<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>sinar-mentari &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/sinar-mentari/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "sinar-mentari"</description>
	<pubDate>Wed, 22 May 2013 17:34:10 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Amazing Tanjung Ringgit]]></title>
<link>http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/</link>
<pubDate>Sat, 15 Dec 2012 09:42:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>fotomold</dc:creator>
<guid>http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/</guid>
<description><![CDATA[Tanjung Ringgit Lombok dikenal sebagai salah satu pulau di Indonesia yang memiliki keindahan alam ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_129" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_5938/" rel="attachment wp-att-129"><img class="size-medium wp-image-129 " alt="Tanjung Ringgit" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_5938.jpg?w=300&#038;h=181" width="300" height="181" /></a><p class="wp-caption-text">Tanjung Ringgit</p></div>
<p style="text-align:justify;">Lombok dikenal sebagai salah satu pulau di Indonesia yang memiliki keindahan alam yang eksotis, mulai dari pantai dengan air jernih dan pasir putihnya yang sehalus merica bubuk, keindahan bawah laut hingga barisan pegunungan kokoh yang membentang dari ujung barat ke timur dengan puncak tertinggi 3.726 m dpl di Rinjani. Saat memiliki kesempatan tinggal di Lombok, saya berusaha untuk meluangkan waktu berkeliling menyambangi setiap sudut pulau yang juga terkenal dengan 1000 masjidnya ini. Kali ini saya akan menceritakan perjalanan ke Tanjung Ringgit yang terletak di ujung tenggara pulau Lombok.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersama dua rekan dari Mataram dan satu kawan kewarganegaraan Jerman, dari kota Mataram kami meluncur ke arah timur menyusuri jalan raya Praya-Ganti-Kruak menggunakan sepeda motor, perjalanan kami tempuh sekitar 1,5 jam untuk sampai di daerah Kruak, persimpangan yang menghubungkan jalan Raya Kruak menuju Desa Jerowaru dan Tanjung Ringgit, kami berbelok ke arah Selatan menyusuri jalan yang membelah kawasan hutan lindung di Desa Jerowaru menuju Tanjung Ringgit.</p>
<div id="attachment_134" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_5823/" rel="attachment wp-att-134"><img class=" wp-image-134  " alt="Pantai Tangsi Camp" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_5823.jpg?w=240&#038;h=150" width="240" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Tangsi Camp</p></div>
<div id="attachment_150" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_5848/" rel="attachment wp-att-150"><img class=" wp-image-150  " alt="Tangsi Pink beach" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_5848.jpg?w=240&#038;h=154" width="240" height="154" /></a><p class="wp-caption-text">Tangsi Pink beach</p></div>
<div id="attachment_143" class="wp-caption alignleft" style="width: 204px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/tr-gua-jepang/" rel="attachment wp-att-143"><img class=" wp-image-143    " alt="Gua Jepang" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/tr-gua-jepang.jpg?w=194&#038;h=146" width="194" height="146" /></a><p class="wp-caption-text">Gua Jepang</p></div>
<p style="text-align:justify;">Karena berangkat terlalu sore, maka saat melintasi jalan tersebut hari sudah petang. Selama perjalanan hanya terdengar suara deru motor di tengah kegelapan malam dan senyapnya kawasan hutan lindung. Kami pacu kendaraan secepat mungkin agar segera sampai di Tanjung Ringgit; melintasi jalan menanjak dan menurun, bergelombang, kerikil serta tanah padat yang berdebu, setelah sekitar 1 jam memacu motor tanpa henti melintasi kawasan hutan yang dikelola oleh Perhutani ini, akhirnya tampak juga sorot cahaya yang berasal dari mercusuar, menandakan kami telah sampai di Tanjung Ringgit.</p>
<p style="text-align:justify;">Debur ombak terdengar di kejauhan namun tidak tampak apapun selain gemerlap bintang yang bertaburan menghias langit malam dan tentunya kerlip cahaya mercusuar yang menandakan bahwa lokasi ini adalah ujung daratan. Setelah berkeliling sejenak, akhirnya kami memutuskan berkemah di pinggir pantai Tangsi, pantai ini juga dikenal sebagai salah satu pantai pink-nya Lombok.</p>
<div id="attachment_147" class="wp-caption alignleft" style="width: 152px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_6007/" rel="attachment wp-att-147"><img class=" wp-image-147  " alt="Snorkle Spot" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_6007.jpg?w=142&#038;h=189" width="142" height="189" /></a><p class="wp-caption-text">Snorkle Spot</p></div>
<div id="attachment_149" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_6672/" rel="attachment wp-att-149"><img class="size-medium wp-image-149 " alt="Underwater" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_6672.jpg?w=300&#038;h=194" width="300" height="194" /></a><p class="wp-caption-text">Underwater</p></div>
<p style="text-align:justify;">Menurut cerita sejarah, wilayah pantai ini pernah digunakan sebagai barak oleh tentara Jepang pada perang dunia II, sehingga di sekitar pantai ini banyak ditemukan bunker dan gua peninggalan Jepang, selain terkenal dengan pasir pantainya yang berwarna pink, Tangsi juga menyimpan pesona bawah laut, dari bibir pantai kita bisa melakukan snorkling langsung dari bibir pantai tanpa harus menaiki perahu.</p>
<p style="text-align:justify;">Penjelajahan kami mulai selepas fajar, Tanjung Ringgit memang menyimpan pesona yang sangat luar biasa, kami memulai dengan menyusuri salah satu gua peninggalan Jepang yang terdekat dari tempat bermalam, di sekitar Tanjung Ringgit setidaknya ada 3-4 gua Jepang, di kawasan ini juga banyak terdapat gua alami yang terbentuk dari pengikisan batu karang. Selain itu, di kawasan ini juga terdapat artefak lainnya, yaitu meriam yang terletak di atas perbukitan gamping yang dahulu digunakan sebagai senjata untuk pertahanan serangan dari laut.</p>
<div id="attachment_135" class="wp-caption alignleft" style="width: 253px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_5926/" rel="attachment wp-att-135"><img class=" wp-image-135   " alt="Lukisan Alam" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_5926.jpg?w=243&#038;h=123" width="243" height="123" /></a><p class="wp-caption-text">Lukisan Alam</p></div>
<div id="attachment_128" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_5923/" rel="attachment wp-att-128"><img class="size-medium wp-image-128 " alt="Tebing Karst Tanjung Ringgit " src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_5923.jpg?w=300&#038;h=122" width="300" height="122" /></a><p class="wp-caption-text">Tebing Karst Tanjung Ringgit</p></div>
<p style="text-align:justify;">Selepas fajar kami mulai mengelilingi kawasan ini, dimulai dengan menyusuri salah satu gua peninggalan Jepang di sekitar pantai Tangsi, selain gua buatan, di kawasan ini juga banyak terdapat gua alami yang terbentuk dari pengikisan batu karang. Selain itu, di kawasan ini juga bisa ditemukan artefak peninggalan Jepang lainnya, yaitu meriam yang terletak di atas perbukitan gamping yang dahulu digunakan sebagai senjata untuk pertahanan serangan dari laut.</p>
<div id="attachment_140" class="wp-caption alignleft" style="width: 172px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/tr-7/" rel="attachment wp-att-140"><img class=" wp-image-140  " alt="Karst" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/tr-7.jpg?w=162&#038;h=216" width="162" height="216" /></a><p class="wp-caption-text">Karst</p></div>
<div id="attachment_141" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/tr-dinding-karst/" rel="attachment wp-att-141"><img class="size-medium wp-image-141 " alt="Tebing Karst" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/tr-dinding-karst.jpg?w=300&#038;h=168" width="300" height="168" /></a><p class="wp-caption-text">Tebing Karst</p></div>
<p style="text-align:justify;">Wilayah sebelah timur Tanjung Ringgit merupakan kawasan perbukitan dan tebing yang menjorok ke lautan, terbentuk dari hamparan batu karang/ batu gamping yang oleh para ahli disebut dengan istilah : <b>karst</b>, tidak salah jika ada yang menyebut tempat ini sebagai kawasan “museum alam” yang wajib dikunjungi bagi pecinta petualangan; di sini kita bisa mengamati terumbu karang muda yang baru terbentuk hingga terumbu yang sudah mati jutaan tahun dan membentuk tebing-tebing karst. Pemandangan di daerah ini sangat menakjubkan, barisan tebing karst yang diterpa sinar mentari pagi menjadi suguhan yang sangat indah.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain pemandangan alam yang menakjubkan, Tanjung Ringgit juga menyimpan pesona bawah laut dengan hamparan terumbu karang yang cantik dan berbagai jenis biota laut. Kita bisa melakukan snorkling langsung dari bibir pantai atau pinggiran bukit karst yang menjorok ke laut, tanpa harus menaiki perahu.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah puas menikmati suguhan ala mini, tengah hari kami memutuskan untuk kembali ke Mataram, menurut kami perjalanan pulang juga merupakan bagian dari “paket” perjalanan ini. Jalan yang kami lalui untuk keluar dari kawasan ini merupakan jalan yang membelah kawasan hutan lindung di bawah naungan perhutani, dengan topografi tanjakan dan turunan dengan berbagai tipe jalan mulai dari aspal kasar, <i>gravel</i> (kerikil) hingga jalan tanah padat kami lalui, di pinggir kawasan hutan ini juga terdapat penduduk yang merupakan transmigran dari sejumlah daerah di Lombok Timur, mereka menetap dan mendirikan pemukiman di sekitar kawasan hutan dengan adanya kebijakan hak guna lahan bagi masyarakat, tentunya dengan catatan tidak merusak tanaman pokok yang ada, bahkah harus ikut merawat.</p>
