<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>sayur &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/sayur/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "sayur"</description>
	<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 06:57:58 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Peluang Bisnis Keripik Sayur &amp; Buah]]></title>
<link>http://ipunk1311.wordpress.com/2009/12/14/peluang-bisnis-keripik-sayur-buah/</link>
<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 08:04:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>ipunk1311</dc:creator>
<guid>http://ipunk1311.wordpress.com/2009/12/14/peluang-bisnis-keripik-sayur-buah/</guid>
<description><![CDATA[Apakah anda membutuhkan buah-buahan? Di Indonesia, anda tak perlu mencarinya dengan susah payah. Ind]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Apakah anda membutuhkan buah-buahan? Di Indonesia, anda tak perlu mencarinya dengan susah payah. Ind]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SAMBAL GORENG KIKIL]]></title>
<link>http://reseptop.wordpress.com/2009/12/09/contoh-resep-ikan/</link>
<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 07:54:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>sikumpil</dc:creator>
<guid>http://reseptop.wordpress.com/2009/12/09/contoh-resep-ikan/</guid>
<description><![CDATA[BAHAN: 300 gram kikil sapi, rebus 500 cc santan kental 4 buah cabai hijau, potong-potong 50 gram tem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[BAHAN: 300 gram kikil sapi, rebus 500 cc santan kental 4 buah cabai hijau, potong-potong 50 gram tem]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM DISKRIMINASI SEJARAH]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/07/pendidikan-kewirausahaan-dalam-diskriminasi-sejarah/</link>
<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 02:25:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/07/pendidikan-kewirausahaan-dalam-diskriminasi-sejarah/</guid>
<description><![CDATA[Ketika membuka Temu Nasional 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan pentingnya jiwa kewi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/asvi-warman-adam.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3566" title="asvi warman adam" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/asvi-warman-adam.jpg?w=132" alt="" width="132" height="150" /></a>Ketika membuka Temu Nasional 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan pentingnya jiwa kewirausahaan, inovasi teknologi, dan kreativitas. Ketiga aspek itu sebetulnya tercakup dalam nebula (megabudaya) China yang ironisnya tidak boleh diajarkan semasa Orde Baru. Dalam perjalanan sejarah di sekolah diajarkan pengaruh nebula yang berasal dari India, Arab, dan Eropa, tetapi tidak demikian halnya dengan sumbangan nebula China bagi peradaban Nusantara. Diskriminasi sejarah itu berlangsung sejak peristiwa G30S tahun 1965. Pemerintah melarang segala sesuatu yang berbau China.</p>
<p>Kehidupan kita sehari-hari bisa berjalan dan berkembang seperti sekarang ini antara lain berkat berkat ilmu dan teknologi yang berasal dari kebudayaan China. Orang Belanda yang berada di Jawa mulanya kurang memerhatikan pertanian. Orang Tionghoa-lah yang mengembangkan budidaya padi. Setiap tahun banyak jung (kapal besar dari kayu) datang ke sini untuk berdagang sambil membawa 1000-an orang China untuk dipekerjakan, terutama di lahan pertanian.</p>
<p><strong>Abad ke-17<br />
</strong><br />
<a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/sugarplantation1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3567" title="sugarplantation1" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/sugarplantation1.jpg?w=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Pada abad ke-17, orang-orang Tionghoa di Batavia mengembangkan budidaya tebu. Penggilingan tebu itu sangat sederhana, yaitu dengan menaruh dua tabung kayu yangdiputar oleh seekor sapi dengn perantaraan sumber sistem roda gigi serta sebuah poros sepanjang 4,5 meter. Karena kekurangan bahan bakar untuk tungku, sejak tahun 1815 industri gula ini dipindahkan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.</p>
<p>Budidaya padi bukanlah monopoli etnis Tionghoa, tetapi mereka berjasa dalam menemukan teknik baru, seperti alat penyosoh padi tahun 1750 yang dengan dua-tiga sapi bisa mengolah sampai 500 ton padi per hari menggantikan lesung dengn kapasitas 100 ton per hari. Penyebaran alat tersebut merangsang produksi beras dan mengatasi masalah persediaan pangan di Batavia saat itu. Jadi, melalui orang Tionghoa itu lahir tipe pertanian bermesin sederhana : pompa berpedal, gilingan tebu, pemeras kelapa, penyosoh beras, dan bajak.</p>
<p><!--more-->Dari dua komoditas di atas dibuat menjadi arak yang terdiri dari beras difermentasi, tetes tebu, dan nira sejak tahun 1611. Orang-orang Tionghoa juga berhasil membudidayakan sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti semangka. Orang Tionghoa pula yang mendatangkan ke Pulau Jawa tanaman seperti kapas dan terung. Tanaman yang mengandungprotein yang diperkenalkan oleh etnis Tionghoa adalah kacang hijau yang semua produk olahannya diberi nama China, yait taoge (kecambah), tahu, dan taoco. Dari sejenis kacang-kacangan dibuat kecap.</p>
<p>Orang Tionghoa juga merupakan pionir dalam bidang metalurgi dan pertambangan. Etnis Tionghoa bekerja di penambangan timah di Bangka dan emas di Kalimantan Barat (paruh pertama abad ke-19). Teknk yang digunakan penambang Tionghoa ini sangat efisien pada zamannya dan berasal dari teknik pembuatan irigasi : mengendalikan aliran air yang alami untuk mencuci mineral di sepanjang permukaan yang miring. Barang yang juga dikembangkan berkat jasa orang Tionghoa adalah jarum untuk menjahit dan perkakas dapur, yakni kuali. Etnis Tionghoa juga berperan sebagai pengecor meriam di Aceh dan Patani.</p>
<p><strong>Teknologi</strong></p>
