<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>silaturahim &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/silaturahim/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "silaturahim"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 02:56:57 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Penantian]]></title>
<link>http://clusy.wordpress.com/2009/11/30/penantian/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 07:21:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>clusy</dc:creator>
<guid>http://clusy.wordpress.com/2009/11/30/penantian/</guid>
<description><![CDATA[Subhannallah&#8230;hari ini dapat message dari friend yang berisi sebuah artikel tentang penantian s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#800000;">Subhannallah&#8230;hari ini dapat message dari friend yang berisi sebuah artikel tentang penantian seorang perempuan akan datang nya seorang teman sejati hingga akhir nanti, yang bisa memimpin rumah tangganya, imam untuk jamah kecil kelurganya, nahkoda untuk bahtera yang berlayar sepanjang jalan kehidupan&#8230;.Keyakinan akan janji Allah swt bahwa perempuan yang baik akan mendapat laki2 yang baik, </span></strong><strong><span style="color:#800000;">begitu </span></strong><strong><span style="color:#800000;">pula</span></strong><strong><span style="color:#800000;"> sebaliknya,</span></strong><strong><span style="color:#800000;"> terpatri kuat dalam diri &#8230;.begitu kuatnya kenyakinan itu hingga segala curahan hati itupun secara gamblang tertuang dalam tiap-tiap baitnya&#8230;menyentuh, menyadarkan, dan menginspirasi untuk relung-relung hati yang terdalam, untuk setiap kaumnya&#8230;semoga saja bisa tetap terjaga seperti fitrahnya dan mendapatkan yang terbaik pada akhirnya&#8230; </span></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dua Buku Bahagiaku]]></title>
<link>http://dedekusn.wordpress.com/2009/11/18/dua-buku-bahagiaku/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 15:21:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>dedekusn</dc:creator>
<guid>http://dedekusn.wordpress.com/2009/11/18/dua-buku-bahagiaku/</guid>
<description><![CDATA[Alhamdulilah, setelah sebelumnya mendapatkan buku &#8220;Kholifah Bumi&#8221; dan &#8220;Meraih Keni]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Alhamdulilah, setelah sebelumnya mendapatkan buku &#8220;Kholifah Bumi&#8221; dan &#8220;Meraih Keni]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kangboed … Sejati]]></title>
<link>http://dedekusn.wordpress.com/2009/10/28/kangboed-%e2%80%a6-sejati/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 14:20:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>dedekusn</dc:creator>
<guid>http://dedekusn.wordpress.com/2009/10/28/kangboed-%e2%80%a6-sejati/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa minggu lalu saya mendapat sebuah ‘paket’, isinya sangat mencurigakan ‘takutnya berisi bom’ ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Beberapa minggu lalu saya mendapat sebuah ‘paket’, isinya sangat mencurigakan ‘takutnya berisi bom’ ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Resepsi]]></title>
<link>http://syelviapoe3.wordpress.com/2009/10/27/resepsi/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 04:14:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>syelviapoe3</dc:creator>
<guid>http://syelviapoe3.wordpress.com/2009/10/27/resepsi/</guid>
<description><![CDATA[sumber pic: http://istockphoto.com Apa menariknya dari menghadiri sebuah resepsi pernikahan ? Ada !…]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h3><img class="alignnone" src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/3924974/2/istockphoto_3924974-ring-bearer-pillow-with-wedding-rings.jpg" alt="" width="254" height="380" /></h3>
<p><em>sumber pic: <a href="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/3924974/2/istockphoto_3924974-ring-bearer-pillow-with-wedding-rings.jpg">http://istockphoto.com</a></em></p>
<blockquote>
<h3><em>Apa menariknya dari menghadiri sebuah resepsi pernikahan ?</em></h3>
</blockquote>
<p>Ada !….dan daya tariknya banyak sekali…Makanan gratis yang terpajang di setiap angkringan, menarik minat siapapun tetamunya. Rumbai-an pelaminan, dekorasi yang apik bagai wisata ‘mata ketakjuban’ bagi para hadirin yang datang. Doa-doa yang terucap seakan menambah kebahagian yang terpancar dari para mempelai. Indah bahagia tak terperikan.</p>
<p>Ini adalah resepsi ke-sekian yang kudatangi. Dua tahun belakangan aku memang mulai diberi undangan. Mulai dari senior, sejawat bahkan junior-juniorku memberi ‘kartu cantik’ itu. Ahad siang mulai menjadi agenda tersendiri, menghadiri resepsi pernikahan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Ada satu hal menarik yang kucermati setiap kali diriku datang ke sebuah resepsi pernikahan. Silaturahim…jika aku boleh meng-istilah-kannya dalam bahasa kekinian, bisa dikatakan dengan reuni…Yupe, <strong>reuni </strong>!!</p>
<p>Ketika aku menghadiri resepsi senior, junior dan teman-teman semasa SMU atau pun kuliah, aku sering bertemu muka [kembali] dengan teman-teman yang sudah lama tak bersua. Kami tinggal di kota yang sama, tapi hampir tak pernah bertemu…Dahsyat, bukan !?!</p>
<p>Seperti kali ini…aku diundang oleh salah seorang kenalan untuk menghadiri resepsi pernikahannya. Hingga kemudian, aku bertemu dengan seorang teman lama yang kebetulan adalah teman satu sekolah si empunya hajatan. Kami berjanji untuk pergi bersama. Beberapa jam sebelum waktu yang dijanjikan, temanku itu, sebut saja namanya Nuri, menelponku dan mengatakan bahwa ia akan pergi bersama teman-teman satu sekolahnya dan ia juga mengajakku ikut serta dalam rombongan. Aku, dengan pede-nya menyetujui ajakan Nuri. Tak terpikir olehku akan bergabung bersama orang-orang yang tak kukenal. Syukurlah diantara rombongan yang totalnya 6 orang itu [tidak termasuk diriku, tentu saja], ada dua orang yang kukenal, Nuri dan Ena.</p>
<p>Sebuah metoda perkenalan yang unik menghampiriku, seorang teman Nuri yang lainnya berbaik hati membonceng diriku, Dan di atas sepeda motor matic yang melaju kami berkenalan, singkat namun cukup padat he..he…</p>
<p>Memasuki acara resepsi yang lumayan ramai, karena setiap tamu datang bergantian. Resepsi pernikahan di kota kami memang di desain untuk  bersifat ‘continu’. Tamu dipersilahkan mencicipi hidangan, bersalaman dengan mempelai dan berfoto bersama secara bergantian. Barangkali agak berbeda dengan di daerah lain, dimana para tamu juga diminta hadir saat upacara adat pernikahan berlangsung. Di beberapa kota di provinsi kami, upacara adat biasanya berlangsung dengan dihadiri oleh kerabat dan handai tolan [tidak keseluruhan tamu undangan]</p>
<p>Kami, rombongan ini, datang dengan memakai sistem ‘continu’ tadi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  . Setelah mencicipi hidangan, aku melihat-lihat dekorasi pernikahan, menghitung jumlah angkringan dan melihat wajah-wajah tamu yang datang. Tetamu itu…tak seorangpun yang ku kenal baik. Teman-teman kampusku justru datang lebih awal, hingga kami hanya bertemu di gerbang gedung. Berha-ha, Hi-hi, sebentar kemudian saling menanyakan kabar dan….bubar.</p>
