<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>patahan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/patahan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "patahan"</description>
	<pubDate>Fri, 24 May 2013 03:43:26 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Relaksasi gempa masih mengancam ]]></title>
<link>http://gempapadang.wordpress.com/2011/05/02/relaksasi-gempa-masih-mengancam/</link>
<pubDate>Mon, 02 May 2011 15:28:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>gempa padang</dc:creator>
<guid>http://gempapadang.wordpress.com/2011/05/02/relaksasi-gempa-masih-mengancam/</guid>
<description><![CDATA[Dalam 10 tahun mendatang dan merupakan daerah yang akan menghasil “musim panen” bencana gempa oleh e]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam 10 tahun mendatang dan merupakan daerah yang akan menghasil “musim panen” bencana gempa oleh efek perubahan siklus gempa singka. Ini akan mengubah kawasan peta gempa di Asia Tenggara menjadi bencana kematian dari kegempaan Pantai Barat Sumatera.</p>
<p>Informasi geologi dapat digunakan untuk memahami proses dan kondisi karakteristik struktur geologi yang menghimpun suatu wilayah antara lain : Pertama, memahami proses waktu dan kondisi geologi batuan dari aktivitas lempeng bumi sebagai peristiwa siklus/proses (daur ulang) geologi kegempaan&#8211;dalam mengakumulasi energi penahan oleh pergeseran dengan energi pendorong dengan rentang pelepasan energi ratusan tahun, puluhan tahun, teratur, pelan tapi pasti. Suatu saat kemudian menghasilkan periodesasi gempa yang dahsyat. Buktinya, dapat dilihat gempa di kota Bam, Iran terjadi gempa dengan siklus 2000 tahun.  <!--more--></p>
<p>Kedua, memahami proses kontrol dan rotasi pergerakan lempeng ke zona subduksi sepanjang pertemuan lempeng tektonik, mempelajari ruang daerah tersebut apakah terdapat patahan terkunci. Terutama dibatas konvergensi lempeng Indo-Australia dengan subduksi Sumatera-Jawa-Nusa Tenggara dan akibat-akibat pemekaran laut oleh arus panas untuk melakukan penghancuran terhadap lapisan luar padat. Dengan adanya proses geologi yang teratur memungkinkan wilayah Indonesia mengalami perubahan geologi batuannya untuk membentuk tatanan geologi yang baru dan kompleks luar biasa.</p>
<p><strong>Frekuensi gempa meningkat</strong><br />
Terbentuknya daerah kritis gempa di pantai Bengkulu , maka wilayah Indonesia semakin terancam dari kehancuran gempa. Ini menempatkan Indonesia sebagai kawasan seismik yang tinggi berperingkat nomor 1dunia sejak gempa Bengkulu tahun 2000 dan Aceh tahun 2004 hingga gempa Simeulue-Mentawai (2008-2010)&#8211;telah mengalami eskalasi frekuensi semakin tinggi dalam banyaknya terjadi gempa&#8211;bisa mencapai 870.000 kali dalam setahun (Sumber USGS 2010).</p>
<p>Terdapat 90 persen dari semua gempa dunia yang tercatat sebelumnya mencapai 650.000 kali tergolong gempa tektonik merusak dengan rata-rata kekuatan gempa antara 3.5-7.7 SR berlangsung 450 kali di Indonesia (Sumber BMKG 2009). Sehingga Indonesia membutuhkan biaya rekonstruksi dan rehabilitasi daerah sebesar 20 triliun rupiah.</p>
<p>Frekuensi relaksasi gempa meningkat disebabkan oleh lajur sumber panas bumi yang membentang sepanjang 5.600 km mulai dari Palung Laut Dalam Andaman-Nikobar hingga ke Busur Banda Timur. Lalu menerus lagi ke wilayah Maluku hingga ke Sulawesi Utara ke batas Lempeng Philipina, tercatat lebih dari 45 zona subduksi dengan lebih 1200 titik rawan gempa tektonik didaratan dan lautan dan 45 daerah tsunami maut. 28 Gunungapi aktif tipe A dari total 400 gunungapi di Indonesia. Jadi , Indonesia masih aktif mengalami musibah bencana maut gempa, gunungapi, gerakan tanah dan tsunami maut akibat relaksasi gempa bumi belum berhenti di wilayah Bumi Indonesia kerena titik keseimbangan belum stabil.</p>
<p>Data statistik frekuensi gempa , sejak terjadi gempa Aceh tahun 2004 berkekuatan 9.1 SR dengan gempa susulan berkekuatan 4-5 Skala Richter (SR) sebanyak 20 kali yang dirasakan oleh masyarakat. Gempa Nias tahun 2005 dengan kekuatan utama 8.7 SR diiringi gempa susulan 48 kali dengan kekuatan 3.5-4.9 SR. Gempa Yogya dengan 5.9 SR tahun 2006 terjadi 58 kali gempa susulan berkekuatan 3.5-4.9 SR yang dirasakan oleh masyarakat dan memicu sesar-sesar daratan Jawa yang lama tertidur. Gempa Pangadaran disertai tsunami berskala 6,3 SR ke atas dengan gempa susulannya 60 kali lalu terjadi gelombang kuat dalam waktu bersamaan di tiga lokasi yang berbeda di Selat Sunda.</p>
<p>Peningkatan frekuensi gempa ini telah memicu terjadinya gempa tremor diwilayah Lampung dan Bengkulu hampir setiap hari selama 3 bulan dari Bulan Juli-September 2006 hingga terjadi gempa cukup kuat di Muara Sipongi Desember 2006, lalu disusul gempa 5,8 SR dan 6.0 SR di Sumatera Barat Maret 2007. Gempa susulannya berlangsung 350 kali yang dirasakan masyarakat. Gempa Bengkulu September dan November 2007 dengan gempa utama berkekuatan 7.9 SR dengan gempa susulan berlangsung 450 kali dan di antaranya terdapat gempa cukup kuat diatas 6.0 SR. Gempa Bengkulu mengguncang Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Utara, Batam, dan Singapura. Gempa Simeulue Februari 2008 dengan kekuatan utama 7.3 SR mengguncang Sumatera Utara-NAD, lalu mentransfer energi gempa susulan ke blok gempa Bengkulu sehingga terjadi gempa dengan kekuatan 6.8 SR. dengan gempa susulan mencapai 105 kali dengan kekuatan dibawah 3-4.5 SR</p>
<p>Susulan transfer energi gempa ke Sumatera Barat dengan terjadi gempa tahun 2009, kekuatan 7,6 SR, gempa susulan mencapai 450 kali, energi relaksasi gempa terus menekan zona patahan Mentawai dengan terjadi gempa kuat sepanjang tahun 2010 di Simeulue, Meulaboh dengan kekuatan 7,2 SR. Puncak penghunjung tahun 2010 terjadi tsunami maut di Mentawai dengan kekuatan 7.2 SR, gempa susulan masih berlangsung dan penulis catat sudah berlangsung 20 gempa susulan hingga gempa terjadi lagi kedua kali di Pagai.Selatan dengan 5.8 SR dalam kurun sebulan. Diperkirakan pada tahun 2011 relaksasi gempa bumi akan berlangsung lebih cepat karena siklus deformasi patahan saat ini dalam kondisi remuk dan masih dalam “keadaan pusing”.</p>
<p>Peningkatan intensitas tersebut telah memperingatkan bangsa ini untuk selalu mempersiapkan diri karena riwayat gempa yang tecatat tidak pernah menurun tapi meningkat tajam. Dari data USGS Earthquake menyebutkan intensitas gempa Indonesia jauh lebih sering dibandingkan gempa bumi di Jepang, Rusia dan Iran, terlihat dari intensitas gempa terjadi sejak tahun 2000 hingga ke tahun 2010 tercatat 80 kali gempa kuat yang merusak ataupun yang dirasakan langsung oleh masyarakat dengan kekuatan 6.0-9.0 SR. Data BMKG juga mencatat posisi Indonesia paling sering mengalami gempa dahsyat hingga dalam setahun mencapai 870.000 gempa.</p>
<p><strong>Relaksasi gempa besar</strong><br />
Umumnya daerah penghasil “musim panen” gempa terletak dipinggiran pertemuan subduksi Lempeng Benua-Samudera dan posisi Lempeng Sumatera-Jawa berada dibatas konvergen dua lempeng tersebut sehingga relaksasi gempa besar yang diakibatkan oleh tumbukan dua lempeng besar diprediksi suatu saat berpotensi menghasilkan gempa strategis ke berbagai kawasan dunia melalui beberapa zona kerentanan geologis yang tinggi dan dalam kondisi “matang” antara lain;</p>
<p>1. Mulai rapuhnya palung Laut Jawa yang berbatas ke Selat Sunda disebabkan oleh berbagai tekanan dari beberapa lempeng yang mengeliligi Indonesia . Penghancuran sistimatis telah dimulai oleh efek perobekan gempa Aceh-Nikobar-Nias-Bengkulu-Simeulue setelah gempa 2004, telah memecah daerah blok batuan (lempengan) seluas 200.000 km bersambung ke patahan Burma hingga mendekati zona patahan Pantai Timur Thailand dan Malaysia. Tekanan-tekanan dan pergerakan frontal lempeng telah mengaktifkan patahan daratan diwilayah “ring of fire”, antara lain Pegunungan Himalaya yang membentang sepanjang 4000 km hingga daratan Semananjung Malaya melalui patahan daratan Burma serta patahan Mergui dan bersambung ke pantai Timur Sumatera&#8211;yang masih bersentuhan dengan patahan menyilang Aceh-Bahorok (Sumut). Memberikan kecepatan penjalaran energi responsif penghancuran batuan tua ke muda lebih cepat lagi sehingga akan ada pertumbuhan kawasan gempa baru dengan periodesasi gempa singkat dan kuat, terlihat pada gempa Bengkulu 2007, 2008 dan gempa Simeulue tahun 2005, 2008, 2010, Gempa Nias 2005, Gempa Sumatera Barat 2007, 2009 dan 2010 di Mentawai.</p>
<p>2. Potensi terjadinya gempa dan tsunami di sejumlah pantai di Indonesia akan semakin meningkat terus. Hal ini disebabkan beberapa titik rawan tsunami memasuki percepatan periode ulang kritis pelepasan energi gempa dalam waktu singkat dan bersamaan. Faktanya : Pantai Barat Sumatera telah ada perubahan bentuk pantai dan batimetri (topografi) kelautan oleh pembentukan gunung bawah laut oleh pembenturan lempeng bumi, di Laut Maluku-Sulawesi telah ditemukan pembentukan zona retakan bumi oleh gunungapi bawah laut, dan Laut Maluku-Papua terdapat pergerakan tekanan seismik yang tidak pernah berhenti akibat “terlumat”nya lempeng Maluku dan menjadikan Kepulauan Maluku suatu saat menjadi “Aceh kedua”.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong><em><span style="font-size:x-small;">sumber : M.ANWAR SIREGAR: Geolog, Pemerhati Masalah Lingkungan dan Geosfer</span></em></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jenis-jenis Patahan yang Mengakibatkan Gempa]]></title>
<link>http://strukturawam.wordpress.com/2011/03/14/jenis-patahan-yang-mengakibatkan-gempa/</link>
<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 16:54:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>Todung R Siagian</dc:creator>
<guid>http://strukturawam.wordpress.com/2011/03/14/jenis-patahan-yang-mengakibatkan-gempa/</guid>
<description><![CDATA[Patahan adalah retakan atau zona retakan antara dua bongkahan batuan. Keberadaan patahan ini menjadi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Patahan adalah retakan atau zona retakan antara dua bongkahan batuan. Keberadaan patahan ini menjadi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jalur Patahan / Sesar Semangko yang membelah Pulau Sumatera]]></title>
<link>http://gempapadang.wordpress.com/2011/02/15/jalur-patahan-sesar-semangko-yang-membelah-pulau-sumatera/</link>
<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 19:50:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>gempa padang</dc:creator>
<guid>http://gempapadang.wordpress.com/2011/02/15/jalur-patahan-sesar-semangko-yang-membelah-pulau-sumatera/</guid>
<description><![CDATA[(klik gambar untuk memperbesar)&#8230;..       Zone Barisan Sumatra Tengah Zona Barisan di daerah Su]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://gempapadang.files.wordpress.com/2011/02/sumatrafaultsystem.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-178" title="sumatrafaultsystem" src="http://gempapadang.files.wordpress.com/2011/02/sumatrafaultsystem.gif?w=500&#038;h=203" alt="" width="500" height="203" /></a><strong><em><span style="color:#0000ff;"> </span></em></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><em><span style="color:#0000ff;">(klik gambar untuk memperbesar)&#8230;..      <!--more--></span></em></strong></p>
<p>Zone Barisan Sumatra Tengah</p>
<p>Zona Barisan di daerah Sumbar memiliki lebar 140 Km dan bagian  tersempit selebar 60 Km yaitu di Padang Sidempuan. Blok Bengkulu (the  bengkulu Block) dapat ditelusuri sampai ke Padang sebagai pembentuk  sayap Barat Daya bukit Barisan (Zone Barisan). Di Utara Padang, sayap  Bukit Barisan Barat Daya di duduki oleh Danau Maninjau (a volcano  tectonic trought), Gunung Talamau dan Gunung Sorikmarapi&#8230;.</p>