<div id="attachment_145" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/tr-mercu-suar2/" rel="attachment wp-att-145"><img class=" wp-image-145  " alt="Mercusuar" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/tr-mercu-suar2.jpg?w=180&#038;h=240" width="180" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Mercusuar</p></div>
<div id="attachment_146" class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/tr-meriam/" rel="attachment wp-att-146"><img class=" wp-image-146   " alt="Meriam" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/tr-meriam.jpg?w=216&#038;h=155" width="216" height="155" /></a><p class="wp-caption-text">Meriam</p></div>
<div id="attachment_142" class="wp-caption alignleft" style="width: 280px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/tr-12/" rel="attachment wp-att-142"><img class=" wp-image-142  " alt="off the road" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/tr-12.jpg?w=270&#038;h=151" width="270" height="151" /></a><p class="wp-caption-text">off the road</p></div>
<p style="text-align:justify;">Saat ini kemarau masih menghinggapi Lombok, sehingga sepanjang perjalanan kami dikawal oleh jajaran pepohonan meranggas, menggugurkan daunnya untuk menghindari penguapan yang terlalu tinggi, ini merupakan salah satu pemandangan eksotis yang bisa kita temukan di sini.</p>
<p style="text-align:justify;">Selesai melintasi jalan di kawasan hutan, akhirnya kami tiba di jalan aspal halus yang menghantarkan kembali ke kota Mataram dengan mulus. Satu hari 1 malam menikmati Tanjung Ringgit terasa belum cukup memuaskan hasrat petualangan kami, berharap masih ada kesempatan untuk kembali mengunjungi museum alam yang menakjubkan ini dan semoga masih tetap menyimpan ke-elokan yang sama tanpa ada kerusakan akibat ulah manusia. (Mataram, Musim Panas 2011/ <strong>ALH</strong>)</p>
<div id="attachment_137" class="wp-caption alignleft" style="width: 168px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_6036/" rel="attachment wp-att-137"><img class=" wp-image-137  " alt="Kawasan Hutan Lindung" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_6036.jpg?w=158&#038;h=210" width="158" height="210" /></a><p class="wp-caption-text">Kawasan Hutan Lindung</p></div>
<div id="attachment_136" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_6020/" rel="attachment wp-att-136"><img class=" wp-image-136  " alt="Persimpangan" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_6020.jpg?w=240&#038;h=180" width="240" height="180" /></a><p class="wp-caption-text">Persimpangan</p></div>
<div id="attachment_138" class="wp-caption alignleft" style="width: 280px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_6033/" rel="attachment wp-att-138"><img class=" wp-image-138  " alt="Masyarakat Lokal" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_6033.jpg?w=270&#038;h=185" width="270" height="185" /></a><p class="wp-caption-text">Masyarakat Lokal</p></div>
<div id="attachment_139" class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/img_6059/" rel="attachment wp-att-139"><img class=" wp-image-139   " alt="Perkampungan Transmigran" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/img_6059.jpg?w=216&#038;h=134" width="216" height="134" /></a><p class="wp-caption-text">Perkampungan Transmigran</p></div>
<div id="attachment_144" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><a href="http://klikpic.wordpress.com/2012/12/15/amazing-tanjung-ringgit/tr-jalan-hutan-lindung2/" rel="attachment wp-att-144"><img class=" wp-image-144  " alt="Long Road To Heaven" src="http://klikpic.files.wordpress.com/2012/12/tr-jalan-hutan-lindung2.jpg?w=240&#038;h=134" width="240" height="134" /></a><p class="wp-caption-text">Long Road To Heaven</p></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tidak Semua Buah Baik Disimpan Dalam Kulkas]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/07/13/tidak-semua-buah-baik-disimpan-dalam-kulkas/</link>
<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 12:28:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/07/13/tidak-semua-buah-baik-disimpan-dalam-kulkas/</guid>
<description><![CDATA[Buah yang segar dan dingin memang paling enak dimakan saat cuaca panas. Namun tahukah Anda tidak sem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;">
<div><strong></strong>Buah yang segar dan dingin memang paling enak dimakan saat cuaca panas. Namun tahukah Anda tidak semua buah-buahan baik untuk dimasukkan kedalam kulkas. Sebab ada beberapa buah yang justru lebih enak dan bernutrisi jika dibiarkan dalam suhu ruangan.Mau tahu apa saja buah-buahan itu?<br />
1. Semangka<a href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/07/13/tidak-semua-buah-baik-disimpan-dalam-kulkas/semangka-2/" rel="attachment wp-att-573"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-573" title="semangka" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2011/07/semangka1.jpg?w=150&#038;h=137" alt="" width="150" height="137" /></a><br />
Buah yang kaya akan air ini memiliki kandungan anti-kanker yang disebut likopen. Uniknya, kadar likopen dalam semangka akan meningkat hingga 40 persen jika diletakkan di dalam suhu ruangan. Menurut studi yang dimuat dalam Journal of Nutrition, kandungan asam amino arginine, yang bisa membantu penurunan berat badan, dalam buah ini juga akan bertambah banyak jika tak disimpan dalam kulkas. Selain itu, kelebihan lain buah ini adalah bisa berfungsi seperti &#8220;viagra alami&#8221; karena mengandung citrulline.</p>
<p>2. Tomat<a href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/07/13/tidak-semua-buah-baik-disimpan-dalam-kulkas/tomat/" rel="attachment wp-att-574"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-574" title="tomat" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2011/07/tomat.jpg?w=150&#038;h=136" alt="" width="150" height="136" /></a><br />
Buah yang bisa dikonsumsi dalam kondisi segar, menjadi campuran bumbu masak atau campuran salad, dan dijus ini kaya akan antioksidan likopen serta vitamin A, C, dan K. Makin merah buahnya, makin tinggi kandungan likopennya. Oleh karena itu, buah ini disarankan disimpan dalam suhu ruangan dan langsung dimakan saat buahnya matang.</p>
<p>3. Buah persik<a href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/07/13/tidak-semua-buah-baik-disimpan-dalam-kulkas/peach/" rel="attachment wp-att-575"><img class="alignright size-full wp-image-575" title="peach" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2011/07/peach.jpg?w=133&#038;h=135" alt="" width="133" height="135" /></a><br />
Simpan buah persik dalam suhu ruangan tanpa menghilangkan batangnya untuk mencegah busuk. Buah persik atau peach memiliki kandungan serat yang tinggi, vitamin A dan C, serta mineral niasin dan potasium yang bisa meningkatkan kolesterol baik. Begitu buah ini matang, segera konsumsi atau simpan dalam kulkas. Nikmati buah persik dengan kulitnya untuk mendapatkan lebih banyak vitamin, fitokemikal, dan serat.</p>
<p>4. Mangga<br />
<a href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/07/13/tidak-semua-buah-baik-disimpan-dalam-kulkas/mangga-manalagi2/" rel="attachment wp-att-576"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-576" title="mangga-manalagi2" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2011/07/mangga-manalagi2.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Buah yang kaya vitamin C ini sebaiknya disimpan dalam keranjang buah, bukan di dalam kulkas, agar cepat matang. Buah mangga juga mengandung enzim usus alami sehingga bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan.</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>ref:TRIBUNNEWS.COM</strong></p>
<p>Ndy&#8217;s</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Five Little Ducks]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/04/09/five-little-ducks/</link>
<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 09:28:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/04/09/five-little-ducks/</guid>
<description><![CDATA[Five little ducks Went out one day Over the hill and far away Mother duck said &#8220;Quack, quack,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Five little ducks<br />
Went out one day<br />
Over the hill and far away<br />
Mother duck said<br />
&#8220;Quack, quack, quack, quack.&#8221;<br />
But only four little ducks came back.</p>
