<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pengelolaan-sampah &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/pengelolaan-sampah/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pengelolaan-sampah"</description>
	<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 17:31:16 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[TPA Piyungan: Memburu Keindahan di Lautan Sampah]]></title>
<link>http://onthelpotorono.wordpress.com/2009/10/22/tpa-piyungan-memburu-keindahan-di-lautan-sampah/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 02:06:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>onthelpotorono</dc:creator>
<guid>http://onthelpotorono.wordpress.com/2009/10/22/tpa-piyungan-memburu-keindahan-di-lautan-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Semasa kecil dahulu, di kebun belakang rumah Nenek yang luas selalu ada lubang galian yang disebut b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Semasa kecil dahulu, di kebun belakang rumah Nenek yang luas selalu ada lubang galian yang disebut b]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rela Rumahnya Dijadikan 'Tempat sampah']]></title>
<link>http://sevenmoms.wordpress.com/2009/05/26/rela-rumahnya-dijadikan-tempat-sampah/</link>
<pubDate>Tue, 26 May 2009 04:21:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>seven moms</dc:creator>
<guid>http://sevenmoms.wordpress.com/2009/05/26/rela-rumahnya-dijadikan-tempat-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Perempuan yang aktif dalam pengelolaan lingkungan kini sudah mulai merebak di berbagai kota, tidak d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Perempuan yang aktif dalam pengelolaan lingkungan kini sudah mulai merebak di berbagai kota, tidak di Jakarta saja. Iyom Rohaeni (56 tahun), warga Bandung juga sudah melakukan kegiatan serupa. Dengan tekun dia mengelola sampah warga bahkan sampai merelakan rumahnya menjadi tempat pengelolaan sampah. Tidak tanggung-tanggung, mulai dari sampah basah sampai sampah kering diolahnya. Simak berita dari portal Detik Bandung berikut ini.</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>Bandung</strong> &#8211; Tak banyak wanita yang rela mengotori tangannya untuk memilah-milah sampah. Mulai dari sampah-sampah produksi rumahnya sendiri, hingga sampah kiriman dari tetangga-tetangga sekitar rumahnya.</p>
<p>Semuanya berawal dari tahun 2006, saat Iyom mengikuti acara Cikapundung bersih yang digelar oleh Koalisi Untuk Jawa Barat Sehat (KUJBS) dan didukung oleh ISP Husain sebagai donatur.</p>
<p>Di tangan Iyom Rohaeni (55 tahun), sampah-sampah dipilah. Sampah basah dan kering, ia pisahkan. Sampah basah dikumpulkan untuk dijadikan pupuk kompos. Sedangkan sampah kering seperti bungkus makanan ringan dan kantong plastik disulapnya menjadi berbagai macam karya yang menarik, mulai dari tas, dompet, baju barbie, tempat tisu, mangkok, dan lain sebagainya.</p>
<p>&#8220;Setelah acara itu, saya diminta untuk membuat suatu karya dari sampah. Awalnya saya bikin tas yang biasa saja, tapi langsung dinilai bagus. Kemudian saya dikirim ke Surabaya, ke tempat kerajinan anyaman dari bungkus mie instan untuk studi banding, banyak ilmu yang saya dapat dari sana untuk diterapkan di sini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dibantu ketiga anak perempuannya, dengan tekun Iyom menganyam bungkus kopi yang akan disulap menjadi mangkok. &#8220;Hampir semua sampah bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat, sampah basah bisa jadi pupuk kompos, sampah plastik atau bungkus-bungkus makanan bisa didaur ulang lagi, dibuat sesuatu,&#8221; ujar Iyom ketika ditemui detikbandung di rumahnya di Cihampelas Bongkaran 302/25 Rw 15 bandung, Senin (25/5/2009).</p>
<p>Keuletan Iyom tak sia-sia. Beberapa koleksi piagam penghargaan terpampang rapi di dindik tembok rumahnya. Wanita yang hanya mengenyam pendidikan sampai Sekolah Menengah Pertama ini, mendapatkan penghargaan dari wali kota Bandung atas kepeduliannya terhadap lingkungan hidup melalui hasil karya yang dia buat.</p>
<p>Iyom mengaku tidak pernah menemukan kesulitan untuk mendapatkan bahan baku untuk karyanya. Setiap hari warga sekitar mengantarkan sampah-sampah dari rumah mereka untuk diolah di rumah Iyom. &#8220;Rumah ini sudah seperti tempat sampah, tapi saya senang bisa membantu mengurangi penumpukan sampah dengan membuat karya,&#8221; katanya.</p>
<p>(ern/ern)</p>
<p><em><strong>Sumber : <a title="Rela Rumahnya Dijadikan 'Tempat Sampah'" href="http://bandung.detik.com/read/2009/05/26/091254/1137111/661/rela-rumahnya-dijadikan-tempat-sampah" target="_blank">Detik Bandung </a></strong></em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SARANA DAN PRASARANA]]></title>
<link>http://sampahpasarbunder.wordpress.com/2008/11/23/sarana-dan-prasarana/</link>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 11:33:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>aan dispenda</dc:creator>
<guid>http://sampahpasarbunder.wordpress.com/2008/11/23/sarana-dan-prasarana/</guid>
<description><![CDATA[Unit Pengelolahan Sampah Pasar Bunder berada di bawah naungan Dinas Pengelola Pasar, Retribusi dan P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/dispenda.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-137" title="dispenda" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/dispenda.jpg" alt="dispenda" width="420" height="315" /></a></p>
<p>Unit Pengelolahan Sampah Pasar Bunder berada di bawah naungan Dinas Pengelola Pasar, Retribusi dan Pajak Daerah ( DISPENDA ) Kab. Sragen. Unit ini di bangun di atas tanah seluas 12 m X 20 m.<a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/120720084073.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-147" title="120720084073" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/120720084073.jpg" alt="120720084073" width="420" height="315" /></a></p>
<p>Jumlah pekerja ada 7 orang dengan 1 orang koordinator dan 6 orang karyawan.<a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/upspb-crewz2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-121" title="upspb-crewz2" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/upspb-crewz2.jpg" alt="upspb-crewz2" width="420" height="315" /></a></p>
