<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>positif &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/positif/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "positif"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 06:27:18 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[PERTANIAN KITA DALAM PETA DUNIA ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/11/30/pertanian-kita-dalam-peta-dunia/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 02:40:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/11/30/pertanian-kita-dalam-peta-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Melihat pandangan negara-negara lain terhadap Indonesia dalam pertemuan multilateral APEC di Singapu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/01pertanian-kita-dalam-peta-dunia-01.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3424" title="01pertanian kita dalam peta dunia 01" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/01pertanian-kita-dalam-peta-dunia-01.jpg?w=109" alt="" width="109" height="150" /></a>Melihat pandangan negara-negara lain terhadap Indonesia dalam pertemuan multilateral APEC di Singapura, terasa bahwa kita adalah negara yang dipandang penting dalam peta dunia.</p>
<p>Sebagai negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan memiliki pertumbuhan ekonomi ketiga tertinggi setelah China dan Indonesia, Indonesia dinilai penting dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi global.</p>
<p>Hal tersebut juga berlaku dalam bidang pertanian. Berdasarkan data statistik dunia, Indonesia adalah penghasil pertanian terbesar keenam dunia dengan nilai keluaran sekitar 60 milliar dollar Amerika Serikat (2007). Indonesia adalah produsen biji-bijian pangan (sereal) terbesar kelima dan produsen buah-buahan terbesar kesepuluh di dunia. Indonesia juga produsen beras nomor tiga di dunia setelah China dan India meski merupakan konsumen terbesar ketiga juga setelah China dan Inda. Sekadar menambahkan, Indonesia adalah produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia, nomor tiga untuk karet dan kakao, nomor empat untuk kopi, dan nomor enam untuk the.</p>
<p>Arti penting pertanian Indonesiaitu terefleksikan dalam berbagai usaha mencari solusi persoalan global. Melalui posisi Indonesia yang kian terhormat di forum-forum internasional – ASEAN, APEC, atau G-20 – peran Indonesia dapat lebih banyak tersampaikan.</p>
<p><strong>Ketidakpastian iklim</strong></p>
<p>Dalam ketahanan pangan dan terkait perubahan iklim, Indonesia adalah korban ketidakpastian iklim, tetapi sekaligus dapat menawarkan solusi. Ketidakpastian iklim telah menimbulkan masalah bagi ribuan petani Indonesia yang menghadapi kekeringan, kebanjiran, atau siklus iklim yang berubah-ubah.</p>
<p><!--more-->Ketidakpastian iklim membuat produktivitas kian sulit ditingkatkan, gejolak harga membingungkan. Bahkan, beberapa pulau di Indonesia terancam abrasi air laut dan tercancam tenggelam.</p>
<p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/02pertanian-kita-dalam-peta-dunia-02.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3425" title="02pertanian kita dalam peta dunia 02" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/02pertanian-kita-dalam-peta-dunia-02.jpg?w=128" alt="" width="128" height="150" /></a>Namun, Indonesia juga dapat menawarkan solusi. <em>Pertama</em>, dengan membangun ketahanan pangan sendiri, Indonesia telah turut berkontribusi dalam ketahanan pangan global. Pengalaman krisis pangan tahun 2008 menunjukkan, ketidakstabilan pangan pada satu negara dapat memicu persoalan, bukan melalui perdagangan atau investasi, tetapi melalui informasi.</p>
<p>Tahun 2008, Filipina membutuhkan tambahan amat besar stok beras. Keadaan ini menyebabkan harga beras melambung tinggi, termasuk di negara-negara yang telah berswasembada beras bahkan pada negara-negara eksportir. India yang mengalami masalah penurunan produksi gula tahun 2009 juga menyebabkan kenaikan harga gula di beberapa negara. Artinya, dengan Indonesia mampu menjaga stabilitas ketahanan pangan, selain untuk kepentingan rakyat Indonesia sendiri, maka akan dapat memberi solusi – setidaknya mengurangi beban – persoalan ketahanan pangan global.</p>
<p><em>Kedua</em>, menambah pasokan pangan tetap merupakan agenda besar di seluruh dunia. Ketersediaan lahan dan air menjadi amat penting. Indonesia masih memiliki kedua sumber daya alam penting itu. Badan Pertanahan Nasional telah mengidentifikasi lahan seluas 7,1 juta hektar yang dapat dimanfaatkan untuk perluasan areal tanaman pangan. Sebagian di antaranya dapat dibuka untuk kerja sama internasional menambah pasokan pangan pasar global, sebagian lainnya untuk penambahan pasokan pasar domestik.</p>
<p><strong>Strategis</strong></p>
<p>Karena itu, amat strategis langkah Presiden RI menawarkan revitalisasi industri dan pertanian – khususnya untuk gula, pupuk, daging, kedelai, dan hal-hal terkait daya saing sektor pangan – sebagai kesempatan investasi kepada para pemimpin dunia usaha di “CEO Summit” pertemuan APEC Singapura.</p>
<p>Investasi di bidang-bidang itu dapat bermakna ganda, sebagai peluang yang menguntungkan serta sebagai bagian solusi ketahanan pangan global dan membangun pertumbuhan ekonomi dunia yang lebih berimbang.</p>
<p>Hal itu harus dilakukan dengan tetap melakukan pembenahan diri ke dalam. Petani, industri, pedagang, dab semua pelaku pertanian diajak untuk lebih proaktif melakukan adaptasi dan mitigasi lingkungan.</p>
<p>Semua praktik keseharian yang tak ramah lingkungan harus dikurangi bersama bahkan dihilangkan. Iklim investasi terus diperbaiki sehingga memberi apresiasi lebih besar bagi ”investasi hijau”. Pemerintah akan menyambut tiap kreativitas dan inovasi petani untuk dapat lebih hemat air. Apresiasi akan diperoleh pemerintah daerah jika menerapkan kebijakan yang efektif dalam melarang oembakaran sampah atau sisa tanaman di pemukiman, sawah, kebun, apalagi di hutan ; dan aneka kegiatan prolingkungan lainnya. Efisiensi industri dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan akan mendapat respons positif dari konsumen.</p>