<p>Aku sudah nyaris bosan karena aktifitas ku tak lebih dari duduk, memainkan hape dan memandangi jam tangan. Saat aku hendak memanggil temanku, Nuri yang sedang ngobrol bersama temannya. Aku terpandang seraut wajah cantik yang familiar..Ku pandangi terus…dan aku tersenyum…mencoba berdiri dengan pede dan memanggil namanya…..</p>
<p>“Bu Raudati……?” pastinya suaraku seperti MC kehilangan mood ngobrol. Si ibu, yang juga memandangiku berhenti…mencoba mengingatku dan…Kusalami tangannya</p>
<p>“Putri, Bu….Angkatan 2002….”</p>
<p>“Aaaaaaa….Putri..apa kabar ? Dimana sekarang ?” si Ibu, guru bahasa Inggrisku saat masih di kelas dua SMU…Sudah 7 tahun lebih tak bertemu…</p>
<p>“Di kampus, bu….” Kupikir ada rasa haru menyelinap dalam nada suaraku.</p>
<p>“Jurusan apa ?”</p>
<p>“Teknik Kimia, bu….” Si ibu tersenyum hangat….kami berpandangan…Aku surprise saat si Ibu memegang wajahku dan berkata…</p>
<p>“Kamu berubah….”</p>
<p>Aku hanya tersenyum…</p>
<p>“Ibu tambah cantik….” Erghhhhhhhh….senyum Bu Raudati semakin merekah…</p>
<p>Tak terlukiskan…tak terbayangkan…sungguh !!</p>
<p>Di tengah resepsi seorang kenalan yang tidak satu SMU denganku, aku justru bertemu dengan guru bahasa Inggris favoritku semasa SMU. Subhanaallah !!!</p>
<blockquote><p>Ku pikir..ini adalah salah satu ‘kecemerlangan’ sebuah resepsi pernikahan….<strong>reuni dadakan</strong> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Newspaper and Human Right]]></title>
<link>http://muvid.wordpress.com/2009/10/26/newspaper-and-human-right/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 04:36:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>koncar</dc:creator>
<guid>http://muvid.wordpress.com/2009/10/26/newspaper-and-human-right/</guid>
<description><![CDATA[  Sebelumnya gw jelasin sedikit tentang koran jawa pos (JP). Jadi Koran ini punya 3 edisi tiap harin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[  Sebelumnya gw jelasin sedikit tentang koran jawa pos (JP). Jadi Koran ini punya 3 edisi tiap harin]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fenomena Sebuah Gambar ]]></title>
<link>http://muvid.wordpress.com/2009/10/23/fenomena-sebuah-gambar/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 16:59:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>koncar</dc:creator>
<guid>http://muvid.wordpress.com/2009/10/23/fenomena-sebuah-gambar/</guid>
<description><![CDATA[Barusan saya posting di Facebook saya tentang fenomena sebuah gambar. Yup, gambar yang terlihat sede]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Barusan saya posting di Facebook saya tentang fenomena sebuah gambar. Yup, gambar yang terlihat sede]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tahu Telor, Pangsit Ayam, Ketan Bubuk]]></title>
<link>http://papabonbon.wordpress.com/2009/10/19/tahu-telor-pangsit-ayam-ketan-bubuk/</link>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 17:07:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>papabonbon</dc:creator>
<guid>http://papabonbon.wordpress.com/2009/10/19/tahu-telor-pangsit-ayam-ketan-bubuk/</guid>
<description><![CDATA[Baru tadi siang di sebuah milis yang para penghuninya rajin berdebat dan bersilat lidah secara ideol]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Baru tadi siang di sebuah milis yang para penghuninya rajin berdebat dan bersilat lidah secara ideologis, papabonbon menulis dengan gaya rada flirting (nulisnya ke temen cewek soalnya hihihi), &#8220;Ngapain perang, lebih asyik bikin anak dan makan enak&#8221;.&#160; Yup, bener banget, makan enak hehehe &#8230;. apalagi sabtu dan minggu kemarin, papabonbon habis mudik ke Ngalam bareng keluarga.&#160; Sebagai warga Ongisnade yang baik, selain sembah sungkem ke bapak ibu, menjalin silaturrahim, tentunya tidak dilewatkan wisata kuliner.</p>
<p>Kan tujuannya mulia, spend money di tempat tujuan wisata, supaya bisa memutar rejeki para aremania tercinta, hohoho !!!.&#160; Yah, dua hari di Ngalam, lumayanlah.&#160; Kita ketemu tahu telor pujaan hati, pangsit mie dan ketan bubuk.&#160; Dua yang pertama kita belinya di Ngaglik, itu jalan turunan antara arif margono dengan rst soepraoen.&#160; bukanya jam 7-9 malam, dan telat dikit aja, tempatnya dah antre panjang banget <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p><img height="161" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs201.snc1/6822_200162686744_732056744_4319421_4156712_n.jpg" width="208"> <img height="164" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs201.snc1/6822_200160621744_732056744_4319400_8062609_n.jpg" width="205"> </p>
<p>kiri tahu telor dan kanan pangsit mie ayam</p>
<p>sedikit deskripsi untuk tahu telor dan pangsit mie</p>
<p><strong>Tahu Telor</strong></p>
<ul>
<li>bisa juga ditemukan di serbejeh</li>
<li>ada potongan daun bawang, tauge dan acar ketimun</li>
<li>ditaburi krupuk putih yang generous</li>
<li>tahunya beda dengan tahu tek yang langsung di potong potong, kalau di tahu telor, setelah tahu digunting gunting, selanjutnya didadar kembali.&#160; setelahnya disiram dengan bumbu kacang yang mengandung petis plus campur kecap kedele yang mlekoh (bisa pilih pedas &#8211; kombok tiga, cukupan lombok dua atau satu saja) atau tidak pedas (biasanya ditambahi gulanya)</li>
</ul>
<p><strong>Pangsit Mie Ayam</strong></p>
<ul>
<li>pangsitnya di ngaglik generous sekali, karena lebar lebar banget, dan bebas ngambil banyak banyak hehehe</li>
<li>standarnya mie rebus dengan ukuran rada besar gelondongnya (gilig), dengan kondimen ayam.</li>
<li>tentang ayamnya ini dibahas di jalan sutra dagi daging ayam (bagian putihnya) biasanya dada, yang direbus dalam kuah bumbu, selanjutnya dikeringkan, dan digiling, jadi penyajiannya sudah dalam bentuk halus berkeping keping.</li>
<li>kondimennya ini beda genre dengan mie ayam jakarta, yang biasanya ayamnya seperti sudah dicacah lalu disemur.</li>
<li>oh ya, rasanya baru keluar kalau sudah dibubuhi saus kecap merah banyak banyak hehehe <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#160; (gak sehat yah &#8230; :p&#160; )</li>
</ul>
<p>terus minggu paginya, kita jalan jalan ke aloon aloon kodya dekat hotel tugu &#8211; splendid, menikmati segarnya duara pagi di Malang Kota bunga, plus menikmati Ketan Bubuk dengan siraman gula jawa nan maknyussss &#8230; :p</p>
<p><img height="202" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs201.snc1/6822_200160616744_732056744_4319399_7317573_n.jpg" width="265"> </p>
<p>buat yang belum pernah tahu ketan bubuk, papabonbon kasih gambarnya gede deh. biar puas lihatnya.&#160; </p>
<ul>
<li>bahan dasarnya dari ketan</li>
<li>bubuknya adalah bubuk kedelai atau bubuk kacang.&#160; sudah dilah halus, dengan rasa sedikit asin dan manis.</li>
<li>sedangkan warna agak ekcoklatan selain ditaburi bubuk kedelai dan parutan kelapa, ketannya juga disiram gula jawa cari yang manis.&#160; maknyus deh pokoknya, dan mengenyangkan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
<p>jaman papabonbon masih smp dulu, kalau minggu pagi biasanya sepedahan sama si oom (masih musimnya sepeda federal).&#160; dan mampirnya di ketan bubuk ini, sambil teh anget.&#160; hemmm.&#160; asik banget <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img height="207" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs221.snc1/6822_200165536744_732056744_4319439_2710982_n.jpg" width="270"> </p>
