<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>teropong &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/teropong/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "teropong"</description>
	<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 07:08:32 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Memimpikan Jembatan Selat Sunda]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/11/30/memimpikan-jembatan-selat-sunda/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 16:27:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/11/30/memimpikan-jembatan-selat-sunda/</guid>
<description><![CDATA[JALAN KAKI DARI JAWA KE SUMATRA Kelak, kita akan bisa berjalan kaki dari Jawa ke Sumatra. Kalau mau,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#800000;"><strong>JALAN KAKI DARI JAWA KE SUMATRA</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Kelak, kita akan bisa berjalan kaki dari Jawa ke Sumatra. Kalau mau, naik kebo juga boleh. Naik kuda lumping? Boleh juga sih, siapa tahu malah dapat duit hasil ngamen sepanjang jalan (asal jangan mecahin lampu jembatan untuk dimakan &#8230; ) </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Jalan kaki melintasi Selat Sunda? <em>Yes, absolutely! </em>Sudah pasti bukan berjalan di atas permukaan air (memangnya David Copperfield?), tapi melintasi jembatan yang membentang di atas Selat Sunda. Memang masih merupakan impian, tapi ini mimpi yang sangat mungkin menjadi kenyataan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Jembatan Selat Sunda digagas pertama kali oleh Prof. Sedyatmo (almarhum), seorang guru besar ITB, pada tahun 1960 (wow &#8230; sunguh luar biasa wawasan ke depan beliau!). Jembatan itu disebut &#8220;Tri Nusa Bimasakti&#8221; yang berarti &#8216;penghubung antara tiga pulau&#8217;, yaitu Sumatra-Jawa-Bali. Pada tahun 1965 Presiden Soekarno memerintahkan kepada ITB untuk membuat desain dan melakukan uji coba. Desain awal penghubung ketiga pulau ini berupa <em>tunnel</em> (terowongan bawah laut), yang diserahkan kepada Presiden Soeharto tahun 1989. Selanjutnya, pada tahun 1997 Presiden Soeharto memerintahkan kepada BJ Habibie selaku Menristek untuk mewujudkan proyek prestisius tersebut. Apa boleh buat, sejarah mencatat bahwa pada tahun itu Presiden Soeharto meletakkan jabatan, sehingga proyek Jembatan Selat Sunda pun tertunda.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada tahun 1990an, Prof Wiratman Wangsadinata dan Dr. Ir. Jodi Firmansyah melakukan pengkajian kembali pada perencanaan penghubungan Sumatra dan Jawa. Hasil kajian mereka menyatakan bahwa jembatan lebih layak dari pada terowongan bawah laut. Selain karena ahli-ahli konstruksi Indonesia sudah menguasai teknologi pembuatan jembatan dengan baik, terowongan dinilai lebih riskan terhadap bahaya gempa bumi serta kebakaran. Jumlah kendaraan yang bisa melewati terowongan juga terbatas karena dalam konsepnya mobil diangkut dengan kereta, sementara melalui jembatan mobil bisa melintas langsung. Lagipula, dengan adanya jembatan Indonesia akan memiliki <em>land mark</em> yang akan menjadi simbol kebanggaan bangsa. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_2272.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3207" title="IMG_2272" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_2272.jpg" alt="" width="397" height="336" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Gambar rencana jembatan Selat Sunda, rancangan Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata (foto : Kompas/www.jembatanselatsunda.com)</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><!--more-->Jembatan Selat Sunda menjadi bagian dari proyek <em>Asian Highway Network </em>(<em>Trans Asia Highway</em> dan <em>Trans Asia Railway</em>). Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, dana proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) sebesar 117 trilyun direncanakan berasal dari kontribusi pemerintah dan swasta. JSS benar-benar super mega proyek. Bayangkan, dana yang dibutuhkan mencapai 117 trilyun! Bandingkan dengan Jembatan Suramadu yang hanya menelan biaya 4,5 trilyun saja (padahal, banyak rakyat Indonesia yang bahkan tidak bisa membayangkan, satu trilyun itu berapa sih?)</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Tapi jika melihat spesifikasinya, JSS memang hebat keliwat-liwat. Panjang jembatan 31 kilometer, dengan panjang bentang utama adalah 2.750 meter dan 2.500 meter. Lebar jembatan 60 meter, masing-masing sisi memiliki 3 lajur untuk kendaraan roda empat dan jalur ganda untuk kereta api. Golden Gate Bridge di California yang sangat terkenal itu, yang sering dipakai sebagai lokasi shooting film Hollywood, panjangnya cuma 2.737 meter dengan lebar 27 meter  saja. Wuah &#8230; bukan apa-apanya, bahkan dibandingkan Jembatan Suramadu yang panjangnya 5,5 kilometer. Tapi memang, Golden Gate adalah jembatan zaman baheula, dibangun pada tahun 1937 ketika di Indonesia belum ada jembatan panjang (bahkan kita masih dijajah Belanda dan anak bangsa yang memiliki pendidikan tinggi di bidang teknik masih bisa dihitung dengan jari tangan  sebelah). Kemampuan para ahli konstruksi Indonesia yang maju pesat sungguh sangat mengagumkan!</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/jembatan-golden-gate.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3208" title="Jembatan Golden Gate" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/jembatan-golden-gate.jpg" alt="" width="500" height="132" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Golden Gate Bridge, menghubungkan San Fransisco dengan Marin County. </span></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;"><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_1355.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-3213" title="IMG_1355" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_1355.jpg?w=224" alt="" width="224" height="300" /></a></span></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Di bawah pilar jembatan Suramadu dengan bentangan kawat-kawat baja raksasanya (meskipun gelap dan nggak kelihatan mana hidung mana mata, itu saya lho, sumpe!)<br />
</span></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Sebelum dibangunnya Jembatan Suramadu, Indonesia sudah memiliki Jembatan Barelang yang menghubungkan pulau Batam-Rempang-Galang di Kepulauan Riau. Jembatan Barelang terdiri atas 6 ruas dengan panjang total sekitar 2 kilometer. Salah satu ruas jembatan yang diberi nama Jembatan Tengku Fisabilillah memiliki bentuk serupa dengan Golden Gate Bridge, yaitu berupa konstruksi <em>cable stayed</em> (jembatan gantung).<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/jembatan-barelang.png"><img class="alignnone size-full wp-image-3209" title="Jembatan Barelang" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/jembatan-barelang.png" alt="" width="300" height="197" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Jembatan Barelang, menghubungkan pulau Batam, Rempang dan Galang</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Jembatan Selat Sunda dibangun dengan teknologi terapan <em>Delta Qualstone S.K. 125</em>, yang telah memiliki sertifikat hak paten di Indonesia. Teknologi ini memberikan toleransi terhadap gempa hingga 9 Skala Richter, dan sudah terdaftar pada Business Technology Center &#8211; Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BTC-BPPT). JSS bukan merupakan satu jembatan menerus yang seluruhnya berada di atas laut, melainkan beberapa penggal jembatan dan jalan yang melintasi pulau Ular, pulau Sangiang, dan pulau Panjurit. Bentang jembatan gantung (<em>suspension bridge</em>) sepanjang 8 kilometer terbentang antara pulau Ular dan pulau Sangiang serta pulau Sangiang dan pulau Panjurit. Jembatan gantung sepanjang 8 kilometer ini benar-benar sangat panjang, dan dibutuhkan pilar jembatan yang tentunya juga sangat tinggi. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menurut rencana, JSS akan mulai dibangun tahun 2010, dan akan siap digunakan pada 2030. Walah &#8230; masih 20 tahun lagi! Semoga saya masih hidup (dan cukup kuat) untuk melihat dan melintas di atasnya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Sumber : <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Selat_Sunda">Wikipedia</a>, Kompas</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[How Big Can You Be?]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/11/25/how-big-can-you-be/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 04:49:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/11/25/how-big-can-you-be/</guid>
<description><![CDATA[OVERWEIGHT, OBESITY, BMI Hughes mencampakkan 300 bajunya, karena sudah tidak cocok lagi dengan ukura]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#666699;"><strong><span style="color:#800000;">OVERWEIGHT, OBESITY, BMI</span><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Hughes mencampakkan 300 bajunya, karena sudah tidak cocok lagi dengan ukuran badannya. Apa pasal? Pasalnya, berat presenter berbadan subur ini sudah berkurang dari 130 kg menjadi 95 kg, susut 35 kg dalam waktu 9 bulan. Hebaatt!! Ini prestasi yang benar-benar harus diapresiasi, karena sungguh tidak mudah menurunkan berat badan sebanyak itu secara alamiah (tanpa obat-obatan maupun <em>lipo</em> <em>suction</em>). Hughes bertekad akan menurunkan berat badannya 20 kg lagi, agar mencapai berat ideal. Salut untuk Hughes!</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Hughes, yang dulu merasa pede dengan ukuran tubuhnya, bahkan sampai membuka butik &#8216;Big is Beautiful&#8217; yang khusus menyediakan baju-baju berukuran super besar, akhirnya merasa perlu mengecilkan tubuhnya. Ia termotivasi untuk pindah dari &#8216;kelas berat&#8217; ke &#8216;kelas terbang&#8217; karena terpilih sebagai juru bicara Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) pada Indonesian Song Festival 2009 dan ASEAN Song &#38; Culture Festival 2010 mendatang. Sebagai juru bicara festival, sudah pasti ia akan menjadi sorotan kamera, dan meskipun kamera akan mampu &#8216;memuat&#8217; seberapapun besar tubuhnya, agaknya Hughes tak suka &#8216;menyita tempat&#8217; di panggung, di kamera, maupun di halaman media cetak &#8230;.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/dewi-hughes-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-3184" title="Dewi Hughes 2" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/dewi-hughes-2.jpg?w=225" alt="" width="225" height="300" /></a> <a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_2301.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-3185" title="IMG_2301" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_2301.jpg?w=185" alt="" width="185" height="300" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Hughes 130 kg (foto dari <a href="http://www.info-artis.com/Dewi_Hughes/dewi_hughes.html">sini</a> ) dan Hughes 95 kg (foto : Nur Ichsan)</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Dunia entertainmen Indonesia makin hari memang makin ramah kepada &#8216;orang-orang besar&#8217;. Tentu ini fenomena yang positif, karena entertainer bukan lagi semata dilihat dari penampilannya, tetapi juga talenta dan kapabiliti yang mereka punyai. Selain Hughes, tercatat beberapa artis berbadan ektra lebar yang juga sukses memenuhi layar kaca, seperti TikaPanggabean (Poject Pop) dan Rina Gunawan. Tika, yang semula membebani timbangan dengan 108 kg, akhirnya rela mengurangi lemak di tubuhnya, dan sekarang berbobot 92 kg saja. Rina Gunawan, belum terdengar kabar akan mengepras ukuran baju. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/tika-panggabean.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3186" title="Tika Panggabean" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/tika-panggabean.jpg" alt="" width="112" height="150" /></a> <a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/rina-gunawan-21.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-3188" title="Rina Gunawan 2" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/rina-gunawan-21.jpg?w=100" alt="" width="100" height="150" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Tika Panggabean dan Rina Gunawan (foto dari <a href="http://images.google.co.id/images?q=Tika+Panggabean&#38;oe=utf-8&#38;rls=org.mozilla:en-US:official&#38;client=firefox-a&#38;um=1&#38;ie=UTF-8&#38;ei=sKEMS4SmFYT6kAXy0viEBA&#38;sa=X&#38;oi=image_result_group&#38;ct=title&#38;resnum=4&#38;ved=0CCIQsAQwAw">sini</a> ) </span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Ukuran tubuh seseorang dikategorikan menjadi <em>underweight, overweight </em>dan<em> obesity</em>, yang ditentukan oleh angka BMI (<em>Body Mass Index</em>). Anda tahu berapa angka BMI anda? Ayuk kita lihat &#8230;</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><!--more-->BMI adalah perbandingan berat terhadap tinggi yang dapat dihitung secara mudah dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan kuadrat dari tinggi badan dalam meter (kg/m²). Nilai BMI dipengaruhi oleh usia, tapi berlaku sama pada pria dan wanita. Nilai BMI bisa tidak sesuai pada derajat kegemukan dari etnis yang berbeda, dalam hubungannya dengan perbedaan proporsi tubuh. Sebagai contoh, BMI Britney Spears mungkin sama dengan BMI saya (halah!), tapi dilihat dari kenyataan, saya memiliki proporsi massa lemak yang lebih banyak dari pada massa otot dibandingkan dengan Britney. Analogi lain, mana yang lebih berat ‘lemak 40kg + otot 10kg’ atau ‘lemak 20kg + otot 30kg’ ? Sama saja kan? </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/tabel-bmi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3189" title="Tabel BMI" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/tabel-bmi.jpg" alt="" width="378" height="364" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Bahwa obesitas adalah penyebab dari berbagai penyakit, rasanya kita semua sudah paham. Berbadan terlalu gemuk juga merepotkan. Bukan saja susah naik kendaraan dan mencari ukuran baju, bahkan memotong kuku kaki sendiripun syusyah. Jadi memang ada baiknya orang-orang gemuk membentuk sebuah organisasi, agar minimal bisa saling memotongkan kuku kaki sesama anggota &#8230; </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Alkisah, beberapa hari yang lalu, dalam sebuah acara, seorang ibu mendekati saya, dan dengan serius berkata :</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>&#8220;Bu Tuti, ma&#8217;af niih &#8230;. timbangan Ibu naik ya?