedua ekor anjing lucu itu diberikan kepadanya? Eko bercerita, karena dari sekian banyak teman yang dimiliki, hanya dirinyalah yang benar-benar menyukai anjing dalam artian yang sebenarnya. Memelihara dan merawatnya dengan telaten. Yang lainnya banyak yang suka dengan anjing. Banyak sekali yang juga memelihara di rumahnya. Namun tidak semuanya benar-benar suka merawat anjing dengan telaten. yang begitu hanyalah ia sendiri. <em>“ Dia hanya percaya kepada saya yang bisa merawat Shiiro dan Kurumi dengan baik. Makanya dikasih ke saya. Bukan kepada teman-temannya yang lain.”</em> katanya dengan bangga. Oohhh, begitu rupanya ceritanya.</p>
<p class="MsoNormal">Kami lalu melanjutkan obrolan tentang beberapa ekor anjing dari blasteran <a class="zem_slink" title="Golden Retriever" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Retriever" rel="wikipedia" target="_blank">Golden Retriever</a> yang pernah dipeliharanya,tentang makanan anjing dan  hal-hal lain seputar pemeliharaan anjing. Saya lalu mengucapkan terimakasih kepadanya yang telah menemani saya ngobrol pagi itu. Eka, Shiiro dan Kurumi kembali melangkahkan kakinya di sepanjang bibir pantai Sanur pagi itu.Saya merasa sepakat dengan apa yang telah disampaikannya kepada saya. Bahwa untuk mendapatkan sebuah kepercayaan dari seseorang, setidaknya kita harus menunjukkan hal-hal penting yang membuat kita bisa dipercaya terlebih dahulu.</p>
<p class="MsoNormal">Jika kita ingin dipercaya secara teknis dalam bidang tertentu, ya kita harus menununjukkan kemampuan teknis kita di bidang itu. Contoh kasat matanya, ya  terjadi pada Eka, sehingga temannya berani mempercayakan Shiiro dan Kurumi kepadanya. Demikian juga jika kita ingin dipercaya sebagai seorang sahabat yang baik, setidaknya kita perlu membangun kepercayaan itu dengan menerima sahabat kita apa adanya, bersamanya saat ia susah dan memegang baik-baik hal-hal yang hanya diceritakannnya kepada kita saja. Demikian seterusnya.</p>
<p class="MsoNormal">Setiap orang ingin dipercaya. Dan tentunya setiap orang perlu berusaha untuk menunjukkan dirinya bisa dipercaya.</p>

		<style type='text/css'>
			#gallery-4975-4 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-4975-4 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 25%;
			}
			#gallery-4975-4 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-4975-4 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
			/* see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php */
		</style>
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":18279712,"permalink":"http:\/\/nimadesriandani.wordpress.com\/2012\/05\/18\/shiiro-dan-kurumi-all-about-the-trust\/","likes_blog_id":18279712}' id='gallery-4975-4' class='gallery galleryid-4975 gallery-columns-4 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/pompom-chihwawhua.jpg' title='Pompom Chihwawhua'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4979" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/pompom-chihwawhua.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233238&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;70&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;250&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Pompom Chihwawhua" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/pompom-chihwawhua.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/pompom-chihwawhua.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/pompom-chihwawhua.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Pompom Chihwawhua" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi2.jpg' title='Kurumi2'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4978" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi2.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233319&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;70&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;200&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Kurumi2" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi2.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi2.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi2.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Kurumi2" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi1.jpg' title='Kurumi1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4977" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi1.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233391&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;77&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;160&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Kurumi1" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi1.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi1.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi1.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Kurumi1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi.jpg' title='Kurumi'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4976" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233703&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;70&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;160&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Kurumi" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/kurumi.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Kurumi" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" /><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro.jpg' title='Shiiro'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4981" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233259&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;70&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;200&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Shiiro" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Shiiro" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro1.jpg' title='Shiiro1'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4982" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro1.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233369&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;70&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;160&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Shiiro1" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro1.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro1.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro1.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Shiiro1" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi.jpg' title='Shiiro dan Kurumi'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4980" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233668&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;70&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;160&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Shiiro dan Kurumi" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Shiiro dan Kurumi" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi-bermain-di-pantai.jpg' title='Shiiro dan Kurumi Bermain Di pantai'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="4983" data-orig-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi-bermain-di-pantai.jpg" data-orig-size="448,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 7D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1337233598&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;70&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;160&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Shiiro dan Kurumi Bermain Di pantai" data-image-description="" data-medium-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi-bermain-di-pantai.jpg?w=300" data-large-file="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi-bermain-di-pantai.jpg?w=448" width="150" height="100" src="http://nimadesriandani.files.wordpress.com/2012/05/shiiro-dan-kurumi-bermain-di-pantai.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="Shiiro dan Kurumi Bermain Di pantai" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" />
			<br style='clear: both;' />
		</div>

]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ANAK AGUNG AYU TANTRI : Biorama]]></title>
<link>http://darmaweda.wordpress.com/2012/02/03/anak-agung-ayu-tantri-biorama/</link>
<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 03:18:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>darmaweda</dc:creator>
<guid>http://darmaweda.wordpress.com/2012/02/03/anak-agung-ayu-tantri-biorama/</guid>
<description><![CDATA[GUNG TANTRI: MALUKAT DI PURA TIRTA EMPUL, SANUR-DENPASAR PENDAHULUAN Anak Agung Ayu Tantri Pradnyan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>GUNG TANTRI: <strong>MALUKAT DI PURA TIRTA EMPUL, SANUR-DENPASAR</strong></p>
