<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>perfeksionis &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/perfeksionis/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "perfeksionis"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 22:21:16 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Saya Benci Si Sombong Itu]]></title>
<link>http://destiutami.wordpress.com/2009/11/16/saya-benci-si-sombong-itu/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 12:57:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Takodok!</dc:creator>
<guid>http://destiutami.wordpress.com/2009/11/16/saya-benci-si-sombong-itu/</guid>
<description><![CDATA[Saya benci orang sombong itu, sekaligus terpesona pada kerja keras dan keteguhannya Saya benci orang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Saya benci orang sombong itu, sekaligus terpesona pada kerja keras dan keteguhannya</p>
<p style="text-align:justify;">Saya benci orang sombong itu, karena memandang rendah orang yang tidak “setara” dengannya</p>
<p style="text-align:justify;">Saya benci orang sombong itu, karena kata-katanya menyakitkan telinga orang biasa seperti saya</p>
<p style="text-align:justify;">Saya benci orang sombong itu karena kagum padanya.<!--more...--></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.typophile.com/files/I_Love_Hate_You_4_5465.gif" alt="" width="238" height="336" /></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Mungkin saya iri, tapi suer deh saya <span style="text-decoration:line-through;">belum</span> tidak ada keinginan menjadi seperti dia. Saya tidak sebrilian itu. Saya tidak bisa mengerti tujuan hidupnya yang seolah selalu cari masalah dan ketagihan konflik. Saya cinta kenyamanan, hal yang selalu dicibir olehnya. Menurutnya zona nyaman adalah musuh terbesar manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>So what?</em>! Toh saya tidak sedang berperang dan memusuhi dengan siapa pun. Oh, saya bohong. Saya benci dia ya? Tapi dia bukan musuh saya. Benci bukan berarti musuh kan?</p>
<p style="text-align:justify;">Lagipula kebencian sekaligus kekaguman saya tersembunyi rapi di belantara kata kok. Dia tak perlu tahu. Kamu, tolong jangan beri tahu dia, ya? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[APA MUNGKIN PONOROGO AKAN MENJADI KOTA MULTI DIGITAL????]]></title>
<link>http://rahmataddy.wordpress.com/2009/09/30/apa-mungkin-ponorogo-akan-menjadi-kota-multi-digital/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 08:46:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Addy</dc:creator>
<guid>http://rahmataddy.wordpress.com/2009/09/30/apa-mungkin-ponorogo-akan-menjadi-kota-multi-digital/</guid>
<description><![CDATA[Salam sukses dan bahagia selalu buat para EAGLE BROTHERHOOD!!!! Malam ini saya dalam keadaan baik se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Salam sukses dan bahagia selalu buat para <strong>EAGLE BROTHERHOOD!!!!</strong><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-286" title="logo-pozournalism" src="http://rahmataddy.wordpress.com/files/2009/09/logo-copy.png" alt="logo-pozournalism" width="200" height="242" /><br />
Malam ini saya dalam keadaan baik sekali, bahkan sangat baik. Mungkin tidak seperti hari biasanya. Suatu hal yang membuatku baik adalah bisa menemukan kembali percikan semangat yang pernah di tularkan oleh <strong>sang MENTOR.</strong> Ya, Sang Mentor pernah bilang padaku mungkin tidak hanya sekali atau dua kali. Sebuah kalimat yang sampai saat ini masih terniang jelas dalam ingatan kepalaku.<br />
Apakah kalimat tersebut???</p>
<p><strong>JANGAN JADI ORANG SOK MELANKOLIS!!!!</strong></p>
<p>Sebuah kalimat sederhana, mungkin tidak penting banget.<br />
Tetapi setelah aku pelajari dan telaah lebih lanjut, kalimat tersebut sangat bermanfaat sekali untuk usaha dan kehidupan bermasyarakat.<br />
Seperti yang telah saya alami beberapa saat yang lalu, ketika saya sedang didera penyakit <strong>MELANKOLIS.</strong><!--more--><br />
Hanya kesedihan dan rasa malas yang ada, seperti tidak ada semangat dalam menjalani semua aktifitas. Mulai bangun tidur pagi sampai mata kembali tertutup.<br />
Huh&#8230;.. Sedih rasanya,<br />
mendapat nasihat dan ejekan teman-teman blogger.<em><br />
&#8221; Heh, Pardi koe kie ojo dadi pemales, aras-arasen saben dino, koyok ora ndue urip wae, matio kono wae!!!&#8221;<br />
(Heh, Pardi kamu jangan jadi orang pemalas, malas-malasan setiap hari, seperti tidak punya kehidupan, mati sana aja!!!)</em><br />
hmmmm, masih dalam suasana <strong>keMelankolisan.</strong><br />
Biarkan saja ejekan tersebut, mereka tidak mengerti apa yang aku pikir dan renungkan.</p>
<p>Hingga suatu waktu, ada salah satu blogger yang datang dengan memberi komentar di blogku.<br />
Komentarnya tidak terlalu menarik sebenarnya, tapi cukup menarik untuk di ikuti.<br />
Ibarat kata, seperti kalimat pancingan. Dia memberi umpan ringan untuk aku terpancing emosi positifnya.<br />
Seperti ini,<br />
<strong>Pardi, apa yang engkau lakukan sekarang???<br />
Apa yang membuatmu peduli dengan Kota Ponorogo???<br />
dll&#8230;.</strong></p>
<p>Mungkin saya belum kenal dan akrab dengan dia, tapi komentar itu sangat menampar muka ku.<br />
Oiya, aku masih punya tanggungan dalam perjalanan membangun usahaku.<br />
Sebuah ucapan yang pernah saya ikrarkan sebelumnya, <strong>APA MUNGKIN PONOROGO AKAN MENJADI KOTA MULTI DIGITAL????</strong></p>
<p>Wow, semua penyakit melankolis itu tiba-tiba hilang&#8230;<br />
Tergantikan dengan suasana serba digital dalam kehidupan sehari-hariku.</p>
<p>Sebenarnya saya masih bingung, kenapa kok aku bisa melankolis seperti ini.<br />
Apalagi, saat bertemu dengan <strong>BUNDA ADE, di Batam</strong>.<br />
Dia yang selalu mengataiku,<em> &#8220;wis, mulai deh Melonya&#8230;..&#8221;</em><br />
Ya, semua menjadi pengalaman dan kisah yang tak terlewatkan.</p>
<p><strong>Sebenarnya apa sih melankolis itu???</strong></p>
<p>sebentar, ngoprek-oprek google dulu.</p>