&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Saya terperangah dan tidak segera menemukan kata-kata cerdas untuk menjawab. Saya terperangah karena, <em>pertama </em>(haiyah, kayak nulis artikel ilmiah saja), saya tidak begitu mengenal ibu tersebut. <em>Kedua</em>, kalimat tersebut (dan cara ia mengucapkannya) rasanya kurang etis, dan jujur saya agak sedikit tersinggung. <em>Ketiga</em>, saya disadarkan bahwa saya memang bertambah berat &#8230; (hiks!). </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Begitulah, kalimat &#8216;eh, kamu tambah gendut ya&#8217; dan kalimat sejenis yang memiliki makna sama, adalah kalimat terkutuk bagi para wanita di seluruh dunia.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Masalah kelebihan berat badan sudah menjadi problem laten bagi saya. Saya mudah sekali menjadi gemuk, padahal makan saya tidak banyak (suwerr !!). Berat badan saya mulai tancap gas ketika saya remaja, kelas 3 SMP. Sampai kelas 2 SMA, saya adalah gadis gemuk-pendek-jelek. Kelas 3 SMA badan saya mulai nggembos, dan sampai lulus kuliah badan saya ramping. Tinggi memang tidak bertambah, tapi wajah berubah lebih manis (kalau nggak percaya, tanya deh teman-teman kuliah saya &#8230; wakaka!). Dan ketika menikah, berat saya 45 kg, dengan lingkar pinggang 60 cm.  Suit, suit!</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Setelah menikah, jarum timbangan terus bergerak ke kanan. Mungkin pernya memang rusak (hihi!). Pernah mencapai angka fantastis, yaitu 62 kg. Huwaa!! Saya panik, kalang kabut, hati sedih, perasaan kelu, pikiran buntu. Setiap memandang cermin, saya tercekam rasa putus asa (tapi tetap saja nggak berani bunuh diri). Saya sampai ikut program penurunan berat badan di Im****sion dengan membayar cukup mahal, dan hasilnya &#8230;. nihil!</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Suatu ketika, saya menghadapi problem yang membuat saya stress berat, dan badan saya mengempis seperti balon bocor. Dalam waktu dua bulan, berat badan saya turun 7 kg. Stress berlanjut dan kebocoran pun tak terbendung. Berat saya turun terus sampai mencapai 50 kg. Rupanya, stress adalah obat kurus paling manjur untuk saya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Sekarang berapa berat badan saya? Haduuh &#8230; saya malu untuk menuliskannya. Yang jelas, angka BMI saya adalah 25,3. Artinya, <em>overweight! </em>Hiks, hiks!</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_0844.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3182" title="IMG_0844" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_0844.jpg" alt="" width="394" height="336" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Ini cuma akting makan, swear! Karena mau dipoto aja &#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><a href="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_0846.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3190" title="IMG_0846" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/11/img_0846.jpg" alt="" width="412" height="336" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Saya nggak kegemukan kok. Iya kan? Iya kan? Buktinya, nggak disuruh bayar overweight oleh Garuda &#8230;</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Catatan penting : posting ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung hati teman-teman yang alhamdulillah banyak rizki menempel di badan, tetapi semata-mata curhat karena saya sedang resah akibat sapaan manis seorang ibu yang saya ceritakan di atas.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Sumber :  <a href="http://www.kapanlagi.com/h/langsing-dewi-hughes-buang-300-baju.html">kapanlagi.com</a> , <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2009/10/29/e100216/dewi.hughes.turunkan.bobot.demi.kontes.asean">kompas.com</a>, <a href="http://www.andaka.com/normalkah-body-mass-index-bmi-anda.php">andaka.com</a></span></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teropong Matahari Boscha Setara Fasilitas Luar Angkasa]]></title>
<link>http://supermilan.wordpress.com/2009/11/19/1697/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 21:50:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Widya Wicaksana</dc:creator>
<guid>http://supermilan.wordpress.com/2009/11/19/1697/</guid>
<description><![CDATA[Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha di Lembang disebut-sebut setara]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha di Lembang disebut-sebut setara]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teropong Matahari Boscha Setara Fasilitas Luar Angkasa]]></title>
<link>http://mediasoft44.wordpress.com/2009/11/02/teropong-matahari-boscha-setara-fasilitas-luar-angkasa/</link>
<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 02:17:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>mediasoft44</dc:creator>
<guid>http://mediasoft44.wordpress.com/2009/11/02/teropong-matahari-boscha-setara-fasilitas-luar-angkasa/</guid>
<description><![CDATA[Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha di Lembang disebut-sebut setara]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-207" title="2040177p" src="http://mediasoft44.wordpress.com/files/2009/11/2040177p.jpg" alt="2040177p" width="298" height="225" /></p>
<p>Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha di Lembang disebut-sebut setara dengan fasilitas sama di luar angkasa. Ini karena Indonesia berada di daerah tropis yang sangat tepat untuk penelitian matahari.</p>
<p>&#8220;Teleskop ini setara dengan teleskop yang ada di luar angkasa. Di sini, matahari bersinar sepanjang hari dan jarang awan, &#8220;tutur Robert J. Rutten, pakar fisika matahari dari Utrecht University, Belanda, yang ikut hadir dalam peresmian Teropong Matahari, Sabtu (31/10).</p>
<p><!--moreBaca Selengkapnya-->Di luar angkasa, salah satu wahana SOHO milik NASA yang khusus diperuntukkan mengamati matahari. Namun, tentu saja, teknis teknologi Teropong Matahari di Boscha masih sangat jauh dari SOHO.</p>
<p>Meskipun secara teknis kemampuan Teropong Matahari di Boscha tidaklah sebaik yang dimiliki di negara lain, termasuk di tempat penelitiannya di sebuah pulau di Laut Atlantik, keberadaan teropong di Boscha ini cukup vital. Selain letaknya yang cukup strategis, kompleks Boscha juga tidak jauh dari kota dan pusat-pusat pendidikan.</p>
<p>Untuk itu, dia berharap, keberadaan Teropong Matahari ini bisa lebih mendorong masyarakat, khususnya pelajar, akan ilmu astronomi. Fungsi utamanya adalah untuk pendidikan massal. Untuk merangsang banyak pelahar lebih menyukai astronomi. &#8220;Di tempat ini, kita bisa mendapatkan data yang canggih dan lengkap untuk proyek-proyek pengamatan atau penelitian pelajar,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kepala Observatorium Boscha Taufik Hidayat berpendapat senada, pelayanan publik akan diutamakan di dalam pemanfaatan teropong yang baru ini. Untuk bisa memanfaatkan data pengamatan teropong ini, masyarakat umum pun tidak perlu repot datang ke lokasi.</p>
<p>Sebab, data secara realtime di-streaming di dalam situs ITB. Data ini pun rencananya akan dipasok untuk Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[BOSCHA RESMIKAN TEROPONG MATAHARI]]></title>
<link>http://newschannel00.wordpress.com/2009/10/31/boscha-resmikan-teropong-matahari/</link>
<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 13:51:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>didjakarta</dc:creator>
<guid>http://newschannel00.wordpress.com/2009/10/31/boscha-resmikan-teropong-matahari/</guid>
<description><![CDATA[BANDUNG, Observatorium Boscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, resmi mengoperasikan terop]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://newschannel00.wordpress.com/files/2009/10/teleskopsurya3citra1.jpg?w=1024" alt="TeleskopSurya3citra" title="TeleskopSurya3citra" width="700" height="250" class="alignright size-large wp-image-185" />BANDUNG, Observatorium Boscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, resmi mengoperasikan teropong matahari, Sabtu (31/10). Teropong yang dibuat mandiri oleh Institut Teknologi Bandung ini dikhususkan untuk penelitian matahari, khususnya bagian korona.</p>
<p>Teropong matahari ini terdiri dari tiga jenis teleskop heliostat yang beroperasi sekaligus secara three in one. Yaitu, visual white light yang dilengkapi filter berkekuatan 10.000 kali, hidrogen alfa, dan kalsium. Ketiga jenis teleskop ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Teleskop hidrogen alfa misalnya, sangat baik untuk melihat ledakan matahari di lapisan korona. Sementara, teleskop berfilter kascium sangat idel untuk meneliti permukaan matahari dan mengamati aktivitas bintik matahari (sunspot).</p>
<p>&#8220;Teleskop yang kalsium adalah yang pertama di Indonesia. Lapan memang memiliki yang alfa, tetapi katanya kurang maksimal karena sedang bermasalah. Dengan teleskop ini, kita bisa mengamati ledakan matahari dengan sangat baik,&#8221; tutur Dhani Herdiwijaya dari Astronomi ITB.</p>
<p>Clara Yatini dari Bidang Matahari dan Antariksa Lapan membenarkan, keberadaan teropong matahari di ITB diharapkan bisa menopang riset mengenai aktivitas matahari secara lebih baik lagi. Lapan sebetulnya sudah memiliki teropong matahari khusus yang ada di stasiun Tanjungsari, Sumedang, dan Watukosek, Gresik, namun teropong yang ada belum maksimal. &#8220;Selama ini, kami lebih sering masih menggunakan yang jenis black and white,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Observatorium Boscha Taufik Hidayat menuturkan, fasilitas teropong matahari yang dilengkapi dengan rumah teropong ini bisa digunakan lintas lembaga, tidak hanya ITB. &#8220;Fasilitas ini dapat digunakan untuk guru, siswa, masyarakat umum yang haus dengan ilmu pengetahuan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Berbeda dengan delapan teropong lainnya yang ada di Boscha, teropong ini dioperasikan secara real time (terus menerus). Data dan citra hasil pemantauan ditayangkan di layar monitor Worlwide Telescope hasil sumbangan Microsoft serta di proyektor yang bisa dilihat langsung oleh pengunjung. &#8220;Data di-upload di situs ITB. Jadi, setiap orang bisa mendapat data ini di mana saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain lensa coronado yang dibeli dari luar, baik perangkat teknis maupun sistem operasinya dikembangkan secara mandiri oleh tim dari ITB. Biaya pembangunan rumah teropong maupun teropongnya sendiri mencapai Rp 600 juta. Dana diperoleh dari beberapa sumber, yaitu Pemerintah Belanda, Kementrian Ristek dan Departemen Pendidikan Nasional.</p>
<p><a href="http://sains.kompas.com">JON</a></p>
<p>Editor: made </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MONAS,Surga bagi burung Perkutut (Geopelia striata) di tengah kota Jakarta]]></title>
<link>http://pecuk.wordpress.com/2009/10/28/monassurga-bagi-burung-perkutut-geopelia-striata-di-tengah-kota-jakarta/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 19:09:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>pecuk</dc:creator>
<guid>http://pecuk.wordpress.com/2009/10/28/monassurga-bagi-burung-perkutut-geopelia-striata-di-tengah-kota-jakarta/</guid>
<description><![CDATA[KSBL PECUK | Di suatu pagi tepatnya selasa (27/10/09), ketika saya (arifiin,red.) melakukan perjalan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[KSBL PECUK | Di suatu pagi tepatnya selasa (27/10/09), ketika saya (arifiin,red.) melakukan perjalan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kiamat 2012 Antara Ramalan, Sains dan Tinjauan Nubuwat Akhir Zaman (Sebuah Pengantar)]]></title>
<link>http://granadamediatama.wordpress.com/2009/10/26/nubuwah-rasulullah-tentang-akhir-zaman/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 05:57:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>granadamediatama</dc:creator>
<guid>http://granadamediatama.wordpress.com/2009/10/26/nubuwah-rasulullah-tentang-akhir-zaman/</guid>
<description><![CDATA[Salah satu bukti kekayaan khazanah Islam adalah nubuwat-nubuwat Rasulullah saw tentang masa depan. T]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Salah satu bukti kekayaan khazanah Islam adalah nubuwat-nubuwat Rasulullah saw tentang masa depan. T]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rumah Teletubbies Vs Barrataga]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/10/18/rumah-teletubbies-vs-barrataga/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:00:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/10/18/rumah-teletubbies-vs-barrataga/</guid>
