<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>sop-konro &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/sop-konro/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "sop-konro"</description>
	<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 04:20:28 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[SOP KONRO BAGI JIWA”, Buku Kedua Komunitas Blogger Makassar]]></title>
<link>http://daengrusle.wordpress.com/2009/11/17/sop-konro-bagi-jiwa%e2%80%9d-buku-kedua-komunitas-blogger-makassar/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 00:51:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>daengrusle</dc:creator>
<guid>http://daengrusle.wordpress.com/2009/11/17/sop-konro-bagi-jiwa%e2%80%9d-buku-kedua-komunitas-blogger-makassar/</guid>
<description><![CDATA[Artikel ini copy paste dari : blog Amril T Gobel Perjalanan lahirnya buku “Sop Konro untuk Jiwa” ini]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><a href="http://daengrusle.wordpress.com/files/2009/11/konro-buku.gif"><img class="size-full wp-image-88 aligncenter" title="konro-buku" src="http://daengrusle.wordpress.com/files/2009/11/konro-buku.gif" alt="" width="395" height="594" /></a></p>
<p>Artikel ini copy paste dari : blog <a href="http://daengbattala.com/?p=794" target="_blank">Amril T Gobel</a></p>
<p>Perjalanan lahirnya buku “Sop Konro untuk Jiwa” ini berawal dari keinginan anggota komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri (<a href="http://www.angingmammiri.org/">www.angingmammiri.org</a>) untuk mempersembahkan tulisan-tulisan inspiratif pembangun dan penyemangat yang mampu mencerahkan jiwa guna menandai usia ketiga tahun komunitas ini yang diperingati setiap tanggal 25 November.</p>
<p>Kenapa mengambil istilah Sop Konro?</p>
<p>Kami memilih nama salah satu hidangan kuliner khas ala Makassar ini sebagai “ikon” buku ini selain untuk mengabadikan nama makanan ala Makassar itu, juga menjadikan judul buku ini memiliki “cita rasa” unik dan berbeda dengan buku-buku serupa yang sudah beredar..</p>
<p>Sop Konro sendiri adalah berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak/dibakar dengan bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih, garam, vitsin yang sudah dihaluskan. Sop Konro pada umumnya disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal. Rasanya sangat eksotik dan nikmat.</p>
<p>Kami lalu membentuk tim penyeleksi naskah yang terdiri dari 4 orang Daeng di Komunitas Anging Mammiri yakni saya sendiri, <a href="http://daengbattala.com/">Amril</a><a href="http://daengbattala.com/"> Taufik Gobel “Daeng Battala</a>”, <a href="http://khalidmustafa.info/">Khalid Mustafa “Daeng Kulle”</a>, <a href="http://daengrusle.com/">Muh.Ruslailang Noertika”Daeng Rusle”</a> dan <a href="http://daenggassing.com/">Syaifullah”Daeng Gassing” </a>sebagai “koki” dan merumuskan format yang tepat untuk “meracik” hidangan “Sop Konro untuk Jiwa” bagi para pembaca.<!--more--></p>
<p>Kami lalu menyepakati untuk membuat tiga tema besar dan nantinya masing-masing berisi 15 tulisan, yaitu tema <em>Tentang Cinta, Pengorbanan dan Persahabatan</em> , <em>Tentang Sudut Pandang dan Pengajaran</em> , <em>Tentang Rasa Sakit, Kehilangan dan Ketabahan</em> .</p>
<p>Pengumuman “Perburuan Naskah” keroyokan untuk buku ini pertama kali kami rilis pada tanggal 19 Februari 2009 dan berakhir hingga 19 April 2009. Pemilihan naskah kami dasarkan pada Kesesuaian isi tulisan dengan tema, Cara Penyajian dan Orisinalitas.</p>
<p>Di akhir masa pengumpulan naskah, kami menerima total 98 naskah untuk ketiga kategori ini. Dengan dibantu oleh Anhie Wardhani, sebagai “Sekretaris” para Daeng Koki, kami lalu memilih naskah-naskah terbaik yang bisa kami tampilkan dalam buku ini. Dan ternyata ini sungguh tidak mudah. Pengumuman Naskah yang semula kami rencanakan sebulan sesudah masa akhir pengumpulan terpaksa molor hingga 2 bulan. Melalui koordinasi via email dan chatting, <a href="http://daengbattala.com/">saya</a>, <a href="http://daengrusle.com/">Daeng Rusle</a> dan D<a href="http://khalidmustafa.info/">aeng Kulle</a> di Jakarta berkomunikasi secara intens bersama <a href="http://daenggassing.com/">Daeng Gassing </a>dan Anhie di Makassar.</p>
