<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>puteri &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/puteri/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "puteri"</description>
	<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 10:37:00 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[2010]]></title>
<link>http://mfakhrul.wordpress.com/2009/12/24/2010/</link>
<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 04:06:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>mfakhrul</dc:creator>
<guid>http://mfakhrul.wordpress.com/2009/12/24/2010/</guid>
<description><![CDATA[Puteri 1year 2010 list. Upgrade camera Film SLR 0r LOMO  maybe Kurangkan kilogram  (gua dh makin ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="wp-caption alignnone" style="width: 343px"><a href="http://www.flickr.com/photos/fakhrul_fiktif/"><img title="1 year of cute..hihi" src="http://farm3.static.flickr.com/2697/4210393890_1aefc01942.jpg" alt="adikku puteri menyambut hari lahirnya yg pertama ^_^" width="333" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Puteri 1year</p></div>
<p>2010 list.</p>
<ol>
<li>Upgrade camera</li>
<li>Film SLR 0r LOMO  maybe</li>
<li>Kurangkan kilogram  (gua dh makin berat la beb wahaha)</li>
<li>Dpt A+ dlm study</li>
<li>Majukan bisnes bundle bpk aku (dr segi promotion &#38; quality barang yg dijual)</li>
<li>Menjadi insan yg lebih baik dan brguna pd ibu bapa ^_^</li>
<li>Upgrade Iman (solat2)</li>
</ol>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wahai Putriku]]></title>
<link>http://ipunk1311.wordpress.com/2009/12/17/wahai-putriku/</link>
<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 06:23:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>ipunk1311</dc:creator>
<guid>http://ipunk1311.wordpress.com/2009/12/17/wahai-putriku/</guid>
<description><![CDATA[يا ابنتي WAHAI PUTERIKU Oleh : Ali Ath-Thanthawi Penerjamah Abdulloh Editor Munir F. Ridwan Muhammad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[يا ابنتي WAHAI PUTERIKU Oleh : Ali Ath-Thanthawi Penerjamah Abdulloh Editor Munir F. Ridwan Muhammad]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Takut Gagal di Malam Pertama?]]></title>
<link>http://storiesfromtheroad.wordpress.com/2009/12/03/takut-gagal-di-malam-pertama/</link>
<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 10:10:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>-dN5</dc:creator>
<guid>http://storiesfromtheroad.wordpress.com/2009/12/03/takut-gagal-di-malam-pertama/</guid>
<description><![CDATA[By Mariska Lubis Ditemani bintang-bintang yang berkelap-kelip seakan bernyanyi dan menarikan lagu se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>By <a href="http://mariskalubis.wordpress.com" target="_blank">Mariska Lubis</a></em></p>
<p><a href="http://storiesfromtheroad.wordpress.com/files/2009/12/malam-pertama.jpg"><img src="http://storiesfromtheroad.wordpress.com/files/2009/12/malam-pertama.jpg" alt="" title="malam pertama" width="300" height="200" class="alignright size-full wp-image-1063" /></a>Ditemani bintang-bintang yang berkelap-kelip seakan bernyanyi dan menarikan lagu serta <strong>tarian cinta</strong> yang syahdu dan mendayu-dayu. Diiringi alunan lembut suara ombak di pesisir pantai yang turut hanyut dalam kebahagiaan <a href="http://storiesfromtheroad.wordpress.com/2009/08/04/love-and-madness/" target="_blank">cinta dua sejoli</a> yang sedang dimabuk <strong>asmara</strong>.<br />
Sang tuan <strong>puteri</strong> nan cantik jelita telah bersiap sejak berbulan-bulan sebelumnya. Tatkala janji telah terucap mahkota mahligai takhta akan diserahkannya di atas peraduan bertaburan mawar merah indah berduri.</p>
<p>Sang <strong>pangeran</strong> pun bergetar hati, jiwa, dan raganya. Janji yang terucap seakan sebuah tali nan suci yang mengingatkannya dengan sebuah asa untuk mendapatkan mahligai <strong>mimpi yang terindah</strong>.</p>
<p><!--more--><br />
Dua minggu menjelang. Sang pengeran pun bertanya:</p>
<p>“Mbak, kalau malam pertamanya gagal gimana?”<br />
Gagal???<br />
“Yah, kalau saya nggak bisa “berdiri” bisa kacau!”<br />
Memangnya <strong>impoten</strong>?!<br />
“Nggak, sih! Cuma takut cepat selesai saja. Malu, kan, Mbak?! Pertama, gitu,lho!”<br />
Takut gagal pentas atau takut malu?<br />
“Dua-duanya kali, ya, Mbak!”<br />
Hehehe… bagus, deh, kalau ngaku!</p>
<p>Yah, ini dia, yang namanya pria. Yang dipikirkan hanya urusan kepuasan dan ketidak-puasan. Padahal jiwa ksatria dan kasih sayang yang lembut serta murni adanya jauh lebih dibutuhkan. Ya, kan, Mbak?</p>
<p>Tuan puteri tidak mau kalah. Datang bertanya di hari yang berbeda.</p>
<p>“Luluran sudah. <em>Creambath</em> sudah. <em>Facial</em> dan maskeran juga sudah. <em>Wax</em> sana sini juga sudah, tuh! Apalagi ratus… wah, itu, sih nomor satu, deh! Tambah jamu lagi! <em>Lingerie</em> hitam yang seksi pun sudah saya siapkan. Tapi, kok, rasanya ada yang kurang, ya? Apaan, ya, Mbak?!”<br />
Hihihi… Kalau ini sih, takut dibilang kurang sempurna.</p>
<p>Yah, namanya juga perempuan. Paling nggak suka kalau dibilang jelek. Apalagi bau! Padahal hati yang bersih dan tulus serta pikiran yang jernih jauh lebih menggoda iman. Ya, kan, Mas?</p>
<p>Wajar kalau setiap calon <strong>pengantin</strong> merasa khawatir dengan <strong>malam pertama</strong>nya. Habis, banyak cerita-cerita indah juga, sih! Bikin tambah penasaran! Tambah khawatir juga! Apalagi semua maunya serba ideal. Serba sempurna. Padahal, <em>nyantai aja</em>, lagi! Namanya juga pertama. Wajarlah kalau ada <em>error</em> sana sini. Asal jangan keterusan saja. Bisa repot nantinya!</p>
<p>Semakin kita panik, semakin sulit, lho, mendapatkan sebuah kesempurnaan. Semakin kita tenang, semakin mudah impian itu tergapai. Kalau kita memang tidak pernah berbuat sesuatu yang salah sebelumnya, jangan takut! Yang penting stamina saja yang dijaga. Olahraga teratur, istirahat yang cukup, banyak minum air putih, dan makan makanan yang sehat akan sangat membantu. Biarkan cinta dan <strong>nafsu</strong> yang menggelora di dalam tubuh kalian berdua lepas dan bebas. Toh, sudah sah jadi <strong><em>suami istri</em></strong> ini. Nikmati saja, lagi!!!</p>
<p>So, jangan panik, ya, Mas?! Ya, Mbak?! Tenang membawa nikmat, lho!</p>
<p>7 Oktober 2009<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong><a href="http://mariskalubis.wordpress.com" target="_blank">Mariska Lubis.</a></strong> Banyak menulis di situs <a href="http://www.kompasiana.com" target="_blank">kompasiana.com</a>. Situs bLog dirinya ada di <a href="http://mariskalubis.wordpress.com" target="_blank">Asamariska&#8217;s Blog</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Search - Kejora Ku Bersatu]]></title>
<link>http://dunialirik.wordpress.com/2009/11/23/search-kejora-ku-bersatu/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 06:28:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>ringtonesz</dc:creator>
<guid>http://dunialirik.wordpress.com/2009/11/23/search-kejora-ku-bersatu/</guid>
<description><![CDATA[Dirimu persis bintang terbit dari langit Bukanlah mimpi-mimpiku Di sini telah datang sayang paling d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dirimu persis bintang terbit dari langit Bukanlah mimpi-mimpiku Di sini telah datang sayang paling d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Misteri: Sumpahan puteri Mesir]]></title>
<link>http://anakkawi2.wordpress.com/2009/10/22/misteri-sumpahan-puteri-mesir/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 02:05:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>anakkawi</dc:creator>
<guid>http://anakkawi2.wordpress.com/2009/10/22/misteri-sumpahan-puteri-mesir/</guid>
<description><![CDATA[Antara kisah yang susah kita ingin percaya. Kekal misteri begitu. Hihihi Kemarahan mumia punca Titan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Antara kisah yang susah kita ingin percaya. Kekal misteri begitu. Hihihi Kemarahan mumia punca Titan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KITAB KIDUNG AGUNG:  SEBUAH CERMIN BAGI KEHIDUPAN ORANG PERCAYA by Pdt. Yarman Halawa, D.Min]]></title>
<link>http://gracia4christ.wordpress.com/2009/10/12/kitab-kidung-agung-sebuah-cermin-bagi-kehidupan-orang-percaya-by-pdt-yarman-halawa-d-min/</link>
<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 12:50:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>graciacitra4christ</dc:creator>
<guid>http://gracia4christ.wordpress.com/2009/10/12/kitab-kidung-agung-sebuah-cermin-bagi-kehidupan-orang-percaya-by-pdt-yarman-halawa-d-min/</guid>
<description><![CDATA[MENGENAL, MENERIMA dan MEMAHAMI KIDUNG AGUNG Kitab Kidung Agung yang di tulis oleh raja Salomo (1:1)]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;"><strong>MENGENAL, MENERIMA dan MEMAHAMI KIDUNG AGUNG</strong><br />