<p>suasana aloon aloon malang &#8211;&#62; hijau segar hehehe <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apa setelah Ramadhan ?]]></title>
<link>http://prokeadilan.wordpress.com/2009/10/18/apa-setelah-ramadhan/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 02:23:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>prokeadilan</dc:creator>
<guid>http://prokeadilan.wordpress.com/2009/10/18/apa-setelah-ramadhan/</guid>
<description><![CDATA[Ust Syuaibul Huda “Ada 2 hal anjuran yang alangkah baiknya kita lakukan setelah ibadah ramadhan. Per]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ust Syuaibul Huda “Ada 2 hal anjuran yang alangkah baiknya kita lakukan setelah ibadah ramadhan. Per]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[AWARD -- Menjalin Silaturahmi Antar Blogger]]></title>
<link>http://abdaz.wordpress.com/2009/10/13/award-%e2%80%93-menjalin-silaturahmi-antar-blogger/</link>
<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 07:00:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>ABDUL AZIZ</dc:creator>
<guid>http://abdaz.wordpress.com/2009/10/13/award-%e2%80%93-menjalin-silaturahmi-antar-blogger/</guid>
<description><![CDATA[Selasa, 13 Oktober 2009 |14:00 Tanggal 5 oktober 2009 KangBoed membagikan Award, ia namai Hujan Awar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#0000ff;"><strong>Selasa, 13 Oktober 2009 &#124;14:00</strong></span></p>
<p><strong> </strong><br />
Tanggal 5 oktober 2009 <a href="http://www.kangboed.com"><strong>KangBoed</strong></a> membagikan Award, ia namai <strong>Hujan Award dari <a href="http://sakainget.wordpress.com">Kang Saka Inget</a></strong>. Ternyata nama saya tercantum di sana. Saya tidak tahu harus dibagaimanakan award sebanyak itu.<br />
Konon, menurut aturan mainnya, sang penerima harus membagikan lagi ke blogger yang lain. Entah dari mana awalnya tradisi penganugerahan award ini.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Tapi, bagaimana pun asal usul award ini, saya patut syukuri. Saya bisa memaknai award ini . Pertama sebagai salah satu bentuk upaya untuk mempererat silaturahmi. Kedua , juga saya merasa kehadiran di jagat maya ini sudah mendapat pengakuan. Artinya dalam daftar hadir sudah tercantum. Ketiga, walau sekecil apa pun, blog saya ini mungkin telah memberikan sesuatu yang ada nilainya. Tentu, itu pun dari sudut pandang yang memberikan award.  Dan juga  dengan syarat pemberian ini serius.</p>
<p>Dan awardnya sebanyak ini :</p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-2.jpg" alt="" width="126" height="121" /><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-3.jpg" alt="" width="179" height="118" /> <img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-4.jpg" alt="" width="104" height="120" /></p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-51.jpg" alt="" width="159" height="105" /><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-91.jpg" alt="" width="100" height="127" /><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-61.jpg" alt="" width="180" height="119" /></p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-71.jpg" alt="" width="180" height="120" /> <img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/BERTUAH.bmp" alt="" width="171" height="174" /> <img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-81.jpg" alt="" width="161" height="106" /></p>
<h4 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></h4>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#800000;">**********************************************************</span></p>
<p>Untuk itu, sesuai dengan ketentuan, saya akan membagikan lagi award ini kepada Bapak/Ibu/Sdr/ Mas/Mbak :</p>
<ol>
<li><a href="http://zipoer7.wordpress.com">Batavusqu</a></li>
<li><a href="http://hary4n4.wordpress.com">Hary4n4</a></li>
<li><a href="http://mmursyidpw.wordpress.com">M.Mursyid PW</a></li>
<li><a href="http://ritasusanti.blogspot.com">Rita Susanti</a></li>
<li><a href="http://rinduku.wordpress.com">Rindu</a></li>
<li><a href="http://farhansyaddad.wordpress.com">Abifasya</a></li>
<li><a href="http://spektrumku.wordpress.com">Yari NK</a></li>
<li><a href="http://goncecs.wordpress.com">Goncecs</a></li>
<li><a href="http://ahmadfarisi.wordpress.com">Ahmad Farisi</a></li>
<li><a href="http://dyahiyut.wordpress.com">Diah Pramesti</a></li>
</ol>
<p>Mudah-mudahan tidak keberatan untuk menerimanya.</p>
<p>Kemudian pada tanggal 8 Oktober 2009, <strong>KangBoed </strong>banjir award lagi. Kali ini salah satu penerimanya <strong>Batavusqu</strong>. Dari orang Betawi inilah saya menerima <strong>Banjir Award Persahabatan</strong> <strong>dari <a href="http://casrudi.com">Cas Rudi</a></strong> ini.</p>
<p>Kali ini pun awardnya seabrek-abrek :</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-10.jpg" alt="" width="256" height="212" /></p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-71-150x120.jpg" alt="" width="135" height="108" /> <img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-91.jpg" alt="" width="100" height="127" /><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-81-150x119.jpg" alt="" width="135" height="110" /></p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-61-150x119.jpg" alt="" width="133" height="105" /> <img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-4.jpg" alt="" width="104" height="120" /><img class="alignleft" src="http://www.kangboed.com/wp-content/uploads/2009/10/Award-51-150x119.jpg" alt="" width="132" height="108" /></p>
<div style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></div>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#800000;">*********************************************************</span></p>
<p>Dan ini pun harus saya distribusikan lagi. Mudah-mudahan pada mau menerima dengan ikhlas. Bapak/Ibu/Sdr/Mas/Mbak diharapkan dapat menerima award ini:</p>
<ol>
<li><a href="http://diaajeng.wordpress.com">Diajeng</a></li>
<li><a href="http://sijarangpulang.wordpress.com">Fahmi Persada</a></li>
<li><a href="http://badruddin69.wordpress.com">Badrudin</a></li>
<li><a href="http://syaiful64.wordpress.com">Syaiful</a></li>
<li><a href="http://silaturahmikita.wordpress.com">Zacky4style</a></li>
<li><a href="http://myimajination.wordpress.com">Myimajination</a></li>
<li><a href="http://ekomadjid.wordpress.com">Eko Madjid</a></li>
<li><a href="http://andaleh.blogsome.com">Zico Alviandri</a></li>
<li><a href="http://mydr34ms.wordpress.com">Salman M. Noor</a></li>
<li><a href="http://feriadiisander.wordpress.com">Adi Isa</a></li>
</ol>
<p>Kepada Kang Boed dan Bang Batavusqu terima kasih sebanyak-banyaknya. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin erat.</p>
<p style="text-align:center;">****</p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"> PASOPATI AWARD DARI KANG DEDE KUSNANDAR                            (  Posted on October 18, 2009  )<br />
</span></strong></p>
<p>Dan satu lagi, 12 Oktober 2009 kemarin,  mendapat Pasopati  Award dari <a href="http://dedekusn.wordpress.com">Kang Dede Kusnandar</a>, urang Ciamis.</p>
<p>Terima kasih Kang atas anugerah ini. Tapi saya harus membagikan kepada siapa lagi ya ?</p>
