<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pog &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/pog/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pog"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 13:36:57 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Tungku Kayu Bakar untuk Pengeringan Pupuk Organik Granul (POG)]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/02/07/tungku-kayu-bakar-untuk-pengeringan-pupuk-organik-granul-pog/</link>
<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 02:27:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/02/07/tungku-kayu-bakar-untuk-pengeringan-pupuk-organik-granul-pog/</guid>
<description><![CDATA[Melengkapi posting sebelumnya tentang rotary dryer (Mesin-mesin Pupuk Organik Granul &amp; Mesin Pen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Melengkapi posting sebelumnya tentang rotary dryer (<a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/24/mesin-mesin-pabrik-pupuk-organik-granul/">Mesin-mesin Pupuk Organik Granul</a> &#38; <a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/10/mesin-pengering-pupuk-organik-granul-pog/">Mesin Pengering Pupuk Organik Granul</a>). Saya sudah sampaikan dalam posting di atas beberapa alternatif bahan bakar untuk pengeringan POG. Salah satunya adalah kayu bakar. </p>
<p>Pengeringan dengan kayu bakar jauh lebih murah daripada pengeringan dengan solar. Namun pengeringan dengan kayu bakar memerlukan tungku. Nah&#8230;biaya pembuatan tungku ini memang tidak murah dibandingkan dengan harga burner solar. </p>
<div id="attachment_4874" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/02/tungkukayubakar.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/02/tungkukayubakar.jpg?w=400&#038;h=452" alt="tungku kayu bakar rotary dryer" title="tungkukayubakar" width="400" height="452" class="size-full wp-image-4874" /></a><p class="wp-caption-text">Tungku kayu bakar untuk pengering (rotary dryer) POG</p></div>
<p>Ini adalah tungku kayu bakar untuk pengeringan POG yang sedang dibuat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mari POG]]></title>
<link>http://6cbatnist.wordpress.com/2010/02/02/mari-pog/</link>
<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 11:42:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>17marik</dc:creator>
<guid>http://6cbatnist.wordpress.com/2010/02/02/mari-pog/</guid>
<description><![CDATA[My Gradual Release of Responsibility goal was to wake up by myself. Every morning, my dad was waking]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>My Gradual Release of Responsibility goal was to wake up by myself.<br />
Every morning, my dad was waking me up because I always forgot to put on my alarm.<br />
To achieve my goal, I have been put a reminder on my bed side table to put on my alarm and I have said to my dad that I have this Gradual Release of Responsibility goal and that I have to wake up by myself from now on.<br />
Some times, the alarm comes into my dream and be something else’s sound like some one’s stopwatch on their watch. I am still practicing it, but this week, my dad never woke me up yet.<br />
I some times could not wake up at 5:50 AM because I sleep around 9 PM so I think maybe I should actually sleep around 8 PM so I have enough sleep during the night.<br />
I still want to get better at waking up by myself so I would try to wake up every morning perfectly at 5:50 AM so I could get to the school MONTRI bus on time.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Elegant Arm Warmers...]]></title>
<link>http://silverroseknits.wordpress.com/2010/01/25/elegant-arm-warmers/</link>
<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 22:56:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Felicity</dc:creator>
<guid>http://silverroseknits.wordpress.com/2010/01/25/elegant-arm-warmers/</guid>
<description><![CDATA[&#8230;because cably arm warmers doesn&#8217;t have quite the same ring to it. For years I really wa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&#8230;because cably arm warmers doesn&#8217;t have quite the same ring to it. For years I really wa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mesin-mesin Pabrik Pupuk Organik Granul]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/24/mesin-mesin-pabrik-pupuk-organik-granul/</link>
<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 10:35:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/24/mesin-mesin-pabrik-pupuk-organik-granul/</guid>
<description><![CDATA[Urutan kerja dalam proses pembuatan pupuk organik granul (POG) adalah sebagai berikut: granulasi pen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Urutan kerja dalam proses pembuatan pupuk organik granul (POG) adalah sebagai berikut: </p>
<ul>
<li>granulasi</li>
<li>pengeringan</li>
<li>pengayakan</li>
<li>penyemprotan/penambahan mikroba</li>
<li>pengemasan</li>
</ul>
<p>Mesin-mesin untuk pembuatan pupuk organik granul seperti pada urutan kerja ini. Mesin-mesin untuk pembuatan pupuk organik antara lain adalah: pan granulator, rotary dryer, ayakan, dan rotary mixer. Ada beberapa tambahan peralatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan.</p>
<div id="attachment_2677" class="wp-caption alignnone" style="width: 813px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2009/11/baganpabrik.png"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/11/baganpabrik.png?w=803&#038;h=384" alt="Bagan Pabrik Pupuk Organik Granul" title="baganpabrik" width="803" height="384" class="size-full wp-image-2677" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh Bagan Pabrik Pupuk Organik Granul</p></div><br />
<!--more--></p>
<p>Berikut ini penjelasan dari satu line mesin-mesin pabrik POG dengan kapasitas 8 &#8211; 10 ton/hari atau kira-kira 1 ton/jam.</p>
<h3><strong>Pan Granulator</strong></h3>
<p><div id="attachment_4723" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/pangranulator3000mm.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/pangranulator3000mm.jpg?w=400&#038;h=300" alt="pan granulator kapasitas 1ton/jam" title="pangranulator3000mm" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4723" /></a><p class="wp-caption-text">Pan Granulator Kapasitas 1 ton/jam</p></div>
<p>Pan granulator berfungsi untuk membuat granul. Pan granulator berbentuk piringan besar dengan kemiringan tertentu dan kecepatan putar tertentu pula. Pan granulator dengan diameter piringan kurang 3000 mm memiliki kapasitas antara 800 &#8211; 1000 kg/jam. Kapasitas ini tergantung juga pada operatornya. </p>
<p>Ukuran besar kecilnya granul tergantung pada operator yang membuatnya dan bahan-bahan yang dipergunakan. Granul akan jatuh dengan sendirinya karena gaya sentrifugal putara pan granulator. Granul basah yang keluar dari pan, selanjutnya dikeringkan dengan menggunakan rotary dryer.</p>
<p>Untuk meningkatkan efisiensi produksi, granul yang sudah terbentuk bisa diayak agar ukurannya seragam. </p>
<h3><strong>Rotary Dryer/Pengering Putar</strong></h3>
<hr />Baca juga: <a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/10/mesin-pengering-pupuk-organik-granul-pog/">Rotary dryer</a><br />
<hr />
<p>Rotary dryer atau pengering putar berfungsi untuk mengeringkan granul yang baru terbentuk. Ukuran dan kapasitas pengering bermacam-macam disesuaikan dengan kapasitas pan granulator. Berikut ini adalah rotary dryer dengan kapasitas 1 ton/jam.</p>
<div id="attachment_4725" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarydryer001.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarydryer001.jpg?w=400&#038;h=300" alt="rotary dryer" title="rotarydryer001" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4725" /></a><p class="wp-caption-text">Rotary Dryer kapasitas 1 ton/jam</p></div>