<p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/pendidikan-kewirausahaan-dlm-disk-sejarah.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3568" title="pendidikan kewirausahaan dlm disk.sejarah" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/pendidikan-kewirausahaan-dlm-disk-sejarah.jpg?w=127" alt="" width="127" height="150" /></a>Etnis Tionghoa juga memiliki sumbangan dalam teknologi kelautan. Merekalah yang membuat kapal yang digunakan Pati Unus, pangeran dari Jepara, untuk menyerang Malaka. Perahu mayang dipakai nelayan lokal di pantai utara Jawa menggunakan dinding sekat kedap air khas China. Etnis Tionghoa juga aktif dalam budidaya tiram, kerang, dan ikan di tambak-tambak. Teknik pembuatan garam juga dikembangkan orang Tionghoa. Pembuatan produk ini dikuasai oleh mereka sebelum pemerintah kolonial Belanda abad ke-19 mengembangkan pembuatan garam secara modern dengan mengambil alih tambak-tambak garam besar di Gresik dan Sumenep.</p>
<p>Menurut hemat saya, nebula (megabudaya) China penting dimasukkan ke kurikulum sejarah karena kenyataan bahwa ia telah menyumbang bagi peradaban bangsa. Selama ini hanya diajarkan budaya India (Hindu-Budha), Arab (Islam), dan Eropa (Kristen) yang memengaruhi budaya lokal di Tanah Air. Jika dari budaya India yang menonjol adalah aspek spiritual dan kerukunan meskipun ada hierarki (kasta), dari budaya China kita bisa menanamkan kreativitas kewirausahaan dan inovasi teknologi untuk kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Pendidikan Kewirausahaan dalam Diksriminasi Sejarah, Dr Asvi Warman Adam &#124; Ahli Peneliti Utama LIPI<br />
Kompas, 05.12.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cah ‘peace love’ kombinasi]]></title>
<link>http://dedekusn.wordpress.com/2009/12/02/cah-%e2%80%98peace-love%e2%80%99-kombinasi/</link>
<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 17:05:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>dedekusn</dc:creator>
<guid>http://dedekusn.wordpress.com/2009/12/02/cah-%e2%80%98peace-love%e2%80%99-kombinasi/</guid>
<description><![CDATA[Telur, tahu, tempe, sayuran, merupakan makanan khas Indonesia yang bernilai gizi tinggi yang hampir ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Telur, tahu, tempe, sayuran, merupakan makanan khas Indonesia yang bernilai gizi tinggi yang hampir ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[BERDAULAT DENGAN PERTANIAN ORGANIK ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/11/30/berdaulat-dengan-pertanian-organik/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 02:01:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/11/30/berdaulat-dengan-pertanian-organik/</guid>
<description><![CDATA[Kini kita dihadapkan pada dua jalan bercabang. Jalan yang satu, yang telah kita tempuh selama ini, a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/12berdaulat-dengan-pertanian-organik-01.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3382" title="12berdaulat dengan pertanian organik 01" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/12berdaulat-dengan-pertanian-organik-01.jpg?w=143" alt="" width="143" height="150" /></a><em>Kini kita dihadapkan pada dua jalan bercabang. Jalan yang satu, yang telah kita tempuh selama ini, adalah jalan tol yang mulus yang memungkinkan kita memacu kecepatan, tapi pada akhirnya menuju bencana. Jalan lainnya untuk ditempuh – sangat sepi – tapi hanya itulah yang akan membawa kita ke tujuan akhir pelestarian bumi ini</em>. [Rachel Carson dalam Silent Spring, 1962]</p>
<p>Jalan pertama yang dimaksud Rachel Carson adalah metode bertani yang mengandalkan pupuk kimia dan pestisida. Sebaliknya, jalan kedua adalah metode bertani selaras alam atau yang kemudian dikenal dengan pertanian organik.</p>
<p>Hampir 50 tahun sejak Rachel mengingatkan bahaya pupuk kimia dengan kalimatnya yang terkenal, “perang dengan kimia tak akan kita menangkan”, tetapi kita tetap memilih jalan menuju bencana itu. Dan, tepat seperti diramalkan Rachel, berpuluh tahun sejak perangkat kimia berbasis bahan bakar fosil – yang awalnya diciptakan untuk tujuan peperangan – digunakan di pertanian, hama tanaman tak berkurang. Bahkan, muncul banyak spesies baru yang semakin merusak.</p>
<p>Racun kimia itu justru membunuh spesies yang berguna bagi manusia seperti lebah dan burung pemakan serangga. “Kini dunia di ambang kepunahan lebah madu,” tulis Allison Benjamin dan Brian McCallum dalam A World without Bees, The Guardian Book, 2009. “Dan ini berarti bencana besar bagi manusia,” tambah mereka. Pada gilirannya, racun kimia dari lahan pertanian juga menggerogoti kesehatan manysia.</p>
<p>Walaupun sangat terlambat, kini sebagian petani beralih ke jalan, yang disebut Rachel, sangat sepi itu. Pemerintah yang sebelumnya menjadi agen racun kimia dengan Revolusi Hjau-nya, telah mencanangkan proyek Go Organik 2010.</p>
<p>Namun, kembali ke pertanian organik bukan hanya berarti kembali pada teknik bertani tanpa pupuk kimia dan pestisida. Gerakan organik adalah juga sebuah kedaulatan bertani. Sudahkah kita menuju jalan yang itu ?</p>
<p><strong><!--more-->Kedaulatan petani</strong></p>
<p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/12berdaulat-dengan-pertanian-organik-02.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3383" title="12berdaulat dengan pertanian organik 02" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/11/12berdaulat-dengan-pertanian-organik-02.jpg?w=125" alt="" width="125" height="150" /></a>Kedaulatan itu diperjuangkan Kelompok Tani Balak Gumregah di Desa Balak, Cawas, Klaten, Jateng. Sepetak tanaman padi tumbuh di halaman rumah. “Ini padi merah putih turunan ketiga. Minggu lalu saya panen, tapi sekarang saya tumbuhkan kembali,” kata W Riyanto (46) anggota kelompok tani itu.</p>
<p>Mereka juga berkreasi mencipta pupuk kompos – salah satunya memakai limbah tetes tebu – dan pestisida organik, mengolah produk, mengemas, dan memasarkannya. Salah satu produk mereka adalah minuman instan bekatul – ekstrak beras – dan jahe. Mereka memberi label produk itu “JAKAT”, singkatan dari jahe-katul, lengkap dengan narasi “minuman sehat dan bergizi untuk seluruh keluarga”.</p>
<p>Sejauh ini, produk ini masih dipasarkan dari tangan ke tangan. “Tujuan utama produk organik kami untuk dimakan sendiri, kalau sisa baru dijual,“ kata Riyanto. Dia tak setuju cara pikir petani yang menjual beras organiknya dengan alasan harga jual lebih tinggi, tetapi membeli beras kualitas buruk untuk dimakan sendiri.</p>
<p>Sedangkan untuk kemandirian energi, didampingi Cindelaras, Lembaga Pemberdayaan Pedesaan dan Kajian Global, kelompok tani ini membangun kompor biogas dari kotoran sapi. Limbahnya kemudian dipakai pupuk.</p>