<p>Semua itu jelas tak dapat dilakukan sendiri. Menteri Pertanian dengan tepat melakukan pendekatan lebih terbuka kepada dunia usaha untuk membangun kerja sama sinergis. Penguatan organisasi pertanian dengan struktur baru pun akan didayagunakan untuk mengurai sumbatan kebijakan dan pelaksanaannya, sekligus mencari terobosan bersama lintas sektor.</p>
<p>Semua itu diharapkan dapat kian mengaktualisasikan peran pertanian di dunia bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat ; dan tidak hanya menjadi angka-angka statistik belaka.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Pertanian Kita dalam Peta Dunia, Bayu Krishnamurthi &#124; Wakil Menteri Pertanian<br />
Kompas, 18.11.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KISRUH  HUKUM  DAN  FRAGMENTASI  BANGSA]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/11/28/kisruh-hukum-dan-fragmentasi-bangsa/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 02:32:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/11/28/kisruh-hukum-dan-fragmentasi-bangsa/</guid>
<description><![CDATA[Saat ini publik seakan sedang menyaksikan extravaganza di panggung politik dan hukum nasional. Media]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/kiki-syahnakri.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3338" title="kiki syahnakri" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/kiki-syahnakri.jpg?w=131" alt="" width="131" height="150" /></a>Saat ini publik seakan sedang menyaksikan extravaganza di panggung politik dan hukum nasional.</p>
<p>Media massa, terutama televisi mempunyai andil besar sebagai speaker demokrasi dan transparansi sehingga masalah sekecil apa pun di wilayah mana saja dengan cepat menjadi isu publik.</p>
<p>Itulah yang terjadi pada hari-hari keruh belakangan ini saat dua lembaga penegakan hukum, Polri dan KPK, terlibat ketegangan serius.</p>
<p><strong>Fundamental strategis</strong></p>
<p>Mengapa kita menganggap ini masalah serius yang harus mendapat perhatian serius pula ?</p>
<p>Barry Buzan mengajukan teori klasik tentang pembentukan negara. Ada “segitiga” pembentuk dan penopang eksistensi negara.</p>
<p><em>Pertama</em>, tujuan bersama atau cita-cita nasional. Dalam konteks kenegaraan dan kebangsaan kita, yang dimaksud adalah tujuan nasional seperti termaktub dalam mukadimah UUD 1945 dan diamanatkan oleh Pancasila.</p>
<p><em>Kedua</em>, basis fisik negara, yakni geografi dan demografi lengkap dengan segala karakteristiknya. Dalam bingkai NKRI, yang dimaksud adalah rakyat Indonesia dengan ciri kebinekaan yang amat lebar dan wilayah yang memiliki letak strategis berikut kekayaan alam melimpah.</p>
<p><em>Ketiga</em>, lembaga-lembaga penyelenggara negara dan penunjang kehidupan bangsa-negara.</p>
<p><!--more-->Jelas, lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif, termasuk KPK, lembaga formal kenegaraan, partai politik, pers, LSM, dan lainnya seharusnya menjaga, mengawal, dan membina faktor kedua guna mencapai faktor pertama.</p>
<p>Silang pendapat atau pertikaian antarlembaga merupakan hal lumrah jika dalam konteks demokrasi menuju faktor pertama. Namun, pertikaian di luar konteks itu, menimbulkan fragmentasi dalam masyarakat (pendukung KPK dan pendukung Polri). Hal ini tidak hanya kekanak-kanakan, tetapi amat berbahaya dan berpotensi menuju disintegrasi, ditambah kondisi aktual bangsa yang sedang dalam transisi demokrasi (liberal) dengan kebebasan yang nyaris tanpa batas dan kultur demokrasi masih buruk.</p>
<p>Lembaga-lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, kehakiman, dan KPK, termasuk kalangan advokat, merupakan lembaga yang amat fundamental dan strategis. Fundamental karena memegang salah satu fungsi dasar negara yang amat penting dengan tugas pokok mewujudkan ketertiban sosial, terwujudnya keadilan, tegaknya kepastian hukum, dan terbinanya tatanan masyarakat yang beradab.</p>
<p>Strategis karena jika implementasi fungsi dan perannya berjalan optimal, akan menciptakan iklim positif-kondusif bagi pembangunan dimenasi lain. Dengan demikian, dapat dibayangkan betapa vital dan elementernya peran lembaga-lembaga penegak hukum dalam konteks kehidupan berbangsa-bernegara. Kegagalan penegak hukum, apalagi dalam suasana kebebasan seperti kita alami, akan mendorong suburnya “machiavelianisme”.</p>
<p><strong>Rekomendasi<br />
</strong><br />
Atas keadaan itu, ada beberapa pandangan dengan menyarankan sejumlah langkah.</p>
<p><em>Pertama</em>, publik kini kian paham akan anatomi kekisruhan masalah hukum, termasuk masalah makelar kasus yang sudah mewabah. Namun, karena kekisruhan itu sudah menyentuh banyak aspek, situasi politik menjadi rawan, bahkan kritis. Maka yang diperlukan pemerintah, khususnya Presiden SBY, adalah kecepatan bertindak. Menunda tindakan membuat gradasi kekisruhan bertambah tinggi. Pelajaran di Akademi Militer mengatakan, dalam menghadapi situasi taktis yang amat kritis, solusinya adalah membuat perkiraan keadaan cepat dan mengambil tindakan taktis yang cepat pula. Dalam situasi seperti ini kecepatan lebih penting daripada keakuratan.</p>
<p><em>Kedua</em>, salah satu faktor positif dari keadaan ini adalah terbukanya peluang untuk melakukan reformasi total di bidang hukum. Dengan demikian, kini saat yang tepat untuk mengambil langkah strategis melakukan reformasi di semua lembaga penegak hukum dengan menyertakan partisipasi publik. Tindakan ini akan memberi kredit poin tinggi bagi pemerintah.</p>
<p><em>Ketiga</em>, betapa pun media massa amat berpengaruh dan berandil besar. Media memang dapat menjadi corong dan kontrol yang efektif. Namun, dalam perspektif kekinian, pers patut diimbau untuk mengedepankan “jurnalisme seimbang dan nation-oritented’. Kritis dan tajam, berani dan lugas, jujur dan dapat dipercaya, tetapi tetap memerhatikan keberimbangan berita yang terarah pada keteraturan publik dan keutuhan bangsa. Jangan sampai pemberitaan media justru memicu dan mendorong fragmentasi.</p>