<p style="text-align:center;"><a rel="attachment wp-att-517" href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2011/04/09/five-little-ducks/five-little-ducks-2/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-517" title="five little ducks" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2011/04/five-little-ducks1.jpg?w=300&#038;h=296" alt="" width="300" height="296" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Four little ducks<br />
Went out one day<br />
Over the hill and far away<br />
Mother duck said<br />
&#8220;Quack, quack, quack, quack.&#8221;<br />
But only three little ducks came back.</p>
<p style="text-align:center;">Three little ducks<br />
Went out one day<br />
Over the hill and far away<br />
Mother duck said<br />
&#8220;Quack, quack, quack, quack.&#8221;<br />
But only two little ducks came back.</p>
<p style="text-align:center;">Two little ducks<br />
Went out one day<br />
Over the hill and far away<br />
Mother duck said<br />
&#8220;Quack, quack, quack, quack.&#8221;<br />
But only one little duck came back.</p>
<p style="text-align:center;">One little duck<br />
Went out one day<br />
Over the hill and far away<br />
Mother duck said<br />
&#8220;Quack, quack, quack, quack.&#8221;<br />
But none of the five little ducks came back.</p>
<p style="text-align:center;">Sad mother duck<br />
Went out one day<br />
Over the hill and far away<br />
The sad mother duck said<br />
&#8220;Quack, quack, quack.&#8221;<br />
And all of the five little ducks came back. ﻿</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bicaralah yang Baik atau Diam]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/07/25/bicaralah-yang-baik-atau-diam/</link>
<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 08:42:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/07/25/bicaralah-yang-baik-atau-diam/</guid>
<description><![CDATA[“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (Sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"><em>“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”</em> (Sabda Rasulullah SAW, HR Muslim).</span></h2>
<p>Banyak sekali di antara manusia yang suka berbicara hanya sekadar agar dianggap pintar. Banyak juga yang suka mengumbar kata-kata hanya sekadar menunjukkan eksistensi atau keberadaan diri. Bahkan tak sedikit yang memilih banyak omong dengan alasan agar dunia tak sepi. Jadi daripada saling diam, orang tipe ini berusaha memancing pembicaraan agar suasana hangat dan cair.</p>
<p>Tidak salah memang dengan semua alasan di atas. Namun satu hal yang patut diingat bahwa setiap kata-kata yang sudah keluar dari mulut, akan sulit sekali untuk menariknya kembali. Betapa banyak orang yang terluka hatinya karena kata-kata. Betapa banyak juga suami istri bertengkar dan cerai karena kata-kata. Dua orang yang bersahabat bisa bermusuhan juga karena kata-kata. Bahkan sebuah peperangan bisa terjadi karena kata-kata yang dikeluarkan oleh lidah tak bertulang ini.</p>
<p>Salah satu kunci pintu surga dan neraka juga berasal dari kata-kata. Ketika kita mengucapkan sebuah kebaikan, hal itu akan menjadi catatan bagi amal kita kelak di akhirat. Kita tak akan pernah tahu seberapa berat timbangan kata-kata itu nanti di yaumul hisab. Begitu juga ketika kita mengucapkan kata-kata bernada canda namun mengandung kebohongan di sana. Bukan tidak mungkin kata-kata yang terlihat sepele ini akan menjerumuskan kita ke dasar neraka, <em>na’udzubillah</em>.</p>
<blockquote><p>&#8230;Salah satu kunci pintu surga dan neraka juga berasal dari kata-kata. Ketika kita mengucapkan sebuah kebaikan, hal itu akan menjadi catatan bagi amal kita kelak di akhirat&#8230;</p></blockquote>
<p>Rasulullah bersabda, “Sungguh seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang dibenci oleh Allah yang dia tidak merenungi maka dia terjatuh dalam neraka Jahanam.</p>
<p>”Rasulullah bersabda, “Sungguh seorang hamba apabila berbicara dengan satu kalimat yang tidak benar hal itu menggelincirkan dia ke dalam neraka yang lebih jauh antara timur dan barat.”</p>
<p>Sobat muda, pantas kita renungkan sabda Rasul tercinta di atas. Jangan hanya karena berniat bercanda, kita jadi kebablasan. Bohong, memperolok teman atau bahkan mempermainkan ayat-ayat Allah jadi kebiasaan. Jangan sampai deh. Lebih baik apa yang keluar dari lisan kita adalah hal-hal yang baik. Apabila kita sulit melakukannya, maka diam adalah pilihan.</p>
<p><strong><span style="color:#3366ff;">Bukankah Allah menciptakan satu mulut dan dua telinga adalah agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara? Karena sungguh, setiap apa yang keluar dari lisan kita adalah kendaraan yang akan membawa pemiliknya ke surga ataukah neraka.</span></strong> Banyak di antara anak muda yang bercanda kelewat batas hingga tanpa sadar bahwa setiap kata adalah doa. Jadi sebelum menyesal, yuk jaga lisan kita dari hal-hal yang tak bermanfaat. Dibiasakan sedari remaja, akan menjadi karakter ketika dewasa, insya Allah ^_^ [<a href="http://www.facebook.com/home.php?#!/riafariana?ref=ts">RiaFariana</a>/voaislam.com]</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[2 Mata, 2 Telinga, 1 Mulut]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/22/2-mata-2-telinga-2-mulut/</link>
<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 10:06:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/22/2-mata-2-telinga-2-mulut/</guid>
<description><![CDATA[Kita lahir dengan 2 mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-196" href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/22/2-mata-2-telinga-2-mulut/baby-lucu/"><img class="alignright size-medium wp-image-196" title="baby-lucu" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/06/baby-lucu.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a>Kita lahir dengan 2 mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu kedepan, pandanglah masa depan kita.</p>
<p>Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.</p>
<p>Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita. Dan apa yang kita pikirkan dalam otak kita jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.</p>
<p>Kita lahir dengan 2 mata, 2 telinga tapi kita Cuma diberi 1 buah mulut. Itu Artinya Kita harusnya lebih mendengar, melihat 2 x lebih banyak daripada berbicara. Berhati-hatilah dengan apa yang kita ucapkan. Karena ucapan yang menyakitkan sangat sulit ditarik kembali. Sehingga ingatlah bicara yang perlu tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.</p>
<p>Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.</p>
<p>Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=132159566352">MKD Community (MANAJEMEN KUALITAS DIRI)</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mendung yang Terang]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/16/mendung-yang-terang/</link>
<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 08:08:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/16/mendung-yang-terang/</guid>
<description><![CDATA[Mendung yang terang&#8230; Nindy ingin berbagi cerita mengenai perjalanan yang sungguh menyenangkan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Mendung yang terang&#8230;<br />
<a href="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/06/survey-pacet.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-91" title="Survey @Pacet" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/06/survey-pacet.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Nindy ingin berbagi cerita mengenai perjalanan yang sungguh menyenangkan saat melakukan survey untuk outbond di Pacet. Dan begini ceritanya&#8230;</p>
<p>Sehari sebelum keberangkatan dan menjelang harinya sebelum berangkat ke Pacet nindy suntuk bgt coz lagi ada masalah. Dan mungkin kalo ada yang nyadar wajah Nindy keliatan suntuk dan geram, makanya pengennya diem aja. Trus waktu mule perjalanan, dimule jg sebuah petualangan yang sesungguhnya.</p>
<p>Selama perjalanan diisi dengan suara-suara merdu kak Ano, kak Nita, dan Kak Pur. Perjalanan terasa sangat menyenangkan dan tawa sana sini menambah suasana keakraban.</p>
<p>Kegokilan yang dilakukan kak Adit dan kak Ano membuat pipi ini pegal untuk terus tertawa. Kak Ano yang teriak keluar jendela dengan sapaan-sapaan GJ untuk para orang-orang dan pengendara lain membuat keGejean semakin menggila. “Merdeka” itu salah satu kata yang aku inget waktu kak Ano teriakkan, dan maksudnya apa, pun Gak Jelas.ckckck.</p>
<p>Nindy dan Kak Nita hanya bisa menggelengkan kepala dan tertawa dengan kegilaan yang dilakukan kak Ano. Kak Adit pun tetap fokus dalam menyetir, akan tetapi kejailan pun tak lupa dilakukannya. Sambil sesekali menggoda kak Ano yang membuat Nindy dan kak Nita gilo ngeliatnya.<!--more--></p>
<p>Setelah beberapa lama melakukan perjalanan, Alhamdulillah sampailah kami di Pacet. Hawa dingin menerpa kami dan sungguh sangat menyenangkan, teringat kembali saat melakukan perjalanan ke kaliurang bersama keluarga.</p>
