<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>selular-teknologi-informasi &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/selular-teknologi-informasi/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "selular-teknologi-informasi"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 13:34:03 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[SMS XL ke semua operator Rp. 39/SMS]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/06/24/sms-xl-ke-semua-operator-rp-39sms/</link>
<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 09:30:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/06/24/sms-xl-ke-semua-operator-rp-39sms/</guid>
<description><![CDATA[Minggu lalu, bertepatan dengan tanggal 17 Juni 2008, sebuah pesan singkat tiba-tiba masuk ke HP saya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Minggu lalu, bertepatan dengan tanggal 17 Juni 2008, sebuah pesan singkat tiba-tiba masuk ke HP saya dari Customer Service XL yang berbunyi &#8220;Nikmati SMS MAKIN MURAH Rp. 39/SMS sampe puas ke semua operator. Caranya ketik SMS MURAH kirim ke 878. Cuma Rp. 5rb utk 5 hr. Promo s.d 30Jun08. Info xl.co.id&#8221;</p>
<p>Wah, ini kayaknya ngepas sekali dengan kebutuhan saya, karena sebenarnya saya jarang menggunakan HP untuk menelepon, tapi sebagian besar digunakan untuk SMS saja.</p>
<p>Tiap hari, rata-rata mengirim 10 SMS. Kalau biaya per-SMS adalah Rp. 350, maka dalam 5 hari saya menghabiskan pulsa 10 x 350 x 5 = Rp. 17.500</p>
<p><!--more-->Akhirnya saya mencoba untuk mengikuti program ini, dengan mengirim SMS MURAH ke 878</p>
<p>Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ada jawaban dari nomor 87800 yang berbunyi &#8220;Pulsa akan dipotong Rp. 5.000 untuk 128 SMS setiap lima hari selama pulsa anda tersedia di periode promo. Untuk berhenti dari promo ini ketik STOP kirim ke 878&#8243;</p>
<p>Dan masuk lagi satu SMS dari nomor 87801 yang berbunyi &#8220;Terimakasih. Pulsa anda telah terpotong Rp. 5.000 untuk biaya daftar promo 128 SMS yang dapat Anda gunakan dalam jangka waktu 5 hari.&#8221;</p>
<p>Kalau dihitung-hitung, Rp. 5.000 / 128 SMS = Rp. 39, memang lebih murah dibanding biaya SMS standar XL ke lain operator yang sebesar Rp. 350.</p>
<p>Namun, yang harus diingat, promo ini baru akan efektif kalau anda memang &#8220;maniak&#8221; SMS, dan sering SMS ke lain operator. Kalau ke sesama XL, jauh lebih murah isi ulang dengan paket XL EXTRA dengan bonus gratis 100 SMS per-hari.</p>
<p>Semoga dilain hari bisa lebih murah ^_^</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Three, Rp. 60 / Nelpon ? Benarkah semakin murah ?]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/06/02/three-rp-60-nelpon-benarkah-semakin-murah/</link>
<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 08:15:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/06/02/three-rp-60-nelpon-benarkah-semakin-murah/</guid>
<description><![CDATA[Setelah lama tidak menulis lagi mengenai tarif Telekomunikasi, rupanya perang tarif sudah memasuki b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" style="float:left;margin:5px;" src="http://lh4.ggpht.com/nugi81/SENGcKt49oI/AAAAAAAAA2Q/E2Z4pZvaWNc/s288/banner_utama.jpg" alt="" width="288" height="135" />Setelah lama tidak menulis lagi mengenai tarif Telekomunikasi, rupanya perang tarif sudah memasuki babak ke 2 yang pada babak ini dimulai secara besar-besaran oleh Telkomsel dengan program &#8220;13&#8243;nya.</p>
<p>Khusus Telkomsel ini akan saya bahas pada tulisan lain.</p>
<p>Judul tulisan diatas saya lihat sewaktu semalam, dalam perjalanan diatas bus damri dari Bandara Soekarno Hatta menuju ke Blok M.</p>
<p><!--more-->Pagi ini kemudian melihat website dari three.co.id yang memasarkan produk tersebut. Nah, hasil dari pengamatan saya adalah tarif Rp. 60 tersebut bukannya tanpa &#8220;tapi&#8221;, lagi-lagi ada beberapa &#8220;tapi&#8221; yang harus diperhatikan:</p>
<p style="text-align:center;"><img style="vertical-align:middle;margin:5px;" src="http://lh5.ggpht.com/nugi81/SENKqat49pI/AAAAAAAAA2Y/o-Aqg8mkePU/s400/webpage_60.jpg.gif" alt="" width="288" height="400" /></p>
<ol>
<li>Tarif Rp. 60/nelpon adalah tarif <strong>untuk</strong> <strong>sesama Three</strong> mulai dari jam <strong>1 pagi (dini hari)</strong> sampai ke <strong>jam 1 siang</strong>. Sedangkan mulai jam 1 siang hingga ke jam 1 dini hari skema tarif berubah dengan drastis menjadi <strong>Rp. 150 per-menit;</strong></li>
<li>Tarif ke lain operator juga mengalami skema yang cukup signifikan, dimana harga yang digunakan berubah dari berdasarkan zona (lokal &#8211; interlokal) menjadi berdasarkan waktu (pukul 1 hingga pukul 1);</li>
<li>Skema tarif ke lain operator juga mengalami perubahan, dari flat, menjadi gratis pada menit ke 4 hingga ke 6;</li>
<li>Tetep ada tulisan keciiiiillllll di bagian bawah dengan bunyi &#8220;Tarif belum termasuk PPn 10%.&#8221;</li>
</ol>
<div>Nah, berdasarkan data terbaru ini, saya akan mencoba membandingkan skema harga terbaru three dengan promosi sebelumnya, yaitu <a href="http://khalidmustafa.info/?p=127" target="_blank">&#8220;Murah tanpa tapi&#8221;</a></div>
<div>Untuk menjaga konsistensi, maka perbandingan ini tetap menggunakan tarif harga ke <strong>lain operator</strong>.</div>
<div>
<ol>
