<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pengendara &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/pengendara/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pengendara"</description>
	<pubDate>Sat, 18 May 2013 10:41:35 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Ta’ gendong kemana-mana…..]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/07/13/ta%e2%80%99-gendong-kemana-mana%e2%80%a6/</link>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 01:51:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/07/13/ta%e2%80%99-gendong-kemana-mana%e2%80%a6/</guid>
<description><![CDATA[Pagi ini, sudah bangun sebelum pukul 05.00. dan seperti biasa dengan rasa pongah dan seabrek sombong]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pagi ini, sudah bangun sebelum pukul 05.00. dan seperti biasa dengan rasa pongah dan seabrek sombong, Cuma pipis kemudian balik lagi ke peraduan untuk ngulet. Malah ketiduran. Kaget ternyata sudah pukul 05.31, padahal biasa berangkat dari rumah pukul 05.30 tepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Okey&#8230;. memang hari ini adalah hari &#8216;I don&#8217;t like Monday&#8217;. Tapi tidak harus seperti ini, jadi terburu-buru, mandi di kantor, Cuma sholat subuh saja di rumah. Untung segala <em>perabotan lenong</em> sudah tersiapkan hanya tinggal pakai dan bawa plus penambahan CD untuk ganti nanti.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam perjalanan setelah melewati Taman Menteng, naik jembatan …… , turun jembatan ….. , memasuki kuningan ujung jalan Rasuna Said. Jalan terbelah dua, lurus terus untuk kendaraan roda empat, roda dua dan angkutan umum masuk lajur kiri. Menjelang belok kiri ke jalur lambat, komuter melirik ke kanan. Layaknya pesawat stealth milik Amerika, sesosok motor polisi yang dinaiki oleh polisi tentunya melewati tunggangan komuter, halus tanpa suara. Komuter mengikuti dengan pandangan mata karena motor itu terus melaju di lajur untuk kendaraan roda empat. Boleh dibilang saat itu juga komuter teringat dengan anggunnya angsa yang tengah berenang di taman sebuah surga di kedalaman danau dengan bunga lotus di sekeliling. Anggun sekali.</p>
<p style="text-align:justify;">Komuter kesiangan, karena itu memacu smash dengan kecepatan tertinggi yang bisa didapat. Namun motor angsa itu….. hanya dalam sekejapan mata, tidak lebih dari sepeminuman teh, bahkan untuk menempelkan gelas ke bibir, sudah tidak terlihat lagi meliuk-liuk diantara mobil pribadi. Berani sumpah, tidak ada suara sama sekali, atau jangan-jangan itu hanya penampakan…..</p>
<p style="text-align:right;">Aaaaahhhhhhhhh……… *menghela nafas.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi ingat kejadian hari sebelumnya. Ancol, sekitar pukul 11.00. komuter berjalan dari Hotel Mercure masuk pantai Festival ke belakang hotel langsung dari arah kiri tepat menuju halte Gondola. Komuter kurang tahu namanya tapi ini adalah halte untuk naik/turun atau hanya persinggahan gondola yang seperti kereta gantung di taman Mini. Berjalan santai, kaus biasa pakai di rumah, celana pendek. Di samping halte gondola terparkir dua motor polisi berwarna putih, satu di antaranya sedang dinaiki oleh anak kecil yang sedang disuapi oleh seorang wanita, yang mungkin ibunya. Mendekat hingga hampir melewati motor, sang ibu tersenyum pada komuter seperti bawahan bertemu atasan, katanya &#8220;pinjam ya pak, Cuma duduk saja&#8221;. Apa yang komuter ingin katakan………., setelah tersenyum komuter menyahut &#8220;silahkan bu, saya Cuma lewat….&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak habis pikir, untuk apa ibu itu minta izin ke komuter, padahal selain komuter, banyak orang yang lewat. Bahkan ada yang berkaus hijau lengkap dengan tulisan yang menandakan kaus dari suatu kesatuan tertentu. Kenapa minta izin ke komuter ??</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan pemikiran positif dan setengah berhayal tentunya komuter membayangkan andai benar komuter pemilik motor tersebut….. yang melaju dengan anggun laksana angsa meluncur di tengah danau tanpa suara, cepat dan indah………</p>
<p style="text-align:right;">…………. *menghayal</p>
<p>Jangankan anak itu, setiap anak yang ditemui akan komuter ajak agar tidak susah makan hinggga tidak menyusahkan ibunya…. Pokoknya tak gendong kemana-mena…… ayo mau kemana ??</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IBSN : Bangun pagi dan sarapan sang pengendara]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/bangun-pagi-dan-sarapan-sang-pengendara/</link>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 06:41:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/bangun-pagi-dan-sarapan-sang-pengendara/</guid>
<description><![CDATA[Bangun pagi adalah hal biasa dengan tanggung jawab sebagai seorang manusia yang harus hidup dan meng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Bangun <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> adalah hal biasa dengan tanggung jawab sebagai seorang manusia yang harus hidup dan menghidupi. Setelah bangun, mandi <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a>, kemudian apa lagi yang biasa kita lakukan ??<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sarapan</span></a><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">….<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Komuter</span></a><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"> mengawali <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> hari dengan <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> pada pukul 05.15 setiap <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a>nya. Walaupun menurut <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sarapan">Wikipedia</a><br />
<a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> dilakukan dari pukul 06.00 s.d. 10.00, namun <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/">Komuter</a> tetap menganggap ritual makan setelah shalat subuh adalah <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a>, karena pada pukul 05.30 <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/">Komuter</a> sudah harus mengudara dengan kendaraan roda dua menuju tempat kerja. Dan seperti halnya roda dua yang memerlukan bahan bakar untuk bergerak, <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/">Komuter</a>pun memerlukan bahan bakar untuk beraktivitas, dan <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> adalah waktu yang tepat untuk mengawali hari dalam melakukan aktivitas. Bahan bakar yang komuter <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/">Komuter</a> maksudkan adalah <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> selain makan siang dan makan malam nanti, dan ini harus dilakukan karena kadar gula tubuh kita sangat rendah di <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> hari.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sarapan</span></a><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"> bagi beberapa orang mungkin terdengar sepele, namun bahkan ada yang menganggap sebagai siksaan. Kenapa tersiksa, <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/">Komuter</a> kurang mengerti. Bagi mereka yang tidak mau <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> di <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> hari memiliki alasannya yang antara lain, setelah <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> sering sakit perut, tidak ada waktu, dan lain sebagainya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Tidak seperti makan siang atau makan sore/malam, porsi <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> tidaklah banyak. Jumlah makanan yang dikonsumsi kurang lebih hanya sepertiganya. Bukan berarti makanan yang dikonsumsi sewaktu <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> tidak mengenyangkan, tetapi meskipun minim dalam kuantitas, tapi kualitas tetap harus diperhatikan. <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">Sarapan</a> yang benar harus mengandung zat tenaga, protein atau zat pembangun, vitamin dan mineral sebagai zat pengatur yang banyak kita peroleh dari sayur dan buah-buahan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sarapan</span></a><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">….<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sebuah penelitian menemukan adanya hubungan antara <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> dengan otak. Dimulai dari masa kanak-kanak, seorang anak yang tidak sempat <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> setiap <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a>, maka otak besarnya yang sedang berkembang mungkin akan mengalami penyusutan (atrofi), sehingga mempengaruhi pertumbuhan intelegensia.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">Para peneliti menunjukkan, &#8220;Apabila sarapan di pagi hari terabaikan dalam jangka panjang, otak anak dapat mengalami penyusutan, meskipun di kemudian hari telah memulihkan pola makan yang sehat, bergizi cukup, namun otak yang sudah menyusut tidak dapat pulih kembali, mereka akan berubah menjadi bodoh.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Letak otak berada di atas dengan dilindungi batok kepala yang keras. Hal ini pasti ada alasannya. Otak adalah anugerah tertinggi yang dimiliki manusia. Kecerdasan manusia juga berdasar kemampuannya, untuk itu pemberian makanan yang baik dan teratur akan berpengaruh dengan fungsi dan kerja otak. Terutama di <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> hari, setelah semalaman beristirahat. <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">Pagi</a> adalah waktu terbaik untuk menyediakan makanan bagi otak, salah satunya melalui <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> yang teratur dan bergizi.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Seorang ilmuwan berpendapat melalui penelitiannya, bahwa <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a><br />
<a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> merupakan makanan khusus untuk otak, hal ini didukung dari sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> berhubungan erat dengan kecerdasan mental. Maksudnya, <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> memberikan nilai positif tarhadap aktivitas otak, otak menjadi lebih cerdas, peka dan lebih mudah untuk berkonsentrasi. Hal ini secara tidak langsung akan mendatangkan pengaruh positif terhadap diri dalam beraktivitas, baik di sekolah ataupun di tempat kerja.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Walau sederhana <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> yang baik harus banyak mengandung karbohidrat, karena kandungan karbohidrat yang kita konsumsi pada <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/pagi-hari/">pagi</a> hari, akan merangsang glukosa dan mikro nutrien dalam otak. Karbohidrat merupakan salah satu nutrien yang menghasilkan energi yang berfungsi untuk memacu otak. Karbohidrat sendiri dibagi dalam dua jenis, yaitu karbohidrat simpleks dan karbohidrat kompleks. Dalam hal kecerdasan otak, yang perlu dikonsumsi adalah karbohidrat kompleks. Karbohidrat komplek sendiri adalah karbohidrat yang mengandung serat dan vitamin yang bisa dicerna dan diserap perlahan-lahan, sehingga kadar gula dalam tubuh naik secara perlahan. Karbohidrat jenis ini banyak dijumpai pada nasi, roti, jagung, kentang dan pasta.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Makanan berkarbohidrat kompleks mampu memberikan nilai lebih kepada fungsi otak, yaitu membantu memusatkan pikiran untuk belajar dan memudahkan penyerapan pelajaran. Bisa dibilang tingkat konsentrasi dan penyerapan lebih baik dibanding individu yang tidak sarapan. Sebuah survey yang dilakukan pada anak-anak dan remaja menyebutkan anak yang <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> dengan makanan yang kaya akan karbohidrat komplek, memiliki performa, lebih bisa mencurahkan perhatiannya terhadap pelajaran, perilaku yang lebih positif, ceria, kooperatif, gampang berteman dan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Sedangkan bagi anak yang tidak <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a>, tidak dapat berpikir dengan baik dan selalu kelihatan malas.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Demikian rekan <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/">Komuter</a>. Tidak peduli dingin pagi hari, bangun pagi tetap harus dilaksanakan. Jalani aktifitas dengan penuh kegembiraan, semangat, optimis. Awali dengan <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a>. Pastikan <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a> tidak kita tinggalkan dengan aturan yang benar, cukup dan tidak berlebihan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">.<br />
