<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>sekitar &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/sekitar/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "sekitar"</description>
	<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 08:27:41 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Ketika tidak seperti apa yang kita harapkan]]></title>
<link>http://toelisan.wordpress.com/2009/12/24/ketika-tidak-seperti-apa-yang-kita-harapkan/</link>
<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 07:24:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>JakaPrasetya</dc:creator>
<guid>http://toelisan.wordpress.com/2009/12/24/ketika-tidak-seperti-apa-yang-kita-harapkan/</guid>
<description><![CDATA[Kapan terakhir kali anda merasakannya?, seperti apa gambaran perasaan anda pada waktu itu? Ingin ras]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kapan terakhir kali anda merasakannya?, seperti apa gambaran perasaan anda pada waktu itu? Ingin ras]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kalau Begitu, Kenapa Dipilih Ya?]]></title>
<link>http://ardal.wordpress.com/2009/12/03/kalau-begitu-kenapa-dipilih-ya/</link>
<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 06:11:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>ardal</dc:creator>
<guid>http://ardal.wordpress.com/2009/12/03/kalau-begitu-kenapa-dipilih-ya/</guid>
<description><![CDATA[2 kasus bunuh diri di pusat keramaian itu menarik perhatian. Juga satu kasus yang terjadi di tanah s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[2 kasus bunuh diri di pusat keramaian itu menarik perhatian. Juga satu kasus yang terjadi di tanah s]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengenang Arafah, di sini, di SMA Negeri 8 Pekanbaru]]></title>
<link>http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/28/mengenang-arafah-di-sini-di-sma-negeri-8-pekanbaru/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 21:13:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisisyanto</dc:creator>
<guid>http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/28/mengenang-arafah-di-sini-di-sma-negeri-8-pekanbaru/</guid>
<description><![CDATA[setelah pecahnya perahu, Kaukah yang menghantarkan aku ke lembah yang sunyi dan tandus, tanpa ada se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:right;"><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/satu.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-820" title="satu" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/satu.jpg" alt="" width="468" height="243" /></a><em>setelah pecahnya perahu, Kaukah yang menghantarkan aku ke lembah yang sunyi dan tandus, tanpa ada sesiapa lagi yang kusaksikan selain Kau tatkala Kaubuka padang pasir ini seluas-luasnya, tatkala semuanya sirna ke dalam-Mu, tatkala semuanya bisu tanpa huruf dan suara, tiba-tiba sayap-sayap doa pun menembusi langit lalu menghujankan kabut airmata,<!--more--> membanjiri Padang Arafah&#8221;.<br />
(Johar Buang, Perahu Melayu di Lautan Khulzum)</em></p>
<p><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/dua.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-821" title="dua" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/dua.jpg?w=300" alt="" width="300" height="153" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kamis ini, 26 November 2009, bertepatan dengan 9 Dzulhijah 1430 H, aktivitas di SMA Negeri 8 Pekanbaru dibuka dengan kajian Agama dan Muhasabah, untuk mengenang saudara-saudara sesama Muslim yang saat ini sedang wukuf di Arafah.  Semua yang hadir mengenakan busana putih-putih, meski tidak semuanya. Mendengarkan lantunan ayat Al Quran oleh Ketua Rohis 8, sambutan dari Kepala Sekolah, dan tausiah dari Ustadz. Meski matahari saat itu bersinar cukup terik, tidak menghalangi semangat peserta didik, guru dan tata usaha untuk mengikuti acara dengan takzim, walaupun banyak peserta yang saat itu sedang puasa sunnah Arafah. Hari Arafah adalah hari disempurnakannya dien dan dicukupkan nikmat.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Shahih Muslim, dari Aisyah radliyallah &#8216;anha, dari Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada suatu hari yang Allah lebih banyak membebaskan seorang hamba dari api neraka melainkan hari Arafah. Sesungguhnya Allah mendekat dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat-Nya seraya berkata, “Apa yang mereka inginkan? ( tentu Aku kabulkan).&#8221; Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Hadits ini jelas sekali menunjukkan keutamaan hari Arafah”. (Syarah Shahih Muslim 9/125).</p>
<p><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/enam.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-825" title="enam" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/enam.jpg" alt="" width="296" height="190" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Keadaan di Arafah ini merupakan replika di Padang Mahsyar saat manusia dibangkitkan kembali dari kematian oleh Allah SWT.Saat itu semua manusia sama di hadapan Allah SWT, yang membedakan hanyalah kualitas imannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun keutamaan Arafah adalah sebagaimana sabda Rasulullah SAW ,&#8221;<em>Do&#8217;a yang paling baik adalah doa di hari Arafah</em>&#8220;. Dalam riwayat lain Rasulullah SAW juga bersabda ,&#8221;<em>Tidak ada hari paling banyak Allah menentukan pembebasan hamba-Nya dari neraka kecuali hari Arafah</em>&#8220;.</p>
<p><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/tujuh.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-826" title="tujuh" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/tujuh.jpg" alt="" width="308" height="211" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu juga kita disunnahkan untuk perbanyak ibadah lainnya seperti membaca Al Qur&#8217;an, takbir, tahmid, tahlil dan sebagainya. Jangan sampai melakukan sesuatu yang tidak pantas atau tidak sesuai dengan kesucian ibadah.</p>
<p style="text-align:justify;">‘Doa paling utama adalah doa hari Arafah. Dan, sebaik-baik yang diucapkan aku dan para Nabi sebelumku adalah: laa ilaah illa Llah wahdahuu laa syariikalah (Tiada Ilah kecuali Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNYa) (Kitab Muwaththo’).</p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu, marilah kita panjatkan sepenggal do’a:</p>
<p style="text-align:right;"><em>Subhanallah Walhamdulillah Wallailaaha’illallah Huwallahu’akbar……</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em><em>&#8220;Tidak ada tuhan yang patut di sembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya Dialah yang memiliki kekuasaan dan Dialah yang memiliki segala puji dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.&#8221;</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:right;"><em>&#8220;Subhanallah, Maha Suci Engkau ya Allah. Dan segala puji hanyalah untuk-Mu&#8221;.</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Wahai Tuhanku! Bagi-Mu segala puji sebagaimana yang kami katakan, dan bagi-Mu adalah segala kebaikan sebagaimana yang kami katakan. Ya Allah milik-Mu segala salatku, ibadahku, hidupku dan matiku. Kepada-Mulah tempatku kembali dan bagi-Mu segala peninggalanku. Ya Allah kami berlindung kepada Engkau dari adzab kubur dan dari penyakit hati yang was-was dan dari segala perkara yang tercerai-berai. Ya Allah kami berlindung kepada Engkau dari bahaya yang dibawa oleh angin, dan dari keburukan yang timbul di malam dan siang hari, juga dari bencana yang dibawa oleh hari-hari” .</em><em><br />
</em><em> </em><em> </em></p>
<p><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/tiga1.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-859" title="tiga" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/tiga1.jpg" alt="" width="467" height="227" /></a></p>
<p style="text-align:right;"><em>&#8220;Ya Allah sesungguhnya Engkau mendengar perkataan kami dan melihat tempat kami, dan mengetahui rahasiaku dan lahir kami, tidak ada satupun perkara yang tersembunyi dari-Mu. kami hamba yang kerdil dan miskin, yang membutuhkan pertolongan dan perlindungan. Hamba yang memohon belas kasihan, yang membenarkan dan mengakui dosa-dosanya. kami meminta kepada-Mu sebagai permintaan orang yang membutuhkan. kami mengadu kepada-Mu sebagai pengaduan orang bersalah yang hina. kami berdoa kepada-Mu doa orang yang takut dan buta akan apa-apa. Orang yang berlutut hanya ke hadapan-Mu, yang mengeluarkan segala aduannya hanya kepada-Mu, yang membungkukkan dirinya hanya kepada-Mu.&#8221;</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Ya Allah berilah hati ini cahaya-Mu dan pada penglihatan kami cahaya dan pada pendengaran kami cahaya. Ya Allah lapangkanlah dada ini, dan mudahkanlah urusan kami. Dan kami berlindung kepada-Mu dari godaan hati, dan dari urusan yang bercerai-berai dan dari fitnah kubur”.</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:right;"><em>“Ya Allah, ampunilah segala dosa, kesalahan, kehilafan, kemusyrikan, kedengkian dan ‘kekafiran’ yang pernah kami lakukan. Juga dosa kedua orang tua kami, saudara-saudara kami, anak keturunan kami. Tunjukilah jalan yang lurus agar kami selalu berada di jalan-Mu, jalan yang Engkau Ridloi dan bukan jalan yang Engkau murkai”.</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/empat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-823" title="empat" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/empat.jpg" alt="" width="322" height="185" /></a><br />
“Ya Allah, sesungguhnya kami ini adalah kecil, dan Engkaulah yang Besar dan Agung. Kami hanyalah makhluk yang lemah, tak punya kekuatan apapun, tanpa pertolongan dan kekuatan dari-Mu”.</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:right;"><em>“Ya Allah, jadikanlah kami muslim dan mu’min yang taat menjalankan segala firman dan perintah-Mu. Jauhkan kami dari siksa kubur dan api neraka. dan, kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang soleh, dan bertaqwa”.</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Ya Allah, kuatkan kami agar besok pagi kami dapat selalu berjalan bersama, langkah-langkah yang telah Engaku tetapkan bagi kami, menyusuri dunia dari sudut-sudut yang Engkau kehendaki”.</em><em><br />
</em><em> </em><em> </em><em><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/lima.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-824" title="lima" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/lima.jpg?w=300" alt="" width="300" height="179" /></a>“Ya Allah, kuatkan tapak kaki kami untuk tetap menjejak ke bumi, meski duri-duri tajam tak henti merajam telapak tipis kaki kami”.</em><em><br />
</em><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align:right;"><em>“Ya Allah, bantu kami agar selalu bersyukur atas setiap hirup nafas, atas setiap tetes keringat, untuk setiap bulir-bulir rezeki yang telah Engkau hamparkan berhamburan di atas bumi-Mu ini”.</em><em></p>
<p><em>&#8220;Ya Allah, kuatkan hati ini agar ketika senja tiba, kami merasa cukup atas setiap apa saja yang tergenggam ditangan ini”.</em><em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:right;"><em>“Ya Allah, peliharalah kami agar esok hari kami bisa memulai pagi dengan senyum, menyapa mereka yang tak seberuntung kami, lalu bersegera membagikan sebagian dari apa yang telah tergenggam kemarin-kemarin dan bersegera juga melupakan bagian-bagian itu, biar tak mengingatnya dalam setiap sujud-sujud kami nanti”.</em><em><br />
</em><em> “Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari saat-saat dimana kami sedang tidak ingat, dari saat-saat dimana hati ini terbalik serendah-rendahnya. Jadikan doa disaat ingat seperti ini jadi penjaga diwaktu lupa, diwaktu khilaf sekhilaf-khilafnya”.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/kyai-kita-kah.jpg"><img src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/kyai-kita-kah.jpg?w=300" alt="" title="kyai kita kah" width="300" height="190" class="alignleft size-medium wp-image-902" /></a>“Ya Allah, hamba yang lemah ini memohon pada-Mu yang Agung, panjangkanlah umur hamba, jika kehidupan ini masih baik bagi hamba untuk memperbanyak amal ibadah kepadaMu. Dan wafatkanlah hamba jika kematian itu lebih baik bagi hamba”.<em><br />
</em><em> </em></p>
<p style="text-align:right;"><em>“Inilah doa dan harap kami ya Allah, jangan jadikan keinginan tumbuh dan berkembang kami ini seperti  kufur atas setiap hari-hari yang telah Engaku gulirkan bagi kami”.</em><em><br />
</em><em> “Ya Allah, ampunilah dosa hamba”.</em></p>
<p></em><em> </em>
</p>
<p style="text-align:right;"><em>Amien……</em></p>
<p style="text-align:right;">