<li>Pemakaian 120 detik (2 menit)Pada harga sebelumnya, komponen yang digunakan adalah komponen Lokal dan SLJJ, dimana tarif untuk lokal sebesar Rp. 399/menit dan Rp. 1.000/menit untuk SLJJ. Dengan tarif ini, maka diperoleh biaya percakapan Rp. 877,8 (Lokal) dan Rp. 2.300 (SLJJ) untuk panggilan selama 2 menit.Nah, untuk skema yang baru, dimana three menggunakan skema waktu, maka biaya yang dibutuhkan untuk menelepon adalah: Pukul 1 pagi hingga pukul 1 siang sebesar (Rp. 800 x 2) + (10% x (Rp. 800 x 2)) = Rp. 1.720, sedangkan untuk pukul 1 siang hingga pukul 1 pagi adalah (Rp. 1.000 x 2) + (10% x (Rp. 1.000 x 2)) = Rp. 2.200,- </li>
<li>Pemakaian 180 detik (3 menit)Ini adalah waktu “ideal” yang sering disebutkan pada berbagai iklan. Biaya yang dikeluarkan untuk skenario ini adalah (Rp. 800 x 3) + (10% x (Rp. 800 x 3)) = Rp. 2.640,- untuk panggilan pukul 1 pagi hingga 1 siang ke lain operator dan (Rp. 1.000 x 3) + (10% x (Rp 1.000 x 3)) = Rp. 3.300 untuk panggilan pukul 1 siang hingga pukul 1 pagi ke lain operator.<br />
 </li>
<li>Pemakaian 600 detik (10 menit)Skema di atas 3 menit mengalami perubahan cukup signifikan dengan digratiskannya panggilan biaya menit ke 4 hingga ke 6, juga terjadi penurunan tarif pada menit ke 7 dan seterusnya. Perhitungan menjadi sedikit lebih kompleks. Biaya panggilan untuk pukul 1 pagi hingga pukul 1 siang adalah (Rp. 800 x 3) + (Rp. 599 x 4) + (10% x ((Rp. 800 x 3)+(Rp. 599 x 4))) = Rp. 2.400 + Rp. 2.396 + Rp. 479,6 = Rp. 5.275,6. Sedangkan biaya panggilan untuk pukul 1 siang hingga pukul 1 pagi adalah(Rp. 1.000 x 3) + (Rp. 699 x 4) + (10% x ((Rp. 1.000 x 3)+(Rp. 699 x 4))) = Rp. 3.000 + Rp. 2.796 + Rp.  579,6 = Rp. 6.735,6<br />
 </li>
</ol>
</div>
<p>Untuk lebih jelas, saya akan mencoba membandingkan harga antara 2 promosi three, yaitu &#8220;Murah Tanpa Tapi&#8221; dengan &#8220;Rp. 60 / Nelpon&#8221; dengan menggunakan tabel dibawah ini:</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5207189202604193442" target="_blank"><img style="vertical-align:middle;margin:5px;" src="http://lh5.ggpht.com/nugi81/SEOm_at49qI/AAAAAAAAA2g/5upaVTBL0GI/s400/three-baru.png" alt="" width="400" height="85" /></a></p>
<p>Silakan klik pada tabel untuk melihat lebih jelas.</p>
<p>Nah, dari tabel tersebut dapat disimpulkan:</p>
<ol>
<li>Tarif baru three, untuk telepon jam 1 pagi s.d. 1 siang malah lebih mahal dibandingkan tarif sebelumnya, yaitu tarif lokal yang bernilai Rp. 399 / menit</li>
<li>Tarif yang lebih murah adalah tarif telepon jam 1 siang s.d. jam 1 malam apabila dibandingkan dengan tarif interlokal sebelumnya</li>
<li>Pada prinsipnya, agak sulit untuk membandingkan secara end to end, karena masing-masing parameternya berbeda. </li>
<li>Untuk sesama three, harap berhati-hati dengan perubahan satuan pada saat menelepon jam 1 siang s.d. jam 1 pagi, karena sebelumnya menggunakan satuan Rp. 60/nelpon menjadi Rp. 150/menit <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<div>Silakan pembaca menyimpulkan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[AXIS, "GSM yang Baik", benarkah demikian ?]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/24/axis-gsm-yang-baik-benarkah-demikian/</link>
<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 23:51:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/24/axis-gsm-yang-baik-benarkah-demikian/</guid>
<description><![CDATA[Akhirnya, setelah &#8220;diancam&#8221; akan dicabut frekwensinya, PT. Natrindo Telepon Seluler (NTS]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" style="float:left;margin:5px;" src="http://lh3.ggpht.com/nugi81/SA--uMvLuUI/AAAAAAAAAm8/_uyvH2zQhxw/s144/logo_axis.jpg" alt="" width="144" height="72" />Akhirnya, setelah &#8220;<a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/23/time/163026/idnews/928337/idkanal/328" target="_blank">diancam</a>&#8221; akan dicabut frekwensinya, PT. Natrindo Telepon Seluler (NTS) mulai menggeliat dengan memasarkan produknya berupa GSM dengan nama &#8220;AXIS&#8221;</p>
<p>Iklan mulai ditebar dimana-mana, baliho juga mulai &#8220;menggeliat&#8221; dibeberapa sudut kota, utamanya kota Surabaya dan Bandung sebagai target awal peluncuran AXIS. Minggu-minggu ini, iklan AXIS di Jakarta juga sudah mulai bertebaran.</p>
<p>Namun, bukan berarti peluncuran ini berjalan dengan mulus. Beberapa isu &#8220;miring&#8221; mulai menghantam, dimana salah satu yang paling deras adalah isu bahwa <a href="http://wangsacl.wordpress.com/2008/04/20/axis-kartu-setan-bohong/" target="_blank">AXIS itu kartu SETAN</a> yang beredar melalui SMS.</p>
<p>Kalau menurut saya, dijaman teknologi saat ini, rupanya setan juga tidak mau ketinggalan informasi dan tidak mau disebut &#8220;gaptek&#8221;, makanya mengeluarkan produk GSM segala <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   <span style="text-decoration:line-through;">(ada-ada saja)</span></p>
<p><!--more--></p>
<p><img class="alignright" style="float:right;margin:5px;" src="http://lh4.ggpht.com/nugi81/SA-_4cvLuVI/AAAAAAAAAnE/d4qLWd0MJWw/s288/iklan_axis.jpg" alt="" width="288" height="216" />Motto yang <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/23/time/134200/idnews/928195/idkanal/328" target="_blank">dipromosikan </a>oleh AXIS adalah &#8220;GSM yang Baik&#8221; dimana salah satu iklannya dapat dilihat pada gambar sebelah kanan ini.</p>
<p>Namun, sebaik apakah AXIS tersebut ? Benarkan iklan yang ditampilkan dimana-mana itu juga tidak mengandung &#8220;<a href="http://khalidmustafa.info/?p=127" target="_blank">tapi</a>&#8221; ?</p>