<p><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p>Anak Agung Ayu Tantri Pradnyan Dhari, yang lumrah dipanggil “Gung Tantri”, lahir di Denpasar, 18 Oktober 2001, Wraspati Pahing, Wuku Med<strong><a href="http://darmaweda.files.wordpress.com/2012/02/gabung1.jpg"><img class="alignleft  wp-image-56" title="A.A. Ayu Tantri Pradnyan Dhari" src="http://darmaweda.files.wordpress.com/2012/02/gabung1.jpg?w=181&#038;h=194" alt="" width="181" height="194" /></a></strong>angsia, pukul 10.00 Wita. Adalah anak ke-2 dari pasangan I Gusti Made Darmaweda dengan Ni Ketut Elidarwathi (Jero Melati). Sejak kelahirannya, dia sudah cukup diberi asupan makanan bergizi oleh ibunya, karena memang Ni Ketut Elidarwathi sangat telaten menyiapkan makanan yang bergizi untuk anaknya.</p>
<p>Namun demikian, sejak kecil Gung Tantri sering mengalami sakit. Pernah di opname di Rumah Sakit Umum Pusat, Sanglah-Denpasar, pada saat berumur 8 tahun, akibat sakit Demam Berdarah. Namun sakit yang paling sering diderita adalah sesak napas dan badan panas secara tiba-tiba. Akibatnya, dia berlangganan berobat ke dokter ahli anak, dr. Hendra di Jalan Melati-Denpasar, bahkan beberapa kali harus dibawa ke Rumah Sakit Sanglah-Denpasar.</p>
<p><strong>Megebagan Di Setra Badung</strong></p>
<p><!--more-->Pada hari Jumat, 25 Nopember 2011, pukul 16.00 Wita dilakukan upakara Ngendag (menggali kuburan sampai tulang belulangnya kelihatan) kuburan Anak Putu Utama dan Jero Menuh di Setra Badung dalam rangkain upakara Ngaben I Gusti Made Mudita (love you). Tujuannya agar keesokan harinya tulang belulang tersebut, mudah untuk diangkat dari liang kubur, yang selanjutnya di”reka” sebelum di aben (dibakar). Malam harinya, diadakan pageban di dekat kuburan yang sudah digali, di Setra Badung, dengan tujuan, agar tulang belulang yang sudah kelihatan dalam kuburan tidak ada yang mengganggu baik oleh manusia maupun binatang. I Gusti Made Darmaweda merasa sudah sepantasnya ikut berpartisipasi megaban sebagai bagian keluarga besar dari yang akan diaben.</p>
<p><strong>Gung Tantri Sakit Mendadak</strong></p>
<p>Pada malam hari, Jumat 25 Nopember 2011, pukul 21.00 Wita, berangkatlah I Gusti Made Darmaweda menuju Setra Badung untuk bergabung dengan para semeton lainnya untuk magebagan. Beberapa menit kemudian, tibalah I Gusti Made Darmaweda di Setra Badung. Kopi dan jajan ala kadarnya pun disuguhkan oleh keluarga dekat I Gusti Made Mudita (alm). Belum habis menikmati hidangan, tiba-tiba HandPhone I Gusti Made Darmaweda berdering, ternyata dari istrinya, Jero Melati yang menginformasikan bahwa Gung Tantri dalam keadaan sakit, sakit demam dan sesak napas yang disertai batuk-batuk berdahak. Oleh Jero Melati disampaikan bahwa sore harinya, tidak ada tanda-tanda akan menderita sakit. Kondisinya normal-normal saja. Sakitnya mendadak. I Gusti Made Darmaweda diminta segera pulang untuk mengantarkan ke dr. Hendra untuk berobat. Dengan perasaan galau, pulanglah I Gusti Made Darmaweda sesuai permintaan istrinya, Jero Melati.</p>
<p><strong>Kecewa, Dokter Sudah Tutup</strong></p>
<p>Setibanya di jeroan, langsung berkemas-kemas dan selanjutnya berangkat menuju tempat praktek dr. Hendra. Alangkah kecewanya I Gusti dan istrinya, karena tempat praktek dr. Hendra sudah tutup. Selanjutnya, sebagai langkah pertolongan pertama, lalu istrinya membeli obat batuk di apotik tempat dokter praktek, yang sedang berkemas-kemas untuk tutup. Dengan perasaan yang masih galau, pulanglah dengan hanya membawa obat batuk Bisolvon.</p>
<p>Obat batukpun diminum oleh Gung Tantri sesuai aturan yang tertera pada botol obat tersebut, setibanya di jeroan. I Gusti Made Darmaweda pun kembali ke Setra Badung untuk melanjutkan “pagebagan”, dengan pertimbangan anaknya sudah mendapat pertolongan pertama dan sudah ditemani ibunya di jeroan.</p>
<p><strong>Prosesi Ngaben Dan Nganyut Ke Pantai Kuta</strong></p>
<p>Keesokan harinya, Sabtu 26 Nopember 2011, upakara Ngaben I Gusti Made Mudita (love you), A.A. Putu Utama dan Jero Menuh dilangsungkan sesuai dresta yang berlaku di Br. Alangkajeng. Kemudian dilanjutkan dengan upakara nganyut ke Pantai Kuta. I Gusti Made Darmaweda dan istrinya pun ikut serta dalam prosesi pengabenan dan nganyut ke Pantai Kuta. Sementara prosesi upakara nganyut dilangsungkan di pantai Kuta, I Gusti Made Darmaweda dan istri sempat mendiskusikan keadaan anaknya yang sedang sakit. Kemana berobat, tindakan apa yang harus diambil dan sebagianya. Itulah isi diskusinya. Setelah prosesi upakara Nganyut selesai dilaksanakan, kira-kira pukul 17.00 Wita, semua balik ke Denpasar menuju jeroan masing-masing, termasuk I Gusti Made Darmaweda dan istrinya, Jero Melati.</p>
<p>Sesampainya di jeroan, I Gusti Made Darmaweda dan istrinya, Jero Melati langsung menemui anaknya, Gung Ayu Tantri untuk segera bisa mengetahui perkembangannya. Ternyata, tidak banyak perubahan yang terjadi, walaupun sudah minum obat. “<strong><em>Gung……., coba takenin Anak Agung Ngurah Mayun, napi ya makada Gung Gek sering sakit mendadak cara janine</em></strong>!”. Begitulah kata-kata yang terucap dari Jero Melati kepada suaminya, I Gusti Made Darmaweda. Dengan perasaan setengah kaget, karena tidak pernah terpikirkan bahwa istrinya akan menyuruhnya untuk metinangan ke orang pintar. Seketika itu juga I Gusti Made Darmaweda menanggapi permintaan istrinya dengan kata “<strong><em>nah</em></strong>”. Ini karena I Gusti Made Darmaweda sekeluarga tidak pernah mentabukan untuk bertanya kepada orang pintar, jika suatu kejadian atau keadaan yang dialaminya dianggap tidak wajar. Karena kondisi seseorang, baik jasmani ataupun rohani, bisa saja diakibatkan oleh hal-hal diluar medis. Itulah potret Orang Bali pada umumnya. Kebetulan, Anak Agung Ngurah Mayun baru saja tiba di jeroan dengan Anak Agung Made Aryana, datang dari suatu tempat untuk suatu keperluan.</p>
<p><strong>Metinangan Sakitnya Gung Tantri</strong></p>
<p>I Gusti Made Darmaweda lalu menghampiri Anak Agung Ngurah Mayun yang sedang istirahat di bale daje, yang ditemani oleh Anak Agung Made Aryana. “<strong><em>Tu Rah, titiang jagi mataken, dados pianak titiange sane nomor dua, sering pisan sakit. Sakit ipune nadak-nadak. Panas, sesak napas lan kokoan. Ipun sampun sering atehin titiang ngerereh dokter, dokter ahli anak, tur sampun pepes taler titiang ke UGD. Nanging kantun manten sakit ipune sekadi punika. Napi ya ngeranayang asapunika?</em></strong>”. Itulah pemberitahuan dan pertanyaan yang disampaikan oleh I Gusti Made Darmaweda kepada Anak Agung Ngurah Mayun. “<strong><em>Cen ye nak cenik, tegarang ajak mai</em></strong>” sahut Anak Agung Ngurah Mayun. Kemudian I Gusti Made Darmaweda pun memanggil anaknya, Anak Agung Ayu Tantri, yang sedang beristirahat dikamar. Dengan langkah agak ragu, Gung Ayu Tantri ditemani oleh Jero Melati menghampiri Anak Agung Ngurah Mayun yang didampingi oleh I Gusti Made Darmaweda. “<strong><em>Coba keniang limane</em></strong>” ucap Anak Agung Ngurah Mayun seraya menunjukkan jari tengah tangan kanannya. Lalu, jari tengah tangan kanan Gung Tantri ditempelkan dengan jari tengah tangan kanan beliau untuk mendeteksi apa gerangan yang terjadi. Beberapa detik kemudian ganti dengan tangan kiri.</p>
<p>Beberapa saat kemudian, Anak Agung Ngurah Mayun mengatakan: “<strong><em>Ne nak cenik ye gulgule teken ane numadi. I pidan nak cenik lekad?</em></strong>”, itulah pernyataan dan pertanyaan yang disampaikan oleh beliau kepada I Gusti Made Darmaweda dan Jero Melati. “<strong>Wraspati Pahing, wuku Medangsia, Tu Rah</strong><em>”, </em>dengan cepat Jero Melati menjawab pertanyaan dari Anak Agung Ngurah Mayun seraya memberikan catatannya, karena memang Jero Melati sangat hafal hari lahir anak-anaknya, karena terkait dengan hari otonan yang harus dia siapkan setiap 7 bulan sekali.<em> “<strong>Nah, tiang ngelah sastrane di jero, buin puan abange ye catetanne</strong></em>”, kata Anak Agung Ngurah Mayun sambil mengambil catatan yang disodorkan oleh Jero Melati. Kemudian beliaupun melanjutkan percakapannya dengan Anak Agung Made Aryana di bale daja.</p>
<p>Sesuai dengan janji yang pernah disampaikan, Anak Agung Ngurah Mayun pun datang ke jeron I Gusti Made Darmaweda pada hari Senin, 28 Nopember 2011, pukul 15.00 Wita, untuk memberikan catatan terkait dengan hari kelahiran anaknya, Gung Ayu Tantri. Adapun isi dari catatan tersebut, antara lain:</p>
<p>-    Dewa niya                : Betara Guru</p>
<p>-    Kayu niya                  : Beringin</p>
<p>-    Maya niya                : Amertha</p>
<p>-    Manuk niya              : Burung Merak</p>
<p>-    Wayang niya            :  Semar</p>
<p>-    Lintang niya             :  Salah Ukur, Bade, Sangut Tikel, Kumba, Naga</p>
<p>-    Lintang niya             :  Salah Ukur</p>
<p>-    Utang niya                :  Beras 8 catu, Jinah 800 kepeng</p>
<p>-    Sesayut niya             :  Sesayut Kumara Ganda Wati, Tumpeng Dadu, Di Atas Tempeh</p>
<p>-    Ulam niya                 :  -  Ayam berbulu Wangkas, dipukang, dipecel, berisi sayur-sayuran;</p>
<p>:  -  Terlur itik dibungkus seperti bantal;</p>