<p>Zone Semangko membenteng dari Danau Kerinci sampai ke Danau  Singkarak. Zone ini oleh Tobler disebut Schicfer Barisan (Van Bemmelen,  1949, 667) membentang memanjang searah dengan Sistem Barisan baik di  Sumatra Tengah maupun Sumatra Selatan. Sayap Timur Laut yang terletak di  Utara Danau Singkarak ke Tenggara. Di sebelah Utara Danau Singkarak  sampai ke Riau berstruktur Horst dan Graben dengan posisi memanjang. ..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lapisan Besar Planet Bumi]]></title>
<link>http://werehousescience.wordpress.com/2010/11/16/lapisan-besar-planet-bumi/</link>
<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 11:58:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>remigs</dc:creator>
<guid>http://werehousescience.wordpress.com/2010/11/16/lapisan-besar-planet-bumi/</guid>
<description><![CDATA[Penasaran dengan panet bumi yang kita diami saya coba untuk mencari-cari ilmu dari membaca-baca lama]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://werehousescience.files.wordpress.com/2010/11/lapisan-bumi.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-100" title="lapisan bumi" src="http://werehousescience.files.wordpress.com/2010/11/lapisan-bumi.gif?w=300&#038;h=184" alt="" width="300" height="184" /></a>Penasaran dengan panet bumi yang kita diami saya coba untuk mencari-cari <em>ilmu </em>dari membaca-baca laman web dari USGS, bagan geologinya Amerika Serikat. fokus keingintahuan saya sebenarnya adalah tentang isi perut bumi ini, ini mungkin yang menambah rasa penasaran saya karena ada hubungannya dengan banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia yang menuntut isi bumi untuk <em>bertanggung jawab </em>seperti gempa dan letusan gunung berapi</p>
<p>Isi bumi bertanggung jawab? he…he…, maksudnya mereka berperan besar…</p>
<p><!--more-->Dari USGS, Cerita dimulai dari ukuran bumi, bumi merupakan planet berbatu dengan diameter 12.750 kilometer, atau setara hampir 13 kali lempengan pulau Jawa jika dibenamkan ke dalam tanah, maka akan menyembul diseberang bumi yang lain.</p>
<p>Ilmuwan-ilmuwan sebelum abad-20 sudah dapat menentukan bahwa bumi terdiri atas 3 bagian besar, yaitu inti bumi, mantel dan kerak bumi.</p>
<p>Ketiga bagian besar bumi ini secara struktur dapat dibayangkan dengan membayangkan telur rebus berisi batu kecil di pusatnya , kita semua pasti mengenal dan pernah makan telur rebus, dari luar ke dalam dimulai dari cangkang telur sampai tengah-tengah kuning telur yang kadang belum matang, akan ditemukan struktur yang makin ke dalam makin lunak, namun di bagian inti bumi ini terdapat bagian yang lebih keras dibanding bagian lainnya, begitu juga planet kita ini. Sehingga si telur rebus harus dimasukan batu dulu di bagian kuning telurnya. J</p>
<p>Kerak bumi merupakan bagian terluar yang lebih kaku dan lebih tipis dibanding dua lapisan lainnya. Tetapi tidak semua bagian kerak bumi di semua tempat sama tebalnya, sangat bervariasi, dibawah lautan dalam kerak bumi bisa hanya mencapai 5 km sedangkan di gugusan di sebagian besar benua bisa mencapai 30 km, sedangkan di bawah gugusan pegunungan besar seperti Alpen dan Sierra Nevad dapat memiliki ketebalan sampai 100 km.</p>
<p>Dan kembali ke cangkang telur…. Kerak bumi adalah bagian lapisan bumi yang paling rapuh dan mudah patah, dan inilah yang banyak menyebabkan gempa (karena patahan-patahannya yang saling bergesekan) dan terjadinya gunung meletus, karena kerak bumi yang patah  menyisakan rongga yang menyebabkan magma –yang selalu mencari jalan keluar- lolos dari perut bumi.</p>
<p>Sekian dulu ceritanya, mudah mudahan bermanfaat…..</p>
<p>Referensi : <a href="http://usgs.gov">www.usgs.gov</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Patahan di Gunung Merapi]]></title>
<link>http://rovicky.wordpress.com/2010/11/04/patahan-di-gunung-merapi/</link>
<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 02:13:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rovicky</dc:creator>
<guid>http://rovicky.wordpress.com/2010/11/04/patahan-di-gunung-merapi/</guid>
<description><![CDATA[Selain memiliki awanpanas Gunung Merapi juga memiliki patahan yang unik. Patahan Merapi ini dipetaka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Selain memiliki awanpanas Gunung Merapi juga memiliki patahan yang unik. Patahan Merapi ini dipetaka]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bagaimana Gunung Api Terbentuk]]></title>
<link>http://werehousescience.wordpress.com/2010/11/03/bagaimana-gunung-api-terbentuk/</link>
<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 08:40:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>remigs</dc:creator>
<guid>http://werehousescience.wordpress.com/2010/11/03/bagaimana-gunung-api-terbentuk/</guid>
<description><![CDATA[Gunung berapi pada umunya terbentuk ketika dua lempeng tektonik bergerak ke arah satu sama lain. Ket]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Gunung berapi pada umunya terbentuk ketika dua lempeng tektonik bergerak ke arah satu sama lain. Ketika dua lempeng bertemu, salah satu dari mereka (biasanya Lempeng Oceanic) menumbuk di bawah Lempeng Kontinental. Setelah tumbukan itu, meleleh dan membuat magma (di dalam ruang magma), dari tekanan ini terbangun gunung sampai semburan magma muncul di kerak bumi.</p>
<p><a href="http://werehousescience.files.wordpress.com/2010/11/gnng-berapi.jpg"><img class="size-full wp-image-86 aligncenter" title="GNNG BERAPI" src="http://werehousescience.files.wordpress.com/2010/11/gnng-berapi.jpg?w=480&#038;h=295" alt="" width="480" height="295" /></a></p>
<p>sumber : wikipedia</p>
<p>&#160;</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pagi]]></title>
<link>http://kikidanobsesinya.wordpress.com/2010/03/02/pagi/</link>
<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 04:20:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>kikidanobsesinya</dc:creator>
<guid>http://kikidanobsesinya.wordpress.com/2010/03/02/pagi/</guid>
<description><![CDATA[Pagi kesekian tanpa suaramu menyapaku. Mungkin aku merindukan suara pagimu. Suara saat kau baru saja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Pagi" src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs491.ash1/26824_1351703160281_1462441667_30946975_76334_n.jpg" alt="" width="300" height="288" /></p>
<p style="text-align:justify;">Pagi kesekian tanpa suaramu menyapaku.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin aku merindukan suara pagimu. Suara saat kau baru saja terbangun dari tidur, berkombinasi dengan suara jarak jauhmu dari seberang telepon. Suara tak merdu yang kau keluarkan. Hanya lenguhan tak bermakna dan juga sapaan “Selamat pagi!”.</p>
<blockquote style="text-align:justify;"><p><em>&#8216;Cause I love the way you say good morning.<br />
And you take me the way I am.</em></p></blockquote>
<blockquote style="text-align:justify;"><p>(Ingrid Michaelson – The Way I am)</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Seharusnya pagi menjadi awal bagi hari yang baru. Tapi yang mungkin tak pernah kamu pahami, bagiku pagi selalu menjadi hari yang baru TANPA KEHADIRANMU.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu bayangkan, pagi ini aku terbangun tanpa suaramu. Harusnya aku sudah terbiasa dengan kehilangan ini. Tapi nyatanya aku seringkali terbangun dan melongok telepon genggamku. Nihil. Tak ada pesan singkat ataupun panggilan tak terjawab darimu. Bahkan refleks-ku pun seperti berkomplot menghancurkan pagiku.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih sering, kubuka mataku dari tidur dan kemudian secara refleks memencet nomormu. Di tengah jalan, aku tersadar bahwa itulah hal yang tak boleh kulakukan kembali. Lalu dengan sempurna, rusaklah pagiku…</p>
<p style="text-align:justify;">Entahlah, apa kau juga merasakan apa yang kurasakan. Ketika rutinitasmu direnggut tiba-tiba. Ketika kau tak lagi bisa melakukan apapun yang ingin kau lakukan. Kamu tahu? Rasanya tersiksa… Menahan jemariku untuk tak lagi mengirimkan pesan singkat bagimu, apalagi memencet nomer telepon genggammu untuk mendengarkan suaramu.</p>
<p style="text-align:justify;">Nyatanya, setiap pagi aku harus berusaha memberi rentang yang sangat lebar bagi kita berdua. Rasanya? Seperti ingin berlari namun kakimu terikat dengan sangat kuat. Lalu tubuhmu dibebat dengan kain dengan sangat kencang. Sakit. Tak bisa bergerak dengan bebas.</p>
<p style="text-align:justify;">Senja ini, aku masih saja bertanya tentang pagi-pagiku tanpamu. Ketika pagi seakan menghancurkanku dan senja justru menghadirkan rindu bagiku. Satu pertanyaan untukmu, tak dapatkah kamu kembali sejenak? Kembalikan hati yang kau bawa pergi, karena aku menjadi hampa tanpanya…</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>ps. baca cerita lengkapnya di <a href="http://patahan.blogspot.com">http://patahan.blogspot.com</a></em></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TSUNAMI DAHSYAT DI SERAMBI MEKKAH ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-dahsyat-di-serambi-mekkah/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 03:18:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-dahsyat-di-serambi-mekkah/</guid>
<description><![CDATA[Satu gempa besar terjadi pukul 00:58:50 (UTC) atau pukul 06:58:50 waktu lokal  di episentrum, 26 Des]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3770" title="tsunami dahsyat gmbr ..." src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr.jpg?w=119&#038;h=150" alt="" width="119" height="150" /></a>Satu gempa besar terjadi pukul 00:58:50 (UTC) atau pukul 06:58:50 waktu lokal  di episentrum, 26 Desember 2004. Peristiwa gempa dengan kekuatan 9,0 magnitude (USGS), menurut BMG 6,8 pada skala Richter, berlokasi di lepas pantai barat Sumatera bagian utara, 3,298 lintang utara, 95,779 bujur timur, pada kedalaman 10 km, berjarak 250 km selatan barat daya dari Banda Aceh dan 320 km barat dari Medan, Sumatera Utara.</p>
<p>Gempa bumi tanggal 26 Desember 2004, yang menghancurkan itu terjadi pada interface lempeng-lempeng tektonik India dan Myanmar, dan disebabkan oleh pelepasan stress yang berkembang ketika lempeng tektonik Myanmar yang menumpang di atasnya (<strong><em>Gambar 1</em></strong>).</p>
<p>Lempeng tektonik India memulai hunjamannya ke dalam lapisan “mantle” di palung Sunda yang terletak di sebelah barat episenter gempa bumi pada 26 Desember. Daerah ini memiliki pola tektonik yang begitu kompleks. Dia melibatkan interaksi lempeng-lempeng tektonik yang lebih besar, antara lain lempeng tektonik Australia, Sunda, dan Eurasia. Lempeng tektonik India dan Australia bergerak ke arah timur laut, membentur miring lempeng Myanmar pada kecepatan relatif 6 cm per tahun.</p>
<p>Gempa bumi megathrust seperti halnya di Aceh, sering kali menghasilkan tsunami besar yang bisa menghancurkan daerah yang jauh lebih luas daripada pengaruh langsung getaran tanah di dekat rekahan akibat gempa bumi itu sendiri.</p>
<p>Tsunami yang terbentuk akibat dari gempa ini melanda seluruh pantai barat Aceh, Sumatera bagian utara, bahkan pantai-pantai Sri Lanka, India, Thailand, Malaysia, Somalia, Banglades, Maladewa, dan Kepulauan Cocos. Ribuan jiwa manusia menjadi korban, banyak bangunan hancur dan rusak barat akibat keganasan tsunami Aceh tahun 2004 ini.</p>
<p><!--more--><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3772" title="tsunami dahsyat gmbr 1" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-1.jpg?w=499&#038;h=792" alt="" width="499" height="792" /></a></p>
<p>Sebetulnya, kata tsunami berasal dari satu kata bahasa Jepang yang memberikan arti “gelombang-panjang di pelabuhan”. Istilah ini kemudian secara lebih luas diartikan sebagai “gelombang laut periode panjang”, yang menjalar dengan kecepatan tinggi mencapai 800 km per jam pada laut yang dalam dan bisa membentuk gelombang tinggi serta menghancurkan ketika makin mendekati dan mencapai garis pantai.</p>
