<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>syukur &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/syukur/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "syukur"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 04:45:08 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[seberapa siap]]></title>
<link>http://muhamaze.wordpress.com/2009/11/30/seberapa-siap/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:05:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>muhamaze</dc:creator>
<guid>http://muhamaze.wordpress.com/2009/11/30/seberapa-siap/</guid>
<description><![CDATA[Hidup.. yah hidup yang kita jalani pastinya penuh dengan berbagai hal dan kejadian yang membuat kita]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hidup.. yah hidup yang kita jalani pastinya penuh dengan berbagai hal dan kejadian yang membuat kita]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SABAR dan SYUKUR dalam KEHIDUPAN]]></title>
<link>http://lu2walmarjan.wordpress.com/2009/11/30/sabar-dan-syukr-dalam-kehidupan/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 02:36:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>lu2walmarjan</dc:creator>
<guid>http://lu2walmarjan.wordpress.com/2009/11/30/sabar-dan-syukr-dalam-kehidupan/</guid>
<description><![CDATA[Pasang surut yang mewarnai kehidupan sebuah rumah tangga tak hanya dalam hal hubungan pribadi antara]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pasang surut yang mewarnai kehidupan sebuah rumah tangga tak hanya dalam hal hubungan pribadi antara]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syukur Nikmat : Mensyukuri &amp; Bersyukur Atas Berbagai Nikmat yang Telah Diberikan oleh Allah SWT ]]></title>
<link>http://riyadulmubtadiin.wordpress.com/2009/11/29/syukur-nikmat-mensyukuri-bersyukur-atas-berbagai-nikmat-yang-telah-diberikan-oleh-allah-swt/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 13:00:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>Kang Aam</dc:creator>
<guid>http://riyadulmubtadiin.wordpress.com/2009/11/29/syukur-nikmat-mensyukuri-bersyukur-atas-berbagai-nikmat-yang-telah-diberikan-oleh-allah-swt/</guid>
<description><![CDATA[A. Pengertian dan Definisi Syukur Nikmat Arti syukur adalah berterima kasih, dan nikmat adalah memil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[A. Pengertian dan Definisi Syukur Nikmat Arti syukur adalah berterima kasih, dan nikmat adalah memil]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://melianaaryuni.wordpress.com/2009/11/29/936/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 11:50:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>melianaaryuni</dc:creator>
<guid>http://melianaaryuni.wordpress.com/2009/11/29/936/</guid>
<description><![CDATA[Teman, darah itu masih merah Dia masih mengalir melalui nadi menghangati tubuh kita hingga kita bisa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Teman, darah itu masih merah Dia masih mengalir melalui nadi menghangati tubuh kita hingga kita bisa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kesedihan Adalah Nikmat]]></title>
<link>http://pintutaubat.wordpress.com/2009/11/29/kesedihan-adalah-nikmat/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 03:52:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin tobat</dc:creator>
<guid>http://pintutaubat.wordpress.com/2009/11/29/kesedihan-adalah-nikmat/</guid>
<description><![CDATA[Suatu kali, saat aku harus kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam sejarah kehidupanku, aku h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Suatu kali, saat aku harus kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam sejarah kehidupanku, aku h]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hargai Apa yang Anda Miliki]]></title>
<link>http://faihu.wordpress.com/2009/11/27/hargai-apa-yang-anda-miliki/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 08:11:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>Faihu</dc:creator>
<guid>http://faihu.wordpress.com/2009/11/27/hargai-apa-yang-anda-miliki/</guid>
<description><![CDATA[Oleh: Faihu Saya ingin bertanya pada Anda, berapa gaji atau penghasilan Anda sekarang? 1 Juta, 5 jut]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://faihu.wordpress.com/files/2009/11/uang.jpg"><img class="size-full wp-image-144 alignleft" title="uang" src="http://faihu.wordpress.com/files/2009/11/uang.jpg" alt="" width="99" height="148" /></a>Oleh: <a href="http://faihu.com/" target="_blank">Faihu</a></p>
<p>Saya ingin bertanya pada Anda, berapa gaji atau penghasilan Anda sekarang? 1 Juta, 5 juta, 10 juta atau lebih?</p>
<p>Selamat! Berapapun itu, Anda beruntung telah memiliki penghasilan meskipun di mata Anda kelihatan kecil. Hargai dan syukurilah! Karena <strong>bisa jadi apa yang kita anggap kecil tersebut merupakan kemewahan bagi orang lain</strong>. Ya, kemewahan bagi orang lain. Coba kita lihat nasib orang-orang susah yang tidak punya penghasilan sama sekali, jumlah mereka cukup banyak di sekitar kita. Bukankah kita masih lebih baik?<!--more--></p>