<p>-    Tumpeng kedangkal / digigit oleh pisang, penudaning Salah Ukur.</p>
<p>-    Perweti niya/tingkah laku :  Senang belajar menuntut ilmu, kadang kala mempunyai pikiran melambung tinggi, penuh angan-angan, keras</p>
<p>kemauan.</p>
<p>-    Penyakit                                    :  Tuli, sakit kepala, sakit hati.</p>
<p><strong>Sementara Pebayuhne</strong>:</p>
<ol>
<li>Melukat <em>Tirta Empul Segara</em> (Pura Tirta Empul Mertasai, Sanur-Denpasar);</li>
<li>Melukat <em>Tirta Empul Gunung</em> (Pura Tirta Empul Tampaksiring-Gianyar).</li>
</ol>
<p>Itulah isi catatan yang diberikan oleh Anak Agung Ngurah Mayun. Kemudian beliau pun menyarankan agar segera “<strong>mebayuh</strong>” dengan melakukan penglukatan dengan Tirta Empul Segara terlebih dahulu, yaitu dilakukan di Pura Tirta Empul Mertasari, Sanur-Denpasar. Oleh karenanya beliau menyarankan untuk melukat pada hari Minggu, 25 Nopember 2011. I Gusti Made Darmaweda dan Jero Melati setuju saja dengan apa yang disarankan tersebut, demi kesehatan Gung Ayu Tantri.</p>
<p>Pada hari yang ditentukan, sesajen sudah siap, lanjut berangkat untuk menjemput Anak Agung Ngurah Mayun di Jero Tampaksiring, Tampak Gangsul Denpasar. Beberapa orang yang ikut ke Pura Tirta Empu adalah : I Gusti Made Darmaweda, Ni Ketut Elidarwathi (Jro Melati), A.A.A. Tantri, A.A. Made Aryana, A.A. Ketut Arcana, serta beberapa sepupu dari Gung Ayu Tantri.</p>
<p>Sesampainya di Pura Tirta Empul Mertasari, Sanur-Denpasar, semua duduk dengan posisi untuk ngaturang sembah. Beberapa saat kemudian, pemangku pura tersebut “ngayab banten” yang telah dipersiapkan. Intinya adalah untuk memberitahukan Bhatara yang berstana di pura tersebut, bahwa ada yang “tangkil” untuk memohon “panglukatan”.</p>
<p>Begitu selesai prosesi tersebut, selanjutnya prosesi “panglukatan” pun dimulai di jaba pura. Panglukatan dilakukan oleh Pemangku Pura. Kemudian dilanjutkan dengan malukat di pasih (pantai). Ini dilakukan oleh Anak Agung Ngurah Mayun.</p>
<p>Setelah prosesi panglukatan selesai dilaksanakan, dilanjutkan prosesi persembahyangan sampai selesai di dalam Pura Tirta Empul Mertasari, yang dipimpin oleh pemangku pura setempat. Sebelum pulang, Anak Agung Ngurah Mayun lalu menyampaikan rencana berikutnya, yaitu malukat dengan Tirta Empul Gunung di Pura Tirta Empul Tampaksirng-Gianyar, tanggal 3 Desember 2011. (Ditulis oleh: <strong><em>I Gusti Made Darmaweda, 19 Januari 2012</em></strong>)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bali Pantai Sanur]]></title>
<link>http://setiajipamungkas.wordpress.com/2012/01/19/bali-pantai-sanur/</link>
<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 16:50:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>Setiaji Pamungkas</dc:creator>
<guid>http://setiajipamungkas.wordpress.com/2012/01/19/bali-pantai-sanur/</guid>
<description><![CDATA[Bali Pantai Sanur Bali Pantai Sanur Bali Pantai Sanur Camera model : Canon EOS 450D Location :Sanur]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h1>Bali Pantai Sanur</h1>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 564px"><a href="http://setiajipamungkas.wordpress.com/photography/landscape/"><img class="    " title="Bali Pantai Sanur" src="http://setiajipamungkas.files.wordpress.com/2011/12/bali-pantai-sanur.jpg?w=554&#038;h=337" alt="Bali Pantai Sanur" width="554" height="337" /></a><p class="wp-caption-text">Bali Pantai Sanur</p></div>
<h2>Bali Pantai Sanur</h2>
<p>Camera model : Canon EOS 450D</p>
<p>Location :Sanur Beach, Bali Indonesia (<a href="http://wp.me/p1zLWI-dV">Bali Pantai Sanur</a>)</p>
<div id="gt-res-content">
<div dir="ltr">Still in bali now take photographs on the coast of Sanur Bali (<a href="http://wp.me/p1zLWI-dV">Bali Pantai Sanur</a>). Well even if only briefly but it is fun though only took a few photos. Disappointing moment there I had a fight with my girlfriend, we are often fighting a different opinion but in my heart I loved him. Sanur beach (<a href="http://wp.me/p1zLWI-dV">Bali Pantai Sanur</a>) is also a beautiful beach I think no less beautiful Kuta beach (<a href="http://setiajipamungkas.wordpress.com/2012/01/19/bali-kuta/">Bali Kuta</a>). however I love Bali.</div>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menikmati Bali]]></title>
<link>http://pendarbintang.wordpress.com/2011/12/16/menikmati-bali/</link>
<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 23:00:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Pendar Bintang</dc:creator>
<guid>http://pendarbintang.wordpress.com/2011/12/16/menikmati-bali/</guid>
<description><![CDATA[Bali its not my hometown, tapi saya mulai menyukai Bali karena saya sudah menemukan teman-teman, sau]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><font color="blue" face="verdana"><a href="http://pendarbintang.files.wordpress.com/2011/12/senja-di-pantai-kuta.jpg"><img src="http://pendarbintang.files.wordpress.com/2011/12/senja-di-pantai-kuta.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Senja di pantai Kuta" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-1504" /></a>Bali its not my hometown, tapi saya mulai menyukai Bali karena saya sudah menemukan teman-teman, saudara dan juga lingkungan yang cukup membuat saya nyaman di sini.</p>
<p>Orang-orang selalu bilang &#8220;welcome to paradise&#8221; jika itu menyangkut Bali.</p>
<p>Sedikit tentang Bali yang  mulai saya nikmati ini, Bali yang dua tahun lalu saya datangi ini sangat legang namun belakangan mulai padat dnegan banyaknya di bangun hotel, restaurant club dan sarana public lainnya. Untuk bisnis tertentu hal ini sangat menguntungkan apalagi kalau bisa ambil bagian dalam project-project yang mereka dirikan, namun dalam hal &#8220;jati diri&#8221; saya sedikit khawatir (boleh kan khawatir?) kalau Bali kehilangan jati dirinya, karena sekarang saya mulai melihat ada bangunan yang mungkin sih masih belum melebihi batas maximum tinggi bangunan yang ditentukan, namun dilihat dari padatnya bangunan dan padatnya jalan ke-exotisan Bali yang dulu sedikit berkurang.<br />
<!--more--><br />
Well, apapun dalihnya buat saya masih tetap menyenangkan berada di Bali karena saya dapat menikmati indahnya sunrise di Sanur dan sunset di pantai Kuta.</p>
<p>Saya teringat bagaimana indahnya kota Verona di Italy sana, eh..saya belum pernah kesana memang tapi saya sudah banyak menikmatinya di film-film, heee terutama Letter to Juliette. Kota yang indah dan masih melekat kuat nilai hystoricnya. Nah, saya menyukai Bali karena saya menganggap Bali seperti itu.</p>
<p>Bali has its own story.</p>
<p>Saya tak pernah berpikir untuk hijrah ke Bali sebelumnya, hanya saat itu saya sedang melarikan diri, ingin mengobati sakit hati karena saya sedang galau akhirnya lari ke Bali dan sehingga akhirnya menemui kenyamanan tersendiri karena banyak hal menarik yang saya ingin ketahui tentang Bali terutama tariannya! Sampai sekarang keinginan saya belajar menari Bali belum keturutan!</p>
<p></font></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[november hectic -2-]]></title>
<link>http://primariayu.wordpress.com/2011/11/27/november-hectic-2/</link>
<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 12:25:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>maretha</dc:creator>
<guid>http://primariayu.wordpress.com/2011/11/27/november-hectic-2/</guid>
<description><![CDATA[melanjutkan perjalanan bulan November hectic. setelah pulang dari Bandung, mengabdi sebentar di Mala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[melanjutkan perjalanan bulan November hectic. setelah pulang dari Bandung, mengabdi sebentar di Mala]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Closer look to Bali]]></title>
<link>http://shutterstatement.wordpress.com/2011/10/28/closer-look-to-bali/</link>
<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 10:29:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Admin</dc:creator>
<guid>http://shutterstatement.wordpress.com/2011/10/28/closer-look-to-bali/</guid>
<description><![CDATA[Salah satu benefit tinggal di daerah pariwisata is that you can took picture of the beauty nearby. F]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu benefit tinggal di daerah pariwisata is that you can took picture of the beauty nearby. First place is Sanur Beach. To be honest, saya lebih prefer ambience sanur beach daripada kuta Beach yang terlalu crowded dan macet. Sanur beach benar-benar tempat cocok untuk relax di pantai terutama didukung oleh pantainya yang tidak berombak. Just prepare your sunblock in the morning coz this is a sunrise beach.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6285805508/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6105/6285805508_23793cf2c4_n.jpg" alt="IMG_8858" width="320" height="213" /></a></p>
