<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>tabung &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/tabung/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "tabung"</description>
	<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 14:03:59 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Harapan dan Doa buat Sang Pencuri]]></title>
<link>http://praskt.wordpress.com/2009/12/18/penghargaan-dan-doa-buat-sang-pencuri/</link>
<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 03:09:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>tekekpreschool</dc:creator>
<guid>http://praskt.wordpress.com/2009/12/18/penghargaan-dan-doa-buat-sang-pencuri/</guid>
<description><![CDATA[Gambar dirakam di Masjid Geliga, Kemaman semasa dalam perjalanan ke Kuala Terengganu. Kalau dan samp]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Gambar dirakam di Masjid Geliga, Kemaman semasa dalam perjalanan ke Kuala Terengganu. Kalau dan samp]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ribuan Makhluk Aneh Ditemukan di Kegelapan Samudera]]></title>
<link>http://aespee.wordpress.com/2009/11/23/ribuan-makhluk-aneh-ditemukan-di-kegelapan-samudera/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 12:16:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>aespee</dc:creator>
<guid>http://aespee.wordpress.com/2009/11/23/ribuan-makhluk-aneh-ditemukan-di-kegelapan-samudera/</guid>
<description><![CDATA[Timun laut dengan tubuh transparan ditemukan di kedalaman 2,750 meter di dekat Teluk Mexico. &nbsp; ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Timun laut dengan tubuh transparan ditemukan di kedalaman 2,750 meter di dekat Teluk Mexico. &nbsp; ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[JUAL TABUNG ELPIJI PERTAMINA ]]></title>
<link>http://teguhsetiawa.wordpress.com/2009/11/11/jual-tabung-elpiji-pertamina-2/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 03:04:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>teguhsetiawa</dc:creator>
<guid>http://teguhsetiawa.wordpress.com/2009/11/11/jual-tabung-elpiji-pertamina-2/</guid>
<description><![CDATA[Ditawarkan bagi yang berminat, tabung elpiji pertamina ukuran 3kg harga nego(murah). Siap melayani o]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ditawarkan bagi yang berminat, tabung elpiji pertamina ukuran 3kg harga nego(murah). Siap melayani o]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mantapnya Bisnis Pengaman Kebocoran Gas]]></title>
<link>http://kotadata.wordpress.com/2009/11/01/mantapnya-bisnis-pengaman-kebocoran-gas/</link>
<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 09:57:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadata</dc:creator>
<guid>http://kotadata.wordpress.com/2009/11/01/mantapnya-bisnis-pengaman-kebocoran-gas/</guid>
<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Jutaan rumah tangga di Indonesia kini telah menggunakan elpiji untuk keperluan rumah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Jakarta &#8211; Jutaan rumah tangga di Indonesia kini telah menggunakan elpiji untuk keperluan rumah tangganya. Sebuah <strong>peluang usaha</strong> pun bisa digali dari konsumsi masyarakat tersebut. Salah satunya adalah <strong>bisnis pengaman tabung elpiji</strong> yang ternyata cukup menggiurkan.</p>
<p>Betapa tidak menggiurkan, hampir seluruh masyarakat menengah ke atas kini telah menggunakan <a href="http://indotarget.blogspot.com/2009/11/masyarakat-minta-pemerintah-stabilkan.html">elpiji</a> untuk yang ukuran 12 kg. Belum lagi, sebanyak 40 juta rumah tangga yang masuk dalam program konversi energi dari kompor ke elpiji 3 kg.</p>
<p>Adalah M. Sairin, pria asal Tegal ini memiliki <strong>ide</strong> membuat pengaman tabung elpiji agar <strong>tidak bocor</strong>. Kisah suksesnya menciptakan alat sederhana penekan regulator terhadap valve sungguh brilian.</p>
<p>Ia mengaku terinspirasi dari sering bermunculannya kasus kebocoran tabung yang berujung maut di seluruh Indonesia, telah membawanya menjadi calon produsen pengaman tabung pertama di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Pada awalnya saya sering mendengar banyak <strong>tabung meledak</strong>. Saya punya solusi  karena kurang tekan jadi bocor. Awalnya pakai karet, lalu tidak bocor, lalu saya punya ide membuat pengaman dari plat besi,&#8221; kata Sairin saat dihubungi detikFinance, Rabu (20/10/2009).</p>
<p>Ide  membuat alat pengaman ini kata dia merupakan murni idenya sendiri. Saat ini ia sedang memproses tahap paten yang di fasilitasi oleh Departemen Perindustrian dan Departemen Hukum dan Ham.</p>
<p>Ia mengaku produksi perdananya baru ia lakukan pada bulan Agustus 2009 lalu, saat ini sebanyak 3000-an pengaman tabung telah ludes terjual. Sayangnya kata dia, saat ini produk pengaman tabung ini belum banyak tersebar ke pasar secara umum.</p>
<p>&#8220;Pakai alat saya ini dijamin nggak bocor,&#8221; katanya.</p>
<p>Melalui bengkelnya di Tegal, saat ini ia  mulai kebanjiran pesanan dari beberapa wilayah di Indonesia. Kedepannya ia berharap pihak Pertamina selaku pelaksana program konversi bisa mengajaknya untuk sebagai rekanan. Dimana alat pengaman tabungnya bisa menjadi paket pemberian tabung dan kompor program konversi.</p>
<p>&#8220;Saya ingin kalau Pertamina sebagai bapak angkat, alat saya masuk dalam pembagian tabung dan kompor, jadi ada sehingga hak patennya terbantu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tawaran Kemitraan Distribusi Pengaman Tabung Elpji</p>
<p>Sairin menambahkan, saat ini pemasaran produknya masih terbatas di wilayah  Jakarta dan Semarang melalui penjualan sendiri maupun beberapa rekanannya. Ia mengajak untuk bermitra dengan dirinya untuk sebagai agen penjualan atau pengecer.</p>
<p>Sistem kerjasamanya, para distributor minimal membeli sebanyak 50 unit pengaman tabung dengan harga Rp 17.000 per unit. Distributor diberikan kebabasan menjual dengan batas harga hingga Rp 65.000 per unit.</p>
<p>&#8220;Saya mengajak untuk gabung, pembelian minimal 50 unit. Saya jual harga Rp 17.000, dijualnya ada yang Rp 65.000, Rp 50.000,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Saat ini ia telah memiliki 10 orang karyawan dengan kapasitas produksi per harinya mencapai 1000 unit dengan memanfaatkan  bengkel bubut besar milik kakaknya.</p>
<p>&#8220;Awalnya modal saya hanya Rp 10 juta, dengan margin Rp 2000 unit itu sudah lumayan. Tetapi bagi distributor atau pengecer bisa ambil kentungan bisa ratusan persen dari modal,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ia menyarankan bagi para distributornya, untuk melakukan penjualan ke rumah-rumah, menjualan ke pengecer atau agen elpiji dan beberapa ajang pameran.</p>
<p>Sementara itu Subari salah seorang distributor skala kecil di Jakarta mengatakan ia belum lama menjual produk pengaman tabung. Namun dengan margin yang lumayan besar, bisnis ini cukup menjanjikan.</p>
<p>Setidaknya dalam satu hari dalam setiap ajang pameran atau mall, alat pengaman tabungnya laris terjual hingga 60 unit per hari. Ia mengaku dengan bermodal Rp 17.000, setidaknya ia bisa menjual hingga Rp 65.000 per unit.</p>
<p>&#8220;Saya sering jual di pameran, respon masyarakat sangat bagus. Biasanya saya jual sampai batas maksimal Rp 65.000 karena kalau pameran saya harus bayar sewa tempat yang mahal,&#8221; jelas Subari.</p>