<p>Rotary dryer berbentuk tabung silinder. Diameter tabung 27 inci dengan panjang 12 m. Di dalam tabung dibuat semacam screw atau sirip-sirip yang dibuat sedemikian rupa agar granul bisa berjalan ke arah bawah. </p>
<div id="attachment_4724" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/burnersolar001.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/burnersolar001.jpg?w=400&#038;h=300" alt="Burner Solar" title="burnersolar001" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4724" /></a><p class="wp-caption-text">Burner Solar</p></div>
<p>Sumber panas yang dipergunakan bisa dengan solar, batubara atau kayu. Ketika harga solar murah, solar merupakan alternatif yang baik. Tetapi dengan naiknya harga solar, saat ini harga solar industri kurang lebih Rp. 6.500/L, penggunaan solar cukup mahal. Biaya pengeringan dengan solar kurang lebih Rp. 100/kg granul. Alternatif lain adalah menggunakan kayu bakar. Namun diperlukan boiler berbahan bakar kayu. Panas dari boiler ini dihembuskan ke dalam rotary dryer. Apabila kayu tersedia cukup banyak, biaya pengeringan hanya kurang lebih Rp. 25/kg granul. Investasi pembuatan boiler cukup mahal.</p>
<p>Kadar air granul yang keluar dari pengering ini kurang lebih 10 &#8211; 12%.</p>
<p>Granul yang baru keluar dari pan granulator suhunya kurang lebih 85 derajat Celsius. Suhu ini terlalu tinggi jika akan disemprotkan mikroba.</p>
<h3><strong>Ayakan</strong></h3>
<div id="attachment_4726" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/ayakan001.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/ayakan001.jpg?w=300&#038;h=400" alt="ayakan putar" title="ayakan001" width="300" height="400" class="size-full wp-image-4726" /></a><p class="wp-caption-text">Ayakan Putar</p></div>
<p>Di bawah rotary dryer diletakkan ayakan putar. Ayakan ini akan memisahkan granul yang berukuran kecil, sedang, dan besar. Ayakan diberi dua macam screen. Screen yang didepan berukuran 12 mesh. Granul yang berukuran kecil akan jatuh di bagian ini. Selanjutnya graul yang kecil-kecil ini dikembalikan ke pan granulator untuk dibuat granul kembali. Ayakan di bagian depan berukuran 5 mesh. Granul yang berukuran kurang lebih 3 &#8211; 5 mm akan masuk ke saringan ini. Granul yang berukuran besar akan keluar di ujung saringan. Granul-granul ini kemudian dihacurkan kembali dan dipergunakan untuk pembuatan granul.</p>
<div id="attachment_4729" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/ayakan003.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/ayakan003.jpg?w=400&#038;h=300" alt="Ayakan" title="ayakan003" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4729" /></a><p class="wp-caption-text">Screen pada ayakan putar, depan 12 mesh, belakang 5 mesh</p></div>
<div id="attachment_4730" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/ayakan002.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/ayakan002.jpg?w=400&#038;h=300" alt="Ayakan putar" title="ayakan002" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4730" /></a><p class="wp-caption-text">Ujung ayakan putar</p></div>
<p>Keistimewaan ayakan ini adalah juga sekaligus berfungsi sebagai pendingin. Suhu yang masuk ke ayakan 85 derajat celsius. Suhu granul yang keluar dari ayakan kurang lebih 30 derajat celsius. Suhu yang sangat rendah dan bisa langsung disemprotkan mikroba.</p>
<h3><strong>Rotary Mixer</strong></h3>
<div id="attachment_4732" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer002.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer002.jpg?w=300&#038;h=400" alt="rotary mixer" title="rotarymixer002" width="300" height="400" class="size-full wp-image-4732" /></a><p class="wp-caption-text">Rotary mixer untuk menyemprotkan mikroba</p></div>
<p>Saat ini pupuk organik granul disyaratkan mengandung mikroba biofertilizer. Mikroba-mikroba ini biasanya disemprotkan pada saat akhir proses granulasi. Jadi ditambahkan bukan pada saat pembuatan granul, tetapi setelah terbentuk granul. </p>
<p>Alat  ini dibuat untuk tujuan itu. Alat ini bentuknya mirip dengan rotary dryer tetapi dengan diameter yang lebih kecil, sekitar 60 cm dan panjang 6 m. Di dalamnya juga dibuat screw. Selain itu juga dipasang instalasi pipa dengan nozzel untuk menyemprotkan mikroba. Pipa ini dihubungkan dengan tangki kecil untuk menampung cairan mikroba. Tangki dihubungkan dengan mesin pompa otomatis. Secara otomatis mesin ini akan menyemprotkan mikroba setiap putaran tertentu dengan volume tertentu. Banyaknya volume dan waktu penyemprotan diatur/diset dengan menggunakan mesin otomatis.</p>
<div id="attachment_4733" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer001.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer001.jpg?w=400&#038;h=300" alt="" title="rotarymixer001" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4733" /></a><p class="wp-caption-text">Rotary Mixer</p></div>
<div id="attachment_4735" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer003.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer003.jpg?w=400&#038;h=300" alt="rotary mixer" title="rotarymixer003" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4735" /></a><p class="wp-caption-text">Tangki dan Pompa Rotary Mixer</p></div><br />
Tangki dan pompa udara untuk menyemprotkan cairan mikroba.</p>
<p><div id="attachment_4736" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer004.jpg"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/rotarymixer004.jpg?w=400&#038;h=300" alt="rotary mixer" title="rotarymixer004" width="400" height="300" class="size-full wp-image-4736" /></a><p class="wp-caption-text">Pengatur otomatis rotary mixer</p></div>
<p>Alat ini mengatur kecepatan putar rotary, volume cairan, dan waktu penyemprotan.</p>
<p>Menurut saya, sebenarnya penambahan mikroba bisa dilakukan pada saat granulasi. Mikroba yang ditambahkan akan tersimpan di dalam granul sehingga bisa lebih bertahan lama. Memang ada sedikit problem dengan pengeringan. Pengeringan dengan suhu &#62; 100 derajat celsius dapat membunuh mikroba. Namun, dengan sedikit inovasi teknis. Kendala ini dapat diatasi. </p>
<p>Meskipun demikian, alat rotary mixer ini masih diperlukan untuk meyakinkan bahwa mikroba tetap hidup di dalam granul.</p>
<h3><strong>Kapasitas Total Mesin</strong></h3>
<p>Kapasitas total satu line mesin-mesin pupuk organik granul ini kurang lebih 1 ton/jam atau 8 &#8211; 10 ton/hari. Kapasitas mesin juga ditentukan oleh operator yang menggunakan mesin-mesin ini, terutama pan granulator.</p>
<p>Peningkatan kapasitas pabrik biasanya dilakukan dengan mengadakan mesin-mesin ini. Sebagai contoh pabrik dengan kapasitas 100 ton/hari dibuat dengan mengandakan 10 kali mesin-mesin ini. </p>
<p>Keunggulan mesin pabrik POG ini dibandingkan dengan pabrik-pabrik lain adalah pada efisiensi granulasi, pengeringan, dan pendinginan. Granul yang keluar dari ayakan suhunya sudah 30 derajat celsius. Selain itu ada penambahan rotary mixer untuk menyemprotkan mikroba. Pada mesin-mesin era sebelumnya alat ini tidak ada dalam &#8216;line&#8217; pabrik pupuk organik.</p>
<h3><strong>Waktu Pembuatan Mesin</strong></h3>
<p>Menurut ahli teknik yang merancang pabrik ini. Satu line pabrik dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan. Dengan catatan, semua bahan tersedia dan tidak ada hambatan berarti dalam proses pembuatan mesin ini.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bahan Baku Utama POG: Kompos, Kohe, &amp; Pukan]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/23/bahan-baku-utama-pog-kompos-kohe-pukan/</link>