<p>Ternyata pemilihan yang kami lakukan ini sungguh tak mudah. Rata-rata naskah yang masuk memiliki kualitas yang nyaris setara. Di sela-sela kesibukan offline, kami para “koki” buku ini berjibaku memilih naskah terbaik yang layak dimuat. Perbedaan pendapat kerap terjadi namun akhirnya bisa diselesaikan dengan baik.</p>
<p>Alhamdulillah, akhirnya kami berhasil memilih 45 naskah terbaik masing-masing 15 naskah untuk tiap kategori dan diumumkan pada tanggal 19 Agustus 2009.</p>
<p>Perjuangan berikutnya adalah mencari penerbit yang siap menerbitkan buku ini.</p>
<p>Kesempatan pertama kami ajukan kepada Penerbit Gradien Mediatama, penerbit yang juga menerbitkan buku pertama Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri berjudul “Ijo Anget-Anget” (diluncurkan pada Ultah kedua 25 November 2008).</p>
<p>Kami sangat bersyukur, Mas Ang Tek Khun CEO Gradien Mediatama menyambut baik niat kami untuk bekerjasama menerbitkan buku kedua ini.</p>
<p>Saya atas nama “kepala koki” mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak mulai dari seluruh anggota blogger Makassar Anging Mammiri, para “koki daeng”, Anhie sang sekretaris, para endorser buku ini dan tentu saja Mas Khun dari Penerbit Gradien Mediatama yang memungkinkan impian untuk menerbitkan buku Sop Konro Bagi Jiwa bisa terwujud.</p>
<p>Berikut beberapa testimoni pembaca pertama buku yang akan beredar di seluruh toko buku di Indonesia awal Desember  ini;</p>
<p><em>Saya selalu menyukai setiap buku kumpulan atau kompilasi tulisan. Dia tak hanya menjadi pemandu, melainkan juga sebagai penapis. Fungsinya memilihkan tulisan mana saja yang perlu dibaca. Saya melihat fungsi<br />
ini pada buku kumpulan tulisan inspiratif hasil pilihan komunitas blogger Makassar, AngingMammiri, ini. </em><em>Kita mendapatkan tulisan-tulisan terbaik dari buku ini dalam pelbagai topik. Ditulis dalam gaya bahasa<br />
yang ringan, kumpulan tulisan ini menjadi semacam oase jiwa pembacanya.</em></p>
<p>– <strong>Wicaksono aka </strong><strong><a href="http://ndorokakung.com/">Ndoro Kakung</a></strong><strong>, jurnalis Majalah Tempo dan narablog (www.ndorokakung.com).</strong></p>
<p><em>Ini kumpulan fiksi, renungan, atau celoteh? Tak penting. Memang begitulah isi blog: berisi cerita. </em><em></em></p>
<p><em>Pemindahan naskah online ke dalam kertas ini bagi saya menarik karena saat inilah sebagian orang mulai mengabaikan blog yang melelahkan. Baik melelahkan untuk ditulis maupun dibaca.  Lebih mengasyikkan melontar kalimat ringkas, serupa SMS, di mikroblog dan status ini-itu.<br />
</em><br />
– <strong>Antyo Rentjoko [Paman Tyo], blogger di beberapa tempat, yang agregatornya ada di <a href="http://antyo.rentjoko.net/" target="_blank">antyo.rentjoko.net</a></strong>)</p>
<p><em>“Penerbitan buku kedua komunitas AngingMammiri ini semakin mengukuhkan bahwa penulisan kreatif adalah ciri yang paling menonjol dari komunitas Blogger Makassar. Esai-esai dalam “Sop Konro untuk Jiwa” ini sangat inspiratif dan ditulis dengan baik. Bravo!”</em></p>
<p><strong>–Budi Putra, blogger (<a href="http://www.budiputra.com/" target="_blank">www.budiputra.com</a>), Country Editor Yahoo Indonesia</strong></p>
<p><em>Isinya menarik, berbagai cerita bisa didapat mulai dari kisah masa kecil, perasaan ibu kepada anaknya (suka bgt dengan cerita arti sebuah pelukan, terharu sampe sedikit sesek di dada), kisah cinta sepasang kekasih, sampai cerita kisah gay pun ada. Lengkap lah semuanya… Mirip sup konro, yang rasanya tidak langsung hilang.</em></p>
<p><strong>–Adria Kosasih, animator film Meraih Mimpi.</strong></p>
<p><em>Semangkok Sop Konro Hangat yang menyajikan paduan rasa yang lezat. Nukilan-nukilan pengalaman hidup yang sarat akan tangis, duka, sekaligus senyum dan tawa. Sebuah buku yang sarat akan makna dan cerminan hidup yang ada di sekeliling kita</em></p>
<p><em> <strong>–Iwok Abqary, blogger (<a href="http://www.iwok.blogspot.com/">www.iwok.blogspot.com</a>) sekaligus penulis novel adaptasi KING dan Gokil Dad</strong></em></p>