<p><em><strong>&#8220;Orang melankolis adalah orang yang perfeksionis. Suka akan hal-hal yang detil dan membutuhkan ketelitian. Salah satu kelemahan orang melankolis adalah karena sifatnya yang terlalu perfeksionis, kadang-kadang suka menunda-nunda pekerjaan sampai terciptanya suasana yang sempurna. Orang yang bekerja di bidang penelitian/riset biasanya bertipe melankolis.&#8221;</strong></em></p>
<p><em><strong>Dari hasil pencarianku di Google, Salah satu teori mengenai tipe kepribadian manusia berasal dari Socrates yang membagi berdasar cairan tubuh yang dominan. Pembagian tipe kepribadian tersebut adalah sebagai berikut.</strong></em></p>
<p><em><strong>* Sanguinis<br />
* Melankolis<br />
* Kholeris<br />
* Phlegmatis</strong></em></p>
<p><em><strong>Orang sanguinis adalah orang yang populer. Suka cerita, banyak omong, dan selalu menjadi pusat perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Orang sanguinis gampang bergaul dan mudah berteman. Salah satu kelemahannya adalah sifatnya yang moody, atau tergantung suasana hati. Kadang ia cepat gembira, namun tiba-tiba menangis, atau sebaliknya. Profesi yang berkutat di bidang entertainment/hiburan biasanya diwarnai dengan orang-orang yang bertipe sanguinis.</strong></em></p>
<p><em><strong>Orang melankolis adalah orang yang perfeksionis. Suka akan hal-hal yang detil dan membutuhkan ketelitian. Salah satu kelemahan orang melankolis adalah karena sifatnya yang terlalu perfeksionis, kadang-kadang suka menunda-nunda pekerjaan sampai terciptanya suasana yang sempurna. Orang yang bekerja di bidang penelitian/riset biasanya bertipe melankolis.</strong></em></p>
<p><em><strong>Orang kholeris adalah orang yang mempunyai jiwa kepemimpinan. Punya wibawa, punya kemauan kuat, serta biasanya gampang menyuruh-nyuruh orang lain. Kelemahannya tidak semua orang mau disuruh-suruh. Orang yang menjadi pemimpin/manajer biasanya bertipe kholeris.</strong></em></p>
<p><em><strong>Orang phlegmatis adalah orang yang cinta damai. Sifatnya mengalah, tidak mau terlibat dalam perdebatan. Kelemahannya antara lain karena terlihat lemah, kadang-kadang dipermainkan oleh orang lain. Orang phlegmatis biasanya ada di profesi-profesi yang tidak banyak konflik.</strong></em></p>
<p><em><strong>Pembagian tipe kepribadian berdasarkan cairan tubuh di atas, pada dasarnya bersifat sangat umum. Banyak orang yang mempunyai sifat gabungan dari tipe-tipe yang ada. Yang jelas dengan mengenali kepribadian sendiri, dapat membantu menentukan cita-cita/rencana hidup selanjutnya. Yang jelas nobody&#8217;s perfect, tidak ada orang yang sempurna. Masing-masing orang sudah dikaruniai Tuhan kelebihan dan kekurangan.</strong></em></p>
<p>Nah, yang jadi kebingungan ku seperti apakah <strong>orang Melankolis</strong> tersebut???</p>
<p>Teman-teman sekalian, mohon pencerahannya&#8230;</p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tip Mengatasi Migrain]]></title>
<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/08/tip-mengatasi-migrain/</link>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 03:47:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
<guid>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/08/tip-mengatasi-migrain/</guid>
<description><![CDATA[Migrain adalah sakit kepala yang hanya dirasakan pada sebagian kepala saja, atau pada bagian tertent]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Migrain</strong> adalah sakit kepala yang hanya dirasakan pada sebagian kepala saja, atau pada bagian tertentu saja. Nyeri dirasakan berdenyut-denyut disertai dengan mual, muntah, dan juga takut pada cahaya dan suara.</p>
<p>Serangan nyeri ini biasanya datang secara tiba-tiba. Namun biasanya ada tanda-tanda yang menunjukkan akan terjadi serangan, misalnya penglihatan menjadi berkunang-kunang. Di tengah lapangan pandangan muncul bintik terang benderang yang makin membesar menjadi satu bulatan.?آ  Kemudian bulatan tadi mengabur atau gelap di tengahnya. Beberapa saat kemudian penglihatan menjadi normal, dan selanjutnya terjadi serangan nyeri.</p>
<p><!--more--></p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_hVSge4S1InU/SNw-HAnmQBI/AAAAAAAAALs/x2RKBBbO_jc/s1600-h/mengatasi_migrain_tip.jpg"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&#62;                    &#60;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></a>Memang migrain  memang tak mengenakkan. Bila dibiarkan, maka pekerjaan pun bakal terbengkalai. Biasanya yang sering terserang migrain adalah wanita yang berperawakan langsing, aktif dan perfeksionis. Cuaca panas atau dingin, kelelahan fisik dan mental, terlambat makan adalah beberapa hal yang bisa menjadi pemicu munculnya serangan. Penyebab migrain belum jelas benar. Ada teori yang mengatakan migrain disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah otak, sehingga terjadi kekurangan oksigen setempat dan timbul gangguan syaraf. Selanjutnya terjadi fase nyeri kepala berdenyut yang disebabakan adanya pelebaran pembuluh darah di luar tengkorak, biasanya dari daerah pelipis. Bagaimana cara menghilangkannya belum diketahui benar yang jelas kita harus dibiasakan dengan istirahat yang cukup. Penderita migrain biasanya peka terhadap cahaya. Oleh karena itu untuk meredakan rasa nyeri ini, penderita disarankan untuk beristirahat di tempat yang gelap dan tenang. Jauhilah sumber-sumber keramaian dan tempat bercahaya terang. Tenangkan diri dengan sebaik-baiknya dan cobalah untuk tidur. Jaga pola tidur yang rutin. Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa menyebabkan migrain.</p>
<p>Kompres kepala dengan es/air dingin. Coba redakan rasa nyeri itu dengan mengompres bagian yang sakit dengan es atau air dingin. Dingin bisa membantu menyempitkan pembuluh darah.</p>
<p>Jauhi sumber-sumber penyebab migrain. Jaga pola makan. Makanlah secara teratur dan selingi dengan makanan ringan. Ada beberapa zat yang dapat memicu migrain, seperti caffein, alkohol. Jika migrain disebabkan oleh alergi, jauhi sumber alergi, misal, coklat,susu,keju,makanan yang mengandung nitrat, makanan dengan pemanis buatan (aspartame) dan monosodium glutamat (MSG) dalam vetsin. Kurangi minum kopi atau teh. Adakalanya sedikit cafein/kopi dapat meredakan migrain. Namun lebih dari secangkir kopi akan menambah rasa nyeri migrain. Selain itu, jauhi juga cologne dan bau-bauan yang menyengat karena dapat memperparah migrain.</p>
