<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>stok &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/stok/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "stok"</description>
	<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 11:29:04 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Local Screening of documentary on Children &amp; Commercialism]]></title>
<link>http://griid.org/2009/11/15/local-screening-of-documentary-on-children-commercialism/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 23:47:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jeff Smith (GRIID)</dc:creator>
<guid>http://griid.org/2009/11/15/local-screening-of-documentary-on-children-commercialism/</guid>
<description><![CDATA[The local child advocacy group STOK – Stop Targeting Our Kids – is hosting a public screening of the]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>The local child advocacy group STOK – Stop Targeting Our Kids – is hosting a public screening of the documentary <em><strong>Consuming Kids: The Commercialization of Childhood. </strong></em></p>
<p>Produced by the <a href="http://www.mediaed.org/cgi-bin/commerce.cgi?preadd=action&#38;key=134">Media Education Foundation</a>, the documentary “<em>throws desperately needed light on the practices of a relentless multi-billion dollar marketing machine that now sells kids and their parents everything from junk food and violent video games to bogus educational products and the family car. Drawing on the insights of health care professionals, children&#8217;s advocates, and industry insiders, the film focuses on the explosive growth of child marketing in the wake of deregulation, showing how youth marketers have used the latest advances in psychology, anthropology, and neuroscience to transform American children into one of the most powerful and profitable consumer demographics in the world.” </em></p>
<p><strong>When: Thursday, November 19 at 7pm</strong></p>
<p><strong>Where: Wyoming Park United Methodist Church, 2244 Porter SW in Wyoming, MI</strong></p>
<p>For more information contact STOK at <a href="mailto:stokaction@gmail.com">stokaction@gmail.com</a>.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/maeXjey_FGA&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/maeXjey_FGA&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Stok Update item second/bekas 17 Oktober 2009]]></title>
<link>http://gnamusic.wordpress.com/2009/10/17/stok-update-item-secondbekas-17-oktober-2009/</link>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 02:55:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>^joels</dc:creator>
<guid>http://gnamusic.wordpress.com/2009/10/17/stok-update-item-secondbekas-17-oktober-2009/</guid>
<description><![CDATA[GNAMUSIC Item list ini masih valid ketika tulisan ini diterbitkan. Ada baiknya untuk mencoba menanya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[GNAMUSIC Item list ini masih valid ketika tulisan ini diterbitkan. Ada baiknya untuk mencoba menanya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[GNAMUSIC Bandung Jual Alat Musik Bekas...]]></title>
<link>http://gnamusic.wordpress.com/2009/09/29/gnamusic-bandung-jual-alat-musik-bekas/</link>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 07:54:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>^joels</dc:creator>
<guid>http://gnamusic.wordpress.com/2009/09/29/gnamusic-bandung-jual-alat-musik-bekas/</guid>
<description><![CDATA[GNAMUSIC Bandung Untuk rekan-rekan yang sudah subscribe via sms, mohon maaf karena banyaknya kesibuk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[GNAMUSIC Bandung Untuk rekan-rekan yang sudah subscribe via sms, mohon maaf karena banyaknya kesibuk]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ERA KEJAYAAN OPIUM BERAKHIR ? ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/28/era-kejayaan-opium-berakhir/</link>
<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 05:25:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/28/era-kejayaan-opium-berakhir/</guid>
<description><![CDATA[Mungkinkah era kejayaan opium Afghanistan berakhir ? Bisa jadi. Menurut laporan terbaru Badan Perser]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2902" title="opium-poppies-afghanistan" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/opium-poppies-afghanistan.jpg?w=134" alt="opium-poppies-afghanistan" width="134" height="150" />Mungkinkah era kejayaan opium Afghanistan berakhir ? Bisa jadi. Menurut laporan terbaru Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Penanggulangan Narkoba dan Kriminalitas Terkait dengan Narkoba atau UNODC, Survei Opium Afghanistan 2009, produksi opium di Afghanistan menurun hingga 22 persen.</p>
<p>Penurunan produksi opium selama dua tahun berturut-turut itu terutama terjadi di Helmand, salah satu propinsi yang memproduksi 70 persen opium Afghanistan. Laporan PBB tanggal 02.09.2009, menyebutkan jumlah ladang opium berkurang dari 157.000 gektar menjadi 123.000 hektar pada tahun 2008. Jumlah wilayah yang “bebas opium” pun sudah bertambah menjadi 34 propinsi.</p>
<p>“ Kekuatan pasar opium Afghanistan mulai rontok. Produksi, harga, keuntungan, tenaga kerja, ekspor turun seiring bertambahnya jumlah propinsi bebas opium, “ kata Direktur Eksekutif UNODC Antonio Maria Costa.</p>
<p>Harga opium kering kini rata-rata turun menjadi 64 dollar AS per kilogram dari 95 dollar AS per kilogram, harga paling rendah sejak akhir 1990-an saat Taliban masih berkuasa. “ Afghanistan memasuki era baru yang hanya bisa tercapai dengan bantuan internasional, terutama AS dan Inggris, “ kata Menteri Penanggulangan Narkotika Afghanistan Jenderal Khodoidad.</p>
<p><!--more-->Harian The Washington Post menyebutkan, Afghanistan sebelumnya masih memproduksi 6.900 ton setiap tahun. Jumlah ini 1.900 ton lebih banyak daripada yang dikonsumsi dunia. Para pakar menilai over produksi opium membuat pasar jenuh dan memaksa harga turun sehingga opium menjadi kurang menguntungkan. Stok opium yang diduga mencapai 10.000 ton ditengarai masih disimpan di tempat tersembunyi, antara lain menurut situs Al Jazeera dalam goa-goa tersembunyi milik Taliban.</p>
<p>Lalu bernarkah era kejayaan opium berakhir ? Rasanya tidak juga, karena meski disimpan dalam jangka waktu lama semisal 10-15 tahun, menurut laporan PBB itu, kualitas opium tidak berubah. Nilai opium juga tidak akan berubah karena di sejumlah daerah di sepanjang perbatasan Afghanistan – Pakistan, opium justru berfungsi sebagai “mata uang”.</p>
<p>Namun, kini yang menjadi kekhawatiran PBB justru jumlah stok opium yang disembunyikan. Jika benar ada 10.000 ton opium, jumlah itu masih cukup untuk memenuhi kebutuhan dunia akan heroin selama dua tahun. Bagi PBB, simpanan opium itu sama saja dengan bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak dan membanjiri pasar dunia dengn heroin berharga murah.</p>
<p><strong>Sumber pendapatan</strong></p>
<p>Sekitar 90 persen opium yang beredar di dunia berasal dari Afghanistan. Keuntungn hasil penjualan opium pun tidak main-main ; 3,4 juta miliar dollar AS per tahun. Situs majalah Times dan The Washington Post menyebutkan, hasil penjualan opium sebagian besar digunakan untuk membiayai operasional Taliban dan menjadi tambang korupsi pejabat pemerintah. Taliban diduga merih keuntungan 100-400 juta dollar AS per tahun dari hasil penjualan opium. Lebih tepatnya, Taliban mengutip “uang keamanan dari para petani dan truk yang melewati daerah kekuasaan mereka.</p>
<p>Dalam laporan survei PBB diketahui keberadaan kartel narkotika (terdiri dari elemen-elemen antipemerintah) seperti halnya di Kolombia. Elemen antipemerintah itu tidak lagi hanya mengutip “uang keamanan” tetapi juga terlibat mulai dari proses produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga ekspor. “ Opium menjadi sumber penghasilan utama sekaligus racun bagi masyarakat Afghanistan yang sebagian besar miskin, “ kata Costa.</p>
<p>Selama ini, petani tidak memiliki pilihan lain selain menanam opium karena sangat menguntungkan. Karena itu, salah satu cara memutus rantai bisnis opium ini adalah dengan mengubah ladang opium menjadi ladang perkebunan atau pertanian.</p>
