Tags » Tanya-jawab

Hukum Memandikan dan Menyolatkan Bayi Yang Lahir Karena Kasus Keguguran

Ditulis Oleh Al Faqir Ilalloh: Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Indonesiy

بسم الله الرحيمن الرحيم

الحمد لله وأشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الله صل وسلم على محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين أما بعد: 884 more words

FIQH

Dasar Shalat Isyraq

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Ustadz, ada pendapat waktu sholat sunah shuruq yang dilakukan oleh mereka yang duduk di masjid dari waktu subuh s/d terbit matahari. Dan bagi yang duduk di Masjidil Haram, tilawah dan dzikir pahalanya setara dengan naik haji. 872 more words

Fiqh Sunnah

Tanya Jawab Seputar Melilea

  1. Bagaimana kita dapat memastikan bahwa Melilea Greenfield Organik telah memperoleh sertifikat sebagai produk organik terbaik bintang 5 ?

Melilea Greenfield Organik mendapat sertifikat organik bintang 5 dari OUNFO, Organik… 3,414 more words

Tanya Jawab

Tanya Jawab Seputar Melilea

  1. Bagaimana kita dapat memastikan bahwa Melilea Greenfield Organik telah memperoleh sertifikat sebagai produk organik terbaik bintang 5 ?

Melilea Greenfield Organik mendapat sertifikat organik bintang 5 dari OUNFO, Organik… 3,414 more words

Tanya Jawab

Hukum Menikahi Wanita Yang Berbeda Kepercayaan

Pertanyaan: Telah disebar bahwa orang-orang Ahlissunnah tidak menikah melainkan sesama mereka dari kalangan Ahlissunnah, apakah kalau menikah dengan selain Ahlis-Sunnah hukumnya tidak boleh? seperti misalnya menikah dengan wanita sufiyyah atau wanita ikhwanul muslimin… Mohon keterangannya!.

Tanya Jawab

Mendulang Faedah Ilmiyyah Dari Bumi Hijrah di Bulan Ramadhan 1435 H

Hari 184 Senin, 24 Ramadhan 1435 H

Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al-Qudsy dari Al Akh Abu Umar Ali Al Yafi’iy mengirimkan pada ana ucapan Al Imam Ibnu Rojab rohimahulloh: “Dan ketahuilah bahwasanya seorang mukmin pada bulan Romadhon itu berkumpul padanya dua jihad: jihad di siang hari dengan puasa, dan jihad di malam hari dengan sholat malam. 3,444 more words

Tanya Jawab

Apakah Boleh Santai Saat Taraweh?

Pertanyaan:

Saat kami shalat taraweh, apakah boleh saya bertumpu pada satu kaki saat berdiri, berikutnya dengan kaki sebelahnya, kemudian dengan kedua kaki. Tujuannya untuk mengurangi letih. 171 more words

Tanya Jawab