<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>religius &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/religius/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "religius"</description>
	<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 16:44:43 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Swiss larang minaret masjid ]]></title>
<link>http://adulgopar.wordpress.com/2009/11/30/swiss-larang-minaret-masjid/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:59:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>doel</dc:creator>
<guid>http://adulgopar.wordpress.com/2009/11/30/swiss-larang-minaret-masjid/</guid>
<description><![CDATA[Rakyat Swiss, lewat referendum hari Minggu, memilih untuk melarang pembangunan menara-menara azan. L]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Rakyat Swiss, lewat referendum hari Minggu, memilih untuk melarang pembangunan menara-menara azan. L]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Doa]]></title>
<link>http://isyss.wordpress.com/2009/11/27/doa/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 03:24:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>isyss</dc:creator>
<guid>http://isyss.wordpress.com/2009/11/27/doa/</guid>
<description><![CDATA[Nenek Merry sedang menyambut cucu-cucunya pulang dari sekolah. Mereka adalah anak-anak muda &#8211; ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nenek Merry sedang menyambut cucu-cucunya pulang dari sekolah. Mereka adalah anak-anak muda &#8211; anak muda yang sangat cerdas dan sering menggoda nenek mereka. Kali ini, Tom mulai menggoda dia dengan berkata, &#8220;Nek, apakah nenek masih pergi ke gereja pada hari minggu?&#8221; Tentu!&#8221;<br />
&#8220;Apa yang nenek peroleh dari gereja? Apakah nenek bisa memberitahu kami tentang Injil minggu lalu..?&#8221;<br />
&#8220;Tidak, nenek sudah lupa. Nenek hanya ingat bahwa nenek menyukainya. &#8220;</p>
<p>&#8220;Lalu apa khotbah dari pastor?&#8221;<br />
&#8220;Nenek tidak ingat. Nenek sudah semakin tua dan ingatan nenek melemah. Nenek hanya ingat bahwa ia telah memberikan khotbah yang memberi kekuatan, Nenek menyukai khotbah itu.&#8221;</p>
<p>Tom menggoda, &#8220;Apa untungnya pergi ke gereja jika nenek tidak mendapatkan sesuatu dariNya?&#8221;<br />
Nenek itu terdiam oleh kata-kata itu dan ia duduk di sana termenung.<br />
Dan anak-anak lain tampak menjadi malu. Kemudian nenek itu berdiri dan keluar dari ruangan tempat mereka semua duduk, dan berkata, &#8220;Anak-anak, ayo ikut nenek ke dapur.&#8221;</p>
<p>Ketika mereka tiba di dapur, dia mengambil tas rajutan yang penuh debu dan memberikannya kepada Tom sambil berkata, &#8220;Bawalah ini ke mata air, dan isilah dengan air, lalu bawa kemari!&#8221;<br />
&#8220;Nenek, apa nenek tidak sedang melucu? Air didalam tas rajutan&#8230;.! &#8221; Nek, apa ini bukan lelucon?&#8221; tanya Tom. &#8220;Tidak.., lakukanlah seperti yang kuperintahkan. Saya ingin memperlihatkan kepadamu sesuatu.&#8221;<br />
Maka Tom berlari keluar dan dalam beberapa menit ia kembali dengan tas<br />
yang basah oleh air.<br />
&#8220;Lihat,nek,&#8221; katanya. &#8220;Tidak ada air di dalamnya.&#8221;<br />
&#8220;Benar,&#8221; katanya. &#8220;Tapi lihatlah betapa bersihnya tas itu sekarang. Meskipun kadang kita berdoa dan ke Gereja tidak mendapatkan apa-apa, tpi karena Tuhan membersihkan diri kita tanpa kita sadari. Kalu kalian jarang berdoa atau ke gereja, betapa dekilnya hati kalian dipenuhi kotoran seperti tas nenek tadi yang penuh debu!&#8221;</p>
<p>Kita tidak tahan memakai baju kotor selama seminggu, badan jadi gatal dan bau. Tpi kita betah memakai jiwa yang kotor yag sudah bertahun-tahun tidak dicuci. Bgmana jiwa akan damai? Yang ada justru kegelisahan, ketidaktenangan dan hidup kita bikin bau sesama.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fenomena Koruptor Religius]]></title>
<link>http://gagasanhukum.wordpress.com/2009/11/26/fenomena-koruptor-religius/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 17:00:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>gagasanhukum</dc:creator>
<guid>http://gagasanhukum.wordpress.com/2009/11/26/fenomena-koruptor-religius/</guid>
<description><![CDATA[Oleh Anita Retno Lestari Ada fakta ganjil yang sudah lama berlangsung di Indonesia: agama sering men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oleh Anita Retno Lestari Ada fakta ganjil yang sudah lama berlangsung di Indonesia: agama sering men]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah Nabi Muhammad SAW]]></title>
<link>http://ovistanet.wordpress.com/2009/11/24/sejarah-nabi-muhammad-saw/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 15:15:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>ovista</dc:creator>
<guid>http://ovistanet.wordpress.com/2009/11/24/sejarah-nabi-muhammad-saw/</guid>
<description><![CDATA[Nabi Muhammad bin Abdullah saw adalah nabi terakhir. Lahir pada tahun 570 M di Mekah. Diutus menjadi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nabi Muhammad bin Abdullah saw adalah nabi terakhir. Lahir pada tahun 570 M di Mekah. Diutus menjadi nabi ketika berusia empat puluh tahun. Selama tiga belas tahun Nabi saw berdakwah Islam di Mekah. Di Mekah Nabi saw mengalami banyak sekali kesulitan. Selama periode Mekah ini Nabi saw mendidik beberapa orang pilihan. Kemudian Nabi saw hijrah ke Madinah. Di Madinah Nabi saw mendirikan sentranya. Selama sepuluh tahun Nabi saw terang-terangan berdakwah Islam di Madinah. Nabi saw melakukan sejumlah perang yang berhasil menundukkan kaum Arab yang arogan. Pada akhir periode ini seluruh jazirah Arab memeluk Islam. Al-Qur&#8217;an Suci diwahyukan kepadanya secara bertahap dalam waktu dua puluh tiga tahun. Kaum Muslim memperlihatkan dedikasi yang luar biasa dan takzim kepada Al-Qur&#8217;an dan kepada pribadi Nabi Muhammad saw. Nabi saw wafat pada tahun 11 H pada tahun ke-23 misi kenabiannya dalam usia enam puluh tiga tahun. Nabi saw meninggalkan suatu masyarakat yang belum lama lahir, suatu masyarakat yang penuh dengan semangat spiritual, suatu masyarakat yang mempercayai suatu ideologi yang konstruktif dan yang menyadari tanggung jawabnya di dunia.</p>
<p>Ada dua hal yang memberi masyarakat yang baru lahir ini semangat antusiasme dan <!--more-->persatuan: Pertama, Al-Qur&#8217;an yang menyemangati kaum Muslim, yang senantiasa dibaca oleh kaum Muslim. Kedua, pribadi mulia dan berpengaruh Nabi saw yang sangat memesona kaum Muslim. Kini kami bahas secara ringkas pribadi Nabi Suci saw.</p>
<p>Masa Kanak-kanak</p>
<p>Muhammad saw masih berada dalam rahim ibundanya, ketika ayahandanya, yang kembali dari perjalanan bisnis ke Syiria, meninggal di Madinah. Kemudian Abdul Muthalib, kakeknya, mengambil alih pengasuhannya. Sejak kanak-kanak, tanda-tanda bahwa kelak dia akan menjadi nabi sudah terlihat jelas dari keistimewaan dan perilakunya. Abdul Muthalib secara intuitif mendeteksi bahwa cucunya memiliki masa depan yang luar biasa cemerlang.</p>
<p>Muhammad saw baru berusia delapan tahun ketika kakeknya juga meninggal. Dan sesuai dengan wasiat kakeknya, pengasuhan Muhammad saw diberikan kepada paman Muhammad saw yang bernama Abu Thalib as. Abu Thalib as juga terkejut ketika tahu bahwa perilaku anak ini beda dengan perilaku anak-anak lainnya. Tak seperti anak-anak sekitamya, Muhammad saw tak pemah tamak dengan makanan. Dan tak seperti adat yang berlaku pada masa itu, Muhammad saw selalu menyisir rapi rambutnya, dan wajah serta tubuh Muhammad saw selalu bersih.</p>
<p>Suatu hari Abu Thalib ingin Muhammad saw berganti pakaian di hadapan Abu Thalib sebelum pergi tidur. Si kecil Muhammad saw tak menyukai keinginan seperti itu. Namun karena tak dapat mentah-mentah menolak keinginan pamannya, si kecil Muhammad saw meminta pamannya untuk memalingkan mukanya ketika Muhammad saw melepaskan pakaiannya. Tentu saja Abu Thalib kaget, karena orang dewasa Arab sekalipun pada masa itu tak menolak bila diminta telanjang bulat di hadapan orang lain. Kata Abu Thalib: &#8220;Aku tak pernah mendengar dia berbohong, juga tak pernah aku melihat dia melakukan sesuatu yang tak senonoh. Kalau perlu saja Muhammad tertawa. Dia juga tak ingin ikut dalam permainan anak-anak. Dia lebih suka sendirian, dan selalu sopan, rendah hati dan bersahaja.&#8221;</p>
<p>Tak Suka Nganggur dan Malas-malasan</p>
<p>Beliau saw tak suka nganggur dan bermalas-malasan. Beliau saw senantiasa mengucapkan: &#8220;Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, ketidakberdayaan dan sesuatu yang tak ada nilainya.&#8221; Beliau saw selalu menyuruh kaum Muslim untuk bekerja keras dan kreatif. Beliau saw selalu mengatakan bahwa kemuliaan itu memiliki tujuh bagian, dan bagian terbaiknya adalah mencari nafkah dengan halal.</p>
<p>Jujur</p>