<p><em>Meski sempat merem melek saat membaca karena naskahnya yang banyak, satu kalimat saya lontarkan: Inspiratif dan mengesankan. Bravo buat angingmamiri</em></p>
<p><strong>– Indah Julianti, blogger, ibu rumah tangga, pencinta buku</strong></p>
<p><em> Sop Konro untuk Jiwa, buku yang memberi banyak kekuatan yang menginspirasi serta berisi pembelajaran tanpa pernah bermaksud menggurui. Bahkan dari sesuatu yang sederhana dan abstrak seperti cinta</em></p>
<p><strong>–Ally, blogger, penulis Ijo Anget Anget</strong></p>
<p><strong><em>Sebagai blogger, saya percaya bahwa tulisan yang baik adalah tulisan yang jujur. yang benar-benar dipahami oleh penulisnya, yang tidak mengada-ada. karenanya, hidup adalah sumber cerita yang tak habis-habisnya. tulisan-tulisan dalam buku ini, saya yakin, juga berangkat dari filosofi itu, yang membuatnya jadi menarik, menyentuh dan terasa dekat dengan keseharian kita.</em></strong></p>
<p><strong> –Dian Ina, Blogger, Art Manager.</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Recommended vs. Not Recommended: from Aneka Sop to Money Changer, etc.]]></title>
<link>http://jjlifeblog.wordpress.com/2009/06/20/recommended-vs-not-recommended-from-aneka-sop-to-money-changer-etc/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 15:51:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>JJ</dc:creator>
<guid>http://jjlifeblog.wordpress.com/2009/06/20/recommended-vs-not-recommended-from-aneka-sop-to-money-changer-etc/</guid>
<description><![CDATA[Tentang apa sih sebenarnya ini? Hanya cerita pengalaman pribadi aja. Tentang makanan yang enak dan y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tentang apa sih sebenarnya ini? Hanya cerita pengalaman pribadi aja. Tentang makanan yang enak dan y]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konro bakar yang membakar selera]]></title>
<link>http://yummynona.wordpress.com/2009/04/19/konro-bakar-yang-membakar-selera/</link>
<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 08:56:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>anthys</dc:creator>
<guid>http://yummynona.wordpress.com/2009/04/19/konro-bakar-yang-membakar-selera/</guid>
<description><![CDATA[Baru saya tahu kalau selain sop konro yang sudah terkenal ada varian yang dinamakan konro bakar. Pot]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_2Mdwm6yDDhE/Serot4ECmII/AAAAAAAABmw/ljkV9yRQWlc/s1600-h/sop_konro_3.JPG"><img style="cursor:hand;width:320px;height:214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2Mdwm6yDDhE/Serot4ECmII/AAAAAAAABmw/ljkV9yRQWlc/s320/sop_konro_3.JPG" border="0" alt="" /></a><br />
<span style="color:#0000ee;text-decoration:underline;"><br />
</span></p>
<div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_2Mdwm6yDDhE/SeroIfSQLwI/AAAAAAAABmg/bsvgBBpJYNU/s1600-h/sup_konro_2.JPG"><img style="cursor:hand;width:320px;height:214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2Mdwm6yDDhE/SeroIfSQLwI/AAAAAAAABmg/bsvgBBpJYNU/s320/sup_konro_2.JPG" border="0" alt="" /></a><br />
Baru saya tahu kalau selain sop konro yang sudah terkenal ada varian yang dinamakan konro bakar. Potongan iga bakar yang lezat dihidangkan terpisah dengan kuahnya. Kuahnya sama seperti sop konro. Jadi ini adalah paduan kelezatan sop konro dan iga bakar. Konro bakar memang bisa membakar selera kuliner saya.</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cobain Jajanan enak Coto Makasar Karebosi di Kelapa Gading]]></title>
<link>http://jajanankuliner.com/2009/03/06/cobain-jajanan-enak-coto-makasar-karebosi-di-kelapa-gading/</link>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 04:53:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>bzwidjaja</dc:creator>
<guid>http://jajanankuliner.com/2009/03/06/cobain-jajanan-enak-coto-makasar-karebosi-di-kelapa-gading/</guid>
