<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>sosial-budaya &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/sosial-budaya/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "sosial-budaya"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 08:08:04 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Mengapa Mahasiswa Sering Tawuran?]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/04/mengapa-mahasiswa-sering-tawuran/</link>
<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 06:26:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/04/mengapa-mahasiswa-sering-tawuran/</guid>
<description><![CDATA[Mengapa mahasiswa sering tawuran? pertanyaan tersebut sering terlintas di benakku belakangan ini. Se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mengapa mahasiswa sering tawuran? pertanyaan tersebut sering terlintas di benakku belakangan ini. Se]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Suku Asmat]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/suku-asmat/</link>
<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 06:12:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/suku-asmat/</guid>
<description><![CDATA[Suku Asmat mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang. Suku ini adalah salah satu suku yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Suku Asmat mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang. Suku ini adalah salah satu suku yang ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ondel-ondel Betawi]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/ondel-ondel-betawi/</link>
<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 06:02:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/ondel-ondel-betawi/</guid>
<description><![CDATA[Masyarakat Betawi sudah hampir kehilangan seni budayanya. Salah satunya adalah Topeng Betawi atau ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Masyarakat Betawi sudah hampir kehilangan seni budayanya. Salah satunya adalah Topeng Betawi atau ya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gadis Terkecil di Dunia Berbobot 5,5 Kilogram]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/gadis-terkecil-di-dunia-berbobot-55-kilogram/</link>
<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 05:48:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/gadis-terkecil-di-dunia-berbobot-55-kilogram/</guid>
<description><![CDATA[Jyoti, nama gadis itu, memiliki ukuran tubuh sama dengan keponakannya yang berusia dua tahun. Namun ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Jyoti, nama gadis itu, memiliki ukuran tubuh sama dengan keponakannya yang berusia dua tahun. Namun ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manusia tertinggi di dunia ada di Indonesia.]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/manusia-tertinggi-di-dunia-ada-di-indonesia/</link>
<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 05:41:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/02/manusia-tertinggi-di-dunia-ada-di-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Suparwono, manusia tertinggi asal Lampung, kini, menjadi perhatian banyak warga di kawasan Lampung T]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Suparwono, manusia tertinggi asal Lampung, kini, menjadi perhatian banyak warga di kawasan Lampung T]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/01/1290/</link>
<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 05:39:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/12/01/1290/</guid>
<description><![CDATA[View This Polltrends]]></description>
<content:encoded><![CDATA[View This Polltrends]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HUT KORPRI Ke 38 Diperingati Di Labuhanbatu]]></title>
<link>http://jurnallabuhanbatu.wordpress.com/2009/11/30/hut-korpri-ke-38-diperingati-di-labuhanbatu/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 13:46:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jurnal Labuhanbatu</dc:creator>
<guid>http://jurnallabuhanbatu.wordpress.com/2009/11/30/hut-korpri-ke-38-diperingati-di-labuhanbatu/</guid>
<description><![CDATA[Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten KORPRI Labuhanbatu, H Hasban Ritonga SH (kanan), saat melakukan ziara]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten KORPRI Labuhanbatu, H Hasban Ritonga SH (kanan), saat melakukan ziara]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ciri Guru Ideal Era Globalisasi]]></title>
<link>http://ahmadmakki.wordpress.com/2009/11/28/ciri-guru-ideal-era-globalisasi/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:30:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahmadmakki</dc:creator>
<guid>http://ahmadmakki.wordpress.com/2009/11/28/ciri-guru-ideal-era-globalisasi/</guid>
<description><![CDATA[Oleh: Ahmad Makki Hasan* Judul : Pendidik Karakter di Zaman Keblinger (Mengembangkan Visi Guru sebag]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><em><a href="http://ahmadmakki.wordpress.com/files/2009/11/cover-buku-pendidik-karakter1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-165" title="Cover Buku Pendidik Karakter" src="http://ahmadmakki.wordpress.com/files/2009/11/cover-buku-pendidik-karakter1.jpg?w=194" alt="" width="194" height="300" /></a>Oleh:</em> Ahmad Makki Hasan*</strong></p>
<p>Judul : Pendidik Karakter di Zaman Keblinger (Mengembangkan Visi Guru sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter)<br />
Penulis : Doni Koesoema A.<br />
Penerbit : PT. Grasindo &#8211; Jakarta<br />
Cetakan I : 2009<br />
Tebal : 215 halaman</p>
<p>Guru adalah pelaku perubahan. Gagasan ini menjadikan guru harus peka dan tanggap terhadap berbagai perubahan, pembaharuan serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sejalan dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan zaman. Di sinilah tugas guru semestinya harus senantiasa mengembangkan wawasan ilmu pengetahuan, meningkatkan kualitas pendidikannya hingga apa yang diberikan kepada peserta didiknya tidak lagi terkesan ketinggalan zaman. Bahkan tidak sesederhana itu saja, ciri guru ideal di era globalisasi seperti saat ini perlu tampil sebagai pendidik, pengajar, pelatih, inovator dan dinamisator secara sekaligus dan integral dalam mencerdaskan anak didiknya.</p>
<p>Salah satu indikator utama unggul tidaknya sebuah sekolah adalah ditentukan dari faktor mutu guru. Guru dituntut memiliki profesionalisme di bidangnya. Artinya guru tidak hanya harus memiliki pengertahuan yang luas tentang bidang yang ajarnya, namun seluruh komponen yang berkaitan dengan pendidikan harus ada pada diri para guru itu sendiri. Hal itu pula didasarkan atas asumsi bahwa persoalan peningkatan mutu pendidikan tentu bertolak pada karakter seorang pendidik. Oleh sebab itu, semakin banyak guru yang berkualitas di suatu sekolah, tentu akan semakin berkualitas pulalah sekolah tersebut.<img title="More..." src="http://ahmadmakki.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><!--more--></p>
<p>Sosok guru merupakan hal paling utama bagi keberhasilan suatu sistem pendidikan. Di tengah kemajuan zaman dan tantangan yang semakin pesat, idealnya guru harus terus belajar, kreatif mengembangkan diri dan terus menyesuaikan pengetahuan dan cara mengajarnya dengan penemuan-penemuan kontemporer. Namun, realitas yang ada pada umumnya guru sulit untuk selalu semangat mengembangan kepribadiannya. Bahkan sekedar untuk mengikuti berbagai macam kursus, seminar, pelatihan dan kegiatan semacamnya.</p>
<p>Secara utuh buku “Pendidik Karakter di Zaman Keblinger (Mengembangkan Visi Guru sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter)” ini menjabarkan bagaimana semestinya menjadi bagian hakiki sebagai seorang guru garda terdepan dalam arus perubahan. Mengeksplorasi lebih mendalam bagaimana para guru dapat memahami hakikat perubahan itu sendiri. Pendidik yang mampu mengembangkan sebuah strategi untuk memulai, menerapkan dan melestarikan perubahan dalam dunia pendidikan dan masyarakat secara umum.</p>
<p>Cara mengajar yang sekedar duduk di depan kelas sesungguhnya menjadi tanda kurannya dinamisme sebagai seorang pendidik sejati. Bisa jadi ini hanya sebuah simbolis dan tidak mewakili sosok guru seutuhnya secara keseluruhan. Jika demikian adanya, seakan jauh rasanya seorang guru dapat menciptakan pembelajaran yang produktif dan profesional. Padalah guru juga memiliki tanggungjawab dalam memodifikasi proses integrasi dan optimalisasi sistem pendidikan di sekolah. Harapannya, dapat memberikan peran yang sangat signifikan bagi proses pembentukan kepribadian siswa yang kokoh yakni intelektual, moral dan spiritual.</p>
<p>Tidak banyak buku yang berorientasi pada bagaimana seorang pendidik seharusnya dapat menciptakan sistem pendidikan di sekolah yang efektif, praktis dan operasional seperti buku buah karya Doni Koesoema A. ini. Kerangka filosofis dalam berfikirnya dapat menggugah hati nurani yang sulit ditemukan pada buku-buku lain. Setidaknya hal ini bisa dibaca pada kerangka metodologis yang disajikan dengan lugas dan populer serta praktis yang ditawarannya guna dapat dikembangkan oleh para pendidik kontemporer.</p>
<p>Meskipun tampaknya guru sulit untuk dapat berubah dalam waktu singkat, namun guru terlanjur mengemban peran istimewa dalam masyarakat sebagai pelaku perubahan. Guru bukan sekedar pelaku perubahan yang menggerakkan roda transformasi sosial dalam masyarakat. Lebih dari itu, guru memiliki peranan utama sebagai pendidik karakter suatu masyarakat. Bukan sekedar mengubah hidup siswa, namun juga memperkokoh kepribadian siswa yang memiliki nilai-nilai sebagaimana yang diharapkan dalam masyarakat.</p>
<p>Setidaknya dalam buku ini, mengajak kepada semua guru agar dapat menjalankan tugas mulianya secara efektif dan profesional dalam menjalankan fungsinya mendidik anak bangsa. Dengan kata lain, masa depan negeri ini tergantung kepada bagaimana guru dapat melahirkan individu-individu yang merdeka, matang, bertanggungjawab dan peka terhadap permasalah sosial di lingkungan sekitarnya di kemudian hari.</p>
<p>Sebagai figur sentral dalam dunia pendidikan, guru seyogyanya dapat menjadi proses interaksi tidak hanya dalam proses pembelajaran, namun juga seharusnya lebih utuh dan komprehensif. Oleh karenanya guru harus memiliki karakteristik kepribadian yang ideal sesuai dengan persyaratan yang bersifat psikologis-pedagogis. Konon, pada zaman dulu posisi guru disejajarkan dengan kaum priyayi yang selalu duduk di deretan utama dalam berbagai hal. Mungkinkah posisi guru masa silam terlahir kembali dimasa kini dan mendatang?</p>
<p>Karena itu, melalui buku ini, untuk menjadikan bangsa ini agar lebih berkualitas adalah dengan mengoptimalkan karakter seorang pendidik terlebih dahulu. Kalau tidak sejak saat ini, kapan lagi para guru memulai untuk meningkatkan kepribadian, kompetensi profesional dan tingkat pendidikan yang lebih tinggi? Ciri guru ideal yang profesional dan berkualitas adalah jawaban mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar lagi untuk merubah paradigma buramnya wajah pendidikan nasional kita seperti saat ini.</p>
<p>Guru diharapkan dapat membekali peserta didiknya sebagai penerus bangsa ini. Tentunnya dengan melahirkan individu-individu yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual saja, namun juga mampu menghargai kebenaran, keadilan, kesejahteraan, perdamainan dan sikap penuh tanggungjawab guna memasuki era masa depan yang sangat kompetitif dan tiada batas. Sebuah mimpi besar bangsa ini yang tentu tidak sekedar menjadi utopia belaka, namun kita semua harus mampu untuk mewujudkannya. Semoga!</p>
<p><strong>*) Ahmad Makki Hasan</strong><br />
<em>Mahasiswa Program Pascasarjana UIN Malang dan Guru SMA Negeri 1 Kota Malang.</em></p>
<p>Tulisan ini telah dipublikasikan di Harian Duta Masyarakat Edisi Minggu, 22 November 2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Semangat Pahlawan (Baru) dalam Surabaya Juang 2009]]></title>
<link>http://ahmadmakki.wordpress.com/2009/11/28/semangat-pahlawan-baru-dalam-surabaya-juang-2009/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:09:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahmadmakki</dc:creator>
<guid>http://ahmadmakki.wordpress.com/2009/11/28/semangat-pahlawan-baru-dalam-surabaya-juang-2009/</guid>
<description><![CDATA[(Refleksi Hari Pahlawan 10 Novermber) Oleh: Ahmad Makki Hasan*) “Saudara-saudara. Kita pemuda-pemuda]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>(Refleksi Hari Pahlawan 10 Novermber)<br />
</strong><br />
<strong><em>Oleh:</em> Ahmad Makki Hasan*)</strong></p>
<p><em>“Saudara-saudara. Kita pemuda-pemuda rakyat Indonesia<br />
disuruh datang membawa senjata kita kepada Inggris dengan membawa bendera putih,<br />
tanda bahwa kita menyerah dan takluk kepada Inggris…”</p>
<p>“Inilah jawaban kita, jawaban pemuda-pemuda rakyat Indonesia:<br />
Hai Inggris, selama banteng-banteng,<br />
pemuda-pemuda Indonesia masih mempunyai darah merah<br />
yang dapat membuat secarik kain putih menjadi merah dan putih,<br />
selama itu kita tidak akan menyerah…”</p>
<p>“Teman-temanku seperjuangan, terutama pemuda-pemuda Indonesia,<br />
kita terus berjuang, kita usir kaum penjajah dari bumi kita Indonesia yang kita cintai ini.<br />
Sudah lama kita menderita, diperas, diinjak-injak…”<br />
“Sekarang adalah saatnya kita rebut kemerdekaan kita.<br />
Kita bersemboyan: Kita Merdeka atau Mati.”</em></p>
<p>Pidato di atas tiada lain adalah bait kata-kata yang disampaikan oleh Sutomo atau lebih akrab dikenal dengan sebutan Bung Tomo. Sosok pejuang asal Surabaya (baru setahun dinobatkan dalam deretan pahlawan nasional di negeri ini) yang terkenal dengan semboyannya “rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas”. Ketika membakar semangat arek-arek Suroboyo pada peristiwa pertempuran heroik menghalau masuknya kembali kolonialisme di Surabaya pada tanggal 10 November 1945. Tak salah ketika bangsa ini selalu memperingati Hari Pahlawan pada tiap tanggal 10 November dan Surabaya sebagai ikon Kota Pahlawan bangsa Indonesia.</p>
