<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>timun-mas &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/timun-mas/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "timun-mas"</description>
	<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 02:56:19 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Timun Mas (versi Alisnaik)]]></title>
<link>http://alisnaik.wordpress.com/2009/12/12/timun-mas-versi-alisnaik/</link>
<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 15:02:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>alisnaik</dc:creator>
<guid>http://alisnaik.wordpress.com/2009/12/12/timun-mas-versi-alisnaik/</guid>
<description><![CDATA[pada jaman dahulu kala. jaman di mana celana dalam belum berwarna warni. terdapat sepasang suami ist]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://alisnaik.wordpress.com/files/2009/10/timun-mas.png" alt="" title="timun mas" width="124" height="84" class="alignnone size-full wp-image-348" /></p>
<p>pada jaman dahulu kala. jaman di mana celana dalam belum berwarna warni. terdapat sepasang suami istri. mereka sudah lama sekali menikah. lamaaa sekali. berpuluh puluh tahun. kalau mereka ditanya sudah berapa lama menikah, mereka sendiri tidak dapat mengingatnya. amnesia.</p>
<p>suami istri ini sejak menikah hingga saat ini, masih belum juga dikaruniai seorang anak. padahal mereka tak bosan bosannya &#8216;berikhtiar&#8217; di waktu pagi, siang, sore, malam, 7 hari dalam seminggu, 4 minggu dalam sebulan, dan 12 bulan dalam setahun. tetap saja. nihil. setelah diteliti lebih jauh, ternyata saat kecil dan remaja, si istri doyan ngemil pil KB punya emaknya. pantes aja. sampai Gunung Krakatau muntaber pun juga nggak akan bisa punya anak. dasar.<br />
<!--more--><br />
tapi mereka berdua belum menyerah. jalan terakhir. kalo kepepet, ini solusinya. berdoa. mereka berdoa memohon pada Tuhan Yang Maha Kuasa agar bisa punya anak. mereka berdoa penuh penghayatan dan bercucuran air mata. sampai sampai habis terkuras kelenjar air mata mereka.</p>
<p>tiba-tiba. secara kebetulan. secara kebetulan ada monster lewat di sebelah rumah mereka. tanpa sebab. tanpa alasan. monster itu tiba tiba nongol aja di sebelah di rumah. dasar monster kurang kerjaan.</p>
<p>nggak sengaja ini monster denger doa si suami istri. si monster menawarkan sebuah transaksi kepada mereka. ia akan memberi sebuah biji mentimun yang kalo ditanam nantinya akan jadi sebuah bocah wanita. tapi kalo ini bocah udah berumur 17 tahun, harus diserahkan kepada monster lagi untuk dimakan.</p>
<p>karena udah horny pingin punya anak, mereka pun tanpa pikir panjang langsung menerima transaksi itu. biji mentimun ini lalu ditanam di tanah dan harus menunggu 9 bulan 10 hari agar nantinya memunculkan sesosok bayi wanita.</p>
<p>sembari menunggu waktu munculnya bayi itu, suami istri ini memutuskan untuk rekreasi keliling dunia. mereka mengunjungi berbagai tempat tempat yang menarik. mulai dari lokasi syuting film Transformer. kota air Venezia. Alaska yang begitu dingin. lokasi perang antara Israel dan Palestina. hutan Amazon. Laut Merah tempat Firaun kelelep. dan masih banyak lagi. seluruh penjuru dunia telah mereka kunjungi.</p>
<p>mereka begitu menikmati perjalanan keliling dunianya. maklum, sejak menikah, kegiatan mereka cuma terkosentrasi sama bagaimana bisa punya momongan. suami istri ini sangat enjoy berkeliling dunia. enjoy sekali. sampai sampai mereka lupa bahwa waktu 9 bulan 10 hari sudah berlalu. lama sekali berlalu. karena mereka telah berkeliling dunia selama 3 tahun. mereka sangat lupa kalo mereka udah punya anak. amnesia. lagi lagi amnesia.</p>
<p>secepatnya mereka kembali ke rumah mereka. di sana terdapat sebuah mentimun yang lumayan besar ukurannya, tapi udah bosok. berlendir. menjijikkan sekali. harusnya waktu matang pada 9 bulan 10 hari, tapi sekarang ini lewat 2 tahun lebih. dengan penuh rasa jijik si suami membelah mentimun itu. voila. di dalamnya terdapat seonggok bayi. bayi yang sangat aneh.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-125" title="timunbosok-fw" src="http://alisnaik.wordpress.com/files/2009/10/timunbosok-fw.jpg" alt="timunbosok-fw" width="105" height="105" /></p>
<p>bayi itu tumbuh menjadi gadis yang sangat buruk rupa. jelek. tak pantas untuk dilihat. bisa merusak mata. wajahnya trapesium tidak jelas. mata dan kupingnya tidak simetris ukurannya. lubang hidungnya besar sekali, karena terlalu sering ngupil pake jempol kaki. ingus bercucuran dari hidungnya. giginya berukuran ada yang besar ada yang kecil. warna kulitnya agak kusam, percampuran warna abu abu dan biru. aneh. tubuhnya berbau busuk walaupun sudah mandi 5 kali sehari. karena itulah, suami istri ini menamakannya dengan &#8220;Timunbosok&#8221;. nama yang sangat pantas. perilakunya pun juga korak. nggak punya sopan santun. suka misuh misuh. doyan miras. judi. malak orang lewat. nonton bokep.</p>
<p>dengan berat hati mereka membesarkan Timunbosok hingga bocah ini berumur 17 tahun. waktu di mana monster akan datang. harusnya mereka sedih karena anak satu satunya akan diambil monster, tapi mereka malah senang. lebih baik tidak punya anak sama sekali daripada mengasuh gadis nggak masuk akal itu.</p>
<p>monster pun datang. mengambil bocah itu. lalu menelannya bagaikan mie goreng. suami istri bersorak girang, anak mereka akhirnya pergi juga. beberapa detik kemudian, moster itu langsung terkapar. dia keracunan. matanya melotot. mulutnya berbusa. wajahnya pucat. badannya kejang kejang. riwayat si monster tamat. mengenaskan. tragis.</p>
<p>sebuah ending cerita yang sangat aneh. aneh. aneh sekali.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[NOTICIAS: Malaz y Nightrunner]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/09/04/noticias-malaz-y-nightrunner/</link>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 12:49:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/09/04/noticias-malaz-y-nightrunner/</guid>
<description><![CDATA[Por fin, después del lamentable episodio de las portadas y la división de libros que protagonizó la ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Por fin, después del lamentable episodio de las portadas y la división de libros que protagonizó la editorial<strong> Timun Mas</strong>,<strong> &#8220;El Libro de Gestas de Malaz&#8221; (<em>A Tale of Malazan Book of the Fallen</em>)</strong> vuelve gracias a la editorial<strong> La Factoría de Ideas</strong>, ahora bajo el nombre <strong>&#8220;Malaz: El Libro de los Caídos&#8221;</strong>.</p>
<p>El primer libro, <strong>&#8220;Los Jardines de la Luna&#8221;</strong> saldrá a la venta el día <strong>23 de octubre</strong> (si no hay retrasos) y vendrá en un único tomo de<strong> 512 páginas</strong>, a un precio de <strong>24,76€</strong> (<em>en Timun Mas, el libro estaba dividido en dos partes, y cada una valía 19€. Hagan cuentas</em>).</p>
<p>Respecto a las portadas, se ha optado por incluir las de la nueva edición inglesa, que serían tal que así:</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/09/gardens-of-the-moon-new-brittish-cover.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-352" title="los jardines de la luna 2009" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/09/los-jardines-de-la-luna-2009.jpg" alt="los jardines de la luna 2009" width="240" height="352" /></a></p>
<p>Y en otro orden de cosas, ya ha salido la portada de<strong> &#8220;The White Road&#8221;</strong>, la quinta novela en la saga del <strong>Nightrunner</strong>, de la autora <strong>Lynn Flewelling</strong>. En España sólo hemos disfrutado de los tres primeros, bajo el título de la trilogía<strong> &#8220;El Mensajero de la Oscuridad&#8221;</strong>.</p>
<p>De momento no parece que vayan a llegar los dos libros restantes a nuestro país, pero &#8220;La Factoría&#8221; se toma las cosas con mucha calma, asi que nunca se sabe. De momento, ésta es la portada de &#8220;The White Road&#8221;:</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/09/the-white-road-nightrunner.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-353" title="the white road nightrunner" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/09/the-white-road-nightrunner.jpg" alt="the white road nightrunner" width="350" height="575" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[El Ciclo de la Puerta de la Muerte]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/08/31/el-ciclo-de-la-puerta-de-la-muerte/</link>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 22:57:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/08/31/el-ciclo-de-la-puerta-de-la-muerte/</guid>
<description><![CDATA[Los archiconocidos Magaret Weis y Tracy Hickman, creadores de la serie Dragonlance, se embarcaron, a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/ala-de-dragon.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-336" title="ala de dragon" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/ala-de-dragon.jpg?w=188" alt="ala de dragon" width="101" height="162" /></a>Los archiconocidos <strong>Magaret Weis</strong> y <strong>Tracy Hickman,</strong> creadores de la serie <strong>Dragonlance</strong>, se embarcaron, allá por el año 1990, en la creación de una gran historia, alejada del mundo de <strong>Krynn</strong> que tan famosos los había hecho.</p>
<p>Cuando digo &#8220;gran&#8221; historia no estoy exagerando, pues <strong>&#8220;El Ciclo de la Puerta de la Muerte&#8221;</strong> narraría, a través de siete volúmenes, la vida de cuatro mundos distintos, conectados entre si por la Puerta de la Muerte, una trama que se irá desvelando poco a poco, y en la que intervendrán muchos personajes entrañables, entre ellos, su mayor protagonista, <strong>Haplo</strong> el <strong>&#8220;patryn&#8221;</strong>.<a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/la-estrella-de-los-elfos.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-337" title="la estrella de los elfos" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/la-estrella-de-los-elfos.jpg?w=91" alt="la estrella de los elfos" width="91" height="150" /></a></p>
