Kau dan ia menyapa. Ia yang telah lewat saja di depanmu dengan senyum terindah. Kau membalas senyumnya. Esoknya ia menghiasi wajahnya dengan bedak tipis. Ia menjadi ingin datang padamu sesempurna yang… more →
SKETSASEMESTALilis Nur Faizah wrote 1 month ago: Kau dan ia menyapa. Ia yang telah lewat saja di depanmu dengan senyum terindah. Kau membalas senyumn … more →
Lilis Nur Faizah wrote 2 months ago: Kau harus berani mengambil risiko. Kita hanya bisa memahami keajaiban hidup secara penuh ketika meng … more →
Lilis Nur Faizah wrote 5 months ago: kau tidak akan mampu melukiskannya. atau sekedar mencoretkan tintamu di selembar kertas punyamu. tak … more →
Lilis Nur Faizah wrote 6 months ago: Sebuah Sajak Sederhana yang Barangkali Lebih Baik Jika Aku Sebut Saja Sebagai Surat Kemudian Merelak … more →
Lilis Nur Faizah wrote 7 months ago: DRUPADI Majalah Tempo Edisi. 10/XXXIIIIII/30 April – 06 Mei 2007 SIAPAKAH yang mendengar sua … more →
Lilis Nur Faizah wrote 8 months ago: Sabtu kali ini harusnya aku belajar, mempersiapkan diri untuk ke Temanggung selama seminggu esok. Mi … more →
Lilis Nur Faizah wrote 8 months ago: Seorang kawan yang belum pernah ku kenal sebelumnya (maaf), menyapaku di suatu sore. “Hi…” M … more →
Lilis Nur Faizah wrote 8 months ago: Kadang kita larut dalam rutinitas. Sejenak lupa mimpi-mimpi kita yang lain, yang tentulah tak mung … more →
Lilis Nur Faizah wrote 8 months ago: kaki-kaki kecilku riang menapaki jalan setapak di samping sungai di sebelah timur rumahku. teman-t … more →
Lilis Nur Faizah wrote 9 months ago: Benarkah apa yang kau inginkan adalah benar-benar karena butuh? Sabtu. Seperti beberapa Sabtu sebelu … more →
Lilis Nur Faizah wrote 9 months ago: Seorang pernah bercerita, tentang seorang tua dengan kedua kakinya yang tak cukup sempurna menyusu … more →
Lilis Nur Faizah wrote 9 months ago: “… kau …, yang … “ begitu sebuah lagu sang maestro yang kau senandungkan kemarin. … more →
Lilis Nur Faizah wrote 9 months ago: ada yang memandangi ruangku, ingin tahu gerangan siapa saja di dalam. ada yang mengintai. pada jen … more →
Lilis Nur Faizah wrote 1 year ago: Sebuah pameran seni rupa baru saja kunikmati, di hari pertama Ramadhan. Temanya menarik, “Kéré Mun … more →
Lilis Nur Faizah wrote 1 year ago: Tidaklah cinta lahir dari sebuah iba Pun rasa bersalah Ia bisa lahir dari pergulatan-pergulatan ya … more →
Lilis Nur Faizah wrote 1 year ago: Ia bicara malam itu. Ia menjadi bintang, malam itu. Dan ia, perempuan itu… Hillary Clinton, seor … more →
Lilis Nur Faizah wrote 1 year ago: harus beranjak. harus. dari yang memasungku dalam bara. menghidupkan hatiku. membakar pikirku. har … more →
Lilis Nur Faizah wrote 1 year ago: Jum’at, 1 Agustus 2008. Akhirnya! Sebutan ”kelinci,” karena memulai lagi untuk makan wortel (denga … more →
Lilis Nur Faizah wrote 1 year ago: Tan Malaka, Sejak Agustus Itu… SAYA bisa bayangkan pagi hari 17 Agustus 1945 itu, di halaman sebua … more →