<p>Muhamad Sairin</p>
<p>Alamat:<br />
JL. Kabunan Asri Blok A No 3 Kecamatan Dukuh Waru, Kabupaten  Tegal, Jawa Tengah.<br />
(hen/qom) </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Braket Pengaman Tabung Gas]]></title>
<link>http://tireguard.wordpress.com/2009/10/26/braket-pengaman-tabung-gas/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 08:52:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>YopiE</dc:creator>
<guid>http://tireguard.wordpress.com/2009/10/26/braket-pengaman-tabung-gas/</guid>
<description><![CDATA[Setelah adanya pengkonversian dari mintak tanah ke Gas, maka semakin jarang kita temui para pengguna]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Setelah adanya pengkonversian dari mintak tanah ke Gas, maka semakin jarang kita temui para pengguna kompor minyak. Walaupun pengkonversian ini sudah cukup lama, tapi masih banyak juga para pengguna Tabung Gas takut untuk menggunakannya. Sebab dibeberapa kasus, sering terjadinya kebocoran yang mengakibatkan tabung meleduk dan terjadilah kebakaran ataupun dapat menghancurkan sebagian rumah, karna dampak ledakan tersebut.</p>
<p>Nah untuk mengatasi hal ini, sekarang ada alat Braket  pengaman tabung gas LPG. Dengan pemasangan yang sederhana, alat ini bisa menghindari kebocoran gas, sehingga aman dari tabung meledak atau kebakaran. Memang hari ini mulai banyak alat serupa, tapi yang saya tawarkan di sini memiliki banyak kelebihan, terutama dari design yang sederhana namun kuat, mudah untuk pemasangan, dan harga yang bersaing dan lebih murah dan juga bisa menghemat pemakaian gas.<br />
<!--more--> Lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah ini:</p>
<div id="attachment_144" class="wp-caption alignnone" style="width: 490px"><a href="http://tireguard.wordpress.com/files/2009/10/braket_lpg_8.jpg"><img class="size-full wp-image-144" title="braket_lpg_8" src="http://tireguard.wordpress.com/files/2009/10/braket_lpg_8.jpg" alt="braket_lpg_8" width="480" height="364" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh Pemasangan Di Tabung 3Kg</p></div>
<div id="attachment_138" class="wp-caption alignnone" style="width: 490px"><a href="http://tireguard.wordpress.com/files/2009/10/braket_lpg_2.jpg"><img class="size-full wp-image-138" title="braket_lpg_2" src="http://tireguard.wordpress.com/files/2009/10/braket_lpg_2.jpg" alt="braket_lpg_2" width="480" height="364" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh Pemasangan Di Tabung 12Kg</p></div>
<div id="attachment_153" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://tireguard.wordpress.com/files/2009/10/braket.jpg"><img class="size-full wp-image-153" title="Braket" src="http://tireguard.wordpress.com/files/2009/10/braket.jpg" alt="Braket" width="480" height="640" /></a><p class="wp-caption-text">Info</p></div>
<p style="text-align:center;">
<p>Beberapa Penyebab Yang Dapat Mengakibatkan Tabung LPG Meledak, Diantaranya Yaitu:<br />
<strong> 1. Human Error (Kesalahan Manusia).</strong></p>
<p>A. Pemasangan Regulator Yang Tidak Sempurna.<br />
B. Penempatan Tabung Gas Yang Letaknya Berdekatan Dengan Api.<br />
C. Mematikan Kompor Yang Tidak Sempurna Sehingga Masih Ada Gas<br />
Yang Keluar Dari Kompor.</p>
<p><strong>2. Kesalahan Lain-Lain</strong></p>
<p>A. Seal Tabung Yang Renggang Sehingga Ada Celah Gas Untuk Keluar/Bocor.<br />
B. Regulator Yang Kurang Kencang Sehingga Gas Bisa Bocor.<br />
C. Regulator Yang Berbahan Besi Maupun Bahan Lain Yang Berkualitas Jelek Akan Mengakibatkan Regulator Berkarat Sehingga Memungkinan Terjadinya Kebocoran Gas.</p>
<p><strong>Keistimewaan TENNO BRAKET :</strong><br />
1. Menghindari kebocoran gas.<br />
2. Menghemat penggunaan gas.<br />
3. Menghindari meledaknya tabung atau terjadinya kebakaran yang  disebabkan kebocoran gas.<br />
4. Mudah dalam pemasangan regulator ke cop pentil tabung.<br />
5. Tanpa harus memakai karet isolasi.<br />
6. Harga terjangkau.</p>
<blockquote><p><strong>Cara Menguji Kebocoran Gas</strong><br />
Ambil kain/sepon busa, masukkan ke dalam air sabun dan balutkan ke cop tabung yang telah dipasang regulator. Jika terjadi kebocoran maka akan terjadi gelembung sabun.</p>
<p><strong>Cara Pemasangan <span style="color:#0000ff;">TENNO BRAKET</span></strong><br />
1. Pasang regulator ke cop pentil tabung gas dalam posisi OFF (panah kunci regulator menunjuk ke bawah).<br />
2. Pasang „TENNO BRAKET” ke gelang tabung melalui samping sampai diatas regulator.<br />
3. Kencangkan putaran bagian atas <strong><span style="color:#0000ff;">&#8220;TENNO BRAKET”</span></strong> hingga regulator tidak bergerak (Regulator dalam keadaan tegak).<br />
4. Putar kunci sampai ke posisi terkunci (Kunci regulator menunjuk ke tengah).</p></blockquote>
<h3>Dicari Agen Untuk Alat Pengaman Tabung Gas <strong><span style="color:#0000ff;">&#8220;TENNO BRAKET” </span></strong> Di Seluruh Indonesia.</h3>
<p>Harga Per Pcs <strong>Rp. 25.000</strong> (Belum termasuk Ongkos Kirim. Bisa COD sesuai Kesepakatan).</p>
<p><strong>Ada Harga Khusus Untuk Reseller.</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[WAR UNDER THE PACIFIC : SAAT PERBURUAN ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/14/war-under-the-pacific-saat-perburuan/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 02:25:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/14/war-under-the-pacific-saat-perburuan/</guid>
<description><![CDATA[Perburuan, umumnya dilakukan dengan tata cara yang cukup baku. Sebuah perburuan mulai ketika kapal s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2554" title="karam 03" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/karam-03.jpg?w=150" alt="karam 03" width="150" height="112" />Perburuan, umumnya dilakukan dengan tata cara yang cukup baku. Sebuah perburuan mulai ketika kapal selam sedang berlayar di permukaan. Para awak kapal dihenyakkan oleh pengintai yang melihat asap di cakrawala, atau oleh operator radar yang melaporkan suatu kedip sinyal di layar monitor radar.</p>
<p>Maka atas perintah kapten, regu pelacak akan segera bekerja bersama operator komputer data torpedo (TDC) di menara komando ; mereka mulai memetakan kecepatan dan arah musuh menurut jarak dan manuver yang disampaikan oleh kapten. TDC menambahkan pula data kecepatan dan arah jalannya kapal, dan secara otomatis menghitung serta menentukan sudut tembak yang sesuai pada giroskop pengendali torpedo. Sudut tembak bisa kerap berubah dengan mengikuti tiap penyimpangan arah laju baik kapal selam maupun sasaran, yang umumnya akan mulai berkelok-kelok, ketika mendeteksi adanya ancaman kapal selam.</p>
<p>Dengan mengambil sudut yang akan memotong jalannya sasaran, kapten secara perlahan-lahan dengan penuh kesabaran tapi cermat akan menciutkan kesenjangan. Proses ini, menurut seorang kapten, bak  ‘permainan football Amerika dengan gerak lambat’ : kapal musuh seperti pelari lapangan-terbuka, dan begitu kapal selam berada pada posisi yang tepat, torpedonya akan menjegal sasaran.</p>
