<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pasukan-khusus &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/pasukan-khusus/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pasukan-khusus"</description>
	<pubDate>Thu, 23 May 2013 09:38:15 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[7 Pasukan Khusus Yang Dimiliki Indonesia]]></title>
<link>http://jagadfakta.wordpress.com/2012/09/26/7-pasukan-khusus-yang-dimiliki-indonesia/</link>
<pubDate>Wed, 26 Sep 2012 06:20:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>aneuknanggroe89</dc:creator>
<guid>http://jagadfakta.wordpress.com/2012/09/26/7-pasukan-khusus-yang-dimiliki-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Berikut ini adalah 7 jenis pasukan elit yang dimiliki pemerintah kita Indonesia, masing &#8211; masi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>        Berikut ini adalah 7 jenis pasukan elit yang dimiliki pemerintah kita Indonesia, masing &#8211; masing pasukan punya kelebihan dan keterampilan khusus, baik untuk bertahan ataupun untuk kesuksesan misi, simak berikut ini dan tentukan favorit anda</p>
<p>1. Korps Brimob:<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/brimob.jpg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/brimob.jpg?w=150&#038;h=110" alt="" title="brimob" width="150" height="110" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1646" /></a><br />
Brimob termasuk  satuan elit dalam jajaran kesatuan Polri, Brimob juga tergolong ke dalam sebuah unit paramiliter ditinjau dari tanggung jawab dan lingkup tugas kepolisian.</p>
<p>2. Densus 88 antiteror:<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/densus.jpg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/densus.jpg?w=150&#038;h=107" alt="" title="densus" width="150" height="107" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1647" /></a>Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan.<!--more--></p>
<p>3. Batalyon raider:<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/raider.jpg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/raider.jpg?w=150&#038;h=93" alt="" title="raider" width="150" height="93" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1648" /></a>Batalyon Raider adalah satu batalyon pasukan elit infanteri Tentara Nasional Indonesia (TNI).<br />
Raider adalah kualifikasi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dilatih untuk menguasai 3 kemampuan. Kemampuan tersebut adalah:</p>
<p>I. Kemampuan sebagai pasukan anti-teroris untuk pertempuran jarak dekat.<br />
II. Kemampuan sebagai pasukan lawan gerilya dengan mobilitas tinggi.<br />
III. Kemampuan untuk melakukan pertempuran-pertempuran berlanjut (panjang).</p>
<p>4. Kostrad Tontaipur:<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/tontaipur.jpg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/tontaipur.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="tontaipur" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1649" /></a><br />
Peleton Intai Tempur (Tontaipur) merupakan satuan elite Kostrad terbaru, diresmikan pada tanggal 4 Agustus 2001. Setelah latihan secara intensif selama lima bulan, 97 pasukan yang diseleksi dari Brigade Infantri 9 dan Brigade Infantri 13 Kostrad menjadi prajurit-prajurit pertama satuan elite ini.</p>
<p>Sesuai kualifikasinya, Tontaipur akan diterjunkan untuk misi pengintaian jarak jauh ke wilayah musuh dan melakukan penghancuran terhadap sasaran-sasaran penting. Diantara perlengkapan yang dibawa, mereka akan dibekali senapan serbu khusus berikut teropong bidik malam (NVG, night vision goggle). Tiap personel Tontaipur ini memiliki kemampuan operasi sekaligus di tiga matra, yakni di darat, laut, dan udara.</p>
<p>Uji coba pertama bagi Tontaipur adalah operasi penumpasan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).</p>
<p>5. Phaskhas TNI-AU:<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/paskhas.jpg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/paskhas.jpg?w=150&#038;h=108" alt="" title="paskhas" width="150" height="108" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1650" /></a><br />
Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (disingkat Korpaskhasau, Paskhas atau sebutan lainnya Baret Jingga), merupakan pasukan (khusus) yang dimiliki TNI-AU. Paskhas merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra: laut, darat, udara. Dalam operasinya, tugas dan tanggungjawab Paskhas lebih ditujukan untuk merebut dan mempertahankan pangkalan udara dari serangan musuh, untuk selanjutnya menyiapkan bagi pendaratan pesawat kawan. Kemampuan ini disebut dengan Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD).</p>
<p>6. Kopaska TNI-AL:<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/kopaskhas.jpg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/kopaskhas.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" title="kopaskhas" width="150" height="100" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1651" /></a><br />
Komando Pasukan Katak atau lebih dikenal dengan sebutan Kopaska didirikan 31 Maret 1962 oleh Presiden Sukarno untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya. Satu grup di Armada Barat di Jakarta, dan satu grup di Armada Timur di Surabaya. Tugas utama mereka adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.</p>
<p>Detasemen Jala Mangkara (disingkat Denjaka) adalah sebuah detasemen pasukan khusus TNI Angkatan Laut. Denjaka adalah satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib Korps Marinir TNI-AL.<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/denjaka.jpg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/denjaka.jpg?w=150&#038;h=99" alt="" title="Security at United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC)" width="150" height="99" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1652" /></a></p>
<p>7. Kopassus TNI-AD:<br />
<a href="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/kopassus.jpeg"><img src="http://jagadfakta.files.wordpress.com/2012/09/kopassus.jpeg?w=150&#038;h=99" alt="" title="kopassus" width="150" height="99" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1653" /></a>Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Bala Pertahanan Pusat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah. Kopassus memiliki moto Berani, Benar, Berhasil.\</p>
<p><a href="http://terselubung.blogspot.com/2012/09/7-pasukan-khusus-yang-dimiliki-indonesia.html" title="sadfasf">sumber</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[US Green Berets ]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2012/02/23/us-green-berets/</link>
<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 12:57:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2012/02/23/us-green-berets/</guid>
<description><![CDATA[US Green Beret Prajurit Green Beret, atau dikenal dengan prajurit “Baret hijau”, merupakan unit temp]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY">US Green Beret</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2012/02/us_army_special_forces_green_berets_5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-237" title="us_army_special_forces_green_berets_5" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2012/02/us_army_special_forces_green_berets_5.jpg?w=326&#038;h=240" alt="" width="326" height="240" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">Prajurit Green Beret, atau dikenal dengan prajurit <em>“Baret hijau”</em>, merupakan unit tempur yang siap untuk segala jenis peperangan inkonvensional dan misi-misi rahasia. Dikenal sebagai <em>United States Army Special Operations Command</em> (USASOC). Awal mulai unit ini adalah pada oktober tahun 1961. Pada tahun-tahun awal Prajurit baret hijau, para komando AD AS mengetahui dan mengendus sifat elite dari kesatuan reguler tersebut. Akan tetapi, Presiden John. F Kennedy (1917-1963) melihat kebutuhan akan prajurit semacam ini. Dukungannya kemudian berujung pada pemekaran organisasi.</p>
<p align="JUSTIFY">Peran Prajurit baret hijau ini sebagian besar berupa pengumpulan informasi intelijen dan serangan tempur di belakang garis musuh. Mereka juga terlibat didalam pelatihan pasukan anti-pemberontak di wilayah musuh, dengan misi inkonvensional dan anti-teroris. Ukuran dan cakupan operasi Green Beret yang luas, memberikan banyak pilihan bagi Presiden AS saat ada situasi yang membutuhkan pendekatan militer.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">METODE PENGGELARAN</p>
<p align="JUSTIFY">Green Beret mampu masuk dan keluar dari suatu area operasi melalui jalur darat, udara, dan laut. Melalui jalur laut, mereka menggunakan perahu kecil dan kano, juga bisa dengan berenang ke daratan, atau melalui penyelaman bawah laut dengan alat bantu pernapasan yang tidak menghasilkan gelembung udara sehingga keberadaan mereka tidak dapat terdeteksi musuh. Untuk penggelaran di darat, Green Beret menggunakan segala jenis transportasi militer, mulai dari sepeda motor beroda empat hingga mobil segala medan 4&#215;4. Untuk penggelaran melalui udara, setiap prajurit merupakan prajurit yang terlatih dengan kualifikasi Para (prajurit parasut) dan merupakan penerjun yang handal. Dan mereka merupakan unit yang ideal untuk penggelaran prajurit parasut yang membutuhkan penerjunan gerak cepat.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">ORGANISASI DAN LATIHAN</p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">Terdapat tujuh grup dalam unit ini. Masing-masing grup berkekuatan 1.200 personel dan bermarkas di Fort Bragg, North Carolina. Selain itu, 75<sup>th</sup> Ranger Regiment dapat dipanggil untuk menyediakan penggelaran pasukan gabungan. Green Beret juga memiliki tiga grup <em>Psychoogical Operations </em>(Psyop units)- yang menerapkan sejumlah taktik psikologis perang, melalui siaran radio, media televisi, untuk mempengaruhi emosi, moral dan perilaku musuh dan penduduk sipil. Disamping itu, mereka memiliki <em>Batalion Civil Affairs</em>- yang bertugas menangani administrasi wilayah yang diduduki, berurusan dengan pengungsi, memberi bantuan kemanusiaan, serta melakukan hubungan dengan pemerintahan lain.</p>
<p align="JUSTIFY">Pendidikan prajurit Green Beret mencakup kursus penilaian dan seleksi <em>(Assesment and Selection)</em> yang berdurasi 23 hari. Mulai dari ujian kebugaran, stabilitas kejiwaan, kegigihan dan ketabahan, dan kepemimpinan, yang kesemuanya dilakukan dalam kondisi yang penuh tekanan. Pendidikan terdiri dari latihan navigasi <em>US Special Forces,</em> yang harus diselesaikan sambil membawa beban yang berat dan dipersenjatai senjata laras panjang. Dengan jarak 18km, pelatihan ini adalah pelatihan kursus navigasi AD yang memiliki jarak terjauh di antara pelatihan pasukan elite AS lainnya.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">PELATIHAN SENJATA</p>
<p align="JUSTIFY">Salah satu peran utama Prajurit Green Beret selama masa perang adalah mengadakan dan melatih pasukan tempur yang berasal dari warga sipil. Fungsi mereka dengan menggelar pelatihan senjata bagi penduduk lokal sangatlah efektif. Menenangkan hati penduduk dan membantu mereka meraih kesuksesan melawan musuh mereka yang memerlukan keahlian berbahasa yang baik, serta organisasi yang baik.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-size:small;">Disadur dari; Majalah <em>Ultimate Special Forces</em> – Versi Terjemahan Bahasa Indonesia – Hugh McManners</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ranger AD AS]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2012/02/23/ranger-ad-as/</link>
<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 12:52:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2012/02/23/ranger-ad-as/</guid>
<description><![CDATA[US ARMY RANGER   Pasukan Ranger Angkatan Darat AS merupakan pasukan elite yang berkekuatan tiga bata]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY">US ARMY RANGER</p>
<p align="JUSTIFY"> <a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2012/02/gunsights.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-231" title="gunsights" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2012/02/gunsights.jpg?w=425&#038;h=313" alt="" width="425" height="313" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">Pasukan Ranger Angkatan Darat AS merupakan pasukan elite yang berkekuatan tiga batalion yang digunakan sebagai fungsi tempur infanteri konvensional maupun khusus. Dengan sejarah panjang dari abad ke-17. Saat ini, Pasukan Ranger menjadi salah satu unit Tentara AS yang paling fleksibel, prajurit tangguh, dan dengan satu batalion yang selalu siap kapanpun untuk ditugaskan di manapun di seluruh dunia.</p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">Ranger dibentuk lewat peperangan inkonvensional. Pasukan perbatasan <em>“Ranger”</em> melawan orang Indian pada akhir abad ke-17. Pada tahun 1756 Mayor Robert Rogers (1731-1795) membentuk 9 kompi Ranger, menerapkan taktik gerilya dalam perang Perancis dan Indian (1754-1763). seperti dikenal masyarakat Amerika sebagai seven years wars (Perang tujuh tahun). Ranger juga ikut terlibat dalam Revolusi Amerika (1777-1783) dan Perang sipil (1861-1865). Namun masa dimana Pasukan Ranger modern lahir adalah pada masa Perang Dunia II (1939-1945).</p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">Pasca perang Korea (1950-1953), Ranger secara resmi dibubarkan, walau program pelatihannya dipertahankan untuk menerapkan latihan kepemimpinan unit elite. Kemudian unit Ranger diaktifkan kembali pada saat perang Vietnam (1961-1975) di dalam 13 kompi 75<sup>th</sup> Infantry Regiment. Dan diaktifkan kembali sebagai 1<sup>st</sup> dan 2nd Battalions 75<sup>th</sup> Infantry (Ranger) Regiment. Lalu 3<sup>rd</sup> Batalion ditambahkan pada tahun 1980-an, dengan total kekuatan resimen menjadi 2.500 personel. Ranger telah terlibat hampir di seluruh kampanye perang Amerika Serikat sejak pertengahan tahun 70-an hingga operasi militer pasca penyerangan 11 September 2001, di Afghanistan tahun 2002, dan operasi di Irak pada tahun 2003.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">OPERASI RANGER</p>
<p align="JUSTIFY">75<sup>th</sup> berada di bawah payung <em>US Joint Special Operations Command</em> (Komando Gabungan Operasi Khusus). Fungsi mereka adalah menyediakan operasi khusus, baik mendukung pasukan AS/Sekutu, reguler atau bisa juga sebagai grup serang gabungan. Terdapat 1 peleton pasukan intai jarak jauh untuk misi di belakang garis musuh, pasukan penyelam tempur serta pasukan parasut gerak cepat.</p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">Ranger menekankan pada kesiap-siagaan yang intens dan selalu stand-by dimanapun dan kapanpun. 1 Batalion Rangern yang dikenal sebagai <em>Ranger Ready Force</em> (RRF), pasukan gerak cepat Ranger, dikonfigurasi untuk memungkinkan dilakukannya misi operasional dalam 18 jam setelah perintah diterima. Dengan mobilitas tinggi ini, berarti unit Ranger hanya dipersenjatai secara ringan. Senjata pendukung mereka termasuk mortir 60mm, 81mm, 120mm, serta rudal anti-tank <em>Javelin</em>, dan sistem pertahanan udara <em>Stinger</em>, yang semuanya dapat dipanggul.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">PROGRAM PENDIDIKAN RANGER AS</p>
<p align="JUSTIFY">75<sup>th</sup> Ranger bermarkas di Fort Benning, Georgia. Markas ini dilengkapi dengan <em>Ranger Training Brigade </em>(RTB) / (Brigade Pendidikan Ranger), untuk melakukan latihan kepemimpinan dan pengintaian jarak jauh. Unit Ranger hanya direkrut dari prajurit US Army (Pasukan AD AS), dengan kualifikasi para (pasukan lintas udara AD). Para perwira mengikuti <em>Ranger Orientation Program (</em>ROP) dan prajurit yang aktif bertugas diwajibkan mengikuti Ranger Indoctrination Program (RIP), dimana mental dan fisik diuji kembali. Setelah lulus dari program ROP atau RIP, prajurit lalu ditempatkan kedalam batalion Ranger sebagai unit Ranger aktif dan kemudian mempelajari dasar-dasar tempur ala Ranger. Ranger School adalah kursus pelatihan dan pendidikan prajurit yang memakan waktu berbulan-bulan. Sekolah pendidikan ini mencakup latihan dalam pertempuran gunung, pertempuran daerah tropis, dan pertempuran perang terbuka. Hanya sedikit lulusan ROP atau RIP yang gagal, kebanyakan dari mereka lulus mengikuti program ini. Mereka yang gagal akan dikembalikan ke unit asli mereka. Bagi yang lulus, prajurit akan menerima <em>emblem </em>(logo) Ranger, menandai status mereka sebagai unit prajurit elite AS yang berkualifikasi Ranger<em> (Ranger Qualified).</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">IDEOLOGI RANGER</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2012/02/ranger61.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-233" title="ranger6" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2012/02/ranger61.jpg?w=324&#038;h=220" alt="" width="324" height="220" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">Unit Ranger Angkatan Darat AS, seperti banyak unit elite lainnya, memiliki ideologi atau filosofi yang khas. Dampak psikologi dibalik semboyan ini adalah untuk menumbuhkan <em>esprit de corps </em>(semangat kesatuan) yang unik diantara para personel dan memperkuat kedudukan identitas prajurit. Selain itu, ideologi berfungsi sebagai kode moral pada masa perang maupun pada masa damai yang harus selalu ditaati. Ideologi tersebut juga dengan penuh menginspirasi para personel dan menumbuhkembangkan semangat bertempur di medan perang. Setiap prajurit diwajibkan mengingat dan mengaplikasikan<em> “Ranger Creed” </em>(Sumpah Ranger). Huruf pertama setiap kalimat membentuk kata “Ranger” dan mengandung sifat-sifat unik antara lain; kehormatan, sifat kesatria, dedikasi dan ketabahan.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-size:small;">Disadur dari; Majalah <em>Ultimate Special Forces</em> – Versi Terjemahan Bahasa Indonesia – Hugh McManners</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Spetsnaz (Rusia)]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/11/spetsnaz-rusia/</link>
<pubDate>Sun, 11 Dec 2011 21:13:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/11/spetsnaz-rusia/</guid>
<description><![CDATA[ Russian Special Purpose Regiment . . Fungsi utama Spetsnaz: Pengintaian Penanganan anti-terorisme P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/23osn_mechel.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-177" title="23osn_Mechel" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/23osn_mechel.jpg?w=411&#038;h=480" alt="" width="411" height="480" /></a></p>