<p><em>Keempat</em>, kita harus kembali pada semangat para pendiri bangsa yang menekankan pembangunan karakter. Hal itu harus dimulai dari para pejabat dan pemimpin. Hakikat kepemimpinan adalah karakter dan keteladanan. Masalah besar yang sedang kita hadapi sama sekali bukan karena kebodohan atau rendahnya kompetensi, tetapi karena rapuhnya karakter. Sun Tzu berkata, “Jika penjaganya penuh dengan cacat karakter, negara akan menjadi lemah dan rapuh !”  (<em>Fu xi ze guo bi ruo</em>).</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Kisruh Hukum dan Fragmentasi Bangsa, Kiki Syahnakri &#124; Ketua Bidang Pengkajian Persatuan Purnawirawan TNI AD<br />
Kompas, 20.11.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 Strategi Pemasaran Mulut ke Mulut ]]></title>
<link>http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/26/3-strategi-pemasaran-mulut-ke-mulut/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 09:01:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>AdityaRial</dc:creator>
<guid>http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/26/3-strategi-pemasaran-mulut-ke-mulut/</guid>
<description><![CDATA[iklan dari mulut-ke-mulut memang tidak terkalahkan. Untuk itu buatlah pelanggan mempromosikan bisnis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">iklan dari mulut-ke-mulut memang tidak terkalahkan. Untuk itu buatlah pelanggan mempromosikan bisnis Anda dengan 3 strategi sederhana.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebanyakan orang setuju: Tiada iklan yang lebih baik daripada iklan dari-mulut-ke-mulut. Biasanya, pelanggan<span style="text-decoration:underline;"> </span> yang menelpon Anda karena rekomendasi pribadi dari temannya atau rekannya lebih sering jadi membeli daripada batal membeli. Sebab itulah iklan dari mulut-ke-mulut yang positif menjadi idaman setiap pengusaha.</p>
<p><!--moreselengkapnya monggo--></p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini, para pemasar telah menciptakan satu pengetahuan manjur tentang iklan dari mulut-ke-mulut (MKM). Bahkan ada Asosiasi Pemasaran MKM untuk para profesional pemasaran yang bertugas membangun iklan dari mulut-ke-mulut untuk perusahaan mereka. Tapi kenyataannya, perbincangan yang tepat tidaklah selalu murah, dan Anda harus secara aktif mengupayakan iklan MKM. Untuk hasil yang maksimum, buatlah satu program iklan MKM dengan menggunakan paling tidak salah satu dari tiga siasat berikut ini:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Pemasaran ke orang-orang berpengaruh (<strong><em>influencers</em></strong><strong>)</strong>: </strong>Tiap komunitas punya <strong><em>influencers</em></strong>. Melalui media elektronik ataupun pertunjukan, mereka kerap menjadi pemimpin dalam setiap trend. Mereka tidak hanya tahu restoran mana yang punya koki hebat, atau toko mana yang menjual sepatu atletik terbaik, mereka juga senang banget mengabari semua rekan dan kenalan mereka tentang apa-apa yang mereka ketahui tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana sih menemukan <em>influencers</em> dan membuat mereka membicarakan Anda? Bukalah dialog melalui situs web Anda dengan menampung komentar para pelanggan, positif maupun negatif. Kemudian identifikasi para peserta yang paling aktif dan undang mereka untuk menjadi bagian grup dengan hak istimewa untuk memperoleh info atau akses pertama terhadap berbagai produk dan jasa baru Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Pilihan lain adalah dengan memilah organisasi atau grup yang anggotanya akan mau menerima pesan Anda, dan carilah <em>influencers</em> di antara mereka. Sebagai contoh, pabrikan dari satu produk sirup memfokuskan pesannya tentang bagaimana produk ini menolong orang meminum air yang direkomendasikan bagus untuk kesehatan tanpa gula ekstra atau ramuan kimia, dan pabrikan ini mengirimkan contoh ke para ahli diet dan ahli gizi di seluruh negeri untuk membagikannya ke para pasien mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Usahakan mendapat liputan humas: </strong> Informasi di liputan editorial umumnya dianggap lebih terpercaya daripada pesan yang diterima konsumen di dalam iklan. Penempatan humas memainkan peran yang tidak ternilai dalam suatu kampanye MKM. Ada berbagai publikasi dan ribuan situs web amatir yang khusus melaporkan subjek apapun, jadi Anda tinggal mengidentifikasi editor atau jurnalis terbaik yang menulis tentang apa yang Anda pasarkan. Sesuaikan pesan atau kisah Anda untuk mereka, kemudian kirimkan surat atau <em>press release </em>Anda. Tindaklanjuti melalui telpon atau e-mail bilamana perlu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ulasan editorial adalah penting, khususnya bagi pemasaran produk baru. Tapi hanya produk atau jasa yang bagus yang diberitakan di media yang tepat-lah yang dapat membuat orang-orang membicarakannya &#8212; terutama <em>influencers</em> yang dengan lahapnya akan membaca apapun, mulai dari <em>blogs</em> sampai majalah-majalah, demi mencari kabar mutakhir untuk mereka sebarluaskan. Yang terbaik, liputan media seringkali menyebar dengan sendirinya. Satu hal menarik yang diliput dalam sebuah <em>blog</em> populer, sebagai contoh, bisa jadi akan dibaca oleh banyak orang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Semaikan pemasaran menular (<em>viral marketing</em>): </strong> Sudahkah Anda mengidentifikasi satu gagasan jelas yang Anda ingin komunikasikan melalui iklan MKM? <em>Viral marketing</em> berhasil jika Anda punya satu topik yang memotivasi pelanggan untuk memperbincangkannya dan Anda memberikan mereka sarana untuk berbagi<span style="text-decoration:underline;"> </span>percakapan. Sediakanlah satu infrastruktur, misalnya sebuah situs web interaktif yang khusus untuk menciptakan satu komunitas <em>online</em> yang kuat, dan fasilitasi koneksinya dengan mempergunakan <em>blog</em> perusahaan, <em>message board</em> ataupun forum. Atau berikanlah pelanggan Anda sesuatu yang menarik yang bisa mereka teruskan (<em>forward</em>). Sebagai contoh, bila Anda menempatkan satu penawaran khusus dalam sebuah e-mail, ini bisa menjadi satu sarana yang mudah-di-<em>forward</em> untuk membangun iklan MKM.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai tambahan terhadap <em>e-mail, blogs</em> dan <em>message board</em>, beberapa perusahaan sedang menciptakan situs web khusus berisi segala macam hal, mulai dari film <em>online</em> sampai dengan permainan siap-unduh (<em>downloadable games</em>) yang bisa menarik pelanggan sampai ribuan. Cobalah menambahkan satu elemen ceria, misteri ataupun rangsangan &#8211;dengan pesan merek atau produk <em>built-in</em>—maka iklan MKM pun pasti akan mengikutinya.</p>