<p>Nabi saw, sebelum diutus menjadi rasul, mengadakan perjalanan ke Syiria untuk kepentingan Khadijah as. Dan Khadijah as ini di kemudian hari menjadi istrinya. Perjalanan ini, lebih dari sebelumnya, memperjelas kejujuran dan efisiensinya. Kejujuran dan keandalannya jadi begitu terkenal, sampai-sampai dia mendapat julukan tepercaya (al-Amin). Orang mempercayakan penjagaari harta mereka yang berhafga kepada Muhammad saw. Bahkan setelah diutus menjadi rasul, meskipun memusuhinya, kaum Quraisy tetap saja menyerahkan penjagaan harta berharga mereka kepadanya karena merasa yakin akan aman di tangannya. Itulah sebabnya ketika hijrah ke Madinah, Muhammad saw meninggalkan Imam Ali bin Abi Thalib as untuk beberapa hari demi mengembali-kan titipan kepada para pemiliknya.</p>
<p>Menentang Kezaliman</p>
<p>Pada masa pra-Islam, ada perjanjian yang dibuat oleh para korban kekejaman dan kezaliman dengan tujuan untuk melakukan upaya bersama guna melindungi kaum tertindas terhadap para tiran yang zalim. Perjanjian ini dikenal dengan nama &#8220;Hilful Fudhûl&#8221;. Perjanjian ini dibuat di rumah Abdullah bin Jad&#8217;in di Mekah oleh tokoh-tokoh penting tertentu pada masa itu. Kemudian, selama masa kenabiannya, Muhammad sering menyebut perjanjian ini. Beliau mengatakan masih mau ikut dalam perjanjian serupa, dan tak mungkin melanggar isi perjanjian.</p>
<p>Sikap Terhadap Keluarga</p>
<p>Muhammad saw baik hati sikapnya terhadap keluarganya. Terhadap istri-istrinya, Muhammad saw tak pernah kasar sikapnya. Orang-orang Mekah pada umumnya merasa aneh dengan perilaku baik seperti itu. Nabi saw mentoleransi perkataan sebagian istrinya yang terasa menyakitkan hati, meskipun perkataan semacam itu tidak disukai sebagian istrinya yang lain. Nabi dengan penuh empati mengajak para pengikutnya untuk bersikap baik hati terhadap istri-istri mereka, karena, seperti sering kali diucapkannya, lelaki dan perempuan itu keduanya sama-sama memiliki sifat baik dan sifat buruk. Suami tidak boleh cuma gara-gara kebiasaan istri­nya yang tak menyenangkan lalu menceraikannya. Jika suami tak menyukai beberapa sifat istrinya, istri tentu memiliki sifat-sifat lain yang menyenangkannya. Dengan demikian urusannya jadi seimbang. Nabi Suci saw sangat menyayangi anak-anak dan cucu-cucunya. Nabi saw memperlihatkan rasa cinta dan kelembutan hatinya kepada mereka. Nabi saw mencintai mereka, memangku mereka, mendudukkan mereka di atas kedua bahunya dan menciumi mereka. Semua ini bertentangan dengan adat dan kebiasaan masyarakat Arab pada masa itu.</p>
<p>Nabi saw juga memperlihatkan rasa cinta dan kasih sayang kepada anak-anak kaum Muslim. Nabi saw memangku mereka dan mengusap-usap kepala mereka. Para ibu sering kali membawa anak-anak mereka kepada Nabi saw untuk mendapatkan berkahnya. Bahkan pernah ada kejadian anak mengencingi pakaian Nabi saw. Dan para ibu pun jadi marah serta merasa malu. Sebagian ibu mencoba menghentikan anak main air. Namun Nabi Suci Saw. meminta ibu-ibu itu untuk tidak mengganggu anak tersebut. Nabi saw mengatakan bahwa anak itu akan membersihkan pakaiannya kalau pakaian itu kotor.</p>
<p>Sikap Terhadap Sahaya</p>
<p>Nabi saw luar biasa baik hati sikapnya terhadap kaum sahaya. Nabi saw suka mengatakan kepada orang bahwa sahaya adalah saudara. Nabi saw mengatakan: &#8220;Beri mereka makanan sepeiti yang kamu makan, pakaian seperti yang kamu pakai. Jangan paksa mereka mengerjakan sesuatu yang terlalu sulit bagi mereka. Beri mereka pekerjaan mereka, dan bantulah mereka dalam melaksanakan pekerjaan. Jangan panggil mereka dengan sebutan budak, karena semua manusia adalah hamba Allah. Allahlah Tuan sejati bagi semua manusia. Panggillah sahaya lelaki dan sahaya perempuanmu dengan panggilan anak muda.&#8221;</p>
<p>Islam memberikan kepada kaum sahaya semua kemudahan yang dapat diberikan, kemudahan yang melahirkan kemerdekaan penuh mereka. Nabi Suci saw menggambarkan perdagangan sahaya sebagai seburuk-buruk pekerjaan. Nabi saw mengatakan bahwa orang yang memperdagangkan manusia adalah seburuk-buruk orang di mata Allah SWT.</p>
<p>Bersih, Rapi dan Memakai Wewangian</p>
<p>Nabi saw sangat menyukai kebersihan, kerapian dan wewangian. Nabi saw mendorong sahabat dan pengikutnya untuk menjaga kebersihan tubuh dan rumah mereka dan untuk memakai we­wangian. Nabi saw khususnya mengajak mereka untuk mandi dan memakai wewangian pada hari-hari Jumat agar tak ada bau badan yang tak sedap yang dapat mengganggu jamaah salat Jumat.</p>
<p>Perilaku Sosial</p>
<p>Dalam kehidupan di tengah masyarakat, Nabi saw selalu baik hati, riang dan sopan terhadap semua orang. Nabi saw selalu yang lebih duluan memberikan salam, sekalipun kepada anak-anak dan para sahaya. Nabi saw tak pernah meregangkan kakinya di hadapan orang, dan tak pernah berbaring di hadapan orang. Kalau tengah bersama Nabi saw, semua orang duduk mengelilingi Nabi saw. Tak ada yang punya tempat khusus. Nabi saw selalu memperhatikan sahabat-sahabatnya. Kalau Nabi saw tak melihat siapa pun di antara sahabat-sahabatnya itu selama dua atau tiga hari, Nabi saw menanyakannya. Jika ternyata sahabat itu sakit, Nabi saw menjenguknya. Dan jika sahabat itu mendapat kesulitan, Nabi saw berupaya memecahkan problemnya. Dalam majelis, Nabi saw tak pernah bicara atau memberi perhatian hanya kepada seseorang, namun Nabi saw bicara dan memberikan perhatian kepada semuanya. Nabi saw tak suka kalau Nabi saw tinggal duduk saja lalu orang melayaninya. Nabi saw sendiri ikut dalam semua yang harus dikerjakan. Nabi saw suka mengatakan bahwa Allah SWT tak suka melihat seorang hamba yang merasa unggul sendiri.</p>
<p>Lembut Namun Tegas</p>
<p>Dalam masalah pribadi, Nabi saw lembut, simpatik dan toleran. Pada banyak peristiwa sejarah, toleransi Nabi saw merupakan salah satu alasan kenapa Nabi saw sukses. Namun dalam masalah prinsip ketika mengenai masalah kepentingan masyarakat atau hukum, Nabi saw tegas dan tak pernah memperlihatkan sikap toleran. Ketika peristiwa penaklukan atas Mekah dan kemenangan Nabi saw atas kaum Quraisy, Nabi saw mengabaikan kesalahan-kesalahan yang pernah mereka lakukan terhadap diri Nabi selama dua puluh tiga tahun. Nabi saw justru menyatakan amnesti umum. Nabi saw menerima permintaan maaf pembunuh paman tercintanya, Hamzah. Namun Nabi saw menjatuhkan hukuman kepada seorang wanita Bani Makhzum yang mencuri. Padahal wanita ini dari keluarga yang sangat terhormat, yang memandang penerapan hukuman atas dirinya sebagai penghinaan besar bagi keluarga tersebut. Keluarga ini tak henti-hentinya meminta Nabi saw untuk memaafkannya. Beberapa sahabat terkenal Nabi saw juga memintakan pengampunan baginya. Namun Nabi saw dengan marah me­ngatakan bahwa tidaklah mungkin karena untuk kepentingan seseorang lalu hukum Allah tidak diterapkan. Pada sore hari itu juga Nabi saw menyampaikan khotbah:</p>
<p>&#8220;Bangsa-bangsa dan umat-umat terdahulu mengalami kemunduran dan lalu punah akibat mereka bersikap diskriminatif dalam pelaksanaan hukum Allah. Kalau orang berpengaruh berbuat kejahatan, dia dibiarkan begitu saja. Namun jika orang lemah dan tak penting berbuat kejahatan, dia dihukum. Aku bersumpah demi Allah yang di tangan-Nya jiwaku bahwa aku akan tegas dalam melaksanakan keadilan sekalipun yang berbuat salah itu salah seorang keluargaku.&#8221;</p>
<p>Ibadah</p>
<p>Untuk sebagian malam, terkadang separo malam, dan terkadang sepertiga atau dua pertiga malam, Nabi saw selalu melakukan ibadah. Meski siang harinya sibuk, khususnya selama Nabi saw berada di Madinah, Nabi saw tak pernah mengurangi waktu ibadahnya. Nabi saw menemukan kenikmatan penuh dalam ibadah dan berkomunikasi dengan Allah SWT. Ibadahnya merupakan ungkapan cinta dan rasa syukur, dan motivasinya bukan keinginan masuk surga, juga bukan karena takut neraka.</p>
<p>Suatu hari salah seorang istrinya bertanya kepada Nabi saw, bahwa kenapa Nabi saw begitu kuat dedikasinya untuk ibadah? Jawab Nabi saw: &#8220;Kepada siapa lagi aku mesti bersyukur, kalau bukan kepada Tuhanku?&#8221;</p>
<p>Nabi saw sangat sering berpuasa. Di samping puasa di bulan Ramadhan dan di sebagian bulan Syakban, Nabi saw selalu puasa dua hari sekali. Nabi saw selalu melewatkan sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dengan iktikaf di masjid. Dalam iktikaf ini Nabi saw mencurahkan segenap waktunya untuk ibadah. Namun kepada umatnya Nabi saw mengatakan bahwa sudah cukup kalau berpuasa tiga hari setiap bulannya. Nabi saw suka mengatakan bahwa ibadah dikerjakan menurut kemampuan masing-masing, dan tidak boleh memaksakan diri, karena kalau dipaksakan, maka efeknya akan buruk. Nabi saw menentang kehidupan rahib, menentang sikap hidup yang tak mau terlibat dalam urusan duniawi, dan menentang sikap hidup yang menolak kehidupan berkeluarga. Beberapa sahabat Nabi saw mengutarakan niat untuk hidup seperti rahib. Nabi saw mencela mereka. Nabi saw sering mengatakan:</p>