</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Diambil dari berbagai sumber, dikopas dari berbagai artikel yang juga kopas dari berbagai artikel lainnya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Mari <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/">sarapan</a>……………<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[sarapan pagi]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/</link>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 04:18:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/15/sarapan-pagi/</guid>
<description><![CDATA[sarapan pagi . . mana sarapan favouritmu ?? gambar di atas diambil langsung dari tempatnya melalui g]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>sarapan pagi</p>
<p><a href="http://www.klikdokter.com/userfiles/sarapan2.jpg"><img class="aligncenter" src="http://www.klikdokter.com/userfiles/sarapan2.jpg" alt="" width="260" height="300" /></a>.</p>
<p><a href="http://blu3vanda.files.wordpress.com/2008/08/080508-1343-sarapansebe1.jpg"><img class="alignnone" src="http://blu3vanda.files.wordpress.com/2008/08/080508-1343-sarapansebe1.jpg?w=379&#038;h=285" alt="" width="379" height="285" /></a></p>
<p style="text-align:right;">.</p>
<p style="text-align:right;"><a href="http://setyowati.edublogs.org/files/2007/12/14082007189.jpg"><img class="alignnone" src="http://setyowati.edublogs.org/files/2007/12/14082007189.jpg" alt="" width="1024" height="768" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">mana sarapan favouritmu ??</p>
<p style="text-align:right;">gambar di atas diambil langsung dari tempatnya melalui google sebagai perantara.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IBSN : jeduggggg... keselamatan bukan kebetulan......]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/04/ibsn-jeduggggg-keselamatan-bukan-kebetulan/</link>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 03:01:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/04/ibsn-jeduggggg-keselamatan-bukan-kebetulan/</guid>
<description><![CDATA[Perjalanan pulang setelah seharian mengais rejeki selalu sangat menyenangkan. Terutama karena akan b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Perjalanan pulang setelah seharian mengais rejeki selalu sangat menyenangkan. Terutama karena akan bertemu dengan orang-orang yang di cinta di rumah. Namun ingat !! lebih penting lagi pulang ke rumah dalam keadaan selamat dari hanya tinggal nama.<br />
</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:red;font-family:Arial;"><strong>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.Keselamatan bukan suatu kebetulan<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Komuter pernah tulis di blog ini mengenai safety ridding, dan itu tidak cukup tanpa rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan. Sudah komuter alami sendiri bahwa selamat atau tidak pengendara dalam perjalanan adalah suatu pilihan, yang dibuktikan dengan perilaku dan perlakuan pengendara dalam berkendara.<br />
</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:red;font-family:Arial;"><strong>…………Pilih selamat<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Ketika abai dalam memerhatikan lingkungan berkendara, maka pengendara menjadi terasing, autis, berfikir hanya dirinya saja yang menggunakan kendaraan dan jalan, padahal pengguna jalan lainpun menggunakan jalan sama seperti dirinya, butuh ruang untuk bergerak, berhak untuk berbelok, berhak untuk berhenti dimanapun sesuai keinginan dan atas izin peraturan yang berlaku. Saat ber sms sambil berkendara, berarti anda autis. Hanya anda dan tulisan di handphone yang ada di benak, padahal kendaraan tetap melaju.<br />
</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:red;font-family:Arial;"><strong>…………Jangan autis<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Seperti mata koin, di balik hak terdapat kewajiban. Berhak maka berkewajiban, memiliki hak untuk berbelok maka ada juga kewajiban untuk berbelok. Peraturan lalulintas jelas melarang dan memerintahkan. Melarang berhenti dan memerintahkan untuk jalan terus. Itulah hak dan kewajiban yang harus dipatuhi para pengguna jalan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:red;font-family:Arial;"><strong>……….Gunakan hak mu sebagaimana kau menjalankan kewajiban<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Sedikit cerita kejadian kemarin saat komuter dalam perjalanan pulang. Arah menuju ciputat dari lebak bulus, di jalan yang padat merayap, menjelang melewati sebuah mobil komuter merasakan akan melintas penyeberang jalan karena melihat gelagat mobil yang akan komuter lewati sedikit melambatkan kecepatannya. Ternyata benar, untung komuter sudah mengetahui situasi hingga mengerempun tidak perlu mendadak dan penyeberang jalan dapat menyeberang dengan aman. Namun apa yang terjadi ??? berhenti, satu detik kemudian sebuah kendaraan di belakang komuter menabrak hingga berbunyi jedugg… penyeberang jalan sampai kaget dan ketakutan. Komuter tidak mau menengok kebelakang karena hanya menghabiskan energi saja, apalagi kalau sampai harus berbicara, apa yang ingin dibicarakan ….. tidak tahu motor atau mobil yang menabrak, yang pasti pengendaranya autis karena komuter tidak mengerem secara mendadak bahkan kecepatan pun rendah, namun tetap saja pengendara di belakang menabrak.<br />
</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:red;font-family:Arial;"><strong>…………………Berdoalah agar tidak tertabrak<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Hal terakhir yang harus dilakukan BERDOA…berdoa… dan berdoa</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">alhamdulillah berkat doa, blog ini dapat award lagi&#8230;..dari seorang <a title="wanita" href="http://newbiedika.wordpress.com/2009/06/03/dapat-bertuah-award-2009/" target="_blank">wanita muda</a> yang saya pikir sebelumnya adalah seorang pria.. maaf ya&#8230;.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><a href="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/06/hijauaward.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-537" title="hijauaward" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/06/hijauaward.gif?w=200&#038;h=219" alt="hijauaward" width="200" height="219" /></a></span></p>
<p>pesan pemberi award :</p>
<p>- buatlah postingan yang memuat gambar award ini di blog kamu.</p>
<p>- sebutkan siapa yang membikan award beserta link blognya.</p>
<p>- hadiahkan award ini kepada 10 sahabatmu.</p>
<p>- kunjungi blognya dan beritahukan kalau ada award dari kamu untuknya.</p>
<p>- lakukan hal yang sama seperti yang memberikan award ke kamu.</p>
<p style="text-align:right;">kepada siapakah komuter memberikan award ini selanjutnya&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">kepada anda yang telah mengikuti aturan dalam berkendara award ini komuter berikan. mungkinkah itu kamu ???</p>
<p><!-- end STORYCONTENT --></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Keluarga Besar Pengendara Motor Indonesia]]></title>
<link>http://kbpmi.wordpress.com/2009/06/03/keluarga-besar-pengendara-motor-indonesia/</link>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 06:36:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>kbpmi</dc:creator>
<guid>http://kbpmi.wordpress.com/2009/06/03/keluarga-besar-pengendara-motor-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[KBPMI KETUA UMUM KBPMI - MARANTU TAMPUBOLON, S.H. “Keluarga Besar Pengendara Motor Indonesia” mengaj]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_5" class="wp-caption aligncenter" style="width: 203px"><img class="size-full wp-image-5" title="KBPMI" src="http://kbpmi.files.wordpress.com/2009/06/logo-kbmi2.jpg?w=193&#038;h=193" alt="KBPMI" width="193" height="193" /><p class="wp-caption-text">KBPMI</p></div>
<div id="attachment_23" class="wp-caption alignleft" style="width: 105px"><img class="size-full wp-image-23" title="KETUA UMUM KBPMI - MARANTU TAMPUBOLON, S.H." src="http://kbpmi.files.wordpress.com/2009/06/a.jpg?w=95&#038;h=127" alt="KETUA UMUM KBPMI - MARANTU TAMPUBOLON, S.H." width="95" height="127" /><p class="wp-caption-text">KETUA UMUM KBPMI - MARANTU TAMPUBOLON, S.H.</p></div>
<p>“<em>Keluarga Besar Pengendara Motor Indonesia</em>” mengajak rekan pengendara motor untuk bergabung di dalam komunitas KBPMI yang bersifat Nasional, dan kepengurusannya sudah terbentuk di berbagai Provinsi di Indonesia. Adapun KBPMI dibentuk dengan visi dan misi sbb:</p>
<p><strong>Sebagai suatu kekuatan      ekonomi, KBPMI membentuk:</strong></p>
<ul>
<li>Bengkel sepeda motor</li>
<li>Toko Spare Part sepeda motor</li>
<li>Pengadaan sepeda motor</li>
<li>Toko sembako KBPMI</li>
<li>Dsb</li>
</ul>
<p><strong>Garda terdepan di dalam kegiatan sosial:</strong></p>
<ul>
<li>Bencana alam seperti banjir, kebakaran, tanah      longsor, dsb</li>
<li>Pengobatan Gratis</li>
<li>Membagikan Pakaian Bekas</li>
<li>dsb</li>
</ul>
<p><strong>Lingkungan Hidup:</strong></p>
<ul>
<li>Aktif di dalam penanggulangan pemanasan      global, bekerjasama dengan pemerintah dan lembaga NGO di dalam penanaman      pohon.</li>
</ul>
<p>KBPMI sangat prihatin dengan besarnya jumlah kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh sepeda motor. Oleh sebab itu kami akan bekerjasama dengan pihak kepolisian lalu lintas untuk memberikan pembinaan di dalam berkendara yang aman. Selain itu, KBPMI memberikan bantuan pengobatan bagi anggota yang mengalami kecelakaan lalu lintas.</p>
<p><strong>Bagi yang ingin bergabung dalam KBPMI, Silahkan SMS ke <em>contact person</em> kami di: </strong></p>
<p><strong>0811883044 atau 08989121992 </strong></p>
<p><strong>dengan format:</strong></p>
<p><strong>KBPMI / nama lengkap / alamat lengkap / No. Plat Motor</strong></p>
<p>Contoh: KBPMI Marsel Afredo Rezky / Perumahan Reny Jaya blok D7 No.12 / B8871UW</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IBSN : kerikil-kerikil tajam, ...(dalam arti sebenarnya)]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/01/ibsn-kerikil-kerikil-tajam-dalam-arti-sebenarnya/</link>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 01:26:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/06/01/ibsn-kerikil-kerikil-tajam-dalam-arti-sebenarnya/</guid>
<description><![CDATA[kerikil kecil lebih berbahaya dari pada batu besar. kalimat diatas adalah kata yang tepat untuk meni]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;">