<p>Los cuatro primeros libros se desarrollan en cada uno de los mundos, de esta forma, <strong>&#8220;Ala de Dragón&#8221;</strong> nos sitúa en <strong>Ariano</strong>, el mundo del aire, que a su vez está dividido en tres reinos formados por continentes flotantes. Cada mundo tiene sus personajes protagonistas, pero en Ariano conoceremos a <strong>Alfred</strong>, un hombre patoso que será un elemento clave para la historia.</p>
<p>Con <strong>&#8220;La Estrella de los Elfos&#8221;</strong> visitaremos <strong>Pryan</strong>, el mundo de fuego, que no es otra cosa que un pequeño mundo selvático, plagado de vegetación, donde viven unos elfos que tienen poco que ver con los típicos elfos &#8220;de manual&#8221;. Al principio puede chocar el cambio de historia respecto al pr<a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/el-mar-de-fuego.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-338" title="el mar de fuego" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/el-mar-de-fuego.jpg?w=91" alt="el mar de fuego" width="91" height="150" /></a>imer libro, pero en cuanto veamos como concuerda la trama no podremos despegarnos del libro. En este mundo conoceremos al delirante mago <strong>Zifnab</strong>, que parece sacado de una novela de <strong>Terry Pratchett</strong>.</p>
<p>La tercera novela,<strong> &#8220;El Mar de Fuego&#8221; </strong>está ambientada en <strong>Abarrach</strong>, el mundo de piedra, y en mi opinión, es la mejor novela de la serie. En este caso, a pesar de que la trama principal sigue su curso, la historia particular de Abarrach es arrebatadora, con un pueblo desesperado por sobrevivir en un entorno hostil. En este volumen entra en acción el elemento de la <strong>nigromancia</strong>, que pondrá los pelos de punta en mas de una ocasión. Un gran libro; una pena que no pueda leerse de manera independiente.</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/el-mago-de-la-serpiente.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-339" title="el mago de la serpiente" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/el-mago-de-la-serpiente.jpg?w=93" alt="el mago de la serpiente" width="93" height="150" /></a><strong>&#8220;El mago de la serpiente&#8221;</strong> traslada la acción a <strong>Chelestra</strong>, el mundo de agua, una libro con grandes sorpresas pero con una historia menos eficaz que en el anterior. En este caso, tres jóvenes nobles serán las encargadas de dar pie al descubrimiento de unas terribles criaturas marinas, que serán parte importante dentro de la trama principal.</p>
<p>Las tres siguientes novelas,<strong> &#8220;La Mano del Caos&#8221;</strong>,<strong> &#8220;En el Laberinto&#8221; </strong>y<strong> &#8220;La Séptima Puerta</strong>&#8221; seguirán el desarrollo de la historia principal, puesto que ya se conocen los secretos de cada mundo. Los protagonistas irán descubriendo cómo están conectados los mundos, pero para ellos deberán resolver sus diferencias, sobre todo Haplo, el cual está movido por el odio hacia los <strong>&#8220;sartán&#8221;</strong>, unos magos quedesterraron a su pueblo. De esta manera conoceremos otros <a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/la-mano-del-caos.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-340" title="la mano del caos" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/la-mano-del-caos.jpg?w=89" alt="la mano del caos" width="89" height="150" /></a>escenarios importantes como el <strong>Vortex</strong>, el <strong>Nexo</strong> y el <strong>Laberinto</strong>, asi como a <strong>Xar, el Señor del Nexo</strong>.</p>
<p>El final de la historia parece un poco estirado por los autores, pudiendo haberse acabado en cinco o seis libros, pero el resultado final es muy satisfactorio. El rompecabezas de los cuatro mundos se irá resolviendo poco a poco y los lectores se llevarán muchas sorpresas. Además, el estilo de Weis y Hickman es siempre un acierto, consiguiendo una lectura amena, plagada de grandes personajes y donde tienen cabida la acción, el amor, la aventura, el humor e incluso el horror. Aparte de los mencionados, conoceremos grandes personajes como <strong>Hugh la Mano</strong>, la maga <strong>Iridal</strong>, el enano <strong>Limbeck</strong> y otros muchos.<a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/en-el-laberinto.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-341" title="en el laberinto" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/en-el-laberinto.jpg?w=93" alt="en el laberinto" width="93" height="150" /></a></p>
<p>También hay que mencionar los apéndices; cada libro cuenta con unos extensos apéndices que complementan la lectura de manera formidable, y además, nos ayudarán a entender mejor algunas cosas, como la famosa <strong>Tumpa Chumpa</strong>!!</p>
<p>Asi pues, es mi deber rescatar del olvido a esta gran heptalogía, que seguro que no os defraudará.</p>
<p style="text-align:center;"><strong><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/la-septima-puerta.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-342" title="la septima puerta" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/08/la-septima-puerta.jpg?w=93" alt="la septima puerta" width="93" height="150" /></a></strong>***</p>
<p><strong>Lo mejor: </strong>historia original, amena a la vez que compleja, grandes personajes, variedad de situaciones. El Mar de Fuego.</p>
<p><strong>Lo peor: </strong>algunos momentos de relleno y algún que otro personaje desagradable.</p>
<p><strong>Nota media:</strong> 8.5/10 (Pero a &#8220;El Mar de Fuego&#8221; le doy un 9)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fuego Mágico]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/07/28/fuego-magico/</link>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 08:49:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/07/28/fuego-magico/</guid>
<description><![CDATA[Título original: Spellfire Autor: Ed Greenwood Editorial: Timun Mas Año: 1988 SINOPSIS &#8220;Shandr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/fuego-magico.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-328" title="fuego magico" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/fuego-magico.jpg" alt="fuego magico" width="191" height="321" /></a></p>
<pre><strong>Título original: </strong><em>Spellfire</em><strong>
Autor: </strong>Ed Greenwood
<strong>Editorial: </strong>Timun Mas
<strong>Año: </strong>1988</pre>
<p><strong>SINOPSIS</strong></p>
<p><em>&#8220;Shandril de Luna Alta se aburría y para remediarlo decidió ir en busca de aventuras. Lo que no sabía es que su impulsiva acción la llevaría hasta la gruta de la más temida criatura de los Reinos Olvidados, ni tampoco sabía que la única magia lo bastante potente para derrotar a la ominosa maldad que rodeaba al dracolich debía ser canalizada a través de su cuerpo&#8221;.</em></p>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p>A riesgo de que mi blog acabe convirtiéndose en <em>&#8220;La Biblioteca de Candelero&#8221;</em>, por la cantidad de libros de <strong>Reinos Olvidados</strong> que leo, hoy no puedo evitar comentar esta pequeña joya de las dragonadas.</p>
<p><em>&#8220;Fuego Mágico&#8221;</em> es el polémico primer libro de Reinos jamás escrito, a manos de su creador, el no menos controvertido <strong>Ed Greenwood</strong>. Y digo polémico porque tiene tantos detractores como admiradores, de tal modo que antes de leerlo pensé que ibaa encontrarme una basura sólo recomendada para muy fans de Faerun.</p>
<p>Yo soy muy fan de Reinos Olvidados, y Ed Greenwood no es santo de mi devoción, pero este libro me pareció sorpendentemente bueno.</p>
<p>Evidentemente, no es una obra maestra de la fantasía, y se queda muy por debajo de obras como las <strong>Crónicas de la Dragonlance</strong> (muchísimo más popular). Sin embargo, afrontar un libro como introducción a un mundo tan complejo y variado como el de Reinos Olvidados no es tarea fácil, pero en este caso, Greenwood hace bien los deberes.</p>
<p>El autor crea una historia simple, con personajes en los que no ahondará demasiado, pero que servirán para mostrarnos todo lo necesario para conocer el Faerun clásico, el inicio de la primera campaña de RO. De esta manera, se nos explicará que son los <strong>Arpistas</strong>, el <strong>Culto del Dragón</strong>, los <strong>Caballeros de Myth Drannor</strong>, los <strong>Zentharim</strong>, asi como muchos lugares y personajes importantes.</p>
<p>La historia en si no es mala, es un libro bastante entretenido, con muchos momentos de humor, aventura y romance. Hay muchos personajes entrañables, y están bastante mejor desarrollados que en las novelas más modernas de Greenwood (como la trilogía de los Caballeros de Myth Drannor).</p>
<p>Quizá se le pueda achacar la inverosimilitud de algunas situaciones, como el &#8220;<em>todopoderosismo</em>&#8221; de los protagonistas (¿a cuantos dracoliches pueden matar en un mes?), o lo largas que resultan algunas escenas de lucha.</p>
<p>En definitiva, un libro entretenido, perfecto para adentrarte en este universo, pero aviso, si no te gusta Reinos Olvidados, no te acerques a menos de veinte metros de este libro.</p>
<p><strong>Lo bueno:</strong> historia amena, personajes entrañables, mucha información sobre Reinos Olvidados, buena ambientación.</p>
<p><strong>Lo malo:</strong> historia bastante simple y poco original.</p>
<p><strong>Nota: </strong>7/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[El Mago de la Espada]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/07/15/el-mago-de-la-espada/</link>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 00:56:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/07/15/el-mago-de-la-espada/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Nadie debe abrir una tumba en una tierra reclamada por Hulburg, y se considera alta traición ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;"><strong><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/el-mago-de-la-espada.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-304" title="el mago de la espada" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/el-mago-de-la-espada.jpeg?w=209" alt="el mago de la espada" width="209" height="300" /></a></strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Nadie debe abrir una tumba en una tierra reclamada por Hulburg, y se considera alta traición apoderarse de cualquier cosa de valor hallada en un túmulo. Es una de las pocas leyes que los harmach aplican a raja tabla. Pero alguien les está robando.&#8221;</em></p>