<p>Tubuh, istri, anak-anak dan sahabat-sahabatmu semuanya punya hak atas dirimu, dan kamu hams memenuhi kewajibanmu.&#8221;</p>
<p>Bila salat sendirian, salat Nabi saw lama, bahkan terkadang Nabi saw berjamjam menunaikan salat sebelum subuh. Namun bila salat berjamaah, salat Nabi saw tidak lama. Dalam hal ini Nabi saw memandang penting memperhatikan orang-orang usia lanjut dan orang-orang yang lemah jasmaninya di antara para pengikutnya.</p>
<p>Hidup Sederhana</p>
<p>Hidup sederhana merupakan salah satu prinsip hidup Nabi saw. Makanan Nabi saw sederhana. Pakaian yang dikenakannya sederhana. Nabi saw, bila mengadakan perjalanan, caranya sederhana. Nabi saw lebih sering tidur di atas tikar, duduk di tanah, dan memerah susu kambing dengan kedua tangannya sendiri. Nabi saw, bila naik binatang tunggangan, tidak memakai pelana. Kalau sedang naik binatang tunggangan, Nabi tak mau ada pengiringnya. Makanan pokok Nabi saw adalah roti dan kurrna. Nabi saw memperbaiki sepatunya sendiri dan menjahit pakaiannya sendiri dengan kedua tangannya sendiri. Kendati hidup bersahaja, Nabi saw tak pernah menganjurkan filosofi asketisisme (hidup dengan disiplin diri yang keras dan berpantang dari segala bentuk kesenangan atau kenikmatan—pen.). Nabi saw percaya bahwa uang perlu dibelanjakan untuk kepentingan masyarakat dan untuk tujuan-tujuan halal lainnya. Nabi saw biasa mengatakan: &#8220;Sungguh menyenangkan kekayaan itu, jika didapat dengan cara yang halal oleh orang yang tahu cara membelanjakannya.&#8221;</p>
<p>Nabi saw juga mengatakan: &#8220;Kekayaan merupakan bantuan yang baik bagi ketakwaan.&#8221;</p>
<p>Ketetapan Hati dan Sabar</p>
<p>Tekad atau kemauan keras Nabi saw sungguh luar biasa. Tekad ini mempengaruhi para sahabatnya juga. Periode kenabiannya benar-benar merupakan pelajaran tentang kemauan keras dan kesabaran. Dalam masa hidupnya, beberapa kali kondisi sedemikian rupa sehingga kelihatannya tak ada lagi harapan, namun tak pernah ada kata gagal dalam benaknya. Keyakinannya bahwa dirinya pada akhirnya akan sukses, tak pernah goyah sekejap pun.</p>
<p>Kepemimpinan, Administrasi dan Konsultasi</p>
<p>Sekalipun para sahabat Nabi saw menjalankan setiap perintah Nabi saw tanpa ragu, dan berulang-ulang mengatakan percaya penuh kepada Nabi saw dan bahkan mau terjun ke sungai atau ke dalam kobaran api jika saja Nabi saw memerintahkannya, namun Nabi saw tak pernah menggunakan cara-cara diktator. Mengenai masalah-masalah yang belum ada ketentuan khususnya dari Allah SWT, Nabi saw berkonsultasi dengan sahabat-sahabatnya dan menghargai pandangan mereka, dan dengan demikian membantu mereka mengembangkan pribadi mereka. Ketika Perang Badar, Nabi saw menyerahkan persoalan mengambil aksi militer untuk menghadapi musuh, memilih lahan untuk mendirikan tenda, dan mengenai perlakuan terhadap tawanan, kepada nasihat sahabat-sahabatnya. Ketika Perang Uhud, Nabi saw berkonsultasi soal perlu tidaknya tentara Muslim bertempur dari dalam kota Madinah ataukah tentara Muslim perlu keluar dari kota. Nabi saw juga berkonsultasi dengan para sahabatnya ketika Perang Ahzab dan Tabuk.</p>
<p>Kebaikan had dan toleransi Nabi saw, keinginannya untuk mengupayakan ampunan bagi dosa-dosa umatnya, sahabat-sahabat­nya dan konsultasi dengan mereka yang dipandangnya penting, merupakan faktor-faktor utama yang memberikan sumbangsih bagi pengaruhnya yang luar biasa di kalangan para sahabatnya. Fakta ini ditunjukkan oleh Al-Qur&#8217;an. Al-Qur&#8217;an memfirmankan:</p>
<p>Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut kepada mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan din dari sekelitingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. (QS. Âli &#8216;Imrân: 159)</p>
<p>Teratur dan Tertib</p>
<p>Semua tindakan Nabi saw teratur dan tertib. Nabi saw bekerja sesuai dengan jadwal. Nabi saw mengajak para sahabatnya untuk berbuat sama. Berkat pengaruh Nabi saw, para sahabat jadi penuh disiplin. Bahkan ketika Nabi saw memandang perlu merahasiakan keputusan tertentu agar musuh tidak menaruh syak wasangka terhadap kaum Muslim, para sahabat serta merta melaksanakan perintah Nabi saw. Misal, Nabi saw pernah memerintahkan agar para sahabat bergerak esok hari. Keesokan harinya semua sahabat yang diperintah itu bergerak bersama Nabi saw tanpa tahu maksud finalnya, dan para sahabat baru tahu maksudnya pada saat-saat terakhir. Terkadang Nabi saw memerintahkan beberapa orang untuk bergerak ke arah tertentu, memberikan surat untuk komandan mereka dan memerintahkan agar komandan tersebut membuka surat itu begitu sampai di tempat tertentu dan agar bertindak sesuai dengan perintah. Sebelum mencapai tempat tertentu, mereka tidak tahu maksud mereka dan untuk apa mereka ke sana. Dengan cara ini Nabi saw membuat musuh dan mata-mata tak tahu apa-apa, dan sering kali musuh serta mata-mata tak menduganya.</p>
<p>Mau Mendengarkan Kritik dan Tak Suka Pujian yang Bersifat Menjilat</p>
<p>Terkadang Nabi saw terpaksa menghadapi kritik para sahabat. Namun tanpa bersikap keras terhadap mereka, Nabi saw menjelas-kan keputusannya, dan para sahabat pun akhimya mau menerima. Nabi saw membenci sekali pujian yang bersifat menjilat. Nabi saw mengatakan: &#8220;Lemparkan debu ke wajah orang yang menjilat.&#8221;</p>
<p>Nabi saw suka bekerja sempurna. Nabi saw biasa mengerjakan sesuatu dengan benar dan efisien. Ketika Sa&#8217;ad bin Mu&#8217;adz meninggal dan kemudian dibaringkan di makamnya, Nabi saw dengan kedua tangannya sendiri meletakkan batu dan bata di makam Sa&#8217;ad persis pada tempatnya dan dengan efisien. Nabi saw bersabda: &#8220;Aku mau segalanya dikerjakan dengan benar dan efisien.&#8221;</p>
<p>Memerangi Kelemahan</p>
<p>Nabi saw tidak mengeksploitasi titik lemah dan kebodohan orang. Nabi saw justru berupaya memperbaiki kelemahan orang dan membuat orang mengetahui apa yang tidak mereka ketahui sebelumnya. Pada hari meninggalnya putra Nabi saw yang berusia tujuh belas bulan, kebetulan terjadi gerhana matahari. Orang pada mengatakan bahwa gerhana tersebut terjadi karena duka cita yang merundung Nabi saw. Nabi saw tidak tinggal diam menghadapi pikiran yang keliru ini. Nabi saw kemudian naik ke mimbar dan mengatakan: &#8220;Wahai manusia! Bulan dan matahari adalah dua tanda dari Allah. Terjadinya gerhana keduanya bukan karena kematian seseorang.&#8221;</p>
<p>Memiliki Kualitas Sebagai Pemimpin</p>
<p>Nabi saw memiliki kualitas maksimum kepemimpinan seperti sifat mau tahu orang, teguh had, efisien, berani, tak takut meng­hadapi konsekuensi suatu tindakan, mampu melihat ke depan, mampu menghadapi kritik, mengakui kemampuan orang lain, mendelegasikan kekuasaan kepada orang lain yang mampu, luwes dalam masalah pribadinya, keras dalam masalah prinsip, memandang penting orang lain, memajukan bakat intelektual, emosional dan praktis mereka, menjauhkan diri dari praktik lalim, tidak meminta ketaatan buta, bersahaja dan rendah hati, bermartabat dan sangat memperhatikan pengelolaan sumber daya manusia. Nabi saw sering mengatakan: &#8220;Jika kamu bertiga mengadakan perjalanan bersama, maka pilih salah satu dari kalian sebagai pemimpin.&#8221;</p>
<p>Di Madinah, Nabi saw mendirikan sebuah sekretariat khusus. Nabi saw menunjuk sekelompok orang untuk melaksanakan pekerjaan tertentu. Ada ahli tulis wahyu yang bertugas menulis Al-Qur&#8217;an. Beberapa orang diberi amanat membuat draft dan menulis surat khusus. Beberapa orang diberi tugas mencatat transaksi legal. Beberapa orang diberi tanggung jawab memegang pembukuan. Beberapa orang diberi tanggung jawab membuat draft perjanjian. Semua perincian ini dicatat dalam buku sejarah seperti &#8220;Tarikh Ibn Wazih, al-Ya&#8217;qubi, at-Tanbîh wa al-Isyrâf karya Mas&#8217;udi, &#8220;Mu&#8217;jam al-Buldân&#8221; karya al-Bilâdzuri dan &#8220;at-Thabaqât&#8221; karya Ibn Sa&#8217;ad.</p>
<p>Metode Berdakwah</p>
<p>Dalam mendakwahkan Islam, metode Nabi saw lembut, tidak keras. Nabi saw terutama berupaya membangkitkan harapan, dan menghindari penggunaan ancaman. Kepada salah seorang sahabat, yang diutus Nabi saw untuk mendakwahkan Islam, Nabi saw mengatakan: &#8220;Bersikaplah yang menyenangkan, dan jangan bersikap keras. Katakan apa yang menyenangkan hati orang, dan jangan buat mereka jadi bend.&#8221;</p>
<p>Nabi saw memiliki perhatian yang aktif terhadap dakwah Islam. Pernah Nabi saw pergi ke Thaif untuk berdakwah. Pada musim haji, Nabi saw suka menyeru berbagai suku dan menyampaikan pesan Islam kepada mereka. Nabi saw pemah mengutus Imam Ali bin Abi Thalib as dan pada kesempatan lain Mu&#8217;adz bin Jabal ke Yaman untuk berdakwah. Sebelum ke Madinah, Nabi saw mengutus Mus&#8217;ab bin Umair untuk berdakwah di Madinah. Nabi saw mengutus sejumlah sahabat ke Ediiopia. Di samping untuk meng­hindari penganiayaan kaum musyrik Mekah, mereka mendakwah­kan Islam di Ethiopia dan memuluskan jalan bagi diterimanya Islam oleh Negus, Raja Ethiopia, dan 50 persen penduduk Ediiopia. Pada tahun ke-6 Hijrah, Nabi saw mengirim surat kepada pemimpin sejumlah negara di berbagai bagian dunia dan mengenalkan kepada mereka tentang kenabiannya. Sekitar seratus surat yang ditulis Nabi untuk berbagai pemimpin, sampai sekarang masih ada.</p>