<description><![CDATA[Tempatnya Jajanan enak memang disini tempatnya. Di Kelapa Gading. Hari ini kebetulan aku ada urusan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-medium wp-image-560" title="dsc025781" src="http://jajanankuliner.wordpress.com/files/2008/10/dsc025781.jpg?w=300" alt="dsc025781" width="300" height="225" />Tempatnya Jajanan enak memang disini tempatnya. Di Kelapa Gading. Hari ini kebetulan aku ada urusan di Kelapa Gading Jakarta, karena saya tinggal di Tangerang alternatif jalan yang paling dekat adalah lewat tol Bandara Soekarno Hatta, setelah menempuh hampir 1 jam sampe juga di Kelapa Gading. Tempatnya jajajan enak katanya ada disini. di Kelapa Gading, yaitu Karebosi Coto Makasar. Sudah jam 11.45 wib waktunya perut harus diisi makanan. Tampak kepulan asap Iga bakar yang dipanggang oleh pegawainya.</p>
<p>Pesan Sop Konro Iga nya tapi bumbunya pakai kacang ya Mbak, minumnya es jeruk. Kata saya kepada pegawai rumah makan di Kelapa Gading Jl. Boulevard Raya TA II / 38. Memang tempatnya enak.</p>
<p>Sop Konro nya, sudah hangat dagingnya banyak pokoknya nikmat sampe Mak Nyusss&#8230;&#8230; Baru aku ketemu Sop Konro yang nggak terlalu banyak lemak disini nih.</p>
<p>Dijamin puas, memang Sop Konronya benar &#8211; benar nikmat tiada duanya.</p>
<p>Cukup rame, apalagi jam makan siang, bangku-bangku pada penuh.</p>
<p>Cobain deh  Sop Konronya Karebosi kalau lewat di Kelapa Gading, kalau nggak mampir Rugi beneran.</p>
<p>Udah dulu ya kenyang &#8230;&#8230;puas&#8230;&#8230;.enak tenan&#8230;&#8230;.Mak Nyuusss. Disini memang tempatnya jajanan enak.</p>
<p><span style="color:#ff0000;">Karena Kebakaran,  untuk sementara  tidak buka. Sedang direnovasi.</span></p>
<p>______________________________________________________________________________________________</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sop Konro]]></title>
<link>http://rajaresep.wordpress.com/2009/01/16/sop-konro/</link>
<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 08:56:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rajaresep</dc:creator>
<guid>http://rajaresep.wordpress.com/2009/01/16/sop-konro/</guid>
<description><![CDATA[Sop Konro Bahan: 1 kg iga sapi, iris menurut ruas 2 ltr air 3 cm kayu manis 3 btr cengkeh 3 cm lengk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><strong>Sop Konro</strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Bahan:<br />
1 kg iga sapi, iris menurut ruas<br />
2 ltr air<br />
3 cm kayu manis<br />
3 btr cengkeh<br />
3 cm lengkuas memarkan<br />
2 lbr daun salam<br />
2 sdm air asam jawa<br />
3 sdm minyak untuk menumis<br />
5 btr bawang merah, iris halus<br />
garam</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Haluskan:<br />
5 btr bawang merah<br />
3 siung bawang putih<br />
1 sdt merica bulat<br />
½ sdt pala<br />
2 sdm kluwek<br />
50 gr kacang merah rebus<br />
garam</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV">Cara membuatnya:<br />
Rebus iga dengan kayumanis, lengkuas, cengkeh, salam, air asam dan garam hingga empuk. Tumis irisan bawang merah dan bumbu halus hingga harum dan masukkan kedalam kaldu iga. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Masak hingga mendidih dan sajikan panas dengan sambal terasi.</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Liburan ke Makassar (10-16 Oktober 2008)]]></title>
<link>http://nengsih16.wordpress.com/2008/11/04/liburan-ke-makassar-10-16-oktober-2008/</link>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 01:36:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>nengsih16</dc:creator>
<guid>http://nengsih16.wordpress.com/2008/11/04/liburan-ke-makassar-10-16-oktober-2008/</guid>
<description><![CDATA[Jumat (10/10/08), aku dan pacarku berangkat jam 13.30 WIB dari rumah ke terminal Kp. Rambutan dengan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jumat (10/10/08), aku dan pacarku berangkat jam 13.30 WIB dari rumah ke terminal Kp. Rambutan dengan Taxi tarif bawah, kemudian naik bis DAMRI ke Bandara Soekarno Hatta (Rp. 20.000,-/orang). Jam 15.30 WIB kami<em> check in</em> dan terbang dengan pesawat Batavia ke Ujung Pandang sekitar jam 18.30 WIB (delay). Selama di dalam pesawat ada hal yang mengusikku karena tidak pernah aku rasakan sebelumnya saat aku naik pesawat, yaitu perilaku penumpang2nya yang <em>bad