<p>“Dengan biaya bertani lebih murah, kami bisa menjual beras organik lebih rendah dibandingkan beras biasa,” kata Riyanto. Tiga tahun pertama setelah beralih ke teknik organik, hasil panen belum memuaskan karena tanah yang kecanduan kimia tiba-tiba tidak diberi obat. “Persis orang kecanduan narkoba,” kata Ritanto, tetapi “Sekarang, setelah lima tahun, hasilnya setara, bahkan lebih tinggi dibandingkan yang pakai kimia,” katanya.</p>
<p>Sekitar 60 kilometer ke selatan, di perbukitan kapur Gunung Kidul yang kering dan gersang, lumbung petani dipenuhi padi. “Walaupun desa-desa lain sering kelaparan, dusun kami tak pernah kelaparan lagi karena ada lumbung yang selalu terisi sepanjang tahun,” kata Matsudi (32), Ketua Kelompok Tani Cipto Makaryo, Dusun Jetis, Desa Pampang, Kecamatan paliyan, Gunung Kidul, yang mengelola lumbung itu.</p>
<p>Unsur hara yang tipis di atas batu kapur membuat petani hanya bisa mengandalkan teknik organik. “Dulu kami memakai pupuk kimia, awalnya bagus, tetapi kemudian merosot. Tanah jadi rusak, kami kembali ke pupuk kandang, “ kata Marsudi.</p>
<p>Dengan pupuk orgaik, mereka menjawab masalah penggurunan (desertification), yang oleh badan dunia United Nations Convention to Combat Desertification (UNCCD) disebut sebagai ancaman terhadap ketahanan pangan dunia ke depan.</p>
<p>Pembajakan</p>
<p>Melihat tren pasar produk organik yang makin terbuka, para produsen pupuk kimia kini berlomba membuat pupuk organik. Mereka menawarkan obat untuk menyembuhkan tanah petani yang sebelumnya dihancurkan pupuk kimia. Beberapa pemodal juga menanam padi dan sayur organik. Sebagian sukses menguasai pasar dalam negeri, bahkan mengekspornya, sementara itu petani kecil tetap kesulitan.</p>
<p>“Kami harus memakai perantara untuk masuk ke supermarket karena mereka hanya mau berurusan dengan penyalur besar yang sanggup dibayar di akhir. Sertifikasi produk organik juga mempersulit kami,“ kata Johan Arifin, petani padi organik dari Kelompok Joglo Tani Godean, Yogyakarta.</p>
<p>Beras organik dari petani Rp 5.500 – Rp 6.500 per kg menjadi Rp 10.000 – Rp 12.000 per kg di supermarket. Franciscus Wahono, Direktur Cindelaras, mengatakan, telah terjadi pembajakan gerakan organik oleh pemodal. Jika saja Rachel Carson melihat perkembangan saat ini, dia pasti akan melengkapi tulisannya tentang jalan kedua itu tak hanya sepi, tetapi juga banyak pembajaknya.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Berdaulat dengan Pertanian Organik, Ahmad Arif<br />
Kompas, 18.09.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khasiat Lobak]]></title>
<link>http://apasajalah.wordpress.com/2009/11/28/khasiat-lobak/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 07:09:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>retdew</dc:creator>
<guid>http://apasajalah.wordpress.com/2009/11/28/khasiat-lobak/</guid>
<description><![CDATA[Tanaman yang memiliki nama Raphanus sativus L ini merupakan tumbuhan semusim. Memiliki ketinggian se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" title="lobak" src="http://i429.photobucket.com/albums/qq17/devitadoang/lobak.jpg" alt="" width="164" height="189" />Tanaman yang memiliki nama Raphanus sativus L ini merupakan tumbuhan semusim. Memiliki ketinggian sekitar 1 meter dengan batang yang lunak membentuk umbi bewarna putih pucat. Daun dari lobak berbentuk tunggal dengan buah lonjong berwarna cokelat.</p>
<p>Rasanya yang sedikit pedas dengan bau khas yang agak menyengat, membuat banyak orang kurang menyukai lobak. Padahal, menurut ilmu kedokteran tiongkok, lobak putih atau lobak Cina sangat baik untuk kesehatan dan organ vital manusia.</p>
<p><strong>Komposisi :</strong></p>
<p>Lobak mengandung karbohidrat, energi, vitamin, mineral, kalori, protein, lemak, kalsium, fosfor, serat, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, Vitamin C, niacin, rafarin, rafanol dan minyak atsiri.</p>
<p><strong>Khasiat :</strong></p>
<p>* Mengatasi batuk dan bronkhitis<br />
* Menyembuhkan demam.<br />
* Mengusir wasir<br />
* Mengatasi sulit tidur atau insomnia<br />
* Dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi rematik<br />
* Kandungan enzim diastase pada lobak dapat melancarkan pencernaan dan mengahalangi penumpukan lemak dalam jaringan tubuh<br />
* Daun lobak berkhasiat menyembuhkan rasa ngilu di bagian perut<br />
* Dapat menetralisir racun rokok , karena mengandung minyak atsiri, rafanol dan rafarin<br />
* Mengonsumsi lobak secara rutin dipercaya dapat memperhalus kulit, karena kandungan vitamin C di dalam lobak berkhasiat sebagai antioksidan dan dapat menghambat senyawa melanin<br />
* Lobak juga dapat digunakan sebagai obat pelangsing tubuh karena lobak dapat mengurangi nafsu makan</p>
<p><strong>Cara penggunaan :</strong></p>
<p><strong>Batuk</strong><br />
Sediakan 5 buah akar lobak dan gula secukupnya. Parut lobak lalu peras dan disaring. Tambahkan gula secukupnya pada dan diamkan semalaman. Minum ramuan endapan lobak 1 kali sehari 1 ramuan. Ulangi selama 7 hari.</p>
<p><strong>Menetralisir racun rokok</strong><br />
Minumlah air perasan lobak tiap tiga bulan sekali.</p>
<p><strong>Nyeri di bagian perut</strong><br />
Ambil Lobak Cina lalu diparut dan diberi garam sedikit. Letakkan parutan dalam suatu wadah dan diamkan sekitar 5 jam. Setelah itu, saringlah air endapan lobak cina lalu minum air saringan lobak saat mau tidur. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna ulangi cara ini 4 sampai 5 hari berturut-turut</p>
<p>Sumber: conectique.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bahaya lalapan mentah.]]></title>
<link>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/11/20/bahaya-lalapan-mentah/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 20:00:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>bundadontworry</dc:creator>
<guid>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/11/20/bahaya-lalapan-mentah/</guid>
<description><![CDATA[Ditinjau dari gizinya, lalapan mentah memang mengandung unsur gizi lebih banyak dibanding lalapan ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ditinjau dari gizinya, lalapan mentah memang mengandung unsur gizi lebih banyak dibanding lalapan ma]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pasukan Sayur]]></title>
