<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>sejarah &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/sejarah/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "sejarah"</description>
	<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:49:00 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[5 Buaian “Ide” Demokrasi = 5 kebobrokan “Fakta” Demokrasi]]></title>
<link>http://gegenism.wordpress.com/2009/11/28/5-buaian-%e2%80%9cide%e2%80%9d-demokrasi-5-kebobrokan-%e2%80%9cfakta%e2%80%9d-demokrasi/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 12:32:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>gegenism</dc:creator>
<guid>http://gegenism.wordpress.com/2009/11/28/5-buaian-%e2%80%9cide%e2%80%9d-demokrasi-5-kebobrokan-%e2%80%9cfakta%e2%80%9d-demokrasi/</guid>
<description><![CDATA[Mulai dari, benarkah demokrasi akan menjadi solusi atas berbagai persoalan dunia saat ini. Apakah de]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://gegenism.wordpress.com/files/2009/11/democracy-quote.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-504" title="democracy-quote" src="http://gegenism.wordpress.com/files/2009/11/democracy-quote.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Mulai dari, benarkah demokrasi akan menjadi solusi atas berbagai persoalan dunia saat ini. Apakah demokrasi memberikan kebaikan pada manusia atau sebaliknya?</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang disebut dengan sistem demokrasi, dengan segala nilai-nilai yang dianggap baik oleh pengikutnya, tentunya sangat penting dikritisi, baik dalam tataran konsep maupun realita praktiknya dalam sistem pemerintahan. Dari sana diharapkan muncul kesadaran baru bagi kita tentang bagaimana sebenarnya sistem  ini.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><em>(1)     Demokrasi: dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.</em></strong><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Menurut kamus, demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dengan kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat dan dijalankan langsung oleh mereka atau wakil-wakil yang mereka pilih di bawah sistem pemilihan bebas. Dalam ucapan Abraham Lincoln, demokrasi merupakan pemerintahan “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. (<em>Apakah Demokrasi Itu? United States Information Agency, </em>hlm.<em> </em>4). Namun, benarkah realitanya seperti itu?</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Faktanya, para kepala negara dan anggota parlemen di negara-negara demokrasi seperti AS dan Inggris sebenarnya mewakili kehendak kaum kapitalis (pemilik modal, konglomerat). Para kapitalis raksasa inilah yang mendudukkan mereka ke berbagai posisi pemerintahan atau lembaga-lembaga perwakilan, dengan harapan, mereka dapat merealisasikan kepentingan kaum kapitalis tersebut. Kaum kapatalis pulalah yang membiayai para politisi, mulai dari kampanye sampai proses pemilihan presiden dan anggota parlemen. Wajar kalau mereka memiliki pengaruh besar terhadap para politisi baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Di Inggris, sebagian besar anggota parlemen ini mewakili para penguasa, pemilik tanah, serta golongan bangsawan aristokrat.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Pengkritik demokrasi seperti Gatano Mosca, Clfrede Pareto, dan Robert Michels cenderung melihat demokrasi sebagai topeng ideologis yang melindungi tirani minoritas atas mayoritas. Dalam praktiknya, yang berkuasa adalah sekelompok kecil atas kelompok besar yang lain. Seperti di Indonesia, mayoritas kaum Muslim Indonesia berada dalam posisi yang kurang menguntungkan. Indonesia lebih didominasi oleh kelompok minoritas, terutama dalam hal kekuasaan (<em>power</em>) dan pemilikan modal (kapital).</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kritik yang sama muncul dari C. Wright Mills yang memokuskan penelitiannya pada persoalan elit politik. Berdasarkan penelitiannya pada sebuah kota kecil di AS, dia melihat bahwa meskipun pemilu dilakukan secara demokratis, ternyata elit penguasa yang ada selalu datang dari kelompok yang sama. Kelompok ini merupakan kelompok elit di daerah tersebut yang menguasai jabatan-jabatan negara, militer, dan posisi kunci perekonomian. Merekapun datang dari keluarga-keluarga kaya di daerah tersebut, yang mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah-sekolah elit yang sama. Memang, secara ide, demokrasi sering menyatakan bahwa semua orang bisa menempati jabatan negara, militer, atau memegang posisi bisnis kelas atas. Akan tetapi, dalam kenyataannya, jabatan-jabatan itu diduduki oleh kelompok-kelompok tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Pendukung demokrasi sangat bangga dengan menyatakan bahwa dalam demokrasi setiap keputusan yang diambil adalah suara mayoritas rakyat. Namun, kenyataannya tidaklah begitu. Tetap saja keputusan diambil oleh selompok orang yang berkuasa, yang memiliki modal besar, kelompok berpengaruh dari keluarga bangsawan, atau dari militer.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sistem kapitalis, kekuatan pemilik modal menjadi faktor yang sangat penting dalam pengambilan keputusan, bukan rakyat secara keseluruhan. Merekalah yang banyak mempengaruhi pengambilan keputusan di parlemen atau pemerintahan. Ini tidak aneh, karena dalam sistem kapitalis, calon anggota parlemen haruslah memiliki modal yang besar untuk mencalonkan diri. Karena itu, kalau dia sendiri bukan pengusaha kaya, dia akan dicalonkan atau disponsori oleh para pengusaha kaya, sehingga politik uang sangat sering terjadi. Bisa disebut hampir mustahil, kalau ada orang bisa mencalonkan diri menjadi presiden atau anggota parlemen kalau tidak memiliki modal.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Karena itu, keputusan yang diambil oleh parlemen pastilah sangat memihak pemilik modal besar tersebut. Dilegalisasinya serangan AS ke Irak oleh Parlemen Negara Paman Sam tersebut tidak bisa dilepaskan dari besarnya kepentingan ekonomi para pengusaha minyak AS terhadap Irak yang memiliki cadangan minyak kedua terbesar setelah Saudi Arabia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sejarah Inggris, PM Anthony Eden, misalnya, bahkan pernah mengumumkan perang terhadap Mesir dalam Krisis Suez tanpa terlebih dulu meminta persetujuan parlemen. Demikian juga serangan AS terhadap negara-negara lain seperti Irak, Afganistan, Sudan, Libya, Somalia; sering tanpa terlebih dulu disetujui oleh anggota parlemen. Dalam pembuatan UU, sebenarnya anggota parlemen lebih sering sebatas menngesahkan rancangan UU yang dibuat oleh eksekutif (presiden atau perdana menteri).</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, dalam kenyataannya, sulit untuk membuat keputusan dengan terlebih dulu mendapat persetujuan rakyat. Bisa disebut, klaim ‘suara anggota parlemen adalah cerminan suara rakyat’ hanyalah mitos. Seharusnya, kalau prinsip ini benar-benar dilaksakan, setiap kali parlemen akan menghasilkan sebuah UU atau kebijakan, mereka bertanya dulu kepada rakyat, bagaimana pendapat mereka. Terang saja, cara seperti ini sangat sulit, untuk tidak dikatakan utopis. Apalagi, kalau negara tersebut memiliki jumlah penduduk yang sangat besar seperti AS dan Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Klaim demokrasi yang lain, pemerintahan yang terpilih adalah pemerintahan rakyat. Anggapan ini, selain keliru, juga utopis. Pada praktiknya, tidak mungkin seluruh rakyat memerintah. Tetap saja yang menjalankan pemerintahan adalah elit penguasa yang berasal dari pemilik modal kuat atau pengendali kekuatan militer.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><em>(2) Demokrasi dan kebebasan.</em></strong><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Bagi para pendukung demokrasi, kebebasan berpendapat dianggap sebagai salah satu nilai unggul dan luhur dari demokrasi. Kenyataannya tidaklah seperti itu. Tetap saja, dalam negara demokrasi, kebebasan berpendapat dibatasi oleh demokrasi itu sendiri. Artinya, pendapat yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi atau akan menghancurkan sistem demokrasi tetap saja dilarang. Organisasi atau partai politik yang dibebaskan adalah juga yang sejalan dengan demokrasi. Kalau tidak, mereka tetap saja dilarang.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya dalam sistem apapun, wajar jika sebuah sistem politik memiliki batasan yang tidak boleh dilanggar, apalagi sampai menghancurkan sistem politik itu. Namun curangnya, pendukung demokrasi, sering mengklaim bahwa hanya sistemnya yang membolehkan kebebasan berpendapat, sementara sistem ideologi lain tidak. Padahal dalam kenyataannya, sistem demokrasi pun memberikan batasan tentang kebebasan berpendapat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Tidak mengherankan kalau negara yang dikenal ‘demokratis’, bahkan mahagurunya demokrasi, melarang sejumlah hal atas nama demokrasi. Di Prancis dan beberapa negara lainya di Eropa, jilbab dilarang atau paling tidak dihambat pemakainnya atas nama sekularisme (yang merupakan asas dari sistem demokrasi).</p>
<p style="text-align:justify;">Atas nama perang melawan terorisme, kebebasan media masa dihambat, baik oleh negara ataupun oleh kesadaran media itu sendiri. Terbukti, banyak berita yang diplintir untuk kepentingan AS dalam Perang Irak, sementara berita yang dianggap mengancam kepentingan AS disensor. Larangan terhadap stasiun Aljazeera di Irak oleh pemerintah sementara Irak bentukan AS (jadi pasti di bawah tekanan AS) merupakan praktik lain dari kebohongan kebebasan demokrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><em> (3) Demokrasi dan kesejahteraan.</em></strong><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Banyak penganut sekularisme memandang bahwa demokrasi akan membawa kesejahteraan bagi dunia. Hal ini sering dipropagandakan oleh negara-negara Barat kepada Dunia Ketiga supaya mereka mau dan setia menerapkan sistem demokrasi. Namun, apa kenyataannya? Sistem demokrasi yang dipraktikkan oleh negara-negara kapitalis hanyalah memakmurkan dunia Barat saja atau negara-negara boneka Barat yang menjadi agen kapitalisme Barat seperti Jepang dan Singapura. Sebaliknya, Dunia Ketiga tetap saja menderita. Lihat saja, saat dunia dipimpin dan dikendalikan oleh negara-negara kapitalis penjajah, Dunia Ketiga semakin tidak sejahtera. Badan pangan dunia (FAO), dalam <em>World Food Summit </em>pada 2002, menyatakan bahwa 817 juta penduduk dunia terancam kelaparan, dan setiap 2 detik satu orang meninggal dunia akibat kelaparan. Kemiskinan terbesar ada di negara-negara Afrika (Sebaliknya, pada saat yang sama penduduk negara-negara maju sibuk melawan kegemukan). Padahal, sebenarnya hanya diperlukan dana sebesar 13 miliar dolar AS untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sanitasi di seluruh dunia. Jumlah itu ternyata lebih sedikit dibandingkan dengan pengeluaran pertahun orang-orang di Amerika dan Uni Eropa untuk membeli parfum mereka (Ignacio Ramonet, <em>The Politics of Hunger, Le Monde Diplomatique</em>, November 1998). Walhasil, pangkal kemiskinan di dunia tidak lain adalah sistem Kapitalisme internasional yang dipraktikkan saat ini oleh negara-negara maju yang mengklaim sebagai negara paling demokratis di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, kesejahteraan yang dialami negara-negara maju sebetulnya bukan karena faktor demokrasinya, tetapi karena ekploitasi mereka terhadap dunia lain. Sebab, sudah merupakan sifat dari ideologi Kapitalisme untuk menjajah dan mengeksploitasi kekayaan negara-negara lain secara rakus. Dengan itulah Kapitalisme tumbuh di dunia. Mereka merampok dan memiskinkan Dunia Ketiga secara sistematis lewat berbagai cara seperti krisis moneter, privatisasi, pasar bebas, pemberian utang, standarisasi mata uang dolar, dan mekanisme perampokan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Demokrasi sering dimanfaatkan oleh negara-negara imperialis untuk kepentingan penjajahan ekonomi mereka. Artinya, sebuah negara yang dijadikan target untuk dieksploitasi sering dicap sebagai pelanggar demokrasi dan HAM. Itulah yang kemudian dijadikan alasan oleh mereka untuk menyerang negara tersebut, mengintervensinya, atau memboikot ekonominya. Lihat saja bagaimana Irak yang kaya dengan minyak dijajah oleh AS dengan alasan demokratisasi. Beberapa negara, seperti Cina, sering dikenakan sanksi ekonomi, juga dengan memunculkan alasan melanggar demokrasi dan HAM. Sebaliknya, negara-negara yang jelas-jelas tidak demokratis seperti Saudi Arabia, Kuwait, atau Bahrain tetap dipelihara oleh AS. Sebab, AS mempunyai kepentingan minyak di negara-negara tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Tidak adanya relevansi antara demokrasi dan kesejahteraan bisa dibuktikan. Beberapa negara Dunia Ketiga yang dikenal paling demokratis, seperti India atau Filipina, ternyata bukanlah negara sejahtera. Penduduknya juga banyak hidup dalam penderitaan. Indonesia, yang sering dipuji lebih demokratis pada masa reformasi, mayoritas rakyatnya juga jauh dari sejahtera. Sebaliknya, banyak negara yang dikenal tidak demokratis justru kaya seperti Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, atau Brunei. Di sini jelas, demokrasi bukanlah faktor kunci sejahtera-tidaknya sebuah negara.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><em>(4) Demokrasi dan stabilitas.