<p>Tanpa mengurangi rasa hormat dan penghargaan kepada sang pemberi award ini, saya ambil  awardnya dan saya pasang si side bar dan di sini.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-363" title="pasopati-award1-dari kang Dede-" src="http://abdaz.wordpress.com/files/2009/10/pasopati-award1-dari-kang-dede1.jpg" alt="pasopati-award1-dari kang Dede-" width="134" height="134" /></p>
<p>Terima kasih  Kang Dede atas awardnya.</p>
<p>Mudah-mudahan award ini bisa lebih mempererat silaturahmi kita ke depannya. Insya Allah.</p>
<p><span style="color:#ff0000;">PS : Maaf Kang Dede, saya baru tahu dapat Pasopati Award ini pada 18 Oktober 2009. Terima kasih.</span></p>
<p><strong> </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Silaturahim Perubahan]]></title>
<link>http://keepsetya.wordpress.com/2009/10/12/silaturahim-perubahan/</link>
<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 08:09:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>purnaning</dc:creator>
<guid>http://keepsetya.wordpress.com/2009/10/12/silaturahim-perubahan/</guid>
<description><![CDATA[Banyak dari kita, karena kesibukan aktivitas sehari-hari merasa tidak punya waktu untuk sekedar berk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Banyak dari kita, karena kesibukan aktivitas sehari-hari merasa tidak punya waktu untuk sekedar berkunjung di rumah saudara, tetangga, sahabat. Namun ketika bulan syawal tiba, sesibuk apapun seseorang, berkunjung ke rumah orang tua adalah silaturahim minimal yang biasa dilakukan, terutama bagi yang sudah berkeluarga, tinggal di kota yang berbeda dengan orang tua. Bagi orang tua momen tersebut adalah hal yang paling menggembirakan karena pada saat tersebut, anak-anak akan datang dengan istri atau suaminya dan tentu saja dengan cucu-cucu tersayang yang dari tahun-ke tahun semakin membuat &#8216;pangling&#8217; karena wajah dan tubuhnya sedikit banyak berubah semakin tumbuh dewasa.</p>
<p>Momen rutin berkunjung ke rumah saudara juga menjadi kegiatan &#8216;rutin&#8217; bagi saya dan saudara di Bandung. Sebagai perantau, jauh dari orang tua, saudara orang tua setidaknya menjadi pengganti orang tua. Setidaknya itulah yang menjadi prinsip pakde saya, sehingga <span style="text-decoration:underline;">setiap setahun</span> itu pun saya selalu mendapat peringatan, &#8217;sering-sering main, minimal sebulan sekali&#8217;. Awalnya saya pikir itu hanya basa-basi yang berarti ‘tidak main’ juga tidak apa-apa. Namun setelah tujuh tahun tinggal di Bandung dan berkunjung menjadi rutinitas setahun sekali, ternyata kata-kata tersebut tidak berubah. Bahkan yang terakhir kemarin berubah menjadi lebih mirip kekecewaan karena selama setahun itu hanya sekali saya berkunjung, ya waktu lebaran aja.</p>
<p>&#8220;Orang tua masih ada aja, ga pernah main, apalagi nanti kalo orang tua sudah ga ada, bisa-bisa ga pernah dateng sama sekali&#8221;  Kata-kata Pakde itu selalu diulang-ulang Bude setiap kali saya berkunjung dengan menitikkan air mata. <em>Degg! Astaghfirullah,</em> ternyata saya sudah mengecewakan mereka selama ini. Padahal, dibandingkan saudara sepupu saya yang juga tinggal di kota yang sama, kami, saya, kakak dan adik2 saya termasuk lumayan karena jangankan sering main, setahun sekali juga hanya orang tua mereka yang datang berkunjung. Tetapi kenapa kami saja yang kena &#8216;marah&#8217; setiap berkunjung? <em>duh, membandingkan ko dengan yang lebih jelek, kapan majunya.</em></p>
<p>&#8220;Biar kalo ada kejadian apa-apa, keluarga yang paling tau pertama, kalo ada rejeki lebih bisa dibagi, kalo yang kesusahan bisa dibantu&#8221; kata beliau lagi, &#8220;Kalo nanti orang tua sudah pada ngga ada keluarga, ini masih dekat, anak-anak masih saling kenal, saling bantu, masih saling berhubungan.&#8221; Oo begitu, dalam hati saya mendengarkan pakde.</p>
<p>Saya sangat sepakat dengan kata-kata pakde,”… biar kalo ada kejadian apa-apa, keluarga yang paling tau pertama…”. Kata ‘kejadian’ ini kalo saya terjemahkan, bisa berita baik seperti kelahiran, pernikahan, syukuran kelulusan, atau bisa berita buruk seperti kematian, perceraian, kegagalan dll. Seandainya silaturahim benar-benar dilakukan dengan maksud tersebut, tentunya tak ada orang yang menderita sendiri di dunia ini, karena kalau berita baik dibagi, berita sedih sama-sama diatasi dan dihadapi. Kata Rosulullah juga“Siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah menyambung tali silaturahim.” (<em>Muttafaq ‘alaih</em>)</p>
<p>Namun pada kenyataannya, kebanyakan kita lebih banyak menceritakan berita baik, sebaliknya berita buruk disimpan, bahkan kalaupun sudah ketahuan dibicarakan dibelakang, sebagai bahan gossip dan cemoohan, <em>naudzubillahi min dzalik.</em> Oleh karenanya banyak diantara kita yang merasa malas dan enggan bersilaturahim, terutama saat tak ada kejadian baik yang harus diceritakan, lebih-lebih kalo ada kejadian buruk seperti lulus kuliah lebih lambat, pekerjaan belum tetap, belum ketemu jodoh, belum juga punya momongan, dan belum-belum yang lain, dan dengan kata lain,  kejadian2 tersebut, menyebabkan ada dan tidaknya perubahan dalam kehidupan kita.</p>
<p>Bagi mereka yang merasa tak ada perubahan yang signifikan, silaturahim lebaran menjadi satu hal yang tak menyenangkan lagi. Kecuali jika kita siap melakukan ‘silaturahim perubahan’. Jika memang keadaan diri tidak mengalami perubahan signifikan daripada tahun sebelumnya, kita bisa melihat perubahan pada saudara-saudara yang lain, jika lebih baik bisa jadi motivasi dan pembelajaran bagi kita. Jika sebaliknya ada yang lebih kurang beruntung dari diri kita, kesempatan bagi kita untuk membantu. Dengan begitu selain &#8220;Kalo nanti orang tua sudah pada ngga ada keluarga, ini masih dekat, anak-anak masih saling kenal, saling bantu, masih saling berhubungan.&#8221; dan pohon persaudaraan pun tumbuh semakin kokoh, juga insya Allah <span style="text-decoration:underline;">perubahan ke arah lebih baik</span> akan mengiringi kita dan saudara2 kita. Amiin</p>
<p><em>Saat anak-anak mulai belajar berjalan dan berlari, ada kakak-kakaknya yang mulai mencari nafkah sendiri , dan saat itu juga ada wajah-wajah yang mulai keriput, badan berdiri tak tegak lagi, dan rambut putih tak terelakkan lagi.. </em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[NGONTEL]]></title>
<link>http://zipoer7.wordpress.com/2009/10/05/ngontel/</link>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 23:06:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>zipoer7</dc:creator>
<guid>http://zipoer7.wordpress.com/2009/10/05/ngontel/</guid>
<description><![CDATA[Senin, 5 Oktober 2009 Salam Takzim, abang none, ncang ncing, nyak babe blogger Indonesia yang berbud]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h3><span style="color:#0000ff;">Senin, 5 Oktober 2009</span></h3>