<link>http://zaynet.wordpress.com/2009/11/20/pasukan-sayur/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 11:38:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>Zainudin Idris</dc:creator>
<guid>http://zaynet.wordpress.com/2009/11/20/pasukan-sayur/</guid>
<description><![CDATA[Kamis sore ini, 19 Nopember 2009, selesai tugas dari tempat mengajar di SMA Negeri MH. Thamrin saya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><span style="color:#0000ff;">Kamis</span></strong> sore ini, <em><strong><span style="color:#0000ff;">19 Nopember 2009</span></strong></em>, selesai tugas dari tempat mengajar di SMA Negeri MH. Thamrin saya berkesempatan hadir di ta&#8217;lim karyawan <strong><span style="color:#ff0000;">BANK JABAR BANTEN</span></strong> Cabang <strong><span style="color:#ff0000;">DEPOK,</span></strong> yang berlokasi samping kantor POLRES DEPOK berseberangan dengan kantor Walikota Depok. Antusiasme jama&#8217;ah menanyakan banyak hal seputar <strong><span style="color:#ff0000;">QURBAN</span></strong> menyebabkan waktu selesai agak berlarut. Alhamdulillah sekitar pukul 21.00wib saya pulang menyusuri jalan menuju arah Ciputat, Tangerang Selatan.</p>
<p>Sebenarnya, pemandangan yang saya lihat sewaktu di jalan antara Lebak Bulus hingga Ciputat, bukan kali yang pertama, yakni <span style="color:#0000ff;"><strong>&#8220;pasukan sayur&#8221;</strong></span>. <span style="color:#ff0000;">Baca Lengkap?</span><!--more--></p>
<p>Mobil bak terbuka (pick up) dengan hanya dihalangi bagian samping kiri dan kanan saja dengan selembar terpal tipis mengangkut sayur-mayur hampir penuh mengisi ruang bak mobil. Yang menjadi lucu dan istimewa adalah bukan saja sayurannya, tetapi penumpang (orang, tepatnya ibu-ibu) yang naik di atas sayur-mayur yang dibawa.</p>
<p>Dengan tanpa khawatir bahaya yang mengancam, pasukan ibu-ibu yang jumlahnya kurang lebih 4-5 orang ini duduk terkantuk-kantuk di atas sayur-mayur. Bahkan, sebagian lainnya malahan tertidur pulas terlentang di atas sayuran. Mungkin, mereka bukan tidak memikirkan bahaya yang mungkin menimpa, tetapi keadaanlah yang memaksa mereka berbuat demikian. Daripada mereka harus terpisah dengan sayuran yang mereka bawa dengan cara naik angkot, tentu itu sangat tidak efisien, alias boros. Yah, akhirnya mereka pun rela menaiki sayuran yang akan mereka jual ke lapak di bilangan pasar Cipayung, Ciputat. Kurang lebih  satu setengah jam mereka &#8220;menaiki&#8221; sayuran  di atas gerobak mobil dari pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.</p>
<p>Banyak rasa yang timbul setiap kali saya melihat pemandangan yang sudah bertahun-tahun saya saksikan ketika saya pulang ke arah Pamulang agak malam ini, pemandangan atas &#8220;pasukan sayur&#8221;. Antara rasa geli, ngeri, prihtin dan sesekali jengkel.</p>
<p>Geli melihat mereka menaiki sayur-mayur yang akan mereka jual. Padahal sayur-mayur sudah diketahui baik dan sehatnya untuk dikonsumsi, tetapi sepanjang jalan mereka tiduri. Wah bisa kotor, layu atau bahkan bau macam-macam?</p>
<p>Ngeri melihat mereka tanpa perlindungan apapun di atas gerobak mobil, apalagi sabuk pengaman(?). Mereka hanya dilindungi selembar terpal tipis di samping kanan-kiri gerobak. Masya Allah bagaimana ini?</p>
<p>Prihatin terhadap usaha mereka, pasukan ibu-ibu itu. Pada saat sebagian orang sudah bersiap istirahat ke peraduan, mereka justru baru memulai mencari nafkah untuk menopang hidup keluarga. Mungkin mereka seperi &#8220;pasukan kelelawar&#8221; yang mencari makan di malam hari. Masya Allah, sungguh berat beban hidup mereka. Mudah-mudahan saja suami-suami mereka juga pekerja keras seperti mereka, bukannya pemalas, yang sedang santai-santai di rumah, bahkan begadang main gapleh, sementara istrinya sedang berjuang meretas bahaya mencari nafkah.</p>
<p>Jika sudah melihat mereka yang bersusah payah itu, sesekali kadang jengkel melihat &#8220;ketidak-adilan&#8221; keadaan. Sementara mereka, dan banyak orang &#8220;susah&#8221; lainnya di negeri ini yang membanting tulang dengan segenap resiko dan bahaya mengancam, tetapi segelintir orang, para pejabat, petinggi, penguasa ataupun (yang katanya) wakil rakyat bermental korup bergelimang dengan kemewahan menikmati harta &#8220;upeti&#8221; hasil jerih payah rakyat yang disalahgunakan, tapi dengan mengatasnamakan rakyat. Hasil yang sudah mereka dapat saja sudah puluhan bahkan ratusan juta, itupun protes minta dinaikkan dengan alasan belum seimbang dengan beban berat mereka memikirkan nasib 220-an juta rakyat Indonesia (?). Entahlah, padahal rakyat sudah sering menyaksikan mereka adu jotos di kantor Dewan, berbuat mesum dan tidur pada setiap kali rapat &#8220;membela nasib rakyat&#8221; (?).</p>
<p>Wallaahu a&#8217;lam&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[sayur daun singkong ala medan]]></title>
<link>http://funcuisine.wordpress.com/2009/11/19/sayur-daun-singkong-ala-medan/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 08:12:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>lescaboma</dc:creator>
<guid>http://funcuisine.wordpress.com/2009/11/19/sayur-daun-singkong-ala-medan/</guid>
<description><![CDATA[udah lama juga nyari2 resep sayur ini. biasanya tau matengnya aja kalau pas makan di lapo minggu lal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1183" title="sayur-daun-singkong-a-la-meda" src="http://funcuisine.wordpress.com/files/2009/11/sayur-daun-singkong-a-la-meda.jpg" alt="sayur-daun-singkong-a-la-meda" width="270" height="374" /></p>
<p style="text-align:justify;">udah lama juga nyari2 resep sayur ini. biasanya tau matengnya aja kalau pas makan di lapo <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">minggu lalu pas belanja bumbu ke pasar, saya dikasih tau resepnya sama si ibu tukang dagang. karena kebetulan semua bahannya lengkap, hari itu juga bisa langsung praktek, kayak dokter <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  seperti biasa, dengan sedikit modifikasi tentunya.</p>
<p style="text-align:justify;">bentuk dan bumbu2nya emang mirip sama sayur <a href="http://funcuisine.wordpress.com/2009/05/07/gulai-daun-singkong-campur-teri/">gulai daun singkong</a>. tapi bunga kecombrangnya bikin aroma dan rasa sayur ini jadi khas banget.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>sayur dan singkong ala medan. ala me <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>bahan:<br />