<p>Mendorong Pengetahuan</p>
<p>Nabi saw mendorong para sahabat untuk mencari ilmu. Nabi saw mewajibkan anak-anak mereka untuk belajar membaca dan menulis. Nabi saw memerintahkan sebagian sahabat untuk belajar bahasa Syiria kuno. Nabi saw sering berkata: &#8220;Setiap Muslim wajib menuntut ilmu.&#8221;</p>
<p>Nabi saw juga mengatakan: &#8220;Di mana pun kamu mendapati satu ilmu yang berguna, ambillah. Tak masalah apakah ilmu itu ada pada orang kafir atau orang munafik.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tuntutlah ilmu sekalipun hams pergi ke negeri Cina.&#8221;</p>
<p>Penekanan arti pentingnya ilmu ini menjadi sebab kenapa kaum Muslim begitu cepat tersebar ke seluruh penjuru dunia untuk menuntut ilmu dan untuk mencari karya-karya ilmiah. Kaum Muslim tidak saja menerjemahkan karya-karya ini, namun juga menelitinya. Dengan begitu mereka menjadi penghubung antara budaya-budaya kuno Yunani, Roma, Iran, Mesir serta India, dan budaya modern Eropa. Dengan berlalunya waktu, kaum Muslim sendiri menjadi pendiri salah satu peradaban dan budaya terbesar dalam sejarah manusia, yang oleh dunia dikenal sebagai peradaban dan budaya Muslim.</p>
<p>Karakter dan perilaku Nabi saw, seperti sabda dan agamanya, lengkap. Sejarah tak pernah menyaksikan pribadi lain selain Nabi saw yang berhasil mencapai kesempurnaan dalam semua dimensi manusia. Memang Nabi saw merupakan seorang manusia yang sempurna.</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kebaikan Dunia dan Akhirat]]></title>
<link>http://ovistanet.wordpress.com/2009/11/24/kebaikan-dunia-dan-akhirat/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 12:22:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>ovista</dc:creator>
<guid>http://ovistanet.wordpress.com/2009/11/24/kebaikan-dunia-dan-akhirat/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Oleh : Teh Nining Mahasuci Allah SWT yang senantiasa memberikan kesempatan kepada kita untuk ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:small;"> </span><span style="font-family:inherit;font-size:small;"> </span></p>
<div style="font-family:inherit;">
<p>&#160;</p>
</div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><em>Oleh : Teh Nining</em></span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><em><br />
</em></span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Mahasuci Allah SWT yang senantiasa memberikan kesempatan kepada kita untuk menikmati semua karunia di dunia ini dengan penuh syukur. Betapa banyak yang telah Allah berikan sehingga kita tidak mampu menghitungnya. Kesempatan untuk menjalani ramadhan sebulan penuh yang mungkin saja tidak bisa dinikmati oleh sebagian orang pada bulan lalu, semoga saja spiritnya masih kita miliki. Dengan demikian, aktifitas ibadah kita makin meningkat setelah berlatih sebulan penuh.</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Siapapun diri kita, pastinya akan selalu berharap agar kebaikan senantiasa berpihak kepada kita. Siapa yang menolak dapat merasakan dan menjalani berbagai kebaikan? Sungguh rugi orang yang dengan terang-terangan <!--more-->menolak kebaikan. Kebaikan bagaikan makanan utama yang sangat diperlukan oleh tubuh kita agar bisa beraktifitas. Itu sebabnya mengapa setiap seusai salat, kaum muslimin memanjatkan do’a yang biasa disebut dengan do’a sapu jagat, entah apa maksudnya, mungkin karena do’a yang satu ini merupakan do’a andalan untuk kebahagiaan hidup.</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> <em>“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.”</em></span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Sesungguhnya setiap orang yang melantunkan do’a ini akan mendapatkan apa yang dia usahakan dengan sungguh-sungguh. Namun sayangnya, tidak jarang orang yang mengharapkan kebaikan, tapi dia malah menjerumuskan dirinya pada kebinasaan. Ketika Allah memerintahkan untuk menjaga pandangan demi kebaikan kita, berapa kali kita melanggarnya sehingga kita pun mau tidak mau harus menerima akibatnya yang sudah dipastikan hal itu bukanlah sebuah kebaikan. Ketika Allah memerintahkan untuk makan makanan halal dan <em>thayyib</em>, berapa banyak dari kita yang melalaikannya? Kita bahkan memilih untuk makan sebebasnya tanpa tahu asal usul makanan tersebut, apakah halal dan <em>thayyib</em>? Tentunya, kita tidak ingin hal buruk menimpa diri kita karena tidak tahu kebaikan apa yang kita inginkan.</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Kebaikan di dunia seperti apa yang sebenarnya kita inginkan? Adalah sebuah kebaikan jika kita sebagai hamba Allah dapat mentaati semua perintah dan larangan-Nya. Adalah sebuah kebaikan jika kita selalu bersyukur atas rezeki dari Allah berapa pun besarnya. Adalah sebuah kebaikan jika kita senantiasa bersabar ketika menghadapi ujian. Adalah sebuah kebaikan jika kita mampu berbagi dengan orang lian. Apa jadinya kalau kita sudah tidak mau lagi untuk taat, bersyukur, sabar, dan berbagi? Apakah kebaikan-kebaikan lainnya akan kita dapatkan?</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Mencintai kebaikan di dunia akan membantu kita untuk meraih kebaikan di akhirat. Untuk itu, banyak bergabung dengan orang-orang yang sama-sama mencintai kebaikan akan membantu kita untuk mewujudkannya. Kebaikan itu tidak diukur dari banyaknya materi yang kita dapatkan. Kita kadang suka lupa sudah mendapatkan banyak hal sehingga kita merasa belum mendapatkan apa-apa. Hal ini disebabkan karena kita sudah tidak tahu lagi begaimana cara bersyukur. Alangkah bahagia orang yang masih mampu bersyukur karena itu adalah kebaikan baginya di dunia. Dia tidak akan merasakan kesusahan dalam hidup. Dia pun tidak akan berkeluh kesah, banyak menuntut, dan menyalahkan orang laina atas hidupnya. Bayangkan, baru dari satu kebaikan saja, berapa banyak yang dia dapatkan?</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Jika kita ingin mendapatkan kebaikan di dunia, kita pun harus melakukannya. Siapa yang menanam, dialah yang menuai. Niatkan kebaikan itu dilakukan dengan mulus karena buahnya akan terasa manis dan akan makin manis ketika dibagikan kepada orang banyak. Sebuah nasihat dalam sebuah hadis mewanti-wanti kita agar tidak menjadi orang yang hanya ikut-ikutan saja dalam melakukan kebaikan. Janganlah kamu menjadi orang yang “ikut-ikutan” dengan mengatakan, “Kalau orang lain berbuat kebaikan, kami pun akan berbuat baik. Dan kalau mereka berbuat zalim, kami pun akan berbuat zalim.” Akan tetapi, teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, “Kalau orang lain berbuat kebaikan, kami berbuat kebaikan pula. Dan kalau orang lain berbuat kejahatan, kami tidak akan melakukannya.” (H.R. Tirmidzi)</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Kita kadang tidak tahu apa yang menjadi sebuah kebaikan bagi kita padahal kita memintanya setiap hari kepada Allah setiap kali seusai salat. Apakah Allah akan mengabulkannya? Masalah mengabulkan atau tidak, itu menjadi hak Allah. Tugas kita adalah mengenali diri kita sendiri, kebaikan seperti apa yang sesungguhnya kita inginkan. Jika sudah mengetahuinya, tidak sulit untuk kita berikhtiar meraihnya selangkah demi selangkah. Bukankan Allah telah menganugerahkan kepada kita penglihatan, pendengaran, hati, dan seluruh potensi hebat? Menggunakannya dengan benar dan senantiasa meminta bimbingan-Nya, niscaya dapat melahirkan kebaikan-kebaikan yang tidak hanya dapat dinikmati sendiri, namun efeknya sangat luas.</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Setelah berlatih sebulan penuh pada Ramadhan lalu, kebaikan apa kira-kira yang sudah kita dapatkan? Apakah kita menjadi pribadi yang lebih peduli kepada orang lain? Apakah kita menjadi ahli ibadah yang senantiasa merasa kirang: kurang khusyuk, kurang intens, dan kurang optimal? Apakah kita masih bersemangat untuk melakukan perubahan diri menjadi lebih baik lagi? Jika kebaikan-kebaikan tersebut benar-benar ada pada diri kita, pastinya kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan saat ini agar itu semua tetap ada.</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"> Semoga Allah yang Mahakuasa senantiasa menganugerahkan kekuatan kepada kita untuk meraih kebaikan di dunia ini. Tidak ada yang mustahil bagi Allah jika kita meminta kepada-Nya dengan ikhtiar maksimal. Jadikan kebaikan di dunia sebagai jembatan menuju kebaikan di akhirat. Banyak sudah teladan kebaikan yang disampaikan melalui Al-Qur’an dan hadits Rasulullaah saw. Semuanya menjadi pilihan kita untuk mengikuti semua teladan kebaikan. Perempuan ataupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama. Selamat berjuang, saudaraku. Semoga Allah senantiasa membimbing dan memudahkan kita meniti jalan ridha-Nya</span></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Shout to the lord kids 2]]></title>