<pre style="text-align:left;"><strong>Título original: </strong><em>Swordmage</em>
<strong>Autor:</strong> Richard Baker
<strong>Editorial: </strong>Timun Mas
<strong>Año:</strong> 2008</pre>
<p style="text-align:left;"><strong>LA PLAGA DE LOS CONJUROS; LOS REINOS DE LA 4º EDICIÓN</strong></p>
<p style="text-align:left;">Los <strong>Reinos Olvidados</strong> son un mundo vivo, y cada cierto tiempo se introducen cambios con motivo de un progreso en la línea temporal de <a href="http://es.wikipedia.org/wiki/Abeir-Toril" target="_blank">Toril</a> o, como en este caso, debido a las nuevas reglas introducidas por la cuarta edición del <strong>Advanced Dungeons &#38; Dragons</strong>.</p>
<p style="text-align:left;">Esta cuarta edición da un salto temporal de cien años, situándonos ahora en el 1479 CV. En ese período el continente de Faerun ha cambiado mucho, debido sobre todo a un acontecimiento conocido como<strong> &#8220;La Plaga de los Conjuros&#8221;</strong>, en el que la magia se desató a causa del asesinato de la diosa <strong>Mystra</strong> amanos de su eterno enemigo <strong>Cyric</strong>.</p>
<p style="text-align:left;">El Mago de la Espada, es la primera novela publicada que se desarrolla en este nuevo período.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>ESPADAS DEL MAR DE LA LUNA</strong></p>
<p style="text-align:left;">La novela forma parte de la trilogía &#8220;Espadas del Mar de la Luna&#8221;, y cuenta la historia de <strong>Geran</strong>, un mago de la espada (nueva clase de personaje) que vuelve a <strong>Hulburg</strong>, su ciudad natal para asistir al funeral de un viejo amigo.</p>
<p style="text-align:left;">Geran se encontrará con una ciudad muy distinta a la que él conocía. Ahora Hulburg es mucho más corrupta y peligrosa, y el harmach (el gobernador) a penas tiene poder frente a los intereses del Consejo Mercantil.</p>
<p style="text-align:left;">Con ayuda del halfling <strong>Hamil</strong>, Geran investigará la muerte de su amigo, y descubrirá una trama siniestra que amenaza la estabilidad de Hulburg.</p>
<p style="text-align:left;">Y por si fuera poco, una tribu de orcos planea arrasar la ciudad&#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p style="text-align:left;">Nos encontramos ante una novela de aventuras atípica, pues es mucho más sombría y realista de lo que nos tienen acostumbrado los otros libros de Reinos. Quizá se deba al paisaje, ya que la zona del Mar de las Espadas es un páramo frio con unas cuantas ciudades tristes. O tal vez se deba al nuevo enfoque de la nueva edición, que defiende la teoría de <strong>&#8220;Los puntos de luz&#8221;</strong> (las ciudades son como bastiones seguros en un mundo peligroso).</p>
<p style="text-align:left;">Esta no es la típica novela con un grupo variopinto de heroes, pero encontraremos personajes interesantes, muy maduros y serios. De hecho, no hay lugar para el humor en esta novela, por lo que puede resultar un tanto gris.</p>
<p style="text-align:left;">La historia es interesante y va <em>in crescendo</em>, pues empieza con la mera investigación de una muerte y acaba con una guerra encarnizada. El estilo del autor es correcto, muy sobrio y sin demasiadas florituras, pero se echan de menos algunas referencias al trasfondo de Faerun, pues solo nombra muy por encima a &#8220;la plaga de los conjuros&#8221; y a dioses como <strong>Lathander</strong>.</p>
<p style="text-align:left;">Para los más roleros, os interesarán algunas novedades como la clase de &#8220;mago de la espada&#8221; un una nueva raza conocida como los &#8220;<strong>Tiflins</strong>&#8220;, que son como unos hombres con cuernos, garras y  dientes afilados.</p>
<p style="text-align:left;">En definitiva, creo que es una buena novela de Reinos Olvidados, aunque le falta algo más de ambientación y un poquito más de exploración y aventura. No obstante, para ser el inicio de una trilogía aprueba y con nota.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Lo bueno: </strong>buena historia y buen desarrollo de la trama, lectura amena, buena descripción de las batallas.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Lo malo:</strong> muy sobrio y oscuro, personajes poco llamativos, poca ambientación faeruniana.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Nota:</strong> 7/10</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Asesinato, venganza, profanación de tumbas y traición son una cosa, Geran, pero yo no vine a Hulburg para meterme en una guerra&#8221;.</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pentalogía del Clérigo]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/07/06/pentalogia-del-clerigo/</link>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 11:53:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/07/06/pentalogia-del-clerigo/</guid>
<description><![CDATA[Título original: The Cleric Quintet Autor: R. A. Salvatore Editorial: Timun Mas Año: 1991-1994 SINOP]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/pentalogia-del-clerigo.jpg"><img class="size-full wp-image-280 alignleft" title="pentalogia del clerigo" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/pentalogia-del-clerigo.jpg" alt="pentalogia del clerigo" width="190" height="307" /></a></p>
<pre><strong>Título original: </strong><em>The Cleric Quintet</em>
<strong>Autor:</strong> R. A. Salvatore
<strong>Editorial:</strong> Timun Mas
<strong>Año:</strong> 1991-1994</pre>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">SINOPSIS</span></strong></p>
<p><strong>R. A. Salvatore</strong>, autor de las famosas novelas del <strong>Elfo Oscuro</strong>, se desmarcó en su momento de tanto drow para iniciar una historia distinta, protagonizada por un joven humano, clérigo de <a href="http://es.wikipedia.org/wiki/Deneir" target="_blank">Deneir</a>, el dios del conocimiento.</p>
<p>La historia no aporta nada significativo al trasfondo de <strong>Reinos Olvidados</strong>, y centra toda su atención en <strong>Cadderly</strong>, el heroe principal que deberá enfrentarse a numerosos peligros, acompañado siempre por sus amigos los enanos <a href="http://www.toddlockwood.com/resources/images/galleries/new_art/01/servant_det03.jpg" target="_blank"><strong>Ivan </strong>y <strong>Pikel Rebolludo</strong></a>, su amada <strong><a href="http://www.toddlockwood.com/resources/images/galleries/new_art/01/servant_det04.jpg" target="_blank">Danica</a> </strong>y la elfa <strong>Shayleigh</strong>.</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/cantico.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-282 alignleft" title="cantico" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/cantico.jpg?w=91" alt="cantico" width="91" height="150" /></a><br />
<strong>1. Cántico:</strong> en este primer volúmen, un inocente Cadderly deberá salvar la <strong>Biblioteca Edificante</strong> del ataque de <strong>Barjin</strong>, un clérigo malvado, enviado por <strong>Aballister</strong> (el enemigo principal de la pentalogía).</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/en-los-bosques-silvanos.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-283 alignright" title="en los bosques silvanos" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/en-los-bosques-silvanos.jpg?w=90" alt="en los bosques silvanos" width="90" height="150" /></a><br />
<strong>2. En los Bosques Silvanos: </strong>en este libro, Cadderly y sus amigos deberán viajar a <strong>Shilmista</strong>, el Bosque de las Sombras, para defenderlo de las hordas de goblins y demás monstruos que Aballister ha enviado desde su<strong> Castillo de la Tríada</strong>.</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/mascaras-de-la-noche.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-284 alignleft" title="mascaras de la noche" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/mascaras-de-la-noche.jpg?w=91" alt="mascaras de la noche" width="91" height="150" /></a><br />
<strong>3. Máscaras de la Noche:</strong> la historia transcurre en <strong>Carradoon</strong>, una pequeña ciudad cercana a la Biblioteca Edificante, donde Cadderly deberá hacer frente a la banda de asesinos conocida como Máscaras de la Noche, así como a otro podersoso enemigo enviado por Aballister, y que se hace llamar <strong>Espectro</strong>.</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/la-fortaleza-perdida.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-285 alignright" title="la fortaleza perdida" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/la-fortaleza-perdida.jpg?w=91" alt="la fortaleza perdida" width="91" height="150" /></a><br />
<strong>4. La Fortaleza Perdida: </strong>por fin Cadderly se dirige al Castillo de la Tríada para enfrentarse a su némesis, Aballister, pero en el camino deberá atravesar las montañas<strong> Copo de Nieve </strong>y acabar con un poderoso dragón.</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/la-maldicion-del-caos.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-286 alignleft" title="la maldicion del caos" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/07/la-maldicion-del-caos.jpg?w=90" alt="la maldicion del caos" width="90" height="150" /></a><br />
<strong>5. La Maldición del Caos:</strong> de vuelta a la Biblioteca para juzgar a sus enemigos, los protagonistas se encontrarán con la amenaza de un antiguo amigo que les ha traicionado, y que se ha convertido en vampiro, transformando la Biblioteca Edificante en un lugar siniestro.</p>
<p style="text-align:right;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>CONCLUSIÓN</strong></span></p>