<p>Sampai di villa, tak lupa kami melakukan sesi foto-foto terlebih dahulu. Ayunan yang sebelumnya udah nindy incar dari kemarin ternyata berubah warna atau hanya imajinasiku bahwa ayunan itu seharusnya berwarna-warni. Sedikit kecewa juga ternyata ayunannya ga bisa dimainin T_T. Jadi ga bisa berpose layaknya anak kecil yang sedang main ayunan. Tapi tetep aja, nindy dan kak Adit akhirnya foto diayunan. Smg kak Adit bisa ngedit ayunannya jadi warna-warni..</p>
<p>Trus setelah sesi foto-foto, kita melanjutkan rapat di ruang tamu villa. Rapat pun dimule dengan  keGeJean. Kak Ano yang sudah mulai fokus memulai rapat selalu tertunda akibat ulah kak Adit yang terus melakukan sesi pemotretan. Akting demi akting pun dilakukan untuk mendapatkan dokumentasi yang keren..sungguh akting yang aneh&#8230;smw jd GJ.</p>
<p>Lucunya lagi saat ada kecoa menyapa kita waktu rapat. Kak Ano yang ternyata fobia kecoa, pada akhirnya Nindy harus membuang kecoa itu keluar. Saat kecoa udah ada ditanganku, kejailan pun kembali dilakukan kak Adit dengan melemparkan kecoa ke arah kak Ano. Yaaaaaaaa&#8230; gemparlah seluruh isi villa. Hampir saja laptop kak Ano jatuh. Lucu juga kak Ano ketakutan gara-gara kecoa.</p>
<p>Setelah itu kami survey lokasi sekitar villa dan turunlah hujan. Saat itu juga perjalanan yang paaliinng seru dimulai. Pertama kalinya, nindy melakukan perjalanan menggunakan mantel bukan dengan motor tapi berjalan kaki di tengah turunnya hujan. Kereeen. Perjalanan menelusuri sungai yang deras, naik turun bukit, hujan yang turun dengan sangat deras membuat luntur perasaan badmud saat diSby. Tak lupa saat melakukan perjalanan tetap aja ada yang jadi korban. Sepatu kak Pur rusak karena kena air, alhamdulillah masih bisa dipake sampe balik lagi ke villa. Mantel kak Nita pun sobek saat menuruni bukit sebelum menyeberangi sungai.  Setelah selesai melakukan pendakian kami mampir di warung makan dan ternyata mulut kami mengeluarkan ASAP,, kereeeen,, berasa di luar negeri&#8230;jarang-jarang bisa kayak gitu. Hehe..keren keren keren..</p>
<p>Trus kami kembali melakukan perjalanan kembali ke Villa. Saat melakukan perjalanan pulang kami sempatkan untuk melakukan sesi pemotretan kembali. Kali ini cuaca terang, hujan reda, dan ada sinar matahari. Sungguh pemandangan yang keren dan segar. Saat melakukan pemotretan mantel kak Nita yang aku bwa jatuh . Akhirnya kak Ano, kak Pur, dan kak Adit berjuang bersama-sama untuk mengambil mantel yang terjatuh di tebing.</p>
<p>Saat melakukan perjuangan pengambilan mantel pun tak lupa dilakukan sesi foto..berlagak kayak iklan di TV akhirnya didapatkanlah foto yang keren. Setelah sekian lama berjuang untuk mengambil mantel kak Nita, akhirnya mantel tersebut tidak bisa dicapai dari tempat kami berdiri.</p>
<p>Pada akhirnya, kak Adit mencari jalan untuk turun kebawah mengambil mantel yang terjatuh di tebing. Dan yang bikin cegek ternyata begitu mudahnya mantel tersebut diambil lewat jalan yang ditemukan kak Adit,..hyaaaa..tidak perlu bersusah payah bergandengan tangan untuk mengambil mantel dari tempat kami berdiri. Tapi tak apalah, kalo ngga gitu ntr ngga dapat momen foto kayak di iklan. =D</p>
<p>Trus sampailah kami di villa. Lumayan capek tapi seneng.^_^<br />
Setelah itu kami pergi melakukan perjalan menuju rumah orang yang punya villa untuk bayar DP dan pesan menu makanan. Dan disinilah keGeJean dimulai kembali.</p>
<p>Untuk pertama kalinya Nindy bertamu ke rumah orang dengan berbagi keGeJEan yang dilakukan. Kami pun duduk, dan rumah itu serasa milik kami sendiri. Sesi pemotretan kami lakukan kembali, benar-benar tidak sungkan dengan pemilik rumah. Dan tak lupa kak Adit yang menawarkan Nindy, kak Nita, kak Pur, dan kak Ano makanan, padahal tuan rumah bersama kita di ruang tamu..hiiiyaaaa..GeJe pooolll. Eror bener nih kak Adit. Nindy yang menahan tawa akhirnya tertawa juga melihat kak Nita yang udh ketawa dluan.</p>
<p>Tak hanya sampai dsitu.</p>
<p>Akhirnya kami pun diberi suguhan minuman kopi dan snack-snack yang ada di toples. Geje, Nindy ditawari kerupuk yang ada di toples warna ijo karena sama dengan warna baju yang aku pake yaitu ijo. Padahal ternyata kerupuk itu melempem&#8230;sungguh sangat melempem.. karena sungkan dengan pemilik rumah, Nindy menerima kerupuk itu dan memakannya. Sebelumnya Nindy tertawa terpingkal-pingkal hingga mengeluarkan air mata karena ulah kakak-kakak sekalian yang bner2 GJ dan aneeh..pertama kalinya Nindybertamu ke rumah orang seperti itu. Sungguh sangat menyenangkan 1 hari memiliki banyak pengalaman yang unik-unik, aneh, dan lucu. Tak terasa kesuntukan yang Nindy bawa sebelumnya pun benar-benar luntur disiram pengalaman-pengalaman tersebut. Alhamdulillah.</p>
<p>Trus kami melanjutkan perjalanan ke Malang. Tujuan utamanya adalah Malang Tempo Dulu. Yang merupakan festival tahunan di kota Malang. Kak Ano yang tertidur selama perjalanan membuat kak Adit ketularan ngantuk. Dasaar kak Ano katanya kalo duduk di depan ngga bakal tidur. Trus sampailah kami di Malang dan tak lupa kami sholat magrib di masjid Al’ala, sungguh masjid yang sangat nyaman untuk beribadah. Setelah sholat magrib kami melakukan perjalanan ke MTD dan akhirnya sampailah kami disana. Turun dari mobil rasa ngantuk langsung menerpa. Akhirnya selama perjalanan menyusuri MTD lumayan membuat mata ini nggak fokus dan kurang bisa menikmati uniknya MTD.</p>
<p>Benar-benar ngantuk menyerang dengan sangat hebatnya. Oia, tetep aja kami melakukan sesi pemotretan di sana sini. Alhamdulillah akhirnya selesai menyusuri MTD dan kembali melakukan perjalanan pulang. Bener-bener mata ini dah ngga kuat akhirnya disempatkan untuk tidur dulu. Serasa baru tidur sebentar akhirnya bangun juga krn kebelet ngentut. Saat bangun, kak Adit mulai melakukan aksi kebutnya. Langsung deg-degan dan berharap kak Adit jangan ngebut2. Hujan pun turun dengan sangat lebatnya, sangat-sangat lebat. Dzikir terus dilakukan demi keselamatan kita bersama.</p>
<p>Hingga akhirnyaaaa..</p>
<p>Alhamdulillah kita semua selamat sampai di tempat tujuan.<br />
Sungguh perjalanan yang menyenangkan dan penuh makna. Kegundahan hati hilang seketika dan terima kasih pada kakak-kakak yang baik-baik, lucu, imut, gokil, GJ&#8230;makasih scara tidak langsung membuat aku bisa tersenyum, malah tertawa, dan menyikat habis perasaan sedihku..^_~</p>
<p>Semoga Smart Quranic Camp dapat berjalan dengan sukses dan senantiasa selalu dalam bimbinganNya.. aamiiin&#8230;Semangaaat!!!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lukisan di atas pasir]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/16/lukisan-di-atas-pasir/</link>
<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 08:05:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/16/lukisan-di-atas-pasir/</guid>
<description><![CDATA[Senyumnya terkembang Jari-jemari saling bergandengan Angin pantai menyibakkan mahkota Deru ombak men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/06/p10008613.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-124" title="P1000861" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/06/p10008613.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a>Senyumnya terkembang<br />
Jari-jemari saling bergandengan<br />
Angin pantai menyibakkan mahkota<br />
Deru ombak menyelaraskan irama hati<br />
Satu garis tak berpola terlukiskan<br />
Dua garis tak berpola terlukiskan<br />
Tiga garis tak bepola terlukiskan<br />
Empat garis tak berpola terlukiskan<br />
Entah apa yang akan terlukiskan<br />
Sebuah garis panjang berpola pun terlukiskan<br />
Kembali<br />
Kembali pada kehidupan sesungguhnnya<br />
Selamanya tak kembali<br />
Ingin memeluknya tapi tak bisa<br />
Rasa sayang tak tersampaikan<br />
Rasa sesal yang kian mendalam<br />
Ku merindukan<br />
“Bintang di surga”</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mau beli kue saya]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/16/mau-beli-kue-saya/</link>
<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 07:37:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/06/16/mau-beli-kue-saya/</guid>
<description><![CDATA[Selesai berlibur dari kampung, saya harus kembali ke Cilacap. Mengingat jalananan yang padat karena]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/06/jualan-kue3.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-86" title="Jualan kue" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/06/jualan-kue3.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a><br />
Selesai berlibur dari kampung, saya harus kembali ke Cilacap. Mengingat jalananan yang padat karena masih dalam hari Raya Idul Fitri ketiga, saya menyusuri jalan dengan tersedat-sendat. Terasa mengantuk, saya singgah sebentar di sebuah restoran daerah Purworejo. Begitu memesan makanan, seorang anak lelaki berusia lebih kurang 12 tahun muncul di depan. “Abang mau beli kue?” Katanya sambil tersenyum. Tangannya segera menyelak daun pisang yang menjadi penutup bakul kue jajanannya. “Tidak Dik, Abang sudah pesan makanan,” jawab saya ringkas&#8230; diapun berlalu.</p>
<p>Begitu pesanan tiba, saya langsung menikmatinya. Lebih kurang 20 menit kemudian saya melihat anak tadi menghampiri pelanggan lain, sepasang suami istri sepertinya. Mereka juga menolak, dia berlalu begitu saja. “Abang sudah makan, tak mau beli kue saya?” tanyanya tenang ketika menghampiri meja saya. “Abang baru selesai makan Dik, masih kenyang nih,” kata saya sambil menepuk-nepuk perut. Dia pergi, tapi cuma di sekitar restoran. Sampai di situ dia meletakkan bakulnya yang masih penuh. Setiap yang lalu dia tanya, “Tak mau beli kue saya Bang, Pak… Kakak atau Ibu.” Santun budi bahasanya.</p>
