<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>tommy-soeharto &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/tommy-soeharto/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "tommy-soeharto"</description>
	<pubDate>Wed, 22 May 2013 10:18:18 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Tommy Bisa Jadi Kuda Hitam]]></title>
<link>http://seputarjakarta.wordpress.com/2009/09/11/tommy-bisa-jadi-kuda-hitam/</link>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 01:45:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>yunusfz</dc:creator>
<guid>http://seputarjakarta.wordpress.com/2009/09/11/tommy-bisa-jadi-kuda-hitam/</guid>
<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Muda, populer dan punya logistik tak terbatas. Itulah modal Tommy Soeharto maju mere]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-142" title="tommymemikatdlm" src="http://seputarjakarta.files.wordpress.com/2009/09/tommymemikatdlm.jpg?w=285&#038;h=214" alt="tommymemikatdlm" width="285" height="214" /></p>
<p>Jakarta &#8211; Muda, populer dan punya logistik tak terbatas. Itulah modal Tommy Soeharto maju merebut kursi nomor satu di Partai Beringin.</p>
<p>&#8220;Tommy bisa jadi kuda hitam, asalkan dia serius,&#8221; ujar Direktur Indobarometer M Qodari kepada detikcom, Kamis (10/9/2009).</p>
<p>Qodari menjelaskan jika ingin menang, Tommy harus segera tancap gas untuk mengejar ketinggalan dari kandidat yang lain. Tommy juga harus adu pandangan dan konsep tentang masa depan Partai Golkar.</p>
<p>&#8220;Tommy diminta tidak bicara tentang masa lalu tetapi masa depan. Tidak relevan lagi bicara tentang Soeharto atau keluarga cendana,&#8221; jelas Qodari.</p>
<p>Dibandingkan calon lain, Qodari menilai Tommy mampu bersaing. Jika dibandingkan Yuddy Chrisnandi, yang sama-sama muda, Tommy jelas punya dukungan logistik yang jauh lebih besar. Sehingga dipastikan Tommy lebih unggul. Saingan terberat Tommy adalah Aburizal Bakrie.</p>
<p>&#8220;Aburizal Bakrie punya logistik, tapi termasuk golongan tua jadi Tommy punya peluang, asalkan serius,&#8221; ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tiga Tantangan Tommy Soeharto]]></title>
<link>http://seputarjakarta.wordpress.com/2009/09/11/tiga-tantangan-tommy-soeharto/</link>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 01:41:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>yunusfz</dc:creator>
<guid>http://seputarjakarta.wordpress.com/2009/09/11/tiga-tantangan-tommy-soeharto/</guid>
<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Majunya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dalam bursa Ketua Umum Golkar patu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Majunya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dalam bursa Ketua Umum Golkar patut diwaspadai pesaingnya. Apalagi jika Tommy mampu melewati tiga tantangan utamanya, posisi Ketum Golkar hampir pasti ditangan. Apa saja tantangan Tommy?</p>
<p>&#8220;Pertama, syarat administrasinya bisa atau tidak,&#8221; kata Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Poempida Hidayatulloh, saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (10/9/2009).</p>
<p>Tantangan kedua, menurut Poem, bagaimana Tommy membangun jaringan hingga akar rumput. Menurut Poem jaringan yang dirintis ayah Tommy, Soeharto, sudah banyak beralih dukungan.</p>
<p>&#8220;Dahulu Tommy anak raja, sekarang sudah tidak lagi. Tommy harus bisa memperkuat jaringan,&#8221; ungkap Poem.</p>
<p>Yang terakhir, Poem menjelaskan, Tommy dekat dengan imej orde baru. Mutlak bagi Tommy mampu meyakinkan publik bahwa dirinya pro demokratisasi jika ingin mulus menjadi pemimpin Golkar.</p>
<p>&#8220;Tommy memiliki hubungan erat dengan orde baru sedangkan sekarang jamannya demokrasi. Bagaimana bisa meyakinkan publik bahwa pro demokrasi,&#8221; imbuh Poem.</p>
<p>Tiga syarat itu, menurut Poem, adalah tantangan yang harus dihadapi Tommy. &#8220;Kalau tiga hal terpenuhi tentu Tommy akan mulus menjadi Ketum Golkar&#8221; tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tommy Pertahankan Trah Cendana]]></title>
<link>http://seputarjakarta.wordpress.com/2009/09/11/tommy-pertahankan-trah-cendana/</link>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 01:38:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>yunusfz</dc:creator>
<guid>http://seputarjakarta.wordpress.com/2009/09/11/tommy-pertahankan-trah-cendana/</guid>
<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Majunya Tommy Soeharto menjadi Ketua Umum Golkar dinilai membawa misi khusus. Tommy]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-132" title="tommydalam" src="http://seputarjakarta.files.wordpress.com/2009/09/tommydalam.jpg?w=150&#038;h=118" alt="tommydalam" width="150" height="118" /></p>
<p>Jakarta &#8211; Majunya Tommy Soeharto menjadi Ketua Umum Golkar dinilai membawa misi khusus. Tommy disebut-sebut ingin melestarikan kesuksesan karir politik keluarga cendana.</p>
<p>&#8220;Tommy punya misi untuk mempertahankan trah politik keluarga cendana,&#8221; ujar Pengamat Politik LIPI Lili Romli, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (10/9/2009).</p>
<p>Menurut Lili, Tommy juga tidak memasang target tinggi dalam Munas Golkar Oktober nanti. Menurutnya Tommy masih sebatas mengukur kekuatan untuk maju lagi lima tahun mendatang.</p>
<p>&#8220;Meskipun sudah deklarasi sebenarnya dia asal masuk kepengurusan politik Golkar dulu saja. Nanti pada tahun 2014 dia bisa maju,&#8221; ungkap Lili.</p>
<p>Menurut Lili, peluang Tommy menjadi Ketum Golkar juga sulit. Selain datang belakangan, Tommy juga terbentur persyaratan AD/ART.</p>
<p>&#8220;Susah kalau tidak dirubah AD/ART-nya,&#8221; beber Lili.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selamat Datang Tommy Soeharto]]></title>
<link>http://usmanyatim.wordpress.com/2009/09/07/selamat-datang-tommy-soeharto/</link>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 00:41:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>usmanyatim</dc:creator>
<guid>http://usmanyatim.wordpress.com/2009/09/07/selamat-datang-tommy-soeharto/</guid>
<description><![CDATA[Oleh Drs Usman Yatim MPd Tommy Soeharto, putra bungsu mantan Presiden Soeharto, diberitakan media ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div align="justify">Oleh Drs Usman Yatim MPd</div>
<p><img src="http://www.madina-sk.com/images/stories/tommy%20soeharto1.jpg" style="float:left;" alt="Image" title="Image" border="0" width="74" height="99" hspace="6"/>Tommy Soeharto, putra bungsu mantan Presiden Soeharto, diberitakan media massa siap ikut dalam bursa pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang dalam waktu dekat akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) dalam rangka menggantikan Jusuf Kalla. Tampilnya Tommy ke gelanggang politik nasional ini tentu saja menarik perhatian banyak kalangan, terlebih lagi di kalangan partai berlambang beringin ini.			</p>
<tr>
<td colspan="2" align="left">
						<a href="http://www.madina-sk.com/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=6841&#38;Itemid=12" class="readon"><br />
							Read more&#8230;</a></td>
</tr>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tommy, Tutut dan Siapa Lagi?]]></title>
<link>http://tukangngarang.wordpress.com/2009/09/04/tommy-tutut-dan-siapa-lagi/</link>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 13:29:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>iwan</dc:creator>
<guid>http://tukangngarang.wordpress.com/2009/09/04/tommy-tutut-dan-siapa-lagi/</guid>
<description><![CDATA[Mungkin agak basi, tapi tombongan Partai Golkar memang mulai membuka jati dirinya secara terus teran]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mungkin agak basi, tapi tombongan Partai Golkar memang mulai membuka jati dirinya secara terus teran]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PANGERAN CENDANA SIAP MAJU SEBAGAI KETUM GOLKAR LANGKAH AWAL CAPRES 2014]]></title>
<link>http://3citi3s.wordpress.com/2009/08/21/pangeran-cendana-siap-maju-sebagai-ketum-golkar-langkah-awal-capres-2014/</link>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 03:42:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>syafyess</dc:creator>
<guid>http://3citi3s.wordpress.com/2009/08/21/pangeran-cendana-siap-maju-sebagai-ketum-golkar-langkah-awal-capres-2014/</guid>
<description><![CDATA[Musyawarah Nasional Partai Golkar yang rencananya akan di gelar pada bulan Oktober 2009 ini telah me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Musyawarah Nasional Partai Golkar yang rencananya akan di gelar pada bulan Oktober 2009 ini telah me]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Partai dan Mas Tommy]]></title>
<link>http://yusranpare.wordpress.com/2009/08/20/partai-dan-mas-tommy/</link>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 12:43:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>yusranpare</dc:creator>
<guid>http://yusranpare.wordpress.com/2009/08/20/partai-dan-mas-tommy/</guid>
<description><![CDATA[BANYAK pihak tak menduga Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto tiba-tiba muncul kembali. Kali in]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align:left;"><span style="color:#ffff00;">BANYAK pihak tak menduga Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto tiba-tiba muncul kembali. Kali ini, ia meramaikan perebutan kursi orang pertama di Partai Golongan Karya, partai peninggalan rezim mendiang ayahnya itu sedang dalam proses suksesi.</span></h3>
<p style="text-align:left;"><a rel="attachment wp-att-1163" href="http://yusranpare.wordpress.com/2009/08/20/partai-dan-mas-tommy/mastommy/"><img class="alignleft size-full wp-image-1163" title="mastommy" src="http://yusranpare.files.wordpress.com/2009/08/mastommy.jpg?w=235&#038;h=460" alt="mastommy" width="235" height="460" /></a>Kemunculannya di bursa pergantian pemimpin partai beringin itu meramaikan kandidat yang hari-hari belakangan ini disebut-sebut dan dianggap lebih berpeluang, dan tentu saja diikuti kontroversi.</p>
<p style="text-align:left;">Selain karena pengalamannya di organisasi partai belum terlihat, ia juga dibayang-bayangi status sebagai mantan narapidana dalam kasus pembunuhan terhadap seorang hakim agung.  Namun di luar itu, sesungguhnya tak ada yang luar biasa.</p>
<p style="text-align:left;">Ini negara bebas. Demokratis, kata orang. Jadi siapa mau jadi apa, ya bebas. Bahkan kemunculan Tommy sempat menyita perhatian, barangkali karena banyak pihak tidak menyangka putra penguasa orde baru yang sudah ditumbangkan itu &#8216;berani&#8217; tampil lagi.</p>
<p style="text-align:left;">Keberanian yang &#8211;tentu saja&#8211; bukan tanpa latar belakang dan dukungan. Sokongan pertama, tentu dari orang-orang partai yang mencalonkannya. Berikutnya, pasti dari jaringan Keluarga Cendana yang sudah terbentuk sedemikian rupa sejak Soeharto berkuasa.</p>
<p style="text-align:left;">Mungkin saja Tommy sekadar digunakan sebagai kendaraan politik elite yang dekat dengan Soeharto untuk kembali berkuasa dengan cara ikut dalam prosesi partai yang pernah berpengaruh itu.</p>
<p style="text-align:left;">Namun bisa pula Tommy sendiri muncul tanpa membawa pesan tertentu, melainkan semata mewarnai kebebasan dan demokrasi karena siapa pun boleh mencalonkan diri jadi apa saja. Bahkan kalau perlu langsung mendirikan dan memimpin partai.</p>
<p style="text-align:left;">Dalam hal peluang, mungkin masih tipis. Setidaknya masih ada tokoh yang kiprah kepartaiannya sudah jelas seperti Aburizal Bakrie dan Surya Paloh, atau tokoh muda seperti Ferry Mursyidan dan Yuddy Chrinandi. Belum lagi ketentuan internal partai, yang mungkin saja tidak bisa mengakomodasi kiprah &#8216;orang baru&#8217; seperti Tommy.</p>
<p style="text-align:left;">Sangat  boleh jadi, sebagaimana dikemukiakan pengamat politik, bahwa hasrat Tommy Soeharto menjadi ketua umum DPP Partai Golkar merupakan langkah awal atau ancang-ancang untuk ikut larut dalam kegiatan politik di kemudian hari. Bisa saja dia mempersiapkan diri atau dipersiapkan untuk meramaikan pemilihan presiden di masa berikutnya.</p>
<p style="text-align:left;">Sebagai anak mantan penguasa, wajar dia punya ketertarikan terhadap kerja politik. Fenomena itu juga berlaku bagi keluarga- elite politik lainnya. Apakah target Tommy hanya ingin menjadi ketua umum atau menjadi calon presiden. Insting itu sama dengan yang dimiliki keluarga elite politik lainnya, termasuk keluarga Bung Karno yang sejak dini sudah menyiapkan Puan Maharani.</p>
<p style="text-align:left;">Ketertarikan Tommy untuk menjadi orang pertama di Partai Golkar tampaknya didasari alasan yang realistis. Selain sebagai partai yang amat loyal pada mendiang ayahnya, Golkar adalah satu-satunya partai yang sejauh ini memiliki infrastruktur, jaringan paling solid dan masif sampai ke daerah terpencil. Meski suara Golkar cenderung turun, namun tidak sulit untuk menjalankan mesin politiknya.</p>
<p style="text-align:left;">Terlepas apakah Tommy akan bisa masuk ke dalam kancah pemilihan Ketua Umum Partai Golkar atau sekadar penggembira, yang pantas disesalkan adalah jika pencalonan pemimpin bangsa masih dikaitkan dengan latar belakang orangtua dan seberapa besar pengaruh atau seberapa besar hartanya.</p>