<p><a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/beres-beres11.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-852" title="beres-beres1" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/beres-beres11.jpg" alt="" width="468" height="207" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Jazakumullah buat anak-anak pengurus OSIS (terutama kelas X), dan anak-anak Rohis; yang telah membantu setiap ada kegiatan imtaq. Semoga kita bisa warnai dunia dengan warna-Nya.<br />
<a href="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/beres-beres21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-853" title="beres-beres2" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/beres-beres21.jpg" alt="" width="468" height="183" /></a></p>
<div style="text-align:justify;border:2px solid #0033cc;padding:5px;"><span style="text-decoration:underline;">catatan:</span> Photo-photo yang ada di blog ini sebagian besar telah di crop dan direduksi, jadi bagi yang berminat dengan photo-photo seutuhnya atau photo-photo yang lain dapat menghubungi pemilik blog.</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ujian Nasional, Untuk Sementara Dilarang MA]]></title>
<link>http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/25/ujian-nasional-untuk-sementara-dilarang-ma/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 15:35:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisisyanto</dc:creator>
<guid>http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/25/ujian-nasional-untuk-sementara-dilarang-ma/</guid>
<description><![CDATA[Mahkamah Agung (MA) melarang ujian nasional (UN) yang digelar Depdiknas. Kasasi gugatan UN yang diaj]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Mahkamah Agung (MA) melarang ujian nasional (UN) yang digelar Depdiknas. Kasasi gugatan UN yang diajukan pemerintah ditolak MA. Seperti tertuang dalam situsnya,   <a href="http://www.mahkamahagung.go.id/">Mahkamah Agung</a></p>
<div style="text-align:justify;border:2px solid #0033cc;padding:5px;">
<p style="text-align:justify;">Mahkamah Agung menolak permohonan pemerintah terkait perkara ujian nasional, dalam perkara Nomor : 2596 K/Pdt/2008 dengan para pihak Negara RI cq Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono; Negara RI cq Wakil Kepala Negara, Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla; Negara RI cq Presiden RI cq Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo; Negara RI cq Presiden RI cq Menteri Pendidikan Nasional cq Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan, Bambang Soehendro melawan Kristiono, dkk (selaku para termohon Kasasi dahulu para Penggugat/para Terbanding). Dalam amar putusan tersebut dinyatakan : <!--more-->“Menolak permohonan kasasi dari para Pemohon Kasasi : I. Negara RI cq Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono; II. Negara RI cq Wakil Kepala Negara, Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla; III. Negara RI cq Presiden RI cq Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo; dan IV. Negara RI cq Presiden RI cq Menteri Pendidikan Nasional cq Ketua Badan standar Nasional Pendidikan, Bambang Soehendro, tersebut; Membebankan para Pemohon Kasasi/para Tergugat untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi ini sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)”. Putusan ini diucapkan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah Agung pada hari Senin tanggal 14 September 2009, dengan Majelis Hakim H. Abbas Said, SH selaku Ketua Majelis; H. Mansyur Kartayasa, SH, MH dan R. Imam Harjadi, SH, selaku anggota, serta Tuty Haryati, SH, MH sebagai Panitera Pengganti dalam sidang terbuka untuk umum, pada hari itu juga.  Dalam isi putusan ini, para tegugat yakni presiden, wapres, mendiknas, dan Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dinilai lalai memenuhi kebutuhan hak asasi manusia (HAM) di bidang pendidikan. Pemerintah juga lalai meningkatkan kualitas guru.</p>
</div>
<p style="text-align:justify;">Nah bagaimana pendapat pihak-pihak yang berkepentingan mengenai Putusan MA mengenai Ujian Nasional ini? Berikut yang saya dapatkan untuk sementara ini (saya kutip komentar Bapak-bapak ini dari <a href="http://www.menkokesra.go.id/content/view/13448/39/">Situs Resmi Menkokesra</a>, <a href="http://berita.liputan6.com/sosbud/200911/252378/Mahkamah.Agung.Larang.Ujian.Nasional">Liputan 6</a>, <a href="http://news.okezone.com/read/2009/11/25/337/279152/orangtua-sambut-baik-putusan-ma-larang-un">OkeZone</a>, <a href="http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/11/25/putusan-ma-larang-un-mendiknas-tinjau-kembali">PosKota Online</a>, <a href="http://www.solopos.co.id/2009/channel/nasional/soal-larangan-un-depdiknas-segera-pelajari-putusan-ma-8899">SoloPos</a>, <a href="http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/13154/ma-larang-un-fgii-langsung-syukuran">TribunJabar</a> dan <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/11/25/18595698/Ujian.Nasional.Jalan.Terus...">Kompas</a></p>
<div style="text-align:justify;border:2px solid #5f9ea0;padding:5px;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993300;">Mantan Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK):</span></span></strong><br />
<em>“Sebaiknya Mendiknas mengajukan PK (Peninjauan Kembali)”<br />
“Pelaksanaan UN selama tiga tahun terakhir ini telah mencapai hasil yang luar biasa. Tanpa standardisasi nilai, para pelajar tidak akan mau belajar keras”<br />
“Selama tiga tahun terakhir ini pemerintah sudah serius meningkatkan kualitas guru. Saya juga tidak setuju jika UN dikatakan tidak manusiawi”.</em><br />
<em> </em><br />
<em><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993300;">Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh</span></span></strong><br />
</em><em>“Kita akan koordinasikan dulu,”<br />
“Masalah tersebut bukan sekedar menang atau kalah dalam putusan di MA tetapi lebih menuju kepada kemajuan pendidikan di Indonesia”.<br />
</em><em></em><em>“Kami akan bicarakan masalah ini dengan unsur terkait lainnya. Soal larangan UN boleh saja dilakukan tetapi tetap harus ada upaya memajukan pendidikan di Indonesia, mungkin teknisnya yang akan dikaji lagi,”</em><span style="color:#993300;"><strong> </strong></span><span style="color:#993300;"><strong> </strong></span><span style="color:#993300;"><strong> </strong></span>
<p>&#160;</p>
<p><span style="color:#993300;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Kepala BSNP, Djemari Mardapi :</span></strong></span><br />
<em>“BSNP dan Depdiknas tetap akan berkoordinasi untuk menanggapi putusan MA ini”<br />
”Kalau dilewatkan, yang rugi bangsa kita juga, BSNP tidak akan mempermasalahkan jika pada akhirnya UN dihapuskan. BSNP, selama ini hanyalah lembaga independen yang ditugasi Depdiknas untuk menyelenggarakan UN. Nantinya, kemungkinan kami akan membuat standar pendidikan dan kurikulum saja,”</em><strong> </strong><em><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993300;"> </span></span></strong></em></p>
<p><em><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993300;">Anggota BSNP, Mungin Edi Wibowo :</span></span></strong><br />
</em><em>&#8220;Ujian Nasional sangat penting. Tanpa Ujian Nasional kualitas tidak bisa diukur secara nasional, hanya lokal saja,&#8221;<br />
&#8220;UN dilakukan untuk meningkatkan pemetaan mutu program satuan pendidikan dan juga sebagai proses seleksi, juga UN bisa sebagai bahan pertimbangan dan pemberian bantuan kepada yang sudah lebih ataupun masih kurang,&#8221;<br />
&#8220;Yang namanya ujian ada yang lulus, ada yang tidak. Yang tidak lulus artinya kompetensi belum mencapai yang ditetapkan,&#8221;<br />
&#8220;Kami akan tetap menyelenggarakan UN pada 2010 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,&#8221;<br />
“Pelaksanaan UN hanya melaksanakan Amanat Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005, di mana pada pasal 63 tentang standar nasional pendidikan, penilaian belajar dilakukan oleh guru, kemudian oleh satuan pendidkan sekolah, dan yang ketiga oleh pemerintah melalui UN”.<br />
&#8220;Dan dilakukan untuk menilai kompetisi peserta didik antara lain pada mata ilmu pengetahuan dan teknologi. Lulus ujian juga bagaimanapun bergantung pada anak belajar sungguh atau nggak, guru-guru memenuhi syarat atau tidak dan apakah belajar di kelas sudah sesuai materi dalam kurikulum,&#8221;<br />
&#8220;Penyelenggaraan UN secara obyektif, transparan, dan akuntabel tetap diperlukan. Sebab, hasilnya dapat digunakan untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional, menentukan kelulusan, serta digunakan dalam seleksi masuk ke perguruan tinggi. Namun, UN hanya salah satu indikator penentu kelulusan, sebab masih ada beberapa indikator lain yang menjadi penentu kelulusan seperti ujian akhir sekolah (UAS)&#8221;</em><em> </em><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><em><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993300;">Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Depdiknas, Mansyur Ramli</span></span></strong><br />
</em><em>&#8220;Kami belum dapat salinan putusan MA itu. Jadi kita belum tahu persis apa amar putusan dari kasasi. Sebenarnya tidak ada penolakan UN. Putusannya itu bahwa memerintahkan pemerintah sebagai tergugat untuk meningkatkan mutu guru, perbaikan sarana, dan prasarana serta profesionalisme,&#8221;<br />
“Namun, pada prinsipnya, menghargai putusan tersebut. Hanya saja, pemerintah ingin melihat pertimbangan hakim agung dalam memutuskan penolakan kasasi tersebut. Apakah karena kecurangan yang terjadi atau penyimpangan selama proses UN? Setelah itu,kita bicarakan dengan berbagai stakeholders,”<br />
“Depdiknas, mempertimbangkan untuk melakukan peninjauan kembali (PK) atas amar putusan penolakan kasasi oleh MA jika pada akhirnya pemerintah memang memandang bahwa UN sungguh-sungguh sangat penting dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional yang belum dipertimbangkan MA. Sebenarnya keberadaan UN masih diperlukan sebagai upaya pemetaan dan pendorong semangat belajar peserta didik”.<br />
“Jadi bukan UN ditolak, tapi ada perbaikan. Sejak 2005, kita melakukan perbaikan UN, mengurangi stres peserta didik dengan melakukan ujian ulang, yang tidak lulus bisa mengikuti ujian nasional,”</em><em> </em><strong> </strong></p>
<p><em><strong><span style="color:#993300;"><span style="text-decoration:underline;">Sekjen Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), Iwan Hermawan:</span></span></strong><br />
</em><em>“Ada tiga opsi sebenarnya yang kita sarankan untuk pemerintah terkait UN ini. Pertama, meminta pemerintah memperbaiki sistem pendidikan nasional secara mendasar dan komprehensif,  meningkatkan kualitas guru, sarana dan prasarana pendidikan serta akses informasi yang lengkap sebelum membuat kebijakan UN, dan ketiga merevisi peraturan pemerintah tentang standar nasional pendidikan”</em><strong> </strong><strong></strong></p>
<p><em><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993300;">Salah seorang orangtua murid pelopor pengaduan UN ke LBH, Kristiono:</span></span></strong><br />
</em><em>&#8220;Kemenangan ini bukan hanya untuk saya. Saya hanya perantara, ini kemenangan anak didik. Buat semua anak-anak yang sudah menjadi korban UN,&#8221; &#8220;Harapan saya supaya sistem pendidikan ini jangan sampai mengorbankan anak-anak. Sistem pendidikan harus dikembalikan seperti semula,&#8221;</em><strong> </strong><strong></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993300;">Tim Advokasi Korban UN (Tekun) dan Education Forum, Gatot Goei</span></span></strong><br />
<em>&#8220;Presiden RI harus merevisi kebijakan UN dengan menghapusnya sebagai syarat utama kelulusan. Yang dipermasalahkan masyarakat adalah menggunakan UN sebagai syarat satu satunya kelulusan”.<br />
&#8220;UN tidak berpengaruh sama sekali, anggaran tiap tahun dikeluarkan tapi tidak meninggalkan apapun kecuali masalah baru. Kita tidak mempermasalahkan kecuali ke perguruan tinggi. Yang kita permasalahkan adalah UN sebagai syarat satu-satunya kelulusan,&#8221;<br />
“Untuk mengubah sistem itu, Mendiknas diminta membangun sistem pendidikan yang lebih baik jika UN ditiadakan dengan putusan kasasi MA ini”</em><em> </em></p>
</div>
<p><em>Demikianlah, untuk sementara kita tunggu saja bagaimana kelanjutan dari permasalahan ini; yang jelas sebagai peserta didik ada atau tidaknya ujian nasional ini, toh tetap saja kita harus berada di dalam koridor sebenarnya bahwa kita harus terus bersemangat meraih ilmu; begitu juga dengan bapak dan ibu guru, tetap ikhlas mengabdikan diri untuk mendidik anak bangsa. Lantas, bagaimana pandangan kita?