<p>Ketika kapal selam mendekati sasaran, para awak terdiam. Meskipun jarak antara mereka dan sasaran mula-mula mungkin masih 36 kilometer atau lebih, namun mereka semua telah memusatkan seluruh perhatian pada berbagai masalah kompleks dalam persiapan untuk menyerang. Disamping mereka pun mengarahkan pikiran ke depan – terutama mereka yang telah berminggu-minggu tidak memperoleh sasaran satu pun – pada saat mereka akan menembakkan torpedo pertama ke sasaran. Soalnya, “ Tidak ada pemompa semangat yang lebih baik, “ kata seorang kapten veteran, “ daripada bunyi ledakan torpedo Anda sendiri ketika torpedo itu menghantam kapal musuh.”</p>
<p><!--more-->Sering kali asap di kejauhan atau kedip radar bukan berasal dari satu kapal musuh, melainkan sebuah konvoi kapal musuh dengan posisi rapat. Dalam hal ini kapten akan menginformasikan pada pembicara telefon yang berdiri di sisi kapten, meneruskan informasi ke pembicara-pembicara lain yang mengulang informasi itu ke segenap awak di semua bagian kapal.</p>
<p>Para juru bunyi, dengan membungkuk di atas peralatan sonar mereja, mencoba mendengarkan apakah suara itu dentangan lambat baling-baling kapal barang, yang dapat mereka bedakan dari desisan cepat baling-baling sebuah kapal perusak yang mengawal. Bila diberi tahu bahwa itu suara kapal pengawal, kapten akan mencermati radarskop guna merencanakan cara untuk mendekati sasaran tetapi juga menghindari kapal perusak.</p>
<p>Setelah semua dianggap mantap, maka kapten akan memerintahkan untuk menyelam. Bersamaan dengan proses menyelam, perintah “Posisi tempur”, dikumandangkan dengan suara lembut ke seluruh bagian kapal dan setiap awak akan berjaga pada posnya masing-masing.</p>
<p>Selagi kapal selam mengarah mendekati sasarnnya, laporan disampaikan kepada kapten “ semua pos telah berawak dan siap”.</p>
<p>Di ruang manuver, juru listrik dan para pembantunya, dengan memegang tuas kendali, menunggu perintah perwira mesin di ruang pengawasan dengan tegang. Tugas merekalah – tugas penting  &#8211; menyalurkan listrik kapal ke bagian mana pun yang memerlukan. Pemantauan keadaan amper secara terus-menerus sangat perlu, masalahnya kapten sering memacu motor-motor listrik agar dapat mendekati sasaran dengan kecepatan ekstra, dan hal itu akan menguras daya baterai-baterai yang dimiliki.</p>
<p>Juga, perwira torpedo memberikan perintah, “ Siagakan tabung haluan “. Awak di ruang torpedo depan, yang mengetahui bahwa keenam torpedo mereka akan ditembakkan paling awal, memasukan udara mampat – bertekanan 270 kilogram tiap 2,5 sentimeter persegi – ke tangki-tangki untuk menembakkan setiap torpedo, dan mengisikan air ke tabung-tabung. Kemudian akan datang perintah, “ Buka pintu luar “.</p>
<p>Sesudah perintah itu dilaksanakan, satu orang pada tiap torpedo berdiri dengan tangan siap pada semat tembak yang akan digunakannya jika kendali tembak otomatis di menara komando tidak bekerja dengan baik. Mereka, para juru torpedo, hanya menunggu perintah terakhir untuk menembak.</p>
<p>Perburuan yang kerap kali berlangsung berjam-jam dan bahkan berhari-hari ini, mencapai klimaks ketika kapal selam akhirnya mendapatkan posisi serang yang dipilih oleh sang kapten. Sesaat sebelum menembakkan torpedo, kapten akan melihat untuk terakhir kali melalui periskop yang dihempas air laut, menempatkan garis bidik periskop bagian tengah sasaran, lalu memberikan perintah, “ Sikap – Sasaran ! “</p>
<p>Lalu operator TDC menekan tombol yang memasukkan posisi manuver terbaru kapal musuh ke dalam komputer data torpedo, yang secara otomatis memasang sudut tembak terakhir pada torpodeo.</p>
<p>“ Siap ! “  jawab operator tersebut.</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2556" title="karam 02" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/karam-02.jpg?w=150" alt="karam 02" width="150" height="121" />“ Tembak ! “ Atas perintah ini, perwira torpedo pada panel tembak di menara komando memukul piston yang akan meluncurkan torpedo dengan desisan dan sentakan. Kapal selam akan tergetar ketika udara mampat mendesak torpedo keluar dari tabung udara mampat yang mendesak torpedo keluar meluncur cepat dari tabungnya. Air laut seketika akan masuk kembali ke dalam tabung, da kemudian perwira selam harus mencondongkan sirip-sirip haluan bawah untuk menjaga agar lunas tetap rata.</p>
<p>Torpedo-torpedo yang lain menyusul, masing-masing diarahkan ke bagian lain pada sasaran yang sama. Operator sonar melacak jalannya torpedo yang ditembakkan. “ Semua panas, lurus, dan normal, “ katanya, artinya : tiap torpedo melaku menurut arah yang diprogramkan.</p>
<p>Juru mudi menghitung detik-detik  yang berlalu selagi torpedo melaju menuju sasaran dengan kecepatan 46 knot : “ 53, 54, 55, 56 … “</p>
<p>Para awak menunggu dengan menahan napas. Kemudian, Dung ! Kena ! Ledakan memencarkan gelombang guncangan ke tubuh kapal selam.</p>
<p>Hampir pada tiap penyerangan, para awak di perut kapal tidak merasakan puasnya menyaksikan hasil pekerjaan mereka. Kapten pun kerap kali tidak dapat menyaksikan tontonan itu, sesudah melihat hantaman pertama, biasanya ia menyelam untuk menghindari pengejaran.</p>
<p>Tetapi, melalui peralatan bunyi dan tubuh kapal mereka dapat mendengar sakratulmaut korban mereka : gemertak baja yang terbengkok dan patah. Hal itu merupakan alasan bagi mereka untuk bergembira tetapi juga merupakan peringatan bahwa kapal selam mereka dapat saja menemui nasib serupa. Gagasan penyeimbang itu, kata seorang kapten, cukup bagi setiap pengintai untuk, “menjadikannya waspada selama berminggu-minggu”.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>War Under the Pacific – Time Life Books &#124; Keith Wheeler</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[WAR UNDER THE PACIFIC : KIPRAH SAILFISH]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/14/war-under-the-pacific-kiprah-sailfish/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 02:18:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/14/war-under-the-pacific-kiprah-sailfish/</guid>
<description><![CDATA[Pada tanggal 30 Nopember 1943, tak lama setelah Marinir AS mendarat di Tarawa, tiga kapal induk Jepa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2550" title="chuyo" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/chuyo.jpg?w=138" alt="chuyo" width="138" height="150" />Pada tanggal 30 Nopember 1943, tak lama setelah Marinir AS mendarat di Tarawa, tiga kapal induk Jepang ; Zuiho, Unyo, dan Chuyo, keluar dari Truk, kembali ke Jepang. Di Pearl Harbor pengurai sandi menangkap berita keberangkatan itu dan Laksamana Lockwood memerintahkan agar kapal-kapal selam di kawasan perlintasan ketiga kapal induk ini agar bersiaga penuh.</p>
<p>Salah satu kapal selam yang menerima perintah itu adalah Sailfish, yang secara historis terkenal. Semula nama kapal selam ini adalah Squalus. Pada bulan Mei 1939 saat Squalus sedang berlatih di dekat Pulau Shoals di lepas pantai Hampton, New Hampshire, katup pipa induksi utamanya tak dapat menutup pada saat penyelaman. Akibatnya Squalus tenggelam dan tergeletak tak berdaya pada kedalaman 70 meter. Sebuah kapal selam lain yang sejenis, Sculpin, dapat melokasikan tempatnya di dasar laut, dan sebuah genta penyelaman yang dikenal dengan istilah Bilik Penyelaman McCann dikeluarkan serta dikempakan pada pintu tingkap dua ruang torpedo Squalus.</p>
<p>Tiga puluh tiga orang diselamatkan tetapi 23 orang lainnya tewas. Kini, empat tahun kemudian, Squalus – yang telah diapungkan kembali, diperbaharui serta diberi nama baru Sailfish – mendekam di laut di lepas pantai Jepang, menunggu kapal-kapal induk musuh yang kembali pulang.</p>