<p>Pemilik restoran itupun tak melarang dia keluar masuk restorannya menemui pelanggan. Sambil memperhatikan, terbersit rasa kagum dan kasihan di hati saya melihat betapa gigihnya dia berusaha. Tidak nampak keluh kesah atau tanda-tanda putus asa dalam dirinya, sekalipun orang yang ditemuinya enggan membeli kuenya. Setelah membayar harga makanan dan minuman, saya terus pergi ke mobil. Anak itu saya lihat berada agak jauh di deretan kedai yang sama. Saya buka pintu, membetulkan duduk dan menutup pintu. Belum sempat saya menghidupkan mesin, anak tadi berdiri di tepi mobil.</p>
<p>Dia menghadiahkan sebuah senyuman. Saya turunkan kaca jendela. Membalas senyumannya.“Abang sudah kenyang, tapi mungkin Abang perlukan kue saya untuk adik- adik, Ibu atau Ayah abang,” katanya sopan sekali sambil tersenyum. Sekali lagi dia memamerkan kue dalam bakul dengan menyelak daun pisang penutupnya. Saya tatap wajahnya, bersih dan bersahaja. Terpantul perasaan kasihan di hati. Lantas saya buka dompet, dan mengulurkan selembar uang Rp 20.000,- padanya. “Ambil ini Dik! Abang sedekah… Tak usah Abang beli kue itu.” Saya berkata ikhlas karena perasaan kasihan meningkat mendadak. Anak itu menerima uang tersebut, lantas mengucapkan<br />
terima kasih terus berjalan kembali ke kaki lima deretan kedai. Saya gembira dapat membantunya.</p>
<p>Setelah mesin mobil saya hidupkan. Saya memundurkan. Alangkah terperanjatnya saya melihat anak itumengulurkan Rp 20.000,- pemberian saya itu kepada seorang pengemis yang buta kedua-dua matanya. Saya terkejut, saya hentikan mobil, memanggil anak itu. “Kenapa Bang, mau beli kue kah?” tanyanya.<br />
“Kenapa Adik berikan duit Abang tadi pada pengemis itu? Duit itu Abang berikan ke Adik!” kata saya tanpa menjawab pertanyaannya.<br />
“Bang, saya tak bisa ambil duit itu. Emak marah kalau dia tahu saya mengemis. Kata emak kita mesti bekerja mencari nafkah karena Allah. Kalau dia tahu saya bawa duit sebanyak itu pulang, sedangkan jualan masih banyak, Mak pasti marah. Kata Mak mengemis kerja orang yang tak berupaya, saya masih kuat Bang!” katanya begitu lancar. Saya heran sekaligus kagum dengan pegangan hidup anak itu.<br />
Tanpa banyak soal saya terus bertanya berapa harga semua kue dalam bakul itu.<br />
“Abang mau beli semua kah?” dia bertanya dan saya cuma mengangguk.. Lidah saya kelu mau berkata. “Rp 25.000,- saja Bang….” Selepas dia memasukkan satu persatu kuenya ke dalam plastik,saya ulurkan Rp 25.000,-. Dia mengucapkan terima kasih dan terus pergi. Saya perhatikan dia hingga hilang dari pandangan.</p>
<p>Dalam perjalanan, baru saya terpikir untuk bertanya statusnya. Anak yatim kah? Siapakah wanita berhati mulia yang melahirkan dan mendidiknya? Terus terang saya katakan, saya beli kuenya bukan lagi atas dasar kasihan, tetapi rasa kagum dengan sikapnya yang dapat menjadikan kerjanya suatu penghormatan.. Sesungguhnya saya kagum dengan sikap anak itu. Dia menyadarkan saya, siapa kita sebenarnya.</p>
<p>From email : A. Solatun</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SMS]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/10/08/sms/</link>
<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 06:54:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/10/08/sms/</guid>
<description><![CDATA[“Asslkm. Nindy kangeeenn semuaaaa…” Yah, itu adalah sms yang Nindy kirimkan ke Abi, Umi, Mas Nunu, M]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>“Asslkm. Nindy kangeeenn semuaaaa…”</p>
<p>Yah, itu adalah sms yang Nindy kirimkan ke Abi, Umi, Mas Nunu, Mas Ngingi…Hanya ingin sms mereka..Sepi..sepi malam yang sepi.. Pulang pulang pulang kapan pulang…Nindy pengen cerita satu hal ma kalian..</p>
<p>Telepon berdering, Mas nunu telpon, ”<em>Ada apa, ini, kok tiba-tiba sms gini? </em><em>Pasti ada apa-apanya.” ”gak ada apa-apa kok, kangen aja. (sambil terisak). ”Trus knp, kok gini?ada apa, cerita?” </em><em>”Beneran kok ga ada apa-apa cuma pgn sms gtu.” ”yawda, kalau ga kuat pulang ajah, di rumah kan ada mas ngingi, ntr ga kangen lg.” ”Iya, yawda.makasih.” ”Yawda mas nunu tutup dulu. Assalamu’alaikum.” ”Wa’alaikumsalam.”</em></p>
<p>Nindy bukan anak manja, tapi Nindy emang anak yang selalu merindukan kalian, Abi, Umi, Mas nunu, Mas ngingi. Kuliah jauh adalah pilihan Nindy jadi Nindy yang harus menanggung semua masalah yang Nindy alami di sini. Nindy ga mau bikin kalian kecewa dengan Nindy sok berani kuliah di tempat jauh. Nindy kangen cerita-cerita sebelum bobo, nindy kangen kasur yang muat untuk lima orang.. kapan Nindy bisa bobo bareng kalian lagi. Beberapa menit kemudian, terdengar bunyi sms : ”<em>have u problem nduk?” </em>Abi sms. Reply, <em>”Just wanna cry.”</em> Sempet ingin ngmg ”Andaikan” tapi ga boleh, itu sama aja ga bersyukur, dan syetan justru senang jika kita berbicara “seandainya ini, seandainya itu”. Mendadak ingin menyusul hatiku di Jogja, lama tidak berkomunikasi. Terakhir bertemu hanya bisa menundukkan hati.</p>
<p>Serta semua keluarga dan teman-teman di Jogja dan UII yang sempat akan menjadi bagian dalam hidupku selama 4 tahun tapi Allah berkehendak lain, aku menyendiri di Surabaya..Tapi aku bersyukur atas semua itu. Terima Kasih Ya Rabb. Alhamdulillah dengan di sini aku bisa belajar banyak hal. Bunyi sms lagi, <em>“Kok jadi sensi gini, emang ada apa sih?”. </em>Abi asked. Reply <em>”Nothing, just miss u dad.”</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pasca Ramadhan]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/10/03/pasca-ramadhan/</link>
<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 14:31:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/10/03/pasca-ramadhan/</guid>
<description><![CDATA[Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Syukur atas semua nikmat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.<br />
Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Syukur atas semua nikmat dan karunia Allah yang mengumpulkan kita dalam forum kajian KANTIN FOSMA serta kelancaran yang Allah berikan sehingga Kantin dapat berjalan dengan baik.</p>
<div>
Review materi kajian kali ini adalah mengenai Keutamaan bulan Syawal.<br />
Dalam review ini kita akan lebih membicarakan mengenai evaluasi dan ketaqwaan seseorang setelah bulan ramadhan.</div>
<div>
Bulan ramadhan telah meninggalkan kita, Insya Allah tahun depan semoga kita masih bisa bertemu dengan bulan istimewa tersebut. Saat ini kita memasuki bulan syawal. Mari lihat apa yang perlu kita evaluasi pada diri masing-masing setelah ramadhan berlalu. Seseorang yang mendapatkan hikmah ataupun laitul qadar bulan ramadhan akan beribadah lebih baik pasca ramadhan.</div>
<div>
Pertama, bagaimana dengan sholatnya? Saat bulan ramadhan kita berlomba-lomba untuk sholat berjamaah, tepat waktu, begitu mendengar adzan diri langsung berkata, ”Eh dah adzan, sholat dulu, kan bulan ramadhan.” lalu apakah hal itu tetap terjadi pada diri kita pasca ramadhan, dimana syetan-syetan dari eksternal kita sudah tidak dibelenggu lagi sehingga lebih banyak godaan yang menyerang diri. Nah bagaimana dengan kita, apakah kita masih melakukan keistiqomahan ibadah wajib itu sampai saat ini?</div>
<div>
Kemudian yang kedua, Membaca ayat suci Al-quran, bagaimana bacaannya? Apakah sama seperti saat bulan ramadhan dimana kita selalu membacanya setiap saat untuk menyelesaikan bacaan 30 juz?</div>
<div>
Dan yang ketiga cek kembali apakah hutang-hutang puasa di bulan ramadhan sudah diselesaikan. Khususnya wanita, karena mempunyai waktu libur saat bulan ramadhan. Utamakan selesaikan hutang dulu baru setelah itu dilanjutkan puasa sunnah syawal. Mengapa demikian karena hutang puasa itu adalah sesuatu yang wajib dibayar dan kewajiban itu harus segera dilaksanakan karena kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput. Nah begitulah sedikit review mengenai evaluasi diri pasca ramadhan. Oia, sebelumnya ingat kata-kata mas Imron yang memotivasi diri untuk menjadi lebih baik yakni ”Supaya kita beriman maka berpura-puralah beriman.” Eits jangan salah paham dulu berpura-pura beriman belum tentu tidak beriman justru mendorong kita untuk menjaga dan meningkatkan keimanan. Maksudnya disini jika kita memaksakan diri kita untuk menjadi beriman maka aktinglah beriman, karena mau ga mau kita melakukan kegiatan-kegiatan yang baik, perbuatan-perbuatan terpuji, ya yang semuanyadapat mendekatkan diri pada Allah, daripada kita tidak berpura-pura beriman kita hanya stagnan biasa saja. Karena tidak ada dorongan dari diri untuk meningkatkan iman kita. Yah seperti itu..</div>
<div>
Nah sekarang saatnya kita lanjut pada pembahasan mengenai ciri-ciri orang yang bertakwa. Okey&#8230;<br />
Q. S Ali-Imran ayat 133-135.<br />
“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. Dan (juga) orang-orang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.”</div>