<p>Tsunami Aceh tahun 2004 terbentuk ketika massa air laut Samudera Hindia yang luar biasa besarnya secara tiba-tiba berubah dan terguncang akibat bergerak naiknya segmen lempeng Myanmar (bagian dari lempeng Eurasia) relatif terhadap hunjaman lempeng India di bawahnya (<strong><em>Gambar 2</em></strong>) di palung Sunda.</p>
<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3773" title="tsunami dahsyat gmbr 2" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-2.jpg?w=500&#038;h=848" alt="" width="500" height="848" /></a></p>
<p>Dasar samudera yang naik di atas palung Sunda ini mengubah dan menaikkan permukaan air laut di atasnya sehingga permukaan datar air laut ke arah pantai barat Sumatera ikut terpengaruh berupa penurunan muka air laut.</p>
<p>Setelah itu, dalam upayanya mencari kesetimbangan alamiah, air laut kembali mendorong balik dirinya ke arah pantai dalam bentuk gelombang tinggi. Kejadian ini terjadi berulang dan susul-menyusul seiring dengan kemunculan gempa bumi susulan di sepanjang batas benturan tektonik lempeng sebagai akibat gempa utamanya.</p>
<p>Fenomena menurunnya muka laut di tepi pantai sesaat sebelum terjadinya tsunami dahsyat yang melanda pantai Sumatera inilah yang diungkapkan oleh para saksi mata.</p>
<p><strong>Peramalan tsunami</strong></p>
<p>Struktur tektonik Indonesia adalah sangat kompleks serta melibatkan paling tidak lempeng-lempeng Australia, Sunda, Eurasia, dan bahkan Pasifik, serta masih banyak lagi lempeng-lempeng tektonik kecil lainnya.</p>
<p>Sumber gempa bumi di Indonesia umumnya terjadi pada pertemuan lempeng-lempeng atau biasa disebut dengan zona subduksi, dan zona patahan aktif di daratan, seperti zona sesar besar Sumatera.</p>
<p>Pantai-pantai kepulauan Indonesia yang berhadapan langsung dengan palung-palung laut, sebagai jelmaan dari benturan lempeng-lempeng di dasar laut, merupakan kawasan yang memiliki potensi paling tinggi untuk terlanda tsunami manakala gempa bumi terjadi pada zona subduksi tersebut.</p>
<p>Hingga saat ini peramalan saatterjadinya gempa bumi masih belum bisa dilakukan. Negara-negara maju dan banyak pengalaman dengan gempa bumi tektonik, seperti di Amerika Serikat, Jepang, Rusia, dan China pun masih terus melakukan usaha ke arah itu.</p>
<p>Sebaliknya, dari uraian di depan, upaya peringatan dini tsunami sebetulnya masih bisa dilakukan walau masih dengan cara yang sederhana. Negara-negara yang berada di kedua sisi Samudera Pasifik, seperti Jepang, AS, beberapa Negara Amerika Latin, Korea, Taiwan, dan Rusia, telah memiliki sistem peringatan dini untuk tsunami bilamana saru gempa bumi terjadi di tengah punggungan Samudera Pasifik.</p>
<p>Melalui USGS-Pacific Tsunami Warning Center yang bertindak sebagai pusat pemberi informasi kejadian gempa tektonik berskala besar di Samudera Pasifik, peringatan dini terhadap kemungkinan munculnya tsunami telah bisa diberikan kepada negara-negara di kawasan pantai Samudera Pasifik yang saling berhadapan.</p>
<p>Dari kejadian gempa bumi di episenternya hingga kemunculan tsunami dan waktu tibanya di pantai, diperlukan waktu rambat gelombang tsunami antara 4 – 10 jam.</p>
<p><strong>Tsunami 26 Desember</strong></p>
<p>Lalu, bagaimana halnya dengan tsunami di Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 ? Gempa bumi pada 26 Desember 2004 terjadi pada kedalaman dangkal 10 kilometer. Gempa-gempa susulan yang mengikuti gempa bumi megathrustnya saling meyusul di sepanjang bayas lempeng India dan segmen lempeng Myanmar, ke arah utara, sepanjang lebih kurang 1.000 km pada kedalaman dangkal pula. Gempa bumi susulan yang terus-menerus berlangsung itu pun memiliki kekuatan antara 5,7 dan 7,3 magnitude.</p>
<p>Terguncangnya air laut, akibat naiknya segmen lempeng Myanmar relatif terhadap lempeng India, terjadi susul menyusul. Akumulasi energi gelombang laut yang terbentuk sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan tsunami Aceh yang dahsyat. Tsunami ini kemudian bergerak menyebar ke arah pantai-pantai yang berhadapan dengan palung Sunda. Jarak pantai Sumatera terdekat dengan episenter gempa bumi utama diperkirakan 125 km. Kecepatan rambat gelombang tsunami dapat mencapai 800 km per jam di samudera dalam dan bebas. Mendekati pantai yang dangkal dan dengan kecepatannya yang besar, gelombang tsunami menjadi tinggi (2-3 meter di Banda Aceh) dan kemudian terempas ke arah daratan dengan dahsyat.</p>
<p>Dalam waktu yang sedemikian singkat (10-15 menit, ini sudah termasuk saat kejadian surutnya permukaan air laut di pantai), untuk menyelamatkan diri dari kejaran gelombang tsunami tentunya bukanlah hal yang mudah. Banyaknya jatuh korban akibat tsunami Aceh 26 Desember tidak terlepas dari waktu kedatangan gelombang yang sangat cepat, juga karena sifat gempa buminya yang berepisenter dangkal.</p>
<p><strong>Mitigasi tsunami</strong></p>
<p>Ada dua peristiwa yang penting untuk diperhatikan ketika gelombang tsunami tiba di pantai Aceh.</p>
<p>Pertama, penduduk saksi mata, kebanyakan bermukim di tepi pantai, pada mulanya merasakan guncangan atau getaran tanah yang sangat kuat pada tanah yang mereka pijak. Begitu kuatnya sehingga beberapa bangunan ada yang runtuh, inilah yang disebut dengan getaran gempa bumi.</p>
<p>Kedua, setelah guncangan bumi yang sangat kuat dirasakan, terlihat suatu pemandangan yang tidak biasa, yakni surutnya permukaan air laut secara cepat mencapai lebih dari 50-100 meter dari garis pantai semula.</p>
<p>Barulah setelah itu mereka melihat gulungan tsunami mendekati pantai dan kemudian menerjang segala yang ada di hadapannya, seperti bangunan rumah berikut penghuninya, pertokoan, termasuk para penduduk dan saksi mata.</p>
<p>Kedua peristiwa itu memberikan kita pengetahuan dasar sederhana yang bisa kita pakai sebagai peringatan dini secara alamiah untuk mengetahui kedatangan gelombang tsunami yang berasal dari gempa tektonik di zona subduksi.</p>
<p>Bagi penduduk atau orang yang kebetulan berada di dan yang bermukim di kawasan pantai, yang berhadapan dengan zona subduksi atau palung laut tempat bertemunya lempeng-lempeng tektonik, dua peristiwa tersebut bisa dijadikan sebagai peringatan dini bagi kedatangan tsunami. Waktu yang sangat singkat untuk menyelamatkan diri harus menjadi perhatian.</p>
<p>Bila dua peristiwa tersebut dialami, hindarilah kawasan pantai secepat mungkin dengan berlari menghindar menuju bukit-bukit sekitar yang lebih tinggi. Keselamatan diri menjadi prioritas utama. Getaran gempa bumi yang sangat kuat dan menyusutnya permukaan air laut di pantai dengan sangat cepat merupakan salah sati karakter pemunculan tsunami.</p>
<p>Identifikasi daerah-daerah panta rawan tsunami sudah dilakukan oleh institusi pemerintah, seperti oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, dan Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam bentuk peta.</p>
<p>Peta-peta tersebut bisa diperoleh masyarakat luas maupun pemerintah daerah untuk didistribusikan, antara lain Peta Bahaya Guncangan Gempa Bumi Indonesia, Peta Seismotektonik Indonesia, Peta Sesar Aktif dan Sebaran Gempa Bumi Merusak Wilayah Indonesia, Peta Rawan Tsunami Indonesia, dan Peta Wilayah Rawan Gempa Bumi Indonesia.</p>
<p>Sebagai contoh, berdasarkan sejarah kejadian dan tectonic setting-nya, Indonesia memiliki 28 wilayah rawan tsunami, seperti wilayah pantai-panti Aceh, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung Selatan, Banten barat dan selatan, Jawa Tengah bagian selatan, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku Selatan, Biak-Yapen, Fak-fak, dan Balikpapan. Bersama dengan itu, Indonesia pun memiliki 25 wilayah rawan gempa bumi.</p>
<p>Peta-peta itu dapat digunakan untuk penyusunan rencana pengelolaan tata ruang wilayah pantai. Rekomendasi bangunan tahan gempa dan desain bangunan tahan tsunami perlu diberikan untuk wilayah-wilayah pantai seperti tersebut di atas.</p>
<p><strong>Upaya penanggulangan</strong></p>
<p>Pertanyaan berikut yang muncul adalah apakah akan muncul gempa bumi susulan dengan tsunami berikutnya ?</p>
<p>Bila melihat gempa utama dengan kekuatan 9,0 magnitude telah terjadi, maka magnitude hempa susulan berikutnya akan makin menurun. Dari gempa bumi susulan yang masih terjadi sampai saat ini, tetapi dengan magnitude yang lebih kecil sekitar 5,4 – 6 pada skala Richter, dan akan terus menurun seiring dengan perjalanan waktu, maka kemungkinan adanya gelombang tsunami susulan akan sangat kecil.</p>
<p>Penduduk yang rumahnya di pesosor pantai dan kondisinya masih utuh sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing. Tetapi, bila bangunan rumahnya sudah tidak utuh lagi, sebaiknya dihindari sebagai tempat tinggal.</p>
<p>Bencana yang diakibatkan oleh tsunami dan gempa bumi di bumi Serambi Mekkah Aceh sangatlah luar biasa dan telah menyentuh rasa keprihatinan bangsa Indonesia yang sangat dalam. Masyarakat dan pemerintah Indonesia secara bersama harus berupaya meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di Aceh.</p>
<p>Langkah penguburan jasad para syuhada tsunami merupakan prioritas pertama, yang kemudiaan diikuti oleh pemberian bantuan pangan, obat-obatan, air dan pakaian bersih, tenda tempat tinggal sementara, serta dukungan rohani.</p>
<p>Peralatan berat, seperti buldoser, diperlukan untuk membersihkan semua muatan yang terangkut oleh tsunami, memperbaiki jalur transportasi yang banyak yterputus.</p>
<p>Penyediaan bahan bakar untuk transportasi maupun rumah tangga dan pemulihan saluran telekomunikasi adalah sangat perlu dilakukan segera. Fasilitas umum, seperti pasar tradisional, puskesmas, dan sekolah, segera dipulihkan agar kehidupan normal bisa dimulai kembali. Bangunan temoat tinggal yang hancur dan rusak berat perlu dibantu perbaikannya.</p>
<p>Kini saatnya kita melaksanakan komitmen untuk membangun kembali Aceh. Pemerintah pusat bersama seluruh masyarakat Indonesia harus fokus dan teguh dalam melaksanakan komitmen ini. Sukarelawan pramuka, pemuda, mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat, serta organisasi sosial lainnya sangat diperlukan untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh agar segera keluar dari derita bencana tsunami ini.<br />
Sumber  :</p>
<p>Tsunami Dahsyat di Serambi Mekkah &#124; Dr Mas Atje Purbawinata, Ahli Bencana Geologi pada Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Ditjen Geologi dan Sumber Daya Mineral, Departemen ESDM<br />
Kompas, 08.01.2005 &#124; Grafis : USGS, 2004 &#38; Istimewa</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gempa retakan kerak bumi membentuk Danau Malawi]]></title>
<link>http://rovicky.wordpress.com/2009/12/20/gempa-retakan-kerak-bumi-membentuk-danau-malawi/</link>
<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 04:56:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rovicky</dc:creator>
<guid>http://rovicky.wordpress.com/2009/12/20/gempa-retakan-kerak-bumi-membentuk-danau-malawi/</guid>
<description><![CDATA[Gempa kuat telah terjadi di dekat Danau Malawi, Afrika. Memang goyangan gempa ini tidak terasa di In]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Gempa kuat telah terjadi di dekat Danau Malawi, Afrika. Memang goyangan gempa ini tidak terasa di In]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KIAMAT 2012 : ENAM FAKTA YANG MEMBUKTIKAN KETIDAKBENARANNYA]]></title>
<link>http://andyset.wordpress.com/2009/11/23/kiamat-2012-enam-fakta-yang-membuktikan-ketidakbenarannya/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 02:52:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>andyset</dc:creator>
<guid>http://andyset.wordpress.com/2009/11/23/kiamat-2012-enam-fakta-yang-membuktikan-ketidakbenarannya/</guid>
<description><![CDATA[Akhir dari dunia diramalkan 21 desember 2012, yang dilandasi oleh ramalan suku bangsa Maya dan belak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>  </strong><a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/kiamat-2012.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/kiamat-2012.jpg?w=112&#038;h=172" alt="" title="kiamat-2012" width="112" height="172" class="alignleft size-full wp-image-84" /></a><br />