<link>http://harrymusic.wordpress.com/2009/11/22/shout-to-the-lord-kids-2/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 14:32:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>harryunyil</dc:creator>
<guid>http://harrymusic.wordpress.com/2009/11/22/shout-to-the-lord-kids-2/</guid>
<description><![CDATA[DOWNLOAD]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/61gI1fb-MoL._SL500_AA280_.jpg" alt="Shout to the lord kids 2" /></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/file/101623910/cd0faaba/shout_to_the_lord_kids_2.html">DOWNLOAD</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kaos Religius]]></title>
<link>http://dheryudi.wordpress.com/2009/11/20/kaos-religius/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 07:56:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Duddy</dc:creator>
<guid>http://dheryudi.wordpress.com/2009/11/20/kaos-religius/</guid>
<description><![CDATA[Tersedia dalam ukuran: L (lebar = 53 cm; tinggi = 63 cm) dan XL (lebar = 56 cm; tinggi = 66 cm) Harg]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;">Tersedia dalam ukuran:<br />
<strong>L </strong>(lebar = 53 cm; tinggi = 63 cm) dan<br />
<strong>XL </strong>(lebar = 56 cm; tinggi = 66 cm)</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Harga</strong>: Rp 50.000,- (belum termasuk ongkos kirim)<br />
<strong>Bahan</strong>: Katun (adem dan gak bikin gerah)</p>
<p style="text-align:left;">=======</p>
<div id="attachment_2186" class="wp-caption aligncenter" style="width: 247px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-allah2.jpg"><img class="size-medium wp-image-2186" title="kaos - ALLAH" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-allah2.jpg?w=237" alt="" width="237" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">ALLAH sedang mengawasi kita! (L dan XL)</p></div>
<p>Tersedia juga dalam warna <span style="color:#ff0000;"><strong>merah </strong></span>(XL dengan tulisan warna putih), <span style="color:#008000;"><strong>hijau </strong></span>(XL dengan tulisan warna putih), dan <strong><span style="color:#333399;">biru donker</span></strong> (XL dengan tulisan warna putih)</p>
<div id="attachment_2183" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-doa-biru.jpg"><img class="size-medium wp-image-2183" title="kaos - doa (biru)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-doa-biru.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Do&#39;a adalah intinya ibadah (L)</p></div>
<p><!--moreKoleksi lainnya..--></p>
<div id="attachment_2187" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-doa-krem.jpg"><img class="size-medium wp-image-2187" title="kaos - doa (krem)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-doa-krem.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Do&#39;a adalah intinya ibadah (L)</p></div>
<div id="attachment_2188" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-doa-putih.jpg"><img class="size-medium wp-image-2188" title="kaos - doa (putih)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-doa-putih.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Do&#39;a adalah intinya ibadah (L)</p></div>
<div id="attachment_2190" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-prasangka-putih.jpg"><img class="size-medium wp-image-2190" title="kaos - prasangka (putih)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-prasangka-putih.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Jauhilah prasangka! (L)</p></div>
<div id="attachment_2191" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-prsangka-biru.jpg"><img class="size-medium wp-image-2191" title="kaos - prsangka (biru)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-prsangka-biru.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Jauhilah prasangka! (L)</p></div>
<div id="attachment_2192" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-puasa-krem.jpg"><img class="size-medium wp-image-2192" title="kaos - puasa (krem)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-puasa-krem.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Puasa adalah penerang hati (L)</p></div>
<p>Tersedia juga dalam warna <strong><span style="color:#808080;">abu-abu</span></strong> (L).</p>
<div id="attachment_2193" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-tobat-biru.jpg"><img class="size-medium wp-image-2193" title="kaos - tobat (biru)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-tobat-biru.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Tobat lebih asyik daripada Ngobat (L)</p></div>
<div id="attachment_2194" class="wp-caption aligncenter" style="width: 248px"><a href="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-tobat-putih.jpg"><img class="size-medium wp-image-2194" title="kaos - tobat (putih)" src="http://dheryudi.wordpress.com/files/2009/11/kaos-tobat-putih.jpg?w=238" alt="" width="238" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Tobat lebih asyik daripada Ngobat (L)</p></div>
<p>=======<br />
Jika berminat segera hubungi saya melalui sms atau telepon di <strong>089-98986811.</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 perkara yang meningkatkan kemuliaan]]></title>
<link>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/18/3-perkara-yang-meningkatkan-kemuliaan/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:28:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>exzede</dc:creator>
<guid>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/18/3-perkara-yang-meningkatkan-kemuliaan/</guid>
<description><![CDATA[Memaafkan kesalahan orang lain dan menghapuskan bekas-bekasnya Memberi sesuatu kepada orang yang tid]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><ol>
<li>Memaafkan kesalahan orang lain dan menghapuskan bekas-bekasnya</li>
<li>Memberi sesuatu kepada orang yang tidak pernah memberinya sesuatu</li>
<li>Menyambung silaturrahim dengan orang yang memutuskan hubungan silaturrahim dengan dia.</li>
</ol>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ringtone Religius]]></title>
<link>http://smuagratis.wordpress.com/2009/11/14/ringtone-religius/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 10:31:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>smuagratis</dc:creator>
<guid>http://smuagratis.wordpress.com/2009/11/14/ringtone-religius/</guid>
<description><![CDATA[Silahkan download secara gratis Ringtone religius di bawah ini. smua hanya ada di SMUAGRATIS.WORDPRE]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Silahkan download secara gratis <strong>Ringtone religius</strong> di bawah ini. <em>smua hanya ada di <strong>SMUAGRATIS.WORDPRESS.COM</strong></em></p>
<p><em><strong> </strong></em></p>
<ol>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273219/Al_Lahab.mp3.html" target="_blank">Al-Lahab</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273218/Al_Kautsar.mp3.html" target="_blank">Al-Kautsar</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273217/At_Tin.mp3.html" target="_blank">At-Tin</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273215/Al_Quraish.mp3.html" target="_blank">Al-Quraish</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273214/Al_Qariah.mp3.html" target="_blank">Al-Qariah</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273213/An_Nas.mp3.html" target="_blank">An-Nas</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273212/At_Takatsur.mp3.html" target="_blank">At-Takatsur</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273210/An_Nasr.mp3.html" target="_blank">An-Nasr</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273197/Al_Fatihah.mp3.html" target="_blank">Al-Fatihah</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273196/Al_Fiil.mp3.html" target="_blank">Al-Fiil</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273195/Al_Insyirah.mp3.html" target="_blank">Al-Insyirah</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273194/Al_Ikhlas.mp3.html" target="_blank">Al-Ikhlas</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273193/Al_Adiyat.mp3.html" target="_blank">Al-Adiyat</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273192/Al_Bayyina.mp3.html" target="_blank">Al-Bayyina</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273191/Al_Falaq.mp3.html" target="_blank">Al-Falaq</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/7273189/Al_Kafirun.mp3.html" target="_blank">Al-Kafirun</a></li>