<p>Jangan terlalu mengangankan uang yang belum Anda miliki tapi optimalkanlah uang yang telah Anda miliki untuk menghasilkan uang lebih banyak lagi. Alih-alih mengeluh gaji Anda kecil, lebih baik Anda optimalkan uang tersebut untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi.<br />
Mengapa gaji Anda yang kecil kelihatan kecil? karena Anda hanya melihat dari satu sudut pandang. Ya, karena Anda menganggap rezeki dari Tuhan hanya dinilai dari berapa besar gaji Anda. Bila gaji Anda kecil, maka rejeki Anda sedikit, bila gaji Anda besar berarti rezeki Anda banyak. Padahal, kesempurnaan fisik dan panca indra adalah rezeki yang tidak ternilai harganya. Maukah Anda bila kedua mata Anda saya beli dengan harga 100 juta?</p>
<p>Saya ingin mengajak Anda melihat dengan sudut pandang yang lain. Begini, Apakah Anda mau memilki gaji 50 juta rupiah perbulan, tapi kemudian Tuhan memberi Anda penyakit yang biaya pengobatannya membutuhkan 60 juta rupiah? Banyak orang yang berpenghasilan besar, tapi pengeluarannya lebih besar lagi bahkan utangnya juga sangat besar, akhirnya orang tersebut tidak bisa menikmati gajinya yang besar malah hidupnya menjadi susah. Apa yang salah?.</p>
<p>Apakah orang yang bergaji besar selalu lebih baik dan lebih enak hidupnya daripada orang yang bergaji kecil? Belum tentu! “Tapi kalo gaji saya besar, ngatur uangnya pasti lebih gampang dibanding ketika gaji saya kecil.” kilah Anda.</p>
<p>Saya juga sering mendengar pekataan orang, “kalau gaji saya sekian… pasti saya bisa menabung sekian, karena gaji saya segini…boro-boro buat nabung, buat makan aja kurang.” Benarkah demikian?Benarkah bila gaji kecil tidak menabung? Kabar baiknya, Anda tetap bisa menabung berapapun gaji Anda. Asal Anda punya kemauan kuat dan tahu caranya.</p>
<p>Pertanyaan berikutnya, Benarkah bila gaji Anda lebih besar dari sekarang, Anda pasti bisa menabung? Kabar buruknya, ternyata banyak orang yang berpenghasilan besar tapi tidak bisa menabung sama sekali, yang lebih parah lagi pengeluaran konsumtif mereka ternyata sangat besar dan tidak terkendali. Setiap bertambah penghasilannya maka semakin bertambah pula pengeluaran hidupnya dan makin bertambah lagi hutangnya. Hal itu disebabkan karena gaya hidup yang salah.</p>
<p>Jadi, intinya bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa kuat keinginan Anda untuk mengelola keuangan dengan serius. Hargailah berapapun penghasilan Anda saat ini dengan cara mengelola nya dengan baik dan benar. Saya berani jamin, jika Anda mampu mengelola keuangan Anda dengan sunguh-sunguh, Anda bisa mencapai kebebasan finansial. Dikemudian hari, Anda tidak perlu lagi bersusah payah mencari uang karena uang datang menghampiri Anda. Sekali lagi, itu semua dapat Anda peroleh jika Anda menghargai apa yang Anda milki saat ini.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Narcis dan Rasa Syukur akan Kehidupan]]></title>
<link>http://meetabied.wordpress.com/2009/11/26/narcis-dan-rasa-syukur-akan-kehidupan/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 15:00:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abied</dc:creator>
<guid>http://meetabied.wordpress.com/2009/11/26/narcis-dan-rasa-syukur-akan-kehidupan/</guid>
<description><![CDATA[Saya ingin membahas ini setelah sempat beberapa malam kemarin cerita dengan salah seorang teman lama]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://meetabied.wordpress.com/files/2009/11/narcis_logo_b.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-582" title="Narcis" src="http://meetabied.wordpress.com/files/2009/11/narcis_logo_b.jpg?w=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Saya ingin membahas ini setelah sempat beberapa malam kemarin cerita dengan salah seorang teman lama. <a href="http://delrozo.blogspot.com/2005/04/sejarah-kata-narsis-narcissus-si-dewa.html" target="_blank">Narcis</a>, narcis dan narcis. Itu kata yang selalu ia ungkapkan.</p>
<p>Narcis, awalnya nama seorang Yunani yakni <a href="http://delrozo.blogspot.com/2005/04/sejarah-kata-narsis-narcissus-si-dewa.html" target="_blank">Narcissus</a> yang begitu jatuh cinta pada dirinya sendiri. Hingga pada suatu hari ia melihat bayangannya di permukaan air sungai, berkaca dan kemudian terjatuh, lalu meninggal. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Narcis itu perlu. Salah satu hal yang akan membuat kita berbahagia dalam hidup adalah adanya sifat narcis ini dalam diri kita.</p>