<p><em> Russian Special Purpose Regiment</em></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Fungsi utama Spetsnaz:</span></span></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Pengintaian </span></span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Penanganan anti-terorisme</span></span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Perang Inkonvensional</span></span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Pembunuhan tokoh penting</span></span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Infiltrasi dibelakang garis musuh</span></span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sabotase</span></span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Perang gerilya</span></span></li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/spetsnaz_logo1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-178" title="Spetsnaz_Logo" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/spetsnaz_logo1.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Spetsnaz adalah sebuah istilah yang merujuk kepada unit khusus Rusia. Spetsnaz singkatan dari Voyska Specialnogo naznacheniya, secara harfiah berarti <em>“unit dengan tujuan khusus”</em>. Istilah tersebut sebenarnya merujuk kepada seluruh pasukan elite atau pasukan khusus dibawah pengawasan dan komando Federal Security Service, Tentara Internal dalam ranah Kementrian Hubungan dalam negeri Rusia, dan unit-unit tersebut dikendalikan oleh Intelligence Service GRU.</span></span></p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sp3.png"><img class="alignnone size-full wp-image-162" title="sp3" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sp3.png?w=185&#038;h=234" alt="" width="185" height="234" /></a></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Spetsnaz dibentuk pada tahun 1945, unit ini disempurnakan semasa Perang Dingin (1945-1990) untuk misi penyerbuan dan demolisi, hingga misi pengintaian dan pembunuhan. Sejak runtuhnya Uni Soviet 1991, sejumlah kesuksesan dari berbagai operasi telah membuktikan Spetsnaz sebagai salah satu Pasukan Khusus kontra-teroris yang sangat dikagumi.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Istilah Spetsnaz mengacu kepada sejumlah Pasukan Khusus Rusia yang melakukan berbagai macam peranan spesifik di dalam kemiliteran Rusia. Mulai dari penyelamatan sandera, hingga pengumpulan data intelijen. Terdapat unit Spetsnaz dalam Angkatan Darat dan Laut Rusia, yang juga dikenal sebagai Federal Security Bureau (FSB). Mereka dilatih banyak keahlian yang mewajibkan teknik-teknik militer tingkat tinggi yang berlangsung hingga lima tahun pelatihan.</span></span></p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/russia_chechnya_sniper.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-163" title="russia_chechnya_sniper" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/russia_chechnya_sniper.jpg?w=318&#038;h=409" alt="" width="318" height="409" /></a></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">ORGANISASI</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sebelum pecahnya Uni Soviet pada 1991, ada sekitar 30,000 anggota Spetsnaz. Setiap Angkatan Darat Rusia memiliki satu brigade Spetsnaz, yang berjumlah 1,300 pasukan yang dibagi ke dalam tim-tim kecil berkekuatan 10 orang. Ada juga empat brigade Angkatan Laut Spetsnaz di tiap armada Soviet ditambah grup-grup lain yang ditempatkan di seluruh wilayah Uni Soviet sesuai kebutuhan.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Saat ini terdapat empat pengelompokkan utama Spetsnaz, Spetsnaz FSB terdiri dari dua tim yang dikendalikan Federal Security Bureau. Alpha Team memiliki tanggung jawab utama untuk penanganan masalah kontra-terorisme. Pada tahun 2002, 200 anggota Spetsnaz terlibat dalam pertempuran untuk menyelamatkan 700 warga sipil yang ditahan didalam Teater Moskow oleh 50 teroris Chechnya. Unit kedua, Vega Team, melakukan pengamanan di tempat-tempat vital seperti pembangkit nuklir. Unit Spetsnaz MVD terdiri dari pasukan tempur elite yang sebanding dengan US Army Ranger. Dan kebalikannya, grup Spetsnaz GRU sebanding dengan unit SAS Inggris, walaupun dalam beberapa kasus tertentu tentu SAS sedikit banyak lebih baik dibandingkan dengan GRU. Unit GRU mengkhususkan diri mereka dalam pengintaian dan pembunuhan lintas perbatasan. Angkatan Laut Rusia juga memiliki unit Spetsnaz nya sendiri, mereka dilibatkan dalam misi perlindungan lalu lintas maritim dan misi pengintaian dan pengawasan pantai.</span></span></p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/spetsnaz_training_snow.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-164" title="Spetsnaz_training_snow" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/spetsnaz_training_snow.jpg?w=410&#038;h=273" alt="" width="410" height="273" /></a></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">PENDIDIKAN</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Calon anggota Spetsnaz mengikuti program latihan intensif awal yang berlangsung selama enam bulan. Sebagian dari waktu tersebut dihabiskan di hutan Siberia di utara Rusia untuk mempelajari teknik bertahan hidup di alam liar. Selain instruksi untuk keahlian infanteri standar untuk pasukan khusus, mereka juga diajarkan teknik penerjunan, mencongkel kunci, pelatihan bahasa asing, dan rappeling, serta tidak ketinggalan pertempuran tangan kosong dan pertarungan piasu menjadi teknik yang diajarkan sangat serius dalam pelatihan Spetsnaz. Pelatihan Spetsnaz sangat berat dan banyak yang tidak berhasil didalam pelatihan tersebut. Latihan penembakan dengan peluru tajam pun dilakukan, untuk membuat suasana ngeri dan mencekam, sengeri pertempuran sebenarnya. Korban jiwa menjadi hal biasa dalam pelatihan Spetsnaz. Dan akhirnya, mereka yang berhasil pada akhir program akan berdiri dalam jajaran prajurit paling tangguh di dunia militer.</span></span><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/20.jpg"><br />
</a></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/cimg2489.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-175" title="CIMG2489" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/cimg2489.jpg?w=640&#038;h=480" alt="" width="640" height="480" /></a></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">PERANG GERILYA</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Pada pertengahan Januari 1980, Soviet telah mengambil alih Afghanistan. Namun perang gerilya yang sengit terus berlangsung, yang dilancarkan rakyat Afghanistan daan faksi-faksi mujahidin pro-Islam. Kelompok-kelompok tersebut memilih melakukan aksi mereka dengan menghantam iring-iringan dan pangkalan Soviet melalui penjebakan, lalu secepatnya menghilang ke arah pegunungan sebelum pasukan Soviet dapat membalas serangan mereka. Angka korban jiwa dari aksi yang dilancarkan mereka biasanya kecil, namun angka korban jiwa dari pihak pasukan Soviet bila digabungkan maka akumulasi jumlah kematiannya menjadi signifikasi. Taktik militer konvensional gagal dalam menghadapi sengitnya perjuangan kelompok gerilyawan Afghan. Pada 1983 Pasukan Spetsnaz dioperasikan untuk mengembangkan cara peperangan yang lebih efektif.</span></span></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">TAKTIK PERTEMPURAN</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Peran utama Spetsnaz pada waktu itu adalah untuk menghancurkan markas dan pertahanan para mujahidin Afghan di wilayah pegunungan, dengan cara melakukan pengintaian rahasia.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Peran mereka memerlukan keahlian panjat gunung, sesuatu yang pada awalnya tidak ada dalam pelatihan Spetsnaz, karena pelatihan Spetsnaz ditujukan untuk menghasilkan prajurit khusus yang bertarung dalam medan eropa yang datar. Spetsnaz lalu mengembangkan keahlian memanjat dan menjadi semakin ahli dalam hal ini. Helikopter melakukan beberapa pendaratan 3-5km (2-3 mil) dari sasaran, namun hanya melakukan penerjunan pasukan di salah satu pendaratan untuk membingungkan musuh.</span></span></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">TEKNIK PERKELAHIAN DAN PERTARUNGAN</span></span></p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/b02011a1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-169" title="b02011a" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/b02011a1.jpg?w=300&#038;h=206" alt="" width="300" height="206" /></a></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Anggota Spetsnaz sangat dianjurkan memiliki keahlian tingkat tinggi dalam pertarungan jarak dekat, termasuk pertarungan tangan kosong dan pertarungan menggunakan pisau. Spetsnaz dalam pelatihan mereka, walaupun diajarkan berbagai teknik dan keahlian Pasukan khusus, pelatihan mereka juga sangat didominasi oleh latihan keras dan berat untuk fisik para prajurit. Mereka sering digembleng habis-habisan, dengan pelatihan perkelahian yang keras, teknik dan cara-cara bertarung satu lawan satu, teknik bela diri khusus, serta latihan-latihan lain yang menekankan pada kekuatan fisik yang kuat.</span></span></p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/b0105166e.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-170" title="b0105166e" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/b0105166e.jpg?w=300&#038;h=198" alt="" width="300" height="198" /></a></p>
<p>.</p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bagi Pasukan Khusus Rusia ini, teknik kekebalan tubuh terhadap benda-benda keras dan pertarungan jarak dekat sangatlah dianjurkan, untuk mengantisipasi pertarungan jarak dekat dalam pertempuran yang mungkin saja terjadi di medan perang, dan juga untuk menambah keahlian teknik pertarungan bagi unit Pasukan Khusus ini. </span></span></p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/d471fcfaed6ee23519bf8ccac5060.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-171" title="D471FCFAED6EE23519BF8CCAC5060" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/d471fcfaed6ee23519bf8ccac5060.jpg?w=300&#038;h=206" alt="" width="300" height="206" /></a></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Ketangguhan fisik menjadi modal utama bagi calon yang ingin bergabung dengan Spetsnaz. Mereka memiliki fisik yang kuat dan tangguh menjadikan kandidat lolos dalam seleksi pelatihan Spetsnaz, tapi mengandalkan fisik yang kuat saja tidak cukup, selain itu para calon juga harus memiliki tekad dan mental baja untuk mendukung fisik yang kuat tersebut, untuk lolos menjadi Pasukan Khusus terbaik Rusia.</span></span></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/lm.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-172" title="lm" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/lm.jpg?w=600&#038;h=506" alt="" width="600" height="506" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SAS British- seleksi dan pelatihan]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/11/sas-british-seleksi-dan-pelatihan/</link>
<pubDate>Sun, 11 Dec 2011 13:43:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/11/sas-british-seleksi-dan-pelatihan/</guid>
<description><![CDATA[SAS British- Seleksi dan Pelatihan Sesuai dengan reputasinya sebagai salah satu unit elite yang pali]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">SAS British- Seleksi dan Pelatihan</span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/howtojointhesas.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-140" title="howtojointhesas" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/howtojointhesas.jpg?w=570&#038;h=112" alt="" width="570" height="112" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Sesuai dengan reputasinya sebagai salah satu unit elite yang paling tangguh, sistem pendidikan dan pelatihan Pasukan khusus SAS British (Special Air Services) adalah tahap pendidikan Pasukan elite yang sangat melelahkan di dunia. Hanya mereka yang tangguh secara fisik dan mental yang dapat berhasil. Pelatihan SAS dilakukan di lingkungan-lingkungan yang unik dan sangat tidak bersahabat, termasuk di wilayah dengan hawa dingin hingga mencapai dibawah titik beku, daerah pegunungan dan padang pasir, hingga ke daerah hutan rimba. Seseorang yang lolos seleksi akan menerima haknya untuk bergabung dan menjadi bagian dari unit Pasukan Khusus terbaik di dunia.</span></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">SAS menarik calon-calon prajurit potensial dari Para-Resimen <em>(Parachute Regiment)</em> dan Resimen Infanteri. Proses pendidikan dan pelatihan pasukan elite ini, mulai dari penerimaan dan pendidikannya memakan waktu hampir dua tahun. Calon prajurit mempersiapkan diri dengan menjaga kebugaran fisik, meski seringkali mental dan tekad baja lah yang menentukan antara kesuksesan dan kegagalan.</span></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">SELEKSI DAN PENDIDIKAN</span></p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/615102.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-136" title="615102" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/615102.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Setelah tiga hari kuliah pengenalan ilmu militer dan pelatihan fisik, proses seleksi yang sebenarnya dimulai di markas besar SAS di RAF Credenhill, dekat Hereford, Inggris. Tiga minggu lari jalanan dan lari melintasi alam memaksa banyak calon berguguran atau dikembalikan ke unit-unit mereka masing-masing. Pelatihan <em>“Test week” </em>mewakili fase pertama pelatihan. Tes terdiri dari beberapa lari yang dipaksakan lebih cepat (forced march) sejauh 30-40km (19-25mil) dan <em>“Fan Dance” </em>yang terkenal, yaitu lari lintas alam yang berat sejauh 60km. Dari setiap 125 calon yang ikut seleksi, hanya ada 10 orang yang lolos.</span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Akhir dari seleksi tidak memberikan kesempatan istirahat sama sekali. Fase kedua pelatihan, <em>“Continuation Training”</em> (latihan lanjutan) berlangsung selama enam minggu, mengajarkan keahlian dasar tempur dan bertahan hidup. Kali ini calon dibawa ke hutan rimba di Brunei, untuk melakukan latihan yang berat. Pelatihan fase ini mencakup; pertolongan pertama, mencari dan mengumpulkan makanan, navigasi, dan taktik militer. Para calon diuji dan dievaluasi sepanjang waktu.</span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Para calon juga menerima instruksi mendalam mengenai taktik tempur dasar, pengobatan lapangan, sinyal dan demolisi dasar. Kegagalan mencapai standar mengakibatkan seorang calon dapat dikembalikan ke unitnya. Pelatihan ketahanan hidup (combat survival) diakhiri dengan latihan melarikan diri dan menghindari kejaran pasukan (escape and evasion), serta tes bertahan dari interogasi musuh.</span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">TEST WEEK</span></p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/brecon-beacons-backpackers1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-137" title="brecon-beacons-backpackers" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/brecon-beacons-backpackers1.gif?w=600&#038;h=398" alt="" width="600" height="398" /></a></p>
<p>Pegunungan Brecon Beacons di Wales selatan- yang menjadi wilayah pelatihan calon prajurit SAS</p>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;">Long Drag” <em>(Bahasa Indonesia- Berjalan jauh sambil terseret-seret)</em>, adalah rintangan terakhir pada fase Test Week. Ini merupakan pelatihan lintas alam individu yang berat sejauh 60km melintasi medan terberat di Brecon Beacons di Wales. Setiap calon membawa beban 25kg dalam ransel mereka masing-masing. Dan pelatihan dilakukan di Pen-y-fan, titik tertinggi di Brecon Beacons, <em>Long Drag</em> melewati beberapa puncak tertinggi di daerah tersebut, dan harus diselesaikan dalam waktu 20 jam. Lingkungan alamnya kejam dan berat, dengan perubahan cuaca buruk yang seringkali menciutkan nyali dan membuat para calon putus asa. Sudah ada yang tewas dalam pelatihan ini, namun <em>Test Week </em>tetap menjadi ciri khas pelatihan SAS.</span></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Dibawah ini adalah foto-foto pelatihan SAS di Brecon Beachons, South Wales;</p>
<p align="JUSTIFY"> <a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/6151001.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-141" title="615100" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/6151001.jpg?w=640&#038;h=413" alt="" width="640" height="413" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"> .</p>
<p align="JUSTIFY"> .</p>
<p align="JUSTIFY"> <a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/6151021.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-143" title="615102" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/6151021.jpg?w=640&#038;h=426" alt="" width="640" height="426" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"> .</p>
<p align="JUSTIFY"> .</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/627823.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-144" title="627823" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/627823.jpg?w=640&#038;h=426" alt="" width="640" height="426" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[US NAVY SEAL (Amerika Serikat)]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/us-navy-seal-amerika-serikat/</link>
<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 10:04:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/us-navy-seal-amerika-serikat/</guid>
<description><![CDATA[US NAVY SEAL (Amerika Serikat) .   . . Unit Tentara khusus untuk regu darat, laut, dan udara milik A]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">US NAVY SEAL (Amerika Serikat)</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=366" rel="attachment wp-att-366"><img title="Navy SEAL" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/navy-seal.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Unit Tentara khusus untuk regu darat, laut, dan udara milik Amerika Serikat, gabungan dari semua unsur tersebut, dikenal dengan Navy SEALs, adalah Pasukan Elite yang dibentuk secara khusus sebagai prinsip utama Pasukan Navy AS. Merupakan bagian dari Komando Perang Khusus Naval <em>(the Naval Special Warfare Command)</em>, dan juga komponen regu maritim AS; Komando Operasi militer Khusus AS<em> (the United States Special Operations Command- US-SOCOM)</em>.</p>
<p align="justify">Singkatan tersebut <em>(Navy SEALs)</em> adalah berasal dari bentukan spesialisasi mereka baik di darat, laut, dan juga udara. Dalam memerangi aksi teror, Pasukan SEALs telah dipersenjatai dengan peralatan dan senjata super canggih untuk mendukung operasional mereka di lapangan. Termasuk aksi penumpasan langsung, penyelamatan sandera, Anti-Teror, pengintaian dan penyusupan khusus, perang luar biasa, dan oerasi pertahanan keamanan didalam maupun di luar negeri.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=368" rel="attachment wp-att-368"><img title="1" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/11.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Dua Prajurit US Navy SEAL – Latihan Penggrebekan</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Fungsi Utama US Navy SEALs:</p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Perang luar biasa <em>(Unconventional War)</em></p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pertahanan dalam dan luar negeri</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Aksi penyerbuan langsung</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Anti-Teror</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pengintaian khusus</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="justify">SEAL adalah singkatan dari <em>Sea, Air </em>dan <em>Land</em> <em>(laut, udara dan darat)</em> yang mengenali semua elemen didalam kegiatan operasional. SEALs bekerja dalam unit-unit kecil, sering satu atau dua orang saja, namun kadang-kadang mereka menerjunkan satu peleton pasukan. Mereka dilatih untuk menjalankan tugas spesifik dalam kondisi dan lingkungan yang tidak bersahabat, dan meyediakan pertempuran di segala medan. Latihan Prajurit SEAL bertempat di gurun pasir, hutan, dan di tempat-tempat yang bersuhu panas / dingin, dan di wilayah urban <em>(perkotaan)</em>. Latihan Prajurit SEAL memfokuskan pada jenis-jenis beragam dari pelatihan aerobik, dan juga pelatihan fisik. Bagian lain dari pelatihan juga dimasukkan, seperti; berenang dan berlari. Dan harus berlari sejauh 2 hingga 4 mil atau berenang dengan menggunakan pakaian dan beban yang berat. Jika ingin menjadi Pasukan Khusus ini, anda harus mencapai semua kriteria dan kemampuan yang diperlukan, untuk mencapai kebugaran fisik yang prima, dan itu tidaklah mudah.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><strong>Persyaratan dan Ketentuan</strong></p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><strong>Menjadi Prajurit Aktif Angkatan Laut AS</strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Lelaki </strong><strong><em>(Perempuan tidak diijinkan menjadi Navy SEAL)</em></strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Berumur 28 tahun atau lebih muda </strong><strong><em>(walaupun 29 dan 30 tahun masih diterima)</em></strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Memiliki penglihatan mata yang baik</strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Warga Negara Amerika Serikat</strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Lolos dari ASVAB</strong><strong><em> (the Armed Services Vocantional Aptitude Battery)</em></strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Melewati latihan fisik untuk prosedur sebagai berikut;</strong></p>