<p><a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/headerblog2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-133" title="headerblog2" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/headerblog2.jpg" alt="headerblog2" width="420" height="315" /></a></p>
<p>Berikut ini adalah sarana dan prasarana kerja di Unit Pengolahan Sampah Pasar Bunder :</p>
<p><strong>1.	Tempat Transit Sampah</strong><a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/transit-sampah2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-122" title="transit-sampah2" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/transit-sampah2.jpg" alt="transit-sampah2" width="420" height="315" /></a></p>
<p><strong>2. Mesin Pencacah<a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/mesin-pak-idek.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-152" title="mesin-pak-idek" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/mesin-pak-idek.jpg" alt="mesin-pak-idek" width="420" height="315" /></a></strong></p>
<p><strong>3.	Mesin Pengayak</strong><a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/mesin-pengayak2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-125" title="mesin-pengayak2" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/mesin-pengayak2.jpg" alt="mesin-pengayak2" width="420" height="315" /></a></p>
<p><strong>4. Bak  Pengomposan ( 14 bak </strong>)<a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/bak-pengomposan1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-126" title="bak-pengomposan1" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/bak-pengomposan1.jpg" alt="bak-pengomposan1" width="420" height="315" /></a></p>
<p><strong>5.	Gudang Penyimpanan Kompos Jadi</strong><a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/gudang-kompos2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-127" title="gudang-kompos2" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/gudang-kompos2.jpg" alt="gudang-kompos2" width="420" height="315" /></a></p>
<p><strong>6.	Kantor dan Ruang Display</strong><a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/kantor-dan-ruang-display1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-128" title="kantor-dan-ruang-display1" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/kantor-dan-ruang-display1.jpg" alt="kantor-dan-ruang-display1" width="420" height="315" /></a></p>
<p><strong>7.	Peralatan Kerja</strong><a href="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/peralatan1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-129" title="peralatan1" src="http://sampahpasarbunder.wordpress.com/files/2008/11/peralatan1.jpg" alt="peralatan1" width="420" height="315" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Listrik 12 Megawatt dari Sampah]]></title>
<link>http://energilimbah.wordpress.com/2008/10/31/listrik-12-megawatt-dari-sampah/</link>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 01:58:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>Pak Tas</dc:creator>
<guid>http://energilimbah.wordpress.com/2008/10/31/listrik-12-megawatt-dari-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Sabtu, 9 Agustus 2008 Inovasi pengelolaan sampah terus dilakukan dinas kebersihan dan pertamanan (DK]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sabtu, 9 Agustus 2008</p>
<p>Inovasi pengelolaan sampah terus dilakukan dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) pemkot. Yang terbaru, DKP bakal menggandeng investor untuk membuat pembangkit listrik tenaga sampah di LPA (lokasi pembuangan akhir) Benowo.</p>
<p><!--more-->Menurut Kepala DKP Hidayat Syah, pihaknya kemarin (7/8) telah melakukan pertemuan dengan Asisten II Bidang Pembangunan Sekkota Muklas Udin. &#8221;Intinya, Pak Muklas setuju dengan hal itu. Selanjutnya, kami akan melakukan presentasi di hadapan Sekkota (Sukamto Hadi) dan wali kota (Bambang D.H.),&#8221; katanya.</p>
<p>Bila memang terealisasi, itu merupakan inovasi baru pemkot di bidang pengelolaan sampah. Berdasar perhitungan kasar DKP, gas metan yang dihasilkan sampah bisa membangkitkan listrik sebesar 12 megawatt. &#8221;Itu cukup untuk menyuplai setrum bagi wilayah Benowo dan sekitarnya. Juga, menjadi sumber tenaga listrik bagi banyak lampu PJU (penerangan jalan umum),&#8221; urai pejabat berdarah Minang tersebut.</p>
<p>Selain itu, pembangkit listrik tersebut bakal diintegrasikan dengan pembangunan SSC (Surabaya Sport Center) dan RS Surabaya Barat -yang rencananya terletak di dekat Benowo. &#8221;Kalau memang mampu, pembangkit listrik tersebut tentu bisa dijadikan suplai setrum untuk kedua gedung itu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Hidayat mengatakan bahwa pembangkit listrik itu sepenuhnya dibiayai swasta dan tak menggunakan APBD. &#8221;Secepatnya kami melakukan tender investor. Parameternya, mana yang paling baik dalam arti ekonomis maupun kualitas, itu yang akan kami pilih,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Kapan tender investor dilakukan? Hidayat mengatakan, setelah presentasi di depan wali kota dan Sekkota, pihaknya akan mengajukan ke DPRD Surabaya. &#8221;Setelah disetujui DPRD Surabaya, baru kami berancang-ancang melakukan tender,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dia berharap, pertemuan dengan kalangan dewan bisa dilakukan bulan ini. &#8221;Kalau sudah disetujui DPRD Surabaya akhir bulan ini dan ToR (term of reference)-nya keluar, September sudah bisa persiapan tender,&#8221; jelasnya. (ano/oni)</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="http://www.kendaripos.co.id/index.php?pilih=news&#38;mod=yes&#38;aksi=lihat&#38;id=4242" target="blank">http://www.kendaripos.co.id/index.php?pilih=news&#38;mod=yes&#38;aksi=lihat&#38;id=4242</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PERANAN NGO DALAM PENGUATAN INSTITUSI KARTAMANTUL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH]]></title>
<link>http://newblueprint.wordpress.com/2008/10/16/peranan-ngo-dalam-penguatan-institusi-kartamantul-dan-pemberdayaan-masyarakat-dalam-pengelolaan-sampah/</link>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 09:00:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>newblueprint</dc:creator>
<guid>http://newblueprint.wordpress.com/2008/10/16/peranan-ngo-dalam-penguatan-institusi-kartamantul-dan-pemberdayaan-masyarakat-dalam-pengelolaan-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Andri Tri Kuncoro dan Bambang Sigap Sumantri   A. Catatan Pembuka             Kota Yogyakarta merupa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Andri Tri Kuncoro dan Bambang Sigap Sumantri   A. Catatan Pembuka             Kota Yogyakarta merupa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS KOTORAN SAPI ]]></title>