<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 08:33:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/23/bahan-baku-utama-pog-kompos-kohe-pukan/</guid>
<description><![CDATA[Pupuk organik granul (POG) berbahan baku utama bahan organik yang sudah melapuk. Bahan baku utama PO]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/16/gambar-animasi-gratis-untuk-presentasi-power-point/"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/03/pohonemas.gif?w=128&#038;h=133" alt="pupuk organik" title="pupuk_organik" width="128" height="133" class="alignleft size-full wp-image-4707" /></a> Pupuk organik granul (POG) berbahan baku utama bahan organik yang sudah melapuk. Bahan baku utama POG yang paling banyak digunakan adalah pupuk kandang atau kotoran hewan. Dengan banyaknya permintaan POG, maka meningkat pula permintaan akan bahan baku POG ini. Akibatnya kohe menjadi langka, hargnya naik, dan mulai banyak penipuan dan manipulasi. </p>
<p>Para produsen POG perlu mulai melakukan diversifikasi bahan baku agar produksi POG-nya aman. Ada banyak bahan-bahan organik yang bisa dimanfaatkan.  Beberapa bahan organik yang bisa dimanfaatkan untuk bahan baku utama POG antara lain adalah:</p>
<p><img src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs295.ash1/22255_1320939231906_1483567224_859569_3316702_n.jpg" alt="kohe sapi" /><br />
Kohe (kotoran hewan) sapi.<br />
Kohe dari sapi umumnya berwarna coklat terang sampai kehitam-hitaman. <!--more--></p>
<p><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/koheayam01.jpg" alt="kohe ayam" /><br />
Kohe (kotoaran hewan)/Pupuk Kandang (Pukan) ayam</p>
<p><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2010/01/komposhalus.jpg" alt="kompos dedaunan halus" /><br />
Kompos dari limbah pertanian/dedaunan<br />
Kompos yang berasal dari daun-daunan umumnya berwarna lebih hitam dan terasa lebih ringan.</p>
<p>Sebenarnya masih ada beberapa bahan lain yang juga cukup potensial digunakan sebagai bahan campuran POG, seperti: gambut dan kompos dari limbah agroindustri/perkebunan.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Modus Lain Penipuan Kotoran Hewan/Pupuk Kandang Sapi untuk POG]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/23/modus-lain-penipuan-kotoran-hewanpupuk-kandang-sapi/</link>
<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 08:17:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/23/modus-lain-penipuan-kotoran-hewanpupuk-kandang-sapi/</guid>
<description><![CDATA[Di posting sebelumnya saya sudah sampaikan beberapa modus penipuan kohe oleh suplier kohe (kik di si]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Di posting sebelumnya saya sudah sampaikan beberapa modus penipuan kohe oleh suplier kohe (<a href="http://isroi.wordpress.com/2009/12/13/modus-penipuan-pemasok-kohe/">kik di sini</a>) dan bagaimana cara untuk mengeceknya secara sederhana (<a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/09/cara-sederhana-menguji-kualitas-kohe-kotoran-hewan-atau-pupuk-kandang/">kik di sini</a>). Hari ini saya menemui modus penipuan lain yang digunakan oleh suplier kohe untuk curang.</p>
<p><img src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs295.ash1/22255_1320939231906_1483567224_859569_3316702_n.jpg" alt="Kohe campur gergajian" /></p>
<p>Dengan metode sebelumnya kohe yang dicampur dengan tanah/atau pasir sangat mudah dikenali. Karena tanah atau pasir akan segera tenggelam ketika dimasukkan ke dalam air.<br />
<!--more--><br />
Rupanya para suplier kohe tidak kurang akal. Karena setiap bahan baku yang datang selalu dicek dengan air dan apabila banyak yang tenggelam akan dikembalikan, mereka menambahkan bahan lain yang ringan dan mengapung ketika dimasukkan ke dalam air. Bahan tambahan yang digunakan adalah serbuk gergaji. </p>
<p>Serbuk gergaji memilik BJ (berat jenis) sekitar 0.7. Jadi akan mengapung ketika dimasukkan ke dalam air yang BJ-nya 1. Serbuk gergaji ini halus dan warnanya juga coklat, jadi agak sulit dibedakan dengan kotoran ternak dari sapi. </p>
<p>Sebenarnya kohe abal-abal ini juga cukup mudah dikenali dengan metode yang sama seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya (<a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/09/cara-sederhana-menguji-kualitas-kohe-kotoran-hewan-atau-pupuk-kandang/">Klik di ini</a>). Secara visual juga bisa dikenali. Warna serbuk kayu biasanya lebih putih atau lebih cerah dari kotoran hewan. Perhatikan foto di atas, ada bercak-bercak putih yang cukup menyolok. </p>
<p>Kemudian ketika dimasukkan ke dalam air akan banyak kohe yang mengapung. Coba ambil kohe yang mengapung ini dan perhatikan bahwa yang mengapung mirip dengan serbuk gerjajian. </p>
<p>Memang susah mendapatkan suplier yang jujur. Tetapi saya berharap dengan artikel ini setidaknya para produsen lebih berhati-hati dan para suplier juga segera sadar. Wallahu&#8217;alam. </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tip Pupuk Organik Granul: Meningkatkan Efisiensi Pengeringan POG dengan Rotary Dryer]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/12/tip-pupuk-organik-granul-meningkatkan-efisiensi-pengeringan-pog-dengan-rotary-dryer/</link>
<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 04:51:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/12/tip-pupuk-organik-granul-meningkatkan-efisiensi-pengeringan-pog-dengan-rotary-dryer/</guid>
<description><![CDATA[Pupuk Organik Granul Pengeringan POG merupakan salah satu bagian yang banyak makan biaya, karena mem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><div id="attachment_3023" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pabrik_pog03.jpg"><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pabrik_pog03.jpg" alt="pupuk organik granul" title="pabrik_pog03" width="400" height="316" class="size-full wp-image-3023" /></a><p class="wp-caption-text">Pupuk Organik Granul</p></div><br />
Pengeringan POG merupakan salah satu bagian yang banyak makan biaya, karena membutuhkan energi yang lumayan besar. Dalam artikel sebelumnya (a href=”http://isroi.wordpress.com/2010/01/10/mesin-pengering-pupuk-organik-granul-pog/” &#62;mesin pengering rotary dryer</a>)saya sudah menyampaikan beberapa macam rotary dryer untuk pengeringan POG. Dalam artikel ini saya ingin menyampaikan beberapa tip untuk meningkatkan efisiensi pengeringan.</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=150#38;h=300" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="150" align="right" /></a>Efisiensi pengeringan yang saya maksud di sini adalah banyaknya POG kering yang diproduksi berdasarkan biaya yang dibutuhkan. Biaya di sini adalah biaya bahan bakar/energi. Misalkan saja biaya pengeringannya Rp. 100/kg. Andaikan saja kita bisa mengurangi biaya ini menjadi Rp. 80/kg atau bahkan bisa Rp. 50/kg, berarti efisiensi pengeringannya meningkat.</p>
<p><!--more--><br />
Kesalahan umum yang sering dilakukan oleh produsen POG adalah memasukkan semua granul dari pan granulator ke dalam pengering. Granul besar, granul kecil, bahkan yang masih serbuk semua masuk ke dalam pengering. Panas/energi pengering digunakan untuk mengeringkan semua bahan yang masuk. Termasuk granul-granul yang rejek (ukuran terlalu besar atau terlalu kecil). Pernah saya menghitung berapa granul yang sesuai spek dan granul yang rejek setelah keluar dari pengering dan ayakan. Ternyata hanya sekitar 80% yang sesuai spek dan 20% lainnya rejek. Kalau kita bisa mengurangi yang 20% ini, berarti kita bisa meningkatkan efisiesni pengeringan sekitar 20% juga. Misal: biaya pengeringan saat ini Rp. 100/kg, kalau kita tingkatkan 20% akan menjadi Rp. 83/kg. Sebuah angka yang cukup berarti.</p>