</strong>- daun singkong. pilih yang masih muda dan segar. kurang lebih 1/4 kilo.<br />
- 100 gram tekokak. bersihkan<br />
- 100 siung bawang merah.<br />
- 5 siung bawang putih<br />
- 1 bunga kecombrang<br />
- 1 ruas jahe (2-3 cm)<br />
- 2 batang serai, memarkan<br />
- 5 lembar daun jeruk<br />
- kurleb 500 cc santan encer<br />
- gula dan garam secukupnya</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>cara bikinnya:<br />
</strong>- tumbuk halus daun singkong, tekokak dan bunga kecombrang. (versi saya: daun singkong direbus setengah mateng, terus dicincang halus. tekokak dan bunga kecombrangnya diblender sampai halus).<br />
- haluskan bawang merah, bawang putih dan jahe.<br />
- tumis bumbu halus hingga harum. tambahkan sere dan daun jeruk.<br />
- masukan santan, masak sampai mendidih.<br />
- masukan daun singkong, tekokak dan kecombrang.<br />
- tambahkan garam dan gula secukupnya. masak hingga semua bahan matang.<br />
- angkat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jamuan mewah di Meukek]]></title>
<link>http://hananan.wordpress.com/2009/11/17/jamuan-mewah-di-meukek/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 05:04:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Citra Rahman</dc:creator>
<guid>http://hananan.wordpress.com/2009/11/17/jamuan-mewah-di-meukek/</guid>
<description><![CDATA[Sebelumnya aku mau cerita dulu nih tentang enaknya warga Desa Seuleukat di Bakongan. Sebuah kampung ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sebelumnya aku mau cerita dulu nih tentang enaknya warga Desa Seuleukat di Bakongan. Sebuah kampung ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tidak Lengkap, ke Pacitan Tanpa Cicipi Nasi Kalakan]]></title>
<link>http://aespee.wordpress.com/2009/11/15/tidak-lengkap-ke-pacitan-tanpa-cicipi-nasi-kalakan/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 04:32:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>aespee</dc:creator>
<guid>http://aespee.wordpress.com/2009/11/15/tidak-lengkap-ke-pacitan-tanpa-cicipi-nasi-kalakan/</guid>
<description><![CDATA[Kaupaten Pacitan, Jawa Timur, tidak hanya kaya dengan objek wisata goa tapi juga memiliki banyak pan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kaupaten Pacitan, Jawa Timur, tidak hanya kaya dengan objek wisata goa tapi juga memiliki banyak pan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gorengan Sayur]]></title>
<link>http://resepbangsa.wordpress.com/2009/11/13/gorengan-sayur/</link>
<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 02:58:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>kidzhouse</dc:creator>
<guid>http://resepbangsa.wordpress.com/2009/11/13/gorengan-sayur/</guid>
<description><![CDATA[Adopted from Sedap Sekejap Magazine Issued 3/V/2004 Bahan: 150gr Daging ikan tenggiri, dicincang 100]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>Adopted from Sedap Sekejap Magazine Issued 3/V/2004</em></p>
<p>Bahan:<br />
150gr Daging ikan tenggiri, dicincang<br />
100gr Wortel, diparut<br />
100gr Labu siam, dipartu<br />
1 batang Daun bawang, diiris halus<br />
1 butir Telur<br />
25gr Tepung kanji<br />
100gr Tepung terigu<br />
100ml Air</p>
<p>Bumbu halus:<br />
3 siung Bawang putih<br />
1 3/4 sdt Garam<br />
1 sdt Merica</p>
<p>Cara Membuat:</p>
<ul>
<li>Aduk semua bahan hingga rata.</li>
<li>Sendokkan ke minyak panas lalu goreng sampai matang.</li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[~ La muJa deRams4Y ~]]></title>
<link>http://harumhutan.wordpress.com/2009/11/07/la-muja-derams4y/</link>
<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 07:44:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>harumhutan</dc:creator>
<guid>http://harumhutan.wordpress.com/2009/11/07/la-muja-derams4y/</guid>
<description><![CDATA[meski sedan9 menjadi jadi ratu sehari  dipadan9 ilalan9 hari ini,tak lupa aku sempatkan untuk men9ur]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;">meski sedan9 menjadi jadi ratu sehari  <a href="http://nakjadimande.com">dipadan9 ilalan9</a> hari ini,tak lupa aku sempatkan untuk men9urus <a href="http://harmhutan.wordpress.com">hutan pinusku</a> :) heyy..jan9an men9ernyitkan dahi membaca judul diatas,kasihan dahinya jadi berkerut,bin9un9 yah heheh, ini tentan9 masakan <span style="text-decoration:line-through;">hah masakan la9i,wi3nd! </span>iyah masakan,kali ini wi3nd memberanikan diri untuk men9ikuti kontes yan9 diadakan oleh <a href="http://abdulcholik.com">pakde</a>,untuk pertama kalina dalam  dunia perblo9in9an aku men9ikuti kontes<a href="http://abdulcholik.com/sumbang-saran/ladies-program-cuisson-du-poisson-et-des-legumes"> ladies pro9ram</a>  yan9 diadain sama <a href="http://abdulcholik.com">pakde</a>,secara dakukan perempuan *lah eman9 tadina apa hehe,wokelah lan9sun9 ajah ke menu<strong><em> La muJa deRams4Y</em></strong> alias <em>mUjaIr disIram saYur</em> heheh,cikeeedooooot :<!--more--></p>
<p>&#62;&#62;&#62; bahan :</p>
<p>++karna syarat utamana adalah ikan maka ikan se9ar,aku pilih ikan mujair.. [bisa ikan 9urame,bawal,banden9,mas ]</p>
<p>++ sayur : wortel,buncis,ja9un9 muda/puTren,paprika merah</p>
<p>&#62;&#62;&#62; bumbu:</p>
<p>merica 1/2 sendok teh,tumbar secukupna,9aram,3 kemiri,7 bawan9 merah,7 bawan9 puteh,jahe,kunyit,air asam,len9kuas,sereh,daun salam,semua bumbu dihaluskan ** untuk bumbu selera ya terserah jumlahnya brapa..</p>
<p>&#62;&#62;&#62; cara memasak:</p>
<p>1. Goreng ikan,setelah masak taruh dipiring saji</p>
<div>2. Tumis bumbu halus hin99a matan9 &#38; harum, masukkan jagung muda, wortel, buncis, paprika,aduk rata,masukkan air asam,tambahkan 9ula dan royko,aduk la9i</div>
<div>3. Tuang air secukupnya,setalah sayuran matan9,an9kat dan</div>
<div>4. Siramkan diatas ikan yang telah digoreng&#8230;</div>
<div>hasilna seperti ini :</div>
<div style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1212" title="IMG_0112" src="http://harumhutan.wordpress.com/files/2009/11/img_0112.jpg" alt="IMG_0112" width="351" height="263" /></div>