<link>http://m4zakhid.wordpress.com/2008/09/16/teknologi-pembuatan-kompos-kotoran-sapi/</link>
<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 02:35:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>akhid muhtadhy</dc:creator>
<guid>http://m4zakhid.wordpress.com/2008/09/16/teknologi-pembuatan-kompos-kotoran-sapi/</guid>
<description><![CDATA[TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS KOTORAN SAPI oleh: Hery Setyawan S.SI. M.SI Lembaga Lingkungan Hidup PDM ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS KOTORAN SAPI<br />
oleh:<br />
Hery Setyawan S.SI. M.SI<br />
Lembaga Lingkungan Hidup PDM Kota Yogyakarta</p>
<p>PENDAHULUAN<br />
Sapi merupakan  jenis ternak ruminansia yang relatif lebih digemari oleh masyarakat umum.  Di pulau Lombok khususnya, pemeliharaan sapi dilakukan secara kelompok dalam suatu kandang kolektif. Jumlah kandang kolektif yang ada berkisar 3.000 buah, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten namun belum banyak yang memikirkan pengelolaan limbahnya (kotoran). Sebagian besar peternak belum mengelola dan memanfaatkan kotoran ternaknya.<br />
Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan tercatat bahwa satu ekor sapi rata-rata menghasilkan kotoran rata-rata 10-25 kg/hari. Apabila dalam satu kandang kolektif dipelihara sebanyak 100 ekor sapi maka kotoran yang dapat dikumpulkan adalah 2.500 kg Namun sampai saat ini kotoran sapi yang dihasilkan umumnya dibuang ke saluran air.  Maksudnya dilakukan demikian oleh peternak, adalah untuk memudahkan penanganan dan bisa dimanfaatkan untuk lahan-lahan yang terairi oleh saluran tersebut.  Pada saat yang demikian (kotoran ternak segar) belum dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tanaman karena belum terdekomposisi dengan rasio C/N lebih dari 40.<br />
Limbah ternak dapat lebih bermanfaat setelah melalui proses pengolahan, menjadi kompos.  Keengganan peternak untuk memproses kotoran ternak menjadi kompos disebabkan oleh lama waktu yang dibutuhkan selama proses pengomposan  lebih kurang 2 bulan.   Namun dengan adanya berbagai teknologi, kotoran ternak dapat didekomposisi menjadi kompos dalam waktu yang lebih singkat.   Dengan menggunakan cara ini didapat kandungan hara kompos yaitu N total  (0,68%);  P total  (0,225%);  C-organik (11,2 %); Kalium  (0,55%) dan rasio C/N (16,47).  Tahapan pembuatan dilakukan dengan cara berikut  ini.<br />
Bahan-bahan yang dibutuhkan<br />
•        Kotoran sapi : 80-83%<br />
•        Kapur gamping : 2%<br />
•        Pemacu mikroorganisme (Stardec) : 0,25%<br />
•        Air secukupnya<br />
•        Serbuk gergaji : 5%<br />
•        Abu sekam : 10% </p>
<p>Alat-alat yang digunakan<br />
•        Sekop<br />
•        Cangkul<br />
•         Alat pengangkut dan mengumpulkan kotoran (grobak sorong)<br />
•        Tempat pembuatan dan penyimpanan (semacam gudang)<br />
Bangunan tempat pembuatan<br />
Sebaiknya dibuatkan tempat/bangunan khusus untuk membuat kompos, terutama bagi kandang kolektif.   Lokasinya diusahakan agar tidak jauh dari kandang, untuk memudahkan pengumpulan kotorannya. Adapun contoh bangunan tersebut adalah sebagai berikut.<br />
Bangunan ini merupakan tempat pembuatan kompos sekaligus sebagai Gudang untuk penyimpanan kompos yang sudah jadi. Tempat pembuatan kompos terbagi dalam empat kotak. Ukurannya dapat disesuaikan dengan jumlah ternak yang dipelihara dan ketersediaan lahan tempat untuk membangun. Atap terbuat dari bahan asbes atau lainnya diusahakan agar tidak bocor kalau hujan.  Tiang dan rangka atap dari kayu.  Setiap tahapan  proses pembuatan dilakukan pada masing-masing kotak; pada kotak 1 (pertama) bisa menampung kotoran ternak + bahan organik lainnya seberat 15 – 20 ton tergantung kadar airnya.<br />
Proses pembuatan<br />
•	Sebelum dilakukan pembuatan kompos tempatnya terlebih dahulu harus disiapkan.<br />
•	Diusahakan tempat pembuatan pupuk organik  terlindung dari terik matahari langsung atau hujan ( tempat yang beratap).  Saat pembuatan kompos diusahakan agar tidak tergenang air ataupun terkena air hujan karena akan menjadi busuk.<br />
•	Kotoran sapi (faeses dan urine) yang bercampur dengan sisa pakan, di kumpulkan pada satu tempat,   ditiriskan atau dikering anginkan selama satu minggu agar tidak terlalu basah.<br />
•	Kotoran sapi yang sudah ditiriskan tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi pembuatan  dan diberi   kalsit/kapur dan dekomposer. Untuk membuat 1 ton  bahan pembuatan kompos (kotoran ternak) membutuhkan 20 kg kapur, 50 kg ampas gergaji, 100 kg abu sekam  dan 2,5 kg dekomposer (stardec)dan seluruh bahan dicampur lalu diaduk merata.<br />
•	Setelah satu minggu diperam,  campuran tadi diaduk/dibalik secara merata untuk menambah suplai oksigen dan meningkatkan homogenitas bahan.  Pada tahap ini diharapkan terjadi peningkatan suhu bisa diukur dengan memasukkan telapak tangan ke dalam tumpukan bahan, bila terasa hangat berarti terjadi proses pemeraman.<br />
•	Minggu kedua  dilakukan pembalikan lagi.  Demikian seterusnya sampai pada minggu keempat. Pada saat ini pupuk telah matang dengan warna pupuk coklat kehitaman bertekstur remah dan tidak berbau.<br />
•	Pemeraman dilakukan selama 1 bulan. Kelembaban dan temperatur harus tetap dijaga agar sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk hidup dan berkembang.<br />
•	Kemudian pupuk diayak atau disaring untuk mendapatkan bentuk yang seragam serta memisahkan dari bahan yang tidak diharapkan (misalnya batu, potongan kayu, rafia) sehingga pupuk yang dihasilkan benar-benar berkualitas.<br />
•	Selanjutnya pupuk organik siap diaplikasikan ke lahan sebagai pupuk dasar atau dapat disimpan pada tempat yang terlindung dari terik matahari  dan  hujan. </p>
<p>Ancaman bagi Kawasan Wisata Alam<br />
Kawasan wisata alam merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang menyenangi nuansa alami.  Selain itu kawasan wisata alam adalah sarana tempat terjadinya interaksi sosial dan aktivitas ekonomi.<br />