Kitab Kidung Agung yang di tulis oleh raja Salomo (1:1) adalah sebuah koleksi dari puisi Ibrani kuno untuk merayakan pengalaman2 yang dipenuhi dengan keindahan, kekuatan, kegelisahan, penderitaan  dan sukacita dari kehidupan seksual dari seorang pecinta dengan kekasihnya. Tema cinta mewarnai seluruh kitab ini dan tidak satupun memuat tema2 rohani seperti hukum, dosa, anugerah, keselamatan atau doa. Inilah yang menimbulkan pertanyaan dan perdebatan (tidak terkeculi hingga pada hari ini): Mengapa Kitab seperti ini bisa masuk ke dalam kanon Yahudi dan kanon Alkitab?</p>
<p>Beberapa ahli eksegese Alkitab melihat kitab ini dari nilai sastra yang dikandungnya sebagai sebuah kumpulan nyanyian perkawinan dan cinta yang mengisahkan mengenai kerinduan hati yang begitu menggelora antara seorang gadis penjaga kebun anggur kepada kekasihnya sang penggembala domba (1:5-7). Sementara yang lainnya  beranggapan, bahwa Kidung Agung adalah suatu kumpulan nyanyian dalam perkawinan para dewa tumbuhan di daerah Timur kuno (: ieros gamos) yang kemudian digunakan dalam pesta Mazot oleh orang2 Israel purba yang dirayakan pada musim semi. Tetapi langka sekali, bila nyanyian2 religius kafir itu bisa masuk ke dalam kitab suci Yahudi dan Alkitab.</p>
<p>Kitab ini di anggap ‘controversial’ oleh karena keunikan isinya yang dianggap membicarakan hal2 yang bersifat erotis dan tabu yang di pandang tidak seharusnya  masuk ke dalam kanon Alkitab. Isi kitab penuh dengan ungkapan2 erotisme yang di gubah dalam syair2 halus dan indah. Barangkali oleh karena tema cinta dalam pernikahan muncul dalam kitab ini, maka beberapa seksolog dan penasihat pernikahan kristen menggunakan kitab ini sebagai referensi dari Alkitab bagi kehidupan seks dalam pernikahan. (1)</p>
<p>Meskipun ‘controversial,’ namun kitab Kidung Agung tetap memiliki tempat terhormat di dalam sinagoga2 Yahudi dan gereja2 kristen.  Di Israel, kitab ini selalu dibacakan pada hari ke-8 perayaan Paskah Yahudi setiap tahun. Dikalangan kristen kitab ini termasuk kitab yang sangat jarang (bahkan hampir tidak pernah) dibacakan atau di bahas dalam pertemuan2 resmi seperti dalam kebaktian Minggu maupun persekutuan2 Alkitab.</p>
<p>Meskipun segala perincian mengenai munculnya kitab ini tidak jelas, tetapi nampaknya bisa diperkirakan muncul pada awal zaman Helenis.  (2) karena di dalamnya nampak ada Aramaisme (Misalnya: 1:12; 2:7) dan kekhasan bahasa Yunani (3:9). Tetapi dimungkinkan juga adanya nyanyian2 yang boleh jadi sudah tua sekali.</p>
<p>Harus diakui bahwa kitab ini bukanlah sebuah kitab yang mudah dipahami begitu saja.  Beberapa interpretasi (penafsiran) telah diupayakan oleh para ahli baik dari kalangan Yahudi maupun Kristen (Katolik dan Protestan), namun tetap saja kitab ini merupakan kitab yang penuh dengan kesulitan2 tertentu untuk di pahami. Itulah sebabnya ahli kitab Yahudi abad pertengahan menyebut kitab ini seperti ‘sebuah gembok yang kuncinya telah hilang.’(3)</p>
<p>Pada umumnya ada 2 metode penafsiran yang digunakan untuk memahami kitab ini: pertama, metode Alegori &#8211; dimana seluruh arti dan maksud teks bukan terletak pada kalimat2 hurufiah didalamnya tetapi pada arti rohani yang dikandungnya. Dengan metode ini maka para ahli Yahudi mengartikan isi Kidung Agung sebagai gambaran hubungan antara Allah dengan umat pilihan-Nya Israel. Sementara bagi sebagian ahli kristen melihatnya sebagai pernyataan hubungan  antara Kristus dengan mempelai-Nya yakni gereja. Kedua, Natural – dimana seluruh arti dan maksud teks tepat sesuai dengan kalimat2 hurufiah yang ada didalamnya. Metode ini digunakan oleh sebagian besar kalangan kristen tetapi sangat di tentang oleh kalangan Yahudi. Dalam metode ini, isi Kidung Agung bercerita mengenai pernikahan raja Salomo, sementara puteri penjaga kebun anggur adalah puteri dari Firaun, raja Mesir (cf. 1:5-6). Salomo (shalom=damai) sebagai raja Israel mengambil seorang mempelai dari bangsa non-Israel dan menjadikannya sebagai bagian dari umat Allah (Israel). Hanya saja dalam kaitan nilai teologis, para ahli memandang bahwa kisah yang dipahami secara natural ini merupakan bayangan dari kisah yang akan datang mengenai seorang Raja yang lain, yakni Raja Damai yang akan mengambil mempelai-Nya dari kalangan orang2 luar Israel, yakni gereja.</p>
<p>Saya secara pribadi lebih memandang kitab ini mencakup 2 makna praktis berdasaran pesan harafiah dan spiritual. Secara harafiah kitab ini merupakan pujian dan rasa kagum atas misteri kasih manusiawi, dan secara spiritual merupakan ungkapan kasih Yahweh kepada umat-Nya yang telah dipenuhi melalui kasih Kristus kepada Gereja-Nya.</p>
<p>Dalam pembahasan eksposisi praktika interaktif kitab ini, pendekatan pemahaman berdasarkan pesan harafiah dan spiritual kitab menjadi cara terbaik untuk menemukan refleksi2 praktis bagi kehidupan kita sebagai orang percaya saat ini.  Dari pesan harafiah kita akan menemukan nilai2 cinta yang mulia bagi kehidupan pribadi,   keluarga, komunitas bersama, sekaligus hal2 yang menjadi perusak bagi nilai2 tersebut. Dari pesan spiritual kita akan menemukan kedalaman kasih Tuhan yang akan menuntun untuk mengetahui sejauh mana kedalam kasih kita kepada-Nya, kemurnian hidup percaya kita, seberapa setiakah kita dalam melaksanakan tanggungjawab hidup rohani, dan nilai2 rohani seperti apakah yang telah kita tanamkan dalam kehidupan kita dan orang2 yang kita kasihi.</p>
<p style="text-align:left;">Eksposisi Praktika Interaktif								      SolaFide April 2008 – 19.00 WIB</p>
<p><strong>PESAN PRAKTIS HURUFIAH KIDUNG AGUNG</strong><br />
Kitab Kidung Agung mencerminkan kepedulian dari Allah yang sangat memperhatikan segala segi kehidupan kita, termasuk hal2 yang bagi sebagian orang tabu atau tidak boleh dibicarakan. Kitab ini mengajak kita untuk belajar dari kelemahan hidup terbesar dari seorang raja yang terkenal tidak beres integritasnya dalam hal kehidupan moral pernikahannya dan sekaligus menuntun kita untuk bersikap jujur dan tulus terhadap kelemahan2 hidup kita terbesar pada hari ini. Dengan memperhatikan kejujurannya yang tersirat dibalik pengajaran yang hendak ia sampaikan melalui kitab ini setiap kita akan jauh dari sikap yang menganggap kitab ini tabu atau ‘sungkan’ untuk dibicarakan. Justru kitab ini mengajak kita untuk jujur di dalam mengakui sisi2 gelap kehidupan kita dihadapan terang kebenaran firman Tuhan (lihat Roma 13:12-14).  Allah melalui kitab ini seolah-olah mengingatkan setiap kita bahwa selama masih ada kekotoran di dalam dunia ini, maka kita sangat membutuhkan Kidung Agung ini.</p>
<p>Kitab ini mengungkapkan sisi2 dari keinginan manusia yang di penuhi dosa untuk membangun kehidupan cinta dan kesetiaan berdasarkan daya tarik fisik dan penampilan lahiriah. Ketidakpuasan terhadap apa yang telah dimiliki terlihat nyata dari gaya bahasa puitisnya yang penuh khayal atau imajinasi yang luar biasa. Sebagai pemuja keindahan dan seni  (4) kitab ini memperlihatkan bahwa Salomo adalah pribadi yang sangat lemah dan tidak sanggup mengendalikan diri terhadap segala daya tarik erotis yang merupakan salah satu focus hidupnya yang terbesar. Tidak mengherankan jika akhirnya 1 Raja-Raja 11:1,3 menjadi rekaman Alkitab yang menunjukkan prestasi dan teladan hidup yang buruk dihadapan Allah dan manusia sepanjang masa. 300 isteri dan 700 gundik jelas bukan cerminan dari kehidupan cinta yang kudus dihadapan Allah dan teladan hidup kesetiaan yang baik bagi orang percaya pada zamannya, termasuk bagi kita pada hari ini. Imajinasi dan keinginan2 yang ‘liar’ di dalam dirinya menyebabkan ia menyalahgunakan hal2 yang merupakan anugerah Tuhan baginya, sehingga ia jatuh dalam rupa2 perzinahan dan pernikahan2 tidak seiman iman yang dilarang oleh Tuhan (1 Raja-Raja 11:2, 7-8).</p>
<p>Agaknya, Kidung Agung menjadi warisan yang berharga bagi kita pada hari ini untuk memperingatkan orang2 percaya mengenai akibat dari keinginan manusia yang melampaui batas2 yang dikehendaki Allah baginya. Di balik keindahan syair2 Kidung Agung, Salomo telah memperlihatan kepada kita akibat2 yang sangat buruk dari keinginan manusiawinya yang penuh dosa dan tak terkendali yang mengakibatan rusaknya kehidupan rumah tangga/keluarganya dan pecahnya kerajaan Israel menjadi 2 bagian.(5)</p>
<p>Tema tentang cinta dan kesetiaan yang benar merupakan bagian dari tema utama yang tersirat dari dalam kitab ini. Raja Salomo mengakui bahwa cinta dan kesetiaan yang sesungguhnya tidak dapat di beli dengan apapun (8:6-7, 11-12). Sebagai manusia yang paling berhikmat di bumi  (6) dan seorang yang dianggap sebagai maha guru pengajar moral dalam tulisan2 di dunia modern, (7)  ia memberikan kita 2 nasehat yang sangat bijaksana: (1) cinta dan kesetiaan yang benar tidak dibangun semata-mata oleh keinginan manusiawi kita (2:7; 3:5; 5:8; 8:4); dan (2) cinta dan kesetiaan yang benar menolak segala cara yang palsu dari dunia (8:6-7; 11-12)</p>