<p>kerikil kecil lebih berbahaya dari pada batu besar.</p>
<p style="text-align:justify;">kalimat diatas adalah kata yang tepat untuk meningkatkan kewaspadaan kita terutama para pengguna kendaraan bermotor roda 2 seperti komuter ini.</p>
<p style="text-align:justify;">saat melintas, melihat ada batu besar otomatis pengendara pasti menghindar, kecuali berkendara sambil SMS an atau sengaja menabrak. namun apa yang terjadi ketika ada serakan batu kerikil terutama di tikungan jalan, apakah mudah terlihat ? lebih seringnya tidak terlihat. komuter pernah hampir mengalami kecelakaan saat sedang setengah rebah ala rossi di sebuah tikungan gara-gara kerikil. untung komuter dapat mengatasi keadaan, dengan cara menegakkan kembali kendaraan dan mengendurkan gas.</p>
<p style="text-align:justify;">hal ini membuat komuter berpikir “alangkah berbahayanya kerikil yang berserak di jalan” hingga suatu saat komuter mengambil keputusan untuk memungut atau menyingkirkan kerikil yang berserak saat melaju pelan di atas kendaraan.</p>
<p style="text-align:justify;">ternyata, niat baik saja tidak cukup. banyak kendala yang komuter temui selama berusaha menjalankan niat ini :</p>
<p style="text-align:justify;">1. waktu yang tidak mencukupi, karena komuter harus segera tiba di tempat tujuan.</p>
<p style="text-align:justify;">2. kesibukan arus lalu lintas, karena tidak bisa sembarangan berhenti saat melihat serakkan kerikil.</p>
<p style="text-align:justify;">3. dicurigai orang lain, karena menyingkirkan kerikil bukanlah hal yang lumrah di mata masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">demikianlah, hingga sekarang jika memungkinkan komuter akan berusaha menyingkirkan apapun itu yang terlihat membahayakan di jalan. walaupun tidak bisa maksimal, namun niat baik pasti direstui sang maha melihat.</p>
<p style="text-align:justify;">bersih-bersih yuks…..</p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IBSN : belajar baca peta]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/05/28/ibsn-belajar-baca-peta/</link>
<pubDate>Thu, 28 May 2009 07:39:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/05/28/ibsn-belajar-baca-peta/</guid>
<description><![CDATA[sebagai pengendara, bertanya adalah hal mudah yang sering dilakukan ketika mencari satu titik lokasi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">sebagai pengendara, bertanya adalah hal mudah yang sering dilakukan ketika mencari satu titik lokasi yang akan didatangi. Tidak bosan-bosannya komuter sebagai pengendara bertanya pada tiap pertigaan atau tikungan agar tidak nyasar. Nyasar, satu kata yang menjadi momok bagi komuter dalam bepergian, seperti yang terjadi pada saat mengunjungi satu lokasi di daerah Bogor.</p>
<p style="text-align:justify;">Entah mengapa, Bogor begitu memusingkan bagi komuter. Padahal yang namanya keruwetan megapolitan Jakarta Raya dapat komuter taklukkan dengan mudahnya. Karena lahir dan besar di Jakarta kah hingga mudah saja berkeliling tanpa nyasar, tapi pergi ke kota lainpun komuter tak pernah nyasar.</p>
<p align="right"><span style="color:#ff0000;">………….Bogor, ada apa dengan mu</span></p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu demi ingin dapat pergi ke satu titik di Bogor suatu saat nanti, komuter telah mencetak peta kota Bogor dan sedikit bingung dalam membaca peta. Tapi jangan takut selagi akses internet masih ada, komuter juga telah browsing cara membaca peta, belajar sama-sama yukss,</p>
<p>.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam membaca peta, yang harus difahami adalah semua simbol atau informasi yang ada pada peta. Kalau dapat membaca peta dengan baik dan benar, maka akan memiliki gambaran mengenai keadaan wilayah yang ada dalam peta, walaupun belum pernah melihat atau mengenal medan (muka bumi) yang bersangkutan secara langsung.</p>
<table border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">Beberapa   hal yang dapat diketahui dalam membaca peta antara lain:</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">1.</td>
<td width="97%" valign="top">Isi   peta dan tempat yang digambarkan, melalui judul.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">2.</td>
<td width="97%" valign="top">Lokasi   daerah, melalui letak garis lintang dan garis bujur.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">3.</td>
<td width="97%" valign="top">Arah,   melalui petunjuk arah (orientasi).</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">4.</td>
<td width="97%" valign="top">Jarak   atau luas suatu tempat di lapangan, melalui skala peta.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">5.</td>
<td width="97%" valign="top">Ketinggian   tempat, melalui titik trianggulasi (ketinggian) atau melalui garis kontur.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">6.</td>
<td width="97%" valign="top">Kemiringan   lereng, melalui garis kontur dan jarak antara garis kontur yang berdekatan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">7.</td>
<td width="97%" valign="top">Sumber   daya alam, melalui keterangan (legenda).</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">8.</td>
<td width="97%" valign="top">Kenampakan   alam, misalnya relief, pegunungan/gunung, lembah/sungai, jaringan lalu<br />
lintas, persebaran kota. Kenampakan alam ini dapat diketahui melalui   simbol-simbol peta dan keterangan peta.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Selanjutnya kita dapat menafsirkan peta yang kita baca, antara lain sebagai berikut:</p>
<table border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="3%" valign="top">1.</td>
<td width="97%">Peta   yang banyak gunung/pegunungan dan lembah/sungai, menunjukkan bahwa daerah itu   berelief kasar.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">2.</td>
<td width="97%">Alur-alur   yang lurus, menunjukkan bahwa daerah itu tinggi dan miring. Jika alur sungai<br />
berbelok-belok (membentuk meander), menunjukkan daerah itu relatif datar.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">3.</td>
<td width="97%">Pola   (bentuk) pemukiman penduduk yang memusat dan melingkar, menunjukkan daerah<br />
itu kering (sulit air) tetapi di tempat-tempat tertentu terdapat   sumber-sumber air.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">Dengan   membaca peta akan dapat mengetahui,</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">1.</td>
<td width="97%" valign="top">Jarak   lurus antar kota.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">2.</td>
<td width="97%" valign="top">Keadaan   alam suatu wilayah, misalnya suatu daerah sulit dilalui kendaraan karena   daerahnya berawa-rawa.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">3.</td>
<td width="97%" valign="top">Keadaan   topografi (relief) suatu wilayah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">4.</td>
<td width="97%" valign="top">Keadaan   penduduk suatu wilayah, misalnya kepadatan dan persebarannya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="3%" valign="top">5.</td>
<td width="97%" valign="top">Keadaan   sosial budaya penduduk, misalnya mata pencaharian, persebaran sarana kota dan   persebaran pemukiman.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sumber : <a href="http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=124&#38;fname=geo102_14.htm">http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=124&#38;fname=geo102_14.htm</a></p>
<p>Ada lagi masukan lain mengenai membaca peta, (sumbernya lupa)</p>
<p>Membaca peta adalah sebuah ketrampilan yang penting. Putar peta sampai apa yang ada di hadapan di lapangan adalah sama dengan di hadapan di peta. Jika menghadap timur, sisi timur dari peta harus dihadapan. Jangan kawatir jika huruf-huruf yang ada di peta berada di sisi bawah. Selalu berlatihlah untuk memegang peta sehingga selalu mengarah ke tempat yang akan dituju.</p>
<p>Cara memegang peta merupakan teknik yang penting juga. Lipat peta menjadi kecil, dengan mudah akan terpegang lembaran peta, letakkan ibu jari di peta dekat dengan posisi di peta. jagalah agar ibu jari selalu dekat dengan posisi di peta dan ke tempat yang akan dituju, hal ini memudahkan ketika melihat kembali ke peta, ketika memandang ke tempat lain. Ini juga mengurangi kesempatan mata untuk melihat bagian peta yang lain yang bukan tujuan.</p>
<p>Okey, demikian yang dapat komuter bagi untuk kita semua…….</p>
<p>Mari berbagi</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[pernahkah kau merasa, ......]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/05/19/pernahkah-kau-merasa/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 11:32:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/05/19/pernahkah-kau-merasa/</guid>
<description><![CDATA[Selasa malam bukan 4 mata menampilkan ungu. Sudah diiklankan sekitar 3 hari sebelumnya, tapi komuter]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p style="text-align:justify;">Selasa malam bukan 4 mata menampilkan ungu. Sudah diiklankan sekitar 3 hari sebelumnya, tapi komuter tidak menanti-nanti bahkan saat ditayangkan komuter tidak nonton walau mendengar dari kamar karena siaran televisi satu dan lain hal rusak semua salurannya kecuali trans7. Jadilah sehari-hari nonton trans7 seperti zaman baheula cuma ada TVRI, dan</p>
<p style="text-align:right;">pernahkah kau merasa …….</p>
<p>jadul</p>
<p>karena hanya bisa nonton satu siaran televisi setiap hari ???</p>
<p style="text-align:justify;">Komuter tidak antipati dengan trans7 yang merupakan stasiun televisi favourit karena motoGP dan SBK, juga tidak underestimated pada acara bukan 4 mata, tapi secara fish to fish</p>
<p style="text-align:right;">pernahkah kau merasa …….</p>
<p>dibedakan</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-468" title="tukul" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/05/tukul.jpg?w=300&#038;h=225" alt="tukul" width="300" height="225" /></p>
<p>padahal setiap manusia diciptakan sama ???</p>
<p style="text-align:justify;">Saat beban kerja tengah memuncak, rasa jenuh sangat terasa sekali. pulang kerja selasa itu sesampai di rumah berangkat lagi ke monas karena berkeinginan ganti suasana, it works !!</p>
<p style="text-align:right;">pernahkah kau merasa …….</p>
<p>plong</p>
<p style="text-align:justify;">duduk di rerumputan makan ketoprak memandangi rusa-rusa yang sedang lalapan ???</p>
<p>terakhir agak extreme,</p>
<p style="text-align:justify;">dari rumah naik angkutan umum menuju monas. turun dari kopaja p20 di gambir tepat di bawah jembatan penyeberangan depan gedung gallery nasional, beli ketporak dibungkus untuk dimakan di Monas. Menunggu ketoprak diolah duduk berbaris menghadap jalan raya yang padat merayap (rush hour), saat penantian</p>
<p style="text-align:right;">pernahkah kau merasa …….</p>
<p style="text-align:left;">tercekat</p>
<p style="text-align:justify;">ketika bajaj berjalan sangat pelan melintas di hadapan dengan penumpang usia paro baya sedang asyik membaca majalah yang dengan sangat jelas terlihat bahwa itu bukan majalah dewasa namun majalah p*r*o ???</p>
<p><a href="http://ayulittleone.blogsome.com/images/Edisi_Pertama_Majalah_Playboy_Indon.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter size-full wp-image-465" title="majalahplayboy" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/05/majalahplayboy.jpg?w=388&#038;h=586" alt="majalahplayboy" width="388" height="586" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">padahal bajaj berjalan sangat pelan dan sudah dapat dipastikan semua yang sedang berjalan atau beraktifitas apalah di sepanjang jalan itu pasti melihat dengan jelas majalah tersebut.</p>