</ol>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hidup Tenang]]></title>
<link>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/14/hidup-tenang/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 04:36:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>exzede</dc:creator>
<guid>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/14/hidup-tenang/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-medium wp-image-466" title="Jul 019" src="http://permatakata.wordpress.com/files/2009/11/jul-0192.jpg?w=300" alt="Jul 019" width="300" height="180" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mesjid Swiss dibuka untuk umum ]]></title>
<link>http://adulgopar.wordpress.com/2009/11/12/mesjid-swiss-dibuka-untuk-umum/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 03:24:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>doel</dc:creator>
<guid>http://adulgopar.wordpress.com/2009/11/12/mesjid-swiss-dibuka-untuk-umum/</guid>
<description><![CDATA[Warga Muslim di Swiss mengundang masyarakat untuk berkunjung ke mesjid-mesjid, tiga minggu sebelum r]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Warga Muslim di Swiss mengundang masyarakat untuk berkunjung ke mesjid-mesjid, tiga minggu sebelum r]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ Nasihat sepanjang zaman]]></title>
<link>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/08/nasihat-sepanjang-zaman/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:24:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>exzede</dc:creator>
<guid>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/08/nasihat-sepanjang-zaman/</guid>
<description><![CDATA[Barangsiapa merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah, maka dia kaya. Barangsiapa suka mema]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Barangsiapa merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah, maka dia kaya.</p>
<p>Barangsiapa suka memandang harta orang lain, dia akan mati miskin.</p>
<p>Barangsiapa tidak redha (tidak rela) dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya, maka dia telah menentang keputusanNya (qadha&#8217;Nya)</p>
<p>Barangsiapa memandang remeh kesalahannya, maka dia akan memandang besar kesalahan orang lain.</p>
<p>Barangsiapa memandang besar kesalahannya, maka dia akan memandang remeh kesalahan orang lain.</p>
<p>Barangsiapa membuka aib orang lain, maka aib keturunannya akan tersingkap.</p>
<p>Barangsiapa menggali lubang untuk mencelakakan saudaranya, maka dia sendiri akan terjerumus ke dalamnya.</p>
<p>Barangsiapa bergaul dengan ulama, maka dia akan dimuliakan.</p>
<p>Barangsiapa memasuki tempat-tempat biasa dikunjungi orang-orang bodoh, maka dia akan direndahkan.</p>
<p>Dan barangsiapa memasuki tempat-tempat kemaksiatan, maka dia akan dituduh berbuat maksiat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Kebaikan]]></title>
<link>http://mekhanailampung.wordpress.com/2009/11/07/ayat-ayat-al-qur%e2%80%99an-tentang-kebaikan/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 19:06:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>fikriyansyah</dc:creator>
<guid>http://mekhanailampung.wordpress.com/2009/11/07/ayat-ayat-al-qur%e2%80%99an-tentang-kebaikan/</guid>
<description><![CDATA[Manusia diciptakan Allah dengan segala kelebihan dan kekurangannya, seperti yang kita ketahui manusi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Manusia diciptakan Allah dengan segala kelebihan dan kekurangannya, seperti yang kita ketahui manusia yang baru lahir belum mampu melayani dirinya sendiri kecuali dengan bantuan orang lain, demikian pula orang yang meninggal dunia tidak bisa menyelenggarakan dirinya sendiri tetapi butuh orang lain untuk memandikan, mengkafani, menyalatkan dan menguburkan dengan kata lain manusia selain sebagai makhluk pribadi juga disebut sebagai makhluk sosial karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dia memerlukan orang lain.  Kita sebagai makhluk Allah yang dilengkapi dengan hawa nafsu (makan, minum, tidur, menyalurkan hasrat, dll) tentu saja untuk memenuhi kebutuhan ini kita akan berhubungan dengan orang lain, baik dengan cara membeli, tukar-menukar, ataupun bersedekah. A.	Surat Al Baqarah ayat 148 (sapi betina, Madaniyah)               •  •        148.  Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kandungan Ayat: Perintah untuk saling berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan.  B.	Surat Al Mujaadilah ayat 11 (wanita yang mengajukan gugatan, Madaniyah)                                   11.  Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: &#8220;Berlapang-lapanglah dalam majlis&#8221;, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: &#8220;Berdirilah kamu&#8221;, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Kandungan Ayat: Tentang janji Allah yang akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat.  C.	Surat Fathir ayat 32-33 (pencipta, Makiyah)                         •                32.  Kemudian Kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih di antara hamba-hamba kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan[1260] dengan izin Allah. yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. 33.  (bagi mereka) syurga &#8216;Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan Pakaian mereka didalamnya adalah sutera.  [1260]  yang dimaksud dengan Orang yang menganiaya dirinya sendiri ialah orang yang lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya, dan pertengahan ialah orang-orang yang kebaikannya berbanding dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud dengan orang-orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan ialah orang-orang yang kebaikannya amat banyak dan amat jarang berbuat kesalahan. Kandungan Ayat: Ayat 32: ada tiga golongan manusia yang menerima kitab, yaitu: a)	Mereka yang menzalimi diri sendiri, yaitu mereka yang tidak menggunakan Al Qur’an  sebagai pedoman hidupnya melainkan mereka selalu berbuat kejahatan dan kesalahan. Antara kebaikan dan kesalahan jauh lebih banyak kesalahannya. b)	Orang yang muqtashid, yaitu bersikap pertengahan. Kebaikan dan kesalahan seimbang. c)	Orang-orang yang beruntung yaitu orang-orang yang selalu berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Hidupnya selalu dihiasi amal saleh. Ayat 33: menjelaskan keuntungan orang-orang yang selalu berbuat baik yaitu akan mendapatkan balasan dari Allah SWT dengan kebaikan berlipat ganda. Di akhir kelak akan mendapat surga, dan perhiasan dari emas dan mutiara serta pakaian dari sutra.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ORANG-ORANG YANG DI DOAKAN OLEH PARA MALAIKAT...]]></title>
<link>http://iimoet.wordpress.com/2009/11/05/orang-orang-yang-di-doakan-oleh-para-malaikat/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 08:42:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>iimoet</dc:creator>
<guid>http://iimoet.wordpress.com/2009/11/05/orang-orang-yang-di-doakan-oleh-para-malaikat/</guid>
<description><![CDATA[1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam ke]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”.</p>
<p>(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)</p>
<p>2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’”</p>
<p>(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)</p>
<p>3. Orang – orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan”</p>
<p>(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)</p>
<p>4. Orang – orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf”</p>
<p>(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)</p>
<p>5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”.</p>
<p>(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)</p>
<p>6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia”</p>
<p>(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)</p>
<p>7. Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”</p>
<p>(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)</p>
<p>8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”</p>
<p>(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no. 2733)</p>
<p>9. Orang – orang yang berinfak.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”</p>
<p>(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)</p>
<p>10. Orang yang sedang makan sahur.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang – orang yang sedang makan sahur”</p>
<p>(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)</p>
<p>11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh”</p>
<p>(Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)</p>
<p>12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.<br />
Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”</p>
