<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>simulasi &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/simulasi/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "simulasi"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 09:01:40 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Bukan Tutorial : Pemodelan Rele Arus Lebih/ Over Current Relay dengan Matlab Simulink]]></title>
<link>http://budi54n.wordpress.com/2010/02/02/bukan-tutorial-pemodelan-rele-arus-lebih-over-current-relay-dengan-matlab/</link>
<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 14:30:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>budi54n</dc:creator>
<guid>http://budi54n.wordpress.com/2010/02/02/bukan-tutorial-pemodelan-rele-arus-lebih-over-current-relay-dengan-matlab/</guid>
<description><![CDATA[Menyambung posting terdahulu saya mengenai rele arus lebih, posting kali ini berusaha berbagi mengen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Menyambung posting terdahulu saya mengenai rele arus lebih, posting kali ini berusaha berbagi mengen]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KABAR DARI DRAGON NEST, MADIUN (2/2)]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2010/02/01/kabar-dari-dragon-nest-madiun-22/</link>
<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 01:17:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2010/02/01/kabar-dari-dragon-nest-madiun-22/</guid>
<description><![CDATA[Keputusan jitu yang diambil dalam sepersekian detik di udara membutuhkan persiapan berjam-jam dan la]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/1-kabar-dari-srg-dragon-madiun-02.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4235" title="1 kabar dari srg dragon madiun 02" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/1-kabar-dari-srg-dragon-madiun-02.jpg?w=150&#038;h=76" alt="" width="150" height="76" /></a>Keputusan jitu yang diambil dalam sepersekian detik di udara membutuhkan persiapan berjam-jam dan latihan bertahun-tahun. Di samping kemampuan fisik yang dijaga setiap hari, ada ratusan orang di belakang sebuah pesawat yang menjaga kelaikan pesawat itu agar bisa terbang dengan aman dan maksimal.</p>
<p>Seperti hati itu, 30 Desember 2009. Misi hari itu disebut Redwolf Flight, sesuai dengan nama pemimpinya, Fajar “Redwolf” Adriyanto, yang didampingi Mayor Yulmaizir, adalah latihan air surface attack di kawasan Lumajang. Skenario latihan, ada target yang harus dihancurkan di jarak 1.000 kilometer dari pangkalan. Lettu Pandu Eka dan Kapten Bambang Apriyanto sudah mempersiapkan diri sejak malam sebelumnya.</p>
<p>Ada dua pesawat yang dikerahkan untuk misi hari itu. Awalnya kedua pesawat itu akan terbang di ketinggian normal, yaitu 25.000 kaki. Mendekati sasaran, untuk menghindari radar, ketinggian diubah hanya 500 kaki di atas tanah. Radar memang dapat dihindari, tetapi ada bukit-bukit yang menjadi halangan. Sementara sasaran harus secepat mungkin dibereskan.</p>
<p>“Pagi-pagi kami brifing dengan tutor, secara rnci manuver-manuver seperti apa yang harus dilakukan,” cerita Kapten Bambang Apriyanto. Sebelum bertemu tutor, ada brifing pangkalan untuk mengetahui jadwal latihan hari itu serta kondisi cuaca dan arahan dari Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro.</p>
<p><strong>Tes kesehatan</strong></p>
<p>Sementara mereka berdiskusi, para teknisi sudah mempersiapkan pesawat. Ada sekitar 180 orang di Skuadron Udara 3 yang menjadi sistem pendukung dari para pilot itu. Diperlukan kira-kira satu setengah jam untuk before flight inspection dan preflight inspection.</p>
<p>Setelah brifing, saatnya cek kesehatan. Dokter jaga mengukur denyut nada dan tekanan darah serta mengajukan pertanyaan, mulai dari soal “apakah sedang batuk atau pilek” hingga “apakah sedang bermasalah dengan pasangan”. “Kalau tidak memenuhi syarat kesehatan, ya tidak boleh terbang,” kata Kapten (Kes) dr Tri Supriyanto.</p>
<p><!--more-->Tes kesehatan harian sama wajibnya dengan tes indoktrinasi latihan aerofisiologi (ILA) yang diadakan dua tahun sekali. Penerbang dimasukan ke ruang tertutup yang kondisinya sama seperti di ketinggian 25.000 kaki. Tes ini untuk melihat batas ketahanan akan hipoksia, yaitu keadaan di mana tubuh kekurangan oksigen akibat perubahan ketinggian. “Kita disuruh menghitung dan simulasi gerakan pesawat, sampai di mana pikiran kita masih bisa mengambil keputusan,” cerita Letkol Fajar “Redwolf” Adriyanto.</p>
<p>Seusai tes kesehatan, para pilot masuk ke ruang peralatan. Masing-masing memakai helm yang memang dicetak khusus agar cocok dengan bentuk kepala pilot. Suhu di ruang peralatan ini sekitar 20 derajat celcius agar segala peralatan tetap kering. Di sinilah tersimpan G-suit, seperti helm, sarung tangan, dan check list kondisi darurat. Dari sini, mereka telah siap berjalan ke hanggar tempat F-16 telah disiapkan.</p>
<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/2-kabar-dari-srg-dragon-madiun-021.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4238" title="2 kabar dari srg dragon madiun 02" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/2-kabar-dari-srg-dragon-madiun-021.jpg?w=150&#038;h=120" alt="" width="150" height="120" /></a>Di hanggar, setelah menerima laporan dari penerbangan selanjutnya, lagi-lagi dilakukan cek terhadap pesawat. Selain cek instrumen, pesawat F-16 ini juga diraba dengan jari seluruh permukaan tubuhnya. Alasannya, agar bisa dengan mudah mendeteksi kebocoran.</p>
<p>Kalau semuanya beres, barulah mesin dinyalakan. Pada saat yang sama, di dispatch ada pilot lain yang memantau perkembangan. Pilot jaga ini minimal sudah mencapai posisi wingman agar bisa memberikan masukan sesuai manual. Sebagai catatan, salah satu perbedaan penting antara Sukhoi dan F-16, pesawat asal AS ini memiliki buku manual yang lengkap, sementara Sukhoi semuanya ada di kepala perwakilannya sehingga ilmu itu baru keluar saat ditanyakan.</p>
<p>Penuh tekanan</p>
<p>Setelah semuanya siap, pesawat pun mengangkasa. Sekembalinya dari misi, para pilot beristirahat di Dragon Nest sambil makan siang. Sore hari, para dragon ini telah ada di ruang kebugaran dan bergantian mengangkat beban.</p>
<p>Tugas mereka memang penuh tekanan. Seperti yang diceritakan Mayor Setiawan “Gryphon” yang mulai jadi pilot F-16 pada 1977. “Kekahawatiran pasti ada, pernah saya mau terbang tiba-tiba ada masalah. Akan tetapi, yang penting semuanya kita harus siapkan dengan teliti,” katanya.</p>
<p>Salah satu keandalan F-16 adalah dalam pertempuran jarak dekat. Untuk itu diperlukan keterampilan pesawat bermanuver. Secanggih apa pun pesawatnya, manusia tetap menjadi unsur terpenting. Dalam berbagai latihan dengan negara tetangga, Fajar memuji pilot-pilot dari Singapura yang disebutnya sangat profesional dalam segi keamanan dan brifing yang rinci. Ada cerita tentang pilot-pilot negara tetangga lain yang memiliki pesawat dengan kelas yang lebih tinggi dari F-16 Indonesia, sayangnya mereka minimalis dan tidak ingin mengeksplorasi kemampuan pesawatnya.</p>
<p>Sayangnya, kemampuan dan semangat juang di Indonesia sering tidak berbanding lurus dengan pendapatan. Letkol Fajar, misalnya, setelag sekitar 15 tahun menjadi pilot pesawat tempur, sesuai dengan pangkatnya, kira-kira mendapatkan gaji sebesar Rp 5 juta per bulan. Ada pendapatan tambahan sekitar Rp 400.000 per bulan karena ia memiliki brevet penerbang.</p>
<p>Coba bandingkan dengan nasib pilot tempur di Singapura yang menurut www.mindef.gov.sg mendapatkan gaji sekitar Rp 50 juta. Itu belum termasuk tabungan dan bonus dari negara. “Ini pekerjaan berisiko tinggi. Memang terkadang kami merasa tidak terperhatikan oleh negara. Akan tetapi, sebagai prajurit kami tetap laksanakan tugas,” kata Fajar.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Keahlian di Balik Sayap F-16 – Edna C Pattisina &#124; Kompas, 26.01.2010</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pendaftaran GAET 2010 dibuka mulai Senin 11 Januari 2010 !!!]]></title>
<link>http://gaet2010.wordpress.com/2010/01/10/pendaftaran-gaet-2010/</link>
<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 10:57:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>gaet2010</dc:creator>
<guid>http://gaet2010.wordpress.com/2010/01/10/pendaftaran-gaet-2010/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://gaet2010.wordpress.com/files/2010/01/gaet-2010.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-9" title="GAET 2010" src="http://gaet2010.wordpress.com/files/2010/01/gaet-2010.jpg" alt="" width="476" height="672" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tugas Simulasi Antrian]]></title>
