<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>review-film &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/review-film/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "review-film"</description>
	<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 06:46:11 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[[Review] Balibo 5]]></title>
<link>http://strugglemoment.wordpress.com/2009/12/28/review-balibo-5/</link>
<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 10:13:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>momentdesire</dc:creator>
<guid>http://strugglemoment.wordpress.com/2009/12/28/review-balibo-5/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Film Bunuh Diri Untuk Indonesia&#8221; ungkap seorang dosen Universitas ternama Jogja kepada ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://www.trespassmag.com/wp-content/uploads/2009/07/balibo.jpg" alt="" width="238" height="345" /></p>
<p>&#8220;Film Bunuh Diri Untuk Indonesia&#8221; ungkap seorang dosen Universitas ternama Jogja kepada seorang teman.</p>
<p>Mungkin ungkapin tersebut bisa dianggap benar dan tidak.</p>
<p>Film ini menceritahkan kisah antara seorang fretilin (partai di Timor TImur) dengan Kelompok Jurnalis dari Australia. Dikemukakan dalam Film ini yakni Jose Ramos Horta (Oscar Isaac) mencari seorang jurnalis Australia yang akan dipekerajakan sebagai bos di ETNA (Kantor berita Timor-Timor) yakni Roger East (Anthony Lapaglia). Sebagai ulasan awal pada film ini adalah kemerdekaan Timor Leste pada tahun 1975 dari Portugal setelah 400 tahun berada dalam wilayah hukum Portugal. Tidak lama berselang dalam waktu 9 hari dilakukan invasi Indonesia (Seroja) ke Timor-Timur untuk dijadikan nantinya selama 24 tahun sebagai propinsi ke-27 Indonesia.</p>
<p>Sebagai Jurnalis, Roger East dituntut untuk membuka mata dunia yang sangat tidak perduli atas invasi Indonesia ke Timor-Timor. Keperdulian East muncul, setelah Horta menunjukkan sebuah dokumen bahwa telah ada 5 jurnalis muda dari Australia yang telah datang 3 minggu sebelum East datang ke Timor Leste. Keadaan yang semakin mengkhawatirkan didaerah perbatas (Benteng Balibo) dan kekhawatiran akan segera meletusnya peperangan terbuka di Dili, membuat East harus segera menemukan kelima jurnalis muda tersebut.</p>
<p>Dalam pencariannya, East dibantu oleh Horta dan Ximines (Supir yang mengantarkan Jurnalis Muda ke Balibo). Banyak deru senjata yang membuat film dokumenter independen ini seolah sangat dahsyat. Alur cerita yang menjelaskan perjalanan East untuk menemukan jasad ke-5 Jurnalis muda dan Kisah ke-5 Jurnalis Muda dalam peliputan Invasi Indonesia.</p>
<p>Film yang berdurasi hampir 2 jam dan di sutradari oleh Robert Connoly, akhir-akhir ini telah menjadi pesona dalam berbagai festival film internasional, termasuk di Jakarta sendiri. Kebijaksanaan Pemerintah untuk tidak memeprbolehkan penayangan film ini, yang akan membuka luka lama sejarah Indonesia-Australia, dimana pada film ini adalah kisah Pembunuhan wartawan dari Australia oleh Tentara Indonesia.</p>
<p>Setelah menonton film tersebut, setidaknya penulis perlu melihat beberapa versi lain, termasuk dalam kacamata Tentara Indonesia, setidaknya nanti ada gambaran yang jelas bagaimana keadaan pada Oktober 1975 tersebut. Ada beberapa hal yang penulis pahami setelah melihat dengan tuntas film ini adalah :</p>
<p>1. film tersebut diangkat dari sebuah buku Cover Up karya Jill Joliffe yang penulis sendiri belum membacanya</p>
<p>2. film ini sangat memperkaya khasanah penulis dalam wilayah jurnalistik</p>
<p>3. Keraguan akan validnya data yakni rekam video Jurnalis Muda di Balibo sendiri, karena dalam film ini pembaca dapat melihat pita-pita video dibakar bersama jasad Jurnalis muda</p>
<p>4. Andaikan sudah valid, mengapa sampai terjadi penginvasian tersebut. Kemana negara-negara lain untuk mencegah peperangan ini. Apakah ini adalah konspirasi kapitalis terhadap sosok Fretilin yang dianggap Komunis ?</p>
<p>5. Jikalau yang penulis tanyakan benar, maka ini adalah sebuah konsepan lama kapitalis untuk menguasai dunia lewat peran Indonesia sebagai negara pembangunan di kawasan Asia Tenggara</p>
<p>6. Film ini adalah koreksi diri bagi kita bangsa Indonesia, bahwa masih ada sebuah upaya memperjuangkan nilai HAM sebagai hak pokok di dunia sekarang, tuntaskan permasalahan HAM di tanah air</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sherlock Holmes (the movie)]]></title>
<link>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/12/28/sherlock-holmes-the-movie/</link>
<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 04:26:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>whisperinggums</dc:creator>
<guid>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/12/28/sherlock-holmes-the-movie/</guid>
<description><![CDATA[This will neither a book nor a film review be &#8211; since I&#8217;ve never read a Sherlock Holmes ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>This will neither a book nor a film review be &#8211; since I&#8217;ve never read a Sherlock Holmes book, and I don&#8217;t really feel inspired to review Guy Ritchie&#8217;s new film, <em><a href="http://www.imdb.com/title/tt0988045/">S</a></em><em><a href="http://www.imdb.com/title/tt0988045/">herlock Holmes</a></em>. That&#8217;s not to say I (in fact we) didn&#8217;t enjoy the film, we did well enough. It&#8217;s just that it didn&#8217;t fully captivate us. It&#8217;s very stylish, and the cast, particularly <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Robert_Downey,_Jr.">Robert Downey Junior,</a> not only did a convincing job but they were great to look at too!</p>
<div id="attachment_2803" class="wp-caption alignright" style="width: 160px"><a href="http://whisperinggums.wordpress.com/files/2009/12/smokepipeclkerocal1.png"><img class="size-thumbnail wp-image-2803" title="SmokePipeClkerOCAL" src="http://whisperinggums.wordpress.com/files/2009/12/smokepipeclkerocal1.png?w=150" alt="Pipe" width="150" height="88" /></a><p class="wp-caption-text">Smoke Pipe (Courtesy: OCAL via clker.com)</p></div>
<p>Chacun à son goût, as they say. I&#8217;ve now seen <em><a href="http://whisperinggums.wordpress.com/2009/12/06/bright-star-or-a-thing-of-beauty/">Bright Star</a></em> twice. And, I could probably see it again. Some others though find it a little slow. I, on the other hand, felt there was just a little too much &#8220;adventure&#8221; and skulking round in <em>Sherlock Holmes</em>. It&#8217;s pretty predictable&#8230;good triumphs over evil, the little twists provide no real shock&#8230;but it is fun, and it is nicely made. I would recommend it on that basis &#8211; and if you are a Ritchie or Holmes fan, I expect you&#8217;ll like it a lot.</p>
<p>I am one of those people who like to sit through the credits. Not only do I like to see the list of music used (and this is always near the end) and the locations, but you never know what you might discover. Sometimes just a name you know, sometimes you are given some extra information, and sometimes the credits are an art-form or entertainment in themselves. <em>Sherlock Holmes</em> falls into this last category. The credits were gorgeous to look at &#8230; and I had to laugh when the Costume Designers&#8217; names came up. The image shown alongside their names (Jenny Beavan and Melissa Meister) was the <em>one</em> scene in which Downey (as Holmes) wore nothing but a cushion! For a stylishly recreated period movie, that has to have been intended&#8230;and is one of those little jokes that rewards we who sit through the credits.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IP MAN]]></title>
<link>http://layanglayang.wordpress.com/2009/12/23/ip-man/</link>
<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 16:38:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>layanglayang</dc:creator>
<guid>http://layanglayang.wordpress.com/2009/12/23/ip-man/</guid>
<description><![CDATA[Ada yang tahu siapa dia?? ada ga ya?!? kalo belum tau.. bisa baca disini. udah dibaca? kalo udah, be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/3ipman00.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-482" title="3ipman00" src="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/3ipman00.jpg" alt="" width="240" height="355" /></a></p>
<p>Ada yang tahu siapa dia??</p>
<p><!--more-->ada ga ya?!? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kalo belum tau.. bisa baca<a href="http://forum.detik.com/showthread.php?t=79202" target="_blank"> disini.</a></p>
<p>udah dibaca?</p>
<p>kalo udah, berarti udah tau dunk, IPman itu apa?? eh.. apa ada yang udah nonton?? ups.. jadi tau kan.. IP man itu apa? yup.. IPman itu adalah sebuah film dari kisah nyata tentang Wing chun, salah satu cabang ilmu bela diri kung fu.</p>
<p>Ip Man atau Yip Man merupakan merupakan tokoh legendaris Win Chun. Ip Man adalah pewaris kungfu Win Chun, kungfu yang diciptakan oleh seorang wanita bernama Yim Wing Chun. Kalau dirunut lebih jauh maka akan didapat bahwa Win Chun adalah kungfu yang bersumber dari Shaolin. Ketika biara Shaolin dibakar oleh dinasti Ching (Manchuria), maka para pendekar Shaolin yang selamat melarikan diri. Perkembangan selanjutkan para biksu yang melarikan diri ini membentuk aliran kungfu tersendiri yaitu Win Chun. <a href="http://thifanpokhan.blogspot.com/2009/02/belajar-dari-ip-man.html" target="_blank">baca selanjutnya..</a></p>
<p>===============</p>
<p>tertarik untuk ngereview tentang film ini, karna ada beberapa pelajaran yang bisa saya ambil dari film ini.</p>
<p>pertama, karna kebetulan lagi mempelajari ilmu beladiri, satu tahun ini. yaitu.. Thifan Tsufuk Putri Gading (Khusus Akhwat-Perempuan),</p>
<p>kedua, karna berkurangnya semangat untuk latihan thifan. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pertama kali denger film ini, dari seorang ummi yang sama-sama latihan thifan, dan pertama kali denger, biasa aja.. setelah.. banyak yang nonton, jadi tertarik dan tau ga? pertama kali nonton, dan ngeliat jurus2 yang ditampilin, jadi ngerasa kenal sama jurus2 itu.. dan merasa rindu untuk latihan. (kalo latihan tiap minggu, rajin, tapi.. diulang dirumahnya yang kadang bolong <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/11417564_gal.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-483" title="11417564_gal" src="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/11417564_gal.jpg?w=199" alt="" width="199" height="300" /></a></p>
<p>alat yang dipake sama  IPman (donnie yen pemeran IPman) untuk latihan dan mendapat inspirasi untuk mencoba, walau ga tau cara kerjanya ini alat. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/cover_ip_man_portrait.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-484" title="cover_ip_man_portrait" src="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/cover_ip_man_portrait.jpg?w=210" alt="" width="210" height="300" /></a></p>
<p>the real mr. IP man. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yip_Man" target="_blank"> biograpi-nya..</a> Beliau ini adalah pendiri Wing chun. dan salah satu beladiri yang menginspirasi Thifan Tsufuk, Thifan Po Khan yang ada di Indonesia. (ada beberapa lagi, tapi saya lupa nama perguruannya).</p>