<p>Sore hari, tanggal 3 Desember ; kapten Robert Ward membawa Sailfish naik ke permukaan. Saat itu cuaca amat buruk. Sailfish berada di tengah topan musim dingin, dengan laut yang menggelombang setinggi gunung, angin bertiup kencang, dan penglihatan terbatas berkisar dari nol sampai 450 meter. Laut sangat galau sehingga Sailfish tak dapat melaju lebih cepat dari 12 knot di permukaan.</p>
<p><!--more-->Meskipun demikian topan itu merupakan suatu keuntungan. Karena bagi musuh pun cuaca itu juga buruk seperti bagi sailfish. Komandan kapal induk Jepang mengijinkan kapal-kapal besarnya berhenti berkelok-kelok, tentunya karena mereka meragukan bahwa kapal selam dapat menyerang dalam keadaan badai sepeti itu.</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2552" title="karam 01" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/karam-01.jpg?w=150" alt="karam 01" width="150" height="114" />Dua belas menit sebelum tengah malam, Sailfish memperoleh kontak radar yang penting sejauh 8,5 kilometer. Karena yakin bahwa kapalnya tidak dapat dilihat dalam laut yang sedemikian ganas, Ward mendekati melalui permukaan sampai jarak 1,9 kilometer, dan 12 menit lewat tengah malam ia menembakkan empat torpedo dari tabung depan. Ketika ia menelengkan kepalanya ke kiri untuk mengarahkan tabung buritannya ke sasaran, ia mendengar torpedo pertama dan keempat mengnai sasaran. Lalu ia menyelam ke perairan yang tenang untuk mengisi torpedo kembali. Dua bom laut meledak di dekatnya, disusul 19 bom laut lainnya di tempat yang lebih jauh.’</p>
<p>Kira-kira pukul 2 pagi Sailfish muncul lagi dalam kegelapan malam. Radarskop menunjukkan titik-titik sinar di beberapa arah ; sebuah titik sinar yang besar, rupanya dari kapal tak dikenal yang dirusakkan oleh Ward, berkeliling perlahan, seakan-akan terluka.</p>
<p>Pada pukul 5.50 pagi Ward mencatat dalam log-nya : “ Fajar merekah dan penglihatan dengan cepat membaik ; hujan sudah berhenti tetapi di anjungan masih banyak air ; melacak sasaran dengan kecepatan berkisar dari satu sampai tiga knot, jarak tiga kilometer. Karena penglihatan membaik dengan begitu cepat, maka harus segera menembak”.</p>
<p>Dua menit kemudian ia menembak dari tiga tabung depan dari jarak 2,9 kilometer, suatu tembakan yang cukup jauh. Tetapi, ia mendengar dan melihat dua torpedo mengenai sasaran, meskipun di laut yang mengganas itu ia masih belum dapat mengidentifikasikan jenis kapal sasarannya.</p>
<p>Kapal Jepang mulai menembaki dengan selusin meriam, dan Sailfish menyelam lagi. Pada pukul 7.48 pagi ia muncul lagi dan kini, untuk pertama kalinya, Ward dapat melihat mangsanya. “ Akhirnya melihat sesuatu, “ tulis Ward dalam log-nya, “ Kapal induk pengangkut pesawat terbang, sejauh kira-kira sembilan kilometer. Tak berkutik. Tidak ada barang lain yang terlihat. “</p>
<p>Beberapa menit kemudian Ward menulis, “ Saya melewati kapal induk pada sisi kiri, sejauh 1,3 kilometer. Banyak pesawat terbang di geladak depan dan banyak orang di geladak belakang, cukup untuk menghuni sebuah desa yang agak besar “.</p>
<p>Pada pukul 9.40 pagi, sesudah dengan hati-hati menempatkan posisi yang terbaik, Ward menembakkan tiga torpedo lagi dari jarak 1,5 kilometer dan mendengar dua torpedonya mengenai sasaran. “ Meski periskop sudah saya naikkan dan saya sudah merasa gembira bahwa akan melihat sasaran tertembak, tetapi kendali kedalaman amat jelek sehingga kami baru mencapai kedalaman 18 meter ketika torpedo-torpedo mengenai sasaran dan satu-satunya yang saya lihat ketika periskop menyembul adalah langit penuh peluru bercahaya yang ditembakkan dari arah kapal induk “.</p>
<p>Ward memanuver Sailfish dengan maksud untuk menamatkan kapal induk itu. Tetapi torpedo tak perlu lagi. Peralatan bunyi kapal selam menggemakan suara-suara gemeretak, pecah, dan meledaknya sebuah kapal yang berantakan. Chuyo, berbobot 20.000 ton, sedang tenggelam ke dasar laut. Dialah kapal induk pengangkut pesawat terbang Jepang pertama yang dikaramkan kapal selam Amerika.</p>
<p>Kemenangan Sailfish mempunyai ekor pahit. Lama sesudah itu, awak Sailfish mengetahui Chuyo tenggelam dengan membawa 20 orang Amerika di dalamnya. Mereka ditawan dua minggu sebelumnya ketika sebuah kapal selam Amerika ditenggelamkan oleh sebuah kapal perusak Jepang di Kepulauan Gilbert. Kapal selam itu ialah Sculpin – kapal selam yang pada tahun 1939 telah menyelamatkan Squalus yang kini bernama Sailfish.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>War Under the Pacific – Time Life Books &#124; Keith Wheeler</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengalaman Investasi di Celengan]]></title>
<link>http://ahaoke.wordpress.com/2009/09/08/pengalaman-investasi-di-celengan/</link>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 01:31:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahaoke</dc:creator>
<guid>http://ahaoke.wordpress.com/2009/09/08/pengalaman-investasi-di-celengan/</guid>
<description><![CDATA[Sejak kecil aku suka menabung. Pertama kali punya tabungan karena dibelikan sebuah celengan ayam ole]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sejak kecil aku suka menabung. Pertama kali punya tabungan karena dibelikan sebuah celengan ayam oleh mama. Aku mengenal uang sejak masuk sekolah dasar. Aku selalu diberikan uang saku sekitar 10 rupiah sekitar tahun 81. Tiap kali ke sekolah, aku selalu membawa bekal makan dan minum. Uang saku itu boleh untuk jajan, tetapi mama selalu mengajakku untuk memasukkan uang sisa hasil jajan untuk dimasukkan ke celengan ketika pulang sekolah. Mama bilang, nanti kalau liburan sekolah kamu bisa membeli sepeda dari celengan itu. Pertama kali memang senang sekali bisa jajan permen atau kue donat kecil yang banyak gula sagunya. Uang 25 rupiah bisa beli lima roti donat. Namun lama-lama aku bosan jajan, dan akhirnya malah senang menambah berat celengan.</p>
<p>Liburan sekolah tiba, akhirnya aku pecahkan celengan ayam itu. Hasilnya banyak sekali uang receh lima perak dan 25 sama-sama keluar dari celengan itu. Dari celengan itu aku berikan semuanya ke mama untuk dibelikan sepeda. Liburan sekolah diisi dengan bermain sepeda roda tiga bersama teman-teman. Tahun berganti, dan aku mempunyai celengan yang lebih besar lagi. Celengan kucing, kemudian ada lagi celengan dari plastik yang berbentuk rumah. Celengan itu mempunyai kunci pada pintu rumahnya. Nah dengan celengan rumah plastik, praktis tidak perlu lagi untuk memecahkan celengan. Cukup membuka pintu rumah dengan kunci yang disimpan oleh mama.</p>
<p>Inti dari pengalaman ini adalah aku mempunyai keinginan untuk membeli sepeda pada musim liburan sekolah. Keinginan itu terwujud bila aku selalu menabung.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[If it isn&#39;t warm enough, burn yourself]]></title>
<link>http://intonasi.wordpress.com/2009/08/19/if-it-isnt-warm-enough-burn-yourself/</link>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 20:17:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>cardinale</dc:creator>
<guid>http://intonasi.wordpress.com/2009/08/19/if-it-isnt-warm-enough-burn-yourself/</guid>