<p>Strategi ini yang coba dilakukan AS dan Inggris untuk menghancurkan sumber pendapatan operasional kelompok-kelompok bersenjata di Afghanistan, yakni opium.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Era Kejayaan Opium Berakhir ?  -  Kompas, 04.09.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Siap-siap Menjelang Lebaran]]></title>
<link>http://madurejo.wordpress.com/2009/09/11/siap-siap-menjelang-lebaran/</link>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 00:53:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>madurejo</dc:creator>
<guid>http://madurejo.wordpress.com/2009/09/11/siap-siap-menjelang-lebaran/</guid>
<description><![CDATA[Hari-hari menjelang Lebaran bagi pedagang adalah hari-hari panen raya. Kebutuhan harian setiap orang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hari-hari menjelang Lebaran bagi pedagang adalah hari-hari panen raya. Kebutuhan harian setiap orang]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Obama’s Speech is not the Only Back to School Issue We Should Be Talking About]]></title>
<link>http://griid.org/2009/09/08/obama%e2%80%99s-speech-is-not-the-only-back-to-school-issue-we-should-be-talking-about/</link>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 21:07:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jeff Smith (GRIID)</dc:creator>
<guid>http://griid.org/2009/09/08/obama%e2%80%99s-speech-is-not-the-only-back-to-school-issue-we-should-be-talking-about/</guid>
<description><![CDATA[So, the President spoke to school age children all across America today and he didn’t say anything t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>So, the President spoke to school age children all across America today and he didn’t say anything that previous presidents haven’t already said. The main message was stay in school, stick with it, work hard and you too can make something out of your life…….like JK Rowling and Michael Jordan.</p>
<p>His <a href="http://www.whitehouse.gov/MediaResources/PreparedSchoolRemarks/">speech</a> didn’t exactly live up to the <a href="http://www.commondreams.org/view/2009/09/07-5">propaganda claims</a> from media pundits like Glenn Beck. If fact, it was very similar to the student addresses that President’s Reagan and George Bush Sr. made during their tenure in the White House.</p>
<p>However, there is another broadcast that happened on September 8 that is also directed at education in this country that hasn’t received much attention at all. The <a href="http://www.sourcewatch.org/index.php?title=Bill_and_Melinda_Gates_Foundation">Bill &#38; Melinda Gates Foundation</a> and the <a href="http://www.freepress.net/ownership/chart/main">media conglomerate Viacom</a> have put together their own education program called Get Schooled. Now, in my neighborhood, to get schooled is not a good thing, and that could very well be the outcome of this program, which has the backing of corporate money.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-856" href="http://griid.org/2009/09/08/obama%e2%80%99s-speech-is-not-the-only-back-to-school-issue-we-should-be-talking-about/dvd_jacket_105/"><img class="alignright size-full wp-image-856" title="dvd_jacket_105" src="http://griid.wordpress.com/files/2009/09/dvd_jacket_105.jpg" alt="dvd_jacket_105" width="184" height="270" /></a></p>
<p>According to <a href="http://www.commondreams.org/view/2009/09/08-0">education researcher Kenneth Libby</a>, “<em>Get Schooled is a five-year partnership between the Bill &#38; Melinda Gates Foundation and Viacom – with sponsorships from Capital One, AT&#38;T, and NYSE Euronext &#8211; will kick off with a thirty minute documentary about the role of education in the lives of NBA superstar Lebron James, American Idol’s Kelly Clarkson, and President Obama, and the role of education in the lives of their support staff.”</em></p>
<p><em>The “Get Schooled” <a href="http://www.getschooled.com/#/home">website</a> – which both compliments and advertises the TV event &#8211; offers us a glimpse into how corporate America and the Gates Foundation have subtly shaped the way the public views education. In attempt to connect young people with work, inspire social change, and encourage dropouts to return to school, the “Get Schooled” website has offered visitors three choices upon arrival at the initiative’s digital doorstep: “I want to find an awesome job,” “I want to change the system,” and “I want to get back in school.”</em></p>
<p>Once you navigate the slick website for Get Schooled you might come to the same conclusion that University Professor and education writer Henry Giroux called the <a href="http://www.counterpunch.org/giroux09082009.html">Corporate Stranglehold on Education</a>. What Giroux means by a corporate stranglehold is the increasing private/public partnerships’ with the public education system, which ultimately means that private/corporate entities have an increasing influence on what students will learn.  </p>
<p>Other manifestations of the corporate invasion into the public education system have been <a href="http://www.fair.org/index.php?page=1383">Channel One</a> – the hyper-commercial TV program that is pumped into hundreds of schools nationwide; supplemental “educational” resources that are provided free to teachers, such as environmental responsibility videos from Shell Oil; cafeteria food and <a href="http://www.commercialalert.org/issues/education/soft-drinks">soda contracts</a> where chain businesses like Pizza Hut &#38; Taco Bell food is sold to students and Coca Cola machines line the halls.</p>
<p>We mentioned <a href="http://griid.org/2009/08/30/local-group-takes-action-to-draw-attention-to-back-to-school-marketing/">last week</a> the action that Stop Targeting Our Kids took to draw attention to back to school marketing pressures. STOK also has a useful <a href="http://griid.files.wordpress.com/2009/04/back-to-school-and-the-commercialization-of-children.pdf">document</a> that looks at the back to school marketing they encountered in the Grand Rapids area and retail stores and advertising campaigns in West Michigan media.</p>
<p>Unfortunately, there hasn’t been and will not likely be much coverage of this type of invasive propaganda targeting school age children. The President’s speech should be the least of our concerns on this matter.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DI BALIK ANOMALI HARGA GULA]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/07/di-balik-anomali-harga-gula/</link>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 02:44:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/07/di-balik-anomali-harga-gula/</guid>
<description><![CDATA[Terasa janggal dan penuh kontradiksi ketika berlangsung panen raya tebu atau giling pabrik gula, har]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2455" title="sugarcane" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/sugarcane.jpg?w=129" alt="sugarcane" width="129" height="150" />Terasa janggal dan penuh kontradiksi ketika berlangsung panen raya tebu atau giling pabrik gula, harga gula melambung tinggi, apalagi untuk Jatim yang notabene merupakan sentra produksi gula terpenting. Dengan keberadaan 31 unit PG, pada tahun 2009 ini Jatim diperkirakan mampu memasok 1,3 juta ton daro 2,7 juta ton produksi gula secara nasional. Dengan kebutuhan hanya sekitar 480.000 – 550.000 ton, terjadi surplus yang selama ini dialirkan di propinsi lain yang bukan merupakan produsen.</p>
<p>Anomali harga terjadi sejak harga gula diserahkan kepada mekanisme pasar. Pengertiannya, saat jumlah barang ditawarkan di pasar jauh lebih banyak dibanding permintaan, harga pasti terjungkal. Sebaliknya, begitu jumlah barang ditawarkan lebih sedikit ketimbang permintaan, meroketnya harga tak dapat dihindari.</p>
<p>Hukum ekonomi tadi juga berlaku mutlak untuk gula, khususnya sejak ekonomi Indonesia terintegrasi ke dalam kapitalisme global. Guncangan sekecil apa pun pada lingkungan strategik, dipastikan berdampak signifikan terhadap kinerja perekonomian Indonesia. Fluktuasi harga komoditas di bursa berjangka internasional, suka atau tidak, pasti berpengaruh terbentuknya harga pada tingkat pertani di pedesaan Jatim.</p>