<p>walaupun dia adalah seorang master kungfu, tapi IPman adalah seorang kepala keluarga yang sangat sayang dengan istri dan anaknya. selain itu, sifatnya yang tidak sombong dan sangat bijak.  (FYI: IPman guru-nya Bruce Lee)</p>
<p>oiya.. Thifan itu juga ada yang untuk Ikhwan-nya (laki-laki).</p>
<p>#berharap postingan ini, tidak memuaskan orang yang membacanya, jadi mencoba mencari tentang Thifan, dan mulai tertarik. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/img_1431.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-485" title="IMG_1431" src="http://layanglayang.wordpress.com/files/2009/12/img_1431.jpg?w=231" alt="" width="231" height="300" /></a>setelah diskusi sana sini..</p>
<p>dapat gelar baru IP girl.. hmm.. suka..suka..suka.. (ipin upin mode:on) berarti harus lebih giat lagi latihannya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Review Film "Avatar"]]></title>
<link>http://lovethisite.wordpress.com/2009/12/21/review-film-avatar/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 06:08:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>lovethisite</dc:creator>
<guid>http://lovethisite.wordpress.com/2009/12/21/review-film-avatar/</guid>
<description><![CDATA[Hari minggu kemarin aku dan doi nonton film &#8220;Avatar&#8221;. Padahal sudah direncanakan jauh ha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hari minggu kemarin aku dan doi nonton film &#8220;Avatar&#8221;. Padahal sudah direncanakan jauh hari tapi baru kesampaian kemarin. Berhubung belum makan siang, ya udah sekalian nyari theatre yg ada food courtnya dech, pilihan jatuh pd Semanggi. Filmnya mulai jam 18:30, kita sampe di Plangi jam 16:30, asyik&#8230;ada waktu buat makan siang dulu (heheh telat, harusnya makan sore yach).</p>
<p>Tadinya aku agak ragu jg mu nonton tu film, bisnya kyk film superhero anak2 gitu, tapi y udah dicoba dech, siapa tau bagus. Dan setelah nonton film yg berdurasi 2.5 jam itu, wah&#8230;<strong>dua jempol</strong> dech, <strong>BAGUSSSSS</strong>!!!</p>
<p><img class="alignleft" title="avatar" src="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/46948000/jpg/_46948794_avatar2_512.jpg" alt="" width="512" height="288" /></p>
<p>Alur critanya bagus, animasinya jg keren lho, top&#8230;dech&#8230;.Paling asyik nonton yg 3D aja, dijamin lebih seru.</p>
<p>Mo liat trailernya? di <a href="http://www.21cineplex.com">www.21cineplex.com</a> aja. Met nonton <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Precious [2009]]]></title>
<link>http://cinecymru.wordpress.com/2009/12/16/precious-2009/</link>
<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 15:21:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>klausifier</dc:creator>
<guid>http://cinecymru.wordpress.com/2009/12/16/precious-2009/</guid>
<description><![CDATA[http://www.weareallprecious.com/ Certificate – 15; 110mins Released – 29th January 2010 (UK) Directe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-101" title="Precious 1" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-1.jpg?w=202" alt="" width="202" height="300" /></a><br />
</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://www.weareallprecious.com/</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Certificate – 15; 110mins</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Released – 29<sup>th</sup> January 2010 (UK)</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Directed – Lee Daniels</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Starring – Gabourey Sidibe, Mo&#8217;Nique, Paula Patton, Lenny Kravitz, Mariah Carey </span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Nominated – Best Motion Picture – Drama, Best Performance (Actress); Gabourey Sidibe and Best Performance (Supporting Actress); Mo&#8217;Nique for the Golden Globe Awards 2010</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Beyond the gritty and harsh truths of an overweight, black, teenage girl in 1980s Harlem, <em>Precious</em> really is just that. Already destined for big things, given today&#8217;s announcement of three Golden Globe nominations, so deservedly so, Gabourey Sidibe and Mo&#8217;Nique give powerful performances in such a strong contender for next years&#8217; awards season.</span></span></p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-102" title="Precious 2" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-2.jpg?w=300" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Claireece &#8216;Precious&#8217; Jones (Sidibe) lives with her mother, Mary (Mo&#8217;Nique) in a run-down Harlem tenement and has already birthed her first child by her biological father. Routinely  let down by failing welfare policy and subject to systematic sexual and physical abuse – continued by her mother, in her father&#8217;s absence – Precious ambles on through expulsion from school due to her second pregnancy and floundered societal conform. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Parts of <em>Precious </em>so perfectly cushion the dreary story which we follow with deep-rooted distress for our 16-year-old anti-hero. Fruits of her sustained abuse are her shared daydreams of what she wished she could become; dancing on a brightly-lit stage with a handsome man, walking the red carpet as a worshipped celebrity idol, all what-ifs in what we see as impossibilities given her situation.</span></span></p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-103" title="Precious 3" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-3.jpg?w=300" alt="" width="300" height="261" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Given Oprah Winfrey as an executive producer, you begin to understand how names such as Lenny Kravitz and Mariah Carey came to feature in Lee Daniels&#8217; only film since 2005&#8217;s directorial debut, <em>Shadowboxer</em>. Where most would see washed-up pop stars trying their luck at acting, Kravitz and Carey both bring glimmers of fantastic, unexpected hope to a film that would easily have succeeded without them. </span></span></p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-104" title="Precious 4" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/precious-4.jpg?w=300" alt="" width="300" height="191" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">The hope extends a hand to Precious in the form of her alternative school teacher, Blu Rain (Paula Patton) who adds her vernacular truculence to the welfare system and failing of a “normal” high school.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Truly a film to look out for in 2010, <em>Precious</em> has already caught the eye of a few important bodies in the land of film and even though it can be a awkward watch in the throes of Christmas, it will definitely pick up quite a backing in the festive fallout.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/b5FYahzVU44&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/b5FYahzVU44&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span><br />
</span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(500) Days of Summer [2009]]]></title>
<link>http://cinecymru.wordpress.com/2009/12/16/500-days-of-summer-2009/</link>
<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 14:24:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>klausifier</dc:creator>
<guid>http://cinecymru.wordpress.com/2009/12/16/500-days-of-summer-2009/</guid>
<description><![CDATA[http://www.foxsearchlight.com/500daysofsummer Certificate – 12A; 95mins Released – 2nd September 200]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-90" title="500DoS 1" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-1.jpg?w=194" alt="" width="194" height="300" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://www.foxsearchlight.com/500daysofsummer</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Certificate – 12A; 95mins</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Released – 2</span></span><sup><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">nd</span></span></sup><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> September 2009 (UK)</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Directed – Marc Webb</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Starring – Joseph Gordon-Levitt, Zooey Deschanel, Geoffrey Arend</span></span></p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-91" title="500DoS 2" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-2.jpg?w=300" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Think of </span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>(500) Days of Summer</em></span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> as in the same vein of this decades other kooky, adorable, indie gems, such as </span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Juno</em></span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> [2007] and </span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Nick &#38; Norah&#8217;s Infinite Playlist</em></span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> [2008] and you have yourself this years&#8217; contender. Not to sully </span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>(500) Days</em></span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">&#8230; as all three films have each been an absolute joy, but you can&#8217;t help feeling how Hollywood&#8217;s formulaic grasp has entered the indie scene.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">With the old adage &#8211; “If it ain&#8217;t broke, don&#8217;t fix it” &#8211; in mind, it is largely evident that further to the requirement of a plot with two uniquely quirky individuals and thrown together with a sizeable, offbeat, indie soundtrack, for the most part, you have yourself a winner. Add to this, a young, attractive actor and actress and offset them as mismatched characters in an almost ethereal relationship and how can you not see a pattern emerging(?)</span></span></p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-92" title="500DoS 3" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-3.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tom Hansen (Joseph Gordon-Levitt) plays an ambling office jockey as a greetings card copywriter, where he suddenly happens across the new girl, Summer (Zooey Deschanel) and he is subdued by his belief of love at first sight. Subsequently, his attempts to affect this love, and coerce a relationship with Summer are embroiled into his daily office life.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Whilst the two are a little older than the rapidly emerging would-be mould of offbeat, indie protagonists, Gordon-Levitt and Deschanel are the perfect choice to bring this genre to the ever-growing indie age bracket.</span></span></p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-93" title="500DoS 4" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-4.jpg?w=300" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">The hook for </span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>(500) Days</em></span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">&#8230; is the set up of the narrative, in which the narrator professes from the top that “This is not a love story” before the following five hundred days unfold in bite-sized pieces that attempt to break down the emotion of human relationships in order to show what was, what is and what will become.