<p>Mari kita coba lihat lebih jauh, khususnya mengenai <strong>tarif bicara ke lain operator</strong>.</p>
<p>Keunggulan yang diangkat oleh AXIS adalah pemakaian GPRS yang gratis sebesar 100 Mb dalam sebulan, pemakaian sms ke lain operator sebesar Rp. 60 per-sms dan biaya panggilan sebesar Rp. 600 per-menit ke lain operator.</p>
<p>Setelah membuka website dari Axis yang dapat diakses melalui situs <a href="http://www.axisworld.co.id" target="_blank">http://www.axisworld.co.id</a> khususnya mengenai tarif, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:</p>
<ol>
<li>Untuk panggilan ke operator lain, kembali AXIS membedakan antara lokal dan interlokal. Dimana tarif untuk interlokal sebesar Rp. 1.200 per-menit atau setara dengan Rp. 20 per-detik. Jadi, kembali para pelanggan harus berhati-hati dan bisa membedakan tujuan telepon yang dilakukan.</li>
<li>Pembayaran tidak dilakukan per-detik, melainkan menggunakan <strong>pembulatan per-15 detik</strong>, jadi apabila kita melakukan panggilan selama 16 detik, maka harus membayar 30 detik. Kelihatannya sepele, namun apabila dilakukan berulang-ulang, maka kerugian pembayaran panggilan yang dialami akan cukup besar.</li>
</ol>
<p>Kedua hal diatas harus diperhatikan baik-baik oleh pelanggan AXIS, agar tidak terlena dengan segala kemudahan dan kemurahan dalam melakukan panggilan ke lain operator.</p>
<p>Kemudian, berapa sebenarnya tarif AXIS dalam melakukan panggilan ?</p>
<p>Saya tidak melakukan hitung-hitungan lagi seperti pada pembahasan tarif sebelumnya, karena tarif AXIS relatif lebih mudah karena tidak ada skema yang &#8220;aneh-aneh&#8221; dimana tarif berubah-ubah pada menit tertentu.</p>
<p>Batasan tarif AXIS itu jelas, yaitu Rp. 600 per-menit untuk lokal dan Rp. 1.200 untuk interlokal</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5192588496183474530" target="_blank"><img style="vertical-align:middle;margin:5px;" src="http://lh4.ggpht.com/nugi81/SA_HucvLuWI/AAAAAAAAAnM/RSBefH_dY-A/s400/axis_tarif.jpg" alt="" width="400" height="141" /></a></p>
<p>Terlihat  bahwa secara umum, tarif AXIS masih diatas dari beberapa operator GSM lainnya, namun juga berada pada tarif yang &#8220;menengah&#8221;. Kecuali pada tarif interlokal.</p>
<p>Coba lihat baik-baik, ada &#8220;kebetulan&#8221; yang cukup menarik. Terlihat bahwa tarif lokal AXIS itu persis sama dengan 2 x tarif Mentari Sakti (Off peak), sedangkan tarif Interlokal AXIS sama persis dengan tarif mentari sakti (Peak) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Zona layanan AXIS pada <a href="http://www.axisworld.co.id/?m=ourservice&#38;ids=coverage" target="_blank">web </a>juga masih mencantumkan 2 kota, yaitu Bandung dan Surabaya. Khusus Surabaya, rupanya layanan AXIS sudah merambat pada beberapa Kabupaten dan Kota.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5192590295774771570" target="_blank"><img style="vertical-align:text-top;margin:5px;" src="http://lh3.ggpht.com/nugi81/SA_JXMvLuXI/AAAAAAAAAnY/hA-toyVqHyU/s400/axis_bdg.jpg" alt="" width="400" height="336" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(AXIS Untuk Daerah Bandung dan Sekitarnya)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5192590295774771586" target="_blank"><img style="vertical-align:text-top;margin:5px;" src="http://lh3.ggpht.com/nugi81/SA_JXMvLuYI/AAAAAAAAAng/gifeDgL6NYI/s400/axis_sby.jpg" alt="" width="400" height="395" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(AXIS Untuk Daerah Surabaya dan Sekitarnya)</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:left;">Nah, dari pemaparan di atas, apakah AXIS adalah GSM yang Baik ? Silakan anda menyimpulkan sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dengan tulisan ini, maka seluruh operator GSM, utamanya yang memiliki kartu Pra Bayar sudah selesai saya ulas, mudah-mudahan bermanfaat untuk semua. Kalau ada perubahan tarif, saya akan coba untuk menuliskan perubahan tersebut.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mentari SAKTI, apakah benar-benar Sakti ?]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/22/mentari-sakti-apakah-benar-benar-sakti/</link>
<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 16:13:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/22/mentari-sakti-apakah-benar-benar-sakti/</guid>
<description><![CDATA[Saat ini, sepertinya seluruh operator GSM sudah turun gelanggang untuk bertanding pada arena promosi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" style="float:left;margin:5px;" src="http://lh4.ggpht.com/nugi81/SAnXVURNeUI/AAAAAAAAAkg/kTWTcQHMd1o/s144/mentari-sakti.png" alt="" width="97" height="144" />Saat ini, sepertinya seluruh operator GSM sudah turun gelanggang untuk bertanding pada arena promosi tarif terbaru mereka.</p>
<p>Setelah pertandingan diawali dengan pertarungan antara <a href="http://khalidmustafa.info/?p=62" target="_blank">IM3 dan XL</a>, kemudian dilanjutkan dengan turunnya <a href="http://khalidmustafa.info/?p=72" target="_blank">SimPATI PeDe</a> dan <a href="http://khalidmustafa.info/?p=76" target="_blank">Kartu AS</a> dari Telkomsel, juga Three sebagai operator nomor 2 termuda di Indonesia turun dengan semboyan &#8220;<a href="http://khalidmustafa.info/?p=127" target="_blank">murah tanpa tapi</a>&#8220;, sekarang Mentari sebagai kakak kandung dari IM3 juga turun gelanggang dengan program Mentari Sakti.</p>