<p>Orang yang tak punya sifat narcis, dalam level serendah apa pun, ia pasti menjadi orang yang rendah <span style="text-decoration:line-through;">hati</span> diri, jika ini terjadi, Ia tidak akan merasakan banyak kesyukuran dengan kehidupannya. Nah, dalam level yang standar, saya menyarankan teman-teman untuk memiliki rasa narcis. Hanya dengan narcis kita akan merasa bahwa apa yang ada dalam diri kita telah cukup. Kita tak perlu selalu merasa bahwa orang lain selalu lebih baik dari diri.</p>
<p>Yang penting, tetap berada dalam ukuran yang wajar. Kebaikan apa pun, jika telah melewati batas kewajaran, pasti tidak akan menjadi baik.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Saya, Abied, dari sebuah tempat paling indah di dunia.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Met Idul Adha 1430 H.<br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Salam &#8230;</strong></p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">asdjalsd</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[stanza kesyukuran]]></title>
<link>http://apeljuzz.wordpress.com/2009/11/26/stanza-kesyukuran/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 04:24:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>apeljuzz</dc:creator>
<guid>http://apeljuzz.wordpress.com/2009/11/26/stanza-kesyukuran/</guid>
<description><![CDATA[November pun mahu beranjak pergi membawa bersama Disember yang bakal datang. November kali ini kita ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>November pun mahu beranjak pergi membawa bersama Disember yang bakal datang. November kali ini kita di hidangkan dengan hujan, dan banjir. Yang (barangkali) datang mencuci dosa yang dicipta manusia.</p></blockquote>
<p> Tahun lalu ketika bulan inilah, hidup saya jatuh ke titik paling bawah, pecah dan berderai menjadi kepingan jigsaw. Ada kepingan yang rosak, malah ada yang hilang. Seingat saya ini bukanlah kali pertama saya tersungkur ke titik ini tapi rasanya masih sama. Sakit.</p>
<p>Kini kepingan-kepingan jigsaw itu sudah saya susun semula tapi masih belum sempurna. Ada kepingan yang rosak, malah ada yang hilang. Ada kepingan-kepingan yang saya sudah gantikan semula dan ada ruang yang saya biarkan kosong.</p>
<p> Sebenarnya saya sudah letih menyusun kepingan-kepingan jigsaw ini setiap kali ia pecah. Saya selalu bisikkan kepada Tuhan, untuk melihat saya senyum sangat mudah kerana saya jarang meminta perkara yang besar-besar…Tuhan yang baik,..tolonglah hamba ya (tapi saya bukan hamba yang baik).</p>
<p>Saya akan pulang ke kampung bermain-main dengan Juli, sang arnab berlesung pipit dan Jula aka che puteh, kucing bermata coklat dan mungkin malaikat kecil kami. &#8220;<em>Mungkin&#8221; wujud kerana dia pernah menggigit saya aidilfitri lalu dan saya paranoid. Sungguh.</em></p>
<p>Salam Aidiladha daripada saya, Juli, sang arnab berlesung pipit dan Jula aka che puteh, kucing bermata coklat serta monyet-monyet saya yang gemuk. Semoga apa pun bentuk pengorbanan yang di lakukan akan menambah saham buat bertemu Sang Kekasih. Nanti.</p>
<p> p/s: Sebagai tanda kesyukuran saya akan mengorbankan salah seekor dari monyet-monyet peliharaan saya. Datanglah ke rumah ya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selamat, Anda Menjadi Salah Satu Pemenang LIVE BORDERLESS SPEAK UP CHALLENGE 2009!]]></title>
<link>http://santosinta.wordpress.com/2009/11/25/selamat-anda-menjadi-salah-satu-pemenang-live-borderless-speak-up-challenge-2009/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 06:55:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>santosinta</dc:creator>
<guid>http://santosinta.wordpress.com/2009/11/25/selamat-anda-menjadi-salah-satu-pemenang-live-borderless-speak-up-challenge-2009/</guid>
<description><![CDATA[Wuihh senangnya begitu dapat email dengan judul itu, hati jadi berbunga-bunga, pikiran melayang-laya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Wuihh senangnya begitu dapat email dengan judul itu, hati jadi berbunga-bunga, pikiran melayang-laya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Iya,....]]></title>
<link>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/11/24/iya/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 04:37:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>engkaudanaku</dc:creator>
<guid>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/11/24/iya/</guid>
<description><![CDATA[Iya, tiada yang gampang dan terjadi begitu saja di dunia ini.  Semuanya butuh perjuangan dan pengorb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Iya, tiada yang gampang dan terjadi begitu saja di dunia ini.  Semuanya butuh perjuangan dan pengorb]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The "Uncertain" Shadow of Truth]]></title>
<link>http://herwin.wordpress.com/2009/11/22/the-uncertain-shadow-of-truth/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 17:28:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>Herwin</dc:creator>
<guid>http://herwin.wordpress.com/2009/11/22/the-uncertain-shadow-of-truth/</guid>