<description><![CDATA[RUMAH AMAN DARI GEMPA Rasanya hampir semua dari kita &#8212; terutama ibu-ibu yang memiliki anak kec]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#800000;"><strong>RUMAH AMAN DARI GEMPA</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Rasanya hampir semua dari kita &#8212; terutama ibu-ibu yang memiliki anak kecil &#8212; mengenal Teletubbies, empat boneka lucu yang beberapa tahun lalu ditayangkan di sebuah stasiun televisi swasta. Boneka-boneka yang diperankan oleh manusia ini memiliki karakter khas, yaitu warna kostum yang berbeda. Kelucuan tingkah laku Tinky Winky (ungu), Dipsy (hijau), Laa Laa (kuning) dan Po (merah) mampu memikat tidak saja anak-anak, tapi juga remaja bahkan orang tua.&#8221;Berpelukaaan!!&#8221; adalah seruan khas Teletubbies, yang sempat populer di kalangan masyarakat pada waktu itu.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Film untuk balita ini disiarkan oleh BBC antara tahun 1997 &#8211; 2001, produksi Ragdoll Production. Anne Wood dan Andre Davenport menulis sebanyak 365 episode Teletubbies.  Tinky Winky, Dipsy, Laa Laa dan Po tinggal di sebuah rumah yang dikelilingi hamparan padang rumput hijau dengan aneka bunga. Rumahnya berbentuk bulat, dengan teropong menjulang dari atapnya. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2988" title="rumah teletubbies 2" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/rumah-teletubbies-2.jpg" alt="rumah teletubbies 2" width="126" height="88" /> <img class="alignnone size-full wp-image-2986" title="Rumah Teletubbies" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/rumah-teletubbies.jpg" alt="Rumah Teletubbies" width="130" height="98" /> <img class="alignnone size-full wp-image-2987" title="Teletubies bagus" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/teletubies-bagus.jpg" alt="Teletubies bagus" width="124" height="113" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Teletubbies dan rumahnya yang lucu, membuat siapapun ingin berlari dan berguling-guling di rumputnya yang hijau &#8230; (foto-foto diambil dari <a href="http://images.google.co.id/images?q=teletubbies&#38;oe=utf-8&#38;rls=org.mozilla:en-US:official&#38;client=firefox-a&#38;um=1&#38;ie=UTF-8&#38;ei=9mgKS63VHsqIkAWvgqnXCQ&#38;sa=X&#38;oi=image_result_group&#38;ct=title&#38;resnum=1&#38;ved=0CBMQsAQwAA">sini</a> ) </span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Nah, rumah Teletubbies ini pun bisa dijumpai tidak jauh dari Yogya, tepatnya di dusun Nglepen, Prambanan. Lho, memangnya Teletubbies syuting di Yogya? Oh, bukaaan &#8230;! Rumah Teletubbies yang ada di Yogya ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan boneka-boneka lucu itu, tapi berhubungan dengan gempa.  Rumah-rumah berbentuk bulat ini adalah sumbangan dari World Association of Non-Govermental Organization (WANGO) dan Domes for the World Foundation (DFTW) untuk korban gempa di dusun Sengir, yang rumahnya hancur akibat gempa 27 Mei 2006. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2990" title="Rumah Dome Hawa 2" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/rumah-dome-hawa-2.jpg" alt="Rumah Dome Hawa 2" width="300" height="225" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Rumah-rumah &#8216;teletubbies&#8217; di dusun Nglepen, Prambanan, Yogya (foto : diambil dari <a href="http://hawa.blog.uns.ac.id/2009/04/27/dome-rumah-tahan-gempa/">Blog Hawa</a> )</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Meskipun sebenarnya tidak terlalu mirip dengan rumah Teletubbies yang tertutup rumput hijau, bentuknya yang bulat membuat rumah <em>dome</em> ini mengingatkan orang akan rumah boneka-boneka lucu itu. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Bagaimana cara membuat rumah bulat itu, mengapa rumah ini tahan gempa, dan nyamankah tinggal di dalamnya?<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><!--more-->Bentuk bulat dari rumah dome dibuat dengan cetakan berbentuk balon (<em>airform</em>), kemudian diatas cetakan balon ini dicor beton semen. Karena tidak ada sambungan pada rumah dome, yang merupakan titik lemah dari bangunan ketika diguncang gempa, maka rumah dome tahan gempa. Menurut arsiteknya, rumah dome ini juga mampu menahan terpaan angin 450 km/jam dan tahan berabad-abad. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2989" title="Rumah Dome Hawa 1" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/rumah-dome-hawa-1.jpg" alt="Rumah Dome Hawa 1" width="300" height="225" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Proses pembuatan rumah dome dengan cetakan berupa <em>airform</em> (Foto diambil dari <a href="http://hawa.blog.uns.ac.id/2009/04/27/dome-rumah-tahan-gempa/">Blog Hawa )</a></span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Rumah dome memiliki diameter 7 meter, terdiri atas dua lantai, dan luasnya sekitar 38 meter persegi. Lantai bawah digunakan untuk ruang tamu, ruang makan, dan dapur, sedangkan lantai atas digunakan untuk ruang tidur. Menurut penelitian Titien Saraswati, warga yang menempati rumah ini mengatakan bahwa di dalam rumah tidak panas baik pada siang maupun malam hari, karena adanya lubang ventilasi yang ada di puncak kubah. Sayangnya, pada musim hujan lubang ventilasi ini membuat air hujan tempias masuk ke dalam rumah. <em>Bovenlicht</em> di atas pintu dan jendela juga membutuhkan pelindung berupa konsol, overstek, atau kanopi, agar air hujan tidak tempias.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2992" title="IMG_3580" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/img_35801.jpg?w=300" alt="IMG_3580" width="300" height="154" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Rumah dome yang sudah ditambah dengan kanopi di atas pintudan jendela untuk menahan panas matahari dan tempias air hujan (foto : Metroteve)<br />
</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Selain rumah dome yang dirancang tahan gempa, ada juga Barrataga. Awas, jangan keliru dengan Baratayuda &#8230; (itu mah perang akbar antara Pandawa dan Kurawa dalam kisah klasik Mahabarata &#8230;).<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Apa itu, Barrataga? Kata perancangnya, Prof. Ir. Sarwidi MSCE. Ph.D. IPU, Barrataga adalah akronim dari &#8220;Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa&#8221;. Barrataga ini tahan digoyang gempa, dan kalaupun gempanya sangat besar, Barrataga mungkin akan retak, tapi tidak akan rubuh dan menimpa penghuninya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Profesor Sarwidi ini adalah pakar kegempaan dari  Universitas Islam Indonesia, rekan saya di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Usianya masih muda, sebaya dengan saya (yeee &#8230; emang saya masih muda?). Bedanya, beliau sudah profesor sejak beberapa tahun yang lalu, sekarang menjabat Wakil Rektor, dan  prestasi ilmiahnya segudang, sementara karier saya berhenti sebagai bloger saja &#8230; hehehe. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menurut Pak Profesor, di Indonesia saat ini jumlah rumah pribadi yang tahan gempa hanya 10% saja, padahal 60% wilayah Indonesia yang meliputi 250 kabupaten/kota berpotensi mengalami gempa bumi. Penambahan biaya yang diperlukan untuk membuat rumah tahan gempa hanya sekitar 15% dari rumah tidak tahan gempa, sementara risiko yang bisa terjadi pada rumah tidak tahan gempa jauh lebih besar dari 15%. Resiko itu bisa berupa rusaknya rumah maupun hilangnya nyawa penghuni yang tertimpa reruntuhan rumah. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2983" title="IMG_3600" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/img_3600.jpg?w=300" alt="IMG_3600" width="300" height="176" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Fondasi Barrataga, terdiri atas susunan batu kali, rangkaian besi tulangan yang membentuk sloof dan kolom (foto : Metroteve)<br />
</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Inti dari rumah tahan gempa adalah penguatan besi tulangan bangunan yang saling mengait antara satu bagian dengan bagian yang lain. Banyak bangunan dibuat dengan tulangan baja, tetapi sambungan balok dan kolomnya tidak kuat, sehingga pada saat digoyang gempa, balok dan kolom ini akan saling terlepas dan rumah runtuh. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menurut Pak Profesor, tulangan besi ini bisa juga diganti dengan bambu petung yang dibilah dengan ukuran 1,5 &#8211; 2 cm. Harga bambu petung tentu jauh lebih murah dari harga besi tulangan, dan kekuatannya cukup tinggi. Hanya saja di setiap sudut sambungan sebaiknya diperkuat dengan tulangan baja dan diikat dengan kawat <em>bendrat</em>.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2984" title="IMG_3602" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/img_3602.jpg?w=300" alt="IMG_3602" width="300" height="202" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Rangkaian besi baja yang saling mengait dan diikat dengan kawat <em>bendrat</em> ini menjadi inti kekuatan Barrataga (foto : Metroteve)<br />
</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menurut Zulfikri di <a href="http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-313">sini</a> , prinsip bangunan tahan gempa ada 3, yaitu : denah sederhana dan simetris, bahan bangunan ringan, dan memiliki sistem konstruksi penahan beban yang memadai. Jika kita amati, rumah-rumah yang dibangun nenek moyang kita dulu, berupa rumah panggung dari kayu, lebih tahan gempa dibanding rumah tembok yang dibangun secara sembarangan.  Rumah tembok yang dibangun tanpa memakai tulangan baja sangat lemah terhadap goncangan gempa. Rumah seperti inilah yang menyebabkan hampir 6.000 orang meninggal di Bantul pada gempa 27 Mei 2006.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2999" title="Copy of IMG_2225" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/copy-of-img_2225.jpg" alt="Copy of IMG_2225" width="274" height="448" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Sambungan tulangan dan dinding pada rumah tahan gempa (foto : Kompas)</span><br />
</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada gempa Yogya 2006, rumah orang tua saya tidak roboh, tapi mengalami keretakan di berbagai tempat. Rumah ini dibangun pada tahun 1960, berdinding tebal satu batu, dengan rangka atap dan kusen dari kayu jati. Rumah kami tidak memiliki tulangan baja, karena pada zaman itu tulangan baja belum dikenal. Cukup mengherankan rumah kami tidak roboh, padahal rumah-rumah yang &#8217;seusia&#8217; dengan rumah kami hampir semua roboh. Sangat banyak rumah para juragan batik yang kelihatan megah dan &#8216;magrong-magrong&#8217;, luluh lantak digoncang gempa.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada saat rumah kami di renovasi, saya amati bahwa pada dinding setebal satu batu itu dipasang balok-balok kayu pada setiap jarak satu atau dua meter. Rupanya Mbah Singo, tukang yang membangun rumah kami dulu, sudah paham prinsip penguatan rumah untuk menahan beban goyangan karena gempa. Terimakasih Mbah Singo, karena kecermatan dan kepandaiannya membangun rumah kami, rumah tercinta dimana saya dilahirkan dan dibesarkan ini tetap utuh hingga sekarang.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2994" title="IMG_2245" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/img_2245.jpg" alt="IMG_2245" width="448" height="276" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Rumah tua tempat saya dilahirkan, melewati masa kanak-kanak yang menyenangkan, dan tumbuh menjadi dewasa &#8230;. </span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Bagaimana dengan rumah anda? Apakah sudah dibangun dengan prinsip rumah tahan gempa? </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#0000ff;">Referensi : &#8220;Kontroversi Rumah Dome&#8221; (Titien Saraswati), Harian &#8220;Pikiran Rakyat&#8221;, harian &#8220;Kompas&#8221;, Wikipedia, Zulfikri Webblog.</span><strong><br />
</strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cari, dan Selamatkan!]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/10/05/cari-dan-temukan/</link>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 14:15:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/10/05/cari-dan-temukan/</guid>
<description><![CDATA[TIM SAR, PAHLAWAN YANG SERING TERLUPAKAN Dalam setiap bencana apapun dan di manapun, orang-orang yan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#800000;"><strong>TIM SAR, PAHLAWAN YANG SERING TERLUPAKAN</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Dalam setiap bencana apapun dan di manapun, orang-orang yang selalu bekerja keras tanpa kenal lelah adalah anggota Tim SAR (<em>Search And Rescue</em>). Sudah pasti nyawa manusia ada di tangan Tuhan, tetapi melalui kerja keras merekalah seringkali nasib korban bergantung : masih bisakah terselamatkan, atau keburu dijemput Malaikat Maut.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada gempa besar yang meluluh-lantakkan Sumbar baru-baru ini, kita lihat betapa berat dan sulitnya tugas Tim SAR dalam mengevakuasi korban yang tertimbun dalam reruntuhan gedung, ataupun terbenam dalam longsoran tanah. Tanpa mengenal lelah, meskipun dengan peralatan seadanya, orang-orang berjiwa mulia ini terus bekerja tanpa henti, seringkali dengan mengabaikan makan dan waktu istirahat mereka sendiri.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Solidaritas kemanusiaan juga sangat besar ditunjukkan para relawan dari berbagai negara. Pada musibah gempa dan tsunami di Aceh, gempa di Yogya, dan gempa di Sumbar kali ini, tim SAR dari Jepang, Uni Emirat Arab, Jerman, Swiss, Qatar, Inggris, Australia, dan Korea, serentak datang dengan membawa berbagai bantuan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2893" title="IMG_2213" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/img_2213.jpg" alt="IMG_2213" width="448" height="201" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Tim SAR berdiskusi untuk mencari cara terbaik mengevakuasi korban dari dalam reruntuhan hotel Ambacang, Padang</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Operasi SAR yang tercatat paling awal dilakukan adalah pada tahun 1656 terhadap kapal dagang Vergulde Draeck di lepas pantai Australia. Tiga tim dikirim untuk menyelamatkan kapal berbendera Belanda tersebut, namun kapal gagal diselamatkan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Kini, Tim SAR dari berbagai negara telah dilengkapi dengan peralatan canggih, sehingga upaya penyelamatan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2888" title="Heli rescue Canada" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/heli-rescue-canada.jpg" alt="Heli rescue Canada" width="180" height="117" /> <img class="alignnone size-full wp-image-2889" title="Heli rescue Jerman" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/heli-rescue-jerman.jpg" alt="Heli rescue Jerman" width="180" height="135" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Helikopter dan kapal rescue milik Canada (kiri) dan Jerman (kanan). Foto diambil dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Search_and_rescue">sini</a></span><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><!--more-->Di Indonesia sudah dibentuk Badan SAR Nasional atau BASARNAS, yang bertugas melaksanakan pembinaan, pengkoordinasian, dan pengendalian potensi <em>search and rescue</em> dalam kegiatan SAR. Dalam operasinya, BASARNAS memiliki sistem komunikasi canggih untuk mengkoordinasikan tindakan penyelamatan, sehingga dapat dicapai kinerja yang maksimal, yaitu cepat, tepat, efektif dan efisien. Personel SAR harus memiliki kompetensi yang tinggi, karena dalam kegiatan di lapangan diperlukan penguasaan berbagai ketrampilan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2890" title="Jaringan Informasi Musibah Basarnas" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/jaringan-informasi-musibah-basarnas.jpg" alt="Jaringan Informasi Musibah Basarnas" width="417" height="530" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Jaringan komunikasi dalam Badan SAR Nasional (gambar diambil dari <a href="http://www.basarnas.go.id/index.php?page=24">sini</a> )</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Dalam kegiatan SAR, komunikasi sangat penting dan berfungsi sebagai sarana pengindera dini (<em>early detecting</em>), sarana koordinasi (<em>early warning</em>), serta sarana komando dan pengendali (<em>command and control)</em>. Bagi korban, memiliki alat komunikasi juga sangat penting agar mereka bisa meminta pertolongan serta menginformasikan posisi mereka.