<p>Las novelas son simples y entretenidas. Cada una se desarrolla en un sitio distinto y con enemigos bien diferenciados, pero la historia principal sigue su curso en todo momento, de modo que seremos testigos de cómo Cadderly va haciéndose cada vez más poderoso, a medida que gana el favor de su dios Deneir, y cómo esto afecta a sus relaciones con sus amigos y, sobre todo, con su amada Danica.</p>
<p>El peor libro de todos es el cuarto,  pues sólo hay peleas sin sentido, y el ataque al castillo de la Tríada acaba siendo un anticlímax total. Personalmente me aburrió, pues los personajes no ofrecen nada interesante, y el enfrentamiento Aballister-Cadderly es muy, pero que muy decepcionante.</p>
<p>Por suerte, el final de la pentalogía es diversión pura, convertida en una historia de vampiros (con todos los clichés del genero) que tan de moda están actualmente. El factor personal de los personajes vuelve a cobrar protagonismo, y secundarios como <strong>Rufo</strong>, <strong>Dorigen </strong>o <strong>Thobicus </strong>nos darán grandes momentos.</p>
<p>En mi opinión, debería haber acabado de otra manera, y no con la trama de los vampiros, pero no es un mal final en absoluto, aunque personajes como Shayleigh, Elbereth o Vander, quedan un poco olvidados.</p>
<p><strong>Lo bueno:</strong> entretenidos, no requiere saber mucho de Reinos Olvidados, enemigos interesantes.</p>
<p><strong>Lo malo: </strong>personajes desaprovechados, el pésimo cuarto libro.</p>
<p><strong>Nota:</strong> 7/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Timun Mas]]></title>
<link>http://l4mb4ng.wordpress.com/2009/07/01/timun-mas/</link>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 03:47:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>Joaquina</dc:creator>
<guid>http://l4mb4ng.wordpress.com/2009/07/01/timun-mas/</guid>
<description><![CDATA[Timun Mas adalah seorang gadis cantik yang baik hati, cerdas, dan pemberani. Itulah sebabnya, ia san]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Timun Mas adalah seorang gadis cantik yang baik hati, cerdas, dan pemberani. Itulah sebabnya, ia san]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nueva Franquicia: "Dragon Age"]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/06/17/nueva-franquicia-dragon-age/</link>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 09:26:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/06/17/nueva-franquicia-dragon-age/</guid>
<description><![CDATA[Bioware, la empresa creadora de juegos de rol más importante de occidente, con títulos tan laureados]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/06/dragon_age_logo.jpg"><img class="size-full wp-image-257 alignnone" title="dragon_age_logo" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/06/dragon_age_logo.jpg" alt="dragon_age_logo" width="494" height="231" /></a><br />
<strong><br />
Bioware</strong>, la empresa creadora de juegos de rol más importante de occidente, con títulos tan laureados como <strong>Baldur&#8217;s Gate, Icewind Dale, Mass Effect, Star Wars: KOTOR</strong>, entre otros, ya tiene a punto su próxima RPG original: <span style="color:#ff6600;"><strong>&#8220;Dragon Age: Origins&#8221;</strong></span>, ambientado en un mundo de <em>&#8220;fantasía heróica oscura&#8221;</em>.</p>
<p>Pero el juego no vendrá solo, ya que bajo la marca <strong>&#8220;Dragon Age&#8221;</strong> pretenden crear un vasto universo que abarque otros mercados, entre ellos, el de la literatura fantástica.</p>
<p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/06/the-stolen-throne.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-258" title="the stolen throne" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/06/the-stolen-throne.jpg?w=200" alt="the stolen throne" width="200" height="300" /></a>Ayer se anunció que el primer libro,<strong> &#8220;The Stolen Throne&#8221;</strong>, será publicado en España por la editorial (expecialista en franquicias) <strong>Timun Mas</strong>.</p>
<p>THE STOLEN THRONE (<em>El Trono Robado</em>)</p>
<p><em>&#8220;Cuando la querida Reina Rebelde es asesinada, su hijo Maric se embarcará en una misión de venganza contra los lores infieles responsables de la muerte prematura de su madre. La nación de Ferelden, que antaño fue próspera bajo el reinado de su familia, ahora sufre bajo el cruel mandato del invasor Orlesians.</em></p>
<p><em>Maric pronto se convertirá en el líder de un ejército rebelde empeñado en arrebatar Ferelden del control del tirano extranjero. Con sólo dos verdaderos aliados, el descarado bandido Loghain y la bella guerrera Rowan, Maric y su leal grupo deberán enfrentarse a espías y traidores mientras tratan de reclamar el trono robado&#8221;.</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[El Peregrino]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/06/08/el-peregrino/</link>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 18:09:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/06/08/el-peregrino/</guid>
<description><![CDATA["Espada y Brujería en el desierto" SINOPSIS Sorak el elfling parte en busca del misterioso hechicero]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><pre style="text-align:center;">"Espada y Brujería en el desierto"</pre>
<p><strong><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/06/la-tribu-de-uno-el-peregrino.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-235" title="la tribu de uno el peregrino" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/06/la-tribu-de-uno-el-peregrino.jpg?w=180" alt="la tribu de uno el peregrino" width="180" height="266" /></a></strong></p>
<p><strong>SINOPSIS</strong></p>
<blockquote><p><em>Sorak el elfling parte en busca del misterioso hechicero al que se conoce como «El Sabio». Junto con Ryana, la hermosa sacerdotisa villichi que ha quebrantado sus votos para seguirlo en su misión, y la encantadora y mimada hija de un rey-hechicero que ha huido de la caravana de un noble, Sorak se enfrenta a los desconocidos peligros del salvaje desierto athasiano. Lo persigue un enemigo cruel e implacable que no se detendrá ante nada para recuperara a la princesa que le ha sido arrebatada.</em><br />
<em></em></p>
<p><em>El peregrino</em> es el segundo volumen de <strong>LA TRIBU DE UNO</strong>, trilogía ambientada en el mundo del <a href="http://korranberg.wordpress.com/category/sol-oscuro/" target="_blank"><strong>Sol Oscuro</strong></a>.</p></blockquote>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p>Siguiendo la aventura exactamente donde terminó la primera parte (<a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/el-desterrado/" target="_blank">El Desterrado</a>), <strong>Sorak </strong>el elfing continúa su viaje a través del desierto athasiano acompañado de su no-amante <strong>Ryana </strong>en busca de sus orígenes.</p>
<p>A mi juicio, este es un libro mucho más divertido que el anterior, ya que aumenta el número de personajes y la trama principal sobre la búsqueda del <strong>Sabio </strong>cobra más fuerza a medida que transcurre la historia.</p>
<p>La aparición de la princesa <strong>Korahna </strong>le da mucha agilidad al libro, puesto que aporta frescura a la relación de Ryana con Sorak y su tribu interior. En enlace de Korahna con la ciudad de <strong>Nibenay </strong>también resulta interesante de cara a la historia y nos dará una mayor perspectiva sobre los reyes hechiceros y sus templarios.</p>
<p>Por lo demás, es un libro bastante completo para las pocas páginas que tiene, al igual que su predecesor, por lo que además de momentos de acción, habrá cabida para las detalladas descripciones del universo <strong>Sol Oscuro</strong> (trasfondo, geografía, sociedades, flora y fauna, etc.).</p>
<p>Quizá lo más criticable es la excesiva simpleza del conjunto del libro, pero no hay que olvidar que es una novela de consumo rápido, y para ser una trilogía tan corta la verdad es que cumple su cometido con buena nota, gracias a la pericia de su autor, que dosifica muy bien lo que hay que contar (aunque tiene a alargar las descripciones).</p>
<p>En definitiva, y a falta de leer el último libro (<em>El Nómada</em>), <strong>La Tribu de Uno</strong> es una buena trilogía, rápida, fácil de leer y que no nos dará muchos quebraderos de cabeza.</p>
<p><strong>Lo bueno: </strong>ambientación exótica, las múltiples personalidades de Sorak, fácil de leer.</p>
<p><strong>Lo malo: </strong>simple y previsible, a veces da muchos datos innecesarios sobre el mundo ficticio en que se desarrolla la historia.</p>
<p><strong>Nota:</strong> 7/10</p>
<p style="text-align:center;"><em>Que el Nómada te guíe en tu búsqueda</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Matatrolls]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/05/05/matatroll/</link>
<pubDate>Tue, 05 May 2009 17:27:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/05/05/matatroll/</guid>
<description><![CDATA[FICHA Título Original: Trollslayer Autor: William King Editorial: Timun Mas Nº de páginas: 316 SINOP]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/03/matatrolls2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-165" title="matatrolls" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/03/matatrolls2.jpg" alt="matatrolls" width="305" height="500" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">FICHA</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Título Original: </strong>Trollslayer<br />
<strong>Autor:</strong> William King<br />
<strong>Editorial: </strong>Timun Mas<br />
<strong>Nº de páginas:</strong> 316</p>
<p><strong>SINOPSIS</strong><em></em></p>
<blockquote><p><em>En lo alto de la colina, se alzaba el castillo con las murallas ennegrecidas por el fuego como una araña pétrea que se aferrase a la cumbre con marchitos pies de roca. Ante la abertura que dejaba la puerta destrozada, colgaban hombres que se balanceaban en el extremo de unas cuerdas como moscas atrapadas en una telaraña de un solo hilo.<br />
-Ha llegado la hora de derramar un poco de sangre- dijo Gotrek.<br />
Se pasó la mano izquierda por la enorme cresta de cabello rojizo que coronaba su cráneo rapado y cubierto de tatuajes. La cadena que le perforaba la nariz titineó con suavidad, en extyraño contrapunto con el demencial rugido de su risa.<br />
