<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pengertian &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/pengertian/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pengertian"</description>
	<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 16:20:48 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pengertian Laju Reaksi]]></title>
<link>http://tugaskimiakami.wordpress.com/2009/12/15/pengertian-laju-reaksi/</link>
<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 08:44:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>tugaskimiakami</dc:creator>
<guid>http://tugaskimiakami.wordpress.com/2009/12/15/pengertian-laju-reaksi/</guid>
<description><![CDATA[Laju reaksi menyatakan seberapa cepat atau seberapa lambat suatu proses berlangsung. Laju juga menya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p align="justify">Laju reaksi menyatakan seberapa cepat atau seberapa lambat suatu proses berlangsung. Laju juga menyatakan besarnya perubahan yang terjadi dalam satu satuan waktu. Satuan waktu dapat berupa detik, menit, jam, hari. Reaksi kimia adalah proses perubahan zat pereaksi menjadi produk. Seiring dengan bertambahnya waktu reaksi, maka jumlah zat pereaksi semakin sedikit, sedangkan produk semakin banyak. Maka laju reaksi dinyatakan sebagai laju berkurangnya zat pereaksi atau laju terbentuknya produk. Umumnya, satuan yang dipakai untuk menyatakan laju reaksi adalah (M/s).</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian yang sama]]></title>
<link>http://hakadosh.wordpress.com/2009/12/08/pengertian-yang-sama/</link>
<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 01:48:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>parhobass</dc:creator>
<guid>http://hakadosh.wordpress.com/2009/12/08/pengertian-yang-sama/</guid>
<description><![CDATA[Matius 26:63-66, BIS Tetapi Yesus diam saja. Sekali lagi imam agung berkata kepada-Nya, &#8220;Demi ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Matius 26:63-66, BIS Tetapi Yesus diam saja. Sekali lagi imam agung berkata kepada-Nya, &#8220;Demi ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian PR]]></title>
<link>http://prbsikelompok4.wordpress.com/2009/12/05/pengertian-pr/</link>
<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 04:26:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>tiarahera</dc:creator>
<guid>http://prbsikelompok4.wordpress.com/2009/12/05/pengertian-pr/</guid>
<description><![CDATA[test doank]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>test doank</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian]]></title>
<link>http://elfasenior2smartsystem.wordpress.com/2009/12/05/pengertian/</link>
<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 02:24:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>elfasenior2smartsystem</dc:creator>
<guid>http://elfasenior2smartsystem.wordpress.com/2009/12/05/pengertian/</guid>
<description><![CDATA[“Member” : Mitra Usaha, bukan Karyawan, Pemegang Saham atau Agen, tapi merupakan Usahawan Independen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="127" valign="top">“Member”</td>
<td width="10" valign="top">:</td>
<td width="944" valign="top">Mitra Usaha, bukan    Karyawan, Pemegang Saham atau Agen, tapi merupakan Usahawan Independent.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“Usahawan Independent”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Pengusaha Mandiri.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“Stokis”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Individu atau member yang secara resmi dan terdaftar berhak menjual Pin Pendaftaran ke <a href="http://www.elfasenior.com/">www.elfasenior.com </a></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“Sponsor”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Member yang mensponsori Calon Member dan berhak memperoleh Bonus Sponsor.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“Upline”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Member yang posisi penempatannya dalam jejaring tepat ada di atas downline. Upline tidak memperoleh Bonus Sponsor kecuali dia berperan sebagai Sponsor.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“Leader”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Member yang sudah mencapai minimal posisi Bronze Manager.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“Username”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Nama atau Kode yang dipakai untuk Log In ke website Elfasenior.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“ID Number”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Nomor Anggota Elfasenior yang diperoleh setelah Proses Pendaftaran selesai.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">“Pin Pendaftaran”</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Angka Khusus yang bisa dipakai satu kali saja untuk mendaftarkan diri ke website : <a href="http://www.elfasenior.com/">www.elfasenior.com </a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kepentingan :)]]></title>
<link>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/12/02/untuk-sebuah-kepentingan/</link>
<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 04:05:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>engkaudanaku</dc:creator>
<guid>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/12/02/untuk-sebuah-kepentingan/</guid>
<description><![CDATA[Berwawasan luas Mau mendengarkan apa yang oranglain katakan Perhatikan dengan cermat dari mana sumbe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Berwawasan luas Mau mendengarkan apa yang oranglain katakan Perhatikan dengan cermat dari mana sumbe]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KISI-KISI SOAL UJIAN ]]></title>
<link>http://risnawatiginting.wordpress.com/2009/12/01/kisi-kisi-soal-ujian/</link>
<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 06:26:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>risnawatiginting</dc:creator>
<guid>http://risnawatiginting.wordpress.com/2009/12/01/kisi-kisi-soal-ujian/</guid>
<description><![CDATA[KLIK DISINI (KISI-KISI UJIAN KELAS VII)]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a rel="attachment wp-att-61" href="http://risnawatiginting.wordpress.com/2009/12/01/kisi-kisi-soal-ujian/kisi/">KLIK DISINI (KISI-KISI UJIAN KELAS VII)</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DARAH]]></title>
<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/11/25/darah/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 00:05:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>tegartia</dc:creator>
<guid>http://tegartia.wordpress.com/2009/11/25/darah/</guid>
<description><![CDATA[BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Darah merupakan jaringan cair yang terdiri dari dua bagian. Bagi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:medium;"><strong>BAB I</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:medium;"><strong>PENDAHULUAN</strong></span></p>
<p style="text-align:center;">
<p><strong>A.	LATAR BELAKANG</strong></p>
<p><strong> </strong>Darah merupakan jaringan cair yang terdiri dari dua bagian. Bagian yang pertama sering disebut bahan interseluler. Fungsi darah sangat penting bagi tubuh kita, terutama darah sebagai suatu alat transportasi yang ada dalam tubuh. Tekanan darah dalam tubuh harus selalu seimbang agar kondisi tubuh juga seimbang. Tekanan darah yang terlalu tinggi disebut hipertensi sedangkan tekanan darah yang terlalu rendah disebut dengan hipotensi.</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>B.	RUMUSAN MASALAH</strong></p>
<ol>
<li>Apakah 	pengertian dari darah ?</li>
<li>Bagaimanakah 	fungsi dari darah ?</li>
<li>Terdiri dari 	apa sajakah sel darah itu ?</li>
<li>Apakah yang 	dimaksud tekanan darah dan faktor apa saja yang mempertahankannya ?</li>
</ol>
<p><strong>C.	TUJUAN</strong></p>
<ol>
<li>Untuk 	mengetahui pengertian dari darah.</li>
<li>Untuk 	mengetahui fungsi darah.</li>
<li>Untuk 	mengetahui susunan sel darah.</li>
<li>Untuk 	mengetahui pengertian dari tekanan darah dan faktor yang 	mempertahankannya.</li>
</ol>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:medium;"><strong>BAB II</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:medium;"><strong>PEMBAHASAN</strong></span></p>
<p><strong>A.	PENGERTIAN DARAH</strong></p>
<p>Darah adalah jaringan cair yang terdsiri darai dua bagian, yakni bahan interseluler dan sejumlah bahan organik. Volume dari darah secara keseluruhan sekitar satu perdua belas dari berat badan atu lima liter, 55 persennya adalah cairan, sedangkan sisanya adalah sel darah. Plasma darah terdiri dari :</p>
<p>Air 	:   91 %</p>
<p>Protein 	:   8 % (albumin, globulin, protrombin, dan fibrinogen)</p>
<p>Mineral 	:   0,9 % (natrium khlorida, natrium bikarbonat, garam dari kalsium, fosfor, magnesium dan besi)</p>
<p>Gas (Oksigen dan Karbondioksida)</p>
<p>Hormon-hormon</p>
<p>Enzim dan Antigen</p>
<p>Sejumlah bahan organic (glucose, lemak, urea, asam urat, kreatinin, cholesterol dan asam amino).</p>
<p>Volume darah konstan jika tubuh dakam keadaan sehat da diatur oleh tekanan osmotic dalam pembuluh darah dan dalam jaringan sampai batas tertentu.</p>
<p>Sel darah terdiri  dari tiga jenis yakni sel darah merah, sel darah putih dan butir pembeku. Jumlah normal darah atau jumlah sel setiap milimeter kubikdarah adalah kira-kira :</p>
<p><em>Sel Darah Merah</em> 4.500.000  sampai  5.500.000	Rata-rata  5.000.000</p>
<p><em>Sel Darah Putuh</em> 6.000  sampai       10.000	Rata-rata         8.000</p>
<p>Dengan susunan sebagai berikut :</p>
<p>Persen		persen</p>
<p>Sel netrofil ………………………………………   60 sampai 70	       66</p>
<p>Sel eosinofil ………………………………………   1 sampai  4	         3</p>
<p>Sel basofil…………………………………………sampai  2	         1</p>
<p>Limfosit (besar dan kecil)………………………… 20 sampai 30	       25</p>
<p>Monosit……………………………………………  4 sampai   <span style="text-decoration:underline;">8              5</span></p>
<p><em>Jumlah 100</em></p>
<p><em>Trombosit </em>250.000 sampai 500.000	Rata-rata	8.000</p>
<p><strong>B.	FUNGSI DARAH</strong></p>
<p><strong> </strong>Darah dalam tubuh mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Bekerja sebagai 	sistem transport dari tubuh, mengantarkan semua bahan kimia, oksigen 	da nzat makanan yang diperlukan untuk tubuh supaya fingsi normalnya 	dapat dijalankan, dan menyingkirkan karbon dioksida dan hasil 	buangan yang lain.</li>
<li>Sel darah merah 	mengantarkan oksigen ke jaringan dan menyingkirkan sebagian dari 	karbod dioksida.</li>
<li>Sel darah putih 	menyediakan banyak bahan pelindung dan karena berakan fagisitosis 	dari bebrapa sel maka melndungi tubuh terhadap serangan bakteri.</li>
<li>Plasma membagi 	protein yang diperlukan untuk pembentukan jaringan : menyegarkan 	cairan jaringan karena melalui cairan ini semua sel tubuhmenerima 	makanannya. Merupakan kendaraan untuk mengangkut bahan buangan ke 	berbagai organ exkretorik untuk dibuang.</li>
<li>Hormon dan 	enzim diantarkan dari organ ke organ dengan perantaraan darah.</li>
</ol>
<p>Semua jaringan memerlukan persediaan darah yang memadai, yang tergantung pada tekanan darah arteri normal yang dipertahankan. Dalam keadaan duduk atau berdiri, darah yang menuju ke otak harus dipompa ke atas, namun dalam keadaan keadaan rebahan tekanan darah adalah normal. Bila otak tidak menerima darah selama lebih dari 3 sampai 4 menit, maka akan terjadi perubahan-perubahan yang tidak dapat pulih kembali dan beberapa sel otak akan mati.</p>
<p><strong>C.	SUSUNAN SEL DARAH</strong></p>
<p>Sel darah terdiri atas tiga jenis yakni sebagai berikut :</p>
<ol>
<li><strong>Sel Darah 	Merah atau Eritrosit</strong></li>
</ol>
<p>Berupa cakram kecil bikonkaf, cekung pada kedua sisinya, nampak seperti dua buah bulan sabit yang saling bertolak belakang jika dilihat dari samping. Berwarna kuning tua pucat jika dilihat satu per satu, namun berwarna merah jika dilihat dalam jumlah besar dan inilah yang memberi warna merah pada darah strukturnya terdiri atas pembungkus luar atau stroma, berisi massa hemoglobin. Hemoglobin adalah protein yang kaya akan zat besi. Jmlah hemoglobin dalam sel darah merah adalah kira-kira 15 gram setisp 100 ml darah.</p>
<p>Sel darah merah dibentuk alam sum-sum tulang terutama dai tulang pendek, pipih dan tak beraturan dari jaringan konselus pada ujung pipa dan sumsum dalam batang iga-iga dan dari sternum. Perkembangan sel darah merah dalam sumsum tulang melalui berbagai tahap yakni :</p>
<ol>
<li>Mula-mula besar 	dan berisi nucleus tetapi tidak ada hemoglobin.</li>
<li>Mulai diiisi 	oleh hemoglobin.</li>
<li>Kehilangan 	nukleusnya dan baru diedarkan ke dalam sirkulasi darah.</li>
</ol>
<p>Rata-rata panjang hidup darah merah kira-kira 115 hari. Sel menjadi usang dan dihancurkan dalam sistema retikulo-endotelial, terutama dalam limpa dan hati bila terjadi pendarahan maka sel darah merah dan hemoglobinnya sebagai pembawa oksigen akan hilang.</p>
<ol>
<li><strong>Sel Darah 	Putih atau Lekosit</strong></li>
</ol>
<p>Bentuknya lebih besar daripada sel darah merah, nam,un jumlahnya lebih sedikit daripada sel darah merah. Rupanya bening dan tidak berwarna. Terdapat 6.000 sampai 10.000 (rata-rata 8.000) sel darah putih dalam setiap millimeter.hampir 70 persen dari jumlah sel darah pitih merupakan granulosit atau sel polimorfonuklear. Terbentuk dalam sumsum merah tulang. Sel ini berisi sebuah nucleus yang berbelah banyak dan protoplasmanya berbulur, karena inilah disebut sel berbulir atau granulosit. Sel darah putih dikenal menurut sifatnya dalam pewarnaan yakni :</p>
<p>1. Sel netrofil</p>
<p>Paling banyak dijumpai. Sel golongan inimewarnai dirinya dengan pewarna netral, atau campuran pewarna asam dan basa, dan tampak berwarna ungu.</p>
<p>2. Sel eonisofil</p>
<p>Hanya sedikit dijumpai. Sel ini menyerap pewarna yang bersifat asam (eosin) dan kelihatan merah.</p>
<p>3. Sel basofil</p>
<p>Menyerap pewarna basa dan menjadi biru.</p>
<p>4. Limfosit</p>
<p>Membentuk 25 persen dari seluruh jumlah sel darah putih sel ini tidak memiliki gerak seperti amuba. Sel ini dibagi lagi dalam bentuk sel besar dan kecil.</p>