</li>
</ul>
<ol>
<li>
<p align="justify"><strong>Berenang 500 yard dalam 12,5 menit </strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Push up 42 kali kurang dari 2 menit</strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Mampu 50 kali Sit up kurang dari 2 menit </strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Melakukan pull up </strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>Berlari sejauh 1,5 mil dengan sepatu dan celana panjang kurang dari 11 menit</strong></p>
</li>
</ol>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="justify"><strong>Latihan Prajurit SEAL</strong></p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=369" rel="attachment wp-att-369"><img title="2" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/2.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Foto: Para calon prajurit digembleng dalam beach training</em></p>
<p align="justify">Pelatihan Prajurit SEAL adalah pendidikan yang keras dan ekstrem. Para siswa akan dilatih selama 30 bulan, untuk benar-benar siap untuk ditempatkan di medan sesungguhnya. Pasukan Khusus SEAL adalah pasukan penanganan darurat yang menangani banyak tugas operasi yang dapat mereka jalankan di segala medan, termasuk menyelam, pertarungan bawah air, navigasi, pemusnahan, pertarungan tempur, dan terbang parasut. Pendidikan menekan mereka hingga batas maksimum ketahanan mental dan fisik, agar menjadikan mereka menjadi Prajurit yang sempurna dan mampu menyelesaikan misi-misi yang sulit.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=370" rel="attachment wp-att-370"><img title="3" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/3.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify">Beach Training; Latihan pantai yang melelahkan</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Dari hari ke hari selama masa pendidikan, Instruktur mengajarkan kepada mereka arti pentingnya kerjasama tim, tidak berfokus pada individu. Mereka diajarkan lebih, mengapa kerjasama tim itu penting??, karena Prajurit SEAL menjalankan tugas yang tidak mungkin diemban oleh hanya satu orang, melainkan oleh kerjasama tim yang kompak. Kesuksesan mereka tergantung pada apa yang dapat mereka lakukan bersama-sama sebagai satu kesatuan tim.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=371" rel="attachment wp-att-371"><img title="4" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/4.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Foto; Prajurit berlari 5 mil keatas bukit</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Para calon siswa harus menyelesaikan lari sejauh 5 mil keatas bukit setelah menyelesaikan pelatihan instruksi pertarungan jarak dekat 7 hari sebelumnya. Instruktur mengajarkan siswa keahlian yang akan dibutuhkan untuk membersihkan sebuah rumah dari ancaman yang mungkin terjadi. Setelah menyelesaikan <em>Basic Underwater Demolition/SEAL</em>, siswa kembali dilatih untuk pelatihan 15 minggu mempelajari keahlian penugasan untuk menjadi peleton SEAL.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=372" rel="attachment wp-att-372"><img title="5" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/5.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Ujian berenang dengan tangan terikat dan harus berusaha </em></p>
<p align="justify"><em>melepaskan tali, didalam temperatur air yang dingin</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Latihan lainnya adalah penyiksaan menyelam, juga disebut <em>“Kondisi Air Dingin”</em>. Temperatur air biasanya sekitar 65 derajat Fahrenheit (18 C), dan tidak pernah temperaturnya naik menjadi 68 Derajat F (20 C). Setelah itu, instruktur menyuruh mereka untuk berlari sejauh 1 mil dan sisanya berlari di pantai dengan pakaian basah mereka. Lalu, mereka akan disuruh lagi untuk menyelam.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=373" rel="attachment wp-att-373"><img title="6" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/6.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>BUD/SEAL Training</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Perkembangan sudah semakin terlihat disepanjang Pelatihan minggu neraka <em>(Hell Week)</em>. Tim <em>(kru boat)</em> mengangkat dan membawa <em>boat</em> mereka, diatas kepala mereka. Latihan perhitungan waktu, berlari, merayap diatas lumpur basah, dilakukan selama 5 setengah hari. Banyak calon siswa yang gagal disepanjang minggu neraka tersebut. Pada saat misi, Prajurit SEAL harus mampu beroperasi secara efisien, tidak mengenal perubahan suhu dan temperatur medan ataupun kenyamanan fisik mereka.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=374" rel="attachment wp-att-374"><img title="7" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/7.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Latihan SCUBA bawah laut</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=375" rel="attachment wp-att-375"><img title="8" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/8.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Latihan terbang Parasut</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Latihan terakhir ini membutuhkan waktu 3 minggu dan dilanjutkan dengan Latihan Kualifikasi SEAL untuk 15 minggu kedepan, latihan dilanjutkan untuk mengingkatkan kemampuan dasar dan untuk mempelajari taktik dan teknik baru yang dibutuhkan untuk menjadi peleton SEAL.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=376" rel="attachment wp-att-376"><img title="9" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/9.jpg?w=300&#038;h=225#38;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p align="justify"><em>Prajurit berenang dengan membawa beban yang berat</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<h4 align="justify"><em>Penyerbuan Afghanistan</em></h4>
<p align="justify">Akibat dari serangan kejutan 11 September, Navy SEAL bergerak cepat menyisir kawasan Kamp Doha di Afghanistan. Mereka sudah siap diatas kapal US Naval di teluk Persia dan disekitar perairan dimulai dengan operasi VBSS melawan kapal yang diduga bersekutu atau membawa mata-mata Al-Qaeda. Tim SEAL 3 dan 8 juga berpencar memasuki Oman dan bersiaga untuk perintah selanjutnya pada Operasi di Afghanistan. Namun satu regu SEAL mengkhawatirkan kekurangan pasokan untuk pengoperasian militer dalam melakukan Peninjauan medan khusus di medan yang sulit di Afghanistan. Setelah mendapatkan bantuan mobil <em>Humvee </em>dari Prajurit <em>Ranger AS</em>, kemudian mobil tersebut disesuaikan dengan medan, dan Tim SEAL merangsek masuk kedalam Afghanistan untuk melaksanakan SR dari apa yang kemudian menjadi Kamp Rhino, bagian dari Operasi Perang Terbuka <em>(OEF)</em>. Operasi OEF ini dikomandoi oleh Prajurit SEAL, Laksamana Albert Calland.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=377" rel="attachment wp-att-377"><img title="10" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/10.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Grup US Navy SEAL 3- melakukan pengintaian dan penyerbuan</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p><strong>SEAL menemukan jumlah amunisi dan bahan peledak dengan jumlah yang besar di wilayah Zhawar Kili di Afghanistan.</strong></p>
<p>.<strong></strong></p>
<p align="justify">Menurut Komandan Perang Khusus Naval:</p>
<p align="justify">Disepanjang Operasi Perang Terbuka, Pasukan Khusus Naval <em>(Naval Special Forces)</em> mengemban lebih dari 75 misi pengintaian khusus dan misi penyerbuan langsung, menghancurkan lebih dari 500,000 pound bahan peledak dan senjata; mengidentifikasi personil musuh dan melaksanakan operasi pencegatan untuk pencarian Teroris yang mencoba kabur melalui laut Vessels. Pasukan Khusus Naval melanjutkan operasi di wilayah Afghanistan, mencari jejak pergerakan Taliban dan kelompok teroris lainnya.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=378" rel="attachment wp-att-378"><img title="11" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/111.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Penemuan Amunisi dan bahan peledak dalam jumlah </em></p>
<p align="justify"><em>besar di Zhawar Kili, Afghanistan</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><strong>Somalia</strong></p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=379" rel="attachment wp-att-379"><img title="12" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/12.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Pasukan US Navy SEAL yang tiba di somalia untuk melakukan misi pembebasan sandera </em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><em><strong>operasi penumpasan perompak somalia dan pembebasan sandera</strong></em></p>
<p align="justify">Pada 12 April 2009, dalam menanggapi respon untuk insiden penyaderaan oleh sekelompok perompak Somalia di pesisir Pantai Somalia, 3 Navy SEALs dari DEVGRU secara serempak menyerbu dan membunuh 3 perompak Somalia yang berposisi dekat dengan sandera, sandera tersebut yakni; Kapten Richard Phillips, dari Kapal muatan, <em>the Maersk Alabama</em>. Perompak dan sandera mereka diseret untuk diselamatkan dari kapal boat sejauh 100 yard dibelakang USS Bainbridge (DDG- 96), setelah 3 orang perompak dibunuh oleh 3 orang sniper DEVGRU dengan hanya satu tembakan kepala pada masing-masing orang.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=380" rel="attachment wp-att-380"><img title="13" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/13.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Sniper SEAL- melakukan penyamaran dengan cara kamuflase</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Cerita lain di Somalia, Sniper dari SEAL mencegah grup marinir dari tembakan pasukan somalia.</p>
<p align="justify">Dilaporkan bahwa tim sniper SEAL dengan senjata M88 kaliber 50 membidik penembak somalia yang sedang duduk dibelakang sebuah batu. Dia percaya bahwa pasukan somalia itu menunggu dan bersiap-siap untuk kedatangan pasukan marinir yang mendekat lalu menembaki mereka. SEAL tahu bahwa mereka tidak dapat memperingatkan Marinir untuk menghindari sasaran tembak tersebut, Prajurit SEAL menembakkan sniper nya, dengan peluru menembus batu besar dan menewaskan penembak somalia tersebut.</p>
<h3 align="justify">Abbottabad, Pakistan <em>(Kematian Osama bin Laden)</em></h3>
<p align="justify">Pada 2 Mei 2011, dini hari waktu setempat, Satu Tim dari 40 Navy SEAL dari DEVGRU dipimpin oleh CIA, sukses melaksanakan misi pembunuhan Osama bin Laden di Abbottabad, Pakistan, sekitar 35 mil (56 km) dari Islamabad, Ibukota Pakistan. Navy SEAL merupakan bagian dari Grup Pengembangan Perang Khusus, sebelumnya disebut dengan Tim 6. Presiden Barack Obama kemudian mengkonfirmasi kematian Osama bin Laden, tapi tidak secara langsung menjelaskan keterlibatan DEVGRU didalamnya, hanya mengatakan <em>“hanya tim kecil”</em> dari Pasukan Amerika yang menjalankan misi pembunuhan tersebut. Liputan media kemudian beramai-ramai mengangkat profil dari Pasukan Khusus SEAL, yang merupakan Pasukan Anti-Teror Khusus; Tim 6 <em>(Team 6)</em>, yang merupakan tim Pasukan Khusus yang berhasil membunuh teroris nomor satu didunia, dan teroris yang paling dicari oleh AS. Setelah keberhasilan pembunuhan tersebut, warga AS sangat gembira menyambut kematian Osama, bersorak-sorai dalam merayakan kemenangan tersebut. Merupakan kebanggaan tersendiri yang dirasakan warga negara AS, mereka sangat lega atas pembunuhan Osama bin Laden, dan mereka bangga memiliki US Navy SEAL, Pasukan Khusus militer AS yang tangguh dan teruji di segala medan dan operasi.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Pasukan Khusus ini terlibat pada banyak konflik, seperti;</p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Perang Vietnam</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Perang Multinasional di Lebanon</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pembajakan Achille Lauro</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Operasi Just Cause</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Operasi Desert Storm <em>(Irak)</em></p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pertempuran Mogadishu</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Operasi Amerika Serikat</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Operasi Red Wings</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Operasi Perang Terbuka <em>(Afghanistan)</em></p>
</li>
<li>
<p align="justify">Operasi Iraqi Freedom</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pembajakan kapal Maersk Alabama</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Kematian Osama bin Laden</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=381" rel="attachment wp-att-381"><img title="14" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/14.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Prajurit menenteng senjata CAR-15</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=382" rel="attachment wp-att-382"><img title="15" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/15.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>SCUBA- unit yang beroperasi melalui wilayah laut</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=384" rel="attachment wp-att-384"><img title="Navy-Seals800600" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/navy-seals800600.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>US Navy SEAL – Pasukan Khusus Amerika Serikat</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Pasukan Khusus milik AS ini adalah unit militer yang kuat dan tangguh di segala medan. Meliputi berbagai elemen; Angkatan Darat, Laut dan Udara. Pasukan ini sudah terbukti mampu melakukan operasi yang sulit dan menaklukkan segala medan. Mulai dari Irak, Afghanistan, Somalia, Mogadishu, Pakistan, Vietnam, dan banyak negara lain yang sudah mereka singgahi. Tidak mudah memang untuk menjadi Pasukan Khusus US Navy SEALs, karena dibutuhkan orang yang benar-benar kuat dan memiliki kemampuan kerjasama tim yang baik, dan mampu ditempatkan di segala medan. Memiliki visi yang jelas, optimis, pantang menyerah, kuat, tangguh, mental dan fisik yang baik, dan yang difokuskan adalah; kerjasama tim. Pasukan ini juga difokuskan, selain untuk memberantas Aksi-Teror, menjalankan misi-misi khusus, juga untuk mempertahankan wilayah kedaulatan Amerika Serikat melalui pertahanan terakhir melalui darat, laut dan udara.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[GIGN (Perancis)]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/gign-perancis/</link>
<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 10:00:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/gign-perancis/</guid>
<description><![CDATA[GIGN (Perancis) .  . . GIGN, adalah singkatan dari (bahasa perancis; Groupe d’Intervention de la Gen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">GIGN (Perancis)</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/gign.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-109" title="gign" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/gign.jpg?w=300&#038;h=295" alt="" width="300" height="295" /></a></p>
<p align="justify"> .</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">GIGN, adalah singkatan dari <em>(bahasa perancis; Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale), </em>Bahasa inggris; <em>the National Gendarmerie Intervention Group</em>. Merupakan Pasukan Elite Nasional Perancis, Unit Taktik Paramiliter Anti-Teror Gendarmerie. GIGN dilatih untuk membebaskan atau menyelamatkan warga negara Perancis dan sekutu, yang ditawan oleh teroris atau kelompok bersenjata, baik di wilayah kedaulatan Perancis, maupun di luar wilayah teritorial Perancis.</p>
<p align="justify">Tujuan pembentukan GIGN adalah menyediakan Unit Khusus Penanggulangan Aksi kejahatan terorisme, melakukan solusi taktis penyelamatan sandera dan situasi penanganan keadaan beresiko tinggi. GIGN berfungsi sebagai Tim SWAT nasional Perancis dalam sensitivitas tinggi dan situasi berbahaya. GIGN juga adalah Pasukan Elite non-militer <em>(Pasukan Elite kepolisian)</em>, atau pasukan paramiliter <em>(Pasukan khusus pembantu militer)</em>.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=433" rel="attachment wp-att-433"><img title="1" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/17.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><em>Fungsi Utama GIGN;</em></p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Penanganan Anti-Terorisme</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pembebasan sandera</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Penyerangan dan penyergapan taktis</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pasukan gerak cepat</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Penanganan Anti huru-hara</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="justify">Setelah insiden pembunuhan massal Munich <em>(the Munich Massacre) </em>pada Olympic Games tahun 1972, Perancis kemudian mempelajari dan mempertimbangkan solusi yang pasti untuk penanganan aksi kekerasan.</p>
<p align="justify">Tahun 1973, GIGN menjadi Pasukan Permanen dan bertujuan untuk merespon berbagai macam ancaman teror untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi, melindungi nyawa publik atau sandera, nyawa anggota-anggota GIGN, dan berusaha meminimalisir resiko untuk musuh itu sendiri. GIGN beroperasi pada tahun 1974, dibawah komando Letnan Christian Proteau.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=434" rel="attachment wp-att-434"><img title="2" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/21.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"> .</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">GIGN dibagi kedalam bentuk komando, satu grup administrasi, 4 tentara operasional dari 12 operator, tentara pendukung operasional, meliputi; negosiasi, intelijen, komunikasi, keahlian menembak, anjing terlatih dan pasukan perlengkapan khusus. Pasukan perlengkapan khusus adalah Pasukan yang dimodifikasi dengan peralatan teknologi tinggi, yang dipilih maupun didesain. GIGN diterjunkan ke lapangan sekitar 60 kali per tahunnya.</p>