<p>&#160;</p>
<p></em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kambing Pak Umar]]></title>
<link>http://ardal.wordpress.com/2009/11/23/kambing-pak-umar/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 07:43:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>arizaldi</dc:creator>
<guid>http://ardal.wordpress.com/2009/11/23/kambing-pak-umar/</guid>
<description><![CDATA[Siang November yang terik. Lalu lalang kendaraan yang melewati halte tanpa atap itu menyebabkan debu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Siang November yang terik. Lalu lalang kendaraan yang melewati halte tanpa atap itu menyebabkan debu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Empty]]></title>
<link>http://imranrosadi.wordpress.com/2009/11/22/empty/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 02:06:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Imran Rosadi</dc:creator>
<guid>http://imranrosadi.wordpress.com/2009/11/22/empty/</guid>
<description><![CDATA[It took some times for me to start writing this post. Yeah, that&#8217;s right. My fingers laid alre]]></description>
<content:encoded><![CDATA[It took some times for me to start writing this post. Yeah, that&#8217;s right. My fingers laid alre]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[enam puluh tiga]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/11/19/enam-puluh-tiga/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 00:05:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/11/19/enam-puluh-tiga/</guid>
<description><![CDATA[Saya sudah jadi peminat  Thierry Henry Should Apologise to Ireland di Facebook. . Sekian, terima kas]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Saya sudah jadi peminat  <a href="http://www.facebook.com/pages/Thierry-Henry-should-apologise-to-Ireland/213658717904?ref=mf" target="_blank">Thierry Henry Should Apologise to Ireland</a> di Facebook.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>Sekian, terima kasih.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[enam puluh satu]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/11/14/enam-puluh-satu/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 10:23:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/11/14/enam-puluh-satu/</guid>
<description><![CDATA[i. Saya terpecahkan cermin solek saya hari ini. Bad luck atau tidak saya tak tahu, tapi yang saya ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>i.</p>
<p>Saya terpecahkan cermin solek saya hari ini. <em>Bad luck</em> atau tidak saya tak tahu, tapi yang saya tahu dah jadi satu kes pula nak kena beli cermin lain.</p>
<p>ii.</p>
<p>Saya terhibur baca entri <a href="http://hembusan.blogspot.com/2009/11/photoshop-kantoi-mai-cari-sama.html" target="_blank">ini</a>.</p>
<p>iii.</p>
<p>Malam tadi saya ke konsert Backstreet Boys. Terasa sepuluh tahun lebih muda walaupun hakikatnya saya memang masih muda. Walaupun hujan lebat tak ada ampun punya, demi Backstreet Boys kuturuti jua, cewah! Lepas itu kasut dan stokin memang lencunlah macam baru lepas kena rendam dalam air dua <em>qullah</em>, dan saya kemudian selesa berkaki ayam saja semasa menonton konsert (<em>feeling </em>ala-ala Elyanalah pula!) AJ sudah semakin gemuk dan nampak semakin tua, Nick<em> </em>sudah tidak <em>babyface</em> macam dulu lagi. Kevin tidak ada, dia sudah jadi <em>backstreet man</em> sekarang.</p>
<p>p/s: Lelaki pun ramai yang pergi menonton konsert BSB. Tak sangka betul.</p>
<p>iv.</p>
<p>Saya mahu tonton <a href="http://www.paranormalactivity-movie.com/" target="_blank">Paranormal Activity</a>. Dalam surat khabar tulis filem itu akan ditayangkan bermula 13 November. Tapi di <a href="http://www.cineworld.ie/" target="_blank">Cineworld</a>, ia hanya akan ditayangkan pada 27 November. Bagus juga, ada peluang mengumpul lebih semangat supaya tak takut tidur malam-malam nanti.</p>
<p>v.</p>
<p>Jika Rumi tidak bertemu Shams Tabrizi, Rumi bukanlah Rumi yang kita ketahui hari ini. Dan jika Rumi tidak berpisah dengan Shams Tabrizi, Rumi belum tentu lagi menjadi Rumi yang kita kenali hari ini.</p>
<p>Setiap perkara yang berlaku itu ada hikmahnya, ia datang dalam bentuk yang kita tidak sangkakan.</p>
<p>vi.</p>
<p>Ini satu lagi yang saya suka.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:left;"><em>My heart is so small it&#8217;s almost invisible.<br />
How can You place such big sorrows in it?<br />
&#8220;Look,&#8221; He answered,<br />
&#8220;your eyes are even smaller,<br />
yet they behold the world.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:left;">~ Rumi</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lomba Blog SMA Negeri 8 Pekanbaru]]></title>
<link>http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/02/lomba-blog-sma-negeri-8-pekanbaru/</link>
<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 04:42:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisisyanto</dc:creator>
<guid>http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/02/lomba-blog-sma-negeri-8-pekanbaru/</guid>
<description><![CDATA[Berhubung dengan amanah yang baru saya terima, yaitu sebagai pembina OSIS bidang Pengembangan Teknol]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/02/lomba-blog-sma-negeri-8-pekanbaru/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-696" title="lomba blog 2009" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/11/lomba-blog-2009.jpg?w=150" alt="lomba blog 2009" width="150" height="91" /></a>Berhubung dengan amanah yang baru saya terima, yaitu sebagai pembina OSIS bidang Pengembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi, maka program pertama yang saya buat adalah lomba Blog Antar Kelas dan Antar Ekstrakurikuler.  Berikut ini latar belakang dan persyaratannya bagi yang berminat:<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">LATAR BELAKANG</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan salah satu tugas pembinaan kesiswaan adalah bidang Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang uraian tugasnya adalah Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran, Menjadikan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai wahana kreativitas dan inovasi seta memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk meningkatkan integritas kebangsaan. Untuk merealisasikan tugas pembinaan tersebut, maka diadakan Lomba Blog SMA Negeri 8 Pekanbaru yang melibatkan keseluruhan peserta didik dan tenaga kependidikan sekaligus.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">TUJUAN KEGIATAN</span></strong></p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Meningkatkan dan mengembangkan kreativitas peserta didik di lingkungan SMA Negeri 8 Pekanbaru terutama di bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi</li>
<li>Meningkan kemampuan peserta didik dan guru dalam hal pengembangan konten pembelajaran dan komunikasi menggunakan internet</li>
<li>Meningkatkan kerjasama antar peserta didik, terutama antar anggota kelas dan antar anggota ekstrakurikuler</li>
<li>Mempermudah pengarsipan dan pendokumentasian kegiatan kesiswaan di lingkungan SMA Negeri 8 Pekanbaru</li>
<li>Mempermudah pelaporan kegiatan peserta didik terutama kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan SMA Negeri 8 Pekanbaru</li>
<li>Membentuk komunitas bloger SMA Negeri 8 Pekanbaru baik peserta didik, tenaga kependidikan maupun alumni.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><strong>KATEGORI   LOMBA</strong></span></p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Lomba Blog Antar Kelas</li>
<li>Lomba Blog Antar Ekstrakurikuler</li>
</ul>
<p><span style="color:#003300;"><strong>PERSYARATAN LOMBA</strong></span><br />
<span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#003300;">Persyaratan Umum</span></span></p>
<ul>
<li>Blog dapat dibuat dimana saja; misalnya di blogspot, wordpress, multiply dll</li>
<li>Blog tersebut dibuat pada bulan November 2009 dan ada kontinuitas update</li>
<li style="text-align:justify;">Blog tidak boleh mengandung unsur penistaan agama, penistaan suku, pornografi dan hal-hal lain yang dilarang oleh agama dan negara.</li>
<li style="text-align:justify;">Mendaftar ke http:www.sepenggal.wordpress.com atau mendaftarkan blognya melalui komentar di bawah.</li>
<li style="text-align:justify;">Setiap Blog yang akan ikut berlomba harus menampilkan logo di widget blognya dengan mengkopi paste text berikut ke dalam text widget di blognya</li>
</ul>
<div style="border:2px solid #0033CC;padding:5px;">
<p style="text-align:center;">&#60;a href=&#8221;http://sepenggal.wordpress.com/2009/11/02/lomba-blog-sma-negeri-8-pekanbaru/&#8221;&#62;&#60;img src=&#8221;http://sepenggal.files.wordpress.com/2009/11/lomba-blog-2009.jpg?w=150&#8243; alt=&#8221;lomba blog 2009&#8243; title=&#8221;lomba blog 2009&#8243; width=&#8221;150&#8243; height=&#8221;91&#8243; /&#62;&#60;/a&#62;</p>
</div>
<ul><em><span style="text-decoration:underline;">Catatan :</span></em> Jika logo lomba tidak mau muncul setelah copy paste; ketik ulang pada tanda bacanya khususnya untuk tanda kutipnya (&#8220;)              . Laporkan jika tidak muncul juga.</p>
<li>Setiap blog harus dicantumkan kepengurusan blog</li>
<li>Jika mencantumkan nama, sebaiknya nama tersebut di link ke blog yang bersangkutan jika ada.</li>
<li style="text-align:justify;">Email yang digunakan sedapat mungkin email yang khusus untuk blog ini saja.</li>
<li style="text-align:justify;">Tulisan yang berupa kutipan atau copy dari sumber lain harus menuliskan sumber rujukannnya atau di link ke sumber tersebut.</li>
</ul>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Persyaratan Khusus Blog Kelas</span></strong></p>
<ul>
<li>Lomba ini hanya diikuti oleh kelas X dan XI TP 2009/2010 di SMA Negeri 8 Pekanbaru</li>
<li>(khusus untuk kelas XII, hanya bagi kelas yang berminat saja)</li>
<li>Setiap Blog harus mencantumkan struktur kelas dan anggota kelasnya</li>
<li>Setiap blog harus mencantumkan minimal satu buah tulisan wali kelas</li>
<li style="text-align:justify;">Setiap blog harus mencantumkan minimal satu buah bahan ajar (presentasi pelajaran ataupun teks materi pelajaran), boleh ditulis oleh anggota kelas atau meminta dengan guru/walikelas.</li>
<li style="text-align:justify;">Posting tulisan minimal 1 buah setiap pekannya</li>