<p style="text-align:justify;">source    <strong>:   Kim T. Gordon</strong> <span style="color:#000000;">(entrepreneur magazine, desember 2006)<br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tindakan Positif (sebuah catatan singkat)]]></title>
<link>http://noem3d.wordpress.com/2009/11/25/tindakan-positif-sebuah-catatan-singkat/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 06:07:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>noem3d</dc:creator>
<guid>http://noem3d.wordpress.com/2009/11/25/tindakan-positif-sebuah-catatan-singkat/</guid>
<description><![CDATA[Catatan singkat&#8230; Orang yang mengeluh bahwa dia tidak pernah mendapat peluang, kemungkinan besa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Catatan singkat&#8230; Orang yang mengeluh bahwa dia tidak pernah mendapat peluang, kemungkinan besa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ikhlas]]></title>
<link>http://unluckyluke.wordpress.com/2009/11/24/ikhlas/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 14:26:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Furqon</dc:creator>
<guid>http://unluckyluke.wordpress.com/2009/11/24/ikhlas/</guid>
<description><![CDATA[Dari dulu saya selalu kesulitan untuk mendefinisikan apa arti ikhlas. Mungkin secara definitif, ikhl]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dari dulu saya selalu kesulitan untuk mendefinisikan apa arti ikhlas. Mungkin secara definitif, ikhlas adalah melakukan perbuatan semata-mata karena Allah ta&#8217;ala atau lillaahi ta&#8217;ala (bukan <a title="sumpah susno duaji" href="http://www.surya.co.id/2009/11/09/gus-choi-mana-ada-sumpah-lillahi-taala.html" target="_blank">konsep lillaahi ta&#8217;ala yg ini</a>). Kesulitan yang saya hadapi dalam menjabarkan konsep lillaahi ta&#8217;ala tersebut adalah ketika kita mencoba mengkuantifikasi seberapa besar tindakan yang kita lakukan itu semata-mata karena Allah, tidak ada alasan lain yang mendasari kita berbuat sesuatu. Do something for no reason but Allah&#8217;s bless.</p>
<p>Pernah mungkin suatu waktu kita bersedekah mengikuti kaidah tangan kanan memberi tangan kiri tak tahu menahu, dan dalam hati kita mengazamkan bahwa apa yang kita lakukan adalah ikhlas semata-mata karena Allah. Tak salah kiranya contoh itu menggambarkan apa yang kita lakukan adalah suatu perkerjaan yang dilandasi keikhlasan. Atau dilain waktu ketika kita kehilangan, sesuatu teman kita berkata, sudahlah ikhlaskan saja. Mungkin itu tak salah juga bahwa kita memang saat itu sudah ikhlas. Tapi bagaimana mendeskripsikan bahwa kita sudah mengikhlaskan apa yang kita perbuat.</p>
<div id="attachment_185" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://unluckyluke.wordpress.com/files/2009/11/5890_108058419101_533684101_2197072_7107870_n.jpg"><img class="size-full wp-image-185" title="ngaji mengaji" src="http://unluckyluke.wordpress.com/files/2009/11/5890_108058419101_533684101_2197072_7107870_n.jpg" alt="mengaji" width="500" height="332" /></a><p class="wp-caption-text">Mengaji</p></div>
<p><!--more--></p>
<p>Aa Gym pernah membuatkan list <a title="Ciri orang ikhlas" href="http://www.dtjakarta.or.id/content/view/164/33/" target="_self">ciri ciri orang yang ikhlas</a>, diantaranya:</p>
<ol>
<li>Hidupnya jarang sekali merasa kecewa</li>
<li>Tidak tergantung / berharap pada makhluk</li>
<li>Tidak pernah membedakan antara amal besar dan amal kecil</li>
<li>Banyak Amal Kebaikan Yang Rahasia</li>
<li>Tidak membedakan antara bendera, golongan, ras, atau organisasi</li>
</ol>
<p>Mungkin itu ciri yang paling benar dari orang yang ikhlas.</p>
<p>Hingga suatu waktu dalam majlis ilmu yang sungguh keren buat saya, <a title="Ust. Amir Faishol" href="http://www.dakwatuna.com/author/ustadz/" target="_self">Ust. Amir Faishol</a> memberikan satu statemen tentang bagaimana kita bisa tahu bahwa apa yang kita lakukan apakah sudah ikhlas atau belum. Ketika di tanya oleh seseorang apakah saya sudah ikhlas dalam berbuat, ustadz pun menjawab, &#8220;Jika kamu sudah melakukan suatu (kebaikan) dengan istiqomah (konsisten) maka kamu telah ikhlas&#8221;. Wah, sungguh keren sekali jawaban itu saya rasa. bahkan 5 ciri yang di tulis Aa Gym saya rasa semuanya sudah terangkum. Sungguh konsisten itu sesuatu yang mahal.</p>
<p>Dengan definisi itu, saya jadi lebih mudah untuk mengukur diri apakah perbuatan yang telah saya lakukan sudah berlandaskan keikhlasan atau belum. Sudahkah saya membiasakan diri berjamaah shubuh di masjid, atau secara sadar untuk membuang sampah pada tempatnya, berhenti sebelum garis putih di perempatan jalan saat lampu merah menyala, atau apakah saya mandi di pagi hari walaupun hari itu tidak masuk kantor.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Merci, merci, merci!!!]]></title>
<link>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/23/merci-merci-merci/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 22:26:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>5h31t4n</dc:creator>
<guid>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/23/merci-merci-merci/</guid>
<description><![CDATA[Merci à vous tous qui visitez ce blog, merci à ceux qui y laissent un mot, merci aussi à ceux qui n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/dscn0025.jpg"><img src="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/dscn0025.jpg" alt="" title="Mon anniversaire... ;-D" width="305" height="228" class="aligncenter size-full wp-image-71" /></a><br />Merci à vous tous qui visitez ce blog, merci à ceux qui y laissent un mot, merci aussi à ceux qui n&#8217;en laissent pas mais qui sont en pensée avec nous, merci à ceux qui sont accros à ce blog, merci aussi à ceux qui ne le sont pas mais qui sont en pensée avec nous&#8230; MERCI!!!<br />
Lorsqu&#8217;on pleure, ce n&#8217;est plus parce qu&#8217;on est révoltés, dégoutés par le cancer qui touche notre fille, non, on pleure parce qu&#8217;on est touchés par vos témoignages de tendresse et d&#8217;amour.