<description><![CDATA[Bayangan Samar Dari Kebenaran Ada yang kekurangan tetapi penuh kesyukuran. Ada yang sempurna tetapi ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bayangan Samar Dari Kebenaran</p>
<p>Ada yang kekurangan tetapi penuh kesyukuran.<br />
Ada yang sempurna tetapi penuh keluhan,<br />
padahal cukup alasan mereka untuk bersyukur.</p>
<p>Ada yang sendiri berusaha kuat dan punya pengharapan.<br />
Ada yang berdua tak saling menguatkan,<br />
padahal cukup kemampuan mereka untuk saling menopang.</p>
<p>Ada yang membantu disangka buruk.<br />
Ada yang menjatuhkan disangka baik,<br />
padahal cukup pikiran kita untuk memahaminya.</p>
<p>Ada yang ingin tumbuh menjadi orang besar.<br />
Ada yang hanya ingin terlihat seperti orang besar,<br />
padahal cukup kemampuan untuk bertumbuh daripada hanya berlagak besar.</p>
<p>Ada yang dengan cinta tetapi dapat pahit.<br />
Ada yang dengan ego tetapi dapat manis,<br />
padahal seharusnya cinta mengalahkan ego.</p>
<p>Ada yang tulus disegani.<br />
Ada yang licik digemari,<br />
padahal ketulusan lebih baik daripada si licik.</p>
<p>Ada yang berisi merendah ke dasar.<br />
Ada yang kosong melayang dengan bangga,<br />
padahal tak seharusnya mereka berbangga akan itu.</p>
<p>Ada mulut berlidah ular didengarkan.<br />
Ada mulut berisi madu didiamkan,<br />
padahal cukup mampu hati dan pikiran mereka menimbang.</p>
<p>Berlakulah positif walapun respon dapat negatif.<br />
Tetap menabur yang positif di ladang, ada kalanya kita disengat serangga, tapi bukan itu tuaian kita, tuaian yang sesungguhnya akan segera masak.<br />
Manusia tak selalu tau..<br />
Tapi TUHAN tau.</p>
<p>GBU</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syukur Tertimbun Pekerjaan]]></title>
<link>http://toekangpin.wordpress.com/2009/11/21/syukur-tertimbun-pekerjaan/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 04:27:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>tukangpin</dc:creator>
<guid>http://toekangpin.wordpress.com/2009/11/21/syukur-tertimbun-pekerjaan/</guid>
<description><![CDATA[Manusia memang paling pandai mengeluh ya? Tidak ada pekerjaan, mengeluh. Banyak pekerjaan juga menge]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Manusia memang paling pandai mengeluh ya? Tidak ada pekerjaan, mengeluh. Banyak pekerjaan juga menge]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pelajaran Syukur dari Dua Orang Pengamen]]></title>
<link>http://justerwins.wordpress.com/2009/11/21/pelajaran-syukur-dari-dua-orang-pengamen/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 03:32:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>erwinsutomo</dc:creator>
<guid>http://justerwins.wordpress.com/2009/11/21/pelajaran-syukur-dari-dua-orang-pengamen/</guid>
<description><![CDATA[By admin ⋅ November 7, 2009 ⋅ Post a comment Filed Under pengamen, Renungan, syukur dari seorang tem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[By admin ⋅ November 7, 2009 ⋅ Post a comment Filed Under pengamen, Renungan, syukur dari seorang tem]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[All day ribet]]></title>
<link>http://veocta.wordpress.com/2009/11/20/all-day-ribet/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 16:49:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>vee</dc:creator>
<guid>http://veocta.wordpress.com/2009/11/20/all-day-ribet/</guid>
<description><![CDATA[Seharian ribet abis&#8230; mengeluh?? tidak bermaksud sedikitpun untuk mengeluh tapi benar-benar har]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Seharian ribet abis&#8230; mengeluh?? tidak bermaksud sedikitpun untuk mengeluh tapi benar-benar hari ini terasa capek ribet and ruwet, mulai masalah produksi, sampai shipment, dari internal factory, forwarder, angkutan truk, pengurusnya dan sebagainya sampai barang masuk juanda pun masih dioper lagi ke jakarta dengan trafic yang berbeda&#8230; wadouw&#8230;. kayaknya gak mimpi apa-apa semalem deh..<br />
sekali lagi nggak bermaksud mengeluh saat tiba-tiba sim cardku error&#8230; hmmmpfhh aya-aya wae kata orang sunda, ga ada angin ga ada hujan sim card yang jauh dari masalah tiba-tiba eror, belum ketahuan juga kenapa baru di check suruh coba ganti hp.. padahal sama aje, belum lagi kacamata ku hari ini putus, sampe harus micing didepan komputer, kerja planning untuk wecia jam 4 or latest jam 5 bisa ciao ternyata ampe jam 9 tet baru beres&#8230; alhasil kepala jadi agak berat karena pupilnya nggak biasa menerima object langsung jadinya agak-agak gimana dehhh&#8230;<br />
Alhamdulullah&#8230;&#8230;&#8230; masih harus disyukuri, at least masih hidup, bisa bernafas, walaupun rada &#8211; rada KO tak sembuh-sembuh&#8230; it&#8217;s life katanya, dan as converstion ibu Dora &#38; Martin yesterday &#8230; The live must go On&#8230;&#8230;.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Terima Kasih]]></title>