<p>Akibat kemarau panjang yang mendera, produksi gula India merosot drastis hingga berkurang sekitar 10,0 jutaton. Kalau biasanya negara anak benua ini mengekspor sekitar 3,0 juta ton, tahun ini terpaksa mengimpor gula dari pasar global. Stok gula dunia terguncang, apalagi ditambah dengan kembali menguatnya harga minyak bumi yang memaksa Brasil mengurangi produksi gula dan mengalihkannya sebagian untuk bioetanol. Maka untuk pertama kalinya dalam tiga dekade terakhir, harga gula dunia mencapai diatas harga 550 dollar AS per ton FOB (Harga di negara asal, belum termasuk biaya pengapalan dan premium).</p>
<p><!--more-->Keberadaan Indonesia sebagai produsen sekaligus importer gula menjadikan harga gula dunia menimbulkan dampak serius terhadap terbentuknya harga di pasar domestik. Sejaih ini, Indonesia baru bisa berswasembada gula konsumsi, sementara gula untuk bahan baku industri masih harus diimpor atau dibeli dari produsen lokal tetapi bahan baku raw sugar masih diimpor pula. Begitu harga dunia tidak lagi kompromi, impor tidak berjalan normal.</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2456" title="anomali hrg gula" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/anomali-hrg-gula.jpg?w=150" alt="anomali hrg gula" width="150" height="126" />Jalan keluarnya yang dapat ditempuh bagi industri makanan/minuman untuk keluar dari perangkap situasi demikian adalah melakukan substitusi bahan baku dari gula rafinasi ke gula lokal. Rebutan gula lokal antara untuk konsumsi dan bahan baku industri menjadikan harga tak dapat dikendalikan. Imbauan pemerintah kepada BUMN agar harga gula pada level tender tidak lebih dari Rp 6.500 per kg berujuan supaya harga pada tingkat konsumen Rp 7.000 – Rp 7.500 pun bergeming.</p>
<p>Secara teoritik, harga tidak dapat didikte pemerintah. Namun, bukan berarti pemerintah tidak dapat melakukan intervensi. Intervensi pun boleh saja dilakukan untuk menyehatkan pasar. Namun untuk keperluan tersebut pemerintah harus menguasai stok. Cara efektif yang dapat ditempuh adalah membeli gula dari produsen dengan harga sesuai mekanisme pasar dan melepasnya ke konsumen dengan harga yang dikehendaki,</p>
<p>Cara semacam ini juga lazim ditempuh banyak negara industri maju penganut dan penganjur mazhab kapitalisme. Namun, apakah pemerintaj punya dana dan geregt melakukan intervensi. Naiknya harga gula di luar batas kewajaran memang berkah bagi petani dan diharapkan menimbulkan rasa percaya diri untuk terus meningkatkan daya saing komoditas usaha taninya. Kelihan muncul karena bangsa ini terbiasa tidak menghargai petani.</p>
<p>Harga komoditas agribisnis ditekan serendah mungkin meski untuk menjaga gawang ketahanan pangan sangat diperlukan insentif bagi pengelola usaha tani. Faktor lainnya, Indonesia terlanjur masuk perangkap impor. Investasi pabrik gula rafinasi secara besar-besaran tanpa upaya membangun kebun tebu adalah salah satu ealpaan tersebsar yang memberikan kontribusi terhadap melambungnya harga gula. Seruan petani tebu dan PG agar pemerintah segera mewajibkan semua industri gula rafinasi baik yang sudah eksis maupun yang berniat mengembangkan kapasitas dan investasi baru tidak juga digubris.</p>
<p>Lemahnya sinkronisasi antara industri gula rafinasi dan penggunanya sebagaimana tercermin dari masih berlanjutnya impor gula rafinasi sekali lagi memperkuat lemahnya integrasi dalam formulasi dan implementasi kebijakan pergulaan nasional. Baru sekarang setelah harga gula melambung dan menimbulkan anomali, semuanya terasa. Akankah kebijakan pergulaan dibiarkan setelah kasus ini ? Semuanya tergantung pada komitmen negara apakah mau didikte fluktuasi harga dunia yang tidak pernah jelas atau berpihak kepada petani dengan menata ulang semua kebijakan kontraproduktif terhadao pemberdayaannya ?</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Di Balik Anomali Harga Gula, Adig Suwandi &#124; Praktisi Agribisnis, Alumnus Universitas Brawijaya Malang<br />
Kompas Jawa Timur, 01.09.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Local group takes action to draw attention to "back-to-school" marketing]]></title>
<link>http://griid.org/2009/08/30/local-group-takes-action-to-draw-attention-to-back-to-school-marketing/</link>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 13:23:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jeff Smith (GRIID)</dc:creator>
<guid>http://griid.org/2009/08/30/local-group-takes-action-to-draw-attention-to-back-to-school-marketing/</guid>
<description><![CDATA[Yesterday, members of the Stop Targeting Our Kids (STOK) group took action to draw attention to the ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Yesterday, members of the Stop Targeting Our Kids (STOK) group took action to draw attention to the back-to-school spending pressures that parents and their children face every year.</p>
<p><a href="http://griid.wordpress.com/files/2009/08/jcpenny-back-to-school-ad3.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-801" title="Jcpenny back to school ad" src="http://griid.wordpress.com/files/2009/08/jcpenny-back-to-school-ad3.jpg?w=142" alt="Jcpenny back to school ad" width="142" height="150" /></a></p>
<p>According to STOK:</p>
<ul>
<li>Companies spend about $17 billion annually marketing to children, a staggering increase from the $100 million spent in 1983.</li>
<li>There is an increasing amount of commercialism infiltrating our educational system, particularly at the K-12 grade levels.</li>
<li>Children have become primary targets of advertisers who want to reach them every minute of every day, in school and out.</li>
<li>Corporations have gained unprecedented access to our schools and children by offering “free” resources in exchange for the opportunity to promote their products.</li>
</ul>
<p>It is because of this level of advertising that targets children STOK went to the Target and Wal-Mart stores in Grand Rapids to hand out flyers to customers and hold signs for motorists alone Alpine Ave.</p>
<p>STOK members decided to dress like characters from the Harry Potter books/movies to draw attention to their action. Some of the signs they held said, “School is for learning, not chain store earning,” “break the spell of back-to-school spending,” and “Learning is the real Magic.”</p>
<p>For more information on how children are targeted by advertisers go to <a href="http://www.commercialfreechildhood.org">www.commercialfreechildhood.org</a>. To contact STOK send an e-mail to <a href="mailto:stokaction@gmail.com">stokaction@gmail.com</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bagaimana mengatasi masalah stok amburadul ? Part 1 of 2]]></title>
<link>http://adricky.wordpress.com/2009/06/23/bagaimana-mengatasi-masalah-stok-amburadul-part-1-of-2/</link>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 15:21:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>adricky</dc:creator>
<guid>http://adricky.wordpress.com/2009/06/23/bagaimana-mengatasi-masalah-stok-amburadul-part-1-of-2/</guid>
<description><![CDATA[Apakah stok apotik bapak/ibu cocok dengan kartu stok atau program komputer ? Biasanya, jika pertanya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Apakah stok apotik bapak/ibu cocok dengan kartu stok atau program komputer ?</p>
<p>Biasanya, jika pertanyaan ini saya ajukan pada pengelola apotik, maka pertama-tama senyum yang keluar dari mulut mereka, ditambah jawaban penuh keraguan seperti &#8220;yaahh&#8230; lumayan cocok&#8221;, atau &#8220;mmm&#8230; belum semua sih&#8221;, bahkan ada yang kemudian &#8216;curhat&#8217; dengan menyebutkan besaran kerugian yang mereka alami akibat selisih stok pada saat melakukan stok opname. Apakah &#8217;selisih&#8217; stok ini menjadi trend di dunia apotik saja, ataukah juga terjadi di dunia &#8216;retail&#8217; lainnya ? Saya pernah berbincang dengan salah satu pengelola apotik besar di Jakarta, yang mengatakan kita harus mempunyai standar &#8216;toleransi&#8217; dalam menyelesaikan &#8217;selisih&#8217;, karena tidak mungkin stok bisa dijaga terus agar sesuai dengan pencatatan.</p>
<p>Apakah benar seperti ini ?</p>
<p>Saya kemudian membayangkan bagaimana dengan pusat-pusat retail besar, pasar swalayan atau mini-market yang tersebar dimana mana, apakah mereka juga mengadopsi sistem &#8216;toleransi&#8217; untuk menyelesaikan masalah selisih ?</p>
<p>Menurut pandangan saya, secara sederhana sistem retail adalah jual dan beli&#8230; Yang dibeli dicatat jumlahnya sebagai pemasukan karena pembelian, yang dijual dicatat jumlahnya sebagai pengeluaran karena penjualan. As simple as that&#8230;</p>
