<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pembiasaan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/pembiasaan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pembiasaan"</description>
	<pubDate>Tue, 21 May 2013 18:41:53 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pembiasaan itu seperti Mengayuh Pedal Becak]]></title>
<link>http://belowtheballad.wordpress.com/2013/03/30/pembiasaan-itu-seperti-mengayuh-pedal-becak/</link>
<pubDate>Sat, 30 Mar 2013 18:21:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>Luthfi Adzani</dc:creator>
<guid>http://belowtheballad.wordpress.com/2013/03/30/pembiasaan-itu-seperti-mengayuh-pedal-becak/</guid>
<description><![CDATA[Mulai deh si Luthfi yang &#8216;gak ganteng tapi gak jelek juga&#8217; ini dengan kesotoyannya. Apa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Mulai deh si Luthfi yang &#8216;gak ganteng tapi gak jelek juga&#8217; ini dengan kesotoyannya. Apa coba hubungannya pembiasaan sama pedal becak? Gue pernah ngejelasin hal ini ke temen gue yg namanya Rezky. Dia satu kelompok TKA gue, YesWeekend. Kalau lo anak Vokasi UI selain Departemen Komunikasi di atas angkatan 2012, pasti sempet timbul pertanyaan kenapa TKA gue pakai kelompok-kelompokan segala. Gue pengen sih ngejelasin soal TKA dan YesWeekend ini, tapi mungkin di postingan-postingan berikutnya aja kali ya.</p>
<p>Balik lagi ke Rezky. Dia adalah salah satu temen yg<!--more--> sering dan seru ngobrolin mengenai hal-hal inspiratif. Sebenernya hampir semua manusia di Advertising UI 2010 juga bisa kaya gitu. Tapi mungkin karena Rezky satu kelompok TKA sama gue yang frekuensi ketemunya paling sering di semester akhir ini, jadi dia lah yg gue masukin ke tulisan ini. Rezky suka sama penjelasan gue soal analogi pedal becak ini. Dia bilang dia juga mau pakai analogi ini ke orang mana pun yg terlibat obrolan sama dia soal pembiasaan diri (sorry ya Rez gue pinjem nama lo, siapa tau traffic blog gue bisa tinggi gara-gara lo <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Langsung aja kali ya <em id="__mceDel">ke pedal becak yang gue omongin tadi. Jadi begini, gue tanya dulu nih, sering liat gak sih kalau becak ngambil tikungan itu ngeremnya gak pernah &#8216;serius&#8217;? Langsung bablas aja walaupun kecepatannya belum turun, Maleesss banget buat ngerem sepenuh hati. Nah, sekarag coba bayangkan itu. (lo bisa nangkep kan apa yg gue maksud? Kalau belum tanya aja di comment deh ya. *insecure mode: on*).</em></p>
<p>So&#8230; apa hubungannya antara &#8216;pembiasaan&#8217; sama tukang becak yang males ngerem Fi? Tenang.. bakal gue jelasin sekarang juga kok. Tau gak sih apa alasannya becakbender-becakbender (pengendali becak) itu males untuk ngerem becaknya yg sedang melaju? Karena apabila becak mereka rem dengan sepenuh hati, kemudian kecepatan becaknya menurun drastis dan akhirnya berhenti, untuk mulai mengayuh pedal becak lagi dari keadaan berhenti akan sangat mengencangkan otot betis (re: berat banget) sang Becakbender. Apalagi kalau muatan di depannya ditempati oleh sepasang &#8216;permaisuri dua pintu&#8217; (ehem&#8230; no offense ya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) yang sedang duduk manis membawa hasil belanja cantik-nya di pasar kesayangan terdekat. Gila, bertele-tele banget ya eug. Intinya, berat banget deh untuk mulai ngayuh becak dari keadaan berhenti.</p>
<p>Nah, sama seperti pembiasaan diri. Pembiasaan akan menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan biasanya identik dengan suatu hal yang rutin. Dan hal yang paling berat dalam membentuk sebuah kebiasaan adalah saat ingin memulainya. Banyak yg bisa dijadikan contoh, seperti memulai joging rutin tiap pagi, memulai tidur malam di bawah jam 11 tiap hari, memulai mencatat ide dimana pun dan kapan pun, memulai untuk menjadi vegetarian, dan masih banyak lagi contoh yang bisa diambil. Lo pun pasti langsung kepikiran rencana pembiasaan apa yang sudah lama lo buat tapi belum lo mulai sampai saat ini. Ya kan? Hebat kan gue bisa baca pikiran orang cuma dari tulisan hahaha. #serahlofi.</p>
<p>Tapi tunggu dulu, masih ada bagian yang lebih berat dalam proses pembiasaan diri yang lebih berhubungan dengan analogi pedal becak tadi dan sebenarnya inilah inti sesunggunhnya dari tulisan ini. Mari bayangkan lagi becak tadi. Bayangkan keadaan becak itu sebelum bertemu tikungan. Yg ada di bayangan lo pasti becak itu sedang melaju dengan lancar jaya kan? Kalau beda berarti kesahalahan bukan terdapat pada gue. Gue udah berusaha sepenuh hati, sesabar mungkin untuk menjelaskan keadaanya ke lo. #okelebay.</p>
<p>Lanjut! Nah mari kita andaikan becak yg sedang melaju lancar itu adalah kita yg sudah melakukan sebuah kegiatan secara rutin. Kemudian saat becak bertemu tikungan adalah kita yang bertemu dengan sebuah rintangan dalam melakukan kegiatan rutin tersebut. Lalu becak yg memutuskan untuk mengerem adalah kita yg memutuskan untuk berhenti untuk beristiraha (yg rencananya) sesaat karena lelah setelah melalui rintangan tadi. Dan akhirnya becak yg berat untuk mulai dikayuh lagi adalah kita yg kesulitan untuk memulai lagi sesuatu yg sempat kita hentikan.</p>