<p style="text-align:left;">Gejala itu menunjukkan bahwa bangsa Indonesia masih sulit menemukan sosok pemimpin yang benar-benar memiliki kemampuan dari dirinya sendiri. Inilah pekerjaan besar yang seharusnya diambil alih oleh partai yang ada sekarang ini, yakni bagaimana menyiapkan kader terbaiknya ke depan menjadi pemimpin bangsa. Itu penting, karena rakyatlah yang menentukan pemimpin mereka nanti.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tommy Soeharto Berpeluang Pimpin Golkar]]></title>
<link>http://isouiki.wordpress.com/2009/08/18/tommy-soeharto-berpeluang-pimpin-golkar/</link>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 20:04:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>bimawahyumukti</dc:creator>
<guid>http://isouiki.wordpress.com/2009/08/18/tommy-soeharto-berpeluang-pimpin-golkar/</guid>
<description><![CDATA[Tommy Soeharto Berpeluang Pimpin Golkar Bogor (ANTARA News) &#8211; Kemunculan nama Hutomo Mandala P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tommy Soeharto</strong> Berpeluang Pimpin Golkar</p>
<p>Bogor (ANTARA News) &#8211; Kemunculan nama <strong>Hutomo Mandala Putra</strong> atau Tommy Soeharto sebagai <strong>kandidat ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar</strong> diapresiasi positif oleh kader partai di daerah.</p>
<p>Tommy masih memiliki peluang atau kans yang besar untuk memenangi pertarungan, kata Sekretaris DPD Golkar Kota Bogor, H Gatut Susanta, Selasa.<!--more--></p>
<p>Menurut Gatut, kemunculan Tommy dalam <strong>bursa Ketum Golkar</strong> mengagetkan kader di bawah, karena tiba-tiba. &#8220;Kami baru mendengar kalau Mas Tommy masuk bursa,&#8221; ujar Gatut.</p>
<p>Kendati demikian, kemunculan nama putra kesayangan mantan Presiden Soeharto dalam bursa Ketua Golkar itu disambut secara positif. Munculnya nama Tommy akan membuat &#8220;pertarungan&#8221; menjadi lebih dinamis, sengit dan kompetitif.</p>
<p>&#8220;Ini bagus sebagai ajang pembelajaran bagi kader-kader Golkar. Ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Golkar memiliki stok kader berlimpah yang siap membesarkan partai,&#8221; kata Anggota DPRD Kota Bogor ini.</p>
<p>Kemunculan Tommy di bursa Ketum Golkar, kata Gatut, semakin memperkaya daftar kandidat pimpinan Golkar ke depan. Hal ini sangat baik bagi kader Golkar karena akan leluasa memilih salah satu yang terbaik dari sekian banyak nama yang muncul.</p>
<p>&#8220;Kemunculan banyak nama dalam bursa sangat positif karena akan memperkaya pilihan dalam Munas. Pada akhirnya yang terbaik yang akan dipercaya memimpin Golkar,&#8221; kata Gatut.</p>
<p>Menyinggung mengenai peluang atau kans Tommy dalam memenangi pertarungan di tubuh partai berlambang <strong>pohon beringin</strong>, menurut Gatut, masih terbuka lebar. Peluang Tommy masih sama baiknya dengan kandidat lain yang lebih awal mendeklarasikan diri.</p>
<p>Sejumlah nama dalam satu bulan terakhir telah ramai menghiasi bursa Ketum Golkar, antara lain <strong>Surya Paloh, Aburizal Bakri, dan Yuddy Chrisnandi.</strong></p>
<p>Dari semua kandidat yang namanya telah masuk bursa, dalam hitungan Gatut, semua masih memiliki kans yang sama besarnya. &#8220;Petanya masih sangat cair. Beberapa kandidat memang mengklaim telah didukung mayoritas DPD I dan DPD II, tetapi klaim tersebut belum berdasar, karena penentunya nanti di bilik suara,&#8221; katanya.</p>
<p>Karena itu, segala kemungkinan masih dapat terjadi, termasuk tampilnya Tommy sebagai &#8220;<strong>kuda hitam</strong>&#8221; dalam munas yang diprediksi akan berlangsung &#8220;<strong>panas</strong>&#8220;.</p>
<p>&#8220;Bagi kami <strong>kader</strong> Golkar di bawah, tidak penting siapa figur yang memimpin Golkar ke depan. Yang terpenting adalah sejauh mana <strong>visi</strong>nya dalam merevitalisasi dan mereposisi Golkar agar dapat mengembalikan kejayaan. Kami berharap Golkar memenangi <strong>Pemilu 2014</strong>, dan itu harus dirumuskan mulai saat ini, melalui ajang <strong>Munas</strong>,&#8221; katanya.<br />
(*)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ananda Dapat Mobil Baru Dari Tommy Soeharto]]></title>
<link>http://gosiptainment.wordpress.com/2009/07/03/ananda-dapat-mobil-baru-dari-tommy-soeharto/</link>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 18:57:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Artistainer</dc:creator>
<guid>http://gosiptainment.wordpress.com/2009/07/03/ananda-dapat-mobil-baru-dari-tommy-soeharto/</guid>
<description><![CDATA[Vonis bersalah nampaknya tidak membawa pengaruh berarti dalam karir pembalap Ananda Mikola, malahan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-752" title="ananda_mikola_121" src="http://gosiptainment.files.wordpress.com/2009/05/ananda_mikola_121.jpg?w=150&#038;h=164" alt="ananda_mikola_121" width="150" height="164" />Vonis bersalah nampaknya tidak membawa pengaruh berarti dalam karir pembalap Ananda Mikola, malahan setelah kebebasannya dia sudah mendapatkan banyak tawaran. Nanda juga mendapatkan hadiah kejutan dari seniornya di dunia balap, yakni dari putra Cendana Tommy Soeharto.</p>
<p>Ditanya soal pengaruh vonis bersalah pada masa depannya di dunia balap, Nanda hanya menanggapi enteng, menganggap putusan pengadilan itu tak banyak membawa pengaruh. &#8220;Alhamdulillah gak ngaruh. Tawaran juga masih banyak,&#8221; ungkap kekasih Marcella Zalianty ini saat ditemui saat ziarah di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Kamis (02/7). <a href="http://www.kapanlagi.com/h/ananda-dapat-mobil-baru-dari-tommy-soeharto.html">Baca Selengkapnya</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tommy Soeharto Bikin Kabur Calon Pacar Keket]]></title>
<link>http://gosiptainment.wordpress.com/2009/05/30/tommy-soeharto-bikin-kabur-calon-pacar-keket/</link>
<pubDate>Fri, 29 May 2009 19:56:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Artistainer</dc:creator>
<guid>http://gosiptainment.wordpress.com/2009/05/30/tommy-soeharto-bikin-kabur-calon-pacar-keket/</guid>
<description><![CDATA[Gara-gara digosipkan punya hubungan spesial dengan Tommy Soeharto, Catherine Wilson merasa dirugikan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1316" title="catherine_wilson_0c[1]" src="http://gosiptainment.files.wordpress.com/2009/05/catherine_wilson_0c1.jpg?w=150&#038;h=189" alt="catherine_wilson_0c[1]" width="150" height="189" />Gara-gara digosipkan punya hubungan spesial dengan Tommy Soeharto, Catherine Wilson merasa dirugikan. Masalahnya, beberapa pria yang hendak mendekatinya jadi &#8216;kabur&#8217; semua. Akibatnya, Keket terpaksa harus menikmati status jomblonya. Padahal dia sudah kepingin punya pasangan.</p>
<p>&#8220;Aku pengen melepas imej dari embel-embel Tommy Soeharto. Aku pengen punya pacar, sudah lama juga aku jomblo. Jadi jangan tanya soal dia aja lagi ya. Yang kemarin itu hanya kebetulan aja kok,&#8221; kata Keket yang ditemui usai syuting Playlist di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (28/5). <a href="http://www.kapanlagi.com/h/tommy-soeharto-bikin-kabur-calon-pacar-keket.html">Baca Selengkapnya</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Antasari: Catatan Seorang Wartawan (Bagian 2)]]></title>
<link>http://rusdimathari.wordpress.com/2009/05/05/antasari-catatan-seorang-wartawan-bagian-2/</link>
<pubDate>Mon, 04 May 2009 20:39:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>rusdi mathari</dc:creator>
<guid>http://rusdimathari.wordpress.com/2009/05/05/antasari-catatan-seorang-wartawan-bagian-2/</guid>
<description><![CDATA[Setelah didahului pembicaraan dari wartawan yang menelepon saya, pria berjaket kulit hitam itu mulai]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ppimib.org.uk"><img class="alignright size-full wp-image-896" title="Poster Antasari Azhar" src="http://rusdimathari.files.wordpress.com/2009/05/aa1.jpg?w=103&#038;h=137" alt="Poster Antasari Azhar" width="103" height="137" /></a>Setelah didahului pembicaraan dari wartawan yang menelepon saya, pria berjaket kulit hitam itu mulai mengutarakan maksudnya. “Bisa <em>nggak </em>Anda bantu kami membongkar aib Antasari.&#8221;<!--more--></p>
<p><strong>oleh Rusdi Mathari</strong></p>
<p><strong>Antasari dan Wartawan Calo</strong><br />
SUATU sore, sekitar setahun lalu, ponsel saya berdering oleh sebuah nomor telepon yang tidak saya kenal. “Mas Rusdi Mathari?” kata si penelepon.</p>
<p>“Dari mana mas?” saya balik bertanya.</p>
<p>“Saya si Fulan dari ….,” kata dia sembari menyebutkan nama sebuah media.</p>
<p>“Tahu darimana nomor saya?”</p>
<p>Si penelepon menyebut nama seseorang yang saya kenal. Setelah saya tanyakan ada kepentingan apa, dia menceritakan disuruh seorang pejabat. Menurut dia, saya banyak tahu tentang sepak terjang Antasari Azhar, Ketua KPK. “Ha banyak tahu? Saya hanya wartawan,” kata saya.</p>
<p>“Orang yang menyuruh saya meminta Anda bercerita tentang keburukan Antasari. Dananya unlimited,” kata dia.</p>
<p>Saya ingat leher saya tercekat waktu itu, bukan karena mendengar dana tidak terbatas itu, melainkan karena sungguh-sungguh tersinggung.</p>
<p>“Anda kira saya wartawan yang doyan menerima amplop dan selalu menukar profesi dengan cara-cara itu?”</p>
<p>“Maaf mas, justru saya tahu mas Rusdi wartawan kayak apa. Tapi begini saja, bagaimana kalau kita ketemuan dulu. Kenalan dulu,” kata dia.</p>
<p>Kalau kemudian saya mengiyakan ajakan si penelepon tadi, tak lain karena saya penasaran: ingin tahu siapa penelepon itu, dan pejabat yang dia maksud. Sebuah tempat karaoke, di Menara Thamrim, dia sebut sebagai tempat untuk bertemu.</p>
<p>Singkat kata, jadilah kami bertemu dengan orang-orang itu. Saya mengajak Teguh Nugroho, yang waktu itu bekerja bersama saya di sebuah situs berita. Kepada Teguh, saya bilang, agar ada saksi, kalau nanti terjadi ada apa-apa. Anak Purwokerto itu mengiyakan.</p>
<p>Si penelepon, ternyata adalah wartawan yang wajahnya saya kenal, ketika saya masih menjadi reporter di tahun-tahun 93-95. Tapi saya tak mengenal namanya. Hanya wajah. Selain sebagai wartawan, dia rupanya merangkap sebagai calo.</p>
<p>Bersamanya ikut seorang wartawan lain, yang tidak saya kenal. Badannya tinggi besar dan dia tampaknya lebih senior ketimbang saya. Dari perbincangan dengannya, saya tahu, wartawan bertubuh tinggi besar itu bekerja pada sebuah majalah keagamaan yang dikelolah seorang pejabat negara. Belakangan, sekitar dua bulan berikutnya, wartawan itu saya tahu telah meninggal dunia karena serangan jantung.</p>
<p>Empat orang lainnya, adalah orang-orang yang tidak saya kenal. Salah seorang yang berjaket kulit hitam tampak sebagai pemimpin di antara mereka. Teman wartawan yang menelepon saya, malah memanggilnya bos, dan selalu berujar “Siap” setiap kali, orang berjaket kulit hitam itu mengatakan sesuatu kepadanya.</p>
<p>Perempuan-perempuan cantik saya lihat terpajang di etalase, di atas ruang tunggu di karaoke itu. “Mas Rusdi bisa memilih salah satu,” kata si penelepon menggoda dan menawarkan saya. Teguh diam, saya nyengir. Mungkin sinis.</p>
<p>Berdelapan kami lalu masuk ke sebuah kamar karaoke. Saya memilih duduk di pojok, dekat televisi. Di sebelah ada Teguh. Di atas meja, saya lihat sudah tersedia aneka merek minuman keras. “Silakan pesan mas,” kata orang berjaket kulit hitam.</p>
<p>Saya memesan bubur ayam dan segelas bir. Juga Teguh. Yang lainnya saya tidak ingat. Setelah didahului pembicaraan dari wartawan yang menelepon saya, pria berjaket kulit hitam itu mulai mengutarakan maksudnya. “Bisa <em>nggak</em> Anda bantu kami membongkar aib Antasari,” kira-kira seperti itulah, kata-kata yang saya ingat.</p>
<p>Dia berbicara panjang lebar, tentang Antasari dan KPK yang disebutnya telah mengacak-acak banyak sistem. Tak lupa disebutkan soal dukungan dana. “Yang penting ada orang mau bersaksi, dan kesaksiannya bisa direkam,” kata dia.</p>
<p>Saya bertanya, siapa sebetulnya yang berkepentingan dengan itu. Beberapa nama pejabat dan lembaga saya sebutkan. Pria itu tak menjawab. Belakangan wartawan yang menelepon saya menyebut nama, seorang pejabat. “Sudah mas Rusdi tak usaha kuatir,” katanya.</p>
<p><strong>Antasari dan Rekaman</strong><br />
Di kamar karaoke itu, saya lalu katakan, saya hanya wartawan dan tak tahu apa-apa. Di bawah kerlap-kerlip sinar lampu wajah pria itu saya lihat kecewa. Dia memandang wajah wartawan yang menelepon saya. Pembicaraan lalu menjadi kaku, dan tak berapa lama kemudian kami keluar dari ruangan itu.</p>
<p>“Tolong bantu saya mas,” kata wartawan itu, di tempat parkir, sesaat sebelum kami berpisah. Saya tersenyum, melihat wajahnya. Kasihan benar wartawan yang satu ini, mengais rezeki dengan melacurkan profesinya.</p>
<p>Setahun silam itu, sidang kasus penangkapan jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani sedang digelar di Pengadilan Tipikor. Rekaman pembicaraan Artalyta dengan Untung Udji Santoso, yang diperdengarkan di persidangan waktu itu, telah menyita perhatian publik. Gara-gara rekaman itu pula, Untung Udji lantas dicopot dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda (lihat “<a href="http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&#38;nid=5612">Hendarman Tak Segera Menindak</a>,” <em>Jawa Pos</em>, Jumat 13 Juni 2008).</p>
<p>Nama Antasari seolah berada di puncak ketenaran, meskipun meski dalam rekaman itu Artalyta juga menyebut-nyebut nama Antasari. Nama Antasari semakin mentereng, setelah KPK juga menangkap Burhanudin Abdullah, Gubernur Bank Indonesia, sebagai tersangka pelaku korupsi di bank sentral.</p>