<p>Wah, tapi kalau masalahnya sesederhana ini pasti tidak mungkin, pasti ada faktor penyulit dalam sistem persediaan di apotik&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa faktor penyulitnya ?</p>
<ol>
<li>Satuan pengadaan yang beragam. Satu dus obat A berisi 10 Strip @ 4 tablet. Satu dus obat B berisi 15 strip @ 6 tablet. Dengan keragaman satuan, maka bagian pengadaan harus memiliki ketelitian tinggi agar tidak salah memasukkan jumlah obat. Kesalahan dalam memasukkan jumlah obat pada saat pengadaan tentunya menyebabkan stok obat menjadi tidak akurat.</li>
<li> Satuan penjualan yang beragam. Ada jenis obat A yang memiliki kemasan jual berbeda beda. Satu strip kecil berisi 4 tablet, satu strip besar berisi 10 tablet, dan satu box berisi 25 tablet misalnya. Kesalahan mencatat satuan penjualan dapat menyebabkan kondisi stok menjadi tidak akurat.</li>
<li>Kurang teliti dalam pencatatan di kartu stok sering kali juga menjadi titik awal permasalahan di stok. Ketika kartu stok tidak lagi akurat, maka pengelola apotik kesulitan untuk memeriksa kembali data historis stok.</li>
</ol>
<p>Dengan adanya faktor penyulit diatas, apa yang harus dilakukan oleh pengelola apotik dalam mencari jalan keluar dari kondisi stok amburadul ini ?</p>
<p>Satu cara termudah yang terlintas di pikiran saya, PEMUTIHAN. Dilakukan stok opname untuk mencatat kembali posisi stok saat ini, dan menganggap kehilangan stok sebagai &#8216;toleransi&#8217;&#8230;</p>
<p>Loh ?!  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Just Kidding&#8230;</p>
<p>Pertama-tama, perlu ada proses penyederhanaan untuk melihat akar permasalahan dan tidak terjebak dalam keruwetan yang ditimbulkan karena stok amburadul ini&#8230; Ketika kita mau melakukan analisa terhadap stok, maka kita membutuhkan alat bantu.</p>
<p>Alat bantu yang dimaksud adalah :</p>
<ol>
<li>Faktur pembelian obat dan barang.</li>
<li>Nota belanja atau struk cash register atau print-out dari program komputer.</li>
<li>Kartu stok obat dan barang (jika ada&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  )</li>
<li>Daftar harga jual obat dan barang</li>
<li>Laporan penjualan</li>
</ol>
<p>Metode yang dilakukan dalam pemeriksaan stok obat dan barang :</p>
<ol>
<li>Siapkan tim pemeriksa yang terdiri dari karyawan, kalau bisa dibantu oleh pihak luar atau pihak yang tidak terlibat langsung dalam penjualan, sehingga hasil pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan.</li>
<li>Mengurutkan daftar harga jual obat dan barang, dan pemeriksaan dilakukan mulai dari obat atau barang dengan harga tertinggi ke harga terendah. Jangan sampai kita terjebak dalam menganalisa stok dengan memakai patokan jumlah stok, sehingga stok yang selisihnya mencapai ratusan tablet mendapat perhatian utama. Padahal, seringkali obat-obatan dengan jumlah stok yang banyak adalah obat-obatan generik yang harganya relatif murah. Contohnya obat generik A yang satu tablet seharga Rp 50, kalau kita hitung selisihnya sebanyak 100 tablet, maka kerugian yang ditimbulkan adalah Rp 5000, dibanding dengan obat antibiotik B yang harga satu tablet mencapai Rp 15.000, sehingga kehilangan sepuluh tablet saja sudah menyebabkan kerugian sebanyak Rp 150.000.</li>
<li>Periksa jumlah fisik obat dan barang berdasarkan urutan yang telah dibuat sebelumnya. Dengan bantuan kartu stok, analisa jumlah kekurangan stok berdasarkan satuan pembelian dan periode pembelian. Misalnya, jika obat A jumlah fisiknya berbeda dari kartu stok (kartu stok 95 tablet, fisik 75 tablet), maka analisa barang masuk yang tercantum di kartu stok. Jika ternyata diketahui stok masuk dilakukan setiap minggu sebanyak 20 tablet, dan ternyata ada satu minggu yang tidak ada catatan stok masuk, maka harus diperiksa faktur pembelian di sekitar periode tersebut, karena besar kemungkinan ada stok masuk yang tidak tercatat.</li>
<li>Jika setelah dicatat jumlah stok masuk sudah cocok, namun masih ditemukan ketidakcocokan, maka selanjutnya yang dilakukan adalah mengecek transaksi penjualan barang tersebut, untuk dicocokkan kembali dengan kartu stok. Kemungkinan besar ada penjualan yang tidak tercatat.</li>
<li>Jika sampai tahapan ini masih ditemukan ketidakcocokan, maka selisih dari setiap item dapat dianggap sebagai kerugian yang dialami karena kesalahan pada proses output (tidak tercatat penjualannya atau hilang). Kesulitan yang ditemukan untuk mendeteksi penyebab kehilangan biasanya di sekitar kurangnya kontrol baik stok masuk maupun stok keluar. Namun jika seluruh faktur pembelian sudah diperiksa dan masih terjadi selisih, artinya kemudian yang menjadi penyebab adalah stok keluar. Akhirnya, kontrol terakhir untuk stok keluar ada pada laporan kas kasir. Jika setiap hari pengendalian laporan kasir baik per shift maupun per hari dijalankan dengan baik dan jumlah selisih uang dibawah Rp 500, maka dapat disimpulkan barang tersebut hilang.</li>
</ol>
<p>Metode untuk memeriksa stok seperti diatas boleh dianggap sebagai cara yang memang selalu dilakukan di apotik dalam memeriksa stok atau melakukan stok opname, namun biasanya kondisi diatas selalu berulang tanpa dapat mengurangi selisih stok yang terjadi pada periode stok opname berikutnya.</p>
<p>Kurangnya metode pengendalian stok masuk dan keluar dan lemahnya dokumentasi dalam prosedur kerja di apotik adalah akar permasalahan yang seharusnya diselesaikan. Dalam bagian kedua dari tulisan ini, pembahasan akan diarahkan pada cara yang efektif di dalam melaksanakan pengendalian stok masuk dan keluar, serta menyusun prosedur kerja yang baik.</p>
<p>Semoga berkenan, dan sampai jumpa dalam bahasan selanjutnya&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Operations Management diterapkan di Apotik Modern]]></title>
<link>http://adricky.wordpress.com/2009/06/23/operations-management-diterapkan-di-apotik-modern/</link>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 06:11:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>adricky</dc:creator>
<guid>http://adricky.wordpress.com/2009/06/23/operations-management-diterapkan-di-apotik-modern/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Ke apotik ?&#8221;, &#8220;Mau beli obat ?&#8221;, &#8220;Siapa yang sakit ?&#8221; Mmm]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#8220;Ke apotik ?&#8221;, &#8220;Mau beli obat ?&#8221;, &#8220;Siapa yang sakit ?&#8221;</p>
<p>Mmm&#8230; Not really&#8230;</p>
<p>Perkembangan apotik sekarang rasanya semakin menjauh dari image &#8216;mau beli obat&#8217;, dan semakin mendekat kepada image &#8216;mau belanja dan beli obat&#8217;&#8230; Toserba atau swalayan yang menyediakan obat-obatan, mungkin istilah ini lebih tepat&#8230;</p>
<p>Artinya tujuan utama konsumen ke apotik yang biasanya untuk membeli obat, sekarang bisa dibarengi dengan tujuan membeli kebutuhan sehari-hari seperti sabun dan deterjen, bahkan di banyak apotik, konsumen juga dimanja dengan tersedianya &#8216;aksesoris&#8217; dan &#8216;makanan ringan&#8217;&#8230;</p>
<p>Tersedianya barang-barang selain obat dan alkes di apotik, menyebabkan sistem persediaan di apotik pun mengalami penambahan jumlah item yang cukup signifikan. Seringkali ini menimbulkan kesulitan tersendiri bagi pengelola apotik untuk menjaga arus keluar masuknya barang dan obat.</p>
<p>Biasanya, sistem klasifikasi barang di apotik tradisional meliputi :</p>
<ol>
<li>OTC (Over The Counter), atau obat-obatan yang boleh &#8216;dipajang&#8217; karena dapat dibeli tanpa menggunakan resep</li>
<li>Ethical, atau obat-obatan yang tersembunyi di ruang dalam atau ruang racik, karena harus dibeli dengan menggunakan resep.</li>
<li>Alkes (alat kesehatan), yang termasuk didalamnya jarum suntik, pipet, perban, dan lain-lain</li>
</ol>
<p>Namun, klasifikasi ini kemudian bertambah banyak di apotik modern dengan barang-barang seperti :</p>
<ol>
<li>Makanan ringan, seperti permen, biskuit&#8230;</li>
<li>Personal care, seperti sabun, shampoo, body lotion&#8230;</li>
<li>Baby care, seperti popok bayi, bedak bayi, botol susu, dot, makanan bayi&#8230;</li>
<li>Peralatan kecantikan, seperti sisir, gunting kuku, nail polish&#8230;</li>
<li>dll&#8230;</li>
</ol>
<p>Jika demikian perkembangan di apotik modern, apa yang harus dicermati oleh pemilik apotik modern atau orang-orang yang tertarik untuk mengembangkan apotik modern atau bahkan yang ingin mengubah wajah apotik tradisionalnya menjadi apotik modern ?</p>