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Selain Tim SAR yang berada di bawah koordinasi pemerintah, hampir semua organisasi pecinta alam juga memiliki tim penyelamat. Kedekatan mereka dengan alam, pengalaman empiris dan kegiatan mereka yang seringkali bersinggungan dengan musibah dan bahaya, agaknya menumbuhkan dorongan besar untuk menolong jiwa sesama yang sedang terancam.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2891" title="IMG_2060" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/img_2060.jpg" alt="IMG_2060" width="448" height="336" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Petugas SAR pantai Baron, Yogyakarta, siap siaga menolong jika ada wisatawan yang mengalami musibah</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Bagi korban, semangat untuk bertahan hidup adalah modal utama untuk  menyelamatkan jiwanya. Selanjutnya adalah <em>survival</em>, yaitu tindakan paling awal yang dilakukan oleh setiap makhluk untuk mempertahankan hidupnya. Dalam <em>survival</em> ada beberapa aspek yang sangat berpengaruh, antara lain aspek psikologis (panik, takut, cemas, bingung), aspek fisiologis (sakit, lapar, lelah), dan aspek lingkungan (panas, dingin, angin, vegetasi, binatang berbahaya).</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Membuat <em>bivak </em>atau tempat berlindung adalah hal pertama yang harus dilakukan jika seseorang mengalami kecelakaan di alam bebas. <em>Bivak</em> akan melindungi orang (apalagi jika kondisinya terluka) dari hujan dan panas, serta cuaca ekstrim lainnya. Untuk menjaga kondisi kesehatan, harus diusahakan selalu memakai pakaian kering. Di alam bebas, kemampuan membuat api dan mendapatkan air juga merupakan keterampilan yang sangat diperlukan. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Api sangat berguna untuk menghangatkan tubuh, memasak dan melindungi diri dari binatang buas. Adapun air adalah unsur yang sangat dibutuhkan tubuh. Manusia masih bisa hidup lebih dari seminggu tanpa makanan, tetapi hanya bisa bertahan beberapa hari tanpa air.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Dalam <em>survival</em> ada semboyan yang harus diingat, yaitu <span style="color:#800000;">STOP</span>. <em><span style="color:#800000;">S</span>top</em> : berhenti, untuk menenangkan diri dan agar bisa memusatkan konsentrasi. <em><span style="color:#800000;">T</span>hingking</em> : berpikir, untuk mencari cara mengatasi situasi. <em><span style="color:#800000;">O</span>bserve</em> : mengamati keadaan untuk menentukan apa yang bisa dilakukan. <em><span style="color:#800000;">P</span>lanning</em> : membuat rencana untuk upaya penyelamatan diri.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2887" title="SAR Gegama 1" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/sar-gegama-1.jpg" alt="SAR Gegama 1" width="448" height="336" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Tim SAR Gegama Fakultas Geografi UGM sedang berlatih menolong korban yang mengalami musibah di gunung (foto diambil dari <a href="http://gegama.geografi.ugm.ac.id/content/latihan-sar-search-and-rescue-hutan-gunung-gegama-2009">sini</a> )</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Saya ingat musibah yang pernah saya alami, bertahun-tahun lalu, ketika saya masih SMP. Pada waktu itu saya mengikuti kemping yang diadakan sekolah di sebuah tempat di luar kota. Bersama seorang teman, saya ditugasi mencari kayu bakar ke kebun yang terletak agak jauh dari perkemahan. Teman saya ini, kebetulan namanya juga Tutik (tapi yang ini &#8216;with k&#8217;, bukan &#8216;nonka&#8217;  &#8230; ) berbadan jauh lebih besar dan lebih tinggi dari saya. Di suatu tempat, kami harus menyeberangi sungai melewati dua batang bambu. Sungainya sendiri kering, dalamnya sekitar tiga meter, lebar sekitar enam meter. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Saya khawatir melihat dua batang bambu tua yang harus kami lewati, karena kelihatannya sudah rapuh. Tapi dasar nekad (dan bego), kami berdua melewatinya beriringan, bukan menyeberang satu per satu. Jantung saya berdegup kencang dan keringat dingin mulai keluar ketika mendekati tengah jembatan, bambu terayun-ayun dengan keras. Sebelum sempat berpikir lebih cerdas (memutuskan untuk terbang, misalnya &#8230;), terdengar suara &#8230; krraakk &#8230; !! </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Saya hanya ingat berteriak keras dan jatuh berdebum ke dasar sungai. Sesudah itu ingatan saya antara ada dan tiada. Sayup-sayup saya sempat mendengar suara orang berseru <em>&#8216;ono</em> <em>bocah tibo neng kali!!&#8217;</em> (ada anak jatuh ke sungai) &#8230;</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Saya ditolong oleh tim SAR, yang menggendong saya naik ke pinggir sungai. Tapi anggota tim SAR yang menolong saya tidak berseragam oranye keren seperti di film-film, melainkan hanya memakai celana pendek dan kaos oblong kucel. Maklum, dia adalah penggembala sapi yang kebetulan ada di dekat tempat itu &#8230;</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Yah, meskipun nggak keren, saya bersyukur tidak diangkat ke atas dalam kantong plastik berwarna kuning itu. Teman saya, Tutik &#8216;with k&#8217; itu, patah tulang lengannya, dan harus digips selama tiga bulan. Saya sendiri tidak apa-apa, hanya merasa diri saya seperti sapi &#8230;.  (lumayanlah bagi penggembala itu, dari pada menggendong sapi kan mending menggendong saya &#8230;.. hihihi)</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2896" title="sapi belang" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/sapi-belang.jpg" alt="sapi belang" width="127" height="97" /> <img class="alignnone size-full wp-image-2897" title="sapi putih" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/10/sapi-putih.jpg" alt="sapi putih" width="146" height="97" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Tuti dan Tutik &#8230;. eh bukan, sapi belang dan sapi putih. Terimakasih Pak GS (Gembala Sapi). Gambar diambil dari <a href="http://images.google.co.id/images?q=foto+sapi&#38;oe=utf-8&#38;rls=org.mozilla:en-US:official&#38;client=firefox-a&#38;um=1&#38;ie=UTF-8&#38;ei=WvnJSvH4NYfgswPS5pylCQ&#38;sa=X&#38;oi=image_result_group&#38;ct=title&#38;resnum=1">sini</a><br />
</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Bagaimana dengan anda? Punya pengalaman menjadi anggota Tim SAR atau ditolong oleh Tim SAR?</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Referensi : http://en.wikipedia.org  , http://www.basarnas.go.id  , http://www.pendakierror.com  , http://gegama.geografi.ugm.ac.id</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Minggu atau Senin?]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/09/15/minggu-atau-senin/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 17:40:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/09/15/minggu-atau-senin/</guid>
<description><![CDATA[BANYAK JALAN MENUJU LEBARAN Anda pilih Minggu atau Senin? Kalau pilih hari Minggu, berarti ikut Mas ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#800000;"><strong>BANYAK JALAN MENUJU LEBARAN</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Anda pilih Minggu atau Senin? Kalau pilih hari Minggu, berarti ikut Mas Hisab, dan kalau pilih hari Senin, anda pengikut Om Rukyat (lho, kok laki-laki semua, bias jender nih &#8230; hehe).</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Saya pilih lebaran hari Minggu saja, jadi selesai puasanya lebih cepat sehari (hahahah &#8230; !). Hari Minggu sudah bisa pakai baju baru (yaelaah!), makan lapat dengan sambal goreng daging sapi (nyam &#8230; nyam &#8230;). Besoknya, kita silaturahmi ke saudara-saudara yang berlebaran hari Senin, makan ketupat dan opor ayam.  Puasa Syawal? Ntaaar &#8230;. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menteri Agama RI menyampaikan maklumat, bahwa kemungkinan besar lebaran akan jatuh hari Minggu, tanggal 20 September 2009. Menurut perhitungan hisab, pada hari Sabtu sore hilal sudah akan terlihat dengan tinggi sekitar 3 derajad di atas ufuk. Meskipun demikian, penentuan resmi datangnya 1 Syawal harus melalui Sidang Itsbat yang baru akan dilaksanakan pada hari Sabtu malam, tanggal 19 September 2009 setelah dilakukan pengamatan hilal melalui rukyat.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Sudah sejak berabad-abad lamanya ( eh, belum selama itu ding &#8230;) penentuan awal puasa, Iedul Fitri, dan juga Iedul Adha, selalu mengalami perbedaan di antara berbagai golongan. Di Indonesia, dua kelompok besar yang seringkali berbeda pendapat adalah Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Perbedaan ini seringkali membuat orang awam bingung, dan memberikan kesan bahwa umat Islam tidak &#8216;kompak&#8217;.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Padahal, beda itu nggak apa-apa. Syah-syah saja. Dan semuanya benar, karena masing-masing memiliki dasar yang kuat. Lagipula, Tuhan itu Maha Pemurah dan Maha Pengasih kok. Masak hanya karena beda menghitung tanggal, salah satu masuk neraka. Nggak lah. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Muhammadiyah menghitung tanggal dengan metode <em>hisab</em> (awas, bukan &#8216;hisap&#8217; lho!), sementara Nahdlatul Ulama menentukan awal bulan dengan metode <em>rukyat</em> (catat : bukan &#8216;rakyat&#8217;). Metode hisab berdasarkan pada ilmu astronomi (ilmu Falak) untuk menentukan posisi matahari dan bulan terhadap bumi. Sedangkan metode rukyat adalah melihat kenampakan <em>hilal</em>, yaitu bulan sabit pertama setelah terjadinya <em>ijtimak</em> (matahari dan bulan berada pada posisi konjungsi). </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2739" title="IMG_1807" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1807.jpg" alt="IMG_1807" width="448" height="225" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Para ahli hisab (bukan ahli hisap loh &#8230; itu mah perokok) di kantor PP Muhammadiyah menentukan tanggal pada kalender Hijriah dengan perhitugan astronomi menggunakan <em>software</em> khusus.</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2740" title="MELIHAT RUKYAT 1" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/melihat-rukyat-1.jpg?w=248" alt="MELIHAT RUKYAT 1" width="248" height="300" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Mencari hilal dengan metoda rukyat. Teropongnya canggih bo&#8217; &#8230; (foto diambil dari  <a href="http://rukyatulhilal.org/">sini</a> )</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><!--more-->Kalender Hijriyah berbeda dengan kalender Masehi. Kalender Hijriyah berdasarkan pada perputaran bulan mengelilingi bumi, sedangkan kalender Masehi berdasarkan pada perputaran bumi mengelilingi matahari. Jika tanggal pada kalender Masehi dimulai pada tengah malam atau jam 00.00, maka kalender Hijriyah dimulai pada sore hari saat terbenamnya matahari. Jumlah hari setiap bulan pada kalender Masehi adalah 30 dan 31 (kecuali Februari yang 28 dan 29 hari), adapun jumlah hari setiap bulan pada kalender Hijriyah adalah 29 dan 30 hari. Dalam satu tahun, kalender Masehi dan kalender Hijriyah berselisih 11 hari, lebih cepat kalender Hijriyah. Itulah sebabnya lebaran selalu maju 11 hari pada kalender Masehi, dibanding lebaran pada tahun sebelumnya.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Bagi umat Islam, kalender Hijriyah sangat penting, karena semua peribadatan didasarkan pada penanggalan Hijriyah. Demikian juga, sholat lima waktu yang dilakukan setiap hari didasarkan pada posisi matahari terhadap bumi. Umat Islam tidak butuh jam untuk beribadah, cukup dengan melihat matahari dan bulan. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Rukyat didasarkan pada Hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi :</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Berpuasalah kamu karena melihat hilal, dan berbukalah kamu karena melihat hilal. Jika terhalang maka genapkanlah (istikmal) menjadi 30 hari.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2741" title="MELIHAT RUKYAT 2" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/melihat-rukyat-2.jpg" alt="MELIHAT RUKYAT 2" width="200" height="150" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2742" title="SANTRI NGINTIP HILAL" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/santri-ngintip-hilal.jpg?w=150" alt="SANTRI NGINTIP HILAL" width="150" height="112" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Para Pengintip Bulan (foto diambil dari <a href="http://rukyatulhilal.org/">sini</a>)</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Hisab yang didasarkan pada perhitungan astronomi berlandaskan pada perintah Al Qur&#8217;an pada QS. Yunus : 5, QS. Al Isra&#8217; : 12, QS. al An-am : 96, QS. Ar Rahman : 5, serta penafsiran astronomis atas QS. Yasin : 39-40. Pada saat ini, sudah ada <em>software</em> untuk menghitung posisi bulan dan matahari, antara lain <em>software Stellarium. </em></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2744" title="SOFTWARE HILAL" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/software-hilal1.jpg" alt="SOFTWARE HILAL" width="500" height="374" /><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Tampilan software Stellarium (foto diambil dari <a href="http://untoro.wordpress.com/2007/09/25/hilal-rukyat-dan-hisab/">sini</a>)</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Jadi, apakah Hadits Nabi menyalahi ayat-ayat Al Qur&#8217;an? Sudah pasti tidak. Sabda Nabi ini justru memberikan kemudahan atau fasilitas bagi masyarakat yang tidak memiliki kemampuan untuk menghitung tanggal dengan ilmu astronomi. Tidak ada yang sulit dalam beragama. Allah memberikan kemudahan bagi setiap umatNya, sesuai dengan kapasitas yang dimiliki masing-masing orang.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Lalu, jika sekarang ilmu Astronomi sudah dikuasai, dan sudah ada <em>software </em>yang canggih untuk menghitung posisi bulan, matahari, dan bumi secara akurat hingga ke satuan sepersekian detik, apakah masih perlu merukyat hilal? Yah, apa salahnya melengkapi perhitungan matematis dengan melihat penampakan fisik bulan, kan? </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada saat ini, penentuan awal bulan (kalender) Hijriyah ditetapkan dengan metode <em>Imkanur Rukyat</em>, yang berdasarkan pada Musyawarah Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Menurut Imkanur Rukyat, awal bulan terjadi jika :</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>(a) Pada saat matahari terbenam, ketinggian (<em>altitude</em>) Bulan di atas cakrawala minimum 2 derajad, dan sudut <em>elongasi </em>(jarak lengkung) Bulan-Matahari minimum3 derajad, atau (b) Pada saat bulan terbenam, usia Bulan minimum 8 jam dihitung sejak ijtimak.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2745" title="Rukyat" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/rukyat.gif" alt="Rukyat" width="263" height="177" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Contoh posisi bulan di atas ufuk barat, sesudah matahari tenggelam (gambar diambil dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hisab_dan_rukyat">sini</a>)</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Karena saya akan berlebaran pada hari Minggu, maka puasa saya tinggal lima hari lagi. Padahal semula saya pikir lebarannya adalah hari Senin. Aduuh &#8230;. ada beberapa &#8216;proyek&#8217; yang harus dipercepat nih. Bersih-bersih rumah, membagi zakat, pakaian dan sembako, pesan kue dan makanan untuk lebaran (harus nelpon ke katering agar dimajukan satu hari). Bagaimana dengan baju lebaran? Haiyah, sudah bangkotan gini masak masih mikir baju baru &#8230;. I&#8217;tikaf, tarawih dan tadarus tuh, di<em>kenceng</em>in &#8230;</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>(ehm &#8230; tahun ini bakal ada kiriman berapa parsel ya &#8230;  ? Hahahah &#8230; !)<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Naluri Membunuh]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/09/03/naluri-membunuh/</link>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 16:12:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/09/03/naluri-membunuh/</guid>