<p>Pada iklan di televisi, mentari cukup &#8220;cerdas&#8221; dengan memulai iklannya dengan menekankan agar jangan &#8220;berbohong&#8221; yang memang saat ini dilakukan oleh beberapa operator. Silakan klik tautan (link) di atas sesuai dengan nama program masing-masing.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Dan himbauan ini &#8220;sedikit&#8221; dipenuhi oleh mentari dengan menekankan tarif Rp. 5 per-detik ke semua operator tanpa ada zona tertentu, tanpa ada istilah lokal dan non lokal dan tanpa ada tarif yang fluktuatif atau berlaku pada detik ke-sekian.</p>
<p>Sayangnya, masih ada ketentuan bahwa tarif Rp. 5 per-detik hanya berlaku pada &#8220;off peak&#8221; yaitu pada pukul 23.00 &#8211; 17.00, sedangkan pada waktu &#8220;peak&#8221; yaitu pukul 17.00 &#8211; 23.00 berlaku tarif Rp. 20 per-detik.</p>
<p>Bagi orang kantoran, ini cukup membantu, karena penggunaan tinggi justru berada pada pukul 08.00 &#8211; 17.00. Namun, bagi mereka yang suka menelepon pada malam hari, ini masih dirasakan cukup mahal.</p>
<p>Ada hal lain yang harus diperhatikan baik-baik, agar tidak ada kesalahpahaman, yaitu:</p>
<ul>
<li>Program ini hanya berlaku untuk mereka yang melakukan aktivasi baru kartu perdana Mentari per-tanggal 10 April 2008.</li>
<li>Bagi mereka pengguna Mentari lama, atau telah memakai kartu Mentari sebelum 1 April 2008, harus mengaktifkan promo ini dengan mengetikkan <strong>REG&#60;spasi&#62;Detik</strong> dan mengirim ke <strong>2020</strong></li>
<li>Biaya untuk sms ini sebesar Rp. 3.000,- dan hanya dilakukan sekali saja.</li>
</ul>
<p>Informasi detail mengenai program ini dapat dilihat pada website resmi dari <a href="http://www.indosat.com/Mentari/Mentari_Promotions/Mentari_Sakti" target="_blank">Indosat</a>.</p>
<p>Nah, sekarang, berapa sebenarnya yang harus anda bayar apabila anda adalah pengguna mentari sakti ?</p>
<p>Hitung-hitungan detail tidak saya masukkan, karena perhitungannya cukup mudah. Cukup dengan mengubah satuan waktu ke detik dan dikali dengan 5 apabila anda menggunakan kartu mentari sakti pada pukul 23.00 &#8211; 17.00 dan dikali dengan 20 apabila anda menggunakan kartu mentari sakti pada pukul 17.00 &#8211; 23.00.</p>
<p>Contoh, anda menelepon selama 3 menit pada pukul 8 pagi, maka biaya yang anda keluarkan adalah (3 x 60) x 5 = Rp. 900,- dan apabila anda melepon dengan waktu yang sama pada pukul 20.00 atau jam 8 malam, maka biaya yang anda keluarkan adalah (3 x 60) x 20 = Rp. 3.600,-</p>
<p>Dibawah ini adalah tabel perbandingan antara program Mentari Sakti dengan program-program dari penyedia GSM lainnya.</p>
<p>Kembali lagi saya tekankan, bahwa perhitungan ini hanya memuat biaya panggilan ke <strong>lain operator</strong> saja.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5192107773378935090" target="_blank"><img style="vertical-align:top;margin:5px;" src="http://lh4.ggpht.com/nugi81/SA4SgsvLuTI/AAAAAAAAAmc/g17hOyjKxtE/s400/sakti.jpg" alt="" width="400" height="122" /></a></p>
<p>Disini terlihat jelas, bahwa dengan program Mentari Sakti, khususnya pada &#8220;off peak&#8221;, mengungguli semua operator GSM lainnya. Kecuali pada pemakaian 10 menit atau 600 detik dapat diimbangi oleh XL. Tapi harap berhati-hati untuk pemakaian pada pukul 17.00 &#8211; 23.00, karena tarifnya akan sangat melonjak.</p>
<p>Silakan menilai sendiri, apakah Mentari SAKTI benar-benar Sakti ?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3, "Murah tanpa Tapi", benarkah demikian ?]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/17/3-murah-tanpa-tapi-benarkah-demikian/</link>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 06:38:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/17/3-murah-tanpa-tapi-benarkah-demikian/</guid>
<description><![CDATA[Three, sebagai salah satu operator termuda di Indonesia akhirnya &#8220;turun gelanggang&#8221; juga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" style="float:left;margin:5px;" src="http://lh3.ggpht.com/nugi81/SAKx3e-_E0I/AAAAAAAAAis/y1o99XQVM4Q/s144/three1.jpg" alt="" width="95" height="144" />Three, sebagai salah satu operator termuda di Indonesia akhirnya &#8220;turun gelanggang&#8221; juga menghadapi serbuan promosi yang sangat gencar dari pesaingnya.</p>
<p>Muncul dengan gaya khusus Three, mereka muncul dengan tagline &#8220;Tarif ke semua operator Rp. 399/menit, Murah Tanpa Tapi&#8221;</p>
<p>Benarkah &#8220;tanpa tapi ?&#8221;</p>
<p>Setelah lihat website resmi dari three yang dapat diakses melalui http://www.three.co.id, rupanya masih ada beberapa &#8220;tapi&#8221; yang harus dicermati oleh pengguna.</p>
<p><!--more--></p>
<p>&#8220;Tapi&#8221; tersebut adalah:</p>
<ol>
<li>Masih ada tulisan keciiiiiiiiiiilllll di bagian bawah, yang bertuliskan &#8220;Belum termasuk PPn 10%&#8221;</li>
<li>Tarif masih membedakan Lokal dan SLJJ, dimana tidak ada informasi jelas batasan lokal dan SLJJ</li>
</ol>
<p>Nah, dari segala &#8220;tapi&#8221; ini berapa yang harusnya dibayar oleh pelanggan ?</p>
<p>Saya kembali menghitung biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan melalui program ini, dan saya informasikan bahwa dihitung adalah panggilan ke <strong>lain operator</strong>.</p>
<ol>
<li>Pemakaian 120 detik (2 menit)Untuk tahap awal, saya mencoba menghitung baik lokal maupun interlokal atau SLJJ dan menambahkan komponen PPn, agar dapat dibandingkan dengan penyedia lain.<br />