<p>Dance training in one of Sanur Hotel</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6285804562/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6107/6285804562_7a41432704_n.jpg" alt="IMG_8856" width="320" height="213" /></a></p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6285803720/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6224/6285803720_f3c5fcd1b0_n.jpg" alt="IMG_8970" width="320" height="173" /></a></p>
<p>Next we go to Monumen Perjuangan Rakyat Bali at Renon</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6285802776/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6214/6285802776_0d239f76f8_n.jpg" alt="IMG_8923" width="320" height="213" /></a></p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6285282927/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6223/6285282927_afacdc0cb8_n.jpg" alt="IMG_8917" width="320" height="213" /></a></p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6285283909/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6236/6285283909_73ee3cc793_n.jpg" alt="IMG_8944" width="320" height="213" /></a></p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6285282601/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6215/6285282601_4afefd87ca_z.jpg" alt="IMG_8948" width="427" height="640" /></a></p>
<p>Next is Sunset in Kuta Beach</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6288576472/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6227/6288576472_5124280362_n.jpg" alt="IMG_8812" width="320" height="213" /></a></p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/67265775@N02/6288055449/"><img src="http://farm7.staticflickr.com/6120/6288055449_251213fcfa_n.jpg" alt="IMG_8819" width="320" height="213" /></a></p>
<p>See ya in the next photo</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menatap Matahari Terbit]]></title>
<link>http://melukisdengancahaya.wordpress.com/2011/06/20/menatap-matahari-terbit/</link>
<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 04:20:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>kazegatana</dc:creator>
<guid>http://melukisdengancahaya.wordpress.com/2011/06/20/menatap-matahari-terbit/</guid>
<description><![CDATA[Information : Location Pantai Matahari Terbit, Sanur &#8211; Bali, Indonesia Camera Info : Device Ni]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://melukisdengancahaya.files.wordpress.com/2011/06/dsc_0033-copy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-185" title="DSC_0033 copy" src="http://melukisdengancahaya.files.wordpress.com/2011/06/dsc_0033-copy.jpg?w=604&#038;h=405" alt="" width="604" height="405" /></a></p>
<p>Information :<img title="More..." src="http://melukisdengancahaya.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="More..." src="http://melukisdengancahaya.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="More..." src="http://melukisdengancahaya.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><!--more--></p>
<table width="678" border="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong><strong><strong>Location</strong></strong></strong></td>
<td>Pantai Matahari Terbit, Sanur &#8211; Bali, Indonesia</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Camera Info :<br />
</strong></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td><strong><strong><strong>Device</strong></strong><br />
</strong></td>
<td>Nikon D3000</td>
</tr>
<tr>
<td><strong><strong><strong>Lens</strong></strong><br />
</strong></td>
<td>VR 18-55mm F/3.5-5.6G 55mm</td>
</tr>
<tr>
<td><strong><strong>Focal Length</strong></strong></td>
<td>18mm</td>
</tr>
<tr>
<td><strong><strong>Focus Mode</strong></strong></td>
<td>AF-S</td>
</tr>
<tr>
<td><strong><strong>AF-Area Mode</strong></strong></td>
<td>Single</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>VR</strong></td>
<td>On</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Exposure :</strong></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Aperture</strong></td>
<td>F/22</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Shutter Speed</strong></td>
<td>1/200s</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Exposure Mode</strong></td>
<td>Aperture Priority</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Exposure Comp</strong></td>
<td>0EV</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Metering</strong></td>
<td>Spot</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>ISO Sensitivity</strong></td>
<td>ISO &#8211; 800</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[download foto Cewek telanjang di pantai bali]]></title>
<link>http://freebokep3gp.wordpress.com/2011/02/25/download-foto-cewek-telanjang-di-pantai-bali/</link>
<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 02:06:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>freebokep3gp</dc:creator>
<guid>http://freebokep3gp.wordpress.com/2011/02/25/download-foto-cewek-telanjang-di-pantai-bali/</guid>
<description><![CDATA[Foto ini kiriman dari salah satu bokeper yang memang punya hobi sebagai fotografer gadis2 telanjang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Foto ini kiriman dari salah satu bokeper yang memang punya hobi sebagai fotografer gadis2 telanjang ha haa, nih panorama di sebuah pantai, dengan gaya yang sangat menggoda gadis ini rela melepas baju nya untuk di foto telanjang, ha ha nih gue kasih gratis foto2 telanjang dari seorang gadis pulau bali bro </p>
<p><img src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSfkuHwD_HjNTHl1H67AGtQhNKx40lFZ-Ny5IHcMVAjeyhnsvs2yzZZlw" alt="Foto telanjang di bali" /></p>
<p>Silahkan <a href="http://freebokep3gp.wordpress.com/link-download/">download foto telanjang di pantai bali</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[download foto Cewek telanjang di pantai bali]]></title>
<link>http://korekgas12.wordpress.com/?p=70</link>
<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 02:06:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>korekgas12</dc:creator>
<guid>http://korekgas12.wordpress.com/?p=70</guid>
<description><![CDATA[Foto ini kiriman dari salah satu bokeper yang memang punya hobi sebagai fotografer gadis2 telanjang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Foto ini kiriman dari salah satu bokeper yang memang punya hobi sebagai fotografer gadis2 telanjang ha haa, nih panorama di sebuah pantai, dengan gaya yang sangat menggoda gadis ini rela melepas baju nya untuk di foto telanjang, ha ha nih gue kasih gratis foto2 telanjang dari seorang gadis pulau bali bro</p>
<p><img src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSfkuHwD_HjNTHl1H67AGtQhNKx40lFZ-Ny5IHcMVAjeyhnsvs2yzZZlw" alt="Foto telanjang di bali" /></p>
<p><a href="http://poleng90.wordpress.com/link-download/">Klik di sini</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pre Wedding di Sanur dan Taman Ujung]]></title>
<link>http://hobigue.wordpress.com/2010/12/30/pre-wedding-di-sanur-dan-taman-ujung/</link>
<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 18:10:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>hobigue</dc:creator>
<guid>http://hobigue.wordpress.com/2010/12/30/pre-wedding-di-sanur-dan-taman-ujung/</guid>
<description><![CDATA[Sesi pemotretan Pre Wedding di Pantai Sanur dan Taman Ujung, Karangasem, Bali. Awal 2010.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sesi pemotretan Pre Wedding di Pantai Sanur dan Taman Ujung, Karangasem, Bali. Awal 2010.</p>

		<style type='text/css'>
			#gallery-53-6 {
				margin: auto;
			}
			#gallery-53-6 .gallery-item {
				float: left;
				margin-top: 10px;
				text-align: center;
				width: 33%;
			}
			#gallery-53-6 img {
				border: 2px solid #cfcfcf;
			}
			#gallery-53-6 .gallery-caption {
				margin-left: 0;
			}
			/* see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php */
		</style>
		<div data-carousel-extra='{"blog_id":18700913,"permalink":"http:\/\/hobigue.wordpress.com\/2010\/12\/30\/pre-wedding-di-sanur-dan-taman-ujung\/","likes_blog_id":18700913}' id='gallery-53-6' class='gallery galleryid-53 gallery-columns-3 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://hobigue.wordpress.com/2010/12/30/pre-wedding-di-sanur-dan-taman-ujung/prewedd-2/' title='prewedd (2)'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="54" data-orig-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-2.jpg" data-orig-size="1000,799" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="prewedd (2)" data-image-description="" data-medium-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-2.jpg?w=300" data-large-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-2.jpg?w=1000" width="150" height="119" src="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-2.jpg?w=150&#038;h=119" class="attachment-thumbnail" alt="prewedd (2)" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://hobigue.wordpress.com/2010/12/30/pre-wedding-di-sanur-dan-taman-ujung/prewedd-5/' title='prewedd (5)'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="55" data-orig-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-5.jpg" data-orig-size="2000,799" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="prewedd (5)" data-image-description="" data-medium-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-5.jpg?w=300" data-large-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-5.jpg?w=1024" width="150" height="59" src="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-5.jpg?w=150&#038;h=59" class="attachment-thumbnail" alt="prewedd (5)" /></a>