<p>Puteri-puteri Yerusalem (8)  yang diungkapkan dalam kitab ini menggambarkan para wanita yang dinikahi oleh Salomo, yang sebenarnya ‘buta’ karena terpikat dengan kebahagiaan yang semu yang ia tawarkan kepada mereka melalui  segala kemegahan duniawi yang ia miliki. Para puteri Yerusalem ini mewakili gambaran dari wanita2 yang tidak lagi melihat cinta dan kesetiaan yang benar sebagai sesuatu yang harus diperjuangkan, dimiliki dan dipertahankan. Kehidupan yang materialistis dan hedonistis membuat mereka rela dan senang hati mengabaikan kesucian dan harga diri dan menyerahkan hidup mereka kepada keinginan sang raja.</p>
<p>Berbeda dengan gadis Sulam yang dikisahkannya dalam kitab ini (1:5; 6:13). Gadis ini berusaha ia pikat dengan segala daya tarik dan kemegahan jasmaninya termasuk pengaruh kuasa politisnya (3:6-11), godaan materi yang ia tawarkan (8:11-12) untuk mau meninggalkan kekasihnya dan menjadi mempelai baginya . Ia memang berhasil memaksa sang gadis Sulam ke istananya sebagai mempelai wanita namun tetap tidak dapat membeli atau memiliki cintanya. Berbagai daya upaya dilakukan oleh sang raja untuk memenangkan hatinya, namun gadis Sulam ini tetap dapat menjaga kesucian dirinya. Kidung Agung 4:1-15; 5:1 adalah rayuan sang raja yang ditujukan untuk menaklukan hatinya. Dan meskipun sang raja turut ‘di bantu’ oleh para permaisuri dan para selirnya, yakni puteri2 Yerusalem penghuni Harem untuk membujuk dia, ternyata si gadis Sulam tetap tegar. Cinta dan kesetiaanya kepada kekasihnya sang penggembala domba tidak pernah berubah (5:2-8). Kidung Agung 5:9 merupakan ungkapan keputusasaan mereka dalam membujuk si gadis Sulam untuk menuruti keinginan sang raja, sekaligus juga sebagai bentuk kemarahan dan ejekan bagi si gadis Sulam karena di anggap menyia-nyiakan kesempatan ‘emas’ itu. Namun ejekan ini pada akhirnya, justru berubah menjadi kekaguman dalam diri sang raja ‘playboy’ ini beserta para permaisuri dan para selirnya (6:4-13). Mereka memuji si gadis Sulam karena cinta dan kesetiaannya yang tak terbeli dan tak tergantikan. Meskipun demikian, sesuai dengan wataknya yang tak kenal menyerah dan sebagai seorang yang keinginannya hampir tidak pernah tidak terpenuhi, sang raja  masih tetap berusaha melakukan upaya terakhir (7:1-9). Tetapi rupanya tetap tidak berhasil. Si gadis Sulam tetap pada pendiriannya (7:10-8:4). Sang raja akhirnya menyerah dan membiarkan si gadis Sulam yang teryata tetap tidak mau menjadi mempelainya itu pergi dari istana dembali ke rumah orang tuanya dan bertemu kembali dengan kekasihnya! Ungkapan dalam Kidung Agung 8:5-14 menggambarkan kemenangan dari cinta dan kesetiaan sejati antara si gadis Sulam dengan kekasihnya sang penggembala domba.</p>
<p><strong>REFLEKSI PRAKTIS BAGI KITA</strong><br />
1. Berhati-hatilah dengan berbagai keinginan hidup kita (lihat juga Roma 8:3-9; Galatia 5:16; 1 Petrus 2:11; 1 Yohanes 2;16; )<br />
Keinginan2 hidup yang tidak pada tempatnya dapat membawa pada jurang kehancuran. Demikian juga dengan keinginan2 untuk mencapai sesuatu dengan cara yang tidak benar pada akhirnya dapat menjerumuskan hidup kita sendiri. Kebahagiaan hidup yang sesungguhnya bukan semata-mata terletak pada terpenuhinya keinginan2 jasmani tetapi lebih kepada kehidupan jiwa yang senantiasa puas dan mengucap syukur dengan apa yang Tuhan anugerahkan dalam hidup kita.</p>
<p>2. Lawanlah godaan dengan kesetiaan kepada orang2 yang kita kasihi (lihat juga Amsal 3:3; Roma 12:9; 2 Korintus 1:12; Galatia 5:22-23a; Yakobus 4:7)<br />
Kita hidup ditengah dunia yang oenuh dengan godaan, baik dari dunia yang penuh dengan daya tarik dosa maupun dari dalam diri kita sendiri yang berasal dari sisa kehidupan daging. Kita perlu belajar dan meneladani si gadis Sulam yang tetap memelihara diri dari godaan2 yang muncul dari luar dan dari dalam dirinya sendiri yang sebenarnya lebih dari cukup untuk meninggalkan cinta dan kesetiaan yang benar dalam hidupnya (1:12-14; 2:16; 6:3; 7:10-13; 8:7, 11-12).</p>
<p>3. Hiduplah dengan menampilkan pesona kehidupan batiniah bukan lahiriah (lihat juga 1 Tesalonika 4:12; 1 Timotius 2:9).<br />
Penampilan fisik yang menarik adalah sesuatu yang memang penting untuk tetap di jaga, tetapi yang jauh lebih penting dari pada itu adalah penampilan hidup batiniah kita. Pesona kehidupan yang semata-mata lahiriah hanya akan menawarkan kebahagiaan yang semu, tetapi pesona kehidupan batiniah akan mengalirkan kebahagiaan sejati. Si gadis Sulam dalam kitab Kidung Agung menegaskan kebenaran Alkitab bahwa pesona kehidupan batiniah jauh melampaui pesona kehidupan lahiriah (6:9c, d). Setiap kita hendaknya membangun daya tarik hidup kita bukan pada kegagahan atau keanggunan fisik, pengaruh materi dan motivasi2 hidup yang tidak pada tempatnya dihadapan Tuhan dan manusia, tetapi pada kekayaan hidup rohani dan gaya hidup yang berasal dari hubungan kita dengan kebenaran (Tuhan).</p>
<p>Simaklah juga nasehat dari rasul Petrus ini: “Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah” (1 Petrus 3:3-4).</p>
<p>4. Perjuangkan dan peliharalah kesucian hidup (lihat juga Ibrani 13:4).<br />
Kidung Agung adalah kritikan terhadap hawa nafsu yang tidak kudus, praktek poligami, dan perselingkuhan. Kita diingatkan bahwa relasi intim antara seorang pria dan seorang wanita hanya dapat dimungkinkan melalui lembaga pernikahan yang monogamis. (9)   Berdasarkan ini, segala ekspresi cinta kasih fisik yang menyenangkan bagi orang percaya hanya dimungkinkan melalui pernikahan. (10)</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Eksposisi Praktika Interaktif							                      SolaFide April 2008 – 19.00 WIB</p>
<p><strong>PESAN PRAKTIS SPIRITUAL KIDUNG AGUNG</strong></p>
<p>Tidak dapat diragukan lagi bahwa sejak awal, tradisi penafsiran kitab Kidung Agung secara Alegoris telah dipegang oleh banyak ahli teologia baik dari kalangan para rabi/sarjana Yahudi maupun dari kalangan kristen sendiri (yang juga sangat bervariasi).  Namun perlu untuk diketahui bahwa dalam tradisi Yahudi, kitab ini selalu dimaknai ‘eksklusif’ karena tradisi Yahudi mengartikan isi kitab Kidung Agung sebagai gambaran dari hubungan antara Allah dengan umat pilihan-Nya Israel. Hingga hari ini, mereka sangat menghormati kitab ini dan selalu di baca secara khusus pada saat perayaan Paskah Yahudi. Bagi mereka kitab ini  menggambarkan kasih Allah kepada orang Israel yang ditunjukkan-Nya dalam peristiwa pembebasan mereka dari perbudakan Mesir.  (11) Mereka percaya bahwa Kidung Agung adalah “Kisah kasih yang spontan dari seorang raja agung kepada mempelainya yang menggambarkan kasih antara Allah dengan umat-Nya.” (12)</p>
<p>Tetapi benarkah demikian?  Agaknya kita perlu mengingat kembali dalam pembahasan pertama dan kedua sebelumnya, bahwa pesan hurufiah kitab yang sangat kuat di dalam kitab ini tidak boleh diabaikan sama sekali. Justru disinilah letak kelemahan penafsiran Alegoris Yahudi yang berusaha menyangkali sama sekali pesan hurufiah dari kitab ini demi mempertahankan ataupun menjaga kesucian dari kanon (kitab suci).</p>
<p>Patut di ingat bahwa Kitab Suci di sebut ‘Suci’ bukan saja karena isinya hanya membicarakan hal2 yang suci; melainkan juga, menyingkapkan dengan jujur dan adil segala bentuk ketidaksucian yang merupakan akibat dari kejatuhan manusia di dalam dosa, dengan tujuan supaya manusia selalu mengingat betapa menyedihkan konsekwensi dosa, dan betapa Allah yang maha Suci namun Maha Pengasih itu tetap berkenan untuk membuka pintu pertobatan bagi mereka yang berkenan dihadapan-Nya. Selain itu unsur ‘eksklusifitas’ bahwa Kidung Agung merupakan gambaran dari hubungan antara Allah dengan (hanya) orang Yahudi (Israel) saja jelas tidak dapat di terima.  Lagi pula dari segi struktur teks dan pemahaman terhadap tokoh2 yang dibicarakan dalam kitab ini, pemahaman Yahudi mengenai raja agung sebagai gambaran mengenai diri Allah sangatlah tidak tepat.  Mengapa demikian?</p>
<p>Untuk menyegarkan kembali ingatan kita, mari kembali meneliti ringkasan inti dari seluruh kitab Kidung Agung berikut ini: (13)</p>
<p>Sang raja (salomo) dengan segala kemegahannya telah menarik hati puteri-puteri Yerusalem.   (14) Mereka adalah gambaran dari para wanita yang dinikahi oleh Salomo, yang sebenarnya ‘buta’ karena terpikat dengan kebahagiaan yang semu yang ia tawarkan kepada mereka melalui  segala kemegahan duniawi yang ia miliki. Para puteri Yerusalem ini mewakili gambaran dari wanita2 yang tidak lagi melihat cinta dan kesetiaan yang benar sebagai sesuatu yang harus diperjuangkan, dimiliki dan dipertahankan. Kehidupan yang materialistis dan hedonistis membuat mereka rela dan senang hati mengabaikan kesucian, kesetiaan, kehormatan dan harga diri dengan menyerahkan hidup mereka kepada keinginan sang raja.</p>
<p style="text-align:left;">Berbeda dengan gadis Sulam yang dikisahkannya dalam kitab ini (1:5; 6:13). Gadis ini berusaha ia pikat dengan segala daya tarik dan kemegahan jasmaninya termasuk pengaruh kuasa politisnya (3:6-11), godaan materi yang ia tawarkan (8:11-12) untuk mau meninggalkan kekasihnya, sang Penggembala domba (1:7, 16; 6:2-3) dan menjadi mempelai baginya. Ia memang berhasil memaksa sang gadis Sulam ke istananya sebagai mempelai wanita namun tetap tidak dapat membeli atau memiliki cintanya. Berbagai daya upaya dilakukan oleh sang raja untuk memenangkan hatinya, namun gadis Sulam ini tetap dapat menjaga kesucian dirinya.</p>