<description><![CDATA[SENJATA-SENJATA PAMUNGKAS HIDUP MANUSIA Apakah manusia memang diciptakan dengan naluri membunuh buil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#666699;"><strong><span style="color:#800000;">SENJATA-SENJATA PAMUNGKAS HIDUP MANUSIA</span><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Apakah manusia memang diciptakan dengan naluri membunuh <em>build in </em>di dalam dirinya?</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pembunuhan pertama di dunia ini dilakukan oleh putra Adam, yaitu Kabil, kepada adiknya, Habil. Kabil membunuh Habil karena rasa iri dan dengki. Peristiwa pembunuhan itu kemudian diwariskan, terjadi terus-menerus sepanjang sejarah manusia. Jika dulu manusia saling membunuh hanya dengan senjata batu, kemudian meningkat dengan pedang, kini manusia saling membunuh dengan senjata yang jauh lebih canggih, antara lain senapan mesin dan alat-alat pembunuh masal yang sekarang digunakan dalam perang.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Heboh penyitaan sejumlah senjata produksi Pindad (Pusat Industri Angkatan Darat) oleh petugas bea cukai Filipina beberapa hari yang lalu mengejutkan kita dengan berbagai hal. Pertama, kita terkejut bahwa kita (Indonesia) ternyata menjual senjata ke negeri lain. Kedua, kita terkejut bahwa ternyata kita memiliki pabrik pembuatan senjata yang cukup canggih. Ketiga, kita terkejut ketika dikatakan bahwa senjata produksi Pindad itu diberi merk Galil, salah satu senjata buatan Israel. Untunglah, bahwa keterkejutan ke tiga itu (bahwa Pindad memalsukan merk senjata Israel) ternyata salah.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2689" title="IMG_1802" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1802.jpg" alt="IMG_1802" width="448" height="235" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Senjata-senjata produksi Pindad yang ditemukan di kapal oleh petugas Bea Cukai Filipina</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Jujur, saya kagum, juga bangga, bahwa diam-diam ternyata Pindad mampu memproduksi senjata yang cukup canggih. Apakah ini ada hubungannya dengan naluri membunuh yang diwariskan oleh anak Adam? Wah, saya berani memastikan : bukan. Saya takut dan miris dengan segala hal yang berkaitan dengan pembunuhan, kekerasan, dan kekejaman. Saya ngeri bersentuhan dengan senjata-senjata pembunuh.  Saya menghindari nonton film semacam Rambo, atau film-film perang yang penuh dar-der-dor dan mempertontonkan darah muncrat &#8230;</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Lha, kok saya tertarik menulis tentang senjata-senjata Pindad?</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Di tengah krisis kebanggaan nasional yang sekarang melanda bangsa kita (termasuk diri saya), karena korupsi yang terjadi di setiap lini, lingkungan dan sumber daya alam yang (di)rusak, para politikus dan pejabat yang hanya mementingkan diri sendiri, dan berbagai kerusakan lain yang melanda negeri ini, saya &#8216;terhibur&#8217; mengetahui bahwa ternyata kita mampu memproduksi sesuatu yang hebat juga.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2686" title="IMG_1895" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1895.jpg" alt="IMG_1895" width="448" height="198" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Berbagai jenis senapan laras panjang produksi Pindad</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><!--more-->Dugaan-dugaan miring yang sempat terlontar, bahwa Indonesia menyelundupkan senjata dan memalsukan merk senjata buatan Israel, juga dugaan bahwa penjualan senjata ini dilakukan secara ilegal dan merupakan &#8216;proyek&#8217; beberapa pejabat di lingkungan Dephankam, telah diklarifikasi oleh Menhankam, Panglima TNI, dan juga Direktur Pindad.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menurut Andi Wijoyanto, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Masyarakat Sipil Global Universitas Indonesia, Pindad berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya semenjak Indonesia mengalami embargo senjata, sepuluh tahun yang lalu. Salah satu senjata yang paling &#8216;laris&#8217; adalah  senapan serbu SS1-V1. Senapan laras panjang ini (997 mm) memiliki kecepatan tembak 700 butir peluru per menit, kecepatan peluru 710 m/detik, dengan kotak magazin berisi 30 peluru. Jarak efektif penembakan adalah 450 meter.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Adik Avianto Sudarsono, Direktur Utama Pindad menyatakan, dari sekitar 110.000 &#8211; 120.000 pucuk senjata yang diproduksi Pindad per tahun, hanya sepertiga yang mampu diserap oleh kebutuhan dalam negri (TNI dan Polri). Tahun 2008, bahkan tidak ada pesanan senjata dari TNI. Padahal Pindad harus menghidupi 3.000 karyawan, dan mesin produksi yang nganggur pun tetap perlu dirawat. Itulah sebabnya Pindad menjual senjata ke luar negri.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2691" title="IMG_1810" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_18101.jpg?w=135" alt="IMG_1810" width="135" height="150" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2692" title="IMG_1808" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1808.jpg?w=150" alt="IMG_1808" width="150" height="142" /><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Andi Wijoyanto (kiri), dan Adik Avianto Soeharsono (kanan)</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pasar dunia untuk senjata ringan, senjata kecil, dan senjata pemusnah seperti yang diproduksi Pindad memang sangat besar. Menurut data PBB, nilainya mencapai 2 milyar dolar per tahun. Tetapi angka itu adalah angka &#8216;resmi&#8217; PBB, sedangkan angka &#8216;riil&#8217;nya mencapai dua kali lipat, atau sekitar 4 milyar dolar. Dengan demikian, senilai 2 milyar dolar yang lain beredar di pasar gelap. Akibat keberadaan senjata ringan ini, 110.000 orang terbunuh setiap tahun di seluruh dunia.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menurut <em>Stockholm International Peace Research Institute </em>(SIPRI), Indonesia menduduki peringkat ke 21 dari negara-negara produsen senjata di dunia. Peringkat pertama diduduki oleh Rusia, dan peringkat kedua adalah Amerika Serikat. Meskipun peringkatnya tidak terlalu tinggi, namun beberapa jenis senjata produksi Pindad sangat digemari, karena tidak kalah canggih dari senjata buatan negara-negara lain, tetapi harganya jauh lebih murah. Senapan serbu SS1-V1 misalnya, tak kalah dari AK47 buatan Soviet, dan harganya &#8216;hanya&#8217; 8 juta rupiah, jauh lebih murah dari senapan sejenis produk luar negri.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2693" title="IMG_1896" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1896.jpg" alt="IMG_1896" width="448" height="201" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Inilah senapan serbu SS1-V1 yang hebat itu. Beratnya 4,5 kg dalam keadaan kosong<br />
</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2694" title="IMG_1838" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1838.jpg?w=300" alt="IMG_1838" width="300" height="214" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Deretan panser di pabrik senjata Pindad</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2695" title="IMG_1865" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1865.jpg?w=150" alt="IMG_1865" width="150" height="111" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2696" title="IMG_1869" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1869.jpg?w=150" alt="IMG_1869" width="150" height="125" /> </strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Kiri : rentengan peluru dalam sebuah senapan. Kanan : meskipun tampak seperti lipstik, ini peluru beneran!</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2697" title="IMG_1879" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1879.jpg?w=300" alt="IMG_1879" width="300" height="220" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Boleh pilih &#8230; (untuk dipandang saja, bukan untuk dimiliki)</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Tentang heboh penyitaan senjata produksi Pindad oleh petugas Bea Cukai Filipina, Adik Avianto, Direktur Pindad mengatakan, bahwa pembelian senjata itu atas permintaan distributor Pindad dari Filipina, yaitu RWB Incorporated. Pesanan itu berupa 100 pucuk senapan SS1-V1 untuk pemerintah negara Mali, dan 10 pucuk Pistol P2 untuk Philippine Shoting Club.  Pembelian dilakukan dengan sistem <em>Freight on Board</em> (FOB), yaitu Pindad hanya bertanggungjawab mengirimkan barang sampai di pelabuhan saja. Maka, setelah kapal <em>MV Captain Ufuk </em>berbendera Panama yang mengangkut senjata itu meninggalkan pelabuhan Tanjung Priok, keberadaan senjata bukan lagi menjadi tanggung jawab Pindad. Rupanya, kapal <em>MV Captan Ufuk </em>singgah dulu di lepas pantai bandar Mariveles, jazirah Bataan, dan memindahkan sebagian senjata yang diangkutnya. Di sanalah petugas Bea Cukai Filipina menangkap mereka.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Surplus produksi senjata Pindad yang kualitasnya diakui dunia, dan di sisi lain lemahnya <em>alutsista</em> (alat utama sistem senjata) TNI yang antara lain berakibat pada banyaknya pesawat TNI AU yang jatuh, adalah sebuah ironi. Untuk tahun 2010, pemerintah telah menaikkan anggaran pembelian alutsista menjadi 40,6 trilyun, naik dari anggaran tahun 2009 yang hanya 33,6 trilyun. Mudah-mudahan dengan dinaikkannya anggaran alutsista ini, tidak akan ada lagi tentara-tentara terbaik yang tewas bukan di medan perang, tetapi karena rontoknya alutsista yang sudah uzur.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Menurut Djoko Santoso, Panglima TNI, semakin banyak pembeli senjata produksi Pindad tentu akan semakin baik, karena akan membuat pabrik senjata ini menjadi lebih sehat. Hanya saja, tentunya diperlukan pengawasan yang lebih ketat, agar senjata-senjata yang dijual Pindad dalam perdagangan legal (<em>white market</em>) tidak jatuh ke pasar abu-abu (<em>grey market</em>) apalagi pasar gelap (<em>black market</em>) oleh ulah broker-broker yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, Dephankam sebenarnya telah melakukan <em>clearance, </em>meneliti calon pembeli apakah &#8216;aman&#8217; atau tidak.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2698" title="IMG_1888" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1888.jpg?w=150" alt="IMG_1888" width="150" height="106" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2699" title="IMG_1889" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/09/img_1889.jpg?w=150" alt="IMG_1889" width="150" height="108" /><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Dibutuhkan kesiapan mental dan fisik yang tinggi bagi seorang tentara untuk memegang senjata </span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Sudah dari sononya, yang tertarik pada segala jenis senjata, yang suka main perang-perangan (termasuk perang beneran) adalah kaum laki-laki. Jika kita ingat kembali susunan otak laki-laki, memang demikianlah adanya. Kaum perempuan sebaliknya, lebih suka bekerja sama, menjalin hubungan yang harmonis, dan memelihara apa yang ada. Sangat logis, karena perempuanlah yang mengandung, melahirkan, dan membesarkan anak.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Lha kok saya tertarik nulis tentang senjata? Jangan-jangan ada jiwa laki-laki dalam diri saya &#8230;. (@#$%^&#38;???!!!)<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Haiya &#8230; !! Tulisan saya kali ini kok serius banget yak !</strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">(Sumber : Metroteve dan Kompas)</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Awal Ramadhan 1430 H]]></title>
<link>http://denfatur.wordpress.com/2009/08/21/awal-ramadhan-1430-h/</link>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 22:23:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>denfatur</dc:creator>
<guid>http://denfatur.wordpress.com/2009/08/21/awal-ramadhan-1430-h/</guid>
<description><![CDATA[Jakarta, 20/8/2009 (Kominfo-Newsroom) Pemerintah melalui Sidang Itsbat yang dipimpin Menteri Agama M]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Jakarta, 20/8/2009 (Kominfo-Newsroom) Pemerintah melalui Sidang Itsbat yang dipimpin Menteri Agama M]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hujan Meteor Perseid]]></title>
<link>http://airyz.wordpress.com/2009/08/11/hujan-meteor-perseid/</link>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 19:11:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>wahyu am</dc:creator>
<guid>http://airyz.wordpress.com/2009/08/11/hujan-meteor-perseid/</guid>
<description><![CDATA[Skrinsut pada hari rabu 12 Agustus 2009 jam 2:00 google.co.id Seperti tahun-tahun sebelumnya, hujan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><a href="http://tinypic.com" target="_blank"><img class="aligncenter" src="http://i27.tinypic.com/104re5e.jpg" border="0" alt="Image and video hosting by TinyPic" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Skrinsut pada hari rabu 12 Agustus 2009 jam 2:00 <a href="google.co.id">google.co.id</a></p>