			</dt></dl><dl class='gallery-item'>
			<dt class='gallery-icon landscape'>
				<a href='http://hobigue.wordpress.com/2010/12/30/pre-wedding-di-sanur-dan-taman-ujung/prewedd-8/' title='prewedd (8)'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="56" data-orig-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-8.jpg" data-orig-size="2000,799" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="prewedd (8)" data-image-description="" data-medium-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-8.jpg?w=300" data-large-file="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-8.jpg?w=1024" width="150" height="59" src="http://hobigue.files.wordpress.com/2010/12/prewedd-8.jpg?w=150&#038;h=59" class="attachment-thumbnail" alt="prewedd (8)" /></a>
			</dt></dl><br style="clear: both" />
			<br style='clear: both;' />
		</div>

]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jangan Pernah Berhenti]]></title>
<link>http://emenrizal.wordpress.com/2010/11/28/jangan-pernah-berhenti/</link>
<pubDate>Sun, 28 Nov 2010 04:42:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>emenrizal</dc:creator>
<guid>http://emenrizal.wordpress.com/2010/11/28/jangan-pernah-berhenti/</guid>
<description><![CDATA[Penulis: Gede Prama Sejumlah sejarahwan yakin, bahwa pidato Winston Churchill yang paling berpengaru]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>Penulis: Gede Prama</strong></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><a href="http://emenrizal.files.wordpress.com/2010/11/never-give-up.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-588" title="never give up" src="http://emenrizal.files.wordpress.com/2010/11/never-give-up.jpeg?w=114&#038;h=141" alt="" width="114" height="141" /></a><br />
</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Sejumlah sejarahwan yakin, bahwa pidato Winston Churchill yang paling berpengaruh adalah ketika beliau berpidato di wisuda Universitas Oxford. Churchill mempersiapkan pidato ini selama berjam-jam. Dan ketika saat pidatonya tiba, Churchill hanya mengucapkan tiga kata : ‘never give up’ (jangan pernah berhenti).</span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Sejenak saya merasa ini biasa-biasa saja. Tetapi ketika ada orang yang bertanya ke saya, bagaimana saya bisa berpresentasi di depan publik dengan cara yang demikian menguasai, saya teringat lagi pidato Churchill ini.</span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Banyak orang berfikir kalau saya bisa berbicara di depan publik seperti sekarang sudah sejak awal. Tentu saja semua itu tidak benar. Awalnya, saya adalah seorang pemalu, mudah tersinggung, takut bergaul dan minder. Dan ketika memulai profesi pembicara publik, sering sekali saya dihina, dilecehkan dan direndahkan orang. Dari lafal ‘T’ yang tidak pernah lempeng, kaki seperti cacing kepanasan, tidak bisa membuat orang tertawa, pembicaraan yang terlalu teoritis, istilah-istilah canggih yang tidak perlu, serta segudang kelemahan lainnya.</p>
<p>Tidak bisa tidur beberapa minggu, stress atau jatuh sakit, itu sudah biasa. Pernah bahkan oleh murid dianjurkan agar saya dipecat saja menjadi dosen di tempat saya mengajar.<br />
Pengalaman serupa juga pernah dialami oleh banyak agen asuransi jempolan. Ditolak, dibanting pintu, dihina, dicurigai orang, sampai dengan dilecehkan mungkin sudah kebal. Pejuang kemanusiaan seperti Nelson Mandela dan Kim Dae Jung juga demikian. Tabungan kesulitan yang mereka miliki demikian menggunung. Dari dipenjara,hampir dibunuh, disiksa, dikencingin, tetapi toh tidak berhenti berjuang. </span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Apa yang ada di balik semua pengalaman ini, rupanya di balik sikap ulet untuk tidak pernah berhenti ini, sering bersembunyi banyak kesempurnaan hidup. Mirip dengan air yang menetesi batu yang sama berulang-ulang, hanya karena sikap tidak pernah berhentilah yang membuat batu berlobang.</span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Besi hanya menjadi pisau setelah ditempa palu besar berulang-ulang, dan dibakar api panas ratusan derajat celsius. Pohon beringin besar yang berumur ratusan tahun, berhasil melewati ribuan angin ribut, jutaan hujan, dan berbagai godaan yang meruntuhkan.</span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Di satu kesempatan di awal Juni 1999, sambil menemani istri dan anak-anak, saya sempat makan malam di salah satu restoran di depan hotel Hyatt Sanur Bali. Yang membuat kejadian ini demikian terkenang, karena di restoran ini saya dan istri bertemu dengan seorang penyanyi penghibur yang demikian menghibur. </span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pria dengan wajah biasa-biasa ini, hanya memainkan musik dan bernyanyi seorang diri. Modalnya, hanya sebuah gitar dan sebuah organ. Akan tetapi, ramuan musik yang dihasilkan demikian mengagumkan. Saya dan istri telah masuk banyak restoran dan kafe. Namun, ramuan musik yang dihadirkan penyanyi dan pemusik solo ini demikian menyentuh. Hampir setiap lagu yang ia nyanyikan mengundang kagum saya, istri dan banyak turis lainnya. Rasanya susah sekali melupakan kenangan manis bersama penyanyi ini. Sejumlah uang tip serta ucapan terimakasih saya yang dalam, tampaknya belum cukup untuk membayar keterhiburan saya dan istri.</p>
<p>Di satu kesempatan menginap di salah satu guest house Caltex Pacific Indonesia di Pekan Baru, sekali lagi saya bertemu seorang manusia mengagumkan. House boy (baca : pembantu) yang bertanggungjawab terhadap guest house yang saya tempati demikian menyentuh hati saya. Setiap gerakan kerjanya dilakukan sambil bersiul. Atau setidaknya sambil bergembira dan tersenyum kecil. Hampir semua hal yang ada di kepala, tanpa perlu diterjemahkan ke dalam perintah, ia laksanakan dengan sempurna. Purwanto, demikian nama pegawai kecil ini, melakoni profesinya dengan tanpa keluhan. </span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Bedanya penyanyi Sanur di atas serta Purwanto dengan manusia kebanyakan, semakin lama dan semakin rutinnya pekerjaan dilakukan, ia tidak diikuti oleh kebosanan yang kemudian disertai oleh keinginan untuk berhenti. Ketika timbul rasa bosan dalam mengajar, ada godaan politicking kotor di kantor yang diikuti keinginan ego untuk berhenti, atau jenuh menulis, saya malu dengan penyanyi Sanur dan house boy di atas. Di tengah demikian menyesakkannya rutinitas, demikian monotonnya kehidupan, kedua orang di atas, seakan-akan faham betul dengan pidato Winston Churchill : “</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>never give up</strong></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">.”</span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Anda boleh mengagumi tulisan ini, atau juga mengagumi saya, tetapi Anda sebenarnya lebih layak kagum pada penyanyi Sanur dan house boy di atas. Tanpa banyak teori, tanpa perlu menulis, tanpa perlu menggurui, mereka sedang melaksanakan profesinya dengan prinsip sederhana : “jangan pernah berhenti.”</span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Saya kerap merasa rendah dan hina di depan manusia seperti penyanyi dan pembantu di atas. Bayangkan, sebagai konsultan, pembicara publik dan direktur sebuah perusahaan swasta, tentu saja saya berada pada status sosial yang lebih tinggi dan berpenghasilan lebih besar dibandingkan mereka. Akan tetapi, mereka memiliki mental “never give up” yang lebih mengagumkan.</p>
<p>Kadang saya sempat berfikir, jangan-jangan tingkatan sosial dan penghasilan yang lebih tinggi, tidak membuat mental “never give up” semakin kuat. Kalau ini benar, orang-orang bawah seperti pembantu, pedagang bakso, satpam, supir, penyanyi rendahan, dan tukang kebunlah guru-guru sejati kita. Jangan-jangan pidato inspiratif Winston Churchill &#8211; sebagaimana dikutip di awal &#8211; justru diperoleh dari guru-guru terakhir.</span></span></p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[5 top list Pantai terindah  di Indonesia]]></title>
<link>http://5toplist.wordpress.com/2010/11/08/5-top-list-pantai-terindah-di-indonesia/</link>
<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 04:30:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>adang</dc:creator>