Akhir dari dunia diramalkan 21 desember 2012, yang dilandasi oleh ramalan suku bangsa Maya dan belakangan ini dihebohkan oleh mesin pemasaran berupa film : 2012<br />
 Ramalan ini timbul pada masa kekaisaran Maya (900 – 250 Sebelum Masehi ) yang kini adalah wilayah Mexico di Amerika Tengah, apakah benar akhir dunia diramalkan 2012 ?<br />
Paling tidak salah satu aspek <strong>NEGATIF </strong>dari ramalan 2012 bagi sebagian orang dan ini sangat nyata adalah : <strong>KETAKUTAN</strong><br />
Banyak pertanyaan dalam situs Astrobiologist NASA, yang jumlahnya mencapai ribuan pertanyaan tentang kebenaran ramalan kiamat 2012-dan ini sangat mengganggu-menurut David Morrison,ahli sains senior pendiri lab astrobiology NASA<br />
Dia berkata “ Aku mempunyai dua anak belasan tahun yang sedang mempertimbangkan untuk bunuh diri, karena mereka tidak mau hidup  ketika dunia berakhir,&#8221; juga &#8221; Dua perempuan pada dua minggu terakhir mengatakan mereka sedang merenungkan untuk membunuh anak-anak dan diri mereka sendiri karena mereka tidak ingin menderita saat akhir dunia”,<br />
Kita sebagai muslim dan orang Indonesia bisa memandang konyol hal tersebut, karena kiamat adalah rahasia Allah tapi bagi mereka yang hidup di barat ( yang katanya Modern ) hal ini bisa dipandang serius<br />
Kita patut bersyukur, dengan pertolongan Morison ramalan kiamat 2012 dapat dijelaskan………</p>
<p><strong>2012 DONGENG 1<br />
<strong>SUKU BANGSA`Maya` Meramalkan Akhir Dunia pada 2012</strong></strong><br />
<a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/mayan-calendar.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/mayan-calendar.jpg?w=140&#038;h=150" alt="" title="mayan-calendar" width="140" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-85" /></a><br />
Kalender maya tidak berakhir pada 2012-seperti yang telah dikatakan banyak orang-ahli sejarah kuno tidak pernah melihat bahwa 2012 adlah akhir dari dunia<br />
Meskipun begitu, 21 desember 2012 (lebih atau kurang satu hari) adalah sangat penting bagi suku bangsa Maya<br />
 “Ini adalah waktu ketika siklus agung Kalender Maya-I.872.000 hari atau 5.125,37 tahun berakhir dan satu siklus baru lagi berawal” kata Anthony Veni pakar ‘Maya’dan `archaeoastronomer` di universitas Colgate  Hamilton, New York.  </p>
<p>Selama  titik balik matahari musim dingin 2012,waktu akan habis dari perhitungan kalender lama,yang dimulai dari apa yang dilihat suku bangsa maya sebagai periode 1 yang dimulai :11 agustus 3114 sebelum masehi. `Maya` menulis tanggal itu, yang didahului peradaban mereka  ribuan tahun, sebagai Hari Nol, atau 13.0.0.0.0.<br />
Di Desember 2012 era panjang akan berakhir serta siklus kalender akan berputar lagi ke Nol Hari, dan mulailah siklus mahabesar yang lain.<br />
“ gagasannya adalah saat ini waktu diperbaharui dan dunia akan diperbaharui lagi-layaknya kita memperbaharui waktu seperti tahun baru atau senin pagi pada satu minggu” kata Aveni penulis The End of Time: The Maya Mystery of 2012.</p>
<p><strong>2012 DONGENG 2<br />
Patahan daratan akan menghancurkan peradaban</strong><br />
<a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/casjunna01n1.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/casjunna01n1.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" title="bentang bumi" width="150" height="100" class="alignleft size-thumbnail wp-image-91" /></a><br />
Dalam beberapa cerita kiamat 2012, bumi akan mengalami “pertukaran kutub “ kerak dan mantel bumi akan tiba – tiba berganti<br />
Pada film : 2012 suku bangsa maya meramalkan adanya pertukaran kutub bumi yang ditimbulkan oleh gaya tarik gravitasi yang ekstreem-peristiwa “kelurusan galactic” yang jarang-dan adanya radiasi matahari yang sangat raksasa yang menyebabkan tidak stabilnya panas inti bumi<br />
Patahan benua dan daratan melempar kota kedalam laut,melempar pohon palm ke kutub,menyebabkan gempa bumi,tsunami,letusan vulkanis dan bencana lain<br />
Scientist menolak cerita yang sangat dramatis itu, tetapi beberapa peneliti mempertimbangkan beberapa fakta,misalnya: apabila distribusi massa yang ada didalam bumi berubah secara radikal maka akan terjadi pelelehan kutub es<br />
Geolog universitas Princeton `Adam Maloof` Yang secara ekstensif telah mempelajari mengenai pergeseran kutub, dan sedang mengerjakan 2012: Countdown to Armageddon, a National Geographic Channel documentary airing Sunday, November 8. (The National Geographic Society owns National Geographic News and part-owns the National Geographic Channel.)<br />
Maloof mengatakan fakta magnetis di bebatuan menginformasikan bahwa daratan mengalami penyusunan kembali secara drastic,tapi prosesnya akan berjalan jutaan tahun-cukup lambat gerakannya untuk dirasakan manusia…<br />
<a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/kutubmagnetbumiberubah2012ilustrasi.png"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/kutubmagnetbumiberubah2012ilustrasi.png?w=150&#038;h=82" alt="" title="Kutubmagnetbumiberubah2012ilustrasi" width="150" height="82" class="alignleft size-thumbnail wp-image-92" /></a><br />
<strong><strong>2012 DONGENG 3<br />
Kesejajaran Galaksi menyebabkan kiamat</strong><br />
</strong><a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/kiamat-badai-matahari.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/kiamat-badai-matahari.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="wer" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-93" /></a><br />
Para pengamat ruang angkasa percaya bahwa tahun 2012 akan ditutup dengan “KESEJAJARAN GALAKSI “ yang akan terjadi untuk pertama kali sejak 26,000 tahun<br />
Di cerita ini, alur dari matahari di langit akan tampak menyeberang , dari Bumi, terlihat pusat dari galaksi kita, galaksi bima sakti,dimana pada kondisi pandangan yang bagus tampak bagai awan yang menyeberangi langit malam.<br />
Ada ketakutan bahwasanya garis tersebut bagaimanapun akan mengekspose bumi kepada galaksi tidak dikenal yang mempunyai kekuatan yang akan mempercepat ajalnya galaksi- mungkin lewat “pertukaran kutub” ( lihat atas ) atau menggerakkan lubang hitam raksasa di jantung galaksi kita<br />
Peneliti NASA Morrison mempunyai pandangan berbeda “ tidak ada ‘galactic alignment ‘ pada 2012 “ kata dia, “atau paling tidak, tidak ada keanehan apapun “<br />
Dia menjelaskan salah satu dari “kesejajaran “ terjadi pada tiap tiap titikbalik matahari musim dingin, ketika matahari, terlihat dari bumi, muncul dilangit dekat di sekitar pusat galaksi bima sakti<br />
Penulis horoskop mungkin dipengaruhi oleh kesejajaran tersebut, kata Morrison. “ Tetapi kenyataannya bahwa kesejajaran tersebut menurut ilmu pengetahuan adalah tidak ada “ ini tidak akan menciptakan perubahan pada gaya tarik gravitasi, radiasi sinar matahari, orbit planet, atau segala sesuatu yang lain yang akan berdampak bagi bumi.<br />
Spekulasi tentang kesejajaran tersebut bukanlah sesuatu yang mengejutkan, kata dia “ Gejala astronomi yang luar biasa, biasanya mengilhami orang akan terjadinya akhir dari dunia “. Pemerhati kesejajaran galaksi dari texas university, yang juga ahli ‘maya’ David Stuart menulis dalam blognya “ Tidak ada teks kuno maya atau artwork apapun yang mereferensikan ke  hal tersebut “<br />
Meskipun demikian hari akhir dari siklus penanggalan maya – titik balik matahari musim dingin 2012 – menunjukkan pengetahuan astronomi bangsa maya yang luar biasa, kata Aveni sang archeoastronomer<br />
Astronomer bangsa maya membangun observatorium dan mengobservasi langit malam menggunakan perhitungan matematika, belajar untuk mengakuratkan prediksi gerhana dan fenomena angkasa yang lain. Aveni mencatat bahwa awal dari siklus yang sekarang berjalan kemungkinan besar terikat oleh puncak daripada lintasan matahari, ketika matahari melintas di atas kepala kita  dan itu terjadi pada titik balik matahari pada bulan desember..barangkali begitulah modelnya<br />
Pilihan ini, kata dia, mungkin mengindikasikan bahwa kalender maya terikat oleh musim  pada siklus pertanian yang merupakan pusat survival kuno.</p>
<p><strong>2012 dongeng 4<br />
Planet X bertabrakan dengan bumi</strong><br />
<a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/sedna-art-250x187.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/sedna-art-250x187.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="planet nibiru" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-87" /></a><br />
Beberapa orang berkata : planet misterius X, atau disebut juga dengan Nibiru, akan berada dalam satu jalur dan bertabrakan dengan bumi atau paling tidak mengacaukan lintasan. Satu pukulan langsung akan memusnahkan bumi, katanya. Ada ketakutan bahwa akan terjadi hujan tumbukan asteroid<br />
akankah planet tidak dikenal benar – benar akan menabrak kita  pada tahun 2012, meskipun Cuma sedikit<br />
oh. Tidak<br />
‘ Tidak ada objek diluar sana. Ahli astrobiologis NASA Morrison berkata, “ inilah kemungkinan yang akan terjadi ”.  teori ini sebenarnya diprediksi akan terjadi di tahun 2012. Dipopulerkan oleh seorang wanita yang mengeklaim mendapat pesan dari mahluk angkasa luar, hari kiamat nibiru mula – mula diprediksi terjadi di tahun 2003<br />
“ Jika disitu terdapat planet atau apapun yang  berada didalam tatasurya kita tiga tahun dari sekarang (saat itu tahun 2003 ) ,para ahli astronomi telah mempelajari   hal ini satu dasa warsa yang lalu dan seharusnya  Nampak oleh kita sekarang “, kata Morrison<br />
“ ini tidak terjadi “</p>
<p><strong>2012 dongeng 5<br />
Badai matahari menghantam bumi</strong><br />
<a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/sunflare_pakarfisika.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/sunflare_pakarfisika.jpg?w=138&#038;h=150" alt="" title="badai matahari" width="138" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-86" /></a><br />
<a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/badai_matahari_2012_pakarfisika.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/badai_matahari_2012_pakarfisika.jpg?w=300&#038;h=183" alt="" title="badai_matahari_2012" width="300" height="183" class="alignleft size-medium wp-image-88" /></a><br />
Pada beberapa teori bencana 2012, matahari kita adalah musuh<br />
Bintang tetangga baik kita itu, dirumorkan, akan menghasilkan letupan maut dari ledakan matahari, dan mengakibatkan peningkatan panas bumi<br />
Aktivitas matahari bertambah besar dan semakin berkurang dalam siklus 11 tahunan. Nyala ledakan yang besar pada matahari sungguh – sungguh akan mengganggu kominikasi dan system bumi yang lain.<br />
Tetapi para scientist tidak mempunyai indikasi kepada matahari, paling tidak dalam jangka pendek.  Dia Akan melepaskan badai yang cukup kuat untuk menyapu planet. Sepertinya hal tersebut tidak terjadi dalam schedule matahari, kata Morrison ahli astronomi NASA .<br />
Kita mengharapkan siklus ini tidak terjadi pada tahun 2012, tetapi satu atau dua tahun kemudian.</p>
<p><strong>2012 dongeng 6<br />
Ramalan suku bangsa maya untuk 2012</strong><br />
<a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/mayan_cosmos.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/mayan_cosmos.jpg?w=149&#038;h=150" alt="" title="mayan_cosmos" width="149" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-89" /></a><a href="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/casjunna01n.jpg"><img src="http://andyset.files.wordpress.com/2009/11/casjunna01n.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" title="bentang bumi" width="150" height="100" class="alignleft size-thumbnail wp-image-90" /></a></p>
<p> Jika suku bangsa maya tidak meramalkan berakhirnya waktu pada tahun 2012, apa tepatnya isi ramalan tersebut untuk tahun 2012 ?<br />