</ul>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Persyaratan Khusus Blog Ekstrakurikuler</span></strong></p>
<ul>
<li>Mencantumkan struktur kepengurusan ekstrakurikulernya dan anggotanya</li>
<li>Mencantumkan minimal satu buah tulisan pembina ekstrakurikulernya</li>
<li>Mencantumkan program kerja ekstrakurikuler yang bersangkutan</li>
<li>Menuliskan atau melaporkan setiap ada kegiatan ekstrakurikuler tersebut.</li>
<li>Posting tulisan minimal 1 buah setiap dua pekannya.</li>
<li>Menuliskan juga daftar alumni (dan linknya) jika ada.</li>
</ul>
<p><span style="color:#003300;"><strong>Kriteria Penjurian</strong></span></p>
<ul>
<li>Kemanfaatan blog tersebut</li>
<li>Update dan link</li>
<li>Proporsionionalitas</li>
<li>Daftar Kunjungan ke blog bersangkutan</li>
<li>Isi Blog</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Rancang Waktu Kegiatan</span></strong></p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">02 – 12 November 2009 : Sosialisasi Kegiatan kepada Wali Kelas dan Pembina Ekstrakurikuler</li>
<li style="text-align:justify;">09 – 21 November 2009 : Sosialisasi Kegiatan dari Wali Kelas kepada kelas binaanya dan Pembina Ekstrakurikuler kepada anggota ekstrakurikuler</li>
<li style="text-align:justify;">09 – 20 November 2009 :  Masing-masing kelas dan Ekstrakurikuler membentuk kepanitiaan, merancang tema dan lain-lain yang dianggap perlu</li>
<li style="text-align:justify;">18 – 21 November 2009 :  Pendaftaran online melalui email atau blog</li>
<li style="text-align:justify;">18  November 2009 &#8211;   28 Januari 2010 : Posting dan update blog masing-masing kelas dan ekstrakurikuler</li>
<li style="text-align:justify;">29 – 31 November 2009 : Penjurian Tahap I</li>
<li style="text-align:justify;">02 Januari 2010  :  Pengumuman peringkat penilaian tahap I</li>
<li style="text-align:justify;">28 – 30 Januari 2010 :  Penjurian Tahap II</li>
<li>01 Februari 2010 :  Pengumuman Pemenang Blog</li>
</ul>
<p>Kelas dan Ekstrakurikuler yang telah mendaftarkan blognya dapat dilihat <a href="http://sepenggal.wordpress.com/lain-lain/">disini</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ok, gw di ibukota... n then...]]></title>
<link>http://alienkesasar.wordpress.com/2009/10/27/ok-gw-di-ibukot-n-then/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 09:38:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>Alien Kesasar</dc:creator>
<guid>http://alienkesasar.wordpress.com/2009/10/27/ok-gw-di-ibukot-n-then/</guid>
<description><![CDATA[Shit, ni orang atu knapa ribet bener sih&#8230; gw tau gw yg bikin ntu web dari awal&#8230; seorang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Shit, ni orang atu knapa ribet bener sih&#8230; gw tau gw yg bikin ntu web dari awal&#8230; seorang web designer butuh MOOD! dung blak tak dung bleng derrrr&#8230; ntar dolo&#8230; mood nya lom nongoooollll&#8230; kehed siah maneh&#8230;</p>
<p>Ni gw di kantor client, kedinginan, mana ga bersahabat pula dengan cemilan, warteg jauh, warung jauh, minimarket jauh, jauh dari mana mana, walaupun lokasi strategis, tapi ya mo nyari cemilan aja minimal jalan 1 KM (lebay) &#8230; 100 meter lah.</p>
<p>Task request udah di meja, tapi dari tadi gw ga liat, malah jadi MOUSE PAD. Mood nya belom balik, kemana yah tuh mood, ga semangat gini mo ngapa2in&#8230; ga boleh terus2an begini sih&#8230; alesannya satu&#8230; badan gw emang lagi sumeng&#8230; enak ga enak, gak fit gituh deh. Jadi aja gw cuma nungguin jam pulang, yak jam 5, brangkat langsung jemput RI 1&#8230; trus polang&#8230;</p>
<p>Mana anjing gw tadi pagi loncat pager pula, kalo dia ga bisa balik, di jamin dia ga bisa menyantap makanan yg gw bikinin buat dia tadi pagi&#8230; rasain&#8230; semoga kapok&#8230;</p>
<p>Jalanan ibukota ini menurut elo makin rame gak sih? kok gw ngerasa udah nambah sejuta pengendara roda dua lagi ya sejak 3 minggu gw tinggal? gilak, mana pada irit banget yg namanya pake otak, seadanya doang&#8230; doh&#8230; gregetan&#8230; brapa kali gw mesti manuver mendadak menghindari para IQ rendah&#8217;ers &#8230;</p>
<p>sabar ya sabar&#8230; orang sabar&#8230; ya sabar aja terus&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berlalu dengan Cepat]]></title>
<link>http://alienkesasar.wordpress.com/2009/10/23/berlalu-dengan-cepat/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 14:10:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>Alien Kesasar</dc:creator>
<guid>http://alienkesasar.wordpress.com/2009/10/23/berlalu-dengan-cepat/</guid>
<description><![CDATA[Dari perusahaan yg satu, bubar, pindah darurat, kemudian akhirnya memutuskan untuk membuat bisnis de]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dari perusahaan yg satu, bubar, pindah darurat, kemudian akhirnya memutuskan untuk membuat bisnis dengan seorang partner. Tampaknya menjadi keputusan final di rimba hiruk pikuk nya dunia pekerjaan gw.</p>
<p>Gempa besar itu membuat rencana2 sedikit terhambat, tapi mungkin ini petunjuk, ke jalan lain, ke sebuah jalan yg lebih baik, bukan disitu, bukan sekarang atau mungkin bukan saat yang tepat.</p>
<p>Bekerja di sebuah kota di tengah salah satu pulau terbesar di dunia, jelas panas, sering pemadaman listrik, infrastruktur memang tidak begitu bagus di bandingkan di ibukota. Tapi apa boleh buat, klien ku disini, &#8220;setor muka&#8221; adalah misi utama gw datang. 2 minggu cukup&#8230;</p>
<p>Berlalu dengan lambat&#8230; sangat lambat&#8230; 16 jam perjalanan sakit hati&#8230; kemana mitos itu&#8230; kemana manuver2 indah supir bis lintas sumatra, INI SUPIR BANCI! SIPUT! Pasti di ketawain sama supir metromini ibukota. Drag race di pasar minggu adalah keseharian mereka, yang ini baru bisa bawa bis kemarin. TAI! waktu terbuang sia2 di jalan&#8230; teman2 menanti, tubuhku pun menanti untuk beristirahat.</p>
<p>Tiba&#8230; di sambut deburan ombak pantai panjang&#8230; menenangkan hati yg kecewa&#8230; pasir putih sepanjang2nya&#8230; seujung2 mata memandang&#8230; ga putih2 amat, seperti sayah lah&#8230;</p>
<p>Yea, semua berlalu dengan cepat&#8230; bahkan duren pun tak sanggup memperlambat&#8230; esok ku akan kembali&#8230; ke ibukota&#8230; sebuah tempat yang sudah lelah ku jamah&#8230; yang sudah tak bersahabat lagi&#8230;</p>
<p>Dalam hati berjanji, akan kembali lagi ke tempat ini, dengan situasi yang lebih baik&#8230; saya berjanji membantu nya sebisa saya&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[empat puluh lapan]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/10/18/empat-puluh-lapan/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 19:25:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/10/18/empat-puluh-lapan/</guid>
<description><![CDATA[Latest technique of invasion of privacy. I find this very disturbing. 1. Airport X-ray &#8216;undres]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Latest technique of invasion of privacy. I find this very disturbing.</p>
<p>1.</p>
<p><strong>Airport X-ray &#8216;undresses&#8217; passengers</strong></p>
<p>A human X-ray machine which produces &#8220;naked&#8221; images of passengers has been introduced at Manchester airport.</p>
<p>It enables staff to instantly spot any hidden weapons or explosives.</p>
<p>The full body scanner which is being trialled will also show up any breast enlargements, false limbs, piercings, and a clear outline of passengers&#8217; private parts.</p>
<p>Bosses admit some travellers might not want to be scanned because of the graphic nature of the images. They can refuse to undergo the virtual strip search at Terminal 2, opting for the traditional &#8220;pat down&#8221; search instead.</p>
<p>The black and white image will only be seen by one officer in a remote location before it is deleted.</p>
<p>The scanner, made by the firm RapiScan Systems, makes the check-in process much quicker for passengers, who will not have to remove their coats, shoes or belts.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>2.</p>
<p><strong>Children spared &#8216;naked&#8217; scanner</strong></p>
<p>Children will be not be subjected to a X-ray body scanner which produces &#8220;naked&#8221; images of flight passengers, airport officials have said.</p>
<p>Bosses at Manchester Airport had a rethink on allowing under-18s to undergo the check after child protection experts warned that their security workers risked breaking the law by creating indecent images of juveniles.</p>
<p>The scanner being trialled at the airport&#8217;s Terminal 2 shows up a clear outline of passengers&#8217; private parts and also displays breast enlargements, piercings and false limbs.</p>
<p>Concerned travellers can opt out of the virtual strip search but the airport planned to let children take part if their parents gave consent.</p>
<p>Civil rights group Action on Rights for Children (Arch) contacted them this week though to point out the legal issue of security workers creating and examining indecent images of children.</p>
<p>A Manchester Airport spokeswoman said: &#8220;We certainly aren&#8217;t going to break any laws in the process of trying to improve the experience of security at Manchester Airport with a voluntary trial.</p>
<p>&#8220;Experts in child protection have told us that this is a grey area. On this basis, if these experts tell us that there might be a problem then we&#8217;ll work with them to establish a definitive position.</p>
<p>&#8220;In the meantime no under 18s will participate in the trial when adult passengers start being invited to take part in a couple of weeks.&#8221;</p>
<p>Arch national director Terri Dowty said: &#8220;It&#8217;s not right to put the machine operators in the position where they are being asked to break the law. This is not about whether we think the scanner is a good idea or a bad idea. It&#8217;s just not lawful and falls under the terms of strict liability. Under present legislation the taking of images of children in this way cannot be done.&#8221;</p>
<p>The 12-month trial of the RapiScan machine which enables staff to spot any hidden explosives or weapons is due to begin early next month. Electromagnetic waves are beamed on to passengers while they stand in a booth and a virtual three-dimensional &#8220;naked&#8221; image is created from the reflected energy.</p>