- Soy un Matatrolls, humano. Nací para morir en el combate. No hay lugar para el miedo en mi vida.</em></p></blockquote>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p><em><strong>&#8220;Las Aventuras de Gotrek y Félix</strong>&#8221; </em>es una de las series más afamadas del universo <strong>Warhammer</strong>. En ella se nos cuenta la historia de Gotrek, un enano que ha decidido buscar la muerte de manera épica, pero acompañado siempre del proscrito Felix, un poeta humano que, huyendo de un crimen que cometió por error, tendrá que seguir a Gotrek para poder escribir una historia digna sobre su muerte.</p>
<p>El primer libro, <strong>Matatrolls</strong>, está dividido en varios relatos que cuentan distintas aventuras de esta pareja por todo el Imperio. Estas historias son muy amenas, bastante bien escritas y describen a la perfección el decadente y tenebroso mundo de Warhammer.</p>
<p>El autor, <strong>William King</strong>, tiene un estilo que a mi presonalmente me sorprendió, pues, a pesar de contar con momentos muy violentos, nunca cae en la chabacanería a la hora de describir estos pasajes.</p>
<p>Aunque de que Warhammer no me gusta,  reconozco que estos son libros entretenidos y que sirven para evadirse, pues no exigen mucha atención, pero se echa en falta un mayor desarrollo de personajes y tramas más complejas o interesantes.</p>
<p>En definitiva, quien quiera una lectura barata y entretenida, con altas dosis de acción, le recomiendo Matatrolls, pues supone además una buena introducción al oscuro mundo de Warhammer.</p>
<p><strong>Lo bueno:</strong> es entretenido y tiene una ambientación muy lograda.</p>
<p><strong>Lo malo:</strong> historias poco relevantes y personajes poco desarrollados.</p>
<p><strong>Nota: </strong>6/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Random Construction]]></title>
<link>http://idlcru.wordpress.com/2009/03/31/random-construction/</link>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 08:45:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>idlcru</dc:creator>
<guid>http://idlcru.wordpress.com/2009/03/31/random-construction/</guid>
<description><![CDATA[Been loving these: Frost|Nixon (Frank Langella made me shudder in a mix of empathy and amazement), S]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Been loving these:</p>
<p>Frost&#124;Nixon (Frank Langella made me shudder in a mix of empathy and amazement), Sean Penn too in Milk, 20th Century Boys, Ponyo, Dangerous Laughter by Steven Millhauser, Fathers and Sons by Ivan Turgenev, Pluto by Naoki Urasawa. I want to link all the references but just like lazy now.</p>
<p>And wanting this: (the image below would appear in messy alignment. no idea how it works. bastard)</p>
<p><img src="/Documents%20and%20Settings/Ika/My%20Documents/images.jpg" alt="" /></p>
<p><img src="/Documents%20and%20Settings/Ika/My%20Documents/images.jpg" alt="" /></p>
<p><img class="size-medium wp-image-186 alignleft" title="manics21" src="http://idlcru.wordpress.com/files/2009/03/manics21.jpg?w=300" alt="manics21" width="0" height="0" /></p>
<p>Jenny Saville wasn&#8217;t even 24 when she painted for the Holy Bible cover. Thinking about &#8216;what have I done&#8217; simply making me sore and useless.</p>
<p><strong>Please give a break to avoid the juxtaposition with the beauty of the first left and the rest.</strong></p>

<p style="text-align:center;">
<p>My submissions for <a href="http://candcprojects.com/millionaires/">AOD</a>. A friend of me told me to join. So I collected some random artworks and mailed them this morning (those are 3 from 4). What I had in my mine wasn&#8217;t that of the might-smell-like-deng headline (another muddy thinking about my possessiveness). I want to test my belief in &#8216;art&#8217;, want to share my control about my things and all blah blah :] (shut up and continue the &#8216;painthing&#8217;). So there there my little brothers, please:</p>
<p><strong>Timunmas</strong><br />
Timunmas is Indonesian folklore. Illustrated colorful in mosaic style to capture the mood of fragmented (in somewhat surrealist style) world of a girl born out of a golden fruit blossoming with wilderness of the climbing plant, the affection of the old couple, the escape, and the monster. Illustration in watercolor.</p>
<p><strong>Zeitgeist [Spirit of Time]</strong><br />
The color red and black represent the contrast in time and spirit. I depict time in a solid gear form, more technical, rotatable, but infinite, while the spirit portrayed by the elastic fabrics. The dynamic between these two objects is the &#8216;jumping&#8217; or &#8216;leaping&#8217; of the spirit through time past. Stretched out, some have to get stuck on it, some go on evolving, some spring through others. Mix media of used bycicle gear and soft elastic fabric.</p>
<p><strong>Myth</strong><br />
The idea of myth linked with individuality, humanity and divine thing. Often inpenetrable or misrepresented, such a symbolic-blow-away like the substance of ceased fire. Mix media of photomontage and illustration.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Timun Mas reedita el primer volúmen de "La Espada de la Verdad" a 1,95 €]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/03/17/timun-mas-reedita-el-primer-volumen-de-la-espada-de-la-verdad-a-195-e/</link>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 00:05:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/03/17/timun-mas-reedita-el-primer-volumen-de-la-espada-de-la-verdad-a-195-e/</guid>
<description><![CDATA[Parece ser que &#8220;La Espada de la Verdad&#8221; es la serie fantástica del momento. A principios]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.files.wordpress.com/2009/03/el-libro-de-las-sombras-contadas.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-159" title="el-libro-de-las-sombras-contadas" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/03/el-libro-de-las-sombras-contadas.jpg?w=200" alt="el-libro-de-las-sombras-contadas" width="200" height="300" /></a>Parece ser que <strong>&#8220;La Espada de la Verdad&#8221;</strong> es la serie fantástica del momento.</p>
<p>A principios de año, Timun Mas decidió seguir publicándola, después de tenerla mucho tiempo aparcada. Además, el domingo <strong>Telecinco </strong>empezó a emitir<strong> &#8220;La Leyenda del Buscador&#8221;</strong>, una serie de 22 capítulos basada en el primer libro.</p>
<p>Y como colofón, <span style="text-decoration:underline;">el próximo mes de mayo</span>, la editorial <strong>Timun Mas</strong> reeditará <strong>&#8220;El Libro de las Sombras Contadas&#8221;</strong>, el primer volumende la serie a un precio simbólico de 1,95 €, como ya hiciera con &#8220;La Rueda del Tiempo&#8221;.</p>
<blockquote><p><em>&#8220;La Espada de la Verdad&#8221; </em>es una saga de once libros (el doble en español) escrita por <strong>Terry Goodkind</strong>, y comienza con las aventuras de Richard, un joven que se verá obligado a salvar su reino de las manos de Rahl el Oscuro.</p></blockquote>
<p><strong>Tráiler de la serie de televisión:</strong></p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/18Wb2yAUddg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/18Wb2yAUddg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Siempre Unidos, la Isla de los Elfos]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2009/03/13/siempre-unidos-la-isla-de-los-elfos/</link>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 22:19:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2009/03/13/siempre-unidos-la-isla-de-los-elfos/</guid>
<description><![CDATA[FICHA Título Original: Evermeet, Island of Elves Autor: Elaine Cunnigham Año: 1998 Editorial: Timun ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://korranberg.files.wordpress.com/2009/03/siempre-unidos-isla-elfos.jpg"><img class="size-full wp-image-155 aligncenter" title="siempre-unidos-isla-elfos" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2009/03/siempre-unidos-isla-elfos.jpg" alt="siempre-unidos-isla-elfos" width="288" height="480" /></a></span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">FICHA</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Título Original: </strong>Evermeet, Island of Elves<br />
<strong>Autor:</strong> Elaine Cunnigham<br />
<strong>Año:</strong> 1998<br />
<strong>Editorial: </strong>Timun MAs<br />
<strong>Nº de páginas:</strong> 478</p>
<p><strong>SINOPSIS</strong></p>
<blockquote><p><em>&#8220;La explosión fue repentina, silenciosa, y completamente devastadora. No hubo fragor ni vibración que hiciera tamblar por empatía las torres de cristal de la ciudad, ni siquiera tembló el mosaico de piedras semipreciosas que pisaban los guerreros. Pero no hubo ni un solo elfo en la sala, ni en siempre unidos, que no lo notara ni dejara de comprender lo que significaba: los círculos habán sido destruidos. La magia singular de siempre unidos se había desvanecido&#8221;.</em></p></blockquote>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p>Mi relación con los <strong>Reinos Olvidados</strong> es de amor-odio. Hay libros que me parecen muy imaginativos, otros simplemente entretenidos, y algunos bastante pésimos.</p>
<p>Desgraciadamente, en <strong>España </strong>no podemos elegir entre el amplísimo catálogo de novelas que existe en <strong>USA</strong>, donde hay autores que ni siquiera han llegado a publicarse aquí.</p>
<p>En nuestro país, las novelas de Reinos se reducen a tres escritores; <strong>R.A. Salvatore, Ed Greenwood </strong>y<strong> Elaine Cunningham</strong> (aunque parece que <strong>Richard Baker</strong> se está haciendo un hueco en nuestro mercado). Mas allá de esos autores hay pocas novelas, ya descatalogadas o publicadas hace muchos años.</p>
<p>Lamentablemente, de esos autores la única que se salva es Elaine Cunningham, de la que ya he hablado anteriormente en las novelas <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/la-venganza-elfa/" target="_blank">&#8220;La Venganza Elfa&#8221;</a>, <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/11/13/cancion-elfica/" target="_blank">&#8220;Canción Élfica&#8221;</a> y <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/la-ciudad-del-esplendor/" target="_blank">&#8220;La Ciudad del Esplendor&#8221;</a>.</p>