<p>Strategi yang dilakukan sangat sederhana sekali, yaitu melakukan pengayakan sebelum granul dimasukkan ke dalam pengering. Jadi hanya granul yang sesuai spek saja yang dimasukkan ke mesin pengering. Granul yang kecil-kecil dikembalikan lagi ke pan granulator untuk digranulasi kembali. Sedangkan granul yang berukuran besar-besar dikecilkan terlebih dahulu sebelum dikembalikan ke pan granulator. Karena granul belum kering, granul yang berukuran besar dikecilkan secara manual saja, tidak perlu menggunakan crusser. Caranya diinjak-injak sambil dicampur dengan bahan yang masih kering baru kemudian dimasukkan kembali ke dalam pan granulator. Mudah sekali dan hemat. </p>
<p>Dengan tip yang sederhana ini banyak keuntungannya: efisiensi pengeringan meningkat dan efisiensi granulasi juga meningkat. Karena tidak banyak granul yang rejek. Wallahu&#8217;alam. Semoga bermanfaat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tip Produksi Pupuk Organik Granul (POG): Agar Granul Seragam &amp; Sedikit yg Rejek]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/12/tip-produksi-pupuk-organik-granul-pog-agar-granul-seragam-sedikit-yg-rejek/</link>
<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 03:27:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/12/tip-produksi-pupuk-organik-granul-pog-agar-granul-seragam-sedikit-yg-rejek/</guid>
<description><![CDATA[Praktek granulasi POG Membuat pupuk organik granul (POG) gampang-gampang susah. Apalagi menggunakan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_3019" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/granulasi02.jpg"><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/granulasi02.jpg" alt="Praktek granulasi POG" title="granulasi02" width="400" height="287" class="size-full wp-image-3019" /></a><p class="wp-caption-text">Praktek granulasi POG</p></div>
<p>Membuat pupuk organik granul (POG) gampang-gampang susah. Apalagi menggunakan pan granulator, membuat POG sebenarnya sangat mudah. Namun, demikian membuat granul dengan pan granulator perlu keahlian plus perasaan. </p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=150#38;h=300" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="150" align="right" /></a>POG yang baik seharusnya ukurannya seragam dan bulat sempurna. Seringkali bentuk granul penjol-penjol dan banyak yang besar-besar. Tingkat kegagalan juga harus tinggi.  Granul yang rejek yang baik di bawah 10%, yaitu granul yang terlalu besar atau granul yang terlalu kecil. Granul yang kecil-kecil bisa langsung dikembalikan ke pan granulator untuk dibuat granul kembali. Sedangkan granul yang besar-besar perlu dihaluskan kembali sebelum masuk ke dalam pan granulator.<br />
<!--more--></p>
<div id="attachment_3018" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/granulasi01.jpg"><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/granulasi01.jpg" alt="granulasi pupuk organik" title="granulasi01" width="400" height="300" class="size-full wp-image-3018" /></a><p class="wp-caption-text">Granulasi POG</p></div>
<p>Berikut ini ada beberapa tip agar ukuran granul seragam dan tidak banyak yang rejek.</p>
<p>1.Tingkat kehalusan bahan baku harus dijaga. Bahan baku POG, seperti kohe, pukan, kompos, dan lain-lain sebaiknya di ayak terlebih dahulu dengan ayakan 3 mm. Sehingga kerikil-kerikil atau gumpalan bahan tidak masuk ke dalam pan granulator. Kerikil atau gumpalan bahan ini akan menjadi inti granul pada saat granulasi dan ukurannya bisa besar-besar sekali.<br />
2.Bahan harus tercampur merata. Jadi pada saat pencampuran bahan harus diupayakan semerata mungkin. Campuran yang tidak merata bisa menyebabkan proses granulasi tidak sempurna. Ada bahan yang cepat tergranulasi dan ada juga bahan yang sulit atau bahkan tidak bisa menggranul. Bahan yang cepat tergranulasi akan menjadi besar-besar. Dan bahan yang sulit tergranulasi akan menjadi granul yang kecil-kecil atau serbuk.<br />
3.Air yang digunakan untuk granulasi diupayakan bisa disemprotkan secara merata dan kecil. Tidak mengocor terus. Air (bisa juga larutan molases untuk perekat) yang mengocor besar akan membuat granul berukuran besar-besar. Ini sering terjadi pada POG yang menggunakan molases sebagai perekat. Konsentrasi molases juga bisa menyebabkan ukuran granul tidak seragam. Granul yang terbentuk duluan akan terus membesar dan membesar jika tidak segera keluar dari pan granulator.<br />
4.Upayakan agar bahan-bahan pupuk organik tidak menempel di dinding pan granulator. Pada saat proses granulasi sering terjadi bahan-bahan menempel pada plat pan granulator. Bahan-bahan  yang menempel ini harus dijaga (dengan menggunakan sekop) agar tidak terus menempel. Ketika bahan yang menempel sudah menebal dan dikeruk dengan sekop, ukuran bahan menjadi besar-besar dan membuat granul yang besar-besar juga.<br />
5.Atur tingkat kemiringan dan kecepatan pan granulator agar menghasilkan granul yang terbaik. Tingkat kemiringan yang terlalu tegak akan menyulitkan bahan untuk menggranul. Sedangkan yang terlalu landai akan membuat granul menjadi berukuran besar dan kurang padat. Putaran pan yang terlalu cepat juga menyebabkan bahan sulit menggranul atau ukuran granulnya terlalu kecil. Jika putaran terlalu lambat, proses granulasi akan berjalan lambat dan ukuran granulnya tidak seragam.<br />
6.Operator pan granulator. Orang atau pekerja yang membuat granul dengan pan granulator sebaiknya orang yang sudah terlatih dan terampil. Bagian ini sangat krusial sekali. Pekeerja yang tidak terampil bisa menyebabkan produktifitas tidak mencapai target dan bentuk granul yang tidak seragam dan banyak yang rejek.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Formulasi POG Premium]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/10/formulasi-pog-premium/</link>
<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 14:24:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/10/formulasi-pog-premium/</guid>
<description><![CDATA[POG yang banyak dipasaran saat ini umumnya kualitasnya kurang baik. Kasihan petani yang paling banya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/16/gambar-animasi-gratis-untuk-presentasi-power-point/"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2008/02/sawit4.gif" alt="pupuk sawit" align="left"></a>POG yang banyak dipasaran saat ini umumnya kualitasnya kurang baik. Kasihan petani yang paling banyak dirugikan. Banyak petani yang kapok tidak mau menggunakan POG yang kualitasnya jelek. POG kualitas premium ini dibuat agar petani tidak dirugikan. Meskipun harganya relatif tinggi dibandingkan dengan POG-POG. Maklum menggunakan bahan-bahan yang dijaga kualitasnya.</p>
<p><img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs295.ash1/22255_1308680605448_1483567224_830224_7862722_n.jpg" alt="Formulasi POG Premium" /><br />
Mencampur bahan-bahan sebelum masuk ke pan granulator. Bahan-bahan dipilih dan dijaga kualitasnya.<br />
<!--more--><br />
<img src="http://www.facebook.com/photo.php?pid=830226&#38;id=1483567224" alt="POG Kualitas Premium" /><br />
POG yang baru keluar dari ayakan dan pengering.</p>
<p><img src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs295.ash1/22255_1308680685450_1483567224_830226_7894103_n.jpg" alt="Formula POG G2" /><br />
Formula POG G2</p>
<p><img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs215.snc3/22255_1308680725451_1483567224_830227_3512154_n.jpg" alt="Formula POG G2" /><br />
Formula POG G2</p>