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">The fact is, this </span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>is</em></span></span><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> a love story. This is Tom Hansen&#8217;s love story, albeit one misconstrued and one-sided. What makes the story resonate so reasonably is the verisimilitude of those in life seeking to find “The One” and that human emotion, being so complex, is so easy to flit to and fro from one to the other; Much like the flitting between the days throughout the film.</span></span></p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-94" title="500DoS 5" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/12/500dos-5.jpg?w=300" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">In the use of split-screen to display Tom&#8217;s expectations and reality concurrently, it really brings to light just how little we know about the way in which other people see or think of us and that there are always two sides to every story. Where split-screen is more often used in a bid to visually bring two people together on-screen, ironically here it does quite the opposite and despite all endeavours is particularly partisan.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tearing between the heart-warming and heartache of a increasingly dissolving one-sided &#8216;relationship&#8217;, Tom&#8217;s view on his love and life are eventually de-constructed and his realisation leads him to the same insight we have of the symbiosis between the two of them. When asking himself “what happened” he also answers it perfectly himself: “What always happens? Life.” Summer becomes Autumn and Autumn becomes Winter, but who ever heard of a girl called Winter?</span></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/PsD0NpFSADM&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/PsD0NpFSADM&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span><br />
</span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Review Film "Sang Pemimpi"]]></title>
<link>http://yogacuy.wordpress.com/2009/12/15/review-film-sang-pemimpi/</link>
<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 14:54:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>yoga</dc:creator>
<guid>http://yogacuy.wordpress.com/2009/12/15/review-film-sang-pemimpi/</guid>
<description><![CDATA[Pemain: Lukman Sardi, Mathias Muchus, Nugie, Landung Simatupang, Rieke Dyah Pitaloka, Yayu Unru, Vik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><a href="http://yogacuy.wordpress.com/files/2009/12/film_sang-pemimpi_21cineplex.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-161" title="Film_Sang-Pemimpi_21Cineplex" src="http://yogacuy.wordpress.com/files/2009/12/film_sang-pemimpi_21cineplex.jpg" alt="" width="175" height="232" /></a></p>
<p>Pemain:<a title="Lihat Biografi Lukman Sardi" href="http://selebriti.kapanlagi.com/lukman_sardi"><strong> </strong></a></p>
<p><a title="Lihat Biografi Lukman Sardi" href="http://selebriti.kapanlagi.com/lukman_sardi"><strong>Lukman Sardi</strong></a>, <a title="Lihat Biografi Mathias Muchus" href="http://selebriti.kapanlagi.com/mathias_muchus"><strong>Mathias Muchus</strong></a>, <a title="Lihat Biografi Nugie" href="http://selebriti.kapanlagi.com/nugie"><strong>Nugie</strong></a>, <strong>Landung Simatupang</strong>, <a title="Lihat Biografi Rieke Dyah Pitaloka" href="http://selebriti.kapanlagi.com/rieke_dyah_pitaloka"><strong>Rieke Dyah Pitaloka</strong></a>, <strong>Yayu Unru</strong>, <strong>Vikri Septiawan</strong>, <strong>Rendy Ahmad</strong>, <strong>Azwir Fitrianto</strong>, <strong>Jay Wijayanto</strong>, <a title="Lihat Biografi Ariel Peterpan" href="http://selebriti.kapanlagi.com/ariel_peterpan"><strong>Ariel Peterpan</strong></a>.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Sukses dengan <strong><em>LASKAR PELANGI</em></strong> yang ditonton oleh lebih dari empat juta penonton, kini <strong><em>SANG PEMIMPI</em></strong> bermaksud menyusul rekor tersebut, atau bahkan melebihinya.<!--more--></p>
<p>Kisah dibuka dengan kehidupan remaja 3 pasang sahabat, Ikal, Arai dan Jimbron di Belitong. Ketiganya menuntut ilmu di sekolah yang sama. Balia, adalah salah satu guru di sana yang mampu membakar semangat Ikal dkk untuk bermimpi suatu saat mereka dapat menjelajah Eropa dan belahan dunia lainnya, tak peduli keadaan Ikal, Arai dan Jimbron yang saat itu ditilik secara ekonomi, mimpi itu mushahil rasanya.</p>
<p>Tapi di saat yang sama, mereka harus menghadapi Pak Mustar yang sangat disiplin dan keras. Bertolak belakang dengan sikap Balia, Pak Mustar tak menolerir kesalahan apa pun, baginya setiap anak yang salah harus dihukum.</p>
<p>Tak hanya masalah sekolah dan bertahan hidup yang diceritakan di <em>SANG PEMIMPI</em>. Masalah cinta pun tak luput dari kehidupan Ikal, Arai dan Jimbron yang memang sudah beranjak remaja. Arai yang nekat menjadi penyanyi karena jatuh cinta pada Zakiah Nurmala. Jimbron pun menaruh hati pada Laksmi, yang selalu murung dan tak pernah tersenyum lagi semenjak kematian orang tuanya. Lain lagi dengan Ikal, ia jatuh hati pada gambar seorang wanita yang ada di reklame sebuah film.</p>
<p>Masalah demi masalah mulai timbul, mulai dari himpitan ekonomi hingga masalah percintaan dialami Ikal, hingga membuatnya putus asa. Mimpi yang dulu menggebu-gebu dalam hatinya, kini sudah tak ada lagi. Ditambah lagi sang ayah yang begitu membanggakan putranya, membuat Ikal semakin merasa bersalah.</p>
<p>Namun, berkat rasa bersalah itu, Ikal mampu bangkit, bersama sang pemimpi lainnya, Jimbron dan Arai, mereka kembali berlari mengejar mimpi. Akhirnya, Ikal pun berhasil meraih gelar sarjana kebanggaannya, namun di saat yang sama, Arai menghilang.</p>
<p><em>SANG PEMIMPI</em> yang masih disutradarai oleh <strong>Riri Riza</strong> ini menceritakan tentang petualangan tiga sahabat yang dalam proses pencarian jati diri dan cinta. Dengan didukung aktor-aktor tenama, seperti <a title="Lihat Biografi Lukman Sardi" href="http://selebriti.kapanlagi.com/lukman_sardi"><strong>Lukman Sardi</strong></a>, <a title="Lihat Biografi Mathias Muchus" href="http://selebriti.kapanlagi.com/mathias_muchus"><strong>Mathias Muchus</strong></a>, <a title="Lihat Biografi Rieke Dyah Pitaloka" href="http://selebriti.kapanlagi.com/rieke_dyah_pitaloka"><strong>Rieke Dyah Pitaloka</strong></a>, film yang diproduseri oleh <a title="Lihat Biografi Mira Lesmana" href="http://selebriti.kapanlagi.com/mira_lesmana"><strong>Mira Lesmana</strong></a> ini juga dibintangi oleh <a title="Lihat Biografi Ariel Peterpan" href="http://selebriti.kapanlagi.com/ariel_peterpan"><strong>Ariel Peterpan</strong></a> dan <a title="Lihat Biografi Nugie" href="http://selebriti.kapanlagi.com/nugie"><strong>Nugie</strong></a> yang lebih terkenal sebagai penyanyi ketimbang bintang akting.</p>
<p>Yang istimewa, film yang bakal dirilis pada 17 Desember ini, sang penulis novelnya, <strong>Andrea Hirata</strong> juga menulis sendiri salah satu lagu yang menjadi soundtrack-nya, <em>Cinta Gila</em>, yang dibawakan oleh grup band <strong>Ungu</strong>.</p>
<p>Download lagu OST. Sang Pemimpi :</p>
<ol>
<li><strong><a href="http://www.ziddu.com/download/7753370/U-CintaGilaOST.SangPemimpi-yogacuy.wordpress.com.zip.html">Ungu &#8211; Cinta Gila</a>.</strong></li>
<li><strong><a href="http://www.ziddu.com/download/7757432/PemimpiOST.SangPemimpi-www.yogacuy.wordpress.com.zip.html">Gigi &#8211; Sang Pemimpi</a>.</strong></li>
<li><strong><a href="http://www.ziddu.com/download/7770810/hBerdiriOST.SangPemimpi-www.yogacuy.wordpress.com.zip.html">Nine Ball &#8211; Tetaplah Berdiri</a>.<br />
</strong></li>
</ol>
<p style="text-align:center;">*****</p>
<p>Sumber :</p>
<p>http://www.kapanlagi.com/a/sang-pemimpi.html</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[New Moon – ngantri lama, film tidak sebanding]]></title>
<link>http://orangesquash9.wordpress.com/2009/12/14/new-moon-%e2%80%93-ngantri-lama-film-tidak-sebanding/</link>
<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 14:06:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>orangesquash9</dc:creator>
<guid>http://orangesquash9.wordpress.com/2009/12/14/new-moon-%e2%80%93-ngantri-lama-film-tidak-sebanding/</guid>
<description><![CDATA[New Moon ini termasuk film yang ditunggu-tunggu sebenernya sama gue. Soalnya, film Twilight-nya berh]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>New Moon ini termasuk film yang ditunggu-tunggu sebenernya sama gue. Soalnya, film Twilight-nya berhasil membius mata hati gue sehingga membeli keempat novelnya dan menyukai tokoh bernama Edward Cullen. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sukses dengan film Twilight, dibuatlah sekuelnya New Moon, yang udah gue tunggu2 dari sejak berita itu diluncurkan. *hiperbola mode:ON* Yah, gak bener2 ditunggu2 sih. Tepatnya ditunggu2 sejak world premiere-nya tanggal 20 November, yang telat masuk Bandung.</p>
<p>Setelah bertanya-tanya kapan akan masuk Bandung, akhirnya pada hari Rabu, tanggal 25 November, premiere juga New Moon di Bandung. Dengan semangat yang besar (sampai gak sarapan pagi, hihihi), berangkatlah gue ke Ciwalk XXI ditemani oleh temanku. Nyampe sana jam 9.45, tapi yang ngantri wuihhh… udah puuaanjjang.. Itu baru yg di XXI lama. Yang baru, meskipun pintunya tadinya di&#8221;palang&#8221; dgn kursi, kursinya disingkirkan oleh para pengunjung dan langsung berlari2 mereka menuju XXI yang baru, yang ternyata antriannya sudah sangat panjang juga.</p>
<p><a href="http://orangesquash9.wordpress.com/files/2009/12/newmoon1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-309" title="newmoon1" src="http://orangesquash9.wordpress.com/files/2009/12/newmoon1.jpg" alt="" width="256" height="192" /></a>Hanya dalam kurun waktu kurang dari 15 menit, antrian sudah memanjang, dan mulai banyak yang nyerobot. Cukup banyak anak2 sekolah yang seperti bolos sekolah demi mengantri dan menonton film ini. Jam 10 lebih ketika pintu XXI lama dibuka, busyyeeett… itu yang masuk.. udah kayak masuk ke gedung nonton konser. Padorong-dorong, sikut2an, gak sabaran semua deh..</p>
<p>Hal ini cukup mengecewakan gue, karena tadinya kita yang ngantri sedikit ke depan, malah jadi yang paling belakang. Dan antrian pun berlangsung lama. Kebayang dong satu orang belinya 10 tiket. Belum lagi ada yang nitip tiba-tiba yg sama saja dengan nyerobot antrian.<br />
Dan ternyata, bukan cuma anak2 sekolah saja yang banyak membolos (yang teriak2 kegirangan begitu dapet tiketnya dan dipamer2kannya ke semua orang), tapi ternyata cukup banyak juga orang2 yang bolos kerja (yg gue rasa dari bagian marketing, karena cuma orang marketing yang bisa keluar bebas pada jam kerja full time).</p>
<p><a href="http://orangesquash9.wordpress.com/files/2009/12/newmoon2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-310" title="newmoon2" src="http://orangesquash9.wordpress.com/files/2009/12/newmoon2.jpg" alt="" width="256" height="192" /></a>Akhirnya temen gue dan gue dapet tiket juga. Dan ketika tiba jam menonton, there’s this big question inside my head. Will it be good? Anyway, baru pertama kali di dalem bioskop ada yang jualan pop corn, tentu saja dengan gambar New Moon. Tidak berapa lama kemudian, waktu yang ditunggu akhirnya tiba, film pun dimulai.</p>