<p>Con<strong> &#8220;Siempreunidos&#8221;</strong>, la autora hace un recorrido por la historia de los elfos de Faerun mediante varios relatos entrelazados, con muchos personajes y lugares comunes.</p>
<p>Las historias son muy bonitas, y la pericia de la escritora hace que tengan ese toque de &#8220;leyenda&#8221; que muy pocas novelas de este mundotienen.</p>
<p>Posiblemente sea una de las mejores novelas de Reinos Olvidados, y puede leerla todo el mundo, aunque no se haya leído nada de este universo. Por supeusto, los amantes de los elfos y de las historias de amor encontrarán una pequeña joya en este libro.</p>
<p><strong>Lo bueno: </strong>bonito, bien escrito, entretenido, historias variadas, muchos elfos y mucha magia.</p>
<p><strong>Lo malo:</strong> al estar dividido en varias historias puede que no guste a todo el mundo y, puede que le falte algo más de acción.</p>
<p><strong>Nota: </strong>8/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Timun Mas y los Genkobooks]]></title>
<link>http://darknaruto.wordpress.com/2009/01/30/timun-mas-y-los-genkobooks/</link>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 01:58:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>darknaruto</dc:creator>
<guid>http://darknaruto.wordpress.com/2009/01/30/timun-mas-y-los-genkobooks/</guid>
<description><![CDATA[Mucho me temo no ser mensajera de buenas noticias para l@s fans del Manga de Trinity Blood de España]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mucho me temo no ser mensajera de buenas noticias para l@s fans del <strong>Manga </strong>de <span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">Trinity Blood</span></strong> </span>de <strong><span style="color:#ff0000;">España</span></strong> -<em>y el resto que lo recibe</em>- en una entrevista realizada el pasado Diciembre por parte de uno de los miembros de <strong><span style="color:#ff0000;">MisionTokyo</span></strong> -<strong>Minotauro</strong>- en ésta se le ha preguntado al editor de <strong>Timun Mas</strong> sobre si en <strong><span style="color:#ff0000;">España</span></strong> la quinta y sexta novela, ambas pertenecientes a la primera saga de <strong><span style="color:#ff0000;">Trinity Blood</span></strong>, la cual lleva por nombre <strong>&#8220;<span style="color:#ff0000;">Rage Against <span style="color:#0000ff;">The</span> </span><span style="color:#0000ff;">Moons</span>&#8221; </strong>va a ser editada<strong>.</strong> La respuesta fue esta <em>&#8220;&#8230; la versión española no será posible porque ambos libros se publicaron en <strong>Japón</strong> tras el fallecimiento de su autor, <strong>Sunao Yoshida</strong>, y sus herederos no dan el consentimiento de que sean editados en el extranjero alegando que <strong>Yoshida</strong> no tuvo la oportunidad de aprobar la edición definitiva&#8221;.</em></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.kadokawa.co.jp/cover_b/200408/200408000149.jpg" alt="Trinity Blood - Canon" /></p>
<p>En la misma entrevista se le pregunta sobre <strong><span style="color:#ffcc00;">Canon</span></strong>, novela aparte que cierra el arco argumental de <strong>R.O.M</strong>. la cual salió en <strong>Mayo del 2005</strong>. No entra en sus planes de publicación inmediatos, antes de decidirlo deben esperar a saber los datos de ventas definitivos de toda la colección contratada de <strong><span style="color:#ff0000;">Trinity Blood</span></strong>, lo que será en 2010.</p>
<p>Fuente: <a href="http://misiontokyo.com"><strong><span style="color:#ff0000;">MisionTokyo</span></strong></a></p>
<p>¡Ja ne!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Detective Conan: Dos Novelas más para este 2009]]></title>
<link>http://darknaruto.wordpress.com/2009/01/07/detective-conan-dos-novelas-mas-para-este-2009/</link>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 18:14:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>darknaruto</dc:creator>
<guid>http://darknaruto.wordpress.com/2009/01/07/detective-conan-dos-novelas-mas-para-este-2009/</guid>
<description><![CDATA[En las declaraciones a Japanzone durante el pasado salón del manga, Genko Books, la rama de la edito]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>En las declaraciones a <a href="http://japanzonecat.blogspot.com/"><em><span style="color:#ff0000;"><strong>Japanzone</strong></span></em></a><span style="color:#ff0000;"><strong> </strong></span>durante el pasado salón del manga, <strong>Genko Books</strong>, la rama de la editorial <strong>Timun Mas</strong> centrada en adaptaciones literarias de manga, dejó entrever que los títulos ya editados basados en <strong>Detective Conan</strong> no serían los únicos en ver la luz en el mercado español, siendo el próximo año la fecha prevista para el desembarco de dos nuevos volúmenes. En esta ocasión, los casos se situarán en la etapa adolescente de <em>Shinichi Kudo</em>, anterior al comienzo del manga y su transformación en <em>Conan Edogawa</em> por consiguiente.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.misiontokyo.com/mkportal/imageneseditor/1230577239.jpg" alt="Detective Conan" /><img src="http://www.misiontokyo.com/mkportal/imageneseditor/1230577288.jpg" alt="Detective Conan II" /><br />
<strong>Shinichi Kudo-Conan Edogawa, el detective más famoso del Anime y Manga.</strong></p>
<p>No se han confirmado títulos más allá de las características citadas pero todo apunta a <em>El regreso de Shinichi Kudo</em> y <em>El desafío de Shinichi Kudo</em>, publicadas a finales de 2007 y 2006 respectivamente.</p>
<p>Fuente: <a href="http://misiontokyo.com"><strong><span style="color:#ff0000;">MisionTokyo</span></strong></a></p>
<p>¡Ja ne!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Canción Elfica]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2008/11/13/cancion-elfica/</link>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 22:24:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2008/11/13/cancion-elfica/</guid>
<description><![CDATA[SINOPSIS Los bardos de Aguas Profundas recuerdan el pasado&#8230; o eso creen. Porque cuando cantan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><a href="http://korranberg.files.wordpress.com/2008/11/ii-cancion-elfica.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-96" title="ii-cancion-elfica" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2008/11/ii-cancion-elfica.jpg" alt="ii-cancion-elfica" width="211" height="358" /></a>SINOPSIS</strong></p>
<blockquote><p><em>Los bardos de Aguas Profundas recuerdan el pasado&#8230; o eso creen. Porque cuando cantan sus baladas, un misterioso sortilegio cambia sus recuerdos. Danilo Thann, arpista y candidato a bardo, tiene que resolver ese enigma. En su misión, su principal aliado es su peor enemigo, el elfo canalla Elaith Craulnober. Lo que está en juego no es sólo el futuro de Faerûn, sino su pasado.</em></p></blockquote>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p>Tras <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/la-venganza-elfa/" target="_blank">&#8220;La Venganza Elfa&#8221;</a>, <strong>Elaine Cunningham</strong> continúa la serie de <strong>Los Arpistas</strong> con este segundo volumen, un relato ligeramente superior al anterior.</p>
<p>En esta ocasión, la semielfa <strong>Arilyn Hojaluna</strong> cederá todo el protagonismo al aprendiz de mago <strong>Danilo Thann</strong>, el cual deberá unir sus fuerzas con el temido elfo<strong> Elaith Craulnober </strong>para atrapar a una misteriosa hechicera que ha modificado mediante la magia todas las canciones de los bardos.</p>
<p>Bajo esta, ya de por si interesante premisa, la autora dota a sus personajes de un trasfondo muy atractivo, creando conflictos y situaciones intereantes, como por ejemplo, las distintas motivaciones que tienen Danilo y Elaith, los cuales estarán en continua disputa por el liderazgo.</p>
<p>El libro tiene dos tramas diferenciadas; una centrada en <strong>Aguas Profundas</strong>, donde además de conocer un poco mejor la sociedad de esta urbe, seremos testigos de las intrigas de los enemigos de la novela. Por otro lado, la acción principal estará mas centrada en la aventura y la exploración, algo que no estaba demasiado presente en el primer volúmen.</p>
<p>De esta manera, Danilo y Elaith, en compañía de una enana trovadora, un bardo elfo y unos mercenarios, recorrerán las tierras del Norte y se enfrentarán dialécticamente con un dragón, abatirán peligrosas arpías y todo con el propósito de descubrir a la misteriosa hechicera elfa.</p>
<p><strong>Canción Élfica</strong> es para mí un notable libro de aventuras, que recomiendo leer incluso si no conoces nada de Reinos Olvidados, pues es ameno, divertido y no cae en la vulgaridad (sello personal de la autora). La única pega que puedo ponerle es la brusca desaparición de Arilyn, la absoluta protagonista del libro anterior, pero ese problema se resuelve en los próximos libros de la serie.</p>
<p><strong>Lo bueno:</strong> divertido, bonito, ameno, 100% Reinos Olvidados y 100% Elaine Cunninham.</p>
<p><strong>Lo malo: </strong>se hace corto, Arilyn Hojaluna sólo aparece al principio.</p>
<p><strong>Nota: </strong>7.5/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[El Cántico de los Saurios]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2008/10/21/el-cantico-de-los-saurios/</link>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 13:37:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2008/10/21/el-cantico-de-los-saurios/</guid>
<description><![CDATA[SINOPSIS &#8220;Cuando los arpistas declararon al Bardo Innominado culpable de la muerte de sus pupi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.files.wordpress.com/2008/10/iii-el-cantico-de-los-saurios.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-90" title="iii-el-cantico-de-los-saurios" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2008/10/iii-el-cantico-de-los-saurios.jpg" alt="" width="196" height="328" /></a><strong>SINOPSIS</strong></p>