Untuk menjaring masyarakat dan wisatawan sebanyak mungkin, setiap kawasan wisata alam harus menjaga keunikan, kelestarian, dan keindahannya. Semakin banyak kunjungan wisatawan, maka aktivitas dikawasan tersebut akan meningkat, baik aktivitas sosial maupun ekonomi. Setiap aktivitas yang dilakukan, akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi kawasan tersebut.  Namun yang harus diingat adalah bahwa limbah atau sampah yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut dapat mengancam kawasan wisata alam.<br />
Sampah apabila dibiarkan tidak dikelola dapat menjadi ancaman yang serius bagi kelangsungan dan kelestarian kawasan wisata alam. Sebaliknya, apabila dikelola dengan baik, sampah memiliki nilai potensial, seperti penyediaan lapangan pekerjaan, peningkatan kualitas dan estetika lingkungan, dan pemanfaatan lain sebagai bahan pembuatan kompos yang dapat digunakan untuk memperbaiki lahan kritis di berbagai daerah di Indonesia, dan dapat juga mempengaruhi penerimaan devisa negara.<br />
Pengertian Sampah<br />
Sampah adalah semua material yang dibuang dari kegiatan rumah tangga, perdagangan, industri dan kegiatan pertanian. Sampah yang berasal dari kegiatan rumah tangga dan tempat perdagangan dikenal dengan limbah municipal yang tidak berbahaya (non hazardous).<br />
Soewedo   (1983) menyatakan bahwa sampah adalah bagian dari sesuatu yang tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari kegiatan yang dilakukan manusia (termasuk kegiatan industri), tetapi bukan yang biologis.<br />
Komposisi Sampah<br />
Berdasarkan komposisinya, sampah dibedakan menjadi dua, yaitu:<br />
1.    Sampah Organik, yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos;<br />
2.    Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya.  Beberapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan, botol dan gelas bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran, HVS, maupun karton;<br />
Di negara-negara berkembang komposisi sampah terbanyak adalah sampah organik, sebesar 60 – 70%, dan sampah anorganik sebesar ± 30%.<br />
Ancaman Bagi Kawasan Wisata Alam<br />
Dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan baik adalah sebagai berikut:<br />
a.    Gangguan Kesehatan:<br />
•   Timbulan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi;<br />
•   Timbulan sampah dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus;<br />
b.    Menurunnya kualitas lingkungan<br />
c.    Menurunnya estetika lingkungan<br />
Timbulan sampah yang bau, kotor dan berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata;<br />
d.    Terhambatnya pembangunan negara<br />
Dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan, mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman, dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi. Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun, yang berarti devisa negara juga menurun.<br />
Pengelolaan Sampah<br />
Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan, maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti filosofi pengelolaan sampah. Filosofi pengelolaan sampah adalah bahwa semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya, maka pengelolaannya akan menjadi lebih mudah dan baik, serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit.<br />
Tahapan Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan di kawasan wisata alam adalah:<br />
a.    Pencegahan dan Pengurangan Sampah dari Sumbernya<br />
Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik  disetiap kawasan yang sering dikunjungi wisatawan.<br />
b.    Pemanfaatan Kembali<br />
Kegiatan pemanfaatan sampah kembali, terdiri atas:<br />
1).  Pemanfaatan sampah organik, seperti composting (pengomposan).  Sampah yang mudah membusuk dapat diubah menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk melestarikan fungsi kawasan wisata.<br />
Berdasarkan hasil, penelitian diketahui bahwa dengan melakukan kegiatan composting sampah organik yang komposisinya mencapai 70%, dapat direduksi hingga mencapai 25%.</p>
<p>Gb.1. Proses Pemilahan Sampah<br />
Gb.2. Proses Pembuatan Kompos</p>
<p> 2).  Pemanfaatan sampah anorganik, baik secara langsung maupun tidak langsung.<br />
Pemanfaatan kembali secara langsung, misalnya pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari barang bekas, atau kertas daur ulang.  Sedangkan pemanfaatan kembali secara tidak langsung, misalnya menjual barang bekas seperti kertas, plastik, kaleng, koran bekas, botol, gelas dan botol air minum dalam kemasan.<br />
c.    Tempat Pembuangan Sampah Akhir<br />
Sisa sampah yang tidak dapat dimanfaatkan secara ekonomis baik dari kegiatan composting maupun pemanfaatan sampah anorganik, jumlahnya mencapai ±  10%, harus dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).  Di Indonesia, pengelolaan TPA menjadi tanggung jawab masing-masing Pemda.<br />
Dengan pengelolaan sampah yang baik, sisa sampah akhir yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan lagi hanya sebesar ± 10%.  Kegiatan ini tentu saja akan menurunkan biaya pengangkutan sampah bagi pengelola kawasan wisata alam, mengurangi luasan kebutuhan tempat untuk lokasi TPS, serta memperkecil permasalahan sampah yang saat ini dihadapi oleh banyak pemerintah daerah.<br />
Penutup<br />
Pengelolaan sampah yang dilakukan di kawasan wisata alam, akan memberikan banyak manfaat, diantaranya adalah:<br />
a.    Menjaga keindahan, kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung;<br />
b.    Tidak memerlukan TPS yang luas, sehingga pengelola wisata dapat mengoptimalkan penggunaan pemanfaatan kawasan;<br />
c.    Mengurangi biaya angkut sampah ke TPS;<br />
d.    Mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Belajar Sampah Kepada "Saudara Tua"]]></title>
<link>http://misterpopo.wordpress.com/2008/06/23/belajar-sampah-kepada-saudara-tua/</link>
<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 03:56:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>misterpopo</dc:creator>
<guid>http://misterpopo.wordpress.com/2008/06/23/belajar-sampah-kepada-saudara-tua/</guid>
<description><![CDATA[Sampah telah menjadi masalah yang cukup pelik bagi masyarakat kita, terutama di kota2 besar seperti ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sampah telah menjadi masalah yang cukup pelik bagi masyarakat kita, terutama di kota2 besar seperti ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lomba "Aku dan Keluargaku Bisa Mengolah Sampah"]]></title>