<p><img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs235.snc3/22255_1308680765452_1483567224_830228_6903747_n.jpg" alt="Formula POG G2D1" /><br />
Formula POG G2D1</p>
<p><img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs235.snc3/22255_1308683605523_1483567224_830233_1169242_n.jpg" alt="Formula POG G3" /><br />
Formula POG G3</p>
<p><img src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs295.ash1/22255_1308683645524_1483567224_830234_8154050_n.jpg" alt="Formula G3" /><br />
Formula POG G3</p>
<hr />Catatan: POG ini masih prototipe dan baru diselesai diformulasi. Tahap selanjutnya adalah test lab, uji tanaman, uji efikasi, dan uji lapang. Jalan masih panjang.<br />
<hr />
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=150#38;h=300" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="150" align="" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mesin Pengering Pupuk Organik Granul (POG)]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/10/mesin-pengering-pupuk-organik-granul-pog/</link>
<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 13:28:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/10/mesin-pengering-pupuk-organik-granul-pog/</guid>
<description><![CDATA[Dalam sebuah pabrik POG mesin pengering merupakan salah satu mesin pabrik yang penting. Fungi utama ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=100" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="100" align="right" /></a>Dalam sebuah pabrik POG mesin pengering merupakan salah satu mesin pabrik yang penting. Fungi utama mesin pengering adalah untuk mengeringkan granul yang baru saja dibuat di pan granulator. Mesin pengering yang paling umum digunakan adalah tipe rotary dryer. Mesin ini berbentuk tabung yang berputar dan diujungnya diberi &#8216;burner&#8217;. </p>
<p>Mesin pengering ada bermacam-macam, mulai yang paling sederhana sampai yang besar. Berikut ini beberapa mesin pengering yang pernah aku lihat di beberapa pabrik POG.</p>
<h3><strong>Pengering Sangat Sederhana (PSS) </strong></h3>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengering_sederhana.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p>Rotary Dryer yang dibuat dari sambungan drum bekas. Bahan bakar untuk burner yang dipergunakan adalah minyak tanah. Waktu itu harga minyak tanah masih sangat murah sekali. Mesin ini aku lihat di sebuah pabrik POG yang sangat-sangat sederhana. Menurut saya kreatif juga pengusaha (lebih cocoknya pegrajin) ini. Dengan modal yang cukup pas-pasan dia mencoba membuat sebuah pabrik POG. Tetapi melihat hasil pengeringan dan konstruksinya, mesin pengering ini kurang efisien. Meskipun begitu sudah cukup baik untuk skala kecil.</p>
<p><!--more--><br />
<img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengeringputersederhana.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" width="300" /></p>
<h3><strong>Pengering Ukuran Sedang</strong></h3>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengering_sedang.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p>Rotary Dryer ukuran  yang lebih besar ukurannya kurang lebih seperti foto di bawah ini. Pengering ini ada disebuah pabrik POG ukuran sedang dengan kapasitas produksi sekitar 5 ton per hari (satu line). Bahan bakar untuk burner yang dipergunakan masih menggunakan minyak tanah (maklum waktu itu minyak tanah masih sangat murah). Keistimewaan pengering ini adalah dilapisi dengan insulator/penghalang panas yang dibuat dari glass wool. Dengan cara ini tidak banyak panas yang hilang.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengeringsederhana02.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<h3><strong>Pengering Ukuran Besar</strong></h3>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengeringbesar02.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p>Rotary dryer ini berada di pabrik POG yang besar. Kapasitas per line-nya rata-rata 8 ton per hari. Kalau pekerjanya terampil bisa mencapai 10 ton per hari. Diameternya cukup besar dan bahan bakar yang dipergunakan adalah solar. Mesin ini sangat efisien dan bisa mengeringkan granul dengan cepat. Kadar air yang keluar dari pengering ini kurang lebih 12-15%.  Ini bocoran dari pemilik pabrik, katanya biaya pengeringan ini sangat murah meskipun menggunakan solar: kurang dari 100 perak.  Salah satu keunggulan dari pabrik ini adalah suhu granul yang keluar dari mesin pabrik. Dengan sedikit inovasi, suhu granul yang keluar hanya 30oC. </p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengeringbesar01.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengeringbesar03.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengeringbesar04.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/pengeringbesar05.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<h3><strong>Pengering Kapasitas Sangat Besar</strong></h3>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/mesinpengeringsangatbesar01.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p>Ini merupakan pengering terbesar yang pernah saya temui. Ukuran panjangnya kurang lebih 19 meter dan diameternya kira-kira 120”.  Kapasitas yang besar ini dibuat untuk memenuhi kapasitas produksi pupuk organiknya. Bahan bakar yang dipergunakan adalah minyak hasil sulingan penduduk lokal. Mirip solar tetapi harganya sangat miring.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/mesinpengeringsangatbesar02.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/mesinpengeringsangatbesar03.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/mesinpengeringsangatbesar04.jpg" alt="" title="pengering_sederhana" /></p>
<h3><strong>Bahan Bakar Pengering</strong></h3>
<p>Ada banyak pilihan bahan bakar yang bisa dipergunakan untuk mesin pengering. Beberapa tahun yang lalu ketika minyak tanah masih sangat murah, minyak tanah merupakan pilihan utama yang rasional untuk mesin pengering. Tetapi ketika saat ini harga minyak tanah sudah mahal, pilihan kedua adalah solar. Hanya saja harga solar untuk industri juga lumayan mahal. </p>
<p>Pilihan bahan bakar yang lain adalah batu bara. Batu bara sangat murah dan memiliki nilai kalori yang besar. Hanya masalahnya batubara menghasilkan limbah/polutan yang sangat berbahaya, misalnya: gas CO, CO2 dan fly ash. Fly ash sangat sulit diatasi dan rasanya tidak ekonomis untuk pabrik ukuran sedang. </p>
<p>Pilihan yang lain adalah dengan menggunakan kayu bakar. Jika di lokasi dekat pabrik banyak tersedia kayu, kayu bakar merupakan pilihan yang cukup baik. Biaya produksi bisa ditekan sangat rendah bila menggunakan kayu bakar. Hanya saja, pengusaha POG harus membangun instalasi tungku yang biayanya tidak murah. Selain itu pabrik akan banyak debu dan terlihat kotor. </p>
<p>***<br />
Itu tadi beberapa pilihan pengering yang biasa digunakan di dalam pabrik POG. Pengering yang mana yang Anda pilih tergantung dengan beberapa faktor. Pilihan terbaik adalah mesin pengering yang bisa mengeringkan dengan cepat, tetapi biayanya murah.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cara Sederhana Menguji Kualitas Kohe (kotoran hewan) atau Pupuk Kandang]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2010/01/09/cara-sederhana-menguji-kualitas-kohe-kotoran-hewan-atau-pupuk-kandang/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 14:52:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2010/01/09/cara-sederhana-menguji-kualitas-kohe-kotoran-hewan-atau-pupuk-kandang/</guid>