<blockquote><p><em>&#8220;Cuando los arpistas declararon al Bardo Innominado culpable de la muerte de sus pupilos, lo condenaron al exilio y al olvido. </em></p>
<p><em>Ahora, han reabierto el caso, pero la aparición del monstruo Grypht desencadena una serie de desapariciones y asesinatos que impiden la conclusión del nuevo juicio. </em></p>
<p><em>En estos momentos, todo depende de los amigos del bardo, la espadachina Alias, el mago Akabar, el paladín Dragonbait y la halfling Ruskettle, quienes deben encontrar las pruebas de que un sólo enemigo se esconde tras el caso: el legendario dios Moander el Oscurantista.&#8221;</em></p></blockquote>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p>Finalmente he terminado la trilogía dedicada a <strong>Mentor </strong>(Finder en inlés) <strong>Wyvernspur </strong>y a su <strong>Piedra de Orientación.</strong> Como ya saben, éste es el tercer libro de la trilogía iniciada con <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/09/21/el-tatuaje-azul/" target="_blank">El Tatuaje Azul</a> y continuada por <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/10/08/el-espolon-del-wyvern/" target="_blank">El Espolón del Wyvern</a>.</p>
<p>En esta ocasión, la historia es una continuación directa de lo que fue el primer libro (recordemos que el segundo volumen era una historia diferente protagonizada por Giogioni Wyvernspur), de modo que volveremos a encontrar a todos los personajes de <strong>&#8220;El Tatuaje Azul&#8221;</strong>, como Alias, Akabar, Olive y Dragonbait. A ellos se les unirán un grupo de <strong>Arpistas </strong>y un nuevo saurio, conocido como <strong>Grypht</strong>.</p>
<p>La historia no es ningún alarde de originalidad;  los protagonistas deberán enfrentarse una vez más a su archienemigo, el dios desterrado Moander, que intentará volver a los Reinos esclavizando a los saurios, el pueblo de Dragonbait.</p>
<p>Ciertamente este es el peor de los tres libros, pues no ofrece nada que no hayamos visto en los dos anteriores. Pero como &#8220;expansión&#8221; de las aventuras de Alias y Dragonbait está bastante bien, pues no faltan aventuras, intrigas y amoríos.</p>
<p>El gran fallo que puedo achacarle a este libro es que se ha tratado de meter a otros personajes en la aventura, y para ello se han desaprovechado algunos de los ya conocidos. Por ejemplo, la gran Ruskettle está completamente desinflada con respecto a los otros libros, y <strong>Alias </strong>parece que sólo sabe mostrar celos y desconfianza. Además, los nuevos personajes tampoco llegan a encandilar al lector, con lo cual uno se pregunta si realmente era necesario introducir carne fresca.</p>
<p>Por lo demás, veremos como acaba, por fin, el conflicto familiar y personal de Mentor (posiblemente esta sea la trama mejro cuidada de la trilogía) y descubriremos algún que otro secreto.</p>
<p>Técnicamente el libro sigue estando a la altura, sin resultar pesado en ningún momento y manteniendo el ritmo de la acción bien situado. Hay algunos momentos en los que los autores se deshacen de algunos personajes y éstos no vuelve a aparecer hasta el final de la aventura, pero aunque resulte criticable, el ritmo de la historia sale favorecido con esta medida.</p>
<p>En definitiva, no es un mal libro, pero hubiera preferido quedarme en el segundo. Si te gustó mucho &#8220;El Tatuaje Azul&#8221; y quieres leer más sobre sus personajes entonces te encantará <strong>&#8220;El Cántico de los Saurios&#8221;</strong>.</p>
<p><strong>Lo bueno:</strong> entretenido, fácil de leer, personajes entrañables.</p>
<p><strong>Lo malo:</strong> menos profundo que los anteriores, poco original.</p>
<p><strong>Nota:</strong> 6.5/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[El Espolón del Wyvern]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2008/10/08/el-espolon-del-wyvern/</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 20:36:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2008/10/08/el-espolon-del-wyvern/</guid>
<description><![CDATA[SINOPSIS &#8220;Quince generaciones de los Wyvernspur han custodiado el espolon de un wyve depositad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.files.wordpress.com/2008/10/38.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-85" title="38" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2008/10/38.jpg" alt="" width="281" height="480" /></a><strong>SINOPSIS</strong></p>
<p><em>&#8220;Quince generaciones de los Wyvernspur han custodiado el espolon de un wyve depositado en la cripta familiar. Segun la tradicion, la posesion de la reliquia garantiza la continuidad del linaje familiar, pero su perdida acarrearia grandes calamidades. </em></p>
<p><em>Amparado en las sombras de la noche, alguien ha entrado en la cripta y ha robado el espolon. El patriarca y hechicero, Drone Wyvernspur, es la primera victima de la maldicion de la reliquia encantada, y Giogi, a quien sus familiares consideran un necio, es el encargado de encontrarla. La halfling y afamada bardo Olive Ruskettle, junto con una misteriosa maga llamada Cat, colaboran con el joven noble en la busqueda. </em></p>
<p><em>La traicion y la magia negra entran en juego y Giogi se ve forzado a invocar el poder sobrecogedor del espolon o, de lo contrario se convertira en su siguiente victima&#8221;</em></p>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p>La trilogía <em>Finder&#8217;s Stone</em> (mal llamada &#8220;Trilogía Reinos Olvidados&#8221; en España) comenzó con el libro <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/09/21/el-tatuaje-azul/" target="_blank">&#8220;El Tatuaje Azul&#8221;</a>, donde se nos presentaba la historia de Alias y su padre, el Bardo Innominado.</p>
<p><strong>El Espolón del Wyvern</strong> no es una continuación directa del anterior libro, pero sí que se va construyendo una historia a cerca del Bardo Innominado y su misteriosa <strong>Piedra de Orientación</strong>. Asi pues, en este segundo volumen la historia se centra en la ciudad de <strong>Innmersea</strong>, donde el joven <strong>Giogi Wyvernspur </strong>(personaje anecdótico de &#8220;El Tatuaje Azul&#8221;) cobra protagonismo junto a la entrañable halfling <strong>Olive Ruskettle.</strong></p>
<p>Los protagonistas se verán inmersos en una aventura que implicará de lleno al clan de los Wyvernspur y, como ya he dicho, a pesar de que es una aventura independiente en la trilogía, el desarrollo de la trama nos dará muchas explicaciones sobre <em>Mentor Wyvernspur</em> (o Innominado) y dará pie a la ultima entrega de la saga; <strong>&#8220;El Cántico de los Saurios&#8221;</strong>.</p>
<p>Suelo criticar los libros de Reinos Olvidados que se desarrollan en un único lugar y en los que la historia no abarca muchos ámbitos o personajes importantes de Faerun. Este es uno de esos libros, pero contra todo pronóstico, es un libro muy disfrutable, en parte gracais a unos personajes que te roban el corazón desde el primer momento.</p>
<p>La historia es bastante básica; aventureros se meten mazmorra en busca de un objeto poderoso y un mago maligno les hace la vida imposible. Hastá ahí nada del otro mundo, pero los tres personajes principales tienen unos rasgos muy bien definidos y será fácil hacerse con ellos. El buenazo de Giogi causará simpatías a la mayoría de los lectores, así como Olive alias &#8220;Pajarita&#8221; la cual se verá en una situación bastante &#8220;burra&#8221; que nos sacará más de una sonrisa. A ellos se les suma la maga Cat, para darle un poco de tensión a las relaciones entre personajes, lo cual acaba por completar estupendamente este aspecto tan importante de la narración; los diálogos.</p>
<p>Otro aspecto destacable de la novela es el extenso repaso y detalle del clan Wyvernspur, muy bien retratado y que servirá para conocer el trasfondo de la ciudad de Innmersea. Esto supone, además, un punto de intrigas palaciegas y problemas familiares que encuadra muy bien en la aventura, dotándola de riqueza y de cierta complejidad que otras novelas de este mundo no tienen.</p>
<p>En definitiva, es un libro MUY RECOMENDABLE, por lo alegre de su desarrollo, la facilidad de su lectura y la capacidad de congeniar con sus personajes. Además, es Reinos Olvidados, con lo cual no faltan la magia, las peleas y los bichos de todo tipo.</p>
<p><strong>Lo bueno:</strong> buenos personajes, fácil de leer, puede leerse de manera independiente a los otros. Pajarita y Giogi.</p>
<p><strong>Lo malo: </strong>no hay muchas referencias al trasfondo de Reinos Olivdados y a veces puede pecar de previsible.</p>
<p><strong>Nota: </strong>7.5/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[El Tatuaje Azul]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2008/09/21/el-tatuaje-azul/</link>
<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 19:32:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2008/09/21/el-tatuaje-azul/</guid>
<description><![CDATA[SINOPSIS &#8220;Alias es una excelente guerrera pero se halla en serias dificultades. Un día despier]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://korranberg.files.wordpress.com/2008/09/i-el-tatuaje-azul.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-70" title="i-el-tatuaje-azul" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2008/09/i-el-tatuaje-azul.jpg" alt="" width="193" height="284" /></a><strong>SINOPSIS</strong></p>
<blockquote><p><em>&#8220;Alias es una excelente guerrera pero se halla en serias dificultades. Un día despierta con unas runas azules, serpenteantes y mágicas, inscritas en su brazo derecho, y con una amnesia total sobre las circunstancias que rodearon el tatuaje. Dispuesta a desvelar el impenetrable misterio, Alias forma un grupo que lo integra una serie de heterogéneos personajes. Ruskettle, trovadora halfling, el mago Akabar y un extraño, mudo e introvertido hombre-lagarto a quien la misma Alias bautizó con el nombre de Dragonbait, Carnada de Dragón. Con la ayuda de sus amigos, la guerrera descubre que los símbolos encierran la clave de su propia existencia. ¿Logrará conocer el espantoso secreto de su origen?&#8221;</em></p></blockquote>