<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, <strong>hujan meteor Perseid</strong> kembali terjadi pertengahan bulan Agustus ini. Pada puncaknya, Rabu (12/8) malam, kalau beruntung, Anda dapat melihat puluhan meteor setiap jamnya.</p>
<p>Peristiwa ini dapat diamati dengan baik Rabu besok menjelang tengah malam sampai Kamis (13/8) subuh sebelum matahari terbit. Untuk melihatnya, amati dengan seksama rasi bintang Perseus di arah Timur Laut menjelang tengah malam. Cahaya-cahaya komet akan muncul dari titik radian dekat rasi bintang tersebut. Itulah mengapa namanya Perseid karena memang diambil dari nama rasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Pertunjukan langit Perseid selalu menjadi <em>hujan meteor</em> tahunan terbaik,&#8221; kata Bill Cooke, Kepala Meteoroid Environments Office NASA di Alabama. Tidak perlu peralatan khusus untuk melihat hujan meteor tersebut. Bahkan, lebih menyenangkan mengamati dengan mata telanjang daripada menggunakan teropong karena bisa melihat munculnya meteor-meteor dari sudut langit yang lebar.</p>
<p>Lebih dari itu, pengamatan malam hari akan ditemani penampakan Bulan yang memasuki kuartal keempat. Namun, cahaya bulan akan sedikit mengganggu pengamatan karena cahayanya akan melemahkan cahaya komet, terutama yang kecil dan terlampau redup.<!--more--></p>
<p>Hujan meteor Perseid terjadi karena Bumi melintasi serpihan-serpihan debu ekor komet Swift-Tuttle. Saat masuk atmosfer Bumi, bongkahan-bongkahan batu angkasa tersebut akan terbakar dan menghasilkan kilatan-kilatan cahaya di langit.</p>
<p>Debu-debu dan serpihan ditinggalkan komet Swift-Tuttle saat memasuki orbit terdekat dengan Matahari beberapa tahun lalu. Komet yang memiliki periode orbit 130 tahun itu terakhir memasuki orbit terdekat dengan Matahari pada tahun 1992.</p>
<p><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/08/11/12323828%20/jangan.lewatkan.puncak.hujan.meteor.perseid">Source</a></p>
<p style="text-align:center;">sudah siap bergadang untuk melihat <a href="http://airyz.wordpress.com/2009/08/11/hujan-meteor-perseid/">hujan meteor perseid</a> gan?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Geisha, Misteri Bunga Sakura]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/07/29/geisha-misteri-bunga-sakura/</link>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 16:22:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/07/29/geisha-misteri-bunga-sakura/</guid>
<description><![CDATA[PESONA DALAM KABUT RAHASIA Geisha. Oh &#8230; itu wanita penghibur dari Jepang dengan wajah putih te]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#800000;"><strong>PESONA DALAM KABUT RAHASIA</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Geisha. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Oh &#8230; itu wanita penghibur dari Jepang dengan wajah putih tembok, bibir merah cabe, bersanggul besar dan mengenakan kimono. Begitu mungkin imajinasi yang terbentuk di benak kita jika mendengar kata <em>geisha</em>. Pemahaman yang sama sekali tidak salah, hanya mungkin agak terlalu &#8217;simpel&#8217;. Geisha bukan sekedar wanita penghibur, mereka bukan sekedar <em>prostitute</em>, tetapi lebih dari itu.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Lebih dari sekedar <em>prostitute?</em></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Untuk menjadi geisha,  seorang gadis harus menjalani latihan bertahun- tahun di <em>okiya </em>(rumah geisha), dengan biaya yang sangat mahal. Seorang geisha harus pandai memainkan alat musik tradisional Jepang, yaitu Shamisen, piawai menari, menguasai sastra, dan memiliki pengetahuan luas sehingga bisa diajak berbicara apa saja. Geisha juga harus berperilaku lemah lembut, sopan, dan memikat hati.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Memikat hati siapa? Para pria pelanggannya, <em>of course</em> &#8230; </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Keberadaan geisha dalam struktur kehidupan Jepang sudah berlangsung selama 400 tahun. Pada suatu masa dalam sejarah negeri Sakura ini, geisha memiliki posisi yang demikian penting dan tinggi, meskipun kini mereka hampir punah terlibas zaman &#8230; </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2480" title="IMG_1349" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_13491.jpg" alt="IMG_1349" width="448" height="252" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Geisha, mereka begitu populer, tetapi kehidupan mereka sesungguhnya, terselimut rapat dalam rahasia &#8230;</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><!--more-->Adalah Arthur Golden, seorang penulis Amerika yang tersihir oleh tradisi misterius geisha. Ia menghabiskan waktu 10 tahun untuk melakukan riset tentang kehidupan geisha, yang kemudian divisualkan dalam bentuk film dokumenter yang sangat memikat oleh BBC.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Jauh dari kehidupan sehari-hari, geisha adalah golongan elit. Bagi kebanyakan orang, tidak terlalu mudah untuk melihat geisha. Mereka menjadi simbol yang dipuja dan merupakan salah satu bagian terpenting dalam budaya Jepang. Geisha sendiri berarti &#8217;seniman&#8217;.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Geisha pertama kali muncul pada tahun 1600-an. Pada masa itu, pusat pemerintahan Jepang berada di kota Edo, yang sekarang dikenal dengan nama Tokyo, dengan Shogun sebagai penguasa penuh. Pada awalnya, geisha adalah laki-laki. Mereka menari dan menyanyi untuk menghibur para tamu. Namun kemudian, geisha laki-laki digantikan oleh geisha perempuan, dan hingga sekarang semua geisha adalah perempuan.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2481" title="IMG_1395" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_1395.jpg" alt="IMG_1395" width="448" height="221" /> </strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Geisha dilatih untuk menyenangkan tamu. Mereka juga harus menutup mulut rapat-rapat, tidak boleh membocorkan apa pun yang pernah dibicarakan tamu. </span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada tahun 1779 geisha diakui sebagai sebuah profesi. Pemerintah kemudian membentuk <em>Kenban </em>untuk mengawasi mereka, mencegah geisha menjadi pelacur. Geisha bertugas menghibur tamu dalam pesta, tetapi tidak melacurkan diri secara bebas. Untuk itu, Kenban mengeluarkan peraturan yang mengharuskan geisha diantar pergi dan pulang dari pesta, agar mereka tidak &#8216;berbelok di jalan&#8217;.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Bagaimana perjalanan seorang perempuan hingga menjadi geisha? </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Kyoto adalah pusat keberadaan geisha. Di Kyoto terdapat wilayah yang disebut Gion, yang merupakan tempat gadis-gadis muda mengawali karier sebagai geisha. Gadis-gadis kecil berumur 7 atau 8 tahun mulai dididik disini, dan selama bertahun-tahun mereka dilatih oleh guru geisha, belajar bahasa, memainkan alat musik  Shamisen, menari, dan sebagainya. Murid dari Gion disebut <em>Maiko. </em>Biaya pendidikan geisha, serta biaya untuk membeli kimono dan perlengkapan lainnya, mencapai 500.000 $US.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Para geisha tinggal di <em>okiya</em> (rumah geisha) yang dipimpin oleh &#8216;Ibu Geisha&#8217;. Hubungan di antara sesama geisha sangat erat, seringkali melebihi kedekatan hubungan dengan keluarga sendiri. Geisha-geisha yang masih muda memiliki &#8216;kakak geisha&#8217; yang membimbing mereka untuk menjadi geisha sempurna.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada suatu masa, terdapat seorang geisha berwarga negara Amerika, bernama Liza Dalby.Ini adalah suatu pengecualian yang luar biasa, karena semua geisha adalah orang Jepang. Pada awalnya, Liza mempelajari geisha untuk gelar doktornya. Ia tinggal bersama para geisha, dan begitu terpesona pada dunia ini sehingga akhirnya memutuskan untuk menjadi geisha. Seorang geisha bermata biru, selalu membuat para tamu terkejut. Liza memiliki kualifikasi yang sangat bagus sebagai geisha, dan lama sesudah ia meninggalkan dunia ini, ia masih selalu mengenang kehidupan para geisha dengan penuh cinta.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2499" title="IMG_1376" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_1376.jpg?w=300" alt="IMG_1376" width="300" height="164" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Liza Dalby, melakukan penelitian doktor tentang geisha, sebelum akhirnya menjadi geisha</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Dalam kehidupan geisha dikenal adanya <em>mizuage, </em>yaitu menjual kegadisan pada penawar tertinggi, yang berlangsung sejak tahun 1930-an. Harga tertinggi yang pernah dicapai dalam mizuage adalah 850.000 dolar ! Mizuage ini seringkali menjadi peristiwa traumatis bagi seorang geisha.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Riasan seorang geisha sangat khas. Wajah disaput bedak putih tebal, separuh bibir dicat dengan warna merah tua. Yang menarik, pada leher bagian belakang, di batas anak rambut, kulit sengaja tidak dibedaki, sehingga memperlihatkan kulit asli sang geisha. Hal ini dilakukan untuk menggambarkan ketelanjangan yang sensual. Paling tidak, begitulah menurut selera lelaki Jepang &#8230;</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-2494" title="IMG_1441" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_14411.jpg?w=300" alt="IMG_1441" width="300" height="167" /></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2495" title="IMG_1442" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_14421.jpg?w=300" alt="IMG_1442" width="300" height="170" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Benda paling berharga bagi seorang geisha adalah kimono, karena kimono yang bagus sangat mahal, dan mereka harus selalu mengenakan busana itu. Warna kimono dipilih sesuai dengan musim : hitam untuk awal tahun dan hari-hari penting, pink untuk musim semi, jingga untuk musim gugur, dan hijau untuk musim dingin. Sanggul geisha ditata seminggu sekali oleh penata rambut profesional yang sudah berpengalaman selama puluhan tahun. Agar tatanan rambut tidak rusak, geisha tidur dengan leher disangga balok kayu. Jika keluar rumah, geisha mengenakan bakiak tinggi, agar kimononya tidak kotor.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Geisha berbeda dengan pelacur, dan hal ini tampak pada cara mereka berpakaian. Pelacur mengikat obinya di depan, sedangkan obi geisha diikat di belakang. Karena diikat di depan, pelacur dengan mudah akan mengenakan obinya kembali setelah dibuka. Sedangkan geisha, karena obinya diikat di belakang, mereka tidak bisa setiap saat membuka dan mengikatnya kembali, karena untuk mengikat obi di belakang membutuhkan bantuan juru riasnya.<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2485" title="IMG_1448" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_1448.jpg" alt="IMG_1448" width="448" height="253" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Tiga orang geisha berjalan di Kyoto. Agar tampil sempurna, mereka membutuhkan waktu berjam-jam untuk merias diri dan mengenakan kimono.</span></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;"><img class="alignnone size-medium wp-image-2497" title="IMG_1471" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_14711.jpg?w=300" alt="IMG_1471" width="300" height="226" /><br />
</span></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Kimono yang ketat membuat mereka harus berjalan dengan langkah kecil-kecil. Dengan bakiak tinggi, sungguh tidak mudah &#8230;</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Dalam tradisi masyarakat Jepang, sangat jarang seorang suami bercengkerama dengan isterinya. Tugas isteri adalah mengatur rumah tangga dan membesarkan anak, sementara suami membayar geisha untuk bersenang-senang. Anehnya, banyak perempuan Jepang justru bangga jika suaminya menjadi pelanggan dan memiliki hubungan dengan seorang geisha. Paling tidak, pengakuan seperti itu keluar dari bibir isteri Profesor Moriya, seorang pelanggan geisha.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>&#8220;Jika suami menghadapi masalah, atau berurusan dengan orang yang tidak disukainya, dan pikirannya kusut, ia akan pergi menemui geisha. Lalu ia pulang dengan senyum lebar, dan saya ikut tersenyum. Saya bangga suami saya berhubungan dengan geisha, seorang wanita profesional &#8230; &#8221; ia berkata.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Wooooh &#8230;.. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2487" title="IMG_1500" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_1500.jpg" alt="IMG_1500" width="448" height="281" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2488" title="IMG_1497" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_1497.jpg" alt="IMG_1497" width="448" height="214" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Seorang geisha di antara para tamunya</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Seorang geisha tidak boleh menikah, tetapi ia bisa memiliki anak dari <em>Danna,</em><em> </em></strong></span><strong><span style="color:#666699;">pria yang menjadi kekasih dan menanggung biaya hidupnya. </span><span style="color:#666699;"><em> </em></span></strong><span style="color:#666699;"><strong>Biaya hidup geisha sangat mahal, dan ia dituntut untuk selalu tampil mewah. Di sebuah toko di Gion, harga sebuh tali untuk mengikat</strong> </span><span style="color:#666699;"><strong><em>obi</em> (ikat pinggang kimono) mencapai 220 $US, sementara harga tas pelengkap kimono mencapai 500 $US. Namun demikian, penghasilan seorang geisha juga cukup besar. Untuk tampil selama 1 jam, tamu harus membayar 500 $US. Mameka, seorang geisha senior, memiliki penghasilan 8000 $US per bulan. Ia memiliki <em>Danna</em><em> </em> </strong> <strong>yang kaya raya, yang membelikannya sebuah apartemen mewah seharga 850.000 $US. Mameka menjadi contoh ideal bagi para </strong></span><span style="color:#666699;"><strong><em>maiko</em>,</strong></span><span style="color:#666699;"> </span><span style="color:#666699;"><strong>geisha muda di Gion.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Kini, jumlah geisha di Tokyo tinggal sekitar 100 orang. Namun demikian, di pantai Atami, muncul sebuah tempat bernama Hot Spring Geisha, dimana para wanita tuna susila  menyamar sebagai geisha, dan melakukan pertunjukan dengan harga tiket yang sangat murah. Para geisha palsu ini menari dan menyanyi sekedarnya, bahkan rambut mereka pun palsu (semacam wig yang tinggal dipasang di kepala). Dengan membayar 8$US, orang dapat menyaksikan &#8216;geisha&#8217; Hot Spring menari dan menyanyi. Begitupun, pengunjung puas, dan percaya mereka telah benar-benar menyaksikan geisha.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2491" title="IMG_1542" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/07/img_15422.jpg" alt="IMG_1542" width="448" height="254" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Pertunjukan &#8216;geisha&#8217; di Hot Spring di Atami. Para geisha palsu ini berjumlah sekitar 400 orang, lebih banyak dari geisha asli</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Dalam setiap budaya bangsa-bangsa di seluruh dunia, selalu ada perempuan-perempuan yang berprofesi sebagai penghibur pria. Sungguh menyedihkan, tetapi itulah realita yang ada. Posisi laki-laki dan perempuan yang timpang, dimana perempuan menjadi pihak yang tersubordinasi, membuat banyak perempuan berada pada posisi yang tidak berdaya, dan diperdayakan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Semoga ke depan perempuan di seluruh dunia mampu bangkit dan mensejajarkan dirinya dengan para pria. Bukankah sesungguhnya pria dan wanita adalah sesama manusia yang harus saling menghormati dan menghargai keberadaan masing-masing?</strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">(Sumber : VCD &#8220;The Secret Life of Geisha&#8221;, BBC)</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pendidikan Obat yang Manjur  di Tengah Merajalelanya Penyakit ]]></title>