habit</em>. Saat kami menuju tempat duduk kami yang dekat jendela, ternyata sudah ada orang yang duduk di <em>seat</em> kami. Dan setelah pramugari memberitahu orang itu, dia baru pindah. Selain itu, saat aku duduk ternyata penumpang belakang menaikkan kakinya ke kursi dan aku merasakannya. Pacarku langsung menegurnya. Entah karena aku naik penerbangan ke Makassar atau karena kami beli tiket murah (Rp. 787.000,-) sehingga bisa demikian. Kami tiba di Bandara Hasanuddin &#8211; yang baru saja diresmikan 2 minggu &#8211; sekitar jam 22.00 WITA, dan kami sudah siap dijemput dengan mobil berplat DD menuju rumah pacarku di Makassar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sabtu (11/10/08), kami makan di rumah makan ikan dimana kami bisa memancing ikan. Disini aku belajar memancing dan berhasil memancing ikan-ikan <span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Minggu (12/10/08), kami mengikuti resepsi pernikahan adik pacarku.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Senin(13/10/08), kami jalan2 di Mall Panakukkang dan sore kami ke Pantai Losari untuk melihat sunset, tapi sayang sekali saat itu sedang berawan. Tapi lumayan untuk menikmati pemandangan pantai karena gratis.</p>
<p><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/losari.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-36" title="losari" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/losari.jpg" alt="" width="500" height="308"></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Selasa (14/10/08), kami berjalan-jalan ke pelosok-pelosok, kemudian siangnya makan di RM Mas Indah di Limbung. Makanan-makanannya enak dan kita bisa memancing ikan. Lihat foto makanan yang kami makan di bawah ini, ada sop ikan, ikan rica-rica, pare, karedok, pisang goreng, dan es kelapa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/sop-ikan-dll.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-40" title="sop-ikan-dll" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/sop-ikan-dll-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/sop-ikan.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-41" title="sop-ikan" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/sop-ikan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/ikan-rica2.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-34" title="ikan-rica2" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/ikan-rica2-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/tahi-onta.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-29" title="tahi-onta" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/tahi-onta-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sorenya kami ke pantai Akkarena dengan biaya masuk Rp. 8.000,-/orang, Rp.1.700,-/orang untuk retribusi tempat rekreasi dan Rp.5.000,-/mobil (kalau enggak salah ingat, krn karcis diambil saat keluar). Karena datangnya jam 6 sore WITA dan cuacanya sedang berawan maka kita tidak dapat melihat sunset lagi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/akkarena.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-30" title="akkarena" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/akkarena.jpg" alt="" width="500" height="333"></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rabu (15/10/08), kami ke MTC Karebosi. Mall ini mirip dengan BEC (Bandung  Electronic Center), tapi lantai bawahnya masih ada toko baju dan sandal. Kemudian siang hari ke Benteng Somba Opu yang terletak di Jalan Daeng Tata, Kota Makassar. Masuk ke dalam benteng gratis atau memberi secara sukarela. Hanya jika masuk ke dalam 2 bangunan tertentu, kita perlu membayar retribusi tempat rekreasi dan olahraga Rp.1.700,-/orang, Benteng ini punya 5 sudut dan banyak bangunan yang dimanfaatkan sebagai museum-museum, dimana terdapat jenis-jenis senjata pada zaman penjajahan Belanda sampai dengan peninggalan adat suku asli di Makassar. Lihatlah miniatur Benteng Ujung Pandang berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/benteng.