Banyak  sarjana yang telah membaca bukti bukti yang berserakan tentang suku bangsa maya, mereka berkata kekaisaran  maya tidak meninggalkan satu penggambaran kesimpulan  apapun yang spesifik yang akan terjadi pada tahun 2012.<br />
 Grafik peninggalan maya—meskipun tidak bertanggal—merupakan cerita akhir jaman, diuraikan pada halaman akhir yang kira kira &#8211; 1100 halaman yang dikenal sebagai Naskah Kuno Dresden.<br />
Dokumen tersebut menggambarkan bahwa dunia akan hancur oleh banjir, satu cerita yang telah dibayangkan oleh banyak budaya dan kemungkinan juga oleh pengalaman dalam skala apokaliptis oleh orang2 kuno ( yang lebih tua dari dokumen Dresden )<br />
Aveni sang arkeoastronomer berkata, bahwa cerita tersebut tidak dimaksudkan dibaca secara harfiah tetapi sebagai suatu pelajaran tentang perilaku manusia. Dia menyamakan siklus tersebut sebagai siklus tahunan  dalam masyarakat kita sekarang, ketika satu era berakhir maka akan ditutup dengan hingar bingar perayaan, mengikuti masa yang lahir kembali ketika banyak orang memulai hidup baru<br />
Pada kenyataannya, Aveni berkata, suku bangsa maya tidak banyak mengeluarkan ramalan<br />
 “ Apa yang kamu baca pada monumen ini dari perhitungan panjang bangsa maya adalh koneksi antara penguasa suku bangsa maya dengan nenek moyangnya<br />
 Menengok lebih jauh ke belakang &#8220;Ini bukan tentang suatu ramalan tetapi tentang yang  akan terjadi.&#8221;<br />
<strong><br />
 THE END COMPLETE</strong></p>
<p>Semoga bermanfaat menambah wawasanmu, Bro !!!!<br />
Thanks for <strong>NATIONAL GEOGRAPHIC</strong></p>
<p><a href="http://andyset.wordpress.com/2009/11/14/kontroversi-kiamat-2012-antara-ramalan-dan-fakta/">    kontroversi kiamat 2012 ( antara ramalan dan fakta )</a><br />
    <a href="http://andyset.wordpress.com/2009/11/14/kontroversi-kiamat-2012-antara-ramalan-dan-fakta-2/"> kontroversi kiamat 2012 ( antara ramalan dan fakta ) 2</a><br />
    <a href="http://andyset.wordpress.com/2009/11/03/transkrip-rekaman-rekayasa-penahanan-bibit-dan-chandra/">transkrip rekaman rekayasa penahanan bibit dan chandra</a><br />
<a href="http://andyset.wordpress.com/2009/11/26/ponsel-apa-itu-edge3gwifiwibrowimax/">ponsel : apa itu EDGE,3G,WiFi,WiBro,WimaX</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teori Segitiga Kehidupan]]></title>
<link>http://miscellameous.wordpress.com/2009/11/14/20/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 08:21:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhien2</dc:creator>
<guid>http://miscellameous.wordpress.com/2009/11/14/20/</guid>
<description><![CDATA[Lama sudah saya pernah membaca artikel tentang &#8220;Segitiga Kehidupan&#8221; ini. Dua gempa terak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Lama sudah saya pernah membaca artikel tentang &#8220;Segitiga Kehidupan&#8221; ini. Dua gempa terak]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SRI WIDIYANTORO, MEMBEDAH LEMPENG BUMI ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/10/11/sri-widiyantoro-membedah-lempeng-bumi/</link>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 05:32:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/10/11/sri-widiyantoro-membedah-lempeng-bumi/</guid>
<description><![CDATA[Di mata Sri Widiyantoro, lapisan kerak dan lempeng Bumi tidak ubahnya organ-organ tubuh manusia. Ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3044" title="sri widiyantoro 02" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/10/sri-widiyantoro-02.jpg?w=133&#038;h=150" alt="sri widiyantoro 02" width="133" height="150" />Di mata Sri Widiyantoro, lapisan kerak dan lempeng Bumi tidak ubahnya organ-organ tubuh manusia. Berbekal geotomografi, ia bisa membedah-bedah isi perut Bumi dan mendiagnosis pergerakan lempeng Bumi layaknya seorang dokter bedah.</p>
<p>Gempa Padang dan Bengkulu beberapa hari pun sudah dia perkirakan. Berdasarkan pencitraan geotomografi, lempengan wilayah di Sumatera, khususnya di sepanjang pesisir pantai barat, sudah tersobek-sobek.</p>
<p>“ Tumbukan lempeng Indo-Australia yang bergerak miring telah merobek-robek Pulau Sumatera. Akibatnya, banyak muncul patahan-patahan besar di sepanjang pulau yang dapat mengakibatkan gempa besar, “ ujar Sri di Kampus Institut Teknologi Bandung, Bandung (1/10). Dia mengingatkan, wilayah di sepanjang Sumatera sangat rawan gempa besar.</p>
<p>Bukan kali ini saja Sri Widiyantoro membukakan mata masyarakat. Ketua Kelompok Keahlian Ilmu dan Teknik Geofisika ITB ini jauh sebelumnya telah membuka mata dunia berkat teknologi pemindaian tomografi yang dikembangkannya.</p>
<p>Tahun 1997 namanya mencuat di dalam jajaran peneliti dunia berkat publikasi ilmiahnya yang berjudul “ The Evidence for Deep Mantle Circulation from Global Tomography “ yang dirilis jurnal sains termasyhur, Nature. Untuk pertama kalinya dalam sejarah perkembangan sains dunia, ia membuktikan bahwa tunjaman subduksi litosfer samudra dapat mencapai batas mantel dan inti Bumi.</p>
<p>“ Kedalamannya mencapai 3.000 kilometer. Ini adalah pemetaan di Amerika Tengah. Di bawah Pulau Jawa kedalaman penujaman bisa mencapai 1.500 kilometer. Berkat tomografi, kita bisa tahu bahwa gempa bisa terjadi hingga kedalaman ini. Bukan hanya di batas 700 kilometer, seperti yang kita duga selama ini, “ tutur peraih Habibie Awards tahun 2007 bidang Ilmu Dasar ini.</p>
<p><!--more-->Hasil penelitiannya mengenai geotomografi dan gempa banyak dijadikan rujukan ilmuwan-ilmuwan mancanegara. Sri pun mencatatkan namanya sebagai peneliti ITB yang karyanya paling banyak disitat (dirujuk). Scorpus mencatat jumlah indeks sitasi atas namanya sebanyak 1.472 buah. Angka ini tertinggi yang bisa dicapai seorang dosen di tingkat ASEAN.</p>
<p>Teknik tomografi memungkinkan isi kerak dan lempeng, bahkan perut Bumi, bisa dilihat dengan tampilan tiga dimensi. Dalam kegempaan, hal ini sangat bermanfaat untuk melengkapi ilmu seismik.</p>
<p><strong>Lebih dari materi</strong></p>
<p>Uniknya, Sri mengaku, karier yang cemerlang sebagai seorang ilmuwan yang menekuni masalah gempa bumi adalah sebuah “kecelakaan takdir”. Setelah lulus sarjana Geofisika ITB dia melanjutkan program magister ke Kyoto University di Jepang (1989). Dia tidak pernah terpikir akan berprofesi sebagai dosen ataupun ilmuwan.</p>
<p>“ Di Jepang saya mengambil konsentrasi ilmu tentang eksplorasi minyak. Karena, seperti yang lainnya, begitu lulus inginnya mencari kerja di bidang perminyakan, “ kenangnya. Namin, takdir pun berbicara lain.</p>
<p>Perjumpaannya dengan Prof Y Kobayashi dari Kyoto University saat berkonsultasi mengambil prgram doktor mengubah pandangan hidupnya mengenai arti penting keilmuan bagi masyarakat. Ada hal yang lebih penting dan berharga daripada materi atau uang.</p>
<p>“ Kata beliau, untuk sekadar jadi pekerja perminyakan, bergelar S-2 dari Jepang sudah cukup. Tetapi, ia menyarankan saya menekuni bidang kegempaan karena di Indonesia ilmu ini sangat dibutuhkan, “ tuturnya. Sementara masalah itu dalam perenungan, kebetulan dia bertemu dengan Prof B Kennett dari Australian National University. “ Saya lalu memutuskan untuk mendalami geotomografi di sana, “ tuturnya.</p>
<p>Selama menempuh studi di Australia, ia mendapatkan penghargaan internasional, The Doornbis Memorial Prize yang diberikan International Union of Geodesy and Geophysics (IUGG) atas riset doktoralnya mengenai tomografi beresolusi tinggi untuk zona subduksi.</p>
<p>Dia meninggalkan cita-cita menjadi ahli perminyakan yang bisa membuat dia lebih kaya. “ Saya tidak pernah menyesal. Ilmu itu bukanlah sekadar mencari uang, kalau itu bisa lebih bermanfaat bagi banyak orang, itu jauh lebih baik, “ tuturnya.</p>
<p><strong>Peta zonasi seismik</strong></p>
<p>Kini bersama-sama dengan sejumlah ilmuwan lainnya dari ITB dan Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sri menyiapkan sebuah perangkat mitigasi bencana gempa yang disebut Peta Percepatan Pergerakan Tanah atau Peta Zonasi Seismik yang berskala nasional,</p>
<p>Peta ini akan menjadi rujukan nasional bagi para ahli sipil dan arsitek ketika mendirikan bangunan. “Rencananya ini akan dijadikan Standar Nasional Indonesia (SNI), “ ucapnya.</p>
<p>Peta ini merupakan upaya besar untuk mengurangi risiko akibat gempa. “ Bagaimanapun, gempa tidak bisa diketahui kapan terjadi, tidak bisa dicegah atau dihentikan. Yang bisa kita lakukan hanya mengantisipasinya, “ tutur pengagum Albert Einstein ini.</p>
<p>Dia mengingatkan agar masyarakat senantiasa waspada terhadap kemungkinan gempa. Sebagai contoh, di wilayah pesisir barat Sumatera, kemungkinan masih akan terjadi gempa berskala sangat besar.</p>
<p>“ Potensi gempa selanjutnya ada di zona di Kepulauan Mentawai. Baru-baru ini zona ini melepaskan energi sebesar 5,1 skala Richter. Diperkirakan masih ada 300 kilometer lagi jalur di zona ini yang belum melepaskan energinya. Apabila bergerak bersamaan, kekuatannya bisa mencapai 8 skala Richter, “ kata Sri.</p>
<p>Dia mengharapkan agar pemerintah meningkatkan mitigasi dan pendidikan kebencanaan di daerah rawan gempa. Misalnya, membuat jalur evakuasi bencana dan perbaikan sistem peringatan dini.</p>
<p>Hingga kini belum ada satu pun alat yang bisa mendeteksi kejadian gempa di suatu tempat. Hal yang bisa dilakukan hanya memprediksi dan memantau aktifitas kebumian untuk meminimalkan dampak gempa, seperti riset geotomografi yang dilakukannya.</p>
<p>Akan tetapi, sayangnya, penelitian Sri ini terkendala dana yang belum memadai. Para pengambil kebijakan belum meliriknya untuk mengo[ptimalkan pemanfaatan hasil penelitian tersebut.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Sri Widiyantoro, Membedah Lempeng Bumi – Yulvianus Harjono dan Cornelius Helmy<br />
Kompas, 05.10.2009</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SETELAH GEMPA, BENCANA LAIN MENGANCAM ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/10/11/setelah-gempa-bencana-lain-mengancam/</link>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 05:08:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/10/11/setelah-gempa-bencana-lain-mengancam/</guid>
<description><![CDATA[Gempa berskala besar akan meobohkan apa pun di muka bumi yang tak kukuh dan rapuh. Fenomena ini buka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3024" title="earthquake-gallery-3" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/10/earthquake-gallery-3.jpg?w=125&#038;h=150" alt="earthquake-gallery-3" width="125" height="150" />Gempa berskala besar akan meobohkan apa pun di muka bumi yang tak kukuh dan rapuh. Fenomena ini bukan hanya meruntuhkan bangunan, melainkan juga membuat tanah longsor, merekah, dan ambles. Di luar itu, gempa di pesisir juga berpotensi menimbulkan tsunami. Itulah serangkaian ancaman bagi penduduk di daerah rawan gempa.</p>
<p>Selama bumi berputar, pergerakan lempeng-lempeng bumi yang menutupi dan mengapung di atas magma tak akan pernah berhenti. Tumbukan antarlempeng atau kerak bumi inilah yang menyebabkan gempa terus terjadi silih berganti di sekujur tubuh bumi ini.</p>
<p>Ketika satu lokasi lapisan bebatuan di batas kerak bumi runtuh karena merapuh menahan desakan lempeng, bebatuan itu akan mencari posisi baru yang stabil. Selama proses ini berlangsung akan terjadi serangkaian gempa susulan, pascagempa utama. Hal ini dapat mengakibatkan bangunan yang retak dan rapuh akhirnya roboh.</p>
<p>Untuk kejadian gempa di Padang, 30 September, terjangan gempa bahkan mencapai ratusan kali sebelum kejadian itu. Sejak gempa di Naggroe Aceh Darussalam, 26 Desember 2004, Padang dan sekitarnya sering diguncang gempa bersakala 4 hingga 6 skala Richter (SR). “Jumlahnya mencapai ratusan, “ kata Sujabar, petugas di Pusat Gempa Nasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.</p>