<link>http://lifeschool.wordpress.com/2009/11/20/terima-kasih-3/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:30:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>bhayu</dc:creator>
<guid>http://lifeschool.wordpress.com/2009/11/20/terima-kasih-3/</guid>
<description><![CDATA[Seberapa sering kita mengucapkan terima kasih dalam sehari? Sudahkah kita berterima kasih pada orang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Seberapa sering kita mengucapkan terima kasih dalam sehari? Sudahkah kita berterima kasih pada orang yang memang layak kita beri ucapan terima kasih? Rasanya tidak banyak yang menyadari betapa besar nilai terima kasih bagi orang lain yang diberi ucapan.</p>
<p>Hari ini, saya sampai menitikkan air mata ketika saat shalat Jum’at saya berbagi sajadah yang saya bawa dengan seorang jamaah lain. Jama’ah lain yang jelas seorang lelaki itu berusia akhir 40-an dan sepintas wajahnya mirip Antasari Azhar. Ia berterima kasih begitu rupa berkali-kali sambil mengatupkan tangan begitu saya tebarkan sajadah. Saya pun kebingungan, selain mengucapkan “Alhamdulillah” dan membalas ucapannya dengan “sama-sama” serta “tidak apa-apa”, saya malah jadi salah tingkah.</p>
<p>Masalahnya, seumur-umur berkali-kali shalat Jum’at dan juga berkali-kali berbagi sajadah, baru kali ini ada yang berterima kasih. Mungkin yang lain menganggap perbuatan itu kecil saja jadi tak perlu diberi ucapan terima kasih. Sungguh, saya pun menganggap itu kecil saja. Tapi ucapan terima kasih yang tulus itu membuat saya justru malu karena seolah melakukan hal besar.</p>
<p>Saya lantas jadi teringat pada seberapa sering orang-orang yang seharusnya mengucapkan kata “terima kasih” bahkan diwajibkan oleh pekerjaannya mengucapkan terima kasih. Ternyata juga tidak sering. Saat saya membayar di kasir, memberi tip pada pelayan, membayar di pom bensin, di jalan tol, di toko, di bandara, hampir di mana-mana, jarang sekali ada yang otomatis mengucapkan terima kasih. Malah, seringnya saya yang berterima kasih. Jadi lucu kalau dilihat sebenarnya, karena saya yang memberi uang, malah saya yang berterima kasih. Pengecualian tentu saja di bank, hotel, atau tempat wisata dimana petugasnya sudah terlatih baik.</p>
<p>Padahal, mengucapkan terima kasih bukan saja berterima kasih kepada yang bersangkutan, melainkan juga bersyukur kepada Tuhan. Ini merupakan bentuk bahwa kita mengakui dan menghargai yang kita terima sebagai anugerah, hadiah atau rezeki dari Tuhan, melalui jembatan atau perantara orang lain tersebut. Dalam Islam, balasan bagi orang yang bersyukur adalah ditambah lagi anugerah, hadiah atau rezeki tersebut, yang semuanya merupakan nikmat dari Tuhan. Ini seperti difirmankan ALLAH SWT dalam Al-Qur’an surat Ibrahim, ayat 7:</p>
<blockquote><p>“Dan ingatlah tatkala Tuhan kamu memberitahu, demi sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya Aku akan tambah nikmat-Ku kepada kamu dan sesungguhnya, jika kamu kufur sesungguhnya azab-Ku amatlah keras”.</p></blockquote>
<p>Maka, mengapa pula kita menunda dan enggan berterima kasih pada orang lain?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sebaik-baik Sedekah [Kisah Hikmah Keluarga Suci Nabi]]]></title>
<link>http://alifnews.wordpress.com/2009/11/19/kisah-hikmah-keluarga-suci-nabi/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 13:45:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>alifnews</dc:creator>
<guid>http://alifnews.wordpress.com/2009/11/19/kisah-hikmah-keluarga-suci-nabi/</guid>
<description><![CDATA[Ya Ja&#39;far Ibn Muhammad Pada suatu waktu, seorang fakir pernah meminta bantuan kepada Imam Ja‘far]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ya Ja&#39;far Ibn Muhammad Pada suatu waktu, seorang fakir pernah meminta bantuan kepada Imam Ja‘far]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dua]]></title>
<link>http://tongkangbocor.wordpress.com/2009/11/19/dua/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 07:57:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>hazri87</dc:creator>
<guid>http://tongkangbocor.wordpress.com/2009/11/19/dua/</guid>
<description><![CDATA[18 November 2009. Sedar tak sedar dua tahun telah berlalu semenjak aku mula menulis di ruang maya. C]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1160" title="cake870" src="http://tongkangbocor.wordpress.com/files/2009/11/cake870.jpg?w=224" alt="" width="224" height="300" /></p>
<p style="text-align:center;">18 November 2009. Sedar tak sedar dua tahun telah berlalu semenjak aku mula menulis di ruang maya. Cepat sungguh masa berlalu meninggalkan kita. Tidak terasa. Banyak yang telah aku coretkan di sini sejak blog ini di buka. Alah, penulisan yang biasa-biasa saja. Tiada yang istimewa untuk kalian baca. Cuma mungkin apa yang aku tulis ini bermakna untuk aku kongsikan bersama. Itu saja. Diharapkan agar kalian yang sudi menjengah sentiasa memberi sokongan dan pandangan untuk aku ambil iktibar daripadanya. Terima kasih ya!</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-896" title="footer" src="http://tongkangbocor.wordpress.com/files/2009/04/footer.png" alt="" width="225" height="95" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Allahim..]]></title>
