<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>salam &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/salam/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "salam"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 11:26:54 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Lelaki bersalaman dengan wanita]]></title>
<link>http://tazkirah.wordpress.com/2009/11/30/lelaki-bersalaman-dengan-wanita/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:21:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelantaniah</dc:creator>
<guid>http://tazkirah.wordpress.com/2009/11/30/lelaki-bersalaman-dengan-wanita/</guid>
<description><![CDATA[Amalan kunjung-mengunjungi dan ziarah-menziarahi ialah satu amalan mulia. Namun dalam menghubungkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Amalan kunjung-mengunjungi dan ziarah-menziarahi ialah satu amalan mulia. Namun dalam menghubungkan ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salam]]></title>
<link>http://jsulaeman44.wordpress.com/2009/11/28/salam/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 23:52:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>jsulaeman44</dc:creator>
<guid>http://jsulaeman44.wordpress.com/2009/11/28/salam/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'></div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pecha Kucha: Sapaan, Greeting, Aisatsu]]></title>
<link>http://dindieneng.wordpress.com/2009/11/28/pecha-kucha-sapaan-greeting-aisatsu/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 16:47:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>dindi e.c. sasmito</dc:creator>
<guid>http://dindieneng.wordpress.com/2009/11/28/pecha-kucha-sapaan-greeting-aisatsu/</guid>
<description><![CDATA[konbanwa, minna san~~ *sapaan buat pembaca blog ini (di sini aku pake bahasa Jepang) yang artinya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>konbanwa, minna san~~<br />
*sapaan buat pembaca blog ini (di sini aku pake bahasa Jepang) yang artinya &#8220;selamat malam semua~~&#8221;  *sekarang jam di laptop menunjukkan pukul 23:21<br />
udah lama banget ndak nulis blog.. *sampe-sampe hampir lupa password..<br />
tiba-tiba pengen nulis lagi..ada hubungannya sama tugas kuliah sih..</p>
<p>rabu kemaren (25/11/2009) ada presentasi untuk mata kuliah Teknik Komunikasi Arsitektur..cara presentasinya disebut <em>pecha kucha</em>, yaitu mempresentasikan sekitar 20 slide dengan perkiraan 1 slide 20 detik..<br />
nah, untuk presentasi itu aku ambil tema tentang sapaan/greeting/aisatsu yang ada di Indonesia, Inggris dan Jepang..!! *karena ndak tampil, makanya disampein lewat blog aja..sapaan dari tiga daerah itu yang akan dibahas, berhubung itu yang sering aku perhatiin.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sapaan, aku yakin kita semua pernah melakukannya..menyapa orang lain..ketika bertemu teman di jalan, presentasi, menyapa teman lewat telepon, email, chatting, dsb.. pernahkah kita memikirkan arti dari sapaan itu, atau hanya sekedar menyapa saja??</p>
<p>orang-orang di inggris, seperti yang kita ketahui, menyapa dengan ucapan &#8220;good morning&#8221;, &#8220;good afternoon&#8221;, &#8220;good evening&#8221;, dan &#8220;good night&#8221;. kepada rekan kerja / klien, mereka cenderung menyapa sambil berjabat tangan. hal ini dilakukan agar mereka lebih akrab dan terjalin hubungan baik di antara mereka. namun, untuk kerabat yang lebih dekat dan sifatnya tidak formal, mereka jarang menyapa sambil berabat tangan. sering kita lihat di film-film, ketika seorang anak baru bangun tidur dan bertemu ibunya yang sedang memasak di dapur, mereka hanya bertegur sapa dengan mengucapkan &#8220;good morning&#8221; tanpa berjabat tangan. selain itu, ada juga contoh sapaan seperti saat seorang ibu mengantarkan anaknya yang masih kecil pergi tidur dengan mengucapkan &#8220;good night&#8221; sambil mencium pipi atau kening si anak. hal ini dilakukan untuk menunjukkan kasih sayang di antara mereka. contoh lainnya yang juga tidak formal, yaitu sapaan antar teman yang lebih sering dilakukan dengan mengatakan &#8220;hi!&#8221; atau &#8220;hello..&#8221; atau memanggil nama temannya sambil melambaikan tangan saat mereka bertemu. cara menyapa yang ke tiga ini lebih fleksibel dan lebih sering dilakukan anak muda..</p>
<p>selanjutnya, cara menyapa ala orang jepang..mereka mengucapkan &#8220;ohayou (gozaimasu)&#8221; untuk selamat pagi *gozaimasu diucapkan agar terkesan lebih sopan*, konnichiwa (selamat siang/sore), konbanwa (selamat malam), oyasuminasai (selamat tidur), dsb.. satu hal yang unik dalam sapaan orang jepang ialah cara mereka melakukannya. mereka sering menyapa sambil membungkukkan badannya *ada yang bilang, membungkukkan badan untuk menunjukkan rasa hormat mereka. semakin dalam seseorang membungkuk, maka orang tersebut semakin menaruh hormat terhadap yang diberi sapaan*. cara membungkuk pun dibedakan antara perempuan dan laki-laki. perempuan membungkukkan badan dengan tangan diletakkan di depan badan, sedangkan laki-laki membungkukkan badan dengan tangan yang dikepalkan dan diletakkan di samping badan, seperti terlihat pada gambar.<br />
<a href="http://dindieneng.wordpress.com/files/2009/11/flash_card___aisatsu_by_hatenaki_yume.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-104" title="aisatsu" src="http://dindieneng.wordpress.com/files/2009/11/flash_card___aisatsu_by_hatenaki_yume.jpg?w=300" alt="aisatsu" width="300" height="239" /></a><br />
untuk sapaan yang tidak formal, mereka cenderung menyapa dengan menyebut nama teman yang mereka jumpai, diakhiri kata -san, -chan (untuk teman dekat), -kun (untuk anak laki-laki). contohnya toko-san, rio-chan, terio-kun, dsb. ada juga beberapa orang yang menyapa dengan hanya mengatakan &#8220;yo!&#8221;, &#8220;oi!&#8221; *biasa dilakukan untuk menyapa teman dekat..biasanya juga dilakukan anak muda</p>
<p>bagaimana dengan sapaan di indonesia??kita jarang melihat seorang anak menyapa orang tua atau saudaranya ketika pagi hari (bangun tidur), siang ataupun malam (akan tidur).. *setelah diinget2, aku pun jarang menyapa keluarga dengan sapaan &#8217;selamat pagi / siang/ sore / malam..padahal, dengan menyapa demikian kita juga ikut mendo&#8217;akan keselamatan orang yang disapa..</p>
<p>kecendrungan orang di indonesia untuk menyapa paling sering terlihat ketika akan memulai presentasi / seminar / rapat dsb..*sapaan itu pun tidak dijawab oleh semua peserta acara, dan itu menjadi hal yang biasa.. selain itu ada juga sapaan yang dilakukan antar umat islam, dengan mengucapkan &#8220;asalamu&#8217;alaikum&#8221; dan dijawab dengan &#8220;wa&#8217;alaikumsalam&#8221;..salam itu wajib dibalas..dan beberapa orang biasa melakukannya dengan berjabat tangan, bahkan saling menempelkan pipi..(tentunya tidak dilakukan jika bukan muhrimnya..!!). hal itupun dilakukan untuk menambah keakraban di antara mereka..sapaan lain yang biasa dijumpai dan lebih terkesan santai ialah dengan mengucapkan &#8220;halo&#8221; atau &#8220;hai&#8221; dsb terhadap teman..di beberapa daerah dan oleh beberapa orang, terkadang menyapa dengan disertai anggukan kepala juga dilakukan loh..hal ini menunjukkan rasa hormat terhadap orang yang disapa..</p>
<p>nah, terbukti kita semua pernah menyapa dan disapa kan?kalau kamu bingung membalas sapaan seseorang (misalnya kamu termasuk orang yang gagu, tidak banyak bicara atau apalah..susah ngomong gitu..) masih ada cara lain untuk membalas sapaan orang lain..</p>