<p>kok bisa ya ??</p>
<p style="text-align:center;">pernahkah kau merasa ???????????????????</p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[U'd Better Watch Out]]></title>
<link>http://deasyann.wordpress.com/2009/05/11/ud-better-watch-out/</link>
<pubDate>Mon, 11 May 2009 11:39:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>deasyann</dc:creator>
<guid>http://deasyann.wordpress.com/2009/05/11/ud-better-watch-out/</guid>
<description><![CDATA[Um i&#8217;ve been thinking about Rider I think cause i&#8217;m include in it cattegory too Sambil b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Um i&#8217;ve been thinking about Rider<br />
I think cause i&#8217;m include in it cattegory too<!--more--><br />
Sambil berkendara<br />
Pikiranku mulai melayang<br />
&#8230;<br />
seperti biasanya<br />
liar<br />
sulit dikendalikan<br />
dan kusut<br />
&#8230;<br />
sering aku merasa<br />
status yang complicated<br />
pun belum seperti<br />
apa yang ada dalam pikiranku<br />
&#8230;<br />
mungkin begitulah<br />
kehidupanku..<br />
atau karakterku!?<br />
ataukah mencari kerjaan untuk melelahkan badan<br />
&#8230;<br />
kembali ke topik semula<br />
sore ini aku teringat<br />
sering kali pengendara di jalanan<br />
terpengaruh lingkungan<br />
&#8230;<br />
mengapa?<br />
coba perhatikan<br />
betapa cepatnya<br />
negativisme menyebar<br />
&#8230;<br />
jalanan macet<br />
terdengar satu saja<br />
kendaraan membunyikan klakson<br />
tak lama kemudian yang lain menyusul<br />
&#8230;<br />
seakan tak perlu diperintah<br />
seperti insting mungkin<br />
perasaan kesal itu menjalar<br />
dalam hitungan detik<br />
&#8230;<br />
satu hal saja dapat mengubah<br />
keseluruhan hari kita<br />
do u want to screw ur day<br />
just by one unimportant event?<br />
&#8230;<br />
pernahkah kita berpikir<br />
untuk mengontrolnya?<br />
atau mungkin..<br />
kitalah yang terus menerus terseret arus<br />
&#8230;<br />
so<br />
why don&#8217;t u give a try<br />
nothing loose<br />
for u to start do that</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rascal!]]></title>
<link>http://destiutami.wordpress.com/2009/05/07/rascal/</link>
<pubDate>Thu, 07 May 2009 16:28:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>Takodok!</dc:creator>
<guid>http://destiutami.wordpress.com/2009/05/07/rascal/</guid>
<description><![CDATA[Saya punya beberapa pertanyaan (dan pernyataan), Teman&#8230; Setiap manusia punya sisi kejam dalam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saya punya beberapa pertanyaan (dan pernyataan), Teman&#8230;</p>
<p>Setiap manusia punya sisi kejam dalam dirinya. Perbedaannya hanyalah <strong>seberapa besar sisi ini mendominasi </strong>sampai seseorang dilekati julukan <strong>penjahat</strong> atau kah <strong>orang baik-baik</strong>. Dan saya percaya Teman orang baik-baik. Begitu pula dengan saya. Percayalah.. <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akan tetapi, sore ini, saya merasakan sisi kejam saya keluar. Pernahkah Teman merasa yang seperti itu? Ingin mencabik-cabik orang yang membuatmu kesal? Ingin mempermalukannya di depan umum? Menjatuhkan harga dirinya? Atau.. sekedar menghajar fisiknya?</p>
<p>Saya tidak sekedar merasakan keinginan kecil. Saya <strong>BENAR-BENAR MEMBAYANGKAN MELAKUKANNYA! </strong>Menarik kerah bajunya, menamparnya, lalu memuntir hidungnya! Kalau perlu giginya saya gambari matahari dengan stabilo warna-warni!</p>
<p>Apa yang membuat saya begitu kesal? <!--more...-->Sepele. Saya hampir ditabrak pengendara motor <del datetime="2009-05-07T16:36:17+00:00">kampret sok jagoan mentang-mentang dia yang punya kampung</del>! Membelok seenaknya tanpa aba-aba dengan kecepatan tinggi, tanpa meminta maaf pula. Kampungan!<br />
Oh yeah, memang orang kampung sih <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya memang cuma pejalan kaki yang menurut saja lahan jalannya diambil kalian, orang-orang tak sabaran <del datetime="2009-05-07T16:36:17+00:00">ke akhirat</del>; diklakson kapan kalian suka (entah karena memang saya terlalu &#8220;ke tengah&#8221; atau kalian saja yang iseng); diciprati air genangan yang yang malas kalian hindari; dan ya.. saya cuma pendatang, bukan orang asli kampung sini. Mestinya saya maklum ya, terhadap tabiat kalian, hai penguasa jalanan kampungan?</p>
<p>Saya memang cuma pejalan kaki, tidak boleh pongah. Begitu?<br />
Tidak! <strong>Saya memang cuma pejalan kaki, tapi kaki saya jauh lebih mahal dari tunggangan kreditanmu itu, om preman!</strong><br />
Camkan itu!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jurnal komuter : skandal di perempatan jalan]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/04/22/jurnal-komuter-skandal-di-perempatan-jalan/</link>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 04:56:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/04/22/jurnal-komuter-skandal-di-perempatan-jalan/</guid>
<description><![CDATA[resiko menjadi seorang guru di sebuah tempat kursus yah.. seperti komuter ini, muridnya datang dari]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">resiko menjadi seorang guru di sebuah tempat kursus yah.. seperti komuter ini, muridnya datang dari beragam tempat dan profesi. tidak bisa milih-milih, yang penting honornya ada. terakhir diantara sekian siswa yang kursus, terselip satu orang anggota kopassus. di akhir kursus mantan siswa tersebut memberikan baju kaos warna hitam dari kesatuannya sebagai kenang-kenangan.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-451 aligncenter" title="tampakdepan" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/04/tampakdepan.jpg?w=192&#038;h=144" alt="tampak depan" width="192" height="144" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-455" title="tampakbelakang1" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/04/tampakbelakang1.jpg?w=192&#038;h=110" alt="tampakbelakang1" width="192" height="110" /></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">biasanya kaos tersebut komuter pakai saat di rumah. bahannya enak, tidak membuat gerah, mencucinya juga mudah tinggal taruh di ember besokkannya sudah selesai di setrika (<strong>makasih mamih</strong>), tinggal pakai.</p>
<p style="text-align:justify;">sore itu niat untuk cukur rambut karena rasanya gerah sekali, maklum terbiasa potongan pendek. dengan pemikiran gampang dipakainya, pergi ke barbershop menggunakan kaos pemberian mantan siswa tersebut. hanya menunggu 1 orang yang sedang dipangkas rambutnya, <span style="text-decoration:underline;">+</span> 5 menit tiba giliran komuter. seperti biasa begitu duduk di bangku langsung mata ini berat. dengan terkantuk-kantuk komuter biarkan tangan-tangan mang tukang cukur menari-nari memangkas rambut.</p>
<p style="text-align:right;">selesai &#8230;..</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-457" title="potongankopassus" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/04/potongankopassus.jpg?w=180&#038;h=165" alt="potongankopassus" width="180" height="165" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-458" title="potongankopassus1" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/04/potongankopassus1.jpg?w=180&#038;h=162" alt="potongankopassus1" width="180" height="162" /></p>
<p style="text-align:justify;">OMG</p>
<p style="text-align:justify;">modelnya itu &#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">baru sadar ketika sampai di rumah dan berkaca selesai mandi. kenapa mamang mencukur komuter dengan model seperti ini. khan komuter sudah sering pangkas rambut di situ.</p>
<p style="text-align:justify;">pikir punya pikir, menganalisa, mengobservasi, kesalahan apa yang telah komuter lakukan hingga mamang lupa dengan style komuter selama ini.</p>
<p style="text-align:justify;">tuing&#8230;. komuter ingat dengan kaos yang komuter pakai ketika bercukur saat itu. yaaaa ampuuuuun mamang !!!@#!! masa hanya karena pakai kaos itu mamang langsung menginterprestasikan bahwa komuter adalah seorang anggota kopassus. kalau anggota kopassus beneran sih ga&#8217; papa. senang malah. tapi ini khaan.</p>
<p style="text-align:justify;">akhirnya kejadian juga. keesokan harinya diketawain sama teman-teman di kantor.</p>
<p style="text-align:right;">tentara baru lulus&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">ada hikmahnya juga punya potongan rambut seperti ini. pulang kantor mengendarai roda dua kesayangan. di sebuah perempatan lampu menyala hijau. komuter melaju dengan santai, tiba-tiba. sebuah taksi dengan santai juga melaju dari arah kiri yang seharusnya berhenti karena lampu lalu lintasnya sedang berwarna merah. tentu saja komuter kaget dan berusaha menghentikan kendaraan. tapi namanya juga apes, tetap saja pintu depan taksi tersebut tertabrak walau pelan.</p>
<p style="text-align:justify;">dan seperti biasa yang terjadi di rimba jalan raya. tidak peduli salah atau benar yang penting marah-marah duluan dan menyalahkan orang lain sebelum orang lain menyalahkan. itulah hukum rimba jalan raya. sang supir langsung marah-marah buka pintunya yang tertahan ban depan komuter. helm yang komuter gunakan segera dilepaskan karena berusaha menegur supir taksi yang seharusnya merasa bersalah tapi malah merasa jagoan tersebut. helm dilepas dengan alasan agar suara komuter lebih mudah terdengar.</p>
<p style="text-align:justify;">tapi apa yang terjadi&#8230; baru buka helm, supir taksi tadi malah kaget dan seperti ketakutan melihat komuter. langsung masuk taksi kaboooor.</p>
<p style="text-align:right;">&#8230;&#8230; ada apa sih ??</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IBSN : tutup jalan,]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/04/20/tutup-jalan/</link>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 01:40:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/04/20/tutup-jalan/</guid>
<description><![CDATA[sekian lama tidak mengudara, komuter mengalami yang namanya stagnan. bahasa indonesianya apa yah ? p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">sekian lama tidak mengudara, komuter mengalami yang namanya stagnan. bahasa indonesianya apa yah ? pokoknya selama sekian minggu komuter tidak dapat online. jangankan posting jangankan jalan-jalan, akses internet di kantor tertutup. penyebabnya sedang ada perbaikan jaringan, ganti provider dan tambahan terkena petir jadi ada hub/switch yang harus diganti.</p>
<p style="text-align:justify;">karena tidak ada akses internet di kantor, di bawah tekanan semangat keterpaksaan dan tak dapat ditolaknya candu ngeblog yang benar-benar sudah tidak bisa ditawar lagi, komuter bergegas menuju ke sebuah warnet di kawasan padat lalulintas. ternyata cuma bertahan 5 menit mengudara yang bahkan sekedar blogwalking doangpun tidak sempat. ini karena ada teguran dari masyarakat lingkungan sekitar warnet dan banyaknya tokoh-tokoh masyarakat yang merasa keberatan dengan apa yang dilakukan pelanggan warnet, bahkan para caleg (saat itu belum pencontrengan) bergegas mendatangi warnet memarahi pemilik warnet agar seorang pelanggannya segera memindahkan sepeda motornya yang parkir di depan warnet. <span style="text-decoration:line-through;">pelanggan tersebut adalah komuter</span>, karena dianggap mengganggu kelancaran jalannya roda perekonomian lingkungan masyarakat daerah tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-435" title="batbike" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/04/batbike.jpg?w=500&#038;h=375" alt="batbike" width="500" height="375" /> birahi yang sudah memuncak dan terujung segera terpadamkan dengan rasa yang tidak terkatakan. komuter siram dengan mandi junub dan berserah diri dihadapan-Nya mencegah kelakuan buruk yang tidak diinginkan menjaga stabilitas diri agar tidak terpidanakan.</p>