<p>Resource: <a href="http://uk.news.yahoo.com/4/20091013/tuk-airport-x-ray-undresses-passengers-dba1618.html" target="_blank"><span style="color:#000000;"><span style="text-decoration:none;"><span style="color:#0000ff;">here</span></span></span></a> and <a href="http://uk.news.yahoo.com/21/20091018/tsc-children-spared-naked-scanner-4b158bc.html" target="_blank"><span style="color:#000000;"><span style="text-decoration:none;"><span style="color:#0000ff;">here</span></span></span></a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sebuah Renungan menjelang Senja...]]></title>
<link>http://andharafebrianty.wordpress.com/2009/10/18/sebuah-renungan-menjelang-senja/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 18:40:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>andharafebrianty</dc:creator>
<guid>http://andharafebrianty.wordpress.com/2009/10/18/sebuah-renungan-menjelang-senja/</guid>
<description><![CDATA[Aku tak pernah mengetahui apa yang dipikirkan seseorang ketika berusaha meremoved atau berusaha meng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;">Aku tak pernah mengetahui apa yang dipikirkan seseorang ketika berusaha meremoved atau berusaha menghilangkan keberadaan sesorang dari dalam hidupnya. Jika sampai pada malam ini aku masih bertanya apa yang mendasari keputusan seseorang untuk &#8220;melenyapkan&#8221; kehadiran seseorang dari dalam hidupnya, atau bagaimana perasaan-nya ketika &#8220;melenyapkan&#8221; kehadiran seseorang dari kesehariaannya , didasari pertemuanku dengan seseorang anak yang kurang beruntung [menghabiskan hampir 5 tahun hidupnya] di tengah ganasnya ibukota.</p>
<p>Sore itu selesai bertemu dengan seorang teman untuk memberikan proposal permintaaan partisipasi kantor sang teman dalam kegiatan PAUD [Pendidikan Anak Usia Dini] di daerah Indramayu , Aku bergegas menuju stasiun Dukuh Atas untuk mengejar kereta menuju Bogor. Yah sore itu rencananya aku akan menghabiskan malam di kota Bogor sebelum besok paginya bertolak ke Cianjur. Hampir Jam 5 sore aku sampai di stasiun Dukuh Atas tapi kereta belum juga datang, aku sempatkan untuk meneguk minuman teh botol kegemaranku. Rasa dingin dan segar merambah dalam tenggorokanku, sebelum aku menghabiskan minuman yang ada dalam genggamanku tiba-tiba ada seorang anak perempuan berusia +/- 9 tahun mendekatiku. Dia tersenyum dan duduk manis di samping tempat dudukku sambil memainkan rambut panjang yang terlihat sangat kusam.</p>
<p>&#8220;Teteh mau ke bogor ya? keretanya telat teh&#8221; lambat aku dengar suara kecil terdengar dari mulut bocah kecil di sampingku. &#8220;dari tadi nga ada kereta ya?&#8221; aku balik bertanya sambil melihat ke wajah anak itu &#8220;iyaa naik bis aja teh ke semanggi dulu nanti ada bis dari kalideres&#8221; kembali anak itu berbicara. &#8220;oiyaa tapi nanti dulu dech nunggu jam enam aja &#8221; kembali aku menjawab sambil melayangkan pandangan ke sekitar stasiun. stasiun tak seramai biasanya dan kulihat rintik hujan mulai jatuh dari langit. &#8220;kamu mau minum?minta aja sama abangnya&#8221; aku mencoba menawari anak perempuan tadi &#8220;terimakasih teh saya tidak haus, saya cuma mau duduk disini menunggu ibu saya&#8221; anak tersebut menyaut. dalam hati aku bertanya, tak biasanya [maaf] anak jalanan seperti dia mempunyai sopan-santun yang lumayan baik. &#8220;memangnya kamu tinggal dimana?&#8221; iseng aku bertanya. &#8220;disana teh&#8230;. sambil menunjuk gubuk di pinggir rel yang terletak disebrang stasiun menuju tanah abang&#8221; Aku mengangguk sambil memperhatikan rel dihadapanku ketika si anak perempuan tadi bercerita bahwa dulu mereka tinggal di daerah kalibata tapi semenjak ayahnya meninggalkan dirinya beserta ibu dan seorang adiknya akhirnya mereka hidup [maaf] menggelandang dari satu tempat ke tempat lain di Jakarta. Entah kenapa rasanya ada butiran airmata yang berebut ingin keluar dari sudut mataku, tapi aku berusaha menahannya dengan menghisap pelan-pelan isi minuman dalam genggamanku.</p>
<p>Duh gusti Allah nu Agung&#8230;<br />
Rasanya terlalu berlebihan ketika aku terus meratap ketika mengetahui D mulai berusaha me-removed atau berusaha menyingkirkan aku dalam kehidupannya. rasanya terlalu berlebihan ketika aku terus bertanya dan &#8220;ngambek&#8221; kepada Allah SWT ketika D mulai mengacuhkan tlp, sms dan sapaan-sapaanku, rasanya terlalu berlebihan ketika D mulai menganggap aku bukan siapa-siapa, aku bukan orang yang hampir 7 tahun menemani dan memberikan dukungan ketika dia down, aku yang 5 tahun lalu mati-matian mensuport ketika dia hampir di DO dari kampus dan keluarganya terus mendesak supaya dia cepat menyelesaikan kuliahnya. yaaahh aku bukan seseorang yang penting dalam kehidupannya tapi tanpa dia sadari bahwa aku adalah satu-satunya orang yang bisa menerima kondisinya ketika dia benar-benar terpuruk dalam karir.</p>
<p>Masihkah terlalu berlebihan ketika aku terus bersikeras untuk tidak melenyapkan D dalam kehidupannku? bukan karena aku terlalu mencintai D atau karena aku tak bisa melupakannya, tapi lebih kepada aku tidak ingin kehilangan kepingan puzzle ku dalam 7 tahun bersama D. tanpa kepingan puzzle 7 tahun bersama D rasanya puzzle kehidupanku tak akan lengkap dan sempurna bentuknya. semoga kau tak buta dan tak tuli D&#8230;. puzzle kehidupanmu tak akan lengkap tanpa 7 tahun keping puzzle bersamaku yang hanya karena keegoisanmu untuk bisa mengakui bahwa keberuntungan dan karir yang dianugerahkan kepadaku bukanlah sesuatu yang aku pilih atau aku pinta tapi takdir yang digariskan untukku dan harus aku jalani.</p>
<p>Rasanya cukup merasa plong hatiku ketika bisa menuliskan ini dalam note FB dan ini akan jadi postingan perdana di blog ku&#8230; terima kasih gadis kecil di stasiun Dukuh Atas, terima kasih mengingatkan aku bagaimana caranya BERSYUKUR <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[FOTO]Solo Computer Bazaar]]></title>
<link>http://tuxlin.wordpress.com/2009/10/11/fotosolo-computer-bazaar/</link>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 15:51:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuxlin</dc:creator>
<guid>http://tuxlin.wordpress.com/2009/10/11/fotosolo-computer-bazaar/</guid>
<description><![CDATA[Halo Pembaca! Tanggal 7-11 Oktober 2009 diadakan pameran komputer di kota Solo bertajuk &#8216;Solo ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Halo Pembaca! Tanggal 7-11 Oktober 2009 diadakan pameran komputer di kota Solo bertajuk &#8216;Solo ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[empat puluh empat]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/10/09/empat-puluh-empat/</link>
<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 19:05:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/10/09/empat-puluh-empat/</guid>
<description><![CDATA[Muslims 1/4 of World Population: US Survey CAIRO – Muslims make up around one fourth of the world’s ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Muslims 1/4 of World Population: US Survey</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p>CAIRO – Muslims make up around one fourth of the world’s population and are mostly concentrated in Asia, according to a new study by an American fact tank that provides information on issues, attitudes and trends shaping America and the world through public opinion polling.</p>
<p>“There are 1.57 billion Muslims of all ages living in the world today,” the Pew Research Center concluded in its study, “Mapping the Global Muslim Population: A Report on the Size and Distribution of the World&#8217;s Muslim Population.”</p>
<p>It found that Muslims make up 23 percent of the world’s 6.8 billion people, the sweeping majority of them Sunnis.</p>
<p>“Of the total Muslim population, 10-13% are Shiite Muslims and 87-90% are Sunni Muslims.”</p>
<p>According to the study, based on data from 232 countries and territories, Asia is home to nearly 20 percent of the global Muslim population.</p>
<p>Indonesia is the world’s most populated Muslim country with 203 million Muslims, about 13 percent of the world’s Muslim population.</p>
<p>Pakistan has 174 million Muslims, India 161 million, Bangladesh 145 million, Iran 74 million and Turkey 74 million, according to the study.</p>
<p>“Together these six countries are home to about 85% of Asia&#8217;s Muslim population and more than half (53%) of the global Muslim population.”</p>
<p>Nearly half of Asia’s Muslims are concentrated in South Asia.</p>
<p>“The remainder are somewhat equally divided between Southeast-East Asia (26%) and Central-Western Asia (24%),” says the study.</p>
<p>It found that the Middle East and North Africa have 315 million Muslims, about 20 percent of the world’s Muslims.</p>
<p>“The Middle East-North Africa region has the highest percentage of Muslim-majority countries.”</p>
<p>The study also finds that there are 240 million Muslims in sub-Saharan Africa, making up about 15 percent of the global Muslim population.</p>
<p>One-third of them live in Nigeria, which has about 74 million Muslims, about half of its population.</p>
<p>The region is home to countries with very large Muslim majorities, including Mauritania (99%), Niger (99%), Somalia (99%), Mayotte (98%), Comoros (98%), Djibouti (97%), Senegal (96%), Gambia (95%), Mali (93%), Guinea (84%) and Sierra Leone (71%).</p>
<p>Muslim Minorities</p>
<p>The study, described as the first-ever of its kind, indicates that one-fifth of Muslims (300 million) live in non-Muslim countries.</p>
<p>“There minority Muslim populations are often quite large.”</p>
<p>Hindu-majority India has the third-largest Muslim population after Indonesia and Pakistan.</p>
<p>“China has more Muslims than Syria, while Russia is home to more Muslims than Jordan and Libya combined.”</p>
<p>The study notes that China’s 22 million Muslims are distributed in every Chinese province, with the highest concentration in the western provinces, primarily Xinjiang, Ningxia and Gansu.</p>
<p>“Xinjiang is the only Muslim-majority province of China, with Muslims accounting for approximately 53% of the total population.”</p>
<p>The study finds that Europe has 38 million Muslims, making up five percent of the continent’s population, mostly concentrated in eastern and central Europe.</p>