<p>hemm karna pas masak ditun99uin sama<a href="http://gublokreyot.blogspot.com/"> ade</a> jadi ini de,silahkan dicicipi,ju9a <a href="http://syelviapoe3.wordpress.com">nen9 putri</a> yan9 katana pen jadi tester klu kakanya masak,hayoo  beneran dicubain ya put <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ,well jika menu ini jadi pilahan kalian di week end ini selamat mencuba yaa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Alhamdulilah selse ju9a n9ejar kontes ini meski tersisa 2 hare la9i penutupannya ,pakde aku da memenuhi janji untuk pro9ramna pakde ya,makasi pakde <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>All have nice week end ya,**balik la9i jadi penun99u di padan9 ilalan9 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  **</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seledri Obat Kaum Bangsawan]]></title>
<link>http://citromduro.wordpress.com/2009/11/06/seledri-obat-kaum-bangsawan/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 19:56:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>citromduro</dc:creator>
<guid>http://citromduro.wordpress.com/2009/11/06/seledri-obat-kaum-bangsawan/</guid>
<description><![CDATA[Seledri adalah sayuran yang tidak asing bagi kita. Ia sering kita temui dalam sayur sup, kuah bakso,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-2179" title="seledri" src="http://citromduro.wordpress.com/files/2009/11/2574473574-seledri-sembuhkan-alergi-peracunan-darah.jpg" alt="seledri" width="112" height="149" />Seledri adalah sayuran yang tidak asing bagi kita. Ia sering kita temui dalam sayur sup, kuah bakso, dalam masakan capcay dan salad. Kehadirannya membuat masakan menjadi lebih sedap, karena ia memberi rasa dan aroma yang khas. Sayuran yang lebih segar dimakan mentah atau dimasak sebentar itu, sesungguhnya bukan hanya bermanfaat sebagai penyedap masakan saja, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai obat.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain sebagai obat penyakit kulit, seledri sangat dianjurkan untuk mengatasi peracunan pada darah dan menyembuhkan alergi. Ia bisa dipakai sebagai obat tanpa campuran apapun, tetapi juga bisa dicampur dengan bahan lain  misalnya dengan jus ketimun, wortel dan bit.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--terus--><!--more-->Obat Raja<br />
Dari buku Heinerman’s Encyclopedia of Healing Juices karya John Heinerman dikatakan bahwa Raja Henry VIII dari Inggris (1491-1547) yang memiliki banyak selir menderita penyakit kulit pada wajah, tangan serta kakinya. Dengan penyakitnya itu penampilan  Raja Henry sangat buruk.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia dikenal sebagai raja yang terpaksa membunuh beberapa selirnya karena mereka tak bisa menahan raja jijiknya terhadap sang raja. Sementara itu penyakitnya semakin parah. Mungkin ini diakibatkan kebiasaan makan sang raja yang terbilang rakus.</p>
<p style="text-align:justify;">Raja yang gemar makan masakan daging berlemak, kue-kue manis, minuman anggur ataupun minuman keras,  membuat kondisi kesehatannya semakin menurun,  bahkan wajah dan bagian tubuh lainnya semakin buruk.</p>
<p style="text-align:justify;">Dokter-dokter kerajaan mengobati sang rasa dengan berbagai macam saleb. Ternyata itu hanya sedikit memberi manfaat. Sampai akhirnya dokter istana mencoba  memberi “obat alternatif ” seperti yang banyak dilakukan rakyatnya. Raja dianjurkan minum jus smallage  yang di kemudian hari disebut sebagai jus seledri.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa batang seledri bersama daunnya ditumbuk, kemudian air perasannya yang sedikit itu diminumkan setiap hari. Setelah beberapa hari terlihat adanya kemajuan .  Lambat laun kulit di wajah maupun di badannya semakin baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengobatan ini sebenarnya memberi hasil yang menggembirakan. Tetapi sayang, kebiasaan makan buruk sang raja membuat kemajuannya sangat lamban. Untung para dokternya sabar dan telaten, sehingga akhirnya rajapun bisa sembuh, walaupun dalam tempo yang lama.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengandung Alkaline<br />
Menginjak paku karatan, kotoran masuk ke dalam luka, infeksi saluran kencing, luka bakar yang melebar adalah beberapa kasus yang menyebabkan terjadinya  sepsi atau septicemia  atau yang lebih dikenal sebagai peracunan pada  darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengobatan dengan seledri yang mengandung garam mineral yang tinggi bisa membuat darah mengandung banyak alkaline. Padahal bakteri penyebab peracunan darah lebih cepat berkembang dalam darah yang berkondisi asam ketimbang darah  berkondisi alkaline. Dengan hadirnya seledri kedalam tubuh akan sangat membantu melepaskan dari peracunan darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pengalaman pribadi John Heinerman, ditemukan adanya hubungan kuat antara gula yang dikonsumsinya dengan reaksi-reaksi alergi. Makan dua buah kurma atau beberapa buah permen saja bisa terjadi alergi seperti bersin-bersin, gatal-gatal di mata atau gatal di badan sangat terasa sekali.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah diobati dengan minum setengah cangkir perasan seledri  setiap pagi, dalam beberapa hari saja sudah menghilangkan gejala alergi tadi. Pada akhirnya Heinerman menyimpulkan,  kandungan garam mineral yang kuat pada seledri lah yang membuat darahnya mengandung alkaline.</p>
<p style="text-align:justify;">Cairan perasan seledri terasa agak pahit, tetapi menyegarkan. Sebagai pengobatan ia bisa  dipakai tanpa campuran apapun. Namun bagi yang punya masalah dengan livernya, sebaiknya dicampur dengan jus buah timun, jus wortel dan jua bit.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi yang memiliki alat juicer, sebaiknya  wortel, ketimun dan bit masing-masing satu buah atau kira-kira 1 ons dijus terlebih dahulu. Kemudian hasil cairannya untuk  membelender  beberapa batang seledri  berikut daunnya. Minumlah pagi dan sore setiap hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena bit tergolong sulit di dapat, maka untuk campurannya boleh hanya menggunakan timun dan wortel saja. Bahkan untuk yang tidak ada masalah dengan livernya, justru dianjurkan hanya memakai seledrinya saja. Kalau membuat jus atau menumbuk seledrinya sulit, bisa juga diblender dengan mencampuri sedikit air putih.</p>
<p style="text-align:justify;">Boks: Seledri Hijau dan Seledri Kuning<br />