<p style="text-align:right;">..OMG.. dosa apakah yang telah kulakukan</p>
<p style="text-align:justify;">komuter hanya bermaksud mengudara paling-paling sekitar 1 jam. masa sih sebegitu terganggunya lalulintas di sana. bayangkan apa yang telah dilakukan warga di perkampungan urban Jakarta ini pada saat mengadakan hajatan. tutup jalan bisa 3 hari 3 malam hingga lalu lintas dialihkan melalui jalan lain yang tidak semua pengguna jalan tahu jalan alternatif.</p>
<p style="text-align:justify;">saat pencontrenganpun banyak <a title="buka TPS tutup jalan" href="http://www.depkominfo.go.id/2009/04/09/tps-warga-kampung-melayu-tutup-satu-lajur-jalan/" target="_blank">jalan yang ditutup</a>. namun berhubung ini adalah hajatan nasional yang harus terselenggara demi rasa persatuan dan kesatuan NKRI yang tidak bisa ditawar lagi, komuter tidak keberatan. cuma pesan komuter kepada para penyelenggara apapun hajatannya, berikan tanda penutupan jalan tepat diujung jalan sebelum masuk ke jalan yang tertutup tadi. jangan biarkan pengendara masuk ke sebuah jalan yang tiga kilo ke dalam ternyata jalan tersebut tertutup karena ada yang mengadakan hajatan. padahal untuk putar balik sudah memakan waktu dan tenaga yang mengesalkan, apalagi kalau kendaraanya adalah mobil dan ruas jalannya sempit.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bisnis helm cukup menggiurkan]]></title>
<link>http://peluangusahaoke.wordpress.com/2009/04/18/bisnis-helm-cukup-menggiurkan/</link>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 01:51:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>admins123</dc:creator>
<guid>http://peluangusahaoke.wordpress.com/2009/04/18/bisnis-helm-cukup-menggiurkan/</guid>
<description><![CDATA[Jika kita bepergian menggunakan motor ataupun mobil pada saat perjalanan pasti kita akan melihat ora]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita bepergian menggunakan motor ataupun mobil pada saat perjalanan pasti kita akan melihat orang yang mengendarai sepeda motor tersebut menggunakan helm. Hal ini bukanlah fenomena melainkan memang sudah semestinya orang yang berkendara sepeda motor wajib menggunakan helm keselamatan untuk menghindari dari hal hal yang tidak di inginkan seperti kecelakaan yang sering sekali terjadi pada pengendara sepeda motor, tercatat pada setiap tahunnya jumlah kecelakaan pada sepeda motor mencapai angka yang besar dan hal ini terus berulang.</p>
<p>Jika kita melihat dari hal sepintas diatas tentu terbayang bisnis apa yang akan kita jalankan, sudah pasti helm, karena helm merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari sepeda motor dimana ada motor disitu pasti pengendaranya menggunakan helm untuk keselamatan dirinya. Bisnis helm merupakan bisnis yang dapat meraup untung yang cukup besar dan pemasarannyapun terbilang cukup mudah.</p>
<p>Untuk memulai bisnis penjualan helm ini kita harus menyiaapkan dana yang lumayan besar sekitar 1 sampai 2 juta, tergantung dari apa yang kita inginkan, misalnya kita mau tempat usaha kita tetap sudah pasti kita harus memiliki kios untuk memajang barang yang akan kita jual. Selain itu kita juga dapat membeli helm langsung ke pabrik tempat pembuatannya agar lebih murah dan biasannya kita harus membeli dengan jumlah besar agar mendapat harga yang murah. bisnis helm ini terbilang cukup mudah dalam pemasaran atau penyampaian langsung kepada masyarakat. Tinggal kita harus mendapatkan lokasi yang strategis yang banyak lalu lalang sepeda motor karena ketika orang melintas sudah pasti secara sengaja atau tidak mereka akan melihat produk yang kita jual.</p>
<p>Namun saat ini ada yang lebih efektif lagi untuk menjual produk yang akan kita jual seperti yang saat ini banyak dilakukan adalah dengan menggunakan mobil bak terbuka atau pick up kita dapat memajang produk kita dan dapat berpindah tempat dari satu jalan ataupun daerah ke daerah yang lain. Jenis helm saat ini semakin banyak, dan kita harus pandai untuk menjual helm yang saat ini sedang tren seperti helm yang bergambar tokoh kartun saat ini sangat diminati oleh pengendara sepeda motor karena lebih memiliki unsure seni yang tinggi dan bagus yang sesuai dengn kesukaan kita.</p>
<p>Hal tersebut membuat pengendara motor ingin selalu memakai helm kesukaannya jika ingin bepergian baik dekat ataupun jauh karena sudah terlanjur cinta dengan helmnya tersebut. Keuntungan dari bisnis penjualan helm ini lumayan besar berkisar antara 2 juta sampai 3 juta setiap bulannya.</p>
<p><a href="http://warnetgue.com">Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun,  garansi modal kembali !!!</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[bapak, itunya miring!]]></title>
<link>http://airyz.wordpress.com/2009/04/03/bapak-itunya-miring/</link>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 01:12:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>airyz</dc:creator>
<guid>http://airyz.wordpress.com/2009/04/03/bapak-itunya-miring/</guid>
<description><![CDATA[kembali kejalan. kamera mobie phone k530i membidik sesosok kendaraan yang dikendarai oleh bapak pemb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>kembali kejalan.<br />
kamera mobie phone k530i membidik sesosok kendaraan yang dikendarai oleh bapak pembalap<br />
dengan keadaan miring sebelah (bukannya sinting) tapi memang kendaraan yang dinaiki dalam arti,<br />
barang bawaan yang dibawa miring ke arah kanan bapak itu.<br />
pada keranjang sebelah kanan si Bapak membawa alat berat berupa barbel yang biasa dipakai binaragawan dalam latihan<br />
<!--more--><br />
(jangan percaya, ini khayalan saya pribadi) sementara di keranjang sebelah kiri si Bapak tersebut membawa pete, tempe dan tahu sebagai bahan dagangan yang hendak dibawa kepasar.</p>
<p><img src="http://airyz.files.wordpress.com/2009/04/bapakitunyamiring.jpg?w=510&#038;h=680" alt="bapakitunyamiring" title="bapakitunyamiring" width="510" height="680" class="alignnone size-full wp-image-91" /></p>
<p>(kembali, saya menghayal) karena beban yang dibawa tersebut tidak seimbang kiri dan kanan maka kedua keranjang tersebut tidak simetris apabla di lihat oleh mata telanjang. hehe.<br />
jangan tertipu oleh judul, &#8220;bapak, itunya miring!&#8221; maksud saya memang keranjangnya yang miring, bukan barang yang lain (emangnya apaan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )<br />
hmm, kan kalo dipikir-pikir jadinya bahaya juga klo beban yang diangkut tidak sama. bisa2 si bapak terjungkal saat melewati tikungan tajam dan licin karena ke &#8220;miring&#8221; an tersebut.<br />
(maav bukan maksud mendoakan untuk jatoh). dan ini menjadi pelajaran bagi kita semua. bahwa: selalu mengecek barang bawaan sebelum dan sesudah pemberangkatan (cie cie).<br />
atur sedemikian rupa supaya barang bawaan selama mengemudi tidak mengganggu konsentrasi kita dalam memperhatikan jalan. dan yang paling penting adalah jangan sekali-kali membawa barang yang berlebihan.<br />
karena akan menambah berat motor anda untuk melaju dan kontrol terhadap kendaraan juga akan lebih sulit. begitukah?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[terlalumaju]]></title>
<link>http://airyz.wordpress.com/2009/03/24/terlalumaju/</link>
<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 10:40:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>airyz</dc:creator>
<guid>http://airyz.wordpress.com/2009/03/24/terlalumaju/</guid>
<description><![CDATA[seringkali kita kurang memperhatikan hal sepele seperti ini. saat lampu merah, dan kita berhenti. se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>seringkali kita kurang memperhatikan hal sepele seperti ini.<br />
saat lampu merah, dan kita berhenti. sebenanya ada garis putih yang menandakan kita tidak boleh melewati garis tersebut.<br />
dan kalau ada pengendara yang melanggar, akibatnya bisa fatal. <!--more--><br />
yaitu kentutnya bau (g nyambung mode : on).<br />
enggak, maksudnya g enak aja dipandang kan kalo barisnya kayag gini</p>
<p><img src="http://airyz.files.wordpress.com/2009/03/dsc01340.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc01340" title="dsc01340" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-54" /></p>
<p><img src="http://airyz.files.wordpress.com/2009/03/8-3-09.jpg?w=300&#038;h=225" alt="8-3-09" title="8-3-09" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-53" /></p>
<p>jadi g teratur deh, bisa2 disemprot bapak polisi tuh.<br />
yang bener tuh gini.</p>
<p><img src="http://airyz.files.wordpress.com/2009/03/dsc01339.jpg?w=300&#038;h=225" alt="benar" title="benar" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-51" /></p>
<p>jadi kelihatan rapi, enak dipandang, dan lebih bahagia ( halah )<br />
mari sukseskan gerakan baris berbaris. jangan ada lagi pengendara yang terlalu maju moncong kendaraannya. oke.</p>
<p> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kampus universitas islam negeri jakarta]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/24/kampus-universitas-islam-negeri-jakarta/</link>
<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 07:33:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/24/kampus-universitas-islam-negeri-jakarta/</guid>
<description><![CDATA[kampus uin selalu komuter lewati setiap hari kerja : senin ~ sabtu. itu karena kekasih hati bekerja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">kampus <a title="portal uin" href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php" target="_blank">uin</a> selalu komuter lewati setiap hari kerja : senin ~ sabtu. itu karena kekasih hati bekerja di <a title="rs uin syarif hidayatullah" href="http://blogger-abonk.blogspot.com/2008/07/klinik-uin-jakasta-phobia.html" target="_blank">rumah sakit uin syarif hidayatullah</a> yang berada tepat di seberang kampus uin.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-416" title="uin1" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/03/uin1.jpg?w=544&#038;h=408" alt="uin1" width="544" height="408" /></p>
<p style="text-align:justify;">ada sekitar 13 tahun komuter memerhatikan kampus uin mulai dari tahun 97 akhir hingga sekarang, satu hal yang sering komuter perhatikan dari kampus uin adalah sulitnya melewati jalan di depan gerbang kampus uin.</p>
<p style="text-align:right;">penyebabnya &#8230;. macet</p>
<p style="text-align:justify;">kok bisa macet ?</p>
<p style="text-align:justify;">komuter coba berpikir dan menganalisa, kenapa bisa macet.</p>
<p style="text-align:justify;">angkot yang ngetem di depan gerbang kampus membuat kendaraan di belakangnya tertahan hingga menyebabkan macet.</p>
<p style="text-align:justify;">mahasiswa yang naik turun angkot di depan gerbang kampus membuat angkot ngetem di depan gerbang kampus.</p>
<p style="text-align:justify;">halte yang tersedia tidak digunakan dengan optimal. sebelum halte, bis maupun angkot sudah berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.</p>
<p style="text-align:justify;">mahasiswa uin mengendarai motor dengan melawan arus. berbahaya &#8230; (apakah benar mahasisa uin ?) benar karena terlihat dari arah keluar gerbang kampus uin, bertindak (gestur) layaknya mahasiswa. karena sudah mengamati sekitar 10 tahun terakhir dan bersatu dengan atmosfer uin, maka komuter dapat membedakan yang mana mahasiswa uin dan yang cuma lewat.</p>