<p>Namun, sangat disayangkan sikap nasionalisme bahkan patriotisme kini mulai pudar serasa tak tersisa sedikit pun. Terutama pada benak para pemuda penerus bangsa ini. Bahkan boleh dikatakan tidak lagi menyatu dalam jiwa dan raga anak bangsa yang dulu selalu bersemai dalam setiap dada rakyat di seantero nusantara pra dan pasca kemerdekaan. Ratusan tahun lamanya bangsa Indonesia diduduki oleh kolonialisme. Kekayaan bangsa pun dirampas habis. Sampai-sampai ribuan bahkan jutaan nyawa terenggut untuk membebaskan kita dari belenggu penjajahan. Akankah kita sebegitu mudah melupakan jasa-jasa besar mereka bagi bangsa kita Indonesia ini?<!--more--></p>
<p>Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November sesungguhnya bukan hanya milik warga kota Surabaya, melainkan milik bangsa Indonesia. Ketika kota Surabaya dikukuhkan sebagai Kota Pahlawan, maka hal itu menjadi suatu inspirasi bagi bangsa ini agar menjadi produktif menatap masa depan. Karena memang pahlawan atau pejuang sejati tidak membutuhkan penghargaan atau apresiasi. Tetapi sebagai bangsa yang beradab, seharusnya kita menghargai jasa-jasa para pahlawan secara proporsional. Ir. Soekarno mengatakan, &#8220;Pahlawan sejati tidak minta dipuji jasanya, bunga mawar tidak mempropagandakan harumnya, tetapi harumnya dengan sendiri semerbak ke kanan-kiri. Hanya bangsa yang tahu menghargai pahlawan-pahlawannya, dapat menjadi bangsa yang besar…&#8221;.</p>
<p>Kepahlawanan bukan hanya bermakna lepas dari penjajahan dan menjadi bangsa yang merdeka secara politis, namun juga harus dipahami dari perspektif ekonomi untuk mensejahterakan masyarakat yang memiliki relevansi bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan. Hakekat kepahlawanan adalah semangat untuk memberi, berbakti dan berkorban atas kepentingan pribadi demi kepentingan yang lebih luas. Itu sebabnya semangat kepahlawanan harus terus menerus dikobarkan agar bangsa ini tidak terjebak dalam hedonisme, ego sektoral dan sikap-sikap yang lebih mementingkan diri sendiri.</p>
<p>Untuk itulah, Pemkot Surabaya menggelar pesta rakyat dan mengusung tema “Surabaya Juang” dalam memperingati Hari Pahlawan pada tahun ini. Guna menggungah semangat pemuda hari ini dengan berkaca pada semangat juang para pemuda saat itu. Semangat dari aktivitas gerakan yang dilandasi kecintaan terhadap negeri ini untuk menciptakan serta menjaga keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia. Sebuah agenda pesta rakyat yang digelar sejak tanggal 1 November 2009 lalu dan berakhir pada tanggal 10 November 2009 ini diisi beragam kegiatan di pusat kota Surabaya..</p>
<p>Diantara beberapa kegiatan yang diselenggarakan adalah Parade Surabaya Juang, Konser Ludruk Juang, Performers Art 100 Patung, Festival Teater Rakyat, Seminar Kepahlawanan, Lomba Fotografi Kepahlawanan, Festival Film Pendek “Ayo Berjuang” dan kegiatan-kegiatan pendamping lainnya. Sebagai acara puncak, warga Kota Surabaya akan disuguhi pagelaran konser musik berkualitas bertajuk Simfoni untuk Bangsa dengan menampilkan grup band papan atas.</p>
<p>Pesta rakyat yang berkala tahunan ini sudah untuk yang kedua kalinya sejak digelar pertama kali pada tahun 2008 oleh Pemkot Surabaya. Gawe akbar ini tentu melibatkan seluruh elemen pada setiap lapisan masyarakat. Mulai dari yang berada di jajaran birokrasi pemerintah, aktivis LSM, seniman, pelajar dan mahasiswa hingga masyarakat kecil pun tak lepas ikut meramaikan kegiatan ini pula. Termasuk bagi mereka para perjuang veteran yang pernah turut andil menghantarkan bangsa ini kepada pintu gerbang kemerdekaan rakyat Indonesia dan mempertahankan keutuhan NKRI hingga detik ini.</p>
<p>Walaupun memang terkesan glamor dengan sedikit hura-hura di tengah kesengsaraan rakyat kecil saat ini, akan tetapi sepanjang kegiatan Surabaya Juang selama ini telah banyak mengundang perhatian masyarakat tidak hanya di daerah Surabaya dan sekitarnya namun juga seluruh rakyat di tanah air bahkan tidak sedikit para wisatawan asing menyempatkan diri untuk menghadiri deretan acara dalam Surabaya Juang 2009 ini. Perhelatan akbar yang dapat dijadikan sebuah wahana instropeksi diri mengenang peristiwa bersejarah 10 November 1945 di Surabaya. Momentum tepat dan pas guna membangkitkan semangat juang terutama di kalangan anak muda dalam memaknai arti sebuah kepahlawanan.</p>
<p>Serangkaian kegiatan Surabaya Juang 2009 seakan telah dapat membangkitkan kembali rasa nasionalisme para pemuda penerus bangsa terutama bagi arek-arek Suroboyo. Tentunya kita diharapkan tidak hanya untuk mengenang sejenak sebuah kisah perjuangan para pahlawan di masa lalu yang telah menghantarkan dan mempertahan kedaulatan NKRI. Tetapi juga bagimana kita semua dapat membangkitkan kembali rasa dan karsa nilai kepahlawanan dalam sanubari kita masing-masing yang selama ini sudah terkikis karena waktu terutama di era globalisasi seperti sekarang ini. Semoga!</p>
<p><strong>*) Ahmad Makki Hasan<br />
</strong><em>Alumnus Fak. Humaniora dan Budaya UIN Malang, Kini Guru SMAN 1 Kota Malang &#38; Mahasiswa Program Pascasarjana UIN Malang</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[INDONESIA DALAM CENGKRAMAN KORPORATOKRASI GLOBAL]]></title>
<link>http://17hari.wordpress.com/2009/11/27/indonesia-dalam-cengkraman-korporatokrasi-global/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 19:57:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>17hari</dc:creator>
<guid>http://17hari.wordpress.com/2009/11/27/indonesia-dalam-cengkraman-korporatokrasi-global/</guid>
<description><![CDATA[Ditulis oleh : Abdul Rokhim Pengertian Awal Korporatokrasi pada dasarnya merupakan merupakan sebuah ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ditulis oleh : Abdul Rokhim</p>
<p><strong>Pengertian Awal</strong></p>
<p>Korporatokrasi pada dasarnya merupakan merupakan sebuah system yang terdiri dari berbagai kumpulan kekuasaan baik yang berada dalam tingkatan nasional maupun internasional untuk mecapai suatu tujuan kolektif. John Perkins mengunakan istilah korporatokrasi untuk menunjukkan bahwa dalam rangka membangun imperium global, maka berbagai korporasi global, bank, dan dan pemerintahan bergabung menyatukan kekuatan financial dan politiknya untuk memaksa masyarakat dunia mengikuti kehendak mereka<a href="#_ftn1">[1]</a>. Korporatokrasi hadir dalam sebuah system yang tersusun secara sistematis yang menguasai berbagai unsur politik (kekayaan, militer, media massa dsb) untuk mengumpulkan dan mengakumulasi sumber daya alam secara terus-menerus. Pada prinsipnya korporatokrasi bekerja hampir sama dengan system kapitalisme bekerja. Tetapi korporatokrasi tidak hanya menggunakan modal yang dimilikinya untuk terus melakukan pengakumulasian modalnya menjadi lebih banyak, lebih lanjut korporatokrasi juga menggunakan elemen-elemen lain selain elemen kapitalisme itu sendiri. Dengan kata lain korporatokrasi merupakan metamorphosis kapitalisme yang berkembang terus dalam proses dialektika dan seleksi alam yang menyertainya. Menurut Bapak Amien Rais, korporatokrasi memiliki 7 unsur, yaitu: korporasi-korporasi besar; kekuatan politik pemerintahan tertentu, terutama Amerika dan kaki tangannya; perbankan internasional; kekuatan militer; media massa; kaum intelektual yang dikooptasi; dan terakhir yang tidak kalah penting adalah elite nasional Negara-negara berkembang yang bermental inlander, komprador atau pelayan<a href="#_ftn2">[2]</a>.</p>
<p><strong>Bagaimana Korporaktokrasi berjalan?</strong></p>
<p>Seperti yang ditulis oleh Bapak Amien Rais bahwa unsur-unsur korporatokrasi itu sendiri meliputi 7 unsur. Setiap unsur-unsur itu bekerja erat satu sama lain untuk membentuk suatu system yang menguntungkan untuk korporatokrasi itu sendiri. Korporasi besar itu sendiri awalnya hanya bergerak dalam wilayah Negara induknya saja. Tapi setelah terjadinya <em>over production,</em> mereka melakukan ekspansi dan eksploitasi ke Negara-negara lain yang mempunyai orientasi awal yaitu akumulasi keuntungan yang dilakukan secara terus menerus. Hal ini terjadi pada Negara-negara yang menjalankan system kapitalisme sebagai system ekonominya. Contoh yang sangat nyata adalah Amerika Serikat. Didalam system kapitalisme itu sendiri tidak mengenal adanya batasan nilai, apapun bentuk nilai tersebut. Satu-satunya nilai yang diakui adalah akumulasi modal itu sendiri. Korporasi-korporasi besar melakukan <em>‘penjajahan’</em> terhadap Negara-negara dunia ketiga termasuk Indonesia dengan cara melakukan deregulasi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan dari Negara-negara tersebut agar menguntungkan pihak korporasi itu sendiri. Hal ini bisa dilakukan dengan bantuan lembaga-lembaga perbankan internasional (khususnya IMF dan World Bank) yang mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada korporasi-korporasi tersebut. Dengan kata lain, negara-negara dunia ketiga harus mematuhi kebijakan lembaga internasional tersebut karena terikat pada suatu perjanjian internasional. Hal ini tentunya sangat merugikan Negara-negara dunia ketiga karena tidak lain dan tidak bukan lembaga internasional itu sendiri merupakan <em>‘bagian’</em> dari korportokrasi global. <em>‘Penjajahan’ </em>ini diperparah oleh elit birokrasi Negara-negara berkembang termasuk Indonesia yang bermoral <em>inlander</em>. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah jelas-jelas memihak korporasi tersebut karena pembuat kebijakan itu sendiri sudah tidak tahu <em>‘siapa dirinya’</em>.</p>
<p><strong>Keuntungan yang didapat oleh Korporatokrasi</strong></p>
<p><strong> </strong>Pada dasarnya korporatokrasi itu ada berpusat dari adanya korporasi-korporasi besar yang ada di dunia. Dengan kekuatan modal yang mereka punyai, mereka dapat membentuk suatu tatanan baru dunia. Tujuan mutlak korporasi adalah mencai keuntungan maksimal dengan biaya minimal dan waktu minimal<a href="#_ftn3">[3]</a>. Penelitian di Amerika menunjukkan bahwa kejahatan kerah putih <em>(white collar crime)</em> di Amerika merugikan Negara sebesar 300-500 miliar dollar per tahun. Tapi jika diperbandingkan dengan kerugian yang ditimbulkan oleh kejahatan biasa sangat menunjukkan perbendaan yang sangat signifikan yaitu kejahatan biasa hanya 3,8 milyar dollar per tahun<a href="#_ftn4">[4]</a>. Hal ini merupakan kasus yang sungguh ironis. Belum lagi keuntungan yang didapat dari pengurasan sumber daya alam dari Negara dunia ketiga yang terikat kontrak dengan para korporasi-korporasi besar tersebut. Jutaan atau bahkan miliaran dollar hanya dinikmati oleh korporasi-korporasi tersebut.</p>
<p><strong>Dampak bagi Negara Dunia Ketiga</strong></p>
<p><strong> </strong>Negara-negara yang paling terkena dampak dari system eksploitasi seperti ini adalah Negara Dunia Ketiga. Hal ini terjadi karena sumber daya alam yang ada di Negara tersebut tidak bisa dinikmati oleh rakyatnya sendiri, melainkan dinikmati oleh korporasi-korporasi tersebut. Kenyataan ini harus diterima oleh Negara-negara tersebut. Sementara kondisi pendidikan, ekonomi dan keshatan bagi rakyat Negara dunia ketiga yang memprihatinkan, tapi di sisi lain keuntungan sumber daya alam yang ada di tanah mereka malah dinikmati oleh pihak lain. Di Indonesia, kasus yang paling mencolok dan mendapat sorotan media adalah kasus Freeport. Miliaran dollar dihasilkan oleh tambang-tambang milik Freeport, tetapi kondisi masyarakat papua sendiri masih dalam kondisi yang mengenaskan. Hal ini terjadi karena proses penghisapan yang dilakukan oleh para korporatokrasi itu sendiri didalam wilayah Indonesia yang semakin lama semakin menancapkan kukunya di bumi pertiwi ini.</p>
<p><strong>Bagaimana Indonesia melepaskan diri dari cengkraman Korporatokrasi Global</strong></p>
<p><strong> </strong>Indonesia sudah sangat lama dalam cengkraman korporatokrasi global. Sejak jaman Orde Baru, investor-investor asing masuk dengan pengesahan UU dari DPR. Harus dilihat bahwa sebenarnya masalah di Indonesia terjadi karena elite birokratnya <em>‘lupa’</em> siapa sebenarnya mereka. Hal ini menjadikan keputusan yang dibuat tidak berdasar pada kepentingan rakyat Indonesia sendiri, melainkan untuk kepentingan korporasi asing. Maka daripada itu untuk mengentaskan permsalahan di Indonesia adalah dengan mencari orang-orang yang duduk di pemerintahan tidak lupa kenapa mereka ada disitu? Dan momen pemilu 2009 merupakan langkah yang cukup menentukan apakah Indonesia akan mendapatkan pemimpin yang tidak ‘pelupa’ atau Indonesia akan mendapatkan pemimpin yang akan meneruskan penjajahan asing terhadap negeri ini.  <strong> </strong></p>
<hr size="1" /><a href="#_ftnref1">[1]</a> Amien Rais “Agenda Mendesak Bangsa Selamatkan Indonesia” PPSK Press, Yogyakarta. Hal. 81 yang dikuti dari bukunya John Perkins, <em>Confesions of an Economic Hit Man</em>, London, Penguin Books Ltd, 2006.<em> </em></p>
<p>&#160;</p>
<p><a href="#_ftnref2">[2]</a> <em>Ibid.,</em> hal. 83.</p>
<p><a href="#_ftnref3">[3]</a> <em>Ibid,.</em> hal. 84.</p>
<p><a href="#_ftnref4">[4]</a> Corporate Crime Reporter, http//www.corporatecrimereporter.com/top 100.html/ yang dikutip dalam bukunya Amien Rais, Agenda Mendesak Bangsa; Selamatkan Indonesia.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[GLOBALISASI DAN TINJAUAN ANALISIS TERHADAP IMPLIKASINYA BAGI NEGARA BERKEMBANG]]></title>
<link>http://17hari.wordpress.com/2009/11/27/globalisasi-dan-tinjauan-analisis-terhadap-implikasinya-bagi-negara-berkembang/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 18:34:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>17hari</dc:creator>
<guid>http://17hari.wordpress.com/2009/11/27/globalisasi-dan-tinjauan-analisis-terhadap-implikasinya-bagi-negara-berkembang/</guid>
<description><![CDATA[Ditulis oleh : Abdul Rokhim Pendahuluan Globalisasi, mungkin kata itu sering kita dengarkan di telev]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ditulis oleh : Abdul Rokhim</p>
<p><strong>Pendahuluan</strong><br />
Globalisasi, mungkin kata itu sering kita dengarkan di televisi, radio, surat kabar ataupun percakapan sehari-hari. Kata globalisasi sendiri muncul pada dekade akhir abad ke-20. Globalisasi telah menjadikan pertukaran barang dan jasa dengan mudah terjadi melewati batas-batas territorial Negara. Globalisasi menjadikan dunia seperti Global Village. Dengan adanya Globalisasi, negara-negara dapat dengan mudah melakukan suatu interaksi, bahkan individu dalam suatu negara dengan individu di negara lain dapat dengan mudah melakukan suatu interaksi, baik dalam hal komunikasi, pertukaran komoditi, pertukaran informasi, dll. Hal tersebut menjadikan globalisasi sebagai arah baru bagi perkembangan negara-negara selanjutnya. Tapi apakah globalisasi benar-benar sesuai dengan yang selalu digembar-gemborkannya?<br />