Seledri atau Apium Graveolens sudah dibudidayakan sejak abad ke-15 di Eropa selatan. Sejak itu sudah dikenal sebagai obat atau jamu, selain juga untuk penyedap masakan. Bagian yang dimanfaatkan adalah daun dan batangnya yang berpenampang segi empat dan berrongga.<br />
Ada  dua jenis seledri, yaitu seledri kuning dan seledri hijau. Di Indonesia lebih banyak dijumpai seledri hijau. Seledri hijau ada dua macam, yaitu seledri  Golden Crisp yang berukuran kecil yang lebih dikenal sebagai seledri lokal, dan  Giant Pascal yang berukuran lebih besar yang banyak dijumpai di pasar swalayan besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam satu batang seledri berukuran sedang setidaknya mengandung 16 mg kalsium, 11 mg fosfor,  0,1 mg zat besi, 50 mg yodium, 136 mg potasium, 110 I.U.vitamin A, sedikit vitamin B Kompleks, dan 4 mg vitamin C. Dalam penelitian lainnya ternyata juga ditemukan magnesium yang cukup besar, antara 27-32 mg setiap batangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain untuk mengobati alergi, penyakit kulit dan peracunan pada darah, seledri juga cukup populer untuk mengobati tekanan darah tinggi. Untuk itu ambillah satu buah ketimun yang segar atau sekitar 1 ons dan dua batang seledri segar dan cuci bersih. Makanlah keduanya sebagai lalapan mentah. Bisa juga keduanya diblender dengan menambah sedikit air.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Laskar Anti Sayur Sedunia]]></title>
<link>http://gabantona.wordpress.com/2009/11/03/laskar-anti-sayur-sedunia/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 02:37:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hendri Syahputra</dc:creator>
<guid>http://gabantona.wordpress.com/2009/11/03/laskar-anti-sayur-sedunia/</guid>
<description><![CDATA[Sayur merupakan menu makanan yang harus kita konsumsi perhari nya (sumpret, gw anak kesmas tapi lupa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sayur merupakan menu makanan yang harus kita konsumsi perhari nya (sumpret, gw anak kesmas tapi lupa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menjaga kebersihan makanan mentah.]]></title>
<link>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/10/31/menjaga-kebersihan-makanan-mentah/</link>
<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 00:03:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>bundadontworry</dc:creator>
<guid>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/10/31/menjaga-kebersihan-makanan-mentah/</guid>
<description><![CDATA[Sebelum mengonsumsi makanan, perhatikan betul kebersihannya. Tubuh kurus langsing tapi terkena diare]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sebelum mengonsumsi makanan, perhatikan betul kebersihannya. Tubuh kurus langsing tapi terkena diare]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Akrab dengan Sayuran Asing]]></title>
<link>http://inspirasiwanita.wordpress.com/2009/10/30/akrab-dengan-sayuran-asing/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 10:10:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>inspirasiwanita</dc:creator>
<guid>http://inspirasiwanita.wordpress.com/2009/10/30/akrab-dengan-sayuran-asing/</guid>
<description><![CDATA[Tentu Anda sering menjumpai aneka sayuran asing saat berbelanja di pasar swalayan, kan? Namun, adaka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p>Tentu Anda sering menjumpai aneka sayuran asing saat berbelanja di pasar swalayan, kan? Namun, adakalanya Anda tak tahu aneka jenis sayuran berbentuk dan berwarna unik tadi akan diolah untuk apa.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Nah, agar tak bingung lagi, mari kenali lebih jauh aneka sayuran asing ini dan cara mengolahnya agar menjadi sajian yang menarik sekaligus lezat!</p>
<p><strong>• Succhini</strong></p>
<div><img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/tip-succhini2/986462-1-ind-ID/tip-succhini_medium.jpg" alt="" width="200" height="146" /></div>
<p>Selintas, sayuran yang termasuk ke dalam jenis labu dan populer juga dengan nama courgette ini mirip dengan mentimun berwarna hijau tua. Banyak digunakan di dunia kuliner Eropa.</p>
<p>Cocok untuk dibuat sebagai bahan aneka sajian salad, sup, tumisan, atau aneka hidangan gurih lainya. Cara mengolahnya, tak perlu di kupas kulitnya dan succhini dapat langsung dimakan secara segar begitu saja, atau dihaluskan menjadi sup.</p>
<p><strong>• Selada Romane</strong></p>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/tip-selada-romane2/986458-1-ind-ID/tip-selada-romane_medium.jpg" alt="" width="135" height="200" /></div>
</div>
</div>
</div>
<p>Sayuran sejenis daun selada ini memiliki daun yang memanjang dan agak keras mirip sawi putih. Warnanya hijau segar dan bagian dalamnya agak berwarna kuning. Rasanya agak manis dan renyah. Biasa dibuat untuk campuran salad segar.</p>
<p><strong>• Daun Tanko</strong><br />
Biasa kita jumpai dalam masakan jepang, terutama pada masakan shabu-shabu. Sayuran ini banyak mengandung air dan mudah layu. Banyak dijual di pasar swalayan, khususnya yang menjual aneka bahan makanan Jepang.</p>
<p><strong>• Siomak</strong></p>
<div><img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/tip-siomak2/986454-1-ind-ID/tip-siomak_medium.jpg" alt="" width="200" height="121" /></div>
<p>Bentuknya mirip selada keriting dengan panjang sekitar 4-5 cm, namun daunnya lebih kecil. Jika dimasak, rasanya agak pahit, sehingga lebih cocok diolah sebagai bahan campuran salad segar atau dibuat tumisan.</p>
<p><strong>• Horinso</strong></p>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/tip-horinso/986466-1-ind-ID/tip-horinso_medium.jpg" alt="" width="200" height="137" /></div>
</div>
</div>
</div>
<p>Dikenal juga sebagai bayam jepang yang banyak mengandung kadar air. Sayur ini biasanya ditumis, dan saat ditumis tak perlu menambahkan air lagi, karena sayuran ini akan mengeluarkan air sendiri. Horinso sapat diperoleh di pasar swalayan, terutama toko khusus makanan Jepang.</p>
<p><strong>• Daun Ginseng</strong></p>
<div><img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/tip-daun-ginseng/986470-1-ind-ID/tip-daun-ginseng_medium.jpg" alt="" width="200" height="135" /></div>
<p>Sayuran ini biasanya digunakan sebagai pengganti daun sawi hijau. Mengandung banyak air dan mudah sekali layu.</p>
