<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>syukurilah &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/syukurilah/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "syukurilah"</description>
	<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 08:18:00 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Hargai Apa  Yang Kita Miliki]]></title>
<link>http://sihepenghsb.wordpress.com/2009/06/22/hargai-apa-yang-kita-miliki/</link>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 09:32:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>sihepenghsb</dc:creator>
<guid>http://sihepenghsb.wordpress.com/2009/06/22/hargai-apa-yang-kita-miliki/</guid>
<description><![CDATA[Syukurilah Apa Yang Kita Dapat Pernahkah kita membayangkan kalau kita di Pernahkah anda mendengar ki]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Syukurilah Apa Yang Kita Dapat</strong><br />
Pernahkah kita membayangkan kalau kita di<br />
Pernahkah anda mendengar kisah Helen Kehler?<br />
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi. buta dan tuli. Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar.<br />
Nah, dalam kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.</p>
<p>Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi<br />
seperti itu. Seandainya Helen Kehler diberi pilihan, pasti<br />
dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal. Namun<br />
siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki<br />
semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang<br />
legendaris.<br />
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi<br />
dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan<br />
pula, seperti cacat, buta dan tuli.<br />
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu<br />
menjalani kehidupan sebagaimana manusia normal lainnya,<br />
meski itu teramat sulit dilakukan.<br />
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen<br />
Kehler:</p>
<p>    &#8220;It would be a blessing if each person could be blind and<br />
     deaf for a few days during his grown-up live. It would make<br />
     them see and appreciate their ability to experience the joy<br />
     of sound&#8221;.</p>
<p>Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah bila setiap<br />
orang yang sudah menginjak dewasa itu mengalami buta dan<br />
tuli beberapa hari saja. Dengan demikian, setiap orang akan<br />
lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar<br />
suara!<br />
Sekarang, coba kita bayangkan sejenak&#8230;.<br />
menjadi seorang yang buta dan tuli<br />
selama dua atau tiga hari saja!<br />
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu tersebut.<br />
Jangan biarkan diri kita  melihat atau mendengar apapun.<br />
Selama beberapa hari itu kita tidak bisa melihat<br />
indahnya duniakita tidak bisa melihat terangnya<br />
matahari, birunya langit, dan bahkan kita  tidak bisa<br />
menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!<br />
Bagaimana dengan kits ? Apakah beberapa hari cukup berat?<br />
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?</p>
<p>Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa<br />
betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang<br />
kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita.<br />
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah keluhan<br />
demi keluhan. Hingga tidak pernah menghargai apa yang<br />
sudah kita miliki. Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki<br />
merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh<br />
orang lain.<br />
Ya! Kemewahan untuk orang lain!<br />
Coba kita renungkan, bagaimana orang yang tidak<br />
memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah kemewahan yang<br />
luar biasa baginya.<br />
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia diijinkan<br />
bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu<br />
melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang<br />
menarik.<br />
Coba kita syukuri  apa yang ada pada diri kita niscaya kita akan merasa hidup ini akan lebih  berharga.<br />
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu<br />
menghargai apa yang kita miliki, hal-hal yang sudah ada<br />
dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup<br />
dengan lebih baik.<br />
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!<br />
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif dan<br />
menjadi seorang manusia yang lebih baik. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
<strong>Oleh <a href="http://noviwalfitriati.com/Asian-Brain-Prom">Asian Brain</a></strong><a href="http://sihepenghsb.wordpress.com/about/"><strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nikmat Allah Syukurilah dan Ujian-Nya Sabarilah]]></title>
<link>http://ar5ipku.wordpress.com/2008/04/02/nikmat-allah-syukurilah-dan-ujian-nya-sabarilah/</link>
<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 02:52:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>abaabdillah</dc:creator>
<guid>http://ar5ipku.wordpress.com/2008/04/02/nikmat-allah-syukurilah-dan-ujian-nya-sabarilah/</guid>
<description><![CDATA[Penulis : Ustadz Abdurrahman Lombok Demikian banyak nikmat Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Tidak ad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Penulis : Ustadz Abdurrahman Lombok Demikian banyak nikmat Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Tidak ad]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