<p>Lalu.. Eng ing eng… Filmnya sangat sangat jauh dari bayangan bagus. Rasanya lebay banget.<br />
Gimana enggak? Edward yang tiba-tiba muncul di sekolah di-shoot dengan kemeja yang beterbangan layaknya ketiup angin dengan tatapan dingin dan gerakan lambat. Belum lagi ada adegan kejar-kejaran Bella dan Edward di akhir film. Oh my.. Buat gue terlalu berlebihan.</p>
<p>Akting para pemainnya kaku. Edward-nya gak cakep, kayak udah tua banget. Pdhl harusnya Edward itu kan 17 forever. Robert aslinya aja gayanya masih keliatan lebih muda daripada Edward disini. Badan Jacob oke sih, six pack, but that’s it. Menurut gue yang maennya bagus justru para pemain baru seperti La Push wolf gang. Sisanya.. haduh.. Entah krn mereka stress ato diburu wkt syuting, entah gimana.</p>
<p>Dari segi jalan cerita pun terlalu loncat-loncat. Seolah2 sang scriptwriter memilih adegan mana yang cocok dari novelnya, lalu diambil dan dibuatlah adegan per adegan, tanpa ada penyatuan. Jadi seperti nonton film sepenggal2, lompat2 dari 1 adegan ke adegan lainnya. Bagi yang sudah hafal mati isi novelnya, mungkin tidak jadi masalah, tapi buat yang tidak pernah baca novelnya, film ini malah jadi membingungkan dan mengecewakan. Novel yang seharusnya bagus ini malah dikira jelek karena dari jalan cerita filmnya yang biasa2 aja, yang mengumbar2 percintaan dan kegombalan semata. Begitulah yang kubaca dari beberapa orang yang me<em>review</em> film ini pada sebuah forum.</p>
<p>Action di film ini menurut gue pun kurang. Dan terlalu banyak gerakan lambat. Yang jelas, masih bagusan Twilight deh filmnya.<br />
Lepas dari filmnya yang mengecewakan (menurut gue), gue pikir para Twihard (istilah untuk Twilight fans) akan tetap menyukai film ini dan para bintang filmnya. Terbukti, begitu Edward dan Jacob masuk, gue bisa mendengar jeritan dimana-mana. Apalagi pas adegan terakhir Edward berkata,”Marry me, Bella.” Langsung terdengar jeritan kembali. Bungkus-bungkus pop corn yang ditinggalkan di bioskop pun ada yang diambil oleh beberapa orang (mungkin untuk dikoleksi). </p>
<p>Hmm.. Semoga saja Eclipse lebih baik filmnya. Film ini rencananya akan dirilis tahun depan. Dan gue sebagai salah satu orang yang suka novelnya akan tetap menonton juga film Eclipse tersebut <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bright star, or a thing of beauty?]]></title>
<link>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/12/06/bright-star-or-a-thing-of-beauty/</link>
<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 12:53:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>whisperinggums</dc:creator>
<guid>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/12/06/bright-star-or-a-thing-of-beauty/</guid>
<description><![CDATA[What can ail thee knight at arms, Alone and palely loitering? The sedge has wither&#8217;d from the ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>What can ail thee knight at arms,<br />
Alone and palely loitering?<br />
The sedge has wither&#8217;d from the lake,<br />
And no birds sing.</p></blockquote>
<p>I have always loved these opening lines  of <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/John_Keats">John Keats</a>&#8216; &#8220;La Belle Dame Sans Merci&#8221;. The first two lines with their mystical, but also traditionally Romantic, melancholy, just roll off the tongue. You <em>want</em> to read them out loud. The third line though, with its harder sounds, starts to suggest something different, and this difference is delivered in the wonderful shock of the shorter last line with its more staccato like rhythm. This, by the way, is my rather idiosyncratic introduction to the recent biopic, <em><a href="http://www.brightstarthemovie.com/default.aspx">Bright Star</a></em>, about John Keats and Fanny Brawne. I&#8217;m not being totally idiosyncratic though as several lines of the poem are recited in the movie&#8230;</p>
<p><em>Bright Star</em>, which is also the title of a Keats&#8217; poem, was written and directed by the wonderful <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jane_Campion">Jane Campion</a> (whom we Aussies like to call our own though she was born in New Zealand). According to the credits she based much of her script on a biography of Keats by<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Andrew_Motion"> Andrew Motion</a>. The film is set in the last years of Keats&#8217; life (surely this is not a spoiler?) between 1818 and 1821, so the fashions are exactly those I love &#8211; Regency. Through this and a host of other details, the film feels historically accurate &#8211; in tone and look at least. I only know the basics of Keats&#8217; life so can&#8217;t really comment (without doing a lot of research!) on its veracity to the details his and Fanny&#8217;s story. But, as I&#8217;ve said <a href="http://whisperinggums.wordpress.com/2009/09/22/truth-in-fiction/">before</a>, I&#8217;m not sure that matters if the essence of their story is achieved, and I believe it is.</p>
<div id="attachment_2639" class="wp-caption alignright" style="width: 230px"><a href="http://whisperinggums.wordpress.com/files/2009/12/keatsgravemontesacrocc3.jpg"><img class="size-medium wp-image-2639" title="KeatsGraveMontesacroCC3" src="http://whisperinggums.wordpress.com/files/2009/12/keatsgravemontesacrocc3.jpg?w=220" alt="John Keats' grave, Rome" width="220" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">John Keats grave, Rome (Courtesy: Piero Montesacro, via Wikipedia, under CC-BY-SA-3.0)</p></div>
<p>The film has an elegaic feel &#8211; in its muted colours, slow pace, and the rather  (unusually so for a period piece) spare music. This spare use of (spare!) music is carried through to the credits during which, instead of music, we hear <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ben_Whishaw">Ben Whishaw</a> recite Keats&#8217; poetry. Despite its slow march towards its inevitable conclusion, however, the film also has some light moments, many of them in the lovely family scenes which include Fanny&#8217;s brother and sister.</p>
<p>One of the endearing things about the film is Fanny&#8217;s comment early on that poetry &#8220;is a strain&#8221; to understand. Poetry is not an easy art form &#8211; how many people have you heard say&#8221;I don&#8217;t get poetry&#8221;? &#8211; and there is something reassuring in having that validated.  After all, Fanny is, in a way, everygirl &#8211; compassionate but also a little wilful, somewhat coy but at the same time rather knowing. She is, as conceived by Campion and played rivettingly by Australian actor <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abbie_Cornish">Abbie Cornish</a>, entirely believable as a universal teen girl, but one living in the early 19th century.</p>
<p>In a scene between the lovers (albeit an unconsummated love), Whishaw, as Keats, recites the film&#8217;s eponymous poem:</p>
<blockquote><p>Bright star, would I were steadfast as thou art&#8211;<br />
Not in lone splendour hung aloft the night<br />
&#8230;<br />
Still, still to hear her tender-taken breath,<br />
And so live ever&#8211;or else swoon to death.</p></blockquote>
<p>Here is Keats expressing the paradoxical nature of life and love, the way permanence and impermanence can exist side by side. This is rather poignant given the facts of his life: he died at just 25 years of age but his poetry has become firmly entrenched among our classics.</p>
<p>If you are interested in Keats&#8217; story, or if you like films that slowly but beautifully evoke a past era, then this is likely to be a film for you. If, on the other hand, you like something with a bit of zing and an element of surprise, then you might best look elsewhere&#8230; For me though, this film is &#8220;a thing of beauty&#8221;.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Twilight Saga : New Moon ]]></title>
<link>http://gitakaka.wordpress.com/2009/11/30/the-twilight-saga-new-moon/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 13:31:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>gitakaka</dc:creator>
<guid>http://gitakaka.wordpress.com/2009/11/30/the-twilight-saga-new-moon/</guid>
<description><![CDATA[Masa Kelamnya Bella dan Edward Kamis, 26 November 2009 Pemain : Robert Pattison, Kristen Steward, Ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://sukasukaku.files.wordpress.com/2009/08/new-moon-movie-poster1.jpg?w=152&#038;h=225" alt="http://sukasukaku.files.wordpress.com/2009/08/new-moon-movie-poster1.jpg?w=152&#038;h=225" width="152" height="225" /></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>M</strong></span><span style="color:#ff0000;"><strong>asa Kelamnya Bella dan Edward </strong></span></p>
<p><strong>Kamis</strong><strong>, 26 November 2009</strong></p>
<p><strong>Pemain : </strong>Robert Pattison, Kristen Steward, Taylor Lautner, Dakota Fanning, Ashley Greene, Peter Facinelli, Jamie Campbell Bowers<strong>.<br />
</strong><strong>Sutradara: </strong>Chris Weitz.<strong><br />
Produksi : </strong>New Line Cinema.<br />
<strong><br />
Anekayess-online.com – </strong>Ups, Edward mutusin Bella! Jacob makin gencar pedekate. Vampir dan <em>werewolf</em> pun makin nggak akur.</p>
<p>Nggak sabar kan, nungguin film lanjutan <em>Twilight</em>? Penasaran banget nggak sih, sama kisah cintanya Bella Swan, yang manusia biasa, dengan Edward Cullen, vampir ganteng yang vegetarian. Kita boleh bernafas lega nih, soalnya 20 November ini, <em>New Moon</em>, sekuel <em>Twilight</em>, siap beredar di seluruh dunia.</p>
<p>Dengan sutradara baru, Chris Weitz, yang ngegantiin Catherine Hardwicke, <em>New Moon</em> bakalan lebih seru dibanding film pertama. Soalnya adegan <em>action</em> dan konfliknya lebih banyak. Yap, di novel kedua Stephenie Meyer ini kan Jacob Black mulai bertransformasi jadi <em>werewolf</em>, seperti teman-teman satu sukunya. Sementara Edward harus berhadapan dengan kelompok penguasa vampir, Volturi, di Italia.<br />
<!--more--> <strong><br />
The Story<br />
</strong>Semua konflik berawal dari ultahnya Bella Swan, yang dirayain di kediaman the Cullens. Bella yang <em>clumsy</em>, nggak sengaja kegores kertas kado. Ngelihat darah, Jasper, yang masih berjuang buat ngatasin naluri asli vampir yang suka darah manusia, langsung menggila. Pesta ultah ke-18 Bella pun berantakan.</p>
<p>Nggak pengen lagi membahayakan Bella, Edward dan semua anggota keluarga The Cullen mutusin pindah dari Forks, Washington. Bella tentu saja kecewa. Apalagi mereka menghilang begitu saja, dan Edward cuma meninggalkan sedikit pesan agar Bella berjanji nggak bakal ngelakuin hal berbahaya.</p>
<p>Buntutnya nih, Jacob jadi pelarian Bella. Mereka jadi lebih sering jalan bareng, dan dari sini rahasia suku Jacob mulai terbuka. Di usia tertentu, para pria, termasuk Jacob, bakal berubah jadi <em>werewolf</em> alias manusia serigala. Bella pun makin dekat dengan keluarga Jacob, yang sewaktu-waktu bisa jadi sekawanan serigala berbahaya itu.</p>
<p><strong>The Broken Promise<br />