<p>Dengan kekuatan amubodinya sel darah putih dapat bergerak bebas di dalam dan dapat keluar pembuluh darah dan berjalan mengitari seluruh tubuh, sehingga dengan cara ini sel darah putih dapat :</p>
<ol>
<li>Mengepung 	daerah yang terkena infeksi atau cidera.</li>
<li>Menangkap 	organisme hidup dan menghancurkannya.</li>
<li>Menyingkirkan 	bahan lain seperti kotoran-kotoran, serpihan kayu, benang jahitan 	(catgut) dsb dengan cara yang sama.</li>
<li>Sebagai 	tambahan granulosit memiliki enzim yang dapat memecah protein yang 	memungkinkan merusak jaringan hidup, menghancurkan dan membuangnya.</li>
<li>Dengan cara ini 	jaringan yang sakit atau terluka dapat dibuang dan penyembuhan 	dimungkinkan.</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>Butir 	Pembeku atau Trombosit</strong></li>
</ol>
<p>Sel kecil kira-kira sepertiga ukuran sel darah merah. Terdapat 300.000 trombosit dalam setiap millimeter kubik darah. Peranannya penting dalam penggumpalan darah. Penggumpalan (koagulasi) darah <em>dipercepat </em>oleh :</p>
<ol>
<li>Panas yang 	sedikit lebih tinggi dari suhu badan.</li>
<li>Kontak dengan 	bahan kasar seperti pinggiran yang kasar dari pembuluh darah yang 	rusak.</li>
</ol>
<p>Penggumpalan (koagulasi) darah <em>dipercepat </em>oleh :</p>
<ol>
<li>Dingin.</li>
<li>Kalau disimpan 	dalam tabung berlapis lilin di sebelah dalamnya, sebab darah 	memerlukan kontak dengan permukaan yang dapat menjadi basah oleh air 	sebelum dapat bergumpal, sedangkan paraffin tidak memiliki 	permukaanyang dapat basah oleh air.</li>
<li>Dengan ditambah 	kalium sitrat atau natrium sitrat yang menyingkirkan garam kalsium 	yang dalam keadaan normal ada.</li>
</ol>
<p><strong>D.	TEKANAN DARAH DAN FAKTOR YANG MEMPERTAHANKANNYA</strong></p>
<p>Tekanan darah arterial adalah kekuatan tekanan darah ke dinding pembuluh darah yang menampungnya, tekanan ini berubah-ubah pada setiap tahap siklus jantung. Mengukur tekanan darah menggunakan alat yaitu sfignomanometer. Lengan dibalut dengan selembar kantong karet yang dapat dikembungkan, terbungkus dalam sebuah manset dan yang dihubungkan dengan sebuah pompa dan manometer.</p>
<p>Nilai tekanan darah normal (dalam mm Hg) :</p>
<p>Diastolik	Sistolik</p>
<p>Pada masa bayi  ……………………             50	 70 sampai   90</p>
<p>Pada masa anak-anak  ……………..              60	 80 sampai  100</p>
<p>Selama masa remaja  ……………&#8230;              60	 90 sampai  110</p>
<p>Dewasa muda  ……………………..    60 sampai 70         110 sampai  125</p>
<p>Umur lebih tua  …………………&#8230;.    80 sampai 90	130 sampai 150</p>
<p>Ada beberapa faktor yang dapat mempertahankan tekanan tekanan darah yakni sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Kekuatan 	memompa jantung</li>
<li>Banyaknya darah 	yang beredar</li>
</ol>
<p>Dinding pembuluh darah adalah elastik dan dapat mengembung, maka harus didisi lebih supaya dapat dibangkitkan suatu tekanan. Pemberian cairan seperti plasma atau garam akan menyebabkan tekanan naik lagi.</p>
<p>3.	Viskositas (kekentalan) darah</p>
<p>Disebabkan oleh protein plasma dan oleh jumlah sel darah yang beradadi dalam aliran darah. Makinpekat cairan makin besar kekuatan yang diperlukan untuk mendorongnya melalui pembuluh.</p>
<p>4.	Elastisitas dinding pembuluh darah</p>
<p>Di dalam arteri tekanan lebih lebih besar dari yang ada di dalam vena karena otot yang membungkus arteri lebih elastic daripada yang ada pada vena.</p>
<p>5.	Tahanan tepi (resistensi periferi)</p>
<p>Tahanan yang dikeluarkan oleh geseran darah yang mengalir dalam pembuluh. Tahanan utama pada aliran darah dalam sistem sirkulasi besar berada di dalam arteriole.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:medium;"><strong>BAB III</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:medium;"><strong>PENUTUP</strong></span></p>
<p><strong>KESIMPULAN</strong></p>
<p>Darah adalah jaringan cair yang terdsiri darai dua bagian, yakni bahan interseluler dan sejumlah bahan organik. Fungsi-fungsi darah adalah, bekerja sebagai sistem transport dari tubuh, mengantarkan oksigen ke jaringan dan, menyingkirkan sebagian dari karbod dioksida., menyediakan banyak bahan pelindung , membagi protein yang diperlukan untuk pembentukan jaringan</p>
<p>Sel darah terdiri atas tiga jenis yakni  sel darah merah atau eritrosit, sel darah putih atau lekosit, butir pembeku atau trombosit</p>
<p>Tekanan darah arterial adalah kekuatan tekanan darah ke dinding pembuluh darah yang menampungnya, tekanan ini berubah-ubah pada setiap tahap siklus jantung. Faktor yang dapat mempertahankan tekanan tekanan darah adalah kekuatan memompa jantung, banyaknya darah yang beredar, viskositas (kekentalan) darah, elastisitas dinding pembuluh darah, tahanan tepi (resistensi periferi).</p>
<p><strong>SARAN</strong></p>
<p>Diharapkan pada semua mahasiswa dapat memahami pemngertian darah dan dapat memanfaatkan makalah ini untuk kepentingan yang benar.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Macam dan Pengertian Penelitian]]></title>
<link>http://gayul.wordpress.com/2009/11/24/macam-dan-pengertian-penelitian/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 22:42:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>gayul</dc:creator>
<guid>http://gayul.wordpress.com/2009/11/24/macam-dan-pengertian-penelitian/</guid>
<description><![CDATA[Pengertian Penelitian Secara umum penelitian dapat diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan an]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Pengertian Penelitian</strong></p>
<p>Secara umum penelitian dapat diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan- tujuan tertentu.</p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Jenis-jenis Penelitian</strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Jenis      penelitian berdasarkan pendekatan</span></strong></li>
</ol>
<p>Berdasarkan pendekatan, secara garis besar dibedakan dua macam penelitian, yaitu :</p>
<ol>
<li>Penelitian Kuantitatif</li>
</ol>
<p>Penelitian Kuantitatif adalah suatu penelitian yang pada dasarnya menggunakan pendekatan deduktif – induktif. Pendekatan ini berangkat dari suatu kerangka teori , gagasan para ahli ataupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya, kemudian dikembangkan menjadi permasalahan-permasalahan beserta pemecahan-pemecahannya yang diajukan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data empiris di lapangan.</p>
<ol>
<li>Penelitian Kualitatif</li>
</ol>
<p>Penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkapkan gejala secara holistic- kontekstual melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrument kunci. Penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif</p>
<p>&#160;</p>
<ol>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Jenis      penelitian berdasarkan fungsinya</span></strong></li>
</ol>
<p>Secara umum penelitian mempunyai dua fungsi utama, yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperbaiki praktek.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Secara umum dan mendasar dapat dibedakan menjadi 3 macam penelitian :</p>
<ol>
<li>Penelitian      Dasar</li>
</ol>
<p>Penelitian dasar (basic research) disebut juga penelitian murni (pure research) atau penelitian pokok (fundamental research), yaitu penelitian yang diarahkan pada pengujian teori, dengan hanya sedikit atau bahkan tanpa menghubungkan hasilnya untuk kepentingan praktik</p>
<ol>
<li>Penelitian      Terapan</li>
</ol>
<p>Penelitian terapan (applied research) berkenaan dengan kenyataan-kenyataan praktis, penerapan, dan pengembangan pengetahuan yang dihasilkan oleh penelitian dasar dalam kehidupan nyata.</p>
<ol>
<li>Penelitian      Evaluatif</li>
</ol>
<p>Penelitian evaluatif (Evaluation research) difokuskan pada suatu kegiatan dalam suatu unit tertentu. Kegiatan tersebut dapat berbentuk program, proses ataupun hasil kerja, sedangkan unit dapat berupa tempat, organisasi, tau lembaga.</p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>3. </strong><strong><span style="text-decoration:underline;">JENIS – JENIS PENELITIAN BERDASARKAN TUJUANNYA</span></strong></li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p>Jenis – jenis penelitian berdasarkan penelitiannya di bedakan antara lain <em>penelitian deskriptif , prediktif , improftif , dan eksplanatif.</em></p>
<ol>
<li><strong>A. </strong><strong>Penelitian Deskriptif</strong></li>
</ol>
<p>Penelitian deskriptif (<em>deskriptif resear</em>ch) ditujukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan atau fenomena-fenomena apa adanya. Dalam studi ini para peneliti tidak melakukan manipulasi atau memberikan perlakuan-perlakuan tertentu terhadap objek penelitian, semua kegiatan atau peristiwa berjalan seperti apadanya.</p>
<p>&#160;</p>
<ol>
<li><strong>B. </strong><strong>Penelitian Prediktif</strong></li>
</ol>
<p>Penelitian prediktif (<em>predictive research</em>) ditujukan untuk memprediksi atau memperkirakan apa yang akan terjadi atau berlangsung pada saat yang akan datang berdasarkan hasil analisis keadaan saat ini. Dapat dilakukan melalui studi kecenderungan dengan melihat perkembangan melalui jangka waktu tertentu, pada saat ini atau pada saat yang lalu dapat dilihat kecenderungannya pada masa yang akan datang.</p>
<ol>
<li><strong>C. </strong><strong>Penelitian Improftif</strong></li>
</ol>
<p>Penelitian inproftif (<em>improvetive reasearch</em>) ditujukan untuk memperbaiki, meningkatkan atau menyempurnakan suatu keadaan, kegiatan atau pelaksanaan suatu program.</p>
<p>&#160;</p>
<ol>
<li><strong>D. </strong><strong>Penelitian Eksplanatif</strong></li>
</ol>
<p>Penelitian eksplanatif (<em>explanative research</em>) ditujukan untuk memberikan penjelasan tentang hubungan antar suatu fenomena untuk variabel. Penelitian eksplanatif mencoba untuk mencarai hubungan antar hal tersebut. Hubungan tersebut bisa berbentuk hubungan korelasional atau saling hubungan, sumbangan atau kontribusi suatu variabel terhadap variabel lainnya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Overtraining ]]></title>
<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/11/24/overtraining/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 12:17:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>tegartia</dc:creator>
<guid>http://tegartia.wordpress.com/2009/11/24/overtraining/</guid>
<description><![CDATA[2.1. Adaptasi Fisiologik Adaptasi fisiologik terhadap kerja fisik dapat dibagi dalam adaptasi akut d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>2.1. Adaptasi Fisiologik<br />
Adaptasi fisiologik terhadap kerja fisik dapat dibagi dalam adaptasi akut dan kronik. Adaptasi akut merupakan penyesuaian tubuh pada saat kerja dilakukan dan adaptasi kronik merupakan hasil perubahan pada tubuh oleh suatu periode program latihan fisik. Adanya kerja fisik berarti terdapat suatu pembebanan bagi tubuh dan hal ini akan mengakibatkan terjadinya mekanisme penyesuaian dari alat/organ tubuh bergantung pada usia, suhu, lingkungan, berat ringan beban, lamanya, cara melakukan danjumlah organ yang terlibat selama kerja fisik tersebut.</p>
<p><!--more--></p>
<p>2.2    Overtraining<br />
Overtraining adalah suatu proses tentang latihan yang berlebihan di dalam penampilan atlet yang mendorong kea rah overtraining sindrom. Overtraining adalah suatu kekacauan fisik yang ditandai kelelahan di dalam latihan, ketidakmampuan untuk menerima beban pelatihan, gangguan tidur dan perubahan di dldam suasana hati. Walaupun penampilan atlet biasanya secara klinis tidak menunjukkan kelelahan, tetapi ada bukti yang menurut beberapa pengamat yang menunjukkan seorang atlet mengalami overtraining yaitu meliputi penurunan fungsi neutrophil, system kekebalan tubuh, konsentrasi yang menurun. Lebih dari itu timbulnya gejala seperti infeksi/peradangan pada pernafasan. Semua perubahan ini tampak karena diakibatkan karena latihan yang berlebihan, dibanding dari efek overtraining sindrom itu sendiri. Sekarang tidak ada penanda untuk overtraining sindrom, penanda terbaik yang dikenali adalah menurunnya pengeluaran air kencing, tingkatan laktat darah meningkat, capaian dalam olahraga menjadi lemah. Mekanisme yang mendasari overtraining sindrom belum diketahui dengan jelas.<br />
Overtrainning sindrom adalah masalah serius yang ditandai oleh capaian yang berkurang, kelelahan yang meningkat, rasa sakit pada otot, gangguan suasana hati, merasa kehabisan tenaga. Hasil diagnosa pada umumnya dipersulit, tideak danya ukuran diaghnosa yan tepat, dan dokter harus mengesampingkan penyakit lain sebelum hasil diagnosa dapat dibuat. Pencegahan adalah perawatan yang terbaik.<br />
Penegahan dan Perwatan Overtraining<br />
Pencegahan adalah perawatan yang terbauik untuk overtraining. Sebaliknya pada saat pemberian latihan yang cukup berat, istirahatnya pun harus seimbang dengan daya latihan. Pemberian gizi dan tidur yang cukup merupakan cara untuk menyembuhkan overtraining. Tetapi seperti pijatan dan mandi sauna dapat mempercepat kesembuhan.</p>
<p>2.3. Kelaziman Overtraining dan Dampak pada Hasil/Prestasi.<br />
Kelaziman overtraining sindrom sukar unutk diketahui, untuk itu memerlukan survey atlet dalam kelompok besar dari beberapa macam olah raga dalam periode waktu yang cukup lama. Lebih dari itu istilah overtraining menimbulkan suatu reaksi kuat dari atlet dan pelatih, adalah kurang mengidentifikasi atlet ketika overtraining. Kelaziman dalam olah raga unutk mendapatkan daya tahan yang tinggi maka menuntuk volume latihan yang keras dan tinggi. Atlet berprestasi tinggi di dalam latihan dari empat sampai enam jam per hari, enam hari perminggu unutk beberapa bulan tanpa ada waktu yang kosong.<br />
Itu dipercaya dipercaya bahwa ketidakmampuan/ketidakseimbangan antara volume latihan yang tinggi tanpa istirahat yang cukup akan membawa pada kondisi overtraining sindrom. Dapat diartikan bahwa olehraga hamper bisa dipastikan unutk menyebabkan overtraining.</p>
<p>2.4. Adaptasi Kadio Vaskular<br />