<p>Mari kita &#8216;tengok&#8217; apa yang terjadi pasar swalayan atau mini-market :</p>
<ul>
<li>Sistem persediaan yang terintegrasi antar cabang, sehingga memiliki sistem pengadaan yang terpusat. Semakin banyak jumlah barang yang dibeli, maka semakin banyak diskon yang diberikan oleh supplier, sehingga harga dapat ditekan lebih murah dibanding pesaing.</li>
<li>Sistem informasi diterapkan secara menyeluruh, sehingga informasi seperti barang-barang &#8216;fast moving&#8217;, jumlah penjualan setiap item barang per periode, dan trend barang-barang yang diminati dapat dianalisa dan dijadikan tolok ukur untuk menerapkan kebijakan penjualan maupun persediaan barang. Barang &#8217;slow moving&#8217; memiliki persediaan yang minimal, barang yang tidak laku dikembalikan ke pusat untuk kemudian dioper ke mini-market lain atau dikembalikan ke supplier, sehingga sistem persediaan menjadi sangat efisien.</li>
<li>Marketing program diterapkan, seperti adanya program member, dimana konsumen yang menjadi member akan diberikan kartu member dan memperoleh harga khusus atau diskon jika berbelanja menggunakan kartu member. Selain itu, program diskon atau harga khusus juga diberlakukan untuk non member pada barang-barang tertentu dan di periode tertentu untuk merangsang peningkatan penjualan.</li>
<li>Sewa space strategis yang ditawarkan kepada supplier untuk menambah pemasukan diluar penjualan bagi mini-market. Artinya, ada lokasi-lokasi strategis dalam mini-market yang ditawarkan kepada supplier dari produk tertentu untuk meningkatkan penjualan produk tersebut. Pemasangan brosur, penempatan brosur, atau dummy product juga termasuk dalam kategori ini.</li>
</ul>
<p>Dengan beberapa hal diatas, maka mini-market mampu merebut sebagian pasar toko kelontong bahkan pasar tradisional. Apotik pun ikut terkena imbas, terutama untuk penjualan obat OTC, karena beberapa jenis obat OTC juga tersedia di mini-market.</p>
<p>Tapi jangan khawatir, meskipun kompetisi semakin berat dihadapi, namun jika pengelola apotik dapat mempelajari dan bahkan mengadopsi sistem yang diterapkan oleh mini-market atau sistem retail lainnya, maka tentunya daya saing apotiknya akan semakin meningkat.</p>
<p>Saya berharap, dengan adanya blog ini, kita dapat saling bertukar informasi dan tips trik seputar cara membuat apotik anda atau &#8216;calon&#8217; apotik anda memiliki daya saing tinggi dan mampu bertahan menghadapi perkembangan jaman.</p>
<p>Ikuti saya di twitter : adricky, atau chat di ym : adricky</p>
<p>Untuk mengirim komentar melalui email, dapat ditujukan ke adricky@gmail.com</p>
<p>Topik bahasan mendatang :</p>
<ul>
<li>Bagaimana mengatasi masalah stok amburadul ?</li>
<li>Bagaimana cara mengatur layout apotik yang optimal ?</li>
<li>Kok pesaing kita bisa lebih murah ya ?</li>
<li>Buka cabang ?! Satu apotik aja susah dikelola&#8230;</li>
<li>Program apotik ready-made atau made-to-order ?</li>
<li>Efektivitas penggunaan Barcode Reader dalam bertransaksi&#8230;</li>
<li>Retur penjualan dan kerumitan yang ditimbulkan&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pangong Tso]]></title>
<link>http://desdeoniria.wordpress.com/2009/06/22/pangong-tso/</link>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 12:11:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>didac2009</dc:creator>
<guid>http://desdeoniria.wordpress.com/2009/06/22/pangong-tso/</guid>
<description><![CDATA[Vista desde Thikse (el Bocairent de Ladakh). Tras la agotadora y no culminada experiencia en el Stok]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_611" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-611" title="HimalaiaRosa-4" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/himalaiarosa-4.jpg" alt="Vista desde Thikse (el Bocairent de Ladakh)." width="450" height="170" /><p class="wp-caption-text">Vista desde Thikse (el Bocairent de Ladakh).</p></div>
<p>Tras la agotadora y no culminada experiencia en el <a title="Stok Kangri" href="http://desdeoniria.wordpress.com/2009/06/18/y-hasta-aqui-hemos-subido/">Stok Kangri</a>, decidimos tomarnos un dia de merecido descanso en Leh. Aproveche el dia para juntarme con Miquel, devolvernos la ropa que nos habiamos prestado mutuamente y sumirme en el mundo de hispanohablantes y catalanohablantes. Gracias a las amistades de Miquel, el Benavides de la parte alta de Leh, he  tenido mi primera conversacion en español cara a cara desde hace mas de dos meses.</p>
<p>Pierre y Robert, picados por la fracasada ascension al Stok Kangri, decidieron volver a embarcarse en una nueva expedicion para intentar alcanzar la cima. Yo, por mi parte, junto a otros tres compañeros de la incompleta expedicion anterior, alquile un jeep con conductor para ir al Pangong Tso, en un viaje de dos dias.</p>
<div id="attachment_612" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-612" title="BThikse" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bthikse.jpg" alt="Vista de Thikse, el Bocairent de Ladakh." width="450" height="206" /><p class="wp-caption-text">Vista de Thikse, el Bocairent de Ladakh.</p></div>
<p>Pangong Tso se encuentra a unos 150 kilometros de Leh, y se tarda unas cuatro horas en llegar. No nos parecio suficiente, asi que hicimos algunas paradas en ruta para visitar algunos monasterios budistas por el camino, y tardar mas en alcanzar nuestro destino. Paramos en Shey y en Thikse. Los monasterios estan situados en cimas de montañas con unas vistas que le dejan a uno sin habla. ¿O es la ascension la que me deja sin resuello? Thikse cuenta con una poblacion a los pies del monasterio. Su vision desde el valle hace que parezca el Bocairent de Ladakh. Alli asistimos un rato a una ceremonia religiosa budista. Pocas cosas mas monotonas habre visto en mi vida. Lo mas divertido fue ver a uno de los explotados niños monjes lamiendo el cuenco que le habian asignado para beber durante la ceremonia.</p>
<div id="attachment_613" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-613" title="TrompetesThikse" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/trompetesthikse.jpg" alt="Thikse: Llamando a la Puja." width="450" height="213" /><p class="wp-caption-text">Thikse: Llamando a la Puja.</p></div>
<p>Tras las paradas culturales, el paisaje se va tornando arido, pedregoso y despoblado. La carretera asciende mucho mas de lo que desciende. Atravesamos controles militares, ya que vamos a zonas de acceso restringido, y mostramos varias veces nuestros pasaportes, visados y permisos especiales de acceso. Seguimos ascendiendo y la nieve se acumula a los lados de la carretera hasta llegar a superar la altura de una persona y estar llena de carambanos. Finalmente hacemos una parada en el paso mas alto de la ruta, a 5360 m., donde el ejercito indio nos invita a un te. Ya se dos cosas del ejercito indio: que tienen armas nucleares, y que invitan a te a 5360 m. No se recomienda estar demasiado tiempo a esa altura, incluso para los ya aclimatados como nosotros, asi que tras escasos minutos de parada, reemprendemos la ruta, ahora principalmente descendente.</p>
<div id="attachment_614" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-614" title="BDaltdemesAmunt" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bdaltdemesamunt.jpg" alt="El paso a 5360 m." width="450" height="261" /><p class="wp-caption-text">El paso a 5360 m.</p></div>
<div id="attachment_615" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-615" title="BPaMearynoEcharGota" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bpamearynoechargota.jpg" alt="Meodromos a 5360 m.: Pa mear y no echar gota, sino cubitos." width="450" height="337" /><p class="wp-caption-text">Meodromos a 5360 m.: Pa mear y no echar gota, sino cubitos.</p></div>
<p>Hicimos una parada para comer. Al ver que habia una baraja en la mesa del restaurante, intuimos que la espera iba a ser larga. Acertamos. Antes de llegar al lago, aun nos quedaba una parada no prevista: habia un grupo de personas dando de comer a unas marmotas junto a la carretera, y no tuvimos mas remedio que hacer un extenso reportaje fotografico del momento.</p>
<div id="attachment_616" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-616" title="BMarmotaHimalaia" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bmarmotahimalaia.jpg" alt="Marmota del Himalaya" width="450" height="254" /><p class="wp-caption-text">Marmota del Himalaya</p></div>