</em></strong><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Mitos lain adalah demokrasi akan menciptakan stabilitas. Dalam banyak kasus, yang terjadi justru sebaliknya. Kran demokrasi yang diperluas ternyata menimbulkan banyak konflik di tengah masyarakat. Secara konseptual, hubungan konflik dan demokrasi bisa dirujuk pada ide utama demokrasi, yakni kebebasan atau kemerdekaan. Ketika pintu demokrasi dibuka, banyak pihak kemudian menuntut kebebasan dan kemerdekaan; biasanya atas nama bangsa, suku, kelompok. Muncullah konflik antar pihak yang bersinggungan kepentingan atas nama bangsa, suku, atau kelompoknya. Muncul pula perdebatan batasan wilayah dan kekuasaan masing-masing. Bersamaan dengan itu, muncul persaingan internal elit politik yang ingin muncul sebagai penguasa baru. Contoh nyata dalam hal ini adalah Indonesia. Masa reformasi ditandai dengan meningkatnya konflik di beberapa tempat, seperti Timor Timur (yang kemudian lepas), Aceh,Maluku, dan Papua. Konflik ini sebagian besar dipicu oleh isu keinginan untuk memisahkan diri (disintegrasi) dengan alasan kemerdekaan untuk menentukan nasib sendiri sebagai bagian dari asas kebebasan—sebagai pilar utama demokrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Pemilihan kepala daerah yang sering kisruh di beberapa tempat juga merupakan hasil dari demokrasi. Sebelumnya, pada masa Orde Baru, kepala daerah ditentukan oleh Presiden. Atas nama aspirasi masyarakat daerah, kepala daerah kemudian dipilih oleh DPRD masing-masing, yang kemudian menyulut berbagai konflik horisontal antar masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal yang sama tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi wilayah dunia yang lain. Demokrasi kemudian memunculkan fanatisme nasionalisme atas nama bangsa, suku, kelompok. Disintegrasi negeri-negeri eks komunis, seperti Soviet dan Yugoslavia, sebelumnya diyakini sebagai cahaya terang demokrasi. Kenyataannya, disintegrasi menimbulkan konflik yang berlarut-larut hingga kini, dengan korban manusia yang tidak sedikit. Konflik antar etnis pun terjadi, masing-masing dengan alasan yang sama: kemerdekaan bangsa. Belum lagi, kalau kita membicarakan korban-korban perang atas nama demokrasi yang disulut oleh negara AS. Apa yang terjadi di Irak merupakan contoh yang jelas. Tawaran demokrasi AS ternyata menimbulkan banyak penderitaan bagi rakyat Irak hingga kini. Perang atas nama demokrasi ini telah menimbulkan puluhan ribu korban manusia. Inikah yang disebut dengan stabilitas?</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><em>(5) Demokrasi dan kemajuan.</em></strong><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Pidato Bush yang menyatakan bahwa tanpa demokrasi Timur Tengah akan menjadi stagnan (jumud)—seakan-akan kemajuan ditentukan oleh apakah negara itu menganut sistem demokrasi atau tidak—patut dikritisi. Argumentasi yang sering dilontarkan, demokrasi menjamin kebebasan, sementara kebebasan adalah syarat bagi kemajuan. Dengan kata lain, <em>reason</em> (akal) bisa produktif karena adanya <em>freedom</em> (kebebasan), baik <em>freedom of thinking</em> (kebebasan berpikir) maupun <em>freedom of speech </em>(kebebasan berbicara), dan keduanya itu hanya ada dalam sistem demokrasi. Karena itu, demokrasi mutlak harus diperjuangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Benarkah dengan kebebasan akan diperoleh kemajuan intelektual? Tentu saja tidak sesederhana itu. Rusia pada masa kejayaan Komunisme meraih kemajuan di bidang sains dan teknologi. Mereka mampu menciptakan teknologi canggih hingga ke teknologi ruang angkasa. Padahal Komunisme sering diklaim memberangus kebebasan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Jadi, persoalannya bukanlah masalah kebebasan atau tidak, tetapi apakah masyarakat itu memiliki kebiasan berpikir yang produktif atau tidak. Berpikir produktif sendiri merupakan hasil dari kebangkitan berpikir yang didasarkan pada ideologi (<em>mabda’</em>) tertentu. Jadi, lepas sahih atau tidak, ideologi yang dianut oleh suatu bangsa atau masyarakat akan mendorong produktivitas berpikir bangsa tersebut. Sebab, karakter dasar dari ideologi adalah senantiasa ingin memecahkan persoalan manusia secara menyeluruh, sekaligus mempertahankan dan menyebarkan ideologinya. Semua itu membutuhkan berpikir yang produktif.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teori Penciptaan Alam Semesta Orang Sunda]]></title>
<link>http://beritayanghilang.wordpress.com/2009/11/28/teori-penciptaan-alam-semesta-orang-sunda/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 12:25:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>plutoboyz</dc:creator>
<guid>http://beritayanghilang.wordpress.com/2009/11/28/teori-penciptaan-alam-semesta-orang-sunda/</guid>
<description><![CDATA[“Witan sargakala niking bhumitala. Bhumitala pinakgani dumilah mwang uswa. Ptayuta warca tumuli kuku]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://teachingtreasures.com.au/educational-links/edulinks-photos/universe.jpg" alt="Alam semesta" /></p>
<blockquote><p>“Witan sargakala niking bhumitala. Bhumitala pinakgani dumilah mwang uswa. Ptayuta warca tumuli kukus peteng rat bhumandala canaih-canaih dhumanarawata sirna. Bhumi mahatis.Yadyastun mangkana tatan hana janggama. Ateher bhumandala nikang dadi prawata lawan sagara.</p>
<p>Prayuta warca tumuli dadi ta sthawarahalit, ateher dadi ta janggama prakara satwa ; ateher satwekang haneng sagara makadi mina mwang sarwwa mina. Ri huwus ika prayuta warca tumuli sthawarekang nanawidha mwang ring samangkana dadi ta janggama satwa raksasanung nanawidha prakaranya ; ateher sarwwa janggama satwa binturong mwang satwa lenya waneh kadi waraha, turangga mwang lenya manih.</p>
<p>Ateher prayuta warca tumuluy dadi ta janggama prakara ; manusadhama lawan tatan purrna. Hana pwa purwwa purusa satwa, ateher lawas ira mewu-iwu warca manih akrti saparwa manusa. Lawas ti huwus ika dadi ta purusakara, ateher manusadhama mwang wekasan dadi ta purusa purnna.”</p></blockquote>
<p>Terjemahan (bahasa Indonesia) :</p>
<blockquote><p>(Awal masa penciptaan permukaan bumi ini. Permukaan bumi menyerupai bola api yang bercahaya dan menyala. Berjuta-juta tahun kemudian asap gelap di seluruh muka bumi secara berangsur-angsur dan terus-menerus keseluruhannya menghilang. Bumi menjadi dingin. Walau pun demikjian belum ada mahluk hidup. Kemudian permukaan bumi ini menjadi gunung-gunung dan lautan.</p>
<p>Beberapa juta tahun kemudian muncullah tumbuh-tumbuhan kecil, lalu muncul mahluk hidup berupa hewan ; kemudian hewan yang hidup di lautan seperti ikan dan sejenisnya. Setelah itu beberapa juta tahun kemudian muncul berjenis-jenis tumbuhan dan sementara itu muncul makhluk hewan raksasa yang beraneka macam jenisnya; kemudian bermacam-macam makhluk hewan unggas serta hewan lainnya seperti babi, kuda dan sebagainya.</p>
<p>Lalu berjuta-juta tahun kemudian muncullah makhluk hidup berwujud manusia tingkatan rendah dan belum sempurna. Mereka adalah manusia purba,manusia hewan yang seterusnya setelah beribu-ribu tahun kemudian berwujud separuh hewan separuh manusia. Lama setelah itu barulah muncul makhluk yang berupa manusia, lalu manusia tingkat rendah dan akhirnya muncullah jenis manusia sempurna.)</p></blockquote>
<p>Kisah di atas dikutip dari Pustaka Raiyaraiya I Bhumi Nusantara (Pustaka tentang kerajaan-kerajaan di bumi Nusantara) parwa I halaman 20-21 yang ditulis olehPangeran Wangsakerta dan kawan-kawan dikeraton Cirebon tahun1677 Masehi. Buku yang terbuat dari bahan kulit kayu halus dengan tinta hitam itu menjelma menjadi sebuah karya-budaya Nusantara diJawa Barat kira-kita satu abad sebelum Immanuel Kant melontarkan teorinya tentang asal-usul planet bumi, atau kira-kira dua abad sebelum tokoh teori evolusi Inggeris Chales Darwin mencetuskan teorinya dalam buku “On the Origin of Species” tahun 1859.</p>
<p>Pada halaman terakhir (224) dijelaskan bahwa naskah itu selesai ditulis dalam tahun Saka “nawa gapura marga raja eka cuklapakasa crawanamasa” atau tahun 1599 Saka tanggal satu bagian terang bulan Srawarna. Jadi kira-kira dalam bulan Juli 1677 Masehi.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[anu-ku Rusak Karena Demokrasi]]></title>
<link>http://gegenism.wordpress.com/2009/11/28/anu-ku-rusak-karena-demokrasi/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 11:40:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>gegenism</dc:creator>
<guid>http://gegenism.wordpress.com/2009/11/28/anu-ku-rusak-karena-demokrasi/</guid>
<description><![CDATA[“Jika kita mau melindungi negara kita dalam jangka panjang, hal terbaik yang harus dilakukan adalah ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><em><a href="http://gegenism.wordpress.com/files/2009/11/democracy.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-494" title="democracy" src="http://gegenism.wordpress.com/files/2009/11/democracy.jpg?w=214" alt="" width="214" height="300" /></a>“Jika kita mau <strong>melindungi negara kita </strong>dalam jangka panjang, hal terbaik yang harus dilakukan adalah menyebarkan kebebasan dan demokrasi.”</em></p>
<p style="text-align:justify;">(Goerge W. Bush)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Dari pernyataan mantan presiden AS diatas seharusnya kita sadar bahwa ketika ”yang berkuasa” menyebarkan demokrasi, tentu saja itu merupakan alat untuk menjaga kepentingan mereka, anehnya mengapa kebanyakan kita malah menyambut demokrasi ini dengan bangganya???</p>
<p style="text-align:justify;">
<p>Bukti nyata kerusakan demokrasi dapat kita saksikan dinegara ini, Justru lewat proses demokrasi, DPR mengeluarkan UU yang lebih berpihak kepada kelompok bisnis bermodal besar terutama penguasa asing. UU Migas, UU Sumber Daya Air, UU Kelistrikan, UU Penanaman Modal, semuanya berpihak pada asing dan baru-baru ini Di sahkannya UU BHP mengakibatkan Mahalnya biaya pendidikan juga akibat dari proses demokrasi. Dan itu secara resmi dan legal disahkan oleh partai-partai politik di DPR. Sedangkan tuntutan oleh rakyat mengambil alih (nasionalisasi) perusahan tambang emas, minyak, batu baru dari swasta dan perusahan asing justru tidak digubris oleh mereka yang katanya wakil rakyat. Jadi suatu kebohongan yang besar bila dikatakan mereka itu mewakili rakyat, dan kekeliruan yang besar pula bila menganggap demokrasi adalah sistem yang pro rakyat.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Revolusi Sistem</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang telah jelas bahwa persoalan bangsa ini berawal dari diterapkanya sistem demokrasi yang rusak ini sehingga dari sistem ini lahirlah para pemimpin yang tambah rusak pula. Sangat mustahil kita mengharapkan pemimpin yang baik jika sistemnya rusak. Mustahil negara ini bangkit dengan pergantian pemimpin saja walaupun seribukali lagi kita mengadakan pemilu. Kalau itu yang terus dilakukan artinya tidak lebih dari sebuah upaya yang mempercantik rongsokan &#8216;mobil&#8217; yang tua dan berkarat. Yang tentunya akan memakan biaya, waktu dan tenaga yang banyak tetapi hasilnya tetap nol besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Perubahan yang harus kita lakukan adalah perubahan mendasar  dan menyeluruh yaitu mengganti sistem demokrasi yang rusak tersebut. <strong>Jika kita masih saja menyerukan yang hanya sebatas mari sukseskan pemilu ini, pilkada ini, pilih pemimpin yang baik, tegakkan supremasi hukum, berantas KKN, tegakan keadilan, turunkan harga kebutuhan pokok, tolak BHP, dsb.</strong> Tanpa membongkar kepalsuan demokrasi, sama saja dengan ”polisi yang sibuk menangkap pemakai narkoba tanpa berusaha membongkar pabrik pembuatannya” dan tentunya pekerjaan itu tidak akan kunjung selesai bahkan semakin lama semakin parah. Buanglah itu semua, karena ide-ide itu masih umum, sudah basi dan tidak menyentuh akar permasalahan yang ada.</p>
<p>Para intelektual dan politisi negara ini umumnya telah silau dengan kemajuan barat terutama bagi mereka yag telah mengecap pendidikan disana, sehingga mereka selalu mengagung-agungkan negara penjajah tersebut. Sebenarnya mereka lupa bahwa ”wajah” sebenarnya negara barat itu bukanlah pada kemajuan di negaranya, artinya jika melihat wajah negara barat sebenarnya maka lihatlah di iraq, afganistan, afrika bahkan di indonesia ini maka akan disaksikan berbagai kerusakan, kemiskinan, kelaparan dll yang merupakan akibat penjajahan mereka.</p>
<p>Akan tetapi sekali lagi karena mayarakat, para intelektual dan politisi negara ini telah teracuni pemikirannya, maka wajar saja dalam melihat demokrasi masih dengan kaca mata kuda sehingga muncullah pernyataan <strong>“demokrasi tidak salah, yang salah itu penerapannya”</strong> atau <strong>“kita baru belajar berdemokrasi, mudah-mudahan pemilu besok ada perubahan”</strong> dll. Begitulah kira-kira pernyataan defensive dan rendah diri yang sering dikemukakan oleh penghamba demokrasi jika ada yang mengungkap kebrobrokan demokrasi tersebut. Pernyataan defensive ini merupakan bentuk sikap pembelaan terhadap kedaaan yang sebenarnya sudah nyata-nyata bobrok sekaligus menggambarkan pola fikir yang masih rendah sehingga tidak bisa melihat dengan jernih.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kesalahan fundamental dari demokrasi adalah dalam “ide” <strong>meletakkan kedaulatan ditangan rakyat</strong>. Tapi faktanya adalah <strong>meletakan kedaulatan rakyat ditangan segelintir orang (parlemen)</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Idealnya rakyatlah yang berhak membuat hukum, peraturan / undang-undang. Oleh Karena tidak mungkin seluruh rakyat bermusyawarah untuk membuat UU maka dipilihlah para wakil rakyat yang katanya sebagai representasi suara rakyat. Dari kenyataan proses demokrasi ini minimal ada 2 kesalahan fundamental :</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, anggapan bahwa wakil rakyat yang terpilih dalam mekanisme demokrasi akan memperjuangkan nasib rakyat adalah mustahil terwujud (seperti yang telah dijelaskan diatas).</p>