<p>Kesimpulannya adalah, &#8216;Apa yg sudah kita jalani, usahakan untuk tidak berhenti di tengah perjalanannya. Akan jauh lebih sulit untuk bisa memulainya lagi setelah berhenti dibandingkan waktu memulainya pertama kali. Tapi apabila kejadian ini harus terjadi pada kita, jadilah tukang becak berbetis kuat!&#8217;. Yaa tau lah ya apa maksud gue barusan. Wahh udah hampir jam setengah 2 pagi aja nih. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat teman-teman yg dengan kerendahan hatisudah mau membaca tulisan ini sampai selesai. Semoga bermanfaat juga terutama sebagai pengingat buat Luthfi yang &#8216;gak ganteng tapi gak jelek juga&#8217; ini dalam proses perbaikan diri. Selamat malam terlalu malam dan selamat pagi terlalu pagi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Best regards, Luthfi Adzani</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Membentuk Jati Diri]]></title>
<link>http://brainmindtohappiness.wordpress.com/2012/05/15/membentuk-jati-diri/</link>
<pubDate>Tue, 15 May 2012 02:52:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>AndriKarif</dc:creator>
<guid>http://brainmindtohappiness.wordpress.com/2012/05/15/membentuk-jati-diri/</guid>
<description><![CDATA[Jati diri, adalah sebuah kata sakti yang digunakan untuk mengungkapkan dan menunjukkan siapa kita. J]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Jati diri, adalah sebuah kata sakti yang digunakan untuk mengungkapkan dan menunjukkan siapa kita. J]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kegiatan Ramadhan]]></title>
<link>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/09/10/kegiatan-ramadhan/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 09:08:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/09/10/kegiatan-ramadhan/</guid>
<description><![CDATA[Kegiatan Ramadhan Oleh elyhamdan Kegiatan Efektif Vakultatif Secara bergiliran siswa SMP Negeri 1 Du]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kegiatan Ramadhan Oleh elyhamdan Kegiatan Efektif Vakultatif Secara bergiliran siswa SMP Negeri 1 Du]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SKENARIO PEMBELAJARAN AL QURAN]]></title>
<link>http://pembelajaranalquran.wordpress.com/2009/08/21/154/</link>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 14:40:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rahmat Safari</dc:creator>
<guid>http://pembelajaranalquran.wordpress.com/2009/08/21/154/</guid>
<description><![CDATA[“Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari) Kedudukan Al]]></description>
<content:encoded><![CDATA[“Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari) Kedudukan Al]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tanamkan Sikap Patriotisme pada Generasi Kita]]></title>
<link>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/08/18/tanamkan-sikap-patriotisme-pada-generasi-kita/</link>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 15:32:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/08/18/tanamkan-sikap-patriotisme-pada-generasi-kita/</guid>
<description><![CDATA[SMPN 1 Dusun Tengah, Top Activity. Tak terasa 4 hari sudah kegiatan pembelajaran di SMPN 1 Dusun Ten]]></description>
<content:encoded><![CDATA[SMPN 1 Dusun Tengah, Top Activity. Tak terasa 4 hari sudah kegiatan pembelajaran di SMPN 1 Dusun Ten]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penanaman Disiplin dan Pembiasaan Melalui Upacara]]></title>
<link>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/03/30/penanaman-disiplin-dan-pembiasaan-melalui-upacara/</link>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 03:42:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>multimediasmp</dc:creator>
<guid>http://multimediasmp.wordpress.com/2009/03/30/penanaman-disiplin-dan-pembiasaan-melalui-upacara/</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah foto kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 1 Dusun Tengah pada hari Senin, 30 Maret 2009]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ini adalah foto kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 1 Dusun Tengah pada hari Senin, 30 Maret 2009]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[GAME PENDIDIKAN]]></title>
<link>http://azn360.wordpress.com/2008/06/21/game-pendidikan/</link>
<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 16:39:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>azn360</dc:creator>
<guid>http://azn360.wordpress.com/2008/06/21/game-pendidikan/</guid>
<description><![CDATA[Dengan menyimak judulnya tentunya para pembaca sudah tahu akan artinya. Ya, memang game-game yang di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dengan menyimak judulnya tentunya para pembaca sudah tahu akan artinya. Ya, memang game-game yang di]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