</strong>Nggak terima ditinggalin begitu saja sama Edward, Bella nekad melanggar janjinya sendiri sama cowok itu. Meski nyadar kalau rawan celaka, dia nggak berpikir lama buat ikutan permainan berbahayanya Jacob cs.. Bella nyobain terjun dari tebing!</p>
<p>Untung dia diselamatkan Jacob, tapi kejadian ini terbaca oleh Alice Cullen, yang terus memantau Bella lewat pikiran. Ketika Alice nyeritain niat Bella buat terjun ke Rosalie, cewek ini langsung bilang ke Edward, kalau Bella bunuh diri.</p>
<p>Giliran Edward sekarang yang patah hati. Pengen ikutan bunuh diri juga, akhirnya dia menuju Italia buat bikin masalah dengan keluarga Volturi, klan vampir yang paling berkuasa. Sementara Edward menunggu vonis hukuman mati dari The Volturi, Alice dan Bella berpacu dengan waktu buat menyelamatkan Edward.</p>
<p><strong>The Cast &#38; Set<br />
</strong>Nggak jauh beda dari film pertama, Kirsten Stewart dan Robert Pattinson tetap jadi pasangan unik Bella Swan dan Edward Cullen. Begitu juga dengan keluarga Cullen yang lain, kayak Peter Facinelli sebagai Dr. Carlisle Cullen, Nikki Reed sebagai Rosalie Hale, Jackson Rathbone sebagai Jasper Hale, Ashley Greene sebagai Alice Cullen.</p>
<p>Selain Taylor Lautner yang jadi Jacob Black, di jajaran <em>werewolf </em>juga banyak pendatang baru, kayak Alex Meraz sebagai Paul dan Kiowa Gordon sebagai Embry Call. Sementara klan Volturi tentunya nampilin wajah baru, termasuk Dakota Fanning sebagai Jane, Charlie Bewley sebagai Demetri, dan Daniel Cudmore sebagai Felix.</p>
<p>Beda dengan film pertama yang hampir semua adegan diambil di Kanada, film kedua ini <em>setting-</em>nya lebih beragam. Selain syuting di Vancouver, Kanada, mereka juga menuju Roma, Italia, buat set kerajaan Volturi. So, dijamin lebih asyik ditonton, deh.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Can the Coens be serious?]]></title>
<link>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/11/27/can-the-coens-be-serious/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 10:02:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>whisperinggums</dc:creator>
<guid>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/11/27/can-the-coens-be-serious/</guid>
<description><![CDATA[Of course they can! In fact many of their films are comic with a dark side. This is particularly so ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Of course they can! In fact many of their films are comic with a dark side. This is particularly so of the first film of theirs that I saw, <em>Fargo</em>. It is one of those films you don&#8217;t forget. I don&#8217;t blog about all the films I see, and when I do blog about them, it&#8217;s usually an Australian film. Our industry is so overlooked &#8211; in Australia, let alone the world arena &#8211; that I like to do my bit. But, it is hard to resist commenting on a <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Coen_Brothers">Coen Brothers</a> film &#8211; and so I&#8217;m not going to (resist that is!). The film I&#8217;m talking about is their latest, <em><a href="http://www.imdb.com/title/tt1019452/">A Serious Man</a></em>.</p>
<p><em>A Serious Man</em> chronicles a couple of weeks in the life of physics professor Larry Gopnik at the point that everything starts to unravel for him. It all starts (ostensibly) when a failing Korean student attempts to bribe him and his wife asks for a divorce. It&#8217;s all downhill from there as the hapless Larry&#8217;s fortitude and attempts to be a good and &#8220;serious man&#8221; are tested again and again. If you have a biblical background you will see parallels here with the story of <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Job_(Bible)">Job</a>. As for me, I reckon there&#8217;s a bit of the Everyman in him. Before his story starts, however, there is a funny little sepia-tone prologue set in a Polish shetl in which a man invites home another man who had helped him on the road, except that the wife believes that the man had died years ago and that her husband had introduced a <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dybbuk">dybbuk</a> (evil spirit) into the house. These characters are never referred to again but they set the tone, introducing the idea of bad things happening &#8211; and of those things perhaps having some supernatural origin.</p>
<p>Like all Coen Brothers films, this is a stylish movie &#8211; it has that sort of heightened naturalism or is it realism!) that I tend to love (like you also find in <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mad_Men">Mad Men</a></em>). The details of its midwestern 1960s setting are beautifully rendered, the characters are both larger and smaller than life (if you know what I mean), the music is apt as ever, and it mocks and it mocks and it mocks our failings as human beings. Interestingly, it does not use a named cast as many of the Coens&#8217; recent movies have. It&#8217;s also very Jewish. It&#8217;s imbued with that Jewish sense of fatalism (&#8220;why is God doing this to us?&#8221;) and is presented with typically Jewish self-deprecating humour. Some criticise it for being stereotypical &#8211; and it is. But that&#8217;s part of its humour. If you don&#8217;t get that sort of humour &#8211; if you don&#8217;t see the humanity behind it &#8211; you won&#8217;t like the movie.</p>
<blockquote><p>When the truth is found to be lies, and all the joy within you dies&#8230; (Rabbi Marshak)</p>
<p>We can&#8217;t ever really know what&#8217;s going on. (Larry)</p></blockquote>
<p>Now, I have to warn you that my son, a very keen Coen fan, did NOT like this movie. Well-made he said, and he giggled a bit he said, but he found it mean-spirited and oppressive. He&#8217;s not the only one. It seems that this movie is splitting critics. Our very own <a href="http://www.abc.net.au/atthemovies/txt/s2738625.htm">Margaret and David</a> are split: Margaret gave it 2 stars out of 5, while David gave it 4. Margaret, like my son, felt it was mean and unlikeable, whereas David, like me, found it funny with its own sense of warmth. How can the same film have two such opposing points of view? So, if you haven&#8217;t seen it, don&#8217;t take my word for it &#8211; you know what to do!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Riddle of the Sands [1979] ]]></title>
<link>http://cinecymru.wordpress.com/2009/11/22/the-riddle-of-the-sands-1979/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 12:31:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>klausifier</dc:creator>
<guid>http://cinecymru.wordpress.com/2009/11/22/the-riddle-of-the-sands-1979/</guid>
<description><![CDATA[Certificate – U; 102mins Released – 1979 (UK) Directed – Tony Maylam Starring – Michael York, Jenny ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-01.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-80" title="ROTS 01" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-01.jpg?w=224" alt="" width="224" height="300" /></a></p>
<p>Certificate – U; 102mins</p>
<p>Released – 1979 (UK)</p>
<p>Directed – Tony Maylam</p>
<p>Starring – Michael York, Jenny Agutter, Simon MacCorkindale</p>
<p>Set in 1901, in an atmospheric and intriguing adaptation of Erskine Childers&#8217; 1903 classic novel of the same name, The Riddle of the Sands posits York and MacCorkindale as old university friends Charles Carruthers and Arthur Davies, respectively.</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-031.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-83" title="ROTS 03" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-031.jpg?w=300" alt="" width="300" height="267" /></a><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-02.jpg"></a></p>
<p>When Davies – who is updating navigational charts off the coast of Germany – becomes suspicious of a mysterious German man named Dollmann, he enlists the help of Carruthers (a low-level Foreign Office clerk) to unearth the curious actions of Dollmann&#8217;s supposed marine salvage operation. Unbeknownst to the would-be amateur sleuths do they stumble upon a plot by the Kaiser, to storm the unprotected east coast of England with a fleet of custom-made barges.</p>
<p>In an impressively stiff, thoroughly English fashion, York is the perfect binary to MacCorkindale&#8217;s enthusiastic, laconic and often reckless persona. Though Carruthers&#8217; flagrant admiration of his old cohort is brazen at best, it goes astonishingly unnoticed throughout.</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-021.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-84" title="ROTS 02" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-021.jpg?w=300" alt="" width="300" height="246" /></a><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/rots-03.jpg"></a></p>
<p>Childers&#8217; novel may have been the original modern spy novel of its era, but director Tony Maylam has envisioned the work in such an authentic and simple, though engaging piece of underrated joy. Though the film received a relatively lukewarm response with its original release, it recently appeared on television again and I was privy to catch its unannounced airing and on a high definition television.</p>
<p>It’s hard to believe that such a wonderful story &#8211; from the beginning of the century &#8211; was not hoisted into a celluloid format much earlier than 1979, but needless to say, York and MacCorkindale work perfectly together. Agutter’s appearance was also a joy to experience in a film I previously had not had the pleasure of experiencing.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Di Balik Layar 'Sang Pemimpi']]></title>
<link>http://kacahati.wordpress.com/2009/11/22/di-balik-layar-sang-pemimpi/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 06:42:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>kacahati</dc:creator>
<guid>http://kacahati.wordpress.com/2009/11/22/di-balik-layar-sang-pemimpi/</guid>
<description><![CDATA[“Kalau tidak punya mimpi dan harapan, orang-orang macam kita ini akan mati,” ujar Arai. Anda kenal d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[“Kalau tidak punya mimpi dan harapan, orang-orang macam kita ini akan mati,” ujar Arai. Anda kenal d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Trailer Baru Lagi!]]></title>
<link>http://melisamaya.wordpress.com/2009/11/18/trailer-baru-lagi-2/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 14:43:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>melisamaya</dc:creator>
<guid>http://melisamaya.wordpress.com/2009/11/18/trailer-baru-lagi-2/</guid>
<description><![CDATA[Halo! Baik ada yang baca maupun enggak&#8230; Udah lama ya gue gak ngepost trailer movie HOHOHOHOHOH]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Halo! Baik ada yang baca maupun enggak&#8230;</p>
<p>Udah lama ya gue gak ngepost trailer movie</p>
<p>HOHOHOHOHOHO</p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p>Btw sebelom gue bikin list movienya&#8230;</p>
<p>Gue pengen nanya deh,</p>
<p>apa sih bagusnya film 2012?</p>
<p>Bukannya ceritanya tuh tipikal banget ya?</p>
<p>tentang seorang ayah yang menyelamatkan keluarganya secara heroik?</p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p>Ngobrol-ngobrol lagi&#8230;</p>
<p>agak menyimpang jauh dari topik&#8230;</p>