<p>Guncangan dalam kurun waktu yang anjang secara perlahan telah melemahkan struktur bangunan yang tidak dirancang tahan gempa, antara lain ditunjukan dengan keretakan tembok. Imbauan kepada masyarakat untuk melakukan perkuatan bangunan yang rentan terhaap gempa sudah dilakukan. “ Namun, sayangnya hal ini diabaikan ketrana mereka menganggap gempa besar belum pasti datang, “ ujar Febrin A Ismail, Koordinator Tenaga Ahli Kelompok Siaga Tsunami (Kogami) Sumatera Barat.</p>
<p><strong><!--more-->Longsor dan ambles</strong></p>
<p>Ancaman lain yang mengintai setelah gempa adalah tanah longsor dan ambles. Hal ini terjadi di daerah perbukitan karena berkurangnya tutupan lahan.</p>
<p>Berkurangnya areal hutan di kawasan lereng akan membuka potensi tererosi dan longsor ketoka diguyur hujan. Kondisi ini diawali saat musim kemarau. Akibat paparan sinar matahari yang intensif, ikatan tanah permukaan yang “telanjang” akan melemah dan merenggang.</p>
<p>Longsoran umumnya terjadi pada masa peralihan kemarau ke musim hujan, terutama di daerah berjenis tanah yang mudah lepas. Ketika terguyur hujan terus-menerus ikatan yang melemah itu akan putus karena menanggung beban air di pori-porinya. Putusan ikatan itu ditandai dengan longsoran tanah. Ancaman longsoran menjadi makin besar ketika di lereng yang rapuh itu bertengger bangunan, apalagi ketika diguncang gempa.</p>
<p>Longsornya lereng di beberapa daerah di Sumatera Barat pascagempa, 30 september, antara lain terpicu oleh kondisi tersebut. Hal serupa juga terjadi di Cainjur, Jawa Barat, 2 September 2009.</p>
<p>Melihat kebenderungan merambahnya areal permukiman di daerah perbukitan akibat meningkatnya populasi di daerah rawan gempa, pada masa-masa mendatang kejadian longsor saat gempa, pada masa-,asa mendatang kejadian longsor saat gempa seperti di Coanjur dan Padang-Solok bakal terjadi pula di daerah lereng lainnya yang rawan gempa dan berpenduduk padat.</p>
<p>Selain longsor, amblesnya permukaan juga dapat terjadi di daerah yang diterjang gempa. Akibat gempa, sumber air di bawah tanah teraduk hingga terjadi likuifaksi atau pelembekan tanah. Tanah yang mengalami pembebanan tinggi dan berongga akan ambles.</p>
<p><strong>Efek domino</strong></p>
<p>Efek domino pun dapat terjadi pada segmen kegempaan dan patahan yang berdekatan dengan bebatuan yang runtuh yang menjadi sumber gempa. Kondisi itu antara lain terjadi pascagempa Padang yang keesokan harinya diikuti gempa Jambi, yang bersumber dari sesar Semangko.</p>
<p>“ Saat ini segmen kegempaan Mentawai pun perlu mendapat perhatian setelah gempa Padang akhir bulan lalu, “ kata Danny Hilman, pakar geologi dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).</p>
<p>Sebab, sumber gempa tersebut berada di tepi barat segmen Mentawai – disebut mega thrust – yang terbentang dari Pulau Siberut hingga Pulau pagai. Penelitian LIPI di Kepulauan Mentawa menunjukkan, tahun 1650 pernah terjadi hempa di atas 8 SR di Pilau Siberut. Tahun 1797 dan 1883 gempa berskala sama kembali muncul di daerah itu.</p>
<p>Kedua gempa – berdasarkan penelitian koral dan lapisan sedimen – menimbulkan tsunami di Padang setinggi 10 meter. Adapun pemodelan perambatan tsunami akibat hempa 8,7 – 8,9 SR pada 1797 dan 1833, yang dibuat pakar tsunami ITB, Hamzah Latief, gelombang akan sampai ke pantai Padang dalam waktu 30 menit dengan ketinggian hampir 5 meter.</p>
<p>Segmen Mentawai merupakan bagian dari sistem kegempaan di barat Sumatera yang ternadi dalam empat segmen (Simelue, Nias, Mentawai, Enggano). Sejak 10 tahu  terakhir gempa di segmen-segmen ini “bertalu-talu”. “ Munculnya gempa akhir September itu dapat mengusik segmen Mentawai yang tidur hingga menimbulkan tsunami, “ ujar Dannu.</p>
<p>Gempa-gempa di kepulauan di barat Sumatera itu periode pengulangannya sekitar 200 – 300 tahun. Hal ini akibat efek penujaman dari lempeng Indoaustralia yang menekan ujung lempeng Eurasia di bawah bagian barat sesar Semangko hingga ke kepulauan di pesisir Sumatera. Kecepatan desakan lempeng tersebut 6 hingga 7 sentimeter per tahun.</p>
<p>Bebatuan di ujung lempeng pada suatu waktu akan melenting karena tidak mampu lagi menahan tekanan itu. Hal ini ditandai dengan gempa besar, pergeseran posisi daratan di segmen itu, dan menjauhnya pulau dari daratan beberaa meter dari posisi semula. Pascagempa tahun 2004, kepulauan di pesisir Banda Aceh menjauh 1 – 3 meter.</p>
<p>Selain fenomena alam yang menyertai gempa besar, dampak lain adalah ancaman penyakit, kelangkaan pangan, serta trauma kejiwaan korban yang kehilangan harta dan keluarganya.</p>
<p>Karena itu, Danny mengingatkan semua pihak di Padang harus waspada dan melakukan antisipasi menghadapi perulangan gempa berpotensi tsunami.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Setelah Gempa, Bencana Lain Mengancam – Yuni Ikawati<br />
Kompas, 06.05.2009</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jawa Timur Siaga Gempa 8,8 Skala Richter]]></title>
<link>http://organikganesha.com/2009/10/07/jawa-timur-siaga-gempa-88-skala-richter/</link>
<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 13:23:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>rial aditya</dc:creator>
<guid>http://organikganesha.com/2009/10/07/jawa-timur-siaga-gempa-88-skala-richter/</guid>
<description><![CDATA[VIVAnews – Gubernur Jawa Timur Soekarwo minta pada seluruh kabupaten/kota di Jatim melakukan siaga b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>VIVAnews </strong>– Gubernur Jawa Timur Soekarwo minta pada seluruh kabupaten/kota di Jatim melakukan siaga bencana melalui early warning system atau sistem peringatan dini. Sebab menurut peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jawa Timur bagian selatan memiliki potensi gempa karena berada dalam patahan Samudera Indonesia.</p>
<p>“Saya minta seluruh kabupaten/kota di Jatim, khususnya di wilayah selatan agar melakukan antisipasi gempa melalui sistem peringatan dini. Antisipasi itu bisa dilakukan dengan menyiapkan masyarakat melakukan langkah-langkah darurat jika terjadi gempa,” kata Soekarwo Senin 5 Oktober 2009.<!--moreSELENGKAPNYA--></p>
<p>Terkait itu, dibeberapa daerah di Jatim sudah melakukan itu. Misalnya di Lumajang, khususnya daerah pesisir selatan Jatim.</p>
<p>Sistem peringatan dini tidak harus berupa alat yang canggih. “Masyarakat bisa dilatih menggunakan kentongan sebagai sistem peringatan dini. Agar mereka mengetahui kalau ada bahaya gempa dan harus segera mengungsi.&#8221;</p>
<p>Lebih jauh dikatakan, pesisir selatan Jatim dan Bali masuk dalam zona bahaya gempa yang berpotensi tsunami. Sebab di wilayah selatan Jatim terdapat patahan panjang mulai dari Sumatera.</p>
<p>Bahkan salah satu pakar geologi dari LIPI, Danny Hilman Natawidjaja, mengatakan bahwa terjadinya gempa di Aceh dan Sumatera Utara pada 26 Desember 2004, gempa Jogyakarta pada 27 Mei 2006 dan Gempa Padang yang terjadi pada 30 Septenber 2009 kemarin, memicu patahan di Samudera Indonesia.</p>
<p>Adanya patahan itu diperkirakan bakal terjadi gempa dahsyat berkekuatan lebih dari 8,8 Skala Richter yang  yang berpusat di Segmen Mentawai dan berpotensi Tsunami. Prediksi itu beralasan, dari penelitian Prof Kerry Sieh dari Nanyang Technology University (NTU) Singapura, memiliki catatan gempa dan patahan yang terjadi di selatan Jawa selama 12 tahun. Jika tekanan terhadap patahan semakin tinggi, bisa jadi memicu gempa yang mencapai 8,8 SR.</p>
<p><strong>Laporan Tudji Martudji &#124; Surabaya</strong></p>
<p>wah wah berita ini tidak bermaksud untuk membuat kita semua menjadi resah tapi harapannya membuat kita senantiasa siaga..karena dimanapun bencana bisa saja terjadi kalau Allah berkehendak dan begitu pula sebaliknya. yang pasti baiknya ini semua membuat kita tersadar bahwa diri ini sangatlah kecil, tidak memiliki daya upaya apapun melawan kehendak Allah. maka satu satunya tempat berlindung kita adalah kepada Allah jua. Mudah mudahan dengan  semua bencana ini bisa menjadi jalan bagi kita yang masih diberi kesempatan hidup di dunia ini untuk melakukan yang terbaik dan lebih menghargai makan hidup itu sendiri.</p>
<p><span id="text_closed"> </span></p>
		<div id="geo-post-847" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-6.903093</span>
			<span class="longitude">107.621566</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[OPSI TEROWONGAN SELAT SUNDA]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/16/opsi-terowongan-selat-sunda/</link>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 03:48:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/16/opsi-terowongan-selat-sunda/</guid>
<description><![CDATA[Pemerintah memegang lima kajian pembangunan jalan akses yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumater]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2584" title="selat sunda 02" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/09/selat-sunda-02.jpg?w=143&#038;h=150" alt="selat sunda 02" width="143" height="150" />Pemerintah memegang lima kajian pembangunan jalan akses yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumatera. Selain opsi jembatan, ada juga alternatif akses berupa terowongan dasar laut atau terapung di bawah permukaan laut, seperti terowongan yang menghubungkan Inggris dan Prancis saat ini.</p>
<p>“ Jika opsi terowongan yang dipakai, nilai investasinya mungkin rendah, sekitar Rp 49 triliun, tetapi jangka waktu pemakaiannya singkat, yakni sekitar 20 tahun, sementara opsi jembatan memang butuh investasi  hingga Rp 117 triliun, tetapi daya tahannya sanggup menampung lonjakan kendaraan hingga 100 tahun, “ ujar Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Kantor Menteri Koordinator Perekonomian Bambang Susantono di Jakarta (14/8).</p>
<p>Dalam Paparan Direktorat Bina Teknik, Ditjen Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum yang disampaikan kepada wakil presiden terpilih Boediono pada awal pekan lalu disebutkan, pada tahun 2050 akan ada lalu lintas yang tidak tertampung sebanyak 57.600 kendaraan per hari, jika Sumatera-Jawa masih bergantung pada feri. Hal itu disebabkan kapasitas maksimal feri saat ini hanya 18.000 kendaraan per hari.</p>
<p>Jika dikombinasikan antara feri dan terowongan, masih akan ada lalu lintas yang tidak tertampung sebesar 32.900 – 49.500 kendaraan per hari pada tahun 2050. Kapasitas maksimal feri dan terowongan hanya 16.600 – 33.200 kendaraan per hari.</p>
<p>Dengan demikian, opsi jembatan jadi pilihan ideal karena bisa menampung semua kendaraan hingga 100 tahun terhitung sejak tahun 2030, saat jembatan itu siap. Jembatan ini akan dibangun dengan enam jalur untuk dua arah dilengkapi rel ganda kereta api.</p>
<p><!--more--></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2618" title="opsi terowongan selat sunda" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/09/opsi-terowongan-selat-sunda.jpg?w=500&#038;h=242" alt="opsi terowongan selat sunda" width="500" height="242" /></p>
<p>Menurut Bambang, jika jembatan dibangun tanpa jalur KA, investasi hanya Rp 83 triliun. Jika dibangun lengkap, anggaran yang diperlukan Rp 117 triliun. Itu dengan masa pembangunan 10 tahun.</p>
<p>Adapun terwongan diasumsikan sepanjang 33 kilometer, lebih panjang dibaading rencana pembangunan jembatan, yakni 27,9 – 29,2 km (hampir enam kali lebih panjang dari jembatan Surabaya – Madura).</p>
<p>Kelemahan terowongan adalah mengharuskan mobil menunggu kedatangan KA ketika hendak menyeberang. Waktu tempuh lebih lama 30 – 45 menit dibanding apabila menggunakan jembatan.</p>
<p>Adapun kelemahan kembatan, antara lain, adalah tingginya pylon atau menara jembatan yang mencapai antara 460 – 520 meter. Akibatnya, ada risiko menara jembatan ditabrak pesawat terbang.</p>
<p><strong>Tantangan</strong></p>
<p>Namun, ada tantangan yang perlu segera dijawab sebelum proyek ini dilanjutkan, yakni adanya dua sesar atau patahan di dasar Selat Sunda yang belum diketahui perilakunya. Juga tantangan yang terkait aktifnya Gunung Krakatau, serta kedalaman Selat Sunda yang masih misteri dan diperkirakan ada palung sedalam 40 meter. Selain itu, belum ada penghitungan kecepatan arus dan kesiapan teknologi.</p>