<p>pertama, dengan melambaikan tangan..hanya dengan melambaikan tangan atau sekedar mengangkat satu tanganmu saja, juga sudah termasuk menyapa..yang kedua, tersenyum.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dengan tersenyum berarti kamu udah membalas sapaan orang itu sekaligus berbagi kebahagiaan (tapi senyumnya yang ikhlas..jangan senyum maksa yg ndak enak diliat..) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi sekali lagi, balaslah sapaan sesuai dengan konteksnya, siapa yang menyapa, dan kesan apa yang ingin kamu sampaikan kepada orang lain..</p>
<p>demikian..gitu aja deh..jangan lupa menyapa teman-temanmu besok pagi, siang, sore, malam, dst.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>oyasuminasai..(selamat tidur&#8230;)</p>
<p>m(_ _)m</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salam Eidul Adha 1430H]]></title>
<link>http://drmarzuki.wordpress.com/2009/11/27/salam-eidul-adha-1430h/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 21:25:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>drmarzuki</dc:creator>
<guid>http://drmarzuki.wordpress.com/2009/11/27/salam-eidul-adha-1430h/</guid>
<description><![CDATA[Di kesempatan ini,saya ingin merakamkan ucapan SELAMAT MENYAMBUT HARI RAYA EIDUL ADHA 1430H kepada k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Di kesempatan ini,saya ingin merakamkan ucapan SELAMAT MENYAMBUT HARI RAYA EIDUL ADHA 1430H kepada k]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salam kenal &amp; salam damai Tuhan BERSAMA kita !!! !]]></title>
<link>http://lowongankerjakaryawan.wordpress.com/2009/11/26/salam-kenal-salam-damai-tuhan-bersama-kita/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 17:45:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>Petrus anak Yohanes</dc:creator>
<guid>http://lowongankerjakaryawan.wordpress.com/2009/11/26/salam-kenal-salam-damai-tuhan-bersama-kita/</guid>
<description><![CDATA[Hai kawan apa kabar ?  Apakah anda kurang uang.  Jika demikian maka ada baikx kalian datang melihat ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hai kawan apa kabar ?  Apakah anda kurang uang.  Jika demikian maka ada baikx kalian datang melihat Blogku utk mencari Kerja !!!</p>
<p>Tuhan Yesus + Tuhan Roh juga Tuhan Eloah memberkati.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">&#8212;///&#8212;</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salaam by Imam Ahmed Raza Khan Rahmatullahi &lsquo;alaih]]></title>
<link>http://mundairhouse.wordpress.com/2009/11/26/salaam-by-imam-ahmed-raza-khan-rahmatullahi-alaih/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 01:55:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>mundairhouse</dc:creator>
<guid>http://mundairhouse.wordpress.com/2009/11/26/salaam-by-imam-ahmed-raza-khan-rahmatullahi-alaih/</guid>
<description><![CDATA[The salaam by Imam Ahmed Raza Khan Rahmatullahi ‘alaih in Urdu is spontaneous and overflowing as if ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">The <i>salaam</i> by Imam Ahmed Raza Khan <i>Rahmatullahi ‘alaih</i> in Urdu is spontaneous and overflowing as if inspired, and brings out the best of both the ‘<i>aalim</i> (learned scholar) and the <i>kaamil murshid</i> (accomplished spiritual master) in the great Imam. He has composed all types of Muslim religious poetry in Urdu (and some in Farsi) like <i>hamd</i>, <i>munajaat</i>, <i>na’at</i>, <i>gazal</i>, <i>qasaid</i>, <i>rubaiyyat</i>, <i>munqabat</i>, <i>madah</i>, <i>shajjarah</i>, <i>salawaat </i>and <i>mathnawi</i>, all contained in his <i>kitab</i> <u>Hadaaiqi Bakhshish</u> (<u>Gardens of Gifts</u>) but A’la Hadrat as he is affectionately called, will for ever be remembered for his most memorable “<i>salaam</i>” on the Holy Prophet <i>Sallallahu ‘alaihi wa Sallam</i> which is the longest <i>salaam</i> in any language with 169 verses.</font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">It is so spiritually captivating that you will see tears run down the cheeks of <i>muhibbeen</i> (beloved disciples) as they render it in their melodious voices. It is a complete integrated whole but for purposes of understanding, it can be said to be composed of:</font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">1. <i>Sifat</i> (praise) of the Holy Prophet <i>Sallallahu ‘alaihi wa Sallam</i> in general (verses 1 to 32),          <br />2. His physical appearance (verses 33 to 80),          <br />3. His life and times (verses 81 to 107),          <br />4. <i>Sifat</i> of the <i>Ahl u’l Bayt</i> and <i>Sahaba</i>, <i>Rady Allahu ‘Anhum</i> (his family and companions) (verses 108 to 147),          <br />5. <i>Sifat</i> of the <i>awliya</i> and <i>saleheen</i> (the saints and the pious) (verses 148 to 169).</font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">This <i>salaam</i> is unique in that the Imam has sung the praises of the miraculous powers of Muhammad-e-’Arabi, <i>Sallallahu ‘alaihi wa Sallam</i>, as well as the miraculous powers of each of his physical features, for example, his ears, his vision, his blessed mouth, his blessed tongue, his speech and <i>khutbah</i> (sermons), his smile, the <i>mohr Nubuwwah</i> (seal of Prophethood), his arms, and his fingers. The miraculous powers of his fingers is borne out in the following hadith:</font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">Narrated Jabir bin Abdullah (<i>Rady Allahu Anhu</i>): I was with the Holy Prophet <i>Sallallahu ‘alaihi wa Sallam</i> and the time for the Asr prayer became due. We had no water with us except a little which was put in a vessel and was brought to the Prophet <i>Sallallahu ‘alaihi wa Sallam</i>. He put his hand into it and spread out his fingers and then said, “Come along! Hurry up! All those who want to perform ablution. The blessing is from Allah”. I saw the water gushing out from his fingers. So the people performed the ablution and drank, and I tried to drink more of that water (beyond my thirst and capacity), for I knew that it was a blessing. The sub-narrator said: I asked Jabir (<i>Rady Allahu Anhu</i>), “How many persons were you then?”. He replied, “We were one thousand four hundred men”. (Bukhari).</font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000" size="3">The Imam captures this incident in his own inimitable style:</font></p>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Nur ke chashme lehraen darya bahen             <br />Ungliyon ki karamat pe lakhon salaam.</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">Fountains of spiritual light, like seas overflowing         <br />Millions of salutations on the miracle of his fingers.</font></font></p>
</blockquote>
<p class="western"><font color="#000000" size="3">And everyone would respond with the chorus:</font></p>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Mustafa jaane rahmat pe lakhon salaam             <br />Sham-ay bazme hidayat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">Millions of salutations on Mustafa, essence of mercy         <br />Millions of salutations on the light of guidance.</font></font></p>
</blockquote>