<link>http://ayzagursoy.wordpress.com/2009/11/19/allahim-2/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 01:34:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ayza Gursoy</dc:creator>
<guid>http://ayzagursoy.wordpress.com/2009/11/19/allahim-2/</guid>
<description><![CDATA[Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah. Apabila Dia mengkehendaki sesuatu berlaku, bererti ia mesti b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah. Apabila Dia mengkehendaki sesuatu berlaku, bererti ia mesti b]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berjalan dengan keong]]></title>
<link>http://anggisatriadi.wordpress.com/2009/11/19/berjalan-dengan-keong/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:03:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>gie</dc:creator>
<guid>http://anggisatriadi.wordpress.com/2009/11/19/berjalan-dengan-keong/</guid>
<description><![CDATA[Pada suatu hari Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pada suatu hari Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan t]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peace, Akh..... ;)]]></title>
<link>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/11/18/peace/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:12:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>engkaudanaku</dc:creator>
<guid>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/11/18/peace/</guid>
<description><![CDATA[Yakin, aku mampu tersenyum lebih cantik lagi&#8230; Yakin, aku mampu melewati hari lebih ceria lagi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Yakin, aku mampu tersenyum lebih cantik lagi&#8230; Yakin, aku mampu melewati hari lebih ceria lagi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Si Sopak, Si Botak dan Si Buta]]></title>
<link>http://mozaman75.wordpress.com/2009/11/17/si-sopak-si-botak-dan-si-buta/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 03:23:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>mozaman75</dc:creator>
<guid>http://mozaman75.wordpress.com/2009/11/17/si-sopak-si-botak-dan-si-buta/</guid>
<description><![CDATA[Dalam sebuah hadis panjang, diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. bahawasanya dia mendengar Nabi s.a.w]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dalam sebuah hadis panjang, diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. bahawasanya dia mendengar Nabi s.a.w. bersabda:</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya ada tiga orang dari kaum Bani Israil, iaitu seorang yang masing-masing berpenyakit <strong>sopak, botak</strong> dan <strong>buta</strong>. Allah hendak menguji mereka itu, lantas mengutus seorang malaikat kepada mereka. Malaikat ini mendatangi si sopak lalu berkata: &#8220;Apakah perkara yang paling kamu sukai?&#8221; Si sopak menjawab: &#8220;Sembuh daripada sopak dan dikurniakan kulit yang cantik supaya manusia tidak merasa jijik kepadaku.&#8221; Malaikat itu lalu mengusap kulitnya dan lenyaplah kotoran-kotoran itu dari tubuhnya dan dikurniakan kulit yang cantik. Malaikat itu berkata pula: &#8220;Harta apakah yang paling kamu sukai?&#8221;  Orang itu menjawab: &#8220;Unta.&#8221; Lalu dia dikurniakan seekor unta yang bunting. Kemudian malaikat berkata: &#8220;Semoga Allah memberi keberkatan untukmu dalam unta ini.&#8221;</em></p>
<p><em>Malaikat itu seterusnya mendatangi si botak, kemudian berkata: &#8220;Apakah perkara yang paling kamu sukai? &#8220;Si botak menjawab: &#8220;Rambut yang lebat supaya manusia tidak merasa jijik kepadaku.&#8221; Malaikat itu lalu mengusap kepalanya dan tumbuhlah rambut di kepalanya dengan lebat dan cantik. Malaikat berkata pula: &#8220;Harta apakah yang paling kamu sukai?&#8221; Dia berkata: &#8220;Lembu.&#8221; Lalu dia dikurniakan seekor lembu yang bunting dan malaikat itu berkata: &#8220;Semoga Allah memberikan keberkatan untukmu dalam lembu ini.&#8221;</em></p>
<p><em>Akhirnya malaikat itu mendatangi si buta seraya berkata: &#8220;Apakah perkara yang paling kamu sukai?&#8221; Si buta menjawab: &#8220;Semoga Allah mengembalikan penglihatanku sehingga aku dapat melihat semua orang.&#8221; Malaikat lalu mengusapnya dan Allah mengembalikan penglihatannya. Malaikat berkata pula: &#8220;Harta yang paling kamu sukai?&#8221; Dia menjawab: &#8220;Kambing.&#8221; Lalu dikurniakan seekor kambing yang bunting yang sedang sarat.</em></p>
<p>Akhirnya unta, lembu dan kambing si sopak, si botak dan si buta berkembang biak sehingga memenuhi lembah yang luas.</p>