Biaya per-detik untuk lokal adalah Rp. 399 / 60 = Rp. 6,65/detik<br />
Biaya per-detik untuk SLJJ adalah Rp. 1.000 / 60 = Rp. 16,66 / detik<br />
Pemakaian untuk 2 menit untuk lokal = 399 x 2 = Rp. 798 dan untuk SLJJ = 1000 x 2 = Rp. 2.000<br />
Jangan lupa untuk menambahkan PPn 10%, sehingga tarifnya menjadi Rp. 877,8 untuk lokal dan Rp. 2.200 untuk SLJJ</li>
<li>Pemakaian 180 detik  (3 menit)Ini adalah waktu &#8220;ideal&#8221; yang sering disebutkan pada berbagai iklan. Biaya yang dikeluarkan untuk skenario ini adalah 399 x 3 = Rp. 1.197 + 119,7 = Rp. 1.316,7 untuk panggilan lokal ke lain operator dan 1.000 x 3 = Rp. 3.000 + 300 = Rp. 3.300 untuk panggilan SLJJ ke lain operator.</li>
<li>Pemakaian 600 detik (10 menit)Biaya lokal untuk three adalah 399 x 10 = Rp. 3.990 + 399 = Rp. 4.389,- dan untuk SLJJ adalah 1.000 x 10 = Rp. 10.000 + 1000 = Rp. 11.000</li>
</ol>
<p>Untuk mempermudah pembacaan, saya mencoba menampilkan dalam bentuk Tabel perbandingan tarif antara three dengan operator yang lain, termasuk saya akan kaitkan dengan tulisan sebelumnya mengenai <a href="http://khalidmustafa.info/?p=76" target="_blank">kartu AS</a>.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5190077929488323458" target="_blank"><img style="vertical-align:text-top;margin:5px;" src="http://lh6.ggpht.com/nugi81/SAbcYO-_E4I/AAAAAAAAAkA/up-AllOu5I8/s400/3.jpg" alt="" width="400" height="99" /></a></p>
<p>Dari tabel, terlihat bahwa three untuk panggilan lokal mengungguli semua operator, kecuali pada panggilan 10 hingga 15 menit. Namun yang harus diperhatikan baik-baik adalah, apakah panggilan yang dilakukan itu lokal atau SLJJ. Karena apabila nomor yang dituju berada di luar kota, maka biayanya akan mengarah kepada SLJJ yang lumayan mahal dibandingkan dengan operator lainnya.</p>
<p>Kemudian, masih ada &#8220;tapi&#8221; yang lain nih&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5190073067585344370" target="_blank"><img style="vertical-align:text-top;margin:5px;" src="http://lh6.ggpht.com/nugi81/SAbX9O-_E3I/AAAAAAAAAj0/oj7bSIhiJiU/s400/petacoverage-big-apr08.jpg" alt="" width="400" height="248" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Analisa Tarif Baru SimPATI PeDe]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/02/analisa-tarif-baru-simpati-pede/</link>
<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 00:05:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/04/02/analisa-tarif-baru-simpati-pede/</guid>
<description><![CDATA[Semalam browsing di Detikinet.com trus nemu lagi tulisan mengenai Telkomsel yang menurunkan tarif da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Semalam browsing di Detikinet.com trus nemu lagi tulisan mengenai <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/01/time/171551/idnews/916749/idkanal/328" target="_blank">Telkomsel yang menurunkan tarif dasar</a>, membuat penasaran juga. Seberapa jauh sih penurunan yang &#8220;dijanjikan&#8221; 50 hingga 70% dari pernyataan tersebut ?</p>
<p>Menggunakan skema tarif baru yang sudah dimasukkan telkomsel di dalam websitenya, saya mencoba menghitung tarif baru, khusus untuk SimPATI PeDe.</p>
<p>Kenapa SimPATI PeDe ?</p>
<p>Agar bisa dibandingkan dengan tulisan sebelumnya yang juga sudah membahas  mengenai promosi <a href="http://khalidmustafa.info/?p=52" target="_blank">0,5 rupiah / detik dari SimPATI PeDe</a>.</p>
<p><!--more-->Nah&#8230;mari kita mulai&#8230;</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/nugi81/Gambar/photo#5184404914823776098" target="_blank"></a></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.com/nugi81/Gambar/photo#5184404914823776098" target="_blank"><img src="http://lh4.google.com/nugi81/R_K0zUfcR2I/AAAAAAAAAcA/wyCs8noLCgk/s400/simpati-pd.bmp" alt="" hspace="5" vspace="5" width="400" height="127" /></a></div>
<p>Apabila gambarnya kurang jelas, silakan mengklik gambar tersebut atau langsung membuka website Telkomsel <a href="http://www.telkomsel.com/web/announcement/tarif_baru/tarif.html" target="_blank">disini</a> untuk melihat skema tarifnya.</p>
<p>Sebelum menghitung, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:</p>
<ol>
<li>Penggunaan kata &#8220;On Net Mobile&#8221; dan &#8220;Off Net Mobile&#8221; yang tidak umum, menyebabkan saya menebak-nebak apa artinya. Setelah membuka referensi pada link di <a href="http://www.telkomsel.com/web/simpati_pede" target="_blank">Simpati Pede</a>, akhirnya bisa paham juga bahwa yang dimaksud dengan <strong>On Net Mobile itu adalah Sesama Telkomsel</strong> dan <strong>Off Net Mobile itu adalah ke lain operator</strong>.</li>
<li>Lokal dan non lokal sepertinya sudah dihapuskan, kecuali untuk telepon ke PSTN</li>
<li>Promo 0,5 rupiah/detik kalau dilihat pada tabel di atas sepertinya sudah mulai diberlakukan juga ke lain operator, melihat tabel promo di bagian kanan sudah mencakup keseluruhan, tapi kenyataannya rupanya tidak seperti itu. Tarif tersebut lagi-lagi hanya berlaku untuk <strong>sesama Telkomsel</strong>. Link informasinya dapat dilihat <a href="http://www.telkomsel.com/web/simpatipromo" target="_blank">disini</a>.</li>
<li>Hitungan dibawah, seperti hitungan pada tulisan-tulisan sebelum ini, hanya menghitung tarif ke <strong>lain operator</strong>. Bukan sesama telkomsel.</li>