<link>http://artesiana.wordpress.com/2009/07/06/pendidikan-obat-yang-manjur-di-tengah-merajalelanya-penyakit/</link>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 07:26:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>artesiana</dc:creator>
<guid>http://artesiana.wordpress.com/2009/07/06/pendidikan-obat-yang-manjur-di-tengah-merajalelanya-penyakit/</guid>
<description><![CDATA[by Sheila Fiolly Eksistensi sebuah pendidikan hingga saat ini masih saja tak tergantikan dengan semu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>by Sheila Fiolly<img class="alignright" title="art education" src="http://www.quarterlyconversation.com/TQC12/the-art-crisis.jpg" alt="" width="376" height="300" /></p>
<p>Eksistensi sebuah pendidikan hingga saat ini masih saja tak tergantikan dengan semua kemajuan jaman yang lain. Tahukah kalian semua yang sebenarnya seberapa berat perjuangan pendidikan ini sendiri untuk terus eksis dalam kehidupan ? Pendidikan itu sendiri sebenarnya penuh arti luas. Pendidikan bisa saja diartikan dengan semua hal yang berpengetahuan, bisa juga dihubungkan dengan semua hal yang berbau kepandaian, bisa juga diartikan sesuatu yang memberikan pengalaman, dan bisa juga diartikan dengan sesuatu yang berbau refreshing dan intellek. <!--more-->Atau apapun itu yang pasti pendidikan itu penuh makna. Itu semu juga tergantung pada yang menilai dan memberikan arti. Tetapi ingin tahukah kalian bahwa sebenarnya pendidikan itu dibuat dan ditujuakan untuk mendidik, membimbing, mengarahkan, memusatkan, atau juga menyempurnakan segala sesuatu yang awal mulanya kurang sempurna menjadi sesuatu yang lebih baik. Pendidikan mengajarkan kita untuk hidup bersahaja, tidak menyombongkan diri namun tidak juga rendah diri. Pendidikan lebih mengajarkan kepada kita tentang bagaimana cara untuk berani bersiap siaga dan menyikapi diri menghadapi tantangan yang menghadang dari seluruh penjuru. <!--more-->Karena itulah pendidikan mejadi sesuatu yang disorot dan dianggap dapat memperbaiki kehidupan berbagai kalangan. Namun sebenarnya sampai sekarang sudahkan ditemukan ukuran yang membedakan intensitas pendidikan itu ada dalam diri seseorang ? Adakah satuan yang membedakan antara orang yang berpendidikan dan orang yang kurang berpendidikan atau juga orang yang tidak berpendidikan sama sekali ? Belum ada, bukan ? Kalaulah ada ukuran seperti itu malah justru dianggap sesuatu yang aneh, menyinggung  dan serba menyimpang dengan fakta yang ada. Kecuali bagi kalangan – kalangan yang telah biasa megecap atau menggunakan istilah – istilah buatan mereka untuk menamai seperti menjuluki kedudukan orang lain. Mungkin mereka telah menganggapnya biasa, wajar dan tidak tabu atau malah sangat lazim. Ingatlah seseorang dianggap pandai karena tak ada yang lebih pandai daripadanya, atau seorang dianggap pandai karena hanya dia yang sanggup berperan atas segalanya yang ada dalam sekelompok dan anggotanya. Sebaliknya juga seseorang yang dianggap bodoh karena ada yang lebih pandai daripadanya, atau juga seseorang dianggap bodoh karena kemampuannya sama atau standart dan setara dengan yang lainnya, sehingga tak ada yang tampil menonjol bersaing untu lebih baik dari yang satu dengan yang lainnya. Yang demikian itu mungkin juga ada. Namun bukan maksud dan tujuan original dari pendidikan itu sendiri. Hal ini dikarenakan telah begitu banyaknya tangan yang ikut berperan dalam dunia pendidikan. Yang selalu ingin memberikan improfisasi dan perubahan – perubahan yang sama tujuannya, yaitu memeperbaiki dan memperbaui sistem pendidikan dengan berbagai anggapan mereka.  Pendidikan memang sesekali dihubung – hubungkan dengan sesuatu yang disebut dengan kepandaian. Dan kalaupun ada itu bukan ukuran atau satuan namun hanya sebuah pandangan atau kesalahpahaman yang telah mendarah daging sehingga sulit untuk dibenarkan. Yang disebut pendidikan itu bukan seperti itu. Pendidikan bukan membuat orang menjadi membeda – bedakan sesama bahkan menyombongkan diri dalam kedudukan. Namun pendidikan itu tidak memihak. Pendidikan itu beraliran netral sebagai pihak ketiga yang mampu menengahi berbagai persoalan. Pendidikan tidak pernah mengajarkan untuk beradu kekuatan bahkan untuk perang sungut tanpa mengandalkan pikiran positif dan ketenangan. Itu bukan pendidikan namun  sebuah  refleksi dari emosi.  Karena apa ? Karena dalam kehidupan yang hanya sementara ini kedudukan kita ini sama. Entah itu orang yang dianggap pintar, sesuatu yang dianggap biasa , dan sesuatu yang luar biasa sekalipun. Kita ini sama – sama belajar. Adapun kita yang dianggap pintar ini ada karena ada yang mengapresiasi kita. Yang menghargai usaha &#8211; usaha kita. Bukankah begitu ? kita ini sama. Kita sama &#8211; sama belajar dan kita sama &#8211; sama berusaha menjadi yang lebih baik namun tetap itu telah ada yang memenentukan. Pihak yang berkuasa. Bisa Tuhan. Bisa juga manusia yang menentukan saat itu, atau bisa juga manuasi yang diperintah untuk menilai berbagai aspek dalam hal itu. Dan itu bukan hanya diulakukan oleh seorang hakim. <!--more-->Bahkan pendidikan yang hingga sekarang ini masih tetap utuh berjalan merangkak karena berusaha untuk menyusuri pergantian dan pergiliran jaman yang terus melaju. Meskipun dinilai berat tetapi nyatanya sebuah pendidikan telah mampu beradaptasi meyeimbangkan dengan segala hal serta berjasa untuk semua. Pendidikan bukan hanya sesuatu yang dipandang remeh seperti  apa yang kita pikirkan selama ini. Pedidikan mampu mewarnai indahnya dunai. Pendidikan mampu memberikan setetes pengharapan bagi mereka yang menganggap diri mereka tak memiliki apa &#8211; apa. Nyatanya banyak dari mereka yang berhasil tertolong dan berhasil bertahan karena jasa &#8211; jasa pendidikan.</p>
<p>Sepert halnya ilmu sosial, pendidikan bagai ilmu balas jasa. Selalu ada timabal baliknya dengan yang lainnya. Sebagai pendidikan yang terus selalu eksis, sebab adanya kita yang terus mau berjuang dan mau terus mengisi hari – hari untuk keeksistensianya. Begitu juga dengan kita sendiri yang terus bisa mengepakkan sayap dengan keeksistensian pendidikan yang kita miliki. Keeksisstensian itu sendiri kita miliki karena usaha kita dalam memajukan pendidikan itu juga. Sudah sepantasnya kita sebagai manusia harus mampu mengorganisasikan apa yang ada dan yang telah ada dalam hidup kita. Pendidikan yang telah menjadikan kita jauh lebih bagus dari sebelumnya maka dari itu sudah sepantasnya kita juga yang harus mebalas segala jasanya. Ingatkah kalian saat kita sakit. Apa itu sakit ? sakit bukan hanya sesuatu yang diartikan dalam posisi sakit namun apabila kita selami jauh ke dalamnya sakit itu sesuatu masih yang dalam keadaaan diuji. Apapun itu, bisa batin yang meliputi hati kita, bisa fisik yang meliputi badan kita, dan sakit – sakit yang lainnya. Apakah sakit harus kita maksudkan denagn sakit fisik atau diartikan dengan sakit yang begitu parah dan disamakan dengan sakit yag berada dalam ruangan tahanan seperti jeruji besi atau juga sakit sperti dililit kabel atau pun sakit karena berada dalam cengkraman infus dan tusukan jarum suntik ? Tidak. Sakit di sini dimana seseorang siapa saja yang ada dalam keadaan menderita, mungkin tersiksa, mungkin iba, ataupun mungkin ada dalam kaedaaan yang memilukan, bahkan seperti sakit jiwa dan terserang penyakit hati, seperti juga mereka yang tak mempunyai cukup harta. Janganlah kalian beranggapan bahwa pendidikan adalan sesuatu yang nepotisme. Sesuatu yang rapuh dan sesuatu yang hanya bisa membuat kalian berada dalam sikasa api neraka. Bukan. Bukan seperti itu. Lalu dalam pertanyaan kalan mungkin kaliau akan kembali bertanya. Bagaimana dengan semua  orang yang telah merasakan pendidikan namun belum memetik hasilnya ? belum bukan berarti tidak memetik hasilnya dan bukan juga berarti tidak akan memetik hasilnya. Sama seperti tata cara yang lain ilmu tak akan bekerja dan berguna tanpa ada kalian yang berprasangka baik terhadap ilmu itu sendiri.</p>
<p>Saat kita merana sepi dan kecewa siapa yang kembali membawakan rasa kepercayaan diri kita ? Saat hati kita diselubungi dengan penyakit hati kesombongan, siapa yang menyembuhkan dan kembali mengingatkannya ? Pendidikan. Namun penidikan itu tak jarang juga disalahgunakan. Dalam berbagai kesempatan tak jarang pendidikan dicap oleh oknum – oknum yang tak bertanggungjawab untuk melancarakan berbagai misi – misi jahatnya. Bagaimanapun pendidikan tetap memiliki kelamahan layaknya segala hal buatan manusia yang lain. Namun asalkan kita tak terlalu jauh bertindak dan selalu berhati – hati, termasuk tak salah mengartikan segala sesuatu, kita tak akan tersesat. Ingat dan selalu berpegang teguhlah pada kebenaran dan pendidikan yang sejati. Meskipu kita tahu di duni ini tak ada yang sejati, tapi setidaknya kita tetap mampu mejaga eksistensi pendidikan yang kita punya. Setidaknya kalian dapat belajar dari kesalahan dan sejarah – sejarah. Sesuatu yang lalu dapat kita pergunakan sebagai suatu bahan evaluasi untuk hari &#8211;  hari  berikutnya. Bukankah telah kalian lihat begitu banyaknya fungsi dan manfaat dari pendidikan. Kita bisa melihatnya dari banyak hal dalam kehidupan sehari – hari kita. Beruntungnya, pendidikan tak jarang berbuah dengan hal manis. Pendidika bisa menyatu dengan segala macam jenis hal yang berhubungan di dalamnya. Bahkan tidak hanya manusia saja yang butuh belajar dari pendidikan. Tapi juga makluk hidup lain, seperti hewan dan tumbuhan.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TEROPONG PERANG]]></title>
<link>http://sadiasada.wordpress.com/2009/06/16/teropong-perang/</link>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 02:34:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>www.sadiasada.wordpress.com</dc:creator>
<guid>http://sadiasada.wordpress.com/2009/06/16/teropong-perang/</guid>
<description><![CDATA[DIJUAL TEROPONG PERANG Made in Rusia Harga Rp. 500.000,- (nego) Hubungi Johan Prawira di: 0813284083]]></description>
<content:encoded><![CDATA[DIJUAL TEROPONG PERANG Made in Rusia Harga Rp. 500.000,- (nego) Hubungi Johan Prawira di: 0813284083]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Soekarno Dulu]]></title>
<link>http://inprogres.wordpress.com/2009/06/01/soekarno-dulu/</link>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 11:23:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>inprogres</dc:creator>
<guid>http://inprogres.wordpress.com/2009/06/01/soekarno-dulu/</guid>
<description><![CDATA[Ir. Soekarno, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bung Karno adalah soeorang nasionalis sekaligus]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ir. Soekarno, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bung Karno adalah soeorang nasionalis sekaligus]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cleopatra, Legenda Sepanjang Masa]]></title>
<link>http://tutinonka.wordpress.com/2009/05/25/cleopatra-legenda-sepanjang-masa/</link>
<pubDate>Mon, 25 May 2009 09:41:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
<guid>http://tutinonka.wordpress.com/2009/05/25/cleopatra-legenda-sepanjang-masa/</guid>
<description><![CDATA[RATU YANG TAK PERNAH KEHILANGAN TAHTA Kisah tentang Cleopatra tak pernah kehilangan pesona, meskipun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#800000;"><strong>RATU YANG TAK PERNAH KEHILANGAN TAHTA</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Kisah tentang Cleopatra tak pernah kehilangan pesona, meskipun ribuan tahun telah lewat semenjak ia hidup di dunia. Misteri tentang dirinya selalu menarik untuk ditelisik, dan kisah-kisah cintanya tak pernah basi untuk diungkap kembali. Saya sudah dua kali menulis tentang Cleo, yaitu <a href="http://tutinonka.wordpress.com/2008/04/26/cleopatra-ratu-cinta-yang-tak-jelita/">Cleopatra, Ratu Cinta Yang (Tak) Jelita</a> dan  <a href="http://tutinonka.wordpress.com/2008/05/23/istana-cleopatra-telah-ditemukan/">Istana Cleopatra Telah Ditemukan</a> , namun tetap saja tergelitik untuk menulis kembali ketika menemukan kisah baru tentang ratu Mesir yang luar biasa ini.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Wajah Cleopatra diketahui dari koin dan patung yang ditemukan. Sejarahwan Romawi menceritakan bahwa Cleopatra adalah wanita yang buruk rupa, tetapi karena pada masa itu Romawi adalah musuh Cleo, maka penggambaran yang menjelek-jelekkan Cleo mungkin agak hiperbolis. Adapun ukiran-ukiran Mesir memperlihatkan sosok Cleo yang lembut dan bermata indah. Seperti apapun wajah Cleo yang sesungguhnya, ia adalah seorang wanita yang sangat menawan, cerdas luar biasa, dan memiliki kharisma kuat. Cleopatra juga diceritakan menguasai sembilan bahasa. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2207" title="IMG_1100" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1100.jpg?w=105" alt="IMG_1100" width="105" height="150" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2208" title="IMG_1101" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1101.jpg?w=120" alt="IMG_1101" width="120" height="150" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2209" title="IMG_1102" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1102.jpg?w=117" alt="IMG_1102" width="117" height="150" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Sosok Cleopatra dalam patung Romawi (kiri), ukiran Mesir yang menggambarkan wajahnya (tengah) dan patung Cleopatra di Mesir (kanan)</span></p>