<link>http://ibumei.wordpress.com/2010/01/10/tugas-simulasi-antrian/</link>
<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 09:32:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>ibumei</dc:creator>
<guid>http://ibumei.wordpress.com/2010/01/10/tugas-simulasi-antrian/</guid>
<description><![CDATA[Tugas simulasi kali ini akan membahas masalah antrian. Tugas 1. UD ABC mengoperasikan satu buah pomp]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Tugas simulasi kali ini akan membahas masalah antrian. <a href="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/antrian.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-194" title="antrian" src="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/antrian.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><!--more--></p>
<p><strong>Tugas 1.</strong><br />
UD ABC mengoperasikan satu buah pompa bensin dengan satu orang pekerja yaitu Ali Rata‐rata tingkat kedatangan Ali. kendaraan mengikuti distribusi Poisson yaitu 25 kendaraan/jam. Ali dapat melayani rata‐rata 30 kendaraan/jam. Jika diasumsikan model sistem antrian yang digunakan adalah M/M/1, hitunglah:<br />
1. Tingkat intensitas (kegunaan) pelayanan<br />
2. Jumlah rata‐rata kendaraan yang datang dalam sistem<br />
3. Jumlah kendaraan yang diharapkan menunggu dalam antrian<br />
4. Waktu rata-rata setiap kendaraan selama dalam  sistem (menunggu pelayanan)<br />
5. Waktu rata-rata  kendaraan untuk  menunggu dalam antrian</p>
<p><strong>Tugas 2.</strong><br />
Sebuah rumah sakit memiliki ruang gawat darurat (RGD) yang berisikan tiga bagian ruangan yang terpisah untuk setiap kedatangan pasien. Setiap ruangan memiliki satu orang  dokter  dan satu orang jururawat. Secara rata‐rata seorang dokter dan jururawat dapat merawat 5 orang pasien per jam. Apabila rata‐rata tingkat kedatangan 13 pasien per jam Laporan pihak statistik pasien pada rumah sakit tersebut menunjukkan bahwa kedatangan dan penyelesaian pelayanan mengikuti distribusi Poisson.<br />
Tentukan : Rata-rata tingkat pelayanan untuk setiap fasilitas pelayanan</p>
<p><strong>Tugas 3.</strong><br />
Pelanggan yang datang ke sebuah pangkas rambut layanan tunggal, mengikuti proses Poisson d l l k dengan rataan waktu antar kedatangan berurutan 20 menit. Pelanggan memerlukan rata‐rata 15 menit untuk di rata rata pangkas rambutnya. Berapakah rata‐rata jumlah pelanggan yang  datang ke pangkas rambut tersebut ? Berapa rata‐rata waktu seorang pelanggan akan berada dalam pangkas rambut tersebut ?</p>
<p>Tugas dikerjakan di kertas folio bergaris, dikumpul pada hari senin, 11 Januari 2010 jam 11.00 siang.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Simulasi  Antrian]]></title>
<link>http://ibumei.wordpress.com/2010/01/10/simulasi-antrian/</link>
<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 08:53:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>ibumei</dc:creator>
<guid>http://ibumei.wordpress.com/2010/01/10/simulasi-antrian/</guid>
<description><![CDATA[Antrian dapat didefinisikan sebagai suatu garis tunggu dari kumpulan sesuatu (dalam satuan tertentu ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><a href="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/queue.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-188" title="queue" src="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/queue.jpg?w=300" alt="" width="300" height="199" /></a>Antrian</strong> dapat didefinisikan sebagai suatu garis tunggu dari kumpulan sesuatu (dalam satuan tertentu ) yang memerlukan layanan dari satu atau lebih pelayan (fasilitas layanan).</p>
<p>Antrian adalah suatu peristiwa yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja antrian pada bank, antrian di depan loket, antrian pada kasir supermarket dan antrian-antrian yang lain.</p>
<p><!--more--><br />
Antrian muncul akibat darikebutuhan akan layanan melebihi  kemampuan (kapasitas) pelayanan atau fasilitas layanan, sehingga pengguna<br />
fasilitas yang tiba tidak bisa segera mendapat layanan disebabkan kesibukan layanan. Pada banyak hal, tambahan fasilitas pelayanan dapat diberikan untuk mengurangi antrian atau untuk mencegah timbulnya antrian. Akan tetapi biaya karena memberikan pelayanan tambahan, akan menimbulkan pengurangan<br />
keuntungan mungkin sampai di bawah tingkat yang dapat diterima. Sebaliknya, sering timbulnya antrian yang panjang akan mengakibatkan hilangnya pelanggan / nasabah.</p>
<p><strong>Komponen Dasar Antrian</strong><br />
1.    Kedatangan<br />
Setiap antrian akan ada kedatangan, misalnya panggilan telepon, orang yang dating pada loket, barang yang dating untuk diservis, dan lain-lain.<br />
2.    Pelayan<br />
Pelayan atau pelayanan dalam antrian dapat terdiri dari satu atau lebih.  Tiap-tiap fasilitas peayanan kadag-kadang disebut sebagai saluran (chanel)</p>
<p>3.    antri<br />
merupakan inti dari antrian itu sendiri. Antrian ini timbula tergantung dari sifat kedatangan dan proses pelayanan.</p>
<p><strong>Cara Melayani Antrian :</strong></p>
<p>1. First-Come First-Served (FCFS) atau First-In First-Out (FIFO) artinya, lebih<br />
dulu datang (sampai), lebih dulu dilayani (keluar). Misalnya, antrian pada kasir di supermarket.<br />
2. Last-Come First-Served (LCFS) atau Last-In First-Out (LIFO) artinya, yang<br />
tiba terakhir yang lebih dulu keluar. Misalnya, sistem antrian dalam elevator<br />
untuk lantai yang sama.<br />
3. Service In Random Order (SIRO) artinya, panggilan didasarkan pada<br />
peluang secara random, tidak soal siapa yang lebih dulu tiba.<br />
4. Priority Service (PS) artinya, prioritas pelayanan diberikan kepada<br />
pelanggan yang mempunyai prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan<br />
pelanggan yang mempunyai prioritas lebih rendah, meskipun yang terakhir<br />
ini kemungkinan sudah lebih dahulu tiba dalam garis tunggu. Kejadian<br />
seperti ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal, misalnya<br />
seseorang yang dalam keadaan penyakit lebih berat dibanding dengan<br />
orang lain dalam suatu tempat praktek dokter.</p>
<p><strong>Struktur Antrian</strong><br />
Ada 4 model struktur antrian dasar yang umum terjadi dalam seluruh sistem<br />
antrian :<br />
1.    Single Channel – Single Phase<br />
Satu jalur memasuki sistem satu fasilitas pelayanan</p>
<p><a href="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/single.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-184" title="single" src="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/single.jpeg" alt="" /></a><br />
2.    Single Channel – Multi Phase<br />
Satu jalur memasuki pelayanan yang dilaksanakan secara berurutan</p>
<p><a href="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/singlemultyphase.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-185" title="singlemultyphase" src="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/singlemultyphase.jpeg" alt="" /></a><br />
3.    Multi Channel – Single Phase<br />
dua atau lebih fasilitas pelayanan dialiri oleh antrian tunggal</p>
<p><a href="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/multysingle.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-186" title="multysingle" src="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/multysingle.jpeg" alt="" /></a><br />
4.     Multi Channel – Multi Channel<br />
Multi Phase Setiap sistem – sistem ini mempunyai beberapa fasilitas pelayanan  pada setiap tahapnya.<br />
<a href="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/multymulty.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-187" title="multymulty" src="http://ibumei.wordpress.com/files/2010/01/multymulty.jpeg" alt="" /></a><br />
<strong>Model Antrian </strong><br />
Pada pengelompokkan model – model antrian yang berbeda – beda akan digunakan suatu notasi yang disebut dengan Notasi Kendall. Notasi ini sering dipergunakan karena beberapa alasan. Diantaranya, karena notasi tersebut merupakan alat yang efisien untuk mengidentifikasi tidak hanya model –model antrian tetapi juga model antrian, asumsi – asumsi yang harus dipenuhi (Subagyo, 2000).<br />
NOTASI KENDALL :  ( / / ) ( / / ) (a/b/c) ; (d/e/f) a = distribusi kedatangan (arrival distribution), yaitu jumlah  pertibaan pertambahan waktu. b = distribusi waktu pelayanan / perberangkatan, yaitu selang waktu  antara satuan – satuan yang dilayani (berangkat).<br />
c = jumlah saluran pelayanan paralel dalam sistem.<br />
d = disiplin pelayanan.<br />