<p>Kidung Agung 4:1-15; 5:1 adalah rayuan sang raja yang ditujukan untuk menaklukan hatinya. Dan meskipun sang raja turut ‘di bantu’ oleh para permaisuri dan para selirnya, yakni puteri2 Yerusalem penghuni Harem untuk membujuk dia, ternyata si gadis Sulam tetap tegar. Cinta dan kesetiaanya kepada kekasihnya sang penggembala domba tidak pernah berubah (5:2-8).</p>
<p>Kidung Agung 5:9 merupakan ungkapan keputusasaan mereka dalam membujuk si gadis Sulam untuk menuruti keinginan sang raja, sekaligus juga sebagai bentuk kemarahan dan ejekan bagi si gadis Sulam karena di anggap menyia-nyiakan kesempatan ‘emas’ itu. Namun ejekan ini pada akhirnya, justru berubah menjadi kekaguman dalam diri sang raja ‘playboy’ ini beserta para permaisuri dan para selirnya (6:4-13). Mereka memuji si gadis Sulam karena cinta dan kesetiaannya yang tak terbeli dan tak tergantikan kepada kekasihnya sang Penggembala domba.</p>
<p>Meskipun demikian, sesuai dengan wataknya yang tak kenal menyerah dan sebagai seorang yang keinginannya hampir tidak pernah tidak terpenuhi, sang raja  masih tetap berusaha melakukan upaya terakhir (7:1-9). Tetapi rupanya tetap tidak berhasil. Si gadis Sulam tetap pada pendiriannya (7:10-8:4). Sang raja akhirnya menyerah dan membiarkan si gadis Sulam yang teryata tetap tidak mau menjadi mempelainya itu pergi dari istana dembali ke rumah orang tuanya dan bertemu kembali dengan kekasihnya, sang Penggembala domba! Ungkapan dalam Kidung Agung 8:5-14 menggambarkan kemenangan dari cinta dan kesetiaan sejati antara si gadis Sulam dengan kekasihnya sang Penggembala domba.</p>
<p>Jadi, jelas sekali bahwa raja agung dalam kitab ini merupakan gambaran diri raja Salomo sendiri yang seluruh kehidupan pribadi dan karakternya sama sekali tidak mewakili gambaran mengenai Allah sebagaimana telah di pegang kuat dalam tradisi Yahudi!   Justru sebaliknya, akan lebih tepat jika dalam garis tafsiran ini, tokoh sang raja (Salomo &#8211; sang mempelai pria) di lihat sebagai penggoda, pendosa besar, manusia berdosa, manifestasi dari ketidasetiaan atau bahkan symbol dari Setan yang suka menggoda dan merampas sejahtera manusia! Sementara si gadis Sulam (sang mempelai perempuan) dapat digambarkan sebagai orang percaya atau gereja yang tetap setia, tekun, tidak mudah menyerah, memelihara kesucian hidup, dan tidak mudah putus asa dalam mengadapi pergumulan yang sangat berat sekalipun. Bagaimana dengan sang Penggembala domba yang adalah kekasih dari si gadis Sulam ini? Jelas sekali sang Penggembala  domba dalam kitab ini dapat mewakili gambaran diri Allah yang adalah Penggembala dan Pemelihara umat-nya, yang selalu setia menunggu umat pilihan yang dikasihi-Nya kembali kepada-Nya (lihat Mazmur 80:1; Yesaya 40:11; Yohanes 10:1-18; Ibrani 13:20).</p>
<p>Bila kita memahami kebenaran di atas dalam terang hubungan kita dengan Allah; maka, setiap kita akan mampu melihat keutuhan pesan dari kitab ini melalui korelasi antara pesan hurufiah dan pesan spiritual.  Atau dengan kata lain, kitab ini mengajak kita  melihat ke dalam cermin untuk mengetahui jawaban yang pasti mengenai 2 pertanyaan penting yang sangat krusial bagi kita orang percaya pada hari ini, yakni: apakah cara hidup kita telah, sedang atau senantiasa berpadanan dengan kebenaran Firman Allah; dan, bagaimanakah sebenarnya kondisi kehidupan rohani kita yang ‘asli’ dihadapan Allah?.</p>
<p>Jawaban yang jujur terhadap kedua pertanyaan inilah yang pada akhirnya akan menjadi penguji yang paling ampuh untuk memberitahukan sejauh mana kedalaman akar hubungan spiritual kita yang sesungguhnya dengan Allah!</p>
<p><strong>Mari Kita Hayati Dalam Hidup Keseharian</strong><br />
1. Jadilah mempelai milik Kristus yang sejati<br />
Ia, yang adalah mempelai pria yang sejati mengundang kita – mempelai perempuan &#8211; untuk mengikut Dia (Kidung Agung 2:13) dan bahwa barangsiapa yang tidak menjawab atau memberi respon dengan baik ketika Ia mengetuk pintu hati;  akan mendatangkan kebinasaan bagi dirinya (Kidung Agung 5:2-8; dan Wahyu 3:20), dan barangsiapa tidak siap dalam menyambut kedatangan-Nya tidak layak untuk masuk ke dalam kerajaan-Nya (lihat Matius 5:1-13).</p>
<p>2. Barangsiapa telah menjadi milik Allah, menjadi milik Allah selamanya<br />
Kasih Allah yang menyelamatkan sedemikian amat kuat (Kidung Agung 8:6-7, juga 1 Yohanes 4:10). Ia telah memberikan Kristus yang rela menyerahkan nyawa-Nya sebagai pengganti kita di atas kayu salib Golgota (Yohanes 3:16; 1 Petrus 2:24) dan sekaligus memeteraikan kita dengan kematian-Nya (1 Korintus 11:25) melalui pekerjaan Roh-Nya yang Kudus (Efesus 1:13).  Setiap orang yang dikasihi-Nya, yakni kepada siapa Ia berkurban (Kidung Agung 8:6-7) pasti akan datang kepada-Nya dan tidak akan dibuang-Nya (Yohanes 6:37, 44).</p>
<p>3. Jauhilah ‘perselingkuhan’ rohani<br />
Kidung Agung menunjukkan betapa hebatnya godaan yang datang dari daya tarik filosofi hidup manusia yang hedonis dan materialis (Kidung Agung 1:2-4; 3:6-11) yang menjanjikan segala kenikmatan hidup yang bersifat fana yang dapat menjadi berhala (Baal-Hamon) di dalam kehidupan orang percaya (Kidung Agung 8:11). Oleh karena itu waspadalah terhadap segala hal yang dapat mengakibatkan kita ‘menduakan’ Tuhan dalam hidup ini (lihat Matius 6:24; Lukas 16:13).   (15) Jadilah orang percaya yang setia (Kidung Agung 1:13-14; 7:10; 8:12)!</p>
<p>4. Peliharalah kehidupan doa dihadapan Allah<br />
Kidung Agung menyampaikan pesan doa yang kuat lewat pergumulan2 hidup si gadis Sulam (Kidung Agung 1:7; 2:16-17; 3:1-3) dan pemenuhan atas harapan2nya pada akhirnya. Hal ini senantiasa mengingatkan kita bahwa, Allah berkenan mendengar doa dan keluh kesah orang percaya/gereja yang adalah mempelai perempuan-Nya (Kidung Agung 8:13) yang merindukan kehadiran, penghiburan dan pertolongan-Nya (Kidung Agung 8:14).  Lihat juga Filipi 4:6; Kolose 4:2; 1 Yohanes 5:14.</p>
<p>5. Hiduplah dengan penuh ucapan syukur<br />
Kidung Agung memperlihatkan kepada kita 2 sikap yang berbeda: sang raja yang tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya (Kidung Agung 6:8) dan si gadis Sulam yang puas dengan keadaannya (Kidung Agung 1:6; 2:3; 5:9-16; 8:12). Kebenaran ini mengingatkan kita betapa pentingnya kita senantiasa mengucap syukur dalam hidup kita. Kebahagiaan, sukacita, harga diri, damai sejahtera, rasa puas dan kemuliaan hidup yang sejati tidak tergantung kepada situasi dan kondisi hidup tetapi kepada bagaimana kita menikmati hidup ini bersama dengan Tuhan.  Lihat  Efesus 5:20.</p>
<p>6. Jadilah orang percaya yang hidup tulus dihadapan Allah.<br />
Kidung Agung ‘menempelak’ setiap kita betapa seringnya kita kurang mengasihi Allah dalam setiap perbuatan kita.  Salomo meskipun pada awalnya hidup tulus dihadapan Allah, namun seiring dengan waktu, segala keberhasilan dan kemuliaan jasmani yang bertambah-tambah telah membuatnya ‘lupa diri.’  Gaya hidupnya berubah, sikap yang penuh hikmat dan bijaksana tenggelam dalam keangkuhan hidup. Bait Suci Yerusalem yang dibangun pada masa pemerintahannya bukan saja hanya menjadi bukti dari  perbuatan baik terbesar yang pernah ia lakukan tetapi juga telah menjadi saksi yang nyata betapa ia tidak dapat hidup tulus sepenuhnya dihadapan Allah sebagaimana yang pernah ia dengarkan dari-Nya (lihat 1 Raja-raja 9:1-9).</p>
<p>7. Bila kita gagal dalam mengikut Tuhan, kita harus bangkit kembali!<br />
Mengapa si gadis Sulam bisa sampai di istana raja Salomo?  Benarkah ia terpaksa oleh karena keadaan? Atau mungkinkah ia ‘sempat’ tergoda?</p>
<p>Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Seandainya kemungkinan itu disebabkan oleh  karena kelemahannya (terpaksa oleh keadaan atau memang benar karena tergoda oleh daya tarik sang raja); namun, satu hal yang sangat penting untuk kita pahami adalah bahwa meskipun ia telah berada di Harem sang raja di Yerusalem (lihat Kidung Agung 1:4, 12; 3:11), dan oleh raja disebut sebagai mempelai idamannya (lihat Kidung Agung 4:1-15; 6:4-7; 7:1-9), ternyata kasihnya tetap kepada sang Penggembala domba. Bila pergumulan, kesedihan, keputusasaan, kekecewaan yang bercampur baur menjadi satu yang terlihat di dalam ungkapan2 dari dalam hatinya di sepanjang kitab menunjukkan besarnya penyesalan yang ada didalam dirinya; maka, setiap kita dapat mengerti mengapa ia akhirnya berjuang keras untuk kembali ke rumah orang tuanya dan bertemu kembali dengan kekasihnya (lihat Kidung Agung 6:13).</p>
<p>Dengan demikian sebuah pesan yang kuat juga disampaikan kepada kita: bila kita gagal dalam mengasihi, mengikut dan melayani Tuhan, kita harus bangkit!  Kita harus bertekad untuk bangkit kembali.  Tidak hanya menyesal lalu tidak berbuat apa-apa. Kita perlu memohon pertolongan Tuhan sendiri agar kasih kita boleh kembali dipulihkan kepada-Nya (lihat Yohanes 21:15-17).</p>