<li>Asumsi yang saya gunakan dalam tulisan ini adalah SimPATI PeDe tidak menerapkan 0,5/detik ke lain operator.</li>
</ol>
<p>Nah, mari sekarang coba dihitung:</p>
<ol>
<li>Pemakaian 90 detik (1 menit, 30 detik)Biaya yang dikeluarkan pada skenario ini, adalah 90 x 25 = Rp. 2.250,-</li>
<li>Pemakaian 120 detik (2 menit)Biaya yang harus dikeluarkan adalah 120 x 25 = Rp.3.000,-</li>
<li>Pemakaian 180 detik (3 menit)Ini adalah skema yang di iklan selalu dianggap &#8220;ideal&#8221;, karena menurut mereka, rata-rata orang melakukan panggilan adalah 3 menit. Tarif SimPATI PeDe untuk skema ini adalah 180 x 25 = Rp. 4.500,-</li>
<li>Pemakaian 300 detik (5 menit)Biaya yang dikeluarkan untuk pemakaian ini adalah 300 x 25 = Rp. 7.500,-</li>
<li>Pemakaian 900 detik (15 menit)Saya mencoba untuk menghitung pembulatan 15 menit, agar ada perbandingan harga yang cukup besar dengan skenario sebelumnya. Biaya yang dikeluarkan adalah 900 x 25 = Rp. 22.500,-</li>
</ol>
<p>Terus terang, sewaktu menghitung ini, saya bolak balik membuka web telkomsel untuk meyakinkan bahwa tarifnya memang sesuai dengan tabel yang ada.</p>
<p>Bagaimana perbandingan harga SimPATI PeDe dengan program IM3 0,00000000001/detik dan XL  0,00000&#8230;1/detik ?</p>
<p>Dibawah ini adalah tabel yang saya buat dengan berdasarkan kepada tulisan sebelumnya yang dapat dibaca <a href="http://khalidmustafa.info/?p=62" target="_blank">disini</a>.</p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5186373895335987426" target="_blank"><img style="vertical-align:baseline;margin:5px;" src="http://lh6.google.co.id/nugi81/R_mzlEfcSOI/AAAAAAAAAgY/sULWU2l9HEE/s400/simpati-banding.bmp" alt="" width="400" height="118" /> </a></div>
<p>XL masih memegang tarif termurah pada menit tertentu. Itu juga karena skenario yang &#8220;unik&#8221; dimana XL berani menurunkan tarif menjadi Rp. 10/detik.</p>
<p>Saya masih menunggu IM3 yang &#8220;katanya&#8221; juga akan menurunkan tarif. Namun sampai hari ini masih belum muncul informasi resminya pada website resmi.</p>
<p>Sedangkan SimPATI PeDe ?  Silakan lihat sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Silakan menyimpulkan sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IM3 0,00000000001/detik vs XL 0,00000...1/detik]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/03/05/im3-000000000001detik-vs-xl-0000001detik/</link>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 02:09:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/03/05/im3-000000000001detik-vs-xl-0000001detik/</guid>
<description><![CDATA[Baru kemarin IM3 mengeluarkan program 0,00000000001/detik ke lain operator, hari ini, 5 Maret 2008, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5174058203256648818" target="_blank"><img src="http://lh5.google.co.id/nugi81/R83yhcRO9HI/AAAAAAAAAXE/u598_i8Mt0c/s144/print-ad-bebas.jpg" alt="" hspace="5" vspace="5" width="93" height="144" align="left" /></a>Baru kemarin IM3 mengeluarkan program 0,00000000001/detik ke lain operator, hari ini, 5 Maret 2008, XL secara resmi mengeluarkan program Rp. 600, sampe puaaasssss.  (Situs resminya dapat dilihat <a href="http://www.xl.co.id/Bebas/Program_Promosi_bebas/Tarif_Termurah_XL_bebas" target="_blank">disini</a>)</p>
<p>Tapi, sebelum saya mulai menghitung, terlebih dulu saya akan mengomentari iklan yang hari ini mulai disebarkan kemana-mana.</p>
<p>Yang pertama adalah, tulisan pada Banner/Iklan tersebut tertulis &#8220;Tarif Termurah (dijamin) ke semua operator.&#8221; Kemudian pada baris berikutnya tertulis kalimat &#8220;Rp. 600 sampe puaasssss&#8221;</p>
<p><!--more--></p>
<p>Intrepretasi atau penafsiran yang muncul bagi masyarakat apabila melihat sepintas hal ini adalah &#8220;Tarif termurah ke semua operator, Rp. 600 sampai puas&#8221;</p>
<p>Padahal, lagi-lagi itu salah penafsiran, karena 600 sampai puas itu berlaku untuk <strong>sesama XL</strong> apabila melakukan panggilan dari pukul <strong>23.00 sampai dengan 10.59</strong>.</p>
<p>Penjelasan lagi-lagi berada pada bagian bawah dengan font yang kecil. Apalagi saya yakin bahwa iklan ini akan disebarkan dalam berbagai bentuk, dimana penjelasan rinci tidak mungkin diikutkan pada versi iklan yang lebih kecil. Paling hanya tulisan &#8220;Info lebih lanjut, buka xl.co.id&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau begitu, berapa tarif XL ke <strong>lain operator</strong> saat ini ? Benarkah statemen &#8220;dijamin termurah ?&#8221;</p>
<p>Untuk menghitung hal tersebut, saya menggunakan tabel tarif yang dikeluarkan oleh XL sendiri.</p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5174058203256648834" target="_blank"><img src="http://lh5.google.co.id/nugi81/R83yhcRO9II/AAAAAAAAAXM/0nv3cquMNkY/s400/image001.jpg" alt="" hspace="5" vspace="5" width="400" height="306" /></a></div>
<p>Untuk perhitungannya, saya kembali menggunakan skenario pada <a href="http://khalidmustafa.info/?p=61" target="_blank">tulisan sebelumnya</a>, dengan penambahan alokasi waktu diatas 10 menit hingga mencapai 15 menit agar masuk dalam cakupan promo XL.</p>
<ol>
<li>Pemakaian 90 detikBiaya yang dikeluarkan pada skenario  ini masih tetap sama dengan  tarif sebelumnya, yaitu  90 x 25 = Rp. 2.250,-</li>
<li>Pemakaian 120 detik (2 menit)Ini adalah batas akhir program dengan biaya Rp 25/detik, sehingga biaya yang harus dikeluarkan adalah 120 x 25 = Rp.3.000,-</li>