<p style="text-align:justify;">Kesalahan kedua, dengan memberikan hak membuat UU kepada wakil rakyat adalah mustahil diharapkan UU tersebut akan baik untuk mengatur negara ini sebab UU yang dihasilkan telah dipengaruhi berbagai kepentingan, kemudian akal menusia juga terbatas dalam menentukan apa yang baik dan buruk untuk dirinya sendiri apalagi untuk mengatur sebuah negara yang besar ini. Orang awampun sadar bahwa ketika suatu peraturan/UU diserahkan pada sekelompok orang tertentu (DPR) adalah hal yang wajar peraturan yang dibuat akan memihak kepentingan mereka dan konco2 nya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Metode Perubahan Ekstraparlemen</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Kita harus realistis” itu lah pernyataan yang sering dikemukakan umumnya para aktivis gerakan perubahan. Artinya mereka masih menganggap untuk mengubah keadaan negara ini kita mesti ikut dalam pemerintahan, setelah kita menangkan pemilu dan kuasai pemerintahan maka kita terapkan kebijakan yang pro rakyat. Itulah yang mereka maksud perjuangan yang realistis. Sedangkan mereka menganggap perjuangan ekstra sistem adalah tidak realistis.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu kita cermati bahwa pandangan yang menyatakan untuk mengubah negara ini mestinya kita masuk sistem memang seakan-akan realistis, pandangan inilah yang yang selama ini digembar-gemborkan sehingga telah menancap kuat dibenak para aktivis perubahan. Tapi faktanya tetap saja tidak ada perubahan bahkan kondisi negara ini makin terpuruk. Betapa banyak para aktivis yang dulunya idealis tapi toh setelah menjabat idealisme mereka luntur.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, kita harus mengubah paradigma berfikir dan keluar dari semua pandangan-pandangan palsu selama ini. Perubahan yang revolusioner/ sistemik itu hanya akan tejadi oleh gerakan yang aktif diluar sistem yang berlaku, dalam sejarah kita ketahui betapa banyak runtuhnya sebuah sistem dan rezim justru dilakukan oleh gerakan ekstra. Revolusi bolshevik yang menumbangkan kekuasaan tsar rusia oleh gerakan komunis, revolusi prancis yang menumbangkan kediktatoran gereja melahirkan kapitalisme. Begitu pula dalam perubahan rezim yaitu runtuhnya orde baru yang korup oleh gerakan reformasi. Pertanyaanya, apakah dilakukan oleh mereka yang berada diparlemen atau ekstra parlemen? Tentu jawabannya adalah oleh gerakan ekstraparlemen.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari fakta perubahan sistem politik tersebut dapat kita simpulkan bahwa terjadinya perubahan sistemik berawal dari sikap ketidakpercayaaan masyarakat terhadap penguasa dan sistem yang berlaku. Sebab berlangsungnya suatu pemerintahan adalah akibat adanya kepercayaan/interaksi positif antara masyarakat dengan pemimpin dan sistemnya tadi. Makanya seharusnya dilakukan adalah memutus kepercayaan tersebut dengan cara mengungkapkan segala kebobrokan dan kepalsuan pemimpin dan sistem yang berlaku kepada masyarakat dan disaat yang bersamaan kita harus menawarkan sistem alternatif.</p>
<p style="text-align:justify;">Di indonesia banyak sekali orang orang pintar. Marilah kita rakyat Indonesia menentukan sendiri sistem apa yang paling dapat diterapkan dalam kehidupan bernegara kita.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Amerika tak Seburuk itu, Hanya Seburuk Ini...]]></title>
<link>http://gegenism.wordpress.com/2009/11/28/amerika-tak-seburuk-itu-hanya-seburuk-ini/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 11:05:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>gegenism</dc:creator>
<guid>http://gegenism.wordpress.com/2009/11/28/amerika-tak-seburuk-itu-hanya-seburuk-ini/</guid>
<description><![CDATA[Jika abad ke-20 ditandai oleh souvenirs yang berisi penemuan-penemuan luar biasa dan mencengangkan, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://gegenism.wordpress.com/files/2009/11/obama-amerika1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-488" title="Obama Amerika" src="http://gegenism.wordpress.com/files/2009/11/obama-amerika1.jpg?w=282" alt="" width="282" height="300" /></a>Jika abad ke-20 ditandai oleh souvenirs yang berisi penemuan-penemuan luar biasa dan mencengangkan, yang membuat hidup manusia menjadi lebih mudah, nikmat, dan tak terduga, maka paruh awal milenium ketiga ini ditandai oleh berbagai kecemasan hingga ketakutan yang mencekam. Sebagian adalah hasil negatif atau ekses souvenirs itu, sebagian lagi memang tampak (bahkan terbukti) <strong>direkayasa</strong>, sengaja maupun tidak oleh peradaban yang bagiannya sudah out of control ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Umumnya kita kini merasa terancam oleh <strong>pemanasan global</strong>, yang telah mengubah iklim hingga pola hidup. Kita pun dicekam oleh munculnya <strong>penyakit-penyakit</strong> mematikan yang belum ada presedennya (sebagian diyakini sebagai rekayasa genetik yang jadi bagian dari <strong>uji coba senjata kimia</strong>), mulai AIDS, ebola, hingga flu burung belakangan ini. Beberapa <strong>perang</strong> dan ketegangan regional &#8211;buah konstelasi politik baru pasca-Perang Dingin&#8211; seperti terjadi di Afghanistan, Irak, Iran, Korea Utara, dan terakhir Georgia-Rusia juga turut menciptakan kecemasan yang kelamaan menjadi global sifatnya. Belum lagi <!--more-->kisruh-kisruh yang diakibatkan oleh <strong>sistem perdagangan tak adil</strong>, kerapnya bencana alam, kriminalitas modern, dan sebagainya, menandai awal abad ke-21 ini dengan global fearness yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Masih ada satu hal yang paling mencekam, seolah belati yang mengancam urat leher kita, sebuah istilah yang kini begitu populer, bahkan menyaingi kata demokrasi dan pasar bebas &#8211;dua mantra ajaib adab modern-yakni: <strong>terorisme.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Distribusi informasi, fakta-data, propaganda, slogan, dan retorika seputar terorisme</strong> yang dilansir pihak tertentu membuat masyarakat dunia menghadapi terorisme seperti pandemi yang tiap saat dapat datang dengan aksi yang mematikan. Hal menarik terjadi ketika umumnya masyarakat dunia memafhumi, terorisme modern ini sesungguhnya tak lebih dari satu <strong>image atau ikon yang direkayasa Amerika Serikat</strong> demi memenuhi ambisinya menjadi &#8220;penguasa dunia&#8221;, great kingdom atau bangsa penakluk (sebagaimana tertulis di banyak buku sejarah). <strong>Mereka membutuhkan musuh</strong>, karena mereka <strong>membutuhkan perang</strong>, karena bisnis perang (dan senjata di dalamnya, tentu) adalah <strong>bisnis dunia  nomor satu</strong>. Karena perang juga menjaga semangat progresif, kompetitif, dan persatuan rakyat mereka. Terorisme direkayasa ternyata hanya sebagai bagian dari <strong>strategi national interest</strong> mereka. Namun, betapapun kita mafhum, kita tetap tercekam karenanya. Tetap bereaksi positif karenanya. Tetap mengikuti logika dan paradigma insinuatifnya. Bahkan begerak mendukungnya, moral-material, militer-politik, bahkan kultural. Dan terorisme pun hidup di sekujur pori kenyataan kita sehari-hari. Seperti makan siang, sinetron malam, atau koran pagi yang menggelisahkan jika ia tak datang.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka, sebenarnya jadilah Amerika Serikat (bersama strategi, national interest, terorisme, dan berbagai rekayasa citranya) sebagai bagian utama dari kecemasan atau ketakutan itu: ia telah menjadi teror itu sendiri. Bagaimana tidak, jika berbagai kebijakannya di belakangan tahun telah menempatkan Amerika dalam posisi yang diametral oposisional dengan mayoritas publik dunia. Ia seperti merasa berhak menetapkan aturan dan ketentuan sendiri, walaupun itu bertentangan dengan kesepakatan multilateral dalam fora global apa pun: PBB, Bank Dunia, WTO, dan sebagainya. Maka teror Amerika itu pun melanda kita, melalui dunia perdagangan, seperti <strong>enggannya ia melepas subsidi bagi petani mereka sendiri &#8211;sebagaimana yang lucunya ia tuntut pada banyak negeri berkembang</strong>. Teror penolakan mereka pada Protokol Tokyo tentang pengurangan &#8220;efek kaca&#8221; sebagai penyebab pemanasan global. Teror Amerika dalam aksi-aksi militer pre-emptive yang diterapkan membabi buta tanpa kesepakatan multilateral. Teror politik yang memaksakan <strong>gaya demokrasi Amerika</strong> pada negeri-negeri demokratis lainnya. Teror Amerika dalam rekayasa konflik regional dan penciptaan kompetisi senjata di banyak belahan dunia. Betapa degil, egoistik, sewenang-wenang, dan &#8211;sebenarnya&#8211; &#8220;kurang ajar&#8221;-nya aturan yang seakan melihat manusia lain di luar rumah sendiri sebagai pesakitan, sebagai alien, monster, makhluk purba tiada guna itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ameika Serikat kini sungguh telah menjelma menjadi ancaman gergasi dan gigantik melebihi ancaman teror yang ia fiksikan sendiri. Dan marilah kita amati, berbagai hal, souvenirs abad ke-21 ala Amerika itu, diproduksi oleh sebuah negeri yang meklaim dirinya sebagai panutan demokrasi, penghasil dan pengolah demokrasi terbaik di atas bumi ini. Hasilnya, ternyata, adalah adab-adab negatif, yang menegasikan sekian banyak norma dan nilai kemanusiaan yang disepakati dunia dalam berbagai wadah multilateral. Mengangkangi adab yang umumnya manusia akui sebagai dasar pemanusiaan kita di tengah ketandusan robotik dunia teknologi. Tapi Amerika Serikat tak peduli. Bagi mereka, semua menjadi tak penting. Termasuk demokrasi. Apa pun akan baik jika positif bagi mereka. Tak peduli ia jadi negatif bagian liyan, bagi lainnya. Demokrasi negatif, karenanya, telah menjadi souvenirs terpenting yang akan diingat anak-cucu kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Radhar Panca Dahana Pekerja seni [Perpektif, Gatra Nomor 48, Beredar Kamis, 16 Oktober 2006]</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah lahirnya Pancasila]]></title>
<link>http://rizaljenius.wordpress.com/2009/11/28/sejarah-lahirnya-pancasila/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 08:56:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahmadrizal96</dc:creator>
<guid>http://rizaljenius.wordpress.com/2009/11/28/sejarah-lahirnya-pancasila/</guid>
<description><![CDATA[Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara Ideologi dan dasar negara kita adalah P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara</p>
<div></div>
<p>Ideologi <a title="Banyak informarsi di dalam link ini" href="http://info.g-excess.com/id/online.info">dan</a> dasar negara kita <a title="Banyak informarsi di dalam link ini" href="http://info.g-excess.com/id/info.info">adalah</a> Pancasila. Pancasila terdiri dari lima sila. Kelima sila itu adalah: Ketuhanan <a title="Banyak informarsi di dalam link ini" href="http://info.g-excess.com/id/online.info">yang</a> Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusayawaratan perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk mengetahui latar belakang atau sejarah Pancasila dijadikan ideologi atau dasar negara coba baca teks Proklamasi berikut ini.</p>
<p>Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia, misalnya bangsa Belanda, Portugis, Inggris, dan Jepang. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut, di wilayah negara RI terdapat kerajaan-kerajaan besar yang merdeka, misalnya Sriwijaya, Majapahit, Demak, Mataram, Ternate, dan Tidore. Terhadap penjajahan tersebut, bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik.</p>
<p>Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah, dalam hal ini Belanda, sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu mengalami kegagalan.</p>
<p>Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942, tepatnya tanggal 8 Maret. Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia. Mulai tahun 1944, tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu, Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Oleh karena terus menerus terdesak, maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia, yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura)</p>
<p>Dalam maklumat itu sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia.</p>
<p>Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945, dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945 &#8211; 1 Juni 1945. Dalam sidang pertama ini yang dibicarakan khusus mengenai calon dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti. Pada sidang pertama itu, banyak anggota yang berbicara, dua di antaranya adalah Muhammad Yamin dan Bung Karno, yang masing-masing mengusulkan calon dasar negara untuk Indonesia merdeka. Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal, yaitu:<br />
1. Peri Kebangsaan<br />
2. Peri Kemanusiaan<br />
3. Peri Ketuhanan<br />
4. Peri Kerakyatan<br />
5. Kesejahteraan Rakyat</p>
<p>Selain itu Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas lima hal, yaitu:<br />
1. Ketuhanan Yang Maha Esa<br />
2. Persatuan Indonesia<br />
3. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab<br />
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan<br />
dalam Permusyawaratan/Perwakilan<br />
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia</p>
<p>Usulan ini diajukan pada tanggal 29 Mei 1945, kemudian pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mengajukan usul mengenai calon dasar negara yang terdiri atas lima hal, yaitu:<br />
1. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia)<br />
2. Internasionalisme (Perikemanusiaan)<br />
3. Mufakat atau Demokrasi<br />
4. Kesejahteraan Sosial<br />
5. Ketuhanan yang Berkebudayaan</p>
<p>Kelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama Pancasila. Lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila, yaitu:<br />
1. Sosio nasionalisme<br />
2. Sosio demokrasi<br />
3. Ketuhanan</p>
<p>Berikutnya tiga hal ini menurutnya juga dapat diperas menjadi Ekasila yaitu Gotong Royong.</p>
<p>Selesai sidang pertama, pada tanggal 1 Juni 1945 para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945. Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas delapan orang, yaitu:<br />
1. Ir. Soekarno<br />