<p>Hangatkan bagian leher. Berikan kerileksan pada leher. Leher biasanya adalah bagian tubuh yang bekerja berat menopang kepala. Kelelahan pada leher dapat memicu rasa sakit kepala. Saat beristirahat, coba hangatkan leher anda. Atau, beri sedikit pijatan lembut. Hindari stres sebisa mungkin. Banyak penderita mendapatkan migren setelah mengalami peristiwa yang sangat menekan sehingga menimbulkan ketegangan pada leher anda.</p>
<p>Tetaplah berolahraga secara rutin. Jika serangan migren terjadi saat berolahraga, catat aktivitas yang baru dilakukan, apa yang Anda makan sebelumnya, dan keadaan cuaca hari itu.</p>
<p>Minum obat pereda sakit. Ada banyak obat pereda sakit berupa analgesik dan antipiretik. Aspirin biasanya menjadi pilihan banyak orang. Namun, jangan sembarang minum obat.Yang terbaik adalah obat yang dianjurkan oleh dokter anda.</p>
<p>Faktor pemicu lainnya yang patut kita perhatikan adalah adalah siklus menstruasi, rangsangan visual yang intensif, misalnya pantulan sinar matahari dan cahaya yang terang.</p>
<p>Semoga bermanfaat&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[7 Steps To Improve Self-Motivation  by Jeff Cohen ]]></title>
<link>http://wiratara.wordpress.com/2009/05/24/7-steps-to-improve-self-motivation-by-jeff-cohen/</link>
<pubDate>Sun, 24 May 2009 14:08:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>wiratara</dc:creator>
<guid>http://wiratara.wordpress.com/2009/05/24/7-steps-to-improve-self-motivation-by-jeff-cohen/</guid>
<description><![CDATA[  Lately I always feel that I am really stuck on some assignments which actually are very important ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-medium wp-image-710" title="yinYang" src="http://wiratara.wordpress.com/files/2009/05/yinyang.gif?w=300" alt="yinYang" width="300" height="300" /></p>
<p> </p>
<p>Lately I always feel that I am really stuck on some assignments which actually are very important for my current study. The most annoying thing is that I become lazy and unable to start to work again with those things, especially with my Thesis which is the most important thing to do!</p>
<p>I&#8217;ve tried to do some steps to build up my strenght and my courage on that but it always failed. I don&#8217;t know why and how that things repeteadly happened to me. Just like today, I am trying to reopen my thesis documents but still no work yielded. I tried to look for some motivation wisdoms in the internet by the assistance of Mr. Google, and he gave me this  &#8217;seven steps by Jeff Cohan&#8217;. The Fifth point seems to be very appropriate for me. Hope I can cope with it soon. Wish me my friends!</p>
<p>Below is the steps given by Jeff Cohen:</p>
<p>Write down as many dreams as you can&#8230;now. You may be dreaming of fulfilling your greatest desire, getting the best education money can buy, or buying the car of your dreams. However, all will be futile if you cannot push yourself and strive hard to succeed. Motivation is an integral element in becoming successful in any undertaking you begin.</p>
<p>Here are helpful tips in improving your motivation:</p>
<p>1. <strong>Be health conscious</strong>. Your motivation will be high if you get sufficient sleep, take the required vitamins, and get regular exercise. It is easier to perform your tasks if you are feeling vibrant and healthy.</p>
<p>2. <strong>Make your plan of action</strong>. Spend some time writing down things that you&#8217;d like to do. Set your course of action. Identify which is most important.</p>
<p>3. <strong>Practice the 15-minute time rule</strong>. Give yourself a fifteen-minute time limit with a timer. You have the option to stop when the timer sets off. Slowly, you&#8217;ll realize that you are beginning to develop an interest in the task when time expires.</p>
<p>4. <strong>Discover your “peak hours.”</strong> Ask yourself: Am I a morning or afternoon person? Find out the time of day where you are most energetic. Do you have more energy in the morning? Then it is advisable for you to take jobs that require more energy in the morning. Late afternoon hours should be reserved for jobs that require less thinking. If you have more energy in the evening, you can seek profitable work that will match your enthusiasm.</p>
<p>5. <strong>Stop being a perfectionist.</strong> Aim for work accomplishment and not perfection. Striving for perfection may lead to procrastination. There is a tendency for you not to do the job because you have the feeling that you will not do a perfect job. Accept the fact that no person is perfect and this will motivate you.</p>
<p>6.<strong> Break down the task into smaller components</strong>. You will be motivated if you do your task one step at a time.</p>
<p>7. <strong>At all times, see to it that you always pump yourself up</strong>. Give yourself enough time to motivate yourself. Cheer yourself up and be confident that you can accomplish your goal. It is always important to think positively about yourself.</p>
<p>So if you simply don’t have too much resolve to pump yourself and get motivated, follow these seven simple steps and get yourself going!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perfeksionis, Positif atau Negatif?]]></title>
<link>http://aespee.wordpress.com/2009/05/20/perfeksionis-positif-atau-negatif/</link>
<pubDate>Wed, 20 May 2009 23:44:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>aespee</dc:creator>
<guid>http://aespee.wordpress.com/2009/05/20/perfeksionis-positif-atau-negatif/</guid>
<description><![CDATA[Sudah sepantasnya kita menghargai setiap usaha mendidik yang dilakukan orangtua maupun guru, salah s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sudah sepantasnya kita menghargai setiap usaha mendidik yang dilakukan orangtua maupun guru, salah s]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apakah anda Perfeksionis?]]></title>