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-32" title="benteng" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/benteng.jpg" alt="" width="500" height="349"></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sorenya kami ke Mall Makassar dan malamnya shopping di Mall Panakkukang dan toko Satu Sama untuk membeli oleh-oleh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di Makassar jangan lupa untuk wisata kuliner, karena makanan khasnya adalah tipe makanan yang harus langsung dimakan. Seperti: coto Makassar, sop konro, konro bakar, mie titi, pisang epe, pisang ijo, pastel, dan barongko.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/coto-makasar.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-33" title="coto-makasar" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/coto-makasar-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/sop-konro.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-42" title="sop-konro" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/sop-konro-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/konro-bakar.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-35" title="konro-bakar" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/konro-bakar-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/mie-titi.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-37" title="mie-titi" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/mie-titi-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/pisang-epe.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-39" title="pisang-epe" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/pisang-epe-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/pisang-ijo.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-38" title="pisang-ijo" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/pisang-ijo-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a><a href="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/barongko.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-31" title="barongko" src="http://nengsih16.blog.friendster.com/files/barongko-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150"></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Berikut gambaran masaing-masing makanan menurutku:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span><span>-</span></span>Coto Makassar, soto dengan kuah hitam berisi daging atau/dan jeroan (babat, usus, hati, otak)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span><span>-</span></span>Sop konro, mirip dengan sop iga.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span><span>-</span></span>Konro bakar, mirip dengan iga bakar.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span><span>-</span></span>Mie titi, mirip ifumie karena mie kering yang disiram dengan sayur dan daging panas.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span><span>-</span></span>Pisang Epe, pisang yang digepengkan kemudian di bakar dan diberi keju atau coklat (sesuai selera)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span><span>-</span></span>Pisang Ijo, Pisang raja yang selimuti tepung hijau dengan air semacam sirup dan diberi fla.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span><span>-</span></span>Barongko, makanan rasa buah-buahan yang dicampur dengan telur, rasanya manis.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kamis (16/10/08) pagi kami ke bandara untuk kembali pulang ke Jakarta. Naik pesawat yang <em>take off</em> jam 7-an WITA. Tiket pesawat Batavia Air yang murah juga, sehingga kami menemui penumpang yang duduk di <em>seat</em> kami yang dekat jendela lagi dan bahkan enggan pindah walau sudah diinformasikan pramugari. Kami duduk agak belakang di pesawat yang tampak penuh penumpang dan penuh koper di kabin pesawat. Sepanjang penerbangan banyak penumpang yang masih mendengarkan musik dari <em>handphone-</em>nya, bahkan langsung menelepon sesaat setelah <em>landing</em> dan pesawat masih berjalan. Sedangkan penumpang lain me-<em>loudspeaker</em> musiknya saat <em>landing</em> dan berdiri mengambil koper sesaat setelahnya hingga membuat pramugari memperingatkannya beberapa kali dengan suara meninggi. Setelah kami mengambil bagasi dan pulang dengan bis Damri dan angkutan umum, kembalilah kami ke ‘<em>my sweet home’</em>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sop Konro Marannu]]></title>