<p class="western"><font color="#000000" size="3">Let us savour 12 selected verses to gain the baraka (blessing) of this salaam (verse numbers are given in brackets).</font></p>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Fat’he baabe nubuwwat pe bayhad durood             <br />Khatme dauray risaalat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Jis ke aage saraysarwara kham rahe             <br />Us saretaaj rif’at pe lakhon salaam </b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Jis ke maathe shafa’at ka sehra raha             <br />Us Jabheene sa’adat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Jis taraf uth gaee dham may dham aagaya             <br />Us nigaahe inayat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Wo dahan jis ki har baat wahiye Khuda             <br />Chashmae ilmo hikmat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Wo zabaan jis ko sab kun ki kunjee kahen             <br />Us ki naafaz hukumat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Hajjre Aswad-e Ka’ba-e Jano Dhil             <br />Ya’nee Mohre Nubuwwat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Kul jahan milk aur jaun ki roti gizaa             <br />Us shikan ki qana’at pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Jis suhanee garee chamka Tayba ka chaandh             <br />Us dhil afroze sa’at pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Unke Maula ke un par karoron durood             <br />Unke as’haab-o-’itrat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Kaamilaane Tariqat pe kaamil durood             <br />Haamilaane Shariat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Ek mera hee Rahmat pe da’wa naheen             <br />Shah ki saari ummat pe lakhon salaam</b></i></font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" size="3">       <br /><font face="Times New Roman, serif">Unlimited blessings on the Seal of Prophethood         <br />Millions of salutations on the end of the era of Messengers (13)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">Millions of salutations on one crowned with success         <br />Before whom the kings silently stood to attention (34)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">The bridegroom garlanded with powers of intercession         <br />Millions of salutations on his immensely good nature (40)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">Millions of salutations on that enriching glance         <br />Which brought life in whichever direction it turned (45)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">The blessed mouth whose every word was a revelation from Allah         <br />Millions of salutations on the fountain of knowledge and wisdom (55)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">The tongue which was the key to all the orders of Allah         <br />Millions of salutations on its well-established governance (58)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">Millions of salutations on the seal of Prophethood         <br />Which abides like the Black Stone of the Ka’ba in the heart (66)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">He owned the whole world yet fed on barley bread alone         <br />Millions of salutations on that contented appetite (76)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">The beautiful moment when Tayba’s moon shone bright         <br />Millions of salutations on that joy-filling moment of his birth (81)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">A billion salutations on him from his Lord         <br />Millions of salutations on his companions and offspring (108)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">Complete blessings on those who tread the spiritual Path         <br />Millions of salutations on those who live by the Sacred Law (153)</font></font></p>
</blockquote>
<blockquote class="western"><p><font color="#000000" face="Times New Roman, serif"><font size="3">I am not the only one with a claim in his mercy         <br />Millions of salutations on all the followers of that king (167)</font></font></p>
</blockquote>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">         <br />This <i>salaam</i> has become so popular among devotees in all <i>Tariqas</i> like the <i>Qadiriyya</i>, <i>Naqshbandiyya</i> and <i>Chishtiyya</i> that many other scholars have composed <i>salaams</i> in Urdu with the same rhyme and rhythm, as for example, Janab Hamid Siddiqi, Mawlana ‘Abdul Masjud Wujud Jabalpuri and Pirzadah Muhammad ‘AbdulSabur Baig Manshur as given in <u>Majmu’a Na’at</u> (<u>Collected Hymns</u>) compiled by Janab Anis Ahmad Nuri Saheb. </font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">Yet other scholars like Janab Akhtar-ul-Hamdi Saheb have made a <i>takhmees</i> of it! In Urdu, it is called <i>tazmeen</i>. They have taken a couplet from A’la Hadrat and prefixed to it three more verses of their own to make it a quintet! The following quintet for example, is developed on the all too familiar verse number 45.</font></font></font></p>
<p><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3"><font face="Times New Roman, serif"><i><b>Aur pargaee jis pe mehshar may bakhshaa gaya               <br />Dekha jis simt abray karam chaa gaya                <br />Aur rukh jidhar hogaya zindhagi paa gaya                <br />Jis taraf uth gaee dham may dham aagaya                <br />Us nigaahe inayat pe lakhon salaam.</b></i></font></font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Times New Roman, serif"><font size="3">Those he glances at on the Day of Judgement are saved         <br />Mercy enveloped the direction he looked at          <br />And whichever place he turned to, received life, (indeed)          <br />Millions of salutations on that enriching glance          <br />Which brought life in whichever direction it turned.</font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Lucida Sans, sans-serif"><font size="3">Imam Ahmed Raza Khan <i>Rahmatullahi ‘alaih</i> composed yet one more <i>salaam</i> in Urdu with 45 verses, also given in <u>Hadaaiqi Bakhshish</u> (<u>Gardens of Gifts</u>) whose chorus is the universally familiar <i>Yaa Nabi Salaam ‘Alaika</i>. Its opening couplet is:</font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Times New Roman, serif"><font size="3"><i><b>Mustafa Khairul Waraa Ho             <br />Sarware har Dosaraa Ho              <br />Apne Ach-chon ka Tasadduq              <br />Ham Bhadon ko bhi Nibhaho</b></i></font></font></font></p>
<p class="western"><font color="#000000"><font face="Times New Roman, serif"><font size="3">Mustafa you are the best of creation         <br />You are the leader of both the worlds          <br />For the sake of your good followers          <br />Take in your fold us sinners as well.</font></font></font></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[rizeb entri lok:  updated]]></title>
<link>http://ngegeh.wordpress.com/2009/11/24/rizeb-entri-lok/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 11:30:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>ngegeh babe</dc:creator>
<guid>http://ngegeh.wordpress.com/2009/11/24/rizeb-entri-lok/</guid>
<description><![CDATA[aaaaa kelak sikit ku nyambong   ~~~~~~~~~~~~@@@@@@@@@@~~~~~~~~~~~~~~   26 Nov 2009 @ 8:30 malam hmmm]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">aaaaa kelak sikit ku nyambong <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">~~~~~~~~~~~~@@@@@@@@@@~~~~~~~~~~~~~~</p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>26 Nov 2009 @ 8:30 malam</em></p>