Adaptasi fisiolobik terhadap kerja fisik dapat dibagi menjadi dua yakni adaptadi akut dan kronik. Adaptasi akut merupakan penyesuaian tubuh yang terjadi pada saat kerja dilakukan. Adaptasi kronik merupakan hasil perubahan pada tubuh oleh suatu periode program latihan fisik. Adanya kerja fisik berarti terdapat suatu pembebanan bagi tubuh dan hal ini akan mengakibatykan terjadinya mekanisme penyesuaian dari alat/organ tubuh berbantung kepada usia, suhu lingkungan, berat ringan beban, lamanya, cara melakukan, dan jumlah organ yang terlibat selama kerja fisik.<br />
Fungsi utama sistem kardiovaskuler selama kerja fisik selama kerja fisik adalah menghantar darah ke jaringan yang aktiftermasuk oksigen dan nutrien dan mengangkat produk metabolik dari jaringan tersebut ke alat ekskresi. Untuk melakukan tugas tersebut ada paramter yang bisa digunakan yakni frekuensi denyut jantuing yang merupakan parameter sederhana yang mudah diukur dan cukup informatif unutk faal kadiovaskuler. Pada kenyataan istirahat keadaan denyut jantung berkisar anatara 60-80 permenit. Hal ini mudah di deteksi dengan cara palapasi meupun menggunakan alat seperti pulse meter.Cardiac monitoring dan sebagainya, tempat pengukuran dapat di radialis carotis dan pada aspek jantung sendiri.<br />
Frekuensi denyut jantung terendah diperoleh pad keadaan istirahat berbaring. Pada posisi duduk sedikit meningkat dan pada posisi berdiri meningkat lebih tinggi dari posisi duduk. Hal ini disebabkan oleh efek grafitasi yang mengurangi jumlah arus balik vena ke jantung yang selanjutnya mengurangu jumlah isi sekuncup. Untuk menjaga agar curah jantung tetap maka frekuensi denyut jantung meningkat, curah jantung = frekuensi denyut jantung X isi sekuncup. Sebelum seseorang melakukan gerak fisik, frekuensi denyut jantung prakerja meningkat di atas nilai pada keadaan istirahat. Hal ini merupakan refleks anticipatory yang mungkin melalui sekresi catecholamihne dari medula kelenjar adrenal.<br />
Begitu kerja fisik dimulai, frekuensi denyut jantung segera meningkat. Terdapat hubungan linier antara frekuensi denyut jantung dengan intensitas kerja. Makin baik kondisi seseorang akan diperoleh frekuensi denyut jantung yang lebih rendah untuk beban kerja yang sama. Pada suatu saat meskipun beban ditambah tetapi frekuensi denyut jantung tetap. Frekuensi denyut jantung pada keadaan tersebut disebut frekuensi maksimal. Tiap orang mempunyai frekuensi maksimal denyut jantung yang tampaknya mempunyai hubungan erat dengan faktor usia. (frekuensi maksimal denyut jantung = 220 – usia dengan standar deviasi ± 10 denyut).<br />
Apabila seseorang telah melakukan latihan yang rutin dalam waktu yang sudah lama, tetapi merasa kemajuan akan hasilnya sangatlah lambat lama kelamaan orang tersebut akan menghabiskan waktu lebih lama di gym dengan anggapan semakain banyak dia sering latiahn maka hasilnya akan kelihatan lebih cepat. Latihan yang berlebihan apalagi disertai dengan diet rendah kalori yang ketat, dapat menyebabkan suatu kondisi yang disebut overtraining.<br />
Tanda-tanda klasik dari overtraining terjadi apabila seseorang melakukan latihan keras secara terus menerus di gym, tetapi performa latihannya tidaklah menjadi semakin bagus dan meningkat malahan menjadi semakin buruk dan menurun. Performa yang menurun ini biasanya disertai juga dengan perubahan pada mood dengan gejala-gejala gangguan fungsi biokimia serta fisiologis pada tubuh, seperti di antara sakit pada sendi dan otot, kelelahan dan juga kehilangan selera makan.<br />
Secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa kondisi overtraining merupakan kondisi di mana tubuh kurang istirahat unutk melakukan proses pemulihan secara latihan. Selain itu, overtraining sebenarnya juga menimbulkan suatu sindrom psikologis, dimana mereka yang overtraining  karena beban latihan cenderunhg menjadi cepat cemas dan kebingungan sedangkan mereka yang overtraining oleh latihan aerobik dapat mengalami depresi.<br />
Jika overtraining mengarah ke penurunan performa latihan dalam jangka panjang, ada lagi istilah overreaching yang merupakan panurunan performa juga namun jangka waktu yang pendek atau sementara saja. Overreaching ini sering terjadi pada para atlit yang memang diwajibkan untuk melakukan secara rutin, kondisi ini disebabkan karena intensitas latihan yang terlalu berlebih di suatu sesi latihan, misalnya pada atlit binaragawan terjadi karena pada saat latihan ia mengangkat beban terlalu benar atau melakukan set dan repetisi yang terlalu banyak. Overreaching terjadi sementara saja, tapi apabila mengalaminya terus-menerus nantinya juga akan mengarah ke overtraining.<br />
Latihan sebenarnya selalu mengakibatkan semacam bentuk ”cidera” yang disebut penyesuaian mikrotrauma (adaptive microtrauma). Alasan mengapa ini disebut suatu penyesuaian atau adaptasi pada tulang menjadi semakin kuat seiring dengan latihan anda.<br />
Cidera peyesuaian mikroutama pada tubuh ini menghasilkan zat semacam hormon yang disebut cytokines, zat ini dapat memberi anda peringatan awal apabila anda akan memasuki overtraining. Cytokines dapat mempengaruhi reseptor-reseptor pada otak yang selanjutnya mempengaruhi mood anda. Bahkan telah ada bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan antara cytokines dengan depresi. Mereka yang memiliki kandungan cytokines pada tubuh yang cenderung lebih mudah yang menjadi sedih dan pemurung dan semakin tinggi levelnya semakin parah pula efeknya.<br />
Perubahan pada mood ini merupakan tanda-tanda yang paling awal dari overtraining. Jadi sebelum nantinya mengarah ke penurunan performa latihan segera perhatikan mood anda akhir-akhir ini. Memang overtraining bukanlah satu-satunya alasan mengapa mood anda berubah, tetapi apabila sekarang anda merasa sedikit bersemangat, bimbang atau tertekan tanpa sebab yang jelas, cobalah untuk mengingat kembali pola latihan anda akhir-akhir ini.</p>
<p>Efek Buruk Overtraining<br />
Di pusat-pusat kebugaran yang menjamur, seorang personal trainner selalu menyemangati untuk mengangkat beban terberat untuk memperbesar masaa otot. Ada benarnya jika semakin berat beban yang diangkat maka semakin besar pula otot yang dikembangkan. Mungkin akan lebih memaksakan diri untuk berpindah ke berat beban ssecepat mungki dengan repetisi sebanyak-banyaknya.<br />
Sangat disayangkan tidak semua orang memiliki stamina sekuat Hercules dan bukan pula atlit angkat berat atau kuli bangunan profesional. Tubuh memiliki batas toleransi. Bila batas ini dilampaui kesehatan tubuh yang terkena imbasnya. Sistem kekebalan tubuh yang pertama kali mendapat efek buruk overtraining. Fakta ini ditemukan oleh Dr. Roy Shepard beserta tim dari Universitas Toronto-Kanada. Overtraining juga menyebabkan produksi radikal bebas yang berlebihan. Radikal bebas bisa merusak sel tubuh dan membuka pintu masuk penyakit jantung, kanker, penuaan dini dan yang terutama sistem kekebalan tubuh.<br />
Bodybuilding menempatkan insomnia dan jam tidur yang terganggu pada urutan pertama gejala overtraining. Setelah berolah raga, tubuh membutuhkan waktu kurang lebih empat jam untuk bisa dibawa ke alam mimpi. Kalau berniat tidur pada pukul sepuluh malam, maka harus sudah berhenti olehraga jam enam sore.<br />
Ciri berikutnya dalah waktu yang lebih lama untuk penyembuhan luka. Tentunya hal ini terjadi karena menurunnya kekebalan tubuh. Hilkang selera makan, perasaan lelah berkepanjangan  nyeri otot dan hilangnya libido merupakan tanda-tanda overtraining yang lebih nyata. Bila porsi latihan cukup, makja tubuh akan memiliki ciri-ciri yang berlawanan dengan di atas.<br />
Hal pertama yang dilakukan bila sudah terlanjur mengalami gejal-gejala overtraining adalah beristirahat. Berikanlah satu minggu penuh untuk tubuh beristirahat dan memulihkan diri. Penuhi juga asupan gizi yang dibutuhkannya. Makanan yang mengandung vitamin E dan C serta makanan yang mengandung karoten sangat dianjurkan untuk dimakan karena merupakan anti oksidan. Antioksidan bekerja dengan menyeimbangkan radikal bebas sehingga sistem kekebalan tubuh tubuh dapat diperbaiki.<br />
Menghindari overtraining memang sangat sulit karena bisa meragukan apakah tubuh lelah atau tidak bersemangt. Yang jelas jika tubuh sudah tidak kuat lagi mengangkat beban jangan paksakan diri. Kurang tidur dan kurang istirahat juga bisa berkontribusi dalam menyukseskan tubuh untuk overtraining.oleh karena itu jangan korbankan waktu istirahat. Ketahuilah bahwa otot mengembangkan dirinya di saat beristirahat bukan di saat latihan. Istirahat melalui tidur yang cukup akan mempersiapkan energi anda agar mampu mengangkat beban di hari berikutnya. Kita harus memastikan tangki nutriei mampu untuk menyokong latihan, intinya adalah keseimbangan. Bila protein yang dimasukkan ke dalam tubuh lebih banyak dibandingkan latihan, maka kelebihan protein ini akan kjeluar melalui urin.\ tetapi bila stok protein kurang akan menyebabkan overtraining.<br />
Menghindari overtraining bukan berarti mengurangioptimalisasi latihan, hanya perlu untuk mnjadwal ulang latihan. Tidak perlu tujuh minggu untukl latihan di gym. Empat hari dalam seminggu sudah cukup untuk mengoptimalisasi latihan. Contohnyha bisa berlibur dari gym di hari senin. Sebagai gantinya kita bisa melatih otot dada dan trisep nsetiap hari selasa, di hari rabu bisa berlatih otot kaki dan mengambil istirahat di hari kamis. Kembali ke gym pada hari jum’at untuk melatih otot punggung dan bisep. Dalam memahami otot tubuh, kita tidak perlu berlatih berlebihan hanya karena ingin cepat-cepat memiliki bentuk tubuh sempurna. Bila anda melakukan dengan benar dan teratur maka tubuh akan menjadi apa yang anda ingingkan pada waktunya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apa itu Agama Islam?]]></title>
<link>http://kongjaya.wordpress.com/2009/11/24/apa-itu-agama-islam/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 01:52:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>jiwaraja</dc:creator>
<guid>http://kongjaya.wordpress.com/2009/11/24/apa-itu-agama-islam/</guid>
<description><![CDATA[Agama Islam adalah agama yang diajarkan langsung oleh Sang Maha Pencipta Allah swt yang diwahyukan m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Agama Islam adalah agama yang diajarkan langsung oleh Sang Maha Pencipta Allah swt yang diwahyukan m]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SARANA DAN PRASARANA]]></title>
<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/11/22/sarana-dan-prasarana/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 22:39:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>tegartia</dc:creator>
<guid>http://tegartia.wordpress.com/2009/11/22/sarana-dan-prasarana/</guid>
<description><![CDATA[1. Pengertian Sarana dan Prasarana Umum ¶  Sumber       :   Internet (diakses 11 Februari 2008) Penu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>1. </strong><strong>Pengertian Sarana dan Prasarana Umum</strong></li>
</ol>
<p>¶  Sumber       :   Internet (diakses 11 Februari 2008)</p>
<p>Penulis       :   Asep</p>
<p>Sarana adalah perlengkapan yang dapat dipindah-pindahkan untuk mendukung fungsi kegiatan dan satuan pendidikan, yang meliputi : peralatan, perabotan, media pendidikan dan buku.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Sumber       :   Kamus umum Bahasa Indonesia</p>
<p>Penyusun   :   Drs. Sulkan Yasin &#38; Drs. Soeharto Hapsana</p>
<p>Penerbit      :   Maker Surabaya</p>
<p>Terbitan      :   Malang, Januari 1990</p>
<p>Sarana adalah alat, cara, syarat.</p>
<p>Prasarana adalah prasyarat yang utama.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Sumber       :   Kamus Besar Bahasa Indonesia</p>
<p>Sarana adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai alat dalam mencapai makana dan tujuan.</p>
<p>Prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Sumber       :   Menurut Sagne dan Brigs dalam Latuheru, 1988:13</p>
<p>Sarana prasarana adalah alat secara fisik untuk menyampaikan isi pembelajaran.</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<ol>
<li><strong>2. </strong><strong>Pengertian Sarana Prasarana Olah Raga</strong></li>
</ol>
<p>¶  Sumber       :   Menurut Wirjasanto (1984:154)</p>
<p>Sarana prasarana olah raga adalah suatu bentuk permanen, baik itu ruangan di luar maupun di dalam. Contoh : cymnasium, lapangan permainan, kolam renang, dsb.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Sumber       :   Lokakarya tentang Fasilitas Olah Raga (1978-1979)</p>
<p>Sarana prasarana olah raga adalah semua lapangan dan bangunan olah raga serta perlengkapannya. Meliputi : lapangan terbuka dan tertutup serta perlengkapan fasilitas olah raga.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Sumber       :   Seminar Prasarana Olah Raga Untuk Sekolah dan Hubungannya dengan Lingkungan (1978)</p>
<p>Sarana prasarana olah raga adalah semua sarana prasarana olah raga yang meliputi semua lapangan dan bangunan olah raga beserta perkengkapannya untuk melaksanakan program kegiatan olah raga.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Sumber       :   Kumpulan Makalah Manajemen Olah Raga (halaman 38)</p>
<p>Sarana olah raga adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk dan jenis peralatan serta perlengkapan yang digunakan dalam kegiatan olah raga.</p>
<p>Prasarana olah raga adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari tempat olah raga dalam bentuk bangunan di atasnya dan batas fisik yang statusnya jelas dan memenuhi persyaratanyang ditetapkan untuk pelaksanaan program kegiatan olah raga.</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<ol>
<li><strong>3. </strong><strong>Pengertian Sarana Prasarana Untuk Pendidikan Jasmani</strong></li>
</ol>
<p>¶  Sumber       :   Skripsi (2004)</p>
<p>Judul          :   Studi Tentang Sarana Prasarana dan Tingkat Kesegaran Jasmani siswa SLTP se-Kecamatan Kota Kab. Sumenep</p>
<p>Penyusun   :   Akhmad Rasidi</p>
<p>Sarana pendidikan jasmani dan kesehatan adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat demi tercapainya tujuan pendidikan jasmani dan kesehatan.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Sumber       :   Skripsi (2004)</p>