<p><a href="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/dscn0037.jpg"><img src="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/dscn0037.jpg" alt="" title="Souffle" width="305" height="228" class="aligncenter size-full wp-image-72" /></a></p>
<p>Nous avons été surpris par les médecins qui nous ont autorisés à revenir aujourd&#8217;hui 23 novembre à Tramelan, juste pour pouvoir fêter l&#8217;anniversaire de Nayla en famille&#8230; nous avons improvisé un souper en comité restreint car Nayla fatigue très vite.<br />
Demain matin avant le retour à l&#8217;hôpital, nous allons lui couper les cheveux, des mèches commencent à tomber&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[¿Qué estamos escuchando? (y 3)]]></title>
<link>http://yosicomopatatas.wordpress.com/2009/11/23/%c2%bfque-estamos-escuchando-y-3/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 14:17:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Maniac</dc:creator>
<guid>http://yosicomopatatas.wordpress.com/2009/11/23/%c2%bfque-estamos-escuchando-y-3/</guid>
<description><![CDATA[Dado que Maniac llevaba nosecuanto tiempo sin hacer una mierda, aquí se presenta. Y esta vez traigo ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dado que Maniac llevaba nosecuanto tiempo sin hacer una mierda, aquí se presenta. Y esta vez traigo ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Motivasi untuk Terus Menghadapi Kehidupan]]></title>
<link>http://aespee.wordpress.com/2009/11/23/motivasi-untuk-terus-menghadapi-kehidupan/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 13:02:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>aespee</dc:creator>
<guid>http://aespee.wordpress.com/2009/11/23/motivasi-untuk-terus-menghadapi-kehidupan/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Ada orang yang keadaan hidupnya sangat sulit dan berat. Namun, bukan berarti kita lalu hanya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&nbsp; Ada orang yang keadaan hidupnya sangat sulit dan berat. Namun, bukan berarti kita lalu hanya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Chance ou malchance, qui peut le dire ? ]]></title>
<link>http://andretja.wordpress.com/2009/11/22/chance-ou-malchance-qui-peut-le-dire/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 12:38:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>Andy</dc:creator>
<guid>http://andretja.wordpress.com/2009/11/22/chance-ou-malchance-qui-peut-le-dire/</guid>
<description><![CDATA[Il y avait, dans un village, un homme très pauvre qui avait un très beau cheval. Le cheval était si ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Il y avait, dans un village, un homme très pauvre qui avait un très beau<br />
cheval. Le cheval était si beau que les seigneurs du château voulaient le<br />
lui acheter, mais il refusait toujours.<br />
- &#8220;Pour moi ce cheval n&#8217;est pas un animal, c&#8217;est un ami. Comment voulez-vous<br />
vendre un ami ?&#8221; demandait-il.</p>
<p>Un matin, il se rend à l&#8217;étable et le cheval n&#8217;est plus là.<br />
Tous les villageois lui disent : &#8220;On te l&#8217;avait bien dit ! Tu aurais mieux de le<br />
vendre. Maintenant, on te l&#8217;a volé&#8230; quel malchance !&#8221;. Le vieil homme répond :<br />
&#8220;Chance, malchance, qui peut le dire ?&#8221;.</p>
<p>Tout le monde se moque de lui. Mais 15 jours plus tard, le cheval revient, avec<br />
tout une horde de chevaux sauvages. Il s&#8217;était échappé, avait séduit une belle<br />
jument et rentrait avec le reste de la horde. &#8211; &#8220;Quelle chance !&#8221; disent les villageois.</p>
<p>Le vieil homme et son fils se mettent au dressage des chevaux sauvages. Mais<br />
une semaine plus tard, son fils se casse une jambe à l&#8217;entraînement.<br />
- &#8220;Quelle malchance !&#8221; disent ses amis.<br />
- &#8220;Comment vas-tu faire, toi qui est déjà si pauvre, si ton fils, ton seul support,<br />
ne peut plus t&#8217;aider !&#8221;.<br />
Le vieil homme répond &#8220;Chance, malchance, qui peut le dire ?&#8221;.</p>
<p>Quelques temps plus tard, l&#8217;armée du seigneur du pays arrive dans le village,<br />
et enrôle de force tous les jeunes gens disponibles.<br />
Tous&#8230; sauf le fils du vieil homme, qui a sa jambe cassée.<br />
- &#8220;Quelle chance tu as, tous nos enfants sont partis à la guerre, et toi tu es le<br />
seul à garder avec toi ton fils. Les nôtres vont peut-être se faire tuer&#8230;&#8221;.<br />
Le vieil homme répond &#8220;Chance, malchance, qui peut le dire ?&#8221;.</p>
<p>Le futur nous est livré par fragments. Nous ne savons jamais ce qu&#8217;il nous<br />
réserve. Ce qui apparait comme une malchance aujourd&#8217;hui peut devenir<br />
une chance demain. Les épreuves peuvent cacher des leçons précieuses de<br />
la vie, qui nous serviront plus tard. L&#8217;important c&#8217;est de continuer à avancer<br />
en ayant des pensées positives et avoir la bonne attitude.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bouffée d'air frais...]]></title>
<link>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/21/bouffee-dair-frais/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 22:26:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>5h31t4n</dc:creator>
<guid>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/21/bouffee-dair-frais/</guid>
<description><![CDATA[Samedi en début d&#8217;après-midi, nous avons pris la route dans le sens Berne-Tramelan avec une p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Samedi en début d&#8217;après-midi, nous avons pris la route dans le sens Berne-Tramelan avec une p&#8217;tite Nayla à bord!!! Nous sommes en permission jusqu&#8217;à dimanche 21h, si tout se passe bien. Douze jours que Nayla n&#8217;a pas vu son petit frère, nous voilà enfin tous réunis&#8230;
<p>PUTAIN CA FAIT DU BIEN!!!!!!<br /><a href="http://naylanews.files.wordpress.com/2009/11/p_1600_1200_cabedc87-71d6-44f7-8f21-17834f9b0618.jpeg"><img src="http://naylanews.files.wordpress.com/2009/11/p_1600_1200_cabedc87-71d6-44f7-8f21-17834f9b0618.jpeg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" class="alignnone size-full wp-image-364" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The "Uncertain" Shadow of Truth]]></title>
<link>http://herwin.wordpress.com/2009/11/22/the-uncertain-shadow-of-truth/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 17:28:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>Herwin</dc:creator>
<guid>http://herwin.wordpress.com/2009/11/22/the-uncertain-shadow-of-truth/</guid>
<description><![CDATA[Bayangan Samar Dari Kebenaran Ada yang kekurangan tetapi penuh kesyukuran. Ada yang sempurna tetapi ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bayangan Samar Dari Kebenaran</p>
<p>Ada yang kekurangan tetapi penuh kesyukuran.<br />
Ada yang sempurna tetapi penuh keluhan,<br />
padahal cukup alasan mereka untuk bersyukur.</p>
<p>Ada yang sendiri berusaha kuat dan punya pengharapan.<br />