2. Ki Bagus Hadikusumo<br />
3. K.H. Wachid Hasjim<br />
4. Mr. Muh. Yamin<br />
5. M. Sutardjo Kartohadikusumo<br />
6. Mr. A.A. Maramis<br />
7. R. Otto Iskandar Dinata<br />
8. Drs. Muh. Hatta</p>
<p>Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil, dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta. Hasil yang dicapai antara lain disetujuinya dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul-Usul/Perumus Dasar Negara, yang terdiri atas sembilan orang, yaitu:<br />
1. Ir. Soekarno<br />
2. Drs. Muh. Hatta<br />
3. Mr. A.A. Maramis<br />
4. K.H. Wachid Hasyim<br />
5. Abdul Kahar Muzakkir<br />
6. Abikusno Tjokrosujoso<br />
7. H. Agus Salim<br />
8. Mr. Ahmad Subardjo<br />
9. Mr. Muh. Yamin</p>
<p>Panitia Kecil yang beranggotakan sembilan orang ini pada tanggal itu juga melanjutkan sidang dan berhasil merumuskan calon Mukadimah Hukum Dasar, yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan “Piagam Jakarta”.</p>
<p>Dalam sidang BPUPKI kedua, tanggal 10-16 juli 1945, hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar. Sejarah berjalan terus. Pada tanggal 9 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, dan sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia, yaitu dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1945. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang, dengan acara utama (1) mengesahkan rancangan Hukum Dasar dengan preambulnya (Pembukaannya) dan (2) memilih Presiden dan Wakil Presiden.</p>
<p>Untuk pengesahan Preambul, terjadi proses yang cukup panjang. Sebelum mengesahkan Preambul, Bung Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari, sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan, ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya.</p>
<p>Intinya, rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul, di belakang kata “ketuhanan” yang berbunyi “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihapus. Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan. Usul ini oleh Muh. Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI, khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam, antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo, KH. Wakhid Hasyim dan Teuku Muh. Hasan. Muh. Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam, demi persatuan dan kesatuan bangsa.</p>
<p>Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan, mengingat Indonesia baru saja merdeka, akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan “Yang Maha Esa”. Adapun <a title="Pengertian dan Arti Bunyi" href="http://info.g-excess.com/id/info/PengertiandanartiBunyi.info">bunyi</a> Pembukaan UUD1945 selengkapnya sebagai berikut:</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah Berdirinya Menara Pisa]]></title>
<link>http://riniyy.wordpress.com/2009/11/28/sejarah-berdirinya-menara-pisa/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 08:07:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rini</dc:creator>
<guid>http://riniyy.wordpress.com/2009/11/28/sejarah-berdirinya-menara-pisa/</guid>
<description><![CDATA[Menara Miring Pisa adalah sebuah campanile atau menara lonceng katedral di kota Pisa, Italia. Dalam ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Menara Miring Pisa adalah sebuah campanile atau menara lonceng katedral di kota Pisa, Italia. Dalam ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fieldtrip 1 09/10]]></title>
<link>http://alifiaonline.wordpress.com/2009/11/28/fieldtrip-1-0910/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 06:29:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>AL</dc:creator>
<guid>http://alifiaonline.wordpress.com/2009/11/28/fieldtrip-1-0910/</guid>
<description><![CDATA[Hari Selasa, kami fieldtrip. Ke Taman Mini. Semuanya. Seluruh SD. Baru kali ini fieldtrip seluruh SD]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hari Selasa, kami fieldtrip. Ke Taman Mini. Semuanya. Seluruh SD. Baru kali ini fieldtrip seluruh SD dilaksanakan serentak pada hari yang sama ke tempat yang sama. Yah, sebenarnya sih, gak sama banget! Kita cuma datang dan kembalinya berbarengan. Di dalam, pisah-pisah. Kelas yang ini ke museum ini, kelas yang ono ke tempat itu.</p>
<p><a href="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/tamanburung1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2262" title="TAMANBURUNG" src="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/tamanburung1.jpg?w=300" alt="" width="300" height="97" /></a></p>
<p>Beuh! Repot juga!</p>
<p>Pagi, cuaca sudah terlihat tidak bersahabat. Namun anak-anak tetap semangat. Kelewat semangat malahan. Saya dan Bu Rita terbengong-bengong lalu cekakakan mendengar kisah dari bunda salah satu anak kelas 1.</p>
<p>Bunda: Anak saya, Bu.. Bangun jam 4 pagi! Bangun sendiri! Gak ada yang bangunin. Tau-tau, mandi sendiri. Pakai baju sendiri. Terus bangunin saya sama ayahnya. Kita kaget banget kok dia udah rapih udah pakai baju. Jam 5 tu anak udah nyeret-nyeret maksa berangkat sekolah. Takut ketinggalan ke Taman Mini.<!--more--></p>
<p>Hakakakaha..</p>
<p>Tujuan pertama kelas 1 adalah ke Taman Burung. Anak-anak sih, hepi-hepi aja. Justru gurunya yang nampaknya rada tidak hepi. Bukan apa-apa, bau! Syeh!!! Denger ceritanya aja udah bikin saya mual-mual, heheh&#8230; Jadi teringat pengalaman beberapa tahun yang lalu fieldtrip ke Kebun Binatang Ragunan. Yailah, itu kenapa kalo di TV hewan-hewan rasanya imut pas ngadepinnya bau minta ampun, yaa… Apalagi pas di kandang macan, beuh!! Bau pesing banget!! Yah, emang sih, macan kan menandai wilayahnya dengan kencingnya.</p>
<p>Eni muntah dua kali. Dan sepanjang perjalanan, dia terus &#8216;hoek-hoek&#8217;. Anak-anak cowonya langsung aja gitu bersikap jantan. Menawarkan membawa barang. Memberi minyak kayu putih. Bahkan plus beberapa nasihat agar Bu Eni jangan pernah lupa sarapan. Dan setiap kali Eni ’hoek’, anak-anaknya berseru, ’Ibu istirahat duluuuu&#8230;’</p>
<p>’Ibu gak apa-apa, Nak&#8230; Cuma agak sensitif dengan bau yang gak enak.’</p>
<p>’Heran aku..’ seru Haidar. ’Emangnya burung-burungnya pada gak kebauan, yaa?’</p>
<p>Huahahaha&#8230;</p>
<p><img class="alignleft" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn%3AMx-lx-Ph0lOmaM%3Ahttp%3A%2F%2Fshinedian.files.wordpress.com%2F2009%2F03%2Ftmii-akuarium.jpg&#038;w=164&#038;h=123" alt="" width="164" height="123" />Tujuan selanjutnya adalah ke Akuarium Air Tawar. Musti bangga juga karena selain gak semua negara punya, kabarnya yang di Indonesia ini adalah kedua terbesar di dunia setelah amerika. Beuh!! Tempat yang menyenangkan sekali dan lumayan lengkap. Ticket masuknya Cuma 15 ribu rupiah (promosi banget!!) kita bisa menikmati koleksi ikan air tawar dari yang biasa kita temui sampai makhluk-makhluk yang hidupnya di sungai amazon sono! (kecuali ikan bilih yang gak bisa hidup selain di danau Singkarak kali, yee) Gak nyangka juga ikan air tawar ada yang gede-gede bener, terkejut waktu liat ada ikan hiu. Weleh! Ternyata ada juga ikan hiu yang hidup di air tawar!</p>
<p>Waktu pertama kali berkunjung ke sana beberapa tahun yang lalu, saya sempat heran karena gak nyangka tempatnya cukup bagus. Maklum, semenjak jadi guru jadi sering ke museum-museum yang hampir semuanya sama mirisnya. Ngeliat bagus dikit, langsung pangling.</p>
<p>Please saudara-saudara! Kalau ada waktu, berkunjunglah ke museum-museum di Jakarta. Jangan ke mall melulu, napa! Sedih liatnya seakan sekarat. Murah, kok. Harga ticketnya 2 ribu, 3 ribu, atau di bawah 10 ribu rupiah. Masa sih pengunjung museum kita (liat dari buku tamu dan ketemu langsung) malah Cuma bule-bule dan turis asing selain anak-anak sekolah. Itu juga satu-dua. Jangan pas giliran diserobot negara lain aja kita sewot, tunjukanlah bahwa kita masih peduli dengan warisan negeri ini&#8230;</p>
<p>Nah, kali ini, semuanya hepi. Sayangnya, mereka sudah kehabisan waktu duluan. Kelamaan di Taman Burung-nya. Jadilah di cepat-cepat. Anak-anak sangat jengkel dan sempat ngotot-ngototan sama Bu Gurunya masing-masing.</p>
<p>’Aku pengen liat ikan hiu dulu, Buuuuu&#8230;’</p>
<p>’Kan masih banyak, iniiiii&#8230;. Ah! Gak mauuuuu!!!!!!’</p>
<p><a href="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/musemu-serangga1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2264" title="musemu serangga" src="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/musemu-serangga1.jpg" alt="" width="500" height="148" /></a>Akhirnya, dengan segala bujuk rayu plus sedikit desisan sana-sini, rela juga anak-anak melangkahkan kaki ke tujuan selanjutnya. Sebenarnya masih satu wilayah juga yaitu Musium Serangga. Oh, ya.. satu ticket dengan Akuarium Air Tawar AKA bonus, cing!! Yang baru beberapa menit, anak-anak udah bosan dan marah-marah.</p>
<p>’Apaan ini Cuma mayat serangga doang!’</p>
<p>‘Iyaaa!!! Gak seruuu!!!’</p>
<p>Apalagi pas di rumah Kupu-Kupu, ngomel-ngomellah anak-anak laki.</p>
<p>‘Ahhh!!! Ini mah cewe!!’ Kata anak-anak laki kelas 1 B.</p>
<p>‘Iya, nihhh!!! Gak asik… Kupu-kupu di sekolahan juga banyak..’</p>
<p>‘Enakan juga ikan, yaaa…’</p>
<p>‘Iyaaaa… Ikaaaaan…!! Kita mau ke tempat ikan lagiiii…’</p>
<p>Dan anak-anak pada ngacir balik lagi ke Akuarium Air Tawar.</p>
<p>Itulah kenapa saat kembali ke sekolah, para guru kelas satu mukanya lecek semua jalannya pincang-pincang. Kecapekan ngejar-ngejar anak-anak mereka yang pada ngacir di Musium Serangga.</p>
<p>Saya tentu cengengesan melihatnya yang langsung digertak mereka.</p>
<p>’Jangan ketawa kamu!’ Eni.</p>
<p>Dan..</p>
<p>’Aduuuh! Pinggang saya patah-patah!!!’ Rita.</p>
<p>‘Rontok badanku, rontok…’ Firda.</p>
<p>Sementara kelas 5 kemanakah?</p>
<p><a href="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/ppiptek.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2265" title="PPIPTEK" src="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/ppiptek.jpg" alt="" width="500" height="190" /></a>Kelas 4 dan 5 berkunjung ke Pusat Peragaan Iptek dan Museum Keprajuritan.</p>
<p>Tetep aja namanya anak-anak suka norak.</p>
<p>Baru tiba di PPIPTEK, udah pada lompat keluar dari mobil dan lariiiiiii&#8230; masuk ke dalam. Beuh! Terbirit-birit dah ngalahin orang ngacir karena gempa. Padahal belum bayar ticket yang sudah kita pesan sebelumnya. Akhirnya, Pak Kelas 4 lari-lari juga ke dalam manggil kembali anak-anak yang ngomel-ngomel sebal.</p>
<p>Antri dulu… Dihitung… Okeh, pas!! Bayar… Baru masuk.</p>
<p>Lari-lari lagi pada kabur entah kemana. Haduuhhhh!! Pak Kelas 4 pusing.</p>
<p><em>Tenang ajalah, Pak! Gak bakalan ilang. Anak-anak udah ngerti.</em></p>
<p>‘Nah, saya takutnya mereka pada kehebohan dan ngerusak barang-barang disini..’</p>
<p><em>Lah, iya..yaaa…</em></p>
<p>Tapi, mereka tertib kok! Cuma emang kelewat antusias. Segalanya dicobain. Naik-naik! Gak boleh manjat, yaaa!!! Rusuh baca-baca penjelasan yang terdapat di setiap gambar. Tereak-tereak saling panggil nyoba alat-alat yang menurut mereka seru. Widih, rameee…..</p>
<p>Cengegesan dengan Pak Kelas 4. Jadi malu gak sih? Anak-anak kita kok kayak gak pernah jalan-jalan aja.</p>
<p>&#8216;Yah, namanya juga anak-anak pinggiran, Bu.&#8217;</p>
<p>Malu-maluin aja! Kata Pak Kelas 4 seraya ketawa-tawa. Dia orangnya suka becanda.</p>
<p><em>Iya, nih&#8230;</em></p>
<p>Kami duduk mengawasi. Heheh, enaknya kelas besar gini. Gurunya bisa duduk sejenak.</p>
<p>Selama kami duduk itu, masuk dua rombongan sekolah lain. Satu rombongan siswa kelas kecil yang sama juga, lari terbirit-birit lalu diteriaki untuk balik lagi ke luar. Dihitung dulu. Beuh! Sampai ditarik-tarik keluarnya. Kami cekakakan menontonnya. Ternyata, sama aja, yaa…</p>
<p>Rombongan yang satu lagi yang aneh. Anak-anaknya gak semangat sama sekali. Masuk dengan ogah-ogahan, lalu mencoba alat-alat juga ogah-ogahan.</p>
<p>Saya mengernyit.</p>
<p>Nah!! Kalo anak-anak kita kayak gitu baru malu-maluin!! Di tempat yang seru dan masih pagi gini udah males-malesan gitu. Gimana di kelasnya, kali, yaa&#8230; Tidur semua, hihi..</p>
<p>Tiba saatnya pergi, musti berdebat panjanglah. Masih betah. Donny ngomel-ngomel karena belum sempat ke ruang optic, belum sempat ke daerah energi.</p>
<p><em>Dari tadi kamu kemana?</em></p>
<p>‘Aku tadi baca-baca biografi ilmuwan di dinding itu…’</p>
<p><em>Pokoknya, dalam waktu 5 menit, semua harus sudah siap di pintu keluar. Kita harusnya udah di Museum Keprajuritan setengah jam yang lalu.</em></p>
<p><a href="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/museum-keprajuritan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2266" title="museum keprajuritan" src="http://alifiaonline.wordpress.com/files/2009/11/museum-keprajuritan.jpg" alt="" width="210" height="354" /></a>Apa yang paling menarik di Museum Keprajuritan? Ternyata adalah jembatan gantung menuju gedungnya yang berbentuk benteng itu. Ya ampun lompat-lompat anak-anak kesenengan. Saya dan Pak Kelas 4 musti berteriak agar mereka berhenti. Takut jembatannya roboh, heheh… Tapi, maukah mereka berhenti? Tentu tidak. Lima menit kemudian, sengaja lagi ngegoyang-goyang. Huh, dasar anak-anak!</p>
<p>Gak begitu banyak barangnya tapi cukup menarik. Anak-anak sangat terheran-heran dengan diorama-diorama di dalam. Bukan apa yang dikisahkannya, tapi dioramanya. Jadi lucu juga saat sang guide selesai panjang lebar ngejelasin lalu memberi kesempatan pertanyaan, anak-anak malah nanya-nanya gimana cara bikin diorama itu. Kita juga tertarik dengan berbagai strategi perang yang diperlihatkan. Dan yang paling menarik dari semuanya adalah&#8230; jreng-jreng!!!</p>
<p>Patung prajurit irian.</p>
<p>Kenapa menarik?</p>
<p>Sebab prajuritnya memakai koteka, hueheheh&#8230;</p>