Sejak berakhirnya perang dingin, dunia dilanda oleh suatu arus perubahan<br />
yang bersifat global. Pada mulanya wujud daripada perubahan tersebut terutama sekali terlihat dalam perkembangan sistem informasi dan transportasi dengan fenomena yang mempersingkat jarak didalam hubungan antara negara atau antara wilayah, baik dalam arti ruang maupun waktu. Jelas sekali bahwa perkembangan yang demikian telah dimungkinkan oleh terjadinya kemajuankemajuan yang menakjubkan dalam bidang Iptek. Tentu saja kemajuan-kemajuan Iptek tersebut telah tercapai berkat adanya kemampuan ekonomi untuk mendukungnya Adanya keterkaitan antara kedua faktor ini menimbulkan peruhahan-perubahan yang luar biasa didalam masyarakat.<br />
Sekarang ini keterbukaan semakin kuat berembus, dengan dipayungi oleh globalisasi yang berarti menjadikan segala sesuatunya global, meraksasa menjangkau seluruh dunia, keterbukaan dan globalisasi sepertinya menjadi pasangan yang sangat ideal, tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Globalisasi kemungkinan besar tidak akan ada bila keterbukaan tidak muncul dan begitu sebaliknya. Seluruh entitas yang mewarnai kehidupan masyarakat dunia tidak ada lagi yang tidak terpengaruh oleh sihir globalisasi. Produk, teknologi, kebudayaan sampai informasi merasuk jauh pada kehidupan masyarakat, tidak hanya di negara asalnya tetapi sampai ke seluruh negeri.</p>
<p><strong>Implikasi Globalisasi terhadap negara berkembang</strong></p>
<p>Era globalisasi adalah sebuah era di mana proses integrasi dalam bidang ekonomi demikian jelas sehingga sistem ekonomi nasional harus mengintegrasikan diri dengan sistem ekonomi global berdasarkan keyakinan pada perdagangan bebas yang telah dicanangkan pada era sebelumnya, baik era kolonialisme maupun neo-kolonialisme. Dengan masuknya era global seperti itu, yang terjadi kemudian adalah adanya dominasi global atas Negara-negara Selatan (khususnya) seperti Indonesia pada sistem ekonomi, politik, dan budaya. Negara-negara Utara sebagai Negara pemberi utang. Ideologi TNCs (Trans National Corporations) adalah buah paling mutakhir dari sistem global ekonomi dunia, sehingga pasar bebas menjadi ideologi tunggalnya.<br />
Efek langsung dari globalisasi adalah bidang ekonomi. Ekonomi suatu negara akan diintegrasikan kedalam sistem ekonomi global. Barang-barang luar negeri akan dengan sangat mudah masuk ke dalam suatu negara (tidak ada intervensi negara dalam pasar karena pasar sudah ter-integrasi kedalam pasar global). Melalui berbagai perjanjian internasional dan adanya organisasi internasional yang mengatur kebijakan ekonomi dunia (IMF dan World Bank), dominasi negara dalam pasar terus-menerus digerus oleh berbagai kebijakan-kebijakan IMF dan World Bank. Hal ini menjadi masalah tersendiri bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia karena ekonomi Indonesia belum siap untuk menghadapi arus Globalisasi. Jika Indonesia memaksakan diri, maka kemungkinan produk-produk local akan disingkirkan oleh produk luar negeri dan menjadikan negara ini sebagai negara konsumen. Jika hal itu terjadi maka efek domino terhadap kondisi social-politik di Indonesia akan terjadi. Jika produk-produk Indonesia tidak bisa bersaing maka perusahaan local dapat mengalami kerugian dan mengadakan PHK terhadap karyawannya.<br />
Imbas dari globalisasi bukan hanya hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi, tetapi masuk kedalam bidang social. Globalisasi membuat arus masuk informasi menjadi tanpa batas, termasuk pornografi, pelecehan seksual dan kekerasan yang dapat mempengaruhi generasi muda bangsa. Dengan adanya televisi, internet, email dan layanan komunikasi lainnya yang merupakan imbas dari globalisasi membuat informasi bagi remaja dan anak-anak tidak terkontrol.<br />
Globalisasi berimbas juga pada masalah lingkungan. Dengan masuknya modal tanpa batas, perusahaan pertambangan asing akan berlomba untuk mengeksploitasi alam Indonesia. Dengan masuknya perusahaan tambang asing, maka pencemaran lingkungan pasti tidak akan bisa dihindarkan. Kebijakan pemerintah mengizinkan operasi pertambangan pada kawasan hutan lindung dan konservasi, sudah pasti akan mempercepat lenyapnya hutan Indonesia. “Industri keruk” tambang akan mengubah hamparan hutan hijau Indonesia menjadi padang pasir kekuningan dengan lubang-lubang beracun didalamnya. Saat ini saja terdapat 150 perusahaan yang telah mengantongi izin Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mrmbuka tambang. Mereka akan beroperasi pada kawasan hutan seluas 11.441.852 hektar. Tersebar di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Pada dasarnya  segala hal yang diciptakan manusia mempunyai efek baik dan buruk bagi manusia itu sendiri. Globalisasi juga mempunyai sifat seperti itu. Globalisasi disatu sisi menawarkan kebaikan tapi disisi lain juga kita akan terjebak pada keterpurukan jika tidak mewaspadainya. Pengaruh globalisasi juga harus dilihat dari ‘siapa yang memprakarsainya’ yaitu negara-negara Barat. Hal ini patut diwaspadai karena sumber daya alam kita yang melimpah dan bukan tidak mungkin negara-negara tersebut juga mengincarnya dengan mempengaruhi masyarakat kita tentang ‘betapa baiknya globalisasi’. Rakyat (elit penguasa dan rakyat biasa) harus meng-counter efek buruk dari globalisasi. Jika hanya rakyat biasa saja yang mencoba meng-counter-nya maka hal itu hanya akan sia-sia. Apapun taktik dan strategi yang akan dipakai untuk meng-counter efek buruk dari globalisasi akan sia-sia jika tidak ada dukungan  elit penguasa dan rakyat biasa.</p>
<p>DAFTAR PUSTAKA</p>
<p>Buku<br />
Abrahamsen, Rita. 2004, ‘Sudut Gelap Kemajuan Relasi Kuasa Dalam Wacana Pembangunan’,   Lafadl Pustaka, Jogjakarta.</p>
<p>Dwi Putro, Widodo dan Farid Tolomundu. 2006, ‘Menolak Takluk<br />
Newmont versus Hati Nurani’ Titik Koma, Mataram.</p>
<p>Website</p>
<p>http://www.walhi.or.id/kampanye/energi/050714_glob-psrbbs-bbm_cu/</p>
<p>http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1995/10/25/0003.html</p>
<p>http://ekisonline.com/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=22&#38;Itemid=28</p>
<p>http://arsip.info/kriminal/penjajahan/baru/globalisasi/ekonomi/08_07_05_001543.html</p>
<p>Jurnal<br />
Susanto, Joko, “Kajian Teoritik tentang Pengaruh Globalisasi terhadap Proses Demokratisasi,” Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, Th XIII, No 2, April 2000</p>
<p>Qodir, Zuly, ‘Globalisasi, Neoliberalisme dan the New Sosial Movement <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> engalaman Muhammadiyah’, Jurnal Mandatory Edisi 4/Tahun 4/2008 © Institute for Research and Empowerment (IRE), Yogyakarta</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berqurban Sebagai Tanda Pengorbanan]]></title>
<link>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/27/berqurban-sebagai-tanda-pengorbanan/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 02:55:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>beranda</dc:creator>
<guid>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/27/berqurban-sebagai-tanda-pengorbanan/</guid>
<description><![CDATA[“Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih. Maka Kami ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>“Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang halim (cerdik dan bijaksana). Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: ‘Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!’ Ia menjawab: ‘Hai bapakku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.’ Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: ‘Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu,’ Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim’.” (Ash-Shaffat: 100-109)  Penjelasan Beberapa Mufradat Ayat غُلاَمٍ حَلِيْمٍ Seorang anak yang cerdik dan bijaksana. Yang dimaksud adalah di saat dia dewasa, dia memiliki sifat ini. Para ulama berbeda pendapat tentang siapa dari anak Ibrahim ‘alaihissalam yang dimaksud dalam ayat tersebut. Sebagian mengatakan yang dimaksud adalah Ishaq. Pendapat ini diriwayatkan dari sebagian salaf seperti Ikrimah dan Qatadah. Ada juga yang menukil dari beberapa shahabat, di antaranya ‘Abbas bin Abdil Muththalib, Ibnu ‘Abbas dan Ibnu Mas’ud, Umar bin Al-Khaththab, Jabir, dan yang lainnya radhiyallahu &#8216;anhum. Sebagian lagi mengatakan yang dimaksud adalah Isma’il ‘alaihissalam, dan ini pendapat yang dinukilkan dari Abu Hurairah dan Abu Thufail Amir bin Watsilah. Juga diriwayatkan dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas radhiyallahu &#8216;anhum. Dan ini pendapat Sa’id bin Musayyab, Asy-Sya’bi, Yusuf bin Mihran, dan yang lainnya. Dan pendapat ini dikuatkan oleh para ahli tahqiq seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Ibnu Katsir, Abdurrahman As-Sa’di, Asy-Syinqithi, dan yang lainnya rahimahumullah. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, Taisir Al-Karim Arrahman, Adhwa`ul Bayan, dan Majmu’ Fatawa Syaikhul Islam, 4/331-336) Pendapat yang terkuat adalah yang kedua. Kuatnya pendapat ini ditinjau dari beberapa sisi: Pertama: bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan berita gembira kepada Ibrahim ‘alaihissalam tentang anak yang akan disembelih. Kemudian setelah menyebut kisahnya secara sempurna, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan setelahnya berita gembira tentang lahirnya Ishaq ‘alaihissalam: وَبَشَّرْنَاهُ بِإِسْحَاقَ نَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِيْنَ. وَبَارَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَى إِسْحَاقَ “Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq, seorang nabi yang termasuk orang-orang yang shalih. Kami limpahkan keberkahan atasnya dan atas Ishaq.” (Ash-Shaffat: 112-113) Maka ini menunjukkan bahwa ada dua berita gembira, berita tentang anak yang akan disembelih serta anak yang bernama Ishaq. Kedua: bahwa Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala tidak menyebut tentang kisah penyembelihan kecuali pada surat Ash-Shaffat saja, sedangkan pada ayat-ayat yang lain hanya disebutkan berita gembira tentang lahirnya Ishaq secara khusus. Ketiga: Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَامْرَأَتُهُ قَائِمَةٌ فَضَحِكَتْ فَبَشَّرْنَاهَا بِإِسْحَاقَ وَمِنْ وَرَاءِ إِسْحَاقَ يَعْقُوْبَ “Dan istrinya berdiri (di balik tirai) lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishaq dan dari Ishaq (akan lahir putranya) Ya’qub.” (Hud: 71) Kalau sekiranya yang disembelih itu Ishaq, tentu Ibrahim ‘alaihissalam akan menganggap terjadinya penyalahan janji tentang munculnya Ya’qub dari keturunan Ishaq ‘alaihissalam. Keempat: bahwa yang disifati dengan sifat sabar adalah Isma’il ‘alaihissalam, seperti dalam firman-Nya: وَإِسْمَاعِيْلَ وَإِدْرِيْسَ وَذَا الْكِفْلِ كُلٌّ مِنَ الصَّابِرِيْنَ “Dan (ingatlah kisah) Isma’il, Idris, dan Dzulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar.” (Al-Anbiya`: 85) Dan masih ada lagi sisi penguat yang menunjukkan bahwa yang akan disembelih adalah Isma’il ‘alaihissalam, bukan Ishaq ‘alaihissalam. Syaikhul Islam rahimahullahu menjelaskan: “Yang wajib diyakini bahwa yang dimaksud (ayat ini) adalah Isma’il. Dan inilah yang ditunjukkan oleh Al-Kitab dan As-sunnah, serta penguat-penguat yang masyhur. Ini pula yang disebutkan dalam Kitab Taurat yang ada di tangan ahli kitab, di mana disebutkan padanya bahwa (Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala) berfirman kepada Ibrahim: اذْبَحِ ابْنَكَ وَحِيْدَكَ “Sembelihlah anakmu yang satu-satunya.” Dalam naskah yang lain: بَكْرَكَ (anak semata wayang dari ibu yang satu). Dan Isma’il adalah anak satu-satunya yang dari satu ibu (pada masa itu) berdasarkan kesepakatan kaum muslimin dan ahli kitab. Namun ahli kitab mengubah lalu menambah kata ‘Ishaq’, lantas dkutip oleh sebagian orang dan menyebar di sebagian kaum muslimin bahwa yang dimaksud adalah Ishaq, padahal asalnya adalah dari perubahan ahli kitab.” (Majmu’ Fatawa, 4/331-332)  Penjelasan Ayat As-Sa’di rahimahullahu ketika menjelaskan ayat-ayat ini mengatakan: “(Ibrahim berkata): ‘Wahai Rabb-ku, berikanlah aku seorang anak yang termasuk dari kalangan orang-orang yang shalih’. Beliau mengucapkan itu tatkala ia telah putus asa dari kaumnya di mana beliau tidak melihat kebaikan pada mereka. Beliau pun berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memberikan karunia kepadanya seorang anak yang shalih, yang Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi manfaat baginya dalam kehidupan dan setelah kematiannya. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala pun mengabulkannya dan berfirman: ‘Maka Kami memberi kabar gembira kepadanya dengan lahirnya seorang anak yang cerdik dan bijaksana’, dan tidak ada keraguan bahwa dialah Isma’il ‘alaihissalam. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan berita gembira setelahnya dengan lahirnya Ishaq ‘alaihissalam dan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang berita gembira lahirnya Ishaq ‘alaihissalam dengan firman-Nya: وَامْرَأَتُهُ قَائِمَةٌ فَضَحِكَتْ فَبَشَّرْنَاهَا بِإِسْحَاقَ وَمِنْ وَرَاءِ إِسْحَاقَ يَعْقُوْبَ “Dan istrinya berdiri (di balik tirai) lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishaq dan dari Ishaq (akan lahir putranya) Ya’qub.” (Hud: 71) Sehingga ini menunjukkan bahwa Ishaq bukanlah yang akan disembelih. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi sifat Isma’il dengan kebijaksanaan, yang mengandung kesabaran, akhlak yang baik, lapang dada, serta memaafkan orang yang bersalah. Tatkala anak tersebut telah mencapai waktu untuk bisa bekerja bersama ayahnya dan biasanya hal itu di saat mencapai usia baligh, dia pun senang untuk melakukan yang terbaik untuk kedua orangtuanya, telah hilang kesulitannya dan telah terasa manfaatnya. Maka Ibrahim ‘alaihissalam berkata kepadanya: ‘Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu,’ yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkanku untuk menyembelihmu. Karena mimpi para nabi adalah wahyu, maka perhatikanlah apa pendapatmu, sesungguhnya perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala harus dijalankan. Maka Isma’il ‘alaihissalam yang senantiasa bersabar dan mengharap keridhaan Rabbnya serta berbakti kepada ayahnya berkata: ‘Wahai ayahandaku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu, engkau akan mendapatiku –insya Allah- termasuk di antara orang-orang yang bersabar.’ Dia mengabarkan kepada ayahnya bahwa dia telah menetapkan dirinya di atas kesabaran dan menggandengkan hal tersebut dengan kehendak Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Sebab tidaklah terjadi sesuatu tanpa kehendak-Nya. Tatkala keduanya telah berserah diri, yaitu Ibrahim dan Isma’il anaknya, dalam keadaan dia telah menetapkan untuk membunuh anak sekaligus buah hatinya, sebagai wujud menaati perintah Rabbnya dan takut dari siksaan-Nya, sedangkan sang anak telah menetapkan dirinya di atas kesabaran, dan Ibrahim telah meletakkan Isma’il dengan membelakangi wajahnya dan tengkuknya berada di atas, ia menidurkannya dan akan menyembelihnya, wajahnya dibalik agar dia tidak melihat ke wajahnya di saat penyembelihan. Kamipun memanggilnya dalam kondisi yang menegangkan dan keadaan yang sangat mencekam itu: ‘Wahai Ibrahim,’ engkau telah membenarkan dan melakukan apa yang diperintahkan kepadamu. Sesungguhnya engkau telah menetapkan dirimu di atas hal tersebut, dan engkau telah melakukan semua sebab, serta tidak ada yang tersisa kecuali melewatkan pisau di atas tenggorokannya. Sesungguhnya Kami dengan itu membalas orang-orang yang berbuat kebaikan dalam beribadah kepada Kami, yang lebih mengutamakan keridhaan Kami daripada hawa nafsunya. Sesungguhnya ujian yang kami berikan kepada Ibrahim ini benar-benar merupakan ujian yang nyata, yang menjelaskan ketulusan Ibrahim, dan kesempurnaan cintanya kepada Rabbnya serta menjadi khalil-Nya. Karena tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan karunia Isma’il ‘alaihissalam kepada Ibrahim ‘alaihissalam, dia pun sangat mencintainya. Padahal beliau adalah Khalilullah di mana khalil merupakan tingkatan kecintaan yang tertinggi, dan itu harus murni dan tidak menerima adanya penyetaraan, serta menghendaki agar seluruh unsur kecintaan tersebut benar-benar terpaut kepada yang dicintai. Tatkala ada satu unsur dari hati Ibrahim yang melekat pada diri Isma’il, Allah Subhanahu wa Ta’ala hendak memurnikan kecintaan Ibrahim kepada-Nya dan menguji khalil-Nya. Maka Dia memerintahkan untuk menyembelih orang yang kecintaannya telah mengusik kecintaan kepada Rabbnya. Tatkala Ibrahim lebih mengutamakan kecintaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan lebih mendahulukannya di atas hawa nafsunya, serta bertekad untuk menyembelihnya, hilanglah sesuatu yang mengusik dalam hatinya tersebut, sehingga penyembelihan pun tidak berfaedah lagi. Oleh karenanya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: ‘Sesungguhnya benar-benar ini merupakan ujian yang nyata, dan Kami menebusnya dengan sembelihan yang agung,’ yaitu diganti dengan sembelihan berupa kambing yang agung yang disembelih Ibrahim. Keagungan kambing tersebut dari sisi bahwa itu adalah tebusan dari Isma’il ‘alaihissalam di mana itu termasuk di antara ibadah yang agung. Dan dari sisi bahwa hal itu menjadi ibadah qurban dan sunnah hingga hari kiamat. Dan kami meninggalkan untuknya pujian yang benar pada orang-orang belakangan sebagaimana orang-orang terdahulu. Sehingga setiap yang datang setelah Ibrahim ‘alaihissalam, senantiasa mencintai, mengagungkan, dan memuji, ‘keselamatan atas Ibrahim’ yaitu penghormatan atasnya. Seperti firman-Nya: قُلِ الْحَمْدُ لِلهِ وَسَلاَمٌ عَلَى عِبَادِهِ الَّذِيْنَ اصْطَفَى آللهُ خَيْرٌ أَمَّا يُشْرِكُوْنَ “Katakanlah: ‘Segala puji bagi Allah dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?’.” (An-Naml: 59) [lihat Taisir Al-Karim Ar-Rahman] Telah diriwayatkan oleh Abu Thufail dari Ibnu Abbas radhiyallahu &#8216;anhuma, dia berkata: “Tatkala Ibrahim ‘alaihissalam diperintah untuk menyembelih anaknya, setan pun berusaha menggodanya ketika berada di tempat sa’i, lalu berusaha mendahului Ibrahim. Namun Ibrahim berhasil mendahuluinya. Jibril lantas membawa Ibrahim menuju jamratul ‘aqabah. Setan pun kembali menggodanya. Beliau pun melemparnya dengan tujuh kerikil, hingga setan itu pergi lalu menggodanya kembali di jamratul wustha. Ibrahim pun melemparnya dengan tujuh kerikil. Dan di sanalah Isma’il dibaringkan, dalam keadaan Isma’il memakai gamis berwarna putih. Lalu ia (Ismail) berkata: ‘Wahai ayahku, aku tidak memiliki baju yang mengafaniku selain ini, maka lepaslah agar ia menjadi kain kafanku.’ Ketika beliau hendak melepasnya, terdengarlah panggilan dari belakangnya: ‘Wahai Ibrahim, sungguh engkau telah menjalankan mimpimu.’ Ibrahim pun berbalik, ternyata ada seekor domba putih, bertanduk, dan bermata lebar. Ibnu Abbas radhiyallahu &#8216;anhuma berkata: ‘Sungguh kami pernah menjual jenis domba seperti ini’.” (HR. Ahmad, 1/297, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, 1/638, Al-Baihaqi, 5/153, At-Thabari dalam Tafsir-nya, 23/80. Al-Hakim menyatakan: “Hadits ini shahih berdasarkan syarat Al-Bukhari dan Muslim; dan keduanya tidak mengeluarkannya.” Dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih At-Targhib Wat-Tarhib: 2, no. 1156)  Berqurban, Sebagai Bukti Pengorbanan Ayat yang mulia ini menjelaskan betapa beratnya cobaan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepada Ibrahim ‘alaihissalam serta betapa besarnya pengorbanannya sebagai bentuk pembuktian dirinya sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berserah diri sepenuhnya, dan sebagai khalilullah yang memurnikan kecintaannya hanya untuk-Nya. Dan ini menunjukkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan cobaan kepada hamba-hamba-Nya dengan berbagai jenis cobaan, untuk membuktikan keimanan hamba tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: مَا يَأْتِيْهِمْ مِنْ ذِكْرٍ مِنْ رَبِّهِمْ مُحْدَثٍ إِلاَّ اسْتَمَعُوْهُ وَهُمْ يَلْعَبُوْنَ. لاَهِيَةً قُلُوْبُهُمْ وَأَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا هَلْ هَذَا إِلاَّ بَشَرٌ مِثْلُكُمْ أَفَتَأْتُوْنَ السِّحْرَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُوْنَ “Tidaklah datang kepada mereka suatu ayat Al-Qur`an pun yang baru (diturunkan) dari Rabb mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main, (lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang dzalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: ‘Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya?’.” (Al-Anbiya`: 2-3) كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya`: 35) Ibrahim ‘alaihissalam akhirnya memang tidak melaksanakan penyembelihan terhadap anaknya, sebab Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan ujian tersebut bukan dalam rangka mewujudkan penyembelihan terhadap anaknya tersebut, namun semata-mata untuk membuktikan kecintaan Ibrahim ‘alaihissalam yang murni hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Hal ini mirip dengan kisah yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam tentang tiga orang dari kalangan Bani Israil: orang yang berpenyakit sopak, si botak, dan si buta. Allah Subhanahu wa Ta’ala hendak menguji mereka dengan mengutus seorang malaikat, lalu mendatangi orang yang berpenyakit sopak, lalu bertanya: “Apa yang paling engkau sukai?” Ia menjawab: “Warna kulit yang indah, kulit yang bagus, dan hilang penyakit yang karenanya manusia merasa jijik dariku.” Maka malaikat itu pun mengusapnya, hingga hilanglah penyakit tersebut dan ia diberi warna kulit yang indah. Lalu dikatakan kepadanya: “Harta apa yang paling engkau sukai?” ia menjawab: “Unta.” Maka ia pun diberi unta betina yang sedang bunting, dan dikatakan kepadanya: “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi berkah untukmu.” Lalu malaikat itu mendatangi si botak dan bertanya: “Apa yang paling engkau sukai?” Ia menjawab: “Rambut yang indah dan hilangnya apa yang membuat manusia merasa jijik dariku.” Malaikat itu pun mengusapnya sehingga hilanglah botaknya dan dia diberi rambut yang indah. Lalu dia ditanya: “Harta apa yang paling engkau sukai?” Ia menjawab: “Sapi.” Maka ia pun diberi sapi betina yang bunting. Lalu dikatakan kepadanya: “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi berkah untukmu.” Lalu malaikat itu mendatangi si buta, dan berkata seperti yang diucapkan kepada yang sebelumnya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mengembalikan penglihatannya dan diberi seekor kambing yang bunting. Tidak lama kemudian harta mereka berkembang biak. Sehingga yang pertama memiliki satu lembah unta, yang kedua memiliki satu lembah sapi, dan yang ketiga memiliki satu lembah kambing. Lalu datanglah malaikat tersebut kepada orang yang pernah berpenyakit sopak, dalam bentuk dan keadaannya yang dulu lalu berkata: “Aku orang miskin. Aku sudah tidak punya bekal dalam perjalananku. Tidak ada yang dapat melanjutkan perjalananku kecuali karena Allah Subhanahu wa Ta’ala kemudian karena engkau. Aku meminta kepadamu dengan nama Dzat yang telah memberikan kepadamu warna kulit yang indah, kulit yang bagus, dan harta, agar engkau berikan aku seekor unta sehingga aku dapat melanjutkan perjalananku.” Ia menjawab: “Banyak hak-hak manusia yang harus ditunaikan.” Si miskin berkata: “Sepertinya aku mengenalmu, bukankah dahulu engkau berpenyakit sopak dan manusia merasa jijik darimu, miskin, lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan ini semua kepadamu?” Ia menjawab: “Sesungguhnya aku mewarisi harta ini dari nenek moyangku yang mulia secara turun-temurun.” Maka si miskin berkata: “Jika engkau berdusta, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengembalikanmu seperti dulu. ” Lalu ia (malaikat) mendatangi si botak dan berkata kepadanya seperti yang dikatakan kepada sebelumnya, dan si botak pun menjawab seperti jawaban orang sebelumnya (yang berpenyakit sopak). Maka ia (malaikat) berkata: “Jika engkau berdusta, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengembalikan engkau seperti dulu.” Lalu ia (malaikat) mendatangi si buta dalam bentuk dan keadaannya (yang dahulu), kemudian berkata: “Aku orang miskin, yang kehabisan bekal dalam perjalananku. Tidak ada yang menyampaikanku hari ini kecuali dengan bantuan Allah Subhanahu wa Ta’ala kemudian bantuanmu. Aku meminta kepadamu dengan nama Dzat yang telah mengembalikan penglihatanmu agar engkau berikan aku seekor kambing yang dapat menyampaikanku dalam perjalananku.” Maka ia menjawab: “Dahulu aku buta, lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala mengembalikan penglihatanku. Maka ambillah harta mana yang engkau inginkan dan tinggalkan yang mana yang engkau mau. Demi Allah, aku tidak merasa berat padamu pada hari ini dengan sesuatu yang engkau mengambilnya karena Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.” Maka malaikat itu menjawab: “Jagalah hartamu, sesungguhnya kalian hanyalah diuji. Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala telah meridhaimu, dan murka terhadap dua temanmu.” (Muttafaq ‘alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu &#8216;anhu) Hadits ini menunjukkan bahwa malaikat tersebut tidak berkeinginan untuk mengambil harta si buta, namun hanya sekedar memberi ujian terhadap kebenaran imannya. Dan hal tersebut telah terbukti. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah pengorbanan Ibrahim ‘alaihissalam ini. Wabillahit taufiq.</p>
<p>Penulis : Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi</p>
<p>sumber : asysyariah.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KIAMAT 2012 MENGGUNCANG DUNIA]]></title>
<link>http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/11/25/kiamat-2012-mengguncang-dunia/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 18:03:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Admin</dc:creator>
<guid>http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/11/25/kiamat-2012-mengguncang-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Kiamat 2012 Mengguncang Aqidah Kiamat 2012 mengguncang dunia, demikian Headline di beberapa media ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kiamat 2012 Mengguncang Aqidah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span style="text-decoration:underline;"><em>Kiamat 2012 mengguncang dunia,</em></span> demikian <strong>Headline</strong> di beberapa media massa akhir-akhir ini, ternyata isi beritanya tentang sambutan gegap gempita dari masyarakat dunia terhadap sebuah film yang bercerita tentang terjadinya kiamat pada tahun 2012 . <em>Film ini diangkat dari ramalan bangsa Maya kuno paganis yang berasal dari Meksiko</em>, bahwa “<em>kiama</em>t” yang dimaksud akan terjadi pada 21 Desember 2012.<!--more--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Berbicara tentang ramalan kiamat sebenarnya bukan hal baru, banyak sekali paranormal dan tukang ramal sejak dulu telah menyesatkan masyarakat dengan ramalan waktu terjadinya kiamat, namun satu yang pasti: semua ramalan tersebut tidak pernah terbukti sama sekali. Anehnya masih banyak juga yang mau percaya, bahkan rela merogoh kocek hanya demi menonton film tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Meski kami tahu, alhamdulillah kaum muslimin pada umumnya tidak mudah terpengaruh untuk percaya dengan ramalan-ramalan tersebut, bahkan ada seorang muslim yang sangat awam mengatakan, “<em>kiamat di tangan Allah bukan di tangan orang-orang Hollywood</em>”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Akan tetapi kewajiban kita sebagai muslim untuk saling menasihati, mengingatkan saudara-saudara kita, ternyata ada bahaya besar di balik film tersebut, yaitu bahaya atas aqidah seorang muslim.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ilmu ghaib hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Apa yang akan terjadi di masa depan temasuk perkara ghaib, tidak ada yang memiliki ilmunya, baik malaikat, manusia maupun jin, kecuali Allah Ta’ala. Ini adalah salah satu pokok keimanan yang harus diyakini oleh setiap hamba. Maka termasuk kesyirikan:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1. Apabila seorang mengaku mengetahui ilmu ghaib,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">2. Apabila seorang mempercayai ada selain Allah yang mengetahui ilmu ghaib.