<p><strong> CORAM DEO</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong><br />
<strong>catatan:</strong></p>
<p style="text-align:left;">(1) Penasihat pernikahan kristen seperti Tim LaHaye dan Beverly LaHaye dalam buku mereka <em>The Act Marriage </em>(Grand Rapids: The Zondervan Co., c 1976),  menjadikan Kitab Kidung Agung sebagai bahan referensi bagi kehidupan seks dalam pernikahan kristen.  Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul <em>“Kehidupan Seks Dalam Pernikahan”</em> melalui kerjasama penerbit kristen Yayasan Kalam Hidup dan Yayasan Andi.<br />
(2) Zaman Helenis adalah zaman kejayaan kekaisaran Yunani pada 332-301 s.M. Pada 336 s.M, Alexander Agung, kaisar Yunani yang baru berusia 20 tahun menjelajahi dan menaklukan Mesir, Asyur (Syria), Babilonia dan Persia.  Raja ini  kemudian  menyerang dan menaklukan Palestina pada 332 s.M. Ia berusaha agar Palestina membuka diri terhadap proses Helenisasi yakni pengunaan bahasa, budaya, seni Yunani dalam kehidupan masyarakat. Pengaruh dari zaman Helenis ini tetap terasa dalam zaman kerajaan Syria/Aram (198-167 s.M) hingga munculnya kekaisaran Romawi pada 63 s.M.<br />
(3)  Lihat Dennis F. Kinlaw, <em>Song of Songs in NIV Bible Commentary vol. 1: Old Testament</em> (consulting editors: Kenneth L. Barker &#38; John Kohlenberger III, Grand Rapids: Zondervan Pub. House, 1994).  P. 1026.<br />
(4)  Alkitab mencatat bahwa Salomo adalah seorang raja yang sangat produktif dalam menghasilkan karya sastra dan piawai dalam bidang seni musik.  Ia menggubah 3000 Amsal dan menciptakan 1005 nyanyian (lihat 1 Raja-Raja :32).<br />
(5) Lihat 1 Raja-Raja 11:9-13; 12:1-33 cf. 2 Tawarikh 10:1-11:4.<br />
(6) Lihat 1 Raja-Raja 10:23; 2 Tawarikh 9:22-23.<br />
(7) See the details in  <em>The Song of Solomon: Love Poetry of the Spirit</em>,  foreword by John Updike (Oxford: Lion Publishing, 1997), p. 43.<br />
(8) Lihat Kidung Agung 1:7; 3:5, 11; 5:9; 8:4.  Puteri-puteri Yerusalem ini adalah gambaran mengenai para wanita yang ia kumpulkan di dalam harem (istana yang khusus untuk para selir raja) di Yerusalem.  Mereka disebut ‘puteri-puteri Yerusalem’ tidak sepenuhnya dalam pengertian bahwa wanita2 yang merupakan ‘koleksi’ raja Salomo ini adalah berasal dari kalangan orang2 Israel. Selain di Israel sendiri, Salomo juga mencintai banyak wanita termasuk negeri2 asing yang tidak mengenal Tuhan seperti Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het (1 Raja-Raja 11:1).<br />
(9)  Kejadian 2:24<br />
(10) lihat Amsal 5:15-19; 1 Koritus 7:3.<br />
(11) Lihat kitab Keluaran<br />
(12) Henry Hampton Halley, <em>Pocket Bible Hand Book.</em> Chicago: H.H. Halley’s copyright 1929, sixth edition – revised, p. 45.<br />
(13) Lihat bahan materi <em>“Pesan Hurufiah Kitab Kidung Agung”</em> halaman 4, Rabu, 16 April 2008 (oleh Pdt. Yarman).<br />
(14) Lihat Kidung Agung 1:7; 3:5, 11; 5:9; 8:4.  Puteri-puteri Yerusalem ini adalah gambaran mengenai para wanita yang ia kumpulkan di dalam harem (istana yang khusus untuk para selir raja) di Yerusalem.  Mereka disebut ‘puteri-puteri Yerusalem’ tidak sepenuhnya dalam pengertian bahwa wanita2 yang merupakan ‘koleksi’ raja Salomo ini adalah berasal dari kalangan orang2 Israel. Selain di Israel sendiri, Salomo juga mencintai banyak wanita termasuk wanita dari negeri2 asing yang tidak mengenal Tuhan seperti Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het (1 Raja-Raja 11:1).<br />
(15)  Baal-Hamon berarti Tuan atau Dewa Kekayaan.  Sebutan ini dalam bahasa Aramaic yang digunakan dalam ucapan Yesus di Lukas 6:24 adalah ‘Mamon’ atau ‘Mamonas’ yang dapat berarti kemakmuran, harta, kekayaan, atau properti yang menarik hati.  Tidak berlebihan bila Tuhan Yesus memberi peringatan keras bagi kita, “Karena dimana hartamu berada, disitu juga hatimu berada” ! (lihat Matius 6:21; Lukas 12:34).  Ingat, disini Tuhan Yesus sama sekali tidak melarang kita untuk memiliki sejumlah harta milik. Penekanannya adalah pada sikap hati pemiliknya. Waspadalah!</p>
<p><strong>Bahan2 pilihan bagi yang ingin mendalami lebih lanjut:</strong><br />
John Updike, <em>The Song of Solomon: Love Poetry of the Spirit.</em> Oxford: Lion Publishing Plc., 1997.<br />
Lawrence Boadt, <em>Reading the Old Testament. </em>The Missionary Society of St. Paul the Apostle in the<br />
State of New York, 1992.<br />
Matthew Henry, <em>Matthew’s Henry Commentary On The Whole Bible: Vol. III – Job to Song of Solomon. </em><br />
Virginia: Mac Donald Publishing Company, 1710.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sang Putri Indonesia 2009]]></title>
<link>http://kopijun.wordpress.com/2009/10/11/sang-putri-indonesia-2009/</link>
<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 18:59:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>kopijun</dc:creator>
<guid>http://kopijun.wordpress.com/2009/10/11/sang-putri-indonesia-2009/</guid>
<description><![CDATA[Kemarin malam pulang sampai rumah jam 10an, seperti biasa langsung nyari makanan di dapur (kelaperan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kemarin malam pulang sampai rumah jam 10an, seperti biasa langsung nyari makanan di dapur (kelaperan hehe). Setelah makanan siap, tv pun dinyalakan, dan kebetulan langsung pas acara Pemilihan Putri Indonesia. Dan kebetulannya lagi, peserta yang lagi tampil adalah peserta dari Aceh. Sebetulnya acara itupun tidak terlalu menarik perhatian, karena memang lagi konsen nyortir duri Bandeng yang ada didalam piring dan dalam pose nantangin (untuk disantap). Tapi tiba-tiba ada celetukan di samping, yang mengatakan,”lho ini dari Aceh tapi ngga pake jilbab”. Celetukan itupun masih ngga terlalu menarik perhatian, sampai sang pembawa acara di tv menanyakan hal tersebut kepada yang bersangkutan, yaitu peserta dari Aceh tersebut (lagi-lagi kebetulan). Sampai disini Bandeng pun dibebaskan sementara dari penganiayaan semi brutal. Karena jujur, penasaran juga mendengar jawaban apa yang akan keluar dari orang Aceh yang tampil dalam acara pemilihan Putri Indonesia, dimana yang bersangkutan tidak memakai jilbab. Sang peserta pun menjawab,<strong>”rambut itu adalah mahkota atau keindahan wanita, dan keindahan itu harus diperlihatkan”</strong><em> (kira-kira begitu, redaksi aslinya udah lupa, maklum ngga dicatet hehe).<!--more--></em></p>
<p><em>Kemudian Bandeng di piring pun menjadi terlantar, karena konsentrasi mulai beralih kepada acara tv, karena makin penasaran dengan orang Aceh yang satu ini. Apalagi dia mengatakan, bahwa dalam kontes ini Beliau juga sudah meminta ijin dari pemerintah daerah Aceh, terkait dengan tidak memakai jilbab. Dan yang mengejutkan lagi, ternyata orang inipun menang dalam kontes tersebut. Ada apa ini ? ada yang aneh ? Kalau melihat dominasi arus pemikiran di dalam media-media massa yang ada, hal tersebut tentulah tidak aneh. Tetapi kalau melihat bahwa para tokoh &#8216;Ulama&#8217; dan masyarakat Aceh yang sudah berusaha mengaplikasikan syariat Islam di dalam hukum positif yang berlaku disana, fenomena ini bisa menjadi aneh. Sebab menurut keterangan sang Putri sendiri bahwa mengikuti kontes dengan tidak memakai jilbab itu atas ijin dari pemerintah setempat Aceh.</em></p>
<p><em>Terus mau nulis apalagi ya ? Kalau masalah jilbab ini, agak malas juga membahasnya, karena sudah jelas itu adalah kewajiban bagi muslimah untuk mengenakannya. Hanya orang-orang keras kepala saja yang tidak mau mematuhinya. Bahkan konon kabarnya sang Putri ini mengatakan,<strong>” saya tidak memakai jilbab fisik, tetapi yang saya jilbabi adalah hati saya”</strong></em>. Padahal yang namanya jilbab itu ya menutupi kepala dan rambutnya dengan kain dan menjulurkannya sampai ke depan dadanya. Kalau jilbab hati, apa maksudnya ? Apa sang Putri ini memang mau menutupi hatinya sehingga menjadi buram, redup sehingga tidak bisa lagi membedakan mana benar mana salah, mada baik mana buruk. Dan tidak bisa pula membedakan mana jalan lurus mana jalan bengkok. Capee deehh..</p>
<p>Mungkin pemerintah Aceh perlu memberikan klarifikasi terhadap masalah ini, sebab itu terkait dengan komitmen mereka untuk menjalankan syariat Islam dalam lingkup masyarakat disana. Betulkah mereka rela, ada seseorang yang mengatasnamakan Aceh, kemudian dengan bangganya melanggar syariat islam di depan umum ?</p>
<p>Sampai saat ini juga kelanjutan masalah ini tidak terlalu ramai, entah karena sudah tidak ada yang peduli lagi, atau karena memang suara-suara orang yang peduli sedang tenggelam oleh arus pemikiran liberal yang sedang menggerogoti seluruh lapisan masyarakat. Sudah dimaklumi bahwa orang-orang yang mempermasalahkan hal ini akan dengan mudah menerima julukan-julukan sok alim, sok moralis, sok suci, munafik, radikal, kolot dan julukan-julukan sinis lainnya.</p>