<p>Russia has more than 16 million Muslims, the largest Muslim population in Europe.</p>
<p>According to the study, Germany has the biggest Muslim minority in western Europe, with more than four million population.</p>
<p>It put the number of Muslims in France, which was previously known to have the continent’s biggest Muslim minority, at 3.5 million.</p>
<p>Britain has fewer than two million Muslims, nearly 3 percent of the total population, while Italy has 36,000 Muslim populations, the smallest in Europe.</p>
<p>The study says there are nearly 4.6 million Muslims in the Americas, with nearly 2.5 million Muslims in the US and 700,000 in Canada.</p>
<p>It notes that Muslims make up 16 percent of Suriname’s population, the largest Muslim population in the Americas.</p>
<p>Argentina has a Muslim minority of 800,000, the largest in South America.</p>
<p>The figures presented by the study about Muslim populations in the West, particularly in Europe and the US, contradict the estimates usually reported by Muslim organizations in these regions.</p>
<p>Muslims in the US, for example, are commonly believed to number more than 7 million while France is believed to be home to more than six million Muslims.</p>
<li><strong><a href="http://pewforum.org/newassets/images/reports/Muslimpopulation/Muslimpopulation.pdf" target="_blank">Size, Distribution of World&#8217;s Muslims (Document)</a></strong></li>
<p>(Rujukan: <a href="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&#38;cid=1254573448116&#38;pagename=Zone-English-News/NWELayout" target="_blank">IslamOnline</a>)</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>:: Sudah macam buih-buih. ::</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[empat puluh satu]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/10/04/empat-puluh-satu/</link>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 10:36:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/10/04/empat-puluh-satu/</guid>
<description><![CDATA[Great Mosque, Kairouan. Salam. Hello people. Saya baru pulang dari kembara di tanah gersang (stateme]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-2328" title="IMG_3870-1" src="http://tuantanah.wordpress.com/files/2009/10/img_3870-1.jpg" alt="IMG_3870-1" width="315" height="420" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>Great Mosque,</em> Kairouan.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Salam.</p>
<p style="text-align:left;"><em>Hello people.</em></p>
<p style="text-align:left;">Saya baru pulang dari kembara di tanah gersang <em>(statement</em> tak boleh blah) di Afrika Utara. Di Tunisia setepatnya. Malah sempat bermalam di bawah cahaya bulan di pinggir gurun Sahara (romantik bukan main).</p>
<p style="text-align:left;">Masih lelah dan kulit yang tak berapa putih sudah semakin rentung. Terima kasih melanin yang menjalankan tugasnya dengan amat cemerlang.</p>
<p style="text-align:left;">Jumpa lagi lain kali.</p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:left;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Membaca (Sekitar)]]></title>
<link>http://toelisan.wordpress.com/2009/09/29/membaca-sekitar/</link>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 06:47:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>JakaPrasetya</dc:creator>
<guid>http://toelisan.wordpress.com/2009/09/29/membaca-sekitar/</guid>
<description><![CDATA[Bagiku membaca bukan hanya menatap dan melahap barisan huruf yang menjadi kata-kata, tapi bisa banya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bagiku membaca bukan hanya menatap dan melahap barisan huruf yang menjadi kata-kata, tapi bisa banya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Puasa Syawal, Apa dan Bagaimana?]]></title>
<link>http://sepenggal.wordpress.com/2009/09/25/puasa-syawal-apa-dan-bagaimana/</link>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 03:00:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisisyanto</dc:creator>
<guid>http://sepenggal.wordpress.com/2009/09/25/puasa-syawal-apa-dan-bagaimana/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa saat setelah saya membangunkan hp dari tidurnya yang cukup panjang (sekitar 9 hari off), ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-601" title="Al Quran" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/09/al-quran.jpg?w=300" alt="Al Quran" width="300" height="190" />Beberapa saat setelah saya membangunkan hp dari tidurnya yang cukup panjang (sekitar 9 hari off), masuk sms dari ‘seseorang’ yang bertanya tentang puasa di bulan syawal.   Meski sebagian telah terjawab, namun supaya lebih afdhol, jawabannya saya tulis saja di blog ini, mudah-mudahan lebih lengkap (dibandingkan jawaban melalui sms kemarin) dan agar supaya selain ‘dia’ ada juga yang lain mendapatkan kecerahan hidup dalam mengamalkan sunnah dari Nabi-Nya. Karena dalam sebuah hadits Qudsi disebutkan, <strong><em><span style="color:#003366;">“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya.” (HR. Bukhori: 6502). </span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Dasar-dasar di sunnahkan puasa Syawal</span></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Puasa sunnah didasarkan oleh hadits berikut:<span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#003366;"><em>Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu &#8216;anhu meriwayatkan, Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda :</em></span><span style="color:#003366;"><em>&#8220;Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun . (HR. Muslim: 1164). </em></span><br />
<span style="color:#003366;"><em> </em></span><br />
<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#003366;"><em>Imam Ahmad dan An-Nasa&#8217;i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasalllam bersabda: &#8220;Puasa Ramadhan (ganjarannya) sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka itulah bagaikan berpuasa selama setahun penuh.&#8221; (Hadits riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam &#8220;Shahih&#8221; mereka.) </em></span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#003366;"><em>Dari Tsauban, Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari setelah hari raya Iedul Fitri, maka seperti berpuasa setahun penuh. Barangsiapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh lipatnya.” (HR. Ibnu Majah dan dishohihkan oleh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil). Imam Nawawi rohimahulloh mengatakan dalam Syarh Shohih Muslim 8/138, “Dalam hadits ini terdapat dalil yang jelas bagi madzhab Syafi’i, Ahmad, Dawud beserta ulama yang sependapat dengannya yaitu puasa enam hari di bulan Syawal adalah suatu hal yang dianjurkan.”</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#003366;"><em>Dari Abu Hurairah radhiallahu &#8216;anhu, Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda: &#8220;Barangsiapa berpuasa Ramadham lantas disambung dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahuna. &#8221; (HR. Al-Bazzar) (Al Mundziri berkata: &#8220;Salah satu sanad yang beliau miliki adalah shahih.&#8221;) </em></span></p>
<p style="text-align:justify;">Hadist yang ketiga, menjelaskan mengapa puasa Ramadhan yang 30 hari ditambah denga puasa 6 hari di bulan Syawal bisa dihitung bagaikan puasa selama setahun penuh. Coba perhatikan hadits ketiga; …”barangsiapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya…” Artinya jika kita berpuasa satu bulan di bulan Ramadhan sebanding dengan sepuluh bulan (dijelaskan dalam hadits kedua); dan puasa yang enam hari itu sebanding dengan 60 hari atau selama dua bulan. Bukankah 10 bulan ditamba 2 bulan sama dengan setahun?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;"><strong>Kapan Waktunya dan Apakah Harus Berurutan?</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Puasa sunnah ini dilakukan setelah hari raya Iedul Fithri (1 Syawal) hingga menjelang pergantian bulan Syawal ke Dzulqoidah; selama enam hari, boleh berurutan (lebih afdhol) dan boleh terputus-putus.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#003366;"><em>Imam Nawawi rohimahulloh mengatakan dalam Syarh Shohih Muslim 8/328: “Afdholnya (lebih utama) adalah berpuasa enam hari berturut-turut langsung setelah Iedul Fithri. Namun jika ada orang yang berpuasa Syawal dengan tidak berturut-turut atau berpuasa di akhir-akhir bulan, maka dia masih mendapatkan keuatamaan puasa Syawal berdasarkan konteks hadits ini”</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#800000;">Mana Yang Lebih Dahulu, melunasi puasa yang tertinggal sewaktu Ramadhan atau Puasa Syawal?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebaiknya jika kita masih ada tanggungan hutang puasa ramadhan, kita selesaikan dahulu, sebab mendahulukan sesuatu yang wajib daripada sunnah itu lebih melepaskan diri dari beban kewajiban. Jadi jangan mendahulukan yang sunnah daripada yang wajib.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><em><span style="color:#003366;">“Jika seseorang tertinggal beberapa hari dalam Ramadhan, dia harus berpuasa terlebih dahulu, lalu baru boleh melanjutkannya dengan enam hari puasa Syawal, karena dia tidak bisa melanjutkan puasa Ramadhan dengan enam hari puasa Syawal, kecuali dia telah menyempurnakan Ramadhan-nya terlebih dahulu.” [Fataawa Al-Lajnah Ad-Daa’imah lil Buhuuts wal Ifta’, 10/392]</span></em></p>
<p><em><span style="color:#003366;"> </span></em></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><em><span style="color:#003366;">Ibnu Rojab rohimahulloh berkata dalam Lathiiful Ma’arif, “Barangsiapa yang mempunyai tanggungan puasa Romadhon, hendaklah ia mendahulukan qodho’nya terlebih dahulu karena hal tersebut lebih melepaskan dirinya dari beban kewajiban dan hal itu (qodho’) lebih baik daripada puasa sunnah Syawal”. Pendapat ini juga disetujui oleh Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin dalam Syarh Mumthi’. </span></em></p>