<p>Burhanuddin dipersalahkan karena dituduh terlibat melakukan korupsi terhadap dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia senilai Rp 31,5 miliar. Dana sebesar itu diduga mengalir ke Komisi Perbankan DPR periode 1999-2004 untuk penyelesaian masalah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia dan amendemen Undang- Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Selain menetapkan Burhanuddin, kasus ini juga menyeret Direktur Hukum BI, Oey Hoy Tiong, dan mantan Kepala Biro BI, Rusli Simandjuntak, juga dinyatakan sebagai tersangka. Belakangan Aulia Pohan, besan Susilo Bambang Yudhoyono juga dinyatakan sebagai tersangka.</p>
<p>Dua anggota Komisi XI DPR-RI periode itu, Hamka Yandu dan Antony Zeidra Abidin juga dinyatakan terlibat. Meskipun Hamka menyebutkan, bahwa mantan Ketua Komisi IX Pazkah Suzetta ikut menerima dana itu sebesar kurang lebih Rp 1 miliar, Pazkah hanya dijadikan saksi. “Yang menyerahkan saya sendiri secara bertahap. Saya serahkan empat kali,&#8221; ungkap Hamka ketika bersaksi di persidangan Oey Hoy Tiong (lihat “<a href="http://kompas.com/read/xml/2008/07/28/17211377/paskah.suzetta.terima.rp.1.miliar.ms.kaban.rp.300.juta">Paskah Suzetta Terima Rp 1 Miliar, MS Kaban Rp 300 Juta</a>,” <em>Kompas.com</em>, 28 Juli 2008).</p>
<p>Kasus Burhanuddin mencuat ke permukaan, menyusul pernyataan Ketua BPK, Anwar Nasution yang mengungkapkan ke publik soal aliran dana BI kepada sejumlah anggota DPR-RI senilai Rp 31,5 miliar. Bertindak sebagai kasir adalah Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia yang berada di bawah naungan BI. Laporan BPK menurut Anwar menjelaskan, dana Rp 31,5 miliar itu dicairkan oleh Rusli yang selanjutnya diserahkan kepada anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR, Anthony Zeidra. Tujuannya untuk memuluskan pembahasan amendemen UU BI dan penyelesaian kasus BLBI (Lihat “<a href="http://www.suarapembaruan.com/News/2007/10/30/Nasional/nas08.htm">Aliran Dana BI ke DPR-BK DPR Akan Panggil ICW</a>” <em>Suara Pembaruan</em>, 30 Oktober 2007).</p>
<p>Keputusan pencairan dana BI itu diambil pada rapat pada 3 Juni 2003. Dalam sebuah kesempatan, Burhanuddin menuturkan, setiap kebijakan strategis dan prinsip diputuskan di dalam Rapat Dewan Gubernur yang sifatnya kolegial dan bukan keputusan pribadi. Sementara kebijakan untuk melakukan diseminasi bantuan hukum adalah kebijakan yang sangat diperlukan pada saat itu. Kira-kira begitulah alasan Burhanuddin.</p>
<p>Duduk dalam Dewan Gubernur adalah Anwar (saat itu menjabat Deputi Gubernur Senior), Aulia Pohan, Aslim Tadjudin, Maman Soemantri, Bun Bunan Hutapea, dan Maulana Ibrahim. Namun menurut Anwar, dirinya tidak mengikuti rapat karena sedang berada di luar negeri. (lihat “<a href="http://www.transparansi.or.id/?pilih=lihatberita&#38;id=4807">Anwar Nasution Bantah Terlibat Kasus Aliran Dana BI ke DPR</a>”, <em>Masyarakat Transparansi Indonesia</em>).</p>
<p>Singkat kata memang banyak orang yang berkepentingan untuk menghajar Antasari. Kalau bisa, semua keburukan Ketua KPK nonaktif itu juga bisa diungkapkan sehingga dia bisa diturunkan dari jabatannya.</p>
<p><strong>Antasari dan Karir</strong><br />
Antasari adalah jaksa karir. Hingga anggota DPR menetapkannya sebagai ketua KPK, dia masih menjabat Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana. Sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi di Sumatera Barat dan Sulawesi Tenggara. Ketika menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Antasri gagal mengekskusi Tommy Soeharto yang dihukum penjara 18 tahun karena terlibat dalam pembunuhan Ketua Muda Mahkamah Agung Bidang Hukum Pidana Umum, M Syafiuddin Kartasasmita pada 2001.</p>
<p>Waktu itu Tommy “kabur” dan Antasari hanya kuasa menyita tanah dan rumah Tommy yang katanya untuk mengantisipasi kalau Tommy tidak mau membayar uang ganti rugi kepada negara. Dalam kasasi Tommy, majelis hakim agung yang diketuai Syafiuddin memutuskan menghukum Tommy dengan hukuman pidana 18 bulan penjara dan membayar denda serta membayar sejumah uang untuk ganti rugi keuangan negara.</p>
<p>Dalam kasus korupsi senilai Rp 2 miliar yang melibatkan Lukman Abunawas, Bupati Konawe (Kendari) pada 2004, Antasari juga pernah bertemu dengan Lukman justru ketika Lukman sudah menjadi tersangka. Dalam pertemuan yang disebut-sebut terjadi di Bangka Belitung itu, dikabarkan telah ada ada pemberian uang Rp 3 miliar dari Lukman kepada Antasari.</p>
<p>Soal uang itu Antasari tegas menolak, namun perihal pertemuannya dengan Lukman, Antasari tak menampik “Saya bertemu justru di kantor saya dalam konteks penyelesaian perkara. Ia datang sebagai tersangka,” katanya seperti dikutip<em> Kompas</em> (Selasa, 04 September 2007).</p>
<p>Mungkin saja Antasari memang tidak pernah menerima uang dari Lukman dan belum tentu juga Lukman melakukan korupsi. Namun pertemuan seorang jaksa dengan terdakwa, sulit diterjemahkan kecuali mereka sedang membicarakan perkara.</p>
<p>Di Amerika Serikat dan Eropa, seorang jaksa dan hakim yang bertemu atau menemui terdakwa dianggap telah melakukan kejahatan bahkan jika pertemuan itu hanya sekedar untuk makan-makan atau menonton televisi. Alasannya jelas, jaksa dan hakim bisa terpengaruh dalam menuntut atau memutuskan perkara. Lalu untuk apa Antasari bersedia bertemu Lukman, di kantornya?</p>
<p>Cerita akhirnya, Lukman diputus bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kendari. Dalam sidang pembacaan vonis setebal 251 halaman yang dipimpin Jessay Tarigan, pada 23 Juni 2005, Lukman dianggap tidak terbukti melakukan korupsi seperti yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum Fadil Zumhana. Dan ini yang menarik: majelis hakim menganggap semua tuntutan jaksa tidak berdasar karena tindakan yang dilakukan Lukman tidak memenuhi unsur korupsi.</p>
<p>Seorang yang dekat dengan mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh bercerita, yang mencopot Antasari sebagai Kajati Sumatera Barat adalah Abdul Rahman. Antasari yang ditarik ke Jakarta dan tidak diberi jabatan, tidak terima dan berusaha mendapatkan jabatan dengan mendekati banyak pejabat tinggi. Suatu hari, ketika seorang pejabat negara menggelar resepsi pernikahan anaknya, Antasari menurut dia, bahkan rela dijadikan pager bagus penerima tamu.</p>
<p>Lalu kesempatan itu datang ketika KPK hendak menyeleksi susunan kepengurusan yang baru paruh terakhir 2007. Antasari ikut mendaftar sebagai salah satu calon ketua, meskipun, Kejaksaan Agung hanya merekomandasikan nama Marwan Effendi. Dari berbagai seleksi, Antasari kemudian masuk di urutan ke-10. Di atasnya ada nama Saut Situmorang, dosen di Universitas Indonesia dan Marwan Effendi.</p>
<p>Saat seleksi untuk menjaring lima Ketua KPK itulah, Sigid Haryo Wibisono dikabarkan berperan banyak untuk Antasari. Pengusaha bergelar Raden Kanjeng Mas Tumenggung itu, disebut-sebut sebagai ketua tim sukses Antasari, termasuk untuk membayarkan uang kepada anggota DPR. “Banyak partai besar terlibat. Semua orang sudah tahu itu,” kata Boyamin.</p>
<p>Tak mau berkomentar soal sepak terjang Antasari, seorang pejabat di Kejaksaan Agung kepada saya mengaku heran, mengapa waktu itu Antasari bisa masuk lima besar. Kata dia, seleksi Ketua KPK waktu itu sudah tidak fair karena panitia seleksi sudah berpolitik. “Saya heran mengapa Saut lalu dikait-kaitkan dengan institusi BIN, dan Antasari masuk dalam lima besar,” kata dia.</p>
<p>Lalu pada Rabu malam, 5 Desember 2007, Antasari ditetapkan sebagai Ketua KPK yang baru menggantikan Taufiqurrahman Ruki. Melalui pemungutan suara lansgung, Komisi III DPR-RI malam itu memberika suara terbanyak kepada Antasari dan menempatkan Chandara Marta Hamzah di urutan kedua. Ucapan selamat kepada Antasari dan tepuk tangan mengakhiri sidang para anggota dewan yang terhormat itu.</p>
<p>Sejak itulah, berbagai gebrakan dibuat Antasari. Dia bukan hanya menangkap Urip Tri Gunawan dan Artalyta dan juga petinggi Bank Indonesia, tapi belakangan juga banyak menjebloskan anggota DPR menjadi pecundang. Sepak terjang yang disebut terakhir itulah, yang lalu menimbulkan keresahan dan ketidaksukaan banyak pihak terhadap Antasari, termasuk dari anggota DPR. Antasari dianggap kacang lupa kulit.</p>
<p>Ketidaksukaan terhadap Antasari antara lain tercermin dari tertunda-tundanya kasus suap terhadap anggota DPR yang dilaporkan oleh Agus Condro Prayitno, Anggota Komisi IX DPR-RI. Agus melaporkan ke KPK, perihal penerimaan uang Rp 500 juta setelah Miranda Swaray Goeltom terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Uang tersebut diduga mengandung unsur suap kepada anggota DPR suap saat berlangsung pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia.</p>
<p>Menurut Agus hanya beberapa partai yang menolak Miranda saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, salah satunya adalah Fraksi Reformasi. Fraksi yang dimaksud meliputi Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan, Partai Bulan Bintang, dan Partai Persatuan Pembangunan.</p>
<p>Agus mengaku memperoleh 10 lembar <em>traveler check</em> yang per lembarnya bernilai Rp 50 juta. Penyerahan cek itu dilakukan di ruangan Ketua Komisi IX DPR Emir Moeis oleh koleganya Dudhie Makmun Murod. Juga hadir Wiliam Tutuarima, Budiningsih, Muhammad Iqbal dan Matheus Formes. Menurut anggota Fraksi PDI Perjuangan ini, saat itu dasar penolakan beberapa fraksi adalah Miranda bukan beragama Islam. &#8220;Alasan itu yang digulirkan untuk menolak oleh beberapa partai berbasis Islam,&#8221; katanya (lihat “<a href="http://72.14.235.132/search?q=cache:BwvtY6FnoUIJ:www.tempo.co.id/hg/hukum/2008/08/21/brk,20080821-131710,id.html+agus+condro+%2B+Miranda+Goeltom&#38;cd=5&#38;hl=id&#38;ct=clnk&#38;gl=id">Agus Condro: Fraksi Reformasi Tolak Miranda Goeltom</a>,” <em>Tempointeraktif</em>, 21 Agustus 2008).</p>
<p>Dalam pemilihan itu Miranda mendapatkan dukungan suara 41 anggota Komisi IX DPR. &#8220;Sedangkan suara PDI Perjuangan hanya 18 anggota sebagai jumlah fraksi terbesar di DPR, sisanya saya kurang jelas dari mana saja,&#8221; katanya.</p>
<p>Agus mengakui dalam pemilihan itu diarahkan oleh fraksi. &#8220;Memang diarahkan oleh ketua fraksi, namun dasarnya obyektif,&#8221; katanya. &#8220;Alasan penolakan berdasarkan agama seseorang tidak bagus.&#8221;</p>
<p>PDI Perjuangan, kata Agus, menilai Miranda memiliki kompetensi dalam bidang perbankan. Selain itu, Miranda pernah didukung PDI Perjuangan dalam pemilihan Gubernur Bank Indonesia, namun kalah dengan terpilihnya Burhanuddin Abdullah.</p>
<p>Semua itu yang dilaporkan Agus kepada KPK. Antasari yang menerima laporan itu, menurut Boyamin, bahkan menerima ancaman dari sejumlah orang. “Dia (Antasari) disandera karena diancam akan dibongkar waktu dia pencalonan KPK,” kata Boyamin.</p>
<p><strong>Antasari dan KPU</strong><br />
Saya, bersama Teguh dan Alfred Ginting menjumpai Antasari di ruang kerjanya di Gedung KPK, 23 April silam atau sekitar sepekan sebelum dia dinyatakan tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus penembakan Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran. Dia sama sekali tak bersedia menjawab atau menghindari pertanyaan dari kami yang menyangkut kasus termasuk soal dugaan korupsi dalam pengadaan teknologi informasi oleh KPU.</p>
<p>Hasil analisis dan investigasi tim IMO (Independent Monitoring Organization) yang terdiri dari ICW, Indonesia Budget Center, Seknas Fitra, KIPP Indonesia, Indonesia Parliamentary Center, The Initiative Institute, dan Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, menduga ada kerugian negara yang nilainya ratusan miliar akibat dugaan korupsi oleh KPU.<br />
&#8220;Kami melihat adanya dugaan korupsi ini mulai dari pengadaan dan distribusi surat suara, pengadaan kotak suara, tabulasi nasional, pemutakhiran pemilih, dan sosialisasi pemilu,&#8221; sebut Arif Nur Alam Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). Arif didampingi Sulastio dari Indonesia Parliamentary Center, mengadakan konferensi pers di gedung KPK, Kamis 23 April 2009. &#8220;Total dugaan kerugian negara Rp 284,28 milliar.&#8221;</p>
<p>Kerugian tersebut menurut IMO berasal dari surat suara Rp 7,19 miliar, kotak suara Rp 33,18 miliar, TI (Pileg) Rp 216,07 miliar, Pemutakhiran DPT Pileg Rp 15,31 miliar, Sosialisasi Rp 12,92 miliar. Kelima proyek ini memiliki anggaran total sebesar Rp 817,9 miliar IMO mendesak agar KPK sesegera mungkin menindaklanjuti laporan mereka.</p>
<p>&#8220;KPK harus segera menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan atas laporan ini. Selain itu, kita juga meminta agar BPK mengaudit dalam bentuk khusus,&#8221; kata aktivis ICW, Fahmi Badoh dalam kesempatan yang sama.</p>
<p>Sebelum saya dan teman-teman bertemu dengan Antasari pada hari itu, KPK diketahui memang mengumpulkan data pengadaan teknologi Intelligent Character Recognition (ICR). Alat inilah yang dijadikan kambing hitam oleh KPU sehubungan dengan keterlambatan proses tabulasi suara hasil Pemilu 9 April 2009 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat (lihat “<a href="http://72.14.235.132/search?q=cache:xGY9VZlWfj4J:korupsi.vivanews.com/news/read/51284-kpu_persilakan_kpk_selidiki_pengadaan_icr+KPK+selidiki+korupsi+IT+KPU&#38;cd=6&#38;hl=id&#38;ct=clnk&#38;gl=id">KPU Persilakan KPK Selidiki Pengadaan ICR</a>”, <em>Vivanews.com</em>, 21 April 2009).</p>