<p>Judul          :   Studi Tentang Sarana Prasarana dan Tingkat Kesegaran Jasmani siswa SLTP se-Kecamatan Kota Kab. Sumenep</p>
<p>Penyusun   :   Akhmad Rasidi</p>
<p>Sarana Penjas adalah alat dan perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan pendidikan jasmani. Misalnya : net, raket, bola, matras.</p>
<p>Prasarana Penjas adalah sarana penunjang utama terselenggaranya kegiatan olah raga. Misalnya : gedung dan lapangan olah raga.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  Definisi Operasional</p>
<p>Sarana Penjas adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat demi tercapainya tujuan pendidikan jasmani dan kesehatan.</p>
<p>Prasarana Penjas adalah segala sesuatu yang dapat menunjang tercapainya tujuan pendidikan jasmani dan kesehatan.</p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>KESIMPULAN :</strong></p>
<p>¶  <em>Sarana Prasarana</em> adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk jenis bangunan/tanpa bangunan beserta dengan perlengkapannya dan memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan kegiatan olah raga.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  <em>Sarana Prasarana Olah Raga</em> adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk jenis bangunan/tanpa bangunan yang digunakan untuk perlengkapan olah raga.</p>
<p>&#160;</p>
<p>¶  <em>Sarana Prasarana Pendidikan Jasmani</em> adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk jenis bangunan/tanpa bangunan yang digunakan untuk melaksanakan proses belajar mengajar penjas.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian Dasar Logika Algoritma Part 3]]></title>
<link>http://ermina2502.wordpress.com/2009/11/15/pengertian-dasar-logika-algoritma-part-3/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 09:04:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>ermina2502</dc:creator>
<guid>http://ermina2502.wordpress.com/2009/11/15/pengertian-dasar-logika-algoritma-part-3/</guid>
<description><![CDATA[Kata ALGORITMA berasal dari nama Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi. Abu Ja’far Muhammad Ib]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kata ALGORITMA berasal dari nama Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi. Abu Ja’far Muhammad Ib]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian Data, Informasi, Knowledge, dan Sistem]]></title>
<link>http://risyana.wordpress.com/2009/11/14/pengertian-data-informasi-knowledge-dan-sistem/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 17:08:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>risyana</dc:creator>
<guid>http://risyana.wordpress.com/2009/11/14/pengertian-data-informasi-knowledge-dan-sistem/</guid>
<description><![CDATA[Oleh : Eka Risyana Pribadi Tulisan ini merupakan tulisan pertama dari serial makalah seminar Pendidi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oleh : Eka Risyana Pribadi Tulisan ini merupakan tulisan pertama dari serial makalah seminar Pendidi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kedudukan Sholat]]></title>
<link>http://amaniah.wordpress.com/2009/11/13/kedudukan-sholat/</link>
<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 09:27:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>amaniah</dc:creator>
<guid>http://amaniah.wordpress.com/2009/11/13/kedudukan-sholat/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Kedudukan Sholat Kedudukan Sholat Sholat merupakan salah satu rukun Islam setelah syahadatain]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#160;</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="2" width="100%" bgcolor="#c0c0c0">
<tbody>
<tr>
<td align="left">
<div><span style="font-family:Arial;font-size:medium;">Kedudukan  Sholat</span></div>
</td>
<td align="right"><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><a href="rukunsholat.htm"><br />
</a> </span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<hr /><strong>Kedudukan Sholat</strong></p>
<div><span style="font-family:Verdana;">Sholat  merupakan salah satu rukun Islam setelah syahadatain. Dan amal yang paling utama  setelah syahadatain. Barangsiapa menolak kewajibannya karena bodoh maka dia  harus dipahamkan tentang wajibnya sholat tersebut, barangsiapa tidak meyakini  tentang wajibnya sholat (menentang) maka dia telah kafir. Barangsiapa yang  meninggalkan sholat karena menggampang-gampangkan atau malas, maka wajib baginya  untuk bertaubat kepada Allah. </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;">Bersabda  Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam:</span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;">&#8220;Pemisah di  antara kita dan mereka (orang kafir) adalah sholat. Barangsiapa meninggalkannya  maka sungguh dia telah kafir.&#8221; (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu  Majah).</span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;">Sholat dalam  Islam mempunyai kedudukan yang tidak disamai oleh ibadah-ibadah lainnya. Ia  merupakan tiangnya agama ini. Yang tentunya tidaklah akan berdiri tegak kecuali  dengan adanya tiang tersebut.}<br />
<!--more--></span><span style="font-family:Verdana;">Sabda  Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam menegaskan: &#8220;Pondasi (segala) urusan  adalah Islam, dan tiangnya (Islam) adalah sholat, sedangkan yang meninggikan  martabatnya adalah jihad fi sabilillah.&#8221; (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad.  Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)</span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;">Sholat  merupakan kewajiban mutlak yang tidak pernah berhenti kewajiban melaksanakannya  sekalipun dalam keadaan takut, sebagaimana firman Allah Ta&#8217;ala menunjukkan:  &#8220;Peliharalah segala sholat(mu), dan (peliharalah) sholat wustha. Jika kamu dalam  keadaan takut (akan bahaya), maka sholatlah sambil berjalan atau berkendaraan.  Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (sholatlah) sebagaimana  Allah telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui.&#8221; (QS. AL-baqarah :  238 &#8211; 239).</span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;">Sholat adalah  ibadah yang pertama kali diwajibkan Allah dan nantinya akan menjadi amalan  pertama yang dihisab di antara malan-amalan manusia serta merupakan akhir wasiat  Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam, sebagaimana disebutkan dalam sabdanya:  &#8220;Sholat, sholat dan budak-budak yang kamu miliki.&#8221; (HR. Ibnu Majah dan Ahmad.  Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)</span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Verdana;">Sholat yang  nantinya akan menjadi amalan terakhir yang hilang dari agama ini. Jika sholat  telah hilang, berarti hilanglah agama secara keseluruhan. Untuk itu Rasulullah  shallallahu &#8216;alaihi wa sallam mengingatkan dengan sabdanya: &#8220;Tali-tali (penguat)  Islam sungguh akan musnah seikat demi segera berpegang dengan ikatan berikutnya  (yang lain). Ikatan yang pertama kali binasa adalah hukum, dan yang terakhir  kalinya adalah sholat.&#8221; (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim. Dishahihkan oleh  Syaikh Al Albani).</span></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian Komputer]]></title>
<link>http://itcompare.wordpress.com/2009/11/09/pengertian-komputer/</link>
<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:51:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>itcompare</dc:creator>
<guid>http://itcompare.wordpress.com/2009/11/09/pengertian-komputer/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#160;</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-64" title="spyware_385x261" src="http://itcompare.wordpress.com/files/2009/11/spyware_385x261.jpg" alt="spyware_385x261" width="385" height="261" />Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.  Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).  Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti &#8220;komputer&#8221; adalah &#8220;yang memproses informasi&#8221; atau &#8220;sistem pengolah informasi.&#8221;  Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manfaat Rumput Laut dan Algae Bahan pembuatan Agar-Agar]]></title>
<link>http://manting.wordpress.com/2009/11/09/manfaat-rumput-laut-dan-algae-bahan-pembuatan-agar-agar/</link>
<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 07:49:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>Manting</dc:creator>
<guid>http://manting.wordpress.com/2009/11/09/manfaat-rumput-laut-dan-algae-bahan-pembuatan-agar-agar/</guid>
<description><![CDATA[Manfaat Rumput Laut dan Algae Bahan pembuatan agar-agar, yakni rumput laut, banyak terdapat di laut ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Manfaat Rumput Laut dan Algae Bahan pembuatan agar-agar, yakni rumput laut, banyak terdapat di laut yang mengelilingi Indonesia. Jenis pangan ini mengandung perbagai unsur gizi dan sifat-sifat yang bisa menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Jadi, bahan pangan ini bisa mencegah terjadinya penyakit jantung, hipertensi, serta diabetes melitus. Dalam bahasa ilmiah, rumput laut (seaweed) dikenal dengan istilah alga atau ganggang. Dilihat dari ukurannya, rumput laut terdiri dari jenis mikroskopik dan makroskopik. Alga makroskopik inilah yang seharihari kita kenal sebagai rumput laut. Berdasar pigmen (zat warna) yang dikandung, alga dikelompokkan atas empat kelas, yaitu Rhodophyceae (ganggang merah), Phaeophyceae (ganggang cokelat), Chlorophyceae (ganggang hijau), dan Cyanophyceae (ganggang hijau-biru). Alga hijau dan alga hijau biru, banyak yang hidup dan berkembang di air tawar. Jenis alga ini tidak mempunyai arti penting sebagai bahan makanan. Sebaliknya, alga cokelat dan alga merah merupakan penghuni laut yang cukup eksklusif dalam kedudukannya sebagai bahan pangan dan nonpangan.</p>
<p><!--more-->Bila berbicara tentang rumput laut, yang dimaksudkan adalah dari jenis alga cokelat dan alga merah ini. Alga cokelat hidup di perairan yang dingin, alga merah di daerah tropis. Rumput laut merupakan bagian terbesar dari tanaman laut yang memegang peran cukup penting dalam fungsinya sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Secara garis besar, rumput laut dibedakan sebagai penghasil agar, karaginan, furcelaran, dan alginat. Alga cokelat yang sering disebut kelp atau rockweed, merupakan sumber alginat atau algin, yaitu salah satu jenis polisakarida yang terdiri dari unit-unit asam manurat dan asam glukuronat. Sementara itu, alga merah merupakan sumber bagi karaginan, agar-agar, dan furcelaran. Beberapa jenis rumput laut yang terdapat di Indonesia dan memiliki arti ekonomis penting adalah: • Rumput laut penghasil agar-agar (agarophyte), yaitu Gracilaria, Gelidium, Gelidiopsis, dan Hypnea, • Rumput laut penghasil karaginan (Carragenophyte), yaitu Eucheuma spinosum, Eucheuma cottonii, Eucheuma striatum, • Rumput laut penghasil algin, yaitu Sargasum, Macrocystis, dan Lessonia. Jenis Eucheuma dan Gracilaria sudah dibudidayakan di Indonesia, terutama di Kepulauan Riau, Lampung, Kepulauan Seribu (Jakarta), Bali, Lombok, Flores, Sumba, dan Sulawesi. Pembudidayaan dilakukan di tempat-tempat yang kondisi arusnya relatif tenang, sehingga produktivitasnya dapat ditingkatkan. Wilayah Indonesia yang 70 persen berupa laut dan terdapat 17.500 pulau, merupakan negara yang kaya akan rumput laut. Rumput laut segar tidak dapat disimpan lama pada suhu ruang. Oleh karena itu, harus diolah menjadi bentuk rumput laut kering, tepung agar, tepung alginat, atau tepung karaginan. Selama ini ekspor rumput laut ke mancanegara umumnya dilakukan dalam bentuk rumput laut kering. Dengan demikian, sudah saatnya Indonesia mendirikan industri pengolah rumput laut dan mengekspornya dalam bentuk hasil olahan, seperti agar-agar, karaginan, alginat, dan lain-lain. Sedangkan, ganggang laut atau makro algae adalah tumbuhan purba, yang tidak memiliki akar, daun dan batang sejati. Alga memiliki berbagai bentuk, mulai dari bentuk benang hingga lembaran-lembaran. Algae dominan yaitu: Dictyosphaeria cavernosa, Udotea occidentalis, Neomeris annulata, Halimeda cylindracea, H. opuntia, H. macroloba, H. micronesica, Laurencia obtusa dan Lithothamnion prolifer.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ Khasiat dan Manfaat Jamur Kayu]]></title>
<link>http://manting.wordpress.com/2009/11/08/khasiat-dan-manfaat-jamur-kayu/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 06:20:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>Manting</dc:creator>
<guid>http://manting.wordpress.com/2009/11/08/khasiat-dan-manfaat-jamur-kayu/</guid>
<description><![CDATA[Jamur Kayu merupakan tanaman obat yang berkhasiat dan bermanfaat sebagai obat tradisional yang mudah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-131" title="jamur" src="http://manting.wordpress.com/files/2009/11/jamur.jpeg" alt="jamur" width="261" height="146" />Jamur Kayu merupakan tanaman obat yang berkhasiat dan bermanfaat sebagai obat tradisional yang mudah kita ramu sendiri. Berikut penjelasan singkat tentang tanaman dan pemakaiannya sebagai obat tradisional. Penyakit Yang Dapat Diobati :</p>
<p><!--more--><br />
Sukar tidur (Insomnia), pusing, bronkhitis, asma, silicosis, hepatitis; Hipertensi, sakit jantung, sakit lambung, tidak napsu makan; Rematik;</p>
<p>Pemanfaatan :<br />
Bagian Yang Dipakai:<br />
Badan buah. Setelah dikumpulkan, dicuci lalu dijemur.</p>
<p>KEGUNAAN:<br />
- Badan terasa lemah (Neurasthenia), pusing.<br />
- Rasa lemah akibat sakit lama.<br />
- Sukar tidur (insomnia).<br />
- Bronkhitis kronis, asthma, silicosis.<br />
- Hepatitis.<br />
- Tekanan darah tinggi.<br />
- Sakit jantung koroner (Coronary heart disease).<br />
- Kolesterol tinggi (hipercholesterolemia).<br />
- Sakit lambung (gastritis).<br />
- Tidak napsu makan (anoreksia).<br />
- Rematik sendi (Rheumatic arthritis).<br />
- Menunda ketuaan.</p>
<p>PEMAKAIAN:<br />
Untuk minum: 3-15 g, rebus.<br />
Pemakaian luar. Digunakan untuk pilek (Rhinitis).</p>
<p>CARA PEMAKAIAN:<br />