<p style="text-align:justify;">Lantas, bagaimana jika qodho’nya itu lebih dari 29 hari? (artinya ia tidak pernah berpuasa di bulan Ramadhan karena sesuatu sebab); maka sebaiknya ia harus menyegerakan diri untuk melepaskan diri dari kewajiban itu dengan berpuasa sesegera ia bisa. Dan bukankah masih banyak puasa-puasa sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wassalam.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#800000;">Kapan Berniatnya? Dan Bolehkah memutuskannya disiang hari?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Untuk puasa sunnah dibolehkan berniat pada siang hari, sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Muslim r.a.: <span style="color:#003366;"><em>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah masuk menemui keluarganya lalu menanyakan: “Apakah kalian memiliki sesuatu (yang bisa dimakan)?” Mereka berkata, “tidak” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Kalau begitu sekarang, saya puasa.”</em></span></p>
<p style="text-align:justify;">Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga terkadang berpuasa sunnah kemudian beliau membatalkannya sebagaimana dikatakan oleh Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha dan terdapat dalam kitab An Nasa’i. (Lihat Zadul Ma’ad, 2/79)</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Bolehkah kita memulainya di hari Jum’at atau Sabtu?</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><em>Berdasarkan hadits dalam Bukhari-Muslim : Dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpuasa pada hari Jum’at kecuali kalau kita berpuasa pada hari sebelum atau sesudahnya.”</em></p>
<p style="text-align:justify;">Jadi boleh-boleh saja kita puasa atau memulai puasanya di hari Jumat, karena memiliki sebab yang jelas, misalnya membayar qodho’ puasa, puasa syawal, puasa arofah, puasa Nabi Daud. Ataupun jika kita melakukan puasa syawal ini  tidak bersambung, juga dibolehkan. Misalnya hari Jum’at kita puasa syawal, terus kita lanjutkan lagi hari Ahad, Senin, kemudian Sabtu.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah, semoga Allah Subhana Wa Ta’ala memberikan keluasan hati dan kekuatan jiwa untuk menjalankan sunnah ini, karena Ibadah-ibadah sunnah merupakan penyempurna kekurangan ibadah-ibadah yang wajib yang kita jalani selama hidup yang cuma sesaat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan <strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#800000;">INI YANG PENTING:</span></span></strong> Oleh karena, saya bukan ustadz atau ulama ataupun orang yang faqih dibidang agama, bisa jadi tafsiran-tafsiran saya jadi salah; untuk itu bagi yang diberi keluasan dan kemuliaan ilmu dapat membantu meluruskan pemahaman saya ini, yang cuma orang biasa yang mencoba mengamalkan Islam sebatas ilmunya yang sangat terbatas. Untuk orang-orang baik tersebut, semoga Allah Subhana Wa Ta’ala berkenan membalas kebaikannya dengan lebih baik dan lebih banyak.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[FOTO] Suasana Sekitar Lokasi Tembak Menembak Densus 88 VS Teroris di Solo]]></title>
<link>http://tuxlin.wordpress.com/2009/09/17/foto-suasana-sekitar-lokasi-tembak-menembak-densus-88-vs-teroris-di-solo/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 16:17:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuxlin</dc:creator>
<guid>http://tuxlin.wordpress.com/2009/09/17/foto-suasana-sekitar-lokasi-tembak-menembak-densus-88-vs-teroris-di-solo/</guid>
<description><![CDATA[Halo pembaca! Saya sebenarnya tidak tahu adanya penggrebekan teroris oleh polisi di solo. berawal da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Halo pembaca! Saya sebenarnya tidak tahu adanya penggrebekan teroris oleh polisi di solo. berawal da]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[tiga puluh sembilan]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/09/16/tiga-puluh-sembilan/</link>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 23:13:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/09/16/tiga-puluh-sembilan/</guid>
<description><![CDATA[Selamat hari raya. Minta maaf atas segala salah silap. &#8230; Semoga kita dapat bertemu lagi, Ramad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">Selamat hari raya.</p>
<p style="text-align:center;">Minta maaf atas segala salah silap.</p>
<p style="text-align:center;">&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">Semoga kita dapat bertemu lagi, Ramadhan.</p>
<p style="text-align:center;">&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">Harap-harap untuk menentukan tarikh 1 Syawal tidak ada perselisihan.</p>
<p style="text-align:center;">&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;"> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kini Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan….]]></title>
<link>http://sepenggal.wordpress.com/2009/09/15/kini-sepuluh-hari-terakhir-ramadhan%e2%80%a6/</link>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 06:21:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisisyanto</dc:creator>
<guid>http://sepenggal.wordpress.com/2009/09/15/kini-sepuluh-hari-terakhir-ramadhan%e2%80%a6/</guid>
<description><![CDATA[Kini sepuluh hari terakhir Ramadhan. Tanpa terasa sudah dua puluh lima hari ‘ia’  menemani kita. Mes]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-584" title="jendela" src="http://sepenggal.wordpress.com/files/2009/09/jendela.jpg?w=115" alt="jendela" width="115" height="150" /></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini sepuluh hari terakhir Ramadhan. Tanpa terasa sudah dua puluh lima hari ‘ia’  menemani kita. Meski kita sering mengacuhkan, toh ‘ia’ dengan kesabaran penuh tetap menunggu agar kita masih sudi membuka hati kita padanya. Meski kita mungkin sudah tidak sabaran menunggu ‘ia’ pergi, ‘ia’ dengan senyum tetap menunggu kita memeluknya. Meski kita mungkin membiarkan ia menunggu didepan rumah, tapi dengan penuh kesabaran ‘ia’ tetap selalu berharap agar ‘ia’ diizinkan memasuki rumah kita &#8211; untuk memberi kehangatan dan keberkahan. Ramadhan akan segera meninggalkan kita, tapi toh kita masih banyak terlambat menyadarinya. Tapi ‘ia’ tetap tersenyum.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini sepuluh hari terakhir Ramadhan. <!--more-->Ramadhan akan segera meninggalkan kita semua. Mushola dan masjid kini telah mulai sepi. Kegiatan yang dibungkus dengan label-label Islami mulai jauh berkurang dibandingkan dengan sepuluh hari pertama ramadhan. Hanya beberapa segelintir kecil yang masih istiqomah. Kegiatan-kegiatan seperti pesantren Kilat,  Diskusi Ramadhan, Tadarus Al-Quran, dan seterusnya mulai ditinggalkan, seolah-olah kita sudah cukup dengan amal kita yang sepuluh hari itu saja. Atau jangan-jangan kegiatan itu hanya sekedar mengikuti trend atau proyek saja, seperti  kita yang muslimah mengikuti tren artis berkerudung, tapi hanya dibulan Ramadhan saja, yang kemudian itu akan dilemparkan entah kemana begitu ramadhan pergi. Tapi ‘ia’ tetap tersenyum.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini sepuluh hari terakhir Ramadhan. Suara orang tadarus di masjid-masjid mulai berkurang intensitasnya, kalah jauh dengan intensitas tawa dan sukacita televisi yang mulai dari pagi hari hingga pagi hari lagi masih tetap ‘istiqomah berjihad’ membela ketidak benaran. Suara koor ‘amiin…’ tatkala imam selesai membaca al-fatihah, kini gemanya melemah memantul dinding, seolah hampir tidak terdengar lagi. Semua itu berangsur-angsur menghilang tanpa ada yang peduli dan menyadari. Atau sebenarnya banyak juga yang menyadari tapi tidak mau peduli. Atau banyak juga yang peduli tapi tidak mau sadar. Tapi ‘ia’ tetap tersenyum.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini sepuluh hari terakhir. Keramaian mulai berpindah arah tapi tetap terfokus. Fokus ke arah pertokoan, kearah mall, kearah pusat perbelanjaan. Semua diliburkan, semua dicutikan, hanya agar semua kita dapat dengan ‘ikhlas’ dan ‘tawakal’ mengayunkan langkah menuju titik fokus itu, ‘beritikaf’ disana. Bahkan cuti dari tarawih, sekali-kali tidak-apa, toh hari raya kan cuma setahun sekali. Kalau diperlukan, puasa pun tidak apa-apa kita gadaikan, toh nanti kan bisa dibayar. Meski diperlakukan seperti, ‘ia’ tetap tersenyum.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini sepuluh hari terakhir. Kaum muslimin bersuka cita menyambut hari kemenangan. Banyak yang beranggapan dan mengatakan, ah, akhirnya ramadhan usai dan berakhir juga belenggu ini. Meski dianggap sebagai belenggu dan penghalang kebebasan,  ‘ia’ masih tetap tersenyum.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini sepuluh hari terakhir. Tinggal sembilan orang yang berjamaah tadi. Dengan formasi  1 – 5  – 3.  Kita kalah. Yang lain sibuk, mempersiapkan diri menghadapi ‘kemenangan’. Kemenangan? Yah, hari kemenangan hawa nafsu atas manusia. Lha, apa ini bukan kekalahan?  Cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya diuji. Cinta yang sinarnya akan mematikan api kegelisahan kalah oleh keinginan dan kuasa nafsu kita. Untuk orang-orang yang kalah ini,  ‘ia’ tetap tersenyum.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini, sepuluh  hari terakhir. Mendekati garis akhir perlombaan. Banyak yang berlomba-lomba membangun rumah agar rumahnya terlihat besar dan indah ketika didatangi kolega sewaktu hari raya, tetapi ia lupa; bahwa inilah saatnya untuk membangun rumah yang benar-benar miliknya nanti di syurga. Banyak yang menata ruangan agar kelihatan bersih dan asri, tetapi ia lupa  jika pada Ramadhan inilah saat yang tepat untuk  menata hati agar tidak ada tempat bagi rasa iri, riya, syirik, hasad dan sifat-sifat lain yang tercela. Untuk orang-orang yang lupa ini, ‘ia’ masih tetap tersenyum.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Kini sepuluh hari terakhir. Tinggal sepenggal do’a,  semoga Ramadhan  bisa memberikan kekuatan yang besar dalam hidup kita untuk berubah menjadi benar dan lebih baik. Karena Ramadhan memang tidak akan pernah pergi. Sungguh, ia tidak akan pergi. Ramadhan akan tetap ‘tinggal’ bersama mukmin yang taat dan ikhlas dalam menjalankan syariatNya.  Ramadhan akan tetap ‘tinggal’ dihati orang-orang mukmin yang taat dan ikhlas menjalankan sunnah-Nya. Ramadhan akan tetap ‘tinggal’ di jiwa orang-orang mukmin yang selalu setia menemaninya hingga bulan tampak di ufuk, penanda Syawal tiba. Untuk orang-orang mukmin ini, Ramadhan akan memberikan segalanya. Amiin…</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Ba’da Zuhur, 25 Ramadhan 1430 H</span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[tiga puluh lapan]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/09/13/tiga-puluh-lapan/</link>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 23:30:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/09/13/tiga-puluh-lapan/</guid>