<div>Seperti dalam surat Ali Imran ayat 134-135 disebutkan ciri orang yang bertakwa yakni:<!--more--><br />
Orang-orang yang menginfakkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit. Sedekah adalah memperkaya diri, memperkaya rezeki, pahala, kebaikan, dan belajar keikhlasan. Jangan takut untuk kehabisan uang saat kita menyedekahkan harta kita walaupun apa yang kita punya tinggal sedikit. Semua langsung ada balasannya dari Allah malah berkali lipat.</div>
<div>
Menahan amarah.<br />
Introspeksi diri kita kalau kemarin di bulan ramadhan kita sanggup menahan amarah bagaimana setelah bulan ramadhan? Mari kita ingat kembali cerita sahabat Rasul yang meminta Rasul untuk memberikan padanya nasehat yang baik-baik.<br />
Sahabat, ” Ya Rasul nasehatkanlah aku dengan yang baik.”<br />
Jawab Rasul,”Jangan marah.” hingga tiga kali Rasul mengatakan ”Jangan marah” hal itu menandakan betapa pentingnya menahan amarah. Syetan sangat mudah mempermainkan manusia, yakni ketika kita marah dan ketika minum khamr. Untuk itu jauhilah perbuatan-perbuatan tersebut agar kita jauh dari syetan dan lebih dekat pada Allah.<br />
Untuk menahan marah kita bisa mengucapkan A’udzubillahiminnasyaitanirrajiim. Kemudian bisa dilanjutkan dengan berwudhu serta ingatlah kebaikan-kebaikan yang pernah orang itu lakukan pada kita.</div>
<div>
Memaafkan kesalahan orang lain.<br />
Walaupun orang itu sangat menyakiti kita, coba renungkan ketika kita tidak memaafkan apakah perasaan kita menjadi nyaman? Tentu tidak kan..kita malah akan lebih merasa kesal karena terus mengingat kesalahannya. Dan itu membuat hati menjadi lemah. Nah justru kalau kita memaafkan kita akan menjadi lebih lega karena kita telah melakukan tugas atau sesuatu yang harusnya kita lakukan.<br />
Orang-orang yang muhsin, apabila berbuat dosa langsung memohon ampun pada Allah.<br />
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat dosa, AKAN TETAPI yang langsung minta ampunan Allah saat dia berbuat dosa. Benar-benar langsung bertobat dan tidak mengulanginya lagi.<br />
Nah, begitulah sekiranya review kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk menjadi insan yang lebih baik menuju jalanNya. Terbuka apabila ada yang ingin didiskusikan atau saran. Serta afwan jiddan jika ada kata-kata yang kurang berkenan, karena kebenaran datangnya dari Allah dan kesalahan dari manusia sendiri. Jazakumullahu khairan katsiran. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.</div>
<div></div>
<div>Materi disampaikan oleh : Akhi Imron</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Amanah itu seharusnya]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/03/22/amanah-itu-seharusnya/</link>
<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 07:20:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/03/22/amanah-itu-seharusnya/</guid>
<description><![CDATA[Bismillah&#8230;tulisan yg kali ini an buat dalam bentuk percakapan antara an dengan sahabat an diJo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah&#8230;tulisan yg kali ini an buat dalam bentuk percakapan antara an dengan sahabat an diJogja..InsyaAllah kita bisa ambil hikmah dan nasehat dari conversation ini&#8230;</p>
<p>si_cacing13: udah pernah liat film Yes man<br />
Nindya Mirfa Triana: lum<br />
Nindya Mirfa Triana: ttg apa?<br />
si_cacing13: Film Jim Carey<br />
Nindya Mirfa Triana: bagus?<br />
Nindya Mirfa Triana: ooh<br />
si_cacing13: lumayan<br />
Nindya Mirfa Triana: ooh<br />
si_cacing13: jadi kisahnya tentang orang yang males, kalau ada tawaran pasti ngomong NO<br />
si_cacing13: tapi kehidupannya berubah setelah dia bisa bikang YES<br />
Nindya Mirfa Triana: pst lucu ya<br />
si_cacing13: tapi lucunya di sini..s<br />
i_cacing13: hmm..<br />
si_cacing13: filmnya jim carey kan emang gokil semua<br />
Nindya Mirfa Triana: yup<br />
Nindya Mirfa Triana: trs lucuny gmn?<br />
si_cacing13: ya, semuanya dijawab YES<br />
Nindya Mirfa Triana: ooh<br />
si_cacing13: ajakan jelek pun dijwab YES<br />
si_cacing13: buka baju YES juga<br />
Nindya Mirfa Triana: ooh<br />
Nindya Mirfa Triana: hahaha<br />
si_cacing13: ternyata dengan kita berkata YA terhadap satu tawaran, itu akan membuka banyak pintu peluang untuk kita<br />
Nindya Mirfa Triana: iy..tapi berbeda dgn tawaran amanah<br />
Nindya Mirfa Triana: trus pelajaran yg dpt dambil apa?<br />
si_cacing13: ya itu tadi,<br />
Nindya Mirfa Triana: ooh<br />
si_cacing13: dengan itu peluang itu akan terbuka<br />
si_cacing13: begitu juga dengan amanah<br />
si_cacing13: tidak selamanya kita tidak bisa menolak itu selama kita mampu<br />
si_cacing13: coba bayangkan kita manusia<br />
Nindya Mirfa Triana: lhoo..klo amanah kita ga bisa segampangnya nerima<br />
si_cacing13: sesuai dengan kapasitas kita ukhti&#8230;<br />
Nindya Mirfa Triana: aq emang manusia jd ga usah dibayangkan&#8217;<br />
si_cacing13: yey belum selesai<br />
Nindya Mirfa Triana: ooh iy2<br />
Nindya Mirfa Triana: lnjut<br />
si_cacing13: manusia yang segini kecilnya bisa diamanahi Allah untuk memimpin bumi<br />
Nindya Mirfa Triana: trus<br />
si_cacing13: sedangkan gunung yang sebesar itu pun meletus ketika ia diamahkan untuk memimpin bumi..<br />
Nindya Mirfa Triana: hah<br />
Nindya Mirfa Triana: mksdny<br />
si_cacing13: jadi, hidup ini dari awalnya memang tabiatnya adalah sebuah amanah<br />
Nindya Mirfa Triana: telmi nih<br />
si_cacing13: jangan pernah menghindar dari amanah<br />
si_cacing13: jikalau memang dibebankan amanah jangan berdoa untuk semakin dikurangi amanah ini<br />
si_cacing13: akan tetapi berdoalah untuk semakin diteguhkan langkahnya<br />
si_cacing13: kuatkan hatinya<br />
Nindya Mirfa Triana: iya tapi kan jgn suka seenakny nerima amanah&#8230;qt juga pertimbangkan diri kita,kesiapan kita, dan amanah2 lainnya..inikan urusannya dengan ALLAH juga&#8230;<br />
Nindya Mirfa Triana: oooh iya2<br />
si_cacing13: kuatkan pula jiwa dan raga kita<br />
Nindya Mirfa Triana: iya2<br />
si_cacing13: kan sudah dibilang tadi&#8230;SESUAI KAPASITAS KITA ukhti&#8230;<br />
Nindya Mirfa Triana: hehhee..iya akh..jgn marah ^^V<br />
si_cacing13: lagipula janji Allah kan kuntum khaira ummah<br />
si_cacing13: kita umat terbaik<br />
Nindya Mirfa Triana: ooh<br />
si_cacing13: sudah merasa baik?<br />
Nindya Mirfa Triana: hah<br />
si_cacing13: kok hah?<br />
Nindya Mirfa Triana: berusaha ke arah baik<br />
si_cacing13: maka dari itu tugas kita untuk mencapai derajat itu dengan memiliki prinsip pembelajar yang baik<br />
Nindya Mirfa Triana: iya<br />
si_cacing13: jadikanlah setiap amanah kita ini untuk sarana belajar menjadi &#8220;khaira ummah&#8221;<br />
Nindya Mirfa Triana: iya<br />
si_cacing13: iya..iya..paham ga?<br />
si_cacing13: besok ada ujiannya loh?<br />
si_cacing13: dicatet<br />
Nindya Mirfa Triana: iya2<br />
Nindya Mirfa Triana: paham pak<br />
Nindya Mirfa Triana: hehe</p>
<p>Ya..dari percakapan itu kita bisa menyimpulkan bahwa sebenarnya kita hidup untuk diberi amanah..dan saat kita merasa kita banyak amanah dan berat melakukannya, jangan mohon pada ALLAH untuk mengurangi amanah itu tapi mintalah pada ALLAH agar kita diberi kekuatan langkah untuk menjalankan semua amanah itu&#8230;</p>
<p>-end:3ms to ka2-</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memilih Teman, Memilih Masa Depan]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/03/14/memilih-teman-memilih-masa-depan/</link>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:27:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/03/14/memilih-teman-memilih-masa-depan/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Berkawan seorang bodoh yang tidak memperturutkan hawanafsunya, jauhlebih baik daripada dengan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div><strong> </strong>&#8220;Berkawan seorang bodoh yang tidak memperturutkan hawanafsunya, jauhlebih baik daripada dengan berkawan seorang &#8216;alim yang selalu memperturutkanhawa nafsunya.&#8221; (Ibnu Atha&#8217;illah)</div>
<div>Memilih teman sama artinya dengan memilih masa depan. Memilih teman sama artinya dengan memilih perilaku. Memilih teman sama artinya dengan memilih kualitas ilmu.</div>
<div>Maka, siapa pun yang ingin masa depannya cerah, perilakunya menawan hati, serta luas ilmu dan wawasannya, maka ia harus sangat panda imemilih teman.</div>
<div>Kita akan sulit berkembang bila sehari-hari kita bergaul dengan orang-orang malas. Kita pun akan sulit meraih kemuliaan akhlak, bilas ehari-hari kita bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya. Maka, tinggi rendahnya kualitas seorang manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas orang yang menjadi temannya.</div>
<div>Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Seseorang itu adalah menurut agama sahabat (karib)nya. Karena itu, ada baiknya seseorang dari kamu meneliti dulu siapa yang akan dijadikan sahabatnya&#8221; (HR Abu Dawuddan At-Turmudzi).</div>