<p>Tabulasi suara hasil Pemilu 9 April, sejauh ini memang menuai kritik dari banyak pihak. Selain dianggap tidak akurat, tabulasi itu dinilai sangat lambat memutakhirkan proses rekapitulasi suara. Forum Antar Parpol (KPU) misalnya menemukan banyak perbedaan data yang mencolok dalam tabulasi elektronik itu.</p>
<p>Forum itu menuding tayangan <em>real count</em> KPU di Hotel Borobudur diduga telah dimanipulasi untuk memenangkan partai tertentu. Sejumlah partai politik tergabung dalam itu, antara lain Gerindra, Partai Hanura, PSI, Republikan, PKNU, PNBKI, PPRN, PPDI, Merdeka, PMB, PBR, Partai Kedaulatan, Partai Buruh, Partai Barnas, Pakar Pangan, PPPI, PNI Marhenisme, PIS, PDK dan PDP.</p>
<p>Idham Cholied, Juru Bicara Forum Antar Parpol mengungkapkan, KPU seharusnya menghentikan proses tabulasi karena dianggap manipulatif dan menyesatkan publik. Idham yang juga Sekjen PKNU itu menduga ada kecenderungan perolehan suara real count KPU sengaja disesuaikan dengan dengan hasil <em>quick count</em> beberapa lembaga survei yang memenangkan Partai Demokrat pada kisaran 20 persen.</p>
<p>&#8220;Selain memenangkan Demokrat, <em>real count</em> KPU juga sama persis menayangkan 9 partai yang diperkirakan lolos <em>parlementary threshold </em> dan masuk Senayan,&#8221; kata Idham (lihat “<a href="http://www.jpnn.com/index.php/authentication/phpbb3/smarttoprint_new.swf?mib=berita.detail&#38;id=17182">KPU Didesak Hentikan Tabulasi Elektronik, Forum Antar Parpol Tuding Website Tabulasi Sarat Manipulasi</a>,” <em>JPPN.com</em>, 24 April 2009).</p>
<p>Padahal kata Idham, berdasarkan data server KPU hingga 21 April 2009, suara Partai Demokrat hanya 16,49 persen dan partai yang lolos <em>parlementary threshold</em> sebanyak 14 parpol. Ada pun data yang terdapat pada server KPU tercatat sudah masuk 78.023.386 suara, sementara pada saat penutupan Pusat Tabulasi Nasional di Hotel Borobudur 20 April lalu, suara yang terkumpul pada pukul 19.19 sudah mencapai 53.565.637 suara.</p>
<p>Dan ini yang mengejutkan, setelah dihitung secara manual, perolehan suara ternyata berubah. PDIP yang semula di tempat kedua dengan persentase selisih suara yang lumayan berjarak dengan Partai Demokrat, Kamis 1 Mei 2009, malah mencatatkan perolehan suara tertinggi. Rinciannya PDIP mendapat 6.164.486 suara atau 19,49%, Partai Demokrat mengantongi 5.403.942 suara (17,09%) dan Partai Golkar dengan 4.475.885 suara (14,15%).</p>
<p>Teguh mencoba bertanya soal dugaan korupsi di KPU itu, tapi Antasari tetap tak mau menjawab. Saat hendak pulang, saya bertanya soal kelanjutan penahanan Aulia Pohan. Antasari hanya tersenyum dan dengan suara khasnya berkata, “Kamu mau menyeret saya ke wilayah abu-abu.”</p>
<p>Kami keluar dari ruangan Antasari, dan Ketua KPK nonaktif itu mengantarkan hingga pintu. Wajahnya tampak tersenyum. Saya menyempatkan diri bertanya sekali lagi, mengapa dia mulai bersedia menerima wartawan untuk wawancara khusus. “Ini khusus untuk <em>Koran Jakarta</em>, saya selalu membaca koran Anda di ruang tunggu Bandara,” katanya.</p>
<p>Kami berpamitan. Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, yang ikut mendampingi Antasari saat wawancara, berujar pendek. “Rus kontak-kontak ya,” katanya. Johan dan saya dulu sama-sama bekerja di majalah <em>Tempo</em>. Kepada Antasari dia berujar, “Rusdi ini dulu di <em>Tempo</em> Pak, sekarang jadi pejabat,” katanya.</p>
<p>Saya membalas, “Johan Pak yang sekarang jadi orang penting.” Antasari sekali lagi hanya tersenyum. Saya pulang menemui sumber yang lain, Alfred dan Teguh kembali ke kantor. (bersambung)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Info selebritis Jumat, 24 April 2009]]></title>
<link>http://krosceknewsblog.wordpress.com/2009/04/24/berita-jumat-24-april-2009/</link>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 10:04:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Alicia</dc:creator>
<guid>http://krosceknewsblog.wordpress.com/2009/04/24/berita-jumat-24-april-2009/</guid>
<description><![CDATA[Halo rekan-rekan, KCnews menaikkan berita untuk hari Jumat (24/04) melingkupi : - Acha Gadeng Pacar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Halo rekan-rekan,</p>
<p>KCnews menaikkan berita untuk hari Jumat (24/04) melingkupi :<br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7292&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank">Acha Gadeng Pacar Baru</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7293&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank">Setelah Menduda, Pasha Getol Rawat Tubuh</a><br />
-<a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7294&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank"> Acha Siap Dinikahi Pacar Baru</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7295&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank">Shireen Sungkar Pasrah Tunggu Hasil UAN</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7297&#38;m=detail&#38;acat=18&#38;rowoffset=1" target="_blank">Pangeran Malaysia, Pernah Lukai Alat Vital Manohara</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7296&#38;m=detail&#38;acat=10&#38;rowoffset=1" target="_blank">Jennifer Lopez Bicara Soal Si Kembar</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7298&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank">Tommy Soeharto Siap Damaikan Keket-Andi Soraya</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7299&#38;m=detail&#38;acat=6&#38;rowoffset=1" target="_blank">Kangen Band Takut Manggung Di Luar Negeri</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7300&#38;m=detail&#38;acat=10&#38;rowoffset=1" target="_blank">Britney Spears Dukung Pernikahan Sejenis</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7301&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank">Menteri Meutia Hatta Tentang Kasus Manohara</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7302&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank">Fanny Bauty Yakin Shireen Lulus UAN</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7303&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;rowoffset=1" target="_blank">Haykal Kamil Cemas Hasil UAN</a><br />
- <a href="http://krosceknews.com/index.php?s=article&#38;scode=A002&#38;a_id=7304&#38;m=detail&#38;acat=16&#38;terkini=1" target="_blank">Manohara Sempat konsultasi ke Naek L Tobing</a></p>
<p>Untuk lengkapnya, silakan lihat di <a href="www.krosceknews.com" target="_blank">www.krosceknews.com</a></p>
<p>Terima Kasih</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Uang Tommy Soeharto di Inggris Tetap Diblokir]]></title>
<link>http://gosiptainment.wordpress.com/2009/04/24/uang-tommy-soeharto-di-inggris-tetap-diblokir/</link>
<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 18:32:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Artistainer</dc:creator>
<guid>http://gosiptainment.wordpress.com/2009/04/24/uang-tommy-soeharto-di-inggris-tetap-diblokir/</guid>
<description><![CDATA[Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta Finansial Inteligence Service (FIS) Guernsey, Inggris untuk tetap]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-554" title="tommy_soeharto_21" src="http://gosiptainment.files.wordpress.com/2009/04/tommy_soeharto_21.jpg?w=150&#038;h=219" alt="tommy_soeharto_21" width="150" height="219" />Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta Finansial Inteligence Service (FIS) Guernsey, Inggris untuk tetap melanjutkan pembekuan uang Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto di Banque National De Paris (BNP) Paribas sebesar 36 juta euro.</p>
<p>&#8220;Pada Jumat (17/4), Jaksa Agung telah mengirim surat kepada FIS di Guernsey, yang intinya memohon agar FIS tetap melakukan pembekuan atas dana Tommy Sorharto di BNP Paribas,&#8221; kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Jasman Pandjaitan, di Jakarta, Kamis (23/4).</p>
<p>Sebelumnya dilaporkan, kejaksaan telah mengajukan upaya hukum banding (appeal) kepada Mahkamah Agung Inggris (Privy Council) di London, yang mencabut status pembekuan uang Tommy Soeharto di BNP Paribas.  <a href="http://www.kapanlagi.com/h/uang-tommy-soeharto-di-inggris-tetap-diblokir.html">Baca Selengkapnya</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Keket mencoba membela diri dengan cara berkelit ]]></title>
<link>http://artistainment.wordpress.com/2009/02/26/keket-mencoba-membela-diri-dengan-cara-berkelit/</link>
<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 17:21:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Artistainer</dc:creator>
<guid>http://artistainment.wordpress.com/2009/02/26/keket-mencoba-membela-diri-dengan-cara-berkelit/</guid>
<description><![CDATA[Model yang menurutnya berkelas ini memberikan keterangan pembelaan terhadap tindakan Andi Soraya yan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Model yang menurutnya berkelas ini memberikan keterangan pembelaan terhadap tindakan Andi Soraya yan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gosip di Kuis Dinihari]]></title>
<link>http://dyhary.wordpress.com/2009/02/24/gosip-di-kuis-dinihari/</link>
<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 11:14:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>dyhary</dc:creator>
<guid>http://dyhary.wordpress.com/2009/02/24/gosip-di-kuis-dinihari/</guid>
<description><![CDATA[Infotainment tak ada yang tayang  dinihari. Tapi informasi  dari infotainment bisa menjadi pertanyaa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Infotainment tak ada yang tayang  dinihari. Tapi informasi  dari infotainment bisa menjadi pertanyaan di kuis dinihari.</p>
<p>Salah satu pertanyaan pada kuis  dinihari di TPI, Selasa (24/2), adalah: Artis yang digosipkan berpacaran dengan Tommy Soeharto? Jawabannya: a. Andi Soraya,  b. Catherine Wilson.</p>
<p>Entah karena <em>ngantuk</em>, tidak   mengikuti  dari awal, atau  bukan termasuk pemirsa infotainment,  tiga peserta, masing-masing dari Makassar, Nias, dan Palembang, salah menjawab. Ketiganya menjawab Andi Soraya.</p>
<p>Bahkan ada yang tidak pede  waktu menjawab. &#8220;<em>Nggak</em> tahu, <em>nggak </em>tahu, yang A kali (Andi Soraya)&#8230;,&#8221; kata peserta  dari Nias.</p>
<p>Karena empat peserta (satu peserta  terputus sambungan telepon-nya), tak ada yang benar menjawab, host kuis tersebut,  Sarah, berbaik hati membuang  pertanyaan yang salah.  Tinggal ada satu jawaban tunggal: Catherine Wilson.</p>
<p>Akhirnya seorang peserta  dari Jakarta  bisa menjawab dengan benar, dan mendapat  hadiah uang tunai Rp 2 juta.</p>
<p>Yah, itulah uniknya  kuis dinihari. Pertanyaan yang terbilang mudah sekalipun belum tentu bisa dijawab dengan benar.  Tapi  pengelola kuis ini cukup bermurah hati  karena  mau  membuang jawaban yang salah.</p>
<p>Sekarang  terpulang ke  pesertanya. Tahan melek atau tidak. Kalau keburu terlelap,  jawaban  tunggal  itu  bakal terlewatkan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Foto Kissing Catherine Wilson-Tommy Soeharto]]></title>
<link>http://jejakannas.wordpress.com/2009/02/13/foto-kissing-catherine-wilson-tommy-soeharto/</link>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 04:26:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>annas</dc:creator>
<guid>http://jejakannas.wordpress.com/2009/02/13/foto-kissing-catherine-wilson-tommy-soeharto/</guid>
<description><![CDATA[Kabar yang menyebut isu ciuman Catherine Wilson dengan Tommy Soeharto ditanggapi datar oleh aktris i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kabar yang menyebut isu ciuman Catherine Wilson dengan Tommy Soeharto ditanggapi datar oleh aktris i]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Keket dekati Tommy Soeharto, bertengkar dengan Andy Soraya]]></title>
<link>http://artistainment.wordpress.com/2009/02/11/keket-dekati-tommy-soeharto-bertengkar-dengan-andy-soraya/</link>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 16:59:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Artistainer</dc:creator>
<guid>http://artistainment.wordpress.com/2009/02/11/keket-dekati-tommy-soeharto-bertengkar-dengan-andy-soraya/</guid>
<description><![CDATA[Dua perempuan yang sama-sama berprofesi sebagai artis saling bertengkar untuk hal-hal yang belum ten]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dua perempuan yang sama-sama berprofesi sebagai artis saling bertengkar untuk hal-hal yang belum ten]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tentang Tommy Soeharto...Tentang BPPC....MenenTang HendarMAN Supandji???]]></title>
<link>http://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/10/hendarman-takut-tommy/</link>
<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 03:13:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>belajardarikecil</dc:creator>
<guid>http://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/10/hendarman-takut-tommy/</guid>