<p>“ Meskipun demikian, pembangunan jembatanatau terowongan ini sudah menjadi prioritas pemerintah, “ ujar Bambang.</p>
<p>Lima kajian yang sudah masuk kepada pemerintah, yaitu kajian dari Wiratman and Associates, Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA) dan Ditjen Bina Marga-Departemen Pekerjaan Umum, kajian Metro, peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) Firmansyah, serta Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Jalan-Jembatan Departemen Pekerjaan Umum.</p>
<p>Wiratman merekomendasikan, jembatan panjang merupakan alternatif yang lebih baik dibanding terowongan.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Opsi Terowongan Sepanjang 33 Km di Selat Sunda – Kompas, 18.08.2009</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Butir – Butir Penting Sederhana Dari Mekanisme   Gempa Dan Tsunami Besar Di Aceh   ]]></title>
<link>http://islamediation.wordpress.com/2008/12/16/butir-%e2%80%93-butir-penting-sederhana-dari-mekanisme-gempa-dan-tsunami-besar-di-aceh/</link>
<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 15:11:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>islamediation</dc:creator>
<guid>http://islamediation.wordpress.com/2008/12/16/butir-%e2%80%93-butir-penting-sederhana-dari-mekanisme-gempa-dan-tsunami-besar-di-aceh/</guid>
<description><![CDATA[SERI : 1 1. PENGUKURAN MAGNITUDO Pengukuran magnitudo (Richter) dengan gelombang badan (body wave: P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
SERI : 1<br />
1.	PENGUKURAN MAGNITUDO<br />
Pengukuran magnitudo (Richter) dengan gelombang badan (body wave: P,S) dan permukaan perlu separasi gelombang P dan S serta dan amplitudo yang jelas. Ini hanya mungkin diamati dari seismograf yang jauh dari pusat gempa.<br />
Pengukuran seismograf dekat agak kurang akurat sebab:<br />
•	Separasi gelombang P,S dan permukaan kurang lebar<br />
•	Simpangan yang cerminkan amplitudo dapat “off scale”, karena demikian kuat gerakannya<br />
•	Fondasi seismograf dapat tergeser karena kuatnya gempa<br />
Jadi dapat dipahami seismograf BMG menghasilkan magnitudo berbeda (kurang) dari hasil USGS.<br />
<!--more-->Gempa di Aceh hasil dari sesar (patahan) naik (thrust fault) yang juga mungkin bercampur dengan gerakan “Sea floor spreading” (bukaan, rekahan lantai samudra) di Andaman (yang berlanjut menjadi sesar datar Sumatera).<br />
Sesar naik energinya amat besar karena melawan overburden dari gaya berat kerak bumi disitu, sehingga energi terledak hampir penuh, gempa susulan yang terjadi adalah penyesuaian kearah horisontal yang energinya lebih kecil dan tidak hasilkan thrust fault besar, sehingga kemungkinan terjadi tsunami besar amat kecil.<br />
3.	AMPLITUDO GELOMBANG TSUNAMI<br />
Gelombang tsunami adalah gelombang air laut yang diawali adanya serapan oleh “ruang kosong” yang dihasilkan thrust fault ketika meledak dan kemudian ditekan kembali setelah menutup sehingga menghasilkan gelombang berenergi besar sekali. Gelombang air ini terpancar horisontal kesegala arah. Ketika sampai di pantai gelombang ini mengalami perubahan bentuk sebagai berikut.<br />
•	Jika pantainya sangat curam seperti di Jawa Selatan, maka gelombang tsunami akan memukul pantai dan ada redaman. Tebing-tebing pantai dapat hancur jika batuannya rapuh.<br />
•	Jika pantainya landai seperti pantai di Aceh Barat dan Sumatera Utara Barat , maka gelombang tsunami tadi hampir tidak mengalami redaman, dan karena dasar dari pantai menaik dan lapisan air menipis, maka amplitudo gelombang air ini menjadi meninggi dan kecepatannya membesar, sehingga gelombang ini dapat menjalar sampai masuk jauh ke darat (tsunami Krakatau 1883 dan Aceh yang baru saja terjadi)<br />
A1 : Amplitudo Tsunami awal<br />
A2 : Amplitudo Tsunami ketika sampai pantai<br />
4.	MIGRASI “KEJUTAN (SHOCK)” GEMPA SEBAGAI PICUAN<br />
•	Secara mekanika benda padat pada daerah kontak antara dua benda yang saling menekan dan bergeseran adalah merupakan “media” untuk migrasinya proses “shock” gempa (pelepasan energi) di daerah kontak tersebut. Migrasi shock ini akan memicu terjadinya shock baru ditempat lain jika pada tempat-tempat tersebut energi yang tertahan di daerah kontak telah hampir melampaui “strength” (tensile, compressive, failure) di daerah tersebut, sedangkan jika masih di bawah strength shock baru tidak terjadi. Ada angka-angka empiris kecepatan migrasi dari shock-shock besar di daerah benua Asia Barat.<br />
•	Gempa besar di Aceh akan memberikan tekanan kepada sistem sesar Sumatera. Sistem sesar ini terjadi karena sea floor spreading di daerah Andaman. Jika pada sesar Sumatera terdapat juga kulminasi energi geseran yang hampir mencapai “strength” maka akan terpicu oleh tekanan tesebut. Bila hal ini terjadi, magnitude gempa yang timbul tidak akan terlalu besar, tetapi dangkal karena mekanisme sesar datar. Untuk mengetahui dan mendeteksi perilaku sistem sesar ini perlu dilakukan studi di tempat-tempat sepanjang sesar Sumatera seperti daerah Tarutung, Kerinci, Liwa dan tempat-tempat lain. Ahli Seimologi perlu segera melakukan pemantauan.<br />
•	Gempa tektonik besar akan menekan kerak bumi di pulau yang didongkrak oleh zone subduksi. Tekanan ini juga akan menekan kantung-kantung magma gunung api aktif pada jalur subduksi didekat pusat gempa tektonik tadi.<br />
Jika kantung magma itu sedang penuh (bisa diperkirakan melalui mempelajari periode ulang erupsi) maka tekanan tektonik akan memicu terjadinya erupsi gunung api. Jika belum penuh tidak terjadi erupsi, tetapi terjadi kenaikan magma dari bawah ke atas.<br />
Gempa-gempa vulkanik tipe A (dalam) dan tremor akan teramati pada seismograf gunung berapi jika proses picuan terjadi. Ahli seismologi gunung api perlu segera melakukan pemantauan<br />
SERI : 2<br />
1.	“RULES OF THUMB” GEMPA BUMI TEKTONIK<br />
a.	PENGUKURAN MAGNITUDO DAN ENERGI GEMPA BUMI.<br />
Magnitudo gempa bumi (M) ditetapkan C.F. Richter (1935) secara empiris mendefinisikan sebagai:<br />
Logaritma (bilangan pokok 10) dari amplitudo (A) maksimum dalam micron dari rekaman seismogram dari seismograf periode pendek standar (periode bebas 0.8 detik perbesaran statik 2800, koefisien redaman 0.8) diamati pada jarak 100 km dari episenter (pusat gempa dipermukaan) dengan kedalaman pusat gempa normal (33 km),<br />
Untuk jarak (? km) dari kedalaman pusat (f, km) diterbitkan tabel koreksi. Jadi secara rumus dituliskan sebagai:<br />
M = log A max + C (?, f)<br />
A max = Amplitudo maksimum (micron)<br />
C (?, f) = Koreksi untuk jarak (?) dan kedalam pusat gempa(f)<br />
b.	Gutenbeg dan C.F. Richter (1942) kemudian merumuskan secara empiris hubungan antara energi (E) yang dikeluarkan gempa dengan magnitudonya (M) menurut<br />
a M = log (E / E o )<br />
dengan: a = 1.5<br />
E o = 2.5 x 10 11 erg<br />
Selanjutnya dari pengamatan, mereka menemukan hubungan antara jumlah kejadian gempa persatuan waktu (frekuensi = N) dengan magnitudonya (M) menurut<br />
log N = p &#8211; q M<br />
dengan: p dan q tetapan positif yang berlainan untuk suatu daerah (zone) gempa<br />
ABSTRAKSI:<br />
i.	Jika ada dua tempat (1 &#38; 2) dengan M 1 =7 dan M 2 = 5, maka<br />
Perbandingan energi yang dikeluarkan menjadi:<br />
E 2 /E 1 = 10 (2/1.5) = 10 1.33<br />
Dan perbandingan amplituido gelombangnya<br />
A 2 /A 1 = 10 2<br />
ii.	Gempa dengan magnitudo besar mempunyai frekuensi kejadian kecil (jarang) dibandingkan dengan gempa dengan magnitudo kecil.<br />
c.	Cara berfikir berikut dapat dicermati dan dipakai untuk melakukan penialaian keadaan .<br />
Pada dua buah lempeng tektonik yang kontak, saling menekan dan bergeseran, maka energi akan terhimpun jika geseran tersebut saling mengunci, karena sifat kekasaran jenis kristal dam mineral lempeng-lempeng tadi.<br />
Untuk satu kecepatan relatif pergeseran (yang sama), maka energi yang terhimpun persatuan volume sepanjang bidang kontak akan sama.<br />
ABSTRAKSI:<br />
Jika di kedua tempat (1 &#38;2) yang terletak pada satu bidang kontak geseran terdapat dua gempa dengan dengan magnitudo M 1 = 7 dan M 2 = 5, maka energi yang tersisa di 1 akan lebih sedikit dari pada energi yang tersisa di 2. Sehingga gempa susulan di 1 lebih sedikit dan lebih kecil dari pada gempa susulan di 2.<br />
2.	ADA 3 PUSAT GEMPA YANG “MELEDAK” HAMPIR BERSAMAAN<br />
Data dari USGS menunjukan ada 3 pusat gempa yang menghasilkan bencana bagi daerah Asia Selatan tersebut, yaitu gempa-gempa :<br />
Meulaboh 26 Des 04 3,30 N 95.7 E 00:58:50 GMT 8.9<br />
Andaman 26 Des 04 12,37 N 92.51 E 02:15:57 GMT 5.8<br />
Nicobar 26 Des 04 8,86 N 92.50 E 02:22:01 GMT 6.0<br />
26 Des 04 6,90 N 92.95 E 04:21:26 GMT 7.3<br />
Dalam rentang jarak hampir 1 300 km.<br />
Ketiga posisi tersebut terletak pada busur kepulauan Andaman yang berbentuk lengkung hampir seperdelapan lingkaran. Kecembungan kearah Samudera India akan memfokuskan (konvergensi) gaya dorong dari lempengan Samudera India, sehingga gaya dorong lebih besar.<br />
Posisi busur palung dan busur kepulauan sedemikian akan menghasilkan gaya dorong diperbesar sekitar 1.3 kali ( rasiokan panjang busur palung dengan panjang busur kepulauan). Geometri inilah yang menyebabkan terjadi gempa besar yang hampir bersamaan, karena seakan-akan pada satu titik konvergensi.<br />
Faktor lain yang menyebabkan kejutan gempa ini adalah adanya komponen geseran kearah barat laut dari arah gerakan lantai samudera India.<br />
3.	SUMATERA: PESTA DI TIMUR, TANGIS DI BARAT<br />
Lempeng samudera India membentuk palung sebagai tanda kontak dorongan dengan lempeng Asia, sejajar dengan palung telah terjadi sesar naik (dengan geseran) Mentawai di dasar laut.<br />
“Sea floor spreading” Andaman membentuk sesar datar Sumatera (pergeseran kanan, dextral) yang membelah pulau Sumatera sepanjang pegunungan Bukit Barisan dari Utara ke selatan sampai Lampung yang terus ke selatan sampai di sekitar Jawa Barat.<br />
Sesar Sumatera ini tempat posisi gempa-gempa dangkal Tarutung, Padang Panjang, Kerinci dan Liwa. Jadi, bagian barat Sumatera dibatasi oleh gempa tektonik (gerakan naik, thrusting) di Mentawai dan gempa sesar datar di sesar Sumatera. Dua mekanisme gempa ini yang akan diderita oleh bagian barat Sumatera.<br />
Dibelahan timur pengendapan stabil terbentuk cadangan batu bara serta minyak dan gas bumi sebagai energi dan cadangan beberapa mineral ekonomi.<br />
Selat Malaka adalah lintasan laut perdagangan internasional yang sangat padat, yang pusatnya di singapura. Demikianlah Sumatera: Pesta di Timur dan Tangis di Barat.<br />
Perlu pantauan intensif gempa tektonik di Sumatera.<br />
4.	APAKAH JAWA SELATAN TERPICU ?<br />
Shock gempa dapat bermigrasi, tetapi migrasi ini tidak akan memicu “ledakan” gempa jika energi yang terhimpun di daerah yang dilewati masih di bawah “strength”.<br />
Di Jawa Selatan mempunyai kondisi sebagai berikut:<br />
1.	Gerak dorongan lantai samudera Hindia relatif frontal (tegak lurus) terhadap bentangan palung, komponen geseran kecil.<br />
2.	Ada penerusan sesar Sumatera yang melalui Lampung terus ke selatan dan bertemu dengan palung Jawa di selatan Pelabuhan Ratu (data dari Dr. Jusuf Surachman, BPPT)<br />
1.	Cukup curamnya pantai di Jawa.<br />
ARTINYA:<br />
•	Dorongan geseran yang menyebabkan gempa-gempa besar tampaknya berkurang dan teredam ketika palung membelok ke timur di Selatan Jawa. Kemungkinan terjadi gempa besar (M = 8 ke atas) di Selatan Jawa amat kecil.<br />
•	Kondisi rapuh dipertemuan palung Jawa akan setiap saat menyerap energi yang terhimpun menjadi gempa-gempa kecil yang tidak membahayakan, jadi tidak ada terhimpun energi yang sangat besar yang dapat mencemaskan.<br />