<div>Orang seperti apa yang layak kita jadikan teman dekat? Yang pertama dan utama adalah orang yang baik akhlaknya dan mampu mengendalikan hawa nafsunya. Bahkan, Imam Ibnu Atha&#8217;illah dalam kitab Hikam mengatakan,&#8221;Berteman seorang bodoh yang tidak memperturutkan hawa nafsunya, jauh lebih baik daripada dengan berkawan seorang &#8216;alim yang selalu memperturutkan nafsunya&#8221;. Mengapa? Orang berilmu tapi memperturutkan hawa nafsu, biasanya akan membenarkan kemaksiatan yang dilakukannya dengan dalil-dalil Alquran dan hadis.</div>
<div>Dikhawatirkan, lambat laun kita pun akan membenarkan kemaksiatan tersebut hanya karena bersandar pada dalil-dalil.<!--more--></div>
<div>Saudaraku, bahaya terbesar dalam hidup adalah diperbudak nafsu. Tidak ada artinya limpahan harta, tinggi jabatan, banyaknya pengikut, tampannya rupa, atau luasnya ilmu, bila kita diperbudak nafsu. Saat diperbudak nafsu, semua yang kita miliki akan digunakan untuk memuaskan nafsu tersebut.</div>
<div>Ada baiknya kita berpikir sejenak, lihat siapa teman-teman dekat kita.Boleh jadi, kualitas diri kita tidak pernah mengalami perubahan karena salah memilih teman. Kita berteman akrab dengan orang-orang yang kualitasnya dibawah kita. Akibatnya, kita merasa paling saleh,paling pintar, dan paling hebat di antara teman-teman kita. Bila demikian, kita tertipu oleh kepintaran semua. Ketika kita salah melihat diri, kita pun akan salah dalam melangkah.</div>
<div>Idealnya kita berteman dengan orang-orang yang kualitasnya jauh lebih baik, sehingga kita tidak merasa paling pintar dan paling saleh. Justeru kita akan merasa paling kurang. Saat berteman dengan orang-orang yang berkualitas, biasanya kita akan terangsang dan termotivasi untuk belajar dan mengejar ketertinggalan. Karena itu ada yang mengatakan, kalau kita ingin menjadi ulama maka bergaulah dengan ulama; ingin menjadi pedagang, makabergaullah dengan para pedagang; ingin menjadi seniman, maka bergaulah dengan seniman.</div>
<div>Saudaraku, setiap hari masalah yang kita hadapi akan semakin berat dan kompleks. Kita akan terpuruk bila banyaknya masalah tidak diimbangi dengan peningkatan kemampuan diri untuk menyelesaikannya.Maka, rugi bila dalam sehari kita tidak bertemu dengan orang yang lebih baik dari kita. Rugikarena kita tidak mendapat ilmu, wawasan, dan semangat baru. Dan celaka bila kita menjauh dan memusuhi orang-orang yang lebih baik dari kita.</div>
<div>Wallahua&#8217;lam&#62; ( KH Abdullah Gymnastiar )</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Talk Less Do More]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/03/06/talk-less-do-more/</link>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:13:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/03/06/talk-less-do-more/</guid>
<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Nindy nulis lagi, kali ini tulisan yang nindy buat agak menohok buat sebagian]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>Nindy nulis lagi, kali ini tulisan yang nindy buat agak menohok buat sebagian orang yang merasa..Upps sorry..<br />
Key dimule ajah..</p>
<div>Bismillah&#8230;</p>
<p>&#8216;Yup, emang bener bgt di kampus dah mule ada budaya pinter ngomong, ahli bahasa tingkat tinggi, menang2an buat cepet lancar ngomong di depan orang maupun khalayak&#8230;</p>
<p>Tapi..budaya ngomong akhirnya menjadi sesuatu yang sangat dipuja-puja..&#8221;Aku harus bisa ngomong biar dikenal&#8221;..statement apa itu..</p>
<p>Makin lama budaya ngomong ini makin menggila..virus ini sudah menular ke organisasi-organisasi..akhirnya SDM pun hanya bermodal mulut&#8230;tapi mana &#8220;Do&#8221;nya&#8230;apa yang bisa kita lakukan kalo cuma ngomong doank, bikin konsep ini itu, ide ini itu..semuanya omong kosong..ga ada gunanya..kasian bawahan lo yang cuma ndengerin cuap2an lo dooang&#8230;</p>
<p>Akhirnya bawahan lo cuma jadi pekerja, padahal dia punya byk ide dan konsep yang cemerlang tp ga lo kasih kesempatan..padahal juga konsep dan idenya lebih aplikatif dibanding punya lo lo yang suka Talk More Do Less..lebih bisa berkontribusi krn keaktifannya yang sungguh2 bwt mau bekerja semaksimal mungkin dalam organisasi..merelakan segala sesuatu untuk organisasi..pemimpin yang baik itu bukan hanya modal omong doank..baca bagian tulisan an ttg How to be an Ideal Leader..it&#8217;s great to be ideal leader 4 u&#8230;</p>
<p>Instropeksi diri bagi yang suka cuap cuap tapi dikit kerjanya&#8230;Itu bukan pribadi yang baik..Instropeksi diri buat menjadi pribadi yang bisa ngertiin perasaan orang lain yang &#8220;eneg&#8221; ma cuap2an lo..</p>
<p>Come on be Talk Less Do More..it&#8217;s more better for us..Key..</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum</p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bingung]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/02/15/bingung/</link>
<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 07:10:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2009/02/15/bingung/</guid>
<description><![CDATA[Bismillah Siang.. Menulis ini di saat bingung&#8230;semua seakan semakin tidak jelas&#8230;apa yang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div>Bismillah</div>
<div>Siang..</p>
<p>Menulis ini di saat bingung&#8230;semua seakan semakin tidak jelas&#8230;apa yang harus dilakukan ketika kita sedang bingung&#8230;<br />
Hummm, saat bingung jujur aku ga tau harus ngapain, mikir pun bingung, ga tau harus mikir apa..dan yang dipikirin pun kebingungan itu..dan akhirnya bingung karena bingung..nah loh bingung kan&#8230;</p>
<p>Yaahh,, masalah seakan bagai pasukan yang menyerbu secara mendadak..masalah semakin kompleks, padahal sebenarnya masalah-masalah itu adalah masalah kecil yang mungkin gak perlu dibesar-besarkan dan dah dicuekin aja..itu lah yang aku pikirkan pada setiap permasalahan yang aku miliki. diabaikan saja toh nanti bakal selesai dengan sendirinya&#8230;</p>
<p>Hyaaaaaaa, ternyata masalah yang dulu-dulu dah dicuekin jadi muncul kembali dan siap menyerang dengan kedasyatan senjata yang mengeluarkan peluru-peluru untuk membuat sang individu jatuh, drop, tak berdaya&#8230;bisa jadi individu itu akan menjadi manusia yang dikuasai oleh ketidaksadaran&#8230;stress&#8230;</p>
<p>Inikah yang aku alami??? Astaughfirullah..ampuni hamba Ya RAbb&#8230;</p>
<p>Gak bisa mikir apa-apa nih..kalo pun bisa mikir gak tau apa yang harus dipikirkan dulu untuk kemudian dicari pemecah masalahnya.</p>
<p>Nah, ada lagi ketambahan amanah-amanah yang tiba-tiba jatuh untuk diriku bagai nangka runtuh,,,wuuiihh&#8230;Hebat!!!sedang mengalami kebingungan ada banyak amanah lagi&#8230;amanah pun tak mau kalah menyerang individu, amanah-amanah minta dimanja dengan pemikiran berbagai strategi dan pembuatan proker-proker agar cepat kelar&#8230;&#8230;Oh,tidaaakk..Ijinkan hamba meninggalkan ini Ya Rabb&#8230;ijinkan hamba melepas satu per satu semua ini Ya Rabb&#8230;Tapi heey, jgn gitu donk, itu namanya lepas tanggung jawab,..ga komit, looser loe..</p>
<p>Iya.. bingung lagi harus ngapain&#8230;</p>
<p>Bingung..</p>
<p>Bingung..</p>
<p>dan bingung&#8230;</p>
<p>To be continued..</p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[My Type]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/04/07/my-type/</link>
<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 06:12:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/04/07/my-type/</guid>
<description><![CDATA[Nindy memiliki karakteristik ENFP yakni individu yang mawas diri, berorientasi pada nilai-nilai, ins]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-301" href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/04/07/my-type/hasil-test-16pf-2/"><img class="aligncenter size-full wp-image-301" title="Hasil test 16PF" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/07/hasil-test-16pf1.jpg?w=570&#038;h=356" alt="" width="570" height="356" /></a>Nindy memiliki karakteristik ENFP yakni individu yang mawas diri, berorientasi pada nilai-nilai, inspirasi, sosial dan sangat ekspresif. Tipe ini secara aktif mengeluarkan pikiran dan ide-ide ke dunia luar sebagai cara untuk membawa perhatian pada apa yang dirasakan, karena hal itu merupakan hal yang  penting, dimana hal tersebut sering berkaitan dengan etika dan kejadian saat ini. ENFP adalah advokat, menarik orang untuk diri mereka sendiri dan menyebabkan mereka dengan keterampilan orang-orang yang sangat baik, kehangatan, energi dan positif. ENFP digambarkan sebagai seorang yang kreatif, banyak akal, tegas, spontan, cinta kehidupan, karismatik, bersemangat dan eksperimental.<br />
Nindy memiliki karakteristik pembelajaran dengan learning by doing. Belajar dengan langsung melibatkan diri pada situasi yang memang ditargetkan sebagai proses pembelajaran. Lebih sering melakukan diskusi dan pembahasan rencana. Hal ini penting karena diskusi dan pembahasan tersebut untuk mengetahui bagaimana gambaran kondisi atau tujuan yang akan dicapai. Ini merupakan hal yang penting bagi Nindy. Tidak perlu terlalu detail dalam pembahasan, akan tetapi jika sudah mengetahui kunci garis besarnya maka akan dapat dilakukan.<br />
Berdasarkan hasil tes tersebut juga didapatkan, bahwa Nindy selalu menggunakan aspek feeling dalam melihat sesuatu. Membutuhkan suasana yang harmonis dan hangat sehingga merasa lebih nyaman. Dan tipe ini menjalani hidupnya dengan apa adanya, tidak suka membuat rencana jangka panjang.<br />