<p><span style="color:#800000;"><!--more--></span><span style="color:#666699;"><strong>Cleopatra sangat cerdas dan memiliki kepribadian kuat. Ia adalah keturunan Ptolemy yang berdarah Yunani, dan berasal dari Macedonia. Ia berhasil bertahan dalam keluarga, dimana kakak beradik siap saling membunuh untuk meraih kekuasaan. Cleopatra adalah nama Macedonianya, sedangkan nama takhta Mesirnya adalah Netjeret Mer-it-es yang berarti &#8216;dewi kesayangan ayahnya&#8217;.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Cleopatra dinobatkan menjadi ratu pada usia 18 tahun. Ia menikahi adiknya yang baru berusia 12 tahun, yang kemudian menjadi raja. Praktek <em>incest </em>(menikahi saudara kandung) merupakan kebiasaan pada masa itu dalam budaya Mesir, karena sebagai Pharaoh mereka dianggap keturunan dewa, dan hanya sesama dewa yang boleh menikah.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Sewaktu naik takhta, Cleo menerima simbol pharaoh, yaitu tongkat keemasan, cemeti, dan tongkat kerajaan. Ia mengenakan jubah linen dan pakaian kulit resmi. Pita emas yang disebut <em>uraeus</em> melingkar di kepalanya, memperlihatkan ular kobra &#8211; ular penjaga bangsa Mesir.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2211" title="IMG_1103" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1103.jpg?w=300" alt="IMG_1103" width="300" height="202" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Ukiran yang menggambarkan penobatan Cleopatra menjadi Ratu Mesir</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Untuk mengukuhkan posisinya di mata rakyat Mesir, Cleo menyebut dirinya sebagai putri dewa paling berkuasa, yaitu Dewa Matahari atau Amun Ra. Ia sendiri memiliki dewi pelindung pribadi, yaitu Isis. Orang Mesir melihat Dewi Isis sebagai dewi baik yang mencintai semua makhluk. Para pharaoh menganggapnya ibu sejati mereka. Pada upacara-upacara ritual, Cleopatra seringkali memerankan dirinya sendiri sebagai Dewi Isis, pelindung seluruh rakyat Mesir. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2212" title="IMG_1104" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1104.jpg?w=117" alt="IMG_1104" width="117" height="300" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-2213" title="IMG_1105" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1105.jpg?w=204" alt="IMG_1105" width="204" height="300" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Isis, dewi pelindung Cleopatra (kiri) dan kuil untuk para dewa (kanan)<br />
</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Istana Cleopatra terdapat di Alexandria, sebuah kota pelabuhan yang sibuk di Laut Tengah. Untuk memberi arah pada para pelaut yang akan berlabuh, Ptolemy II (pharaoh pendahulu Cleopatra) membangun mercusuar Pharos pada abad ke 3 SM. Mercusuar ini tingginya lebih dari 100 meter, dikelilingi taman, dan pada puncaknya terdapat patung Dewa Zeus yang berputar di atas api suar yang menyala. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Alexandria adalah kota yang sangat indah. Jalan besar utama, disebut Canopic, membentang dari timur ke barat selebar 30 meter, dengan pohon-pohon palem berderet di kanan kirinya. Di sebelah utara berdiri istana dan Museion, tempat para seniman dan pelajar berkumpul. Di bawahnya terdapat makam Alexander Agung, pendiri kota Alexandria, dan makam semua keluarga Ptolemy.  Di bagian selatan berdiri kuil-kuil yang sangat indah. Alexandria juga memiliki  <a href="http://tutinonka.wordpress.com/2008/03/31/alexandria-dari-alexander-the-great-hingga-cleopatra/">Perpustakaan Bibliotheca Alexandrina </a> yang sangat besar, dengan lebih dari 100.000 gulungan lontar, salinan hampir seluruh buku di dunia pada masa itu. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2214" title="IMG_1106" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1106.jpg?w=300" alt="IMG_1106" width="300" height="285" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Perpustakaan Alexandria zaman dulu. Kini sudah dibangun menjadi perpustakaan modern dan merupakan salah satu perpustakaan terlengkap di dunia.</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Istana Cleopatra menghadap ke pelabuhan Alexandria. Bangunan putih dengan pilar-pilar tinggi yang berderet, dikelilingi taman yang indah dan semerbak wangi. Pada siang hari yang panas, Cleo suka berjalan-jalan di sepanjang jalan setapak yang dinaungi bayangan pohon, dan semilir oleh angin yang berhembus. Ia betah berlama-lama duduk di halaman kuil dengan dikelilingi burung-burung meraknya yang indah, air mancur yang eksotis, dan kolam dengan bunga teratai biru dan putih.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Cleo juga memiliki kebun binatang dengan koleksi hewan-hewan langka seperti singa, macan, leopard, gajah, dan beruang. Koleksi tersebut adalah hadiah dari raja-raja kaya Afrika dan dari kerajaan-kerajaan di Timur. Binatang-binatang tersebut dipelihara di sekeliling taman istana, diberi rantai emas dan didandani dengan permata serta pakaian indah. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2215" title="IMG_1107" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1107.jpg?w=300" alt="IMG_1107" width="300" height="229" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Cleopatra bersantai di taman istana bersama dayang-dayangnya</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Seperti wanita modern, Cleo pun suka tampil cantik sepanjang waktu. Ia menggunakan beragam tata rias dan <em>wig</em> (rambut palsu). Kosmetik Cleo terbuat dari tumbuh-tumbuhan dan mineral, seperti bijih tembaga dan bijih timah yang dicampur air. Mireal abu-abu yang disebut Galena digerus untuk menghitamkan mata, sementara oksida besi menjadikan warna kuning kecoklatan pada bibir dan pipi. Untuk parfumnya, Cleo menggunakan minyak kayu cedar atau kayu manis, madu, dan dupa yang beraroma manis. Cleo juga suka menikmati mandi rempah, mandi lumpur dan mandi susu. Dia sering di<em>massage </em>oleh dayang-dayangnya, kemudian kuku jari tangan dan kakinya dihias dengan pewarna <em>henna</em>.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2216" title="IMG_1111" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1111.jpg?w=300" alt="IMG_1111" width="300" height="212" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Cleopatra merawat kecantikannya dengan dibantu para dayang-dayang</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Pada masa itu, kekaisaran Romawi sangat berambisi untuk menguasai Mesir, negeri yang kaya dan subur. Cleopatra, sang ratu Mesir, berupaya dengan segala cara untuk melindungi Mesir dari penguasaan Romawi. Karena tahu tentara Mesir tidak akan mampu melawan tentara Romawi, maka Cleo mendekati jenderal pemimpin Romawi, Julius Caesar. Caesar terpikat dan jatuh cinta setengah mati kepada Cleo. Ia menikahi Cleo, meskipun sesungguhnya ia sudah punya isteri di Romawi bernama Calpurnia.  Karena cinta dan kekagumannya kepada Cleo, Caesar membiarkan Cleo tetap menjadi ratu di negerinya sendiri.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Setelah terbunuhnya Caesar oleh Senat Romawi, Cleo merasa harus mencari pelindung lain agar ia bisa tetap menjadi ratu di Mesir. Pilihannya jatuh pada Mark Antony, teman dan letnan Julius Caesar. Antony adalah kapten pasukan kavaleri. Dialah yang mengontrol seluruh wilayah Mediterania. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Ketika tahu Antony akan datang menemuinya, Cleo mempersiapkan penyambutan yang istimewa, yang tidak akan pernah dilupakan oleh Antony. Kapal kerajaan dilapisi emas, sehingga akan berkilauan bila terkena sinar matahari. Layar berwarna ungu terbuat dari sutera dan telah direndam dalam wangi-wangian sehingga angin menghembuskan aroma wangi sepanjang aliran sungai. Dayung berkilau perak menggerakkan kapal, sementara para pendayung bergerak seirama suara flute. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Cleo sendiri duduk di atas takhta dengan penutup tirai berkibar-kibar bagaikan awan emas. Beberapa anak lelaki yang berdandan bagai Cupid<em>,</em> Sang Dewa Asmara, mengipasinya dengan bulu-bulu burung merak. Dayang-dayang duduk di sekitarnya, berperan sebagai peri yang disebut Grace dan Neried, menaburkan kelopak mawar dan siap menawarkan kembang gula di jemari mereka yang lentik. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2218" title="IMG_1113" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_11131.jpg?w=228" alt="IMG_1113" width="228" height="300" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#800000;">Cleopatra dalam kapal mewahnya menyambut kedatangan Mark Antony</span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Sebagaimana Julius Caesar, Mark Antony pun bertekuk lutut di hadapan Cleopatra. Ia menjadi kekasih Ratu Mesir itu, dan lebih suka tinggal di istana Cleo daripada mengurusi pasukannya dan berperang menaklukkan jajahan baru. Pewaris Caesar, Octavianus, sangat marah, dan bersama tentara Romawi berniat menyerang Cleopatra dan Antony di Mesir. Antony kalah dalam peperangan di Actium, dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Setelah kematian Antony, Cleo merasa tidak akan mampu mempertahankan Mesir dari gempuran Octavianus. Ia tidak sanggup melihat negeri yang dicintainya bakal dihancurkan Romawi. Ia juga tidak sudi dijadikan tawanan oleh Octavianus dan diarak dalam kehinaan di hadapan rakyatnya sendiri. Maka ketika pasukan Romawi tiba di Mesir, Cleo mengakhiri hidupnya dengan membiarkan ular <em>Asp</em> yang sangat beracun menggigit tubuhnya. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2219" title="IMG_1114" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/img_1114.jpg?w=245" alt="IMG_1114" width="245" height="300" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Cleopatra mempersiapkan kematiannya dengan anggun dan penuh martabat</span><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Cleopatra meninggal dengan mahkota masih berada di atas kepalanya. Ia tak pernah kehilangan takhtanya. Ia lebih suka mati daripada jatuh ke tangan lelaki yang akan menghina dan merenggut keratuan dari dirinya. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong>Cleopatra, wanita yang berani, cerdas, dan keras hati. Patutlah jika legenda tentang dirinya tak lekang sepanjang masa. </strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-2223" title="monumen Cleopatra" src="http://tutinonka.wordpress.com/files/2009/05/monumen-cleopatra.jpg?w=300" alt="monumen Cleopatra" width="300" height="217" /></strong></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;">Bersama seorang teman di depan monumen Cleopatra, Alexandria (2004)</span></span></p>
<p><span style="color:#666699;"><span style="color:#800000;"><br />
</span></span></p>
<p><span style="color:#800000;">(Sumber : &#8220;Kisah Koin Cleopatra&#8221; oleh Gerry Bailey &#38; Karen Foster)</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Petaka Akhir Zaman]]></title>
<link>http://granadamediatama.wordpress.com/2009/05/19/petaka-akhir-zaman/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 07:12:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>granadamediatama</dc:creator>
<guid>http://granadamediatama.wordpress.com/2009/05/19/petaka-akhir-zaman/</guid>
<description><![CDATA[Secara umum, manusia terbagi menjadi tiga kelompok di dalam menyikapi nubuwat Rasulullah shalallahu ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Secara umum, manusia terbagi menjadi tiga kelompok di dalam menyikapi nubuwat Rasulullah shalallahu ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Palestina dalam tinjauan Nubuwat Akhir Zaman]]></title>
<link>http://granadamediatama.wordpress.com/2009/05/16/palestina-dalam-tinjauan-nubuwat-akhir-zaman/</link>
<pubDate>Sat, 16 May 2009 06:04:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>granadamediatama</dc:creator>
<guid>http://granadamediatama.wordpress.com/2009/05/16/palestina-dalam-tinjauan-nubuwat-akhir-zaman/</guid>
<description><![CDATA[Jika disebut kota suci ketiga setelah Mekah dan Madinah, maka dalam beberapa detik akan terlintas da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Jika disebut kota suci ketiga setelah Mekah dan Madinah, maka dalam beberapa detik akan terlintas da]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jika aku putra elit politik]]></title>
<link>http://teropongmahasiswa.wordpress.com/2009/05/11/jika-aku-putra-elit-politik/</link>
<pubDate>Mon, 11 May 2009 07:36:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>suliswanto12</dc:creator>
<guid>http://teropongmahasiswa.wordpress.com/2009/05/11/jika-aku-putra-elit-politik/</guid>
<description><![CDATA[Ada yang menarik ketika bicara politik, apa itu. perihal  itu tidak jauh dari koalisi, deklarasi, ke]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ada yang menarik ketika bicara politik, apa itu. perihal  itu tidak jauh dari koalisi, deklarasi, kerabat, dan bola panas politik. Mereka yang duduk sebagai elit politik, tak jarang mereka mempunyai penyakit akut pendengaran, nurani yang berkarat, amnesia, atau penyakit akut bahaya lainnya.</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>Penyakit Elit</strong></p>
<p>Tuli. para elit ketika duduk di Senayan, tuli dengan terikan rakyat yang hidupnya serba kekurangan. Lihat saja kasus Lumpur Lapindo,</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Desa Kosmopolit di Pedalaman]]></title>
<link>http://inprogres.wordpress.com/2009/05/11/desa-kosmopolit-di-pedalaman/</link>
<pubDate>Mon, 11 May 2009 03:22:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>inprogres</dc:creator>
<guid>http://inprogres.wordpress.com/2009/05/11/desa-kosmopolit-di-pedalaman/</guid>
<description><![CDATA[Desa Kosmopolit di Pedalaman Minggu, 10 Mei 2009 | 03:30 WIB Ilham Khoiri Ubud, daerah pedalaman di ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Desa Kosmopolit di Pedalaman Minggu, 10 Mei 2009 | 03:30 WIB Ilham Khoiri Ubud, daerah pedalaman di ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