<p style="text-align:justify;">terlihat pada photo di atas terdapat zebracross. namun seperti juga halte, penggunaan zaebracross tidak optimal. mahasiswa menyeberang seenaknya.</p>
<p style="text-align:justify;">apa yang harus komuter ungkapkan di sini yah ?</p>
<p style="text-align:justify;">komuter pernah menjadi mahasiswa. sebagai mahasiswa banyak orang yang memandang dengan kagum. karena memang seharusnya mahasiswa dihargai dengan baik karena mau belajar dan berpotensi untuk menjadi pejuang penerus NKRI. namun mungkin itu dulu yah puluhan tahun yang lalu (sok tua). sekarang yang namanya mahasiswa berserak, dimana saja ada dan yang terlintas di benak masyarakat umum tentang mahasiswa sekarang adalah bukan lagi <a title="mahasiswa uin" href="http://euro.okezone.com/photo/view/2008/05/19/1/769/mahasiswa-uin-jakarta-duduki-spbu" target="_blank">demo</a> untuk kepentingan masyarakat namun <a title="mahasiswa uin" href="http://www.lpminstitut.com/2008/10/mahasiswa-uin-jakarta-terlibat-bentrok.html" target="_blank">tawuran/kekerasan</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tanggung jawab intelektual mahasiswa tak hanya berpijak pada tatanan teks saja, tetapi mahasiswa harus mampu terlibat langsung dalam realitas kehidupan masyarakat. (Muhammad Hatta ketika berceramah di Universitas Indonesia, 1957)&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">tidak panjang lebar di sini, hanya kutipan di atas komuter ambil dari tulisan seorang <a title="nurrina desiani" href="http://ndesiani.blogspot.com/2009/02/memandang-uin-menjenguk-realitas.html" target="_blank">wanita</a> pemenang lomba menulis opini mahasiswa tentang <a title="lomba menulis" href="http://www.lpminstitut.com/2009/01/pengumuman-pemenang-lomba-menulis-opini.html" target="_blank">kampusku</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">komuter pikir wanita itu benar. untuk apa mahasiswa berdinamika di kampus namun tidak bisa menyumbangkan sesuatu yang berdasar pada akar rumput. untuk apa berpikir jauh mengenai negara dengan birokrasinya yang tidak pernah beres (CMIIW), sementara keruwetan dan kemacetan lalu lintas di depan mata terabaikan.</p>
<p style="text-align:justify;">jangan sampai kemacetan ini menjadi warisan untuk <a title="mahasiswa uin" href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php/component/content/article/1-headline/527-uin-jakarta-akan-tambah-quota-mahasiswa-baru.html" target="_blank">mahasiswa</a> berikutnya, turun temurun.</p>
<p style="text-align:justify;">mari kita benahi &#8230;BERSAMA KITA BISA&#8230; (kampanye)</p>
<p style="text-align:justify;">saran :</p>
<p style="text-align:justify;">mahasiswa/i uin agar tidak naik angkot/bis tidak pada tempatnya ..AYO..</p>
<p style="text-align:justify;">mahasiswa/i uin bergerak untuk turut serta melancarkan arus lalu lintas di depan kampus. ini bukan hanya tugas polisi atau satpam kampus, namun tugas kita semua <span style="text-decoration:line-through;">kita ? loe aje kalee g ga&#8217;</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jurnal komuter : perpanjang STNK]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/23/jurnal-komuter-perpanjang-stnk/</link>
<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 02:50:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/23/jurnal-komuter-perpanjang-stnk/</guid>
<description><![CDATA[lima tahun sudah dia menemani kami dalam suka dan duka, menggendong kami kemana kami mengarah. 19 ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">lima tahun sudah dia menemani kami dalam suka dan duka, menggendong kami kemana kami mengarah.</p>
<p style="text-align:justify;">19 maret kemarin adalah hari ulang tahunnya, tidak bisa dirayakan hari itu jadi dirayakan keesokan harinya pada tanggal 20 maret 2009 di KOMDAK polda metro jaya, kantor SAMSAT.</p>
<p style="text-align:right;">acara : perpanjang STNK.</p>
<p>langkah-langkah perpanjang STNK :</p>
<p>1. persiapan &#8211;&#62;</p>
<p style="padding-left:30px;">a. BPKB asli untuk sekedar diperlihatkan sebagai legalitas kendaraan</p>
<p style="padding-left:30px;">b. KTP asli pemilik kendaraan sesuai STNK dan BPKB</p>
<p style="padding-left:30px;">c. STNK asli tentunya yang pajak pertahunnya sudah lunas</p>
<p style="padding-left:30px;">d. semua persiapan di atas diphotokopi menjadi 4 bundel</p>
<p style="padding-left:30px;">e. uang sesuai yang tertera di pajak STNK dan uang receh 5 ribuan x 2</p>
<p style="text-align:justify;">2. lokasi polda &#8211;&#62; saat datang komuter pikir masuk dari sebrang pintu masuk JCC Senayan (pintu 5), setelah dari Jembatan Semangi ada pintu masuk. ternyata tidak bisa, jadi harus berputar masuk SCBD, ikuti jalan saja karena petunjuk di jalan cukup jelas. tepat di seberang gedung bank mandiri gatot soebroto.</p>
<p style="text-align:justify;">3. perpanjang STNK &#8211;&#62;</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">a. masuk Polda, setelah menerima karcis parkir jangan langsung parkir motor/mobil, namun segera belokkan kendaraan ke kiri untuk cek phisik. <strong>PENTING</strong> : <span style="color:#ff6600;">MENGHEMAT WAKTU</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">b. setelah gesek bodi dan mesin, parkir motor/mobil di tempat parkir dan kembali ke loket cek phisik untuk ambil hasil cek phisik.</p>
<p style="text-align:right;padding-left:30px;">estimasi waktu : <span style="text-decoration:underline;">+</span> 15 menit</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">c. masuk gedung SAMSAT, karena perpanjang STNK motor, komuter diarahkan petugas piket untuk segera ke lantai 4 melalui tangga. (cape tapi enak)</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">d. Loket 1a lakukan pengantrian untuk ambil formulir STNK (<span style="color:#cc9900;">perpanjangan, pembuatan baru, dsb</span>)</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">e. Isi formulir tersebut (<span style="color:#cc9900;">usahakan bawa pulpen sendiri, kemarin pinjam</span>), selesai, antri kembali di loket 1d. berikan form + photokopi &#38; dokumen asli KTP, STNK, &#38; BPKB. Setelah itu terima nomor antrian.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">f. Bergeser ke tengah. di loket 2, nomor antri akan dipanggil (<span style="color:#cc9900;">pemanggilan tidak berdasar nomor, jadi lebih baik tunggu didekat Loket 2, duduk santai saja tidak usah kemana-mana <span style="text-decoration:underline;">+</span> 5 menit</span>), di sana terima Surat Setoran Pajak Daerah (<span style="color:#cc9900;">2 lembar, warna biru &#38; putih</span>) yang isinya jumlah biaya STNK yang harus dibayar.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">g. Setelah itu antri di Kasir (<span style="color:#cc9900;">ada 2 kasir</span>), bayar sejumlah uang sesuai yang tertera di form dari loket 2 (<span style="color:#cc9900;">ctt: dapat bayar di ATM Bank DKI yang berlokasi di belakang bangku antrian dan merupakan ATM Bersama</span>). Surat Setoran Pajak Daerah yang kita punya akan di-cap lunas.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">h. Loket terakhir paling kanan. Terdapat LCD yang menampilkan nomor STNK yang sudah diproses. Bisa pantau STNK yang diproses di situ atau tunggu saja panggilan dari petugas sesuai STNK dan nama yang tertera di STNK. (<span style="color:#cc9900;">jangan antri di depan loket, NDESSO</span>).</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">i. Berikan lembaran Surat Setoran Pajak Daerah yang warna biru ke petugas Loket Pengambilan STNK, karena berdasarkan lembar biru itu petugas akan memanggil untuk memberikan plat nomor baru.</p>
<p style="text-align:right;">estimasi waktu : <span style="text-decoration:underline;">+</span> 45 menit</p>
<p style="text-align:justify;">Biasanya petugas akan memanggil dengan otomatis jika plat sudah selesai dibuat, namun pada kasus komuter kemarin, petugas bilang plat akan selesai pada pukul 14.00 waktu setempat karena terpotong waktu istirahat di hari Jumat yang cukup panjang. (waktu itu sekitar pukul 10.15)</p>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah petugas tersebut memberi solusi yang cukup jitu. Kembali ke tempat cek phisik, di sebelahnya tempat pembuatan plat nomor. berikan lembar biru yang sudah tertanda lunas ke petugas di sana dan tunggu <span style="text-decoration:underline;">+</span> 3 menit plat nomor baru HOT sudah selesai. ingat !!! HOT plat nomor yang anda terima masih panas karena baru dicetak dan disemprot warna. jemur sebentar biar kering dan BOENGKOESSSS.</p>
<p style="text-align:justify;">tips :</p>
<p style="text-align:justify;">datang pagi antara pukul 08.00 ~ 09.00</p>
<p style="text-align:justify;">langsung cek phisik untuk menghemat waktu</p>
<p style="text-align:justify;">siapkan uang receh untuk bayar saat cek phisik, (tidak wajib/tidak harus) dan pembuatan plat nomor baru. (tidak wajib/tidak harus)</p>
<p style="text-align:justify;">JANGAN BERDIRI DI DEPAN LOKET, NNNDESSSOOOOOO duduk saja</p>
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jatuh cinta]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/18/jatuh-cinta/</link>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 03:43:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/18/jatuh-cinta/</guid>
<description><![CDATA[sedang jatuh cinta, 16 maret sekian tahun yang lalu akad nikah, 17 maret sekian tahun yang lalu rese]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/eMhRq04vEow?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>sedang jatuh cinta,</p>
<p>16 maret sekian tahun yang lalu akad nikah,</p>
<p>17 maret sekian tahun yang lalu resepsi pernikahan,</p>
<p>kemudian,</p>
<p>komuter mendapat predikat baru &#8211;&#62; ojeker,</p>
<p>karena setiap hari pulang pergi menjemput dan mengantarnya</p>
<blockquote><p>selamat ulang tahun perkawinan</p></blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[mimpi,]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/10/mimpi/</link>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 02:02:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/10/mimpi/</guid>
<description><![CDATA[ingin punya motor yang seperti ini : atau ini : mimpi kaleeee&#8230;..]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>ingin punya motor yang seperti ini :</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-393" title="mimpi1" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/03/czysz_1.jpg?w=604&#038;h=314" alt="mimpi1" width="604" height="314" /></p>
<p>atau ini :</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-394" title="mimpi2" src="http://pengendara.files.wordpress.com/2009/03/czysz_3.jpg?w=604&#038;h=453" alt="mimpi2" width="604" height="453" /></p>
<p>mimpi kaleeee&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jurnal komuter #3]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/09/jurnal-komuter-3/</link>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 03:58:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/03/09/jurnal-komuter-3/</guid>
<description><![CDATA[sebenarnya jurnal ini meneruskan jurnal pertama. minggu, 17.30 memindahkan motor dari parkiran belak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya jurnal ini meneruskan <a title="jurnal #1" href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/24/jurnal-komuter-1/" target="_blank">jurnal pertama</a>.</p>
<p>minggu, 17.30</p>
<p style="text-align:justify;">memindahkan motor dari parkiran belakang ke depan. jarak <span style="text-decoration:underline;">+</span> 15 m. pertama motor bisa dinyalakan kemudian setengah jalan mampir di gedung lama. selesai mampir, nyalain motor lagi. tidak bisa&#8230;. lama sekali baru berhasil. jadi agak-agak ngadat nih motor.</p>