<link>http://romailprincipe.wordpress.com/2009/04/13/apakah-anda-perfeksionis/</link>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 14:01:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>romailprincipe</dc:creator>
<guid>http://romailprincipe.wordpress.com/2009/04/13/apakah-anda-perfeksionis/</guid>
<description><![CDATA[Perfeksionis, kemungkinan saya sedikit perfeksionis. Sedikit bingung dengan sikap ini, menjengkelkan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Perfeksionis, kemungkinan saya sedikit perfeksionis. Sedikit bingung dengan sikap ini, menjengkelkan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Antara Perkawinan, Berwiraswasta, dan Menulis]]></title>
<link>http://ezonwriting.wordpress.com/2009/02/10/antara-perkawinan-berwiraswasta-dan-menulis/</link>
<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 17:34:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>Edy Zaqeus</dc:creator>
<guid>http://ezonwriting.wordpress.com/2009/02/10/antara-perkawinan-berwiraswasta-dan-menulis/</guid>
<description><![CDATA[Seorang sahabat lama curhat kepada saya tentang perkawinan. Gara-garanya dia enggak tahan saya tanya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Seorang sahabat lama curhat kepada saya tentang perkawinan. Gara-garanya dia enggak tahan saya tanya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sifat dan keberhasilan Berdasarkan Golongan Darah]]></title>
<link>http://pelangikejora.wordpress.com/2009/02/08/sifat-dan-keberhasilan-berdasarkan-golongan-darah/</link>
<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 05:58:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>pelangikejora</dc:creator>
<guid>http://pelangikejora.wordpress.com/2009/02/08/sifat-dan-keberhasilan-berdasarkan-golongan-darah/</guid>
<description><![CDATA[PADA masyarakat Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div align="justify"><img style="float:left;width:200px;cursor:hand;height:150px;margin:0 10px 10px 0;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dZd0hSvjqmo/SY51FxyLQiI/AAAAAAAAABw/eLUuXAVFQrM/s200/blood.jpg" border="0" />PADA masyarakat Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak?</p>
<p>Sifat secara umum :<br />1) A Terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (karena perfeksionis) yang kadang bikin orang mudah sebel, kecenderungan politik: &#8220;dekstra&#8221;<br />2) B Nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: &#8220;sinistra&#8221;<br />3) O Berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yang detil, kecenderungan politik: &#8220;centro&#8221;<br />4) AB Unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik: &#8220;sinistra&#8221;<br />
<!--more--><br />
<br /><span class="fullpost"><br />Paling gampang ngaret soal waktu :<br />1) B Karena nyantai terus<br />2) O Karena flamboyan<br />3) AB Karena gampang ganti program<br />4) A Karena gagal dalam disiplin</p>
<p>Paling susah mentolerir kesalahan orang :<br />1) A Karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar<br />2) B Karena easy going tapi juga easy judging<br />3) AB Karena asal beda<br />4) O Easy judging tapi juga easy pardoning</p>
<p>Paling bisa dipercaya :<br />1) A Karena konsisten dan taat hukum<br />2) O Demi menjaga balance<br />3) B Demi menjaga kenikmatan hidup<br />4) AB Mudah ganti frame of reference</p>
<p>Paling disukai untuk jadi teman :<br />1) O Orangnya sportif<br />2) A Selalu on time dan persis<br />3) AB Kreatif<br />4) B Tergantung mood</p>
<p>Paling disebelin/ tidak disukai untuk jadi teman :<br />1) B Egois, easy come easy go, maunya sendiri<br />2) AB Double standard<br />3) A Terlalu taat dan scrupulous<br />4) O Sulit mengalah</p>
<p>Paling mudah kesasar/tersesat :<br />1) B<br />2) A<br />3) O<br />4) AB</p>
<p>Paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga :<br />1) O Jago olah raga<br />2) A Persis dan matematis<br />3) B Tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergolongan darah B<br />4) AB Alergi pada setiap jenis olah raga</p>
<p>Paling banyak jadi direktur dan pemimpin :<br />1) O Karena berjiwa leadership dan problem-solver<br />2) A Karena berpribadi &#8220;minute&#8221; dan teliti<br />3) B Karena sensitif dan mudah ambil keputusan<br />4) AB Karena kreatif dan suka ambil resiko</p>
<p>Yang jadi PM jepang rata-rata bergolongan darah O (berjiwa pemimpin) Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergolongan darah B</p>
<p>Paling gampang nabung :<br />1) A Suka menghitung bunga bank<br />2) O Suka melihat prospek<br />3) AB Menabung karena punya proyek<br />4) B Baru menabung kalau punya uang banyak</p>
<p>Paling kuat ingatannya :<br />1) O<br />2) AB<br />3) A<br />4) B</p>
<p>Paling panjang umur :<br />1) O Ngak gampang stress, antibodynya paling joss!<br />2) A Hidup teratur<br />3) B Mudah cari kompensasi stress<br />4) AB Amburadul</p>
<p>Paling gampang gendut :<br />1) O Nafsu makan besar, makannya cepet lagi<br />2) B Makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak<br />3) A Hanya makan apa yang ada di piring, terpengaruh program diet<br />4) AB Makan tergantung mood, mudah kena anoreksia</p>
<p>Paling gampang flu/ demam/ batuk/ pilek :<br />1) A Lemah terhadap virus dan pernyakit menular<br />2) AB Lemah terhadap hygiene<br />3) O Makan apa saja enak atau nggak enak<br />4) B Makan, tidur nggak teratur</p>
<p>Apa yang dibuat pada acara makan di sebuah pesta :<br />1) O Banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging-dagingan<br />2) A Ngambil yang berimbang, sehat 5 sempurna<br />3) B Suka ambil makanan yang banyak kandungan airnya seperti sop, soto, bakso dan sebagainya<br />4) AB Hobby mencicipi semua masakan, &#8220;aji mumpung&#8221;.</p>
<p>Paling cepat botak :<br />1) O<br />2) B<br />3) A<br />4) AB</p>
<p>Paling nyenyak tidurnya dan susah dibangunin :<br />1) B Tetap mendengkur meski ada Tsunami<br />2) AB Jika lagi mood, sleeping is everything<br />3) A Tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum<br />4) O Baru tidur kalau benar-benar capek dan membutuhkan</p>