e = jumlah maksimum yang diperkenankan berada dalam sistem  (dalam  pelayanan ditambah garis tunggu).<br />
f = besarnya populasi masukan.</p>
<p>Keterangan<br />
Untuk huruf a dan b, dapat digunakan kode – kode berikut sebagai  pengganti : M= Distribusi pertibaan Poisson / distribusi pelayanan  (perberangkatan)<br />
D = Antar pertibaan atau waktu pelayanan tetap.<br />
G = Distribusi umum perberangkatan atau waktu pelayanan. Untuk huruf c, dipergunakan bilangan bulat positif yang menyatakan  jumlah pelayanan paralel.<br />
Untuk huruf d, dipakai kode – kode pengganti : FIFO, LIFO, SIRO , GD Untuk huruf e dan f, dipergunakan kode N (untuk menyatakan jumlah terbatas) atau ∞ (tak berhingga satuan – satuan dalam sistem antrian dan populasi masukan).</p>
<p>Contoh :  M/M/1    D/G/4      M/G/2          FIFO/∞ /∞</p>
<p>Notasi dalam Antrian :</p>
<p>* n = jumlah pelanggan dalam sistem<br />
* Pn = probabilitas kepastian n pelanggan dalam sistem<br />
* λ = jumlah rata-rata pelanggan yang datang per satuan waktu<br />
* μ = jumlah rata-rata pelanggan yang dilayani per satuan waktu<br />
* Po = probabilitas tidak ada pelanggan dalam sistem<br />
* P = tingkat intensitas fasilitas pelayanan<br />
* L = jumlah rata-rata pelanggan yang diharapkan dalam sistem<br />
* Lq = jumlah pelanggan yang diharapkan menunggu dalam sistem<br />
* W = waktu yang diharapkan oleh pelanggan selama dalam sistem<br />
* Wq = waktu yang diharapkan oleh pelanggan selama menunggu dalam antrian<br />
* 1/ μ = waktu rata-rata pelayanan<br />
* 1/ λ = waktu rata-rata antar kedatangan<br />
* S = jumlah fasilitas pelayanan</p>
<p>Baca Juga :</p>
<p><a title="tugas simulasi antrian" href="http://ibumei.wordpress.com/2010/01/10/tugas-simulasi-antrian">Tugas Simulasi Antrian</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Welcome to GAET 2010 Official Website]]></title>
<link>http://gaet2010.wordpress.com/2010/01/10/welcome/</link>
<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 03:50:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>gaet2010</dc:creator>
<guid>http://gaet2010.wordpress.com/2010/01/10/welcome/</guid>
<description><![CDATA[Ganesha Admission Exam Tryout (GAET) 2010 adalah sebuah event yang akan dilaksanakan pada hari Mingg]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ganesha Admission Exam Tryout (GAET) 2010 adalah sebuah event yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 17 Januari 2010 yang merupakan<strong> simulasi dari Ujian Saringan Masuk ITB (USM ITB)</strong>. Soal-soal yang digunakan dibuat berdasarkan soal USM ITB tahun-tahun sebelumnya dan dibuat dengan tingkat kesultan dan tipe soal semirip mungkin dengan aslinya karena dibuat oleh kakak&#8221; dari ITB yang terancam cumlaude.</p>
<p>Dengan demikian dapat dipastikan GAET 2010 akan dapat membantu siswa-siswi untuk membantu memberikan gambaran soal-soal yang akan dihadapi mereka saat ujian masuk ITB maupun universitas-universitas lain. Selain itu GAET 2010 juga menyediakan hadiah berupa<strong> sebuah laptop</strong>, <strong>empat buah</strong> <strong>handphone</strong>,<strong> dua buah</strong> <strong>Flashdisk</strong> <strong>4GB</strong>, dan <strong>puluhan hadiah menarik</strong> lainnya <strong>. </strong></p>
<p>Hanya dengan membayar Rp  17.000 peserta akan mendapatkan fasilitas berupa paket perdana SUPER 3 senilai Rp 15.000, paket soal (matdas,mipa terpadu, bahasa inggris, skolastik/TPA, dan psikotes), makan siang, tips &#38; trik tembus USM ITB, info seputar ITB, link beasiswa, dan konsultasi prodi pilihan.</p>
<p>Buruan daftarkan segera dirimu dan ajak teman-temanmu untuk  ikutan GAET2010!!! Pendaftaran ditutup tanggal 16 januari 2010 jam 16.00 wib.</p>
<h1><strong>HARI GINI TRYOUT CUMA DAPET HAPE ??!!!</strong></h1>
<h1><strong>IKUT GAET DAPET LAPTOP GITU LOH !!<br />
</strong></h1>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LIMA TAHUN SETELAH TSUNAMI ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/28/lima-tahun-setelah-tsunami/</link>
<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 05:59:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/28/lima-tahun-setelah-tsunami/</guid>
<description><![CDATA[Bayangan mengerikan tsunami yang menerjang Aceh, Nias, dan Sumatera Utara masih tersisa meski bencan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/aceh03.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3816" title="aceh03" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/aceh03.jpg?w=112" alt="" width="112" height="150" /></a>Bayangan mengerikan tsunami yang menerjang Aceh, Nias, dan Sumatera Utara masih tersisa meski bencana luar biasa itu sudah berlalu lima tahun.</p>
<p>Kisah petaka yang datang tiba-tiba pada pagi hari tanggal 26 Desember 2004 itu masih hidup di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, pelajaran apa yang sudah diambil dari entakan tragedi yang sungguh menggemparkan itu ?</p>
<p>Kelihatannya bangsa Indonesia tidak mampu menggunakan tragedi itu sebagai momentum penting untuk mengubah kesadaran, memperbaiki sikap dan perilaku. Setelah berlangsung hiruk-pikuk beberapa saat, sikap dan perilaku kembali berjalan seperti biasa. Seolah-olah tidak ada hal luar biasa yang sudah terjadi. Begitu cepat lupa.</p>
<p>Padahal, gempa dan tsunami di Aceh dan sekitarnya tergolong luar biasa, yang mengentakkan semua penduduk Bumi. Bencana itu tidak hanya meminta sekitar 200.000 korban jiwa. Kerugian harta benda pun tidak sedikit. Trauma yang ditimbulkan sangat mendalam.</p>
<p>Segera kelihatan pula bagaimana kemampuan manajemen bangsa Indonesia dalam menghadapi bencana tsunami di Aceh dan sekitarnya. Manajemen krisis sangat lemah bahkan kedodoran. Koordinasi dan efektivitas organisasi dalam mengatasi dampak bencana kurang bekerja optimal dan cenderung tertatih-tatih.</p>
<p><!--more-->Semula diharapkan pengalaman pahit di Aceh dapat dijadikan bahan pelajaran penting dalam meningkatkan kemampuan mengelola krisis. Namun, perubahan tidak banyak kelihatan. Maka, berbagai kalangan benar-benar tersentak ketika terjadi lagi kedodoran dan kekacauan dalam manajemen krisis ketika terjadi gempa di Yogyakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.</p>
<p>Kenyataan ini benar-benar merisaukan, lebih-lebih kalau melihat posisi Indonesia yang sangat rawan terhadap pelbagai bencana alam. Indonesia tidak hanya berada di atas cincin api, tetapi juga memiliki banyak gunung api dan berada di atas daerah patahan Asia-Australia.</p>
<p>Hampir tak terelakkkan Indonesia akan terus-menerus berada di bawah ancaman gempa tektonik oleh pergeseran lempeng Asia-Australia. Juga terancam oleh hempa vulkanik oleh kegiatan gunung api. Dengan memerhatikan ancaman itu, mau tidak mau perlu diperhatikan konstruksi bangunan yang tahan gempa, yang harus disosialisasikan.</p>
<p>Tidak kalah pentingnya simulasi penyelamatan diri jika terjadi gempa yang umumnya datang tiba-tiba. Antisipasi sangat penting untuk mengurangi dampak bencana. Namun, sampai sekarang terkesan sangat minim upaya antisipasi. Alat-alat peringatan dini tsunami dilaporkan kurang dirawat. Juga tidak ada simulasi rutin sebagai persiapan menghadapi bencana.</p>
<p>Minimnya sosialisasi tentang konstruksi tahan gempa merupakan sebuah kekonyolan. Lemahnya kontrol terhadap pembangunan gedung sangatlah berbahaya seperti terlihat dalam kasus bangunan di Pasar Tanah Abang, yang runtuh pekan ini sekalipun tidak ada gempa.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Tajuk Rencana : Lima Tahun Setelah Tsunami &#124; Kompas, 26.12.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://ruuki25.wordpress.com/2009/12/22/295/</link>
<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 06:12:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>ruuki</dc:creator>
<guid>http://ruuki25.wordpress.com/2009/12/22/295/</guid>
<description><![CDATA[http://web-kare.jp/ Di Jepang, sebuah layanan online baru membuat sensasi yang begitu besarnya hingg]]></description>
<content:encoded><![CDATA[http://web-kare.jp/ Di Jepang, sebuah layanan online baru membuat sensasi yang begitu besarnya hingg]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Simulasi Mikrokontroler 8051 dengan AVSIM51]]></title>
<link>http://anantoep.wordpress.com/2009/12/10/simulasi-mikrokontroler-8051-dengan-avsim51/</link>
<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 13:11:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>anantoep</dc:creator>
<guid>http://anantoep.wordpress.com/2009/12/10/simulasi-mikrokontroler-8051-dengan-avsim51/</guid>