<p><strong>Sumber : <a href="http://www.tabloidnova.com/Nova/Tips/Akrab-dengan-Sayuran-Asing" target="_self">www.tabloidnova.com</a></strong></p>
<div>
<div>
<div></div>
</div>
</div>
<p><strong><br />
</strong></p>
<div><a href="http://www.tabloidnova.com/Nova/Tips/Akrab-dengan-Sayuran-Asing"><br />
</a></div>
</div>
<div><img src="http://www.tabloidnova.com/extension/nova/design/nova/images/spacer.gif" alt="" width="1" height="1" /></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Le 'Iwak et pous yellow]]></title>
<link>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/10/28/le-iwak-et-pous-yellow/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 00:18:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>bundadontworry</dc:creator>
<guid>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/10/28/le-iwak-et-pous-yellow/</guid>
<description><![CDATA[Lho, kok&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Bunda sekarang buat tulisan dalam bahasa Perancis ya&#8230;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Lho, kok&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Bunda sekarang buat tulisan dalam bahasa Perancis ya&#8230;]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Masakan Jadul Betawi: Sayur Babanci  (acara kuliner di tv)]]></title>
<link>http://ketoprakbetawi.wordpress.com/2009/10/27/masakan-jadul-betawi-sayur-babanci-acara-kuliner-di-tv/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 16:22:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>ketoprakbetawi</dc:creator>
<guid>http://ketoprakbetawi.wordpress.com/2009/10/27/masakan-jadul-betawi-sayur-babanci-acara-kuliner-di-tv/</guid>
<description><![CDATA[Bondan Winarno ceritenye lagi ngabuburit di Mesjid Istiqlal sambil pijat refleksi. Kate Om Bondan, I]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bondan Winarno ceritenye lagi ngabuburit di Mesjid Istiqlal sambil pijat refleksi. Kate Om Bondan, I]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sawi Saus Jamur]]></title>
<link>http://kokirumah.wordpress.com/2009/10/26/sawi-saus-jamur/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 11:14:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>me</dc:creator>
<guid>http://kokirumah.wordpress.com/2009/10/26/sawi-saus-jamur/</guid>
<description><![CDATA[Bahan: sawi* jamur kancing (bisa ganti jamur yang lain), iris bawang putih, geprek &amp; cincang kec]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-17 aligncenter" title="sawitumisjamur" src="http://kokirumah.wordpress.com/files/2009/10/sawitumisjamur.jpg" alt="sawitumisjamur" width="350" height="223" /></p>
<p><strong>Bahan:<br />
</strong></p>
<ul>
<li>sawi*</li>
<li>jamur kancing (bisa ganti jamur yang lain), iris</li>
<li>bawang putih, geprek &#38; cincang</li>
<li>kecap asin</li>
<li>saus tiram</li>
<li>garam &#38; gula</li>
<li>tepung maizena</li>
<li>air</li>
</ul>
<p>*sawi bisa diganti pokchoy, brokoli, dll</p>
<p><strong>Eksekusi:</strong></p>
<ol>
<li>celupkan sayur sekitar 30 detik ke dalam air mendidih, bagian batang dulu, sisihkan.</li>
<li>tumis bawang putih bersama kulitnya sampai harum, masukkan jamur.</li>
<li>masukkan kecap asin, saus tiram, garam, gula.</li>
<li>masukkan sedikit air, tunggu sampai mendidih.</li>
<li>masukkan maizena yang telah diencerkan dengan air.</li>
<li>siram ke atas sayur rebus.</li>
</ol>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fakta Kanker – Konsumsi Daging &amp; Risiko Kanker]]></title>
<link>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/25/fakta-kanker-%e2%80%93-konsumsi-daging-risiko-kanker/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 04:00:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Muksin Deng</dc:creator>
<guid>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/25/fakta-kanker-%e2%80%93-konsumsi-daging-risiko-kanker/</guid>
<description><![CDATA[Organisasi Kesehatan Dunia telah menentukan bahwa faktor pola makan mencakup sedikitnya 30 persen da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Organisasi Kesehatan Dunia telah menentukan bahwa faktor pola makan mencakup sedikitnya 30 persen da]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Diet Vegetarian &amp; Hipertensi]]></title>
<link>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/25/diet-vegetarian-hipertensi/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 03:26:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Muksin Deng</dc:creator>
<guid>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/25/diet-vegetarian-hipertensi/</guid>
<description><![CDATA[Penelitian menunjukkan bahwa diet vegetarian dapat mempertahankan tekanan darah. Satu penelitian yan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Penelitian menunjukkan bahwa diet vegetarian dapat mempertahankan tekanan darah. Satu penelitian yan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Diabetes &amp; Kesehatan Vegetarian]]></title>
<link>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/25/diabetes-kesehatan-vegetarian/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 00:54:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>Muksin Deng</dc:creator>
<guid>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/25/diabetes-kesehatan-vegetarian/</guid>
<description><![CDATA[Kaum Vegetarian Jauh Lebih Rendah Resikonya Terkena Diabetes Tipe 2. Penelitian menunjukkan bahwa ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kaum Vegetarian Jauh Lebih Rendah Resikonya Terkena Diabetes Tipe 2. Penelitian menunjukkan bahwa ka]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kanker Usus Besar Bisa Dicegah]]></title>
<link>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/24/kanker-usus-besar-bisa-dicegah/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 22:53:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>Muksin Deng</dc:creator>
<guid>http://drvegan.wordpress.com/2009/10/24/kanker-usus-besar-bisa-dicegah/</guid>
<description><![CDATA[Secara global, kanker usus besar merupakan jenis kanker tersering. Di Amerika Serikat, kanker jenis ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Secara global, kanker usus besar merupakan jenis kanker tersering. Di Amerika Serikat, kanker jenis ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