Tipe ini pun melihat adanya sebuah kewenangan yang melekat pada orang bukan pada organisasi.<br />
Sehingga untuk tipe ini Nindy cocok dalam bidang yang berhubungan dengan komunikasi, pengembangan serta lingkungan yang beriklim dinamis dan orientasi pada tata nilai.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Orangtua Memandangku]]></title>
<link>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/01/28/orangtua-memandangku/</link>
<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 05:22:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nindya Mirfa Triana</dc:creator>
<guid>http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/01/28/orangtua-memandangku/</guid>
<description><![CDATA[Dari hasil interview dengan orangtua didapatkan jawaban : Jawaban Bapak : Ketika Nindy lahir yang di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-285" href="http://nindyamirfa.wordpress.com/2010/01/28/orangtua-memandangku/pangandaran1-2/"><img class="aligncenter size-full wp-image-285" title="@pangandaran1" src="http://nindyamirfa.files.wordpress.com/2010/07/pangandaran1.jpg?w=570&#038;h=346" alt="" width="570" height="346" /></a></p>
<p>Dari hasil interview dengan orangtua didapatkan jawaban :</p>
<p><strong>Jawaban Bapak :</strong><strong></strong></p>
<p>Ketika Nindy lahir yang dirasakan Bapak yakni saat<strong> </strong>Mama sudah merasakan gejala melahirkan, segera Bapak ajak ke rumah sakit RSPC. Langsung dibawa ke ruang operasi, hingga Nindy lahir ke dunia ini.<strong> </strong>Karena ini bukan yang pertama, perasaan Bapak tidak secemas seperti kelahiran kakak-kakak Nindy. Akan tetapi waktu itu, ada sedikit masalah pada saat kelahiran yaitu Nindy terbelit usus pada leher yang kalau terlambat penanganannya akan fatal karena sudah terlihat kebiruan. Tetapi dengan ketrampilan para suster masalah itu cepat teratasi dan  setelah di adzani dan di iqomati Nindy dimasukkan ke dalam inkubator agar terjaga kondisi dan kesehatannya.<strong> </strong>Perasaan lega dan syukur kehadirat Allah SWT bapak rasakan waktu itu. Bagaimana tidak, karena Bapak dikaruniai seorang anak perempuan yang melengkapi kebahagiaan dalam kehidupan keluarga, dan itu surprise betul buat bapak. Gak nyangka dikira laki-laki lagi.<strong> </strong>Kenangan terindah Bapak adalah ketika mengantarkan Nindy sekolah kali pertama, ya cemas ya gugup yang senang, melihat tingkah dan aktifitas Nindy di sekolah. Apalagi kalau Nindy diminta maju depan kelas oleh ibu guru, dilihatin terus deh nggak ada yang terlewatkan.<strong> </strong>Bapak paling suka kalau nganterin Nindy berangkat sekolah sampai Nindy menjadi besar. Ada perasaan amat berarti dan bahagia sebagai orang tua ketika bapak bisa mengantar Nindy untuk mencari ilmu sebagai salah satu kewajiban bapak terhadap anak, semoga Allah SWT ridha adanya, aamiiin.<strong></strong></p>
<p>Sebuah kejadian kecil yang membuat bangga sebagai seorang orang tua saat itu adalah ketika bapak merasa bahwa hubungan Nindy dengan kakak terlihat agak merenggang. Tidak seperti biasanya suka bercanda dan saling mengejek satu sama lain, yang menurut bapak mungkin bawaan Nindy dan kakak-kakak sedang memasuki masa remaja atau pubertas yang dikarenakan perubahan hormon pertumbuhan sehingga mempengaruhi perasaan dan kejiwaan Nindy, apalagi berlawanan jenis. Maka bapak berupaya agar hal tersebut tidak berlanjut sampai dewasa, saling menjauh dan tidak saling komunikasi apalagi sampai tidak ada ikatan batin sesama saudara, ini perlu dicegah sedari awal, maka salah satu upaya bapak adalah memaksa Nindy untuk mau membonceng kakak bila ke sekolah atau bila bepergian ke tempat lain agar selalu diantar kakak.</p>
<p>Yang Bapak hargai dari diri bapak sebagai orang tua adalah Bapak bersyukur, dengan limpahan Karunia dan Rahmat-NYA serta pertolongan-NYA diberi kemudahan untuk membesarkan dan merawatmu sampai dewasa ini tanpa halangan yang berarti, dengan doa semoga Alloh SWT selalu Ridha pada kita sebagai satu keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah.</p>
<p>Bapak sangat bersyukur bahwasanya Nindy telah tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan mandiri, sudah teruji berpisah dari orang tua dengan  mampu menjaga martabat dan kehormatan diri serta keluarga. Serta mencapai prestasi dari kegiatan di kampus maupun luar kampus, yang tidak bapak bayangkan dan pikirkan sebelumnya karena mungkin bapak masih terkungkung pola pikir lama, bahwa kuliah itu ternyata tidak cukup hanya mengandalkan ilmu dari bangku kuliah saja tetapi selalu mencari kesempatan untuk bisa mengembangkan diri sesuai dengan bakat dan keinginannya dan bisa mengekspresikan diri pada tempat yang sesuai dengan dirinya. Dan bapak yakin itu tidaklah mudah dan butuh pengorbanan dari diri Nindy sendiri, baik waktu maupun tenaga dan pada saatnya nanti bila semua telah usai akan Nindy rasakan itu sebagai suatu kepuasan bahwa Nindy ternyata mampu melewati semuanya dengan baik.</p>
<p>Faktor paling penting yang melahirkan kematangan diri kita sebagai hubungan antara orang tua-anak adalah komunikasi yang terbuka antara keduanya dan saling berbagi pengalaman dalam menjalani kehidupan serta rasa tanggung jawab pada peran masing-masing sesuai tuntunan agama kita.</p>
<p>Membayangkan 2019 yang bapak banggakan terhadap anak-anak pada saat itu adalah bahwa bapak bersama ibu telah tuntas mengentaskan anak-anak hingga masing-masing membentuk keluarga untuk meneruskan keturunannya, sesuai sunatulloh dan selalu mencari ridha Allah SWT, amin. Banyak pengalaman dan peristiwa yang pernah dilalui dalam mengarungi kehidupan maupun dalam membina keluarga, baik manis maupun pahit  yang saat itu mungkin baru dapat memetik hikmahnya bahwa hidup ternyata tidaklah mudah dan penuh liku-liku, sehingga kalau hidup tidak kita sandarkan kepada agama sebagai tuntunannya akan sangat merugi dan akan disesali selamanya. Prinsip untuk mencapai hidup bahagia menurut bapak adalah jujur pada diri sendiri, sederhana apa adanya, mensyukuri nikmat dan karunia yang Alloh limpahkan kepada kita dan selalu mencari Ridha Allah SWT agar selamat dunia dan akhirat.</p>
<p><strong>Jawaban Ibu :</strong></p>
<p>Mamah seneng banget waktu Nindy lahir soalnya perempuan, jadi anaknya udah lengkap dua laki-laki dan satu perempuan. Seneng banget dan bahagia, tapi agak khawatir soalnya Nindy waktu lahir leher terlilit banyak usus, jadi begitu lahir masuk inkubator. Agak khawatir waktu itu jadi harapannya mudah-mudahan cepat pulih dan keluar dari inkubator.</p>
<p>Kenangan terindah yang ingin kembali ke masa itu ketika anak-anak mulai sekolah Taman Kanak-Kanak. Mamah bisa nungguin di sekolah, masih nggak mau ditinggal, mamahnya suruh kelihatan terus. Terus waktu wisuda TPQ juga rasanya mamah seneng banget anak-anaknya dah pada bisa baca Al-Qurán. Indah, karena merasa di hati itu tenang, anak-anaknya sudah pada bisa mengenal Al-Qurán dari kecil dan bisa baca. Anak-anak mamah tidak ada yang nakal, semua nurut kalem-kalem pada nurut. Suruh TPQan pada nurut, suruh dengerin ceramah Aá Gym waktu dulu Jumát pagi juga pada mau, harapannya agar dapat hidayah dari Allah SWT. Senang bahagia, anak-anaknya sholeh dan solehah punya kesadaran sendiri dalam beribadah. Terus, Nindy bisa mandiri, canggih dan kesadaran dalam ibadah yang wajib dan sunah, mamah dah bangga dan tenang.</p>
<p>Kemudian faktor paling penting antara hubungan orangtua dan anak itu karena anak-anak merantau jauh, jadi bisa merenungi diri, jadi bisa ada hubungan batin dalam setiap kali habis sholat kita berdoa.</p>
<p>Membayangkan ketika tahun 2019 kumpul bersama anak-anak dan cucu-cucu, rasanya seneng kalau anak-anaknya bisa mapan dah bisa cari nafkah, bisa hidup mandiri jadi  anak yang sholeh-solehah, selalu deket sama Allah. Pahit rasanya anak-anaknya jauh dari keluarga, manisnya ya kalau semua pulang, rasanya seneng banget bisa kumpul-kumpul, pergi-pergi sekeluarga. Dan mudah-mudahan anak-anak mamah slalu deket sama Allah SWT, berdoá selalu jadi anak-anak yang sholeh dan solehah. Aamiiin.</p>
<p>Beberapa poin yang dapat dijadikan aspek motivasi diri dan nilai orang tua terhadap diri adalah :</p>
<p><strong>Mandiri</strong>. Terjadi perubahan dalam diri Nindy sebelum berpisah dengan orangtua. <em>Image</em> manja karena anak terakhir dan perempuan sendiri membuat Nindy merasa sangat terikat. Keputusan untuk berpisah jauh dari orangtua merupakan salah satu cara menghilangkan <em>image</em> tersebut. Akan tetapi, ternyata dampaknya lebih luas. Selama berpisah dengan orangtua ada perasaan berat dimana tidak pernah hidup jauh dari orangtua selama 17 tahun. sehingga proses kehilangan itu merupakan masa-masa yang berat. Seiring dengan berjalannya waktu, terbentuklah proses diri menjadi lebih dewasa dan lebih mandiri. Belajar untuk melakukan segala sesuatu dengan sendiri dan mengatur diri sendiri karena lepas dan jauh dari orangtua. Merantau merupakan sebuah langkah bagi diri untuk bisa menemukan identitas diri. Sehingga terbentuklah kepribadian dan cara pikir yang lebih mandiri dan dewasa.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