<link>http://fajarf.wordpress.com/2008/04/28/sop-konro-marannu/</link>
<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 14:51:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>FajarF</dc:creator>
<guid>http://fajarf.wordpress.com/2008/04/28/sop-konro-marannu/</guid>
<description><![CDATA[Sudah pernah diposting oleh bung Irvan sebelumnya. Kira &#8211; kira 2 minggu yang lalu barudak ARC ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sudah pernah <a href="http://kebebasan.wordpress.com/2008/04/14/kaum-techie-di-marannu/">diposting oleh bung Irvan sebelumnya</a>. Kira &#8211; kira 2 minggu yang lalu barudak ARC kembali menggelar wisata kuliner, dan kali ini tempat yang beruntung untuk disinggahi dan direview adalah resto sop konro Marannu yang terletak di jalan Riau, Bandung.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://fajarf.wordpress.com/files/2008/04/konro1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-404" src="http://fajarf.wordpress.com/files/2008/04/konro1.jpg" alt="" width="400" height="300"></a></p>
<p><img src="http://fajarf.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="More...">Langsung saja, tempat yang saya singgahi kali ini, terletak di jalan Riau, tidak terlalu besar, dan juga tidak pula terlalu kecil. Untuk menunya, yang menjadi andalan adalah Iga bakar dan Sop konronya. Kebetulan saya pertama kali kesini dan memesan Iga bakar, ada juga teman saya yang memesan Sop Konro. Tidak bisa dipungkiri, rasanya memang maknyus, saya beri nilai 8,5/10. Dagingnya begitu lembut, sehingga tidak ada perlawanan ketika dipotong atau dikunyah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , Daging yang dihidangkan pun juga lumayan besar, jadi jangan khawatir soal porsi. Teman saya pun ada yang berani bilang, <a href="http://fajarf.wordpress.com/2008/03/15/iga-bakar-si-jangkung/" target="_blank">Iga bakar si jangkung</a> pun kalo ketemu iga bakar ini jadi <i>cebol</i> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://fajarf.files.wordpress.com/2008/04/konro3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-405" src="http://fajarf.wordpress.com/files/2008/04/konro3.jpg" alt="" width="400" height="300"></a></p>
<p>Agak Khas juga, disini iga bakarnya dikasih bumbu kacang, beda dengan iga bakar si jangkung yang di kasih bumbu kecap, memang yang antri tidak seramai di iga bakar si jangkung, tapi untuk urusan rasa saya lebih prefer iga bakar di sop konro marannu ini.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://fajarf.wordpress.com/files/2008/04/konro2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-406" src="http://fajarf.wordpress.com/files/2008/04/konro2.jpg" alt="" width="400" height="300"></a></p>
<p>Untuk masalah harga, kalau tidak salah (udah lupa juga) saya menghabiskan rp 30k untuk seporsi iga bakar dengan nasi ditambah kuah sop konro, cukup terjangkau bukan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  (untuk sekali-kali aja). Setelah itu kami menuju ke Dakken untuk ngobrol2, wah malam yang mengasyikan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:right;">Foto diambil dari <a href="http://www.flickr.com/photos/irvantambunan/">sini</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Makassar: City of Anging Mammiri]]></title>
<link>http://arga.wordpress.com/2007/09/24/makassar-city-of-anging-mammiri/</link>
<pubDate>Mon, 24 Sep 2007 12:54:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>gardine</dc:creator>
<guid>http://arga.wordpress.com/2007/09/24/makassar-city-of-anging-mammiri/</guid>