<p>Akhirnya kita hanya bisa bertanya (padahal dari tadi juga ngga bahas apa-apa, orang bisanya Cuma nanya) :</p>
<p>Apakah ini yang dinamakan kemajuan peradaban suatu bangsa, dikala wanitanya sudah berani meludahi ajaran nabinya sendiri di depan umum ? Terus apa yang mau dibanggakan ?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengumuman lowongan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Tahun Anggaran 2009-2010 (Deadline 9 Oktober 2009)]]></title>
<link>http://cpnsindonesia.wordpress.com/2009/10/05/pengumuman-lowongan-formasi-calon-pegawai-negeri-sipil-cpns-departemen-energi-dan-sumber-daya-mineral-tahun-anggaran-2009-2010-deadline-9-oktober-2009/</link>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 01:49:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>CPNS Indonesia</dc:creator>
<guid>http://cpnsindonesia.wordpress.com/2009/10/05/pengumuman-lowongan-formasi-calon-pegawai-negeri-sipil-cpns-departemen-energi-dan-sumber-daya-mineral-tahun-anggaran-2009-2010-deadline-9-oktober-2009/</guid>
<description><![CDATA[DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : 00001.Pm/72]]></description>
<content:encoded><![CDATA[DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : 00001.Pm/72]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengumuman lowongan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Tahun Anggaran 2009-2010 (Deadline 9 Oktober 2009)]]></title>
<link>http://blog.faisalsaleh.net/2009/10/05/pengumuman-lowongan-formasi-calon-pegawai-negeri-sipil-cpns-departemen-energi-dan-sumber-daya-mineral-tahun-anggaran-2009-2010-deadline-9-oktober-2009/</link>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 01:42:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>Faisal Saleh</dc:creator>
<guid>http://blog.faisalsaleh.net/2009/10/05/pengumuman-lowongan-formasi-calon-pegawai-negeri-sipil-cpns-departemen-energi-dan-sumber-daya-mineral-tahun-anggaran-2009-2010-deadline-9-oktober-2009/</guid>
<description><![CDATA[DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : 00001.Pm/72]]></description>
<content:encoded><![CDATA[DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : 00001.Pm/72]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Royalty Shcmayalty]]></title>
<link>http://fiddlesticks09.wordpress.com/2009/09/23/royalty-shcmalty/</link>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 08:56:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>fiddlesticks</dc:creator>
<guid>http://fiddlesticks09.wordpress.com/2009/09/23/royalty-shcmalty/</guid>
<description><![CDATA[As history would have it, I&#8217;m from a royal bloodline from my mom&#8217;s side. And according t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>As history would have it, I&#8217;m from a royal bloodline from my mom&#8217;s side. And according to Malay custom I should have the word <em>Puteri</em>, which translates into princess, precede my name. My mom of course would have nothing of it. She would tell me and my siblings- that those kings and queens are dead and gone, no one remembers them, there&#8217;s no point in following those customs. She would add that we are what we make ourselves, not who our ancestors were. Well something to that effect&#8230; She put it better.</p>
<p>My mom&#8217;s only sister on the other hand, married someone who is from a royal bloodline as well♣ and it seems to have gone to their heads a bit. Their two sons have two royal bloodlines, they&#8217;re <em>Radanes</em>. My aunt wanted them to marry &#8220;pretty, petite Malay girls&#8221;- in my aunts words.</p>
<p>My cousins however, were born and bred in the UK. They&#8217;ve visited SL only twice (heck, I hardly know them&#8230; To me they&#8217;re as good as strangers). I don&#8217;t really think they know much about religion either. So there&#8217;s some conflict of interest when the idea of marriage is brought up.</p>
<p>The elder son is in his 30&#8217;s. And has finally announced that he wants to get married to his British girlfriend. My aunt had to be taken to the hospital on hearing that.</p>
<p>It&#8217;s all quite silly really. I think they should let him marry the girl. Alright, so according to my aunt the girl is &#8220;older, plump, not pretty and isn&#8217;t a Muslim&#8221;, but do looks really matter??? From what I&#8217;ve heard she&#8217;s a very nice person, and that&#8217;s what&#8217;s important! And as for her not being a Muslim&#8230; It&#8217;s not really an issue considering in Islam it is allowed for a man to marry♦ a non-Muslim woman provided her religion is of the book (Christians and Jews), and this girl is a Christian.</p>
<p>It&#8217;s been about a month now and things are finally settling down. My aunt has finally stopped bursting into tears every minute of the day and is slowly coming to terms with the whole thing. The most recent I&#8217;ve heard is that they had a bit of a tiff about the guest list&#8230; The wedding will be sometime mid next year.</p>
<p>♣ Back then Malaysia and Indonesia together were known as Java and being several times the size of Sri Lanka, there were a fair number of kings ruling different areas.</p>
<p>♦ This doen&#8217;t apply to Muslim women. Muslim women <em>have</em> to marry Muslim men. It makes sense but I&#8217;ll explain how sometime later.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gandurile din scrumiera]]></title>
<link>http://problemablonda.wordpress.com/2009/09/10/gandurile-din-scrumiera/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 08:37:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>DubleB</dc:creator>
<guid>http://problemablonda.wordpress.com/2009/09/10/gandurile-din-scrumiera/</guid>
<description><![CDATA[O cana de cafea sleita si rece, sta uitata langa o scrumiera deja inabusita de mucurile de tigari fu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>O cana de cafea sleita si rece, sta uitata langa o scrumiera deja inabusita de mucurile de tigari fumate la nervi si suparare. Fumul este singurul care stie in ce stare se afla <em>ea.</em></p>
<p>Acum nu simte, nu aude, nu vrea.</p>
<p>Deja plictisita de tacere, scoate un scurt oftat, dupa care isi aprinde o tigara. Zgomotul hartiei si al tutunului ars, este in armonie cu bataile inimii sale.</p>
<p>Pentru ea, acum, aerul cel mai curat este un fum cenusiu ce ii inunda gura, ca mai apoi sa ajunga in plamani, singurul lucru ajuns atat de aproape de sufletul ei.</p>
<p>Egoista, nu mai vrea sa renunte la fumul ce a facut-o sa se simta pe ea insasi, dar in lupta cu dorinta, corpul castiga.</p>
<p>Un val gri a aparut in fata ei, imprastiindu-se in jurul ei, in urma sa lasand in gust crud de nicotina si tutun.</p>
<p><em>Rezultatul serii trecute si a gandurilor, prea multe la numar si prea dureroase, este o lacrima timida ce zace in coltul ochiului, nestiind daca sa se prelinga pe obrazul obosit.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>O clipire a fost parca un indemn, ceea ce a facut acel ser sarat sa alunece, lasand in urma lui o dara neagra, singura ce amintea de seara trecuta.</em></p>
<p style="text-align:justify;">S-a facut ca nu simte. Poate chiar nu a simtit. Acum singurul lucru deranjant pentru ea era scrumul tigarii. Nu-i venea sa indeparteze scrumul de la capatul tigarii simtind ca isi scrumeaza gandurile si sentimentele, iar viata ei se va scurta in simturi si in existenta, precum acel sul de hartie de care era dependenta.</p>
<p style="text-align:justify;">Adierea vantului, ce intra neinvitat in camera, pe geam, a facut-o sa se cuibareasca in fotoliul cald. Nu avea starea necesara sa ii inchida calea de acces, musafirului nepoftit, bazandu-se pe caldura sa proprie ca isi va reveni. Sau poate va ramanein starea asta pentru inca mult timp de acum incolo.</p>
<p style="text-align:justify;">Constiinta, ca si gandurile ei, se ridicau odata cu fumul tigarii, tigarea intruchipand jertfa adusa bunastarii ei, iar fumul, cel ce i-o va reda.</p>
<p style="text-align:justify;">Se pare ca totul e in zadar. In transa fiind, nimic nu o mai putea trezi la realitate.  In mintea ei derula un film prost in care actorii joaca aceleasi roluri la nesfarsit, neexistand pauze intre scene, in care totul sa revina la normal.</p>
<p style="text-align:justify;">Totusi, soneria suna.</p>
<p style="text-align:justify;">Se pare ca sunetul iritant al acesteia o aduce cu picioarele pe pamant, si adunandu-si ultimele puteri, se ridica, ajunge la usa si deschide.</p>
<p style="text-align:justify;">Povestea nu s-a terminat aseara. Doar a inceput.</p>
<p style="text-align:justify;">Multe scrumiere vor mai fi umplute si golite de acum inainte.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> <img class="aligncenter size-full wp-image-147" title="scrumiera_tigara" src="http://problemablonda.wordpress.com/files/2009/09/scrumiera_tigara.jpg" alt="scrumiera_tigara" width="190" height="235" /></p>
<p> </p>