Ada yang berdua tak saling menguatkan,<br />
padahal cukup kemampuan mereka untuk saling menopang.</p>
<p>Ada yang membantu disangka buruk.<br />
Ada yang menjatuhkan disangka baik,<br />
padahal cukup pikiran kita untuk memahaminya.</p>
<p>Ada yang ingin tumbuh menjadi orang besar.<br />
Ada yang hanya ingin terlihat seperti orang besar,<br />
padahal cukup kemampuan untuk bertumbuh daripada hanya berlagak besar.</p>
<p>Ada yang dengan cinta tetapi dapat pahit.<br />
Ada yang dengan ego tetapi dapat manis,<br />
padahal seharusnya cinta mengalahkan ego.</p>
<p>Ada yang tulus disegani.<br />
Ada yang licik digemari,<br />
padahal ketulusan lebih baik daripada si licik.</p>
<p>Ada yang berisi merendah ke dasar.<br />
Ada yang kosong melayang dengan bangga,<br />
padahal tak seharusnya mereka berbangga akan itu.</p>
<p>Ada mulut berlidah ular didengarkan.<br />
Ada mulut berisi madu didiamkan,<br />
padahal cukup mampu hati dan pikiran mereka menimbang.</p>
<p>Berlakulah positif walapun respon dapat negatif.<br />
Tetap menabur yang positif di ladang, ada kalanya kita disengat serangga, tapi bukan itu tuaian kita, tuaian yang sesungguhnya akan segera masak.<br />
Manusia tak selalu tau..<br />
Tapi TUHAN tau.</p>
<p>GBU</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips-Tips Menghilangkan Stres]]></title>
<link>http://melvinpermatasari.wordpress.com/2009/11/20/tips-tips-menghilangkan-stres/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 05:21:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>melvinpermatasari</dc:creator>
<guid>http://melvinpermatasari.wordpress.com/2009/11/20/tips-tips-menghilangkan-stres/</guid>
<description><![CDATA[Stress, hal ini memang sudah lazim dialami oleh setiap orang dengan berbagai faktor. Stress juga bis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Stress, hal ini memang sudah lazim dialami oleh setiap orang dengan berbagai faktor. Stress juga bisa mengakibatkn emosi menjadi tidak terkendali. Cara penyampaian emosi bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu cara<strong><em> positif, negatif</em></strong>, maupun<em><strong> destruktif</strong></em>.</p>
<p>Cara <strong>positif</strong> yaitu apabila kita mampu mengendalikan emosi kita sendiri dan tetap berpikir jernih tanpa melibatkan orang lain secara bertanggung jawab. Cara<strong> negatif</strong> yaitu penyampaian emosi bukan secara langsung atau lisan, melainkan menunjukan sikap-sikap yang tak bersahabat, sehingga secara tidak langsung orang lain mengetahuinya. Sedangkan cara<strong> destruktif </strong>cara penyampaian emosi yang meledak-ledak, bisa dengan marah-marah, melempar-lempar barang, memukul dan lainnya. Sesungguhnya penyampaian emosi dapat mempengaruhi pandangan orang lain tentang kita.</p>
<p>Nah, berikut ini adalah tips-tips untuk mengutarakan emosi secara positif tanpa melibatkan orang lain.</p>
<ul>
<li><strong> Menangis.</strong></li>
</ul>
<p>Biasanya cara ini paling ampuh untuk meluapkan segala emosi asal tidak kelewat batas. Anda bisa mengunci diri di kamar dan mengeluarkan segala hal yang mengganggu pikiran dan perasaan Anda. Tapi tetap dibutuhkan pengendalian diri yang baik, jangan sampai Anda melakukan hal-hal yang membahayakan diri sendiri. Anda juga bisa menuliskan semua kekesalan Anda melalui coretan-coretan di kertas lalu membuang jauh-jauh kertas tersebut. Dengan begitu perasaan Anda akan terasa lebih ringan.</p>
<ul>
<li><strong>Meluangkannya Dalam Karya</strong></li>
</ul>
<p>Bila Anda tipe orang yang gemar akan seni, Anda bisa memanfaatkan kegemaran dan kemampuan Anda untuk penyampaian emosi. Anda bisa meluapkannya dalam bentuk puisi, lukisan, lagu, cerpen dan karya lainnya. Selain bisa menenangkan hati dan pikiran, karya Anda juga bisa dinikmati oleh diri sendiri maupun orang lain.</p>
<ul>
<li><strong>Menikmati Wisata Kuliner</strong></li>
</ul>
<p>Mungkin sebagian besar dari Anda gemar akan wisata kuliner dan menyukai berbagai jenis masakan. Nah, cara ini  juga dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan stres atau kejenuhan, serta merupakan cara positif dalam meluapkan emosi. Bagi Anda yang tidak punya cukup banyak dana, dapat memanfaatkan jajanan kaki lima. Tapi ingat, kebersihan makanan juga tetap harus diperhatikan. Mungkin Anda gemar meracik bumbu-bumbu sendiri, Anda bisa ke pasar tradisional maupun swalayan untuk berbelanja berbagai kebutuhan untuk masakan Anda. Atau bahkan Anda bisa bereksperimen untuk membuat berbagai masakan baru. Selain dapat membuat perut kenyang, hati pun ikut senang. Tapi ingat,  jangan sampai Anda mengalami obesitas setelah ini.</p>
<ul>
<li><strong>Mandi</strong></li>
</ul>
<p>Bagi Anda, khususnya para wanita yang peduli akan kecantikan kulit, mandi adalah cara yang paling ampuh untuk menghilangkan stres. Selain pikiran tenang, tubuh pun bersih. Gunakanlah air hangat agar tubuh lebih rileks, selain itu racun-racun dalam tubuh pun dapat dinetralisir. Anda juga dapat berendam atau hanya merendam kaki Anda saja dengan air hangat dan bisa ditambahkan larutan aroma terapi. Itu bisa membuat Anda menjadi lebih rileks. Bagi Anda yang suka spa, Anda juga bisa membeli produk lulur yang biasa dijual di swalayan dan melulur tubuh Anda sendiri di rumah.</p>
<ul>
<li><strong>Bertamasya</strong></li>
</ul>
<p>Untuk yang lebih suka berada di luar rumah, Anda bisa mengunjungi berbagai tempat favorit Anda. Akan lebih bagus bila Anda mengunjungi tempat-tempat yang tenang, seperti pengunungan. Sebab di tempat-tempat tersebut kita dapat berpikir lebih jernih sambil menikmati keindahan alam.</p>
<ul>
<li><strong>Mendengarkan Musik</strong></li>
</ul>
<p>Untuk sebagian orang, musik bisa menjadi obat yang ampuh untuk menghilangkan stres. Pilih musik kesukaan Anda dan dengarkan di tempat yang sepi. Buat tubuh Anda serileks mungkin, dan nikmati alunan musik yang Anda pilih.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Dari tips-tips di atas hanya sebagian kecil cara yang dapat dilalukan untuk menenangkan diri, namun bukan berarti masalah Anda akan selesai begitu saja. Namun bila pikiran Anda sudah kembali jernih, maka Anda bisa menemukan inovasi-inovasi terbaru untak menyelesaikan masalah Anda.</p>
<p>Selamat Mencoba..</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Evitons la phlébite]]></title>
<link>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/18/evitons-la-phlebite/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 22:11:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>5h31t4n</dc:creator>
<guid>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/18/evitons-la-phlebite/</guid>
<description><![CDATA[Nayla avait mal à son bras coté perfusion aujourd&#8217;hui. L&#8217;infirmière a vu qu&#8217;effect]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nayla avait mal à son bras coté perfusion aujourd&#8217;hui. L&#8217;infirmière a vu qu&#8217;effectivement la veine était blessée et que pour éviter une phlébite, il valait mieux soulager cette veine.<br />