<p>Kan tadi gue ama cici gue pergi beli kebab naek bumblebee</p>
<p>Nah&#8230; kalo disitu tuh tukang parkir sering nyamperin</p>
<p>(padahal tadi gak bantuin markir, tapi pas mobilnya mo keluar langsung muncul)</p>
<p>dan kalo udah disamperin, kita terpaksa (atau ikhlas, terserah Anda) memberikan 2000 rupiah</p>
<p>Nah&#8230; demi 2000 rupiah ya&#8230;</p>
<p>Masa cici gue ngajakin gue lari tunggang langgang kayak dikejer setan ke mobil sebelom tukang parkirnya nyamperin</p>
<p>Trus gue disuruh cepet-cepet jalanin mobilnya!</p>
<p>Beuh gue udah berasa kayak bokap gue si Valentino Rossi&#8230; eh salah ya itu mah motor</p>
<p>Berasa kayak Michael Schumacher!</p>
<p>Hanya demi 2000</p>
<p>Kata cici gue, &#8220;lumayan lah 2000 bisa beli kertas ukuran A1 2 lembar!!&#8221;</p>
<p>Gue: &#8220;Ah&#8230; Tapi biasanya juga gue gak bayar 2000 kok. Gue cuman bayar 1000.&#8221;</p>
<p>Cici gue terdiam.</p>
<p>Mungkin dia menghitung untung-rugi antara kalori yang terbuang saat berlari&#8230;</p>
<p>dengan 1000 rupiah&#8230;</p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p>Oke balik ke trailer</p>
<p>1. Salt</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=QZ40WlshNwU" target="_blank">klik ini</a></p>
<p>Ini filmnya si Angelina Jolie lho</p>
<p>Nih film baru muncul di bioskop-bioskop taun 2010 palingan bulan Agustus&#8230;</p>
<p>Ceritanya si Angelina Jolie tuh semacam agen kepolisian</p>
<p>dia dituduh sebagai mata-mata Russia</p>
<p>jadi nih film menceritakan pelarian si Angelina Jolie</p>
<p>Tapi masih belom tau nih, dia mata-mata Russia beneran ato bukan</p>
<p>Tadinya gue kira (dari judulnya) ceritanya tentang Angelina Jolie melestarikan garam (salt)</p>
<p>Ternyata salt itu nama belakang dari agen Jolie itu&#8230;</p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p>2. Green Zone</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=e3KJ21TLKVE">klik ini</a></p>
<p>Nih film baru (gen)tayang(an) di bioskop taun 2010 kalo gak Maret ya April&#8230;</p>
<p>Diliat dari judulnya aja udah taulah ini film yang penuh dengan baku hantam, tembak-tembakan, rahasia negara, cinta, dendam (lebay) dll..</p>
<p>Yah banyak yang bilang nih film jelek soalnya tipikal banget&#8230;</p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8230;<br />
</span></p>
<p>3. Avatar</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5PSNL1qE6VY">klik ini</a></p>
<p>Sejujurnya sih menurut gue gak gitu bagus nih film</p>
<p>Tapi penasaran juga&#8230;</p>
<p>Nih film gabungan antara live dengan animasi</p>
<p>Genre-nya paling science-fiction</p>
<p>Udah bisa ditonton bulan depan ato gak januari 2010</p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p>Udah ah males gue</p>
<p>dadah</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Download Film 2012]]></title>
<link>http://dotexe.unnes.ac.id/2009/11/18/download-film-2012/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 13:54:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>dotexe</dc:creator>
<guid>http://dotexe.unnes.ac.id/2009/11/18/download-film-2012/</guid>
<description><![CDATA[dotexe.unnes.ac.id Download Film 2012, film hiburan tentang ramalan Suku maya bahwa pada tahun 2012 ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>dotexe.unnes.ac.id</strong> Download Film 2012, film hiburan tentang ramalan Suku maya bahwa pada tahun 2012 akan terjadi bencana besar bagi Umat manusia. Tujuan upload ini hanya sebagai sample, silakan datang ke Bioskop2 terdekat, karena lebih terasa nonton dibioskop daripada didepan laptop/PC.</p>
<p><strong>Deskripsi singkat:</strong><br />
Release Group: LTRG<br />
Release Name: 2012.TS.MD.Xvid-LTRG<br />
Release Date: 15 Nov<br />
Filename: 2012.ltrg<br />
Source: German TS<br />
Size: 1.38 GB<br />
Genre: Action &#124; Drama &#124; Thriller<br />
Video: 624 x 256 &#124; 1375 kbps &#124; 25 fps<br />
Audio: English &#124; 128 kb/s 2 chnls MP3<br />
Subtitles: –<br />
Runtime: 2 hrs 22 mins<br />
IMDB Rating: 6.7/10 7,246 votes<br />
Directed By: Roland Emmerich<br />
Starring: John Cusack, Amanda Peet, Oliver Platt<br />
Link IMDB: http://www.imdb.com/title/tt1190080/</p>
<p>An epic adventure about a global cataclysm that brings an end to the world and tells of the heroic struggle of the survivors.</p>
<p>Screenshoot:<br />
<img src="http://i38.tinypic.com/eagrgn.jpg"></p>
<p>Download Link via Rapidshare:<!--more--></p>
<blockquote><p>
<em>http://rapidshare.com/files/307699340/2012.2009.TS.MD-LTRG.part1.rar</p>
<p>http://rapidshare.com/files/307699056/2012.2009.TS.MD-LTRG.part2.rar</p>
<p>http://rapidshare.com/files/307701761/2012.2009.TS.MD-LTRG.part3.rar</p>
<p>http://rapidshare.com/files/307694243/2012.2009.TS.MD-LTRG.part4.rar</p>
<p>http://rapidshare.com/files/307699023/2012.2009.TS.MD-LTRG.part5.rar</p>
<p>http://rapidshare.com/files/307694751/2012.2009.TS.MD-LTRG.part6.rar</p>
<p>http://rapidshare.com/files/307695488/2012.2009.TS.MD-LTRG.part7.rar</p>
<p>http://rapidshare.com/files/307692493/2012.2009.TS.MD-LTRG.part8.rar</em></p>
</blockquote>
<p>Alur Cerita:<br />
Sekelompok ilmuwan menyimpulkan dari hasil penelitiannya tentang badai matahari bahwa akan terjadi reaksi fisik terhadap bumi saat puncak badai matahari terjadi ditahun 2012. Mereka pun memperingatkan pemerintah US &#38; G8, yang ditindak lanjuti dengan berbagai aksi. Ditempat lain, seorang penulis terkenal membawa putra-putrinya ke sebuah danau di California untuk berlibur, mengisi waktu asuhnya. Keluarga tersebut dikejutkan dengan kondisi danau yang kering kerontang dan ditemui serta diperingatkan oleh Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk menjauh karena lokasi tersebut tidak stabil.</p>
<p>Saat berkemah tersebut, bertemulah mereka dengan pengamat geologi, antariksa dan konspirasi yang mengetahui bahwa akan terjadi bencana geologi besar pada 2012 dan tahu bahwa G8 dan Amerika membangun sebuah kapal raksasa untuk menampung umat manusia.</p>
<p>Pasca berkemah, tokoh tersebut memulangkan putra/putrinya ke mantan istrinya kemudian menjemput dan mengantarkan anak-anak bosnya ke Jet pribadi mereka yang akan ke Kapal Raksasa penyelamat. Saat itulah tokoh tersebut sadar dan percaya bahwa benar terjadi sesuatu, saat itu diapun bergegas ke rumah mantan istrinya untuk menjemput keluarganya menuju kapal besar.</p>
<p>Saat sampai dirumah mantan istrinya, terjadi gempa 9,4 skala richter melanda California, diapun berhasil meloloskan diri dengan keluarganya menuju ke bandara dan dengan pesawat kecil mereka berhasil lolos dari Gempa besar yang menenggelamkan seluruh pantai barat amerika ke samudra. Dengan pesawat kecil tersebut dia menemui ilmuwan nyentrik yang mengetahui peta tempat Kapal Raksasa berada. Nahas saat mereka sudah bertemu dan mendapatkan petanya, terjadi letusan supervolcano (letusan gunung berapi super) yang menghancurkan kawasan tengah amerika.</p>
<p>Dengan peta kapal raksasa ditangan,keluarga tersebut pergi ke Washington DC dan bersama dengan Bos besarnya akhirnya menuju ke Puncak Himalaya dengan jet Pribadi. Sialnya saat di Puncak Himalaya, bahan bakar jet tersebut habis dan terpaksa mereka harus keluar dan menyelamatkan diri. Saat itulah mereka bertemu dengan warga lokal Tibet yang menuju ke Kapal Raksasa berada. </p>
<p>Bencana besar melanda dunia, California tenggelam, bagian tengah amerika pun porak poranda akibat ledakan supervolcano, bagian timur juga rusak parah akibat gempa, demikian pula dihampir seluruh dunia. Dibeberapa bagian samudera terjadi letusan gunung berapi bawah laut dan gempa besar yang mengakibatkan tsunami besar dibeberapa tempat. Bahkan terjadi tsunami raksasa di samudera Hindia dengan tinggi hampir ribuan meter dan mampu menerjang pegunungan Himalaya.</p>
<p>Perjuangan para pengungsi termasuk keluarga tersebut terhenti diseberang kapal raksasa, keluarga tersebut berhasil masuk ke kapal besar berkat salah satu keluarga penolong dari warga lokal tibet merupakan bagian dari pekerja Cina yang membangun tiga kapal raksasa. Sementara ribuan orang lain masih tertahan diseberang kapal dengan kondisi jembatan/pintu masuk yang sudah ditutup karena tsunami akan datang dalam hitungan menit. </p>
<p>Berkat bujukan seorang ilmuwan, Otoritas tertinggi Amerika Serikat (karena Presiden mereka tak selamat pada waktu bencana di Washington) serta pemimpin-pemimpin dunia (kaisar Jepang, Perdana Menteri Jerman, Presiden Perancis dll) sepakat membuka kembali pintu/jembatan masuk ke kapal dan secepatnya menutup sebelum tsunami datang. </p>
<p>Saat tsunami menerjang akibat kesalahan masuk, keluarga dan orang tibet tersebut terjebak dibagian hidrolik penutup pintu masuk ke kapal, kapal pun tak dapat berfungsi karena sistem hidrolik rusak dan terjadi banjir dibagian bawah kapal. Dengan semangat juang demi kelangsungan umat manusia, tokoh sentral berhasil memperbaiki hidrolik yang tersangkut bor/kabel dan pintu masuk kapal pun berhasil ditutup. Tapi, apa daya ternyata tsunami terlalu kuat dan memaksa kapal tersebut akan menabrak Puncak Everest (8800an meter) tapi dengan mukjizat Tuhan, kapal tersebut berhasil lolos dan mulai mengarungi samudera.</p>
<p>Berkat mukjizat dari Tuhan pula, bencana yang semula diperkirakan begitu dahsyat dan berakibat panjang (khususnya tsunami) tidak berlangsung lama dan air surut dengan cepat. Dari hasil image satelit didapati bahwa mereka sedang menuju ke kawasan Afrika yang relatif selamat dari bencana dan akan memulai peradaban baru disana.</p>
<p>Dari film ini dapat dipetik beberapa hikmah (setidaknya menurut saya):<br />
1. Takdir Tuhan tak bisa dilawan, Kiamat tak bisa diprediksi tapi ada tanda-tandanya, dan ilustrasi 2012 sebagai tahun bencana bukanlah tahun terakhir manusia/kiamat.<br />
2. Segera tobat, dengan agama/kepercayaan masing-masing karena bencana dapat datang kapanpun dimanapun itu, termaksud dengan bencana yang mempunyai dampak besar seperti yang digambarkan pada film tersebut.<br />
3. Sebagai manusia Pancasila, Percayalah pada Tuhan, Utamakan Kemanusiaan, Bersatulah, Musyawarahkan segala masalah untuk mencari hikmah kebijaksanaan dan berlaku dengan adil ke semuanya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[District9]]></title>
<link>http://ardaneo.wordpress.com/2009/11/18/district9/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 07:38:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>ardaneo</dc:creator>
<guid>http://ardaneo.wordpress.com/2009/11/18/district9/</guid>
<description><![CDATA[Genre               : Science fiction sutradara       :Neill Blomkamp Produser        :Peter Jackson]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter" title="district9" src="http://trailertracker.files.wordpress.com/2009/07/distric-9-01.jpg?w=442&#038;h=659" alt="" width="442" height="659" /></p>
<p>Genre               : Science fiction</p>
<p>sutradara       :Neill Blomkamp</p>
<p>Produser        :Peter Jackson</p>
<p>Starring          :Sharlto Copley ( as Wikus Van de Merwe )</p>
<p>Penulis	           : Neill Blomkamp<br />
Terri Tatchell</p>
<p>Penyunting  : Julian Clarke</p>
<p>Distributor   : TriStar Pictures</p>