<p><strong>CRÍTICA</strong></p>
<p>Cuando uno se adentra en el mundo de las franquicias debe saber de antemano con qué nos vamos a encontrar. Pues bien, estas novelas, popularmente conocidas como <strong>&#8220;dragonadas&#8221;</strong>, suelen caracterizarse por su especial énfasis en la acción y la espectacularidad en detrimento de un desarrollo algo más profundo de la historia y personajes.</p>
<p>Las novelas de <strong>Reinos Olvidados</strong> siguen ese esquema, con más o menos acierto, según la pericia del autor de turno. En este caso, el tandem <strong>Kate Novak &#8211; Jeff Grubb</strong> parece funcionar bastante bien.</p>
<p>Con <strong>&#8220;El Tatuaje Azul&#8221;</strong>, los autores comienzan la <strong>Trilogía Reinos Olvidados</strong> (<em>Finder&#8217;s Stone Trilogy</em>, en inglés) contándonos la historia de Alias, una joven amnésica que intentará recuperar la memoria con la ayuda de la bardo Olive Ruskettle, el mago Akabar Bel Akash y el paladín saurio Dragonbait.</p>
<p>La trilogía en general, tiene el handicap de contarnos una historia secundaria, apenas importante en el trasfondo de los Reinos, con lo cual muchos aficionados a este mundo podrían cometer el error de &#8220;saltarse&#8221; estas lecturas. Y digo error porque realmente se trata de un buen libro, dentro de las limitaciones propias de las franquicias.</p>
<p>Los personajes son más carismáticos de lo habitual en Reinos, y cada uno dota a la historia de un toque personal que impide la monotonía. Además, el estilo de los autores no es nada recargado, con lo cual la lectura es bastante fluída.</p>
<p>Sinceramente, creo que estamos ante uno de los mejores libros de Reinos Olvidados, pues mezcla bastante bien el trasfondo de <strong>Faerun </strong>con unos buenos personajes y un estilo narrativo agradable. Recomendado para todo quel que quiera una lectura rápida y fresca.</p>
<p><strong>Lo bueno: </strong>divertido, ameno, con buenos personajes y 100% Reinos Olvidados.</p>
<p><strong>Lo malo:</strong> la historia, como siempre en estos casos, puede parecer simple y poco original.</p>
<p><strong>Nota: </strong>7.5/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wizards of the Coast reedita la serie "Sol Oscuro"]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2008/09/07/wizards-of-the-coast-reedita-la-serie-sol-oscuro/</link>
<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 21:29:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2008/09/07/wizards-of-the-coast-reedita-la-serie-sol-oscuro/</guid>
<description><![CDATA[Hace muchos años que tanto en USA como en España se dejó de publicar la serie de novelas Sol Oscuro,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-53" title="verdant-passage-dark-sun" src="http://korranberg.wordpress.com/files/2008/09/verdant-passage-dark-sun.jpg" alt="" width="200" height="318" />Hace muchos años que tanto en USA como en España se dejó de publicar la serie de novelas <a href="http://www.tercerafundacion.net/biblioteca/ver/coleccion/58" target="_blank">Sol Oscuro</a>, en la que se nos presentaba un mundo desértico y exótico, ideal para ambientar partidas de rol en un escenario distinto a lo habitual.</p>
<p>En España, la editorial Timun Mas publicó la trilogía <strong>&#8220;La Tribu de Uno&#8221; </strong>(de la que <a href="http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/el-desterrado/" target="_blank">ya he hablado algo</a>) y una serie de cinco libros conocida como <strong>&#8220;Penta Prisma&#8221;</strong>. En USA, además, se publicó una serie titulada <strong>&#8220;Chronicles of Athas&#8221;</strong>.</p>
<p>Cuando la editorial <strong>TSR </strong>se convirtió en la actual <a href="http://www.wizards.com/" target="_blank">Wizards of the Coast</a>, hubo muchos cambios en las publicaciones tanto de novelas como de juegos de rol, y la serie <strong>Dark Sun</strong> (Sol Oscuro) fue una de las más afectadas, ya que fue directamente cancelada.</p>
<p>Ahora la editorial americana ha decidido darle una oportunidad a este interesante universo publicando en una nueva edición (imagen) el primer volumen de Penta Prisma: <strong>&#8220;El Zigurat de Kalak&#8221;</strong>, de <strong>Troy Denning</strong>.</p>
<p>Sin duda se trata de una interesante noticia ya que, de tener éxito, podríamos estar ante una nueva franquicia.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[El Príncipe de las Mentiras]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/el-principe-de-las-mentiras/</link>
<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 19:38:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/el-principe-de-las-mentiras/</guid>
<description><![CDATA[Hace ya unos cinco años que me leí la trilogía Avatar, aquella que contaba la historia de la Era de ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://www.temp.sfbok.se/kat/img/28980.jpg" alt="" width="212" height="351" align="left" />Hace ya unos cinco años que me leí la trilogía <strong>Avatar</strong>, aquella que contaba la historia de la <strong>Era de los Trastornos</strong> en <strong>Reinos Olvidados</strong>. En <strong>Aguas Profundas</strong>, último volumen de la serie y escenario donde se desarrolla la aventura, a maga <strong>Medianoche</strong> y su antiguo amigo <strong>Cyric</strong> son ascendidos a dioses por haber recobrado las <strong>Tablas del Destino</strong>. Mientras, el alma de <strong>Kelemvor</strong> se pierde al haber muerto a manos de Cyric.</p>
<p><strong>El Príncipe de las Mentiras </strong>continúa la historia diez años después de esos acontecimientos, con Medianoche convertida en <strong>Mystra</strong>, la diosa de la Magia, y Cyric convertido en dios de los muertos, del asesinato y del mal en general.</p>
<p>El libro se centra Cyric, el cual ha puesto en marcha la redacción del <strong>Cyrinishad</strong>, el libro sagrado del dios en el cual se relata una falsa historia de la vida de Cyric con la intención de captar más fieles para su iglesia.<br />
Por otro lado tendremos a Mystra, su eterna enemiga, tratando de deshacer los planes oscuros del Príncipe de las Mentiras.</p>
<p>Y escondido en algún lugar de los reinos se encuentra el alma de Kelemvor, la cuál será disputada por los dos dioses por razones distintas; por un lado, Mystra quiere recuperar a su antiguo amante Kel, y por otro, Cyric tiene preparado un destino horrible para su también enemigo.</p>
<p>Para que los planes de los dioses funciones, ambos acudirán en busca de ayuda tanto en los reinos mortales, como en los dominios de los otros dioses, llegando a implicar a <strong>Máscara</strong>, dios de la intriga, <strong>Oghma</strong>, dios del conocimiento, o <strong>Gond</strong>, dios de los artesanos.</p>
<p>La acción en los reinos humanos transcurrirá íntegramente en <strong>Zhentil Keep</strong>, la ciudad santa de Cyric, donde la escriba <strong>Rinda</strong> se verá obligada a redactar el libro siniestro del dios loco con la presión añadida de la <strong>Inquisición</strong> que la iglesia oscura comenzará en la ciudad.</p>
<p>Además, Kelemvor tiene sus propios planes, y tratará de deshacerse de Cyric, llegando incluso a robarle uno de sus dominios como dios, restableciendo la justicia en el reino de los muertos.</p>
<p>Bastante buen libro dentro de los Reinos Olvidados, que cumple perfectamente la labor de contar la historia de los nuevos dioses, aunque es demasiado oscuro y sangriento en comparació a otros libros de la serie, y el contenido épico es bastante escaso. Sin embargo, detalles como la creación de los Inquisidores, las revueltas en la <strong>Ciudad de la Lucha</strong>, la destrucción de Zhentil Keep y la vuelta de Kelemvor hacen que merezca la pena leerte el libro.</p>
<p>Como detalle curioso, ahora cuando me pregúnten<em> ¿quién es Kelemvor?</em> no diré eso de <em>&#8220;Un personaje de un libro que me leí que era un guerrero&#8221;</em>, ahora podré decir <em>&#8220;Kelemvor es el dios de los muertos, el dios de la justicia&#8221;.</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Microcrítica: El Dragón Estelar]]></title>
<link>http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/microcritica-el-dragon-estelar/</link>
<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 18:36:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>kelemvor</dc:creator>
<guid>http://korranberg.wordpress.com/2008/08/31/microcritica-el-dragon-estelar/</guid>
<description><![CDATA[TÍTULO: El Dragón Estelar AUTOR: Victor Conde EDITORIAL: Timun Mas ARGUMENTO: &#8220;Erik Draven lle]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://www.nosolorol.com/tienda/verimg.php?campo=foto&#38;id=3310" alt="" width="230" height="356" align="left" /></p>
<p><strong>TÍTULO:</strong> <em>El Dragón Estelar<br />
</em><strong>AUTOR: </strong><em>Victor Conde<br />
</em><strong>EDITORIAL:</strong> <em>Timun Mas<br />
</em><strong>ARGUMENTO: </strong><em> &#8220;Erik Draven lleva toda su vida huyendo. Mientras los quimerianos, una raza de guerreros que ha extendido sus oscuras alas por la galaxia, lo persiguen sin tregua, su destino se cruzará con el de la capitana Ronin Telser. Tras conocer a la que podría ser la mujer de su vida (o la causa de su ruina más absoluta), Erik se verá envuelto en una trama que afecta a los antiguos dioses y tendrá que afrontar la verdad: aunque las fuerzas de los quimerianos parezcan invencibles, ningún hombre puede huir para siempre.&#8221;</em></p>
<p><strong>Excelente:</strong> bastante entretenido e imaginativo, ideal para los más jóvenes.<br />
<strong>Bueno:</strong> parece que la ciencia ficción española no está muerta aun.<br />
<strong>Regular:</strong> al estar pensado como inicio de una trilogía hay muchos cabos sueltos y personajes poco definidos<br />
<strong>Pésimo:</strong> en la segunda mitad del libro se cambia la línea argumental de una manera muy brusca y mal planeada.</p>
<p><strong>VALORACIÓN:</strong> 6/10</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