<description><![CDATA[Disuatu kala, Robert Johnson sedang berada di persimpangan jalan, beliau bertemu dengan iblis yang m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Disuatu kala, Robert Johnson sedang berada di persimpangan jalan, beliau bertemu dengan iblis yang m]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Feedback bagian 2]]></title>
<link>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/07/06/feedback-part-2/</link>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 03:26:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>ditomusicman</dc:creator>
<guid>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/07/06/feedback-part-2/</guid>
<description><![CDATA[Orange Dual Terror Perlu diingat bahwa ada 2 jenis overdrive. Yang pertama adalah yang diproduksi ol]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Orange Dual Terror Perlu diingat bahwa ada 2 jenis overdrive. Yang pertama adalah yang diproduksi ol]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hari Terbuka + Hari Keusahawanan Sekolah; Filem Transformers.]]></title>
<link>http://ahamimokhi.wordpress.com/2009/06/29/hari-terbuka-hari-keusahawanan-sekolah-filem-transformers/</link>
<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 01:11:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahamimokhi</dc:creator>
<guid>http://ahamimokhi.wordpress.com/2009/06/29/hari-terbuka-hari-keusahawanan-sekolah-filem-transformers/</guid>
<description><![CDATA[1. Pada hari Sabtu lepas, sekolah aku telah mengadakan hari terbuka + hari keusahawanan dan juga mer]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>1. Pada hari Sabtu lepas, sekolah aku telah mengadakan hari terbuka + hari keusahawanan dan juga merangkap hari sekolah ganti untuk Hari Raya yang bakal menjelang dalam lebih kurang 3 bulan (agak2 la ye). Ini semua adalah gara2 idea boss aku (pengetua lah) yang mengusulkannya secara tiba2 kurang 2 minggu sebelum tarikh hari terbuka itu. Boss ni kalu bagi idea senang je. Tapi yang susahnya cikgu2 la. Bertungkus-lumuslah cikgu2 ni termasuk aku nak merealisasikan idea baik ini. Tujuan utamanya ialah untuk mengumpul sumbangan bagi dimasukkan ke dalam tabung pelajar. Menurut kata boss, duit ini akan digunakan untuk menampung kos pembelian kertas yang berjumlah anggaran RM3000/bulan di samping dapat digunakan oleh pelajar dalam melakukan aktiviti lain terutamanya aktiviti berkaitan dengan akademik. Dengan kata lain, sumbangan ini akan kembali kepada pelajar itu juga. Walaupun begitu, tugas aku takde la berat untuk hari terbuka ni sebab hanya perlu memberi penerangan kepada ibubapa pelajar kelas aku mengenai prestasi anak masing2. Hanya letih mulut je la. Yang beratnya ialah pada hari keusahawanan sebab aku nak kena jaga beberapa gerai kelab, persatuan dan badan uniform yang aku dipertanggungjawabkan. Tapi aku lebih mengambil berat kepada badan uniform yang aku jaga iaitu Kadet Bomba sebab pengerusinya dan ahli jawatankuasanya (yang terdiri daripada ramai pelajar Ting. 6) seolah2 tidak berapa mengambil peduli hal2 berkaitan apa yang nak dijual. Siap la korang akhir tahun ni, aku takkan beri ko sijil budak2. Lantak korang la. Syukur aku panjatkan kerana nasib baik ada pelajar Ting. 5 yang bersungguh-sungguh dalam menjayakan gerai Kadet Bomba ini. Apa yang kami jual ialah &#8216;potato wedges&#8217; dan air bandung. Tidak disangka2 rupanya hasil jualan gerai aku ni teramat laku bagaikan pisang goreng panas. Sampaikan beberapa kali terpaksa ditambah stok bahan mentah (semestinya ubi kentang) sebagai memenuhi permintaan pelanggan yang amat tinggi. Letak je dalam dulang terus diaorang ni serbu dan habis. Ada jugak yang balik dengan kempunan tak dapat beli. Gerai lain aku tengok ada yang tak habis barang jualannya. Aku memang tabik la dengan pelajar2 yang bagi idea jual benda ni. Apabila dikira2 duit perolehan hasil daripada penjualan gerai aku, didapati bahawa jumlahnya agak lumayan. Terima kasih banyak2 kat budak2 ni. Tahniah atas usaha anda itu. Namun begitu, duit ini tidaklah semua masuk dalam poket Kadet Bomba. Kena la bagi kat sekolah balik. Huhu.</p>
<p>2. Oh tidak! Filem Transformers dah keluar di pawagam2 seluruh dunia. Aku memang minat Transformers ni dari kecil lagi. Cuma tak berkesempatan nak dapatkan robot permainannya saje. Takpe2. Masa filem yang pertama dulu memang aku tertariklah dengan kesan khas dan jalan ceritanya. Itu yang menyebabkan aku nak tengok sekuel yang seterusnya ini. Walaupun banyak ulasan filem yang mengatakan bahawa filem ini lebih menumpukan kesan khas yang menakjubkan berbanding jalan ceritanya (atau dengan kata lain jalan ceritanya kurang menarik berbanding sekuel terdahulu), namun aku tetap nak tengok jugak filem ini. Nasib baik kat tempat aku ni banyak pawagam. Senang nak menonton filem ini.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bayi Tabung]]></title>
<link>http://dahlanbio.wordpress.com/2009/06/24/bayi-tabung/</link>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 01:19:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>dahlanbio</dc:creator>
<guid>http://dahlanbio.wordpress.com/2009/06/24/bayi-tabung/</guid>
<description><![CDATA[Bayi Tabung Teknologi reproduksi kini telah menembus berbagai metode canggih untuk menolong pasangan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h3><a href="http://yudhim.blogspot.com/2008/09/bayi-tabung.html">Bayi Tabung</a></h3>
<div id="post-6672830912239862965"><!-- #fullpost{display:inline;} --><a href="http://4.bp.blogspot.com/_SwwO7GZlTrI/SL26IokOjXI/AAAAAAAABCo/2vkdeDozzvo/s1600-h/bayitabung.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SwwO7GZlTrI/SL26IokOjXI/AAAAAAAABCo/2vkdeDozzvo/s320/bayitabung.jpg" border="0" alt="" /></a><br />
Teknologi reproduksi kini telah menembus berbagai metode canggih untuk menolong pasangan yang kesulitan mendapatkan keturunan. Gebrakan pertama terjadi saat metode &#8220;bayi tabung&#8221; pertama melahirkan Louise Brown asal Inggris pada 1978. Setelah itu, banyak teknik lain yang lebih mengagumkan berturut-turut ditemukan, termasuk metode penyuntikan satu sperma terhadap satu sel telur secara in vitro.</p>
<p>Setelah menunggu delapan tahun, akhirnya Rina (nama samaran) berhasil melahirkan seorang bayi mungil berkat bantuan teknologi rekayasa reproduksi in vitro atau lebih populer disebut &#8220;bayi tabung&#8221;.</p>
<p>Ia bahagia sekali saat diberi tahu dirinya berhasil mengandung. Semula suaminya sempat putus asa karena hasil laboratorium menunjukkan, pada cairan maninya tidak ditemukan sperma. Namun, berkat kecanggihan teknologi reproduksi, pasangan ini berhasil menimang bayi laki-laki sehat melalui penyuntikan sel mani suami ke sel telur istrinya secara in vitro.</p>
<p>Seorang wanita Inggris bahkan mengalami kasus yang lebih unik. Suaminya dinyatakan menderita kanker pada testisnya dan organ ini harus dibuang. Padahal, keduanya sangat ingin mendapatkan keturunan. Betapa cemasnya mereka, sebab lima tahun sebelumnya, testis yang satu sudah dibuang karena penyakit yang sama. Karena tak sempat mengekstraksi sperma menjelang operasi kedua, maka testis yang sudah dipotong segera dikirim ke klinik pelayanan fertilitas di Aldridge untuk diambil spermanya dan dibekukan.</p>