<description><![CDATA[On September 4th, myself with three other colleagues went to Makassar for an audit of the operationa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>On September 4<sup>th</sup>, myself with three other colleagues went to Makassar for an audit of the operational process of The Company&#8217;s core banking system. This will be a first time for me to set me feet on the island of Sulawesi, so I was somewhat excited about the trip.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/photoblog0001/1433035004/" target="_blank"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1063/1433035004_e9538cfe29_m.jpg" align="right" border="1" height="180" hspace="15" vspace="15" width="240" /></a>The flight to <a href="http://makassarkota.go.id/" target="_blank">Makassar</a> took one hour and fifty-five minutes. We took the afternoon flight on purpose, so we can take the rest of the day for ourselves.  Unfortunately, that wasn&#8217;t the idea of the auditee, who offered to take us to dinner later that evening. After a quick tidy-up in our rooms at <a href="http://www.makassargolden.com/" target="_blank">Makassar Golden Hotel</a>, – a cozy hotel right at the waterfront of Losari Beach – they picked us up and headed to a fancy chinese seafood restaurant. The food was delicious and the atmosphere was very festive, complete with some of the guests – not members of our party, luckily – took to the stage to sing Mandarin songs.</p>
<p>Apparently, seafood is quite a staple for the Makassarans. The rest of our stay saw us eating seafood left and right, day and night, courtesy of our hosts. Not that I&#8217;m not grateful or anything, but the deliciousness succumbed to <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Diminishing_returns" target="_blank">the economic law of diminishing returns</a>.  Lucky for us, Makassar is not all about seafood. There is always the famously delectable <a href="http://indonesia-eats.blogspot.com/2007/09/so-konro-makasar-style-beef-ribs-stew.html" target="_blank">Sop Konro</a> Karebosi, which is basically a soup of ox ribs. Our hosts also took us to a completely different style of eatery: <a href="http://lovely_vey.blogs.friendster.com/the_wires/2007/09/jalan_jalan_car.html" target="_blank">Mie Titi</a>. It&#8217;s a twist of chinese <a href="http://retasari.multiply.com/recipes/item/14/Ifumie" target="_blank">ifumie</a>, where a mesh of noodles was fried, put on  a platter, and later a thick sauce of vegetable and chicken soup was put over it. Yum! Perhaps all these tasty delicacies were the reason I gained about three kilos of weight to a all-time record-breaking fifty-seven odd kilograms.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/photoblog0001/1390121195/" target="_blank"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1085/1390121195_e760e47bc2_m.jpg" align="left" border="1" hspace="15" vspace="15" /></a>As for the tourist magnets, we didn&#8217;t get around much. Our host offered our team to visit <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tana_Toraja" target="_blank">Tana Toraja</a>, but the eight hours drive was too much for us  – or our beloved bottoms – to take. I, for particular, was never keen on visiting such places anyway. Ruston &#38; Agus, my fellow team members, went to <a href="http://travel.mongabay.com/indonesia/Bantimurung.html" target="_blank">Bantimurung Waterfalls</a> with our hosts and Ruri, our fellow IS auditor who was stationed in Makassar for the past two and a half years. I was satisfied with just a view of the beautiful sunset from the back of our hotel. The fact that I got behind schedule on my audit report didn&#8217;t help much either. Oh, and the local Deputy Inspector showed us round <a href="http://www.forumms.com/makassar_today.htm" target="_blank">Tanjung Bunga</a>, a reclaimed swat of land developed for housing estates and a shopping mall.</p>
<p>We went back to our lovely J-town on September 12<sup>th</sup>. We splurged a little and took <a href="http://www.garuda-indonesia.com/" target="_blank">the national flag carrier airline</a> back home. It was also due to the fact that no other airline has earlier flights. *grin*</p>
<p>You can catch a glimpse of my Makassaran travel, <a href="http://www.flickr.com/photos/photoblog0001/tags/20070904" target="_blank">here at flickr</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