<p>Durasi            :112 menit</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/VjihaK7HfGs&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/VjihaK7HfGs&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p>District 9 adalah sebuah film sains fiksi Afrika Selatan tahun 2009 yang disutradarai oleh Neill Blomkamp, ditulis oleh Blomkamp dan Terri Tatchell, serta diproduksi oleh Peter Jackson. Film ini dibintangi oleh Sharlto Copley, Jason Cope, dan Robert Hobbs. Copley memainkan peran Wikus van de Merwe, seorang pegawai yang ditugasi untuk memindahkan sekelompok bangsa luar angkasa dari sebuah kamp pengungsian di dalam kota Johannesburg ke sebuah kamp baru yang berada di luar kota.</p>
<p>Cerita yang dikisahkan ini diadaptasi dari Alive in Joburg, sebuah film pendek yang dibuat tahun 2005 dan disutradarai oleh Blomkamp dan diproduksi oleh Copley, serta menceritakan mengenai xenofobia dan segregasi sosial. Judul dan kisah film ini diilhami oleh suatu peristiwa yang pernah terjadi di Afrika Selatan semasa zaman apartheid. Kala itu District 6 di Cape Town harus digusur dan penduduknya direlokasi.</p>
<p>Pada tahun 1982, sebuah pesawat luar angkasa besar berhenti di atas Johannesburg, Afrika Selatan. Laporan menunjukkan bahwa kapal ini menjadi tak terkendali setelah sebuah modul operasi terpisah dari kapal dan jatuh ke bumi, dan tidak bisa ditemukan. Sebuah tim eksplorasi membuka kapal dan menemukan lebih dari satu juta makhluk luar angkasa yang tidak sehat. Maka makhluk-makhluk ini diberi tempat di Bumi. Tetapi setelah mereka di Bumi, makhluk-makhluk ini terlibat dalam kegiatan kriminalitas dan vandalisme. Lalu mereka ditaruh di dalam sebuah kamp yang dipagari di dalam kota Johannesburg. Kamp ini disebut District 9.</p>
<p>lama kelamaan daerah tersebut berubah menjadi daerah kumuh dan banyak warga protes menginginkan agar alien-alien tersebut dipindahkan. kemudian pada tanggal 9 agustus 2010. wikus van de merwe ditugaskan untuk memimpin proses pemindahan alien-alien tersebut ke tempat baru bernama district10. dalam proses meminta persetujuan alien-alien agar mau dipindahkan ketempat baru si wikus ini tersemprot cairan dari sebuah benda buatan salah satu alien, ketika mengunjungi rumah si alien tersebut. cairan tersebut ternyata mengakibatkan wikus lambat laun menjadi alien, dan cerita seru film inbi dimulai dari situ.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kontroversi Kiamat 2012 (Download Video)]]></title>
<link>http://kacahati.wordpress.com/2009/11/18/kontroversi-kiamat-2012-download-video/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:44:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>kacahati</dc:creator>
<guid>http://kacahati.wordpress.com/2009/11/18/kontroversi-kiamat-2012-download-video/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa hari ini, sebuah film fenomenal menghiasi dunia hiburan di tanah air. Judul film tersebut s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Beberapa hari ini, sebuah film fenomenal menghiasi dunia hiburan di tanah air. Judul film tersebut s]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Review film  'NAZAR' , Jangan Sembarangan Bernazar]]></title>
<link>http://ecen23.wordpress.com/2009/11/17/87/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 07:28:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>ecen23</dc:creator>
<guid>http://ecen23.wordpress.com/2009/11/17/87/</guid>
<description><![CDATA[&#8216;NAZAR&#8217; , Jangan Sembarangan Bernazar! Pemain : Jessica Iskandar, Renata Kusmanto, Adeli]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#8216;NAZAR&#8217; , Jangan Sembarangan Bernazar!<br />
Pemain : Jessica Iskandar, Renata Kusmanto, Adelia Rasya, Ben Jhosua, Yton Club Eighties.</p>
<p>Jangan pernah sembarangan mengucapkan nazar. Seperti yang dialami oleh Chindy (Jessika Iskandar) ketika melihat sebuah poster kuis yang terpampang di sebuah warung yang memberikan hadiah utama mobil. Syaratnya memang terbilang susah, Cindy harus menemukan hadiah tersebut di balik tutup botol minuman. Cindy pun mengucapkan nazar akan berjanji menikahi tukang ketoprak bernama Jajat (Yton Club Eighties) jika berhasil mendapatkan hadiah utama tersebut. Di depan dua sahabatnya, Rani (Adelia Rasya) dan Dhea (Renata Kusmanto), dan Donny (Ben Joshua) pria yang menyukai Cindy sejak lama. Cindy mengucapkan nazarnya.</p>
<p>  Cerita berjalan dengan menarik ketika Cindy dikisahkan berhasil mendapatkan hadiah utama tersebut. Alhasil nazar yang diucapkan oleh Cindy harus dilakukannya dengan menikahi Jajah. Namun Cindy menganggapnya sebagai angin lalu saja. Efek dari nazar yang dilakukannya. Satu per-satu mulai datang menghampiri. Berawal saat Cindy membawa mobil barunya ditemani dua sahabatnya dengan kondisi bercanda yang membuat Cindy hampir saja menabrak pejalan kaki. Bukan hanya itu, bagian belakang mobilnya ditabrak pengendara motor. Yang membuatnya terpaksa membawa mobilnya ke bengkel.</p>
<p>  Karena efek dari nazar terus berlanjut sehingga dua sahabatnya Cindy mengusulkan agar Cindy menemui Jajat dan menjelaskan apa yang terjadi. Sosok Cindy yang iseng, jahil, dan menganggap remeh Sang Pencipta pada akhirnya selalu diteror dengan kesialan. Karena keinginan dirinya yang kuat untuk bisa lepas dari tempat Jajang berdagang, tempat kos, hingga Cindy mengetahui kalau Jajat telah lama pulang je kampung.</p>
<p>  Bersama dua sahabatnya, Rani dan Dhea, Cindy akhirnya berhasil menemukan Jajat. Sayangnya, ternyata Jajat harus menikah dengan pilihannya Lilis, wanita asal kampung halamannya. Lilis sang tunangan Jajat, mengetahui keinginan Cindy yang ingin minta dinikahi dari bibir Jajat sendiri. Hati yang hancur, galau dimiliki oleh Lilis membuat dia memilih pergi jauh. Namun Lilis malah diculik oleh preman kampung tersebut.</p>
<p>  Film yang bergenre komedi ini, memperlihatkan peran Jessika Iskandar dengan karakter jahil, iseng namun karakter sebagai Cindy agak sedikit kurang dijiwainya. Sisi sialnya pun juga terlihat terkesan dibuat-buat.</p>
<p>Sumber : Majalah Hit SONG</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[Review] Film 2012]]></title>
<link>http://eraindrop.wordpress.com/2009/11/17/review-film-2012/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 03:43:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rain Drop</dc:creator>
<guid>http://eraindrop.wordpress.com/2009/11/17/review-film-2012/</guid>
<description><![CDATA[2012 Film ini adalah salah satu film &#8220;apokaliptik&#8221; tahun 2009. Film ini menceritakan bah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[2012 Film ini adalah salah satu film &#8220;apokaliptik&#8221; tahun 2009. Film ini menceritakan bah]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The boys are back]]></title>
<link>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/11/17/the-boys-are-back/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 20:04:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>whisperinggums</dc:creator>
<guid>http://whisperinggums.wordpress.com/2009/11/17/the-boys-are-back/</guid>
<description><![CDATA[Southern end of the Fleurieu Peninsula, taken 2007 I would like to say that the real star of Scott H]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_2296" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-2296" title="Fleurieu2007" src="http://whisperinggums.wordpress.com/files/2009/11/fleurieu2007.jpg?w=300" alt="Fleurieu Peninsula" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">Southern end of the Fleurieu Peninsula, taken 2007</p></div>
<p>I would like to say that the real star of <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Scott_Hicks">Scott Hicks&#8217;</a> latest movie, <em><a href="http://www.imdb.com/title/tt0926380/">The Boys are Back</a></em>, is the <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fleurieu_Peninsula">Fleurieu Peninsula</a> because it is absolutely stunning. The rolling hills, the waving golden grasses, the glimpses of blue sea, not to mention wonderful stands of gums are enough to entertain even if the rest of the movie fails to. However, this is not the case. This is an enjoyable movie &#8211; not a perfect one, not a particularly innovative one &#8211; but an interesting story, well told.</p>
<p>The basic plot, for those who haven&#8217;t heard, is that sports journalist, Joe Warr (Clive Owen) becomes a single parent when his wife dies rather suddenly of bowel cancer. Having been a fairly absent father, and now grief-stricken, he is not well-equipped to parent his 6-year old son who is coping with his own grief and inability to fully understand the situation. Throw into the mix the sudden arrival of his 14-year old son from a previous marriage and you have the makings of chaos. And chaos is what ensues. Joe decides that the way to manage the all-male household is to have no rules &#8211; or very few anyhow &#8211; but as the movie progresses this does not prove to be a winning formula.</p>
<p>The cast is strong, with Clive Owen and <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Julia_Blake">Julia Blake</a> (playing his mother-in-law) being the best-known names. The boys, played by young newcomer <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nicholas_McAnulty">Nicholas McAnulty</a> and <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/George_MacKay_(actor)">George MacKay</a>, are engaging but realistic. The music, by <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hal_Lindes">Hal Lindes</a>, once a member of <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dire_Straits">Dire Straits</a>, is understated with just a bit of an edge, and effectively underscores the emotions without over-sentimentalising them. The cinematography is traditional but lovely &#8211; with an obvious but nice contrast made between golden sunny Australia and blue damp England.</p>
<p>The story is adapted from a memoir titled <em>The boys are back in town</em> by British columnist <a href="http://www.randomhouse.com.au/authors/Default.aspx?Page=Author&#38;ID=Carr%2C+Simon">Simon Carr</a>. It is sad and funny and, at times &#8211; perhaps particularly for women (says she being sexist) &#8211; infuriating as Joe misses clues from his sons regarding what they need. Housekeeping is not my forte but even I wanted to get stuck into the kitchen to bring it back to some level of organisation and hygiene, and as for silly boy stunts involving cars and the non-use at times of proper restraints &#8211; well, let us just say that I&#8217;m a mum!</p>
<p>There are some cliched moments, but overall the script is good and Hicks holds it all together to create a warm and tender but not simple movie about grief, parental and sibling love, and, really, just getting on with life when things don&#8217;t go your way. I&#8217;d recommend it. After all, if you find the story not to your liking, there is always the scenery!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Review-Film]]></title>
<link>http://filmjunkey.wordpress.com/2009/11/15/review-film/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 14:35:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>filmjunkey</dc:creator>
<guid>http://filmjunkey.wordpress.com/2009/11/15/review-film/</guid>