<link>http://aksikecil.wordpress.com/2008/06/11/lomba-aku-dan-keluargaku-bisa-mengolah-sampah/</link>
<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 03:29:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>lodegen</dc:creator>
<guid>http://aksikecil.wordpress.com/2008/06/11/lomba-aku-dan-keluargaku-bisa-mengolah-sampah/</guid>
<description><![CDATA[LOMBA ”AKSI KECIL” &#8230;. AKSI&#8230;. KELUARGA CINTA LINGKUNGAN Tema: Aku dan Keluargaku Bisa Men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p><img class="alignnone size-medium wp-image-12" src="http://aksikecil.wordpress.com/files/2008/06/logo_kaleng_revisi.jpg?w=300" alt="" width="300" height="182" /></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><br />
LOMBA ”AKSI KECIL” &#8230;.</span></p>
<p>AKSI&#8230;. KELUARGA CINTA LINGKUNGAN</p>
<p>Tema: Aku dan Keluargaku Bisa Mengolah Sampah</p>
<p>Nah, selama liburan ini, ayo kita belajar mengolah sampah di rumah, tentunya bersama-sama mama, papa, dan kakak adik. Lalu pengalaman itu kita tulis dan dibuatkan foto ya agar kita bisa saling berbagi pengalaman dengan teman-teman yang lain.</p>
<p>•    Lomba Esai (karangan singkat) dan Ilustrasinya<br />
Caranya:<br />
-    Untuk anak-anak TK dan SD<br />
-    Karangan singkat berisi pengalaman kamu, temanmu, atau orang lain dalam mengolah sampah. Misalnya: aku di sekolah memilah sampah, membuat pupuk kompos dari sampah, dan lainnya. Buat karya kamu sendiri, jangan jiplakan ya.<br />
-    Karangan ini paling banyak terdiri dari satu halaman kertas A4 saja. Ditulis tangan ya.<br />
-    Di bawah karangan kamu, buat gambar (bebas) sesuai dengan cerita yang kamu tulis. Boleh berwarna atau hitam putih. Gambar karyamu sendiri ya. Juri tidak akan menilai bagus tidaknya gambar kamu, yang penting dibuat sendiri dong.<br />
-    Biar lebih asyik, bisa tambahkan foto kamu atau keluarga yang sedang beraksi mengolah sampah. Kalau foto, bisa dipotret/dibuat oleh orang tua atau keluarga kamu.<br />
-    Ukuran foto yang dikirim 4R sebanyak dua (2) buah</p>
<p>•    Hadiah dan Keterangan tambahan</p>
<p>-    Dicari 3 pemenang yang akan mendapat hadiah uang dalam bentuk tabungan (total Rp 1,5 juta), piagam, piala, dan karyanya dicantumkan dalam buku  AKSI KECIL<br />
-    Ada juga hadiah kejutan untuk peserta yang diapresiasi khusus oleh dewan juri<br />
-    Sejumlah karya-karya yang unik dan menarik lainnya juga akan dimasukkan dalam buku AKSI KECIL nanti. Wah, asyik dong, kecil-kecil sudah bisa bikin buku.<br />
-    Semua lomba dikirim paling lambat 30 Juli 2008 (cap pos).<br />
-    Isi identitas kamu di karya kamu (nama, alamat rumah, sekolah, no telepon), dan kirim ke:<br />
Panitia Lomba AKSI KECIL, Jl. Subak Dalem Gang V No 18 Denpasar 80115<br />
-    Kalau masih belum jelas, bisa lihat pengumumannya di blog panitia: www.aksikecil.wordpress.com atau telepon ke: luhde (0361-7989495)</p>
<p>AKSI Keluarga Cinta Lingkungan (Aksi Kecil) adalah sebuah aksi bersama untuk anak-anak dan keluarga Indonesia yang mencintai serta menghormati lingkungan.<br />
Contact Person: Shinta (0361) 7438500, Mercya (081 23847964)</p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[co-pas] Selamatkan Bumi Mulai dari Dapurmu]]></title>
<link>http://cipapoci.wordpress.com/2008/06/09/co-pas-selamatkan-bumi-mulai-dari-dapurmu/</link>
<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 11:30:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>p2kafe</dc:creator>
<guid>http://cipapoci.wordpress.com/2008/06/09/co-pas-selamatkan-bumi-mulai-dari-dapurmu/</guid>
<description><![CDATA[Ngelanjutin aja, dari milis. Berguna banget neh! Go Green! Selamatkan Bumi Mulai dari Dapurmu - Anek]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ngelanjutin aja, dari milis. Berguna banget neh! Go Green! Selamatkan Bumi Mulai dari Dapurmu - Anek]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CURRICULUM VITAE BIDANG LINGKUNGAN]]></title>
<link>http://uripsantoso.wordpress.com/2008/04/03/curriculum-vitae-bidang-lingkungan/</link>
<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 03:21:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>uripsantoso</dc:creator>
<guid>http://uripsantoso.wordpress.com/2008/04/03/curriculum-vitae-bidang-lingkungan/</guid>
<description><![CDATA[Nama : Prof. Ir. Urip Santoso, S. IKom., M.Sc., Ph.D Tempat/Tanggal lahir     : Brebes, 21 September]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Nama<span> </span>: Prof. Ir. Urip Santoso, S. IKom., M.Sc., Ph.D </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">T</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">empat/Tanggal lahir<span>     </span>: Brebes, 21 September 1960</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pekerjaan<span>                     </span>: Dosen Pertanian Universitas Bengkulu</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Alamat<span>                         </span>: Perumnas UNIB II/47 Bengkulu</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pendidikan<span>                   </span>: S<sub>1</sub> UGM, 1985 bidang keahlian ilmu peternakan</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                                    </span><span>  </span>S<sub>2</sub> Gifu University, 1992 bidang keahlian nutrisi unggas</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                                    </span><span>  </span>S<sub>3 </sub>Gifu University, 1995 bidang keahlian nutrisi unggas</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                                    </span><span>  </span>S<sub>1</sub> Universitas Terbuka, 2007 bidang keahlian ilmu </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                                    </span><span>       </span>komunikasi</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">A. Organisasi<span>  </span>tentang Lingkungan<!--more--></span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (P2LH) Universitas Bengkulu 2004-sekarang.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Koordinator Bidang Lingkungan pada Mitra Bahari Regional Bengkulu 2005-2006.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Anggota Komisi Tetap Penilai AMDAL Propinsi Bengkulu 2004-sekarang.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Staf Pengajar pada Program Pasca Sarjana Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Universitas Bengkulu tahun 2008-sekarang.