<h3><span style="color:#0000ff;">Salam Takzim, abang none, ncang ncing, nyak babe blogger Indonesia yang berbudi dan berbudaya.</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Perkenankan hari ini penulis menyajikan cerita dan pengalaman yang penulis lakukan pada hari Minggu kemarin selepas mengikuti serangkaian kegiatan silaturahim antar anggota. Agenda sebelumnya telah disusun dan kemas oleh om Hari dan om Adi berikut liputannya.</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><img class="alignleft size-medium wp-image-420" title="ngontel" src="http://zipoer7.wordpress.com/files/2009/10/ngontel3.jpg?w=221" alt="ngontel" width="155" height="210" />Saat SMS yang dikirim oleh onthelis DeFOC Slamet sampai di HP para punggawa, tersentak saya saat membacanya, kalimat kecil menyerupai titah, “NGONTEL” membuat senyuman dibibir karena begitulah setiap Minggu pagi Slamet melakukan send_all. Kalimat pendek yang bermakna luas ini,  hanya diketahui maknanya oleh para punggawa DeFOC dan pengurus istana serta para pecinta sepeda tua dinegeri tetangga.<!--more--></span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Hari ini Minggu 4 Oktober 2009 punggawa DeFOC-0905 mengundang seluruh isi istana untuk hadir di Ruang khusus pertemuan yang berinisial C8/11. Dengan tetap menggunakan central outdoor di BaseCamp para punggawa mulai berdatangan satu persatu dan ada juga yang datang beriringan ke basecamp.<span id="more-782"> </span> Mereka antusias hadir di Central outdoor DeFOC untuk mengikuti undangan punggawa DeFOC-0905. Ada salah seorang punggawa bertanya-tanya karena memang sudah sebulan tidak ada kumpul-kumpul di Basecamp, ada apa kita harus ke C8/11, DeFOC-0906 menjelaskan bahwa hari ini akan ada acara Silaturahim antar punggawa dengan pengurus istana dan kerabat DeFOC. Alhamdulillah ujarnya karena khawatir akan kena damprat oleh raja yang terkenal galak (julukan Slamet).</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Tepat pukul 08.00 karena sudah dirasa lengkap komando untuk menuju ruang khusu C8/11 diambil alih oleh pengurus istana (DeFOC-0906), sesuai dengan kendaraan (ONTEL) yang dipergunakan, para punggawa berjalan beriringan melintasi hutan Margonda dengan tetap berhati-hati karena jika tidak akan diterkam oleh puma, atau diseruduk kijang, kuda, bahkan para bebek yang selalu berlarian dengan cepat. Alhamdulillah perjalanan mengarungi hutan Margonda tidak terjadi apa-apa karena pengawas utama DeFOC-0921 mengiringi dengan bebek Mamiek (Shogun) yang sebentar-sebentar memantau perjalanan di hutan Margonda, kemudian para punggawa berbelok ke arah kanan menuju pasar Juanda. Di pasar ini para punggawa juga tidak boleh lengah karena para pedagang dan rakyat negeri tetangga ini cukup bengis, kalau kesenggol kata-kata kasar pasti keluar, bahkan saking hati-hatinya dibeberapa posisi para punggawa  harus menuntun kendaraannya. </span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Perjalanan melintasi pasar Juanda harus ditempuh ± 30 menit, setelah berada diujung pasar para punggawa bertemu dengan pengurus istana DeFOC-0903 dan dayang-dayang yang memang mereka merupakan pengawas di posisi 2. Sejenak para punggawa merapihkan barisan dan mengecek mur-baut serta perabot inti, karena sebentar lagi akan memasuki daerah lembah berbukit yang disebut desa Sukatani.</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Pada etave ke 3 ini di desa Sukatani perjalanan sedikit santai tetapi tetap harus berjaga-jaga karena di kanan-kiri bidadari cantik (dedemit) mengumbar senyum dan pesona kerling, jika tidak berhati-hati dan berjaga-jaga kemudian terkena colek oleh peri-peri jahat maka perjalanan akan kandas disana. Bismillah ujar Slamet mudah-mudahan tidak tergoda dan di_amin_kan oleh Oki, Reza dan Jojo. Empat punggawa ini adalah punggawa yang masih berstatus single tetapi tidak menjombloh. </span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Karena berbukit tentunya tanjakan di desa Sukatani ini perlu tenaga extra ketika turunan banyak rem yang menjerit, ketika tanjakan napas tersengal. Tetapi ketika jalan datar keringat mengucur dengan deras. Benar benar perjalanan yang memerlukan ketangguhan yang profesional.</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Sesampainya di ujung desa Sukatani para punggawa kembali harus merapihkan pakaian, dan perlengkapannya karena untuk masuk ke C8/11 harus melintasi Gapura yang dijaga para hulu balang, kumis hulu balang melintang tajam memeriksa tetapi tetap ramah. Terima kasih pa Satpam jasa mu tak kan terlupakan, sembari pamit punggawa Syaprudin yang bertugas di sektor laut membunyikan musik khasnya di frekuensi 170,04 FM. </span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Puji syukur sampai juga para punggawa di ruang C8/11, istirahat sejenak melepas perjalanan 17,8 Km dengan tetap menjaga estetika dan peradaban angsana DeFOC-0905. Saat melepas melonjor, memijit dengkul itulah keseharian DeFOC-0926 setelah perjalanan panjang, maklum menurutnya obat anti capai, dan obat anti lapar ketinggalan di balkon. Lain halnya dengan punggawa Here yang selalu menyulut cerutunya untuk melegakkan dada, dan penatnya kepala, sementara punggawa Guntur mengipasi kepalanya dengan kopiah obat, dan kaca mata punggawa rahmat ditiup-tiup agar hilang debunya.</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Dipaviliun ruang C8/11 telah hadir pula Wakil Raja DeFOC0902 dan DeFOC0904 serta beberapa kerabat  DeFOC-0905. Setelah dirasa cukup mulailah rapat dimulai dengan tetap menyimak DeFOC 0906 membacakan agenda bla,ble,blo, bla,bla,bla….bla-bli,blu,bla,bla,bla…</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Setelah beberapa penyampaian, DeFOC 0906 juga melakukan penggalangan dana Untuk Korban Bencana alam di Negeri sahabat SUMATERA BARAT PADANG yang Alhamdulillah Terkumpul uang sejumlah </span></h3>
<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Rp. 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah)</span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<h4 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Untuk selanjutnya akan disampaikan melalui <span style="color:#ff0000;"><strong>Dompet KOSTI Jakarta</strong></span>.<br />
</span></h4>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Acara ditutup dengan makan berat yang telah diramu dan digodog dengan menu pedas, ayam siupin dan lauk pauk lengkap bergizi tinggi ikut memenuhi meja hidang dengan piring classic (daun pisang) bertata rotan. nyam-nyam-nyam, krauk-krauk nseeep wuah, wueeh pedes, air air, hiruk suara makan memiliki khas masing-masing punggawa yang lapar dan haus setelah perjalanan 17,8 Km.</span></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Dipenghujung pulang KeTUM DeFOC mengundang untuk hadir ke negeri SOLO tanggal 23-25 Oktober 2009, dalam agenada acara yang sama, semoga terealisasi.</span></h3>
<h4><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#0000ff;">Juga titipan dari  KeTUM DeFOC Nungki Prasetya </span><br />
</span></h4>
<h4 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Segenap Pengurus DeFOC dan Anggota menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami Ontelis Padang; PUC (Padang Unto Club) dan Ontelis Jambi; KODJAM (Komunitas Onthel Djambi) semoga tetap diberikan ketabahan dan kesabaran atas gempa yang telah memporak porandakan negeri Jambi dan Padang. </span></h4>
<h4 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Demikian Sajian yang dapat penulis sampaikan dengan tetap menebar salam </span></h4>
<h2 style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#0000ff;">SELAMAT PAGI BLOGGER INDONESIA</span><br />