<p style="text-align:justify;">hmmmmm ala dah duak ari jak delay cita tok ooo. boh jak cita nak. sik perlu jak nak. sik penting juak bah. hehe. so, i&#8217;ll leave you <em>egehs</em> with this video <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/6ST9DpqTssA&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/6ST9DpqTssA&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">eh,  SELAMAT HARI RAYA AIDIL ADHA.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><em>nota ngegeh:  video ya sebenarnya panjangnya 51 <span style="text-decoration:line-through;">menet</span> saat. tapi sik lah ku tauk juak pahal nya cuma uploaded 24 <span style="text-decoration:line-through;">menet</span> saat jak. <span style="text-decoration:line-through;">menet</span> saat 26 sebenarnya ada &#8217;sesuatu&#8217;. sik ada jereki takrang nak nangga. hiks.</em></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Giving Salaam while in Bathroom]]></title>
<link>http://survivorsareus.wordpress.com/2009/11/24/giving-salaam-while-in-bathroom/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 05:34:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>Halimah bint David</dc:creator>
<guid>http://survivorsareus.wordpress.com/2009/11/24/giving-salaam-while-in-bathroom/</guid>
<description><![CDATA[Bismillaah Praise be to Allah, the Lord of the Worlds; and blessings and peace be upon our Prophet M]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bismillaah Praise be to Allah, the Lord of the Worlds; and blessings and peace be upon our Prophet M]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Florin Salam - Lasa, lasa sa am si eu un sef in casa (New Live 2009)]]></title>
<link>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/23/florin-salam-lasa-lasa-sa-am-si-eu-un-sef-in-casa-new-live-2009/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 17:08:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>muzikbunamp3</dc:creator>
<guid>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/23/florin-salam-lasa-lasa-sa-am-si-eu-un-sef-in-casa-new-live-2009/</guid>
<description><![CDATA[DOWNLOAD FisierulMeu.Ro DOWNLOAD Filehit.Net DOWNLOAD Centupload.Com]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://fisierulmeu.ro/62LAHK870IP2/Florin-Salam-Lasa-lasa-sa-am-si-eu-un-sef-in-casa-New-Live-2009-by-30ionita-muzikbunamp3-wordpress-com-mp3.html" target="_self">DOWNLOAD FisierulMeu.Ro</a><br />
<a href="http://www.filehit.net/fisier/29830" target="_self">DOWNLOAD Filehit.Net</a><br />
<a href="http://www.centupload.com/27c9gbr9i6cs" target="_self">DOWNLOAD Centupload.Com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Prakata]]></title>
<link>http://obrol.wordpress.com/2009/11/23/prakata/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 07:35:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>komiocy</dc:creator>
<guid>http://obrol.wordpress.com/2009/11/23/prakata/</guid>
<description><![CDATA[CARI ARTIKEL YANG ANDA INGINKAN DI BLOG BERIKUT INI ↑ Grab this Headline Animator Hallo Dunia ! Welc]]></description>
<content:encoded><![CDATA[CARI ARTIKEL YANG ANDA INGINKAN DI BLOG BERIKUT INI ↑ Grab this Headline Animator Hallo Dunia ! Welc]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Florin Salam - Regele Live Vol.6 [Full Album Original] [2009]]]></title>
<link>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/22/florin-salam-regele-live-vol-6-full-album-original-2009/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 11:15:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>muzikbunamp3</dc:creator>
<guid>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/22/florin-salam-regele-live-vol-6-full-album-original-2009/</guid>
<description><![CDATA[1. Florin Salam &#8211; Cand faceam eu dolarei 2. Florin Salam &#8211; Canta ciocarlia in crang 3. F]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>1. Florin Salam &#8211; Cand faceam eu dolarei<br />
2. Florin Salam &#8211; Canta ciocarlia in crang<br />
3. Florin Salam &#8211; Cat as vrea sa te intorci in viata mea<br />
4. Florin Salam &#8211; Cat de frumoasa esti<br />
5. Florin Salam &#8211; Ce-am visat azi-noapte in somn<br />
6. Florin Salam &#8211; Daca cerul ar vorbi<br />
7. Florin Salam &#8211; De ce ma bati, vantule<br />
8. Florin Salam &#8211; Eu vreau sa-mi distrez nevasta<br />
9. Florin Salam &#8211; M-as duce pe o carare<br />
10. Florin Salam &#8211; Mi-e dor de copiii mei<br />
11. Florin Salam &#8211; Nu mai am pe nimeni aproape de mine<br />
12. Florin Salam &#38; Cristi Londonezu &#8211; Sistemul din Ankara<br />
13. Florin Salam &#8211; Am barbatul cu noroc<br />
14. Florin Salam &#8211; Astazi beau de fericire<br />
15. Florin Salam &#8211; Buzunarul de la spate</strong></p>
<p><strong><a href="http://fisierulmeu.ro/626KOOMRDLSF/Florin-Salam-Regele-Live-Vol-6-Full-Album-Original-2009-by-30ionita-muzikbunamp3-wordpress-com-zip.html" target="_self">DOWNLOAD FisierulMeu.Ro</a><br />
<a href="http://www.filehit.net/fisier/29646" target="_self">DOWNLOAD Filehit.Net</a><br />
<a href="http://www.centupload.com/d7jihl9fasnz" target="_self">DOWNLOAD Centupload.Com</a><br />
</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[assalamuaialikum]]></title>
<link>http://hafizfullbuster.wordpress.com/2009/11/22/assalamuaialikum/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 10:44:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>fullbusterhafiz</dc:creator>
<guid>http://hafizfullbuster.wordpress.com/2009/11/22/assalamuaialikum/</guid>
<description><![CDATA[saya hanya ingin mengucapkan alhamdulilah atas blog yang baru saya buat ini, semoga berhasil dan ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>saya hanya ingin mengucapkan alhamdulilah atas blog yang baru saya buat ini, semoga berhasil dan bermanfaat bagi yang berkunjung</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Florin Salam - Regele Live Vol 6 ]]></title>
<link>http://bratumarian.wordpress.com/2009/11/21/florin-salam-regele-live-vol-6/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 19:27:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>bratumarian</dc:creator>
<guid>http://bratumarian.wordpress.com/2009/11/21/florin-salam-regele-live-vol-6/</guid>
<description><![CDATA[Gen : Manele 01. Florin Salam &#8211; Cand faceam eu dolarei 02. Florin Salam &#8211; Canta ciocarli]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="entry">
<div class="snap_preview">
<div class="entry"><span style="color:rgb(0,0,128);"><span style="font-weight:bold;"><br />
</span></span><span style="font-size:large;"><span style="color:rgb(0,0,128);"><span style="font-weight:bold;">Gen : Manele</span> </span></span></p>
<div class="snap_preview">
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<span style="font-size:medium;"><span style="font-family:Times New Roman;"><b>01. Florin Salam &#8211; Cand faceam eu dolarei <br />
02. Florin Salam &#8211; Canta ciocarlia in crang <br />
03. Florin Salam &#8211; Cat as vrea sa te intorci in viata mea <br />
04. Florin Salam &#8211; Cat de frumoasa esti <br />
05. Florin Salam &#8211; Ce-am visat azi-noapte in somn <br />
06. Florin Salam &#8211; Daca cerul ar vorbi <br />
07. Florin Salam &#8211; De ce ma bati, vantule <br />
08. Florin Salam &#8211; Eu vreau sa-mi distrez nevasta <br />
09. Florin Salam &#8211; M-as duce pe o carare <br />
10. Florin Salam &#8211; Mi-e dor de copiii mei <br />
11. Florin Salam &#8211; Nu mai am pe nimeni aproape de mine <br />
12. Florin Salam &#38; Cristi Londonezu &#8211; Sistemul din Ankara <br />
13. Florin Salam &#8211; Am barbatul cu noroc <br />
14. Florin Salam &#8211; Astazi beau de fericire <br />
15. Florin Salam &#8211; Buzunarul de la spate </b></span></span><b></p>
<p></b></p>
<div style="text-align:center;">