<p>Jadi beberapa hari sebelumnya, kami berdiskusi mengenai suku-suku terpencil di nusantara. Salah satunya adalah suku-suku di papua. Saya baru ngeh ternyata anak-anak salah memahami koteka. Disangka mereka, koteka itu rumbai-rumbai rok. Saya menjelaskan bahwa koteka itu buah labu air yang dilubangi dan dikeringkan. Lubang itu nantinya akan menjadi tempat penis disarungkan.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/6/6f/Koteka.jpg/200px-Koteka.jpg" alt="" width="120" height="163" />Anak-anak jadi penasaran. Sedihnya, internet kita sedang putus karena modemnya tersambar petir beberapa saat yang lalu dan belum ada dana beli modem yang baru. Tidak bisa cari gambarnya.</p>
<p>Maka senanglah mereka melihat patung irian itu.</p>
<p>Cuma lucunya adalah ketika sang guide yang panik, ngasih tau anak-anak ngerubung di sekitar patung memperhatikan ke arah penis itu. Saya Cuma ketawa dan berkata emang mereka sedang penasaran dengan yang namanya koteka itu bagaimana.</p>
<p>’Gak apa-apa, itu, Bu?’</p>
<p>Gak apa-apa. Mereka gak berpikir porno, kok. Bagi mereka, itu adalah pakaian adat yang menarik. Justru kalau kita panikan, membuat mereka bingung.</p>
<p>‘Bu.. Emang mereka gak malu, ya.. Pakenya begitu?’ tanya Fani.</p>
<p><em>Itu memang pakaian tradisional mereka disana. Ya gak malu, lah…</em></p>
<p>‘Emangnya gak pegel, ya, Bu? Penisnya ditarik ke atas terus..’ Dicky.</p>
<p><em>Loh, mana ibu tau. Emangnya kalau penis ditarik ke atas terus gitu pegel, yaa?</em></p>
<p>’Aku juga gak tau, Bu&#8230;’ Yee&#8230;</p>
<p>Di depan Museum Keprajuritan kita sempat makan siang. Mobil datang mendrop makanan yang isinya bikin saya dan Pak Kelas 4 bengong. Anak-anak mah hepi.</p>
<p>Hoka-hoka bento.</p>
<p>Urusan makan siang memang diambil alih oleh komite sekolah. Mereka yang mengorganisir. Terakhir saya tahu, katanya mau pesan katering di rumah makan padang. Lah, kok jado hoka-hoka bento gini?</p>
<p>’Kateringnya kacau, Bu..’ kata ibu komite sekolah.</p>
<p>Yaudah! Anak-anak kesenengan. Sesudah baca doa, mereka berseru sama-sama:</p>
<p>’ADA AJA ALASAN KE HOKA-HOKA BENTO!’</p>
<p>Saya dan Pak Kelas 4 garuk-garuk kepala.</p>
<p>’Saya mau beli bakso aja, ah!’ kata Pak Kelas 4. Tapi dimakan juga jatahnya.</p>
<p>Sementara saya&#8230; Yah, bagaimana juga ini lidah pecel di suruh makan hoka-hoka bento. Setelah panjang lebar bertanya-tanya apakah layak dimakan manusia mengingat begitu kering gak ada kuah atau sayurannya, akhirnya dimakan juga. Laper. Biar gak berasa apa-apa menurut saya, yang penting bisa ngeganjel perut, dah!</p>
<p>Mual jadinya malah muntah-muntah.</p>
<p>Pulang dari sini musti nyari bakso…!!! Yang pedeeeessss!!! Panas-panass&#8230; Widih, seger!!</p>
<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter" src="http://www.anjjabar.go.id/kesenian%20rutin/lks/Baligo%201.JPG" alt="" width="277" height="208" />Sempet melakukan kunjungan singkat juga ke anjungan Jawa Barat sebelum kegiatan kami ini ditutup dengan kita semua, seluruh kelas dan guru, shalat dzuhur yang walaupun rada telat namun tetap berjama’ah di masjid At-Tin.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Air Zam-Zam]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/11/28/air-zam-zam/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 02:00:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/11/28/air-zam-zam/</guid>
<description><![CDATA[Air Zam-zam yang dikenal menyimpan khasiat memiliki sisi ilmiah. Dari pandangan ilmu hidrologi, caba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Air Zam-zam yang dikenal menyimpan khasiat memiliki sisi ilmiah. Dari pandangan ilmu hidrologi, caba]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Melihat Sejarah Perjalanan Haji Tempo Dahulu]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/11/28/melihat-sejarah-perjalanan-haji-tempo-dahulu/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 01:52:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/11/28/melihat-sejarah-perjalanan-haji-tempo-dahulu/</guid>
<description><![CDATA[Menunaikan ibadah haji wajib hukumnya, bahkan menjadi salah satu rukun Islam bagi madzhab Ahlussunna]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Menunaikan ibadah haji wajib hukumnya, bahkan menjadi salah satu rukun Islam bagi madzhab Ahlussunna]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perkembangan Kota Malang (1914-1940)*]]></title>
<link>http://ferragusta.wordpress.com/2009/11/27/perkembangan-kota-malang-1914-1940/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 23:43:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>ferry agusta</dc:creator>
<guid>http://ferragusta.wordpress.com/2009/11/27/perkembangan-kota-malang-1914-1940/</guid>
<description><![CDATA[A. Perkembangan Penduduk dan Kota sebelum tahun 1914 Malang termasuk sebagai kota yang majemuk. Warg]]></description>
<content:encoded><![CDATA[A. Perkembangan Penduduk dan Kota sebelum tahun 1914 Malang termasuk sebagai kota yang majemuk. Warg]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perjalanan Ini Sungguh Sangat Mengasyikkan........Sayang ...Engkau ]]></title>
<link>http://imbalo.wordpress.com/2009/11/28/perjalanan-ini-sungguh-sangat-mengasyikkan-sayang-engkau/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 18:11:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>imbalo</dc:creator>
<guid>http://imbalo.wordpress.com/2009/11/28/perjalanan-ini-sungguh-sangat-mengasyikkan-sayang-engkau/</guid>
<description><![CDATA[“Pak Ambalo datang ya” ujar syaikh Husein saat dia datang  ke Batam mengadiri Seminar100 tahun Muham]]></description>
<content:encoded><![CDATA[“Pak Ambalo datang ya” ujar syaikh Husein saat dia datang  ke Batam mengadiri Seminar100 tahun Muham]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pramoedya Ananta Toer -- Dihargai Dunia Dipenjara Negeri Sendiri]]></title>
<link>http://novi471.wordpress.com/2009/11/27/pramoedya-ananta-toer-dihargai-dunia-dipenjara-negeri-sendiri/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 17:18:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>novi471</dc:creator>
<guid>http://novi471.wordpress.com/2009/11/27/pramoedya-ananta-toer-dihargai-dunia-dipenjara-negeri-sendiri/</guid>
<description><![CDATA[Ia bagaikan potret seorang nabi, yang dihargai oleh bangsa lain tetapi dibenci di negerinya sendiri.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://novi471.wordpress.com/files/2009/11/10134_1035314540831_1764495556_74383_5401170_n.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-247" title="10134_1035314540831_1764495556_74383_5401170_n" src="http://novi471.wordpress.com/files/2009/11/10134_1035314540831_1764495556_74383_5401170_n.jpg?w=210" alt="" width="210" height="300" /></a>Ia bagaikan potret seorang nabi, yang dihargai oleh bangsa lain tetapi dibenci di negerinya sendiri. Pramoedya Ananta Toer, seorang pengarang yang pantas menjadi calon pemenang Nobel. Ia telah menghasilkan belasan buku baik kumpulan cerpen maupun novel. Kenyang dengan berbagai pengalaman berupa perampasan hak dan kebebasan. Ia banyak menghabiskan hidupnya di balik terali penjara, baik pada zaman revolusi kemerdekaan, zaman pemerintahan Soekarno, maupun era pemerintahan Soeharto.</p>
<p>Di zaman revolusi kemerdekaan ia dipenjara di Bukit Duri Jakarta (1947-1949), dijebloskan lagi ke penjara di zaman pemerintahan Soekarno karena buku Hoakiau di Indonesia, yang menentang peraturan yang mendiskriminasi keturunan Tionghoa.</p>
<p>Setelah pecah G30S-PKI, Pramoedya yang anggota Lembaga Kebudayaan Rakyat &#8211; onderbouw Partai Komunis Indonesia &#8211; ditangkap dan dibuang ke Pulau Buru sampai tahun 1979. Siksaan dan kekerasan adalah bagian hari-harinya di tahanan dan terpaksa kehilangan sebagian pendengarannya, karena kepalanya dihajar popor bedil.</p>
<p>Setelah bebas pun, Pramoedya dijadikan tahanan rumah dan masih menjalani wajib lapor setiap minggu di instansi militer. Meskipun ia sudah &#8216;bebas&#8217;, hak-hak sipilnya terus dibrangus, dan buku-bukunya banyak yang dilarang beredar terutama di era Soeharto. Pemerintah telah mengambil tahun-tahun terbaik dalam hidupnya, pendengarannya, papernya, rumahnya dan tulisan-tulisannya.</p>
<p>Ia dilahirkan di Blora, Jawa Tengah, 6 Februari 1925 oleh seorang ibu yang memberikan pengaruh kuat dalam pertumbuhannya sebagai individu. Pramoedya mengatakan bahwa semua yang tertulis dalam bukunya teinspirasi oleh ibunya. Karakter kuat seorang perempuan dalam karangan fiksinya didasarkan pada ibunya, “seorang pribadi yang tak ternilai, api yang menyala begitu terang tanpa meninggalkan abu sedikitpun”.</p>
<p>Ketika Pramoedya melihat kembali ke masa lalu, ia melihat “revolusi Indonesia diwujudkan dalam bentuk tubuh perempuan &#8211; ibunya”. Meskipun karakter ibunya kuat, fisik ibunya menjadi lemah karena TBC dan meninggal pada umur 34 tahun, waktu itu Pramoedya masih berumur 17 tahun.</p>
<p>Setelah ibunya meninggal, Pramoedya dan adiknya meninggalkan rumah keluarga lalu menetap di Jakarta. Pramoedya masuk ke Radio Vakschool, di sini ia dilatih menjadi operator radio yang ia ikuti hingga selesai, namun ketika Jepang datang menduduki, ia tidak pernah menerima sertifikat kelulusannya. Pramoedya bersekolah hingga kelas 2 di Taman Dewasa, sambil bekerja di Kantor Berita Jepang Domei. Ia belajar mengetik lalu bekerja sebagai stenografer, lalu jurnalis.</p>
<p>Ketika tentara Indonesia berperang melawan koloni Belanda, tahun 1945 ia bergabung dengan para nasionalis, bekerja di sebuah radio dan membuat sebuah majalah berbahasa Indonesia sebelum ia akhirnya ditangkap dan ditahan oleh Belanda tahun 1947. Ia menulis novel pertamanya, Perburuan (1950), selama dua tahun di penjara Belanda (1947-1949).</p>
<p>Setelah Indonesia merdeka, tahun 1949, Pramoedya menghasilkan beberapa novel dan cerita singkat yang membangun reputasinya. Novel Keluarga Gerilya (1950) menceritakan sejarah tentang konsekuensi tragis dari menduanya simpati politik dalam keluarga Jawa selama revolusi melawan pemerintahan Belanda.</p>
<p>Cerita-cerita singkat yang dikumpulkan dalam Subuh (1950) dan Pertjikan Revolusi (1950) ditulis semasa revolusi, sementara Tjerita dari Blora (1952) menggambarkan kehidupan daerah Jawa ketika Belanda masih memerintah. Sketsa dalam Tjerita dari Djakarta (1957) menelaah ketegangan dan ketidakadilan yang Pramoedya rasakan dalam masyarakat Indonesia setelah merdeka. Dalam karya-karya awalnya ini, Pramoedya mengembangkan gaya prosa yang kaya akan bahasa Jawa sehari-hari dan gambar-gambar dari budaya Jawa Klasik.</p>
<p>Di awal tahun 50-an, ia bekerja sebagai editor di Departemen Literatur Modern Balai Pustaka. Di akhir tahun 1950, Pramoedya bersimpati kepada PKI, dan setelah tahun 1958 ia ditentang karena tulisan-tulisan dan kritik kulturalnya yang berpandangan kiri. Tahun 1962, ia dekat dengan Lembaga Kebudayaan Rakyat yang disponsori oleh PKI yang kemudian dicap sebagai organisasi “onderbow” atau “mantel” PKI.</p>
<p>Di Lekra ia menjadi anggota pleno lalu diangkat menjadi wakil ketua Lembaga Sastra, dan menjadi salah seorang pendiri Akademi Multatuli, semua disponsori oleh LEKRA. Pramoedya mengaku bangga mendapat kehormatan seperti itu, meskipun sekiranya Lekra memang benar merupakan organisasi mantel PKI.</p>
<p>Kemudian terjadi peristiwa rasial anti-Tionghoa semasa Indonesia telah merdeka, formal oleh negara, dalam bentuk PP 10 -1960. Buku Hoakiau di Indonesia yang diluncurkan sekarang ini, pertama diterbitkan oleh Bintang Press, 1960, merupakan reaksi atas PP 10 tersebut. Peraturan Pemerintah nomor 10 ini kemudian berbuntut panjang dengan terjadinya tindakan rasial di Jawa Barat pada 1963, yang dilakukan oleh militer Angkatan Darat. Karena buku ini pula ia dijebloskan lagi ke penjara di zaman pemerintahan Soekarno.</p>
<p>Setelah keluar dari penjara karena soal Hoakiau itu, Profesor Tjan Tjun Sin memintanya “mengajar” di Fakultas Sastra Universitas Res Publica milik Baperki, yang sekarang diubah namanya menjadi Universitas Trisaksi yang kini bukan lagi milik Baperki. Ajakan ini sempat membuatnya merasa tidak enak karena SMP saja ia tidak lulus dan belum punya pengalaman dalam mengajar. Meskipun begitu, Pramoedya mengaku menggunakan caranya sendiri. Setiap mahasiswa ia wajibkan mempelajari satu tahun koran, sejak awal abad ini. Setiap tahun ada sekitar 28 mahasiswa yang ia beri tugas itu, sehingga Perpustakaan Nasional menjadi penuh dengan mahasiswanya.</p>
<p>Dari para mahasiswa-mahasiswi yang sebagian terbesar WNI keturunan Tionghoa, ia menerima sejumlah informasi tentang perlakuan pihak militer terhadap keluarga mereka yang tinggal di Jawa Barat. Ternyata rasialisme formal ini ditempa oleh beberapa orang dari kalangan elit Orba untuk meranjau hubungan antara RI dengan RRC, yang jelas, sadar atau tidak, menjadi sempalan perang-dingin yang menguntungkan pihak Barat.</p>
<p>Di tahun 1965-an, Suharto memimpin setelah mengambil alih pemerintahan yang didukung oleh Amerika yang tidak suka Sukarno bersekutu dengan Cina. Mengikuti cara Amerika, Suharto mulai membersihkan komunis dan semua orang yang berafiliasi dengan komunis. Suharto memerintahkan hukuman massal, tekanan masal dan memulai Rezim Orde Baru yang dikuasai oleh militer. Akibatnya, ia ikut dipenjara setelah kudeta yang dilakukan komunis tahun 1965.</p>
<p>Meskipun Pramoedya tidak pernah menjadi anggota PKI, ia dipenjara selama 15 tahun karena beberapa alasan: pertama, karena dukungannya kepada Sukarno, kedua, karena kritikannya terhadap pemerintahan Soekarno, khususnya ketika tahun 1959 dikeluarkan dekrit yang menyatakan tidak diperbolehkannya pedagang Cina untuk melakukan bisnis di beberapa daerah. Ketiga, karena artikelnya yang dikumpulkan menjadi sebuah buku berjudul HoaKiau di Indonesia. Dalam buku ini, ia mengkritik cara tentara dalam menangani masalah yang berkaitan dengan etnis Tionghoa. Pemerintah membuat skenario &#8216;asimilasi budaya&#8217; dengan menghapus budaya Cina. Sekolah-sekolah Cina ditutup, buku-buku Cina dibredel, dan perayaan tahun Baru Cina dilarang.</p>