<div id="attachment_617" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-617" title="BMarmotesHimalaia" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bmarmoteshimalaia.jpg" alt="Mas marmotas del Himalaya." width="450" height="262" /><p class="wp-caption-text">Mas marmotas del Himalaya.</p></div>
<div id="attachment_623" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-623" title="BTecnologiaIndia" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/btecnologiaindia2.jpg" alt="El ejercito indio se moderniza: las nuevas tecnologias a su servicio." width="450" height="242" /><p class="wp-caption-text">El ejercito indio se moderniza: las nuevas tecnologias a su servicio.</p></div>
<div id="attachment_624" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-624" title="BExercitIndiModern" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bexercitindimodern.jpg" alt="El ejercito indio se moderniza: una imagen vale mas que mil palabras." width="450" height="278" /><p class="wp-caption-text">El ejercito indio se moderniza: una imagen vale mas que mil palabras.</p></div>
<p>Si el paisaje durante el camino era espectacular, mas aun lo es el del lago. Las fotografias pueden parecer bonitas, pese a no ser buen fotografo ni tener Buena camara. En realidad, las fotos obtenidas no hacen justicia a la belleza del lugar. Es un paisaje digno de fondo de pantalla del ordenador, sin necesidad de retoques fotograficos. No me cabe duda alguna de que he alcanzado el cenit de la belleza paisajistica durante el viaje.</p>
<div id="attachment_625" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-625" title="PrimeraVistaPangongTso" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/primeravistapangongtso.jpg" alt="Primera vision del Pangong Tso." width="450" height="245" /><p class="wp-caption-text">Primera vision del Pangong Tso.</p></div>
<p>El Pangong Tso es un lago salado de unos 130 km. de largo, y hasta un maximo de 8 km. de ancho. Aproximadamente un tercio de su longitud se encuentra en India. El resto se encuentra en el Tibet, que actualmente pertenece a China. Esta situado a 4267 m. sobre el nivel del mar. El pueblo mas cercano al lago se encuentra a unos cuantos kilometros de la orilla. Para poder disfrutar al maximo de este marco incomparable, decidimos dormer en una de las escasas casas de lugareños que habia por la zona. El conductor nos paro junto a unas señoras que trabajaban un pedregoso campo de yermo aspecto, y nos enseñaron la casa. La señora con cara de bruja que nos enseñaba su hogar, parecia que llevara unas chanclas transparentes. En realidad las plantas de sus pies tenian una piel de un centimetro de espesor, que le permitia caminar descalza con total naturalidad sobre las piedras.</p>
<div id="attachment_627" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-627" title="BCasaCotxePangongTso" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bcasacotxepangongtso.jpg" alt="La casa a orillas del Pangong Tso donde dormimos." width="450" height="337" /><p class="wp-caption-text">La casa a orillas del Pangong Tso donde dormimos.</p></div>
<div id="attachment_630" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-630" title="SenyorPangongTso" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/senyorpangongtso.jpg" alt="Lugareño junto al Pangong Tso." width="450" height="271" /><p class="wp-caption-text">Lugareño junto al Pangong Tso.</p></div>
<p>Por la noche nos prepararon una suculenta cena que degustamos en la unica sala de la casa (aparte de las habitaciones), consistente en arroz, lentejas, cebolla y te, Junto a nosotros yacia un niño de sonrosados mofletes de piel cuarteada por el implacable sol de montaña. Pedimos permiso para fotografiarlo, pero no nos lo concedieron. Asi que os toca imaginaroslo, o venire a verlo vosotros con vuestros propios ojos.  Pese a la altura, y a haber tenido que limpiar la cama de escarabajos (muchos menos que los que habia donde dormi en el <a title="Desierto del Thar" href="http://desdeoniria.wordpress.com/2009/04/27/en-camello-por-el-desierto-del-thar/">desierto del Thar</a>), no tuve problemas para conciliar el sueño y estar dispuesto a pasear a la orilla del frio lago a las 6.30 de la madrugada.</p>
<div id="attachment_632" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-632" title="BLlacGelatPangongTso" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bllacgelatpangongtso.jpg" alt="Para hacer una foto homenaje a Amparin, hay que sufrir. ¿Que dicen desde la Clinica Podologica Lopez?" width="450" height="306" /><p class="wp-caption-text">Para hacer una foto homenaje a Amparin, hay que sufrir. ¿Que dicen desde la Clinica Podologica Lopez?</p></div>
<div id="attachment_633" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-633" title="BXafadesPangongTso" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/bxafadespangongtso.jpg" alt="Paseo junto al lago esperando un segundo diagnostico del Dr. Lopez." width="450" height="337" /><p class="wp-caption-text">Paseo junto al lago esperando un segundo diagnostico del Dr. Lopez.</p></div>
<div id="attachment_643" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-643" title="NuetalAigua" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/nuetalaigua.jpg" alt="Pangong Tso: dan ganas de dejarlo todo y venir aqui." width="450" height="600" /><p class="wp-caption-text">Pangong Tso: dan ganas de dejarlo todo y venir aqui.</p></div>
<div id="attachment_649" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-649" title="BAiguaCristalinaPangongTso" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/baiguacristalinapangongtso1.jpg" alt="Las aguas cristalinas del Pangong Tso." width="450" height="327" /><p class="wp-caption-text">Las aguas cristalinas del Pangong Tso.</p></div>
<div id="attachment_653" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-653" title="ReflexPangongTso" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/reflexpangongtso.jpg" alt="Reflejos en el Pangong Tso." width="450" height="241" /><p class="wp-caption-text">Reflejos en el Pangong Tso.</p></div>
<div id="attachment_656" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-656" title="PangongTsoTurquesa" src="http://desdeoniria.wordpress.com/files/2009/06/pangongtsoturquesa.jpg" alt="Pangong Tso y sus mil colores: turquesa." width="450" height="300" /><p class="wp-caption-text">Pangong Tso y sus mil colores: turquesa.</p></div>
<p>Durante el camino de vuelta a casa, visitamos Hemis y el palacio de Stok. Y una vez en Leh, me he dedicado a descansar, para preparer el viaje a Manali. Me cruce con un israeli que conocimos hace unos dias, sobre la burra lila de Miquel, asi que intuit que le habia vendido la moto. Al dia siguiente felicite a Robert y a Pierre por haber culminado la ascension del Stok Kangri, y a Miquel por venderle la moto al israeli. Y ya estamos listos para volver poco a poco hacia el sur, ya que en menos de 3 semanas debo llegar a Delhi.</p>
<p>Salut.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[produk yang disale]]></title>
<link>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produk-yang-disale/</link>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 07:44:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhewyzcom</dc:creator>
<guid>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produk-yang-disale/</guid>
<description><![CDATA[saLEEEEEEE *Silahkan kunjungi website kami, untuk melihat,harga,detail produk dan  contoh pilihan wa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_106" class="wp-caption aligncenter" style="width: 160px"><a rel="attachment wp-att-106" href="http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produk-yang-disale/attachment/12/"><img class="size-thumbnail wp-image-106" title="sale-sale" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/12.jpg?w=150" alt="saLEEEEEEE" width="150" height="123" /></a><p class="wp-caption-text">saLEEEEEEE</p></div>
<p>*Silahkan kunjungi website kami, untuk melihat,harga,detail produk dan  contoh pilihan warna</p>
<p>visit our profile : <a href="http://www.dhewyz.com/" target="_blank">http://www.dhewyz.com</a><br />
or<br />
our e-store : <a href="http://www.dhewyz.com/store" target="_blank">http://www.dhewyz.com/store</a></p>