<li>Pemakaian 180 detik (3 menit)Ini adalah skema yang termurah untuk XL, dimana tarif setelah 120 detik atau 2 menit dianggap gratis, jadi tidak ada pengulangan tarif. Pelanggan membayar (120 x 25) + (60 x 0) = Rp. 3.000,-</li>
<li>Pemakaian 240 detik (4 menit) sampai 600 detik (10 menit)Sama dengan point nomor 3</li>
<li>Pemakaian 660 detik (11 menit)Skenario ini adalah skenario yang &#8220;unik&#8221; dari XL, karena tarif tidak kembali ke Rp. 25/detik seperti skenario <a href="http://khalidmustafa.info/?p=33" target="_blank">XL 0,1/detik yang dulu</a>, melainkan turun menjadi Rp. 10/detik. Dengan skenario ini, maka biaya yang harus dikeluarkan adalah (120 x 25) + (480 x 0) + (60 x 10) = Rp. 3.600,-</li>
<li>Pemakaian 900 detik (15 menit)Saya mencoba untuk menghitung pembulatan 15 menit, agar ada perbandingan harga yang cukup besar dengan skenario sebelumnya. Biaya yang dikeluarkan adalah (120 x 25) + (480 x 0) + (300 x 10) = Rp. 6.000,-</li>
</ol>
<p>Nah, sekarang bagaimana kalau dibandingkan dengan program IM3 yang 0,00000000001/detik ?</p>
<p>Di bawah ini adalah tabel yang saya coba buat untuk menghitung hal tersebut:</p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://picasaweb.google.co.id/nugi81/Gambar/photo#5174072578512188562" target="_blank"><img src="http://lh4.google.co.id/nugi81/R83_mMRO9JI/AAAAAAAAAXU/LfDikx0YFUg/s400/xlbaru.bmp" alt="" hspace="5" vspace="5" width="400" height="100" /></a></div>
<p>Terlihat bahwa kali ini XL cukup &#8220;telak&#8221; mengungguli IM3 dalam panggilan biaya ke lain operator. Khususnya apabila panggilan dilakukan diatas 4 menit. Namun, dibawah itu, IM3 masih unggul.</p>
<p>Silakan menyimpulkan dari hal ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tarif IM3 diturunkan menjadi 0,00000000001 / detik]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/03/04/tarif-im3-diturunkan-menjadi-000000000001-detik/</link>
<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 00:30:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/03/04/tarif-im3-diturunkan-menjadi-000000000001-detik/</guid>
<description><![CDATA[Setelah beberapa hari ini memperoleh &#8220;isu&#8221; tentang tarif XL yang akan turun menjadi 0,00]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:center;"><img src="http://lh5.google.com/nugi81/R7y-83RxxKI/AAAAAAAAAQo/2Yb40VlQmVQ/s400/im3.jpg" alt="" hspace="5" vspace="5" width="400" height="58" /></div>
<p>Setelah beberapa hari ini memperoleh &#8220;isu&#8221; tentang tarif XL yang akan turun menjadi 0,00&#8230;.1 / detik, namun sampai hari ini belum ada informasi satupun di website resmi XL, pagi ini saya terkaget lagi melihat justru IM3 yang sudah meluncurkan program resmi dengan 0,00000000001/detik.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Dengan komponen biaya ini, maka sebenarnya sudah dapat dianggap &#8220;gratis&#8221;</p>
<p>Informasi ini juga sudah dimuat pada website resmi IM3 yang dapat dilihat <a href="http://www.indosat.com/IM3/IM3_PromotionsProgram_Nasional/IM3_Rp_000000000001_Per_Detik" target="_blank">disini</a>, sehingga saya berani mengeluarkan analisa biayanya dan mencoba kembali membandingkan dengan program sebelumnya.</p>
<p>Skema secara umum untuk program ini adalah:</p>
<ul>
<li><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Tahoma;">Nelpon ke sesama Indosat (IM3, Mentari, Matrix dan Starone) hanya Rp 0,00000000001/ detik setelah 90 detik (detik ke 91 dan seterusnya). Tarif Rp 15/ detik untuk 90 detik pertama (1,5 menit).</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Tahoma;">Nelpon ke operator lain dan PSTN setelah 90 detik (detik ke 91 sampai 180) hanya Rp 0,00000000001/detik, kemudian berulang kembali. Tarif Rp 25/detik untuk 90 detik pertama.</span></span></span></span></li>
</ul>
<p>Disini  terlihat bahwa promo ini masih dikaitkan dengan alokasi waktu tertentu untuk pemberlakukannya, sehingga masih diperlukan &#8220;hitung-hitungan&#8221; khusus.</p>
<p>Mari kita coba hitung dengan beberapa skenario (sekali lagi, saya mencoba menghitung ke <strong>lain operator</strong>, bukan <strong>sesama Indosat</strong>):</p>
<ol>
<li>Pemakaian 90 detikBiaya yang dikeluarkan pada skenario  ini masih tetap sama dengan  tarif sebelumnya, yaitu  90 x 25 = Rp. 2.250,-</li>
<li>Pemakaian 120 detik (2 menit)Disini efek dari program tersebut sudah terasa, dimana biaya yang dikeluarkan adalah (90 x 25) + (30 x 0,00000000001) = 2.250,0000000003, atau dapat dianggap sama dengan Rp. 2.250,-. Rata-rata biaya pemakaian per-detik adalah Rp. 18,75</li>
<li>Pemakaian 180 detik (3 menit)Ini adalah skema yang termurah untuk IM3, dimana tarif terendah berada pada posisi ini. Biaya yang dikeluarkan pelanggan adalah (90 x 25) + (90 x 0,00000000001) = 2.250,0000000009 atau dapat dianggap sama dengan Rp. 2.250,-. Tarif rata-rata adalah Rp. 12,500000000005 atau tetap sama dengan Rp. 12,5 / detik</li>
<li>Pemakaian 240 detik (4 menit)Biaya yang harus dikeluarkan pada skenario ini adalah (90 x 25) + (90 x 0,00000000001) + (60 x 25) = Rp. 3.750,0000000009 atau dapat dianggap sama dengan Rp. 3.750,- dengan rata-rata per-detik sebesar Rp. 15,625</li>
<li>Pemakaian 270 detik (4 menit 30 detik)Skenario ini adalah skenario yang termahal bagi Im3, dimana biaya yang harus dikeluarkan adalah (90 x 25) + (90 x 0,00000000001) + (90 x 25) = Rp. 4.500,0000000009 atau dengan rata-rata Rp. 16, 67 per-detik.</li>