<description><![CDATA[Harian Merdeka&#8230; Sabtu  8 November 2008&#8230;di halaman pertama mengangkat berita&#8230; BPPC]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Harian Merdeka&#8230; Sabtu  8 November 2008&#8230;di halaman pertama mengangkat berita&#8230;</span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;">BPPC Tuntas, Tommy Bebas&#8230;</span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;">ada satu kutipan menarik pada berita itu&#8230;<span style="color:#008000;">&#8230;</span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;">&#8220;Penghentian kasus BPPC yang melibatkan Tommy, lantaran tidak ditemukannya kerugian negara.&#8221;  (Hendarman Supandji) </span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;">dan dalam berita berbunyi : </span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;">&#8220;Sudah saya baca alat-alat bukti semuanya. Jadi, saya setuju dihentikan karena kerugian negaranya tidak ada, sudah diselesaikan,&#8221; tandasnya (nya merujuk ke Hendarman Supandji) </span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;">Nah&#8230;8dk bukanlah ahli hukum&#8230;persentuhan dengan hukum 8dk hanya sekali-sekali&#8230;yaitu pada saat mengambil beberapa mata kuliah hukum di FHUI..itu aja&#8230;(berarti jelas khan kalau 8dk bukan anak FH) &#8230;</span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;">TAPi secara prIBAdi&#8230;8dk miris&#8230;mengingat beberapa hal di bawah ini : </span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;">1. Sebelum di BPPC-kan&#8230;harga Cengkeh di atas Rp.10.000/kg..bahkan dapat mencapai Rp.20.000/kg (lihat pada tahun 1989 -1991),bahkan buangan dari cengkeh (seperti patahan, bunga dan kotoran cengkeh lain) masih laku dijual Rp.6.000/kg. Dulu&#8230;pada masa itu&#8230;8dk dengan kawan-kawan, sering memilah-milah cengkeh dengan buangannya&#8230;lumayanlah hasilnya&#8230;tapi segera seteLAH cengKEH di BPPC-kan&#8230;harga cEngkeh Per-KG jatuh&#8230;Kalau tidak salah ingat mencapai Rp.6.000/kg sementara buangan atau limbahnya&#8230;Rp.600/kg&#8230;</span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;">SeaNDAInya&#8230;kita BERandai_ANdai&#8230;dengan KemaMPUan harga Awal Petani bisa pergi Haji&#8230;maka dengan Harga setelah di BPPC-kan pun&#8230;petANI suliT untuk PERGi mEngAJI (karena kepikiran&#8230;untuk Makan dan MAsak Esok hari Belum jelAS)&#8230; </span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;">Maka &#8230;adalah kesYUKuran Kepada TUHAN YANG MAHA AGUNG&#8230;HEndaRMAN SUPANdJI&#8230;bUKANlah ANAK PETANi CEnGKEh atau PEtanI JEruK POntIANak&#8230;(ini juga korban ala BPPC-nya Tommy) </span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;">2. Antara 1991-1992 telah terjadi pembAKARan GUDanG-GudANG CenGkeh Di BanyAk daerah di SEluruh INdonesIA&#8230; 8dk&#8230;sempat melihat&#8230;sekalipun dari Jauh (karena masih kecil&#8230;dan ngeri melihat kemarahan para petani) di Kabupaten Buleleng (Bali) serta di Kabupaten Temanggung (JAtenG)&#8230;</span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;">Ngeri&#8230;sedih dan marah&#8230;Tapi&#8230;semuanya pada waktu itu hanya tersimpan di dalam hati&#8230;8dk masih INgat&#8230; beberapa ibu petani&#8230;menangis.melemparkan bara api ke lokasi gudang&#8230;sAYA TIDAk ingin Mendramatisir..tapi bayAngkan Apabila hal INi terjAdi PAda Diri Anda&#8230;Keluarga ANda??? Apa Yang Akan Anda Lakukan??? </span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;">Sejatinya 8dk gak bisa apa-apa&#8230;apalagi pada masa itu&#8230;ABRI; kebanyakan&#8230; benar-bEnar BAJINGAN bERSERAGAM&#8230;(maaf..kalau Anda atau Keluarga Anda ABRI&#8230;tapi tanpa bermAKsud melebih-lebihkan&#8230;hal itu manifest kok&#8230;) </span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;">Hal yang bisa saya lakukan adalah&#8230;baru terjadi tahun 1996&#8230;selepas shalat Iedul Adha di lapangan Narmada, Lombok Barat&#8230;sujud syukur&#8230;yaitu ketika mendengar kabar Ibu Tien Soeharto wafat&#8230;dan kabar burungnya karena terkena peluru nyasar dari dua orang anaknya yang bertengkar  (entah Tommy dengan Bambang atau Tommy dengan Sigit../hartolah dengan itu semua&#8230;) </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;">Jelas&#8230;bagi orang kecil seperti 8dk&#8230;membutuhkan waktu panjang untuk melampiaskan kekesalan&#8230;bayangkan Dengan Para PetaNI itu&#8230;??? </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;">APakah Hendarman SUpaNDji Lupa&#8230;sebab kalAU BUta&#8230;seingat Saya Hendarman Cuma Pakai Kacamata doang&#8230;gak buta&#8230;(kalau saya salah tolong dikoreksi)&#8230;<span style="color:#000080;">tapi&#8230;8dk juga dapat mengerti&#8230;karena pada masa itu Hendarman Supandji berada di Bangkok&#8230;maka jelas Ia  agak kurang peka (atau pura-pura tidak peka&#8230;sebab sebelumnya ia adalah Kepala seksi penanggulangan tindak pidana umum intelijen Kejaksaan Agung </span>) untuk sumber..bisa dilihat di <a href="http://www.indopolitik.com/tokoh/hendarman-supandji.php&#038;#8230" rel="nofollow">http://www.indopolitik.com/tokoh/hendarman-supandji.php&#038;#8230</a>;</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;">Sayangnya<span style="color:#0000ff;"> ia tidak mengatakan Secara UTUh bukTI-bukTI apa Yang telah ia Baca&#8230;ataU ia Hanya Membaca Laporan Anak buaHNYa tanpa MEngkritis Laporan Tersebut ??? entah&#8230;silakan Anda Tanya Sendiri&#8230;. </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;">3. Mengaca pada kasus Suap Yang melibatkan Jaksa Urip Tri Gunawan PTPK (pelaku tindak pidana korupsi)..secara utuh masyarakat melihat&#8230;BOHONG BESAR apabila Kemas YahYA RahMAN tidak TERLIBAT samA SEKAli&#8230;Tapi&#8230;bolEH Jadi UcapAN keMAsyAHyARAhman yang akan&#8230;MEmotONG kepalA..(ditujukan kepada Urip Tri Gunawan PTPK)&#8230;memBUat NYali HendarmaN SUpanDJi Ciut..sehINGga tidak MEMPerkarakAN Kemas Yahya Rahman&#8230;</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;">Nah..ALHASIL..<span style="color:#0000ff;">Apabila dENgaN Kemas YAhYA RahMAN saja HEndarman SUPAndji Sudah TAKUT&#8230;apalagI dengan TOMMY SoeHARTO&#8230;Siapa Sih di Republik ini Yang bisa Memungkiri&#8230;dengan  UANG dan KAPITAL SOSIAL yang Ia MIliki&#8230;jangAN-JanGan TOmmy bisa MEmbeli Satu Keluarga Hendarman Supandji&#8230;Termasuk menjUalnya Ke Pembunuh Bayaran&#8230;Masuk Akal kan???<span style="color:#800080;"> </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><span style="color:#ff00ff;"> </span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Tapi&#8230;.secara tragis..8dk juga tidak dapat menertawakan KETIDAKBERANIAN HENDarmAN SUPAndjI&#8230;sebab&#8230;<span style="color:#ff0000;">Kepala SUku di KAbinET INdoNEsia BErsatu saat ini&#8230;Yang jelas-jelas dipilih langsung oleh Rakyat INdonesia (tarolah sebagian kecil) Gak berani melawan PENgusAHA yang jelas-jelas salah&#8230;</span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#ff0000;">Mau BUkti&#8230;Lihat aja LUMPUR LAPINDO&#8230;KasuS BUMI Resources, Tbk&#8230;dll&#8230;O..ya kalAU gak SALAH kepala SUKU henDARMan ITu namaNYA SBY&#8230;Si Butet Yogya kali ya&#8230;Kalau si BUtet Yogya&#8230;ya wajarlah&#8230;</span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#800080;">Sekali lagi 8dk awam tentang HUKUM&#8230;maka apa yang dikatakan oleh Hendarman SUpanDJI tentang BUkti-bUkti Hukum&#8230;tak mungkin 8dk lawan&#8230;tapi MOHON apa YANg diraSakan oleh ParA PEtanI cengKEh&#8230;juga dapat dirasakan oleh HENdarmAN SUPAndjI (atau jangan-jangan bawahan ANda sudah dibeli pula&#8230;toh kasus UTG sudah Kelar&#8230;ha..ha&#8230;ha&#8230;ha&#8230;.32 tahun&#8230;)&#8230;.BEREMPATI LAH sedikit&#8230;walaupun seumur hidup ANda tidak bersentuhan dengan PARA petANI cENGKeh TersebUT..</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff00ff;">Saya tidak tahu&#8230;apakah masyarakat banyak dapat menolak keputusan ini&#8230;kalau Ya&#8230;mohon  Partai Gerindra Mempelopori&#8230;sebab Partai Gerindra berjanji akan MEMBELA PETANI&#8230;nah..bagaimana???? Selain itu..kalau terpaksa bertarung Head 2 Head&#8230;Tommy Soeharto dan Prabowo Subijanto&#8230;maka saya yakin rakYat Banyak AKan memilih PrabowO&#8230;</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff00ff;">SUdahlah Tinggalkan SBY yang PLIN-PLAN dan Takut dengan ABurIdzaL Bakrie dan Jusuf Kalla&#8230;atau HEndarMAN SUpaNDJI&#8230;yang dalam Ketakutannya tergerAK menjADIKAN SBY sebagai INSPIRATOR&#8230;maupun MODEL bagi dirinya dalam bertindak&#8230;</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff00ff;">SEMo<span style="color:#800080;">Ga PraBOWo SubijanTo, baik secara pRIBAdi maupun bersama-sama PartaI GErinDRA&#8230;terGErak UNtuk MEmperTanyAKan keputusan  Kejaksaan Agung&#8230;yang sEKALIGUS merupakAN salAh Satu PEmbuKTIAN&#8230;pemENUHAN JANJI diriNYA dalam MEmbeLA PARa PEtani&#8230;Semoga&#8230;.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></h2>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="color:#800080;">&#60;a href=&#8221;<a href="http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&#038;url=http://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/10/hendarman-takut-tommy&#062;&#060;imgsrc=&#8221;http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#038;#8221" rel="nofollow">http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&#038;url=http://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/10/hendarman-takut-tommy&#062;&#060;imgsrc=&#8221;http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#038;#8221</a>; /&#62;&#60;/a&#62; </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mempertimbangkan Tommy Soe*****]]></title>
<link>http://lapaukata.wordpress.com/2008/09/03/mempertimbangkan-tommy-soe/</link>
<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 06:09:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>lapaukata</dc:creator>
<guid>http://lapaukata.wordpress.com/2008/09/03/mempertimbangkan-tommy-soe/</guid>
<description><![CDATA[&#8230; &#8220;Merunut kebelakang, sebaiknya kita tidak lagi mengkhianati semangat Tap MPR XI/1998 d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><span style="color:#ff6600;"><strong>&#8230;</strong> &#8220;Merunut kebelakang, sebaiknya kita tidak lagi mengkhianati semangat Tap MPR XI/1998 dengan tidak mengusut keluarga dan kroni Soeharto. Mereka tidak boleh menjadi &#8220;yang tak tersentuh&#8221;<strong>&#8230;</strong></span></p></blockquote>
<p><a href="http://lapaukata.files.wordpress.com/2008/09/tommy-bnp-paribas-karikatur.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-350" src="http://lapaukata.files.wordpress.com/2008/09/tommy-bnp-paribas-karikatur.jpg?w=188&#038;h=300" alt="" width="188" height="300" /></a>Putusan persidangan di Guernsey tentang perpanjangan masa pembekuan dana Tommy Soeharto di Banque Nationale de Paris (BNP) Paribas (28/9) patut diapresiasi. Pembekuan ini merupakan kali kedua sejak Kejaksaan Agung mengajukan gugatan intervensi setelah BNP Paribas menyurati pemerintah RI tahun 2006 lalu. Seperti diketahui, 23 Mei 2007 pengadilan Guernsey membekukan dana Tommy, yang kemudian disambut dengan pernyataan banding. Dan, pembekuan diperpanjang hingga 23 Mei 2009.<!--more--></p>
<p>Dalam konteks Indonesia, kabar dari Guernsey ini dapat dilihat sebagai satu upaya melawan adagium <em>&#8220;the untochable&#8221;</em> yang beberapa dekade bertahan untuk keluarga Cendana. &#8230;.</p>
<p>Kegagalan menjerat Soeharto dalam kasus Yayasan Supersemar, seharusnya diperbaiki melalui upaya merebut harta kekayaan negara anak mantan orang nomor 1 di masa orde baru ini.</p>
<p><strong>Kerugian Negara</strong></p>
<p>Akan tetapi, penting dicermati, putusan pengadilan membekukan aset Tommy Soeharto hanyalah sementara. Dengan kata lain, lebih bersifat penundaan pencairan terhadap pemilik uang, ketimbang langsung pengalihan hak atas rekening di BNP Paribas pada negara. Kecuali, Kejaksaan Agung mampu membuktikan Tommy memiliki kewajiban yang tidak dilunasi pada pemerintah RI. Atau, sejumlah uang yang ada di rekening BNP Paribas berasal dari tindak pidana.</p>
<p>Salah upaya pembuktian yang dapat dilakukan Pemerintah RI adalah melalui putusan pengadilan nasional. Kasus Yayasan Supesemar sempat digadang-gadangkan kejaksaan. Seperti diketahui, pada bulan Maret 2008, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Yayasan Supersemar melakukan perbuatan melawan hukum, dan mewajibkan pembayaran ganti kerugian US$ 105 juta dan Rp. 46,5 miliar. Dengan demikian, harapannya kewajiban pembayaran ganti rugi dapat dibebankan pada rekening Tommy Soeharto di BNP Paribas. Sepintas logika ini masuk akal.</p>
<p>Namun, bukankah Soeharto justru dibebaskan dari kewajibannya pada putusan tersebut? Sebagai tergugat I, H.M. Soeharto dinyatakan tidak melakukan perbuatan melawan hukum. Lantas, dimana korelasi antara uang milik Tommy dengan kewajiban Yayasan Supersemar? Di titik inilah, pembuktian yang akan diajukan kejaksaan tidak cukup kuat untuk merebut aset di Guernsey. Kalaupun masih berharap kasus Yayasan Supersemar dijadikan alat bukti, maka Kejaksaan harus berperang habis-habisan untuk meyakinkan hakim Kasasi Mahkamah Agung agar menyatakan Soeharto bersalah melakukan PMH, baik sebagai Ketua Yayasan atau pun Presiden. Beranikan MA?</p>
<p>Dalam hal ini, Pemerintah hanya dapat meminta pertanggungjawaban Tommy Soeharto dalam kapasitasnya sebagai ahli waris H.M. Soeharto. Atas dasar itulah, ICW mendesak majelis hakim kasasi memutus kasus Supersemar dengan independen dan memperhatikan rasa keadilan rakyat Indonesia yang direbut haknya selama orde baru. Soeharto harus tetap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Khususnya, pertanggungjawaban perdata yang diwakili oleh ahli waris.</p>