<description><![CDATA[Sebenernya kelanjutan dari tulisan ini sih.. Setelah mendapatkan fil *.HEX dengan bantuan ASM51, seb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sebenernya kelanjutan dari tulisan ini sih.. Setelah mendapatkan fil *.HEX dengan bantuan ASM51, seb]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Belajar Sains Lewat Simulasi]]></title>
<link>http://ajooy.wordpress.com/2009/12/07/belajar-sains-lewat-simulasi/</link>
<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 06:45:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>ajooy</dc:creator>
<guid>http://ajooy.wordpress.com/2009/12/07/belajar-sains-lewat-simulasi/</guid>
<description><![CDATA[Kebanyakan orang merasa Sains sulit. Saya juga merasakan hal yang sama. Impresi itu bisa disebabkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kebanyakan orang merasa <strong>Sains</strong> sulit. Saya juga merasakan hal yang sama. Impresi itu bisa disebabkan fenomena sains yang tidak terlihat oleh mata dan cukup abstrak. Karena itu, eksperimen dibutuhkan. Sayangnya, kebanyakan pengajaran sains tidak menyertakan eksperimen. Alat-alat yang tidak dipunyai menjadikan pengajarannya hanya lewat kata-kata. Murid (saya) menjadi bosan dan motivasi belajar sains rendah. Ada yang mengatakan sains sebenarnya tidak sulit, hambatan utamanya ada di motivasi. </p>
<p>Untungnya, sekarang ada <strong>simulasi-simulasi</strong>. Belajar sains kembali menyenangkan. Saya belum lama ini menemukan situs yang berisi simulasi-simulasi. Simulasi-simulasi ini merupakan program <strong>Java</strong>. Karena itu, bisa dijalankan di sistem operasi manapun. OS-nya Mac, Linux, Windows tidak menjadi soal.  </p>
<p>Simulasi yang tersedia bermacam-macam. Salah satu contohnya, simulasi <strong>Circuit Construction Kit</strong>. Untuk bereksperimen dengan rangkaian listrik, tidak lagi harus memiliki pcb board, resistor, baterai, dan sebagainya. Yang dilakukan tinggal men-drag simbol elemen dan menghubungkan antar elemen sesuai dengan yang diinginkan. Setelah itu, arus dan tegangan dapat dilihat lewat tools <em>ammeter</em> dan <em>voltmeter</em>.  </p>
<p><!--more-->Fenomena listrik statis juga dapat dipelajari lewat simulasi <strong>Balloons and Static Electricity</strong>. Dengan mengesekkan balon ke kain wol, negatif charge berpindah dari kain ke balon. Kain menjadi bermuatan positif dan  balon bermuatan negatif. Eksperimen bisa dibuat lebih menarik dengan menambah balon yang satunya lagi. Ada juga simulasi listrik statis yang lucu, <strong>Travoltage</strong>. Di simulasi ini John Travolta menggesek-gesekkan sepatu boot-nya ke karpet. Bila kemudian ia memegang logam, ia bisa kesetrum. Lucu dan menarik. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Bukan hanya itu saja simulasinya. Bila ingin mempelajari fenomena suara, bisa menggunakan simulasi <strong>Sound Waves</strong>. Ingin mempelajari gesekan, simulasi <strong>Friction</strong> bisa menjelaskannya. Energi potensial dan energi kinetik dieksperimenkan dengan simulasi <strong>Energy Skate Park</strong>. Sesuai namanya, simulasi ini menggunakan skateboarding untuk mengilustrasikan energi potensial dan energi kinetik. Menarik dan Fun.</p>
<p>Tidak hanya fenomena fisika, fenomena kimia dan biologi juga ada simulasinya. Konsep pH bisa disimulasikan di <strong>ph Scale</strong>. Sedangkan, simulasi <strong>Salt &#38; Solubility</strong> membuat kita dapat melihat lebih jelas fenomena garam melarut di air. Di biologi, penghitungan kalori yang masuk dan keluar dari tubuh dapat dilihat di simulasi <strong>Eating &#38; Exercise</strong>. <em>Tons of Simulation are there and ready to be downloaded</em> &#8230;<br />
Situsnya di <a href="http://phet.colorado.edu/simulations/">http://phet.colorado.edu/simulations/</a>.<br />
<a href="http://ajooy.wordpress.com/files/2009/12/simulations.jpg"><img src="http://ajooy.wordpress.com/files/2009/12/simulations.jpg" alt="" title="Simulations" width="500" height="373" class="alignnone size-full wp-image-285" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menghidupkan LED melalui Port Parallel AT89C51 (Contoh 2)]]></title>
<link>http://konsen.wordpress.com/2009/11/27/menghidupkan-led-melalui-port-parallel-at89c51-contoh-1/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 14:22:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>konsen</dc:creator>
<guid>http://konsen.wordpress.com/2009/11/27/menghidupkan-led-melalui-port-parallel-at89c51-contoh-1/</guid>
<description><![CDATA[Berikut ini adalah contoh sederhana bagaimana cara memprogram mikrokontroller AT89C51/52/55 untuk me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;">Berikut ini adalah contoh sederhana bagaimana cara memprogram mikrokontroller AT89C51/52/55 untuk menghidupkan Led melalui port parallel. Simulasi dilakukan dengan menggunakan software <a href="http://depohar50.blogspot.com/2009/11/download-proteus-71-sp2.html" target="_blank">Proteus 7.1 SP2</a>. Rangkaian minimum untuk menghidupkan 8 LED melalui port 1 ditunjukkan pada gambar di bawah ini.</div>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/_XW56H_RserU/Sw_TnK3JeJI/AAAAAAAAAIQ/CIS75r-W0rE/s1600/rangkaianHidupkanLed.jpg"></a></div>
<p style="text-align:center;"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_XW56H_RserU/Sw_TnK3JeJI/AAAAAAAAAIQ/CIS75r-W0rE/s400/rangkaianHidupkanLed.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p style="text-align:justify;"><a name="more"></a>Konfigurasi yang digunakan pada rangkaian LED di atas adalah konfigurasi Common Anode (CA). <a title="simulasi1" href="http://depohar50.blogspot.com/2009/11/menghidupkan-led-melalui-port-parallel.html" target="_blank">Read more&#8230;</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Going Where Disaster Strikes in Indonesia]]></title>
<link>http://seputarbencana.wordpress.com/2009/11/22/going-where-disaster-strikes-in-indonesia/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 23:29:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>ypramudya</dc:creator>
<guid>http://seputarbencana.wordpress.com/2009/11/22/going-where-disaster-strikes-in-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Six men piled into a Land Rover and set off along a road that turned and twisted up into the hills o]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- Tumb Galery --></p>
<p id="bodytext">Six men piled into a Land Rover and set off along a road that turned and twisted up into the hills of Cikelet in Garut, West Java, skirting steep cliffs and ravines. After a bone-shaking ride, the men, all members of an outdoor organization called Wanadri, arrived safely at a quake-affected village in Cikelet, delivering blankets, sarongs and rice.</p>
<p>At the end of a hard day’s work at the disaster scene, the men headed back to the camp for displaced persons in Pamalayan village, Cikelet, where they spent the evening like most others: sitting around a campfire recounting their experiences. A Sundanese song played on a hidden radio and pale moonbeams filtered through the trees as they sipped instant coffee and tallied up the damage to buildings in the village.</p>
<p>Since it was founded in Bandung in 1964, Wanadri — the name derives from the Sanskrit for forest (wana) and mountain (adri) — has been directly involved in disaster relief work around the country, as well as search-and-rescue operations in the archipelago’s mountains, rivers and seas.</p>
<p>And in the first few days and weeks after a 7.3-magnitude earthquake struck West Java on Sept. 2, the men based themselves at the camp for displaced persons in Cikelet, speeding the delivery of relief and other aid donated by private companies to the disaster areas. At just 35 kilometers from the epicenter of the quake, Cikelet was one of the worst- affected subdistricts.</p>
<p>No one knows when disaster will strike, but Wanadri strives to be there whenever it is needed.</p>
<p>The group has responded to numerous national disasters, including the eruption of Mount Galunggung in West Java in 1982, the tsunami in Aceh in 2004, and two years later in Pangandaran, West Java, the earthquake that jolted Yogyakarta, also in 2006, and this year’s dam burst in Situ Gintung in Tangerang, Banten.</p>
<p><!--more--></p>
<p>“We are taught to be aware of and care about others in need,” said Ardeshir “Desir” Yaftebbi, the coordinator of Wanadri’s emergency response unit for Garut, referring to the training the organization gives new members.</p>