<guid>http://5toplist.wordpress.com/2010/11/08/5-top-list-pantai-terindah-di-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Indonesia merupakan Negara yang kaya akan kekayaan alam dan indah pesona alamnya. Dengan wilayah kep]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Indonesia merupakan Negara yang kaya akan kekayaan alam dan indah pesona alamnya. Dengan wilayah kepulauan yang luas, Indonesia memiliki pantai yang banyak dan indah. Berikut 5 top list Pantai terindah di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more--><strong>1. </strong><strong>Pantai Kuta Bali<br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pantai Kuta</strong> sudah pasti merupakan pantai indah yang merupakan tempat yang wajib dikunjungi jika anda berlibur ke Bali. <strong>Pantai Kuta</strong> adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di Kabupaten Badung sebelah selatan Denpasar, Bali. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (<em>sunset beach</em>). Selain keindahan alamnya, Pantai Kuta juga menjadi tempat olahraga pantai Surfing, karena memiliki ombak yang cukup besar namun aman sehinggga sangat cocok bagi anda yang pemula olahraga surfing.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. </strong><strong>Pantai Sanur Bali<br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Selain Pantai Kuta,<strong> Pantai Sanur</strong> menjadi tempat tujuan kedua yang juga wajib dikunjungi jika berlibur ke Bali, sehingga ada yang berkata<em>,”belum lengkap liburan ke Bali jika belum ke Pantai Kuta dan Pantai Sanur.”</em> Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Pantai Kuta cocok untuk melihat matahari tenggelam (<em>sunset beach</em>) maka Pantai Sanur merupakan tempat yang indah untuk melihat matahari terbeit (<em>sunrise beach</em>). Selain itu Pantai Sanur merupakan lokasi yang tepat bagi anda yang ingin berolahraga surfing.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. </strong><strong>Pantai Parai Tenggiri Bangka Belitung<br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Nama <strong>Pantai Parai Tenggiri</strong> mungkin masih asing bagi beberapa orang. Pantai Parai Tenggiri terletak di kawasan daerah Matras, Sungailiat, Bangka Belitung. Pantai Parai Tenggiri sering dijadikan obyek wisata dan terkenal dengan batuan granit berbagai ukuranmulai dikenal orang setelah beredarnya film<strong> “Laskar Pelangi”</strong> yang berkisah seputar anak-anak di Bangka Belitung.</p>
<p style="text-align:justify;">Pantai Parai Tenggiri Merupakan satu-satunya kawasan tujuan wisata pantai bertarap internasional yang patut dibanggakan dipulau bangka. Hampir semua fasilitas tersedia, mulai dari akomodasi, restauran, bar and grill, café, kolam renang, bahkan sport and leisure.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. </strong><strong>Pantai Bunaken Manado</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pantai Bunaken</strong> merupakan pantai yang paling terkenal di Manado Sulawesi Utara. Pantai Bunaken merupakan pantai yang terdapat di Pulau Bunaken. Selain pantainya yang indah, pengunjung juga dapat menikmati indahnya <strong>Taman Laut Bunaken</strong> dengan melakukan <strong>Selam Scuba di Bunaken</strong>. Untuk menuju Pantai Bunaken sangat mudah, anda hanya memerlukan waktu ± 30 menit dari Pelabuhan Kota Manado.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. </strong><strong>Pantai Pelabuhan Ratu</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Berbeda dengan pantai yang sebelumnya telah disebutkan, selain keindahan alam <strong>Pantai Pelabuhan Ratu</strong> memiliki daya tarik mistik yang juga menarik banyak wisatawan untuk datang berkunjung ke Pantai Pelabuhan Ratu. <strong>Pantai Pelabuhan Ratu</strong>, adalah sebuah tempat wisata di pesisir Samudra Hinda di selatan Jawa Barat sekitar 60 km ke arah selatan dari Kota Sukabumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pantai Pelabuhan Ratu dikenal memiliki ombak yang sangat kuat dan karena itu berbahaya bagi perenang pantai. Topografinya berupa perpaduan antara pantai yang curam dan landai, tebing karang terjal, hempasan ombak, dan hutan cagar alam.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MELIHAT MATAHARI TERBIT DI PANTAI SANUR, DENPASAR]]></title>
<link>http://siischlepp.wordpress.com/2010/10/20/melihat-matahari-terbit-di-pantai-sanur-denpasar/</link>
<pubDate>Wed, 20 Oct 2010 06:07:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>siischlepp</dc:creator>
<guid>http://siischlepp.wordpress.com/2010/10/20/melihat-matahari-terbit-di-pantai-sanur-denpasar/</guid>
<description><![CDATA[Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar. Pantai i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://siischlepp.files.wordpress.com/2010/10/pantai-sanur-di-bali-melancaran-blogspot.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-66" title="Pantai Sanur di Bali - Melancaran Blogspot" src="http://siischlepp.files.wordpress.com/2010/10/pantai-sanur-di-bali-melancaran-blogspot.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar. Pantai ini terletak di sebelah Timur dan Selatan desa Sanur, yang merupakan tepi Samudra Indonesia sebelah Selatan Pulau Bali. Tempat itu terkenal sejak dahulu kala, terutama ketika terjadi perang Puputan Badung pada tanggal 20 September 1906 dimana Belanda mendaratkan tentaranya di sana. Dalam sejarah Bali Kuno pantai Sanur juga terkenal, dan masdih ada tugu batu tertulis yang merupakan Prasasti Raja Kasari Warmadewa yang berkeraton di Singhadwala tahun 917, dimana sekarang terdapat di Blanjong Bagian Selatan Pantai Sanur.</p>
<p>Di kalangan Pariwisata, pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayeur bersama istrinya Ni Polok yang menetap di sana sejak tahun 1937 dan mengadakan pameran lukisan karyanya sendiri. Daya tarik pantai Sanur sebelah Utaranya melingkar seperti setengah lingkaran dan bagian Selatannya berbelok dari Timur ke Barat, dimana gelombang air lautnya tak begitu besar dan bila airnya surut terlihatlah batu karang yang membentang berwarna-warni. Pada hari mendekati bulan mati air lautnya naik dan gelombangnya agak besar. Di sebelah Tenggara terlihatlah gugusan pulau Nusa Penida di seberang laut dan di sebelah Timur kelihatan panorama pantai Selatan Pulau Bali dengan gunungnya.</p>
<p>Pemandangan pantai Sanur juga terlihat indah pada sore hari, karena keadaan air laut biasanya surut dan gelombangnya merupakan riak kecil. Gugusan pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di seberang laut terlihat dari Pantai Sanur sebelah Selatan. Panorama pantai Sanur sebelah Selatan lebih indah dilihat pada pagi hari. Tempat meninjau yang strategis adalah bagian Timur, di Semawang dan Mertasari. Keadaan udara di sana terasa segar dan bertiup angin laut yang nyaman. Suasana di sepanjang pantai Sanur terang dan teduh karena penuh dengan pohon besar. Pantai Sanur baik untuk menikmati matahari terbit (Sun Rise)dan berjemur di sepanjang pantai yang berpasir putih.</p>
<p>Lokasi</p>
<p>Pantai Sanur jaraknya 6 Km dari pusat kota Denpasar, dapat dicapai dengan mobil, sepeda motor atau kendaraan umum yang menghubungkan pantai Sanur dengan Kota Denoasar. Kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpasar, sehingga tidak ada kesulitan masalah angkutan. Pantai Sanur sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan Mancanegara oleh wisatawan Mancanegara maupun Nusantara.</p>
<p>Hari Minggu dan hari libur, tempat itu menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk rekreasi sambil mandi di laut. Pada hari bulan Purnama malamnya banyak orang datang santai dan mandi ke sana, sambil melihat keindahan pantai di malam hari. Selain pantainya Museum Le Mayeur juga banyak menari minat wisatawan.</p>
<p>Fasilitas</p>
<p>Fasilitas yang terdapat di sana antara lain adanya Hotel bertaraf Internasional seperti Hotel Grand Bali Beach, Hotel Hyatt, Hotel Sanur Beach, Hotel Sindu Beach dan banyak lagi sepanjang Timur dan Tenggara pantai Sanur. Kios barang kesenian dan Art Shop juga banyak di sana. Akomodasi dan Restourant untuk wisatawan cukup banyak tersedia yang senantiasa siap melayani kepentingan para wisatawan.</p>
<p><a title="sumber" href="http://www.iloveblue.com/bali_gaul_funky/artikel_bali/detail/758.htm">sumber</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pantai Sanur]]></title>
<link>http://wisatabaliii.wordpress.com/2010/06/08/pantai-sanur/</link>
<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 10:24:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>wisatabaliii</dc:creator>
<guid>http://wisatabaliii.wordpress.com/2010/06/08/pantai-sanur/</guid>
<description><![CDATA[Pantai Sanur adalah salah satu pantai yang menarik di Pulau Bali. Pantai ini memiliki panjang 3 kilo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pantai Sanur adalah salah satu pantai yang menarik di Pulau Bali. Pantai ini memiliki panjang 3 kilometer dengan garis pantai menghadap ke timur. Pantai Sanur terkenal dengan pantainya yang berwarna putih bersih dan lembut. Disamping itu, pantai Sanur merupakan pantai yang berbatu karang sehingga memiliki kelebihan tersendiri.</p>