<p>Paling cepat tertidur :<br />1) B Paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur<br />2) O Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah kena ngantuk<br />3) AB Tergantung kehendak<br />4) A Tergantung aturan dan orario</p>
<p>Penyakit yang mudah menyerang :<br />1) A Stress, majenun/ linglung<br />2) B Lemah terhadap virus influenza, paru-paru<br />3) O Gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut<br />4) AB Kanker dan serangan jantung, mudah kaget</p>
<p>Apa yang perlu dianjurkan agar tetap sehat :<br />1) A Karena terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius<br />2) B Karena terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur<br />3) O Karena daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan<br />4) AB Karena gampang capek, maka perlu cari kegiatan yang menyenangkan dan bikin lega</p>
<p>Paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian) :<br />1) A<br />2) B<br />3) O<br />4) AB</p>
<p><em>Sumber</em> : Berbagai sumber bacaan.<br /></span></div>
<div align="justify"><span style="color:#ffff33;"><em>“Masa depan yang cerah selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan.Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu”.</em></span></div>
<p></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lifeskill 01 Perfeksionis: Pemahaman]]></title>
<link>http://hikmatpembaharuan.wordpress.com/2008/12/27/lifeskill-01-perfeksionis-pemahaman/</link>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 04:36:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>paulpla</dc:creator>
<guid>http://hikmatpembaharuan.wordpress.com/2008/12/27/lifeskill-01-perfeksionis-pemahaman/</guid>
<description><![CDATA[Apakah perfeksionis itu? Perfeksionis adalah suatu sikap dan tingkah laku yang didasari kepercayaan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Apakah perfeksionis itu? Perfeksionis adalah suatu sikap dan tingkah laku yang didasari kepercayaan bahwa apapun yang dilakukan harus memenuhi standar-standar tinggi dan sering tidak realistis, dan kurang memberi fleksibilitas dalam hal kesalahan atau kegagalan dalam mencapai standar tersebut. </p>
<p>Sebenarnya yang menjadi masalah bukanlah kerinduan untuk mencapai standar yang tinggi, karena Tuhan menginginkan kita hidup dengan memberi yang terbaik. Namun sering terjadi sifat perfeksionis ini munul karena ada motivasi atau prinsip-prinsip yang tidak sehat, sehingga menimbulkan ketegangan pada diri sendiri ataupun pada orang sekitar. Ketika menolong orang yang perfeksionis, biasanya bukan untuk mengubah bagaimana cara dia bekerja atau bertingkah laku, namun untuk meluruskan motivasi dan prinsip yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Bagaimanakah tanda-tanda seorang perfeksionis?<br /><!--more--></p>
<p>Sikap yang sering ditunjukkan seorang perfeksionis:</p>
<ul>
<li>Sangat berkomitmen, bahkan sering berlebihan, dan bisa mencapai terobsesi</li>
<li>Tidak suka mendelegasikan tugas bagi orang lain, atau kurang percaya pada kemampuan orang lain</li>
<li>Memiliki kesulitan untuk menghitung prioritas dengan sehat</li>
<li>Memiliki dorongan yang sangat besar untuk mengendalikan segala sesuatu</li>
<li>Berkompetisi dengan kuat, terdorong untuk menang dalam banyak hal, bahkan untuk hal-hal yang tidak berarti sekalipun</li>
<li>Memiliki standar yang sangat tinggi, bahkan cenderung tidak realistis</li>
<li>Sulit untuk fleksibel, cenderung kaku dan menuntut orang lain dengan menggunakan standar yang tinggi</li>
</ul>
<p>Tidak semua perfeksionis adalah mereka yang berhasil. Beberapa orang yang bertalenta sering dapat mencapai standar-standar yang bagi kebanyakan orang tidak realistis. Namun pencapaian mereka sering harus dibayar dengan kehidupan yang berbeban berat dan dipacu oleh dorongan dari dalam. Beberapa orang yang lain, yang juga perfeksionis, namun merasa tidak mampu mencapai standar yang mereka buat sendiri akan memiliki hal-hal semacam ini:</p>
<ul>
<li>Memiliki gambar diri yang sangat buruk</li>
<li>Sering mencari kesibukan untuk memuaskan standarnya tersebut</li>
<li>Sering mengkritik orang lain dan menolak kritikan</li>
<li>Sering membanding-bandingkan orang</li>
<li>Sering menunda-nunda pekerjaan</li>
</ul>
<p>Bagaimana dengan anda sendiri? Apakah anda setuju dengan pemahaman dan tanda-tanda perfeksionis seperti di atas?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lifeskill 01 Mengatasi dorongan perfeksionis: Pengantar]]></title>
<link>http://hikmatpembaharuan.wordpress.com/2008/12/19/lifeskill-01-mengatasi-dorongan-perfeksionis-pengantar/</link>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 09:31:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>paulpla</dc:creator>
<guid>http://hikmatpembaharuan.wordpress.com/2008/12/19/lifeskill-01-mengatasi-dorongan-perfeksionis-pengantar/</guid>
<description><![CDATA[Seorang pelayan Tuhan sedang merasa sangat tertekan. Ia bekerja sebagai staf di sebuah gereja yang c]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Seorang pelayan Tuhan sedang merasa sangat tertekan. Ia bekerja sebagai staf di sebuah gereja yang cukup berhasil. Sebelumnya ia pernah bekerja di sebuah perusahaan sebelum kemudian Tuhan memanggilnya untuk bekerja penuh waktu di gereja. Namun melayani sepenuh waktu justru membuat ia merasa sangat tertekan. Pasalnya ia merasa bahwa teman-temannya tidak memberikan yang terbaik dari waktu, pikiran dan usaha mereka, dan hasil pekerjaan mereka juga dianggapnya di bawah standar. Pada saat yang sama orang bisa melihat keterampilannya, dan mereka sering melimpahkan pekerjaan pada orang ini, sampai banyak waktunya tersita untuk pekerjaan gereja. Belum lagi beberapa rekan kerjanya sering tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan benar, dan hal inipun mendorong dia untuk mengambil alih pekerjaan tersebut. Di satu sisi, banyak pekerjaan membuat ia semangat dan merasa tertantang, pada sisi yang lain, ia tahu bahwa ada kondisi yang tidak sehat yang dijalani yang membuat ia merasa tertekan.</p>