</span></span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">B. Penelitian Lingkungan</span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua penelitian Penggunaan sampah daun pisang sebagai pakan ayam broiler. Dikti.<span>  </span>1983.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penggunaan bonggol pisang untuk sabun, kue dan keripik. UGM. 1984.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua penelitian Effect of dried Bacillus subtilis on hepatic lipogenic enzyme activities, fat accumulation and <strong>ammonia production</strong> in poultry. Gifu University, 1995.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua penelitian Effect of dried Bacillus subtilis on growth, body composition and <strong>ammonia production</strong> in broilers. Gifu University, 1997.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Ketua penelitian Penggunaan ekstrak daun katuk untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur <strong>yang ramah lingkungan</strong> pada ayam petelur. </span><span style="font-size:12pt;">Dikti, tahun 2002-2003.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penanggung jawab penelitian Studi daya dukung lingkungan di Enggano<span>  </span>I. Bapedalda, 2005.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penanggungjawab penelitian studi daya dukung lingkungan di Enggano II. KLH, 2005.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penanggungjawab penelitian pengembangan pulau Enggano berdasarkan daya dukung lingkungan. Bapedalda, 2006.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penanggungjawab program aksi pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam di Propinsi Bengkulu. Bapedalda, 2006.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tim penelitian Inventarisasi sumberdaya alam di Propinsi Bengkulu. Bapedalda, 2006.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua peneliti/pengabdi Penggunaan Lumpur Minyak Sawit Fermentasi pada Ayam Buras. Dikti, 1999.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua peneliti/pengabdi<span>  </span>Aplikasi penggunaan limbah restoran pada peternakan broiler rakyat. Dikti, 2003.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua peneliti/pengabdian Pilot proyek pengelolaan sampah perkotaan pada kota Argamakmur. KLH Regional Sumatera, 2005.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Anggota Tim Pokja Pengelolaan Ekosistem Mangrove Propinsi Bengkulu. Pemprov, 2006.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Anggota Tim koordinasi penanggulangan dampak lingkungan Kota Bengkulu. Pemkot, 2005.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Anggota Tim Penilai Adipura 2005/2006 (I), 2006/2007 (I) dan 2007/2008 (I). KLH.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Anggota Tim AMDAL, RPL, RKL Wisata Pantai Kota Bengkulu tahun 2007.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Anggota Tim Amdal, RPK, RKL Jalan Bypass Kota Bengkulu-Batas Sumsel tahun 2007.</span></span></li>
<p>Penanggungjawab penyusunan SLHD Kepahyang, Bengkulu (Bapedalda Kepahyang) tahun 2007
</ol>
<p><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">C. Instruktur &#38; Pelatihan Lingkungan</span></span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border-collapse:collapse;border:medium none;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:32.4pt;background-color:transparent;border:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">No.</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:193.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="258" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kegiatan</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Institusi</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:54pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tahun</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">1</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:193.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="258" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sosialisasi Adipura 2005/2006</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemkot Bengkulu</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:54pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2005</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:193.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="258" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Teknik Penilaian Adipura</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemkot</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:54pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2006</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">3</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:193.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="258" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sampah sebagai sumber daya</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kimpraswil-Bengkulu</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:54pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2006</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">4.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:193.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="258" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Teknik Penilaian Adipura</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bapedalda</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:54pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2007</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">5.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:193.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="258" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tim Pembina Adipura</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bapedalda Kepahyang</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:54pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2007</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">6.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:193.