<p>“For disasters, we are most active during the emergency response phase because of our search-and-rescue skills,” added Soma “Kopral” Suparsa, the deputy coordinator of the Garut response.</p>
<p>“Although occasionally we are also involved in the next phases, like rehabilitation and reconstruction.”</p>
<p>Wanadri’s response time, Kopral said, is generally under seven hours.</p>
<p>After a disaster or accident occurs, the group meets at its headquarters in Bandung to figure out a plan of action.</p>
<p>In the life-saving first phase of the emergency response, Wanadri uses its own emergency funds, Kopral said. But for the next phases, the group solicits financial and material support both from other organizations and from within its own ranks.</p>
<p>During the response phase in Garut, food and clothing supplies from private companies were channeled through Wanadri.</p>
<p>Kopral, who joined the group in 1981, said that Wanadri was a nongovernmental organization. “We are not controlled by, nor work under the pressure of, the government,” the 51-year-old said. “However we welcome [the government] if they wish to coordinate with us or need our help.”</p>
<p>Very often, Kopral said, Wanadri works hand in hand with other outdoor organizations, including from universities outside Bandung, as well as Jeep and Land Rover communities.</p>
<p>“We make the [emergency response] plans and coordinate with them,” said 27-year-old Desir, who joined the group in 2005.<br />
The initial response period usually lasts between 12 and 14 days, but can run to months if the group stays around for the rehabilitation phase, Kopral said.</p>
<p>“We were in Aceh for two months,” he said. “And, coincidentally, the head of the BRR [government’s rehabilitation and reconstruction agency] at that time was also one of our members.”</p>
<p>Before Wanadri sets up camp in a disaster area, a team will collect data from the fields as part of the process of adapting to the area, as well as try to get to know the local residents, Kopral said.</p>
<p>“That’s why we’ve never encountered problems with locals,” he said.</p>
<p>The name Wanadri carries a certain prestige and recruitment opportunities don’t keep pace with interest in joining the group.<br />
Wanadri today has about 900 members, the majority of whom are men, and recruits new members every two or three years, Kopral said.</p>
<p>“The last batch enrolled in 2008, and the one before that was in 2005,” he said.</p>
<p>“Any Indonesian citizen who has reached the age of 16 and is physically and mentally healthy can join the group,” Desir said. “And if you pass the training, then you can be a member.”</p>
<p>The training covers survival and navigation skills, as well as mountain and rock climbing.</p>
<p>Desir said there was a high failure rate.</p>
<p>“There were 119 people registered for the last recruitment session, including a 52-year-old woman,” he said. “After 30 days, there were 88 people left. The woman also failed.”</p>
<p>Febi Nugraha, the group’s former chairman, said mental preparedness was as important as physical aspects.</p>
<p>“The first stage of the training is character building, which requires strong mental toughness,” said the 28-year-old, who joined Wanadri in 2001.</p>
<p>Febi said he was driven to join the group by a desire to make a difference and, during Wanadri’s search-and-rescue operation in Pangandaran, West Java, he got that chance when he saved the life of a man who’d been buried under the ruins of his house by the tsunami.</p>
<p>“He’d broken his leg,” Febi said. “He was immediately taken to the hospital. I was relieved that he survived the hit.”</p>
<p>Wanadri rescuers like Febi go out in all sorts of circumstances and often risk their own lives.</p>
<p>“In 1992,” Kopral said, “during our preparation for an expedition on the Membramo River in [West] Papua, two of our members died while rafting on Kali Progo [a river running through Central Java and Yogyakarta],” Kopral said. “Ironically, that same year, during the expedition [in Membramo] itself, we lost three people.”</p>
<p>Kopral said the camaraderie within Wanadri helped the members overcome the trauma associated with working in disaster zones.</p>
<p>“We suffered together during the recruitment process and we were taught the same things,” Kopral said. “So we have a strong brotherhood wherever we go and however long it lasts.”</p>
<p>sumber : http://thejakartaglobe.com/home/going-where-disaster-strikes-in-indonesia/330030</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Simulasi dan sosialisasi bencana di Mojokerto dan Tulungagung]]></title>
<link>http://seputarbencana.wordpress.com/2009/11/17/simulasi-dan-sosialisasi-bencana-di-mojokerto-dan-tulungagung/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 18:42:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>ypramudya</dc:creator>
<guid>http://seputarbencana.wordpress.com/2009/11/17/simulasi-dan-sosialisasi-bencana-di-mojokerto-dan-tulungagung/</guid>
<description><![CDATA[Penanggulangan dan Simulasi Relatif Sulit Dilakukan &nbsp; MOJOKERTO, KOMPAS.com &#8211; Antisipasi ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Penanggulangan dan Simulasi Relatif Sulit Dilakukan </strong></p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>MOJOKERTO, KOMPAS.com</strong> &#8211; Antisipasi bencana alam berupa longsor ataupun banjir dengan melakukan simulasi ataupun penanggulangan di wilayah Kabupaten Mojokerto relatif masih sulit dilakukan. Sekretaris Satuan Pelaksana (Satlak) Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP) Kabupaten Mojokerto, Mustain, Selasa (17/11) mengutarakan hal itu terkait dengan luasan wilayah serta kebutuhan biaya yang relatif besar.</p>
<p>Khusus untuk wilayah Kecamatan Pacet, yang tahun ini dikhawatirkan dihajar bencana longsor menyusul kebakaran hutan dahsyat di lereng Gunung Welirang dalam sebulan terakhir, Mustain mengatakan simulasi bencana relatif sulit dilakukan. &#8220;Simulasi (bencana) semacam itu sulit dilakukan, karena daerahnya sangat luas sehingga membutuhkan biaya yang besar juga,&#8221; katanya.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Sosialisasikan Bencana dari Rumah ke Rumah</strong></p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>TULUNGAGUNG, KOMPAS.com</strong> -Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengaku mulai menyiapkan sejumlah langkah-langkah untuk mengantisipasi datangnya bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung di musim hujan tahun 2009. Dian taranya dengan mengadakan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dengan cara mendatangi dari rumah ke rumah.</p>
<p>&#8220;Sosialisasi di tingkat desa atau kelurahan saja tidak cukup. Kami melakukannya langsung kepada masyarakat dengan mendatangi rumah-rumah mereka agar mereka tanggap dalam menghadapi bencana yang mengancam,&#8221; ujar Kepala Bidang Linmas Bakesbang Linmas Kabupaten Tulungagung, Rudie Christanto, Selasa (17/11).</p>
<p>Ia mengaku mengerahkan seluruh personelnya untuk kegiatan tersebut. Sebagai prioritas sasaran dari sosialisasi ini adalah masyarakat yang berada di daerah bencana seperti di wilayah pantai, di lereng pegunungan dan daerah langganan banjir.</p>
<p>Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu daerah rawan bencana di Jawa Timur. Hampir setiap tahun, daerah yang berada di sebelah selatan Provinsi Jatim ini mengalami bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung.</p>
<p>Berdasarkan hasil mitigasi pemerintah Kabupaten Tulungagung, daerah rawan banjir terdapat di Kecamatan Kalidawir, Besuki dan sebagian wilayah di Kecamatan Gondang serta Kecamatan Pakel yang sering mendapat kiriman air dari Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Adapun daerah rawan longsor tersebar di Kecamatan Tanggung Gunung, Pucang Laban dan Campur Darat. Material longsor yang berupa tanah disertai batu kerikil sangat membahayakan jiwa penduduk di wilayah tersebut.</p>
<p>Kabupaten Tulungagung juga memiliki beberapa daerah pesisir pantai yang rawan terhadap gelombang tsunami seperti Pantai Sidem dan Pantai Brumbung. &#8220;Khusus di kedua pantai ini kami sudah mengadakan simulasi penanganan bencana pada tahun 2008. Tahun ini tidak diadakan karena biayanya terlalu besar,&#8221; katanya.</p>
<p>Terkait persiapan menghadapi bencana, pihaknya telah menyiagakan sedikitnya dua perahu karet milik Linmas, satu perahu karet milik Dinas Pengairan, dan satu perahu boat milik Dinas Perhubungan.</p>