<description><![CDATA[Bila masuk bulan September saja, mesti cerita-cerita berkaitan 11 September  2001 diulang tayang/cet]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bila masuk bulan September saja, mesti cerita-cerita berkaitan 11 September  2001 diulang tayang/cetak semua. Kadang-kadang aku rasa berita tentang 9/11 itu terlalu diperbesarkan. Ia jadi satu kejadian yang amat penting dalam sejarah sebab kejadian itu berlaku di Amerika. Kalau diikutkan sepatutnya banyak saja kisah-kisah terorisme yang lain yang lebih layak diambil berat &#8211; yang berlaku di Palestin, di Afghanistan, di Lubnan, di Iraq <em>etc, etc, etc</em>. Lagi banyak terorisme yang dilakukan oleh askar-askar Amerika/Israel sana. Kalaulah negara Amerika itu sebuah negara yang kodi, aku rasa tak ada siapa pun yang mahu ingat kejadian 9/11 itu melainkan rakyat mereka sendiri.</p>
<p>Apabila baru-baru ini berita surat khabar menyiarkan kisah teroris-teroris yang didapati bersalah dalam plot pengeboman penerbangan trans-atlantik 2006, perasaan aku berbaur. Bercampur-campur. Satu, atas nama persaudaraan Islam, aku tetap kasihan dengan mereka. Kedua, aku marah apabila mengenangkan kerana plot inilah yang menyebabkan wujudnya peraturan maksimum 100ml cecair sahaja yang dibenarkan dalam kabin. Dan kesemua cecair 100ml itu harus muat dalam satu beg plastik 20cm x 20cm. (Aku perempuan OK, banyak benda nak dibawa kalau nak berjalan jauh &#8211; pencuci muka, krim mandian, syampu, krim-krim, losyen, dan segala mak nenek yang sangat perlu untuk menjaga kemulusan dan elastisiti kulit. Plastik 20cm x 20cm boleh isi banyak mana sangat?) Nak bawa air mineral pun tak boleh. Tau tak air mineral dalam ruangan balai berlepas tu lagi mahal berbanding yang dijual di luar? </p>
<p>Entahlah, mungkin aku baca/dengar berita melalui satu pihak sahaja. Apa-apa perkara yang berlaku di dunia ini sepatutnya harus dilihat dari banyak sisi. Paling kurang pun harus ada tiga sisi; dalam hal ini &#8211; sisi pengebom-pengebom itu, sisi kerajaan British/Amerika dan sekutu-kutunya, dan kebenaran, yang hanya Allah sahajalah yang Maha Mengetahui mana pihak yang benar, dan mana yang salah.</p>
<p>OK, berbalik pada 9/11. Bukan aku tak kasihan pada mereka yang tak bersalah tiba-tiba menjadi mangsa korban, tapi apa bezanya dengan perang-perang yang berlaku di sekitar kita, yang dari dulu sampai kini? Yang menjadi korban adalah wanita, orang tua yang tidak berdaya dan kanak-kanak yang tak berdosa. Saudara seIslam kita. Mungkin juga sebab itulah wujudnya sekumpulan manusia yang berfikir jalan pintas ke Syurga adalah dengan melupuskan orang-orang kafir: jika mereka membunuh wanita dan anak-anak kita sesuka hati, kenapa kita tak boleh berbuat perkara yang sama kepada mereka?</p>
<p>Entahlah, tapi yang aku tahu cuma kata-kata Gandhi: <em>&#8220;An eye for eye only ends up making the whole world blind.&#8221;</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[tiga puluh tujuh]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/09/12/tiga-puluh-tujuh/</link>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 06:33:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/09/12/tiga-puluh-tujuh/</guid>
<description><![CDATA[Dipetik daripada Daily Telegraph. Man travels through 37 countries on just £1 A man has cycled over ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dipetik daripada <a href="http://www.telegraph.co.uk/travel/travelnews/6167116/Man-travels-through-37-countries-on-just-1.html" target="_blank">Daily Telegraph.</a></p>
<h3><strong>Man travels through 37 countries on just £1</strong></h3>
<p>A man has cycled over 29,000 miles (45,000 km) through 37 countries after setting out from his home in Japan eight years ago with the equivalent of just £1.</p>
<div id="attachment_2220" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-2220" title="Keiichi-Iwasaki_1478704c" src="http://tuantanah.wordpress.com/files/2009/09/keiichi-iwasaki_1478704c.jpg" alt="Keiichi-Iwasaki_1478704c" width="450" height="281" /><p class="wp-caption-text">Keiichi Iwasaki: He has been robbed by pirates and arrested in India, almost died when he was attacked by a rabid dog in Tibet and nearly married in Nepal. Photo: SWNS</p></div>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p>Keiichi Iwasaki, 36, left on his Raleigh Shopper bicycle in 2001 to go on a tour of Japan.</p>
<p>But he enjoyed himself so much he caught a ferry to South Korea and since then has cycled through 37 countries without returning home.<br />
 <br />
He has been robbed by pirates and arrested in India, almost died when he was attacked by a rabid dog in Tibet and nearly married in Nepal.</p>
<p>In total Mr Iwasaki has cycled over 45,000km (27,961 miles) on his favourite Raleigh shopper bikes but two have been stolen and two have broken so he now rides his fifth.</p>
<p>His biggest achievement is climbing the world&#8217;s highest peak Mount Everest, which stands at 8,848 m (29,029 ft), from sea level without using any transportation.</p>
<p>Mr Iwasaki, originally from Maebashi, Japan, says that <span style="color:#800000;">only his &#8216;&#8217;strong will&#8221; has kept him going.</span></p>
<p>He said: &#8221;Most travellers and adventurers need money but <span style="color:#800000;">instead of giving up an opportunity to travel the world I want to clarify that dream can come true if you have a strong will.</span></p>
<p>&#8221;I have been travelling for eight years and <span style="color:#800000;">I continue to do so from money I receive from performing tricks.</span> I do not carry a credit card or traveller&#8217;s cheque.</p>
<p>&#8221;My strong will is very important and I hope this trip will prove that. I wanted to travel the world in my early twenties, but I have not been able to do so until I was 28.</p>
<p>&#8221;I thought to myself that<span style="color:#800000;"> &#8216;</span><span style="color:#800000;">My life will soon be over before I do what I want to do!&#8217;</span>, so I decided to start this trip.</p>
<p>&#8221;I didn&#8217;t want to use aeroplanes because I wanted to see and feel everything with my own skin. With bicycle, I can always feel the air and atmosphere of the place.&#8221;</p>
<p>Mr Iwasaki left home on April 15 2001 with just 160 yen, around £1, in his pocket after he became bored working for his father&#8217;s air-conditioning company.</p>
<p>He rode around Japan for one year before buying a one-way ticket to South Korea in March 2002.</p>
<p>Since then he has travelled the world on his Raleigh Shopper bicycles and funded his travels by performing magic tricks.</p>
<p>In May 2005, he became the first Japanese man to climb Mount Everest from sea level without using any transportation.</p>
<p>He has also rowed from the source of the Ganges river in India to the sea, a journey of 1,300km which took him 35 days.</p>
<p>Mr Iwasaki is currently in Switzerland waiting to climb Europe&#8217;s highest peak, Mont Blanc.</p>
<p>Following this he plans to travel to Africa, across to South America and then make his way back to Japan for the first time in over a decade via North America.</p>
<p>He believes this will take him five years before he begins to write a book about his trip.</p>
<p>* Countries Mr Iwasaki has visited: South Korea, China, Vietnam, Cambodia, Thailand, Malaysia, Singapore, Laos, Nepal, India, Bangladesh, Pakistan, Iran, Azerbaijan, Georgia, Turkey, Greece, Bulgaria, Macedonia, Albania, Montenegro, Croatia, Bosnia &#38; Herzegovina, Serbia, Hungary, Slovakia, Czech, Austria, Germany, Holland, Belgium, France, England, Spain, Portugal, Andorra, Switzerland.</p>
<p> </p>
<p>Mr Iwasaki&#8217;s site in <a href="http://www.feel-the-earth.com/english.html" target="_blank">English</a>.</p>
<p> </p>
<p>Hats off to you Iwasaki-sama!</p>
<p>:: Tiba-tiba teringat kata-kata Markonah dalam <em>Toll Gate Girl</em>, &#8220;Dalam hidup ini kena ada <em>skill.</em>&#8221; Kalau saya mahu ikut jejak langkah Mr Iwasaki ini, tak tau bagaimanalah caranya untuk <em>survive</em>, sebab tak ada kemahiran yang boleh menjana duit pun. Huhu. ::</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[INVISIBLE TIME]]></title>
<link>http://v3bernardia.wordpress.com/2009/09/04/invisible-time/</link>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 00:00:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bernardia Vitri</dc:creator>
<guid>http://v3bernardia.wordpress.com/2009/09/04/invisible-time/</guid>
<description><![CDATA[Sebuah cerpen perenungan tentang kehidupan yang biasanya nyata&#8230;. Sekali waktu aku berada di da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sebuah cerpen perenungan tentang kehidupan yang biasanya nyata&#8230;. Sekali waktu aku berada di da]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[dua puluh lapan]]></title>
<link>http://tuantanah.wordpress.com/2009/08/20/dua-puluh-lapan/</link>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 21:43:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuan tanah</dc:creator>
<guid>http://tuantanah.wordpress.com/2009/08/20/dua-puluh-lapan/</guid>
<description><![CDATA[Oh, dugaan pertama di bulan Ramadhan! Salam Ainun, there is a bit confusion few mosques like Clonske]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Oh, dugaan pertama di bulan Ramadhan!</p>
<blockquote><p>Salam Ainun, there is a bit confusion few mosques like Clonskeagh, Dublin mosque and Limerick mosque is having taravih tonite but few mosques like Madina and few others will have taravih tomorrow. I&#8217;m also confused now whether to observe fast tomorrow or not. But you can ask your contact whom you want to follow. Take your own decision please. Sorry.  </p>
<p style="text-align:left;">- Adeel via txt</p>
<p style="text-align:left;">22:17:18  20-08-2009</p>
</blockquote>
<p> </p>
<p>Ya Allah, bab-bab berpuasa pun tak boleh sepakat, bagaimana mahu bermuafakat perkara yang lebih besar?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