<p>Berkat teknik yang sama, akhir Juni lalu wanita itu dikabarkan berhasil mengandung. Calon bayinya bahkan diduga kembar. Kebahagiaan bertambah ketika suaminya dinyatakan sembuh dari kanker.</p>
<p>Dengan semakin meningkatnya jumlah pasangan tidak subur pada 30 tahun terakhir, khususnya di negara-negara industri, para ahli di negara-negara seperti Amerika, Inggris, dan Australia, terus mencari teknik yang dapat membantu pasangan tak subur. Jumlah kasus pasangan tak subur diperkirakan sekitar 15% di dunia maupun di Indonesia.</p>
<p>Penyebab infertilitas bermacam-macam, bisa akibat tersumbatnya saluran sel telur pada istri (35%), masalah antibodi, lendir mulut rahim tidak normal, endometriosis, problem sperma suami, dll.</p>
<p>20 tahun teknik bayi tabung<br />
<span></p>
<p>Teknik bayi tabung sempat mencatat keberhasilan luar biasa dan menggemparkan dunia. Metode yang diprakarsai sejumlah dokter Inggris ini berhasil menghadirkan bayi perempuan bernama Louise Brown pada 1978. Sebelum itu, untuk menolong pasangan suami-istri tak subur digunakan teknik inseminasi buatan, yakni penyemprotan sejumlah cairan semen suami ke dalam rahim dengan bantuan alat suntik. Dengan cara ini diharapkan sperma lebih mudah bertemu dengan sel telur. Sayang, tingkat keberhasilannya hanya 15%.</p>
<p>Pada teknik in vitro yang melahirkan Brown, pertama-tama dilakukan perangsangan indung telur sang istri dengan obat khusus untuk menumbuhkan lebih dari satu sel telur. Perangsangan berlangsung 5 &#8211; 6 minggu sampai sel telur dianggap cukup matang dan sudah saatnya &#8220;dipanen&#8221;. Selanjutnya, folikel atau gelembung sel telur diambil tanpa operasi, melainkan dengan tuntunan alat ultrasonografi transvaginal (melalui vagina).</p>
<p>Sementara semua sel telur yang berhasil diangkat dieramkan dalam inkubator, air mani suami dikeluarkan dengan cara masturbasi, dibersihkan, kemudian diambil sekitar 50.000 &#8211; 100.000 sperma. Sperma itu ditebarkan di sekitar sel telur dalam sebuah wadah khusus. Sel telur yang terbuahi normal, ditandai dengan adanya dua sel inti, segera membelah menjadi embrio. Sampai dengan hari ketiga, maksimal empat embrio yang sudah berkembang ditanamkan ke rahim istri. Dua minggu kemudian dilakukan pemeriksaan hormon Beta-HCG dan urine untuk meyakinkan bahwa kehamilan memang terjadi.</p>
<p>Sejak kelahiran Louise Brown, teknik bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) semakin populer saja di dunia. Di Indonesia, IVF pertama kali diterapkan di Rumah Sakit Anak-Ibu (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, pada 1987. Teknik yang kini disebut IVF konvensional itu berhasil melahirkan bayi tabung pertama, Nugroho Karyanto, pada 2 Mei 1988. Setelah itu lahir sekitar 300 &#8220;adik&#8221; Nugroho, di antaranya dua kelahiran kembar empat.</p>
<p>Semakin canggih saja<br />
Sukses besar teknik IVF konvensional ternyata masih belum memuaskan dunia kedokteran, apalagi kalau mutu dan jumlah sperma yang hendak digunakan kurang. Maka dikembangkanlah teknik lain seperti PZD (Partial Zona Dessection) dan SUZI (Subzonal Sperm Intersection). Pada teknik PZD, sperma disemprotkan ke sel telur setelah dinding sel telur dibuat celah untuk mempermudah kontak sperma dengan sel telur. Sedangkan pada SUZI sperma disuntikkan langsung ke dalam sel telur. Namun, teknik pembuahan mikromanipulasi di luar tubuh ini pun masih dianggap kurang memuaskan hasilnya.</p>
<p>Sekitar lima tahun lalu Belgia membuat gebrakan lain yang disebut ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection). Teknik canggih ini ternyata sangat tepat diterapkan pada kasus mutu dan jumlah sperma yang minim. Kalau pada IVF konvensional diperlukan 50.000 &#8211; 100.000 sperma untuk membuahi sel telur, pada ICSI hanya dibutuhkan satu sperma dengan kualitas nomor wahid. Melalui pipet khusus, sperma disuntikkan ke dalam satu sel telur yang juga dinilai bagus. Langkah selanjutnya mengikuti cara IVF konvensional. Pada teknik ini jumlah embrio yang ditanamkan cuma 1 &#8211; 3 embrio. Setelah embrio berhasil ditanamkan dalam rahim, si calon ibu tinggal di rumah sakit selama satu malam.</p>
<p>Di Indonesia, menurut dr. Subyanto DSOG dan dr. Muchsin Jaffar DSPK, tim unit infertilitas MELATI-RSAB Harapan Kita, ICSI sudah diterapkan sejak 1995 dan berhasil melahirkan anak yang pertama pada Mei 1996. Dengan teknik ini keberhasilan bayi tabung meningkat menjadi 30 &#8211; 40%, terutama pada pasangan usia subur.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman, menurut dr. Muchsin, peluang terjadinya embrio pada teknologi bayi tabung sekitar 90%, di antaranya 30 &#8211; 40% berhasil hamil. Namun, dari jumlah itu, 20 &#8211; 25% mengalami keguguran. Sedangkan wanita usia 40-an yang berhasil melahirkan dengan teknik in vitro hanya 6%. Karena rendahnya tingkat keberhasilan dan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan pasien, teknik ini tidak dianjurkan untuk wanita berusia 40-an.</p>
<p>Pasangan yang masuk program MELATI tidak harus mengikuti program IVF. Teknik ini hanya ditawarkan kalau setelah diusahakan dengan cara lain, tidak berhasil. Sebelum mengikuti program ini pun pasutri diminta mengikuti ceramah dan menerima penjelasan semua prosedurnya agar diikuti dengan mantap.</p>
<p>Biaya mengikuti program IVF memang tidak murah. Pada akhir 1980-an biayanya sekitar Rp 5 juta. Kini, berkisar antara Rp 13,5 juta &#8211; Rp 18 juta. Harga obat suntik perangsang indung telur saja sudah naik hampir empat kali lipat. Padahal, suntikan yang dibutuhkan selama dua minggu mencapai 45 ampul.</p>
<p>Selain RSAB Harapan Kita, Jakarta, teknik IVF juga sudah diterapkan di FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo (Jakarta), Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Surabaya), dan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dan RS Dr. Sardjito (Yogyakarta).</p>
<p>Kalau sperma kosong<br />
Pada kasus cairan air mani tanpa sperma (azoospermia), mungkin akibat penyumbatan atau gangguan saluran sperma, kini bisa dilakukan pengambilan sperma dengan teknik operasi langsung pada saluran air mani atau testis. Tekniknya ada dua, MESA (Microsurgical Sperm Aspiration) dan TESE (Testicular Sperm Extraction). Pada MESA, sperma diambil dari tempat sperma dimatangkan dan disimpan (epididimis). Sedangkan pada TESE, sperma langsung diambil dari testis yang merupakan pabrik sperma. Setelah sperma diambil, dipilih yang paling baik. Selanjutnya, dilakukan langkah-langkah menurut prosedur ICSI. Teknik ini juga sudah diterapkan di RSAB Harapan Kita sejak 1996 dan telah berhasil melahirkan dua anak.</p>
<p>Seperti di negara lain, sejak 1992 Indonesia sudah melakukan simpan beku embrio. Perangsangan indung telur wanita pada prosedur bayi tabung memungkinkan terbentuknya banyak embrio. Tidak mungkin semua embrio ditransfer ke dalam rahim pada saat bersamaan. Embrio yang untuk sementara tidak digunakan dapat disimpan dengan cara kriopreservasi, yang selanjutnya disimpan dalam tabung berisi cairan nitrogen pada suhu 196oC di bawah nol derajat. Kapasitas tabung sekitar 100 embrio.</p>
<p>Simpan beku embrio ini menghemat biaya karena pasangan tidak perlu lagi mengulang proses pengerjaan dari awal lagi bila embrio berikutnya perlu ditanamkan kembali. Tidak seperti di Barat, embrio ataupun sperma yang tersimpan beku di Indonesia hanya diperuntukkan bagi pasutri yang bersangkutan.</p>