•	Cukup curamnya( ini perlu juga diteliti secara cermat) akan berfungsi sebagai pemecah gelombang sehingga andaikan terjadi tsunami bukanlah tsunami yang besar yang dapat masuk jauh ke dalam daratan.<br />
5.	BAGAIMANA DI NUSATENGGARA SELATAN ?<br />
Sampai di selatan Bali – Lombok lantai samudera Hindia masih merupakan lempeng samudera yang bersifat basaltik ( mengandung banyak Mg, Fe) yang liat dan lempeng Asia menipis dicirikan dengan hampir terjadinya pulau gunung api ( Bali 2 gunung api aktif, Lombok 1 buah, sumbawa 1 buah).<br />
Gempa sedang sering terjadi dengan skala 5 samapai 6,5 dan tidak selalu menghasilkan tsunami karena tidak merusakkan permukaan lantai samudera. Tercatat terjadi pada akhir 1984 di selatan Banyuwangi<br />
Mulai Selatan Sumbawa – Flores terjadi perubahan sifat lempeng samudera Hindia yang lebih bersifat lempeng benua (Australia): lebih tebal, lebih kekar dan lebih memberikan “daya angkat “, oleh karenanya potensi terjadinya gempa sedang (tapi dangkal) dan gempa besar, lebih tinggi dan lebih masuk ketengah lempeng Asia.<br />
Selain itu karena Nusatenggara banyak pulau-pulau kecil, maka tsunami akan menjadi ancaman .<br />
6.	BAGAIMANA DENGAN GEMPA-GEMPA DI PAPUA ?<br />
Mulai pulau Timor ke timur sampai Papua, lempeng tektonik tersebut merupakan lempeng benua Australia (yang merupakan kelanjutan lempeng samudera Hindia yang berubah komposisi mineral).<br />
Kepulauan Banda – Seram merupakan “tekukan” ujung timur busur pulau Nusatenggar. Gempa sangat dalam banyak terdapat di daearh ini.<br />
Tekukan ini dihasilkan karena lempeng Australia di pulau Papua mendapat dorongan menggeser dari lempeng Samudera Pasifik ke barat. Sesar geseran antar lempeng (transform fault) yang agak konvergen terdapat memanjang di utara Papua dari timur sampai ke barat dan kepanjangannya samapai di daerah Palu. (sistem sesar Palu – Koro).<br />
Kecepatan relatif geseran antar lempeng Pasifik dengan Australia adalah sekitar 10 cm/ thn ( bandingkan dengan antara lempeng samudera Hindia dan Asia yang 6 cm/thn)<br />
Sifat geseran yang muncul dipermukaan ini menghasilkan gempa dangkal yang merusakkan<br />
7.	KOORDINASI ILMUWAN RISTEK, BMG, BPPT, LIPI, ESDM DAN ITB TENTENG GEMPA TEKTONIK INDONESIA DAN SEISMOLOGI<br />
Berkenaan dengan kejadian gempa tektonik Aceh, RISTEK dan BMG akan menyelenggarakan pertemuan koordinasi antar ilmuwan / pakar khususnya bidang seismologi, geofisika, geotektonik dan geologi dinamik dan bencana kebumian.<br />
Akan ada beberapa kali pembicaraan yang terfokus pada antara lain:<br />
•	Apa yang perlu dilakukan pakar gempa bumi untuk melakukan mitigasi gempa ini sebaik baiknya dengan keterbatasan yang ada.<br />
•	Mencari rujukan – rujukan yang benar dan dapat diterapkan yang disepakati bersama<br />
•	Memberi masukan kebijakan kepada pemerintah tentang masalah: pemeliharaan kegiatan melalui prioritas riset dan kegiatan pemantauan terus menerus<br />
Pertemuan pertama akan dilakukan pada 4 Januari 2005 di BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika)<br />
________________________________________</p>
<p>2.	TSUNAMI BESAR ITU BERULANG ?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memahami Sesar (Fault)]]></title>
<link>http://yudi81.wordpress.com/2008/12/09/memahami-sesar-fault/</link>
<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 21:23:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>yudi</dc:creator>
<guid>http://yudi81.wordpress.com/2008/12/09/memahami-sesar-fault/</guid>
<description><![CDATA[Sesar didefinisikan sebagai rekahan/retakan pada batuan penyusun bumi yang telah atau sedang mengala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sesar didefinisikan sebagai rekahan/retakan pada batuan penyusun bumi yang telah atau sedang mengala]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Muncul Gunung dari Dasar Laut Wuarlabobar]]></title>
<link>http://dhieeewhe.wordpress.com/2008/08/15/muncul-gunung-dari-dasar-laut-wuarlabobar/</link>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 07:24:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhieeewhe</dc:creator>
<guid>http://dhieeewhe.wordpress.com/2008/08/15/muncul-gunung-dari-dasar-laut-wuarlabobar/</guid>
<description><![CDATA[AMBON — Fenomena munculnya sebuah gunung dari dasar laut perairan Pulau Wuarlabobar, Kabupaten Maluk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[AMBON — Fenomena munculnya sebuah gunung dari dasar laut perairan Pulau Wuarlabobar, Kabupaten Maluk]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Posisi Kontroversi Patahan Watukosek ]]></title>
<link>http://hotmudflow.wordpress.com/2008/08/14/posisi-kontroversi-patahan-watukosek/</link>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 02:25:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rovicky</dc:creator>
<guid>http://hotmudflow.wordpress.com/2008/08/14/posisi-kontroversi-patahan-watukosek/</guid>
<description><![CDATA[Menjelang HUT Kemerdekaan ke 63 ini Pak Hardi Prasetyo mengirimkan artikel ilmiahnya tentang Patahan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p><a href="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/overlay.jpg" target="_blank"><img class="alignright" style="float:right;" src="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/overlay.jpg?w=279&#038;h=209#38;h=209&#038;h=209" alt="Perspektif dari selatan" width="279" height="209" /></a>Menjelang HUT Kemerdekaan ke 63 ini Pak Hardi Prasetyo mengirimkan artikel ilmiahnya tentang Patahan Watukosek di sekitar Lusi (Lumpur Sidoarjo)</p>
<blockquote><p><em> <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif" alt="(" /> “Wah Pakdhe, beliau ini memang saintis bangget ya ?</em></p>
<p><em> <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" /> “Iya Thole, mestinya memang pemikiran dan tindakan itu didasarkan atas kajian ilmiah yang tidak terbiaskan oleh kepentingan apapun”</em></p></blockquote>
<p>Berikut dongengan Pak Hardi Prasetyo dari BPLS: <a class="more-link" href="http://rovicky.wordpress.com/2008/08/14/posisi-kontroversi-patahan-watukosek/#more-1551">Continue reading Posisi Kontroversi Patahan Watukosek…</a></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Posisi Kontroversi Patahan Watukosek]]></title>
<link>http://rovicky.wordpress.com/2008/08/14/posisi-kontroversi-patahan-watukosek/</link>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 01:14:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rovicky</dc:creator>
<guid>http://rovicky.wordpress.com/2008/08/14/posisi-kontroversi-patahan-watukosek/</guid>
<description><![CDATA[Menjelang HUT Kemerdekaan ke 63 ini Pak Hardi Prasetyo mengirimkan artikel ilmiahnya tentang Patahan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Menjelang HUT Kemerdekaan ke 63 ini Pak Hardi Prasetyo mengirimkan artikel ilmiahnya tentang Patahan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["Patahan (=Fault)" - SIMAKDIALOG ]]></title>
<link>http://bachtiarhakim.wordpress.com/2008/05/19/patahan-fault-simakdialog-review/</link>
<pubDate>Mon, 19 May 2008 21:38:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>bachtiar hakim</dc:creator>
<guid>http://bachtiarhakim.wordpress.com/2008/05/19/patahan-fault-simakdialog-review/</guid>
<description><![CDATA[CD Album “Patahan”. (Foto : Bachtiar pake kamera hape Siemens M75) Patahan (=Fault) &#8211; SimakDia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[CD Album “Patahan”. (Foto : Bachtiar pake kamera hape Siemens M75) Patahan (=Fault) &#8211; SimakDia]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gempa susulan dan yang terpicu gempa]]></title>
<link>http://rovicky.wordpress.com/2007/09/25/gempa-susulan-dan-yang-terpicu-gempa/</link>
<pubDate>Mon, 24 Sep 2007 16:09:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rovicky</dc:creator>
<guid>http://rovicky.wordpress.com/2007/09/25/gempa-susulan-dan-yang-terpicu-gempa/</guid>
<description><![CDATA[Seringkali kita mendengar adanya gempa utama dan gempa susulan. Pada prinsipnya kedua jenis gempa in]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Seringkali kita mendengar adanya gempa utama dan gempa susulan. Pada prinsipnya kedua jenis gempa in]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Meramal Gempa ala Ranggawarsita dan binatang]]></title>
<link>http://mimbarsaputro.wordpress.com/2006/03/18/meramal-gempa-ala-ranggawarsita-dan-binatang/</link>
<pubDate>Sat, 18 Mar 2006 06:17:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>mimbar</dc:creator>
<guid>http://mimbarsaputro.wordpress.com/2006/03/18/meramal-gempa-ala-ranggawarsita-dan-binatang/</guid>
<description><![CDATA[Date: Sun Feb 20, 2005 10:35 pm Subject: Meramal Gempa R. Ngabehi Ronggowarsito dalam buku Pustaka R]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Date: Sun Feb 20, 2005 10:35 pm Subject: Meramal Gempa</p>
<p>R. Ngabehi Ronggowarsito dalam buku Pustaka Raja pernah meramal &#8220;tahun saka 338 seluruh dunia akan terguncang hebat oleh suara ledakan dahsyat dan semburan api akibat letusan gunung Kapi yang kemudian tenggelam ke dasar samudra. Air laut menggenangi daratan sepanjang timur Batuwara sampai Rajabasa. Semua tersapu bersih beserta harta bendanya..&#8221;</p>
<p>Karya tersebut terbit 1869, dan 14 tahun kemudian Gunung Kapi (Gunung Api, Krakatau) meletus. Batuwara (Banten) dan Rajabasa (Lampung), luluh lumat. Tsunami setinggi 30-40 meter menghantam sekitar Jawa dan Lampung. Selain ramalan para orang pintar, binatangpun dikenal sebagai peramal bencana alam. Seperti gajah di pusat pemeliharaannya di Srilangka, ternyata mereka sudah kabur ke bukit-bukit sebelum tsunami menerjang, atau burung &#8220;putih&#8221; yang seperti akan bermigrasi.</p>
<p>Beberapa catatan menjelang Krakatau meletus seperti ikan lele yang selalu melompat dari air, anjing yang menggonggong tanpa sebab, tikus yang keluar sarang kebingungan sampai-sampai mudah ditangkap, ayam yang entah mengapa tidak mau tidur mendekam. Di kolam peternakan Citayam, ikan mas dan ikan Gurami ternyata meolak pakan yang diberikan. Kemungkinan besar sistem sensorik mereka yang peka sedang terganggu sehingga tidak dapat membaui pakan berupa butir pelet.</p>
<p>Seorang geologist yang merayap kekawasan paranormal atau &#8220;creekology&#8221; melakukan penyelidikan bahwa menjelang letusan gunung berapi, banyak iklan kehilangan anjing peliharaan yang terpampang di koran maupun di radio. Sepertinya instink anjingpun ikut terganggu sehingga bingung menentukan letak rumah. Namun satu catatan menjelang Krakatoa meletus di Agustus 1883 adalah seekor gajah kecil berbelalai panjang, namanya jelas bukan Bona dan bukan penyanyi tereliminasi. Karena kepandaian dan lucunya, gajah milik sirkus Eropa yang manggung di Batavia ini ditempatkan di tempat terhormat yaitu satu kamar di hotel Des Indes.</p>
<p>Dulu pribumi dilarang itu masuk hotel Des Indes, kecuali gajah. Bahkan acara perdana menonton sirkus, diutamakan untuk para ambtenaar dan penggawe VOC. Baru kemudian penduduk negeri diberi kemurahan menonton dihari-hari terakhir. Namun belakangan gajah kecil ini selalu gelisah, kepada pawang yang memberikan makan ia selalu menaruh curiga. Sampai suatu hari dia mengamuk memasuki ruang dalam hotel, menjungkir balikkan meja kursi<br />
yang ada sampai-sampai pemilik hotel angkat kata, &#8220;U musti jengkar dari sini..&#8221;</p>
<p>Beberapa waktu sabloem gaja amoek, terjadi adu jotos antar awak sirkus tempat gajah. Mungkin pengaruh alkohol, atau pengaruh panas yang dikeluarkan Krakatau, bahkan istri seorang awak sempat dipukul. Adegan perkelahian ini dianggap hiburan bagi warga Batavia karena boleh ada menyaksiken itoe ton il prodeo dan tidak pandang kulit. Mereka ada bersorak dari luar pagar sembari terkadang &#8220;zuiit swiew wiew&#8221; kalau melihat ada yang kena tempiling sampai semapoet.</p>
<div class="blogger-post-footer"></div>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