</span></h2>
<h4 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Salam Takzim Batavusqu </span></h4>
<h4 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Istilah-istilah</span></h4>
<ul>
<li><span style="color:#0000ff;">DeFOC = <span style="color:#800000;">De</span>pok <span style="color:#800000;">F</span>iets <span style="color:#800000;">O</span>ntel <span style="color:#800000;">C</span>ommunity (Paguyuban pesepeda ontel kota Depok)<br />
</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Punggawa = Anggota DeFOC</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Raja = Ketum = Ketua DeFOC<br />
</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">DeFOC-0905 = Anggota DeFOC dengan Nomor Anggotanya0905</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">DeFOC-0926 = Keanggotaan Penulis Isro Machfudin<br />
</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">KOSTI = <span style="color:#800000;">Ko</span>munitas <span style="color:#800000;">S</span>epeda <span style="color:#800000;">T</span>ua<span style="color:#800000;"> I</span>ndonesia<br />
</span></li>
</ul>
<h4 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></h4>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Reuni 2009 - Alumni SMAN 34 Angkatan 1982]]></title>
<link>http://nurhasnah.wordpress.com/2009/10/04/reuni-2009-alumni-sman-34-angkatan-1982/</link>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 09:56:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nurhasnah</dc:creator>
<guid>http://nurhasnah.wordpress.com/2009/10/04/reuni-2009-alumni-sman-34-angkatan-1982/</guid>
<description><![CDATA[Ahad siang yang basah sejak pagi , 041009 mencatat satu kenangan lama yang terkuak kembali saat kami]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ahad siang yang basah sejak pagi , 041009 mencatat satu kenangan lama yang terkuak kembali saat kami para alumnus SMAN 34 Jakarta angkatan 1982 bertemu kangen dalam rangka halal bi halal ba&#8217;da IF tahun ini di Restoran Japos Pangkalan Jati Jakarta Selatan.</p>
<p>Suka cita bertemu teman2 lama setelah 27 tahun tidak bertemu khususnya aku karena dalam beberapa kesempatan reuni terdahulu aku belum pernah sempat ikut hadir, alhamdulillah Ahad ini kusempatkan datang menyulam silaturahim yang semoga barokah, insya Allah.</p>
<p>Sejak pagi kontak dengan beberapa sahabat lama Mela, Nani, Eva, Daroe, Elis, juga Isti namun yang bisa hadir Isti, aku, dan sejumlah teman lainnya yang semuanya kurasa pangling karena rentang waktu yang panjang telah memisahkan kami dari 34 tercinta. Lupa2 ingat wajah dan nama kadang menyebabkan geli tapi di penghujungnya aku merasakan keterbatasan manusia dalam banyak hal, salah satunya ingatan masa lalu. Lebih dari 27 tahun kami terpisahkan waktu dan jarak yang tak sedikit, aku bersyukur masih dapat bertemu mengingat kembali waktu2 lalu walaupun ternyata tidak terlalu banyak yang dapat kuurai karena sebagian sahabat2ku tidak dapat hadir hari ini, teman2 lain banyak dan dengan merekalah kami menguak cerita2, alhamdulillah.</p>
<p>Dengan sajian nikmat ala Japos, makan siang bersama kami terasa lebih berwarna setelah Kiki Tepoy, Dhany, juga Nirwan menyanyikan beberapa lagu lama, cukup indah mewarnai siang yang basah.</p>
<p>Pukul 14 lebih sedikit, aku pamit lebih dahulu, senangnya hati bisa mengulurkan silaturahim semoga pertemuan kami barokah dalam kehendakNya. Semoga lain waktu ke depan reuni kami ini bisa mendatangkan manfaat yang lebih banyak dan lebih meluas hingga dari kami angkatan 1982, 34 tercinta dapat merasakan adanya kami di komunitas pendidikan Jakarta, insya Allah.</p>
<p>Sahabat yang baik, satu hal yang kucatat dengan segenap rasa adalah betapa lemahnya kita manusia dalam banyak peristiwa hidup kita. Amat benar firmanNya bahwa semakin tua usia kita maka semakin berkurang fungsi organ tubuh kita, satu di antaranya adalah otak kita untuk sebuah ingatan &#8230; subhanallah &#8230;</p>
<p><em>Terima kasih jazakumullah khairan katsiran untuk Wuri, Sally, Lina yang rajin menghubungkan kami semua, barakallahu lakum &#8230;</em></p>
<p><em>Untuk kenangan yang hadir; Nurhasnah, Suryawati, Isti Swardani, Ninik, Kiki Amalia, Efi Isfandiari, Wuri, Sally, Lina, Yayu, Siswanti, Agustina, Wiwied, Dhany, Sari, Heni, Hendrayana, Sahrul, Garo, Ghany, Kiki, Nirwan, Anto, Bambang, Rahmat, dan sepuluh dua puluh lainnya yang belum tertulis, mohon maaf, sekali lagi inilah bukti lemahnya ingatan kita diredam waktu, afwan &#8216;ala kulli hal &#8230; </em></p>
<p><em>Kangen untuk bapak/ibu guruku yang baik, semoga rahmat Allah senantiasa menyertai bpk/ibu guru semua dalam kebaikan dn keberkahan hidup di dunia dn akhirat kelak, terima kasih untuk berjuta titisan ilmu dan pengetahuan yang telah mengantarkan kami menjadi seperti ini adanya saat ini; Pak Edi Hidayat Fisika, p Ngemal, b Jun, dn b Masirah  Matematika, p Jihad (alm) dn p Roghibushollah Biologi, p Hambar (alm) Olah raga, p Setiadi dn p Santosa Bhs Indonesia, b Ani Panji dn b Endang Kimia, b Subhan, b Yayah,  dan p Yusuf Bhs Inggris, p Hardi dn p Mulyono (alm) PPKN, p Budi dn b Sariya Indan BP/BK, dan bpk/ibu yang belum dapat kusebutkan dg sempurna semua yang telah mengajar kami, mohon maaf &#8230;</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hari Pertama Sekolah ba'da Idul Fitri 1430 H]]></title>
<link>http://nurhasnah.wordpress.com/2009/10/02/hari-pertama-sekolah-bada-idul-fitri-1430-h/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 01:09:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nurhasnah</dc:creator>
<guid>http://nurhasnah.wordpress.com/2009/10/02/hari-pertama-sekolah-bada-idul-fitri-1430-h/</guid>
<description><![CDATA[Kamis, 011009 Hari pertama Sekolah (HPS) ba&#8217;da Idul Fitri 1430 H diawali dengan sukacita berte]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kamis, 011009 Hari pertama Sekolah (HPS) ba&#8217;da Idul Fitri 1430 H diawali dengan sukacita bertemu kembali dengan seluruh komunitas 38 kami. Bersama bersilaturahim, saling menjabat tangan mengucapkan selamat dan memohon maaf atas segala perkataan, perilaku, tatap mata bahkan mungkin sedikit kotor hati terhadap sesama teman atau bapak/ibu guru, semoga Allah meleburkan segenap rasa negatif dan menebarkan aura positif bersemangat di hari yang fitri ini. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan yang penuh barokah di tahun depan, dan semoga Allah memberikan predikat hamba yang beruntung bagi kita di dunia ini juga di akhirat nanti.</p>
<p>Seluruh guru dan staf TU 38 hadir lengkap, sementara ada dua kelas para siswanya hadir semua, kelas lainnya menyisakan 1 s.d. 3 siswa yang belum hadir di HPS ini. Alhamdulillah, terima kasih tulus kami bagi semua orang tua siswa yang telah mengantarkan ananda pada Kamis pagi ini untuk hadir di sekolah dan tidak terlambat.</p>
<p>Bapak/Ibu guru sahabat yang baik, mari kita awali waktu belajar semester ganjil ini dengan hamasah/semangat menaburkan berjuta kebaikan dan pengetahuan untuk siswa kita agar mereka merasa senang, merasa nyaman belajar bersama kita, merasa tenteram menerima anugerah kita guru mereka yang menyayangi mereka sepenuh hati. Terima kasih untuk segenap upaya keras dan cerdas Bapak/Ibu guru menggenapkan jiwa2 para siswa dengan dzikir pengetahuan yang mengantarkan mereka ke berkah kehidupan yang lebih menjanjikan kebaikan.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kunjungan Ke Resepsi Pernikahan Mas Masduki]]></title>