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Karena pengetahuan tentang ilmu ghaib merupakan kekhususan bagi Allah Tabaraka wa Ta’ala. Sebagaimana yang ditegaskan Allah Ta’ala dalam banyak ayat, diantaranya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em>Katakanlah, “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui hal ghaib, kecuali Allah Ta’ala” Dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan</em>.” (QS. An-Naml: 65)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em>Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tak ada yang mengetahuinya melainkan Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan dan tidak sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahui, dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (lauhul mahfudz</em>)” (QS. Al-An`am: 59)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hukum mempercayai ramalan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kewajiban setiap hamba untuk mengimani bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala sajalah yang mengetahui ilmu ghaib. Oleh karenanya, barangsiapa yang mempercayai ramalan dukun, paranormal, tukang ramal ataupun ramalan bintang tentang masa depan berarti dia telah menyekutukan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam menegaskan:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em>Barangsiapa yang mendatangi paranormal lalu membenarkan ucapannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad –shallallahu’alaihi wa sallam</em>-.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihut Targhib no. 3047)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bahkan sekedar bertanya tanpa membenarkan atau mempercayai ucapan paranormal tersebut mengakibatkan tertolaknya sholat seseorang selama 40 hari, tanpa menggugurkan kewajiban sholat darinya. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em>Barangsiapa yang mendatangi paranormal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima sholatnya selama 40 malam</em>.” (HR. Muslim no. 5957)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dan termasuk dalam hal ini apabila seorang membaca ramalan-ramalan bintang (zodiak), feng shui, primbon dan semisalnya yang biasa tersebar di media massa dan ia mempercayainya maka itu adalah kesyirikan kepada Allah Ta’ala. Jika sekedar membacanya tanpa meyakininya maka termasuk dosa besar (lihat At-Tamhid Li Syarhi Kitabit Tauhid, Asy-Syaikh Sholih Alusy Syaikh hafizhahullah, hlm. 489-490).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kapan terjadi kiamat termasuk ilmu ghaib, hanya Allah Tabaraka wa Ta’ala yang memiliki ilmunya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tidak diragukan lagi bahwa pengetahuan tentang waktu terjadinya kiamat adalah termasuk perkara ghaib, hanya Allah Ta’ala saja yang tahu kapan terjadinya kiamat, tidak ditampakkan kepada makhluk-Nya karena suatu hikmah</span></span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">. Allah Ta’ala berfirman:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em><span style="text-decoration:underline;">Mereka bertanya kepadamu tentang (kapan datangnya) hari kiamat. Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang kapan datangnya hari kiamat itu hanyalah di sisi Allah.” Dan tahukah kamu (wahai Muhammad) boleh jadi hari kiamat itu sudah dekat waktunya</span></em>.” (QS. Al-Ahzab: 63)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em><span style="text-decoration:underline;">Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Rabbku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan secara tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui</span></em>”.” (QS Al-A’raf: 187)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bahkan malaikat yang paling mulia sekalipun, yaitu Jibril ‘alaihissalam dan Rasul yang paling mulia, yaitu Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam juga tidak mengetahui kapan terjadinya kiamat.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sehingga ketika Jibril ‘alaihissalam datang dalam bentuk seorang laki-laki dan bertanya kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, “kapan terjadinya kiamat”, sebuah pertanyaan untuk mengajarkan kepada para sahabat bahwa tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya kiamat kecuali Allah ‘Azza wa Jalla, maka dijawab oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam: “<em>Tidaklah orang yang ditanya lebih tahu dari yang bertanya.</em>” (sebagaimana dalam hadits yang panjang, yang dikenal dengan istilah hadits Jibril, diriwayatkan oleh al-Imam Muslim, lihat hadits Arba’in ke-2).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1.Demikian opini umum yang tersebar di tengah masyarakat dan media massa, terlepas dari benar tidaknya film tersebut bercerita tentang kiamat atau sekedar bencana alam. Sampai-sampai salah seorang paranormal terkenal di negeri ini sok mengatakan, “<strong><span style="text-decoration:underline;">paranormal tidak bisa menembus tahun 2013</span></strong>”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Maka untuk meluruskan kesalah pahaman sebagian saudara kami tentang tulisan ini maka kami tegaskan bahwa artikel ini bukan sebagai “resensi” ataupun “bantahan ilmiah” terhadap film tersebut, melainkan untuk meluruskan aqidah kaum muslimin (yaitu kesyirikan ramal-meramal) dan menutup celah penyimpangannya. Adapun tentang film itu sendiri sudah dimaklumi kalau berisi gambar bernyawa, menampakkan aurat, membuang-buang harta dan waktu dan kemungkaran-kemungkaran lainnya, sebagaimana film-film yang lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bentuk Kekafiran dari sisi lain: <em><span style="text-decoration:underline;">Mendustakan hadits-hadits tentang tanda-tanda kiamat</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Termasuk bagian dari rukun iman yang kelima, yaitu beriman dengan hari kiamat adalah mengimani terjadinya tanda-tanda kiamat. Hal tersebut telah dijelaskan dalam banyak ayat dan hadits yang shahih, bahkan sebagiannya mutawatir. Diantaranya dalam hadits Abu Sarihah Hudzaifah bin Asid al-Ghifari radiyallahu’anhu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">اطَّلَعَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ. قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ. فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ -صلى الله عليه وسلم- وَيَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em><span style="text-decoration:underline;">Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperhatikan kami ketika sedang berbincang-bincang. Beliau berkata, “Apa yang sedang kalian perbincangkan?” Kami menjawab, “Kami sedang berbincang-bincang tentang hari kiamat.” Beliau bersabda:</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda.” Lalu beliau menyebutkan, “[1] Dukhan (asap yang meliputi manusia), [2] keluarnya Dajjal, [3] Daabah (binatang yang bisa berbicara), [4] terbitnya matahari dari barat, [5] turunnya ’Isa bin Maryam ‘alaihimassalam, [6] keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, [7,8,9] terjadinya tiga longsor besar (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah [10] keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka”.”</span></span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> (HR. Muslim no. 7467)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dari kesepuluh tanda-tanda kubro ini yang paling jelas pengingkarannya pada tanda yang kelima, yaitu tentang turunnya Nabi ‘Isa ‘alaihissalam, karena dalam hadits yang shahih diterangkan bahwa lama tinggal Nabi ‘Isa ‘alaihissalam di bumi adalah selama 40 tahun, kemudian beliau meninggal dunia dan disholati oleh kaum muslimin (sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan al-Imam Ahmad, Abu Dawud dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 2182).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sedangkan ramalan kiamat bangsa Maya akan terjadi pada 21 Desember 2012, berarti jaraknya tinggal 3 tahun lebih sedikit, padahal Nabi ‘Isa ‘alaihissalam akan tinggal di bumi selama 40 tahun. Ini jelas penyesatan dan pendustaan secara tidak langsung terhadap hadits Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang mulia, satu dari dua wahyu Allah (al-Qur’an dan al-Hadits).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Demikian pula, termasuk tanda kubro sebelum turunnya Nabi ‘Isa ‘alaihissalam, adalah diangkatnya Imam Mahdi sebagai pemimpin tunggal kaum muslimin dan beliau akan berkuasa selama 7 atau 8 tahun (dan Nabi ‘Isa ‘alaihissalam turun pada masa kepemimpinan beliau) (sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Hakim dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 711).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Juga tidak akan terjadi kiamat sebelum kaum muslimin mengalahkan kaum penjajah dan teroris sejati: Yahudi, sebagaimana sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِىُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِىٌّ خَلْفِى فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ. إِلاَّ الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em><span style="text-decoration:underline;">Tidak akan terjadi kiamat sebelum kaum muslimin memerangi orang Yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai orang Yahudi bersembunyi di belakang batu dan pohon; maka batu dan pohon itu berkata, “Wahai Muslim, wahai hamba Allah, inilah orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah,” kecuali pohon gharqad, karena sesungguhnya ia adalah pohonnya Yahudi</span></em>.” (HR. Muslim no. 7523)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sebagaimana kaum muslimin pada akhir zaman dengan pertolongan Allah juga akan menundukkan semua kekuatan orang-orang kafir di muka bumi ini. Dan sudah dimaklumi bahwa pembuat film ini adalah seorang Yahudi, sehingga tidak berlebihan kalau kita bertanya-tanya, apakah ini gambaran ketakutan mereka kepada kaum muslimin, sekaligus ingin memadamkan semangat jihad plus mengkaburkan aqidah kaum muslimin!?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dan masih banyak hadits lain tentang tanda-tanda kiamat yang mungkin didustakan dalam ramalan tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sejatinya, ketika terjadi kiamat tidak ada lagi orang beriman di muka bumi ini, karena Allah Ta’ala telah mewafatkan semua orang yang beriman sebelum terjadinya kiamat. Sehingga yang menyaksikan terjadinya kiamat hanyalah orang-orang kafir, bahkan mereka adalah seburuk-buruknya manusia yang tersisa di muka bumi ini. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">إِنَّ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ مَنْ تُدْرِكُهُ السَّاعَةُ وَهُمْ أَحْيَاءٌ وَمَنْ يَتَّخِذُ الْقُبُورَ مَسَاجِدَََََ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em>Sesungguhnya diantara makhluk yang paling buruk di sisi Allah adalah orang yang masih hidup ketika terjadinya kiamat dan orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid</em>.” (HR. Ahmad, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ahkamul Janaiz hlm. 216)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Faidah: Yang dimaksud dengan menjadikan kuburan sebagai masjid mencakup dua makna, pertama: shalat di pekuburan, kedua: membangun masjid di pekuburan (lihat I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid, Asy-Syaikh Sholih al-Fauzan hafizhahullah 1/298).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kesimpulan</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Mempercayai ramalan terjadinya kiamat pada tahun 2012 termasuk kesyirikan dan kekafiran kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (terlepas dari benar tidaknya film tersebut berbicara tentang kiamat atau sekedar bencana alam). Lalu bagaimana mungkin seorang mukmin bisa terhibur dengan film, maupun acara-acara perdukunan seperti The Master dan lainnya yang berdasarkan pada sesuatu yang sangat dimurkai Allah!?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Padahal setiap mukmin tidak saja dituntut untuk menjauhi kekafiran, tapi juga dituntut untuk membenci kekafiran tersebut dan pelaku-pelakunya. Inilah satu permasalahan penting dalam aqidah seorang muslim yang dikenal dengan istilah al-wala’ wal bara’, kecintaan dan permusuhan. Bahwa cinta seorang mukmin kepada iman dan orang-orang yang beriman dan kebenciannya kepada kekafiran dan orang-orang kafir. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam telah memberikan teladan yang baik dalam hal ini:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">&#8220;<em>Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagi kalian pada Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya; ketika mereka berkata kepada kaumnya: ‘Sesungguhnya kami berlepas diri dari kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) kalian serta telah nyata antara kami dan kalian permusuhan dan kebencian untuk selama-lamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja</em>.” (QS. Al-Mumtahanah: 4)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sehinggga termasuk kekafiran:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1. Apabila seorang mencintai atau meridhoi kekafiran meskipun ia tidak melakukannya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">2. Apabila seorang mencintai orang kafir karena kekafirannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Adapun seorang yang mencintai orang kafir bukan karena kekafirannya, seperti karena dunia dan lainnya, maka tidak termasuk kekafiran, namun termasuk dosa besar (lihat Syarhu Tsalatsatil Ushul, Asy-Syaikh Sholih Alu Syaikh hafizhahullah, hlm. 27)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Maka sangat dikhawatirkan, hadirnya kita untuk menonton dan mencari hiburan dari acara-acara kekafiran termasuk dalam bentuk meridhoi kekafiran tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Di sisi lain, menonton film tersebut minimalnya termasuk perbuatan sia-sia dan membelanjakan harta untuk kesia-siaan, padahal masih banyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan untuk kebaikan dunia dan akhirat kita. Juga termasuk kemungkaran, melihat gambar wanita membuka aurat dan meridhoi gambar bernyawa. Demikian pula jika kita renungkan sejenak, tentang harta yang kita keluarkan hanya demi suatu hiburan belaka, padahal di negeri kita sendiri terlalu mudah untuk bertemu peminta-minta setiap harinya di jalan-jalan negeri kita dan di belahan bumi lain banyak saudara-saudara kita kaum muslimin, seperti di Palestina, Afganistan, Iraq, dan lainnya yang sangat membutuhkan uluran tangan kita, karena sekedar untuk mendapatkan sesuap nasi terlalu sulit bagi mereka disebabkan penjajahan yang dilakukan oleh orang-orang kafir, sementara kita di sini, menghambur-hamburkan harta untuk hiburan yang tidak syar’i!?