<description><![CDATA[Baca juga: Modus penipuan kohe/pukan Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya tentang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Baca juga: <a href="http://isroi.wordpress.com/2009/12/13/modus-penipuan-pemasok-kohe/">Modus penipuan kohe/pukan</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=150#38;h=300" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="150" align="right" /></a>Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel <a href="http://isroi.wordpress.com/2009/11/25/cara-mudah-menguji-keaslian-pupuk-kandang-atau-kohe-kotoran-hewan/">sebelumnya tentang pengujian kualitas kohe</a> (kotoran hewan) dengan cara yang sangat sederhana. Artikel ini saya buat karena keprihatinan saya dengan kualitas kohe yang ada di pasaran saat ini. Banyak sekali kohe yang dicampur dengan tanah atau pasir.  Saya berharap artikel ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk para pengusaha POG (pupuk organik granul) agar tidak tertipu oleh suplier kohe. Atau para pengepul-pengepul kohe agar tidak ditipu oleh pemasok-pemasoknya.</p>
<p>Alat-alat yang dipergunakan (hanya):</p>
<ul>
<li>gelas</li>
<li>air </li>
<li>sendok</li>
</ul>
<p>Kebetulan saya sedang di pabrik POG dan ada beberapa suplier kohe yang datang.  Mereka membawa beberapa contoh kohe ada juga contoh kompos. Saya menguji kurang lebih 6 contoh yang saya uji. Saya tampilkan di sini satu contoh kohe yang baik dan satu contoh kohe yang banyak campuran tanahnya.</p>
<hr />Catatan: cara uji ini hanya secara visual saja. Uji yang lebih akurat harus melalui uji laboratorium. Namun, setidaknya uji ini bisa menjadi patokan awal sebelum uji laboratorium.<br />
<hr />
<p><!--more--></p>
<h3><strong>Kohe yang Bagus</strong></h3>
<p>1.Siapkan air yang dimasukkan ke dalam gelas. Pilih gelas yang polos dan jernih.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_air.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>2.Masukkan satu sendok contoh kohe ke dalam air.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_a01.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>3.Kohe yang baik akan mengapung dan tidak cepat tenggelam ketika dimasukkan ke dalam air.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_a02.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>4.Aduk kohe dengan air.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_a03.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>5.Perhatikan air menjadi keruh dan banyak bagian kohe yang melayang atau terapung di dalam air.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_a04.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>6.Ketika didiamkan beberapa lama, air tetap keruh dan masih banyak kohe yang mengapung atau melayang. Kondisi ini akan tetap seperti ini selama beberapa lama. Bahkan kalau kohenya bagus sekali, meskipun didiamkan semalaman airnya tetap keruh.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_a05.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<h3><strong>Kohe yang Banyak Campuran Tanahnya</strong></h3>
<p>Salah satu modus penipuan kohe adalah dengan menambah tanah atau pasir ke dalam kohe. Bahkan jumlahnya tidak tanggung-tanggung. Penambahan tanah ke dalam kohe ini selain untuk meningkatkan keuntungan juga akan menambah berat kohe. </p>
<p>Untuk pengusaha POG kerugiannya banyak sekali. Kerugian terbesar adalah kandungan C organik di dalam kohe jadi turun dan akibatnya juga membuat kandungan C organik di dalam POG juga turun drastis. Saya pernah mengujikan kohe yang kandungan C organiknya hanya 8% (gila&#8230;.bener itu suplier). Catatan: kandungan C organik di dalam POG minimal 12%.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b01.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>Sebenarnya secara fisik/visual, kohe yang banyak campuran tanahnya mudah dikenali. Bentuk fisiknya mirip tanah, meskipun sudah dikeringgkan. Kemudian ketika dipegang terasa berat. Kohe seharusnya ringan, lebih ringan dari tanah, karena BJ (berat jenis) kohe lebih rendah dari BJ tanah.</p>
<p>Perhatikan ketika kohe &#8216;abal-abal&#8217; ini dimasukkan ke dalam air.</p>
<p>1.Masukkan satu sendok contoh kohe ke dalam air.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b02.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>2.Ketika kohe dimasukkan terlihat banyak kohe yang segera tenggelam. Ini menunjukkan bahwa BJ kohe itu berat dan banyak campuran tanah atau pasir.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b03.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>3.Jika didiamkkan sejenak tanpa diaduk air terlihat lebih jernih.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b04.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>4.Coba airnya diaduk dan didiamkan sejenak. Perhatikan bahwa banyak endapan-endapan yang segera tenggelam.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b05.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>5.Kalau dilihat lebih dekat, endapan-endapan ini sangat mirip dengan tanah.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b06.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /><br />
Secara visual kohe ini sudah mirip dengan tanah.</p>
<h3><strong>Kompos</strong></h3>
<p>Cara ini juga bisa untuk menguji kualitas kompos. Kebetulan pada saat itu ada suplier yang mengirim contoh kompos. Hanya saja sayangnya kompos yang dikirim ukurannya masih besar, belum dikeringkan dan belum dihaluskan. </p>
<p>Ciri kompos yang baik secara visual:<br />
warnanya hitam atau coklat kehitam-hitaman<br />
ketika dipegang terasa ringan meskipun basah</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_kompos01.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>Perhatikan uji kompos ini dengan air gelas:</p>
<p>1.Masukkan satu sendok contoh kompos ke dalam air.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_kompos02.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>2.Ketika kompos dimasukkan kompos tidak segera tenggelam ke dalam air.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_kompos03.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>3.Setelah diaduk, air tampak keruh dan sebagian kompos melayang atau terapung.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_kompos04.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>4.Karena contoh kompos ini ukurannya kurang halus, sebagian kompos segera tenggelam ketika didiamkan beberapa saat. Tetapi masih terlihat banyak kompos yang terapung.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_kompos05.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /></p>
<p>Agar uji ini lebih akurat, sebaiknya contoh kompos dihaluskan dan dikeringkan. Kompos yang sudah kering sebenarnya sulit dibasahi, Cenderung hidrofobik. Dan kompos akan mengapung di air. Ketika diaduk pun akan sulit basah. Jika sudah diaduk merata sampai, air tetap keruh. Bahkan pernah saya coba sampai dua hari baru airnya tampak agak jernih.</p>
<p>***<br />
Saya tidak tahu dengan pasti siapa yang melakukan penipun-penipuan ini. Bisa saja supliernya atau pemasoknya atau bahkan petani-petani/peternak sapinya sendiri. Ketika saya bertanya ke salah satu pemasok kohe, dia bilang kalau dia sendiri  yang mengambil contoh-contoh kohe ini dari petani. Menurut saya, kemungkinan petaninya sendiri yang mencampurnya dengan tanah.  Pemasok yang lain, ketika dikomplain tentang kualitas kohe kirimannya, akhirnya dia mengaku kalau kohenya dicampur dengan tanah atau lempung yang warnyanya mirip dengan kohe. Nah&#8230;lho&#8230;</p>