<link>http://himasurya.wordpress.com/2009/09/29/kunjungan-ke-resepsi-pernikahan-mas-masduki/</link>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 13:07:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>himasurya</dc:creator>
<guid>http://himasurya.wordpress.com/2009/09/29/kunjungan-ke-resepsi-pernikahan-mas-masduki/</guid>
<description><![CDATA[Sehabis halal bi halal, keluarga besar himasurya mendapatkan undangan resepsi pernikahan salah satu ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sehabis halal bi halal, keluarga besar himasurya mendapatkan undangan resepsi pernikahan salah satu anggota himasurya yang telah penempatan di KPP Pratama seperti yang tertulis di komen bawah. Kebetulan resepsi pernikahan tersebut di gelar di sebuah gedung mewah di kawasan kebraon.</p>
<p>Memang anggota himasurya yang hadir tidak bisa seluruhnya dikarenakan tanggal resepsi pernikahan yang dilaksanakan saat PNS sudah masuk kerja, sehingga banyak anggota himasurya khususnya alumni yang tidak bisa datang.</p>
<p>Rombongan pengurus himasurya tahun 2008 &#8211; 2009 berangkat bersama-sama setelah sebelumya berkumpul dahulu di rumahnya mbak Deo. Rombongan tersebut adalah Said,  Bara, Rino, Ajip, Papat, Kunam (mozaik), masnya kunam, Anggit, Deo dan Roxi. Tak lupa anggota himasurya memberikan kenang2an berupa <em>seprei</em> dan angpao.</p>
<p>Sesampainya di tempat pelaksanaan acara, rombongan himasurya disambut hangat oleh mas masduki secara langsung dengan disalami satu per satu langsung saat mau masuk gedung <em>(lha pancene acarane wes buyar karek ringkes2e, salahe arek2 teko telat gara2 &#8220;latihan tenaga dalam&#8221; sek)</em></p>
<p>ini foto bersama rombongan pengurus himasurya dengan mas masduki</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-20" title="9735_1133826194415_1490105151_30435904_7188048_n" src="http://himasurya.wordpress.com/files/2009/09/9735_1133826194415_1490105151_30435904_7188048_n.jpg" alt="9735_1133826194415_1490105151_30435904_7188048_n" width="460" height="345" /></p>
<p><em><img class="alignnone size-full wp-image-21" title="2" src="http://himasurya.wordpress.com/files/2009/09/2.jpg" alt="2" width="460" height="345" /></em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Silaturahim kala Idul Fitri]]></title>
<link>http://baidoeri.wordpress.com/2009/09/27/silaturahim-kala-idul-fitri/</link>
<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 14:19:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>n t a n</dc:creator>
<guid>http://baidoeri.wordpress.com/2009/09/27/silaturahim-kala-idul-fitri/</guid>
<description><![CDATA[Bulan Suci Ramadhan yang terlewati beberapa hari kemaren, membawa kita kepada bulan Syawal yang diaw]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Bulan Suci Ramadhan yang terlewati beberapa hari kemaren,  membawa kita kepada bulan Syawal yang diawali dengan Idul Fitri  (1 Syawal). Di tahun 1430 H, puasa yang dijalani tidak genap 30 hari seperti biasanya hanya selama  29 hari.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Diwajibkannya puasa atas ummat Islam mempunyai hikmah yang dalam. Yakni merealisasikan ketakwaan kepada Allah SWT. Sebagaimana yang terkandung dalam surat al-Baqarah ayat 183:</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kalain bertakwa.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Setelah berjamaah melakukan sholat  2 rakaat.  Seluruh ummat bersalam-salaman, bermaaf-maafan dan saling bersilaturahim. Baik secara langsung maupun media karena terbatas oleh jarak dan waktu.  Namun ada baiknya bila dilakukan secara langsung. Itu mengapa budaya mudik (pulang ke kampung halaman) sangat kental.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi ada cuil hal yang mengganggu saya selama ini. Tak jarang teman, keluarga, orang tua atau bahkan kita sendiri menyebut kata &#8220;Silaturahim&#8221; dengan <span style="color:#993300;"><strong>&#8220;Silaturahmi&#8221;</strong></span>. Yang sebenarnya Silaturahim adalah kata majemuk yang terambil dari kata shilat dan rahim. Kata shilat berakar dari kata yang berarti “menyambung”, dan “menghimpun”. Ini berarti bahwa hanya yang putus dan yang berseraklah yang dituju oleh kata shilat.  Sedangkan kata rahim pada mulanya berarti “kasih sayang” kemudian berkembang sehingga berarti pula “peranakan” (kandungan), karena anak yang dikandung selalu mendapatkan curahan kasih sayang.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk saya sendiri, silaturahim bukan sekedar mengunjungi dan bermaaf-maafan tapi lebih kepada menjalin ukhuwah (hubungan) yang semakin kuat kepada seluruh umat, bahkan pada pemeluk agama yang berbeda sekalipun.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Secara harfiah, silaturahim tidak hanya bermakna menyambungkan tali kasih sayang. Akan tetapi, lebih jauh mempunyai potensi untuk mengubah bangunan-bangunan sosial yang ada bila dilakukan secara intensif, memiliki kekuatan informatif, dan teratur.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Dan mengutip lebih jauh bahwa kata Silaturahim mempunyai makna spiritual dan historis yang tinggi.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://sikendi.files.wordpress.com/2008/06/salaman.jpg?w=266&#038;h=204" alt="" width="266" height="204" /></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu, dalam nuansa Idul Fitri maka saya menghaturkan maaf atas segala salah dan khilaf  yang terjadi di dunia maya selama ini karena dunia ini telah menjadi bagian dari hidup saya. Meskipun kita hanya dipertemukan dengan tulisan. Semoga jalinan pertemanan dan dinamika pada dunia ini, terus mengasah sisi positif diri kita semua. Amin</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Artikel terkait :</p>
<p><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;                                                                                                                                            &#60;![endif]--><!--[if gte mso 10]&#62; &#60;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&#34;Table Normal&#34;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&#34;&#34;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#34;Calibri&#34;,&#34;sans-serif&#34;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&#34;Times New Roman&#34;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&#34;Times New Roman&#34;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<ul>
<li>http://www.pesantrenvirtual.com/index.php/component/content/article/15-pengajian/1023-sejarah-puasa</li>
</ul>
<ul>
<li>http://ariefhikmah.blogdrive.com/</li>
</ul>
<ul>
<li>http://aljawad.tripod.com/arsipbuletin/silatur.htm</li>