<p>Salah satu contoh keberhasilan teknik penyimpanan embrio bisa ditemukan di Belgia. Baru-baru ini lahir seorang bayi laki-laki sehat hasil penanaman embrio yang sudah dibekukan selama 7,5 tahun dari pasangan lain (anonim). Bayi yang dibantu kelahirannya oleh dr. Michael Vermesh ini beratnya 4 kg. Daya tahan embrio yang dibekukan bisa puluhan tahun dan tetap bisa menjadi bayi sehat.</p>
<p>Teknologi reproduksi in vitro ternyata sangat membantu pasangan yang mengalami gangguan reproduksi. Mengupayakan pasutri agar bisa mempunyai anak sungguh merupakan perbuatan mulia dan membahagiakan, sekalipun pembuahannya dilakukan di laboratorium. Seperti halnya Louise Brown, mungkin banyak anak yang dilahirkan melalui teknik ini ikut bersyukur bahwa kedua orang tuanya mengikuti program itu. (Nanny Selamihardja)</span></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pemanasan dan Peregangan bagian 2]]></title>
<link>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/06/22/pemanasan-dan-peregangan-bagian-2/</link>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 03:05:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>ditomusicman</dc:creator>
<guid>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/06/22/pemanasan-dan-peregangan-bagian-2/</guid>
<description><![CDATA[Ada sedikit cerita tentang Glenn Gloud, pianist konser dari amerika yang mengkhususkan diri untuk me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ada sedikit cerita tentang Glenn Gloud, pianist konser dari amerika yang mengkhususkan diri untuk me]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[sambil menyelam]]></title>
<link>http://bottobotto.wordpress.com/2009/04/27/sambil-menyelam/</link>
<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 03:14:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>bottobotto</dc:creator>
<guid>http://bottobotto.wordpress.com/2009/04/27/sambil-menyelam/</guid>
<description><![CDATA[si botto dulu suka nyelam,meskipun renangnya masih amatiran&#8230; tadi sempet baca artikel tentang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[si botto dulu suka nyelam,meskipun renangnya masih amatiran&#8230; tadi sempet baca artikel tentang ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[mari menambung]]></title>
<link>http://takfaham.wordpress.com/2009/04/25/mari-menambung/</link>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 10:21:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>edved543</dc:creator>
<guid>http://takfaham.wordpress.com/2009/04/25/mari-menambung/</guid>
<description><![CDATA[bagi mereka yang bekerja,setiap sen pendapatan yang diterima sebahagian besarnya akan dihabiskan unt]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-medium wp-image-10" title="tabung2" src="http://takfaham.wordpress.com/files/2009/04/tabung2.jpg?w=300" alt="tabung2" width="300" height="199" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">bagi mereka yang bekerja,setiap sen pendapatan yang diterima sebahagian besarnya akan dihabiskan untuk perbelanjaan harian,membayar hutang sama ada duit ansuran rumah,kereta mahupun kad kredit dan bermacam bil .<!--more-->jika dahulu nilai RM10 sudah semakin kecil nilainya,tetapi kini nilai Rm50 pula lagi semakin kecil nilainya.lagi sesak dibuatnya tiap kali harga minyak melambung naik.begitu juga apabila sesi persekolahan baru akan bermula..yuran dan keperluan sekolah mesti disediakan ,belum kira lagi modal untuk persiapan menyambut ramadhan dan aidilfitri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Apa yang boleh dilakukan ialah mengamalkan sikap menambung biarpun secara kebiasaannya menambung lebih mudah disebut daripada melaksanakannya.apa pun alas an yng diberi menambung<span>  </span>perlu dimulakan segera walaupun dengan hanya RM 1 setiap hari.biasanya seseorang itu lebihsenang berbelanja daripada menyimpan dan lebih bahaya lagi jika perbelanjaan mengatasi keupayaan menyimpan.sudah tiba masanya sikap sebegitu harus diubah dengan menghadkan perbelanjaan kepada barangan yang<span>  </span>perlu dan penting sekaligus dapat mengelakkan pembaziran,lagi bagus adalah dengan membuat senarai setiap kali mahu menbelanjakan wang gaji yang diperoleh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Secara kasar yang paling kurang menambung adalah golongan bumiputera,sebenarnya kesempitan begini tidak seharusnya<span>  </span>menimpam masyarakt islam kerana jika mereka beramal sepenuhnya dengan<span>  </span>tuntutan islam<span>  </span>jumlah tabungan yang diperolehi pasti besar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perancangan kewangan adalah<span>  </span>kemestian kepada setiap individu bagi mendapatkan ,menlindungi dan menjaga sumber kewangan sepanjang hidup.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TES EMISI TABUNG]]></title>
<link>http://nanangbondowoso.wordpress.com/2009/04/25/tes-emisi-tabung/</link>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 22:30:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>nanangbondowoso</dc:creator>
<guid>http://nanangbondowoso.wordpress.com/2009/04/25/tes-emisi-tabung/</guid>
<description><![CDATA[Rekan-rekan homebrew mulai kebingungan, jika pesawat atau bosternya tidak bekerja seperti biasanya, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Rekan-rekan homebrew mulai kebingungan, jika pesawat atau bosternya tidak bekerja seperti biasanya, terutama yang menggunakan lampu tabung. Kesimpulan terakhir yang mereka dapat adalah lampu tabungnya sudah waktunya diganti alias saatnya &#8220;minta adik&#8221;. Emisi tabung identik dengan &#8220;hfe&#8221; pada transistor yang merupakan parameter tingkat penguatan sebuah rangkaian penguat (amplifier).<br />
Cara sederhana untuk mengetahui emisi lampu tabung sbb:<!--more--><br />
1. Nyalakan tabung, dengan memberi tegangan filamen<br />
    6,3 Volt untuk jenis 6V6, 6L6, EL34, 807, 6146, 2E22, 21JZ dll.<br />
    10 Volt untuk jenis 813<br />
Catatan: lampu harus dicabut dari soket rangkaian saat pengetesan ini, jangan melakukan pengetesan saat masih tersambung dengan rangkaian.</p>
<p>2. Ukur dengan Multimeter posisi x1KΩ, Probe merah(+) pada kaki Katoda dan Probe hitam(-) pada kaki G1.</p>
<p>3. Amati penunjukkan jarum multimeter, jika menunjuk angka 200Ω s/d 1KΩ, kondisi tabung masih bagus. Semakin besar angka yang ditunjukkan multimeter berarti emisi tabung semakin berkurang</p>
<p>Gambar Kaki 807<br />
<img src="http://geocities.com/yd3czo/807.JPG" alt="807" /></p>
<p>Gambar Kaki 813<br />
<img src="http://geocities.com/yd3czo/813.JPG" alt="813" /></p>
<p>Gambar Kaki 6146<br />
<img src="http://geocities.com/yd3czo/6146.JPG" alt="6146" /></p>
<p>F    = Filamen<br />
K    = Katoda<br />
A    = Anoda / Plate<br />
G1  = Grid 1 / Min Bias<br />
G2  =Grid 2 / Screen Grid</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pinjam rahim .... Profesi baru zarima ....]]></title>
<link>http://brohenk.wordpress.com/2009/03/01/pinjam-rahim-profesi-baru-zarima/</link>
<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 02:20:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>brohenk</dc:creator>
<guid>http://brohenk.wordpress.com/2009/03/01/pinjam-rahim-profesi-baru-zarima/</guid>