<p>Mereka terus diuji. Malaikat datang semula menziarahi si sopak menyerupai keadaan si sopak yang dahulu dan berkata:</p>
<p><em>&#8220;Aku seorang miskin, sudah terputus semua punca rezeki dalam perjalananku. Maka tiada siapa yang dapat membantuku kecuali Allah dan juga dengan pertolongan mu. Aku meminta padamu dengan atas nama Allah yang telah mengurniakan padamu kulit yang cantik dan harta yang banyak, sudi kiranya engkau membantuku untuk meneruskan perjalanan.&#8221; Si sopak itu menjawab: &#8220;Keperluan-keperluanku masih banyak sekali.&#8221; Dia enggan memberikan sedekah walaupun hartanya banyak. Malaikat itu berkata lagi: &#8220;Aku seolah-olah pernah mengenalimu. Bukankah engkau dahulu seorang yang berpenyakit sopak yang dijauhi oleh semua manusia. Bukankah engkau dulu seorang fakir miskin, kemudian Allah mengurniakan harta padamu?&#8221; Si sopak menjawab: &#8220;Semua harta ini, aku mewarisi dari nenek-moyangku dulu dan mereka pun dari nenek-moyang mereka pula.&#8221; Malaikat berkata pula: &#8220;Jikalau engkau berdusta maka Allah pasti akan menjadikan engkau kembali seperti keadaanmu semula.”</em></p>
<p>Malaikat itu selanjutnya mendatangi si botak menyerupai keadaannya yang asal kemudian berkata kepadanya sebagaimana yang dikatakan kepada si sopak dan si botak itu menolak permintaannya sama seperti si sopak itu.</p>
<p>Akhirnya malaikat itu berkata:</p>
<p><em>&#8220;Jikalau engkau berdusta, maka Allah pasti akan menjadikan engkau kembali sebagaimana keadaanmu dahulu.&#8221;</em></p>
<p>Seterusnya malaikat itu mendatangi si buta, menyerupai keadaan asal si buta dan kemudian ia berkata:</p>
<p><em>&#8220;Aku adalah orang miskin dan sedang bermusafir dan kehabisan bekal, sudah terputus semua sebab-sebab untuk dapat memperoleh rezeki bagiku dalam berpergianku ini, Maka tiada siapa yang dapat membantuku kecuali Allah dan juga dengan pertolonganmu. Aku meminta padamu di atas nama Allah yang mengembalikan penglihatan untukmu dan harta yang banyak, sudi kiranya engkau membantuku untuk meneruskan perjalanan iaitu seekor kambing yang dapat aku gunakan dalam perjalanan ini.&#8221; Orang buta dahulu itu berkata: &#8220;Aku dahulu pernah buta, kemudian Allah mengembalikan penglihatan padaku. Maka oleh sebab itu ambillah mana saja yang engkau inginkan dan tinggalkanlah mana saja yang engkau inginkan. Demi Allah aku tidak akan menyusahkanmu &#8211; kerana tidak menunaikan permintaanmu pada hari ini semata-mata kerana mengharapkan keredhaan Allah &#8216;Azzawajalla.&#8221;</em></p>
<p>Malaikat itu lalu berkata:<em> &#8220;Jagalah hartamu, sebab sebenarnya kamu semua ini telah diuji, kemudian Allah telah meredhai dirimu dan memurkai pada dua sahabatmu &#8211; si sopak dan si botak.&#8221;</em> (al Bukhari dan Muslim).</p>
<p><strong>Kesimpulan yang boleh diambil dari kisah di atas adalah sifat syukur atas segala rahmat akan menjadikan seseorang itu lebih berjaya dan bertuah. Sifat tidak mensyukuri nikmat Allah sebaliknya akan menjadikan seseorang itu senantiasa berasa dirinya berada dalam kesempitan dan kesulitan. Pada hakikatnya, seberat-berat ujian Allah adalah menjadikan hambanya kaya raya kerana manusia secara fitrahnya lebih mudah lupa dihanyut kekayaan dari dicengkam kesusahan. Na&#8217;uzu billahi <strong>min</strong> <strong>zalik.</strong> </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bersyukur atas Ukhuwah ini....]]></title>
<link>http://silfianaelfa.wordpress.com/2009/11/16/bersyukur-atas-ukhuwah-ini/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 16:37:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>isil</dc:creator>
<guid>http://silfianaelfa.wordpress.com/2009/11/16/bersyukur-atas-ukhuwah-ini/</guid>
<description><![CDATA[Suatu nikmat besar yang terkadang terlupakan olehku adalah nikmat ukhuwah. Yah, bisa kenal dengan ba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Suatu nikmat besar yang terkadang terlupakan olehku adalah nikmat ukhuwah. Yah, bisa kenal dengan ba]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selamat Bercuti]]></title>
<link>http://tongkangbocor.wordpress.com/2009/11/15/selamat-bercuti/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 07:34:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>hazri87</dc:creator>
<guid>http://tongkangbocor.wordpress.com/2009/11/15/selamat-bercuti/</guid>
<description><![CDATA[Selamat bercuti aku ucapkan kepada rakan-rakan sempena cuti semester ini. Wah! Sedar tak sedar, ini ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Selamat bercuti aku ucapkan kepada rakan-rakan sempena cuti semester ini. Wah! Sedar tak sedar, ini adalah cuti semester terakhir untuk aku. Hampir empat tahun, segala begitu pantas berlalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Bulan matahari terbit dan terbenam. Silih berganti siang dan malam. Masih sama nombor pada muka jam, cuma semakin banyak ia berpusing, semakin jauh kita meninggalkan masa silam. Bagi yang perjalanan hidupnya lancar seperti direncana, teruslah menggapai apa yang diidam. Tidak pula terlambat bagi mereka yang masih kelam.</p>