<p>(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Antara kerendahan hati dan kesombongan diri]]></title>
<link>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/04/antara-kerendahan-hati-dan-kesombongan-diri/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 23:22:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>exzede</dc:creator>
<guid>http://permatakata.wordpress.com/2009/11/04/antara-kerendahan-hati-dan-kesombongan-diri/</guid>
<description><![CDATA[Musthafa Assibai berkata: Setengah pintar yang disertai tawadhu (rendah hati) lebih disenangi oleh h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Musthafa Assibai berkata: Setengah pintar yang disertai tawadhu (rendah hati) lebih disenangi oleh hati manusia dan lebih bermanfaat bagi masyarakat dibandingkan dengan kecerdasan dan kepandaian yang tinggi yang disertai dengan kesombongan.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Qurban Yuk...]]></title>
<link>http://supono.wordpress.com/2009/11/04/qurban-yuk/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 16:57:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>supono</dc:creator>
<guid>http://supono.wordpress.com/2009/11/04/qurban-yuk/</guid>
<description><![CDATA[Salah satu ibadah yang paling dinanti oleh umat Islam diseluruh dunia dan menjadi fokus setiap bulan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Salah satu ibadah yang paling dinanti oleh umat Islam diseluruh dunia dan menjadi fokus setiap bulan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ESQ (Emotional Spiritual Quotation)]]></title>
<link>http://aslbandung.wordpress.com/2009/10/30/esq-emotional-spiritual-quotation/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:00:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>aslbandung</dc:creator>
<guid>http://aslbandung.wordpress.com/2009/10/30/esq-emotional-spiritual-quotation/</guid>
<description><![CDATA[Profil Ary Ginanjar Agustian  Ary Ginanjar Agustian adalah Presiden Direktor PT Arga Bangun Bangsa d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div>
<p>Profil Ary Ginanjar Agustian  <img src="http://akromudin.wordpress.com/DOCUME%7E1/Administrator/Local%20Settings/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><img src="http://akromudin.wordpress.com/DOCUME%7E1/Administrator/Local%20Settings/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /><a href="http://akromudin.files.wordpress.com/2009/08/acrom.jpeg"><img title="acrom" src="http://akromudin.files.wordpress.com/2009/08/acrom.jpeg?w=138&#038;h=114#38;h=80" alt="acrom" width="138" height="114" /></a><br />
Ary Ginanjar Agustian adalah Presiden Direktor PT Arga Bangun Bangsa dan pengasa<br />
ESQ Leadership Center. Dilahirkan pada 24 Mac 1965, di Bandung Indonesia. Beliau<br />
mendapat pendidikan di Universiti Udayana, Bali dan Tafe College, Adelaide, Australia.<br />
Ary Ginanjar pernah menjadi pengajar tetap di Politeknik Universiti Udayaha, Jimbaran,<br />
Bali selama lima tahun dan mendalami agama melalui metode kebebasan berfikir selama<br />
sepuluh tahun atas bimbingan KH Habib Adnan (Ketua Majlis Ulama Bali pada masa<br />
itu). Nama Ary Ginanjar mula dikenali apabila dua buah buku karangannya iaitu ESQ<br />
Rahsia Membangun Kecerdasan Emosional &#38; Spiritual Melalui 6 rukun Iman &#38; 5 Rukun<!--more--><br />
Islam (Mei 2001) dan ESQ Power menjadi “best seller” dan terjual melebihi 500 ribu<br />
naskah di seluruh Indonesia. Ary Ginanjar tidak berhenti hanya sebagai seorang penulis</p>
<p>sebaliknya juga sebagai seorang pengamal sejati yang berkecimpung dalam<br />
keusahawanan dalam dunia perniagaan yang sangat kompetitif dan penuh cabaran. Dia<br />
seorang yang cepat belajar dan mampu menyesuaikan diri dalam apa jua keadaan di alam<br />
perniagaan. Kemampuannya dalam bidang pembangunan modal insan sangat terbukti di<br />
berbagai training. Dia bukanlah kelulusan pesantren atau pun seorang psikologi, namun 2<br />
(dua) bidang itu dipelajarinya dengan sendirinya, dengan didukung semangat belajar<br />
yang tinggi dan sifat tawadhu terhadap ilmu pengetahuan.<br />
Rigkasan Buku ESQ (Emosional &#38; Spiritual Quotient) Rahsia Sukses Membangun<br />
Kecerdasan Emosi dan Spiritual<br />
Secara ringkas buku ini merupakan suatu inisiatif penulis menggabungkan rasional<br />
duniawi dengan semangat ketuhanan, di mana kedua-duanya selama ini sering berada<br />
pada kedudukan berasingan. Sering terjadi di dunia barat malah di rantau ini (sejak<br />
kebelakangan ini) iaitu apabila kerohanian rapuh maka social, budaya dan ekonomipun<br />
rapuh. Terkandung di dalamnya integrasi antara kecerdasan intelektual, kecerdasan<br />
emosional serta kecerdasan spiritual yang merupakan penjelmaaan seluruh aspek<br />
kehidupan. Gagasan ini mampu memberi dimensi baru khususnya di kalangan<br />
pengurusan serta pucuk pimpinan pada semua peringkat dalam masyarakat baik di<br />
kalangan para akademik, bisnis, ekonomi mahupun politik.<br />
Selama ini IQ, EQ dan SQ hanya berorientasi pada hubungan antara manusia,<br />
antraposentris semata, sedangkan nilai transcendental hanya sekadar dari sudut falsafah<br />
se mata- mata. Karya ilmiah SQ oleh Danah Zohar dan Ian Marshall hanya membahas<br />
hubungan antara manusia, khususnya terbatas pada “god spot” pada otak manusia, tetapi<br />
tidak memiliki nilai transcendental, atau hubungan dengan yang maha pencipta. Namun<br />
pemikiran SQ dalam oleh Danah Zohar dijadikan penjelasan ilmiah yang membuktikan<br />
kebenaran Islam. Ary melanjutkan karya ini dengan bergerak menegak menjangkau alam<br />
ketuhanan dan langsung menampakkan keistimewaan kepada buku ini.<br />
ESQ Model menggambarkan seluruh pemahaman dan fenomena di atas secara<br />
komprehensif. Bermula dari titik fitrah , berlanjutan kepada pembangunan prinsip hidup<br />
yang membangun mentality, hingga “ketangguhan” social yang dirangkumkan secara<br />
berintegrasi.<br />
Intipati penting dari buku buku Best Seller ini, adalah pendedahan yang berjaya dibawa<br />
oleh penulisnya pada perkaitan yang wujud dan sangat kuat antara dunia profesionalisme,<br />
keusahawanan dan pentadbiran moden, dalam hubungannya dengan intisari ajaran Islam,<br />
yaitu Ihsan, Rukun Iman dan Rukun Islam. Pemahaman dan pendalaman ketiga unsur inti<br />
inilah yang telah melahirkan sebuah pemikiran baru yang segar yang ia diberi nama oleh<br />
penulisnya sebagai (Emotional &#38; Spiritual Quotient) atau Kecerdasan Emosi dan<br />
Spiritual. ESQ adalah sebuah Icon, dan Ary Ginanjar telah mengenalkan paradigma baru<br />
dalam bidang modal insan yang mensinergikan science, sufisme, psikologi dan<br />
pentadbiran secara Qur’ani dalam satu kesatuan yang terintegrasi dan transendental.</p>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tiga Jenis Kawan]]></title>
<link>http://permatakata.wordpress.com/2009/10/29/tiga-jenis-kawan/</link>
<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 23:24:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>exzede</dc:creator>
<guid>http://permatakata.wordpress.com/2009/10/29/tiga-jenis-kawan/</guid>
<description><![CDATA[Kawan itu ada tiga jenis: yang seperti makanan, setiap masa diperlukan dan selamanya  bermanfaat ser]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kawan itu ada tiga jenis:</p>
<ol>
<li>yang seperti <strong>makanan</strong>, setiap masa diperlukan dan selamanya  bermanfaat serta menguntungkan</li>
<li>yang bagaikan <strong>ubat</strong>, ada masa-masa sahaja kita perlukan</li>
<li>yang sama dengan <strong>penyakit</strong>, semoga Allah menghindari kita darinya.</li>
</ol>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rumah Tangga Surga ]]></title>
<link>http://ilmu4you.wordpress.com/2009/10/23/rumah-tangga-surga/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 17:15:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>andyfahri</dc:creator>
<guid>http://ilmu4you.wordpress.com/2009/10/23/rumah-tangga-surga/</guid>
<description><![CDATA[Di antara ciri-ciri sebuah rumah tangga surga itu ialah: Apabila suami melihat isteri, terasa tenang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-medium wp-image-59" title="jalan-surga" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/jalan-surga.jpg?w=300" alt="jalan-surga" width="300" height="224" />Di antara ciri-ciri sebuah <a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">rumah tangga surga</a> itu ialah:</p>
<ol>
<li>Apabila suami melihat isteri, terasa tenang di hati karena setianya</li>
<li>Suami sangat bertanggung jawab.</li>
<li>Anak-anak apabila melihat ibu ayah, jiwa yang kosong terasa terisi . dan apabila mereka tidak ada, terasa kekosongan di hati.</li>
<li>Ibu bapa merasa sejuk hati apabila melihat anak-anak karena merea taat mengikuti kata-katanya.<!--more--></li>