<p>Seorang hamba Tuhan yang lain, merasa sangat tertekan ketika ada orang memuji dia. Itu terjadi karena setiap pujian diterima sebagai suatu standar yang baru yang harus dipertahankan. Setelah beberapa tahun hidup dalam pujian orang karena hasil kerjanya yang selalu meningkat, ia merasa kecapaian dan merasa tidak mampu lagi untuk meningkatkan performa kerjanya. Sekarang, ia akan sangat tertekan kalau ada orang memuji, karena itu berarti ia harus berusaha lebih keras lagi untuk meningkatkan kualitas kerjanya.</p>
<p>Ini adalah ciri-ciri dari orang-orang yang terdorong untuk menjadi sempurna, atau perfeksionis. Di satu sisi, dorongan untuk sempurna ini telah menjadi motivasi yang kuat yang menggerakkan orang untuk memiliki kehidupan yang&#160; berhasil. Namun dalam sisi yang lain, sifat perfeksionis menjadi satu dorongan yang sangat menekan, baik bagi orang itu sendiri maupun bagi orang di sekelilingnya. </p>
<p>Bagaimana dengan anda? Apakah menurut anda perfeksionis merupakan suatu ciri yang baik, atau buruk?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perfeksionis dan Permasalahannya]]></title>
<link>http://chumaidi.wordpress.com/2008/12/18/perfeksionis-dan-permasalahannya/</link>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 20:25:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>chumaidi</dc:creator>
<guid>http://chumaidi.wordpress.com/2008/12/18/perfeksionis-dan-permasalahannya/</guid>
<description><![CDATA[Ketika itu hari sabtu jam 15.00, saya sedang mencuci baju, ada teman kecil saya yang memberitahukan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://chumaidi.wordpress.com/files/2008/12/waluyo2.jpg?w=128" alt="waluyo2" title="waluyo2" width="128" height="96" class="alignleft size-thumbnail wp-image-28" />Ketika itu hari sabtu jam 15.00, saya sedang mencuci baju, ada teman kecil saya yang memberitahukan bahwa saya ada tamu di kantor. Saya pun bergegas berganti pakaian karena pakaian yang tadi saya pakai basah. setelah semuanya beres sayapun menemui tamu itu. Ternyata benar, di kantor telah ada dua orang setengah baya (laki-laki dan perempuan) yang sedang menunggu saya. Saya sama sekali tidak mengenal mereka berdua, dan ternyata mereka juga belum mengenal saya. Karena sama-sama belum saling mengenal, kami pun akhirnya saling mengenalkan diri. Mereka berdua ternyata pasangan suami istri, kedua-duanya berprofesi sebagai dokter.</p>
<p>Setelah lumayan lama kami intro, kemudian mereka mengutarakan kedatangannya. Suaminya bercerita tentang kondisi anak laki-lakinya yang sudah jarang pulang ke rumah, jarang masuk kelas, dan sudah mau bermain PS (play station). Saat suaminya bercerita panjang lebar, si ibu menangis tersedu-sedu, sedih dengan keadaan anaknya. Sayapun hanya mengangguk-anggukkan kepala saja dengan sedikit demi sedikit memancing bapak itu untuk terus dapat bercerita tentang anaknya. Pada awalnya bapak ini berusaha untuk bersikap tegar, tapi setelah 15 menit bercerita, diapun akhirnya menangis pula.</p>
<p> <!--more--></p>
<p>Inti dari apa yang telah bapak ini ceritakan adalah bahwa dia bingung dengan apa yang sedang terjadi pada anak laki-lakinya. Bapak dan ibu ini merasa selama ini selalu mendidik anaknya dengan baik dan benar. Mereka berasumsi bahwa dengan cara mereka mendidik seperti itu, nanti anaknya akan menjadi orang yang berguna dan sukses. Apabila dilakukan suatu penilaian, sebenarnya mereka telah begitu percaya dengan apa yang telah mereka usahakan, orang dengan model seperti ini menurut Ibnu &#8216;Athoillah dalam kitabnya syarh al-hikam akan gampang hilangan harapannya ketika apa yang dipikirkannya gagal atau tidak terpenuhi.</p>
<p>Setelah cukup lama bercerita, bapak dan ibu ini memohon dengan sangat agar saya berkenan membantunya. Tepat pada pukul 16.45 saya menyatakan siap membantu dengan semampunya.  Karena waktunya sudah sore dan kami belum melaksanakan shalat ashar, maka kamipun mengadakan deal atau kesepakatan. Lewat diskusi yang singkat, saya pun menyetujuinya untuk berusaha dapat datang ke rumah bapak dan ibu ini setiap malam jum&#8217;at untuk memberikan tempat konsultasi kepada si anak.</p>
<p>Jam 19.30 wib malam jum&#8217;at,  saya pun berkunjung ke rumahnya. Sesampainya di sana saya langsung bertemu dengan bapaknya, karena anak sudah tidur. Tahu saya sudah di rumah, anaknya pun dibangunkan untuk menemui saya. Dengan wajah yang suram, ngantuk dan terlihat sangat keletihan mungkin baru beraktivitas dia menemui saya. Bapak dan ibunya masuk ke dalam rumah. Awalnya saya merasa bingung harus berbuat apa dengan anak ini, karena melihat kondisinya saja, saya sebenarnya tidak tega.</p>
<p>Intro dan sikap welcome pun saya mainkan untuk memancing anak ini agar dapat menerima saya. Sekitar 10 melakukan itu, saya mulai dapat melihat si anak secara perlahan merasa tertarik. Momen itu tidak saya sia-siakan untuk dapat memperoleh data yang sedetil-detilnya. Si anak sedikit demi sedikit mulai bercerita tentang perasaannya. Dia bercerita bahwa dirinya itu ingin mendapatkan kebebasan, ingin mandiri, ingin berafiliasi dengan teman-teman sebayanya yang selama ini belum didapatkannya.  Selama ini dia selalu dilindungi oleh orang tua, kemanapun mesti diantar oleh orang tuanya, main dengan anaka tentangganya tidak boleh, dan yang lebih parah lagi sudah kelas dua SMU, pakai kaos kaki masih dipakaikan oleh ibunya. Ketika anak ini sedang ada masalah, dia punya seseorang yang dapat diajak curhat atau yang mau mendengarkannya. Kondisi ini seiring dengan bertambahnya usia dan perkembangan mental, dan sosialnya, dia merasa jenuh berada di rumah.</p>
<p>Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 wib. Setelah banyak sekali bercerita diapun merasa capai dan ngantuk, karena baru pulang sekolah jam 17.00 kemudian main basket. Sehabis maghrib dia harus les sama guru yang dicarikan oleh bapaknya. Diapun pamit sama saya untuk tidur. Setelah dia masuk kedua orang tuanya keluar menemui saya dan kemudian saya jelaskan apa yang sebenarnya sedang dialami oleh anaknya.</p>