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Adapun bagi mereka yang ingin mengambil hikmah atau pelajaran dari film, novel, nyanyian (baca: nasyid) dan yang sejenisnya, ketahuilah itu termasuk tipu daya setan untuk menjauhkan kita dari al-Qur’an dan cabang-cabang ilmunya yang sangat banyak. Barangsiapa yang tidak bisa mengambil pelajaran dari al-Qur’an maka bagaimana mungkin ia bisa mengambil dari selainnya!?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ingatlah, setiap detik yang kita lalui dan setiap harta yang kita belanjakan pasti akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ : عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em>Tidak akan bergerak kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dimintai pertanggung jawaban tentang empat perkara, tentang umurnya ke mana ia habiskan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan ke mana ia belanjakan dan tentang badannya untuk apa ia pergunakan</em>.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shohihut Targhib no. 126)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Oleh karenanya, yang paling penting bagi kita bukanlah mengetahui kapan terjadinya kiamat, namun apa yang telah kita siapkan untuk menghadapi hari kiamat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;">عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مَتَى السَّاعَةُ قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَا أَعْدَدْتَ لَهَا ». قَالَ حُبَّ اللَّهِ وَرَسُولِهِ. قَالَ « أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“<em><span style="text-decoration:underline;">Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu bahwasannya, seorang Arab dusun bertanya kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, “kapan terjadinya hari kiamat”, maka Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bertanya kepadanya, “apa yang telah engkau siapkan untuk menghadapi hari kiamat”, ia menjawab, “kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya”, maka Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “engkau akan bersama dengan yang engkau cintai”.”</span></em> (Muttafaqun ‘alaihi)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Wallahu Ta’ala A’la wa A’lam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;color:navy;">Dikutip dari http://www.ahlussunnah-jakarta.com Penulis: Al Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray, Judul: Kiamat 2012 Mengguncang Aqidah (1-2)</span></p>
<p>Baca Risalah terkait ini:<br />
1.<a title="klick" rel="bookmark" href="http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/08/01/berita-tentang-datangnya-hari-kiamat/" target="_blank">BERITA tentang DATANGNYA HARI KIAMAT</a><br />
2.<a title="klick" rel="bookmark" href="http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/07/16/potret-ummat-di-akhir-zaman/" target="_blank">INILAH POTRET UMMAT DI AKHIR ZAMAN</a><br />
3.<a title="klick" rel="bookmark" href="http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/07/01/tahukah-anda-bahwa-malaikat-manusia-dan-jin-tidak-dapat-mengetahui-yang-ghaib/" target="_blank">Tahukah Anda bahwa Malaikat, Manusia dan Jin Tidak Dapat Mengetahui yang Ghaib</a><br />
4.<a title="klick" rel="bookmark" href="http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/07/02/hukum-orang-yang-mengaku-mengetahui-perkara-ghaib-slam/" target="_blank">Hukum Orang Yang Mengaku Mengetahui Perkara Ghaib</a><br />
5.<a title="klick" rel="bookmark" href="http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/05/10/mendatangi-tukang-ramaldukun-dan-bertanya-kepadanya-tentang-sesuatu/" target="_blank">Mempercayai Tukang Ramal, Dukun, Paranormal, Orang Pintar dan Bertanya Kepadanya Tentang Sesuatu</a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:9pt;color:black;">Diarsipkan pada: <a href="http://qurandansunnah.wordpress.com/"><span style="text-decoration:none;">http://qurandansunnah.wordpress.com/</span></a></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khasiat Bunga Rosella]]></title>
<link>http://rudisony.wordpress.com/2009/11/25/khasiat-bunga-rosella/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 06:05:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudisony</dc:creator>
<guid>http://rudisony.wordpress.com/2009/11/25/khasiat-bunga-rosella/</guid>
<description><![CDATA[Anda pernah mengkomsumsi Teh Merah Bunga Rosella ini? Mungkin sebagian orang belum mengetahui bahkan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Anda pernah mengkomsumsi Teh Merah Bunga Rosella ini? Mungkin sebagian orang belum mengetahui bahkan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Melihat penampilan Reza 'Swedish Idol' Ningtyas dalam video]]></title>
<link>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/24/melihat-penampilan-reza-swedish-idol-ningtyas-dalam-video/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 01:37:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>beranda</dc:creator>
<guid>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/24/melihat-penampilan-reza-swedish-idol-ningtyas-dalam-video/</guid>
<description><![CDATA[A new star is born. Reza &#8216;Swedish Idol&#8217; Ningtyas atau julukan apapun yang ingin anda lek]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>A new star is born</em>. Reza &#8216;Swedish Idol&#8217; Ningtyas atau julukan apapun yang ingin anda lekatkan padanya. Yang pasti dara Jakarta ini kini menjadi bintang di Swedia.</p>
<p>Menyimak penampilannya anda pasti akan sependapat dengan dewan juri dan publik Swedia bahwa Reza memang layak sebagai finalis <em>Swedish Idol</em> dan masuk ke dalam barisan bintang. Tak mudah menembus finalis Big Five pada Swedish Idol, apalagi sebagai orang asing. Jika anda orang Indonesia, kebanggaan pada prestasi Reza tentu akan semakin berlipat.</p>
<p>Dalam membawakan <em><a title="Summertime, George Gershwin" href="http://www.youtube.com/watch?v=M1p5CXIGDCU">Summertime</a></em>, yang menjadi hit legendaris jazz setelah dinyanyikan sang diva Ella Fitzgerald, jelas ada ruh Fitzgerald, sekaligus karakter vokal Reza sendiri, dengan improvisasi mengagumkan.</p>
<p>Lagu gubahan George Gershwin, yang telah dinyanyikan dalam berbagai versi, antara lain versi klasik oleh penyanyi sopran Cecily Nall bersama <em>The Point Chamber Orchestra</em>, ini pun dibawakan Reza dengan mulus, disusul histeria membahana.</p>
<p>Sementara dalam nomor <em><a title="New York, New York, John Kander, Fred Ebb" href="http://www.youtube.com/watch?v=oUbd4numBwY">New York New York</a></em>, gubahan John Kander dengan lirik Fred Ebb, Reza menunjukkan diri secara meyakinkan layaknya penyanyi profesional. Penghayatan Reza pada lagu yang terlanjur lekat dengan nama Frank Sinatra ini sungguh prima. Selain itu Reza juga piawai berkomunikasi di atas panggung dengan penonton dan kamera. Luarbiasa!</p>
<p>Apa kekuatan Reza?</p>
<p>Salah satu yang utama adalah karakter suaranya. Suara Reza <em>hot</em> dan sensual, cocok untuk jazz, R&#38;B, dan soul, yang ternyata juga genre musik favoritnya. Meskipun demikian, namun seperti di ajang Idol lainnya Reza harus mampu membawakan berbagai tema menantang dan genre lainnya, termasuk pop dan rock.</p>
<p>Kekuatan Reza lainnya di ajang Idol yang keras dan ketat ini adalah teknik vokalnya. Bekal dasarnya ini terbukti telah mendapatkan pujian dari publik maupun media massa Swedia. Dari sinilah publik Swedia, yang tak memiliki ikatan emosi dan mengenal siapa Reza, mulai mengalirkan dukungan.</p>
<p><strong>Reza Ningtyas</strong>, di swedia tinggal Lund, kota kecil berpenduduk 100.000 jiwa di belahan selatan Swedia, dan acara Swdia idol sendiri berlangsung setiap jumat malam dan disiarkan langsung oleh jaringan TV4 secara nasional dimulai sejak awal September dan melakukan addition di berbagai kota di Swedia dan diikuti oleh lebih dari 3500 peserta.</p>
<p><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;">Reza menambah panjang daftar talenta asal Indonesia yang mencoba eksis di luar negri melalui usaha sendiri. Sebelumnya ada nama Sandhy Sandoro yang juga pernah mengikuti Jerman Idol dan menjuarai kontes menyanyi di Latvia.<br />
</span></p>
<p>Indonesia&#8230;bintang baru telah lahir. Sambutlah!</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/9vNP7hcKgnQ&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/9vNP7hcKgnQ&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/5ic0wQd5PlQ&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/5ic0wQd5PlQ&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/bXIQ3e88Vxg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/bXIQ3e88Vxg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/w901IUI8VQI&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/w901IUI8VQI&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p>sumber : detik.com, speedytown.com,</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Asal-Muasal Isu Kiamat 2012]]></title>
<link>http://racheedus.wordpress.com/2009/11/23/asal-muasal-isu-kiamat-2012/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:30:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>racheedus</dc:creator>
<guid>http://racheedus.wordpress.com/2009/11/23/asal-muasal-isu-kiamat-2012/</guid>
<description><![CDATA[Saat ini merebak luas kontroversi tentang film 2012 yang berisi tentang peristiwa kiamat pada tahun ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Saat ini merebak luas kontroversi tentang film <em>2012</em> yang berisi tentang peristiwa kiamat pada tahun 2012. Film yang kini laris manis di seluruh dunia itu bisa dilihat versi <em><a href="http://www.youtube.com/watch?v=lKbEI8pDz0A">thriller</a></em>-nya di <a href="http://www.youtube.com">Youtube</a>. Dibesut oleh sutradara asal Jerman, Roland Emmerich, film itu mendasarkan klaim kiamatnya pada perhitungan kalender Long Count yang digunakan Suku Maya. Sebagian orang akhirnya percaya bahwa tanggal itu akan terjadi kiamat yang mengakhiri kehidupan di dunia, lantas dimulai kehidupan yang baru. </p>
<p>Suku Maya sendiri memang dikenal memiliki pengetahuan astronomi kuno. Suku ini tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah yang berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan Laut Karibia di sebelah timur. Pada zaman batu (250 M hingga 925 M), suku Maya mencapai kejayaan di bidang teknologi seperti teknik bangunan (Chichen Itza), pertanian (kanal drainase), tanaman jagung dan latex, sumur yang disebut &#8220;cenotes&#8221;. Pada saat itu, mereka juga sudah melek huruf dan memiliki sistem penulisan sendiri. <!--more--> </p>
<p>Spekulasi tentang peristiwa kiamat tersebut bisa ditelusuri pada edisi pertama buku berjudul <em>The Maya</em> (1966) karya Michael D. Coe. Menurut Coe, pada tanggal 24 Desember 2011, dipercaya oleh suku Maya akan terjadi Armageddon yang memusnahkan manusia dan menghancurkan seluruh alam semesta. Tanggal ini menjadi tema pembahasan oleh Frank Waters dalam karyanya <em>Mexico Mystique: The Coming Sixth World of Consciousness</em> (1975). Waters bahkan mempersembahkan dua bab tentang interpretasi hal tersebut. Ia juga menguraikan suatu bagan astrologis yang menjelaskan perihal tanggal tersebut serta kaitannya dengan ramalan Suku Indian Hopi, salah satu suku asli Amerika yang tinggal di timur laut Arizona.   </p>
<p>Meski tidak dikemukakan tanggal pastinya, petunjuk bahwa terjadi “kiamat” pada tahun 2012 disebutkan pula oleh Jose Arguelles dalam <em>The Transformative Vision: Reflections on the Nature and History of Human Expression</em> (1975). Meski tidak mendasarkan pada referensi dari literatur kuno bangsa Maya, Terence McKenna dan Dennis McKenna juga mengemukakan “kiamat” pada tahun 2012 dalam karya mereka, <em>The Invisible Landscape: Mind, Hallucinogens, and the I Ching</em> (1975).</p>
<p>Buku Waters di atas juga mengilhami spekulasi lebih lanjut tentang hal ini pada pertengahan tahun 1980-an. McKennas, Arguelles, dan John Major Jenkins kemudian merevisi tahun kiamat pada tahun 2011 yang diutarakan oleh Waters. Ketiga ilmuwan tersebut menghubungkan peristiwa “kiamat” dengan peristiwa <em>solstice</em> di musim dingin yang diperkirakan terjadi pada tahun 2012. <em>Solstice</em> sendiri adalah peristiwa astronomis yang terjadi dua kali setiap tahun, ketika kemiringan sumbu bumi sangat dekat ke arah atau menjauh dari matahari, yang menyebabkan posisi matahari jelas terlihat di langit.</p>
<p>Penjelasan tentang tahun 2012 sebagai tahun “kiamat” menjadi tema spekulasi lebih lanjut yang diutarakan oleh Jose Arguelles dalam bukunya <em>The Mayan Factor: Path Beyond Technology</em> (1987) yang dipromosikan pada acara Harmonic Connvergence (1987). Tema ini kemudian dielaborasi dengan teori Novelty oleh Terence McKenna. Teori tersebut merupakan hasil interpretasi McKenna terhadap urutan (sequence) yang dirumuskan oleh Raja Wen dalam kitab kuno China, <em>I Ching</em>. </p>
<p>Sesuai interpretasinya tersebut, McKenna membuat grafik tentang terjadinya periode besar pembaruan alam semesta sesuai dengan pergeseran besar dalam evolusi manusia, baik secara biologis maupun budaya. Ia percaya, suatu peristiwa besar tertentu akan berulang kembali dan berkaitan dengan peristiwa serupa yang terjadi di waktu yang lain. McKenna merujuk kepada peristiwa bom atom Hiroshima sebagai dasar untuk meramalkan peristiwa “kiamat” yang bakal terjadi pada bulan November 2012.    </p>
<p>Dalam karyanya <em>Maya Cosmogenesis 2012: The True Meaning of the Maya Calendar End-Date</em> (1998) dan <em>Galactic Alignment:The Transformation of Consciousness According to Mayan, Egyptian, and Vedic Traditions</em> (2002), Jenkins juga menyebutkan ramalan tentang terjadinya <em>astronomical conjuction</em> yang menimpa lubang hitam <em>(black hole</em>) di tengah galaksi bimasakti. Peristiwa itu juga diiringi dengan fenomena <em>solstice</em> di musim dingin tanggal 21 Desember 2012. <em>Astronomial conjuction</em> sendiri adalah peristiwa di mana dua benda langit muncul saling berdekatan satu sama lain dan tampak terlihat di angkasa dari suatu tempat, biasa di bumi. Fenomena juga terkadang disebut <em>appulse</em>. </p>
<p>Peristiwa ini sebenarnya sudah diprediksi para ahli astronomi kuno dari Suku Maya dan beberapa bangsa lain. Jenkins sendiri menyatakan bahwa pengetahuan astronomi Suku Maya tersebut berdasarkan hasil observasi terhadap “celah gelap” <em>(dark rift)</em> di bimasakti sebagaimana yang bisa terlihat dari bumi. Sebagian ilmuwan dari Suku Maya percaya bahwa celah gelap itu merupakan pintu masuk menuju <em>Xibalba</em>. Dalam mitologi bangsa Maya, <em>Xibalba</em> dipercaya sebagai sebuah tempat di bawah dunia yang dihuni oleh para dewa kematian dan para pengikutnya. Sebagian ilmuwan Maya lain percaya bahwa hal tersebut merupakan bukti bahwa pengetahuan mereka diperoleh melalui kontak gaib dengan kecerdasan ekstraterestrial.  </p>