<li>Tidak ada cacian atau makian sesama anggota keluarga.</li>
<li>Sama sekali tidak ada pukul-memukul, rendang-menendang ata sepak terjang.</li>
<li>Kesemua anggota keluarga membesarkan Allah swt melalui shok berjemaah, qiamullail (sholat masam), membaca Al Quraf bertasbih, membaca tahlil dan tahmid, kuliah untuk keluarga dan lain-lain.</li>
<li>Makan berjemaah bersama-sama.</li>
<li>Saling mengingati di antara satu sama lain dengan kasih sayang</li>
</ol>
<p>Jangan lupa komentar ya &#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Photo Kebesaran Allah SWT]]></title>
<link>http://ilmu4you.wordpress.com/2009/10/23/photo-kebesaran-allah-swt/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 16:48:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>andyfahri</dc:creator>
<guid>http://ilmu4you.wordpress.com/2009/10/23/photo-kebesaran-allah-swt/</guid>
<description><![CDATA[Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan akal. Dalam koleksi ini disajikan keajaiban alam.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan akal. Dalam koleksi ini disajikan keajaiban alam. Koleksi ini dikumpulkan sedikit demi sedikit dari internet. Jika anda merasa dapat memberikan tambahan keterangan pada koleksi di bawah ini, silahkan beri komentar anda !</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-44" title="heart" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/heart.jpg" alt="heart" width="220" height="283" /> 1. Lafal Allah terdapat pada setiap Jantung Manusia.<br />
Bila Anda punya kenalan dokter, coba tanyakan dan lihat lagi dengan teliti alur Urat yang terdapat pada jantung.</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p class="MsoNormal"><!--more--></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-45" title="bulan-terbelah" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/bulan-terbelah.jpg?w=300" alt="bulan-terbelah" width="300" height="211" />2. Bukti Bahwa Bulan pernah Terbelah.Sekaligus ini membuktikan kebenaran dari Al-Qur&#8217;an surat Al-Qamar, ayat 1 :<br />
&#8220;Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah &#8221; (Q.S. Al-Qamar: 1)&#8221;</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-46" title="Tulisan ALLAH diatas genangan air4" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/tulisan-allah-diatas-genangan-air4.jpg?w=300" alt="Tulisan ALLAH diatas genangan air4" width="300" height="224" /></p>
<p>3. Dari HP Zulherman Tanpa sengaja waktu dijalan ngeliat genangan air berlafalkan ALLAH&#8230; subhanallah ( LOKASI pengambilan photo: Antara Cikarang &#8211; Tol Bekasi Timur( Jalan Utama /pinggir jalan Kalimalang ) Allahu Akbar ! )</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-47" title="lafal-allah-di-kue" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/lafal-allah-di-kue.jpg?w=211" alt="lafal-allah-di-kue" width="211" height="300" /></p>
<p>4. Dahliani (26), pembuat kue Agar-Agar yang berlafazdh &#8220;Allah&#8221; di atasnya.Dia memperlihatkan kue tersebut kepada wartawan di rumahnya di Desa Baet Kecamatan Baitussalam Aceh Besar, Rabu (28/3)&#8211;foto: RAKYATACEH.COM</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-48" title="batu_yang_sujud" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/batu_yang_sujud.jpg?w=300" alt="batu_yang_sujud" width="300" height="219" /></p>
<p>5. Batu karang yang sedang sujud.</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-49" title="hand" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/hand.jpg?w=201" alt="hand" width="201" height="300" /></p>
<p>6. Lafaz Allah di Tangan kanan kita</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-50" title="riak_gelombang_tsunami" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/riak_gelombang_tsunami.jpg?w=300" alt="riak_gelombang_tsunami" width="300" height="254" /></p>
<p>7. Hasil foto satelit memperlihatkan riak-riak gelombang Tsunami di Sri Lanka mirip tulisan kaligrafi &#8220;Allah&#8221;. (Foto: Globalsecurity. Org)</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p>8. Sejauh mata memandang, semua bangunan terlihat rata dengan tanah,Namun tidak demikian dengan Mesjid, Subhallah. Masjid di Meulaboh, Aceh, yang berkubah warna gelap ini tampak tetap berdiri.Sejumlah bangunan di sisi-sisinya tampak tidak tersisa tersapu tsunami.Bangunan Sekitar hancur lebur, mesjid tetap berdiri kokoh. Bangunan Sekitar hancur terkena tsunami, Mesjid tetap berdiri</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-51" title="mesjid_meulaboh7" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/mesjid_meulaboh7.jpg" alt="mesjid_meulaboh7" width="261" height="261" /><img class="alignleft size-full wp-image-52" title="mesjid_meulaboh5" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/mesjid_meulaboh5.jpg" alt="mesjid_meulaboh5" width="261" height="261" /><img class="alignleft size-full wp-image-53" title="mesjid_meulaboh4" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/mesjid_meulaboh4.jpg" alt="mesjid_meulaboh4" width="261" height="261" /></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-54" title="mesjid_meulaboh2" src="http://ilmu4you.wordpress.com/files/2009/10/mesjid_meulaboh2.jpg?w=300" alt="mesjid_meulaboh2" width="300" height="199" /></p>
<p><a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=102695" target="_new">Perbesar Image</a></p>
<p>dan masih banyak lagi foto-foto tanda kebesaran ALLAH SWT.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Drama Natal (Menyambut Natal 2009)]]></title>
<link>http://lamaoyan.wordpress.com/2009/10/21/drama-natal-menyambut-natal-2009/</link>
<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 15:57:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>yosefus</dc:creator>
<guid>http://lamaoyan.wordpress.com/2009/10/21/drama-natal-menyambut-natal-2009/</guid>
<description><![CDATA[Natal tinggal satu setengah bulan lagi. Namun suasana kota Jogja akhir-akhir ini mengajak aku untuk ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Natal tinggal satu setengah bulan lagi. Namun suasana kota Jogja akhir-akhir ini mengajak aku untuk ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Miyabi Maria Ozawa Hot Top Post]]></title>
<link>http://kangboed.wordpress.com/2009/10/19/miyabi-maria-ozawa-hot-top-post/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 17:10:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>KangBoed</dc:creator>
<guid>http://kangboed.wordpress.com/2009/10/19/miyabi-maria-ozawa-hot-top-post/</guid>
<description><![CDATA[Hahahaha.. postingan You Tube Miyabi Maria Ozawa Telanjang.. banyak nyang nanyain sapa nyang Telanja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hahahaha.. postingan You Tube Miyabi Maria Ozawa Telanjang.. banyak nyang nanyain sapa nyang Telanja]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khotbah :D]]></title>
<link>http://novaamelia.wordpress.com/2009/10/18/khotbah-d/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 16:03:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>novaamelia</dc:creator>
<guid>http://novaamelia.wordpress.com/2009/10/18/khotbah-d/</guid>
<description><![CDATA[Hem. Mata hati gue mulai terbuka sejak denger khotbah pendeta hutahaean tadi. 1. Tuhan udah nyiptain]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hem. Mata hati gue mulai terbuka sejak denger khotbah pendeta hutahaean tadi.<br />
1.  Tuhan udah nyiptain diri kita sesuai gambaranNya, Dia udah ngasih kita kuasa atas dunia ini. KENAPA KITA TIDAK SYUKURI SEMUA?<br />
2. Masing masing dari kita udah di kasih talenta beda beda. Sekecil atau sebesar apapun talenta kita, itu tanggung jawab yang udah di kasih Tuhan ke kita. Dan kita wajib kembangkan. DAN JANGAN DISIA SIAKAN AGAR TUHAN TIDAK MENGAMBIL TALENTA ITU DARI KITA.<br />
3. Kita yg punya talenta yg beda beda, kita terkadang udah kerja/belajar sekeras mungkin, tapi hasilnya tidak memuaskan. Kadang kita iri dgn yg lain. Yg harus kita lakukan adalah BERDOA! Kita minta tolong sama Tuhan untuk menguatkan kita. Karna itulah kemampuan kita. Jgn terlalu memaksakan diri. TUHAN PUNYA RENCANA INDAH BAGI MASA DEPAN KITA.<br />
4. Kadang kita iri kpd orang yg punya LEBIH dari kita. Kita tidak menyadari bahwa masih ada yg lebih DIBAWAH kita. Kadang kita tidak berkaca, betapa Tuhan sudah menciptakan kita sebegitu rupanya, berbeda dgn ciptaan lain. TERIMA DIRI KITA APA ADANYA DAN KITA AKAN SADAR BETAPA MULIA KITA DI HADAPAN TUHAN!</p>
<p>Gue ga bermaksud khotbah, tp gue cuma pengen mencurahkan isi hati gue ttg Yesus. Karna kalo gue crita ama orang lain, gue yakin mereka nganggep gue sok religius ato NATO (no action talk only)</p>
<p>TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA. Happy sunday <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
