Tags » Singapura

High Street, Singapore

Kartu pos foto menyajikan suasana High Street, Singapura pada 1920an.

Kartu pos ini dikirim oleh Zetta saat liburan ke Singapura, 2012.

Kartu Pos

Chamber Commerce and Exchange Building, Singapore

Kerumunan pengunjung yang menyaksikan balapan perahu (Regatta) dalam perayaan tahun baru, didepan gedung Kamar Dagang (Chamber Commerce and Exchange), Singapura.

Kartu pos ini dikirim oleh Zetta saat liburan ke Singapura, 2012.

Kartu Pos

Jalan-jalan, murah-meriah, dan Air Asia

Jakarta, 11 Juli 2014

***

Jalan-jalan (atau bahasa gaulnya saat ini : traveling) itu membuat ketagihan. Saking membuat ketagihannya, kalender merah (selain hari Minggu tentunya) dalam setahun bisa hapal. 889 more words

Duniaku

Nyoblos Pemilu di Negeri Seberang

Suasana pesta demokrasi dalam rangka Pemilihan Umum Presiden RI periode 2014–2019 kali ini ternyata mendapatkan antusiasme yang cukup luar biasa. Hampir semua kelas masyarakat Indonesia selalu membicarakan pesta demokrasi ini. 604 more words

Lifenotes

Bersatu teguh!! Bercerai roboh!!

Aku rasa ungkapan ‘bersatu teguh, bercerai roboh’ telah lama dilupakan oleh kebanyakkan orang-orang Melayu. Semangat bersatu-padu, tolong-menolong dan hormat menghormati, bagaikan telah pudar dan hampir ditelan zaman. 752 more words

Perjalan Hidup

Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (3-Habis)

Baca sebelumnya: Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (2)

Masih di halaman 316, Lee mengutip perkataan Prabowo bahwa Sofyan Wanandi berkata pada Prabowo dan sejumlah jenderal lainnya bahwa Suharto yang saat itu masih berkuasa harus turun tahta. 982 more words

Miscellaneous

Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (2)

Baca sebelumnya: Prabowo Subianto di Mata Lee Kuan Yew (1)

‎Di halaman 316 memoarnya, Lee Kuan Yew menyinggung tentang kepribadian Prabowo di mata Suharto yang dianggap “cerdas dan ambisius tetapi impulsif dan gegabah.” Berikut kutipan dari halaman tersebut: 560 more words

Miscellaneous