Comme les analyses de sang étaient bonnes, il a été décidé de lui enlever pour un petit jour toute perfusion!<br />
<a href="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/mignone.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-48" title="Mignone" src="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/mignone.jpg" alt="" width="305" height="406" /></a><br />
On lui en reposera une demain pendant la narcose prévue pour la deuxième ponction lombaire.</p>
<p>Nayla a donc pu promener avec les deux bras libres&#8230; Enfin, presque!<br />
<a href="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/naylaphone.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-49" title="NaylaPhone" src="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/naylaphone.jpg" alt="" width="305" height="406" /></a><br />
Et le soir venu, elle a enfin pu déguster le repas qu&#8217;elle a pu choisir et ronger sans retenue son os de poulet!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[I've been There..]]></title>
<link>http://unluckyluke.wordpress.com/2009/11/18/ive-been-there/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 18:05:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>Furqon</dc:creator>
<guid>http://unluckyluke.wordpress.com/2009/11/18/ive-been-there/</guid>
<description><![CDATA[Disuatu malam setelah berjumpa dengan CFO satu perusahaan, bos gw, seorang techno economics consulta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Disuatu malam setelah berjumpa dengan CFO satu perusahaan, bos gw, seorang <em>techno economics consultant<span style="font-style:normal;"> </span></em>mengajak makan makan untuk merayakan keberhasilan meeting hari itu<em>.</em> Tiba-tiba cerita tentang konsultan dan dunia konsultansi, atau cerita tentang pengalaman pribadinya sendiri, atau mengutip dari cerita dari suatu tempat, entahlah.. Dengan sedikit bumbu yang gw tambah di sana sini, gw coba sampaikan kembali kepada khalayak ramai.</p>
<p>Kisah ini kurang lebih seperti ini..</p>
<p>Pada suatu waktu seorang investment consultant merasa sedikit jenuh dengan keseharian rutinitas dan segala macamnya tetek bengeknya. Maka dia memutuskan rehat sejenak dari pekerjaan konsultansinya untuk mengambil cuti dan menyepi ke satu tempat yang masih sangat asri &#8211; sebutlah sekitaran Danau Maninjau, Sumatera Barat (the place that i want to visit someday). Maka diapun mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari perbekalan, tempat menginap, buku buku apa saja yang hendak ia baca selama pengasingan, dan segudang tempat yang ingin dia kunjungi selama masa menyepinya.</p>
<p>Di suatu pagi, ia berjalan-jalan menyusuri danau yang tak jauh dari tempatnya menginap. Ia coba menikmati hari, melupakan segala penat. Dan ia pun berjumpa dengan seorang bapak penduduk lokal yang tengah memancing. Iapun berhenti untuk duduk dan memperhatikan betapa nikmatnya bapak itu memancing. Satu waktu bapak itu memperoleh hasil tangkapan, ia kembali lemparkan kail ke danau, dan seterusnya. Setelah ikan ketiga, nampaknya sang bapak bersiap untuk pulang. Maka otak konsultan investasi itu pun berputar seperti memperoleh ide, dan kemudian ia dekati sang bapak.</p>
<div id="attachment_189" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://unluckyluke.wordpress.com/files/2009/11/5770_122937029101_533684101_2409276_1816233_n.jpg"><img class="size-full wp-image-189" title="Menggembala" src="http://unluckyluke.wordpress.com/files/2009/11/5770_122937029101_533684101_2409276_1816233_n.jpg" alt="Menggembala" width="500" height="332" /></a><p class="wp-caption-text">Menggembala</p></div>
<p><!--more--></p>
<p><strong>Konsultan(K)</strong>: Halo selamat pagi pak.<br />
<strong> Bapak(B)</strong>: Hey, halo.. pagi juga de&#8217;<br />
<strong> K</strong>: Saya dari tadi perhatikan bapak sedang asyik sekali mancing. Tangkapan bapak juga besar besar..<br />
<strong> B</strong>: Ya, lumayan lah de&#8217; untuk dibawa pulang ke rumah. Dimasak oleh istri dimakan bersama sama sekeluarga.<br />
<strong> K</strong>:  Memang kalau dijual satu ikan berapa pak?<br />
<strong> B</strong>: Untuk  ukuran sebesar ini, bisa laku Rp. 50.000 di pasar de&#8217;<br />
<strong> K</strong>: Mmmh.. Bapak tidak terpikir untuk menjual? Dengan hasil yang sekarang, bapak bisa jual dua ikan bapak untuk dibelikan 3 batang pancingan baru, bapak ajak teman-teman sekampung  bapak untuk memancing. Tentu hasil yang diperoleh akan lebih banyak. Dengan itu bapak bisa pekerjakan beberapa lagi tambahan orang untuk menambah jumlah tangkapan. Setelah beberapa waktu bapak bisa membeli boat untuk memancing ikan lebih jauh ke tengah danau dan mestinya bapak akan mendapat ikan lebih banyak. Lambat laun usaha bapak akan berkembang pesat, dengan sedikit strategi pemasaran yang baik bapak akan bisa menyuplai ikan untuk daerah sini dan mungkin juga memasarkannya keluar daerah. Lambat laun perekonomian keluarga bapak akan ikut terangkat, begitu juga dengan warga kampung. Bapak bisa saja mendirikan tempat pengalengan ikan untuk distribusi ke tempat yang lebih jauh. Dengan penghasilan yang bapak dapatkan, bapak hanya perlu untuk mengatur alokasi berapa boat yang akan dibeli, kemana ikan akan dipasarkan, berapa banyak karyawan harus ditambah. Dan semua itu bapak lakukan dari kediaman bapak yang mewah tanpa harus bersusah payah pergi memancing sendiri dengan pendapatan yang tak seberapa..</p>
<p>Setelah dengan sabar sang bapak mendengarkan presentasi bisnis dari sang konsultan, bapak itu kemudian angkat bicara.</p>
<p><strong>B</strong>: Cukup menarik paparan bisnisnya de&#8217;. Setelah semua itu bapak dapatkan, kekayaan yang ada dalam genggaman, rumah yang mewah, karyawan yang banyak, uang yang cukup berlimpah, kekuasaan atas para pekerja.. Lalu apa yang akan bapak kerjakan untuk menyenangkan diri bapak???<br />
<strong>K</strong>: Mmm.. mungkin bapak bisa bersantai sejenak sambil memancing..</p>
<p>Begitulah kurang lebih pembicaraan dua manusia itu berlangsung.</p>
<p>Poin yang ingin saya sampaikan adalah, perasaan bahagia terjadi ketika kamu sudah merasa cukup atas apa yang kamu miliki dan bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan.. &#8211; cateris paribus*-</p>
<p><span style="color:#a52a2a;">*selama tidak ada faktor dorongan eksternal lain yang mempengaruhi standar kecukupan seseorang..</span> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sepuluh Menit Lebih Lama]]></title>
<link>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/18/sepuluh-menit-lebih-lama/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 01:11:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>agung chandra presetya</dc:creator>
<guid>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/18/sepuluh-menit-lebih-lama/</guid>