1. Neurasthenia, sukar tidur, mimpi berlebihan:<br />
3-10 g jamur kayu direbus, minum.</p>
<p>2. Hepatitis kronis, sesak napas (asma bronkhial):<br />
1-2 g jamur kayu dibuat bubuk, seduh dengan air panas, minum<br />
setelah dingin. Lakukan 3 kali sehari.</p>
<p>3. Manguatkan dan meningkatkan daya tahan tubuh:<br />
Rebus 15 g ling zhi dengan 4 gelas air bersih dalam periuk tanah<br />
sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin disaring dan airnya<br />
ditambahkan 1 sendok makan madu. Aduk sampai rata, minum.<br />
Sehari 2 kali, tiap kali minum sebanyak 1 gelas.</p>
<p>CATATAN :<br />
Ling-zhi adalah jamur yang dijual di toko obat dengan berbagai macam kemasan berupa potongan-potongan jamur atau yang sudah diolah seperti kapsul, tablet, sirop, tincture atau suntikan.</p>
<p>Sekian semoga bermanfaat dan penyakit kerabat anda sembuh, dapatkanlah manfaat dan khasiat obat tradisional dari tanaman obat Jamur Kayu dengan mudah bila anda berinisiatif untuk menanam sendiri di rumah anda, di kebun belakang.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Shalat Tahajud]]></title>
<link>http://alhafizh84.wordpress.com/2009/11/07/shalat-tahajud/</link>
<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 03:43:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>alhafizh84</dc:creator>
<guid>http://alhafizh84.wordpress.com/2009/11/07/shalat-tahajud/</guid>
<description><![CDATA[Writed by:  Hafiz Muthoharoh, S.Pd.I Pengertian Tahajjud Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al_Qahthani dal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Writed by:  Hafiz Muthoharoh, S.Pd.I</p>
<p><strong>Pengertian Tahajjud</strong></p>
<p>Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al_Qahthani dalam kitab Shalatut Tathawwu’ Mafhum wa Fadhailu wa Aqsam wa Anwa’ wa Adab fi Dhau’i Al_Kitabi wa As_Sunnati mengatakan bahwa “hajada ar_rajulu” secara bahasa artinya adalah laki_laki tidur malam. Dapat diartikan juga shalat di waktu malam. Adapun orang yang bertahajjud, artinya adalah orang yang bangun malam untuk melakukan shalat. [Lihat Ibnu Manzhur, Lisanul Arab, hal. 3/234; lihat juga Fairuz Abadi, Kamus Al_ Muhith, hal. 418]</p>
<p>Dengan demikian, shalat sunnah tahajjud adalah shalat yang dikerjakan pada malam hari dengan waktu dan syarat_syarat yang telah ditentukan.</p>
<p><strong>Hukum Shalat Sunnah Tahajjud</strong></p>
<p>Hukum shalat sunnah tahajjud adalah sunnah muakkad. Hal ini berdasarkan dalil_dalil di dalam Alquran dan As_Sunnah serta ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin. Allah Ta’ala berfirman,</p>
<p>Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah_mudahan Tuhan_mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji.  <strong>[QS. AlIsra’ (17): 79]</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sebagaimana juga dalam firman_Nya yang lain, “Sesungguhnya kami Telah menurunkan Alquran kepadamu (Hai Muhammad) dengan berangsur-angsur. Maka Bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka. Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada_Nya pada bagian yang panjang dimalam hari. <strong>[QS. Al_Insan (76): 23-26]</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Adapun dalil dari As_Sunnah bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri memberi anjuran untuk melakukan shalat sunnah tahajjud melalui sabda beliau sebagai berikut, “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram. Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Ash_Shiyam, hadits no. 1163]</p>
<p><strong>Keutamaan Shalat Sunnah Tahajjud</strong></p>
<p>Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al_Qahthani dalam kitab Shalatut Tathawwu’ Mafhum wa Fadhailu wa Aqsam wa Anwa’ wa Adab fi Dhau’i Al_Kitabi wa As_Sunnati mengatakan bahwa ada beberapa keutamaan shalat sunnah tahajjud yang amat besar keutamaannya.</p>
<p><strong>1. </strong>Perhatian Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap shalat malam (tahajjud) sampai kedua telapak kaki beliau bengkak_bengkak.</p>
<p>Diriwayatkan dari AlMughirah radhiyallahu ‘anhu bahwa ia menceritakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan shalat malam (tahajjud) hingga kaki neliau bengkak. Ada yang bertanya: Kenapa engkau berbuat begitu wahai Rasulullah! Bukankah Allah telah mengampuni dosa_dosamu yang terdahulu dan yang akan dating?” Beliau menjawab, “Apakah tidak selayaknya aku menjadi hamba yang bersyukur.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayat kan oleh Al_Bukhari dan Muslim. Diriwayatkan oleh Al_Bukhari dalam kitab At_Tafsir, hadits no. 4873; diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Shifatul Munafiqin, hadits no. 2819]</p>
<p><strong>2. </strong>Shalat malam (tahajjud) adalah penyebab besar masuk ke dalam surga.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu bahwa ia menceri-takan, “Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  tiba di Madinah, kaum muslimin berkumpul mengerumuni beliau. Sebagian di antara mereka berkata: Rasulullah sudah dating, Rasulullah sudah datang,” sebanyak tiga kali. Aku pun ikut dating di tengah kerumunan orang banyak untuk dapat melihat beliau. Ketika wajah beliau terlihat jelas olehku, aku pun segera menyadari bahwa wajah beliau bukanlah wajah seorang pendusta. Yang pertama kali terdengar olehku dari ucapan beliau adalah, “Wahai kaum muslimin! Sebarkanlah salam, berikanlah makan kepada fakir miskin, peliharalah hubungan silaturrahim, shalatlah di waktu malam ketika orang banyak sedang tertidur lelap; niscaya kalian akan masuk surga dengan aman.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Ahmad dan At_Tirmidzi]</p>
<p><strong>3. </strong>Shalat malam (tahajjud) termasuk penyebab terangkatnya derajat di kamar_ kamar surga.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Malik Al_Asy’ari radhiyallahu ‘anhu yang menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya dalam surga itu terdapat kamar_kamar yang bagian luarnya memperlihatkan sisi_sisi dalamnya, dan bagian dalamnya memperlihatkan sisi_sisi luarnya; Allah mempersiapkannya bagi orang yang suka memberi makan fakir miskin, selalu berbicara lembut, melakukan banyak puasa, menyebarkan salam, dan bangun malam ketika orang banyak sedang tidur nyenyak.” [Hadits <strong>hasan</strong>, diriwayatkan oleh Ahmad, At_Tirmidzi, dan Ibnu Hibban]</p>
<p><strong>4. </strong>Orang_orang yang memelihara shalat malah (tahajjud) adalah muhsinun yang berhak mendapatkan rahmat Allah Ta’ala dan surga_Nya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala, “Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.” <strong>[QS. Adz_DZariyat (51): 17-18]</strong></p>
<p><strong>5.  <span style="font-weight:normal;">Allah memuji orang_orang yang bangun malam termasuk hamba_hamba Nya yang shalih dan hamba_hamba ar_rahman. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala dalam surat al_furqan ayat 64  sebagai berikut: &#8220;Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.&#8221; <strong>[QS. Al_Furqan (25): 64</strong></span></strong></p>
<p><strong>6. </strong>Allah berfirman memberikan persaksian terhadap iman mereka yang sem-purna. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala sebagai berikut: "Sesungguhnya orang yang benar benar percaya kepada ayat ayat kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang kami berikan." <strong>[QS. As_Sajadah (32): 15-16]</strong></p>
<p><strong>7. </strong>Allah tidak menyamakan mereka dengan yang lain dari kalangan yang tidak memiliki sifat seperti mereka.</p>
<p>(Apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: &#8220;Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?&#8221; Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. <strong>[QS. Az_Zumar (39): 9]</strong></p>
<p><strong>8. </strong>Shalat malam (tahajjud) dapat menghapus dosa_dosa dan menghilangkan kesalahan.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, diriwayatkan bahwa beliau bersabda, “Hendaklah kalian semua melakukan shalat malam (tahajjud). Karena itu adalah kebiasaan orang_orang shalih sebelum kalian, sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah, penghapus kesalahan, dan pencegah dari dosa.” [Hadits <strong>hasan</strong>, diriwayatkan oleh At_Tirmidzi hadits no. 3549]</p>
<p><strong>9. </strong>Shalat malam (tahajjud) adalah shalat yang paling utama setelah shalat wajib.</p>
<p>Berdasarkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan secara marfu’ disebutkan, “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram. Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Ash_Shiyam, hadits no. 1163]</p>
<p><strong>10. </strong>Kehormatan seorang muslim terletak pada shalat malam (tahajjud).</p>
<p>Berdasarkan hadits dari Sahal bin Saad radhiyallahu ‘anhu bahwa Jibril pernah datang kepada Nabi seraya berkata, “Wahai Muhammad ! Silahkan engkau hidup sesukamu, karena engkau akan mati juga. Cintailah siapa saja yang engkau kehendaki, karena engkau pasti akan berpisah dengannya. Berbuatlah sesuka hatimu, karena engkau akan diberi ganjaran.” Kemudian Jibril melanjutkan, “Wahai Muhammad! Sesungguhnya kehormatan seorang muslim itu pada shalat malam (tahajjud). Kemuliannya adalah ketika ia tidak membutuhkan (meminta_minta dari) orang lain.” [Hadits <strong>hasan</strong>, diriwayat kan oleh Al_Hakim. Hadits ini dihasankan oleh Muhammad Nashiruddin Al_Albani dalam kitab Silsilatu Al_Hadits Ash_Shahihah, hadits no. 831]</p>
<p><strong>11. </strong>Shalat malam (tahajjud) menyebabkan pelakunya berhak mendapatkan iri dari orang lain.</p>
<p>Berdasarkan hadits dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu yang menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak dibolehkan hasad selain terhadap dua orang: Orang yang diberi anugerah hapalan Alquran, lalu ia gunakan untuk melakukan shalat malam dan shalat di siang hari; dan kepada orang yang Allah berikan anugerah harta, lalu ia gunakan untuk berinfak siang dan malam.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Shalatul Musafirin, hadits no. 815]</p>
<p><strong>12. </strong>Membaca Alquran dalam shalat malam (tahajjud) adalah harta yang tidak ternilai.</p>
<p>Berdasarkan hadits dari Abdullah bin Amru radhiyallahu ‘anhu yang menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan shalat dengan membaca 10 ayat Alquran, maka akan dihindarkan dirinya sebagai orang_orang yang lalai. Barangsiapa yang melakukan shalat dengan membaca 100 ayat, maka akan ditetapkan dirinya sebagai orang_orang yang khusyu’. Barangsiapa melakukan shalat dengan membaca 1000 ayat, maka akan ditetapkan dirinya sebagai muqanthirin.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kitab Syahru Ramadhan, hadits no. 1398]</p>
<p>Adapun maksud dari muqanthirin adalah orang yang mendapatkan pahala sebesar qunthar (sebesar gunung). [Lihat Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al_Qahthani dalam kitab Shalatut Tathawwu’ Mafhum wa Fadhailu wa Aqsam wa Anwa’ wa Adab fi Dhau’i Al_Kitabi wa As_Sunnati, hal. 110]</p>
<p><strong>Waktu Melaksanakan Shalat Sunnah Tahajjud</strong></p>
<p>Shalat malam (tahajjud) boleh dilaksanakan di awal malam, pertengahan, atau akhir malam. Akan tetapi yang paling afdhal adalah shalat di sepertiga malam terakhir. Dasarnya adalah hadits dari Amru bin Habasah radhiyallahu ‘anhu bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kondisi terdekat seorang hamba dari Rabbnya adalah pada pertengahan malam terakhir. Bila engkau mampu untuk termasuk orang berdzikir pada waktu itu, maka lakukanlah.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh At_Tirmidzi, Abu Daud, dan An_Nasa’i dishahihkan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al_Albani dalam kitab Shahih Sunan Abi Daud, hal. III/183]</p>
<p>Kemudian hadits yang semangkin memperjelas persoalan ini adalah hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rabb kita subhanahu wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika malam tinggal sepertiga yang terakhir. Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada_Ku, niscata akan Aku kabulkan. Siapa yang memohon kepada_Ku, niscaya akan Aku perkenankan. Siapa yang memohon ampunan kepada_Ku, niscaya akan Aku beri ampunan.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Al_Bukhari dan Muslim]</p>
<p>Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha diriwayatkan bahwa ia pernah ditanya, “Amalan apakah yang paling disukai Rasulullah?” Aisyah menjawab, “Yang rutin dilakukan.” Aku (perawi) bertanya, “Kapan beliau mulai bangun malam?” Aisyah menjawab, “Beliau biasa terbangun bila mendengar teriakan (kokokan ayam jantan).” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Al_Bukhari dan Muslim]</p>
<p>Dalam hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha yang lain disebutkan, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa terbangun tengah malam sebatas yang dikehendaki  Allah, dan ketika datang fajar, beliau pasti telah menamatkan sebagian dari Alquran.” [Hadits <strong>hasan, </strong>diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kitab taththawwu, hadits no. 1316]</p>
<p><strong>Jumlah Rakaat Shalat Sunnah Tahajjud</strong></p>
<p>Shalat sunnah tahajjud tidak terbatasi oleh jumlah rakaat tertentu. Dasarnya adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Shalat malam itu dua_dua rakaat. Apabila salah seorang diantara kamu khawatir akan kedapatan waktu shubuh, hendaknya ia berwitir satu rakaat sebagai penutup dari shalat yang dilakukan sebelumnya.” Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Al_Bukhari dan Muslim]</p>
<p>Akan tetapi yang paling utama adalah dengan mencukupkan sebelas rakaat saja, atau 13 rakaat. Karena demikianlah yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan shalat antara usai shalat isya’ hingga fajar sebanyak sebelas rakaat, Dan berwitir satu rakaat. [Hadits <strong>shahih, </strong>diriwayatkan Mulsim]</p>
<p><strong>Adab_Adab Shalat Sunnah Tahajjud</strong></p>
<p><strong>1.  <span style="font-weight:normal;">Ketika hendak tidur, hendaknya berniat untuk bangun malam.</span></strong></p>