<description><![CDATA[  Zarima &#8230;&#8230;&#8230;. dulu ia dikenal dengan ratu ekstasi &#8230;&#8230;. trus muncul lagi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[  Zarima &#8230;&#8230;&#8230;. dulu ia dikenal dengan ratu ekstasi &#8230;&#8230;. trus muncul lagi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Diusulkan Tak Perlu Tender]]></title>
<link>http://iswekon.wordpress.com/2009/02/02/diusulkan-tak-perlu-tender/</link>
<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 11:42:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>Indah Sri Wulandari</dc:creator>
<guid>http://iswekon.wordpress.com/2009/02/02/diusulkan-tak-perlu-tender/</guid>
<description><![CDATA[Selasa, 14 Agt 2007 http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&amp;id=299172 Kepastian mengenai]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Selasa, 14 Agt 2007</p>
<p><a href="http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&#38;id=299172">http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&#38;id=299172</a></p>
<p>Kepastian mengenai pasokan dari produsen tabung dan kompor gas menjadi salah satu pertimbangan utama, selain ketersediaan gas itu sendiri. Karena itu, PT Pertamina (persero) selaku pelaksana menginginkan agar tahun depan tidak perlu tender untuk menunjuk kembali produsen tabung dan kompor gas yang ada.</p>
<p>Dirut PT Pertamina Ari H. Soemarno mengemukakan, mekanismenya adalah memperpanjang kontrak yang saat ini ada. “Jadi, nanti tinggal negosiasi harga. Dihitung proporsional eskalasinya dengan kenaikan harga bahan baku dan tenaga kerjanya yang meningkat,” jelasnya.</p>
<p><!--more-->Meski demikian, usul PT Pertamina tersebut berarti harus mengubah keppres tentang mekanisme penunjukan produsen tabung yang harus melalui tender.</p>
<p>“Produsen tabung yang ada ya itu-itu saja. Maka, memang sebaiknya prosesnya ke depan tidak lagi harus melalui tender,” ujarnya.</p>
<p>BUMN konstruksi PT Wijaya Karya (persero) yang anak perusahaannya, PT Wika Intrade, juga masuk sebagai produsen tabung menyatakan siap menambah kapasitas produksinya. Dirut Wijaya Karya A. Sutjipto mengemukakan siap memproduksi 700 ribu unit tabung gas dan 425 kompor gas. “Nilai proyek ini mencapai Rp 63 miliar (tabung) dan Rp 20 miliar (kompor),” katanya.(noe/iw)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tabung Prihatin Gaza AIC]]></title>
<link>http://thecovenantadvisor.wordpress.com/2009/01/13/tabung-prihatin-gaza-aic/</link>
<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 14:15:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Uncle Ash</dc:creator>
<guid>http://thecovenantadvisor.wordpress.com/2009/01/13/tabung-prihatin-gaza-aic/</guid>
<description><![CDATA[Anwar Ibrahim Club (AIC) memohon jasa baik anda untuk menghulurkan sedikit sumbangan dan bantuan yan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Anwar Ibrahim Club (AIC) memohon jasa baik anda untuk menghulurkan sedikit sumbangan dan bantuan yang akan disalurkan kepada warga Palestin di Gaza yang kini dizalimi dan ditindas oleh rejim Israel melalui Tabung Prihatin Gaza AIC.</p>
<p>Kepada sesiapa yang berhasrat untuk menyumbang bolehlah hulurkan sumbangan anda kepada akaun Global Peace Mission Malaysia untuk Gaza seperti yang tertera di bawah:</p>
<p>MAYBANK Account No : 5642 2161 1602<br />
BANK ISLAM Account No : 140230010029224</p>
<p>Untuk keterangan lanjut, boleh hubungi saudara Afif (012-3003265) atau Asri (013-5965405)</p>
<p>Regards,<br />
The AnwarIbrahimClub dot Com Team.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Curtain of Death - Yayasan Salam]]></title>
<link>http://shahrulpeshawar.wordpress.com/2009/01/08/curtain-of-death-yayasan-salam/</link>
<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 02:10:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>shahrulpeshawar</dc:creator>
<guid>http://shahrulpeshawar.wordpress.com/2009/01/08/curtain-of-death-yayasan-salam/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignnone size-full wp-image-1074" title="salam-gaza" src="http://shahrulpeshawar.wordpress.com/files/2009/01/salam-gaza.jpg" alt="salam-gaza" width="500" height="313" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[BARANG LANGKA ITU BERNAMA GAS]]></title>
<link>http://noneayu.wordpress.com/2008/12/18/barang-langka-itu-bernama-gas/</link>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 10:53:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>ayay</dc:creator>
<guid>http://noneayu.wordpress.com/2008/12/18/barang-langka-itu-bernama-gas/</guid>
<description><![CDATA[selama beberapa bulan ini berita di tv diwarnai pemberitaan seputar kelangkaan gas. ya Bahan bakar p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[selama beberapa bulan ini berita di tv diwarnai pemberitaan seputar kelangkaan gas. ya Bahan bakar p]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[komik] gak ada mitan, gak ada gas pake apa?]]></title>
<link>http://mnrp.wordpress.com/2008/12/15/komik-gak-ada-mitan-gak-ada-gas-pake-apa/</link>
<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 03:48:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>mnrp</dc:creator>
<guid>http://mnrp.wordpress.com/2008/12/15/komik-gak-ada-mitan-gak-ada-gas-pake-apa/</guid>
<description><![CDATA[sektor energi harusnya menjadi sektor yang harus mendapatkan perhatian lebih pemerintah. bukan hanya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">sektor energi harusnya menjadi sektor yang harus mendapatkan perhatian lebih pemerintah. bukan hanya ttg bagaimana menyediakan energi yang cukup tetapi juga dalam hal menjamin harga yang wajar DAN ketersediaan energi di pasaran. percuma saja jika negara ini menyandang gelar lumbung energi sementara rakyat kesulitan dalam mendapatkan energi dengan harga murah dan mudah didapat.</p>
<p style="text-align:justify;">sentilan tajam untuk pemerintahan yang tidak bisa menjamin harga yang murah dan kemudahan dalam hal mendapatkan bahan bakar. minyak tanah (mitan) sudah dicoret dan digantikan dengan gas, tapi apa daya ternyata gas sulit didapat dan ternyata mahal.</p>
<p style="text-align:justify;">komik Konpopilan (kompas, 14 desember 2008) ini sangat klop untuk keadaan negeri ini. presidennya kan ex-menteri ESDM tapi kok ngurusin gas aja susah ampun2an.. apa perlu dipentung pake tabung gas?</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more--><img class="aligncenter size-full wp-image-610" title="konpopilan-syusah-gas" src="http://mnrp.wordpress.com/files/2008/12/konpopilan-syusah-gas.jpg" alt="konpopilan-syusah-gas" width="681" height="317" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apa ada dengan tabung....]]></title>
<link>http://mrzaini82.wordpress.com/?p=205</link>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 22:45:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>zaini_uitm82</dc:creator>
<guid>http://mrzaini82.wordpress.com/?p=205</guid>
<description><![CDATA[tabung aku&#8230; marilah kita sama berfikir apa kegunaan tabung ini&#8230; adakah untuk menyimpan..]]></description>
<content:encoded><![CDATA[tabung aku&#8230; marilah kita sama berfikir apa kegunaan tabung ini&#8230; adakah untuk menyimpan..]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