<p align="justify">Semua Anggota nya harus mampu melewati latihan yang meliputi; menembak, penembak target jarak jauh, terbang parasut, dan pelatihan pertarungan tangan kosong. Pasukan GIGN dianggap oleh dunia luas sebagai Pasukan dengan pelatihan menembak terbaik di dunia. Untuk alasan tersebut, maka banyak operasi khusus, ataupun Pasukan Elite dari negara-negara lain yang bekerjasama, melaksanakan program pertukaran atau melakukan latihan gabungan bersama GIGN.</p>
<p align="justify">Kestabilan mental dan pengendalian diri adalah hal yang penting untuk membentuk karakter fisik yang kuat dan stabil. Seperti banyak pelatihan Pasukan Khusus lainnya, Latihan dengan tingkat stres yang tinggi, dan sangat ketat, hanya 7-8% dari sukarelawan yang berhasil melalui proses pelatihan. Anggota GIGN <em>(harus bisa) </em>dipersiapkan untuk melucuti senjata musuh dengan tangan kosong.</p>
<p align="justify">Ada dua spesialisasi taktik dalam grup; teknik HALO/HAHO dan penyelaman. Anggota mempelajari beberapa kemampuan disamping; anjing polisi, penembak jarak jauh, penembak tepat sasaran, dan negosiasi, dan kemampuan lainnya.</p>
<p align="justify"><em>GIGN Perancis</em></p>
<p align="justify">Pelatihan Pasukan Khusus GIGN antara lain;</p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Penanganan senjata api</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pelatihan Penembak jarak jauh dan penembak tepat sasaran</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Latihan terbang parasut, seperti; teknik HALO/HAHO, paralayang, dan helikopter</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pertarungan laut / bawah laut, berenang, menyelam dan penyerangan kapal</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pelatihan Pertarungan tangan kosong</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pengamatan dan pengejaran <em>(pendukungan kasus investigasi)</em></p>
</li>
<li>
<p align="justify">Infiltrasi dan Teknik meloloskan diri</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Netralisasi perangkat NRBC dan EOD <em>(Explosive ordnance disposal)</em></p>
</li>
<li>
<p align="justify">Bertahan hidup dan bertempur di wilayah tropis, arktik, pegunungan dan gurun pasir</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Kemampuan diplomasi, seperti; negosiasi</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=435" rel="attachment wp-att-435"><img title="3" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/31.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>GIGN – Polisi Paramiliter Perancis- Pasukan Anti-Teror</em></p>
<p align="justify"> .</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Syarat menjadi Anggota GIGN Perancis;</p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Warga Negara Nasional Perancis</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Tidak cacat jasmani dan rohani</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Mampu menguasai minimal dua senjata standar AB Perancis</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Telah berdinas minimal 5 tahun di Kepolisian Perancis</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Memiliki satu catatan prestasi yang disahkan oleh Komandan setempat</p>
</li>
</ul>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Calon Anggota GIGN harus bisa melewati tes fisik dan mental, antara lain;</p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Tes Phobia <em>(ketakutan akan sesuatu, seperti; ketinggian, tempat gelap, anjing galak, dsb)</em></p>
</li>
<li>
<p align="justify">Tes tekanan mental</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Tes ketenangan dan kestabilan emosi <em>(bagi yang memiliki mental agresif yang negatif, balas dendam, atau mental yang tidak stabil, tidak akan diterima menjadi GIGN)</em></p>
</li>
</ul>
<p align="justify">Setelah di tes, maka diwajibkan mengikuti Pelatihan 10 bulan, di pusat Pelatihan Khusus GIGN.</p>
<p align="justify"> .</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=436" rel="attachment wp-att-436"><img title="4" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/41.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Simulasi Latihan GIGN di atas pesawat </em></p>
<p align="justify"> .</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Sekali mereka lolos dalam proses seleksi, operator baru akan menerima 2 bulan jatah pelatihan umum dan 6 bulan untuk jatah Pelatihan yang lebih spesifik. Setelah lolos mereka akan menjadi unit GIGN, dan setelah menyudahi masa percobaan dan masa hukuman, mereka menjadi anggota penuh GIGN Perancis.</p>
<p align="justify">Pelatihan diberikan kepada operator GIGN, seperti latihan menembak yang dilakukan secara lebih intensif. Semua Anggota GIGN harus dapat menggunakan pistol, sub-machine gun, shotgun, dan senapan laras panjang. Dan untuk presentase yang lebih, harus bisa menggunakan sniper. Para calon GIGN akan dilatih oleh trainer khusus penembak jitu, menggunakan sniper .338 Lapua atau sniper .50 BMG. Anggota juga harus memenuhi syarat untuk terbang parasut dengan teknik HALO<em> (High Altitude- Low Opening)</em> dan HAHO <em>(High Altitude- High Opening)</em>, dan mampu melancarkan serangan helikopter dengan baik.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=437" rel="attachment wp-att-437"><img title="5" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/51.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Personil GIGN- saat membidik sasaran</em></p>
<p align="justify"> .</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Anggota GIGN juga menerima pelatihan SCUBA. Beberapa anggota di khususkan dalam operasi maritim dan menerima beberapa pelatihan SCUBA yang lebih intensif dan pelatihan <em>boat</em>.</p>
<p align="justify">Pernah, untuk mengajari anggota untuk tetap tenang didalam bawah laut, penyelam GIGN dikurung didalam jala sementara kapal besar lewat hanya beberapa inchi saja diatas kepala mereka. Anggota diajari menembak tepat, mengeliminasi target diatas kapal, pendaratan mendadak diatas kapal, semuanya harus dilakukan dengan baik dan sempurna.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=438" rel="attachment wp-att-438"><img title="6" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/61.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Pic 1 – Latihan pembebasan dan penyelamatan sandera</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=439" rel="attachment wp-att-439"><img title="7" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/71.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Pic 2 – Latihan Pembebasan dan penyelamatan sandera</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Banyak latihan intelektual lainnya seperti; profiling<em> (membuat sketsa biografis)</em> psikologi teroris dan teknik interogasi. Semua anggota diajarkan latihan dasar kemampuan negosiasi, dan terdapat beberapa negosiator handal yang membantu mereka dalam pelatihan tersebut. Anggota juga mempelajari bahasa dan budaya asing, untuk mengantisipasi jika nantinya mereka ditugaskan ke luar negeri, khususnya untuk tugas-tugas di bekas wilayah kolonial Perancis.</p>
<p align="justify">Latihan intensif juga dilakukan dalam latihan penyerangan pesawat udara, penyergapan kapal laut, dan penyergapan bangunan. Juga diajarkan secara intensif di penjara Perancis untuk menyediakan operasi pada saat kekacauan dan huru-hara napi atau ketika sandera ditawan oleh tahanan. Penanganan anjing GIGN bekerja lebih dekat dengan operator lain dan anjing-anjing tersebut dilatih untuk membantu dalam penyerbuan <em>tubular (misal; pesawat udara)</em>, untuk melumpuhkan musuh yang bersenjata sebelum tim serbu datang menyergap. GIGN juga adalah personil yang handal dalam penyerbuan pesawat udara atau penyerbuan udara, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional menunjuk mereka untuk mengajari unit-unit penerbang di berbagai negara, bagaimana cara untuk menghancurkan pesawat terbang</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=440" rel="attachment wp-att-440"><img title="8" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/81.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Dua Personil GIGN- saat melakukan penangkapan</em></p>
<p align="justify"><em>terhadap orang yang diduga bersenjata, didalam sebuah</em></p>
<p align="justify"><em>rumah</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Penanganan Anti-huru-hara, penanganan ancaman kekerasan dan kriminalitas juga menjadi bagian dari tugas pokok GIGN Perancis. Dan juga penanganan terhadap orang-orang bersenjata, yang dianggap meresahkan dan membahayakan semua pihak. Semua itu dilakukan demi menjaga keamanan dan ketentraman warga di wilayah Republik Perancis.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=441" rel="attachment wp-att-441"><img title="9" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/91.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>the National Gendarmerie Intervention Group</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Sejak dibentuk, Pasukan Elite ini telah terjun ke lebih dari 1000 operasi, membebaskan lebih dari 500 sandera, menangkap lebih dari 1000 tersangka, dan menewaskan banyak teroris. 2 personil yang terbunuh dalam tugas lapangan, 7 personil meninggal dunia dalam latihan, dan 2 anjing terbunuh dalam tugas, dan 1 anjing tewas dalam latihan.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a name="content"></a></p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Pembebasan 30 anak-anak sekolah dari sebuah bus sekolah, yang dibajak oleh FLCS (Somali Coast Liberation Front) di Djibouti tahun 1976.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Merencanakan pembebasan diplomat kedutaan Perancis di San Salvador tahun 1979 (teroris menyerah sebelum pasukan diterjunkan)</p>
</li>
<li>
<p align="justify">GIGN diintruksikan dalam merebut kembali tahanan di Masjid Grand di Mekah, Arab Saudi, Desember 1979.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Penangkapan teroris Corsican dari NLFC di Hotel Fesch tahun 1980</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pembebasan sandera atas penangkapan sandera Ouvea cave di Ouvea, New Caledonia pada Mei 1988</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Perlindungan Olympic Winter Games 1992 di Albertville</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Desember 1994, pembebasan 229 penumpang dan kru dari Pesawat Air France Penerbangan 8969 di Marseille. Pesawat dibajak oleh 4 teroris GIA yang ingin menghancurkan menara Eiffel, dan 3 penumpang dieksekusi mati pada saat proses negosiasi dengan Pemerintah Algeria. Misi ini kemudian secara luas dipublikasikan</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Penangkapan Bob Denard tahun 1995, di Comoros</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Operasi di Bosnia untuk menangkap orang yang diduga melakukan kejahatan perang</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Menangkap 6 Perompak somalia dan memulihkan bagian tebusan untuk memastikan sandera “Le Ponant” dibebaskan di pesisir pantai Puntland, Somalia. Dalam hubungan dengan Marinir Komando Perancis <em>(Naval commandos)</em> pada April 2008.</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="justify">GIGN telah dipilih oleh Organisasi Penerbangan Sipil Dunia <em>(the International Civil Aviation Organisation)</em>, untuk mengajari pasukan khusus dari negara lain dalam hal penyelamatan sandera di atas pesawat terbang.</p>
<p align="justify"> <a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=442" rel="attachment wp-att-442"><img title="10" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/101.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Para personil GIGN saat melakukan penggrebekan terhadap teroris</em></p>
<p align="justify"> .</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify"><a href="http://intelijenmiliter2.wordpress.com/?attachment_id=443" rel="attachment wp-att-443"><img title="11" src="http://abdupmc.files.wordpress.com/2011/08/112.jpg?w=540" alt="" /></a></p>
<p align="justify"><em>Personil GIGN- melakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian, dengan</em></p>
<p align="justify"><em>berseragam dan bersenjata lengkap</em></p>
<p align="justify">.</p>
<p align="justify">Spesialisasi nya adalah pasukan taktis gerak cepat, dan penembak tepat sasaran. Dan pasukan pertempuran wilayah urban dan juga menangani ancaman terorisme, namun lebih mengutamakan kemampuan negosiasi dalam penanganan aksi-aksi teror dan kekerasan. Apabila negosiasi tidak memungkinkan, maka Pasukan Elite ini akan bertindak dalam melumpuhkan dan menghabisi target yang bersenjata dengan seketika. Dan Speasialiasasi yang perlu di ingat dari unit ini adalah, kemampuan handal dalam menembak jarak jauh dan menembak tepat sasaran. Dan juga ahli dalam pertempuran udara, terjun parasut, dan kegiatan-kegiatan lain yang membutuhkan keahlian udara. Pasukan Elite ini memperkuat lagi keamanan di wilayah negara Perancis. Aksi terorisme dan tindakan kejahatan telah banyak dinetralisir oleh pasukan ini. Dan menjadikan pasukan ini disegani di mata dunia.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kopassus (SAT 81 Gultor)]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/kopassus-sat-81-gultor/</link>
<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 09:01:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/kopassus-sat-81-gultor/</guid>
<description><![CDATA[Kopassus Indonesia . . . Kopassus (singkatan dari; Komando Pasukan Khusus), adalah Pasukan Khusus ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY">Kopassus Indonesia</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/logo_kopassus.gif"><img title="Logo_kopassus" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/logo_kopassus.gif?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Kopassus <em>(singkatan dari; Komando Pasukan Khusus)</em>, adalah Pasukan Khusus yang menjalankan misi rahasia dan operasi Intelijen untuk Pemerintah Republik Indonesia, seperti; Aksi langsung di lapangan, Perang luar biasa, sabotase, membasmi aksi-aksi pemberontakan, Penanganan Anti-Terorisme, dan pengumpulan informasi Intelijen. Kopassus dibentuk Tahun 1952. dan langsung menarik perhatian dunia setelah sukses melaksanakan operasi pembebasan sandera atas pembajakan pesawat Garuda Penerbangan 206.</p>
<p align="JUSTIFY"> Tidak butuh waktu lama, Pasukan Elite ini dengan cepat menyebarkan kampanye militer mereka; menumpaskan para komunis pada akhir tahun 1950-an, kampanye militer di Papua Barat pada Tahun 1965, konfrontasi dengan malaysia dari tahun 1962-1966, pembunuhan massal komunis di Tahun 1965, Invasi di Timor Timur Tahun 1975, dan menyusul kampanye militer mereka, untuk menumpas kelompok-kelompok separatis di wilayah kedaulatan Indonesia.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Fungsi Utama Kopassus;</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Penanganan Aksi Terorisme</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Sabotase</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pembebasan sandera</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Membasmi pergerakan kelompok Separatis</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pengumpulan Informasi Intelijen</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY">Pada 15 April 1952, Kolonel Alexander Evert Kawilarang meletakkan dasar-dasar untuk <em>Kesatuan Komando Tentara Territorium</em> III/Siliwangi, sebelum diubah namanya menjadi Kopassus. Daya gerak untuk membangun pengembangan Pasukan Khusus ini adalah, pengalaman ketika menghadapi perlawanan RMS <em>(Republik Maluku Selatan) </em>atau<em> Republic of the South Moluccas. </em>Yang berkomplot dan didukung oleh dua kompeni dari KST <em>(Dutch Korps Speciale Tropen)</em>. Indonesia sangat terkejut dan kesulitan dalam menghadapi kemampuan sniper dari KST. Yang mana waktu itu Indonesia belum memiliki senjata sniper tersebut. Lalu mereka berencana untuk membangun Pasukan yang serupa untuk Indonesia. Bagaimanapun, pada waktu itu, tidak ada komandan Militer Indonesia yang memiliki kemampuan yang memadai ataupun pengalamanan yang tinggi dalam operasi khusus. Letnan Kolonel Slamet Riyadi tidak akan lagi melihat mimpinya untuk membentuk unit Pasukan Khusus setelah kematiannya dalam pertempuran dengan kelompok separatis RMS.</p>
<p align="JUSTIFY">Tak lama setelah itu, Kolonel Kawilarang dengan menggunakan Intelijen Militer dan bertemu dengan Mayor Rokus Bernardus Visser – mantan anggota<em> Ducth Special Forces</em>, setelah terjalin perdamaian pada saat pembentukan Negara Indonesia Yang baru merdeka. Ia menetap di Jawa Barat, dan menikahi perempuan Indonesia, dan dikenal sebagai Mohamad Idjon Djanbi. Dia adalah yang pertama dalam perekrutan untuk Pasukan Khusus Indonesia. Setelah itu, unit tersebut kemudian menjadi Kopassus, yang diadopsi oleh kesamaan Baret Merah <em>(Red Beret)</em> milik <em>the Dutch Special Forces</em>.</p>
<p align="JUSTIFY">Singkat kata, dengan Terbentuknya Kopassus saat ini. Banyak memberikan dukungan keamanan atau <em>back-up</em> untuk wilayah kedaulatan Republik Indonesia hingga sekarang. Kopassus beroperasi secara rahasia dan tidak terdeteksi, yang tersebar di berbagai pelosok-pelosok wilayah di Nusantara. Mereka melakukan serangkaian aksi-aksi pembunuhan untuk kepentingan Negara dalam hal memerangi kelompok-kelompok pemberontak Negara. Dan melakukan misi lainnya seperti; penanganan Anti-Terorisme dan pengumpulan Informasi Intelijen, dan hal-hal terkait dengan wilayah kemananan dan kedaulatan Indonesia.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">“<em>Kemenangan Pasukan terletak pada Pasukan Elite, keberaniannya terletak pada Komando, kecakapannya terletak pada penyusunan strategi dan semangat.. dan tindakan yang merugikan orang lain terletak pada pertempurannya yang berulang-ulang.”</em></p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Sun Tzu dalam The Lost Art of War (1996 terjemahan Indonesia)</p>
</li>
</ul>
<p align="JUSTIFY">Artinya adalah, sehebat apapun sebuah pasukan kalau terus menerus harus berada di medan perang yang sama, pastilah akan mengalami kerugian. Menurut Sun Tzu II, kalaupun menang tentulah ditebus dengan kerugian yang amat perih. Kuncinya adalah, para jenderal yang mengirim serdadu ke medan perang haruslah memperhitungkan kelelahan fisik dan mental yang akan melanda pasukan. Mencapai batas maksimum ketahanan manusia, itulah yang ingin dikejar di pendidikan-pendidikan prajurit komando. Prajurit ditempa dan dibina dengan sangat keras sampai ia merasakan kesakitan yang tidak pernah terbayangkan olehnya. Ada pihak menyebutnya tidak manusiawi. Tapi apakah perlakuan yang akan diterima seandainya ia tertangkap musuh akan lebih manusiawi? Tentu jika Prajurit yang tertangkap oleh musuh dan ditawan. Dia akan disiksa lebih keras dan diinterogasi lebih kejam daripada yang pernah dibayangkan. Tidak hanya dilatih menghadapi siksaan musuh, juga Prajurit harus mampu bertahan dalam pertempuran yang panjang dan melelahkan.</p>