<p>Dibandingkan dengan Kuta, kawasan Sanur menyediakan tempat menginap yang relatif lebih mahal namun tenang. Dibandingkan dengan Nusa Dua, Sanur menawarkan harga yang sedikit lebih murah.</p>
<p>Kawasan pantai Sanur merupakan alternatif bagi para turis lokal maupun mancanegara yang ingin menghindari nuansa hiruk pikuk seperti Kuta, Legian atau Seminyak. Di area ini ketenangan dan kenyamanan adalah prioritas utama. Bagi yang suka menikmati matahari terbit (sunrise) maka Sanur adalah tempat yang sangat tepat.</p>
<p>Seperti halnya terutama di area Nusa Dua, di Sanur juga terdapat hotel-hotel kelas dunia. Disini berdiri Hyatt Sanur Bali, Sanur Beach Hotel, Mercure Resort Sanur, Grand Bali Beach yang memiliki lapangan golf di areal hotelnya. Selain itu sebagian besar semua hotel berbintang yang ada di Sanur bisa dipastikan memiliki pantai sendiri (private beach) di bagian belakang hotel. Jadi kehidupan kelas dunia dengan tinggal di hotel-hotel bertarif mahal masih bisa Anda dapatkan di kawasan Sanur.<br />
<a href="http://wisatabaliii.files.wordpress.com/2010/06/sunrise_pantai_sanur.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-43" title="sunrise_pantai_sanur" src="http://wisatabaliii.files.wordpress.com/2010/06/sunrise_pantai_sanur.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://www.baliwebby.com/pantai-di-bali/pantai-sanur.php" rel="nofollow">http://www.baliwebby.com/pantai-di-bali/pantai-sanur.php</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Objek wisata bali]]></title>
<link>http://hannymaniez.wordpress.com/2010/05/19/objek-wisata-bali/</link>
<pubDate>Wed, 19 May 2010 12:36:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>hannymaniez</dc:creator>
<guid>http://hannymaniez.wordpress.com/2010/05/19/objek-wisata-bali/</guid>
<description><![CDATA[Bali merupakan Pulau yang dikenal dengan sebutan Pulau Dewata. Bali banyak menyimpan pesona alam yan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bali merupakan Pulau yang dikenal dengan sebutan Pulau Dewata. Bali banyak menyimpan pesona alam yan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pantai Sanur]]></title>
<link>http://baliterkini.wordpress.com/2009/09/06/pantai-sanur/</link>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 12:13:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>baliterkini</dc:creator>
<guid>http://baliterkini.wordpress.com/2009/09/06/pantai-sanur/</guid>
<description><![CDATA[Pantai ini terletak di sebalah timur kota Denpasar dan sudah terkenal sejak dahulu kala, yaitu ketik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pantai ini terletak di sebalah timur kota Denpasar dan sudah terkenal sejak dahulu kala, yaitu ketik]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Main pasir di pantai Sanur]]></title>
<link>http://balidigital.wordpress.com/2009/06/02/main-pasir-di-pantai-sanur/</link>
<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:00:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>balidigital</dc:creator>
<guid>http://balidigital.wordpress.com/2009/06/02/main-pasir-di-pantai-sanur/</guid>
<description><![CDATA[Hari minggu sore kira-kira jam 16.00 Wita cuaca mendung, tetapi tidak menyurutkan niat kami untuk me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hari minggu sore kira-kira jam 16.00 Wita cuaca mendung, tetapi tidak menyurutkan niat kami untuk mengajak anak saya &#8216;Vito&#8217; main ke pantai Sanur. Itu memang rencana kami seminggu yang lalu untuk mengajak Vito ke pantai, selain vito sendiri yang meminta untuk main ke pantai. Vito sekarang baru umur 2 th 8 bulan tetapi dia sudah mulai belajar mengungkapkan keinginannya sendiri. Kira-kira jam 16.30 Wita kita berangkat dengan motor bertiga. Perjalanan ke pantai Sanur dari rumah kami hanya ditempuh 30 menit perjalanan karena tidak begitu jauh. Sesampainya di Sanur ternyata ramai sekali sampai-sampai mau parkir aja susah setentah mati, untung ada orang yang mau keluar dari parkiran sehingga kita bisa memarkir motor kita. Vito menunjukkan kegembiraannya ketika menginjakkan kakinya ke pasir yang lembut itu, meskipun cuaca mendung tetapi tidak masalah. Terlihat banyak anak seusia Vito sedang mandi bersama orang tua atau keluarga yang lain. Vito masih agak takut dengan ombak jadi kami memutuskan untuk main di tepi saja. Tidak lupa saya mengambil kamera dari tas dan juga Tripod saya siapkan untuk menyangga kamera supaya bisa foto bersama. Setelah beberapa kali memotret, saya pun memilih memotret dengan cara canded untuk mengabadikan ekspresi Vito bersama mamanya &#8216;Novi&#8217;.</p>
<p>Ada sebuah istana pasir yang dibuat oleh 3 anak, merekapun meminta difoto kata mereka &#8220;om tolong foto kami&#8230;&#8221;, maka sayapun mengiyakan permintaan mereka sambil membidik mereka dengan mode Manual kamera aku set supaya mendapatkan situasi yang sesungguhnya. Ketika mereka bertiga meninggalkan istana pasir buatannya maka vito menghampirinya dan bermain disana, nampak kegembiraan di raut wajahnya. Kira-kira jam 18.30 Wita kami memutuskan untuk pulang karena angin laut terasa dingin, kami pikir tidak baik buat kesehatannya Vito. Sebelum kami ke tempat parkir kamipun menyempatkan diri untuk membeli jagung bakar, saya pesen dua buah jagung bakar satu untuk vito dan mamanya yang tidak pedas sedangkan satunya lagi buat saya yang pedas. Beberapa saat makan jagung kemudian kamipun meninggalkan Sanur, lampu mati pada waktu itu hingga perjalanan pulang kami terganggu dengan macetnya transportasi di sekitar sana karena rambu lalulintas mati. Dengan sabar saya kendarai motor itu perlahan hingga kami dapat ruang untuk masuk ke tempat yang tidak macet hingga sampai di rumah dengan selamat.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-20" title="IMG_1126" src="http://balidigital.files.wordpress.com/2009/06/img_1126.jpg?w=300&#038;h=200" alt="Lokasi foto di pantai Sanur" width="300" height="200" /></p>
<p>Lokasi foto di pantai Sanur</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Diary di Bali...part 2]]></title>
<link>http://cupidokidz.wordpress.com/2009/02/26/diary-di-balipart-2/</link>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 04:20:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>cupidokidz</dc:creator>
<guid>http://cupidokidz.wordpress.com/2009/02/26/diary-di-balipart-2/</guid>
<description><![CDATA[Hari kedua di Bali neh : 1. Nonton Tari Barong dan Keris Biasa banget, rada2 boring. 2. Kintamani Ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Hari kedua di Bali neh :</em></strong></p>
<p><em>1. Nonton Tari Barong dan Keris</em></p>
<p>Biasa banget, rada2 boring.</p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01228.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-399" title="dsc01228" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01228.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc01228" width="300" height="225" /></a></p>
<p><em>2. Kintamani</em></p>
<p>Mampir makan trus liat Gunung Batur dan Danau Batur, eh bener gak seh namnaya itu??hehehe.</p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01239.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-400" title="dsc01239" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01239.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc01239" width="300" height="225" /></a></p>
<p><em>3. Pantai Sanur</em></p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01241.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-401" title="dsc01241" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01241.jpg?w=494&#038;h=371" alt="dsc01241" width="494" height="371" /></a></p>
<p> </p>
<p><strong><em>Hari ketiga di Bali :</em></strong></p>
<p><em>1. Hutan Pala Sangeh</em></p>
<p>Hutannya para munyuk &#8211; munyuk.</p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01289.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-402" title="dsc01289" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01289.jpg?w=225&#038;h=300" alt="dsc01289" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01280.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-403" title="dsc01280" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01280.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc01280" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01287.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-407" title="dsc01287" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01287.jpg?w=225&#038;h=300" alt="dsc01287" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01303.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-409" title="dsc01303" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01303.jpg?w=495&#038;h=660" alt="dsc01303" width="495" height="660" /></a></p>
