<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>piagam-adiwiyata &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/piagam-adiwiyata/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "piagam-adiwiyata"</description>
	<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 17:18:37 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[SD Ungaran I Jogja Raih Piagam Adiwiyata 2007]]></title>
<link>http://sdnungaran1yogya.wordpress.com/2008/02/03/piagam-adiwiyata/</link>
<pubDate>Sun, 03 Feb 2008 16:52:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Wing Wahyu Winarno</dc:creator>
<guid>http://sdnungaran1yogya.wordpress.com/2008/02/03/piagam-adiwiyata/</guid>
<description><![CDATA[Jawa Pos, 28 Juni 2007 Lingkungan Sekolah Steril dari Benda Tak Ramah Lingkungan Sebelum SD Kanisius]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><td width="87%"></td>
<p>Jawa Pos, 28 Juni 2007</p>
<h4 align="left"><font color="#008000">Lingkungan Sekolah Steril dari Benda Tak Ramah Lingkungan</font></h4>
<p align="left">Sebelum SD Kanisius Kalasan, SD Ungaran I Kota Jogja ternyata telah lebih dulu menjadi model sekolah berwawasan lingkungan tahun 2006 lalu. Bahkan, SD favorit yang berlokasi di Kotabaru tahum ini meraih piagam Adiwiyata.</p>
<p align="left">Asri, bersih dan sejuk. Ini kesan pertama ketika masuk ke lingkungan SD Ungaran I. Tiap sudut sekolah terdapat tanaman perindang yang rapi, sehingga menambah kesan hijau. Bak sampah juga terjejer di beberapa sudut sekolah. Berbagai tulisan ajakan untuk mencintai lingkungan, menempel di dinding dan tembok. Misalnya, Jangan Buang Sembarangan, Peduli Lingkungan, dan Jaga Lingkungan Kita.</p>
<p align="left"><!--more--></p>
<p align="left">Tidak hanya itu, di depan setiap kelas terdapat taman yang dikelola dan dirawat oleh siswa. &#8220;Kami memang tanamkan sejak dini kepada siswa agar menjaga lingkungan dengan merawat tumbuhan,&#8221; ujar Kepala Sekolah SD Ungaran I Drs Tukiman ketika ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, kemarin.</p>
<p align="left">Sudah lama sekolah ini menerapkan wawasan lingkungan kepada warganya, tepatnya sejak 1998. Tidak hanya kepada siswa, guru, dan karyawan saja. Tapi, Komite Sekolah juga diajak berparrtisipasi dalam penyelamatan lingkungan. &#8220;Semua warga sekolah mendukung program ini. Jadi kita tidak kesulitan menyosialisasikan program ini. Bahkan, orangtua siswa sangat mendukung,&#8221; terangnya.</p>
<p align="left">Tukimam menceritakan, program sekolah berwawasan lingkungan sudah mulai dicanangkan sebelum ia menjabat kepala sekolah. &#8220;Saya tinggal melanjutkan program saja. Dan, akhirnya sekolah kami terpilih menjadi salah satu dari 10 sekolah peraih Adiwiyata di Indonesia, &#8221; urai pria yang menjabat kepala sekolah sejak 2000 ini.</p>
<p align="left">Menjadikan sekolah berwawasan lingkungan memang bukan pekerjaan mudah. Bukan hanya melakukan kegiatan bertema lingkungan, tapi juga harus memasukkan nilai lingkungan pada setiap aktivitas sekolah. Rakiman menjelaskan, ada empat hal yang dilakukan sekolah dalam mewujudkan visi. Yakni kurikulum, kebijakan, sumber daya dan kegiatan, semuanya bertema lingkungan.</p>
<p align="left">&#8220;Empat hal ini yang juga menjadi kriteria penilaian untuk mendapat piala Adiwiyata,&#8221; tuturnya. Terkait kegiatan, sekolah juga mengenalkan kegiatan yang bertema lingkungan, seperti menanam pohon dan outbond. &#8220;Tujuannya, agar ketika anak didik kami menjadi pengusaha atau pejabat, tetap ramah lingkungan. Tidak hanya bisa memanfaatkan, tapi juga merawatnya,&#8221; tukasnya.</p>
<p align="left">Pria kelahiran Wonogiri ini menambahkan, untuk mewujudkan tujuan itu setiap guru juga diminta menyelipkan materi lingkungan dalam setiap kali mengajar. Hanya, ia tidak mematok target khusus kepada guru. &#8220;Saya serahkan semuanya kepada guru. Tinggal kreativitas mereka saja,&#8221; katanya.</p>
<p align="left">Tidak hanya itu, sekolah juga menyiapkan sarana dan prasana yang ramah lingkungan. Lingkungan sekolah juga disterilkan dari benda yang tidak ramah lingkungan. &#8220;Kami juga beri penyuluhan kepada pedagang kaki lima yang biasa mangkal di depan sekolah agar menjaga dan menjual makanan yang sehat dan ramah lingkungan.&#8221; ***<br />
<a href="http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&#38;id=165513&#38;c=85">http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&#38;id=165513&#38;c=85</a></p>
<div></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