<p>call : +62813-1903-0813/+6221-70106042</p>
<p>dhewyz@yahoo.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[produsen baju muslim]]></title>
<link>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produsen-baju-muslim/</link>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 07:35:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhewyzcom</dc:creator>
<guid>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produsen-baju-muslim/</guid>
<description><![CDATA[produk dhewyz dhewyz product http://www.dhewyz.com/store *Silahkan kunjungi website kami, untuk meli]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_109" class="wp-caption alignnone" style="width: 160px"><a rel="attachment wp-att-109" href="http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produsen-baju-muslim/attachment/15/"><img class="size-thumbnail wp-image-109" title="produk sale" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/15.jpg?w=150" alt="produk dhewyz" width="150" height="123" /></a><p class="wp-caption-text">produk dhewyz</p></div>
<div id="attachment_108" class="wp-caption alignnone" style="width: 160px"><a rel="attachment wp-att-108" href="http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produsen-baju-muslim/attachment/14/"><img class="size-thumbnail wp-image-108" title="dhewyz product" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/14.jpg?w=150" alt="dhewyz product" width="150" height="123" /></a><a rel="attachment wp-att-107" href="http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/produsen-baju-muslim/attachment/13/"><img class="size-thumbnail wp-image-107" title="dhewyz article" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/13.jpg?w=150" alt="http://www.dhewyz.com/store" width="150" height="123" /></a><p class="wp-caption-text">dhewyz product</p></div>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"></dt>
<dd class="wp-caption-dd">http://www.dhewyz.com/store</dd>
</dl>
</div>
<p>*Silahkan kunjungi website kami, untuk melihat,harga,detail produk dan  contoh pilihan warna</p>
<p>visit our profile : http://www.dhewyz.com<br />
or<br />
our e-store : http://www.dhewyz.com/store</p>
<p>call : +62813-1903-0813/+6221-70106042<br />
dhewyz@yahoo.com</p>
<p>YM : dhewyz</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[article yang disale @dhewyz.com]]></title>
<link>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/article-yang-disale-dhewyz-com/</link>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 06:45:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhewyzcom</dc:creator>
<guid>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/article-yang-disale-dhewyz-com/</guid>
<description><![CDATA[berikut article yang turun harga di dhewyz.com LEBIH dari  300 PRODUK…….. TURUN HARGA…. Only at dhew]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>berikut article yang turun harga di dhewyz.com</p>
<p>LEBIH dari  300 PRODUK…….. TURUN HARGA…. Only at dhewyz.com</p>
<div id="attachment_89" class="wp-caption alignnone" style="width: 224px"><img class="size-full wp-image-89" title="sale" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/26.jpg" alt="sale@dhewyz.com" width="214" height="201" /><p class="wp-caption-text">sale@dhewyz.com</p></div>
<div id="attachment_88" class="wp-caption alignnone" style="width: 291px"><img class="size-full wp-image-88" title="article sale" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/27.jpg" alt="article yang di sale" width="281" height="407" /><p class="wp-caption-text">article yang di sale</p></div>
<div id="attachment_87" class="wp-caption alignnone" style="width: 287px"><img class="size-full wp-image-87" title="turun harga" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/25.jpg" alt="article yang turun harga" width="277" height="343" /><p class="wp-caption-text">article yang turun harga</p></div>
<p>*PRODUCT INI SANGAT TERBATAS,</p>
<p>BURUAAN.. SEBELUM KEHABISAN&#8230;..!</p>
<p>*Silahkan kunjungi website kami, untuk melihat,harga,detail produk dan  contoh pilihan warna</p>
<p>visit our profile : <a href="http://www.dhewyz.com/" target="_blank">http://www.dhewyz.com</a><br />
or<br />
our e-store : <a href="http://www.dhewyz.com/store" target="_blank">http://www.dhewyz.com/store</a></p>
<p>call : +62813-1903-0813/+6221-70106042</p>
<p>dhewyz@yahoo.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SALE at dhewyz.com]]></title>
<link>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/sale-at-dhewyz-com/</link>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 06:23:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhewyzcom</dc:creator>
<guid>http://dhewyzcom.wordpress.com/2009/06/13/sale-at-dhewyz-com/</guid>
<description><![CDATA[sale at dhewyz.com turun harga di dhewyz.com BANYAKKKK PRODUKKK…….. TURUN HARGA…. Only at dhewyz.com]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_81" class="wp-caption alignnone" style="width: 140px"><a href="http://dhewyz.com/store/index.php?s=1"><img class="size-full wp-image-81" title="SALE" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/sale6.jpg" alt="sale at dhewyz.com" width="130" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">sale at dhewyz.com</p></div>
<div id="attachment_80" class="wp-caption alignnone" style="width: 140px"><img class="size-full wp-image-80" title="diskon" src="http://dhewyzcom.wordpress.com/files/2009/06/sale7.jpg" alt="turun harga di dhewyz.com" width="130" height="300" /><p class="wp-caption-text">turun harga di dhewyz.com</p></div>
<h3>BANYAKKKK PRODUKKK…….. TURUN HARGA…. Only at dhewyz.com</h3>
<p>LEBIH dari  300 PRODUK…….. TURUN HARGA…. Only at dhewyz.com</p>
<p>*Silahkan kunjungi website kami, untuk melihat,harga,detail produk dan  contoh pilihan warna</p>
<p>visit our profile : <a href="http://www.dhewyz.com/" target="_blank">http://www.dhewyz.com</a><br />
or<br />
our e-store : <a href="http://www.dhewyz.com/store" target="_blank">http://www.dhewyz.com/store</a></p>
<p>call : +62813-1903-0813/+6221-70106042</p>
<p>dhewyz@yahoo.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TAS WANITA TRENDY]]></title>
<link>http://thoyenx.wordpress.com/2009/06/03/tas-wanita-trendy/</link>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 17:11:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>thoyenx</dc:creator>
<guid>http://thoyenx.wordpress.com/2009/06/03/tas-wanita-trendy/</guid>
<description><![CDATA[DIOBRAL&#8230;.DIOBRAL&#8230;DIOBRAL&#8230;&#8230;. TAS DENGAN HARGA MURAH&#8230;KUALITAS WAH&#8230;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h1 style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><em><strong>DIOBRAL&#8230;.DIOBRAL&#8230;DIOBRAL&#8230;&#8230;.</strong></em></span></h1>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong>TAS DENGAN HARGA MURAH&#8230;KUALITAS WAH&#8230;&#8230;.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>GAK PERCAYA&#8230;LIAT AJA GAMBARNYA&#8230;..</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><br />
</strong></p>

<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong>DIBALUT WARNA DASAR HITAM&#8230;DENGAN MOTIF YANG MENAWAN<br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>CUKUP HANYA DENGAN</strong></p>
<h1 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Rp. 95.000,-</strong></span></h1>
<p style="text-align:center;">
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>ANDA SUDAH BISA MEMILIKI TAS TRENDY INI</strong></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>TUNGGU APALAGI</strong></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>BURUAN BELI</strong></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>SELAGI STOK MASIH ADA</strong></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#000000;">INGAT !!!! STOK TERBATAS LHO</span></strong></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>CEPETAN HUBUNGI</strong></span></h3>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>RISA ROSITA</strong></span></p>
<h1 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>08113457316<br />
</strong></span></h1>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[7 dingen stokdinges]]></title>
<link>http://niggle.wordpress.com/2009/04/24/7-dingen-stokdinges/</link>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 11:17:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>niggle</dc:creator>