<p>Pada masa awal di penjara, ia diijinkan untuk mengunjungi keluarga dan diberikan hak-hak tertentu sebagai tahanan. Di masa ini, ia dan teman penjaranya diberikan berbagai pekerjaan yang berat. Hasil tulisan-tulisannya diambil darinya, dimusnahkan atau hilang. Tanpa pena dan kertas, ia mengarang berbagai cerita kepada teman penjaranya di malam hari untuk mendorong semangat juang mereka.</p>
<p>Pada tahun 1972, saat di penjara, Pramoedya ”terpaksa” diperbolehkan oleh rezim Soeharto untuk tetap menulis di penjara. Setelah akhirnya memperoleh pena dan kertas, Pramoedya bisa menulis kembali apalagi ada tahanan lain yang menggantikan pekerjaannya. Selama dalam penjara (1965-1979) ia menulis 4 rangkaian novel sejarah yang kemudian semakin mengukuhkan reputasinya.</p>
<p>Dua di antaranya adalah Bumi Manusia (1980) dan Anak Semua Bangsa (1980), mendapat perhatian dan kritikan setelah diterbitkan, dan pemerintah membredelnya, dua volume lainnya dari tetralogi ini, Jejak Langkah dan Rumah Kaca terpaksa dipublikasikan di luar negeri.</p>
<p>Karya ini menggambarkan secara komprehensif tentang masyarakat Jawa ketika Belanda masih memerintah di awal abad 20. Sebagai perbandingan dengan karya awalnya, karya terakhirnya ini ditulis dengan gaya bahasa naratif yang sederhana. Sementara itu, enam buku lainnya disita oleh pemerintah dan hilang untuk selamanya.</p>
<p>Beberapa tahun setelah dibebaskan tahun 1969, Pramoedya dijadikan tahanan rumah dan harus melapor setiap minggu kepada militer. Kini belasan bukunya sudah diterjemahkan lebih dari 30 puluh bahasa termasuk Belanda, Jerman, Jepang, Rusia dan Inggris. Karena prestasinya inilah ia dianggap sebagai orang yang paling berpengaruh di Asia (selain Iwan Fals dari Indonesia) versi majalah Time dan telah memperoleh berrbagai penghargaan seperti PEN Freedom-to-Write Award, Wertheim Award dari Belanda, serta Ramon Magsaysay Award (dinilai dengan brilyan menonjolkan kebangkitan dan pengalaman moderen rakyat Indonesia).</p>
<p>Tahun 2002, bersama musisi Iwan Fals dan Pramoedia Ananta Toer juga dinobatkan majalah Time Asia sebagai &#8220;Asian Heroes&#8221;. (TokohIndonesia DotCom)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bahasa Melayu Logat Thailand]]></title>
<link>http://imbalo.wordpress.com/2009/11/27/bahasa-melayu-logat-thailand/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 16:26:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>imbalo</dc:creator>
<guid>http://imbalo.wordpress.com/2009/11/27/bahasa-melayu-logat-thailand/</guid>
<description><![CDATA[Ustadz Hasan Pha Yao, begitu nama yang tertera dalam senarai nama di hand phone ku. Tahun ini 1430 H]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ustadz Hasan Pha Yao, begitu nama yang tertera dalam senarai nama di hand phone ku. Tahun ini 1430 H]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["Ini Dia Orang Paling Jahannam di Muka Bumi"]]></title>
<link>http://endraithuujelek.wordpress.com/2009/11/27/ini-dia-orang-paling-jahannam-di-muka-bumi/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 14:15:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>Frafhyhollic</dc:creator>
<guid>http://endraithuujelek.wordpress.com/2009/11/27/ini-dia-orang-paling-jahannam-di-muka-bumi/</guid>
<description><![CDATA[Manusia Ini Dinobatkan sebagai &#8220;Manusia Paling Jahanam Sepanjang Sejarah&#8221;, oleh para cen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Manusia Ini Dinobatkan sebagai &#8220;Manusia Paling Jahanam Sepanjang Sejarah&#8221;, oleh para cendikiawan dunia,(Berdasarkan buku Michael H. Hart)
<p><img src="http://endraithuujelek.wordpress.com/files/2009/11/hittler.jpg" alt="hittler" title="hittler" width="475" height="393" class="aligncenter size-full wp-image-1509" /></p>
<p>Tentu anda2 sudah tau bukan siapa orang ini? ya, anda benar. dia adalah, ADOLF HITLER</p>
<p>Sejarah singkat nan fenomenal</p>
<p>- Lahir pada 1889 di Braunau, Austria.</p>
<p>- Masuk Angkatan Bersenjata pada masa Perang Dunia ke I,<br />
terluka dan memperoleh dua medali karena keberanian nya.</p>
<p>- Karena rasa geram dan terpukulnya, pada tahun 1919 pada<br />
masa umurnya menginjak 30 tahun, bergabung dengan partai kecil<br />
berhaluan kanan di Munich, dan kemudian partai ini berubah nama<br />
menjadi Partai Buruh Nasionalis Jerman (NAZI)</p>
<p>- Dalam tempo 2 tahun, segera diangkat menjadi pemimpin<br />
(Fuehrer), karena tidak ada saingannya.</p>
<p>- Tahun 1923, ditangkap dan di penjara karena percobaan<br />
kupnya gagal (The Munich Beer Hall Putsch), dan dalam waktu<br />
kurang dari setahun dia sudah keluar lagi.</p>
<p>- Januari 1933, tatkala umurnya 40 thn, diangkat menjadi<br />
Kaneselir Jerman, karena semakin kuatnya partai NAZI, dan ketidak<br />
puasan masyarakat atas partai2 besar lainnya.</p>
<p>- Menyingkirkan, menggebuki dan membunuh setiap lawan<br />
lawan politiknya, dengan jabatannya dan membentuk kediktatoran<br />
mutlak dan dengan cepat meraih sebagian besar dukungan rakyat<br />
Jerman, karena berhasil menekan angka pengangguran dan<br />
perbaikan ekonomi.</p>
<p>- Inggris dan Perancis terkepung oleh berbagai macam<br />
kesulitan ekonomi dibuat nya.</p>
<p>- Puncak kekuasaan nya tahun 1940, Angkatan bersenjatanya<br />
menaklukan negara negara besar.</p>
<p>- April : Melabrak Denmark dan Norwegia, Mei : Menerjang<br />
Belanda, Belgia dan Luxemburg, Juni : Perancis bertekuk lutut, dan<br />
pada tahun inilah terjadinya &#8220;Battle of Britain&#8221;, buah karya<br />
perjuangan mati matian Inggris, dan akhirnya Jerman tidak pernah<br />
menduduki Inggris.</p>
<p>- April 1941 : menaklukan Yunani dan Yuglosavia.</p>
<p>- Juni 1941 : Hitler Merobek robek perjanjian tidak saling<br />
menyerang yang telah di sepakati dengan Uni Soviet yahg berbuah<br />
penyerbuan. Tentara Jerman sempat menduduki sebagian wilayah<br />
Rusia.</p>
<p>- Desember 1941 : perang terhadap Amerika yang kemudian<br />
disusul dengan penyerbuan pangkalan laut oleh Jepang di Pearl<br />
Harbour</p>
<p>- Pertengahan 1942, Jerman telah MENGUASAI sebagian besar<br />
wilayah eropa dan Afrika Utara, yang tidak pernah sanggup<br />
dilakukan oleh siapapun sepanjang sejarah.</p>
<p>- 1942, Jerman akhirnya dikalahkan dalam pertempuran rumit<br />
di El-Alamein di Mesir dan Stalingrad di Rusia, kekalahan Jerman tak<br />
terelakkan lagi.</p>
<p>- Hittler tidak menyerah dan tidak akan pernah menyerah, dia<br />
malah terus menggila selama lebih dari 2 tahun setelah<br />
Stalingard.</p>
<p>- 30 April 1945, Hitler bunuh diri, dan tujuh hari kemudian,<br />
Jerman menyerah kalah</p>
<p><b>Korban keganasan Hitler</b></p>
<p><img src="http://endraithuujelek.wordpress.com/files/2009/11/korban.jpg" alt="korban" title="korban" width="558" height="418" class="aligncenter size-full wp-image-1511" /></p>
<p><img src="http://endraithuujelek.wordpress.com/files/2009/11/korban1.gif" alt="korban1" title="korban1" width="592" height="475" class="aligncenter size-full wp-image-1512" /></p>
<p><img src="http://endraithuujelek.wordpress.com/files/2009/11/korban2.jpg" alt="korban2" title="korban2" width="436" height="450" class="aligncenter size-full wp-image-1513" /></p>
<p><img src="http://endraithuujelek.wordpress.com/files/2009/11/korban3.gif" alt="korban3" title="korban3" width="351" height="256" class="aligncenter size-full wp-image-1514" /></p>
<p><img src="http://endraithuujelek.wordpress.com/files/2009/11/korban4.jpg" alt="korban4" title="korban4" width="563" height="449" class="aligncenter size-full wp-image-1515" /></p>
<p>Pada masa kuasa, Hitler merupakan pembunuh masal yang tidak ada tandingannya. Seorang anti yahudi yang secara terbuka mengumumkan &#8220;Bunuh setiap orang Yahudi&#8221;, hingga hasilnya, orang tua, hingga anak kecil yang tidak bersalah di masukkan kedalam kamar gas, dan dalam beberapa tahun saja, sekitar 6.000.000 orang yahudi dipulangkannya ke alam baka.</p>
<p>Orang orang Rusia dan Gypsy turut menjadi korban keganasan Hitler, hasilnya, terciptanya Camp Maut yang merupakan tempat pembunuhan masal bagi mereka, disitulah anggota badan mayat di pereteli satu persatu, dari jam, cincin samapai jenazahnya pun dipergunakan untuk pabrik sabun.</p>
<p><b>Data dan Fakta</b></p>
<p>Hitler merupakan seorang orator terbesar sepanjang sejarah.</p>
<p>Hitler adalah biang kerok terciptanya Perang Dunia ke II</p>
<p>Banyak sejarah dunia yang terjadi oleh karena Hitler, yang tidak akan pernah terjadi tanpa adanya Hitler.</p>
<p>Hitler telah menyebabkan kematian sekitar 35 juta jiwa dalam setiap peperangan yang dia dalangi.</p>
<p>Hitler begitu fenomenal, betapa seorang asing (Hitler dilahirkan di Austria, bukan Jerman), betapa seorang yang tidak punya pengalaman politik sama sekali, tidak punya duit, tidak punya hubungan politik, mampu dalam masa kurang dari 14 tahun, dapat menjadi pemimpin kekuatan dunia.</p>
<p>Ketika Hitler Mati, NAZI pun &#8220;mati&#8221;</p>
<p>Hitler gagal total dalam merampungkan cita citanya, dan akibat akibat yang tampak pada generasi berikutnya malah kebalikan dari apa yang ia kehendaki, misalnya.. Hitler bermaksud menyebarkan pengaruh Jerman serta wilayah kekuasaan Jerman. Akan tetapi daerah taklukannya hanyalah bersifat sementara dan singkat, dan kini bahkan Jerman barat dan Jerman timur jika di gabung menjadi satu, masih lebih kecil ketimbang Republik Jerman tatkala Hitler menjadi Kepala Pemerintahan.</p>
<p>Adalah dorongan nafsu Hitler untuk membantai Yahudi, tapi lima belas tahum setelah Hitler berkuasa, sebuah negara yahudi merdeka berdiri untuk pertama kalinya setelah 200 tahun</p>
<p>Jerman barat sekarang menjadi negara demokrasi dan membenci kediktatoran.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah dan Perkembangan Basket]]></title>
<link>http://ajie89.wordpress.com/2009/11/27/sejarah-dan-perkembangan-basket/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 13:50:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>ajie89</dc:creator>
<guid>http://ajie89.wordpress.com/2009/11/27/sejarah-dan-perkembangan-basket/</guid>
<description><![CDATA[Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang pastor. Pa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang pastor.<!--more--> Pada tahun 1891, Dr. <a title="James Naismith" href="http://id.wikipedia.org/wiki/James_Naismith">James Naismith</a>, seorang pastor asal <a title="Kanada" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanada">Kanada</a> yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di <a title="YMCA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/YMCA">YMCA</a> (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di <a title="Springfield, Massachusetts (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Springfield,_Massachusetts&#38;action=edit&#38;redlink=1">Springfield, Massachusetts</a>, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di <a title="New England" href="http://id.wikipedia.org/wiki/New_England">New England</a>.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.</p>
<p>Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.</p>
<p>Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal <a title="20 Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Januari">20 Januari</a> <a title="1892" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1892">1892</a> di tempat kerja Dr. <a title="James Naismith" href="http://id.wikipedia.org/wiki/James_Naismith">James Naismith</a>. &#8220;<em>Basket ball</em>&#8221; (sebutan bagi olahraga ini dalam <a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">bahasa Inggris</a>), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.</p>
<p>Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.</li>
<li>Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).</li>
<li>Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.</li>
<li>Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.</li>
<li>Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.</li>
<li>Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.</li>
<li>Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).</li>
<li>Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.</li>
<li>Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.</li>
<li>Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.</li>
<li>Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.</li>
<li>Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit</li>
<li>Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.</li>
</ol>
<p>Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Asal usul sejarah Facebook]]></title>
<link>http://fenomenous.wordpress.com/2009/11/27/asal-usul-sejarah-facebook/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 13:41:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>valz21</dc:creator>
<guid>http://fenomenous.wordpress.com/2009/11/27/asal-usul-sejarah-facebook/</guid>
<description><![CDATA[Facebook saat ini memang sudah tidak aneh lagi, bahkan hampir setiap orang memiliki account facebook]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://fenomenous.wordpress.com/files/2009/11/facebook-and-owner.jpg"><img src="http://fenomenous.wordpress.com/files/2009/11/facebook-and-owner.jpg?w=300" alt="" title="facebook-and-owner" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-263" /></a><strong>Facebook saat ini memang sudah tidak aneh lagi, bahkan hampir setiap orang memiliki account facebook. Tapi apakah anda tau? bagaimana sejarah facebook pada mulanya? </strong><!--more--></p>
<p>asal mula <strong>Facebook</strong> berawal ketika <strong>Mark Zuckerberg</strong> (saat itu mahasiswa semester II Harvard University) membuat sebuah situs kontak jodoh untuk rekan-rekan kampusnya. Zuckerberg yang terinspirasi dari situs Hot or Not menamai situs buatannya Facemash.com. Metode situs ini yaitu menampilkan dua foto pasangan (pria dan wanita), di mana selanjutnya dua pasangan ini akan dipilih oleh para anggota situs mana pasangan yang paling “hot”. Nah, untuk menampilkan foto-foto pasangan di situs ini, Zuckerberg berupaya dengan segala cara mencari foto-foto rekannya dengan cara keliling ‘door-to-door’ untuk meminta foto.1</p>