<description><![CDATA[Review-Film &#8211; самый крупный постоянно обновляемый проект в интернете. На нашем сайте вы сможет]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Review-Film &#8211; самый крупный постоянно обновляемый проект в интернете. На нашем сайте вы сможете посмотреть <a href="http://review-film.ru/">фильмы онлайн в хорошем качестве</a>, а так же найдёте всю информацию о премьерах: описания последних мультфильмов с доскональной информацией о создателях и артистах, рецензии и аннотации к картинам, обложки из фильмов &#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[A Single Man [2009]]]></title>
<link>http://cinecymru.wordpress.com/2009/11/12/a-single-man-2009/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 12:41:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>klausifier</dc:creator>
<guid>http://cinecymru.wordpress.com/2009/11/12/a-single-man-2009/</guid>
<description><![CDATA[Certificate – tbc; 99mins Released – 16th October 2009 [BFI London Film Festival]; 12th February 201]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_011.jpg"></a><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_012.jpg"></a><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_02.jpg"></a><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_013.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-50" title="ASM_2009_01" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_013.jpg?w=201" alt="ASM_2009_01" width="201" height="300" /></a><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_01.jpg"></a></p>
<p>Certificate – tbc; 99mins</p>
<p>Released – 16<sup>th</sup> October 2009 [BFI London Film Festival]; 12<sup>th</sup> February 2010 (UK)</p>
<p>Directed – Tom Ford</p>
<p>Written – Tom Ford (screenplay), Chistopher Isherwood (novel)</p>
<p>Starring – Colin Firth, Julianne Moore, Nicholas Hoult, Matthew Goode</p>
<p>Awards – (Colin Firth) Outstanding Performance Santa Barbara International Film Festival 2010; (Colin Firth) Volpi Cup, (Tom Ford) Queer Lion, Venice Film Festival 2009</p>
<p>Nominated &#8211; Best Original Score; Abel Korzeniowski, Best Performance (Actor); Colin Firth, Best Performance (Supporting Actress); Julianne Moore for the Golden Globe Awards 2010</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_04.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-51" title="ASM_2009_04" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_04.jpg" alt="ASM_2009_04" width="450" height="185" /></a></p>
<p>Vehemently steeped in the sixties – sublimely curated by the set design team of TV&#8217;s <em>Mad Men</em> – Tom Ford&#8217;s directorial debut is an adaptation of the Christopher Isherwood novel of the same name. <em>A Single Man</em> triumphantly portrays the isolation felt by George Falconer, (Firth) a middle-aged man living alone and ambling towards his silver years, in the aftermath of his partners&#8217; tragic death.</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_05.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-52" title="ASM_2009_05" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_05.jpg" alt="ASM_2009_05" width="450" height="252" /></a></p>
<p>Ford&#8217;s perfectly executed debut swathes with not only heart-warming and comic beat, but accomplishes Falconer&#8217;s brief moments of joy and attachment with people and his surroundings amongst the anomalous, almost &#8216;washed up&#8217; perception he has of his life. This is managed simply through the parity of colour saturation throughout the film; for the large part, the colour appears dreary and insipid, yet when Falconer is drawn towards the youthful beauty of his late partner, Jim (Goode) in flashbacks, or of his student Kenneth Potter (Hoult) the colour literally imbues the screen.</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_021.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-54" title="ASM_2009_02" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_021.jpg" alt="ASM_2009_02" width="450" height="304" /></a></p>
<p>The way in which Falconer visualises both Jim and Kenneth – which can in an almost roles-reversed effect, be mistaken as a Laura Mulvey-coined “male gaze” – is one that tries to establish Falconer as psychologically powerful over his young objects of desire, yet it simply unearths how ardently lucid and needy he is of their attention.</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_07.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-57" title="ASM_2009_07" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_07.jpg" alt="ASM_2009_07" width="450" height="247" /></a></p>
<p>Firth&#8217;s performance is stellar and undoubtedly deserving of more than just Outstanding Performance and Volpi Cup at film festivals, whilst Hoult has hung up his drug-addled life of the disaffected youth in <em>Skins </em>and has held up a respectable enough grasp of the American accent. Moore&#8217;s limited though comic screentime is unfortunate, but is not discerning as it feels absolutely necessary to drive the film forward.</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_03.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-55" title="ASM_2009_03" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_03.jpg" alt="ASM_2009_03" width="450" height="222" /></a></p>
<p>Ford&#8217;s efforts here do not go unnoticed. In fact, one could be forgiven for expecting <em>A Single Man</em> to have been his own personal story, when in fact it is one that evidently struck so close to Isherwood. Whilst, in 2009, we can watch, in awe and unflinching, the frank, sympathetic and moving portrayal of a gay protagonist, one wonders how controversial the novel would have been at its publication in 1964.</p>
<p><a href="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_06.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-56" title="ASM_2009_06" src="http://cinecymru.wordpress.com/files/2009/11/asm_2009_06.jpg" alt="ASM_2009_06" width="450" height="184" /></a></p>
<p>Inevitably, <em>A Single Man</em> in an unexpected precious and thoughtful delight from the man who led Gucci to a multi-billion dollar valuation. His eye for style and perfection has been duly noted and with a limited US release this December, he will perhaps be destined to raise an Oscar next year.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/eafJ4jvf-sY&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/eafJ4jvf-sY&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[RUMA MAIDA]]></title>
<link>http://naimdragon.wordpress.com/2009/11/11/ruma-maida/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 02:03:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>naimdragon</dc:creator>
<guid>http://naimdragon.wordpress.com/2009/11/11/ruma-maida/</guid>
<description><![CDATA[Maida adalah seorang gadis kikuk yang idealis. Telah dua tahun ia mengelola sekolah bagi anak jalana]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" src="http://www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/thumb/2009_10_29_03_02_14_RumaMaida.jpg" alt="" width="160" height="237" /></p>
<p>Maida adalah seorang gadis kikuk yang idealis. Telah dua tahun ia mengelola sekolah bagi anak jalanan di sebuah bangunan tua yang terbengkalai. Disulapnya sisi dalam bangunan rongsok itu bagai istana putri salju dan para kurcaci. Meja dan bangku dibuat dari sisa kayu. Perlengkapan kelas dibuat bersama dari barang bekas. Pada suatu hari, seorang pengusaha membeli kavling itu dan hendak mengubahnya menjadi sentra bisnis. Maida dan sekolah liarnya terancam terusir. Ia berjuang keras untuk mempertahankan istananya. Dalam perjuangannya, Maida justru menyibak misteri dan sejarah bangunan tua tersebut. Bangunan itu pernah menjadi saksi atas kisah cinta yang syahdu dan tragis antara dua insan dengan latar pergerakan kebangsaan dan kemerdekaan Indonesia.</p>
<p>Sumber: <em>http://www.mediaindonesia.com</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA['HALLOWEEN II', Dendam Kesumat Michael Myers]]></title>
<link>http://naimdragon.wordpress.com/2009/11/07/halloween-ii-dendam-kesumat-michael-myers/</link>
<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 08:02:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>naimdragon</dc:creator>
<guid>http://naimdragon.wordpress.com/2009/11/07/halloween-ii-dendam-kesumat-michael-myers/</guid>
<description><![CDATA[Mimpi buruk kota Haddonfield ternyata tak berhenti saat munculnya Michael Myers (Tyler Mane) dan men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" src="http://media.kapanlagi.com/p/HalloweenII.jpg" alt="'HALLOWEEN II', Dendam Kesumat Michael Myers" width="105" height="135" /></p>
<p>Mimpi buruk kota Haddonfield ternyata tak berhenti saat munculnya Michael Myers (<strong>Tyler Mane</strong>) dan menghabisi banyak nyawa yang ia anggap bertanggung jawab pada apa yang ia alami saat itu. Beberapa tahun kemudian pembantaian di malam Halloween itu kembali harus berulang karena Michael masih punya urusan yang belum terselesaikan.</p>
<p>Michael Myers memang tumbuh dalam keluarga yang berantakan. Sejak kecil ia sudah menunjukkan gejala kelainan jiwa. Michael punya hobi menyiksa dan membunuh binatang. Suatu hari di malam Halloween, Michael menghabisi nyawa kakak dan ayah tirinya dan karena itu ia harus menghabiskan hampir seumur hidupnya di rumah sakit jiwa dalam pengawasan dokter Sam Loomis (<strong>Malcolm McDowell</strong>).</p>
<p>Suatu ketika Michael berhasil lolos dari rumah sakit dan &#8216;pulang&#8217; ke Haddonfield untuk menebar teror pembantaian di sana. Ketika semuanya berakhir, semua orang mengira bahwa Michael Myers telah tewas. Tak ada yang tahu bahwa Michael masih menyimpan dendam lama dan bermaksud menuntaskan masalah di malam yang paling ia sukai, malam Halloween.</p>
<p>Sepertinya Rob Zombie tak berusaha menutup-nutupi bahwa ia sedikit terobsesi dengan karakter Michael Myers yang ada dalam franchise <em>HALLOWEEN</em>. Kalau dalam proyek pertama Rob belum terlalu berani bereksperimen, kali ini Rob sudah mulai menunjukkan sisi &#8216;kreatif&#8217;. Ada beberapa hal yang bisa dibilang menyimpang dari pakem <em>HALLOWEEN</em> yang digagas John Carpenter di tahun 1978.</p>
<p>Rob mulai memasukkan latar belakang psikologis Michael Myers yang tidak terlalu diperhatikan oleh John Carpenter. Michael Myers yang semula digambarkan sebagai sosok yang murni kejam dan jahat kini diolah lagi oleh Rob Zombbie, sang sutradara, dan terkesan bahwa masa lalu dan lingkunganlah yang membentuknya menjadi begitu. Rob juga memasukkan unsur sureal dalam bentuk penglihatan yang dialami Michael hampir sepanjang film.</p>
<p>Secara visual pun karakter ini mengalami transformasi. Topeng tak lagi jadi trademark dan hampir setengah jalan cerita tokoh utama ini tak mengenakan topeng lagi. Saat membunuh pun Michael mengeluarkan suara dan tidak lagi jadi pembunuh yang &#8216;pendiam&#8217; seperti pada versi awal. Penafsiran yang berbeda ini mau tak mau sedikit berdampak pada mereka yang sudah kenal Michael Myers sejak dulu.</p>
<p>Selebihnya, film yang sempat diberi title <em>H2</em> ini masih tidak jauh dari karya Rob Zombie <em>HOUSE OF 1000 CORPSES</em> dan <em>THE DEVIL&#8217;S REJECTS</em>. Kalau Anda suka darah, mayat dan adegan pembunuhan, Anda pasti sudah kenal Rob Zombie.</p>
<p>Sumber:<em> http://www.kapanlagi.com</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