<p>Dengan tidurnya itu, meniatkan untuk memperkuat tubuh agar mampu beribadah dan mendapatkan pahala atas tidurnya itu. Dasarnya adalah hadits dari Abu Darda radhiyallahu ‘anhu  bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mendatangi pembaringannya sambil berniat untuk bangun malam, lalu tertidur sehingga tidak sempat melakukannya, pasti Allah tuliskan pahala dari niatnya. Dan tidurnya itu menjadi sedekah buat dirinya dari Allah Ta’ala.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh An_Nasa’i dalam kitab Qiyamul Lail wa Tathawwu’un Nahar, hadits no. 687]</p>
<p><strong>2. </strong>Mengusap wajah untuk menghilangkan kantuk ketika terbangun, lalu berdzikir dan bersiwak.</p>
<p>Berdasarkan hadits <strong>shahih </strong>yang diriwayatkan oleh Al_Bukhari dan Muslim dari Hudzaifah bin Al_Yaman radhiyallahu ‘anhu diriwayatkan bahwa ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bangun malam, beliau menggosok gigi dengan siwak.” Dan berdoa dengan doa bangun tidur lainnya, dan terus berwudhu sebagaimana yang diperintahkan Allah Ta’ala. [Lihat Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf Al_Qathani, Hishnul Muslim, hal. 12-16]</p>
<p><strong>3. </strong>Membuka shalat tahajjud dengan shalat sunnah dua rakaat.</p>
<p>Hal ini berdasarkan perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sabda beliau, sebagaimana dalam hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha yang menceritakan, “Biasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bangun malam, beliau memulai shalatnya dengan dua rakaat ringkas.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Shalatul Musafirin, hadits no. 767[</p>
<p><strong>4. </strong>Dianjurkan melakukan shalat tahajjud di rumah.</p>
<p>Hal ini berdasarkan hadits dari Zaid bin Dzabit radhiyallahu ‘anhu yang menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaknya kalian shalat di rumah kalian. Sesungguhnya shalat yang terbaik bagi seorang hamba adalah di rumahnya, kecuali shalat wajib.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Al_Bukhari dan Muslim]</p>
<p><strong>5. </strong>Secara rutin bangun malam dan tidak meninggalkannya</p>
<p>Berdasarkan hadits dari Abdullah bin Amru bin Ash radhiyallahu ‘anhu yang menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepadanya, “Wahai Abdullah! Janganlah engkau seperti si Fulan. Dahulu ia rajin sekali shalat malam, sekarang ia sudah meninggalkannya.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Muslim hadits no. 1119]</p>
<p><strong>6. </strong>Apabila terserang kantuk, hendaknya meninggalkan shalat dan tidur hingga hilang kantuknya.</p>
<p>Berdasarkan hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha yang menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seseorang di antara kalian mengantuk ketika ia sedang shalat, hendaknya ia tidur hingga hilang rasa kantuknya. Karena kalau ia shalat dalam keadaan mengantuk, bisa jadi ketika ia meminta ampunan kepada Rabbnya, ia malah mencaci maki dirinya sendiri.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Al_Bukahri dan Muslim]</p>
<p><strong>7. </strong>Dianjurkan untuk membangunkan istri.</p>
<p>Berdasarkan hadits Abu Sa’id Al_Khudri dan Abu Hurairah radhiyallahuma diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau ber sabda, “Apabila seseorang bangun di tengah malam, lalu ia membangunkan istrinya, lalu keduanya shalat dua rakaat saja, maka keduanya akan ditetapkan sebagai laki_laki dan wanita yang banyak berdzikir kepada Allah.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam kitab Iqamatush Shalat, hadits no. 1335]</p>
<p><strong>8. </strong>Orang yang bertahajjud hendaknya membaca satu juz Alquran atau lebih, atau paling sedikit yang paling mudah dia baca dan dia pahami.</p>
<p>Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu diriwayatkan bahwa ia pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat malam, lalu beliau shalat empat rakaat. Beliau membaca surat Al_Baqarah, Ali Imran, An_Nisa’, Al_Maidah, dan Al_An’am. [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kitab Ash_Shalah, hadits no. 774]</p>
<p><strong>9. </strong>Dibolehkan shalat sunnah tahajjud berjama’ah sesekali pada waktu malam</p>
<p>Hal ini berdasarkan perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pernah melakukan shalat sunnah dengan sendirian dan berjama’ah. Namun kebanyakan shalat sunnah itu beliau lakukan dengan sendirian. Beliau pernah shalat berjama’ah dengan Hudzaifah; dengan Ibnu Abbas; dengan Anas, ibunya dan seorang anak yatim; dengan Ibnu Mas’ud; dengan Auf bin Malik. Beliau juga pernah shalat sunnah berjama’ah dengan Anas dan ibunya; dengan Ummu Haram, yaitu bibi dari Anas; dengan Utbah bin Malik dan Abu Bakrah; dan dengan para ibu sahabat_sahabat beliau di rumah Utsman. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menjadikan itu sebagai kebiasaan yang rutin. Hanya saja, bila itu dilakukan sesekali, maka hukumnya tidak mengapa. Kecuali shalat sunnah tarawih, karena jama’ah dalam shalat sunnah tarawih adalah sunnah secara terus_menerus. [Lihat Ibnu Taimiyah, Al_Ikhtiyarat Al_Fiqhiyyah, hal. 98]</p>
<p><strong>10. </strong>Hendaknya menutup shalat sunnah tahajjud dengan witir</p>
<p>Berdasarkan hadits Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diriwayatkan bahwa beliau bersabda, “Barang siapa yang melakukan shalat malam, hendaknya ia jadikan witir sebagai akhir shalatnya sebelum shubuh, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan demikian.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh  Al_ Bukhari dan  Muslim]</p>
<p><strong>11. </strong>Hendaknya mengharap pahala dari tidur dan shalat.</p>
<p>Suatu hari Mu’adz bin Jabal dan Abu Musa Al_Asy’ari radhiyallahu ‘anhuma terlibat satu diskusi tentang amal shalih. Mu’adz berkata, “Wahai Abu Abdillah! Bagaimana engkau membaca Alquran?” Abu Musa menjawab, “Aku berusaha melakukan semaksimal  mungkin. Engkau sendiri bagaimana membaca Alquran wahai Mu’adz?” Mu’adz menjawab, “Aku tidur di awal malam, lalu aku bangun setelah menyelesaikan istirahat tidurku. Aku membaca Alquran sebatas yang Allah kuasakan bagi diriku. Sehingga aku mengharapkan pahala dari tidurku sebagaimana aku mengharapkan pahala dari shalatku.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Al_Bukhari dan Muslim]</p>
<p><strong>12. </strong>Memperpanjang berdiri dengan memperbanyak ruku’ dan sujud</p>
<p>Berdasarkan hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalat yang paling baik adalah yang panjang qunutnya.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Mulsim dalam kitab Shalatul Musafirin, hadits no. 756]</p>
<p><strong>Kiat_Kiat Mudah Untuk Melaksanakan Shalat Sunnah Tahajjud</strong></p>
<ol>
<li>Mengenal keutamaan shalat sunnah tahajjud dan kedudukan pelakunya di sisi Allah Ta’ala, serta kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat bahwa mereka akan masuk surga.</li>
<li>Mengenal tipu daya setan dan godaan setan untuk melakukan shalat sunnah tahajjud dan agar manusia meninggalkannya, serta mewanti_wanti orang yang meninggalkan shalat sunnah tahajjud meski sedikit.</li>
<li>Memperpendek angan_angan dan mengingat mati</li>
<li>Menggunakan masa sehat dan masa luang.</li>
<li>Bertekad untuk tidur sedini mungkin, agar bertambah semangat dan  bertambah kekuatan untuk shalat sunnah tahajjud dan shalat shubuh.</li>
<li>Bertekad untuk memelihara adab_adab tidur.</li>
<li>Memperhatikan berbagai hal yang membantu bangun malam untuk shalat sunnah tahajjud.</li>
</ol>
<p>Demikianlah pembahasan seputar shalat tahajjud kali ini. Saya memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan nama-nama_Nya yang agung dan sifat-sifat_Nya yang mulia agar menjadikan amalan saya yang sedikit ini menjadi amalan yang berkah dan ikhlash semata-mata karena mengharapkan wajah_Nya yang mulia, serta menjadikan sarana pendekat kepada surga_Nya bagi penulis, penerbit, pembaca, dan orang-orang yang berpartisipasi dalam menyebarkan tulisan ini.</p>
<p>Saya juga memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar tulisan ini bermanfaat bagi saya dan semua orang yang membutuhkannya. Sesungguhnya Allah-lah sebaik_baik tempat memohon dan semulia_mulia tempat berharap.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian Shalat Tarawih]]></title>
<link>http://alhafizh84.wordpress.com/2009/11/06/pengertian-shalat-tarawih/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 01:52:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>alhafizh84</dc:creator>
<guid>http://alhafizh84.wordpress.com/2009/11/06/pengertian-shalat-tarawih/</guid>
<description><![CDATA[Writed by:  Hafiz Muthoharoh, S.Pd.I Pengertian Shalat Tarawih Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al_Qahtha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Writed by:  Hafiz Muthoharoh, S.Pd.I</p>
<p><strong>Pengertian Shalat Tarawih</strong></p>
<p>Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al_Qahthani dalam kitab Shalatut Tathawwu’ Mafhum wa Fadhailu wa Aqsam wa Anwa’ wa Adab fi Dhau’i Al_Kitabi wa As_Sunnati mengatakan bahwa dinamakan sebagai shalat tarawih (shalat santai), karena para sahabat ketika itu biasa beristirahat setelah empat rakaat.</p>
<p>Shalat tarawih adalah shalat malam di bulan Ramadhan, dan dikerjakan pada awal malam. Disebut sebagai shalat santai di bulan Ramadhan, karena mereka biasa melakukan istirahat setiap selesai dua kali (2x) salam. Hal ini berdasarkan hadits Aisyah radhiyallahu ’anha ketika ditanya, ”Bagaimana shalat yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam pada malam bulan Ramadhan?” Aisyah menjawab, ”Rasulullah tidak pernah melakukan lebih dari 11 rakaat di bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan. Beliau shalat 4 rakaat, tidak usah ditanyakan tentang bagus dan panjangnya. Kemudian shalat 4 rakaat lagi, dan jangan ditanyakan tentang bagusnya dan panjangnya. Kemudian shalat 4 rakaat lagi, dan jangan ditanyakan tentang bagusnya dan panjangnya. Kemudian beliau shalat 3 rakaat.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Al_Bukhari dan Muslim. Diriwayatkan oleh Al_Bukhari dalam kitab At_Tahajjud, hadits no. 1147; dan Muslim dalam kitab Shalatul Musafirin, hadits no. 738]</p>
<p>Syaikh Muhammad bin Shalih Al_’Utsaimin dalam kitab Asy_Syahrul Mumti’, hal. 4/66 menjelaskan bahwa perkataan Aisyah, ”&#8230;..beliau shalat 4 rakaat, kemudian shalat lagi 4 rakaat,” menunjukkan bahwa ada pemisah antara 4 rakaat pertama dengan 4 rakaat kedua dan 3 rakaat terakhir. Pada masing_masing 4 rakaat, beliau melakukan salam setelah dua rakaat.</p>
<p>Hal ini berdasarkan hadits Aisyah radhiyallahu ’anha yang menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam biasa melakukan shalat pada malam hari 11 rakaat, dan berwitir satu rakaat di antaranya. Dalam lafaz lain disebutkan, ”Pada setiap 2 rakaat, beliau salam dan berwitir di akhirnya satu rakaat.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Muslim]</p>
<p>Penulis berkata, ”Berdasarkan penafsiran dari hadits pertama di atas, maka hal ini menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam biasa melakukan salam setelah 2 rakaat. Sebagaimana sabda beliau juga bahwa shalat malam itu hanya dua_dua rakaat.” [Hadits <strong>shahih</strong>, diriwayatkan oleh Imam Al_Bukhari dan Imam Muslim]</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian Sarana Prasarana]]></title>
<link>http://delite20.wordpress.com/2009/11/05/pengertian-sarana-prasarana/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 15:15:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>delite20</dc:creator>
<guid>http://delite20.wordpress.com/2009/11/05/pengertian-sarana-prasarana/</guid>
<description><![CDATA[SARANA DAN PRASARANA Pengertian sarana dan prasarana Umum ü      Buku Pengelolaan Sarana Prasarana R]]></description>
<content:encoded><![CDATA[SARANA DAN PRASARANA Pengertian sarana dan prasarana Umum ü      Buku Pengelolaan Sarana Prasarana R]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sekedar Coretan]]></title>
<link>http://mimpinyakami.wordpress.com/2009/11/04/sekedar-coretan/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 15:09:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>diyannovrida</dc:creator>
<guid>http://mimpinyakami.wordpress.com/2009/11/04/sekedar-coretan/</guid>
<description><![CDATA[Dua hari yang lalu saya secara tidak sengaja menonton film di salah satu channel tv kabel,kalo ga sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dua hari yang lalu saya secara tidak sengaja menonton film di salah satu channel tv kabel,kalo ga salah chanelnya &#8216;mm1&#8242;..Awalnya kami kira itu adalah film bergenre horor,waktu itu nontonnya sama mama..Dalam channel itu memang tidak ada translate bahasa Indonesia,jadi kami nonton,yaaa kira2 aja gitu..Ternyata setalah lama dan tau endingnya..oooo..itu film tentang baby blues..</p>
<p>Jadi dalam film itu diceritakan pasangan muda yang tengah menanti kelahiran anak pertama dan hidup jauh di luar kota,di tengah2 hutan dan ga ada tetangganya kaya kita gini..Diceritakan dalam film itu mereka memiliki rumh yang sangat bagus dengan interior nyaman,fasilitas lengkap,suami mapan,pokonya impian banget d kehidupannya,kaloo diliat dari segi materi dan fisik..Pada suatu waktu si istri ni akan melahirkan,dengan tergopoh2 dia berusaha ke rumah sakit dengan mengendarai mobil sendiri,yaa iy lah..ga punya tetangga,di rumah sendirian,mau gimana lag kan??Karna ga terlalu ngerti sama bahasa tu film,jadi kammi memperkirakan dalam film itu ceritanya istrinya mengalami kesulitan dalam persalilan.Stelah itu diceritakan bagaimana kehidupan mereka setelah si anak melhirkan..si ibu harus terbangun tengah malam karna anaknya bangun,sementara si bapak hanya tidur nyenyak seakan tidak perduli.Lalu si suami menyewa jasa pengasuh,karna ada kejadian si istri terjebak di dalam ruangan sampe si suami pulang dan anaknya hanya bisa nangis&#8230;Dari sebelum melahirkan dicerirakan bahwa si ibu ni mulai berhalusinasi bahwa ada penjahat di sekeliling rumahnya..Halusinansi itu berlanjut sampi sesudah melahirkan dan makin menjadi2,seperti dia merasa ada banyak tikus di boks anaknya,imbasnya si anak diguncang2 dengan keras,membahayakan ya..Selain itu dia juga merasa sudah tidak cantik lagi untuk suaminya..Ketika ada uban sedikit dia langsung mempermak rambutnya,tanpa mempedulikan anaknya.Ada satu kejadian dia pulang dari supermarket,karna parno liat rambutnya habis belanja langsung mengecat rambutnya tandpa sadar dia meninggalkan sang anak di dalam mobil..Sementara dalam film itu diceritakan si suami selalu pulang malam dan dia lebih memilih bersa teman-temannya daripada membantu si istri..PUncaknya si ibu berhalusinsi lagi dan mengubur anaknya hidup-hidup..Setidaknya itu sedikit cerita yg saya dengar dari mama yang lanjut nonton karna saya harus keluar beli susu Kei, dan juga perkiraan kami sendiri,karna maklum lah kemampuan bahasa Inggris yg minim,he2..</p>