<p>Saking nekatnya, Zuckerberg membobol akses jaringan komputer kampusnya untuk mendapatkan foto-foto tambahan. Namun aksi ini diketahui pihak kampus dan mereka selanjutnya memblokir situs Facemash.com diikuti dengan tindakan sanksi kepada Zuckerberg dengan ancaman akan memecatnya dari kampus (walaupun ancaman ini tidak jadi direalisasikan). Atas tindakannya itu, Zuckerberg membela diri dengan mengatakan “Tindakan pihak kampus yang memblokir situs facemash.com memang benar alasannya, namun sayang mereka tidak menyadari potensinya yang bisa saja menjadi alat pendongkrak popularitas bagi kampus itu sendiri”. Ia melanjutkan “Cepat atau lambat, nanti juga akan ada orang lain yang membuat situs serupa”.</p>
<p><strong>2004</strong></p>
<p>Tidak kapok, pada semester berikutnya, tepatnya pada tanggal 4 Februari 2004, Zuckerberg membuat sebuah situs baru bernama “The Facebook” yang beralamat URL:..http://www.thefacebook.com.. Untuk situs barunya ini, Zuckerberg berkomentar sarkas: “Menurutku upaya pihak kampus yang ingin membuat media pertukaran informasi antar civitas akademik yang butuh waktu bertahun-tahun adalah hal yang konyol. Dengan situsku ini, aku bisa mengerjakannya cuma dalam waktu seminggu saja”.2</p>
<p>Saat pertama kali diluncurkan “The Facebook” hanya terbatas di kalangan kampus Harvard saja. Dan sungguh menakjubkan! Dalam waktu satu bulan para penggunanya sudah mencakup lebih dari setengah jumlah mahasiswa Harvard saat itu. Selanjutnya, sejumlah rekan Zuckerberg turut bergabung memperkuat tim thefacebook.com. Mereka adalah Eduardo Saverin (analis usaha), Dustin Moskovitz (programmer), Andrew McCollum (desainer grafis), dan Chris Hughes.</p>
<p>Bulan maret 2004, thefacebook.com mulai merambah ke beberapa kampus lain di kota Boston, AS dan juga ke sejumlah kampus ternama seperti Stanford, Columbia, Yale, dan Ivy League. Tak butuh waktu lama, situs ini telah tersebar penggunaannya di hampir semua kampus di AS dan Kanada. Bulan Juni 2004, Zuckerberg, McCollum dan Moskovitz memindahkan markas ke Palo Alto, California. Di sini mereka turut dibantu juga oleh Adam D&#8217;Angelo dan Sean Parker.</p>
<p>Pertengahan 2004, thefacebook.com mendapat investasi pertamanya dari<br />
salah seorang pendiri PayPal, Pieter Thiel.</p>
<p><strong>2005</strong></p>
<p>Bulan Mei 2005, thefacebook.com mendapat suntikan dana segar hasil join venture dengan Accel Partners. Tanggal 23 Agustus 2005, thefacebook secara resmi membeli nama domain mereka dari Aboutface.com seharga USD 200.000 dan sejak saat itu penggalan frase “the” tidak dipakai lagi sehingga nama mereka resmi menjadi facebook.com.</p>
<p>Pada tahun 2005 ini juga, facebook telah memperluas jangkauan pengguna ke kalangan pelajar SMA. Masih di tahun yang sama, sejumlah universitas di Meksiko, Inggris Raya, Australia dan Selandia Baru juga sudah bisa menikmati jaringan Facebook.</p>
<p><strong>2006</strong></p>
<p>Awal tahun 2006, Facebook diisukan akan diakuisisi oleh sebuah perusahaan dengan harga USD 750 juta, bahkan tawarannya melonjak hingga USD 2 miliar. Namun kabar ini tak terbukti. Pada bulan April 2006, Facebook mendapat suntikan dana segar USD 25 juta hasil investasi dari Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners. Bulan Mei tahun yang sama Facebook mulai merambah benua Asia melalui India. Di pertengahan tahun, gilliran Israel dan Jerman. Akhirnya pada 11 September 2006, Facebook merubah status registrasinya menjadi “free to join” bagi semua pemilik alamat email valid di seluruh dunia.</p>
<p><strong>2007<br />
</strong><br />
Bulan September 2007, Microsoft mengumumkan telah membeli 1,6% saham Facebook senilai USD 15 miliar. Dalam pengambilan saham ini juga tercakup kesepakatan bahwa Microsoft memiliki hak untuk memasang iklan mereka di Facebook. Melihat langkah ini sejumlah pemain raksasa lain seperti Google, Viacom, Friendster juga mengungkapkan minat mereka untuk berinvestasi di Facebook. Sebelumnya di tahun 2006, Yahoo! telah menawarkan tawaran akuisisi senilai USD 1 miliar. November 2007, seorang miliuner Hongkong Li Ka-shing menanam investasi senilai USD 60 juta di Facebook.</p>
<p><strong>2008</strong></p>
<p>Pada Agustus 2008, majalah Business Week melaporkan sejumlah pihak lain telah ikut menanamkan saham di Facebook sehingga diperkirakan nilai Facebook berkisar antara USD 3.75 miliar sampai USD 5 miliar</p>
<p><strong>Situasi Situs</strong></p>
<p>Pengguna Facebook kini dapat bebas bergabung ke banyak jaringan yang diatur berdasarkan kota, lokasi kerja, sekolah maupun negara. Jaringan-jaringan ini kemudian akan menghubungkan para anggotanya. Sesama pengguna dapat berhubungan dengan teman-temannya dan bisa saling melihat isi profil pribadi.</p>
<p>Situs Facebook mendapatkan pemasukan utama dari iklan-iklan yang terpasang padanya. Para pengguna bebas membuat profilnya masing-masing yang di dalamnya bisa berisi foto dan info-info pribadi lainnya. Selain itu dapat juga saling mengirim pesan, bergabung dengan sebuah grup atau lebih. Secara default, Facebook mengatur profil pengguna hanya bisa diakses oleh sesama pengguna yang telah berteman. Namun pengaturan ini bisa nanti dirubah jika diinginkan.</p>
<p><strong>Microsoft</strong> adalah mitra eksklusif Facebook dalam menayangkan iklan-iklan banner. Inilah sebabnya mengapa Facebook hanya menayang iklan-iklan yang termuat dalam jaringannya Microsoft. Menurut comScore (situs periset internet marketing) saat ini Facebook mengumpul data pengguna sebanyak yang dikumpulkan oleh Google dan Microsoft.</p>
<p>Dalam hal tampilan, Facebook sering dibanding-bandingkan dengan MySpace dan Friendster. Namun perbedaaan utama antara mereka ialah MySpace dan Friendster mengizinkan pengguna mendekorasi tampilan profilnya dengan fitur HTML dan CSS, sedangkan Facebook hanya mengizinkan fitur teks saja sehingga semua tampilan profil pengguna terlihat seragam.</p>
<p><strong>Fitur<br />
</strong><br />
Facebook memiliki sejumlah fitur interaksi antar sesama pengguna yang di antaranya adalah fitur ‘Wall/Dinding’, ruang tempat sesama pengguna mengirimkan pesan-pesan terbuka, ‘Poke/Colek’, sarana untuk saling mencolek secara virtual, ‘Photos/Foto’ ruang untuk memasang foto, dan ‘Status’ yang menampilkan kondisi/ide terkini pengguna. Mulai Juli 2007, Facebook mengizinkan pengguna untuk mengirim berbagai lampiran (tautan, aplikasi, dsb) langsung ke Wall/Dinding, di mana sebelumnya yang diizinkan hanya teks saja.</p>
<p>Seiring perjalanan waktu, Facebook menambahkan beberapa fitur baru ke dalam situsnya. Pada September 2006, Facebook mengumumkan peluncuran News Feed/Rangkaian Kabar Berita yang berisi kilasan informasi dari masing-masing pengguna. Mulanya fitur ini bersifat terbuka dan bisa dilihat oleh siapa saja. Namun setelah mendapat keluhan dari beberapa pengguna, pihak Facebook merubah pengaturan fitur ini sehingga kini pengguna dapat mengatur mana yang bisa ditampilkan di News Feed/Rangkaian Kabar Berita dan mana yang tidak.</p>
<p>Fitur Catatan/Notes ditambahkan pada 22 Agustus 2006. Dalam fitur ini pengguna bisa mengimpor tulisannya di blog lain (Xanga, LiveJournal, Blogger, dll) untuk ditampilkan di Facebook. Tanggal 7 April 2008, Facebook meluncurkan salah satu fitur favorit yaitu ‘Chat/Obrolan’, tempat di mana para pengguna bisa saling berkirim pesan pribadi secara langsung dan real time.</p>
<p>Fitur ‘Gifts/Hadiah’ dimulai pada 8 Februari 2007. Fitur ini adalah fitur untuk saling berkirim hadiah. ‘Hadiah’ bisa dibeli dengan harga USD 1 dan ditambahkan pesan pribadi. Tanggal 14 Mei 2007, Facebook memperkenalkan ‘Marketplace’ yang mengizinkan pengguna untuk beriklan secara gratis. Fitur beriklan gratis ini dibuat untuk menyaingi fitur serupa yang diperkenalkan oleh Craiglist.</p>
<p>Juli 2008, Facebook merapikan tampilan situs sehingga setiap kategori (dinding, info, foto, dll) memiliki tab-tab terpisah. Mulai Maret 2009, Facebook merapikan tampilan “Home/Beranda”.</p>
<p><strong>Platform</strong></p>
<p>Pada 24 Mei 2007, Facebook mempromosikan Facebook Platform. Ini adalah sarana bagi para pengembang software untuk menciptakan aplikasi yang bisa digunakan di Facebook. Langkah ini segera disambut oleh para pengembang software sehingga sampai 25 Maret 2009 tercatat ada 52.000 aplikasi dengan jumlah pengembang sebanyak 660.000 pihak</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah Perinternetan Konvensional Gua &amp; Indonesia (Opini)]]></title>
<link>http://siandiandi.wordpress.com/2009/11/27/sejarah-perinternetan-konvensional-gua-indonesia-opini/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 11:13:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>Penulis</dc:creator>
<guid>http://siandiandi.wordpress.com/2009/11/27/sejarah-perinternetan-konvensional-gua-indonesia-opini/</guid>
<description><![CDATA[Klik gambar untuk memperbesar &#8220;Gila! Sampei 1,3 mbps?&#8221; Itu reaksi gua ketika mendapatkan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Klik gambar untuk memperbesar &#8220;Gila! Sampei 1,3 mbps?&#8221; Itu reaksi gua ketika mendapatkan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[belajar dari china]]></title>
<link>http://adnandisini.wordpress.com/2009/11/27/belajar-dari-china/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 06:23:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>adnandisini</dc:creator>
<guid>http://adnandisini.wordpress.com/2009/11/27/belajar-dari-china/</guid>
<description><![CDATA[adnan mubarak, Jakarta 29 rabiul akhir 1430 h china bisa di klasifikasikan sebagai salah satu perada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[adnan mubarak, Jakarta 29 rabiul akhir 1430 h china bisa di klasifikasikan sebagai salah satu perada]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[bangsa dan moralitas]]></title>
<link>http://adnandisini.wordpress.com/2009/11/27/bangsa-dan-moralitas/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 06:21:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>adnandisini</dc:creator>
<guid>http://adnandisini.wordpress.com/2009/11/27/bangsa-dan-moralitas/</guid>
<description><![CDATA[adnan mubarak, Jakarta 22 jumadil awwal 1430 h dimasa ketika awal islam turun di mekah. seluruh duni]]></description>
<content:encoded><![CDATA[adnan mubarak, Jakarta 22 jumadil awwal 1430 h dimasa ketika awal islam turun di mekah. seluruh duni]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manusia Purba di Indonesia]]></title>
<link>http://bethz05.wordpress.com/2009/11/27/manusia-purba-di-indonesia/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 06:12:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>ibeth05alditsa</dc:creator>
<guid>http://bethz05.wordpress.com/2009/11/27/manusia-purba-di-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[*Penelitian manusia purba di Indonesia dilakukan oleh : 1. Eugena Dobois Dia adalah yang pertama kal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>*Penelitian manusia purba di Indonesia dilakukan oleh :</p>
<p>1. Eugena Dobois<a href="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/eugene-dubois-2.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-116" title="Eugene Dubois 2" src="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/eugene-dubois-2.jpg?w=105" alt="" width="100" height="143" /></a><br />
Dia adalah yang pertama kali tertarik meneliti manusia purba di Indonesia setelah mendapat kiriman sebuah tengkorak dari B.D Von Reitschoten yang menemukan tengkorak di Wajak, Tulung Agung.<br />
• Fosil itu dinamai Homo Wajakensis, termasuk dalam jenis Homo Sapien (manusia yang sudah berpikir maju)<br />
• Fosil lain yang ditemukan adalah :<br />
Pithecanthropus Erectus (phitecos = kera, Antropus Manusia, Erectus berjalan tegak) ditemukan di daerah Trinil, pinggir Bengawan Solo, dekat Ngawi, tahun 1891. Penemuan ini sangat menggemparkan dunia ilmu pengetahuan.<br />
• Pithecanthropus Majokertensis, ditemukan di daerah Mojokerto<br />
• Pithecanthropus Soloensis, ditemukan di daerah Solo</p>
<p>2. G.H.R Von Koeningswald<a href="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/u1050434inp.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-117" title="U1050434INP" src="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/u1050434inp.jpg?w=93" alt="" width="90" height="135" /></a></p>
<p>Hasil penemuan beliau adalah : Fosil tengkorak di Ngandong, Blora. Tahun 1936, ditemukan tengkorak anak di Perning, Mojokerto. Tahun 1937 &#8211; 1941 ditemukan tengkorak tulang dan rahang Homo Erectus dan Meganthropus Paleojavanicus di Sangiran, Solo.<!--more--><br />
3. Penemuan lain tentang manusia Purba :<br />
Ditemukan tengkorak, rahang, tulang pinggul dan tulang paha manusia Meganthropus, Homo Erectus dan Homo Sapien di lokasi Sangiran, Sambung Macan (Sragen),Trinil, Ngandong dan Patiayam (kudus).</p>
<p>4. Penelitian tentang manusia Purba oleh bangsa Indonesia dimulai pada tahun 1952 yang dipimpin oleh Prof. DR. T. Jacob dari UGM, di daerah Sangiran dan sepanjang aliran Bengawan Solo.<a href="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/lawu.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-118" title="lawu" src="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/lawu.jpg?w=150" alt="" width="150" height="112" /></a><br />
*Fosil Manusia Purba yang ditemukan di Asia, Eropa, dan Australia adalah :<br />
• Semuanya jenis Homo yang sudah maju : Serawak (Malaysia Timur), Tabon (Filipina), dan Cina.<br />
• Fosil yang ditemukan di Cina oleh Dr. Davidson Black, dinamai Sinanthropus Pekinensis.<br />