<div style="text-align:center;"><a target="_blank" href="http://fbx.ro/1qwxlo9c3gz1r04a"><img width="300" height="70" border="0" src="http://www.muzicafree.net/imagini/download.png" alt="" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Florin Salam - Nu e greu smecher sa fi , e mai greu sa te menti ( New Live )]]></title>
<link>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/21/florin-salam-nu-e-greu-smecher-sa-fi-e-mai-greu-sa-te-menti-new-live/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 16:16:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>muzikbunamp3</dc:creator>
<guid>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/21/florin-salam-nu-e-greu-smecher-sa-fi-e-mai-greu-sa-te-menti-new-live/</guid>
<description><![CDATA[DOWNLOAD FisierulMeu.Ro DOWNLOAD Filehit.Net DOWNLOAD Centupload.Com]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://fisierulmeu.ro/62PD7570MK0O/Florin-Salam-Nu-e-greu-smecher-sa-fi-e-mai-greu-sa-te-menti-New-Live-by-30ionita-muzikbunamp3-wordpress-com-mp3.html" target="_self">DOWNLOAD FisierulMeu.Ro</a><br />
<a href="http://www.filehit.net/fisier/29553" target="_self">DOWNLOAD Filehit.Net</a><br />
<a href="http://www.centupload.com/ue5u48cp9ww0" target="_self">DOWNLOAD Centupload.Com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hukum Menyingkat Salam]]></title>
<link>http://ukhtiyfillah.wordpress.com/2009/11/21/hukum-menyingkat-salam/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 09:34:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>نداء</dc:creator>
<guid>http://ukhtiyfillah.wordpress.com/2009/11/21/hukum-menyingkat-salam/</guid>
<description><![CDATA[Hukum Menyingkat Salam, Shalawat/Pujian kepada Alloh, Shalawat/Doa kepada Nabi, Rosul, Sahabat, Ulam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hukum Menyingkat Salam, Shalawat/Pujian kepada Alloh, Shalawat/Doa kepada Nabi, Rosul, Sahabat, Ulama</p>
<p><a href="http://ukhtiyfillah.wordpress.com/files/2009/11/kaligrafi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-167" title="kaligrafi" src="http://ukhtiyfillah.wordpress.com/files/2009/11/kaligrafi.jpg?w=300" alt="" width="300" height="230" /></a></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Hukum Menyingkat Salam dengan ASS WR WB</strong></span></p>
<p>Oleh: Asy Syaikh Wasiyullah Abbas<br />
(Ulama Masjidil Haram, pengajar di Ummul Qura)</p>
<p>Soal:</p>
<p>Banyak orang yang menulis salam dengan menyingkatnya, seperti dalam Bahasa Arab mereka menyingkatnya dengan س- ر-ب. Dalam bahasa Inggris mereka menyingkatnya dengan “ws wr wb” (dan dalam bahasa Indonesia sering dengan “ass wr wb” – pent). Apa hukum masalah ini?</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Tidak boleh untuk menyingkat salam secara umum dalam tulisan, sebagaimana tidak boleh pula menyingkat shalawat dan salam atas Nabi kita shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak boleh pula menyingkat yang selain ini dalam pembicaraan.</p>
<p>Diterjemahkan dari <a rel="nofollow" href="http://www.bakkah.net/" target="_blank">http://www.bakkah.net</a> oleh <a rel="nofollow" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/" target="_blank">http://ulamasunnah.wordpress.com</a></p>
<p>*** <!--more--></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Menyingkat Shalawat dengan SAW</strong></span></p>
<p>Oleh: Al Lajnah Ad-Daimah (Dewan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia)</p>
<p>Soal:<br />
Bolehkah menulis huruf ص yang maksudnya shalawat (ucapan shallallahu ‘alaihi wasallam). Dan apa alasannya?</p>
<p>Jawab:<br />
Yang disunnahkan adalah menulisnya secara lengkap –shallallahu ‘alaihi wasallam- karena ini merupakan doa. Doa adalah bentuk ibadah, begitu juga mengucapkan kalimat shalawat ini.</p>
<p>Penyingkatan terhadap shalawat dengan menggunakan huruf – ص atau ص- ع – و (seperti SAW, penyingkatan dalam Bahasa Indonesia -pent) tidaklah termasuk doa dan bukanlah ibadah, baik ini diucapkan maupun ditulis.</p>
<p>Dan juga karena penyingkatan yang demikian tidaklah pernah dilakukan oleh tiga generasi awal Islam yang keutamaannya dipersaksikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.</p>
<p>Wabillahit taufiq, dan semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga serta para sahabat beliau.</p>
<p>Dewan Tetap untuk Penelitian Islam dan Fatwa</p>
<p>Ketua: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz Ibn Abdullaah Ibn Baaz;<br />
Anggota: Syaikh ‘Abdur-Razzaaq ‘Afifi;<br />
Anggota: Syaikh ‘Abdullaah Ibn Ghudayyaan;<br />
Anggota: Syaikh ‘Abdullaah Ibn Qu’ood</p>
<p>(Fataawa al-Lajnah ad-Daa.imah lil-Buhooth al-’Ilmiyyah wal-Iftaa, – Volume 12, Halaman 208, Pertanyaan ke-3 dari Fatwa No.5069)</p>
<p>Diterjemahkan dari <a rel="nofollow" href="http://fatwa-online.com/fataawa/miscellaneous/enjoiningthegood/0020919.htm" target="_blank">http://fatwa-online.com/fataawa/miscellaneous/enjoiningthegood/0020919.htm</a> oleh <a rel="nofollow" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/" target="_blank">http://ulamasunnah.wordpress.com</a></p>
<p>***</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Faedah Shalawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم dan Hukum Menyingkat Tulisan Shalawat</strong></span></p>
<p>Oleh: Samâhatusy Syaikh ‘Abdul ‘Azîz ibn ‘Abdullâh ibn Bâz رحمه الله</p>
<p>Apa keutamaan bershalawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم? Bolehkah kita menyingkat ucapan shalawat tersebut dalam penulisan, misalnya kita tulis Muhammad SAW atau dengan tulisan Arab صلعم, singkatan dari صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم?</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله menjawab:</p>
<p>“Mengucapkan shalawat untuk Rasulullah صلى الله عليه وسلم merupakan perkara yang disyariatkan. Di dalamnya terdapat faedah yang banyak. Di antaranya menjalankan perintah Allah عز وجل, menyepakati Allah سبحانه وتعال dan para malaikat-Nya yang juga bershalawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم. Allah عز وجل berfirman:</p>
<p>إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا</p>
<p>“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuk Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya.” (Al-Ahzab: 56)</p>
<p>Faedah lainnya adalah melipatgandakan pahala orang yang bershalawat tersebut, adanya harapan doanya terkabul, dan bershalawat merupakan sebab diperolehnya berkah dan langgengnya kecintaan kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Sebagaimana bershalawat menjadi sebab seorang hamba beroleh hidayah dan hidup hatinya. Semakin banyak seseorang bershalawat kepada beliau صلى الله عليه وسلم dan mengingat beliu, akan semakin kental pula kecintaan kepada beliau di dalam hati. Sehingga tidak tersisa di hatinya penentangan terhadap sesuatu pun dari perintahnya dan tidak pula keraguan terhadap apa yang beliau sampaikan.</p>
<p>Rasulullah صلى الله عليه وسلم sendiri telah memberikan anjuran untuk mengucapkan shalawat atas beliau dalam beberapa hadits. Di antaranya hadits yang diriwayatkan Al-Imam Muslim رحمه الله dalam Shahih-nya dari Abu Hurairah رضي الله عنه, bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:</p>
<p>مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا</p>
<p>“Siapa yang bershalawat untukku satu kali maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.”</p>
<p>Dari hadits Abu Hurairah رضي الله عنه juga, disebutkan bahwa Rasululah صلى الله عليه وسلم bersabda:</p>
<p>لا تَجْعَلُوا بُيُوْتَكُمْ قُبُوْرًا وَلا تَجْعَلُوا قَبْرِيْ عِيْدًا، وَصَلُّوْ عَلَيَّ فَإِنَّ صَلاتَكُمْ تَبْلُغُنِيْ حَيْثُمَا كُنْتُمْ</p>