<p>Dari sini saya baru mulai bisa memahami, kenapa kualitas POG (khususnya yang subsidi) sebagian besar kurang bagus. Salah satunya dari jeleknya kualtas bahan baku kohe. Padahal dalam POG komposisinya antara 60 – 80%-nya. Banyak petani yang &#8216;kapok&#8217; tidak mau menggunakan POG subsidi karena tanamannya jelek. </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Aw Baby, They Got To Play Free Bird]]></title>
<link>http://inthebellyofashark.wordpress.com/2009/12/21/aw-baby-they-got-to-play-free-bird/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 18:59:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>inthebellyofashark</dc:creator>
<guid>http://inthebellyofashark.wordpress.com/2009/12/21/aw-baby-they-got-to-play-free-bird/</guid>
<description><![CDATA[I didn&#8217;t go to bed until 4 in the morning, and I was still wide awake. I woke up at 6 in the m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://inthebellyofashark.wordpress.com/files/2009/12/this-is-a-trip2.jpg"><img src="http://inthebellyofashark.wordpress.com/files/2009/12/this-is-a-trip2.jpg?w=300" alt="" title="Pog Champion" width="300" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-58" /></a></p>
<p>I didn&#8217;t go to bed until 4 in the morning, and I was still wide awake. I woke up at 6 in the morning and stayed in bed until 8 thirty until I fell into a deep sleep until 11 thirty. I woke up, wide awake, feeling rested, but I know I&#8217;m not. </p>
<p>Let&#8217;s confess; I can&#8217;t wait to move out. I can wait to miss my brother and sister as much as I know I will, and pay bills and support myself, ick. I can&#8217;t wait to move out, and have nothing, and have to work, but those things will be mine, and I will only have to worry about me. Wishful thinking; this won&#8217;t happen for a long while, hopefully. I&#8217;d like to be done school. I&#8217;d like to pay off my loans. Wishful thinking.</p>
<p>My chat is raping my other chat. He whimpers and then I can hear the awful meows for assistance from Baby. Dexter is a fiendish little horn chat. Mickey doesn&#8217;t take his shit though, she looks at him and he knows to eff off. Poor Baby, she can&#8217;t fight back, he&#8217;s so much bigger than her now. </p>
<p>I pulled something in my neck trying to get behind the chair to remove Dexter from Baby. I also just pulled something in my back putting the old computer in the closet. Ouch, brittle Crazy Bones. If I were a pog, it&#8217;d feel like I was annihilated by several slammers. The fancy shiny ones. Play Free Bird.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Modus Penipuan Pemasok KoHe]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2009/12/13/modus-penipuan-pemasok-kohe/</link>
<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 16:29:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2009/12/13/modus-penipuan-pemasok-kohe/</guid>
<description><![CDATA[Baca juga: Cara sederhana menguji kohe, pukan, dan kompos KoHe atau kotoran hewan alias pupuk kandan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Baca juga:<a href="http://isroi.wordpress.com/2010/01/09/cara-sederhana-menguji-kualitas-kohe-kotoran-hewan-atau-pupuk-kandang/"> Cara sederhana menguji kohe, pukan, dan kompos</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=150#38;h=300" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="150" align="right" /></a>KoHe atau kotoran hewan alias pupuk kandang saat ini banyak dicari oleh produsen Pupuk Organik Granul (POG), karena kohe merupakan salah satu bahan baku utama POG.  Namun, karena permintaan yang besar dan suplai yang kurang, membuka celah untuk para pemasok dan broker-broker oportunis.  Seperti yang pernah saya sampaikan pada posting yang lalu.</p>
<p><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2010/01/ujikohe_sampel_b.jpg" alt="Sampel kohe, kotoran hewan" title="ujikohe_sampel_A02" /><br />
Contoh kohe &#8216;abal-abal&#8217;<br />
<!--more--><br />
Tadi siang saya mendapatkan pengakuan dari salah satu pemasok kohe bahwa mereka mencampur kohe dengan tanah (semacam batuan kapur yang mirip dengan tanah, saya lupa namanya). Kalau pada posting saya sebelumnya (memeriksa keaslian kohe), saya baru menduga-duga saja.  Warna dan bentuk kohe ini sangat sulit dibedakan dengan mata telanjang. Penipuannya baru ketahuan kalau diuji di lab.</p>
<p>Setelah, pemasok tersebut dikomplain dan didesak akhirnya dia mengaku kalau mereka mencampur kompos kotoran sapi dengan kapur. Nah&#8230;lho&#8230;.</p>
<p>Oleh karena itu, saya sangat menyarankan pada teman-teman yang baru terjun dalam pembuatan POG atau para produsen POG, berhati-hatilah dengan para penipu dan oportunis ini.  Sebaiknya cek dulu keaslian kohe sebelum diterima masuk ke gudang pabrik. Apabila terbukti banyak mengandung tanah/kapur, sebaiknya dikembalikan saja. Daripada Anda menyesal di kemudian hari. </p>
<p>Agar lebih aman, sebaiknya para produsen POG menggunakan bahan baku yang lebih bervariasi.  Jangan hanya mengandalkan kohe saja, tetapi bisa dengan menggunakan kompos-kompos dari limbah organik pertanian. Atau jika memang memungkinkan melakukan proses pengomposan sendiri, sehingga kualitas bahan baku bisa terjaga dengan baik.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cara Mudah Menguji Keaslian Pupuk Kandang atau Kohe (Kotoran Hewan)]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2009/11/25/cara-mudah-menguji-keaslian-pupuk-kandang-atau-kohe-kotoran-hewan/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 16:31:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2009/11/25/cara-mudah-menguji-keaslian-pupuk-kandang-atau-kohe-kotoran-hewan/</guid>
<description><![CDATA[Tingginya permintaan pupuk organik granul (POG) mendorong permintaan bahan baku POG ini. Bahan baku ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=150#38;h=300" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="150" align="right" /></a>Tingginya permintaan pupuk organik granul (POG) mendorong permintaan bahan baku POG ini.  Bahan baku utama POG adalah kompos, baik kompos dari sisa tanaman atau kotoran hewan (pupuk kandang).  Permintaan kompos, terutama kohe sangatlah tinggi. </p>
<p>Andaikan saja, menurut bocoran (jangan dipercaya ya..), kebutuhan POG tahun depan mencapai ratusan ton. Taruhlah 500 ton saja.  Proporsi pupuk kandang dalam POG kurang lebih 60%, jadi kebutuhan kohe mencapai 300 ton.  Ini kohe kering (kadar airnya di bawah 10%), halus, dan sudah matang. Perkiraan jumlah kohe mentah yang diperlukan bisa mencapai 1000 ton.  Permintaan yang luar biasa besar.<br />
<!--more--><br />
Karena permintaan besar, banyak orang-orang oportunis yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.  Banyak broker-broker kohe yang nakal dan mencoba menipu para produsen POG.  Untuk menambah volume/bobot kohe, para broker mencampur kohe dengan tanah (perkiraan saya seperti ini). Kohe yang sudah dicampur tanah sulit dibedakan secara visual dengan kohe asli.  Namun secara kimia, kohe ini jelas-jelas tidak masuk &#8217;spek&#8217; (baku mutu).</p>
<p>Salah satu persyaratan POG adalah kandungan bahan organik (C organik) minimal 12%.  POG yang dibuat dengan berbahan baku kohe aspal (asli tapi paslu), kandungan bahan organiknya tidak memenuhi spek.  Tidak jarang kandungan bahan organiknya tidak mencapai 10%.  Ini disebabkan karena kandungan bahan organik di dalam kohe sangat rendah, kurang dari 20%.  Bahkan pernah saya menguji kohe yang kandungan bahan organiknya hanya 8%.  Kohe yang asli kandungan bahan organiknya &#62; 20%, bahkan bisa mencapai 30%. </p>
<p>Beberpa pengusaha UKM yang terkena tipu para broker ini dan merugi ketika mulai membuat POG.  Terutama POG-POG yang bersubsidi. </p>