• Fosil yang ditemukan di Neanderthal, dekat Duseldorf, Jerman yang dinamai Homo Neaderthalensis.<br />
• Menurut Dobois, bangsa asli Australia termasuk Homo Wajakensis, sehingga ia berkesimpulan Homo Wajakensis termasuk golongan bangsa Australoid.</p>
<p>*Jenis-jenis Manusia Purba yang ditemukan di Indonesia ada tiga jenis :<br />
1. Meganthropus<br />
2. Pithecanthropus<br />
3. Homo</p>
<p>*Ciri-ciri manusia purba yang ditemukan di Indonesia :<br />
<a href="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/megan.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-119" title="megan" src="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/megan.jpg?w=147" alt="" width="132" height="115" /></a> 1. Ciri Meganthropus :<br />
• Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu<br />
• Badannya tegak<br />
• Hidup mengumpulkan makanan<br />
• Makanannya tumnuhan</p>
<p>• Rahangnya kuat<br />
2. Ciri Pithecanthropus :<a href="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/sangiran171.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-121" title="sangiran17" src="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/sangiran171.jpg?w=150" alt="" width="150" height="128" /></a><br />
• Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu<br />
• Hidup berkelompok<br />
• Hidungnya lebar dengan tulang pipi yang kuat dan menonjol<br />
• Mengumpulkan makanan dan berburu<br />
• Makanannya daging dan tumbuhan</p>
<p>3. Ciri jenis Homo :<a href="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/homo.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-122" title="homo" src="http://bethz05.wordpress.com/files/2009/11/homo.jpg?w=150" alt="" width="150" height="118" /></a><br />
• Hidup antara 25.000 s/d 40.000 tahun yang lalu<br />
• Muka dan hidung lebar<br />
• Dahi masih menonjol<br />
• Tarap kehidupannya lebih maju dibanding manusia sebelumnya</p>
<p>*Hasil kebudayaan manusia prasejarah untuk mempertahankan dan memperbaiki pola hidupnya menghasilkan dua bentuk budaya yaitu :<br />
• Bentuk budaya yang bersifat Spiritual<br />
• Bentuk budaya yang bersifat Material<br />
<!--[endif]--></p>
<p>*Masyarakat Prasejarah mempunyai kepercayaan pada kekuatan gaib yaitu :<br />
• Dinamisme, yaitu kepercayaan terhadap benda-benda yang dianggap mempunyai kekuatan gaib. Misalnya : batu, keris<br />
• Animisme, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang mereka yang bersemayam dalam batu-batu besar, gunung, pohon besar. Roh tersebut dinamakan Hyang.</p>
<p>*Pola kehidupan manusia prasejarah adalah :<br />
• Bersifat Nomaden (hidup berpindah-pindah), yaitu pola kehidupannya belum menetap dan berkelompok di suatu tempat serta, mata pencahariannya berburu dan masih mengumpulkan makanan<br />
• Bersifat Permanen (menetap), yaitu pola kehidupannya sudah terorganisir dan berkelompok serta menetap di suatu tempat, mata pencahariannya bercocok tanam. Muali mengenal norma adat, yang bersumber pada kebiasaan-kebiasaan<br />
<!--[endif]--></p>
<p>*Sistem bercocok tanam/pertanian<br />
• Mereka mulai menggunakan pacul dan bajak sebagai alat bercocok tanam<br />
• Menggunakan hewan sapi dan kerbau untuk membajak sawah<br />
• Sistem huma untuk menanam padi<br />
• Belum dikenal sistem pemupukan<br />
<!--[endif]--></p>
<p>*Pelayaran<br />
Dalam pelayaran manusia prasejarah sudah mengenal arah mata angin dan mengetahui posisi bintang sebagai penentu arah (kompas)<br />
<!--[endif]--></p>
<p>*Bahasa<br />
• Menurut hasil penelitian Prof. Dr. H. Kern, bahasa yang digunakan termasuk rumpun bahasa Austronesia yaitu : bahasa Indonesia, Polinesia, Melanesia, dan Mikronesia.<br />
• Terjadinya perbedaan bahasa antar daerah karena pengaruh faktor geografis dan perkembangan bahasa.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kejayaan Berganda]]></title>
<link>http://sssums.wordpress.com/2009/11/27/kejayaan-berganda/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 04:38:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>WebmasterSinggahSini</dc:creator>
<guid>http://sssums.wordpress.com/2009/11/27/kejayaan-berganda/</guid>
<description><![CDATA[Dr. Bilcher Bala (Program Sejarah) Tahniah diucapkan kepada Dr. Bilcher Bala (Program Sejarah) yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dr. Bilcher Bala (Program Sejarah) Tahniah diucapkan kepada Dr. Bilcher Bala (Program Sejarah) yang ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Samudra Pasai]]></title>
<link>http://beritayanghilang.wordpress.com/2009/11/27/samudra-pasai/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 02:54:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>plutoboyz</dc:creator>
<guid>http://beritayanghilang.wordpress.com/2009/11/27/samudra-pasai/</guid>
<description><![CDATA[Di buku pelajaran sejarah Indonesia, tertulis bahwa Samudra Pasai adalah kerajaan Islam pertama di I]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Di buku pelajaran sejarah Indonesia, tertulis bahwa Samudra Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia. Benarkah? Lantas akan dikemanakan Kerajaan Perlak? atau Sribuza? Dua kerajaan ini telah ada lebih dahulu dari Samudra Pasai.<br />
Pada abad ke-8 ada sebuah kereajaan di Jambi bernama Sribuza. Kerajaan Sribuza adalah Kerajaan Hindu sebelum datangnya Islam ke Indonesia. Namun mereka mengirim surat ke khalifah Umar ibn Khattab untuk dikirimkan seorang da&#8217;i yang bisa mengajari Islam. dua tahun kemudian kerajaan Sribuza berubah menjadi kerajaan Islam sayangnya kerajaan ini ditaklukan oleh Sriwijaya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sejarah Islam di Pulau Jawa]]></title>
<link>http://falah2000.wordpress.com/2009/11/27/sejarah-islam-di-pulau-jawa/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 01:15:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>falah2000</dc:creator>
<guid>http://falah2000.wordpress.com/2009/11/27/sejarah-islam-di-pulau-jawa/</guid>
<description><![CDATA[Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Walisongo atau Walisanga dikenal sebagai penyeba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Walisongo atau Walisanga dikenal sebagai penyeba]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Online Games Gratis - Free Online Games dan Sejarah mereka]]></title>
<link>http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/26/online-games-gratis-free-online-games-dan-sejarah-mereka/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 21:09:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>caksub2</dc:creator>
<guid>http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/26/online-games-gratis-free-online-games-dan-sejarah-mereka/</guid>
<description><![CDATA[game gratis Di antara waktu yang lama permainan klasik kita semua dari mereka yang diselenggarakan d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><div class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><img title="game gratis" src="http://gamegratisterlaris.files.wordpress.com/2009/11/online.jpeg?w=250&#038;h=200" alt="game gratis" width="250" height="200"><p class="wp-caption-text">game gratis</p></div>
<p> Di antara waktu yang lama permainan klasik kita semua dari mereka yang diselenggarakan di bawah papan permainan ini telah ada untuk beberapa waktu beberapa pergi berabad-abad di masa lalu yang membuat mereka semua waktu klasik. Cara mereka dirancang konstan yang memerlukan pemikiran dan perencanaan adalah salah satu dari beberapa faktor yang membuat permainan ini begitu diinginkan dan kecanduan. <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com" title="game gratis"><b>game gratis</b></a> </p>
<p> Sebuah penelitian singkat di papan permainan menunjukkan fakta-fakta luar biasa tentang sejarah <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/22/game-gratis/" title="Game Gratis">Game Gratis</a> permainan papan tertua dikatakan tanggal kembali ke SM permainan ini disebut amp quot Senet amp quot yang di Mesir kuno diterjemahkan menjadi amp quot lewat permainan amp quot sejak pertama dewan hiburan permainan yang diciptakan mereka telah berevolusi menjadi bentuk yang lebih menarik yang <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/20/online-games-gratis/" title="Online Games Gratis">Online Games Gratis</a> telah tersebar di seluruh dunia dengan kekuatan internet. </p>
<p> Salah satu permainan papan yang menjadi populer pada awal tahun sembilan puluhan <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/20/games-gratis-free-deer-hunting-permainan-to-play-online-its-lebih-mudah-hari-untuk-cari-free-games-dengan-baik-graphics/" title="Games Gratis">Games Gratis</a> disebut pertempuran-kapal. Fakta bahwa permainan ini menjadi populer selama dekade ini bukan merupakan indikator dari umurnya walaupun permainan ini pertama kali ditemukan pada tahun dan pertama kali diterbitkan Milton Bradley yang memberikan desain baru <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/23/download-games-gratis-download-gratis-wii-games-hari-ini/" title="Download Games Gratis">Download Games Gratis</a> dan berputar di amp s. </p>
<p>
<p> Armada terdiri dari kapal mereka sebuah kapal induk yang sering mudah untuk mencatat karena lima ukuran persegi maka kita memiliki sebuah kapal perang yang agak mudah untuk menarget karena mencakup kotak sebuah kapal penjelajah mencakup tiga kuadrat maka <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/19/game-gratis-free-game-download-untuk-psp" title="Game Gratis">Game Gratis</a> kapal selam mencakup dan bisa sangat sulit untuk menemukan dan last but not least kita memiliki kapal patroli yang mencakup dua kotak dan dapat menjadi mimpi buruk jika Anda telah <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/22/game-gratis-2/" title="game gratis">game gratis</a> menemukan semua yang lain tetapi tidak yang satu ini. Ketika dimainkan online anda bisa bermain melawan komputer <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/20/download-games-gratis-acai-berry-bagaimana-saya-lupa-30-pound-di-bawah-30-days-menggunakan-acai-berry/" title="Download Games Gratis">Download Games Gratis</a> atau melawan pemain aktual melalui situs sosial yang membuat hal-hal bahkan <a href="http://gamegratisterlaris.wordpress.com/2009/11/20/download-game-gratis-download-free-psp-games-bagaimana-untuk-download-free-games-for-psp-dalam-3-simple-steps/" title="game gratis"><b>game gratis</b></a> lebih menarik dan adiktif. </p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/w-AiUI56WY0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/w-AiUI56WY0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bahan UU Sejarah XI-IPA::]]></title>
<link>http://wikiputria.wordpress.com/2009/11/27/bahan-uu-sejarah-xi-ipa/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 17:07:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>Pu3 Viliardo</dc:creator>
<guid>http://wikiputria.wordpress.com/2009/11/27/bahan-uu-sejarah-xi-ipa/</guid>
<description><![CDATA[hmm .harusnya sii pas 50 ,, tp kayaknya gw nyatetnya kelebihan deh jd total cttn gw &gt;50 soal .. w]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>hmm .harusnya sii pas 50 ,, tp kayaknya gw nyatetnya kelebihan deh jd total cttn gw &#62;50 soal .. wkwk ..</p>
<p>1. masuknya hindu-buddha di indonesia (hlm. 5 paragraf 1)    &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 2</p>
<p>2. teori2 masuknya hindu (hlm.6 prgraf 2&#38;5) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 1</p>
<p>3. kutai (raja2, tulisan2, upacara2 ) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 4</p>
<p>4. tarumanegara (prasasti) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; 3</p>
<p>5. mataram (dinasti2) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 4</p>
<p>6. sriwijaya &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 2 + 1 esai</p>
<p>7. kediri &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 1</p>
<p>8. singosari &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 1</p>
<p>9. sunda (hlm. 21 B) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 1</p>
<p>10. majapahit &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 5</p>
<p>11. sumber2 penyebaran islam (hlm. 36) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 1</p>
<p>12. sarana penyebaran islam &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 1</p>
<p>13. tokoh2 penyebaran islam (hlm. 39 alinea t&#8217;akhir &#8211; hlm.40) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 1</p>
<p>14. samudera pasai (raja &#38; sumber2) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; 3</p>
<p>15. aceh &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 1</p>
<p>16. demak (sultan trenggono &#38; fatahillah) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 2</p>
<p>17. pajang &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; 1</p>
<p>18. mataram (sultan agung) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 3</p>
<p>19. banten &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 2</p>
<p>20. makassar &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 1</p>
<p>21. maluku &#38; ternate (raja2) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; 1</p>
<p>22. VOC (hlm. 71) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 3 + 1 esai</p>
<p>23. politik liberal (hlm. 74) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 2</p>
<p>24. masa daendels (hlm. 72) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; 1</p>
<p>25. masa raffles (hlm. 73) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 3</p>
<p>26. politik etis (hlm. 76) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 2</p>
<p>27. tanam paksa &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; 2</p>
<p>28. islam (hlm. 50-51) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- 1 esai</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