<p>“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan2 dan jangan kalian jadikan kuburanku sebagai id3. Bershalawatlah untukku karena shalawat kalian sampai kepadaku di mana pun kalian berada.”4</p>
<p>Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah pula bersabda:</p>
<p>رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ</p>
<p>“Terhinalah seorang yang aku (namaku) disebut disisinya namun ia tidak mau bershalawat untukku.”5</p>
<p>Bershalawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم disyariatkan dalam tasyahhud shalat, dalam khutbah, saat berdoa serta beristighfar. Demikian pula setelah adzan, ketika keluar serta masuk masjid, ketika mendengar nama beliau disebut, dan sebagainya.</p>
<p><strong>Perkaranya lebih ditekankan ketika menulis nama beliau dalam kitab, karya tulis, risalah, makalah, atau yang semisalnya berdasarkan dalil yang telah lewat. Ucapan shalawat ini disyariatkan untuk ditulis secara lengkap/sempurna dalam rangka menjalankan perintah Allah عز وجل kepada kita dan agar pembaca mengingat untuk bershalawat ketika melewati tulisan shalawat tersebut. Tidak sepantasnya lafazh shalawat tersebut ditulis dengan singkatan misalnya ص atau صلعم ataupun singkatan-singkatan yang serupa dengannya, yang terkadang digunakan oleh sebagian penulis dan penyusun. Hal ini jelas menyelisihi perintah Allah عز وجل dalam firman-Nya:</strong></p>
<p>صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا</p>
<p>“… bershalawatlah untuk Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya.”</p>
<p>Dan juga dengan menyingkat tulisan shalawat tidak akan sempurna maksudnya serta tidak diperoleh keutamaan sebagaimana bila menuliskannya secara sempurna. Terkadang pembaca tidak perhatian dengan singkatan tersebut atau tidak paham maksudnya.</p>
<p><strong>Menyingkat lafazh shalawat ini dibenci oleh para ulama dan mereka memberikan peringatan akan hal ini.</strong></p>
<p>Ibnu Shalah رحمه الله dalam kitabnya ‘Ulumul Hadits yang lebih dikenal dengan Muqqadimah Ibnish Shalah mengatakan, “(Seorang yang belajar hadits ataupun ahlul hadits) hendaknya memerhatikan penulisan shalawat dan salam untuk Rasulullah صلى الله عليه وسلم bila melewatinya. Janganlah ia bosan menulisnya secara lengkap ketika berulang menyebut Rasulullah.”</p>
<p><strong>Ibnu Shalah juga berkata, “Hendaklah ia menjauhi dua kekurangan dalam penyebutan shalawat tersebut:</strong></p>
<p><strong>Pertama,</strong> ia menuliskan lafazh shalawat dengan kurang, hanya meringkasnya dalam dua huruf atau semisalnya.</p>
<p><strong>Kedua,</strong> ia menuliskannya dengan makna yang kurang, misalnya ia tidak menuliskan وَسَلَّمَ.</p>
<p>Al-‘Allamah As-Sakhawi رحمه الله dalam kitabnya Fathul Mughits Syarhu Alfiyatil Hadits lil ‘Iraqi, menyatakan, “Jauhilah wahai penulis, menuliskan shalawat dengan singkatan, dengan engkau menyingkatnya menjadi dua huruf dan semisalnya, sehingga bentuknya kurang. Sebagaimana hal ini dilakukan oleh orang jahil dari kalangan ajam (non Arab) secara umum dan penuntut ilmu yang awam. Mereka singkat lafazh shalawat dengan ص, صم atau صلعم.6 Karena penulisannya kurang, berarti pahalanya pun kurang, berbeda dengan orang yang menuliskannya secara lengkap.</p>
<p>As-Suyuthi رحمه الله berkata dalam kitabnya Tadribur Rawi fi Syarhi Taqrib An-Nawawi, “Dibenci menyingkat tulisan shalawat di sini dan di setiap tempat yang syariatkan padanya shalawat, sebagaimana disebutkan dalam Syarah Muslim dan selainnya, berdalil dengan firman Allah عز وجل:</p>
<p>صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا</p>
<p><strong>As-Suyuthi juga mengatakan, “Dibenci menyingkat shalawat dan salam dalam penulisan, baik dengan satu atau dua huruf seperti menulisnya dengan صلعم, bahkan semestinya ditulis secara lengkap.”</strong></p>
<p>Inilah wasiat saya kepada setiap muslim dan pembaca juga penulis, agar mereka mencari yang utama/afdhal, mencari yang di dalamnya ada tambahan pahala dan ganjaran, serta menjauhi perkara yang dapat membatalkan atau menguranginya.”</p>
<p>(Diringkas dari fatwa Asy-Syaikh Ibn Baz رحمه الله yang dimuat dalam Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, 2/396-399)</p>
<p>Footnote:</p>
<p>2 Dengan tidak dikerjakan shalat sunnah di dalamnya, demikian pula Al-Qur’an tidak dibaca di dalamnya. (-pent.)<br />
3 Tempat Kumpul-kumpul. -pent.<br />
4 Diriwayatkan oleh Al-Imam Ahmad dan Abu Dawud, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani رحمه الله dalam Shahih Abi Dawud. (-pent.)<br />
5 HR. At-Tirmidzi, kata Asy-Syaikh Muqbil رحمه الله dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain, “Hadits hasan gharib.” (-pent.)<br />
6 Dalam bahasa kita sering disingkat dengan SAW. (-pent.)</p>
<p>(Sumber: Majalah Asy Syari’ah, Vol. III/No. 36/1428 H/2007, Kategori: Fatawa Al-Mar’ah Al-Muslimah, hal. 89-91. Dinukil untuk <a rel="nofollow" href="http://akhwat.web.id/" target="_blank">http://akhwat.web.id</a>)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kalau Orang Jawa Belajar Java]]></title>
<link>http://antojava.wordpress.com/2009/11/21/kalau-orang-jawa-belajar-java/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 09:17:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>antojava</dc:creator>
<guid>http://antojava.wordpress.com/2009/11/21/kalau-orang-jawa-belajar-java/</guid>
<description><![CDATA[Lucu juga sebagai orang Jawa deles, tidak tahu apa itu Java. Padahal Java adalah English version of ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Lucu juga sebagai orang Jawa deles, tidak tahu apa itu Java. Padahal Java adalah English version of Jawa. Itu secara bahasa manusia, tapi akan sangat beda kalau itu sebagai bahasa pemrograman. Java berorientasi obyek sedangkan mindset-nya masih prosedural. Memang ada masalah dengan ini?. Bisa ya bisa tidak. Mengubah mindset memang perlu ketekunan dan itu yang sedang dilakukan oleh yang punya blog ini.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Florin Salam, Susanu si Mr.Juve - Zale Dumbale [Clip Original]]]></title>
<link>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/20/florin-salam-susanu-si-mr-juve-zale-dumbale-clip-original/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 18:58:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>muzikbunamp3</dc:creator>
<guid>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/20/florin-salam-susanu-si-mr-juve-zale-dumbale-clip-original/</guid>
<description><![CDATA[DOWNLOAD FisierulMeu.Ro DOWNLOAD Filehit.Net DOWNLOAD Centupload.Com]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://fisierulmeu.ro/62ES26U3VMA1/Florin-Salam-Susanu-si-Mr-Juve-Zale-Dumbale-Clip-Original-mkv.html" target="_self">DOWNLOAD FisierulMeu.Ro</a><br />
<a href="http://www.filehit.net/fisier/29400" target="_self">DOWNLOAD Filehit.Net</a><br />
<a href="http://www.centupload.com/lz61ex6rx8t9" target="_self">DOWNLOAD Centupload.Com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hasil Orientasi Guru BSA ]]></title>
<link>http://jangkriks.wordpress.com/2009/11/20/hasil-orientasi-guru-bsa/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 18:43:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>jangkriks</dc:creator>
<guid>http://jangkriks.wordpress.com/2009/11/20/hasil-orientasi-guru-bsa/</guid>
<description><![CDATA[alhamdulillah&#8230;&#8230;&#8230; akhirnya ketemu lagi dengan teman2 seperjuangan, baik yang dulu p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[alhamdulillah&#8230;&#8230;&#8230; akhirnya ketemu lagi dengan teman2 seperjuangan, baik yang dulu p]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Florin Salam - Zale Dumbale , Pentrecere No1 [New Live]]]></title>