<p align="JUSTIFY">Jika masuk Pendidikan untuk masuk Tentara saja sangat sulit dengan binaan yang sangat kejam dan melelahkan, lebih sulit dibandingkan dengan masuk Pendidikan Polisi. Maka, tentu untuk menjadi Kopassus, Prajurit dididik dan dibina secara tak berprikemausiaan dan sampai diatas batas maksimal ketahanan mental dan fisik Prajurit. Sehingga lulusan Kopassus adalah lulusan dari Prajurit-prajurit pilihan yang tidak sembarang orang bisa masuk. Pendidikan Kopassus 5 kali lipat lebih ketat, keras, dan kejam daripada pendidikan Komando biasa. Sehingga ada yang mengatakan bahwa 1 orang Prajurit Kopassus, sama saja dengan; 5 orang Tentara Reguler. Itu memang benar, karena keahlian dan kemampuan Prajurit Kopassus diatas rata-rata Tentara Reguler. Dengan begitu menjadikan Kopassus merupakan unit Pasukan Elite Militer yang tangguh dan kuat di segala medan, dan dapat ditempatkan di waktu dan tempat manapun untuk tugas dan misi rahasia.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"> <strong>Pendidikan Kopassus</strong></p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus3.jpg"><img title="Kopassus3" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus3.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Bertahan hidup di Rawa dan Hutan</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Dalam proses rekrutmen, Kopassus menerapkan standar di atas rata-rata. Dari postur tubuh, minimal 168 sentimeter. Bahkan di era Prabowo Subianto pernah mencapai 170 sentimeter. Penerapan standar tinggi badan ini tentu dengan maksud untuk mendapatkan sosok prajurit yang tangguh dan berwibawa. Dari semua tahapan pendidikan di atas, materi komando diakui yang paling berat. Namun justru dari sinilah awalnya pembentukan prajurit individu seperti yang dibutuhkan Kopassus sebagai komando tempur. Kenyataannya walau seberat apapun, banyak generasi muda yang tertarik mengabdi kepada Negara dengan masuk dan mendaftar menjadi Prajurit Kopassus.</p>
<p align="JUSTIFY">Kecepatan reaksi tidak hanya harus dimiliki pada saat di medan tempur. Tetapi juga di semak belukar, rawa dan hutan belantara. Prajurit harus bisa bergerak cepat dan taktis dengan senjata mengarah kedepan untuk mengejar musuh yang lari.</p>
<p align="JUSTIFY">Adalah Mayor Inf Sarwo Edhi Wibowo yang banyak membawa angin perubahan dalam pendidikan komando. Komandan ke 4 ini menata materi pendidikan lebih sistematis dan terarah sesuai kebutuhan. Termasuk mencari daerah latihan Akhir dari penyempurnaan adalah ditetapkannya tahapan pendidikan komando: Tahap Basis, Gunung dan Hutan serta Tahap Pendaratan Laut.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus5.jpg"><img title="kopassus5" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus5.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Pendidikan Prajurit Kopassus – medan hutan dan rawa</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Waktu pendidikan ditetapkan selama 20 minggu. Periode pelatihan dibagi atas Latihan Dasar Komando (10 minggu), Gunung dan Hutan (enam minggu) dan Pendaratan Laut (empat minggu). Dalam ketiga tahapan ini, siswa komando menerima 63 materi pelajaran seperti teknik tempur, membaca peta, pionir, patroli, survival, mendaki gunung serta pendaratan dengan kapal motor dan pendaratan amfibi.</p>
<p align="JUSTIFY">Materi-materi diarahkan kepada kebutuhan tugas. Meliputi PJD <em>(Pertempuran Jarak Dekat)</em>, perang kota, gerilya lawan gerilya, selam militer dan antiteror. Selain Sepursus <em>(Sekolah Pertempuran Khusus)</em>, prajurit juga diharuskan mengikuti pendidikan spesialisasi.</p>
<p align="JUSTIFY">Ada dua tahap latihan yang menurut Prajurit yang paling sulit dan mendebarkan dalam sesi Perang Hutan dan rawa, yaitu tahap pelolosan dan Kamp Tawanan.</p>
<p align="JUSTIFY">Pelolosan diawali dengan dilepasnya siswa satu demi satu di sebuah tempat di Nusakambangan. Dalam hitungan tertentu, is harus tiba di <em>save house</em> di pantai Permisan. Pelolosan dimulai pukul 7 pagi hingga paling lambat memasuki <em>save hous</em>e pukul 10 malam.</p>
<p align="JUSTIFY">Setelah dilepas instruktur, siswa yang tidak dibekali apapun itu harus mampu menembus segala rintangan selama di perjalanan. Rintangan baik dari medan ataupun dari rintangan rekayasa para instruktur. Rintangan rekayasa instruktur bisa berupa tembakan atau dikejar sampai tertangkap. Apa jadinya kalau tertangkap? Bayangkan saja perang sungguhan ketika seorang tentara musuh tertangkap. Dimasukkan ke dalam tahanan lalu diinterogasi dan disiksa sampai buka mulut. Gebukan, tendangan, hantaman benda keras dan sejumlah siksaan lainnya yang mungkin tidak bisa disebutkan, harus diterima bagi yang tertangkap..</p>
<p align="JUSTIFY">Selesai Pelolosan, berikutnya sudah menunggu materi Kamp Tawanan, Jika di Pelolosan hanya yang tertangkap saja yang merasakan siksaan sebagai tawanan, maka di Kamp Tawanan seluruh siswa merasakannya. Selama tiga hari tiga malam, siswa merasakan beratnya menjadi tawanan perang. Pendidikan Latihan ini membuat para Prajurit sadar akan ancaman dan bahaya yang harus mereka alami saat mereka tertangkap dan diinterogasi oleh musuh sebagai tawanan perang.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Pendidikan Komando adalah Pendidikan dan latihan yang sangat melelahkan dan meruntuhkan mental dan fisik Prajurit. Itulah kesimpulan akhir dari pendidikan komando. Ada yang kuat, setengah kuat dan yang gagal di tengah jalan. Penilaian akhir pendidikan komando dilakukan secara akumulatif dari puluhan materi yang diberikan. Dari penilaian itu akan terlihat kecenderungan, kelebihan dan kekurangan seorang prajurit. Peserta yang gagal biasanya karena sakit. Dan untuk Prajurit yang berhasil lolos dalam Pendidikan, maka ia berhak dan pantas menyandang gelar sebagai Prajurit Kopassus Indonesia. Ada kebanggaan tersendiri ketika seseorang berhasil menjadi Kopassus.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"> <a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus2vq5.png"><img title="kopassus2vq5" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus2vq5.png?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Saat-saat kelulusan Prajurit Kopassus, yang telah dibina dan dididik</em></p>
<p align="JUSTIFY"><em>secara keras dan kejam</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/13082865121269011878.jpg"><img title="13082865121269011878" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/13082865121269011878.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">Prajurit Kopassus dengan mengenakan Baret Merah</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Tahap-tahap Pendidikan Komando;</strong></p>
<p align="JUSTIFY">Tahap Pertama (Dasar) –<em> 10 Minggu Pelatihan</em> :</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Latihan Individu di Batujajar</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Membentuk Sikap dan Kepribadian Individu</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Mengisi Kemampuan Teknis</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Taktik Operasi Komando</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pertempuran Perorangan</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Dasar-dasar Pertempuran Kota</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pengetahuan Pendukung</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Manajerial Lapangan</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Uji Kemampuan Navigasi Darat</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Uji kemampuan Perorangan</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY">Tahap Kedua (Gunung dan Hutan) – <em>6 Minggu pelatihan </em>:</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perang Hutan dan Pertempuran di Situ Lembang</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pemantapan Pengamatan Hutan</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Kemampuan Individu di Hutan</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Teknik Dasar Pertempuran</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Kemampuan kerjasama Tim dan kelompok di dalam Hutan</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">HTF Hutan</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Aplikasi Long March <em>(PPJJ)</em></p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY">Tahap Ketiga (Rawa dan Laut) – <em>4 Minggu pelatihan</em> :</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Titik berat Operasi Komando</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Taktik Pertempuran Rawa di Cilacap dan Nusakambangan</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pemantapan Pengamatan Rawa dan Laut</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Kemampuan Patroli</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Ilmu Medan Rawa</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Uji Daya Tahan CAMP</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY"> <a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/2411184060537f897ffeotd2.jpg"><img title="2411184060537f897ffeotd2" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/2411184060537f897ffeotd2.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Unit khusus Penanggulangan Ancaman Teroris- SAT 81 GULTOR<br />
</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Unit SAT 81 Gultor adalah nama satuan dari Kopassus yang sekarang menangani masalah Keamanan dan Ancaman keamanan Negara, lebih difokuskan terhadap masalah Penanggulangan Anti-Terorisme. SAT 81 Gultor singkatan dari Satuan 81 Penanggulangan Aksi terorisme. Konflik yang timbul saat ini seringkali membutuhkan gerak cepat, taktik jitu, dan ketepatan pembacaan situasi, dan penyelesaian atau penumpasan teroris dalam waktu singkat, serta pembebasan sandera, yang kesemuanya merupakan spesialisasi mutlak yang dimiliki Unit SAT 81 Gultor. Seperti pembebasan sandera lintas negara yang pernah dan berhasil dilakukan oleh satuan khusus ini. Saat pembajakan pesawat didalam pesawat Garuda Airline 206 <em>(Operasi Woyla)</em>, yang terjadi pada 13 maret 1981 di Bandara Don Muang, Bangkok. Operasi lainnya yaitu pembebasan 26 sandera yang ditawan GPK Kelly Kwalik di Irian Jaya pada 15 mei 1996.</p>
<p align="JUSTIFY">Selain Sat 81 Gultor, Kopassus juga memiliki Denjaka <em>(Detasemen Jala Mangkara) </em>untuk wilayah pertahanan maritim, yang merupakan gabungan dari Kopaska <em>(Korps Pasukan Katak)</em> dan Taifib <em>(Batalion intai Amfibi)</em>. Dan satuan khusus yang dimiliki TNI-AU, yakni; Detasemen Bravo 90 <em>(Bravo 90) </em>yang baru dibentuk pada tahun 1990, yang melaksanakan dukungan operasi udara, dan menetralisir semua aktivitas udara musuh.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"> <strong>Kemampuan PASUKAN KOPASSUS</strong></p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/01.gif"><img title="01" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/01.gif?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">Bela Diri Prajurit</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/r646405_4512548.jpg"><img title="r646405_4512548" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/r646405_4512548.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Aksi Prajurit kopassus dalam kegiatan bela diri</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Prajurit Kopassus juga diajarkan dalam pertarungan Individu dan pertarungan jarak dekat tanpa menggunakan senjata. Maka dari itu, ilmu bela diri adalah sangatlah penting, dan merupakan pertahahan terakhir dari Prajurit Kopassus dalam hal pertahahan dan untuk membunuh musuh dengan tangan kosong.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Penjinakkan Bom </strong></p>
<p align="JUSTIFY">Selain ilmu bela diri, Prajurit kopassus diajarkan bagaimana cara menanggulangi serangan musuh, dalam hal ini melalui penjinakkan bom. Kemampuan ini khusus untuk unit Pasukan Satuan Penanggulangan Teror atau yang dikenal dengan SAT 81 Gultor. Dalam hal ini, Kopassus telah sangat berkembang dalam hal Ilmu pengetahuan dan teknologi, dan juga jam terbang yang cukup, yang mereka dapatkan selama ini. Di era yang modern ini, teroris juga telah banyak merajalela di Indonesia dengan menggunakan berbagai macam bom dan bahan peledak lain yang semakin hari semakin berkembang, baik dalam hal; skala ledakan bom maupun ukuran dan jenis bomnya yang beraneka ragam. Mengharuskan Pasukan Khusus ini, Sat 81 Gultor, untuk lebih handal dalam penanganan aksi Terorisme melalui aksi-aksi bom yang sedang marak berkembang di Indonesia.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/peristiwa-simulasi-kopassus-sas-01b.jpg"><img title="peristiwa-simulasi-kopassus-sas-01b" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/peristiwa-simulasi-kopassus-sas-01b.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Latihan gabungan antara SAT-81 Kopassus dan SAS.</em></p>
<p align="JUSTIFY"><em>dengan menggunakan robot penjinak bom</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Kemampuan Maritim</strong></p>
<p align="JUSTIFY">Prajurit Kopassus juga membekali diri dengan Latihan Maritim untuk meningkatkan kemampuan Maritim, baik kemampuan Kelompok ataupun kemampuan Individu. Kemampuan bukan hanya di darat saja, tetapi di perairan juga menjadi perhatian yang serius bagi Pasukan Elite ini. Mengingat Perairan di Indonesia yang sangat luas dan terbentang dari Sabang sampai Marauke. Membuat kemampuan Maritim ini mutlak diperlukan bagi Prajurit Kopassus. Mensyaratkan berbagai persyaratan untuk kemampuan ini, diantaranya; mampu berenang cepat, mampu menyelam di bawah dasar laut dengan kedalaman tertentu, mampu berenang dengan memegang senjata dan memikul beban yang berat, mampu berenang dengan tangan atau kaki terikat, berenang jauh untuk tujuan meloloskan diri dari sergapan musuh. Dan masih banyak lain persyaratan atau kemampuan taktis lainnya yang mutlak harus dimiliki. unit ini dinamakan Kopaska (Komando Pasukan Katak).</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopaska7.jpg"><img title="Kopaska7" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopaska7.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Simulasi Grup Kopassus (Kopaska) di perairan Indonesia </em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Taktis dan Pasukan Gerak Cepat</strong></p>
<p align="JUSTIFY">Kopassus juga merupakan pasukan taktis dan pasukan gerak cepat terbaik di Indonesia. Bahkan di dunia, Kopassus sudah tidak diragukan lagi kecepatannya saat membebaskan sandera pada pembajakan pesawat Garuda GA 206 dalam operasi woyla Tahun 1981, saat itu, Kopassus hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk membunuh teroris dan menyelamatkan semua sandera. Ini tentu bukan hal yang mudah dilakukan, sejak saat itu, Kopassus menjadi semakin melegenda dan disegani oleh banyak negara-negara luar, bahkan Amerika sekalipun.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/antarafoto-1285644609.jpg"><img title="antarafoto-1285644609-" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/antarafoto-1285644609.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Latihan taktis – pembebasan sandera</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassujs5.jpg"><img title="Kopassujs5" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassujs5.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Latihan gabungan Kopassus dan SAS Australia di Bandara,</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Belakangan ini, saat hubungan Indonesia dan Australia mulai membaik. Keduabelah pihak bersepakat untuk menjalin kerjasama dalam hal Kemanan Internasional dan Penanganan Aksi Terorisme. Maka sering sekali Pihak Pejabat Militer Australia datang berkunjung ke Indonesia untuk sekedar melihat secara langsung simulasi latihan Kopassus, dan juga menjalin hubungan baik dengan cara melaksanakan Latihan gabungan Antara Kopassus Indonesia <em>(Sat 81 Gultor)</em> dan SAS Australia <em>(Australian Special Air Service Regiment)</em> .</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/1.jpg"><img title="1" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/1.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Kopassus- saat latihan gabungan bersama SAS Australia<br />
</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Walaupun banyak pihak <em>(terutama media-media barat)</em> yang mengatakan bahwa Kopassus banyak melakukan pelanggaran HAM di wilayah Indonesia sendiri, namun itu sama sekali tidak mempengaruhi kinerja kopassus itu sendiri. Kopassus malah  membuktikan diri dan  meningkatkan kemampuannya dalam menjadi Pasukan Elite terbaik dalam skala global. Kopassus kemudian dinobatkan sebagai pasukan Elite terbaik ke-3 di Dunia, setelah Mossad Israel di urutan ke-2, dan SAS Inggris di urutan pertama, yang disurvei oleh <em>Discovery Channel; Military Channel </em>pada Tahun 2008<em>. </em>Yang menjadi kriteria <em>Discovery Channel </em>dalam menempatkan Kopassus dalam urutan Pasukan Khusus Terbaik ke-3 di dunia adalah kemampuan dan kecakapan Individu nya, bukan dinilai dari Peralatan dan Teknologi canggih yang dimiliki. Ini menjadikan Kopassus mendapatkan citra yang positif dari berbagai pihak, dan juga banyak disegani dan dipuji oleh masyarakat Indonesia sendiri, terutama di kalangan generasi muda Indonesia, terlepas dari semua tuduhan pelanggaran HAM yang gencar-gencarnya digembar-gemborkan oleh media barat. Untuk itu, dengan memiliki Satuan Khusus ini, menjadikan rakyat Indonesia bangga dan merasa aman. Teroris tentu harus berpikir ulang jika ingin berhadapan dengan Pasukan elite ini.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus-2.jpg"><img title="kopassus-2" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/kopassus-2.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Grup Satuan 81- Penanggulangan Teror (SAT 81- Gultor)</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Satuan 81 Penanggulangan Teror adalah unit gerak cepat dalam hal pembebasan sandera, melumpuhkan musuh dengan sekejap, dan melakukan serangkaian Aksi penanggulangan ancaman terorisme lainnya. Kualitasnya pun diakui oleh banyak pihak, bahkan oleh pengamat militer asing, walaupun banyak juga masyarakat Indonesia yang masih meragukan kualitas mereka. Akan tetapi, yang perlu dicatat adalah, Pasukan Elite ini mendapatkan penghargaan menjadi Pasukan Elite terbaik ke-3 di dunia, oleh <em>Discovery Channel</em>, tentu bukan hal yang mudah didapatkan oleh Pasukan Elite manapun di dunia. Bahkan Pasukan Khusus Amerika sekalipun, tidak dimasukkan ke dalam daftar 3 besar Pasukan Khusus terbaik di dunia. Sudah sepatutnya kita, sebagai warga negara Indonesia, bangga memiliki Komando Pasukan Khusus; Kopassus !</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/3355501703_f728d19934.jpg"><img title="3355501703_f728d19934" src="http://intelijenmiliter.files.wordpress.com/2011/11/3355501703_f728d19934.jpg?w=640" alt="" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p><em>(18 Agustus 2011)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SAS British (Special Air Service)]]></title>
<link>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/sas-british-special-air-service/</link>
<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 08:41:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdu18</dc:creator>
<guid>http://intelijenmiliter2.wordpress.com/2011/12/10/sas-british-special-air-service/</guid>