<guid>http://niggle.wordpress.com/2009/04/24/7-dingen-stokdinges/</guid>
<description><![CDATA[Hupla, het is nog eens gebeurd. Ik heb nog eens een stokje mijn richting uitgeworpen gekregen. Het i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hupla, het is nog eens gebeurd. Ik heb nog eens een stokje mijn richting uitgeworpen gekregen. Het is zelfs een soort van meta-stokje, want het is van <a href="http://webzucht.be/wp/index.php/2009/04/7-dingen/">JT</a>  naar zowel Xtremels als mij gegooid, om daarna van <a href="http://telegraphy.wordpress.com/2009/04/23/stokje/">Xtremels</a> ook mijn richting uit te komen. Bizar.</p>
<p>Het gaat er dus om dat ik 7 dingen moet vertellen die de meeste mensen nog niet van mij weten. Hier gaan we.</p>
<ol type="1">
<li>Van mijn 14<sup>de</sup> tot mijn 20<sup>ste</sup> jaar heb ik muzikaal op een strikt punkrock-only dieet gestaan. Alle andere muziek was mij te banaal, te saai, te watdanook, maar vooral te traag. Ondertussen zijn mijn muzikale horizonten gelukkig stevig breder geworden, al draag ik punkrock nog steeds een zeer warm hart toe.</li>
<li>Ik heb nog nooit een gaatje gehad in mijn tanden. Ook niet mijn melktanden. De boor van de tandarts is voor mij dus nog steeds een onbekende.</li>
<li>Ik geniet stiekem van wiskunde</li>
<li>Rijmpje: van bloed word ik niet goed.</li>
<li>Van spuiten of naalden ben ik geen fan. Ik zal dus ook nooit vrijwillig iets in of door mij steken. Als gevolg ben ik volledig piercing-vrij.</li>
<li>Mijn korte termijn geheugen is soms verschrikkelijk. Ik kan aan iets denken, en tegen de tijd dat ik een blad papier heb genomen om het op te schrijven, kan ik het alweer vergeten zijn.</li>
<li>Ik zou graag het dialect van mijn thuishaven kunnen spreken, maar ik ben een ramp in dialecten. Daarbij neem ik snel klanken en spreekwijzes over, waardoor mijn eigen dialect een mengelmoes is van noord-limburgs, kempisch (van de vriendin), en alle dialecten waarmee ik in contact ben gekomen op de universiteit en het werk.</li>
</ol>
<p>Voilà.</p>
<p>*legt stokje voorzichtig neer en wandelt fluitend weg*</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lanzan la 5ta edición del Premio a las Buenas Prácticas en Gestión Pública 2009 en La Libertad]]></title>
<link>http://truxinews.wordpress.com/2009/04/17/lanzan-la-5ta-edicion-del-premio-a-las-buenas-practicas-en-gestion-publica-2009-en-la-libertad/</link>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 12:52:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>truxinews</dc:creator>
<guid>http://truxinews.wordpress.com/2009/04/17/lanzan-la-5ta-edicion-del-premio-a-las-buenas-practicas-en-gestion-publica-2009-en-la-libertad/</guid>
<description><![CDATA[¡Sí existen buenas prácticas en La Libertad! La promoción de la cultura y la identidad, las mejoras ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[¡Sí existen buenas prácticas en La Libertad! La promoción de la cultura y la identidad, las mejoras ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Testing o snickring]]></title>
<link>http://levasomkarin.wordpress.com/2009/03/11/testing-o-snickring/</link>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 19:44:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>Karinmedk</dc:creator>
<guid>http://levasomkarin.wordpress.com/2009/03/11/testing-o-snickring/</guid>
<description><![CDATA[Nu, sska jag försöka få ordning och reda. Att få allt precis som jag vill ha det, går naturligtvis i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nu, sska jag försöka få ordning och reda. Att få allt precis som jag vill ha det, går naturligtvis inte eftersom det fortfarande handlar om ganska låsta mallar&#8230;. men här finns iaf en del valmöjligheter.</p>
<p>Jag börjar med den här mallen&#8230;. lite bananas. Jag vet. Men jag antar att jag byter snart när jag fått en bra idé om vad jag kan göra med bilder o sånt på de andra mer slimmade tema-mallarna.</p>
<p>Så &#8211; for now &#8211; stå ut med stöket!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tandborstning]]></title>
<link>http://beccagrodan.wordpress.com/2009/03/09/tandborstning/</link>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 21:23:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>beccagrodan</dc:creator>
<guid>http://beccagrodan.wordpress.com/2009/03/09/tandborstning/</guid>
<description><![CDATA[Eftersom Gabriel hade feber i helgen tog vi en lugn hemmadag idag, lugna hemmadagar brukar leda till]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">Eftersom Gabriel hade feber i helgen tog vi en lugn hemmadag idag, lugna hemmadagar brukar leda till väldigt mycket stök i vårt hem men det är sånt man får ta.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-242" title="img_3997" src="http://beccagrodan.wordpress.com/files/2009/03/img_3997.jpg?w=225" alt="img_3997" width="225" height="300" /><img class="alignleft size-medium wp-image-244" title="img_4002" src="http://beccagrodan.wordpress.com/files/2009/03/img_4002.jpg?w=225" alt="img_4002" width="225" height="300" /><img class="alignright size-medium wp-image-243" title="img_4003" src="http://beccagrodan.wordpress.com/files/2009/03/img_4003.jpg?w=225" alt="img_4003" width="225" height="300" /></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Det ser kanske aningens brutalt ut när Alvin gömmer Gabriel under filten men båda killarna skrattade massor här idag när Alvin lekte borta tittut med Gabriel <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-245" title="img_4009" src="http://beccagrodan.wordpress.com/files/2009/03/img_4009.jpg" alt="img_4009" width="500" height="375" />Innan man sover måste man förstås borsta tänderna, Alvin ville borsta pappas tänder oxo <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">God natt!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Algoritma Differential Evolution]]></title>
<link>http://chidua.wordpress.com/2009/03/07/algoritma-differential-evolution/</link>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 11:17:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>chichi utami</dc:creator>
<guid>http://chidua.wordpress.com/2009/03/07/algoritma-differential-evolution/</guid>
<description><![CDATA[Dosen Pembimbing Ir. Amar Rachman, MEIM Chichi Utami NPM 04 03 07 7019 Departemen Teknik Industri OP]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dosen Pembimbing<br />
Ir. Amar Rachman, MEIM</p>
<p>Chichi Utami<br />
NPM 04 03 07 7019<br />
Departemen Teknik Industri                         </p>
<p><strong>OPTIMASI TINGKAT PERSEDIAAN MENGGUNAKAN ALGORITMA DIFFERENTIAL EVOLUTION<br />
(STUDI KASUS: PT. X)</strong></p>
<p>ABSTRAK</p>
<p>Persediaan merupakan aset penting yang membantu perusahaan dalam mengoptimalkan <em>customer service</em>. Agar dapat memberikan tingkat pelayanan yang tinggi kepada para pelanggannya, perusahaan akan berusaha memenuhi permintaan pelanggan secara baik. Konsekuensi dari upaya ini adalah tingginya tingkat persediaan yang harus dimiliki oleh perusahaan dan hal ini bertentangan dengan upaya memaksimalkan efektifitas dan efisiensi biaya.</p>
<p><!--more-->Penelitian ini mempresentasikan algoritma <strong>differential evolution </strong>(DE) pada permasalahan optimasi persediaan di PT. X, yaitu dengan meminimumkan <em>system wide cost</em> (modal inventori, biaya <em>set-up</em>/pemesanan, dan biaya <em>stock-out</em>) namun tetap dapat mempertahankan <em>service level</em> terhadap pelanggan pada setiap saluran (pabrik, gudang, dan retailer) dalam<em> supply chain</em>.</p>
<p>Dengan ukuran populasi, parameter kontrol mutasi, parameter kontrol pindah silang, dan jumlah iterasi secara berturut-turut adalah 80, 0.8, 0.5 dan 2000, serta dengan jumlah persediaan maksimal pada <em>supply chain </em>adalah 5,350 unit karton, diperoleh penurunan <em>total system wide cost</em> sebesar 39.95%. Hasil ini menunjukkan bahwa algoritma DE bisa membantu untuk menyediakan persediaan dalam jumlah, waktu, dan tempat yang tepat. </p>
<p>Kata kunci: Optimasi, Persediaan, Differential Evolution</p>
<p><del datetime="2009-03-07T11:18:21+00:00">*siapa tau berguna,,, saking isengnya &#8230; dan bingung mo nulis apa lagi di blog </del></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