<p>Sedikitnya 12 tenda peleton dan 100 tenda regu telah dibersihkan dan siap dipakai sewaktu-waktu. Termasuk satu unit tenda dapur umum beserta peralatannya.</p>
<p>&#8220;Selama musim hujan ini kami juga telah memberlakukan siaga 24 jam kepada petugas Satkorlak bencana, termasuk membuka layanan pelaporan dan pengaduan bencana yang bisa diakses langsung oleh masyarakat,&#8221; papar Rudie.</p>
<p>&#160;</p>
<p>sumber :</p>
<p>http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/17/21414891/Penanggulangan.dan.Simulasi.Relatif.Sulit.Dilakukan.</p>
<p>http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/17/20533156/Sosialisasikan.Bencana.dari.Rumah.ke.Rumah</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perkakas ‹ Elektro United — WordPress]]></title>
<link>http://elektrounited.wordpress.com/2009/10/25/perkakas-%e2%80%b9-elektro-united-%e2%80%94-wordpress/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 09:41:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>elektrounited</dc:creator>
<guid>http://elektrounited.wordpress.com/2009/10/25/perkakas-%e2%80%b9-elektro-united-%e2%80%94-wordpress/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[GNU Octave, alternatif MATLAB di Linux]]></title>
<link>http://pakeklinux.wordpress.com/2009/10/18/gnu-octave-alternatif-matlab-di-linux/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 05:59:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Budi</dc:creator>
<guid>http://pakeklinux.wordpress.com/2009/10/18/gnu-octave-alternatif-matlab-di-linux/</guid>
<description><![CDATA[MATLAB Anda tahu MATLAB? Menurut Wikipedia : MATLAB is a numerical computing environment and fourth ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[MATLAB Anda tahu MATLAB? Menurut Wikipedia : MATLAB is a numerical computing environment and fourth ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SD Panggang gelar simulasi bencana]]></title>
<link>http://infobantul.wordpress.com/2009/10/13/sd-panggang-gelar-simulasi-bencana/</link>
<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 08:54:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>infobantul</dc:creator>
<guid>http://infobantul.wordpress.com/2009/10/13/sd-panggang-gelar-simulasi-bencana/</guid>
<description><![CDATA[12 Oktober 2009 KP SD negeri Panggang Sidomulyo Bambanglipuro bekerjasama dengan Yakum Emergency Uni]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>12 Oktober 2009</p>
<p>KP SD negeri Panggang Sidomulyo Bambanglipuro bekerjasama dengan Yakum Emergency Unit menggelar pelatihan tanggap bencana bagi siswa-siswanya. Pelatihan berlangsung selama lima hari dan diisi serangkaian latihan diantaranya pengenalan bencana, pembuatan peta rawan bencana, pertolongan pertama gawat darurat, pelatihan pemadam kebakaran, tanggap kecelakaan lalu lintas dan cara mengungsi. Ketua Dewan Sekolah SD Panggang Dwijo menjelaskan supaya siswa tidak jenuh, acara diselingi dengan pemutaran film dan panggung boneka. Dwijo menambahkan setiap bulan tepatnya setiap tanggal 27, SD Panggang menggelar simulasi bencana gempa bumi. Tanggal 27 dipilih sesuai dengan terjadinya gempa bumi tahun 2006. Dwijo menambahkan secara keseluruhan pelatihan tanggap bencana bertujuan supaya siswa tidak takut dan panik menghadapi bencana baik bencana alam maupun bencana yang berkaitan dengan aktivitas manusia.</p>
<p>Sementara itu Project Manager Yakum Emergency Unit Wulandari menjelaskan pihaknya menyelenggarakan simulasi serupa di tujuh SD di tiga kabupaten. Tiga kabupaten tersebut diantaranya Bantul, Klaten dan Gunungkidul. Wulan menambahkan sasaran penyelenggaraan kegiatan kali ini fokus ke sekolah karena bertujuan untuk membentuk sekolah siaga. Namun Wulan menegaskan selain sasaran sekolah, pihaknya juga menyelenggarakan simulasi serupa dengan sasaran masyarakat dan instansi kesehatan. (lia)</p>
<p> </p>
<p>Paska gempa Padang</p>
<p><strong>GPK Bantul galang dana bantuan</strong></p>
<p>KP Gerakan Pemuda Kabah Kabupaten Bantul menyelenggarakan penggalangan dan untuk membantu korban gempa di Sumatera Barat. Ketua GPK Kabupaten Bantul Agus Sih Nugroho menjelaskan penggalangan dana berttajuk saatnya balas budi 6 jam di Bantul untuk Padang. Penggalangan dana dilaksanakan selama enam jam dari pukul 6 pagi hingga pukul 12 siang di 15 titik perempatan lampu merah di Bantul, Senin 12 Oktober. Agus menyebutkan titik-titik tersebut diantaranya perempatan Gose ke utara hingga Dongkelan, perempatan Bakulan ke utara hingga Druwo, perempatan Jejeran ke utara hingga Wojo, perempatan Rejowinangun hingga Menukan dan perempatan Madukismo Bantul. Setelah pukul 11.30 penggalangan dana dihentikan dan dimanfaatkan untuk penghitungan dana. Dana yang berhasil dihimpun mencapai 4,2 juta rupiah. Agus sangat berterima kasih terhadap para pengguna jalan di wilayah Kabupaten Bantul atas terkumpulnya dana tersebut. Selanjutnya pihaknya akan membuat laporan tertulis kepada Pemda Bantul atas penggalangan dana tersebut. Untuk distribusinya Agus belum menentukan lembaga secara pasti, namun bila Pemda Bantul berencana silaturahmi ke Sumatera Barat dalam waktu dekat, dana akan dititipkan bersama penggalangan dana PNS. (lia)</p>
<p> </p>
<p>Pemerintahan desa</p>
<p><strong>Tanah kas desa Sidomulyo “hilang”</strong></p>
<p>KP Sekitar 5000 meter persegi tanah kas desa milik Desa Sidomulyo Bambanglipuro dimanfaatkan oleh warga di luar desa tersebut. Hal ini disampaikan oleh Lurah Desa Sidomulyo Bambanglipuro Edi Murjito seusai memberikan sambutan dalam musyawarah antar desa di Pendopo balai Desa Sidomulyo Senin siang. Edi menjelaskan 5000 meter persegi tanah kas desa tersebut dianataranya sekitar 2000 meter persegi dimanfaatkan oleh warga desa Mulyodadi, 2000 meter persegi oleh warga Tirtohargo Kretek dan sebagian lain oleh warga Tirtomulyo Kretek serta Panjangrejo Pundong. Tanah kas desa yang pada awalnya merupakan tanah sawah dimanffatkan untuk menanam tanaman kelapa, pembuatan jalan dan sebagainya oleh warga desa lain. Oleh karena itu Edi mengkomunikasikannya melalui musyawarah antar desa yang juga dihadiri perangkat desa dari Caturharjo Pandak, Mulyodadi Bambanglipuro dan Tritomulyo Kretek. Musyawarah desa diselenggarakan setiap lima tahun sekali untuk membahas mengenai pembangunan fisik dan sarana non fisik yang menyangkut kepentingan warga lebih dari satu desa. Edi mencontohkan untuk fisik yaitu pemanfaatan daerah irigasi untuk pengairan di sawah. Petani harus memahami irigasi bagi sawahnya hanya dapat diambilakn dari daerah-daerah tertentu sesuai ketentuan.</p>
<p>Menanggapi hal itu Lurah Desa Mulyodadi Bambanglipuro Nur Susanto mengaku elum mendapat laporan penggunaan lahan milik Sidomulyo oleh warganya. Namun bila terbukti lahan tersebut milik Desa Sidomulyo, pihaknya akan mengembalikannya. Nur menambahkan tiap desa memiliki peta masing-masing namun akan dikomunikasikan lebih lanjut. (lia)</p>
<p> </p>
<p><strong>Fraksi-fraksi siap berebut kursi kelengkapan dewan</strong></p>
<p>Kp Fraksi-fraksi di DPRD Bantul akan memperebutkan 18 kursi pimpinan alat kelengkapan Dewan. Berdasarkan laporan Panitia Khusus Tata Tertib pada periode 2009-2014 terdapat beberapa alat kelengkapan selain pimpinan DPRD. Masing-masing Badan Musyawarah,Badan Anggaran,Badan Legislasi,Komisi-Komisi dan Badan Kehormatan DPRD. Dari seluruh alat kelengkapan hanya Badan Anggaran yang pimpinannya secara ex ofisio atau otomatis akan diduduki pimpinan DPRD. Sementara untuk alat kelengkapan lainnya pimpinan akan dipilih dari wakil fraksi-fraksi. Bila untuk empat komisi masing-masing terdapat 3 pimpinan yang meliputi Ketua,Wakil Ketua dan Sekertrais maka terdapat 12 kursi pimpinan komisi. Ditambah masing-masing 2 pimpinan untuk Badan Legislasi.Badan Musyawarah dan Badan Kehormatan DPRD maka terdapat tambahan 6 kursi. Sehingga total kursi pimpinan alat kelengkapan DPRD mencapai 18. Menanggapi kondisi ini Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tetap mengedepankan pembicaraan dengan fraksi-fraksi lain di DPRD Bantul. Meski sudah berhasil mendudukan anggota fraksinya dalam unsur pimpinan DPRD Bantul namun Ketua Fraksi PKS Jupriyanto berharap anggota fraksi lainnya juga dapat menduduki pimpinan alat kelengkapan DPRD. Jupri mengaku melalui komunikasi dengan fraksi-fraksi lain Fraksi PKS berharap dapat menyelaraskan target fraksi dengan kondisi yang berkembang di DPRD Bantul.</p>