<description><![CDATA[SAS British . Special Air Service atau SAS adalah sebuah resimen pasukan khusus dari Tentara Britani]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY">SAS British</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/10x10_sas-logo_v01-jpg1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-66" title="10x10_SAS-Logo_V01.jpg" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/10x10_sas-logo_v01-jpg1.png?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><em>Special Air Service</em> atau SAS adalah sebuah resimen pasukan khusus dari Tentara Britania Raya yang telah menjadi model pasukan khusus yang populer di banyak negara di seluruh dunia. <em>Special Air Service</em> bersama-sama dengan Special Boat Service (SBS), Special Reconnaissance Regiment (SRR), dan Special Forces Support Group (SFSG), kesemuanya itu membentuk unit Pasukan Khusus <em>United Kingdom</em> dibawah komando pemimpin Pasukan khusus.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sas-motto-military-12492333-1024-768.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-67" title="sas-motto-military-12492333-1024-768" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sas-motto-military-12492333-1024-768.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Fungsi Utama SAS;</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Penanganan Anti-Terorisme</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pengumpulan Informasi Intelijen</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Penyerangan Target; sabotase dibelakang garis pertahanan musuh</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perlindungan dekat <em>(close protection)</em></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Melakukan Misi Rahasia dan mata-mata</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/11816931801.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-71" title="1181693180" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/11816931801.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">SAS, secara prinsip, adalah organisasi Pasukan Elite Britania <em>(Inggris)</em>. Dibentuk Tahun 1941 untuk melakukan penyerangan dibelakang garis pertahanan Jerman di Afrika Utara, dengan <em>the Long Range Desert Group</em>, sekarang model pasukan elite ini menjadi model yang banyak ditiru oleh banyak negara. SAS adalah kelompok berskala kecil dan organisasi rahasia, Merupakan bagian dari UKSF<em> (Pasukan Elite UK)</em>, SBS dan SRR. SAS dianggap sebagai unit yang terbaik dan Unit Pasukan khusus dengan pelatihan terbaik di dunia.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Organisasi</strong></p>
<p align="JUSTIFY">Ada tiga Batalion terpisah, Resimen dari Resimen SAS-22 adalah elemen tentara reguler, dengan Resimen tentara teritorial <em>(Territorial Army)</em>, Resimen SAS-21 dan Resimen SAS-23, diketahui sebagai SAS(R). mereka mendukung penerbangan dari Korps pasukan udara <em>(Army Air Corps)</em> dan dua skuadron dari Korps Kerajaan Inggris, yang mana terdiri dari gabungan pasukan SAS dan personil SAS(R). Semua personil SAS harus melewati prosedur seleksi ketat untuk dapat menjadi bagian dari SAS, proses penyeleksian anggota SAS-21 dan SAS-23 diperpanjang menjadi lebih dari 1 tahun.</p>
<p align="JUSTIFY">SAS-22 juga memiliki markas, dan bagian Intelijen, Penelitian operasional militer, Sayap CRW, dan pelatihan <em>wing</em>. Masing-masing skuad dibagi kedalam 4 grup, untuk 16 orang tentara dengan tanggung jawab dan keahlian yang berbeda; (Tentara Udara, Tentara Maritim, Tentara Gerak Cepat, dan Tentara Gunung) Sayap CRW dibentuk untuk 1 skuadron, yang bergantian setiap 6-9 bulan. Skuadron dipecah menjadi dua Tentara yang terpisah;</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Tentara Merah <em>(Tentara Udara dan Tentara Gunung)</em></p>
<p align="JUSTIFY">Tentara Biru <em>(Tentara Maritim dan Tentara Gerak Cepat)</em></p>
<p align="JUSTIFY">Masing-masing dari dua kubu Tentara dibentuk dari grup penyerbuan dan tim sniper.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/british_sas22.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-74" title="british_sas2" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/british_sas22.jpg?w=211&#038;h=299" alt="" width="211" height="299" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">Fungsi dan tugas SAS;</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Mengumpulkan informasi Inteljen di belakang garis pertahanan musuh</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Menghancurkan target yang jauh di belakang garis pertahanan musuh</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Melindungi atasan senior dan pejabat tinggi Kerajaan Britania</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Menjalani operasi CRW untuk membantu unit kepolisian, seperti; SO19</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Beroperasi tanpa campur tangan Pemerintah Resmi Britania Raya</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Melatih pasukan khusus dari negara-negara lain</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Menjalankan operasi Anti-Terorisme di dalam dan luar negeri</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY">Bahkan ketika masing-masing Tentara telah mendapat Perannya (Tentara Maritim, Tentara Gerak Cepat, Tentara Udara), masing-masing Tentara diharapkan harus mengetahui dan melaksanakan juga peran dari kelompok Tentara lain. Ini dimaksudkan untuk memunculkan rasa tanggung jawab diantara Tentara didalam keseluruhan Resimen.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sbs-mct.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-75" title="sbs-mct" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sbs-mct.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Special Boat Service (SBS)</em> – Penanganan ancaman teroris melalui</p>
<p align="JUSTIFY">wilayah laut</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Latihan dan Seleksi</strong></p>
<p align="JUSTIFY">Komandan besar Mayor John Woodhouse memperkenalkan penyeleksian prajurit SAS di Tahun 1952. sebelum tahun tersebut, para prajurit telah dipercaya dalam berbagai misi di medan tempur. Latihan dan seleksi SAS adalah pelatihan militer yang paling sulit didalam seleksi Tentara Britania, dilaporkan bahwa hanya 2-10% yang lolos seleksi dari 100%. ini termasuk test fisik dan kekuatan, Keberanian di atas Mercusuar Brecon dan jurang Elan di Wales, dan hutan lebat di Brunei. Gurun Namib juga dimasukkan sebagai pelatihan padang pasir. Seleksi yang ketat membutuhkan waktu 6 bulan untuk selesai</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sas2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-76" title="sas2" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sas2.jpg?w=592&#038;h=448" alt="" width="592" height="448" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Pelatihan prajurit SAS di gurun</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong><span style="font-size:small;">Penugasan dan Pengenalan unit Pasukan Khusus</span></strong><em>(Pelatihan 2 hari)</em></p>
<p align="JUSTIFY">lebih dari seminggu, kandidat yang berpotensi akan ditunjukkan seperti apa kehidupan dalam UKSF <em>(Pasukan Khusus UK)</em>, dan diberikan tugas yang ditentukan sepanjang penyeleksian. Terdapat sebuah map dan tes kompas, ujian berenang, latihan pertolongan pertama <em>(First Aid Test)</em> dan test ketahanan perang.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Test kebugaran dan Navigasi</strong> <em>(Pelatihan 4 minggu)</em></p>
<p align="JUSTIFY">Pelatihan pertama adalah prajurit ditempatkan di medan yang tidak bersahabat seperti di Mercusuar Brecon dan Jurang Elan. Cuaca disana tidak dapat dipredikisi dan tidak bersahabat, dan banyak juga Tentara yang tewas disepanjang seleksi yang ketat ini, kebanyakan kematian disebabkan oleh Hypothermia <em>(terkait dengan suhu badan yang terlalu rendah)</em> atau hal-hal lainnya. Seleksi dimulai dengan ujian ketahanan perang, prajurit harus berlari 2,5 km dalam 15 menit, lalu pada jarak yang sama <em>(yaitu 2,5km)</em> lari secara individu kurang dari 10,5 menit. Minggu pertama banyak meliputi perjalanan disekitar Britania Raya, lembah dan jurang dengan sedikit beban yang dipikul prajurit. Pelatihan navigasi dan pembacaan map juga termasuk didalamnya. Pelatihan Navigasi dijalankan dalam grup-grup kecil di area sekitar Woodland dan juga pada malam hari. Bawaan dalam tas prajurit yang dipikul mulai diperbanyak dan semakin berat, senjata serbu SA80 tanpa tali harus dibawa. Prajurit harus membawa dan menggenggam senjata tersebut dalam situasi apapun, seperti; memanjat lereng gunung dan menuruni lembah.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Pelatihan lanjutan awal </strong><em>(pelatihan 4 minggu)</em></p>
<p align="JUSTIFY">Latihan ini terdiri dari latihan yang lebih detail dan realistik dalam penggunaan senjata, pemusnahan dan taktik patroli kecil. Mereka yang tidak siap untuk terbang parasut, juga akan dilatih dalam kemampun ini. Pada akhir latihan parasut SAS, prajurit diberikan gelar <em>SAS Wings</em>, yang merupakan unit penerbang parasut terbaik.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sasr_1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-77" title="sasr_1" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sasr_1.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Pelatihan Hutan</strong> <em>(pelatihan 6 Minggu)</em></p>
<p align="JUSTIFY">Prajurit dibagi kedalam empat patroli dan diawasi siang malam oleh Staf Direktur, prajurit harus bertahan satu jam saat fajar, dan satu jam saat petang setiap hari tanpa kegagalan, dan harus membawa pisau mereka setiap saat. Setelah latihan navigasi, mereka menuju kedalam hutan lebat, penanganan maritim, membangun kamp, dan ada sebuah ujian lagi agar mereka lolos seleksi. Dimana semua hal yang telah dipelajari harus diterapkan secara benar dan sempurna. Prajurit harus bertahan hidup, bertarung dan hidup didalam hutan, dan harus berhati-hati untuk setiap sayatan, goresan dan kulit yang melepuh, karena itu dapat dengan mudah menginfeksi kulit. Hujan hampir setiap saat turun, yang juga melemahkan mental para prajurit. Untuk pelatihan hutan sendiri, biasanya dilakukan di hutan belantara di Brunei</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Ujian ketahanan perang</strong> <em>(pelatihan 4 minggu)</em></p>
<p align="JUSTIFY">Ada bulan yang lain, dimana untuk melatih ketahanan perang, hidup di medan perang dan menggunakan taktik pelarian dan meloloskan diri <em>(E &#38; E tactics; Escape and Evasion tactics)</em>. Ada juga pelajaran teknik interogasi untuk orang-orang yang tertangkap sebagai Tahanan Perang <em>(Prisoners of War)</em>. Di akhir pelatihan taktik EE, prajurit harus dipakaikan pakaian besar untuk memperlambat gerakan mereka, mereka harus menghindar dan meloloskan diri dari kejaran Hunter Force <em>(Pasukan pengejar dan pemburu)</em>, yang berkomplot dengan Resimen Prajurit Parasut atau Prajurit Gurkha. Prajurit kebingungan, dibuat stres dan frustasi, dipaksa untuk berada dalam keadaan kacau balau, dehidrasi dan tidak diberikan makanan. Banyak fobia yang bermunculan diantara para prajurit yang dibina, seperti mereka ditempatkan diposisi dimana mereka menaruh tawanan didalam sebuah kandang yang tidak lebih besar dari kandang anjing Kennel, dan meletakkan besi diatas kandang tersebut. Tawanan kemudian secara terus-menerus memukul besi dengan rantai, untuk membuat perasaan Klaustrofobik <em>(rasa takut yang amat sangat didalam area yang kecil)</em>. Prajurit hanya diijinkan untuk merespon pertanyaan dengan;</p>
<p align="JUSTIFY">Nama</p>
<p align="JUSTIFY">Pangkat</p>
<p align="JUSTIFY">Nomor</p>
<p align="JUSTIFY">Tanggal Lahir</p>
<p align="JUSTIFY">“<em>I’m sorry I cannot answer that question”</em></p>
<p align="JUSTIFY">Dalam latihan, prajurit juga diperbolehkan untuk menberitahukan kepada tawanan mereka tentang agama, golongan darah dan riwayat kesehatan nya.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/british-sasf.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-78" title="british-sasf" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/british-sasf.jpg?w=563&#038;h=473" alt="" width="563" height="473" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Latihan taktis Prajurit SAS di wilayah perkotaan – Penanggulangan Anti-Teroris</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Spesialisasi Khusus Prajurit;</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pertolongan Pertama, level tingkat tinggi, dengan bertugas penuh di Rumah Sakit yang sibuk, termasuk seminggu berada di kamar mayat.</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Sinyal atau Isyarat</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Teknik Parasut HALO <em>(High Altitude, Low Opening)</em></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Teknik Parasut HAHO<em> (High Altitude, High Opening)</em></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Berlatih menembak Sniper, semua prajurit SAS dilatih oleh Marinir Kerajaan Inggris pada kursus latihan menembak sniper di CTCRM <em>(Commando Training Centre Royal Marines)</em></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Mempelajari bahasa asing</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Kemampuan mengoperasikan kendaraan; patroli kendaraan, patroli dan penjagaan lintas negara, dan latihan mengemudi untuk menghindari kejaran dan serangan musuh</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pelatihan CRW</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Metode peledakan bom EMOE</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perlindungan VIP <em>(bodyguard atau perlindungan dekat) </em></p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/british-sas.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-79" title="british-sas" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/british-sas.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><em>Unit SAS yang bertugas di Irak</em></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY">Sampai saat ini, SAS telah terlibat dalam banyak operasi militer di luar dari negaranya sendiri. Operasi militer tersebut tentu sangat membantu sekutu dalam perlawanan terhadap kelompok bersenjata di daerah konflik militer. Dari dulu hingga saat ini SAS telah bersekutu dengan Amerika Serikat dalam masalah konflik militer dan penanganan Anti-Terorisme di dunia. Tentu pasukan Elite dari Inggris ini menambah daya tempur dan mendapatkan banyak Informasi Intelijen dalam bekerjasama dengan AS, yang tentunya mempermudah operasi mereka di lapangan. Keterlibatan mereka antara lain;</p>
<ul>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perang Dunia ke-2</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Situasi Darurat Malaysia</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Konfrontasi Indonesia vs Malaysia</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Pemberontakan Dhofar</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Situasi Darurat Aden</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Masalah Irlandia Utara</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perang Falklands</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perang Gulf</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Intervensi NATO di Bosnia</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Operasi Barras</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perang Irak</p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY">Perang di Afghanistan</p>
</li>
</ul>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
<p align="JUSTIFY"><strong>Kerahasiaan</strong></p>
<p align="JUSTIFY">Sejak masuk kedalam Resimen, Prajurit harus memegang teguh peraturan ketat, seperti; tidak menceritakan kepada siapapun termasuk kepada keluarga mereka; bahwa mereka adalah anggota SAS. Kerahasiaan harus diterapkan termasuk didalam bertugas di lapangan. Prajurit juga tidak diperkenankan untuk memberikan informasi apapun, termasuk nama mereka, kepada otoritas kepolisian manapun, pada saat mereka beroperasi. Prajurit memiliki hak penuh 24 jam setelah selesai pertempuran dan baku tembak dengan musuh, dan tidak harus memberikan bukti-bukti kepada polisi disepanjang periode ini <em>(periode 24 jam)</em>. Jika penghargaan diberikan kepada Anggota SAS, seperti; <em>Military Cross (MC)</em>, prajurit yang terdaftar di media adalah Resimen induk mereka dan bukan Prajurit SAS. Jika prajurit SAS terbunuh pada saat bertugas <em>(Killed in Action). </em>Dan jika ada yang terbunuh, dan dapat dihindari, informasi tidak dipublikasikan untuk umum. Tapi jika itu tidak dapat dihindari, maka prajurit yang tewas terdaftar didalam Resimen Induk mereka dan bukan sebagai SAS. Setelah meninggalkan SAS, mantan anggota SAS kemungkinan tidak diberikan detail dari operasi misi rahasia yang sedang berjalan. Mantan Anggota Resimen menggunakan nama samaran seperti; Andy McNab. Pemerintah Otoritas Kerajaan Inggris tidak akan membuat pengumuman resmi yang menyangkut SAS dan ketika Pemerintah Inggris melaporkan sesuatu, maka dikatakan bahwa <em>“tidak ada hubungannya dengan SAS”</em>. Menteri Pertahanan Inggris telah membuat kebijakan resmi untuk tidak mendiskusikan keterlibatan apapun menyangkut SAS ataupun kegiatan operasi Intelijennya.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sasrecruits1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-80" title="JPAU02MAY03TR001  Date Taken: 02 MAY 2003Pic by: Sergeant Troy Rodgers" src="http://intelijenmiliter2.files.wordpress.com/2011/12/sasrecruits1.jpg?w=600&#038;h=391" alt="" width="600" height="391" /></a></p>
<p align="JUSTIFY">.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MALAM DI PASAR CIPANAS]]></title>
<link>http://dherdian.wordpress.com/2011/09/06/malam-di-pasar-cipanas/</link>
<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 16:16:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>ded</dc:creator>
<guid>http://dherdian.wordpress.com/2011/09/06/malam-di-pasar-cipanas/</guid>
<description><![CDATA[Pada Jumat (2/9) malam kami ke Pasar Cipanas Puncak Bogor, sambil menikmati udara yang lumayan dingi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pada Jumat (2/9) malam kami ke Pasar Cipanas Puncak Bogor, sambil menikmati udara yang lumayan dingin.</p>
<p>Seperti biasa di sana selalu tersedia jagung bakar/rebus dan sekoteng  yaitu minuman hangat rasa jahe yang dicampur dengan kacang hijau, kacang tanah, pacar cina dan potongan roti, cocok untuk tampat seperti ini&#8230;!!!</p>
<p>Ramai sekali  malam itu, parkiran kendaraan penuh&#8230;&#8230;.</p>
<p>Saya membawa tidak kurang dari 15 orang &#8220;Pasukan Khusus&#8221; yang terdiri dari anak dan keponakan, bahkan ada yang sudah level cucu&#8230;.he3x (baru sadar ternyata sudah tua).</p>
<p>Kata penjual jagung bakar : <em><span style="color:#0000ff;">&#8220;Mau yang mana Pak, 4ribu, 5ribu atau 6ribu, pakai mentega terus ditambah saus sambal, pedas atau sedang ?</span></em>&#8220;</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://dherdian.files.wordpress.com/2011/09/jagung-bakar.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3082" title="Jagung Bakar" src="http://dherdian.files.wordpress.com/2011/09/jagung-bakar.jpg?w=420&#038;h=251" alt="" width="420" height="251" /></a></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 430px"><a href="http://dherdian.files.wordpress.com/2011/09/pasukan.jpg"><img class="size-full wp-image-3083 " title="Pasukan Khusus" src="http://dherdian.files.wordpress.com/2011/09/pasukan.jpg?w=420&#038;h=251" alt="Pasukan Khusus" width="420" height="251" /></a><p class="wp-caption-text">Pasukan Khusus</p></div>