<p>senin, 08.30</p>
<p style="text-align:justify;">setelah melaksanakan tugas piket dari minggu pukul 08.00 hingga senin pukul 08.00 alias 24 jam. tibalah saatnya pulang. menyalakan motor dengan sedikit perjuangan akhirnya menyala juga. teman melihat sesuatu yang aneh, dia menunjuk ke bawah motor, ternyata ada cairan yang deras mengalir dari karburator tepat di atas mesin. setelah dicek meyakinkan itu adalah bensin.</p>
<p style="text-align:justify;">bingung, akhirnya atas saran seorang <a title="sulaiman" href="http://jenahudin.wordpress.com" target="_blank">teman</a>. di lokasi kebocoran, komuter tambal dengan sabun mandi. berhasil, segera berangkat menuju service beress alias bengkel resmi s****i.</p>
<p style="text-align:justify;">servis rutin, ganti oli, + ganti rantai keteng + gir nya + adjuster. semua menghabiskan biaya Rp. 213.000,-</p>
<p style="text-align:justify;">semoga bagus.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jurnal komuter #1]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/02/24/jurnal-komuter-1/</link>
<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 06:44:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/02/24/jurnal-komuter-1/</guid>
<description><![CDATA[setelah velg, ban belakang pakai 3.00 x 17, velg belakang 1.85, teromol standart baru dengan laher d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">setelah <a href="http://pengendara.wordpress.com/2009/02/10/velg-2/">velg</a>,</p>
<p>ban belakang pakai 3.00 x 17, velg belakang 1.85, teromol standart baru dengan laher dua kiri kanan, karet untuk sproket belakang baru. sempat jalan dengan gagah selama dua minggu-an.</p>
<p align="center">selanjutnya akan komuter terbitkan jurnal sebagai komuter dalam postingan-postingan yang menggambarkan cerita perjalanan yang komuter lakukan.</p>
<p align="justify">rabu 16.30,<br />
dalam perjalanan pulang dari pondok labu melambung ke ciputat dalam rangka pelaksanaan tugas sebagai ojeker. dari ciputat masuk pondok pinang, pindok indah, memutar di jembatan permata hijau mengikuti rel kereta api. setelah Slipi, memotong rel KA. menuju arah pejompongan roda belakang goyang.<br />
ada apa gerangan&#8230;<br />
ternyata ban kempes. berhenti, menurunkan muatan, dorong sekitar 3 m (dekat amat) istirahat 15 menit sambil nongkrongin tukang tambal ban (selanjutnya disingkat ttb) menambal ban.<br />
jalan lagi.<br />
setelah putaran di jalan Benyamin Sueb, kemayoran, pantat gealgeol lagih. dorong 10 m (jauhan dikit) ketemu ttb. ganti ban dalam biar tidak merepotkan.<br />
masalah selesai ? &#8230;.<br />
keesokkan harinya Kamis pukul 05.45,<br />
bendungan jago jadi saksi ngedropnya tenaga motor. sengaja tidak berhenti karena memang tidak ada bengkel dan tidak berani bongkar motor sendiri. terpaksa jalan dengan kecepatan 20 km/jam, pelaaan bangetd. lepas patung pak tani, kembali pantat gealgeol, ban belakang kempes lagih. dorong-dorong motor seputaran TIM Cikini, mampir di warung tempat orang pada sarapan sambil menunggu ttb buka. pukul 08.00 (kebayang berapa lama nunggu?) ban selesai ditambal, jalan lagi. di jalan Sultan Agung mampir di bengkel motor, ternyata ganti busi + ganti saringan bensin. tunggangan kembali greennng.<br />
jumat, 05.30,<br />
di belokkan galur cempaka putih, bau bensin sangat menyengat setelah di tengok ke bawah terlihat bensin mengalir sangat deras. seperti air hujan yang turun dari talang. kuenceng banget alirannya.<br />
menepi, di depan sebuah bengkel. pedagang di gerobak bilang bengkel akan buka pukul 08.00. daripada menunggu 2 jam mending pulang dulu, sarapan + main dengan <a href="http://rajaali.dagdigdug.com">raja ali haji</a><br />
pukul 07.30, bengkel selesai ganti saringan bensin yang menjadi biang kerok ngocornya bensin yang susah payah dibeli.<br />
sabtu, pukul 12.00<br />
dalam perjalanan menuju ciputat dari rumah di parung. pantat kembali gealgeol. aduuuuuh apa lagi siiih. tiba-tiba motor tidak jalan walau digazz, ternyata rantai tidak nyantol di sproket belakang. karena tidak bawa peralatan (bawa juga percuma). mampir lagi di bengkel, ternyata yang namanya tromol belakang suzuki smash memiliki 3 buah laher. selama ini hanya tahu laher yang menempel plek di tromol namun setelah diberi penjelasan oleh tukang bengkel yang terus-terang sangat bagus kerjanya ini, sproket juga memiliki lahernya sendiri.<br />
.<br />
empat hari berturut-turut jaipongan dan bercengkrama dengan tukang bengkel. mudah-mudahan tidak menjadi kebiasaan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[mau,]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/02/24/mau/</link>
<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 06:13:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/02/24/mau/</guid>
<description><![CDATA[mau beli motor karena yang selama ini menemani sudah berusia 5 tahun, jika rekan komuter juga mau, i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>mau beli motor karena yang selama ini menemani sudah berusia 5 tahun, jika rekan komuter juga mau, ini daftar harganya. oh yah dapatnya dari <a title="okezone" href="http://autos.okezone.com/" target="_blank">sinih</a></p>
<p>No  	Merk   	Keterangan/Type  	Harga  	Image</p>
<table class="table-klasemen" border="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left">1</td>
<td align="left">Honda Beat</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Bebek 110 CC</td>
<td align="center">12,000,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">2</td>
<td align="left">Kawasaki Trail KLX 250</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Trail KLX 250</td>
<td align="center">54,900,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">3</td>
<td align="left">Kawasaki Sport Ninja 250</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Sport Ninja 250</td>
<td align="center">46,500,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">4</td>
<td align="left">Kawasaki Sport Ninja RR</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Sport Ninja RR 15O CC</td>
<td align="center">31,500,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">5</td>
<td align="left">Kawasaki Sport Ninja L</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Sport Ninja L</td>
<td align="center">24,100,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">6</td>
<td align="left">Kawasaki Sport Ninja M</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Sport Ninja M</td>
<td align="center">20,800,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">7</td>
<td align="left">Kawasaki Bebek Athlete</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Bebek Athlete</td>
<td align="center">14,300,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">8</td>
<td align="left">Kawasaki ZX 130 VR</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">ZX 130 VR</td>
<td align="center">13,950,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">9</td>
<td align="left">Kawasaki ZX 130 R</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Bebek ZX 130 R</td>
<td align="center">13,150,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">10</td>
<td align="left">Kawasaki Zone VR</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">Bebek Zone VR</td>
<td align="center">12,100,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">11</td>
<td align="left">Honda Revo (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;1997&#60;/td--></p>
<td align="left"></td>
<td align="center">12,900,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">12</td>
<td align="left">Suzuki Thunder</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">14,715,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">13</td>
<td align="left">Suzuki Satria F150</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">150 cc</td>
<td align="center">17,340,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">14</td>
<td align="left">Suzuki Sky Wave Night Rider (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">14,185,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">15</td>
<td align="left">Suzuki Sky Wave (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">13,685,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">16</td>
<td align="left">Suzuki Spin Night Rider (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">12,500,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">17</td>
<td align="left">Suzuki Spin (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">11,675,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">18</td>
<td align="left">Suzuki Spin (Spoke 2 Tone)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">11,500,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">19</td>
<td align="left">Suzuki Spin (Spoke Monotone)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">10,875,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">20</td>
<td align="left">Suzuki Arashi (MT/CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">14,000,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">21</td>
<td align="left">Suzuki Arashi (AT/CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">13,900,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">22</td>
<td align="left">Suzuki Arashi (MT/Spoke)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">13,100,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">23</td>
<td align="left">Suzuki Arashi (AT/Spoke)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">13,100,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">24</td>
<td align="left">Suzuki New Shogun 125 Night Rider (AT/CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">14,630,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">25</td>
<td align="left">Suzuki New Shogun 125 SP (MT/CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">14,430,000.00</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="table-klasemen" style="height:504px;" border="0" width="470">
<tbody>
<tr>
<td align="left">26</td>
<td align="left">Suzuki New Shogun 125 RR (AT/CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">14,230,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">27</td>
<td align="left">Suzuki New Smash Night Rider (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">12,560,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">28</td>
<td align="left">Suzuki New Smash SR (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">12,260,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">29</td>
<td align="left">Suzuki New Smash (Drum)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">11,610,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">30</td>
<td align="left">Yamaha RX King</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">132 cc</td>
<td align="center">16,700,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">31</td>
<td align="left">Yamaha Scorpio Z</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">223 cc</td>
<td align="center">19,485,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">32</td>
<td align="left">Yamaha V-IXION</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">150 cc</td>
<td align="center">19,700,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">33</td>
<td align="left">Yamaha Jupiter MX135LC</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">135 cc</td>
<td align="center">14,285,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">34</td>