<link>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/19/florin-salam-zale-dumbale-pentrecere-no1-new-live/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 18:22:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>muzikbunamp3</dc:creator>
<guid>http://muzikbunamp3.wordpress.com/2009/11/19/florin-salam-zale-dumbale-pentrecere-no1-new-live/</guid>
<description><![CDATA[DOWNLOAD FisierulMeu.Ro DOWNLOAD Filehit.Net DOWNLOAD Centupload.Com]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://fisierulmeu.ro/6295SC6NB9PO/Florin-Salam-Zale-Dumbale-Pentrecere-No1-New-Live-mp3.html" target="_self">DOWNLOAD FisierulMeu.Ro</a><br />
<a href="Florin Salam - Zale Dumbale , Pentrecere No1 [New Live].mp3 " target="_self">DOWNLOAD Filehit.Net</a><br />
<a href="http://www.centupload.com/xh789dwf7mo5" target="_self">DOWNLOAD Centupload.Com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[never ever ]]></title>
<link>http://portalu.wordpress.com/2009/11/19/never-ever/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 13:10:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>portalu</dc:creator>
<guid>http://portalu.wordpress.com/2009/11/19/never-ever/</guid>
<description><![CDATA[stop to take a good look at a river]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://portalu.wordpress.com/files/2009/11/img00108.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-239" title="nihuiasibe" src="http://portalu.wordpress.com/files/2009/11/img00108.jpg" alt="" width="459" height="345" /></a></p>
<p><a href="http://portalu.wordpress.com/files/2009/11/img00108.jpg"></a>stop to take a good look at a river</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengusap Wajah setelah Berdoa]]></title>
<link>http://adioecoep.wordpress.com/2009/11/16/mengusap-wajah-setelah-berdoa/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 10:15:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>adi setiawan</dc:creator>
<guid>http://adioecoep.wordpress.com/2009/11/16/mengusap-wajah-setelah-berdoa/</guid>
<description><![CDATA[Mengusap Wajah setelah Berdoa bersama Ustadz Sigit Pranowo, Lc. Assalamualaikum Warrahmatullah hi wa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mengusap Wajah setelah Berdoa bersama Ustadz Sigit Pranowo, Lc. Assalamualaikum Warrahmatullah hi wa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sinar Matahari - Sumber Energi - Insights Yoga: Surya Namaskar (Sun salam), Part 2]]></title>
<link>http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/14/sinar-matahari-sumber-energi-insights-yoga-surya-namaskar-sun-salam-part-2/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 04:22:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>pemuda2009</dc:creator>
<guid>http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/14/sinar-matahari-sumber-energi-insights-yoga-surya-namaskar-sun-salam-part-2/</guid>
<description><![CDATA[Untuk luar biasa manfaat bagi tiroid dan paratiroid itu dapat diperdebatkan bahwa asana lain akan le]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>
<p> Untuk luar biasa manfaat bagi tiroid dan paratiroid itu dapat diperdebatkan bahwa asana lain akan lebih efektif terutama jika diadakan lagi. Sebagai contoh bahu berdiri <a href="http://sumberenergi.wordpress.com" title="sumber energi"><b>sumber energi</b></a> Sarvangasana ditahan selama durasi yang lebih lama akan lebih menguntungkan untuk mengirimkan oksigen darah ke tiroid dan paratiroid. </p>
<p> Namun kondisi mahasiswa yang Yoga S leher harus menjadi perhatian utama saat melakukan <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/10/29/tambang-gas-sumber-energi-sejarah-topeng-gas/" title="Tambang Gas">Tambang Gas</a> bahu berdiri. Oleh karena itu dalam hal ini yang berdiri di depan tikungan dengan kunci dagu dilakukan dalam Penghormatan Matahari jauh lebih sedikit berisiko. </p>
<p> The Sun salam akan membantu menghilangkan racun dari tubuh Anda. Dengan menciptakan sirkulasi yang sehat dan mempercepat sistem eliminasi di dalam tubuh salam Matahari bekerja seperti tonik. Semua ini gerakan fisik yang terjadi ketika latihan Matahari salam akan sangat mengoksidasi darah Anda dan membuka saluran pernapasan. </p>
<p> Pada gilirannya tubuh lebih rileks fleksibel dan stres berkurang. Yoga siswa yang melakukan salam Sun secara teratur akan tidur lebih nyenyak di malam hari dan menjadi jauh lebih tenang. </p>
<p> Hanya <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/05/sumber-energi-energy4earth-sumber-energi-terbarukan-apa-yang-dapat-energy4earth-do-for-you/" title="Sumber Energi">Sumber Energi</a> ingat untuk memungkinkan beberapa jam antara akhir salam Matahari dan awal tidur. Ini akan membuat tubuh dan pikiran Anda waktu untuk angin ke bawah dan rileks. <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/10/27/energi-hewan-sumber-energi-roh-hewan-guides/" title="Energi Hewan">Energi Hewan</a> Juga ini hanya salah satu alasan yang baik untuk berlatih Sun salam pada pagi hari jam. </p>
<p> Kekuatan otot dan koordinasi juga manfaat yang Yoga siswa dapat mengharapkan untuk melihat dan merasakan. Selama pengalaman saya ketika mengajar kelas Yoga aku <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/09/energi-matahari-sumber-energi-energi-matahari-overview/" title="Energi Matahari">Energi Matahari</a> telah memperhatikan bahwa siswa pada usia berapa pun terlihat peningkatan dalam kekuatan otot dan koordinasi keseluruhan ketika mereka secara teratur berlatih Sun salam. </p>
<p> Beberapa dari mereka bahkan kehilangan berat badan <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/03/tenaga-surya-sumber-energi-peningkatan-solar-radiasi-dan-kanker-kulit-pilots/" title="Tenaga Surya">Tenaga Surya</a> tapi diet juga merupakan faktor besar dalam hal ini. Namun ada juga yang tidak menurunkan berat badan tidak lebih <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/09/energi-hewan-sumber-energi/" title="Energi Hewan">Energi Hewan</a> rendah lemak tubuh. Kita tahu ini karena Yoga dilatih secara pribadi-siswa yang memiliki lemak tubuh mereka diperiksa ketika mereka mulai. Ini bukan persyaratan tetapi itu adalah pilihan. Beberapa Yoga siswa harus melihat dan merasakan manfaat fisik pertama dalam rangka Tetap dengan program. </p>
<p> Manfaat kesehatan mental <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/04/tenaga-listrik-sumber-energi-menghasilkan-tabungan-dengan-smart-penggunaan-listrik/" title="Tenaga Listrik">Tenaga Listrik</a> Surya <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/10/29/tambang-minyak-sumber-energi-peluang-minyak-terbesar-di-dunia-dan-bagaimana-anda-bisa-profit-from-it/" title="Tambang Minyak">Tambang Minyak</a> Namaskar <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/10/26/energi-matahari-sumber-energi-solar-energy-mempekerjakan-pasif-dan-penghematan-listrik-mulai-hari-ini/" title="Energi Matahari">Energi Matahari</a> banyak tetapi ketika kecemasan dan <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/02/minyak-bumi-sumber-energi-menunggu-minyak-krisis/" title="Minyak Bumi">Minyak Bumi</a> stres yang diturunkan kualitas hidup naik. Dengan pemikiran ini kemungkinan terjadinya depresi berkurang drastis. Beberapa <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/10/25/energi-alam-sumber-energi-bagaimana-kami-bisa-semua-bantuan-untuk-selamatkan-bumi-melalui-penggunaan-energi-dari-sumber-daya-alam" title="Energi Alam">Energi Alam</a> siswa latihan Yoga Sun salam hanya untuk menjaga depresi Di teluk. </p>