<p>Sementara itu Fraksi Partai Golkar DPRD Bantul siap menempatkan seluruh anggotanya sebagai pimpinan di beberapa alat kelengkapan DPRD Bantul. Ketua Fraksi Partai Golkar Agus Subagyo mengaku seluruh anggota Fraksi sudah memiliki cukup bekal untuk berkiprah sebagai pimpinan alat kelengkapan DPRD. Berkaitan dengan perubahan bidang tugas komisi agus mengaku belum melakukan ploting. Namun agus berharap dapat meingkatkan keberhasilan fraksi Partai Golkar pada periode sebelumnya yang mampu mendudukan 2 anggotanya sebagai pimpinan komisi.</p>
<p>Dibagian lain Ketua definitif DPRD Bantul Tustiyani mengakatan seperti pada periode sebelumnya untuk penetapan pimpinan alat kelengkapan DPRD akan dilakukan melalui pembicaraan antar fraksi-fraksi di DPRD Bantul. Tusti menjamin mekanisme ini tidak melanggar tata tertib DPRD Bantul. (tok)</p>
<p> </p>
<p><strong>Tustiyani, Ketua definitif DPRD Bantul 2009-2014</strong></p>
<p>Kp Rapat Paripurna DPRD Bantul senin siang secara resmi mengumumkan dan menetapakan pimpinan definitif DPRD Bantul periode berikutnya. Pengumuman dibacakan ketua sementara DPRD Bantul tustiyani. Ditetapkan sebagai Ketua DPRD Bantul periode 2009-2014 Tustiyani dari fraksi PDI Perjuangan, Wakil Ketua 1 Surotun dari fraksi PAN,Wakil Ketua 2 Suhidi dari fraksi Demokrat dan wakil ketua 3 Arif Haryanto dari fraksi PKS. Setelah dibacakan berita acara pengumuman dan penetapan selanjutnya ditandantangani untuk dimintakan Surat Keputusan dari Gubernur DIY. Setelah SK Gubernur keluar baru akan dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah pimpinan definitif DPRD Bantul periode 2009-2014. (tok)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[10 INOVASI STRATEGIS DI DUNIA MASA DEPAN]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/22/10-inovasi-strategis-di-dunia-masa-depan/</link>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 02:51:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/22/10-inovasi-strategis-di-dunia-masa-depan/</guid>
<description><![CDATA[Inovasi adalah kunci masa depan. Kesejahteraan yang dicapai manusia saat ini tidaklah terlepas dari ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2712" title="10 inovasi strategis di dunia masa depan 01" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/10-inovasi-strategis-di-dunia-masa-depan-01.jpg?w=131" alt="10 inovasi strategis di dunia masa depan 01" width="131" height="150" />Inovasi adalah kunci masa depan. Kesejahteraan yang dicapai manusia saat ini tidaklah terlepas dari inovasi yang telah dilahirkan pada masa lampau. Melalui berbagai penemuan yang telah diciptakan saat ini, kita pun dapat “mengintip” masa depan.</p>
<p>Hal-hal yang dulu hanya bisa disaksikan di film-film fiksi dan buku ternyata menjelma sebagai realitas. Memandang sangat pentingnya inovasi, seperti yang diungkapkan Presiden AS Barack Obama dalam pidato mingguannya di radio dan media cyber, 1 Agustus 2009, Livescience merilis 10 obyek inovasi strategis yang telah dirintis dan akan menentukan pada masa depan.</p>
<p><strong>Peralatan pembaca pikiran</strong></p>
<p>Adan Wilson, ilmuwan Teknik Biomedis University of Wisconsin, AS, menciptakan sebuah interface (antarmuka untuk komputer) yang mampu menerjemahkan pikiran ke dalam bentuk teks.</p>
<p>Sistem antarmuka yang bekerja pada alat berupa elektrode dan kabel terkoneksi di kepala ini mampu mengubah sinyal listrik menjadi bentuk fisik, seperti tangan memindahkan cursor.</p>
<p>Teknologi ini sangat bermanfaat bagi pasien yang tak bisa berkomunikasi sama sekali, seperti penderita stroke atau penyakit langka Lou Gehrig (Amyotrophic Lateral Sclerosis) untuk bisa “berbicara”. Alat ini dapat difungsikan sebagai alat pengetes kejujuran.</p>
<p><strong><!--more-->Keliling dunia 90 menit</strong></p>
<p>Dari novel dan film kita ketahui, Phielas Fogg asal Inggris mampu mengelilingi dunia dalam 80 hari pada awal tahun 1870-an. Ke depan orang bisa hanya butuh kurang dari sejam untuk ke belahan dunia lain.</p>
<p>Dalam penelitian yang disponsori Pusat Sains Angkatan Udara AS dan Angkatan Udara Brasil, mimpi transportasi  canggih dibangun di atas teknologi propulsi laser kecepatan hipersonik. Riset pimpinan Leik Myrabo, profesor Teknik Dirgantara dari Institut Politeknik Rensselaer, Troy, AS, ini tengah dilakukan di Laboratorium Hipersonik dan Aerodinamika Henry T Nagamatsu di Sao Jose, Brasil.</p>
<p>Kekuatan puncaknya dapat mencapai skala gigawatt. Alat ini diklaim mampu meluncurkan nano-satelit (1 – 10 kilogram) dan mikro-satelit (10-100 kilogram) ke orbit rendah dalam sekejap. Teknologi ini juga didesain untuk meluncurkan pesawat ke stasiun luar angkasa.</p>
<p><strong>Lengan bionik</strong></p>
<p>Ingat tokoh Luke “Skywalker” di film Star Wars ? Ya, tangan kanannya yang putus adalah sebuah lengan bionik. Tidak lama lagi, para veteran korban perang ataupun mereka yang terlahir tanpa lengan dan tungkai kaki bisa menikmati tekbologi canggih Skywalker ini.</p>
<p>Banyak pusat penelitian di dunia mengembangkan lengan dan kaki bionik. Salah satunya adalah Touch Bionics yang telah memasarkan produknya, lengan i-LIMB. Lengan bionik ini memiliki kontrol intuitif.</p>
<p>Elektrode desain khusus ditempatkan di permukaan kulit untuk membaca sinyal-sinyal otot (myoelectric) yang dikirimkan otot di tungkai/lengan yang tersisa. Lengan i-LIMB berbahan dasar plastik itu dapat bergerak layaknya tangan biasa. Teknologi bionik yang tak kalah canggih tengah dirintis Miguel Nicolelis (Duke University, AS). Lengan buatan rancangannya, digerakkan otak langsung.</p>
<p><strong>“Gadget” indera keenam</strong></p>
<p>Pranav Mistry, mahasiswa program doktor dari Media Lab Massachusetts Intitute of Technology (MIT), menciptakan alat Sixth Sense, yang bisa menampilkan informasi virtual tiga dimensi saat berinteraksi dengan obyek yang dilihat.</p>
<p>Sebagai contoh, dengan melihat kulit wajah sebuah buku, beragam informasi : resensi, harga, bahkan komentar tentang buku itu, langsung muncul di hadapan kita layaknya tayangan dari sebuah proyektor LCD.</p>
<p>Sixth Sense adalah sebuah gadget yang memungkinkan segala informasi di internet terhubung langsung dengan dunia nyata dan membentuk sajian bernama realitas tambahan. Gadget yang ringkas ini mengingatkan kita pada teknologi canggih di film Minority Report.</p>
<p>Teknologi ini menggabungkan webcam dan proyektor mini yang terkoneksi dengan ponsel cerdas secara nirkabel.</p>
<p><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-2714" title="10 inovasi strategis di dunia masa depan" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/10-inovasi-strategis-di-dunia-masa-depan.jpg" alt="10 inovasi strategis di dunia masa depan" width="499" height="340" />Organ tubuh artifisial</strong></p>
<p>Suatu saat ke depan, manusia yang menderita penyakit gagal hati bisa memiliki organ hati baru. Bukan lagi sekadar transplantasi, melainkan sebuah organ asli. Colin McGucklin dan Nico Forraz – duo peneliti dati Newcastle University, Inggris – menciptakan lever artifisial.</p>
<p>Lever manusia pertama yang pernah diciptakan ini masih dalam skala prototipe. Ukurannya mini, setara sebuah koin ukuran kecil. Lever ini dibuat dari sel punca (stem cell) yang diambil dari tali pusat manusia.</p>
<p>Bioreaktor untuk menumbuhkan sel punca diperoleh dari NASA. Pada masa depan kemungkinan bukan hanya lever yang bisa diproduksi, melainkan juga organ-organ vital lain, seperti ginjal, bahkan jantung.<br />
<strong><br />
Memberi makan dunia</strong></p>
<p>Mencukupi kebutuhan pangan dunia bakal menjadi hal sangat krusial pada masa depan. Ilmuwan terus berupaya menciptakan varietas gandum, jagung, dan beras unggulan yang bisa panen berlipat ganda. Termasuk menyesuaikan dengan gejala pemanasan global.</p>
<p>Seiring pesatnya riset bioteknologi, muncul ide pembuatan superfood – makanan berbentuk pil yang mencakup seluruh nutrisi yang dibutuhkan. Ada yang mengembangkan makanan sintetis dari sel punca hewan. Riset ini salah satunya dilakukan di Utrect University, Belanda.</p>
<p><strong>Melenyapkan limbah</strong></p>
<p>Limbah akan menjadi persoalan besar pada masa depan jika tidak diantisipasi serius. Di negara-negara maju, melalui pemanfaatan teknologi, berbagai sampah diolah menjadi bahan baku daur ulang. Bulu ayam, oleh peneliti di Virginia Tech., AS, bisa diolah menjadi senyawa polimer sebagai bahan untuk membuat plastik pada masa depan.</p>
<p><strong>Menjiplak nuklir Matahari</strong></p>
<p>Reaksi fusi nuklir menjaga Matahari tetap bersinar cemerlang selama miliaran tahun. Ed Moses, dari National Ignition Facility, AS, melakukan penelitian bertujuan menciptakan fusi nuklir seperti di Matahari.</p>