<p>Pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini adalah terlalu mengekang anak harus bersikap dan berperilaku perfeks itu akan menjadikan anak terkekang. Anak merasa tidak mendapatkan kepercayaan. kecerdasan sosialnya terhambat. Intinya didiklah anak secara merdeka. Merdeka tidak berarti kebebasan yang takberaturan tetapi kematangan yang otonom.</p>
<p>Jam di hp saya telah menunjukkan pukul 22.30 wib. sayapun pamit pulang.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[sisi lain dari anak berbakat.]]></title>
<link>http://hardimulyono.wordpress.com/2008/11/05/sisi-lain-dari-anak-berbakat/</link>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 02:38:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardimulyono</dc:creator>
<guid>http://hardimulyono.wordpress.com/2008/11/05/sisi-lain-dari-anak-berbakat/</guid>
<description><![CDATA[mempunyai seorang anak yang sehat merupahkan keberuntungan yang tidak ternilai yang didapat oleh ora]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hardimulyono.wordpress.com/files/2008/11/children.jpg"><img class="size-medium wp-image-37 alignleft" title="http://www.instituteoffamilytherapy.org.uk/UserFiles/Image/centre-for-child-studies/CCC%20Children.jpg" src="http://hardimulyono.wordpress.com/files/2008/11/children.jpg?w=300" alt="http://www.instituteoffamilytherapy.org.uk/UserFiles/Image/centre-for-child-studies/CCC%20Children.jpg" width="240" height="144" /></a></p>
<p>mempunyai seorang anak yang sehat merupahkan keberuntungan yang tidak ternilai yang didapat oleh orang tua. Apalagi bila anak yang diberikan Tuhan adalah seorang anak yang berbakat, tentu akan lebih beruntung lagi orang tua tersebut.</p>
<p>Sering orang tua yang dikaruniai anak berbakat, terlena dan semakin memaksakan kehendak dan memberikan tuntutan yang lebih besar karena kemampuan anak diatas rata-rata anak umumnya. Atas tuntutan dan harapan yang terlalu berlebihan dapat menciptakan perfeksionis dalam diri anak yang dapat menciptakan kecendrungan sikap yang kurang baik yang dapat berdampak kepada kehidupan sosial anak.</p>
<p>tanpa sikap perfeksionis saja, kadang seorang anak berbakat mempunyai kendala sosial di lingkungan karena keterbakatanya itu. rasa iri dari teman-teman merasa dibedakan oleh teman dan guru, tentunya berdampak bagi perkembangan emosional anak. sebagai orang tua, mungkin terkadang kita lupa ada bagian sisi lain yang harus diperhatikan bukan saja hanya kepintaran akademis saja yang hanya dituju. <!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;   &#60;![endif]--></p>
<p>Paksaan tuntutan orang tua, tekanan lingkungan dapat menimbulkan gejolak emosional yang sangat berbahaya bila tidak disadari oleh orang tua. kadang anak dapat mematikan keterbakatanya karena merasa tertekan, keinginan untuk diterima oleh teman-teman, dan bila lebih ekstrim lagi, dapat terjadi sesuatu yang semua orang tua tidak harapkan.</p>
<p>kepintaran akademis janganlah hanya menjadi tujuan. pendidikan emosi juga sangat berperan bagi kesehatan dan kelangsungan hidup di kemudian hari. Perkembangan bagian inilah yang biasanya dilupakan karena sudah terlena dengan perkatan berbakat.</p>
<p>Janganlah pemberian yang sangat berharga tersebut menjadi rusak, bahkan menjadi pedang bermata dua.</p>
<p>&#8220;membahagiakan diri sendiri atau membahagiakan anak&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibu Yang Egois]]></title>
<link>http://nenyok.wordpress.com/2008/05/08/ibu-yang-egois/</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 10:27:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>nenyok</dc:creator>
<guid>http://nenyok.wordpress.com/2008/05/08/ibu-yang-egois/</guid>
<description><![CDATA[Ini obrolan remeh temeh tak disengaja dengan sahabat sejatiku, rasanya aku juga pernah denger atau b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ini obrolan remeh temeh tak disengaja dengan <em><span style="color:#0000ff;">sahabat sejatiku,</span></em> rasanya aku juga pernah denger atau baca tapi lupa entah dimana, jadi kalau ada pemilik cerita ini boleh konfirmasi ya.</p>
<p>Here it is, check it out <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <!--more--></p>
<blockquote><p>Ada seorang Ibu yang begitu cerewet dan perfeksionis soal kebersihan di dalam rumahnya, pokoknya tuh Si Ibu sangat peka  plus sensitif, sensor rasa bersih dan rapihnya langsung bekerja cepat tanggap jika ada salah satu atau bahkan keseluruhan anggota keluarganya yang dianggapnya membuat onar dengan membuat isi rumah tidak bersih dan rapi dan teratur misalnya anak2nya yang tak boleh sesekali membawa mainan ke tempat tidur, tak boleh meremah sedikitpun jika makan dan masih banyak kata2 <em>tidak boleh dan jangan</em> yang didogmakan Sang Ibu bahkan untuk perilaku yang sebenarnya masih wajar dan bisa dimaklumi jika dilakukan anak2. Dan apa yang terjadi sodara2 akibat sikap perfeksionis yang berlebihan itu maka hilanglah keceriaan dan kebahagiaan di rumah itu.</p></blockquote>
<p>Jadi intinya adalah  menurut gw sie <em>kebahagiaan dan keceriaan keluarga  lebih berharga dari sekedar mengedapankan egoisme</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  gitu kali ya, atau ada yang lainnya boleh sharing, trims b4</p>
<blockquote><p> </p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tipe Airsoft Player Macam Apa Kamu??]]></title>
<link>http://duniastrategi.wordpress.com/2008/05/06/tipe-airsoft-player-macam-apa-kamu/</link>
<pubDate>Tue, 06 May 2008 02:00:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Danar</dc:creator>
<guid>http://duniastrategi.wordpress.com/2008/05/06/tipe-airsoft-player-macam-apa-kamu/</guid>
<description><![CDATA[Terus terang artikel ini muncul setelah melewati banyak perenungan (caile!). Setiap membaca di forum]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Terus terang artikel ini muncul setelah melewati banyak perenungan (caile!). Setiap membaca di forum]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[me,my self and ]]></title>
<link>http://maggiezone.wordpress.com/2008/02/29/memy-self-and-i/</link>