<td align="left">Yamaha Jupiter MX135LC (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">135 cc</td>
<td align="center">15,050,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">35</td>
<td align="left">Yamaha New Vega R DB</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">11,500,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">36</td>
<td align="left">Yamaha New Jupiter Z</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">13,260,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">37</td>
<td align="left">Yamaha Jupiter Z (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">14,035,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">38</td>
<td align="left">Yamaha Mio Soul</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">113 cc</td>
<td align="center">13,000,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">39</td>
<td align="left">Yamaha Mio Sporty</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">113 cc</td>
<td align="center">12,085,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">40</td>
<td align="left">Yamaha Mio</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">113 cc</td>
<td align="center">11,310,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">41</td>
<td align="left">Yamaha Nouvo Z</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">113 cc</td>
<td align="center">12,955,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">42</td>
<td align="left">Honda Vario (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">14,350,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">43</td>
<td align="left">Honda Vario</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">110 cc</td>
<td align="center">13,150,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">44</td>
<td align="left">Honda Tiger (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">200 cc</td>
<td align="center">23,000,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">45</td>
<td align="left">Honda Tiger</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">200 cc</td>
<td align="center">20,900,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">46</td>
<td align="left">Honda Mega Pro (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">160 cc</td>
<td align="center">18,500,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">47</td>
<td align="left">Honda Mega Pro</td>
<p><!--td align="center"&#62;2008&#60;/td--></p>
<td align="left">160 cc</td>
<td align="center">17,600,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">48</td>
<td align="left">Honda Supra X 125 PGM-FI</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">15,700,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td align="left">49</td>
<td align="left">Honda Supra X 125 R (SW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">13,600,000.00</td>
<td align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">50</td>
<td align="left">Honda Supra X 125 R (CW)</td>
<p><!--td align="center"&#62;2007&#60;/td--></p>
<td align="left">125 cc</td>
<td align="center">14,600,000.00</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[komuter,]]></title>
<link>http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/</link>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 07:57:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>komuter</dc:creator>
<guid>http://pengendara.wordpress.com/2009/02/18/komuter/</guid>
<description><![CDATA[rekan komuter, sudah saatnya anda-anda sekalian mengetahui, mengapa komuter menyebut diri komuter. i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">rekan komuter,</p>
<p style="text-align:justify;">sudah saatnya anda-anda sekalian mengetahui, mengapa komuter menyebut diri komuter. inilah definisi komuter yang komuter dapatkan dari wikipedia dan memang benar, begitulah adanya komuter.</p>
<p style="text-align:right;">silahkan&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">Kata <a title="definisi dari wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komuter" target="_blank"><strong>komuter</strong></a> (berasal dari bahasa Inggris <em>commuter</em>; dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai <strong>penglaju</strong>), berarti seseorang yang bepergian ke suatu kota untuk bekerja dan kembali ke tempat tinggalnya setiap hari, biasanya dari tempat tinggal yang cukup jauh dari tempat bekerjanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai contoh, para pekerja yang bekerja di Jakarta, biasanya bertempat tinggal di tangerang, depok, Bekasi, dan Bogor, bahkan di tempat yang lebih jauh seperti Karawang, Sukabumi, dan Pandeglang. Mereka disebut <a title="definisi dari wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komuter" target="_blank"><strong>komuter</strong></a> jika mereka pulang pergi dari tempat tinggal mereka ke tempat kerja mereka hampir setiap hari.</p>
<p style="text-align:justify;"><a title="definisi dari wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komuter" target="_blank"><strong>komuter</strong></a> di kota besar seperti Jakarta banyak menghabiskan waktu mereka di perjalanan. Berangkat pagi gelap dan pulang setelah malam menjadi gelap. Hal ini disebabkan kemacetan yang menjadi langganan di kota-kota besar di  Indonesia terutama di Jakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Para <a title="definisi dari wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komuter" target="_blank"><strong>komuter</strong></a> menghadapi masalah mahalnya harga sewa rumah atau tanah di dekat tempat bekerja mereka, sehingga mereka tidak mempunyai pilihan lain kecuali tinggal di tempat yang cukup jauh dari tempat bekerja mereka. Daerah di sekeliling pusat pertumbuhan seperti Jakarta yang merupakan daerah tempat tinggal para <a title="definisi dari wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komuter" target="_blank"><strong>komuter</strong></a> yang bekerja di pusat pertumbuhan tersebut secara demografis disebut sabuk komuter (<em>commuter belt</em>).</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[diskriminasi berdasarkan jumlah roda]]></title>
<link>http://mnrp.wordpress.com/2009/01/16/diskriminasi-berdasarkan-jumlah-roda/</link>
<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 03:32:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>mnrp</dc:creator>
<guid>http://mnrp.wordpress.com/2009/01/16/diskriminasi-berdasarkan-jumlah-roda/</guid>
<description><![CDATA[semoga tidak aneh membaca judul tulisan ini. tetapi itulah kenyataan yang terjadi saat ini. mau meno]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">semoga tidak aneh membaca judul tulisan ini. tetapi itulah kenyataan yang terjadi saat ini. mau menolak atau mencemooh silahkan tetapi itulah realita. kurang puas?</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.pacificplace.co.id/upublic/">pacific place</a> sebagai salah satu tempat belanja paling prestisius di Jakarta merupakan tempat dilakukannya diskriminasi berdasarkan jumlah roda. apa yang didiskriminasi? terang lah.. untuk tempat belanja sebesar dan sekelas bintang lima, ternyata bikin pusing tujuh keliling untuk para pengendara motor. gak ada parkiran motor ! hueeek!!</p>
<p style="text-align:justify;">sudah buka websitenya pacific place?<br />
disana disebutkan</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Accomodating over 2,000 cars, Pacific Place parking provides convenient access dor shoppers and amll visitor to enter the building. The car parks are conveniently located in Basement 1, Basement 2, Basement 3, and Basement 4.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">trus kemana parking untuk motornya?? apa menurut mereka pengendara motor tidak mempunyai daya beli seperti yang punya mobil?? huh!!</p>
<p style="text-align:justify;">seandainya pun ada parkiran motor, adanya di parkiran automall yang jaraknya lumayan juga yah kalau jalan kaki dan ditemani tetesan hujan. inikah bentuk kemajuan dan kapitalisme? diskriminasi telah hadir kembali.. kali ini untuk pengendara motor.. huh&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IBSN: Pengendara]]></title>
<link>http://cantigi.wordpress.com/2009/01/09/ibsn-pengendara/</link>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 03:16:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>cantigi™</dc:creator>
<guid>http://cantigi.wordpress.com/2009/01/09/ibsn-pengendara/</guid>
<description><![CDATA[Cantigi Bandung Indonesia IBSN: Pengendara Komuter Jakarta Raya http://pengendara.wordpress.com/ den]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Cantigi Bandung Indonesia<br />
IBSN: Pengendara<br />
<a rel="nofollow" href="http://pengendara.wordpress.com/"><strong><em>Komuter Jakarta Raya http://pengendara.wordpress.com/</em></strong></a><br />
<img src="http://cantigi.files.wordpress.com/2008/04/20.gif" alt="spacer" /><br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1973" title="blogawardwinner" src="http://cantigi.files.wordpress.com/2009/01/blogawardwinner.png?w=454&#038;h=133" alt="blogawardwinner" width="454" height="133" /><br />
<img src="http://cantigi.files.wordpress.com/2008/04/20.gif" alt="spacer" /><br />
dengan template blog sederhana, <em><a href="http://pengendara.wordpress.com/" rel="nofollow">http://pengendara.wordpress.com/</a></em> sering menghasilkan artikel-artikel bermuatan prosedural yang dibungkus dengan bahasa ciri khas komunitas komuter. bahasanya ringan dan mudah dimengerti, cukup fokus dengan substansi yang ingin disampaikan. cool!</p>
<blockquote><p><span style="color:#104b9a;"><em>&#8220;dan tidak ada hari favorit yang enak dijalani karena setiap hari adalah unik dan tidak bisa diprediksi, harus lewat jalan mana dan bagusnya jam berapa, tidak bisa ditebak. jadi baik pulang atau pergi, saya pakai jalan yang seenak-enaknya saja tergantung mood pada saat itu&#8221;<br />
-pengendara-</em></span></p></blockquote>
<p><!--more--><img src="http://cantigi.files.wordpress.com/2008/04/20.gif" alt="spacer" /><br />
<a rel="nofollow" href="http://pengendara.wordpress.com/2008/12/18/ibsn-mulai/"><strong><em>IBSN: Mulai,</em></strong></a><br />
semua terlihat sederhana, nyaman. mulai judul hingga isi artikel. substansi yang fokus pada satu masalah, orisinalitas, dengan dibungkus bahasa yang mudah dimengerti dan terstruktur. &#8220;ajakan untuk berbuat baik&#8221; nya pun terasa cerdas.<br />
<em>i like this article from the first time registered!</em></p>
<p>tidak aneh jika artikel ini langsung mendapat nilai tertinggi dari 3 penilai sekaligus saat 7 hasil suara pilihan dikumpulkan untuk pertama kali. dan itu cukup membuat kami berpikir keras karena beberapa artikel lainnya memiliki perbedaan nilai yang tipis.</p>
<p>bagaimanapun juga, tim IBSN harus menentukan satu pemenang dari setiap kategori award ini. selamat kepada blog komuter jakarta raya, semoga tetap menjadi manusia sederhana yang cerdas dan rendah hati. terus mau berbagi hal bermanfaat bagi kebaikan orang lain, semoga selalu dianugerahkan kesehatan dan kemudahan menjalani kehidupan ini. amin..</p>
<p><em>pendaftaran artikel 2<sup>nd</sup> IBSN Blog Award akan ditutup akhir minggu ketiga,<br />
25 januari 2008, 23:59:59 wib. yuuk.. bikin artikel bagus lagi..</em> <img src="http://cantigi.files.wordpress.com/2008/03/yes.gif" alt="yessmile" align="middle" /><br />
<img src="http://cantigi.files.wordpress.com/2008/04/20.gif" alt="spacer" /><br />
support IBSN, hopefully useful&#8230; <img src="http://cantigi.files.wordpress.com/2008/03/coffe.gif" alt="coffesmile" align="bottom" /><br />
[cantigi™]</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