<li>Pemakaian 360 detik (6 menit)Ini adalah pengulangan skenario 180 detik, dimana merupakan skenario termurah dari Im3. Biaya yang dikeluarkan adalah (90 x 25) + (90 x 0,00000000001) + (90 x 25) + (90 x 0,00000000001) = Rp. 4.501,0000000008 atau dengan rata-rata Rp. 12,5 per-detik</li>
</ol>
<p>Mari sekarang kita coba bandingkan tarif ini dengan tarim promo IM3 sebelumnya yang sudah saya tulis <a href="http://khalidmustafa.info/?p=47" target="_blank">disini </a>dengan nilai promo 0,01 / detik (semua angka dibelakang koma saya hilangkan, karena tidak signifikan dengan pembiayaan):</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://lh3.google.com/nugi81/R8yWjDpGFQI/AAAAAAAAAWk/L0sbIkCMfM0/s400/im3baru.bmp" alt="" hspace="5" vspace="5" width="400" height="87" /></div>
<p>Apa kesimpulannya ?</p>
<p>Kesimpulannya, <strong>sama saja</strong> dengan program 0,01/detik. Artinya, masih tetap menggunakan bahasa yang <strong>BOMBASTIS</strong> untuk mempromosikan sesuatu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selama masih ada persyaratan &#8220;berlaku setiap kelipatan detik tertentu&#8221;, maka masih tidak akan ada perubahan di masyarakat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salah Kaprah terhadap SimPATI PeDe (0,5 rupiah / detik)]]></title>
<link>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/02/24/salah-kaprah-terhadap-simpati-pede-05-rupiah-detik/</link>
<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 10:54:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>khalidmustafa</dc:creator>
<guid>http://khalidmustafa.wordpress.com/2008/02/24/salah-kaprah-terhadap-simpati-pede-05-rupiah-detik/</guid>
<description><![CDATA[Tulisan ini saya buat berdasarkan beberapa komentar yang masuk pada tulisan tentang Perbandingan Tar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Tulisan ini saya buat berdasarkan beberapa komentar yang masuk pada tulisan tentang <a href="http://khalidmustafa.info/?p=47" target="_blank">Perbandingan Tarif XL (0,1 / detik) dan Tarif IM3 (0,01 / detik)</a>, dimana pada tulisan tersebut beberapa rekan blogger meminta untuk turut membandingkan dengan SimPATI PeDe yang &#8220;katanya&#8221; 0,5 rupiah / detik.</p>
<p>Untuk tulisan ini, saya mengambil data dari website resmi telkomsel di http://www.telkomsel.com, utamanya mengenai program khusus <a href="http://www.telkomsel.com/web/simpati_pede" target="_blank">SimPATI PeDe</a>.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Pada web tersebut, saya menggarisbawahi kalimat: &#8220;Selain itu yang terbaru untuk pelanggan simPATI PeDe secara otomatis dapat menikmati Tarif hemat Rp. 0,5 per detik, berlaku untuk panggilan di atas 1 menit (atau mulai detik ke 61 dan seterusnya) dengan tujuan ke <strong>seluruh nomor Telkomsel </strong>di seluruh Indonesia, sepanjang waktu (tidak ada tarif offpeak.&#8221;</p>
<p>Disini terlihat jelas, bahwa struktur tarif 0,5 Rupiah / Detik hanya berlaku ke <strong>SESAMA TELKOMSEL</strong>, tidak untuk operator lain.</p>
<p>Inilah &#8220;salah kaprah&#8221; yang terjadi. Sehingga banyak yang &#8220;merasa&#8221; bahwa program SimPATI PeDe juga sejalur dengan program XL 0,1 dan IM3 o,01.</p>
<p>Nah, kalau begitu, berapa tarif SimPATI PeDe ke operator lain ?</p>
<p>Mari kita lihat dengan berpedoman pada tabel yang juga ada pada website tersebut.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://lh6.google.com/nugi81/R8FAu3RxxRI/AAAAAAAAATA/oyk6Zjm2Kkk/s400/simpati.JPG" alt="" hspace="5" vspace="5" width="400" height="217" /></div>
<div style="text-align:left;">Disini terlihat bahwa SimPATI PeDE mengenal 2 jenis panggilan, yaitu Lokal dan Non Lokal. Sayangnya pengertian Lokal dan Non Lokal belum saya temukan pada web sitenya. Jadi saya coba susun saja sesuai dengan skenario pada tulisan <a href="http://khalidmustafa.info/?p=47" target="_blank">sebelumnya</a>.</div>
<ol>
<li>Pemakaian 90 detikUntuk Lokal, maka biaya yang dikeluarkan adalah 25 x 90 = Rp. 2.250,-<br />
Untuk Non Lokal, biaya yang dikeluarkan adalah 60 x 90 = Rp. 5.400,-</li>
<li>Pemakaian 120 detikUntuk Lokal, maka biaya yang dikeluarkan adalah 25 x 120 = Rp. 3.000,-<br />
Untuk Non Lokal, biaya yang dikeluarkan adalah 60 x 120 = Rp. 7.200,-</li>
<li>Pemakaian 180 detikUntuk Lokal, maka biaya yang dikeluarkan adalah 25 x 180 = Rp. 4.500,-<br />
Untuk Non Lokal, biaya yang dikeluarkan adalah 60 x 180 = Rp. 10.800,-</li>
<li>Pemakaian 240 detikUntuk Lokal, maka biaya yang dikeluarkan adalah 25 x 240 = Rp. 6.000,-<br />
Untuk Non Lokal, biaya yang dikeluarkan adalah 60 x 240 = Rp. 14.400,-</li>
<li>Pemakaian 270 detikUntuk Lokal, maka biaya yang dikeluarkan adalah 25 x 270 = Rp. 6.750,-<br />
Untuk Non Lokal, biaya yang dikeluarkan adalah 60 x 270 = Rp. 16.200,-</li>
<li>Pemakaian 360 detikUntuk Lokal, maka biaya yang dikeluarkan adalah 25 x 360 = Rp. 9.000,-<br />
Untuk Non Lokal, biaya yang dikeluarkan adalah 60 x 360 = Rp. 21.600,-</li>
</ol>
<p>Untuk lebih memudahkan dalam memberikan perbandingan, dibawah ini adalah tabel biaya percakapan dari 3 provider, yaitu XL, IM3 dan SimPATI PeDe ke operator lain.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://lh3.google.com/nugi81/R8FLsHRxxSI/AAAAAAAAATI/VHSGV-8VCfw/s400/perbandingan.JPG" alt="" hspace="5" vspace="5" width="400" height="117" align="bottom" /></div>
<p>Nah&#8230;sekarang..silakan menyimpulkan sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