<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 01:26:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>Maggie</dc:creator>
<guid>http://maggiezone.wordpress.com/2008/02/29/memy-self-and-i/</guid>
<description><![CDATA[Haloha… Ini adalah blog g yang pertama..setelah sekian lama g bertanya2 pada orang2 gmane caranya bi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Haloha… Ini adalah blog g yang pertama..setelah sekian lama g bertanya2 pada orang2 gmane caranya bi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ada Apa dengan Kesenanganku? (AADK?)]]></title>
<link>http://arifdoudo.wordpress.com/2008/02/19/ada-apa-dengan-kesenanganku-aadk/</link>
<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 12:36:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>Arif Budiman</dc:creator>
<guid>http://arifdoudo.wordpress.com/2008/02/19/ada-apa-dengan-kesenanganku-aadk/</guid>
<description><![CDATA[Tulisan ini dibuat setelah aku menerima guyonan dari orang yang ada di sebelahku (dasar Mas Makmun j]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Tulisan ini dibuat setelah aku menerima guyonan dari orang yang ada di sebelahku (<strike>dasar Mas Makmun jelek&#8230;</strike> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_evil.gif' alt=':evil:' class='wp-smiley' />  ) Tapi ya juga sih, kayaknya kesenanganku ini berbeda dengan yang lain, dan mungkin &#8220;asing&#8221; bagi orang lain (atau mungkin perasaanku saja? Tapi masalahnya banyak juga yang meng-&#8221;gojlog&#8221;-i aku gara-gara kesenanganku ini&#8230;</p>
<p>Apa saja sih?</p>
<ol>
<li>Aku suka lagunya <a href="http://arifdoudo.wordpress.com/siti-idolaku" title="Siti Nurhaliza">Siti Nurhaliza</a>. Tidak tahu sih, mungkin awalnya aku terkagum-kagum pada sosok <a href="http://arifdoudo.wordpress.com/siti-idolaku" title="Siti Nurhaliza">Siti</a> yang <!--more--><strike>di samping cantik juga</strike> teguh mempertahankan kemelayuannya pada sebagian besar lagunya, ditambah lagi dengan aksen pakaiannya yang &#8220;Melayu banget&#8221;&#8230; Dan kesenanganku ini yang paling sering mendapat cibiran dari beberapa orang&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Aku suka semua yang berbau-bau etnis dan tradisional. Semuanya&#8230; Mulai musik, tarian, upacara adat, sampai cara berpakaian<strike>, dan kadangkala kupraktikkan juga itu</strike>&#8230; Mungkin orang menganggap hal-hal itu &#8220;kuno&#8221;, tapi kupandang itu adalah &#8220;artistik&#8221; dan &#8220;menawan&#8221; (dan itulah hal satu-satunya yang membuat aku masih sanggup untuk mempertahankan status kewarganegaraan Indonesiaku&#8230; )</li>
<li>Aku suka mengungkapkan perasaanku di mana pun, dan kapan pun, sesuai dengan kemauanku. Mulai menyanyi keras-keras menirukan lagu di radio <strike>yang tentunya mengganggu telinga-telinga tetangga</strike>, sampai ngomong-ngomong sendiri di angkutan umum <strike>yang kata Mbakyuku kaya orang gila</strike>&#8230; Hahaha&#8230; Memang <strike>over</strike>ekspresif ya aku&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Aku orangnya melankolis, dan sangat menikmati kemelankolisanku&#8230; Suka lagu-lagu yang bertempo lambat dan menyedihkan&#8230; Suka film-film romantis (yang asli, bukan dalam tanda kutip)&#8230; Suka pada bunga dan kegiatan yang berhubungan dengan alam&#8230; Suka seni yang bersifat perfeksionis dan naturalis&#8230; <strike>Dan sepertinya itu normal-normal saja&#8230; Tapi sepertinya orang tidak biasa melihatnya ya?</strike></li>
</ol>
<p>Yah&#8230; Mungkin aku tidak sama dengan mereka&#8230; Tidak sama dengan orang yang kebanyakan&#8230; Tapi, tetap&#8230; aku harus mengatakan: INILAH AKU&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strike>&#8220;Semoga setelah tulisan ini dimuat, tidak ada lagi yang mencibirku atas kesenanganku ini&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  &#8221; </strike></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tidak ada tombol reset]]></title>
<link>http://mazdanez.wordpress.com/2008/01/01/tidak-ada-tombol-reset/</link>
<pubDate>Tue, 01 Jan 2008 15:05:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>mazdanez</dc:creator>
<guid>http://mazdanez.wordpress.com/2008/01/01/tidak-ada-tombol-reset/</guid>
<description><![CDATA[Ketika kita sudah mulai memutuskan sebuah komitmen, biasanya ada hal-hal yang muncul untuk menggagal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ketika kita sudah mulai memutuskan sebuah komitmen, biasanya ada hal-hal yang muncul untuk menggagalkannya. Hal-hal kecil, sepele, tapi mengganggu. Apalagi kalau kamu perfeksionis seperti aku. Rasanya ingin membatalkan semuanya dan mengulang lagi. Tapi ini hidup, bukan game atau komputer. Tidak ada tombol reset.</p>
<p>Seperti pagi ini. Aku sudah memutuskan beberapa resolusi, sederhana sebetulnya. Tapi baru beberapa jam kemudian, ketika seseorang menanyakan sesuatu padaku, baru aku ingat bahwa aku sudah lupa melakukannya. Sesaat rasanya kecewa, tapi lalu aku sadar, inilah yang biasanya membuat aku gagal. Setiap kali ada hambatan, aku memilih untuk mundur dan mencoba jalan lain.</p>
<p>Tapi tidak kali ini. Aku harus bisa mengatasinya. Aku mengakui kelalaianku, dan mencoba lagi, toh ini juga baru tanggal satu kan? Masih banyak kesempatan untuk memperbaikinya. Singkirkan penghalang dan maju terus.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Too Perfectionist Will Kill You]]></title>
<link>http://chocogreentea.wordpress.com/2007/08/08/too-perfectionist-will-kill-you/</link>
<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 15:58:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>evillya</dc:creator>
<guid>http://chocogreentea.wordpress.com/2007/08/08/too-perfectionist-will-kill-you/</guid>
<description><![CDATA[Apa bedanya dengan lagu, &#8220;Too Much Love Will Kill You,&#8221;? :p Beda donk! Namanya juga asal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Apa bedanya dengan lagu, &#8220;Too Much Love Will Kill You,&#8221;? :p Beda donk! Namanya juga asal]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