<p>Pada malam terakhir gantian kami yang bakar ayam, jagung dan roti (mentega, meses/coklat atau selai rasa strawberry).</p>
<p>Seru pokoknya, makannya rebutan &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[merah putih ]]></title>
<link>http://limaapril.wordpress.com/2009/08/17/merah-putih/</link>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 01:27:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Puja Pramudya</dc:creator>
<guid>http://limaapril.wordpress.com/2009/08/17/merah-putih/</guid>
<description><![CDATA[Akhirnya, muncul film baru juga di bioskop Mal Galeria Bali. Setelah beberapa saat harus puas dengan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Akhirnya, muncul film baru juga di bioskop Mal Galeria Bali. Setelah beberapa saat harus puas dengan pemutaran panjang Transformer dan Harry Potter selama hampir satu setengah bulan, ditayangkan juga film baru yang sudah menjadi  to-watch list. Itu adalah film merah putih, yang dirilis menjelang hari kemerdekaan, yang menceritakan kisah perjuangan para calon perwira tentara dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Set film bercerita pada medio 1947, di kala agresi Belanda yang hendak mengganggu kemerdekaan yang baru berumur 2 tahun itu. Beberapa pemuda Indonesia dari sejumlah daerah, bergabung ke sekolah calon tentara, untuk berbakti menjadi tentara Indonesia. Yang menjadi tidak biasa pada film ini adalah terlibatnya beberapa foreigner yang memegang posisi-posisi penting seperti ide cerita, penulis skenario, eksekutif produser dan sebagainya. Ironis bukan ?</p>
<p style="text-align:justify;">Filmnya memang berbeda dari film-film perang terdahulu. Ada selipan humor juga beberapa kali. Tokoh yang menjadi favorit saya tentu adalah Dayan, kadet asal Bali. Mungkin karena sedang melakukan KP di Bali juga, aksen dan logat bicaranya begitu akrab. Suka tersenyum sendiri melihatnya. Belum lagi aksinya yang sering menggunakan lemparan pisau ketimbang membidik lewat bedil. Meski sebagian orang masih ada yang memprotes film ini, antara lain dengan argumen kevalidan film, ketidak detailan pada aspek lokasi,cacat scene orang mati yang masih bernafas dan lainnya, saya pastikan  film ini bisa menjadi bagian kita untuk merayakan hari kemerdekaan kita, yang jatuh pada hari ini. Setidaknya,sudah ada lagi film yang mau mengangkat film berlatar perjuangan, tidak hanya komedi dan horor yang cenderung malah semakin vulgar.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbicara tentang kemerdekaan, selain lomba-lomba dan pentas rakyat macam makan kerupuk, pacu goni dan bola sarung yang dulu sering saya ikuti, ingatan saya juga kembali ke masa-masa SMA dimana saya tergabung dalam ekstrakurikuler Pasukan Khusus. Tugas Passus &#8211; demikian biasa disebut &#8211; adalah menjadi pengibar bendera merah putih di setiap hari-hari penting. 17 Agustus sudah pasti, awal masuk sekolah, hari pendidikan, hari pahwalan dan hari-hari yang biasa terdapat pengibaran. Saya lupa detailnya bagaimana bisa bergabung di ekstrakurikuler ini. Yang saya inget, selama sebulan pertama saya di SMA 8 Pekanbaru, alih-alih pulang ke rumah, setiap hari dari senin sampai minggu saya dan sejumlah anak-anak baru berlatih baris-berbaris dari pukul 3 hingga 6 sore. Setiap hari, sampai bosan dan capek. Di tahun pertama, saya kebagian menjadi pasukan Nusa dan Bangsa, yaitu pasukan yang mengawal pasukan utama &#8211; disebut pasukan 9 &#8211; untuk mengibarkan bendera merah putih.</p>
<p style="text-align:justify;">Setahun berikutnya, saya mendapat kesempatan untuk bergabung menjadi pasukan 9. Tidak tanggung-tanggung, diserahi tugas menjadi pengulur bendera juga. Tapi, sungguh, latihan nya pun bukan main berat. Kedisiplinan yang sudah ditempa selama setahun, ditingkatkan lagi. Bahkan menjadi-jadi. Kesalahan sedikit saja tidak ditolerir dan ditindak disiplin secara cepat. Latihannya pun begitu intensif, menyita waktu dan tenaga.</p>
<p style="text-align:justify;">Cerita yang saya kenang ketika detik-detik menjelang pengibaran, adalah teman saya yang bertugas sebagai penarik bendera. Namanya Ma-ruf,salah satu yang kemampuan PBB nya paling baik di Passus. Begitu tegangnya dia, hingga distarting point, meminta salah satu senior untuk menepuk-nepuk pipinya yang begitu dingin. Lucu sekali caranya untuk mencairkan suasana. Saya juga ditawari akan tetapi menolak &#8211; sepertinya malas juga ditampar-tampar cuma buat memanaskan diri . Alhamdulillah tugas itu dapat terlaksana dengan baik . Teman saya bercerita, gerakan rotasi 90 derajat pasukan 9 sangat apik. Gerakan ini merupakan gerakan yang latihannya paling banyak. Kita dituntut berputar dengan poros utama di tengah namun bentuk perseginya harus tetap bertahan selama perputaran. Bendera sampai tepat ketika lagu berakhir &#8211; hal ini diwanti2 selalu oleh pelatih.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika ada yang mengenal saya sekarang mungkin tidak ada yang percaya bahwa saya ketika SMA memang tergabung dalam pasukan pengibar bendera. Wajar, tinggi 163 cm dipandang tidak mungkin bisa lolos. Memang betul,jika kita berbicara di level paskibra . Berbeda jadinya karena ini berbicara di level sekolah. Tinggi tidak menjadi masalah, karena yang penting ada niat dan kemauan untuk menjadi pengibar bendera. Karir awal di Passus juga menjadi batu loncatan saya dalam karir organisasi di tingkat sekolah hingga kota. Dilamar menjadi calon wakil ketua OSIS- jaman saya adalah pertama kali pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS berpasangan, mengikuti model pemilihan presiden 2004. Selanjutnya, kehidupan dua tahun di SMA diisi dengan kegiatan-kegiatan seru yang cukup memorable. Hal ini pula yang membuat saya tetap ingin bergerak dalam lingkar organisasi ketika menjadi anggota biasa HMIF. Mungkin lain waktu saya cari foto ketika pengibaran, cukup sulit juga sekarang mencarinya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Selamat hari kemerdekaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk Tuhan,bangsa dan almameter</p>
<p style="text-align:justify;">Merdeka!!!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hasil Tes Forensik: Itu Bukan Noordin M Top]]></title>
<link>http://udinmduro.wordpress.com/2009/08/11/noordin-m-top-dikabarkan-tewas-hasil-tes-forensik-itu-bukan-noordin-m-top/</link>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 04:14:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>udinmduro</dc:creator>
<guid>http://udinmduro.wordpress.com/2009/08/11/noordin-m-top-dikabarkan-tewas-hasil-tes-forensik-itu-bukan-noordin-m-top/</guid>
<description><![CDATA[VIVAnews - Makin tipis harapan gembong teroris asal Malaysia, Noordin M Top telah tewas dalam aksi p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[VIVAnews - Makin tipis harapan gembong teroris asal Malaysia, Noordin M Top telah tewas dalam aksi p]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video Profil Kopassus]]></title>
<link>http://adiewicaksono.wordpress.com/2009/02/14/video-profil-kopassus/</link>
<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 04:35:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>adiewicaksono</dc:creator>
<guid>http://adiewicaksono.wordpress.com/2009/02/14/video-profil-kopassus/</guid>
<description><![CDATA[Link nya http://www.youtube.com/watch?v=dBYenFn515I]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/dBYenFn515I?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<p><!--more--><br />
Link nya <a href="http://www.youtube.com/watch?v=dBYenFn515I" rel="nofollow">http://www.youtube.com/watch?v=dBYenFn515I</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Special forces train for WOC]]></title>
<link>http://adiewicaksono.wordpress.com/2009/02/10/special-forces-train-for-woc/</link>
<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 07:34:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>adiewicaksono</dc:creator>
<guid>http://adiewicaksono.wordpress.com/2009/02/10/special-forces-train-for-woc/</guid>
<description><![CDATA[Special forces from the Indonesian Military&#8217;s (TNI) Air Force, Army and Navy will hold their s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://images.aryadhieva.multiply.com/image/11/photos/24/500x500/2/DenbravoBreakingGlass.jpg?et=PGTQS0524M0b6D1FDFPrQw&#38;nmid=73094602"><img class="aligncenter size-full wp-image-1532" title="Assault spec force" src="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2009/02/denbravobreakingglass.jpg?w=425&#038;h=282" alt="Assault spec force" width="425" height="282" /></a><br />
Special forces from the Indonesian Military&#8217;s (TNI) Air Force, Army and Navy will hold their second joint exercise session Tuesday, ahead of two international conferences in May.   &#8220;The joint exercise is held not only to keep the special forces alert but to crush any terrorist activities in Indonesia,&#8221; acting spokesman of the Marine Corps, Maj. Elfian Ranggawira said during a press conference on Sunday.</p>
<p>&#8220;It is also aimed at preparing for any terrorist threat during the World Ocean Conference and the Coral Triangle Initiative.&#8221;   Elfian said the exercise would involve 98 operatives from the Bravo Detachment (Denbravo) of the Air Force&#8217;s Special Forces, the 81st Anti-Terror Detachment of the Army Special Forces (Kopassus) and the Navy&#8217;s Jala Mangkara Detachment (Denjaka).   Also attending the press conference was Capt. Johny Widodo of the Santiago Regional Military Command, which oversees North Sulawesi; Capt. Sartono of the Manado Naval Main Base and First. Lt. Supry from the Sam Ratulangi Air Force Base.<!--more--></p>
<p>Elfian said the joint exercise would use all available equipment issued to the special forces including warships and submarines and that the exercise would be monitored directly by the TNI leaderships at its headquarters in Cilangkap, East Jakarta.   The TNI chief of staff for general affairs will hold a press conference after the completion of the exercises.   Capt. Johny said the exercises will be take place in three separate locations.</p>
<p>Kopassus will be in the Peninsula Hotel, Denjaka the Manado Convention Center and Denbravo the Sam Ratulangi Airport.   &#8220;It will start at 5 a.m. and last only one day,&#8221; Johny said.   Meanwhile, Supry said the air force will deploy two C-130 Hercules transport aircraft, a helicopter and a special combat vehicle for the exercises.   Both conferences will see the attendance of six foreign state leaders and 2,500 delegates from foreign countries and Indonesia.<br />
<a href="http://www.antarafoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1234237918"><img class="aligncenter size-full wp-image-1540" title="Denjaka" src="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2009/02/grab1.jpeg?w=450&#038;h=300" alt="Denjaka" width="450" height="300" /></a></p>
<p>Source <a href="http://www.thejakartapost.com/news/2009/02/09/special-forces-train-woc.html" target="new"> The Jakarta Post </a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dankormar Buka Latgab Passus TNI Tri Matra II]]></title>
<link>http://adiewicaksono.wordpress.com/2009/01/22/dankormar-buka-latgab-passus-tni-tri-matra-ii/</link>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 05:25:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>adiewicaksono</dc:creator>
<guid>http://adiewicaksono.wordpress.com/2009/01/22/dankormar-buka-latgab-passus-tni-tri-matra-ii/</guid>
<description><![CDATA[Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Djunaidi Djahri membuka secara resmi Latihan Gabungan Pasuka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2009/01/2121.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1381" title="Latihan anti teror" src="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2009/01/2121.jpg?w=307&#038;h=448" alt="Latihan anti teror" width="307" height="448" /></a></p>
<p>Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Djunaidi Djahri membuka secara resmi Latihan Gabungan Pasukan Khusus (LATGAB PASSUS) TNI Tri Matra II tahun 2008 di Auditorium Sekolah Komando TNI AL (Seskoal) Cipulir Jakarta-Selatan, Rabu (21/1).</p>
<p>Menurut Dankormar, latihan gabungan pasukan khusus TNI yang digelar saat ini merupakan kesempatan bagi ketiga satuan penanggulangan teror dari masing-masing angkatan untuk berlatih dan bekerjasama secara komprehensif sehingga tercapainya sasaran utama latihan, yaitu tersusunnya rencana operasi yang dapat digunakan sewaktu-waktu baik secara aspek operasional, taktik, tehnik dan prosedur.</p>
<p>Disamping itu, selain untuk menciptakan dampak psikologis yang menguntungkan bagi seluruh anggota pasukan khusus TNI, juga untuk mendapatkan data dan temuan yang akan digunakan untuk penyempurnaan doktrin dan pembuatan probangkuat dan kirbukuat di masa-masa yang akan datang.<br />
<!--more--><br />
Dankormar juga menegaskan, penyelenggaraan latihan ini merupakan suatu kegiatan penting dan memiliki bobot sangat strategis, mengingat pasukan khusus TNI memiliki tugas pokok yang selalu dihadapkan kepada berbagai kemungkinan kontijensi aksi terorisme yang dapat timbul sewaktu-waktu di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. ”Dengan latihan ini, diharapkan dapat mewujudkan kesiap-siagaan operasional satuan tempur pasukan khusus dalam penanggulangan teror yang bersifat strategis, terutama kemampuan penanggulangan teror aspek darat, laut dan udara dalam menghadapi setiap ancaman yang dapat mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia”.</p>
<p>Dalam pelaksanaan Latihan Gabungan Pasukan Khusus TNI Tri Matra II, latihan terbagi dalam 2 tahap, yaitu Gladi Posko dan Gladi Lapangan. Gladi Posko berlangsung di Seskoal dari tanggal 21 – 22 Januari 2009, sedangkan Gladi Lapangan di Hotel Peninsula Manado, Bandara Sam Ratulangi dan Perairan Teluk Manado dari tanggal 4 – 5 Pebruari 2009. Selain itu, Latgab Passus TNI Tri Matra II merupakan latihan gabungan Pasukan Khusus dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU yang kedua. Sebelumnya juga pernah dilaksanakan Gladi Posko dan Gladi Lapangan Latgab Passus TNI Tri Matra I Tahun 2008. Gladi Posko Latgab Passus TNI Tri Matra I di Markas Komando Pasukan Khusus (Makopassus) dari tanggal 13 &#8211; 15 Pebruari 2008, sedangkan Gladi Lapangan Latgab Passus TNI Tri Matra I di Batam dari tanggal 16 &#8211; 19 Pebruari 2008.</p>
<p>Sebelum mengakhiri amanat, Dankormar menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh peserta yang hadir dalam upacara pembukaan tersebut, diantaranya : Pertama, jaga disiplin diri dengan tetap mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar saudara mampu melaksanakan tugas dengan baik dan aman sesuai apa yang diharapkan. Kedua, laksanakan segala kegiatan latihan ini dengan penuh tanggung jawab sehingga apa yang saudara ikuti dapat membawa manfaat baik terhadap satuan maupun perorangan. Ketiga, tajamkan mekanisme perencanaan dengan benar sehinggga akan mendukung keberhasilan manuver di lapangan. Keempat, bangun kerjasama antar pelaku dan pendukung latihan dalam hal yang positif. Kelima, aplikasikan teori, taktik dan tehnik secara benar untuk keberhasilan latihan maupun operasi nantinya. Keenam, mantapkan kemampuan individu dan satuan tugas latihan dengan semangat berlatih yang tinggi. Ketujuh, pegang teguh prosedur keamanan personel dan keamanan material.</p>
<p>Selain itu, Dankormar menegaskan kepada masing-masing bagian atau unsur-unsur yang terlibat, baik sebagai Pengawas dan Pengendalian, Pelaku, Penilai serta Pendukung latihan agar memahami tugas, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&#38;id=113012006121014" target="new"> Puspen TNI </a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Operasi Woyla]]></title>
<link>http://adiewicaksono.wordpress.com/2008/12/28/operasi-woyla/</link>
<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 02:53:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>adiewicaksono</dc:creator>
<guid>http://adiewicaksono.wordpress.com/2008/12/28/operasi-woyla/</guid>
<description><![CDATA[Berikut adalah kutipan tentang pembajakan pesawat Woyla, satu-satunya pembajakan pesawat yang terjad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://www.angkasa-online.com/photo/image/BRAVO.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-789" title="simulasi pembebasan pembajakan pesawat" src="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2008/12/bravo.jpg?w=450&#038;h=299" alt="simulasi pembebasan pembajakan pesawat" width="450" height="299" /></a></p>
<p>Berikut adalah kutipan tentang pembajakan pesawat Woyla, satu-satunya pembajakan pesawat yang terjadi di Indonesia, yang dikutip dari buku biografi Benny Moerdani</p>
<p>Sabtu pagi 28 Maret 1981, pesawat Garuda Indonesia GA 206 tujuan Medan tinggal landas dari Bandara Talangbetutu, Palembang.Captain Pilot Herman Rante, menerbangkan DC 9 Woyla berisi 48 penumpang. Tiba-tiba, Copilot Hedhy Juwantoro  mendengar suara ribut di arah belakang. Baru saja akan berpaling, seorang menyerbu kokpit sambil berteriak, &#8220;Jangan bergerak, pesawat kami bajak&#8230;&#8221;</p>
<p>Pembajak meminta pesawat terbang ke Kolombo, Sri Lanka. Permintaan tersebut tidak mungkin dipenuhi, sebab bahan bakar terbatas. Pembajak lantas mengatakan &#8220;Pokoknya terbang sejauh-jauhnya dari Indonesia&#8221; teriak Mahrizal, seorang pembajak.</p>
<p><!--more-->Berita pertama pembajakan tersebar pukul 10.18, saat Captain Pilot A. Sapari dengan pesawat F28 Garuda yang baru tinggal landas dari Bandara Simpang Tiga, Pekan Baru mendengar panggilan radio dari GA 206 yang berbunyi &#8220;..being hijacked, being hijacked&#8221;. Berita tersebut langsung diteruskan ke Jakarta, berita yang mengejutkan petugas keamanan karena pada saat bersamaan juga diadakan latihan gabungan yang melibatkan semua unsur pasukan tempur di Timor-Timur hingga Halmahera. Berita tersebut diterima Wakil Panglima ABRI Laks. Sudomo yang masih berada di Jakarta. Sudomo langsung meneruskan berita tersebut kepada Kepala Pusat Intelijen Strategis Benny Moerdani yang langsung menghubungi Asrama Kopasandha (Sekarang Kopassus) yang diterima oleh Asisten Operasi Kopasandha LetKol Sintong Panjaitan. Benny memberitahu tentang dibajaknya pesawat Garuda, berapa jumlah pembajak, apa motivasinya, kemana tujuan dan apa tuntutannya masih belum diketahui &#8220;.. yang pasti, saya langsung diperintahkan menyiapkan pasukan&#8221;, kenang Sintong, yang pada saat itu kakinya digips sehingga tidak berangkat latihan gabungan.</p>
<p>Dari Thailand dikabarkan bahwa pesawat mendarat di bandara Don Muang, Thailand. DiJakarta Sabtu malam pukul 19.25, Kepala Bakin (sekarang BIN) Jenderal Yoga Sugomo berangkat ke Bangkok. Menurut berita yang dia peroleh, para pembajak lima lelaki berbicara bahasa Indonesia. bersenjatakan pistol, granat dan kemungkinan dinamit. Para pembajak menuntut Indonesia membebaskan tahanan Peristiwa Cicendo, komplotan Warman serta Komando Jihad. Para tahanan diminta diterbangkan disuatu tempat diluar Indonesia dan meminta uang sebesar 1.5 juta dollar AS. Jika tuntutantersebut tidak dipenuhi, mereka mengancam akan meledakkan Woyla beserta penumpangnya.</p>
<p>Sabtu malam pukul sepuluh lebih, Kol teddy Rusdi, Benny Moerdani dan Sudomo diterima Pak Harto DiCendana. Hasil akhir pembicaraan menyimpulkan bahwa opsi militer akan dilakukan untuk membebaskan pesawat tersebut.</p>