<p>Dari beberapa artikel yang saya baca,syndroma baby blues hampir dialami oleh seluruh ibu yang yang baru melahirkan. Baby blues sendiri adalah Perasaan limbung, bingung, tak berdaya, tak mampu mengurus bayi, terikat dengan bayi, sulit konsentrasi, kesepian, terkucil, dan mudah marah, adalah gejala sindroma baby blues. Kondisi ini biasa dirasakan hingga hari ke-14 setelah bersalin atau bahkan bisa lebih. Penyebab: Perubahan kadar hormon. Kadar hormon progesterone, sedangkan prolaktin dan laktogen (hormone pembentuk ASI) meningkat. Ini memicu depresi. Pada saat sama, kadar kortisol (hormon pemicu stress) naik hingga mendekati kadar depresi.Hal ini bisa diperparah oleh sikap suami,sebagai orang terdekat yang tidak perngertian terhadap kondisi yang sedang diala,i oleh si istri seperti tidak mau membantu istri merawat bayi,menuntut istri untuk selalu tampil perfect,dan masih banyak lagi.</p>
<p>Kondisi fisik akibat mengurus bayi sangat menguras tenaga.<br />
Kondisi psikologis dari ibu baru yang biasanya masih gugup menghadapi perubahan peran dan fungsi. Di satu sisi, ia bahagia menjadi ibu, di sisi lain khawatir, sehingga suasanA hati naik turun tak menentu.</p>
<p>Solusi:</p>
<p>* Komunikasikan perasaan Anda kepada orang terdekat dan minta dukungan dari mereka.<br />
* Berkumpul dengan sesama ibu baru untuk saling berbagi cerita.<br />
* Undang teman makan siang atau main facebook, sehingga Anda tidak merasa terkucil.<br />
* Self healing dengan membaca buku-buku tentang pasca persalinan dan meditasi.<br />
* Berkonsultasi ke psikiater bila Anda bila Anda merasa baby blues mengganggu fungsi ibu yang harus segera mengurus bayi.<br />
* Berkonsultasi ke psikiater bila Anda merasa baby blues menganggu fungsi ibu, karena ada kemungkinan Anda ibu mengalami post partum depression.<br />
Disinilah fungsi orang terdekat sangat dibutuhkan seperti suami, orang tua ato teman-teman terdekat..</p>
<p>Perubahan segala sesuatu terhadap wanita setelah melahirkan adalah suatu hal yang tidak bisa ditolak atau ditawa oleh si wanitanya sendiri..Dari perubahan peran yang tadinya hanya seorang istri,sekarang dia harus merangkap peran sebagai ibu pula. Perubahan fiisik yang kadang mengganggu bagi sebagian orang, dari yan tadinya langsing setelah melahirkan bisa langsung (langsung naik bobot badanyya maksudnya). Perubahan-perubahan ini harus dimaklumi oleh beberapa pihak yang dekat dengan wanita,karna para wanita inipun klao disuruh memilih pasti akan memilih tetap cantik,langsing setelah menjadi ibu. Pengertian sang suami berperan besar dalam hal ini..Karna wanita yang hamil kemudian melahirkan adalah suatu hal yang berat,apalagi bagi wanita yang bekerja..Naif sekali lelaki yang menganggap bahwa itu adalah sudah tugasnya wanitu seperti itu dan imbasnya dia seperti tidak perduli terhadap kerepotan yang dialami si istri,yang dia pikir adalah hanya tugasnya mencari nafkah tanpa mau tahu urusan rumah.Tanpa dukungan suami bukan tidak mungkin kejadian seperti dlm film yang tadi saya ceritakan akan terjadi dalam kehidupan kita..Memang ada beberapa tipe wanita. Ada yang snagat perduli dalam penampilannya,sehingga setelah melahirkan dia akan melakukan apapun untuk mengenbalikan bobot tubuh idealnya. Ada juga wanita yang easy going,yang lebih suka &#8216;nikmatin aja lah apa yang ada sekarang&#8217;. Karna dalam hidup ini sebenarny akalo menurut saya lebih nyaman jika apa adanya..Ini bukan menyangkut soal fisik ato materi yang akan musnah bersama bumi ini suatu saat. Menerima pasangan (dalam hal ini si istri) apa adanya akan jauh lebih indah, nyaman, dan saya yakin banyak wanita yang mendambakan seperti ini,diterima apa adanya oleh pasangannya dan timbal balik tentu akan dirasakan juga oleh pasangannya (dalan hal ini si suami).</p>
<p>Jadi intinya perlu kerjasama,pengertian yang besar dalam rumah tangga,apalgi ketika sudah memiliki anak. Insya Allah rumah tangga kita selalu dalam lindungan Allah Swt dan dijadikan keluarga yang sakinnah mawaddah warahmah. Amin..Wallahualam bishowab</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Shalat Tahajjud]]></title>
<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/04/shalat-tahajjud/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 09:48:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
<guid>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/04/shalat-tahajjud/</guid>
<description><![CDATA[Pengertian Shalat tahajjud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur,adapun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Pengertian </strong></p>
<p>Shalat tahajjud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur,adapun batas waktunya adalah setelah shalat isya sampai sebelum subuh.</p>
<p>Shalat tahajjud merupakan shalat yang paling utama setelah shalat wajib. Begitu banyak keutamaan-keutamannya sebagaimana disebutkan dalam Al Qur&#8217;an dan juga hadits Nabi Shallallahu&#8217;alaihiwasallam. Diantaranya &#8220;Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ketempat yang terpuji.&#8221; (AlIsraa&#8217;79).</p>
<p><!--more-->Keutamaannya, manfaatnya, faktor yang memudahkan shalat tahajjud, dll. Di samping itu disertakan pula pembahasan tentang shalat witir. Yang juga menarik untuk disimak adalah pembahasan tentang gambaran Nabi shallallahu&#8217;alaihi wa sallam, para shahabat dan juga para salafush shalih dalam melewatkan malam mereka dengan tahajjud. Mereka melewatkannya dengan penuh kekhusyu&#8217;an. Sampai-sampai Al Hafizh Ibnu &#8216;Asakir meriwayatkan bahwa Imam asy Syafi&#8217;I menangis tiada hentinya ketika membaca ayat-ayat dalam surat Al Mursalat karena penghayatan yang begitu dalam.</p>
<p><strong>Keutamaannya</strong></p>
<p>Allah telah memerintahkan kepada Nabi-Nya agar menjalankan shalat malam itu sebagaimama firman-Nya:</p>
<p><strong>وَ مِنَ اْلَيْلِ فَتَهَجَدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًامَحْمُوْدًا</strong></p>
<p>“<em>Dan dari sebagian malam itu gunakanlah untuk bertahajjud sebagai shalat sunnah bagimu, semoga Tuhanmu akan membangkitkanmu pada kedudukan yang terpuji.”</em></p>
<p>Dijelasakan oleh Allah bahwa orang-orang yang menjaga shalat malam itulah sebenarnya yang berhak dan layak menerima kebaikan serta rahmat-Nya, sebagaimana firman-Nya:</p>
<p><strong>إِنَّ</strong><strong> المُتَقِيْنََ</strong><strong> فِى</strong><strong> جَنَاتٍ</strong><strong> وَعُيُوْنٍ</strong><strong> أخِذِنًَ</strong><strong> مَااتَاهُمْ</strong><strong> رَبُّهُمْ</strong><strong> إِنَّهُمْ</strong><strong> كَانُوْاقَبْلَ</strong><strong> ذَلِكَ</strong><strong> مُحْسِنِيْنَ</strong><strong> كَانُواقَلِيْلاً</strong><strong> مِنَ</strong><strong> اللَيْلِ</strong><strong> مَايَهْجَعُوْنَ</strong><strong> وَ</strong><strong> بِالأَسْحَارِهُمْ</strong><strong> يَشْتَغْفِرُوْنَ</strong><em>.</em></p>
<p>“<em>Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam kebun-kebun dikelilingi mata air. Mereka menerima segala pemberian Allah, sebab dahulu sebelum itu mereka selalu berbuat kebaikan. Bahkan dahulu mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi-pagi sebelum fajar.</em></p>
<p>Mereka dipuji oleh Allah dan dimasukkan dalam golongan hamba-hamba-Nya yang berbakti,sebagaimana firman-Nya:</p>
<p><strong>وَعِبَادُالرَّحْمَنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَطَبَهُمُ اْلَجَاهَلُوْنَ قَالُواْسَلاَمًا</strong><em>,</em><strong>وَاَلَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا</strong><em>.</em></p>
<p>“<em>Dan hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih, ialah mereka yang berjalan di bumi dengan merendahkan diri dan apabila diganggu oleh pembicaraan orang-orang bodoh, mereka itu semalam-malaman beribadat kapada Allah, baik dengan sujud maupun dengan berdiri.”</em></p>
<p>Mereka diakui keimanannya oleh Allah.</p>
<p>Abdullah Bin Salam berkata:</p>
<p>“<em>Pada waktu pertama kali Rasulullah saw datang di Madinah, orang-orang pun berduyun–duyun mengerumuninya. Saya sendiri orang yang datang kepadanya. Ketika saya perhatikan wajahnya, yakinlah saya bahwa wajah beliau itu bukan wajah seorang pendusta. Pertama-tama sabda yang saya dengar dari beliau adalah: ‘Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, hubungilah semua kerabat, bershalatlah di waktu malam dikala orang-orang sedang tidur, pasti kamu semua akan masuk surga dengan selamat sejahtera.</em></p>
<p>Salman Farisi berkata:</p>
<p>“<em>Rasulullah saw bersabda: ‘Kerjakanlah shalat malam, sebab itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelummu dahulu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, pula sebagai penebus kejelekan-kejelekanmu, pencegah dosa serta dapat menghalaukan penyakit dari badan’.”</em></p>
<p><em> </em>Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : <em>“Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.”</em> (HR Ahmad)</p>
<p>Bersabda RosulullahSAW :</p>
<p><em>“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.”</em> ( HR Muslim)</p>
<p>Nabi SAW bersabda lagi : <em> </em></p>
<p><em>“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir.</em></p>
<p>Allah berfirman : <em></em></p>
<p><em>“ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya.  Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.</em>” ( HR Bukhari dan Muslim )</p>
<p>Jumlah Raka’at Shalat Tahajud : Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah.</p>
<p>Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :<em></em></p>
<p><em>“ Shalat malam itu, dua-dua.” </em>( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )</p>
<p>Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :1) 2 raka’at shalat Iftitah.2) 8 raka’at shalat Tahajud.3) 3 raka’at shalat witir Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p><em>“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya.Jika menolak,mukanya disiram air. ” </em>(HR Abu Daud)</p>
<p>BersabdaNabiSAW:<br />
<em>“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hinggakeduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”</em>(HR Abu Daud)Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:</p>
<p><em>“Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat.” </em>(HRTirmidzi) Bersabda Nabi Muhammad saw: <em>“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam.”</em> (HR Muslim) Selain itu, Allah sendiri juga berfirman:<em> Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji</em>. (QS Al-Isra’: 79)</p>
<p>&#160;</p>
<p>Dari Jabir r.a., ia barkata, “<em>Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” </em>(HR Muslim dan Ahmad)<br />
<em> “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” </em>(HR Ahmad)</p>
<p>Shalat tahajjud merupakan kehormatan bagi seorang <a title="Muslim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muslim">muslim</a>, sebab mendatangkan kesehatan, menghapus dosa-dosa yang dilakukan siang hari, menghindarkannya dari kesepian dialam kubur, mengharumkan bau <a title="Tubuh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tubuh">tubuh</a>, menjaminkan baginya kebutuhan hidup, dan juga menjadi hiasan <a title="Surga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surga">surga</a>. Selain itu, shalat tahajjud juga dipercaya memiliki keistimewaan lain, dimana bagi orang yang mendirikan shalat tahajjud diberikan manfaat, yaitu keselamatan dan kesenangan di <a title="Dunia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dunia">dunia</a> dan <a title="Akhirat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Akhirat">akhirat</a>, antara lain wajahnya akan memancarkan <a title="Cahaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cahaya">cahaya</a> keimanan, akan dipelihara oleh <a title="Allah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Allah">Allah</a> dirinya dari segala macam marabahaya, setiap perkataannya mengandung arti dan dituruti oleh orang lain, akan mendapatkan perhatian dan kecintaan dari orang-orang yang mengenalinya, dibangkitkan dari kuburnya dengan wajah yang bercahaya, diberi kitab amalnya ditangan kanannya, dimudahkan hisabnya, berjalan diatas <em>shirat</em> bagaikan kilat.</p>
<p>Ketika menerangkan shalat tahajjud, <a title="Nabi Muhammad" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nabi_Muhammad">Nabi Muhammad</a> SAW bersabda, <em>Shalat tahajjud adalah sarana (meraih) keridhaan <a title="Tuhan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuhan">Tuhan</a>, kecintaan para <a title="Malaikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat">malaikat</a>, sunah para <a title="Nabi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nabi">nabi</a>, cahaya pengetahuan, pokok keimanan, istirahat untuk tubuh, kebencian para <a title="Setan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Setan">setan</a>, senjata untuk (melawan) musuh, (sarana) terkabulnya doa, (sarana) diterimanya amal, keberkatan bagi rezeki, pemberi syafaat diantara yang melaksanakannya dan diantara malaikat maut, cahaya di kuburan (pelaksananya), ranjang dari bawah sisi (pelaksananya), menjadi jawaban bagi <a title="Munkar (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Munkar&#38;action=edit&#38;redlink=1">Munkar</a> dan <a title="Nakir (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nakir&#38;action=edit&#38;redlink=1">Nakir</a>, teman dan penjenguk di kubur (pelaksananya) hingga hari <a title="Kiamat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kiamat">kiamat</a>, ketika di hari kiamat shalat tahajud itu akan menjadi pelindung diatas (pelaksananya), mahkota di kepalanya, busana bagi tubuhnya, cahaya yang menyebar didepannya, penghalang diantaranya dan neraka, hujah (dalil) bagi mukmin dihadapan Allah SWT, pemberat bagi timbangan, izin untuk melewati Shirath al-Mustaqim, kunci surge</em>.Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : <em>“Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat .”</em>Adapun limakeutamaandiduniaitu,ialah:</p>