<p> Dengan semua manfaat yang disebutkan di atas Sun salam harus <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/11/02/sinar-matahari-sumber-energi-menghadapi-sun-effects/" title="Sinar Matahari">Sinar Matahari</a> dianggap sebagai sangat berharga bagian dari praktek Yoga Hatha. Mereka bahkan dapat dimodifikasi untuk Ketua latihan Yoga. Oleh karena itu selalu mempertimbangkan Surya Namaskar <a href="http://sumberenergi.wordpress.com/2009/10/28/tambang-sumber-energi-kunjungi-bisbee-copper-mine/" title="sumber energi"><b>sumber energi</b></a> menjadi bagian penting dari kelas Anda &#8211; terutama jika Anda mengajarkan bentuk Hatha Yoga. Selalu ingat bahwa Surya Namaskar jauh lebih dari pemanasan. </p>
<p> Copyright Paul Jerard / Aura Publikasi </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ayat pertama...mestikah bermula dengan huruf A?]]></title>
<link>http://mimizal.wordpress.com/2009/11/12/4/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 17:28:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>mimizal</dc:creator>
<guid>http://mimizal.wordpress.com/2009/11/12/4/</guid>
<description><![CDATA[catatan ni mungkin dah lewat pagi&#8230;.jadi terus memikirkan ayat pembuka bicara&#8230;.sehingga i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>catatan ni mungkin dah lewat pagi&#8230;.jadi terus memikirkan ayat pembuka bicara&#8230;.sehingga ini masih kosong&#8230;&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salam]]></title>
<link>http://siswantopoerwo.wordpress.com/2009/11/12/telu/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 17:18:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>siswanto poerwo</dc:creator>
<guid>http://siswantopoerwo.wordpress.com/2009/11/12/telu/</guid>
<description><![CDATA[Seperti Klepon yang hanya akan terasa nikmat bila dikunyah dengan mingkem dan tidak sambil jegègèsan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><em>Seperti Klepon yang hanya akan terasa nikmat bila dikunyah dengan mingkem dan tidak sambil jegègèsan dan seperti Bacem yang dalam diamnya memancarkan rasa kêmêcêr untuk ndulit dan ndilat, seperti itulah pekerti mereka.<em> </em></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Gito dan mas Willy sudah berangkat. Lalu Suyono dan Abdul Muid. Juga yang lainnya. Mereka akan berkontribusi dalam perhelatan yang berjudul Konser Barzah. Suatu performance yang pasti sangat seru karena ada teater, ada puisi, musik, lalu ada Bimbi, dan ada Astuti.  </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dengan cinta Gusti Allah yang ndak pernah tidur dan ndak pernah ngapusi, sungguh, teriakan para sahabat akan menjadi kasunyatan, “Dhuwur wekasane dan padhang kubure”.  Dengan bungkus langkah khusnul khuluq, sahabat yang menunggu kloter hanya bisa serius menggapai khusnul khotimah. Serius dalam peran Klepon, Bacem, atau Jemblem, meyakini bahwa diantara banyak hal yang logis, banyak juga yang tidak logis dan hanya bisa diimani. seperti rejeki, dan,  mati.</em><em></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Linduran tentang jejak kaki cah-cah welug dari Melati77 dan sekitarnya ini sekedar untuk mengingat dan mengingatkan. Ojo kesuwen, aja kelalen. </em></p>
<p><em>Salam, sgpc515</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[30. MENEBAR SALAM MELALUI KIPRAH PERUSAHAAN]]></title>
<link>http://naskahkultum.wordpress.com/2009/11/12/30-menebar-salam-melalui-kiprah-perusahaan/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 08:27:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>naskahkultum</dc:creator>
<guid>http://naskahkultum.wordpress.com/2009/11/12/30-menebar-salam-melalui-kiprah-perusahaan/</guid>
<description><![CDATA[Secara etimologis kata salam berasal dari kata dasar salima, yang pada mulanya berarti selamat/ beba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Secara etimologis kata salam berasal dari kata dasar <em>salima</em>, yang pada mulanya berarti selamat/ bebas dari bahaya. Arti itu kemudian berkembang menjadi patuh, tunduk, berdamai, tentram, ucapan selamat, dan sebagainya. <!--more-->Salah satu makna dasar dari kata Islam adalah keselamatan (salam), sehingga memeluk Islam dipandang sebagai upaya menggapai keselamatan baik didunia maupun di hari kemudian.</p>
<p>Apabila makna dasar ini dikaitkan dengan nuansa islami suatu perusahaan, maka di samping sebagai perusahaan, hendaknya ia juga merupakan arena ibadah untuk memperoleh jalan keselamatan (salam). Dan memang landasan filosofi perusahaan islami, seyogianya merupakan upaya memperoleh jalan keselamatan dan menghindarkan diri dari azab Tuhan ketika di dunia dan kelak di hari akhirat <em>(salamatan fiddunya wal akhirah)</em>.</p>
<p>Kemudian, Islam  mengembangkan “salam” diantaranyan dengan ucapan tegur sapa antar sesama manusia dan jika budaya salam bisa dikembangkan maka akan memunculkan tiga hal:</p>
<p>1. Perusahaan atau tempat yang didalamnya dijadikan tempat mengamalkan ajaran Islam, maka tempat tersebut adalah jalan keselamatan.</p>
<p>2. Menebarkan/menularkan salam kepada orang lain di tempat atau perusahaan, merupakan wujud keyakinan bahwa agama Islam itu merupakan cara pandang dan jalan hidup <em>(way of life)</em> yang benar.</p>
<p>3. Setiap insan maupun perusahaan wajib untuk membudayakan salam sebagai kalimat sapa antar manusia agar bisa mendapatkan keselamatan.</p>
<p>Dari analisis di atas diketahui bahwa <em>“salam”</em> bisa mengandung dua konotasi :</p>
<p><strong><em>Pertama</em></strong>, sebagai makna dasar dari Islam yang berarti (jalan keselamatan) yang harus dipedomani oleh setiap muslim dan wajib disampaikannya kepada orang lain.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, kalimat sapa yang harus dilaksanakan dan dibudayakan.</p>
<p>Di dalam Al-Qur’an terdapat 42 kali kata <em>salam</em>, dengan konotasi yang berbeda-beda, yaitu :</p>
<ul>
<li>Ucapan “salam” yang bertujuan mendo’akan orang lain agar mendapat keselamatan dan kesejahteraan. Sebagaimana firman Allah : <em>“(Ingatlah) ketika mereka masuk lalu mengucapkan “salaman” Ibrahim menjawab “salamun”, (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal</em>” (al-dzariyat:25).</li>
<li><em>“salam” </em>adalah nikmat besar yang dianugerahkan Allah kepada hamba-hamba-Nya (QS.al-Shaffat:79), sebagaimana dijadikan salam sebagai upaya menjelaskan nikmat Allah kepada nabi Nuh, Musa dan Harun serta Ilyas (QS.al-Shaffat:120 dan 130).</li>
<li><em>“salam” </em>sebagai sifat atau keadaan jalan-jalan yang ditelusuri orang-orang beriman <em>(subulssalam) </em>(QS.al-An’aml:127) dan negeri yang damai serta sentosa (<em>Darussalam</em>).</li>
<li>Menggambarkan sikap ingin mendamaikan atau meninggalkan pertengkaran (QS.al-Furqan:63), dan memuji hamba-hamba-Nya yang selalu mencari kedamaian walaupun dengan orang-orang yang jahil.</li>
</ul>
<p>Meski kata ucapan keselamatan itu berbeda-beda pada setiap etnis dan daerah, tetapi hanya ada satu saja yang diajarkan Allah SWT, yang dapat dipakai pada setiap tempat, waktu dan keadaan, serta tetap up to date, bukan hanya di dunia tapi sampai ke akhirat. Kata tersebut adalah <em>Assalamu ‘Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh </em>(Keselamatan atasmu, semoga Allah merahmati dan memberkatimu).</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