<p>Berdasarkan penelitian modern tentang “celah gelap” <em>(dark rift)</em> yang dihubungkan dengan kepercayaan Amerika Kuno dan masyarakat tradisional Maya, hal itu masih menuai perdebatan yang sengit. Para arkeolog menolak semua teori tentang kontak ekstraterestrial tersebut. Namun yang jelas, kepercayaan bangsa Maya secara tidak langsung dipromosikan melalui kontroversi kiamat 2012 ini. Pada gilirannya, hal ini juga menimbulkan adanya evolusi dalam kepercayaan sinkretis di tengah masyarakat Maya kontemporer. </p>
<p><strong>Bantahan terhadap Isu Kiamat 2012</strong></p>
<p>Sebagian ilmuwan membantah peristiwa kiamat pada tahun 2012 yang dikaitkan dengan ramalan suku Maya. Sebagian besar para ilmuwan yang khusus meneliti tentang peradaban Maya juga berpendapat bahwa wacana Long Count kalender Suku Maya yang berakhir pada tahun 2012 merupakan suatu gambaran yang salah tentang sejarah Maya. Di masyarakat modern Maya sendiri, wacana kiamat 2012 sendiri sudah tidak lagi relevan. Literatur-literatur klasik Maya yang membahas masalah ini juga juga sangat langka dan saling bertentangan. Hal ini menunjukkan bahwa kecil kemungkinan adanya kesepakatan yang umum dipercayai oleh Suku Maya tentang hal tersebut. </p>
<p>Sesepuh suku Maya, Apolinario Chili Pixtun, dan arkeolog Mexico, Guillermo Bernal, menyatakan bahwa “kiamat” hanya memiliki sedikit keterkaitan bahkan tidak ada keterkaitan sama sekali dengan keyakinan suku Maya. Bernal percaya bahwa ide-ide tentang kiamat tersebut telah disisipkan oleh orang Barat pada keyakinan orang Maya. Hal itu karena di kalangan orang Barat sendiri, konsep kiamat sudah banyak yang tidak mempercayainya</p>
<p>Menurut Maya Linda Schele dan David Freidel, bangsa Maya sendiri tidak menganggap bahwa pada tahun 2012 itu merupakan akhir penciptaan seperti yang sering diungkapkan. Di masyarakat Maya saat ini pun, ramalan di tahun 2012 tidaklah dianggap sesuatu yang penting. Meski di beberapa suku Maya yang tinggal di dataran tinggi Guatemala, kalender Long Count masih dipergunakan. Jose Huchm, arkeolog yang meneliti suku Maya, juga menyatakan, “Saat aku pergi ke beberapa masyarakat berbahasa Maya dan bertanya tentang tanggapan mereka terhadap apa yang terjadi pada tahun 2012, mereka sendiri justru tidak tahu. Apakah dunia akan berakhir pada tahun itu? Mereka sendiri tidak percaya.” </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Membunuh orang, diambil lemak dan kulitnya kemudian dijual]]></title>
<link>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/22/perdagangan-tubuh-manusia-di-peru/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 02:10:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>beranda</dc:creator>
<guid>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/22/perdagangan-tubuh-manusia-di-peru/</guid>
<description><![CDATA[Kepolisian Peru membekuk empat orang yang diduga mendalangi pembunuhan lusinan orang untuk diambil l]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kepolisian Peru membekuk empat orang yang diduga mendalangi pembunuhan lusinan orang untuk diambil lemak dan kulitnya. Para pembunuh menjual lemak dan jaringan tubuh manusia ke perusahaan kosmetik dan farmasi di Eropa.</p>
<p>Berdasarkan lama stasiun televisi <em>BBC News</em>, 19 November pagi (Jumat malam WIB), geng pembunuh tersebut menetapkan targetnya di jalanan sepi. Mereka berpura-pura menawarkan pekerjaan sebelum membunuh dan mengambil lemak dan jaringan tubuh korban.</p>
<p>Produk lemak cair dihargai US$15.000 (Euro 9.000) / 142 juta rupiah per liter. Polisi menduga geng itu berada di belakang hilangnya lebih dari 60 orang di daerah Huanuco dan Paco, Peru.</p>
<p>Kepala Kepolisian Peru Angel Toledo menuturkan, dari pengakuan tersangka, praktek pembunuhan dan menjual lemak telah berlangsung selama tiga dekade. &#8220;Mereka membunuh dan mengambil lemak dan darah korban sebagai bahan dasar bagi keperluan penelitian di laboratorium,&#8221; kata dia.</p>
<p>Polisi menduga lemak dan kulit dijual ke perusahaan kosmetik dan farmasi di Eropa.</p>
<p>Sementara itu, Kepolisian Peru masih mengejar lima tersangka lainnya, termasuk dua anggota kelompok berwarga negara Italia.</p>
<p>Semoga tak menjalar ke Indonesia&#8230;.</p>
<p>sumber : vivanews.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mencuri 3 Buah Kakao, Nenek Minah Dihukum 1 Bulan 15 Hari]]></title>
<link>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/21/mencuri-3-buah-kakao-nenek-minah-dihukum-1-bulan-15-hari/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 02:20:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>beranda</dc:creator>
<guid>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/21/mencuri-3-buah-kakao-nenek-minah-dihukum-1-bulan-15-hari/</guid>
<description><![CDATA[Nenek Minah (55) tak pernah menyangka perbuatan isengnya memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nenek Minah (55) tak pernah menyangka perbuatan isengnya memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan (RSA) akan menjadikannya sebagai pesakitan di ruang pengadilan. Bahkan untuk perbuatannya itu dia diganjar 1 bulan 15 hari penjara dengan masa percobaan 3 bulan.</p>
<p>Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu. Lahan garapan Minah ini juga dikelola oleh PT RSA untuk menanam kakao.</p>
<p>Ketika sedang asik memanen kedelai, mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yang sudah ranum. Dari sekadar memandang, Minah kemudian memetiknya untuk disemai sebagai bibit di tanah garapannya.. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao.</p>
<p>Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun bertanya, siapa yang memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa tindakan itu tidak boleh dilakukan karena sama saja mencuri.</p>
<p>Sadar perbuatannya salah, Minah meminta maaf pada sang mandor dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. 3 Buah kakao yang dipetiknya pun dia serahkan kepada mandor tersebut. Minah berpikir semua beres dan dia kembali bekerja.</p>
<p>Namun dugaanya meleset. Peristiwa kecil itu ternyata berbuntut panjang. Sebab seminggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.</p>
<p>Dan pada tanggal 19 November 2009, majelis hakim yang dipimpin Muslih Bambang Luqmono SH memvonisnya 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan selama 3 bulan. Minah dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian.</p>
<p>Selama persidangan yang dimulai pukul 10.00 WIB, Nenek Minah terlihat tegar. Sejumlah kerabat, tetangga, serta aktivis LSM juga menghadiri sidang itu untuk memberikan dukungan moril.</p>
<p>Hakim Menangis</p>
<p>Suasana persidangan Minah berlangsung penuh keharuan.  Selain menghadirkan seorang nenek yang miskin sebagai terdakwa, majelis  hakim juga terlihat agak ragu menjatuhkan hukum. Bahkan ketua majelis hakim,  Muslih Bambang Luqmono SH, terlihat menangis saat membacakan vonis. &#8220;Kasus ini kecil, namun sudah melukai banyak orang,&#8221; ujar Muslih.</p>
<p>Vonis hakim 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan selama 3 bulan disambut gembira keluarga, tetangga dan para aktivis LSM yang mengikuti sidang tersebut. Mereka segera menyalami Minah karena wanita tua itu tidak harus merasakan dinginnya sel tahanan.</p>
<p>Sumber : detik.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Walaupun 2012 Tidak Jadi Kiamat, Namun 2030 Jakarta Akan Tenggelam!! Cekidot  2009 November 18]]></title>
<link>http://roedjakpetis.wordpress.com/2009/11/19/walaupun-2012-tidak-jadi-kiamat-namun-2030-jakarta-akan-tenggelam-cekidot-2009-november-18/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 07:32:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>zulfahry</dc:creator>
<guid>http://roedjakpetis.wordpress.com/2009/11/19/walaupun-2012-tidak-jadi-kiamat-namun-2030-jakarta-akan-tenggelam-cekidot-2009-november-18/</guid>
<description><![CDATA[Ini peringatan bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Ibu kota Jakarta, diramalkan akan tenggelam pada t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://roedjakpetis.wordpress.com/files/2009/11/368578581_0c1e5531b3.jpg"><img src="http://roedjakpetis.wordpress.com/files/2009/11/368578581_0c1e5531b3.jpg" alt="" title="368578581_0c1e5531b3" width="450" height="279" class="alignleft size-full wp-image-505" /></a>Ini peringatan bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Ibu kota Jakarta, diramalkan akan tenggelam pada tahun 2030. Ramalan menyeramkan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Ubaidillah.”Ramalan ini bisa menjadi kenyataan, apabila pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak segera mengantisipasi dengan pembangunan yang berwawasan lingkungan,” kata Ubaidillah kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/11).<!--more--><br />
Menurut Ubaidillah, pembangunan di Jakarta saat ini sudah tidak memperhatikan keseimbangan ekologis. Sikap ini nampak, saat ini Jakarta hanya memilih area terbuka hijau seluas 9,6 persen dari 661.53 kilometer persegi luas Jakarta. “Sebagian besar permukaan tanah di Jakarta sudah mengalami penurunan akibat banjir dan genangan air. Lebih parah lagi, sebagian besar Jakarta sudah berada di bawah permukaan laut,” katanya menegaskan.</p>
<p>Selama ini Jakarta terlalu terlena dengan bangunan-bangunan komersil yang tidak lagi mempertimbangkan ekologi, seperti pembangunan mal, dan perkantoran. “Jika tidak segera dibenahi, Jakarta akan segera tenggelam.” Ubaidilah mengungkapkan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, puncak hujan terjadi pada Januari 2010, sehingga ia memperkiraan ketinggian permukaan genangan air yang membanjiri Jakarta meningkat dibandingkan musim penghujan awal 2009 yang mencapai 10 centimeter sampai 250 centimeter. “Dengan pertimbangan buruknya tata kota Jakarta sekarang ini, kemungkinan ketinggian permukaan genangan air di Jakarta pada Januari 2010 mencapai lebih dari 250 centimeter. Tidak mungkin menurun dari musim sebelumnya,” kata Ubaidillah.</p>
<p>Wah jadi takut juga ya yang tinggal di kota-kota pinggir pantai kalau begitu, serba salah juga, digunung ada longsor dan gempa di pantai ada tsunami dan pasang laut yang bisa buat kota tenggelam. Lalu dimana dong yang aman?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bhakti Sosial Lion Club Distrik 307 A Rantauprapat Mitra]]></title>
<link>http://jurnallabuhanbatu.wordpress.com/2009/11/16/bhakti-sosial-lion-club-distrik-307-a-rantauprapat-mitra/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 13:30:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jurnal Labuhanbatu</dc:creator>
<guid>http://jurnallabuhanbatu.wordpress.com/2009/11/16/bhakti-sosial-lion-club-distrik-307-a-rantauprapat-mitra/</guid>
<description><![CDATA[Rantauprapat, (Jurnal) Sejak terbentuk 28 Februari 2009, Lion Club Rantauprapat Mitra Distrik 307 A ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Rantauprapat, (Jurnal) Sejak terbentuk 28 Februari 2009, Lion Club Rantauprapat Mitra Distrik 307 A ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Film Lumpur Lapindo (Mud Max)Diluncurkan di Amerika Serikat]]></title>
<link>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/16/film-lumpur-lapindo-diluncurkan-di-amerika-serikat/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 05:26:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>beranda</dc:creator>
<guid>http://berandakawasan.wordpress.com/2009/11/16/film-lumpur-lapindo-diluncurkan-di-amerika-serikat/</guid>
<description><![CDATA[Masyarakat dunia, termasuk Indonesia, tidak lama lagi dapat menyaksikan sebuah film dokumenter tenta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div>
<div>
<div><a href="http://id.news.yahoo.com/antr/20091115/img/ppl-1-film-lumpur-lapindo-d-72248f2a15680.html"><img title="Film Lumpur Lapindo Diluncurkan di Amerika Serikat" src="http://d.yimg.com/hb/xp/antr/20091115/19/1945365472-film-lumpur-lapindo-diluncurkan-di-amerika-serikat.jpg?x=213&#38;y=142&#38;sig=ZrDsuHBGvPMNqFasa6RF2A--" alt="" width="475" height="316" /></a> <cite></cite></div>
</div>
<div>
<p>Masyarakat dunia, termasuk Indonesia, tidak lama lagi dapat menyaksikan sebuah film dokumenter tentang tragedi bencana Lumpur Lapindo yang diberi judul &#8220;Mud Max&#8221;.</p>
<p>Film yang diproduksi oleh Immodicus SA dan Arizona State University School of Earth and Space Exploration itu diluncurkan pada Jumat (13/11) malam di Scottsdale, Arizona.</p>
<p>Peluncuran yang berlangsung di Hotel Mondrian itu dilanjutkan dengan diskusi panel oleh beberapa ahli geologi tentang fenomena lumpur panas yang mulai menyembur di lahan eksplorasi minyak dan gas PT Lapindo Brantas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 29 Mei 2006 itu.</p>
<p>&#8220;Mud Max&#8221; mengungkap berbagai fakta menyangkut kasus tersebut dari segi keilmuwan, ekonomi, kemanusiaan dan politik.</p>
<p>Dalam &#8220;Mud Max&#8221;, dimunculkan pendapat bertentangan dari sejumlah ahli tentang penyebab munculnya lumpur, apakah kejadian alam atau kesalahan manusia.</p>
<p>Dalam diskusi panel, Juru Bicara Immodicus SA, Avian Tumengkol, mengatakan film Mud Max tidak diarahkan untuk menentukan apakah semburan lumpur itu merupakan bencana alam atau akibat dari kesalahan manusia.</p>
<p>&#8220;Film ini untuk memberi pemahaman, temuan-temuan dan pandangan-pandangan dari kedua pihak. Tujuan film ini adalah untuk memberi kesempatan kepada publik menentukan pemikiran dan pemahaman mereka sendiri untuk menyimpulkan mana yang benar,&#8221; kata Avian.</p>
<p>Menurut Produser Eksekutif &#8220;Mud Max&#8221;, Chris Fong, beberapa stasiun televisi asing telah menyatakan tertarik untuk memutar film berdurasi 47 menit itu..</p>
<p>&#8220;Metro TV di Indonesia juga menyatakan minatnya untuk menayangkan film ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Kontroversi adalah faktor utama yang membuat Chris Fong tertarik memproduksi film soal kasus lumpur Lapindo.</p>
<p>&#8220;`Audience` akan tertarik dengan kontroversi. Saya lihat isu ini ternyata lebih rumit dan unsur politisnya demikian kuat,&#8221; ujar Chris.</p>