<p>Minggu pagi telepon di meja Benny berdering. Dubes Amerika Serikat Edward Masters mengkhawatirkan akan keselamatan warganya yang berada di GA 206 apabila opsi militer dilakukan. &#8220;I am sorry sir, but this is entirely an Indonesian problem. It is an Indonesian aircraft&#8221; jawab Benny. Ditegaskan Indonesia berhak mengambil segala langkah dalam meringkus pembajak dan tidak perlu izin dari negara lain. We don&#8217;t guarantee anything..&#8221;</p>
<p>Minggu malam pukul 21.00, setelah mendapat clearance dari pemerintah Thailand</p>
<p>bahwa pasukan anti teror boleh mendarat, Indonesia diizinkan mengirim pesawat terbang untuk menjemput sandera. Benny memutuskan menggunakan Garuda DC-10 Sumatera, pesawat ini lebih cepat dan lebih lama terbang dari DC 9. &#8220;..karena antisipasi pesawat yang dibajak kemungkinan akan dipakai terbang sampai ke Libya&#8221; kenang Subagyo HS yang saat itu berpangkat mayor di Grup IV Kopasandha.</p>
<p>Latihan 2 hari di hanggar garuda dengan pesawat DC 9, telah memantapkan tekad pasukan khusus anti teror untuk secepatnya meringkus pembajak. Sudah dua tahun pasukan khusus anti teror terbentuk, mereka terus berlatih tapi belum pernah punya kesempatan muncul. Baru kali ini, mereka akan melakukan operasi dan yang   lebih membanggakan, bertempur diwilayah negara asing. Pasukan belum berangkat menunggu perintah Benny, penanggung jawab operasi.</p>
<p>Begitu Benny datang bukan perintah berangkat yang didengar, tetapi &#8220;Bagaimana latihan kalian?&#8221;. &#8220;Siap pak&#8221; jawab Sintong mantap.Dalam kesempatan itu, Benny juga membagikan kotak amunisi.</p>
<p>Sintong lansung ingat sewaktu Operasi Dwikora. Perlengkapan baru sering malah bisa menyulitkan. Sering terjadi peluru tidak meledak, akibat belum dibiasakan penggunaannya. Trauma tersebut masih membekas, karena itu dia merasa yakin, sebuah peralatan yang belum pernah dicoba serta dibiasakankan. penggunaannya, bisa membahayakan.</p>
<p>Dengan mengumpulkan segala keberanian, Sintong kemudian berkata, &#8220;Jangan Pak, jangan bagikan peluru tersebut. Kami belum terbiasa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Lho, ini peluru bagus, yang terbaru. Gunakan saja..&#8221; Tegas Benny</p>
<p>&#8220;..Kami harus mencobanya dulu.&#8221; Sintong menolak.</p>
<p>Terlihat nada kesal dalam jawaban Benny, &#8220;..ya sudah, cobalah&#8221;</p>
<p>Pasukan segera mencari tempat untuk uji coba. peluru dibagikan dan ditembakkan.Yang terdengar justru bunyi, &#8220;Pakh, pakh,pakh..pakh&#8221;. Ternyata tidak satupun peluru meletus.</p>
<p>Benny terkejut menyaksikan kejadian itu. Meski bukan kesalahannya, tetapi perasaannya lebih galau, melebihi semuanya. Dalam hati, Sintong bergumam, &#8220;Untung belum berangkat..&#8221;</p>
<p>Benny langsung menyuruh anak buahnya ke Tebet untuk mengambil amunisi baru. Pasukan khusus anti teror memang sengaja dibekali dengan jenis peluru yang mematikan tapi tidak akan menembus dinding pesawat. Sehingga, kalau berlangsung pertempuran dalam kabin, dinding pesawat tidak bakal rusak. mengingat sifatnya, jenis peluru termaksud hanya bisa tahan enam bulan sudah harus diganti baru. masalah tersebut agaknya terlalaikan petugas perlengkapan. Sesudah kiriman peluru pengganti tiba dan diujicoba, Benny memberi isyarat untuk berangkat. Sintong melirik jamnya, penerbangan mereka sudah tertunda lebih dari satu jam.</p>
<p>Pesawat DC 10 tiba di Don Muang pukul 00.30, dengan berkamuflase menjadi pesawat Garuda yang baru terbang dari Eropa. Pesawat diparkir dilokasi yang agak jauh dari Woyla. Kendaraan pasukan angkatan udara Thailand tiba, dan seorang perwira penghubung membawa benny menemui Menlu Thailand Siddi Savitsila. Perundingan yang deadlock menyebabkan clearance untuk menyerbu pesawat tidak bisa diberikan, maka menlu Thailand mempertemukan Benny dengan PM Thailand Prem Tinsulanonda esok paginya.</p>
<p>Senin pagi pukul 06.00, Benny bersama Yoga Sugomo, Dubes Indonesia untuk Thailand Habib dan Dirjen Perhubungan Udara Sugiri bertemu PM Thailand dikediaman resminya. Dalam pertemuan tersebut, pada awalnya pemerintah Thailand tidak bersedia memberi izin operasi militer, sementara pemerintah Indonesia tetap meminta izin Thailand, untuk menyelesaikan sendiri pembajakan tersebut. Akhir perundingan, PM Prem menyatakan akan memberi keputusan pada pukul 11 hari itu juga. &#8220;Saya selalu menganggap nasi goreng Bangkok terenak di dunia. Maka Benny ditemani Kolonel Rosadi, atase pertahanan makan pagi, sementara lainnya pulang ke hotel. Ditempat itu Benny bertemu dengan Chief Station CIA untuk Thailand. Dalam pembicaraan yang berkembang, Benny kemudian meminjam flak jacket, karena lupa membawa dari jakarta. Tapi ternyata didalam pesawat DC-10 sudah tersedia, maka flak jacket itu tidak jadi dipakai. Meski nantinya memunculkan wacana, seolah-olah AS memberi bantuan peralatan tempur kepada pasukan Indonesia.</p>
<p>Selepas tengah hari clearance untuk menyerbu sudah diberikan oleh PM Prem, Benny menetapkan, serbuan akan dilakukan sebelum fajar. Tak lupa pula dia meminta petugas Garuda di Don Muang menyiapkan 17 peti mati.</p>
<p>Sementara itu suasana tegang semakin ganas dengan menetapkan deadline atas tuntutan mereka, Yoga dengan sabar melayani segala macam tuntutan tersebut sambil mengulur waktu. ketegangan yang sama juga terasa di kabin DC 10, menunggu adalah pekerjaan yang paling menjengkelkan. Tanpa ada pemecahan maka anak buahnya akan tegang tanpa guna, maka Sintong memerintahkan anak buahnya untuk tidur. &#8220;Hampir semuanya langsung tertidur, merasa lepas dari beban. Mereka saling mendengkur, adu keras..&#8221;</p>
<p>Senin malam 30 Maret 1981, pasukan anti teror satu demi satu turun dari pesawat DC 10. Sekali lagi mereka melakukan latihan ulangan menggunakan DC 9 Digul. Pada kesempatan tersebut, Sintong mengajak pilot Garuda untuk ikut menonton. Sebelum Sintong turun dari pesawat, Sintong sudah memutuskan untuk membuang tongkat penyangga kakinya. &#8220;.. masa, perwira komando, memimpin operasi dengan tongkat.&#8221; Latihan ulangan berlangsung dengan baik, semua anggota tahu apa yang harus dilakukan, Sintong memperkirakan dalam lima menit pasukannya sudah dapat menguasai pesawat.</p>
<p>Begitu latihan selesai, seorang pilot Garuda mendekati Sintong, &#8220;Pak.. maaf Pak&#8221;. &#8221; Ya ada apa?&#8221; tanya Sintong ingin tahu.</p>
<p>&#8221; Tadi waktu bapak latihan, memang semuanya bisa demikian. kalau pintu samping dibuka dari luar, dengan mudahanak buah bapak bisa menyerbu masuk. Tetapi kalau pintu darurat yang dibuka, yang langsung keluar karet peluncur untuk pendaratan darurat..&#8221;</p>
<p>&#8220;Yailah..&#8221; teriak Sintong. Terimakasih, terimakasih&#8221; Bisa dia bayangkan, tanpa ada pemberitahuan tersebut, dalam penyerbuan masuk ke kabin, anak buahnya pasti berhamburan terlempar ke bawah dari pintu darurat, dihantam tangga peluncur emergency.</p>
<p>Sekali lagi latihan diulang. Faktor munculnya tangga penyelamat dari pintu darurat, diperhitungkan,. Dengan masukan tambahan tersebut, Sintong justru menemukan langkah penangkal. Begitu pintu darurat dibuka dari luar, seorang anggota wajib menahan munculnya tangga pendaratan darurat. Pada saat bersamaan, anggota lain sudah harus menyerbu masuk kabin.</p>
<p>Benny memutuskan serangan dilakukan pada pukul 03.00. Jarum jam menunjukkan pukul 02.00, pasukan sudah siap dengan perlengkapan tempur, pakaian loreng dan baret merah. Briefing terakhir sudah selesai. &#8220;Tunggu apa lagi? Saya segera perintahkan, berangkat&#8230;&#8221; kenang Sintong.</p>
<p>Mereka dijemput mobil. Untuk menjaga kerahasiaan, seluruh pasukan diminta berbaring dilantai kendaraan. &#8220;Saya duduk di atas anak-anak, injek-injekan&#8221; kata Benny. Sintong sangat terkejut, ketika pasukan sudah meninggalkan mobil dan berjalan menuju Woyla, tiba-tiba saja Benny menyusup masuk ke dalam barisan. Ini diluar skenario.</p>
<p>Tubuh Benny terlihat jelas, ditengah deretan pasukan berseragam. Dia memakai jaket hitam, tangan kanannya memegang sepucuk pistol mitraliur. Perwira tinggi tersebut nampak menonjol karena satu-satunya yang tidak berseragam dan tidak juga memakai baret merah. Sambil berbisik, Sintong memerintahkan anak buahnya yang jalan paling dekat. &#8220;So, Roso, keluarkan dia. Jangan biarkan Pak Benny ikut..&#8221;. &#8220;Pak, saya nggak berani&#8221;, jawab Letnan Suroso, juga dengan berbisik.</p>
<p>Sementara itu dalam pikiran Benny, &#8220;Tempat terbaik bagi saya, harus bersama mereka..&#8221;</p>
<p>Tentu saja dia mengabaikan kenyataan, bahwa dirinya seorang jenderal dengan tiga bintang. Benny juga bukan komandan lapangan, yang memang harus selalu ikut menanggung resiko menghadang maut digaris depan. Dia juga tidak mempedulikan, kemungkinan peluru nyasar, justru akan bisa menyeret akibat fatal.</p>
<p>Tetapi Benny tetap dalam doktri pribadinya. Seorang pemimpin harus bersama anak buah. Sesuatu yang memang sudah dia buktikan selama terjun dalam berbagai palagan. &#8220;Saya beranggapan, nilai politik psikologinya besar sekali. kalau pun saya ikut mati tertembak, tetap bisa membuktikan, pemerintah Indonesia tidak pernah menyerah dalam menghadapi tuntutan pembajak.&#8221;</p>
<p>Tepat pukul 02.45, serbuan dimulai. Menurut kesaksian penumpang, dalam kegelapan malam, semua pintu kabin pesawat segera  terdengar didobrak dari luar. Sekejap kemudian bunyi tembakan riuh membangunkan seluruh isi pesawat.</p>
<p>Hendrik Seisen, seorang penumpang berkewarganegaraan Belanda melukiskan, &#8220;I woke up when I heard a lot of noise and what certainly looked like shooting (sic!). It seemed like in the time of two seconds the whole plane filled up with commandos..&#8221; Seisen menambahkan, &#8220;When the shooting started we ducked below the seats. I didn&#8217;t want to look. I Was terrified&#8221; Dengan cepat semua sandera dibebaskan. Pesawat Woyla sepenuhnya dikuasai Kopasandha. MImpi buruk yang dialami semua awak pesawat dan penumpang sejak sabtu pagi, berakhir selasa dini hari.</p>
<p>Begitu Woyla sudah berhasil dikuasai, Benny menyambar mike. &#8220;This is two zero six, could i speak to Yoga please?&#8221;</p>
<p>&#8220;Yes, Yoga here&#8221;</p>
<p>&#8220;Pak Yoga, benny ini..&#8221; teriak Benny.</p>
<p>&#8220;Diancuk. Neng endi kowe..?&#8221; tanya Yoga sambil mengumpat.</p>
<p>&#8220;Dalam pesawat Pak&#8221;</p>
<p>&#8220;Jangan main-main kamu..&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya memang dipesawat. Sudah selesai semua, beres..&#8221;</p>
<p>Kecuali anggota pasukan yang dia pimpin, Benny memang tidak menceritakan rincian rencana penyerangan pembajak yang dia rancang. Juga tidak kepada Yoga.</p>
<p>Dalam skenario awal, pasuka anti teror akan mendobrak pintu depan kiri. Disusul pendobrakan bersama, pintu darurat dan belakang. Setelah tahap ini selesai, seluruh pasukan serentak menyerbu ke kabin. Skenario tersebut tidak sepenuhnya terlaksana runtut.</p>
<p>Pembantu Letnan Achmad Kirang dari arah pintu belakang sudah terlanjur masuk sebelum pintu depan didobrak. Pembajak yang berjaga di bagian belakang sempat terjaga dan langsung menembak. Akibatnya, Kirang tidak sempat menunduk ketika sebuah peluru menembus tubuhnya. Tepat kena perut, bagian yang tidak tertutup flak jacket.</p>
<p>Dalam pertempuran singkat di dalam pesawat tidak semua pembajak langsung tertembak mati. Sementara itu Achmad Kirang dan Captain Herman Rante justru luka parah kena peluru. Tiga pembajak tewas seketika ditangan pasukan penyerbu. Dua pembajak lain menderita luka parah. Tetapi yang paling melegakan seluruh penumpang tidak ada satu pun mengalami cedera berarti.</p>
<p>Selasa pagi pukul 05.00 pesawat DC 10 Sumatera meninggalkan Don Muang, membawa pulang pasukan khusus anti teror. Dua pembajak yang luka parah tidak sempat diselamatkan nyawanya oleh tim kesehatan Kopasandha. Sehingga kelima maya pembajak, Machrizal, Zulfikar, Wendy M Zein, Abu Sofyan dan Imronsayah, langsung diterbangkan ke Jakarta pagi itu pula. Sementara Achmad Kirang meninggal tanggal 1 April dalam perawatan di RS Bhumibhol, Bangkok, begitu pula CAptain Herman Rante, meninggal di Bangkok, enam hari setelah operasi penyergapan berlangsung.</p>
<p>Dari Udara, pemandangan kota Jakarta siang itu terasa elok. Sejak pagi masyarakat sudah dibangunkan dengan berita radio sekitar keberhasilan pasukan khusus anti teror menyergap pembajak Woyla. Semua bangga, drama mencekam selama tiga hari akibat pembajakan telah berakhir, Pemerintah Indonesia terbukti tidak mau menyerah kepada pembajak. Kabar tersebut menjadikan warga Jakarta berbondong-bondong ke Bandara Halim Perdanakusuma.</p>
<p>Pukul 08.00 lebih beberapa menit, roda-roda pesawat DC 10 Sumatera menyentuh landasan Halim Perdanakusuma. Benny dengan wajah serius tanpa senyum, menyelinap keluar dari pintu di ekor pesawat, tanpa memperhatikan sambutan ratusan penjemput. Baju safari warna gelap yang dia pakai, sangat kontras dengan seragam loreng berbaret merah pasukan khusus antiteror yang keluar dari pintu depan.</p>
<p>&#8220;It isn&#8217;t that Indonesians don&#8217;t deserve the same credit and honor that Israel and the West German commandos earned for similiar gallantry at Entebbe and Mogadishu. it is a pity because there is abroader point to be made&#8221;. Tajuk rencana koran The Asian Wall Street Journal tersebut segera menambahkan, negara-negara dunia ketiga selalu dianggap tidak pernah memiliki disiplin dan tidak bisa bekerja dengan efisien. Demikian juga umumnya komentar terhadap penampilan tentara Indonesia. &#8220;well it took a high order of soldiering to rescue a planeload of hostages without taking one innocent life&#8221;. Lebih lanjut koran tersebut menunjukkan, &#8220;From hijack to the last gun shot, the entire operation lasted about 60 hours. It required a high degree of organisation and planning. It also required courage, efficiency and discipline&#8221;.</p>
<p>Seorang anggota pasukan anti teror, TJP Purba ketika diwawancara koran The Bangkok Post mengatakan, &#8220;Our principle is simple, silent, decisive and aggressive&#8221;</p>
<p>Sebagai tambahan informasi, pasukan Kopasandha yang melakukan penyerbuan pesawat Woyla menjadi embrio terbentuknya unit anti teror di Kopassus saat ini, yaitu Sat 81 Gultor</p>
<p>Sumber:  Pour, Julius. Benny: Tragedi seorang loyalis. Kata Hasta Pustaka. Jakarta. 2007<br />
Foto adalah simulasi pembebasan sandera pada Latgab Antiteror TNI-Polri 2008</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KOPASKA GAGALKAN PEMBAJAKAN KAPAL MV BATANG ANAI]]></title>
<link>http://adiewicaksono.wordpress.com/2008/12/19/kopaska-gagalkan-pembajakan-kapal-mv-batang-anai/</link>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 15:15:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>adiewicaksono</dc:creator>
<guid>http://adiewicaksono.wordpress.com/2008/12/19/kopaska-gagalkan-pembajakan-kapal-mv-batang-anai/</guid>
<description><![CDATA[Dua Tim Komando Pasukan Katak TNI AL dengan menggunakan searider berhasil melumpuhkan teroris setela]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2008/12/demo-paska-336-a1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-670" title="demo-paska-336-a1" src="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2008/12/demo-paska-336-a1.jpg?w=300&#038;h=199" alt="demo-paska-336-a1" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Dua Tim Komando Pasukan Katak TNI AL dengan menggunakan searider berhasil melumpuhkan teroris setelah melakukan perlawanan selam lima belas menit dengan teroris yang membajak kapal MV Batang Anai di perairan laut natuna. melalui Operasi Siaga Tempur Laut segera melakukan tindakan sigap dengan menggelar unsur-unsur KRI yang melakukan pengejaran terhadap kapal MV Batang Anai.<br />
<!--more--><br />
Setelah terdeteksi oleh KRI Sanca MV Batang Anai diberhentikan, dan pada saat itulah meluncurlah dua tim kopaska dengan menggunakan searider untuk menguasai MV Batang Anai dari pembajakan teroris. Demikian dikatakan Kepala Dinas Penerangan Armada RI Kawsan Barat (Kadispenarmabar) Letkol Laut (KH) Drs Supriyono di Mako KOARMABAR Jalan Gunung Sahari Raya no 67 Jakarta Pusat Senin (15/12).</p>
<p>Lebih lanjut dikatakan Kadispen skenario latihan yang dilaksanakan tersebut merupakan bagian dari Latihan Pratugas Siaga Tempur Laut yang dilasanakan Koarmabar untuk mengatasi serta mengamankan wilayah laut dari ancaman dan gangguan teroris.</p>
<p>Kegiatan latihan ini turut disaksikan langsung Asop Kasum TNI Mayjen TNI Sapriadin, Waasops Kasum TNI Laksma TNI Marsetyo, Waasops Kasal Laksma TNI Sadiman, Danguspurlabr Laksma TNI Hari bowo dan Kepala Staf Kkolinlamil Laksma TNI Widhiarto.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/1165/Default.aspx" target="new"> Dispenarmabar </a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 Pasukan Elit TNI AL Siaga ]]></title>
<link>http://adiewicaksono.wordpress.com/2008/12/03/3-pasukan-elit-tni-al-siaga/</link>
<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 04:44:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>adiewicaksono</dc:creator>
<guid>http://adiewicaksono.wordpress.com/2008/12/03/3-pasukan-elit-tni-al-siaga/</guid>
<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Permintaan Presiden SBY agar pengamanan Indonesia diperketat supaya aksi terorisme s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2008/12/denjaka-6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-317" title="denjaka-6" src="http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2008/12/denjaka-6.jpg?w=450&#038;h=360" alt="denjaka-6" width="450" height="360" /></a></p>
<p>Jakarta &#8211; Permintaan Presiden SBY agar pengamanan Indonesia diperketat supaya aksi terorisme seperti di Mumbai, India tidak terjadi di Indonesia langsung ditanggapi TNI AL. TNI AL pun telah mensiagakan pasukan elitnya.</p>
<p>&#8220;TNI AL itu punya 3 special forces, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Frogmen atau pasukan Katak dan Taifib (Intai Amphibi,&#8221; kata Wakil KSAL Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidik.<br />
<!--more--><br />
Hal ini disampaikan dia di sela-sela acara olahraga dan menembak bersama wartawan di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/12/2008).</p>
<p>Moekhlas menambahkan satuan-satuan elit tersebut tidak hanya jago melawan teror, tapi menebar teror juga. Satuan-satuan ini beroperasi dalam unit-unit kecil dengan misi-misi khusus.</p>
<p>&#8220;Coba saja kirim 5 orang Denjaka, Frogman atau Taifib ke <strong>Kuala Lumpur</strong>, pasti mereka tidak bisa tidur,&#8221; cetus perwira tinggi bintang tiga ini.</p>
<p>Moekhlas juga menambahkan saat ini pasukan khusus tersebut terus menerus meningkatkan kemampuannya.</p>
<p>Hal ini untuk menjawab tantangan konflik bersenjata yang lebih banyak menghadapi teror daripada peperangan antar negara.</p>
<p>&#8220;Saat ini yang terjadi adalah asimetris warfare atau peperangan yang tidak lazim. Kita perlu terus meningkatkan kemampuan,&#8221; kata Moekhlas.</p>
<p>Pergerakan pasukan elit ini seringkali tidak terekspos. Hal ini berkaitan dengan kerahasiannya.</p>
<p>&#8220;Insya Allah kita tidak perlu ngomong banyak tapi kita berbuat banyak,&#8221; ujarnya</p>
<p><a href="http://www.detiknews.com/read/2008/12/02/152331/1046693/10/3-pasukan-elit-tni-al-siaga-" target="new"> Detik news </a></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