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="258" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pelatihan<span>  </span>calon penilai Adipura</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Palembang</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:54pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2005</span></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">D. Seminar Lingkungan</span></span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border-collapse:collapse;border:medium none;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:32.4pt;background-color:transparent;border:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">No.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Judul</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:148.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="198" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tempat</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:81pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="108" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Keterangan</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">1</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Permasalahan lingkungan hidup dan solusinya di Propinsi Bengkulu</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:148.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="198" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pekanbaru, 20-2-2007</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:81pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="108" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemakalah</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hutan mangrove, permasalahan dan solusinya</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:148.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="198" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Batam, 01-04-2007</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:81pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="108" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemakalah</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">3.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Masalah lingkungan dan solusinya di propinsi bengkulu, bangka belitung dan lampung</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:148.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="198" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Batam, 01-04-2007</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:81pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="108" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemakalah</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">4.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Profil lingkungan hidup di Propinsi Bengkulu</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:148.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="198" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Batam, 24-25 Mei 2007</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:81pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="108" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemakalah</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">6.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:139.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="186" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menulis leaflet: Bahaya perubahan iklim </span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:148.5pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="198" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bapedalda Propinsi Bengkulu.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:81pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="108" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketua tim</span></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';"><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">E. Karya Tulis</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border-collapse:collapse;border:medium none;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:32.4pt;background-color:transparent;border:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">No.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Judul</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tempat</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">1</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Effects of Sauropus androgynus (Katuk) leaf extract on growth, fat accumulation and fecal microorganisms in broiler chickens. </span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 6 (4): 220-226</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">2.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dried Bacillus subtilis culture reduced ammonia gas release in poultry house.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Asian-Australasian Journal of Animal Science 12: 806-809 (1999)</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">3.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Effect of fermented product from Bacillus subtilis on feed conversion efficiency, lipid accumulation and ammonia production in broiler chicks</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Asian-Australasian Journal of Animal Science 14: 333-337 (2001)</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">4.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Effect of Sauropus androgynus Extract on Organ Weight, Toxicity and Number of Salmonella sp and<span>  </span>Escherichia coli of Broilers Meat</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Buletin Ilmu Peternakan dan Perikanan, 7 (2): 162-169</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">5.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Chemical composition change of layer feces fermented by effective microorganism (EM4)</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Majalah Ilmiah Peternakan, 7: 90-93.</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">6..</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">The effect of fermented feces on growth, fat deposition and carcass quality in broiler chickens</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis 29: 27-32.</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">7.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pengaruh pemberian ekstrak daun katuk dalam ransum terhadap produksi, kadar nitrogen dan forsor, dan jumlah koloni mikrobia pada feses ayam petelur.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 30 (4):<span>  </span>237-241.