<p>Sebenarnya ada cara yang mudah dan sederhana untuk melihat apakah kohe yang dikirimkan tersebut memenuhi spek atau tidak.  Cara praktis ini hanya perkiraan saja.  Untuk lebih tepatnya memang perlu dikirim ke laboratorium untuk diuji kandungan bahan organiknya.  Meskipun demikian, cara ini bisa dijadikan langkah awal untuk menguji keaslian kohe.</p>
<p>Berikut ini cara sederhana untuk menguji keasliah kohe.<br />
1.Kohe yang asli umumnya berwarna coklat kehitam-hitaman. Jika ditambah tanah umumnya warnanya lebih cerah.<br />
2.Jika kohe dikirim dalam bentuk sudah kering dan halus, umumnya kohe ini terasa ringan ketika diangkat.  Ini karena berat jenis (BJ) kohe relatif rendah.  Jika kohe terasa berat, meskipun kondisinya kering, mamak kohe ini perlu dicurigai kalau tidak asli.<br />
3.Siapkan air di dalam gelas.  Masukkan satu sendok kohe dan diaduk merata.<br />
4.Kohe yang baik seharusnya sebagian kohe yang mengambang di atas permukaan air. Kira-kira seperlima dari berat kohe tersebut.<br />
5.Jika kohe yang mengapung sangat sedikit/sedikit sekali, dan lebih banyak kohe yang tenggelam, maka kohe ini perlu dicurigai kalau aspal. </p>
<p>Cara-cara di atas adalah pengujian secara visual dan kasar.  Kalau Anda belum puas, contoh kohe bisa dianalisakan ke lab tanah terdekat.  Cara-cara tersebut di atas juga bisa untuk menguji keaslian kompos dari sisa-sisa tanaman/sampah.<br />
(Foto-foto menyusul ya&#8230;..isr)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Vídeo POG + AntiVJ]]></title>
<link>http://blogmultiplicidade.wordpress.com/2009/11/24/video-pog-antivj/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 13:11:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>blogmultiplicidade</dc:creator>
<guid>http://blogmultiplicidade.wordpress.com/2009/11/24/video-pog-antivj/</guid>
<description><![CDATA[Quem perdeu o último Multiplicidade com AntiVJ e Principles of Geometry pode ver o vídeo, que dá o g]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Quem perdeu o último Multiplicidade com AntiVJ e Principles of Geometry pode ver o vídeo, que dá o gostinho (mesmo que em 2D) do que foi o evento.</p>
<p style="text-align:center;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/coPA0EyDPmg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/coPA0EyDPmg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Frase do Dia#1]]></title>
<link>http://apenseiradojoao.wordpress.com/2009/11/22/frase-do-dia1/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 01:14:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>apenseiradojoao</dc:creator>
<guid>http://apenseiradojoao.wordpress.com/2009/11/22/frase-do-dia1/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Para resolver uma gambiarra, só criando uma gambiarra maior&#8230;&#8221; by Thiago Doria]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/_R3BW0U5wfms/Swng2x9sAoI/AAAAAAAAAIE/ToadfJlDmBE/caminh%C3%A3o-10.jpg" alt="" width="320" height="240" /></p>
<p style="text-align:center;">&#8220;Para resolver uma gambiarra, só criando uma gambiarra maior&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align:center;">by Thiago Doria</p>
<p style="text-align:center;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dagens barndomsminne]]></title>
<link>http://martehelenelundlangsholt.wordpress.com/2009/11/22/dagens-barndomsminne-3/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 15:16:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>martehelenelundlangsholt</dc:creator>
<guid>http://martehelenelundlangsholt.wordpress.com/2009/11/22/dagens-barndomsminne-3/</guid>
<description><![CDATA[ (Bildet er hentet fra: http://media.photobucket.com/image/pog/redred2007_photos/800px-Pog_Collectio]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://media.photobucket.com/image/pog/redred2007_photos/800px-Pog_Collection.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-608" title="800px-Pog_Collection" src="http://martehelenelundlangsholt.wordpress.com/files/2009/11/800px-pog_collection.jpg" alt="" width="500" height="330" /></a> (Bildet er hentet fra: <a href="http://media.photobucket.com/image/pog/redred2007_photos/800px-Pog_Collection.jpg">http://media.photobucket.com/image/pog/redred2007_photos/800px-Pog_Collection.jpg</a> )</p>
<p>POG! Husker du de små, runde pappstykkene med morsomme, grelle, stygge og ikke minst glitrende motivene? Det gjør i hvert fall jeg <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Jeg var oppslukt av dette, både selve kortene og &#8220;spillene&#8221; du kunne gjøre med dem! Husker at mitt yndlings pappstykke var en hvit trompet med glitrende sølvbakgrunn. Ville ikke miste/tape dette pappstykket for alt i verden <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  *Enkle gleder*</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Making of: AntiVJ + POG]]></title>
<link>http://blogmultiplicidade.wordpress.com/2009/11/20/making-of-antivj-pog/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 18:36:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>blogmultiplicidade</dc:creator>
<guid>http://blogmultiplicidade.wordpress.com/2009/11/20/making-of-antivj-pog/</guid>
<description><![CDATA[Quando toca o terceiro sinal, logo antes do começo de mais um Multiplicidade, significa que todo o t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Quando toca o terceiro sinal, logo antes do começo de mais um Multiplicidade, significa que todo o trabalho realizado até então está prestes a ser visto. Até então, tudo o que acontece antes e depois do espetáculo era invisível. Mas reunimos aqui algumas imagens para mostrar o que aconteceu nos bastidores do Multiplicidade AntiVJ + Principles of Geometry.</p>

</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pabrik Pupuk Organik Granul Besar di Jawa Tengah]]></title>
<link>http://isroi.wordpress.com/2009/11/19/pabrik-pupuk-organik-granul-besar-di-jawa-tengah/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:57:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>isroi</dc:creator>
<guid>http://isroi.wordpress.com/2009/11/19/pabrik-pupuk-organik-granul-besar-di-jawa-tengah/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya sempat main ke sebuah pabrik pupuk organik granul skala besar. Kapasit]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://www.ziddu.com/download/8130462/bukupupukorganikgranulisroi.pdf.html"><img src="http://isroi.files.wordpress.com/2009/04/sampuldepantumbnail.jpg?w=150#38;h=300" alt="Buku Pupuk Organik Granul" width="150" align="right" /></a>Beberapa waktu yang lalu saya sempat main ke sebuah pabrik pupuk organik granul skala besar.  Kapasitas per harinya bisa mencapai 200 ton POG.  Pemilik pabriknya adalah Bapak Haji M. Bisri dan lokasinya di Secang Jawa Tengah.</p>
<p>Dengan kapasitas sebesar ini, rasanya pabrik ini adalah pabrik POG terbesar di Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi.  Lebih besar dari yang di sragen, klaten, dan jogja. </p>
<p><div id="attachment_2681" class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><a href="http://isroi.wordpress.com/files/2009/11/bisri01.jpg"><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2009/11/bisri01.jpg" alt="Pabrik POG H. Bisri" title="bisri01" width="450" height="338" class="size-full wp-image-2681" /></a><p class="wp-caption-text">Pabrik POG H. Bisri</p></div><br />
<!--more--></p>
<p><a href="http://isroi.wordpress.com/files/2009/11/bisri021.jpg"><img src="http://isroi.wordpress.com/files/2009/11/bisri021.jpg" alt="" title="bisri02" width="450" height="338" class="alignnone size-full wp-image-2684" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