<p>1.AkandipeliharaolehAllahSWTdarisegalamacambencana.</p>
<p>2.Tandaketaatannyaakan tampak kelihatan dimukanya.</p>
<p>3.Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh semua manusia.</p>
<p>4.Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah</p>
<p>5.Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.Sedangkan</p>
<p>yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :</p>
<p>1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.</p>
<p>2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.</p>
<p>3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.</p>
<p>4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.</p>
<p><strong>Waktunya</strong></p>
<p>Shalat tahajjud itu dapat dikerjakan dipermulaan, di pertengahan atau di penghabisan malam, asalkan sesudah menunaikan shalat isya dan sesedah tidur. Sebaik-baiknya waktu untuk melakukan shalat malam itu ialah sepertiga malam yang terakhir.</p>
<p>Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:</p>
<p>”<em>Tuhan kita ‘azza wa jalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir. Pada saat itu Allah berfirman: ‘Barang siapa yang berdo’a kepada-Ku pasti Kukabulkan, barang siapa yang memohon pada-Ku pasti Kuberi, dan barang siapa yang meminta ampun padaKu pasti Ku ampuni.’</em></p>
<p>Dari Amr bin Absah : <em>“Saya mendengar Nabi saw bersabda: ‘Sedekat-dekatnya hamba pada Allah ialah pada tengah malam yang terakhir. Maka jikalau engkau dapat termasuk golongan orang yang berdzikir kepada Allah pada saat itu, usahakanlah’!</em></p>
<p><strong>Bilangan Rakaatnya</strong></p>
<p>Shalat malam itu tidak mempunyai bilangan yang terbatas atau tertentu, jadi sudah hasil hanya dengan serakaat shalat sunnah witir sesudah isya.</p>
<p>Dari Anas r.a. dari Nabi saw sabdanya: <em>“Shalat di mesjidku ini sama nilainya dengan sepuluh ribu shalat, shalat di masjidil haram sama dengan seratus ribu shalat, shalat di medan jihad sama dengan dua juta shalat. Tapi yang lebih banyak dari kesemuanya itu adalah dua rakaat yang dikerjakan oleh seseorang hamba di tengah malam.”</em></p>
<p>Yang lebih utama ialah menetapkan shalat malam secara terus-menerus sebanyak sebelas atau tiga belas rakaat.</p>
<p><strong>Beberapa Tata Tertibnya</strong></p>
<p>Seseorang yang hendak melakukan shalat malam itu disunatkan:</p>
<ul>
<li>Di waktu akan tidur, hendaklah ia berniat hendak bangun untuk bershalat.</li>
<li>Berusaha menghilangkan kantuk itu dari mukanya di kala bangun, kemudian bersuci.</li>
<li>Sebaiknya shalat malam itu dimulai dengan mengerjakan dua rakaat yang ringan dan selanjutnya bolehlah bershalat sesuka hati. Hendaknya dibangunkan pula keluarga.</li>
<li>Hendaklah menghentikan shalat dulu dan kembali tidur bila terasa sangat mengantuk sampai hilang kantuknya itu. Hendaknya jangan memberatkan diri. Jadi hendaklah bershalat malam itu tidak sekedar tenaga, tetapi hendaklah mengerjakannya dengan tekun dan jangan sampai meninggalkan kecuali dalam keadaan yang sangat terpaksa.</li>
</ul>
<p><strong>Kiat Mempermudah Bangun Malam </strong></p>
<p>Imam Ghazali rah.a. telah membagi asbab (cara memudahkan) bangun malam menjadi dua, yaitu zahir dan sebab bathin.</p>
<p>Asbab zhahir yaitu:</p>
<p>Menyedikitkan makan, karena banyak makan akan banyak minum dan banyak tidur sehingga susah bangun tahajjud.</p>
<p>Mengurangi kesibukan, keletihan dan pekerjaan-pekerjaan berat di siang hari karena apabila terlalu letih maka akan banyak tidur.</p>
<p>Jangan meninggalkan qailullah (tidur pada siang hari) karena ini juga akan memudahkan bangun malam. Rasulullah saw bersabda “Qailullah-lah di siang hari dan carilah pertolongan Allah Qiyamullail”.</p>
<p>Hindarilah maksiat dan dosa-dosa karena ini juga memudahkan bangun malam. Sebab apabila seorang berdosa maka hatinya akan keras dan kerasnya hati akan menjauhkan diri dari Allah SWT.</p>
<p>Asbab Bathin yaitu:</p>
<p>Menjaga hati dari sifat kinah (mengada-ada), bid’ah serta merisaukan dan memikirkan perkara duniawi, karena barang siapa sibuk dengan memikirkan dunia, ia tidak akan mudah untuk bangun malam.</p>
<p>Takut akan akhirat, membayangkan pemandangan neraka, dan menahan tidur manusia.</p>
<p>Fikirkanlah keutamaan tahajjud yang tertera dalam ayat al-qur’an, hadits, dan atsar. Supaya timbul gairah dalam hati untuk mendapatkan pahala.</p>
<p>Timbulkanlah keyakinan dalam hati bahwa berapa banyak ayat Al-qur’an yang di baca dalam shalat, hakekatnya adalah berbicara pada Allah SWT dan Allah SWT mengetahuinya.</p>
<p>Mengetahui keutamaan shalat Tahajjud dan kedudukan orang yang melakukannya di sisi Allah Ta’ala serta segala apa yang disediakan baginya berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat,bagi mereka disediakan Surga. Allah Ta’ala bersaksi terhadap mereka dengan kesempurnaan iman, dan tidak sama antara mereka dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Shalat Tahajjud sebagai sebab masuk ke dalam Surga, ditinggikannya derajat di dalamnya, dan shalat Tahajjud merupakan sifat hamba-hamba Allah yang shalih serta kemuliaan bagi seorang Mukmin.</p>
<p>Mengetahui perangkap syaitan dan usahanya agar manusia tidak melakukan shalat malam.Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai seorang laki-laki yang tidur hingga dating waktu fajar,</p>
<p><em>&#8220;Itulah seseorang yang syaitan telah kencing di telinganya -atau beliau bersabda- di kedua telinganya.”</em><br />
‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan,</p>
<p><em>“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: &#8220;Wahai ‘Abdullah, jangan kamu menjadi seperti si fulan, dahulu ia biasa melakukan shalat malam, kemudian meninggalkannya</em>”</p>
<p>Memendekkan angan-angan dan banyak mengingat mati. Hal ini dapat memberi semangat untuk beramal dan dapat menghilangkan rasa malas, berdasarkan hadits ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p><em>&#8220;Jadilah engkau di dunia ini seperti orang yang asing atau orang yang sedang menyeberangi jalan. ”Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan, “Apabila berada di pagi hari, janganlah engkau menunggu waktu sore. Dan apabila berada di sore hari, janganlah engkau menunggu waktu pagi. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, dan pergunakan waktu hidupmu sebelum datang kematianmu.” </em></p>
<p><em>Tidur di awal malam agar memperoleh kekuatan dan semangat yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud dan shalat Shubuh. Hal ini berdasarkan hadits Abu Barzah radhiyallaahu ‘anhu.</em></p>
<p><em>“Bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya.”</em></p>
<p><em>Mempergunakan kesehatan dan waktu luang (dengan melakukan amal shalih) agar pahala kebaikannya tetap ditulis pada saat ia sakit atau sedang safar. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, </em></p>
<p><em>&#8220;Apabila seorang hamba sakit atau safar, ditulislah baginya pahala perbuatan yang biasa ia lakukan ketika mukim dan sehat.” </em></p>
<p><em>Maka orang yang berakal hendaklah tidak terluput dari keutamaan yang agung ini. Hendaklah ia melakukan shalat Tahajjud ketika sedang sehat dan memiliki waktu luang serta melakukan berbagai amal shalih sehingga ditulislah pahala baginya apabila ia lemah atau sibuk dari melakukan amal kebaikan yang biasa ia lakukan.</em></p>
<p><em>Bersungguh-sungguh mengamalkan adab-adab sebelum tidur. Yaitu, dengan tidur dalam keadaan suci, apabila masih mempunyai hadats hendaklah ia berwudhu’ dan shalat sunnah dua raka’at, membaca dzikir sebelum tidur, mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu ditiupkan serta dibacakan padanya surat al-Ikhlaash, al-Falaaq, dan an-Naas. Kemudian usaplah dengan kedua tangannya itu seluruh anggota badan yang dapat dijangkaunya (lakukan hal ini tiga kali). Jangan lupa juga membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah, dan membaca do’a sebelum tidur. Dia juga harus melakukan berbagai sebab yang dapat membangunkannya untuk shalat, seperti meletakkan jam weker di dekat kepalanya atau dengan berpesan kepada keluarganya atau temannya atau tetangganya untuk membangunkannya. Memperhatikan sejumlah sebab yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud. Yaitu, dengan tidak terlalu banyak makan, tidak membuat badannya lelah dengan melakukan pekerjaan yang tidak bermanfaat, bahkan seharusnya ia mengatur pekerjaannya yang bermanfaat, tidak meninggalkan tidur siang karena itu dapat membantu bangun di malam hari, dan menjauhi dosa dan maksiyat. Disebutkan dari Sufyan ats-Tsauri rahimahullaah beliau berkata, “Selama lima bulan aku terhalang untuk melakukan shalat malam karena dosa yang aku lakukan.” </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Adab-Adab Tahajjud dan Masalah–Masalah Tahajjud Secara Fiqh</strong></p>
<p>Adapun adab-adab shalat tahajjud adalah sebagai berikut:</p>
<p>Apabila bangun untuk shalat tahajjud maka yang pertama kali adalah berdzikir kepada Allah SWT,</p>
<p>Apabila bangun shalat tahajjud maka berwudhulah dan bersiwaklah karena itu adalah salah satu adab-adab dalam shalat tahajjud.</p>
<p>Sebagian para ulama berpendapat bahwa apabila bangun pada malam hari hendaknya mandi. Kebiasaan Abdul Azis bin Zakaria dan kawan-kawannya, yaitu setiap malam setelah shalat isya mandi untuk beribadah karena mandi sebelum shalat tahajjud adalah lebih baik.</p>
<p>Memakai wangi-wangian dan memakai pakaian yang bagus. Setelah semua yang telah disebutkan di atas dilaksanakan maka bentangkan sajadah dan berdirilah menghadap kiblat dengan penuh khusu dan khudu. Kemudian bacalah doa sebagaimana yang terdapat dalam berbagai hadits. Setelah itu mulailah shalat. Pada waktu shalat tahajjud yakni pada waktu ruku, berdiri, dan sujud hendaknya setiap bacaannya dibaca satu kali, sebagaimana telah diriwayatkan dari Rasulullah saw. Hendaklah membaca Al-qur’an dengan tartil.</p>
<p>Hendaklah berdo’a ketika mendengar ataupun membaca ayat rahmat atau ayat azab. Ketika melaksanakan shalat tahajjud, hendaklah tawajjuh pada Allah dengan sempurna dan hendaklah menangis. Apabila datang kantuk maka tidurlah. Kalau tertinggal bangun malam (shalat tahajjud) maka hendaklah menggantinya pada siang hari hal ini juga termasuk adab.</p>
<p>Berniat untuk bangun malam (shalat tahajjud) sebelumnya, karena kalau tertidur terus (sehingga tidak bangun), Allah akan memberikan juga pahala shalat tahajjud.</p>
<p>Barang siapa meyakini akan bangun pada akhir malam maka sunnah baginya mengakhirkan shalat witir. Masalah-masalah tahajjud secara fiqh:</p>
<p>Menurut para fuqaha (ulama ahli fiqh) shalat tahajjud adalah mustahab, dan mereka menggolongkannya pada mandubat lail (amalan sunnah di malam hari). Akan tetapi qadhi tsanaullah mencatatnya sebagai sunnah muakadah (sunnah yang dikuatkan/ditekankan).</p>
<p>Para fuqaha pada umumnya berpendapat bahwa shalat tahajjud sekurang-kurangnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya delapan rakaat. Akan tetapi pada sebagian riwayat di jelaskan juga dua belas rakaat dan tidak ada sumbernya lebih dari dua belas rakaat.</p>
<p>Orang yang sudah biasa istiqomah melakukan shalat tahajjud maka makruh meninggalkannya jika tanpa udzur (halangan) Berdasarkan hasil fatwa ulama shalat tahajjud lebih utama dilakukan dua rakaat dua rakaat. Shalat tahajjud pada sepertiga malam yang akhir adalah lebih utama.</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rangkaian Kapasitor]]></title>
<link>http://fisikarudy.com/2009/11/03/rangkaian-kapasitor/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 13:04:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>pak rudy</dc:creator>
<guid>http://fisikarudy.com/2009/11/03/rangkaian-kapasitor/</guid>
<description><![CDATA[Ada bagian menarik yang dapat digunakan untuk menganalogikan pergerakan muatan listrik dalam rangkai]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ada bagian menarik yang dapat digunakan untuk menganalogikan pergerakan muatan listrik dalam rangkai]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengertian Domain ]]></title>
<link>http://internetgp.wordpress.com/2009/11/03/pengertian-domain/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 12:31:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>ghopin</dc:creator>
<guid>http://internetgp.wordpress.com/2009/11/03/pengertian-domain/</guid>
<description><![CDATA[Nama domain adalah nama unik dari sebuah situs web. Agar terlihat, setiap web site harus memiliki na]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nama domain adalah nama unik dari sebuah situs web. Agar terlihat, setiap web site harus memiliki nama domain, dan Anda memiliki hak untuk memilihnya.</p>
<p><a href="http://www.hostbite.us/domains/">Hostbite </a>memberi Anda kesempatan untuk memilih nama dari virtual Anda serendah $ 9,95 per tahun. Harga bervariasi tergantung pada TLD &#8211; Top Level Domain, yaitu bagian terakhir dari Internet nama domain, misalnya com,. net,. org, dll <a href="http://www.hostbite.us/domains/">Klik di sini untuk mendaftarkan nama domain Anda.</a> Jika Anda sudah memiliki domain dan ingin mentransfernya ke Hostbite, cukup pilih &#8220;transfer domain ke Hostbite&#8221; sambil <a href="http://www.hostbite.us/domains/">memesan </a>dan kami akan melakukan seluruh proses mentransfer secara <a href="http://www.hostbite.us/domains/">gratis.</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