<p style="text-align:justify;">Puncak gunung tertinggi menjanjikan pemandangan  indah dari atasnya tetapi untuk sampai kepuncak itu, banyak ranjau dan liku sepanjang laluan yang perlu diredah.Ya, begitu juga hidup. Segalanya nampak mudah, namun sebenarnya susah. Jadi, jangan ambil mudah apa yang nampak mudah.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga Tuhan membantu sepanjang perjalanan hidup ini. Membalas jasa ayah dan ibu sudah tentulah menjadi prioriti. Aku juga impikan kehidupan sendiri. Punya anak dan isteri. Tapi itu mungkin masih jauh lagi. Yang penting, aku harus sempurnakan segala misi dan visi yang aku tetapkan selagi masih ada sisa-sisa mengutip cebisan-cebisan ilmu di alam universiti.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang, mahu siap-siap berkemas untuk pulang ke kampung. (&#8216;:&#8217;)</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-896" title="footer" src="http://tongkangbocor.wordpress.com/files/2009/04/footer.png" alt="footer" width="225" height="95" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indahnya Berdo'a dan Bersyukur]]></title>
<link>http://danangwirawan.wordpress.com/2009/11/14/indahnya-berdoa-dan-bersyukur/</link>
<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 19:48:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>dan</dc:creator>
<guid>http://danangwirawan.wordpress.com/2009/11/14/indahnya-berdoa-dan-bersyukur/</guid>
<description><![CDATA[Berdo&#8217;a itu indah, bersyukur juga indah. Namun berdo&#8217;a biasanya sering dilakukan jika ki]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Berdo&#8217;a itu indah, bersyukur juga indah. Namun berdo&#8217;a biasanya sering dilakukan jika ki]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PROMOSI BURUK]]></title>
<link>http://bethanygtm.wordpress.com/2009/11/04/promosi-buruk/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 16:00:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>bethanygtm</dc:creator>
<guid>http://bethanygtm.wordpress.com/2009/11/04/promosi-buruk/</guid>
<description><![CDATA[Jumat, 4 Desember 2009 Bacaan : Kolose 3:12-17 3:12. Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Jumat, 4 Desember 2009</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Bacaan : <a title="SABDAweb Kolose 3:12-17" href="http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/12/04/#SABDAweb">Kolose 3:12-17</a></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">3:12. Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">3:15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">3:16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>PROMOSI BURUK</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Di sebuah gereja terjadi perselisihan tajam. Masalahnya sederhana. Paduan Suara A dijadwalkan mengisi pujian sesudah khotbah di kebaktian Minggu. Namun, rupanya ada salah komunikasi. Pada Minggu itu ternyata ada Paduan Suara tamu yang akan membawakan dua pujian, sebelum dan sesudah khotbah. Setelah berunding, diputuskan Paduan Suara A digeser mengisi pujian sebelum Doa Syafaat. Beberapa angota Paduan Suara A tidak terima, merasa tersinggung, lalu &#8220;meledak&#8221;. Sampai ada yang mundur dari pelayanan, bahkan yang pindah gereja.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Perselisihan di gereja tidak jarang dipicu dan dipacu oleh masalah kecil. Namun, karena disikapi dengan kekerasan hati, tidak mau mengalah, prasangka buruk, dan sikap egoistis, akhirnya menjadi masalah besar yang menguras waktu, tenaga, pikiran, dan perasaaan. Padahal, seperti dikatakan oleh Paulus, &#8220;Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu&#8221; (1 Korintus 6:7). Dengan kata lain, kalau orang-orang di dalam gereja berantem, tidak ada yang akan diuntungkan. Malah yang rugi gereja sendiri; persekutuan jemaat jadi terganggu, sukacita melayani hilang, dan keluar juga jadi promosi buruk.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Maka, penting sekali untuk kita kembali ke identitas kita sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasih-Nya (ayat 12). Dan hidup berpadanan sesuai identitas tersebut, yaitu dengan menunjukkan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Kiranya damai sejahtera Kristus memerintah dalam hati kita, sehingga kita dijauhkan dari segala pikiran dan perasaan yang tidak membangun &#8211;AYA</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>JANGAN BIARKAN IBLIS MENGACAK-ACAK PERSEKUTUAN JEMAAT</p>
<p>MELALUI PIKIRAN DAN PERILAKU BURUK KITA </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>Sumber : <a href="http://www.sabda.org/">www.sabda.org</a></strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