<p><em>2. Danau Bedugul</em></p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01320.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-410" title="dsc01320" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01320.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc01320" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Selesai sudah liburan di Bali, waktunya pulang ke Jogja.Bye Bali&#8230;</p>
<p><a href="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01327.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-411" title="dsc01327" src="http://cupidokidz.files.wordpress.com/2009/02/dsc01327.jpg?w=494&#038;h=371" alt="dsc01327" width="494" height="371" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Akhir PekaN Di PantAi SaNur]]></title>
<link>http://departalahne.wordpress.com/2009/01/20/akhir-pekan-di-pantai-sanur/</link>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 02:01:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>departa</dc:creator>
<guid>http://departalahne.wordpress.com/2009/01/20/akhir-pekan-di-pantai-sanur/</guid>
<description><![CDATA[Seminggu bergelut dengan rutinitas kerja,tugas kuliah yang berjibun membuat penat diri dan rasa hati]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;font-family:Arial;"><a href="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc00426.jpg?w=300"><img class="alignleft size-medium wp-image-400" title="dsc00426" src="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc00426.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc00426" width="300" height="225" /></a>Seminggu bergelut dengan rutinitas kerja,tugas kuliah yang berjibun membuat penat diri dan rasa hati. Mengisi liburan akhir pekan,Sore kali ini aku putuskan untuk melancong<span>  </span>kepantai sanur menikmati deru ombak yang tidak terlalu besar dengan suasana tenang sambil menikmati enaknya jagung bakar.<!--more--> </span><span class="verdana8point"><span style="font-size:14pt;font-family:Arial;"><a href="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc00435.jpg?w=300"><img class="alignleft size-medium wp-image-416" title="dsc00435" src="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc00435.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc00435" width="300" height="225" /></a></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:Arial;">Selain Pantai Kuta, Pantai Sanur menjadi <strong><span style="font-family:Arial;">tempat rekreasi favorit untuk liburan keluarga di Bali</span></strong> bagi orang-orang lokal maupun wisatawan. Di pantai sanur banyak kegiatan bisa kita kerjakan,mulai dari kegiatan berenang, main kano, jogging, olahraga watersport, dll. <a href="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc004191.jpg?w=300"><img class="alignleft size-medium wp-image-414" title="dsc004191" src="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc004191.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc004191" width="300" height="225" /></a>Dipantai sanur kita juga bisa melihat tepian pasir pantai yang berbeda, Dimana ada yang berwarna hitam dan ada yang berwarna putih, pemandangan yang jarang terjadi ditempat lain,benar-benar karya agung yang maha sempurna dari yang Maha Pencipta yang benar-benar selalu kukagumi sampai sekarang.<br />
<span class="verdana8point">Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar. Pantai ini terletak di sebelah Timur dan Selatan desa Sanur, yang merupakan tepi Samudra Indonesia sebelah Selatan Pulau Bali.</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="verdana8point"><span style="font-size:14pt;font-family:Arial;"><a href="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc004241.jpg?w=300"><img class="alignleft size-medium wp-image-415" title="dsc004241" src="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc004241.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc004241" width="300" height="225" /></a>Pantai Sanur jaraknya 6 Km dari pusat kota Denpasar, dapat dicapai dengan mobil, sepeda motor atau kendaraan umum yang menghubungkan pantai Sanur dengan Kota Denpasar. Kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpasar, sehingga tidak ada kesulitan masalah angkutan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="verdana8point"><span style="font-size:14pt;font-family:Arial;">Hari Minggu dan hari libur, tempat itu menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk rekreasi sambil mandi di laut. Pada hari bulan Purnama malamnya banyak orang datang santai dan mandi ke sana, sambil melihat keindahan pantai di malam hari. Selain pantainya Museum Le Mayeur juga banyak menarik minat wisatawan. <span style="font-size:14pt;font-family:Arial;"><br />
<span class="verdana8point"><a href="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc004291.jpg?w=300"><img class="alignleft size-medium wp-image-417" title="dsc004291" src="http://departalahne.files.wordpress.com/2009/01/dsc004291.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc004291" width="300" height="225" /></a>Fasilitas yang terdapat di sana antara lain adanya Hotel bertaraf Internasional seperti Hotel Grand Bali Beach, Hotel Hyatt, Hotel Sanur Beach, Hotel Sindu Beach dan banyak lagi sepanjang Timur dan Tenggara pantai Sanur. Kios barang kesenian dan Art Shop juga banyak di sana. Akomodasi dan Restourant untuk wisatawan cukup banyak tersedia yang senantiasa siap melayani kepentingan para wisatawan.</span></span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Relawan Asian Beach Games 2008]]></title>
<link>http://koranolahraga.wordpress.com/2008/10/21/relawan-asian-beach-games-2008/</link>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 06:39:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Dimas Gantengs</dc:creator>
<guid>http://koranolahraga.wordpress.com/2008/10/21/relawan-asian-beach-games-2008/</guid>
<description><![CDATA[ABG bekerja sukarela di Asian Beach Game bukan tanpa bayaran. Mereka justru mendapat upah yang lumay]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>ABG bekerja sukarela di Asian Beach Game bukan tanpa bayaran. Mereka justru mendapat upah yang lumayan dan tak harus khawatir dengan urusan kuliah.  kampus memberikan dispensasi bagi relawan yang kuliah. Relawan direkrut langsung oleh dosennya.</p>
<p>Pengalaman menjadi jadi hal yang paling utama. Relawan menyatakan, Untuk pengalaman pekerjaan ini sangat berharga dan nanti kita juga mendapat sertifikat.</p>
<p>Para relawan yang berjaga di Pantai Sanur tak akan kelaparan berjaga karena mendapat jatah makan. Mereka dibayar 100.000 rupiah sehari. Tapi kalau yang lialison officer dibayar 250.000 rupiah.</p>
<p>Ribuan relawan lainnya mulai bertugas sejak Jumat (17/10/2008) lalu hingga penutupan ABG yang akan berlangsung pada Minggu (26/10/2008) mendatang.</p>
<p>Penempatan tugas jauh dengan tempat tinggal sangat disayangkan . Relawan yang juga kebagian bertugas di Pantai Sanur ternyata bertempat tinggal cukup jauh karena harus menempuh 30 menit dengan sepeda motor.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Holiday Time]]></title>
<link>http://penjahatcinta.wordpress.com/2008/08/06/holiday-time/</link>
<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 12:47:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>penjahatcinta</dc:creator>
<guid>http://penjahatcinta.wordpress.com/2008/08/06/holiday-time/</guid>
<description><![CDATA[Kemana ya liburan nanti.. Laghawa Beach Inn Terletak di Pantai Sanur, Laghawa Beach Inn mempunyai ak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kemana ya liburan nanti..</p>
<p><a href="http://penjahatcinta.files.wordpress.com/2008/08/pool.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-70" src="http://penjahatcinta.files.wordpress.com/2008/08/pool.jpg?w=300&#038;h=178" alt="" width="300" height="178" /></a><strong>Laghawa Beach Inn</strong></p>
<p>Terletak di Pantai Sanur, Laghawa Beach Inn mempunyai akses yang mudah ke semua tempat wisata lainnya yang layak untuk dikunjungi. Pantai Sanur yang hanya&#8230;.</p>
<p><!--more--></p>
<p>selemparan batu menawarkan beragam aktifitas olah raga air dan beragam pilihan untuk berberlanja dan tempat bersantap berkelas.<br />
Laghawa Beach Inn memiliki taman yang ditata dengan aneka tumbuhan tropis seluas 2 hektar, persis di area pantai Sanur dengan pasirnya yang putih, menghadap ke Samudera Indonesia sehingga Anda bisa menikmati terbitnya matahari yang begitu indah. Jarak ke ke Denpasar hanya 5 kilometer dan 15 menit dari Bandar Udara  Internasional Ngurah Rai.</p>
<p><strong>Fasilitas  dan aktivitas yang ditawarkan:</strong><strong> </strong><br />
Kolam renang<br />
Restauran Laghawa Gong<br />
Layanan Sewaan Mobil<br />
Layanan Tur Sehari<br />
Layanan Internet<br />
Masage tradisional<br />
<strong>Fasilitas Kamar yang tersedia</strong>:<br />
AC<br />
Bungalow Dengan gaya Bali<br />
Teras tersendiri<br />
Kipas Angin<br />
Kamar Mandi tersendiri<br />
Shower  Dengan Air Panas dan Dingin</p>
<p>sumber:www.laghawahotels.com</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