<p>Permasalahan yang demikian rumit sempat membuat ia sendiri kehilangan kesabaran.</p>
<p>&#8220;Saya benar-benar hampir menyerah karena sulit sekali mendapatkan jawaban-jawaban,&#8221; cetusnya.</p>
<p>Namun film tersebut akhirnya dapat diselesaikan setelah melewati berbagai riset selama satu tahun dan wawancara dengan berbagai sumber.</p>
<p>Komentar dan keterangan dirangkum dari berbagai pihak, termasuk dari para korban dampak luapan lumpur, pemerintah daerah, pihak PT Lapindo Brantas, Walhi dan BP Migas.</p>
<p>Beda Pendapat</p>
<p>Di bagian akhir tayangan, &#8220;Mud Max&#8221; menaruh catatan tentang keputusan Mahkamah Agung pada Mei 2009 bahwa PT Lapindo Brantas dibebaskan dari tuduhan dan pemerintah akan mengambil alih tanggung jawab penanggulangan banjir lumpur di Sidoarjo dari Lapindo Brantas.</p>
<p>Bagian itu juga mengungkapkan kecenderungan bahwa kontroversi soal Lumpur Lapindo akan terus berlanjut, demikian pula perbedaan pendapat di kalangan pakar tentang penyebab luapan lumpur di Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Mud Max&#8221; melaporkan bahwa simposium tentang lumpur Lapindo yang diadakan London Geological Society dan American Association of Petroleum Geologists (AAPG) Oktober 2008, misalnya, tidak dapat membuktikan pembenaran ilmiah tentang penyebab menyemburnya lumpur.</p>
<p>Sebelumnya menurut catatan media, simposium yang diadakan di Cape Town, Afrika Selatan, itu diakhiri dengan pemungutan suara karena pendapat-pendapat yang disampaikan para ahli tentang penyebab lumpur Lapindo sangat bertentangan.</p>
<p>Pemungutan suara yang diikuti oleh 74 ahli perminyakan dunia menunjukkan bahwa 42 ilmuwan mendukung teori bahwa pengeboran ladang Banjar Panji 1 di Sidoarjo yang dilakukan oleh Lapindo Brantas merupakan penyebab menyemburnya lumpur.</p>
<p>Tiga ilmuwan setuju dengan pendapat bahwa semburan lumpur pada 29 Mei 2006 itu disebabkan gempa bumi yang mengguncang Yogyakarta dua hari sebelumnya.</p>
<p>Enam belas ilmuwan menganggap bukti-bukti yang disampaikan para pakar pembicara tidak meyakinkan; dan 13 ilmuwan lainnya mendukung pendapat bahwa luapan lumpur merupakan kombinasi dampak dari terjadinya gempa bumi serta pengeboran di ladang eksplorasi.</p>
<p>Menurut Chris Fong, &#8220;Mud Max&#8221; dengan naskah versi Bahasa Indonesia akan diluncurkan di Indonesia pada Januari 2010.</p>
<p>sumber :  antara</p>
</div>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jerman; Kebudayaan dan masyarakat (ringkasan)]]></title>
<link>http://ediezaism.wordpress.com/2009/11/14/jerman-kebudayaan-dan-masyarakat/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 06:45:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>ediezaism</dc:creator>
<guid>http://ediezaism.wordpress.com/2009/11/14/jerman-kebudayaan-dan-masyarakat/</guid>
<description><![CDATA[Kebudayaan Kehidupan budaya di Jerman mempunyai banyak segi. Terdapat sekitar 300 teater tetap dan 1]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kebudayaan Kehidupan budaya di Jerman mempunyai banyak segi. Terdapat sekitar 300 teater tetap dan 1]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Charity Brings Blessings ]]></title>
<link>http://eriassumarna.wordpress.com/2009/11/12/charity-brings-blessings/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 08:33:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>eriassumarna</dc:creator>
<guid>http://eriassumarna.wordpress.com/2009/11/12/charity-brings-blessings/</guid>
<description><![CDATA[Charity Brings Blessings One of the two writing The first part Could the poor charity.? The question]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-430" title="sedekah" src="http://eriassumarna.wordpress.com/files/2009/11/sedekah.jpg" alt="sedekah" width="105" height="117" /></p>
<p>Charity Brings Blessings<br />
One of the two writing<br />
<strong>The first part</strong></p>
<p><strong>Could the poor charity.?</strong><br />
The question is never posed by a member who has always followed in one Assembly Study routine Ta&#8217;lim Sumarna. as Foundation Erias Ta&#8217;lim Assembly where other activities, the Foundation Chairman Erias Sumarna with Desi Handayanie SH always held each Saturday Routine recitation, 1 hour lunch located in Al-Ikhlas Mosque Erias Sumarna. The speaker excellincy describes the meaning of charity, (the hajj ustadz ES).<br />
Before answering these questions, it is better described on the handout:<br />
<strong>There are two kinds of charity:</strong><br />
1.Charity  circumcision, a gift and levels are not specified as to the poor miserable</p>
<p>2.Charity levels set out in, like obligatory natural ability.</p>
<p><strong>Benefits spend treasure in the way of Allah;<br />
</strong><br />
In letter Al-Baqarah second letter, verse 261 Allah says: <strong>The likeness of those who spend their wealth in the way of Allah, is as the likeness of a grain (of corn);it grows seven, and each ear has a hundred grains. Allah gives manifold increase to whom He wills. And Allah is All-Sufficient for His creatures needs, All-knower.<br />
There&#8217;s another question from a participant asked to whom it is given a living? </strong><br />
In letter Al-Baqarah two-paragraph letter to 215 Allah says: &#8220;They ask you (O Muhammad saw) what they should spend. Say: Whatever you spend of good must be for parents and kindred and orphans and Al- Masakin (the needy)and the wayfarer, and whatever you do of good deeds,truly,Allah Knows it well.</p>
<p><strong>Any practice that brings rewards continuous?<br />
</strong>Prophet Muhammad saw. say. &#8220;If the son of Adam (I,e mankind) had died, it has hopeless actions, except for three things:<br />
1.Charity, female;<br />
2, a useful science, and<br />
3.Putra the pious pray, &#8220;(Narrated by Muslim)</p>
<p><strong>Charity Brings Blessings</strong><br />
<strong>The second part and last</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong>Is being human individuals in good works to get pleasure (reward) of God</strong><br />
If a child of Adam dies, separate charitable acts (which can convey the reward to him) Except for three cases: a pious child who pray for him, alms female (endowments), and the science that can be taken advantage of him. &#8220;HR. Muslim from Abu Hurairah<br />
<strong>Could someone who does not have a charity??<br />
</strong>Maybe it depends on faith, because he who do good will get Allah.Allah side double reward for anyone who is in will (As described in letter Al-Baqarah verse 261). The meaning of shadaqah not only in money but could also be in the form mind, energy, dzikir, prayer.<br />
<strong>Any charity is good to do?<br />
</strong>Messenger of God. Suggests that there is a very good deeds to do, including:</p>
<p><strong>1. Remembering Allah</strong><br />
Remembrance of God, is always given God, either by himself, orally or deeds. affair this is something that is very stressed, even this command only uses the word many (katsir), Allah says;  <strong>O you who believe! Remember Allah with much remembrance</strong> &#8220;(Al-Ahzab: 41).<br />
<strong>2.Saling advised</strong><br />
Humans may make mistakes or err. by therefore, to remind or advise each other is something that is needed, so that it will losses. Allah swt. says:</p>
<p><strong>In the Name of Allah the most gracious,the Most Merciful</strong></p>
<p><strong>1.By Al-Asr (the time)</strong></p>
<p><strong>2.Verily, man is in loss, </strong></p>
<p><strong>3.Except those who believe (in Islamic Monotheism)and do righteous good deeds, and recommend one another to the truth {i,e, order one another to perform all kinds of good deeds (Al-Ma’ruf) which Allah has ordained, and abstain from all kids of sins and evil deeds (Al-Munkar)which Allah has forbidden},and recommend one another to patience (for the sufferings, harm’s. and injuries which one may encounter in Allah’s Cause during preaching His religion of Islamic monotheism or jihad. </strong> &#8220;(al-&#8217;Asr :2-3).<br />
<strong>3.Menyantuni</strong><br />
Many people who need help because it lain.oleh person, very nice if someone sympathize others to overcome problems mereka.Allah Almighty. He will say &#8220;<strong>They ask you (O Muhammad swt) what they should spend. Say Whatever you spend of good must be for parents and kindred and orphans and Al- Masakin (the needy) and the wayfarer ,and whatever you do of good deeds, truly, Allah knows it well.</strong>(al-Baqarah: 215)</p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong>Alms Bringing blessings</strong><br />
<strong>The Prophet said,: Allah says: Charity O son of Adam, surely I&#8217;ll be charitable for you &#8220;. (Al-Hadish)<br />
</strong>Blessings alms, two months after the study office Foundation come alone Mother tells study. He following benefits to thank the Foundation has conducted lectures routine. He always implementing in everyday life that is in charity with the intention that sincere and well. good has granted his request and The mother had a spouse who happy. Alhamdullilah Praise be to Allah who has gives favor of Islamic Faith, hopefully this article will be useful there &#8230; Amiin.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[What Could We Do Better (Part 3 in 3 Posts) ]]></title>
<link>http://eriassumarna.wordpress.com/2009/11/12/what-could-we-do-better-part-3-in-3-posts/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 06:00:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>eriassumarna</dc:creator>
<guid>http://eriassumarna.wordpress.com/2009/11/12/what-could-we-do-better-part-3-in-3-posts/</guid>
<description><![CDATA[The third section What Could We Do Better Many problems are less willing to live as economic conditi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><em>The third section<br />
</em></strong><br />
<strong>What Could We Do Better<br />
</strong>Many problems are less willing to live as economic conditions difficult to predict, sometimes the truth lies beaten, there is less mythical sense, dealing with the emotional leader and experienced mental fatigue. How should be and do good to face it.<br />
Do something useful with the way include:<br />
- Do not drift uncontrolled emotions.<br />
- Always be grateful for favors, gifts and grace given by God Almighty<br />
- Take care not to mentality, creativity&#8217;s men slumped.<br />
- Provide a positive spirit towards, by maintaining employer relationships and subordinates in harmony and communicative.<br />
- Sense of togetherness to share difficult feelings and happy.<br />
- Share the love and love the little people who spend part way rizki<br />
in the form of sadaqah, infak and sympathize orphans.<br />
Finally, its time is up meal of fried potatoes, corn on the cob been moved to the stomach. Thanks to Compass that has inspired this paper.<br />
(<strong><em>selected readings</em></strong>: the Qur&#8217;an; publisher Toha PT Karya Putra Semarang; Jaiz Hartono Ahmad, et al; Khutbah Friday Options; 2002 publisher Dar al-Haqq, Jakarta; Kompas week&#8217;s issue dated 08-11-2009, page 25).</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[What Could We Do Better (Part 2 in 3 Posts) ]]></title>
<link>http://eriassumarna.wordpress.com/2009/11/12/what-could-we-do-better-part-2-in-3-posts/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 05:57:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>eriassumarna</dc:creator>
<guid>http://eriassumarna.wordpress.com/2009/11/12/what-could-we-do-better-part-2-in-3-posts/</guid>
<description><![CDATA[The second part Al &#8211; Hadith Awarded Joint Relief That Patience The Prophet said, &#8220;Take c]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><em>The second part</em></strong><strong><br />
</strong><br />
<strong>Al &#8211; Hadith Awarded Joint Relief That Patience<br />
The Prophet said,<br />
</strong>&#8220;Take care of God, ye shall find him in front of you. And remember Allah as you pleased, Allah will remember you when you have trouble. Know what is meant is not about you, then it will not get you. And what is destined to get you, it will not miss you. Know that help is given with patience. Opening of the difficulties that come after the difficulty. And, with the difficulty that there is ease &#8220;. (Al &#8211; Hadith).<br />
Is a fairness if people need to try a lawful manner and seek to find rizki.</p>
<p><strong>The Purpose of Life</strong><br />
The purpose of human life in the world, in essence is to find / collect as many supplies for the afterlife.<br />
Life in the natural world is the arena to collect the reward for the Hereafter.<br />
The reward is the gift that God gave to man when he passed the test at hand. The tests are basically rests on two lines, namely lines hablum-minallah and hablum-minannas.<br />
<strong>Istighfar and Repentance<br />
</strong>Seek forgiveness and repentance is one of the key rizki and blessing from God.<br />
Each man was busy working day trying to find rizki to meet the needs of life and happiness in the world. Seek forgiveness (forgiveness) and the repentance of God kapada should not merely be uttered verbally but must affect the heart and obliged to act.</p>
<p><strong>Meaning Istighfar and Repentance<br />
</strong>The meaning here is to seek forgiveness, as explained by Imam Al-Raghib al-Ashfahani is &#8220;<em>Request (forgiveness), accompanied by words and deeds and not merely verbal only&#8221;.<br />
While the meaning of repentance as explained by Imam Al-Raghib al-Ashfahani is leaving because of ugliness of sin, repent of sin that has been done, a strong desire to not repeat it and try to do better (in return). If these four things have fulfilled that requirement has taubatnya perfect”. </em><br />
Many seek forgiveness, to facilitate in rizki, Rasulullah SAW said which means: <em>&#8220;Whoever reproduce seek forgiveness (beg forgiveness of Allah), Allah made for each solution and sorrow for every difficulties to; easy and Allah will give rizki (kosher) from direction that&#8217;s unexpected. &#8220;(Dishahihkan by Imam al-Hakim in al-Mustadrak, 4 / 262) and Shaykh Ahmad Muhammad al-Shaykh in Hamisy al-Musnad, 4 / 55)</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