</ul>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:580px;width:1px;height:1px;"><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;                                                                                                                                            &#60;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&#62; &#60;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&#34;Table Normal&#34;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&#34;&#34;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#34;Calibri&#34;,&#34;sans-serif&#34;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&#34;Times New Roman&#34;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&#34;Times New Roman&#34;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal">http://ariefhikmah.blogdrive.com/</p>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Silaturahim Ke rumah saudara]]></title>
<link>http://arisnb.wordpress.com/2009/09/27/silaturahim-ke-rumah-saudara/</link>
<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 07:58:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>arisnb</dc:creator>
<guid>http://arisnb.wordpress.com/2009/09/27/silaturahim-ke-rumah-saudara/</guid>
<description><![CDATA[Pagi tadi saya mengisi liburan dengan kegiatan silaturahim ke rumah saudara. Saya manggilnya Yu kare]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Pagi tadi saya mengisi liburan dengan kegiatan silaturahim ke rumah saudara. Saya manggilnya Yu karena dia anak dari kakak kandung Ibu saya. Otomatis saya tadi pagi nggak bisa melakukan optimasi <a href="http://arisnb.nulis.web.id/kenali-dan-kunjungi-objek-wisata-di-pandeglang.html">Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang</a>. Yah tidak apa-apa karena silaturahim saya kira lebih baik daripada sekadar optimasi yang belum tentu nanti menang atau kalah. Silaturahim ke rumah saudara yang dituakan saat lebaran idul fitri saya kira lebih jelas manfaatnya daripada sekadar ikutan sebagai penggembira dalam kontes SEO.<br />
<!--more--></p>
<p>Ada banyak kenikmatan tersendiri saat bisa berkunjung ke rumah saudara. Selain kenikmatan berupa kebahagiaan batin juga perasaan puas karena silaturahim memang sangat dianjurkan dalam agama. </p>
<p>Saat berangkat tadi sebenarnya saya merasa ngantuk sekali, karena tadi malam sempat melakukan optimasi Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang yang sebelumnya sempat tertunda karena liburan hari raya idul fitri 1430H. Walaupun dengan koneksi internet yang lelet saya tetap berusaha daripada tidak sama sekali. Apalagi saya sudah sangat jauh ketinggalan daripada peserta lainnya yang sudah seatle berada diposisi puncak.</p>
<p>Yang lain sudah bisa duduk-duduk santai karena berada diposisi puncak, saya kini masih harus bersusah payah untuk berharap mencapai posisi wahid. Apalagi posisi web pandeglangku yang masih saja berada di posisi buncit membuat saya <a href="http://nggametukang.blogspot.com/2009/09/males-mengunjungi-web-pandglang-ku.html">males mengunjungi web pandeglang-ku</a>. Kini sehabis silaturahim ke rumah saudara saya menyempatkan sedikit waktu untuk menggoyang artikel <a href="http://arisnb.nulis.web.id/kenali-dan-kunjungi-objek-wisata-di-pandeglang.html">Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang</a> dengan harapan bisa meraih posisi wahid.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ketika Kau Tersenyum]]></title>
<link>http://tulisannugroho.wordpress.com/2009/09/27/ketika-kau-tersenyum/</link>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 18:44:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nug</dc:creator>
<guid>http://tulisannugroho.wordpress.com/2009/09/27/ketika-kau-tersenyum/</guid>
<description><![CDATA[By: ASN, Jakarta, 27 September 2009 Ketika kau tersenyum Ada keindahan yang meresap didasar hati Ada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[By: ASN, Jakarta, 27 September 2009 Ketika kau tersenyum Ada keindahan yang meresap didasar hati Ada]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selamat Idul Fitri 1430 H]]></title>
<link>http://kombor.org/2009/09/19/selamat-idul-fitri-1430-h/</link>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 21:02:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Kombor</dc:creator>
<guid>http://kombor.org/2009/09/19/selamat-idul-fitri-1430-h/</guid>
<description><![CDATA[Kang Kombor mengucapkan: SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430 H MOHON MAAF LAHIR BATIN Semoga Allah SWT ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kang Kombor mengucapkan:</p>
<p>SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430 H</p>
<p>MOHON MAAF LAHIR BATIN</p>
<p>Semoga Allah SWT mengampuni dosa kita, menerima puasa kita serta melimpahkan rejeki yang halal dan thoyib kepada kita semua. Amin.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lebaran sebagai Magnet Silaturahim.]]></title>
<link>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/09/18/lebaran-sebagai-magnet-silaturahim/</link>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 17:04:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>bundadontworry</dc:creator>
<guid>http://bundadontworry.wordpress.com/2009/09/18/lebaran-sebagai-magnet-silaturahim/</guid>
<description><![CDATA[Saya pernah mendapatkan penjelasan tentang asal muasal kata &#8220;lebaran.&#8221; Meski belum bisa ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Saya pernah mendapatkan penjelasan tentang asal muasal kata &#8220;lebaran.&#8221; Meski belum bisa ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H ]]></title>
<link>http://dewiyuhana.wordpress.com/2009/09/18/selamat-hari-raya-idul-fitri-1430h/</link>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 12:55:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewi</dc:creator>
<guid>http://dewiyuhana.wordpress.com/2009/09/18/selamat-hari-raya-idul-fitri-1430h/</guid>
<description><![CDATA[Memaafkan adalah menghapus semua kesalahan. Bersih, kosong. Memaafkan berarti tidak ada bekas yang t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Memaafkan adalah menghapus semua kesalahan. Bersih, kosong. Memaafkan berarti tidak ada bekas yang t]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Asa baru..]]></title>
<link>http://muvid.wordpress.com/2009/09/14/asa-baru/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 17:29:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>koncar</dc:creator>
<guid>http://muvid.wordpress.com/2009/09/14/asa-baru/</guid>
<description><![CDATA[Selamat datang masa depan Selamat datang harapan baru Selamat datang teman, sobat, dan kawan Kembali]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Selamat datang masa depan Selamat datang harapan baru Selamat datang teman, sobat, dan kawan Kembali]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ultah, antara blog dan diri sendiri..]]></title>
<link>http://muvid.wordpress.com/2009/09/14/ultah-antara-blog-dan-diri-sendiri/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 17:22:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>koncar</dc:creator>
<guid>http://muvid.wordpress.com/2009/09/14/ultah-antara-blog-dan-diri-sendiri/</guid>
<description><![CDATA[Ketika log in blog dan mau upload sering kali saya gak tau apa yang harus saya tulis. bahkan ketika ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ketika log in blog dan mau upload sering kali saya gak tau apa yang harus saya tulis. bahkan ketika ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