<p><em> </em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Antara Senyum Dan Tangisan Seorang Ibu]]></title>
<link>http://nuepoel.wordpress.com/2009/08/30/antara-senyum-dan-tangisan-seorang-ibu/</link>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 23:45:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Saeful Kamal</dc:creator>
<guid>http://nuepoel.wordpress.com/2009/08/30/antara-senyum-dan-tangisan-seorang-ibu/</guid>
<description><![CDATA[Seorang ibu modern menasehati puterinya di antara senyuman dan tangisan. Dia mengatakan.”Puteriku, e]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-110" title="DSCI0193" src="http://nuepoel.wordpress.com/files/2009/08/dsci0193.jpg" alt="DSCI0193" width="468" height="351" /></p>
<p>Seorang ibu modern menasehati puterinya di antara senyuman dan tangisan. Dia mengatakan.”Puteriku, engkau akan menghadapi hidup baru… hidup yang tidak memberi ruang kepada ayah dan ibumu,atau saudara kandungmu, untuk terlibat didalamnya. Dalam hidup yang baru itu engkau akan menemani suamimu yang tidak ingin siapapun turut memilikimu, sekalipun dari darah dagingmu sendiri.</p>
<p>Jadilah engkau isteri sekaligus ibu bagi suamimu. Buatlah dia merasa bahwa engkau adalah segalanya baginya, dalam hidup dan dunianya.</p>
<p>Ingatlah selalu, bahwa lelaki siapapun dia adalah bocah yang berbadan besar. Sedikit kata-kata yang manis akan membuatnya bahagia.Jangan pernah membuatnya merasa, dengan menikahimu dia telah menghalangimu dari keluarga dan kerabatmu. Karena perasaan yang sama juga telah menghantui dirinya. Sebab, dia juga telah meninggalkan kedua orantuanya dan meninggalkan keluarga demi kamu.</p>
<p>Hanya saja engkau dan dia sedikit berbeda, seperti perbedaan antara pria&#38;wanita. Wanita selalu merindukan keluarganya dan merindukan rumah yang menjadi tempat kelahirannya, tempat dimana dia tumbuh, besar dan belajar.</p>
<p>Akan tetapi wanita harus membiasakan dirinya dengan kehidupan yang baru itu. Wanita harus menyesuaikan hidupnya dengan lelaki yang telah menjadi suaminya, pelindungnya, dan ayah bagi anak-anaknya…itulah duniamu yang baru.</p>
<p>Puteriku, itulah hari-harimu yang harus engkau jalani. Itulah masa depan yang engkau hadapi. Itulah rumah tanggamu yang kalian bangun berdua dengan suamimu. Aku tidak memintamu untuk melupakan ayahmu, ibumu,dan saudara-saudaramu, karena selamanya mereka tidak akan melupakanmu,wahai sayangku!</p>
<p>Bagaimana mungkin seorang ibu bisa melupakan belahan jantungnya?! Namun yang kupinta darimu adalah, cintailah suamimu,sesuaikanlah dirimu dengan dirinya,dan berbahagialah hidup bersamanya.”</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sometimes You Forget]]></title>
<link>http://missmich.wordpress.com/2009/08/11/sometimes-you-forget/</link>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 01:21:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>Miss Mich</dc:creator>
<guid>http://missmich.wordpress.com/2009/08/11/sometimes-you-forget/</guid>
<description><![CDATA[Sometimes you forget. You just do. Inadvertently. ____ Anyways, I love this one. Thanks to Atia who ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sometimes you forget. You just do. Inadvertently. ____ Anyways, I love this one. Thanks to Atia who ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Puteri paranormale?]]></title>
<link>http://d3reks.wordpress.com/2009/08/05/puteri-paranormale/</link>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 12:52:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>d3reks</dc:creator>
<guid>http://d3reks.wordpress.com/2009/08/05/puteri-paranormale/</guid>
<description><![CDATA[Poate ca unii vor crede ca e o inventie totala, dar nu e&#8230; Inca de mic am avut un oarecare simt]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Poate ca unii vor crede ca e o inventie totala, dar nu e&#8230; Inca de mic am avut un oarecare simt]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Zati]]></title>
<link>http://missmich.wordpress.com/2009/08/04/zati/</link>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 05:34:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>Miss Mich</dc:creator>
<guid>http://missmich.wordpress.com/2009/08/04/zati/</guid>
<description><![CDATA[This is a post on Zati, my friend whom I&#8217;ve known for about 4 years (?) now. She remembers the]]></description>
<content:encoded><![CDATA[This is a post on Zati, my friend whom I&#8217;ve known for about 4 years (?) now. She remembers the]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Noul SAAB 9-5]]></title>
<link>http://raduborcea.wordpress.com/2009/07/27/noul-saab-9-5/</link>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 08:25:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>raduborcea</dc:creator>
<guid>http://raduborcea.wordpress.com/2009/07/27/noul-saab-9-5/</guid>
<description><![CDATA[Salonul Auto de la Frankfurt marcheaza premiera noului SAAB 9-5, limuzina cu care suedezii spera sa ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a rel="attachment wp-att-2460" href="http://raduborcea.wordpress.com/2009/07/27/noul-saab-9-5/saab-95/"><img class="aligncenter size-full wp-image-2460" title="Saab 95" src="http://raduborcea.wordpress.com/files/2009/07/saab-95.jpg" alt="Saab 95" width="510" height="339" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Salonul Auto de la Frankfurt marcheaza premiera noului SAAB 9-5, limuzina cu care suedezii spera sa iasa din criza. Primele fotografii cu modelul construit pe o versiune sportiva a platformei GM Epsilon II au aparut deja pe internet, iar masina arata foarte bine. Desi schite exista inca de anul trecut, SAAB ne-a rezervat cateva surprize, ca stalpii A<a rel="attachment wp-att-2461" href="http://raduborcea.wordpress.com/2009/07/27/noul-saab-9-5/saab-95-8/"><img class="alignright size-medium wp-image-2461" title="Saab 95 (8)" src="http://raduborcea.wordpress.com/files/2009/07/saab-95-8.jpg?w=300" alt="Saab 95 (8)" width="300" height="199" /></a> vopsiti in negru sau partea superioara a ramei geamurilor de aceeasi culoare. Alura generala aduce aminte de conceptul SAAB Aero X, insa externalizarea semnalizatoarelor in bara de protectie ne trimite cu gandul la Passat sau C5. Plansa de bord in forma cifrei sapte, un trademark SAAB, este prezenta si pe noul 9-5, ca si contactul dintre scaune de altfel. Alte dotari de top sunt scaunele galeata, suprafetele lucioase de culoare neagra, ecranul generos al sistemului de navigatie, sistemul audio Harman Kardon sau farurile cu xenon.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Ampatamentul masinii este de aproape 3 metri, ceea ce inseamna ca pasagerii vor avea suficient loc pentru picioare, iar portbagajul are un volum de 513 litri. La o prima vedere, ceasurile de bord par aglomerate, la fel si consola centrala – avem multe butoane de forme apropiate si, aparent, reduse in dimensiuni. Finisajul plansei de bord in imitatie de carbon este o primiera in clasa.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a rel="attachment wp-att-2462" href="http://raduborcea.wordpress.com/2009/07/27/noul-saab-9-5/saab-95-3/"><img class="aligncenter size-full wp-image-2462" title="Saab 95 (3)" src="http://raduborcea.wordpress.com/files/2009/07/saab-95-3.jpg" alt="Saab 95 (3)" width="510" height="339" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Gama de propulsoare contine pentru inceput cinci unitati, insa sunt asteptate si un model hibrid si un altul alimentat cu biocombustibil. Exista trei motorizari pe benzina de 1.6, 2.0 si 2.8 litri (V6) cu puteri de 160, 210 si 300 CP. La polul opus, se afla doua variante de putere ale motorizarii diesel de 2.0 litri: 160 si 190 CP.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a rel="attachment wp-att-2463" href="http://raduborcea.wordpress.com/2009/07/27/noul-saab-9-5/saab-95-9/"><img class="aligncenter size-full wp-image-2463" title="Saab 95 (9)" src="http://raduborcea.wordpress.com/files/2009/07/saab-95-9.jpg" alt="Saab 95 (9)" width="510" height="339" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Masina va intra in vanzare in Aprilie 2010 si se speculeaza ca pretul de pornire in Europa se va situa in jurul valorii de 35.000 euro.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Daftarkan Dirimu Dalam Ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2009]]></title>
<link>http://artvisualizer.wordpress.com/2009/07/16/daftarkan-dirimu-dalam-ajang-pemilihan-puteri-indonesia-2009/</link>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 04:13:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>artvisualizer</dc:creator>
<guid>http://artvisualizer.wordpress.com/2009/07/16/daftarkan-dirimu-dalam-ajang-pemilihan-puteri-indonesia-2009/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Wujudkan prestasi dan kreatifitasmu melalui karya serta integritas bagi ibu pertiwi&#8221; It]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-1513" title="piala-indonesia-2009-trophy" src="http://artvisualizer.wordpress.com/files/2009/07/piala-indonesia-2009-trophy.png" alt="piala-indonesia-2009-trophy" width="62" height="154" /></p>