<p>Lebih dari itu, Kejaksaan disarankan melakukan gugatan terhadap Yayasan lainnya. Modus Legalisasi Korupsi melalui penerbitan peraturan pemerintah dan SK Menteri Keuangan yang memerintahkan bank-bank pemerintah memberikan sisa laba bersih terhadap yayasan dapat dijadikan entry poin. Harapannya, proses persidangan perdata ini menghasilkan putusan bahwa H.M. Soeharto dalam posisinya sebagai presiden dan ketua yayasan telah melakukan perbuatan melawan hukum yang berakibat kerugian keuangan negara. Sehingga, posisi Tommy sebagai ahli waris menjadikan ia harus melunasi utang dan kewajiban Soeharto. Dengan kata lain, putusan tersebut dapat dijadikan alat bukti pada pengadilan di Guernsey.</p>
<p>Argumentasi lain yang dapat diperkuat Kejaksaan adalah kasus penjualasan aset PT. Timor Putra Nasional yang dinilai merugikan negara Rp. 4,045 triliun. Kasus ini secara langsung menempatkan Tommy Soeharto sebagai salah satu tergugat. Namun, tentunya Kejaksaan harus hati-hati dan sangat cermat. Karena karakter kasus ini berpotensi diputus seperti Supersemar. Sangat mungkin terjadi, secara pribadi Tommy dinyatakan tidak melakukan perbuatan melawan hukum. Sehingga, posisi putusan tersebut tetap saja akan sangat lemah didepan pengadilan Guernsey, Inggris.</p>
<p><strong>Dapatkah KPK</strong></p>
<p>Persoalan diatas, dinilai berangkat dari sifat dasar penyelesaian secara perdata. Selain SDM Kejaksaan yang lebih disiapkan untuk penyelesaian Pidana, rumit dan berbelit-belitnya proses Perdata sangat potensial menghambat kerja besar merebut aset Tommy Soeharto.</p>
<p>Oleh karena itu, ICW menilai proses Pidana Korupsi akan lebih efektif untuk mengembalikan aset negara yang dicuri. Untuk kasus Yayasan Supersemar, belum terlambat bagi Kejaksaan melakukan penuntutan korupsi, demikian juga dengan kasus PT. Vista Bella yang diduga terlibat dalam mark-down penjualan aset PT. Timor Putra Nasional.</p>
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun sebenarnya pernah mencoba melakukan penyelidikan kasus Vista Bella. Akan tetapi, dalam perjalanan kasus ini dihentikan pada proses penyelidikan. Kebijakan ini tentu tidak mendukung upaya bersama mengembalikan aset negara yang dirugikan. Akan tetapi, belum terlambat bagi KPK dan Kejaksaan untuk bersama-sama menempuh proses hukum Pidana Korupsi untuk membuktikan, bahwa Tommy Soeharto, keluarga Soeharto dan kroni lainnya bersalah melakukan korupsi.</p>
<p>Merunut kebelakang, sebaiknya kita tidak lagi mengkhianati semangat Tap MPR XI/1998 dengan tidak mengusut keluarga dan kroni Soeharto. Mereka tidak boleh menjadi &#8220;yang tak tersentuh&#8221;. <strong>(*)</strong></p>
<p>oleh: FEBRI DIANSYAH</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Meutya Hafid, Bambang Tri, Mayangsari, Tommy Soeharto, FPI , Kopral Indonesia.]]></title>
<link>http://blogscafe.wordpress.com/2008/06/05/my-opinion-bwat-kopral-indonesia/</link>
<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 17:58:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>blogscafe</dc:creator>
<guid>http://blogscafe.wordpress.com/2008/06/05/my-opinion-bwat-kopral-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[My Opinion Bwat Kopral Indonesia ALL My Friends on Den Harin N Kopral Indonesia. Aku sngaja minta to]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h2>My Opinion Bwat Kopral Indonesia</h2>
<h4><span style="color:#663300;">ALL My Friends on Den Harin N Kopral Indonesia. Aku sngaja minta tolong Arifin untuk muat tulisanku ini dlm weblog ini, maunya sih hanya tu&#8217; Meutya Hafid aja, namun koq rasanya bosen, kirim mesej bwatnya, n aku pun juga ingin beri jwbn banyak ttg bbrp Questions yg masuk kpdku akhir2 ini, yg smua inginkan aku ini JAWAB ITU NAMUN BANYAK TERTUNDA. Antara lain yg bisa aku jawab skarang, baru ini aja :</span></h4>
<h4><span style="color:#663300;">ABOUT MEUTYA HAFID N ME.</span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Aku ini benar2 mmg lagi kacau lantaran dirinya itu. Itu aku akui n bnar2 bikin aku ini, ntahlah, campur aduk, sdih, marah, benci, namun juga aku ini masih rasakan rindu ku, n aku pun sampai tak bisa jawab Cynthia yg brulangkali, coba bikin aku ini kembali tersenyum. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Yah&#8230;.aku ini masih sering snyum2 sndirian kalo ingat itu, tulisan2 kalian, yg penuh humor, canda, tawa, namun aku ini masih pula tak bisa jadikan aku ini kembali ceria sperti yg Anita n Cynthia minta.  Namun bukan brarti aku ini, lepas kontrol. Tidak koq. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Aku hanya lagi down aja. Saat ini aku mmg belum dpt ambil kputusan mau apa lagi aku ini, sehubungan dg Tya itu, namun soal lain2 aku masih bisa lakukan tugasku sperti biasa. Hanya saja aku berpikir, ttg kemungkinan sknario yg mungkin akan terjadi dlm hubunganku dg Tya itu nanti. Apapun kata Tya n orang lain, yg bilang aku ini masih dendam keq dlsb. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">a. Aku masih sperti saat ini, tak mau putuskan cintaku, n pernikahan batinku ama dia n diapun masih tak mau datangi aku n minta maaf dg alasan belum kenal dlsb, n itu smua hanyalah untuk bohongi orang lain saja, lantaran ia gengsi sbab aku ini gembel.</span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">b. Aku ini akan putuskan dia, n tinggalkan dia, n tak urusan lagi dgnya, n biarkan ia itu, nikah n atau pacaran, ama orang lain, atau teruskan ia punya niat jadi hostess itu, namun kalo nanti ia menyesal, ia mau kembali padaku, dg amat berat hatipun aku akan katakan NEVER AGAIN. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">c. Hal itu demikian pula nanti bila aku masih tidak putuskan cintaku dgnya, ia masih dalam ikatan nikah batin dgku, n berbagai dosa akan menumpuk padanya dan mampusin dia itu sekalian sbagai istri yg tak setia. Jadi bukan cuma karena aku bilang NO / NEVER AGAIN. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">d. Maybe dg sgala keruwetan yg dialaminya, aku ini masih menerimanya dg lapang dada, skalipun tlah bgitu dalam ia melukai perasaanku ini, bila ia mau kembali padaku n minta maaf padaku. Soal lain2 lagi aku belum dpt pikirkan itu. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Namun soal Agus Isro Miroj ataw siapaun yg jadi kekasih atau suaminya resmi [menurutnya] saat ini selain aku, bila mreka itu menuntut balas padaku n ataupun menantangku, DON&#8217;T Affraid, I&#8217;m Not Scared. Bagiku membunuh mreka itu tak perlu banyak komentar n alasan sekalipun mereka itu Jendral. Apalagi cuma kecoak busuk. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Mau tembak aku? Hih, mmgnya aku tak bisa nembak mreka juga? n mmgnya aku ini tak bisa hindari pluru /serangan mreka? Ku kira practice kami di Den HArin bwat hancurkan skaligus 1 btlyon divisi lapis Baja dulu itu, masih dpt aku pakai, n juga ku hitung dari formasi Patkwa aku [scra hukum dll.], posisi aku malah justru very2 nice. Tanpa dukungan my Commander, or Rekan2 Den HArin atawpun Pengacara/lawyer pun  aku masih bisa lolos di Pengadilan sndirian. Demikian juga bila Meutya Hafid menuntutku. Tadi ada telepon dari rekan di Jkt, bilang kalo mreka termasuk Tukang kebun Tya, itu ancam aku, bilang akan laporkan ke Presiden. Hebat deh, sakti kali orang itu heh? Apa pangkatnya, hingga dia bisa temui SBY itu? Lain halnya ama Tya, n mungkin juga Isro Miroj itu. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Oh ya, tolong stelling skalian SBY kalo ia itu masih dkt dg Subagyo HS itu n juga dg Isro Miroj anak Subagyo itu, itu celah asyik bwat kita ngintip apa SBY has a conspirations with that two mens? N itu, soal bisnis narkoba, maybe bisa jerat SBY itu skalian. BIsa kita Calling n ajak smua angkatan bwat ikutan boikot SBY bila hal itu terjadi. Minimal tidak kita dukung pd Pemilu n Pilpres Yad. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Lha gimana? orang udah, digrebeg oleh Den 88, sat intel reskrim, n BNN, dlm keadaan teler, n masih tak pake clana lagi gedheg n itu goyang ngebor ama cewe comberan sundal, n tman2nya,  apa masih kurang cetho bukti nyatanya kalo ia [Isro Miroj] itu Pecandu n Pngedar Narkoba n Kecoak busuk? Aku mreka bilang anjing, yah, tak apalah, aku, n Den Harin ini mmg terkenal sbg anjingnya Pak Harto koq, namun ku kira masih lebih baik daripada mreka itu yg dubur anjing mencret , Ataw tempiknya LONTHE&#8230;.. itu ya?. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Ibunya Tya itu mau, Tya dpt suami orang sperti ISRO itu? Biarin deh. Dia mampus pun aku tak mau pedulikan itu lagi koq.</span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Saat ini saja, ibunya Tya masih hidup , dia udah gitu, apalagi, nanti kalo Ibunya Tya itu udah mampus,  kalo ga&#8217; kembali padaku ataw bunuh diri, Tya itu akan merana seumur hidupnya, sdgkan ia dptkan orang lain lagi? Saat ini saja orang2 yg sudah tahu dirinya, tanpa ada kehadiranku inipun mau dapatin Tya itu, kurasa kalo orangnya bener2 mau brumah tangga sungguhan, takkan mau, kcuali kalo ia itu punya kemampuan spertiku, soalnya, 90% kmungkinan Tya itu udah sring sex bebas ama Isro itu n juga pake Narkoba itu sulit di pungkiri koq. </span></h4>
<h4><span style="color:#000080;">Mo kna penyakit Sipilis, Gonorhea, n AIDS sprti kata anak2 UNS itu?  Ayan, deh kalo ada yg mau sperti itu.</span></h4>
<h4><span style="color:#663300;">ABOUT ME N MY EX. WIFE. </span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#000080;">Yg ini gimana yah? Aku ini tak munafik koq, slama ini aku mmg tak bisa penuhi kebutuhan kelauarga aku ini scr maksimal, dulu, hutang aku numpuk banyak skali, banyak rekan2 Den Harin, n Kopral tahu itu juga kan?</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#000080;">Waktu masih Dinas, aku ini bolak-balik ke Markas Kopasus Kandang Menjangan n ke Asrama AURI di Panasan Colomadu, hanya untuk ambil gajiku yg oleh Pak Dhenny dikirimkan ke sana, ke bbrp Perwira yg Beliau percayai. Itupun tak skaligus tiap bulan, malah kadang sampai stngah tahun baru aku dpt lagi, n uang yg ada itu tak langsung aku minta n ambil spenuhnya, kadang hanya beberapa puluh atau ratus ribu saja, sbab aku kawatir uang habis, namun gaji belum turun lagi, ini tak ubahnya ama nasib teman2 aku dari SMPS yg Satgasos di Irja saat itu.</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#000080;">Mau langsung aku ambil smua n bikin usaha yg lumayan besarpun aku tak brani skalipun uang yg aku trima itu sbnarnya skitar 5 juta rata2. Sbab aku ini kawatir swaktu-waktu dpt tugas ke luar daerah, dn trpaksa usahaku jadi macet. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#000080;">Tapi soal aku jadi musuhan itu kan karena aku ini pas dpt teror, dari orang2 PDIP yg sarap itu, koq lalu ia itu juga ikutan perlakukan aku sbg orang sinting, kan bukannya bikin aku ini jadi lega, saat aku ini butuhkan advis/support darinya, malah bikin aku ini tambah kacau. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#000080;">Udah tahu adik2nya n tetangga2nya sinting, koq malah nurutin mreka itu n katakan aku ini tak mau knal orang lain? Sdangkan smua planning aku, untuk rumah tangga aku ini tak satupun yg brgantung pada mreka itu. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#000080;">Soal bea siswa anak2ku, juga aku sndiri yg usahakan n carikan, tanpa saran dari orang2 sinting itu. Tapi apa respon dia padaku? None. Aku inginkan ia itu masih tetap cintai aku n sayangi aku sperti saat kami masih pacaran dulu, namun, skarang, atau stidaknya saat susah itu, ku gamit tangannya saat kami jalan bersama saja ia itu tak mau lagi. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#000080;">Aku tahu, kmungkinan bsar ada yg pake ilmu gaib untuk rusakkan hubungan kami itu mmg aku paham n mmg ada, namun aku tak bisa lagi sadarkan ia bila, tak ada lagi keinginannya n kepercayaannya padaku itu. Sama sperti aku yg tak suka pake ilmu gaib bwat memelet cewe, karena aku tak suka orang yg tidak mencintaiku dari hatinya sndiri. Yah gitulah kami ini, jadi yah, smua nasibku ini tak lagi aku pikirkan berat2.</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;">ABOUT F P I.</span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Soal ini kmarin pada ribut2, lah, aku ini kan udah bilang, wong bgitu banyak orang n petugas Kepolisian itu banyak n juga paham masalah hukum, mbok ya biar itu di urusin Petugas aja. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Tapi ada yg tanya lagi, kalo aku ini sndiri soal itu gimana, soalnya kan banyak dari Kopral itu, juga ada yg tergabung dlm FPI juga, lha ini kawan sndiri malah jadi bentrok, lalu ini soal Habib Rizieq, itu kan juga keturunan Nabi Muhammad, apa kita harus lalu melawannya, dan apa bukan tidak mungkin kita ini salah juga dalam soal keimanan? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Aku jawab ini yah? tapi ini baru pendapatku saja, soal itu kalian mau pake aku tidak mengajak, kalian tolakpun aku ini tidak pedulikan sbab ini bukanlah hal penting buatku, n juga aku ini tidak menyebarkan suatu ajaran. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Soal anggota FPI ada juga yg dari Kopral Indonesia, aku dulu kan udah bilang, kalo smisalnya, organisasi yg kita ikuti selain Kopral itu, ada hal2 negatif yg tidak sesuai dg hukum maupun norma2 bermasyarakat juga aturan2 dari agama [ ditinjau dari berbagai macam agama] ya keluar saja dari situ, kan tak ada masalah? Apa anda mreka ancam kalau keluar, akan mreka bunuh? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Kalo mmg bgitu, ajak saja teman2 itu untuk melawan dan melaporkan hal itu kpada yg berwenang, beres kan? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Soal Habib Rizieq itu keturunan Nabi, maybe aja bnar, namun hal itu jangan lalu kita pakai dasar n alasan untuk membenarkan perbuatan2 yg salah, apalagi, soal ke HAbiban ini perlu kita pertanyakan juga. Sebab banyak orang Arab di Indonesia itu, belum tentu orang Arab dari Mekkah [Arab Saudi], ada yg dari Iraq, Iran, Kuwait dlsb. Selain itu soal keturunan inipun bisa di palsukan juga, di Arab sana ia mungkin hanya dari rakyat jelata, di Indonesia sini, ia membawa silsilah bangsawan dan mengaku keturunan bangsawan, tak ada orang Indonesia ini paham hal itu kan?</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Lalu gimana bila benar? Bila benar2 Habib, sekarang kami mau tanya, di Indonesia ini mau apa? mau hidup bermasyarakat apa mau hidup sendiri?. Sebab Sejak jaman Nabi Adam hingga Nabi Muhammad Rasulullah SAW, dan bahkan Para Sahabat memerintah , dalam berdakwah pun Beliau2 itu tak pernah ada yg melakukan tindakan anarkis dan melakukan penyerangan kepada pemeluk agama lain. Semua dilakukan dengan jalan simpatik kan? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Demikian juga dg para Waliyullah di Nuswantara ini. kalaupun ada peperangan, itu sebab adanya permusuhan dari pihak2 lain yg tidak senang dan juga sebab di musuhi dan di aniaya. Namun koq, ini lalu bikin gara2 terus? Orang lagi tenang2 di serang, itu kan tidak bnar kan? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Namaku HAsan Madinah, TGH. Najmuddin, dulu kasih aku nama itu, tanya tahu kamu kenapa aku beri nama itu? Ingat dan selalu pake nama itu, bahkan bila kamu pulang ke Jawa lagi, Dulu Kaum Muhajirin hijrah ke Madinah dan menyatu dg kaum anshor, saat itu, sekalipun Rasulullah itu berdakwah dan membangun Islam, namun beliau tidak membuat permusuhan dengan kaum2 lainnya bahkan terhadap para kafir Qurays sekalipun. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Yg Islam, yg kristen/Nasrani, Yahudi, bahkan dari ahli purbakala, kami tahu ada peninggalan dari Kebudayaan Cina di sana hingga kemungkinan, agama Budha saat itu juga ada di situ. Namun Dapat hidup rukun dan harmonis. Bahkan, ketika terjadi peperangan melawan kafir Qurays, banyak orang yg spendapat dgku juga kan, bhwa kaum Nasrani itu dan Yahudi, sebagian juga ada yg pro dg kaum muslimin dan hanya Kafir2 Qurays saja yg dlm Al Qur&#8217;an itu di anggap sebagai musuh yg se benar2nya.  Juga dalam beberapa ayat dalam Al Qur&#8217;an dan hadis Nabi, bila kita itu bertindak, maka yg harus di dahulukan dan di nomor satukan adalah negara. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Sedangkan Islam Bukanlah Negara. Islam ini adalah agama, dan agama adalah tuntunan hidup bagi kita. Soal Pancasila atau kita membina kerukunan hidup dengan agama lain, aku kira dg penjelasan di atas itu cukupkan? ada atau tidak Pancasila itu tetap saja kita hidup di dunia ini, akan hidup dan saling tergantung satu dengan yang lain bersama umat dari bangsa2 lain dan agama2 lain. Apalagi, negara kita itu, bukanlah Negara islam dan juga bukanlah negara Komunis atau Negara Kristen, tapi Negara yg berdasarkan asaz Pancasila dan Demokrasi. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Di seluruh dunia ini, hanya orang2 Islamlah yg banyak meributkan soal mendirikan Negara ISLAM itu, sedangkan orang2 Kristen, Hindu dan Budha, tidak peduli, apakah negaranya itu, di bilang negara Komunis atau negara Islam, sekalipun Mayoritas Penduduknya itu Kristen, atau Hindu atau Budha. Bukan Negaranya yg akan menentukan kita itu hidup sebagai orang Islam atau Kristen tapi keyakinan kita pribadi masing2 kan? Kalau memang kita tidak cocok hidup di Negara Komunis, ya keluar saja dari situ, pindah ke Negara Islam, atau mungkin mau suka yg Blontheng? Juga kalau tak suka di Indonesia dg beragam suku bangsa dan agama kalo orang Islam ya pindah saja ke Negara2 Islam kan tinggal Pilih? Koq malah bikin onar? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Dakwah itu memang butuh pengorbanan, tapi bukan untuk membuat permusuhan. Ada jaman Rasulullah dulu, pengikut Nabi itu di tulis, gebukin kafir Qurays yg tidak mau sholat, dan tidak mau masuk Islam? Tidak kan?</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Menang Perang saja, Pasukan Rasulullah masuk Ke Kota Mekkah, begitu banyak Kafir2 Qurays yg pengecut, n takluk, tak ada ceritanya dari mereka itu satupun yg lalu di hukum penggal ataupun di tangkap, dicambuki dlsb. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Orang2 sekarang koq lain? Malah lakukan macam2 yg bisa di bilang sok alim? Dulu dari semua kisah dalam hadis Nabi dan Alqur&#8217;an itu adalah aturan2 yg diterapkan oleh Rasulullah berdasarkan kedua Hal tersebut adalah hanya untuk orang2 Islam saja,sedangkan yg Nasrani, Yahudi dlsb diluar kaum muslimin tidak disebutkan dalam Al Qur&#8217;an maupun Hadis Nabi itu, di permasalahkan, kecuali dalam soal keimanan mereka itu benar atau salah menurut Islam hanya itu saja, tidak di paksakan untuk mau masuk Islam. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Begitu banyak kaum Yahudi dan Nasrani di situ, mengapa Rasulullah membiarkan mereka, dan malah memberikan surat ajakan kpd Raja Persia dan Irak, serta Yordan dan Suriah untuk masuk Islam dan itupun ada yg langsung di setujui ada yg masih bandel tidak mau juga. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Maaf kalo yg aku tahu ini ada kesalahan, kurasa hal ini bagi kita cukup jelas kan? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Fanatik lah untuk diri sendiri bukan fanatik untuk/kpd orang lain. Saat bulan puasa saja aku sering lihat, ada orang yg marah2 pada orang lain yg makan dan minum sementara mereka lagi puasa, dan lalu beralasan, aku lagi puasa hormati donk, kalau tidak lagi puasa aku tonjok kau. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Sekilas hal itu bagaikan pahlawan pembela agama, namun mnurutku koq malu-maluin? Yang niat puasa itu dia atau orang lain? kalau dia koq orang lain yg tidak niat puasa dia paksa untuk nuruti kemauannya, dan malah marah2 seperti itu kan artinya dia itu, belum sempurna puasanya dan malah batal? dia itu belum mengerti untuk apa dia itu berpuasa. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#800080;">Jadi kalo mnurut hemat aku dari semua alasan aku diatas itu, yah, boikot saja orang2 yg sperti itu, tak usah diajak berteman, berbisnis, ataupun berpacaran dan berkencan, bisa berabe nanti, dan kalau mereka itu masih macem2 lagi, ya di deportasi saja mereka ke luar Indonesia biar mereka itu hidup di negara2 yang mereka inginkan dan sesuai dg diri mereka itu.</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;">ABOUT MAS BAMBANG TRI N MBAK MAYANG N MBAK HALIMAH. </span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">Soal ini aku bnar2 kasihan pada mereka bertiga itu. Ini kan soal yg sama ruwetnya ama masalahku sndiri jadi aku juga malu mau kasih saran atau advis. Gimana yah?  Aku sih tahu mbak Halimah itu, masih cintaaaaaa banget ama mas Bambang, tapi yg di cintainya itu juga lagi hehehe, Mas Sorry ya? ketularan dalem juga ya? Tapi gimana, cowo itu juga, dalam agama apapun juga poligami itu halal koq. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">Boleh dan halal, hanya aturan negara saat ini hal itu malah di bikin ruwet, namun prakteknya, kalo yg poligami itu orang2 gedean, urusannya di KUA n Pengadilan Agama ataw Catatan Sipil gampang ya? Coba macam aku ini? kmarin dulu aku tanya ke KUA untuk nanyain proses perceraian saja, ITU baru nanya, udah di ceramahin dan di bilang tidak boleh dlsb, aku sampai sewot n aku bilang &#8221; Pak, saya ini udah lebih dari delapan tahun itu, tidak pernah tinggal serumah lagi, dan tidak pernah main sex lagi ama mantan istri saya itu, dan sudah tidak mau lagi dia itu jadi satu dengan saya apa itu bukan kenyataan bahwa kita itu sudah cerai? Kan dalam Islam hanya mengucapkan talak 1, 2 ,3  saja itu sudah sah, hanya soal surat cerai itu, urusan KUA&#8221;. Koq tidak melihat faktanya? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">Trus kembali soal Mas Bambang Tri, Waduuuuhhh&#60; mesranya, aku sampai jadi kpengin banget deh, tiru2 lihat Mas Bambang dlm fotonya pacaran ama Mbak Mayang itu, di tabloid2 itu banyak aku lihat kmarin di pinggir jalan, cuma, mbak Halimah kalo lihat itu kan jadi GrrrrHHH, awas U, ku puntir ntar kalo pulang! Anu, jangan keliru yg lainnya ya mbak? Ntar kliru sasaran runyam tambahan deh. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">Mudah-mudahan ga di kethak Mas Japto, deh aku ini. Biar ya mas, aku lagi puyeng juga koq di tanyain bginian. Yg ku inginkan sih, yg adil aja deh Mas Bambang, Panji n Sekar juga kan masih say ama Bapaknya n juga masih mau, bobo itu Mas kelonin, [alesane anake aja ya?] jadi ya gimana lah caranya kadang di sini, , seminggu di sana daripada gitu terus, kalo Mas ga pernah pulang ya, Ntar Panji mau minta uang jajan, nyari Bapaknya susah banget kan repot juga. Kasihan kan? </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">Crita soal Panji itu, jadi ingat Panji anakku juga, jarang banget ketemu aku juga, padahal udah selesai Ujian Akhir SMA saat ini. N kalo soal pengin, itu&#8230;. kemesraan itu, aku ama Tya malah jadi runyam beneran deh saat ini. Maklum sih cuman gembel koq ngrinduin sang putri?</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;">ABOUT MAS TOMMY N MBAK TATA. </span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">Yg ini idem aja deh kalo soal mau rujuk lagi, itu kurasa lebih baik, daripada Mas Tommy jadi patah smangat n jadi susah Bobo&#8217; ya Mas? Udah maklum koq Dalem ini. Biar gimana juga udah pernah jadi satu, berpisah itu jadi sperti ada yg hilang juga, Mbak Tata pun kalo tak mau pungkiri hati kecilnya pun juga gitu pasti. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">N takkan ada orang lain yg bisa gantiin koq, kalo tidak ketemu yg jauh lebih baik lagi. Padahal untuk cari tandingannya Mas Tommy itu sulit ya?  Banyak Orang beken n kaya namun juga kalo tak hati2 hanya cinta palsu n malah di kereti Mbak [ di apa yah? Gerogoti n di tipu? ], belum lagi soal cinta itu ku rasa tak semudah itu deh jawabannya. </span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;"><span style="color:#0000ff;">Tapi soal Mbak Bilang , udah selingkuh? with Who? Ga ngandel aku, selama ini, aku tak pernah lihat Mbak itu kluyuran atau janji temu dg cowo lain koq. Mbak Bohong kan? Affair ama siapa? Cowo mana yang brani mati godain Mak Tata? Dulu maupun skarang? Soalnya tersangka utama Mas Tommy, yaitu aku juga ga wani koq Mbak, cuma ngumbahi Mbak aja dan ngumbahi Mas Tommy , dalem berani, tapi kalo mauin Mbak Tata?, bisa di ketawain ayam ntar, umurku jauh di bawah Mbak n Mas Tommy, koq aneh2.</span></span></h4>
<h4><span style="color:#663300;">Posting By: Bobby Meidianto/HAsan MAdinah, Solo. </span></h4>
<h4><span style="color:#663300;">DI tuliskan oleh: Arifin Annas.</span></h4>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[I wish I am Tommy Soeharto]]></title>
<link>http://aswinindraprastha.wordpress.com/2008/05/21/i-wish-i-am-tommy-soeharto/</link>
<pubDate>Wed, 21 May 2008 09:29:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>aswinindraprastha</dc:creator>
<guid>http://aswinindraprastha.wordpress.com/2008/05/21/i-wish-i-am-tommy-soeharto/</guid>
<description><![CDATA[* with high praise for Jorge Charm, PhD, creator of phdcomics.com]]></description>
<content:encoded><![CDATA[* with high praise for Jorge Charm, PhD, creator of phdcomics.com]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Terjajah ExxonMobil di Cepu ]]></title>
<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/05/15/terjajah-exxonmobil-di-cepu/</link>
<pubDate>Thu, 15 May 2008 11:31:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
<guid>http://ketikataku.wordpress.com/2008/05/15/terjajah-exxonmobil-di-cepu/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Bung Karno yang saya cintai dan sangat saya hormati. Janganlah gundah dan gelisah, walaupun B]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;"><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/05/pakkwik.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-150" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/05/pakkwik.jpg?w=81&#038;h=108" alt="Kwik Kian Gie" width="81" height="108" /></a>&#8220;<em>Bung Karno yang saya cintai dan sangat saya hormati. Janganlah gundah dan gelisah, walaupun Bapak sangat gusar. Istirahatlah dengan tenang. Saya juga sudah bermeditasi di salah satu vihara untuk menenangkan hati dan batin saya. Satu hari nanti rakyat akan bangkit dan melakukan revolusi lagi seperti yang pernah Bapak pimpin, kalau para cecunguk ini sudah dianggap terlampau lama dan terlampau mengkhianati rakyatnya sendiri.&#8221;</em> &#8211; Kwik Kian Gie- <!--more--></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;">Oleh: Kwik Kian Gie</span></div>