<description><![CDATA[Orang-orang hebat sebenarnya hanyalah orang-orang biasa yang memiliki tekad yang luar biasa. Saat or]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Orang-orang hebat sebenarnya hanyalah orang-orang biasa yang memiliki tekad yang luar biasa. Saat or]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pilihannya Hanya Dua: Jadi Tukang Telat atau Si on time!]]></title>
<link>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/18/pilihannya-hanya-dua-jadi-tukang-telat-atau-si-on-time/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 18:58:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>agung chandra presetya</dc:creator>
<guid>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/18/pilihannya-hanya-dua-jadi-tukang-telat-atau-si-on-time/</guid>
<description><![CDATA[oleh Nisa Nur Fauziah Mungkin telat sudah menjadi sebuah rutinitas menjelma budaya bagi saya, anda, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[oleh Nisa Nur Fauziah Mungkin telat sudah menjadi sebuah rutinitas menjelma budaya bagi saya, anda, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Globules]]></title>
<link>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/17/globules/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 14:36:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>5h31t4n</dc:creator>
<guid>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/17/globules/</guid>
<description><![CDATA[Après une nuit passée avec grand-maman Jacqueline, Nayla et &#8220;Jackye&#8221; sont allées promene]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Après une nuit passée avec grand-maman Jacqueline, Nayla et &#8220;Jackye&#8221; sont allées promener. Avant de sortir, elles ont demandé aux infirmières si elles osaient ramasser des feuilles dehors afin de les dessiner en rentrant. On leur a dit que c&#8217;était une bonne idée, mais que par prudence il serait judicieux de prendre des feuilles sur les arbres plutôt que de les prendre au sol&#8230;</p>
<p>Après le dîner, les infirmières ont lancé une deuxième transfusion sanguine pour donner un coup de pouce au taux de globules rouges de Nayla. La leucémie nécessite souvent plusieurs transfusions de globules rouges et plusieurs transfusions de plaquettes, ça n&#8217;a donc rien d&#8217;inquiétant, mais ce sont des moments désagréables, voire angoissants pour notre petite Nayla&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Petite nouvelle tranquille...]]></title>
<link>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/16/petite-nouvelle-tranquille/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 12:32:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>5h31t4n</dc:creator>
<guid>http://naylanews.wordpress.com/2009/11/16/petite-nouvelle-tranquille/</guid>
<description><![CDATA[&#8230; Mais oh! combien utile&#8230; Afin que les cellules cancéreuses (sectionnées par la chimio) ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#8230; Mais oh! combien utile&#8230;</p>
<p>Afin que les cellules cancéreuses (sectionnées par la chimio) s&#8217;évacuent bien du corps de Nayla, une grande quantité de liquide &#8220;rince&#8221; son organisme par perfusion et tout est mesuré. On doit comptabiliser ce qu&#8217;elle boit et ce qui rentre par perfusion et les infirmières mesurent la quantité de pipi qu&#8217;elle fait&#8230;</p>
<p>Je ne sais pas si ça a un rapport avec le bon déroulement du traitement, mais depuis aujourd&#8217;hui: Fini le &#8220;bilanz&#8221;!<br />
Le bilan c&#8217;était le rapport entre les liquides rentrant et les liquides sortant.</p>
<p><a href="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/magnifique.jpg"><img src="http://naylanews.wordpress.com/files/2009/11/magnifique.jpg" alt="" title="Magnifique" width="305" height="228" class="aligncenter size-full wp-image-44" /></a></p>
<p>Dorénavant Nayla ira sur les toilettes et on ne doit plus noter ce qu&#8217;elle boit&#8230;</p>
<p>Toute nouvelle positive est bonne à prendre&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cinta]]></title>
<link>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/16/cinta/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 05:13:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>agung chandra presetya</dc:creator>
<guid>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/16/cinta/</guid>
<description><![CDATA[Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab, Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab, Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kunci Sukses Berpikir Berpositif ]]></title>
<link>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/16/kunci-sukses-berpikir-berpositif/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 04:59:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>agung chandra presetya</dc:creator>
<guid>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/16/kunci-sukses-berpikir-berpositif/</guid>
<description><![CDATA[Mau tahu kunci kesuksesan hidup? Berpikirlah positif. Ya, berpikir positif membuat Anda maju dan suk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mau tahu kunci kesuksesan hidup? Berpikirlah positif. Ya, berpikir positif membuat Anda maju dan suk]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/16/280/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 04:59:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>agung chandra presetya</dc:creator>
<guid>http://leauxities.wordpress.com/2009/11/16/280/</guid>
<description><![CDATA[Mau tahu kunci kesuksesan hidup? Berpikirlah positif. Ya, berpikir positif membuat Anda maju dan suk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mau tahu kunci kesuksesan hidup? Berpikirlah positif. Ya, berpikir positif membuat Anda maju dan suk]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Positive Thinking]]></title>
<link>http://naive7.wordpress.com/2009/11/15/347/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 06:59:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>naive7</dc:creator>
<guid>http://naive7.wordpress.com/2009/11/15/347/</guid>
<description><![CDATA[Udeh 2 hari ini mesin motor ojek Bang Naip berebet2. Pada putaran rpm tertentu, motornye jadi enjot-]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Udeh 2 hari ini mesin motor ojek Bang Naip berebet2. Pada putaran rpm tertentu, motornye jadi enjot-]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dari Persepsi Membakar Dunia Materi]]></title>
<link>http://phenomenologyinstitute.wordpress.com/2009/11/13/dari-persepsi-membakar-dunia-materi/</link>
<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 03:17:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>Dhian Hari M.D. Atmaja</dc:creator>
<guid>http://phenomenologyinstitute.wordpress.com/2009/11/13/dari-persepsi-membakar-dunia-materi/</guid>
<description><![CDATA[Yogyakarta &#8211; Dalam kehidupan, sering kali kita dipertemukan pada hal-hal yang membawa kita pad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Yogyakarta &#8211; Dalam kehidupan, sering kali kita dipertemukan pada hal-hal yang membawa kita pad]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