</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">8.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Limbah Bahan Ransum Unggas yang Rasional (buku).</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Bhratara Karya Aksara, Jakarta (1987)</span></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:32.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="43" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">9.</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:261pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="348" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kualitas Lingkungan Hidup Sumatera (buku).</span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:135pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="180" valign="top"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">PPLH Reg. Sumatera, 2007</span></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;"><span>                                                                                    </span></span><span style="font-size:12pt;">Bengkulu, 7 Januari 2008</span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:12pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                                                                                    </span>Prof. Urip Santoso</span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menghitung Biaya Sistem Penanganan Sampah   ]]></title>
<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/11/06/menghitung-biaya-sistem-penanganan-sampah/</link>
<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 12:40:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>kris</dc:creator>
<guid>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/11/06/menghitung-biaya-sistem-penanganan-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Ditulis oleh Sandhi Eko Bramono, S.T., MEnvEngSc.   Saturday, 28 May 2005 Kasus penolakan masyarakat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ditulis oleh Sandhi Eko Bramono, S.T., MEnvEngSc.   Saturday, 28 May 2005 Kasus penolakan masyarakat]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Belajar dari Jepang Perihal Pengelolaan Sampah ]]></title>
<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/11/06/belajar-dari-jepang-perihal-pengelolaan-sampah/</link>
<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 12:32:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>kris</dc:creator>
<guid>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/11/06/belajar-dari-jepang-perihal-pengelolaan-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Senin, 19 Juni 2006   Kira-kira setahun yang lalu seorang profesor Jepang yang menjadi dosen tamu pa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Senin, 19 Juni 2006   Kira-kira setahun yang lalu seorang profesor Jepang yang menjadi dosen tamu pa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penyandang Cacat-pun Mengolah Sampah]]></title>
<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/18/penyandang-cacat-pun-mengolah-sampah/</link>
<pubDate>Mon, 18 Jun 2007 15:33:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>kris</dc:creator>
<guid>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/18/penyandang-cacat-pun-mengolah-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Oleh: Christianto, Tulisan ini pernah dimuat di Majalah Pendopo – Pusdakota Ubaya    Bersih sekali!!]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oleh: Christianto, Tulisan ini pernah dimuat di Majalah Pendopo – Pusdakota Ubaya    Bersih sekali!!]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Meski Cacat Ikut Mengolah Sampah]]></title>
<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/12/penyandang-cacat/</link>
<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 09:20:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>kris</dc:creator>
<guid>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/12/penyandang-cacat/</guid>
<description><![CDATA[Oleh: Christianto Artikel ini pernah dimuat di Majalah Pendopo – Pusdakota Ubaya   Bersih sekali!!, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oleh: Christianto Artikel ini pernah dimuat di Majalah Pendopo – Pusdakota Ubaya   Bersih sekali!!, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ketika Sampah (Politik) Sulit Dibusukkan]]></title>
<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/01/ketika-sampah-politik-sulit-dibusukkan/</link>
<pubDate>Fri, 01 Jun 2007 20:14:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>kris</dc:creator>
<guid>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/01/ketika-sampah-politik-sulit-dibusukkan/</guid>
<description><![CDATA[Publication:Kompas Published Date:2004 Jan 10 TINGGINYA budaya suatu bangsa bisa dilihat dari bagaim]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Publication:Kompas Published Date:2004 Jan 10 TINGGINYA budaya suatu bangsa bisa dilihat dari bagaim]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[It's Not Easy Being Green]]></title>
<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/01/its-not-easy-being-green/</link>
<pubDate>Fri, 01 Jun 2007 17:42:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>kris</dc:creator>
<guid>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/01/its-not-easy-being-green/</guid>
<description><![CDATA[Source: Harvard Business Review; May/Jun94, Vol. 72 Issue 3, p46, 6p, 1 chart, 1 diagram Responding ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Source: Harvard Business Review; May/Jun94, Vol. 72 Issue 3, p46, 6p, 1 chart, 1 diagram Responding ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Incinerator, Teknologi Mahal dan Mematikan]]></title>
<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/05/01/incenerator-teknologi-mahal-dan-merugikan/</link>
<pubDate>Tue, 01 May 2007 11:09:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>kris</dc:creator>
<guid>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/05/01/incenerator-teknologi-mahal-dan-merugikan/</guid>
<description><![CDATA[OLEH : CHRISTIANTO[1] Pembakaran sampah dengan incenerator merupakan cara yang paling mudah dan cepa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[OLEH : CHRISTIANTO[1] Pembakaran sampah dengan incenerator merupakan cara yang paling mudah dan cepa]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