<p><em><span>&#8220;Wujudkan prestasi dan kreatifitasmu melalui karya serta integritas bagi ibu pertiwi&#8221;</span></em></p>
<p><span>Itulah semboyan yang cukup membanggakan bagi kita warga Indonesia dalam ajang bergengsi nya, <strong>Puteri Indonesia 2009</strong> </span>(PPI) XIV/2009, <span>yang digelar oleh </span><strong>Yayasan Puteri Indonesia</strong> (YPI). Malam Grand Final nya rencananya akan         diselenggarakan pada hari Jumat, 9 Oktober 2009, di Plenary Hall, Jakarta Convention         Centre.</p>
<p>YPI sebagai satu-satunya <em>franchise holder</em> &#8220;<strong>Miss Universe Pageant</strong>&#8221; untuk         Indonesia, berhak mendatangkan <strong>Miss Universe </strong>untuk menghadiri Pemilihan Puteri Indonesia,         dan untuk beberapa tahun belakangan ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang         dikunjungi Miss Universe yang baru terpilih.</p>
<p><!--more-->Ajang begengsi ini akan diikuti 38 orang finalis yang mewakili 33 propinsi di seluruh Indonesia.         Sebelumnya, para finalis Puteri Indonesia 2009 tersebut akan menjalani masa karantina,         yang berlangsung dari tanggal 28 Sept &#8211; 8 Oktober 2009, di Hotel Nikko Jakarta.</p>
<p>Lalu bagaimanakan parameter penilaiannya ? Hmm.. menurut dari situs <a href="http://www.puteri-indonesia.com/" target="_blank">Puteri Indonesia</a>, sosok Puteri Indonesia yang dicita-citakan dan akan digunakan sebagai parameter penilaian         dalam Pemilihan Puteri Indonesia adalah yang memenuhi kriteria 3B, yaitu <span style="text-decoration:underline;">Kecerdasan         (Brain), Penampilan Menarik (Beauty) dan Berperilaku Baik (Behavior)</span>. Pemilihan ini         bertujuan sangat mulia, dimana disini ditujukan untuk meningkatkan peran positif remaja puteri yang dapat menjadi panutan, dan juga sebagai duta bangsa dalam berbagai forum event nasional maupun internasional.</p>
<p>Selain itu, ajang ini         juga memberi kesempatan bagi para pemenangnya untuk dikirim ke ajang internasional yaitu <strong>Miss         Universe</strong> dan <strong>Miss Internasional</strong>. Wow..</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-1515 aligncenter" title="puteri-indonesia-2009-logo2" src="http://artvisualizer.wordpress.com/files/2009/07/puteri-indonesia-2009-logo2.jpg" alt="puteri-indonesia-2009-logo2" width="400" height="237" /></p>
<p>Bicara tentang suatu perlombaan / ajang bergengsi, tentu pikiran kita juga akan tertuju pada hadiah yang didapatkan, tentu nya bukan dijadikan prioritas, tapi lebih kepada pemberi semangat bagi para puteri generasi Indonesia untuk bisa tampil lebih percaya diri dan menjadi panutan dan kebanggaan bagi warga Indonesia. Salah satu tanda penghargaan dari ajang ini yaitu sebuah <em><strong>Mahkota Puteri Indonesia </strong></em>, terlihat kemilau dan mewah, terbuat dari bahan emas putih PLG dengan taburan           berlian, batu-batu semi precious, serta batu akik dan mutiara yang berasal dari Indonesia.           Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia dapat melihat bahwa dengan sumber daya alam           yang ada dan dengan sentuhan designer Indonesia sebenarnya dapat menciptakan keindahan           yang berkualitas.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1512" title="puteri-indonesia-2009-piala" src="http://artvisualizer.wordpress.com/files/2009/07/puteri-indonesia-2009-piala.jpg" alt="puteri-indonesia-2009-piala" width="400" height="237" /></p>
<p>Piala melambangkan seorang Puteri Indonesia yang cantik, berwawasan dan berkepribadian sesuai dengan wanita Indonesia. Terbuat dari bahan, untuk strukturnya : Copper plated polyester resin dan finishingnya : gold and silverplate (high grade), tingginya : 25 cm dengan membutuhkan waktu pengerjaan selama 5 minggu. Hadiah lain juga terdapat : Mobil, Tabungan, Beasiswa dan Fasilitas lainnya Selama Menjabat Puteri Indonesia 2009.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1514" title="puteri-indonesia-2009-logo" src="http://artvisualizer.wordpress.com/files/2009/07/puteri-indonesia-2009-logo.jpg" alt="puteri-indonesia-2009-logo" width="400" height="237" /></p>
<h4>PERSYARATAN PESERTA</h4>
<ol>
<li>Warga Negara Indonesia, berusia 18-25 tahun, belum menikah, mahasiswi/karyawati dengan tinggi badan minimum 170 cm.</li>
<li>Peserta daerah harus berdomisili atau berasal dari daerah yang diwakilinya.</li>
<li>Memiliki pengetahuan umum dan berwawasan luas tentang Pariwisata dan Kebudayaan Indonesia.</li>
<li>Berpenampilan menarik/cantik, cerdas dan berkepribadian.</li>
<li>Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing akan memberikan nilai tambah.</li>
<li>Diutamakan yang memiliki keahlian khusus/prestasi pada suatu bidang (misalnya: musik, tari, tarik suara, kepemimpinan, bahasa, dll.)</li>
</ol>
<p>Formulir pendaftaran bisa didapatkan di <a href="http://www.puteri-indonesia.com/new/ppi/formulir_ppi09.pdf" target="_blank">HALAMAN INI</a>.</p>
<p>Informasi lebih lengkap bisa dilihat di situs resmi <a href="http://www.puteri-indonesia.com/" target="_blank">Puteri Indonesia</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cak dan Ning Panggilan Akrab Arek Surabaya]]></title>
<link>http://rajaagam.wordpress.com/2009/07/08/cak-dan-ning-panggilan-akrab-arek-surabaya/</link>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 05:55:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Yousri Raja Agam</dc:creator>
<guid>http://rajaagam.wordpress.com/2009/07/08/cak-dan-ning-panggilan-akrab-arek-surabaya/</guid>
<description><![CDATA[Cak dan Ning Sapaan Akrab Arek Suroboyo  Oleh: Yousri Nur Raja Agam  MH  *)   INDONESIA sangat kaya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Cak dan Ning Sapaan Akrab Arek Suroboyo  Oleh: Yousri Nur Raja Agam  MH  *)   INDONESIA sangat kaya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Puterea de a deveni invizibil]]></title>
<link>http://akashorty.wordpress.com/2009/06/20/puterea-de-a-deveni-invizibil/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 14:37:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>shorty</dc:creator>
<guid>http://akashorty.wordpress.com/2009/06/20/puterea-de-a-deveni-invizibil/</guid>
<description><![CDATA[M-am gandit in ultima perioada la ce as putea face daca as deveni invizibila. Am ajuns la concluzia ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>M-am gandit in ultima perioada la ce as putea face daca as deveni invizibila. Am ajuns la concluzia ca lista este prea mare ca sa o scriu acum, iar unele din acele lucruri as prefera sa nu le impartasesc cu nimeni, poate nici macar cu mine  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></p>
<p><strong>Am ales insa zece lucruri pe care le-as face daca as fi invizibila!</strong></p>
<p><strong>1. <em>I-as varsa cafeaua pe laptop sefului meu</em>! (nu ma intelegeti gresit, nu sunt tocmai nebuna, dar individul lucreaza de 2 luni in televiziune, are peste 100 milioane pensia si inclinatia de a ma scoate pe mine din fire)</strong></p>
<p><strong>2. <em>As fi foarte curioasa sa vad ce fac politicienii nostrii cand nu sunt camerele de filmat pe ei!</em></strong></p>
<p><strong>3. <em>Probabil ca as mai arunca un ochi asupra prietenului meu, sa vad daca admiratoarele lui someaza</em>!(nu ma mandresc cu asta)<img class="alignright size-medium wp-image-301" title="invizibil" src="http://akashorty.wordpress.com/files/2009/06/invizibil.jpg?w=300" alt="invizibil" width="178" height="178" /></strong></p>
<p><strong>4. <em>As incerca sa-i demasc pe cei care iau spaga</em>!(de la politistul cu care dai examenul de conducere, pana la doctorul care iti cere 12 milioane pentru o cezariana)</strong></p>
<p><strong>5. <em>As petrece o saptamana in sediul Serviciilor Secrete</em>!(dupa care cred ca as fugi din tara)</strong></p>
<p><strong>6. <em>As studia comportamentul oamenilor fata de semenii lor</em>!(este incredibil cate poti sa aflii atunci cand nimeni nu te baga in seama)</strong></p>
<p><strong>7. <em>Probabil ca l-as vedea pe petronul firmei la care lucrez</em>!(de la un timp am inceput sa cred ca este si el invizibil)</strong></p>
<p><strong>8. <em>Le-as juca niste feste prietenilor mei</em>!(nimic grav&#8230; cat sa ma injure dupa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</strong></p>
<p><strong>9. <em>As fuma in disperare, chiar in sediul politiei <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</em></strong></p>
<p><strong>10. <em>Desigur, as asculta tot ce vorbesc ceilalti despre mine <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></strong></p>
<p><strong>Voi ce ati face daca ati avea aceasta putere de a deveni invizibili?<br />
</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