<p>Dia mencampur 150 mikrogram deuterium dan tritium yang ditembakkan dengan laser raksasa sebagai inti tenaga untuk membangkitkan fusi nuklir. Percobaan ini mirip dengan adegan cerita fiksi film Spiderman 2. Pada 2010 dijadwalkan tes, yang diprediksi menghasilkan energi hingga 500 triliun watt.</p>
<p><strong>Merekayasa iklim Bumi</strong></p>
<p>Salah satu cara mencegah pemanasan global adalah melalui rekayasa kebumian (geoengineering). Muncul berbagai gagasan geoengineering yang hi-tech, seperti membuat cermin atau menaburkan artikel pemantul sinar matahari. Untuk mengurangi badai topan di AS akan dicoba mengaduk lautan, oleh sejumlah armada kapal, agar air laut mendingin. Teknologi rekayasa kebumian kian dimungkinkan.</p>
<p><strong>Membuat otak manusia</strong></p>
<p>Masih banyak bagian dari otak manusia yang menyimpan misteri. Di balik miliaran neuron, tersembunyi segala pemikiran dan teknologi canggih yang tak pernah terbayangkan akan dilahirkan.</p>
<p>Peneliti yang tergabung dalam Blue Brain Projects di Swiss mengumumkan rencana membuat otak artifisial beberapa dekade lagi. Simulasi dilakukan dengan membuat otak tikus buatan, menggunakan IBM Supercomputer Blue Gene.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>10 Inovasi Strategis di Dunia Masa Depan, Yulvianus Hardjono<br />
Grafik : Gunawan &#124; Kompas, 19.09.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Simulasi]]></title>
<link>http://ayunin.wordpress.com/2009/09/12/simulasi/</link>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 09:07:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>ayunin</dc:creator>
<guid>http://ayunin.wordpress.com/2009/09/12/simulasi/</guid>
<description><![CDATA[Ne aku baru aja nemu artikel tentang simulasi. Artikel ne ngebahas tentang simulasi komputer dan beb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">Ne aku baru aja nemu artikel tentang simulasi. Artikel ne ngebahas tentang simulasi komputer dan beberapa aplikasinya. buat temen-temen yang pengen baca artikel ini langsung aja</p>
<p style="text-align:center;"><a rel="attachment wp-att-129" href="http://ayunin.wordpress.com/2009/09/12/simulasi/simulasi-4/">di sini</a></p>
<p style="text-align:center;">semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua</p>
<p style="text-align:center;">Amieennn&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengatur Anggaran Bulanan]]></title>
<link>http://ahaoke.wordpress.com/2009/09/11/mengatur-anggaran-bulanan/</link>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 05:51:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahaoke</dc:creator>
<guid>http://ahaoke.wordpress.com/2009/09/11/mengatur-anggaran-bulanan/</guid>
<description><![CDATA[Mengelola keluar masuk duit memang gampang-gampang susah. Mengapa kita wajib mengelola uang? Karena ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mengelola keluar masuk duit memang gampang-gampang susah. Mengapa kita wajib mengelola uang? Karena uang yang masuk dan keluar secara tercatat akan memudahkan kita mengambil kesimpulan maupun keputusan. Dengan demikian di masa mendatang kita tidak terbebani dengan masalah keuangan.</p>
<p>Untuk mengelola keuangan kita perlu mengetahui anggaran atau budget bulanan tentang uang yang kita terima dan uang yang akan dibelanjakan. Sehingga dengan anggaran tersebut, kita bisa mengetahui kelebihan atau kekurangannya.</p>
<p>Berikut ini saya berikan sebuah file Excel mengenai simulasi anggaran keuangan. <a title="Simulasi Anggaran" href="http://www.ziddu.com/download/6454035/PERSONAL_BUDGET_PLANNER.xls.html" target="_blank">Silakan mendownload di sini</a></p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[simulasi di SLC]]></title>
<link>http://rizkey051292.wordpress.com/2009/09/04/simulasi-di-speedy-learning-center/</link>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 04:18:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkey051292</dc:creator>
<guid>http://rizkey051292.wordpress.com/2009/09/04/simulasi-di-speedy-learning-center/</guid>
<description><![CDATA[membuat account blogger di wordpress]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>membuat account blogger di wordpress</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SIMULASI]]></title>
<link>http://arrowiyah.wordpress.com/2009/08/27/simulasi/</link>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 06:35:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>arrowiyah</dc:creator>
<guid>http://arrowiyah.wordpress.com/2009/08/27/simulasi/</guid>
<description><![CDATA[PENGERTIAN SIMULASI Simulasi berasal dari kata simulate yang artinya adalah meniru. Jadi teknik simu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'>
<p><img src="http://arrowiyah.wordpress.com/files/2009/08/runsimulation2.jpg?w=300" alt="RunSimulation" title="RunSimulation" width="300" height="257" class="alignleft size-medium wp-image-78" /></p>
<p><strong>PENGERTIAN SIMULASI</strong></p>
<p>Simulasi berasal dari kata simulate yang artinya adalah meniru. Jadi teknik simulasi adalah suatu teknik yang dipakai dalam membuat tiruan suatu proses agar lebih efisien.</p>
<p>Jadi, Simulasi adalah suatu teknik berkomunikasi kepada orang lain yang dilakukan dengan cara menunjukkan kejadian sebenarnya kepada lawan bicara melalui tiruan kejadiannya agar dapat mempermudah komunikasi di antaranya. Dalam membuat simulasi, diperlukan data yang dipakai dalam merancang simulasi ini sendiri. Simulasi ini dapat digunakan untuk merancang, menganalisa dan menilai suatu system.</p>
<p><strong>APLIKASI SIMULASI</strong></p>
<p>Simulasi ini bersifat global, oleh karenanya simulasi memilki beberapa aplikasi diantaranya:<br />
1. Simulasi dapat digunakan dalam mengevaluasi antrian, misalnya saja antrian di poliklinik.<br />
2. Simulasi dapat digunakan dalam design dan analisa sistem manufaktur.<br />
3. Simulasi dapat digunakan dalam mengetahui kebutuhan sofware dan hardware untuk sebuah sistem komputer<br />
4. Simulasi dapat digunakan dalam mengevaluasi sistem persenjataan baru, dalam bidang militer.<br />
5. Simulasi dapat digunakan dalam menentukan pengaturan dalam sistem inventory/persediaan.<br />
6. Simulasi dapat digunakan dalam mendesign sistem transportasi.<br />
7. Simulasi dapat digunakan dalam mengevaluasi sistem pelayanan dalam bidang perbankan.<br />
8. DLL</p>
<p><strong>Pada umunya simulasi digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang:</strong></p>
<p>1. Sangat sulit diselesaikan dengan cara analisis, mis: dynamic programming, rangkaian listrik kompleks, dll.<br />
2. Memiliki ukuran data dan kompleksitas yang  tinggi ,mis: travelling salesman problem, assignment, schedulling, dll.<br />
3. Sangat sulit diimplementasikan secara langsung, karena biaya yang  sangat tinggi ,mis: optimasi Radio Base Station atau optimasi channel assignment.</p>
<p><img src="http://arrowiyah.wordpress.com/files/2009/08/model2.jpg?w=300" alt="model" title="model" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-114" /></p>
<p>Ada dua macam model simulasi, yaitu:<br />
1.Simulasi Analog, yaitu simulasi yang mempergunakan representasi fisik untuk menjelaskan karakteristik penting dari suatu masalah, mis: model hidroulik system ekonomi makro.<br />
2.Simulasi Simbolik, yaitu simulasi yang pada dasarnya adalah model matematik yang pemecahannya dipermudah dengan menggunakan komputer.</p>
<p><strong>beberapa akses yang berhubungan dengan simulasi dapat di download disini:</strong></p>
<p><a href="http:// www.idsia.ch/~andrea/sim/simtools.html">simulasi1</a><br />
<a href="http://www.systems-thinking.org/modsim/modsim.htm">simulasi2</a><br />
<a href="http://sim.sagepub.com/cgi/content/abstract/46/1/10">simulasi3</a><br />
<a href="http://www.simulation-argument.com/">simulasi4</a><br />
<a href="http://www.scs.org/pubs/SImULAtiON/simulation.html">simulasi5</a><br />
<a href="http://onlinestatbook.com/stat_sim/">simulasi6</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[X TRON, Obat Kuat Herbal Tanpa Kimiawi]]></title>
<link>http://herbacare99jogja.wordpress.com/2009/08/18/x-tron-obat-kuat-herbal-tanpa-kimiawi/</link>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 22:49:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>candrandika</dc:creator>
<guid>http://herbacare99jogja.wordpress.com/2009/08/18/x-tron-obat-kuat-herbal-tanpa-kimiawi/</guid>
<description><![CDATA[Belum Ada Komentar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Belum Ada Komentar</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