<p><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;"></p>
<p style="text-align:justify;">Kali ini saya tidak akan membahas tentang pengertian subsidi -apakah itu sama dengan uang tunai yang harus keluar atau tidak- dan hal-hal teknis lain seperti itu. Saya akan membahas tentang negara kaya yang menjadi miskin kembali karena terjerumus ke dalam mental kuli yang oleh penjajah Belanda disebut mental inlander. Mental para pengelola ekonomi sejak 1966 yang tidak mengandung keberanian sedikit pun, yang menghamba, yang ngapurancang ketika berhadapan dengan orang-orang bule.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibu pertiwi yang perut buminya mempunyai kandungan minyak sangat besar dibanding kebutuhan nasionalnya, setelah 60 tahun merdeka hanya mampu menggarap minyaknya sendiri sekitar 8 persen. Sisanya diserahkan kepada eksplorasi dan eksploitasi perusahaan-perusaha an asing.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa pekerjaan dan sampai seberapa jauh daya pikir para pengelola ekonomi kita sejak merdeka sampai sekarang? Istana Bung Karno dibanjiri para kontraktor minyak asing yang sangat berkeinginan mengeksplorasi dan mengeksploitasi minyak bumi di Indonesia. Bung Karno menugaskan Chairul Saleh supaya mengizinkannya hanya sangat terbatas. Putrinya, Megawati, bertanya kepada ayahnya, mengapa begitu? Jawaban Bung Karno kepada putrinya yang baru berumur 16 tahun, &#8220;Nanti kita kerjakan sendiri semuanya kalau kita sudah cukup mempunyai insinyur-insinyur sendiri.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Artinya, Bung Karno sangat berketetapan hati mengeksplorasi dan mengeksploitasi minyak oleh putra-putri bangsa <span class="yshortcuts"><span>Indonesia</span></span> sendiri. Mengapa sekarang hanya sekitar 8 persen? Lebih menyedihkan ialah keputusan pemerintah memperpanjang kerja sama dengan Exxon Mobil (Exxon) untuk blok Cepu selama 20 tahun sampai 2030.</p>
<p style="text-align:justify;">Begini ceritanya. <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> membeli lisensi dari Tommy Soeharto untuk mengambil minyak dari sebuah sumur di Cepu yang kecil. <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> lalu melakukan eksplorasi tanpa izin. Ternyata ditemukan cadangan dalam sumur yang sama sebanyak 600 juta barel. Ketika itu <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> mengajukan usul untuk memperpanjang kontraknya sampai 2030. Keputusan ada di tangan Dewan Komisaris Pemerintah untuk Pertamina (DKPP). Dua dari lima anggota menolak. Yang satu menolak atas pertimbangan yuridis teknis. Yang lain atas pertimbangan sangat prinsipil.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia sama sekali tidak mau diajak berargumentasi dan juga sama sekali tidak mau melihat angka-angka yang disodorkan <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> beserta para kroninya yang berbangsa <span class="yshortcuts"><span>Indonesia</span></span>. Mengapa? Karena yang menjadi pertimbangan pokoknya, harus dieksploitasi bangsa <span class="yshortcuts"><span style="cursor:hand;">Indonesia</span></span> sendiri, yang berarti bahwa <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> pada 2010 harus hengkang, titik. Alasannya sangat mendasar, tetapi formulasinya sederhana. Yaitu, bangsa yang 60 tahun merdeka selayaknya, semestinya, dan seyogianya mengerjakan sendiri eksplorasi dan eksploitasi minyaknya. Bahkan, harus melakukannya di mana saja di dunia yang dianggap mempunyai kemungkinan berhasil. Menurut peraturan yang berlaku (sebelum Pertamina berubah menjadi Persero), kalau DKPP tidak bisa mengambil keputusan yang bulat, keputusan beralih ke tangan presiden. Maka, bola ada di tangan Presiden Megawati Soekarnoputri. Beliau tidak mengambil keputusan, sehingga <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> kalang kabut. <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> mengirimkan executive vice president-nya yang langsung mendatangi satu anggota DKPP yang mengatakan &#8220;pokoknya tidak&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia mengatakan, sejak awal sudah ingin bertemu satu orang anggota DKPP ini yang berinisial KKG, tetapi dilarang kolega-koleganya sendiri. KKG tersenyum sambil mengatakan karena para koleganya masih terjangkit mental inlander.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu dia berargumentasi panjang lebar dengan mengemukakan semua angka betapa <span class="yshortcuts"><span>Indonesia</span></span> diuntungkan. KKG menjawab bahwa kalau dia ngotot sampai seperti itu, apa lagi latar belakangnya kalau dia tidak memperoleh untung besar dari perpanjangan kontrak sampai 2030? Karena <span class="yshortcuts"><span>itu</span></span>, kalau mulai 2010, sesuai kontrak, <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> harus hengkang dan seluruhnya dikerjakan Pertamina, semua laba yang tadinya jatuh ke tangan <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> akan jatuh ke tangan <span class="yshortcuts"><span>Indonesia</span></span> sendiri. Lagi pula, KKG menjelaskan bahwa sudah waktunya belajar menjadi perusahaan minyak dunia seperti <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span>. KKG bertanya kepadanya, &#8220;Bukankah kami berhak mulai merintis supaya menjadi Anda di bumi kita sendiri dan menggunakan minyak yang ada di dalam perut bumi kita sendiri?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Eh, dia mulai mengatakan tidak bisa mengerti bagaimana orang berpendidikan Barat bisa sampai seperti <span class="yshortcuts"><span>itu</span></span> tidak rasionalnya! Jelas KKG muntap dan mulai memberi kuliah panjang lebar bahwa orang Barat sangat memahami dan menghayati tentang apa yang dikatakan EQ, dan bukan hanya IQ. Apalagi, kalau dalam hal blok Cepu ini ditinjau dengan IQ juga mengatakan bahwa mulai 2010 harus dieksploitasi oleh <span class="yshortcuts"><span>Indonesia</span></span> sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Bung Karno juga berpendidikan Barat dan sejak awal beliau mengatakan, &#8220;Man does not live by bread alone.&#8221; Dalam hal blok Cepu, dua argumen berlaku, yaitu man does not live by bread alone, dan diukur dengan bread juga menguntungkan <span class="yshortcuts"><span>Indonesia</span></span>, karena laba yang akan jatuh ke tangan <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> menjadi labanya Pertamina.</p>
<p style="text-align:justify;">Pikiran lebih mendalam dan bahkan dengan perspektif jangka panjang yang didasarkan materi juga mengatakan bahwa sebaiknya blok Cepu dieksploitasi oleh Pertamina sendiri. Mengapa? Jawabannya diberikan oleh mantan Direktur Utama Pertamina Baihaki Hakim kepada Menko Ekuin ketika itu bahwa Pertamina adalah organisasi yang telanjur sangat besar. Minyak adalah komoditas yang tidak dapat diperbarui. Penduduk indonesia bertambah terus seiring dengan bertambahnya konsumsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau sekarang saja terlihat bahwa konsumsi nasional sudah lebih besar daripada produksi nasional, di masa mendatang kesenjangan ini menjadi semakin besar, dan akhirnya organisasi Pertamina yang demikian besar itu akan dijadikan apa?</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah hanya menjadi perusahaan dagang minyak, dan apakah akan mampu berdagang saja dalam skala dunia, bersaing dengan the seven sisters? Maka visi jangka panjang Baihaki Hakim, mumpung masih lumayan cadangannya, sejak sekarang mulai go international dan menggunakan cadangan minyak yang ada untuk sepenuhnya menunjang kebijakannya yang visiuner itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Menko Ekuin ketika itu memberikan dukungan sambil mengatakan, &#8220;Pak Baihaki, saya mendukung sepenuhnya. Syarat mutlaknya ialah kalau Anda ingin menjadikan Pertamina menjadi world class company, Anda harus juga memberikan world class salary kepada anak buah Anda.&#8221; Sang Menko Ekuin keluar dari kabinet <span class="yshortcuts"><span style="cursor:hand;">Abdurrahman Wahid</span></span>. Setelah itu dia kembali ke kabinet sebagai kepala Bappenas dan ex officio menjabat anggota DKPP. Maka pikirannya masih dilekati visi jangka panjangnya Pak Baihaki Hakim dan kebetulan direktur utama Pertamina ketika itu juga masih Pak Baihaki Hakim. Tetapi, kedudukan kita berdua sudah sangat lemah, karena dikreoyok para anggota DKPP dan anggota direksi lain yang mental, moral, dan cara berpikirnya sudah kembali menjadi inlander.</p>
<p style="text-align:justify;">Baihaki Hakim yang mempunyai visi, kemampuan, dan telah berpengalaman 13 tahun menjabat direktur utama Caltex <span class="yshortcuts"><span>Indonesia</span></span> langsung dipecat begitu Pertamina menjadi persero. Alasannya, kalau diibaratkan sopir, dia adalah sopir yang baik untuk mobil Mercedes Benz. Sedangkan yang<br />
diperlukan buat Pertamina adalah sopir yang cocok untuk truk yang bobrok. Bayangkan, betapa inlander cara berpikirnya. Pertamina diibaratkan truk bobrok. Caltex adalah Mercedez Benz. Memang sudah edan semua.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada tekanan luar biasa besar dari pemerintah Amerika Serikat di samping dari <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span>. Ceritanya begini. Dubes AS ketika itu, Ralph Boyce, sudah membuat janji melakukan kunjungan kehormatan kepada kepala Bappenas, karena protokolnya begitu. Tetapi, ketika sang Dubes tersebut mendengarkan pidato sang kepala Bappenas di Pre-CGI meeting yang sikap,isinya pidato, dan nadanya bukan seorang inlander, janjinya dibatalkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Eh, mendadak dia minta bertemu kepala Bappenas. Dia membuka pembicaraan dengan mengatakan akan berbicara tentang <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span>. Kepala Bappenas dalam kapasitasnya selaku anggota DKPP mengatakan bahwa segala sesuatunya telah dikemukakan kepada executive vice president-ya <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span>, dan dipersilakan berbicara saja dengan beliau.</p>
<p style="text-align:justify;">Sang Dubes mengatakan sudah mendengar semuanya, tetapi dia hanya melakukan tugasnya. &#8220;I am just doing my job&#8221;. Kepala Bappenas mengatakan lagi, &#8220;Teruskan saja kepada pemerintah Anda di <span class="yshortcuts"><span style="cursor:hand;">Washington</span></span> semua argument penolakan saya yang diukur dengan ukuran apa pun, termasuk semua akal sehat orang-orang Amerika pasti dapat diterima.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kepala Bappenas keluar lagi dari kabinet karena adanya pemerintahan baru, yaitu Kabinet Indonesia Bersatu, dan <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> menang mutlak. Ladang minyak di blok Cepu yang konon cadangannya bukan 600 juta barrel, tetapi 2 miliar barrel, oleh para inlander diserahkan kepada <span class="yshortcuts"><span>Exxon</span></span> penggarapannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya terus berdoa kepada Bung Karno dan mengatakan, &#8220;Bung Karno yang saya cintai dan sangat saya hormati. Janganlah gundah dan gelisah, walaupun Bapak sangat gusar. Istirahatlah dengan tenang. Saya juga sudah bermeditasi di salah satu vihara untuk menenangkan hati dan batin saya. Satu hari nanti rakyat akan bangkit dan melakukan revolusi lagi seperti yang pernah Bapak pimpin, kalau para cecunguk ini sudah dianggap terlampau lama dan terlampau mengkhianati rakyatnya sendiri.&#8221;</p>
<div><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;">*) Mantan Menteri Negara PPN/kepala Bappenas</span></div>
<p><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Masihkah KPK (Antasari) Diperlukan?]]></title>
<link>http://rusdimathari.wordpress.com/2007/12/05/masihkah-kpk-diperlukan/</link>
<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 18:20:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>rusdi mathari</dc:creator>
<guid>http://rusdimathari.wordpress.com/2007/12/05/masihkah-kpk-diperlukan/</guid>
<description><![CDATA[Sejak Orde Baru, negara ini banyak membentuk tim pemberantasan korupsi tapi hasilnya hanya koruptor]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak Orde Baru, negara ini banyak membentuk tim pemberantasan korupsi tapi hasilnya hanya koruptor kelas teri yang tidak punya lobi politik yang dijerat. Dan KPK tampaknya mengikuti jejak itu.<!--more--></p>
<p><strong>Oleh Rusdi Mathari</strong><br />
TERPILIH sudah Ketua KPK yang baru. Melalui pemungutan suara langsung, sebanyak 41 anggota Komisi III DPR-RI Rabu malam (5 Desember 2007) memberikan suaranya kepada Antasari Azhar. Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan itu, menyisihkan pesaingnya Chandra M. Hamzah. Ucapan selamat kepda Antasari dan tepuk tangan mengakhiri sidang para anggota dewan yang terhormat.</p>
<p>Antasari adalah jaksa karir. Hingga anggota DPR menetapkannya sebagai ketua KPK, dia masih menjabat Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana. Sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi di Sumatera Barat dan Sulawesi Tenggara. Ketika menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Antasri gagal mengekskusi Tommy Soeharto yang dihukum penjara 18 tahun karena terlibat dalam pembunuhan Ketua Muda Mahkamah Agung Bidang Hukum Pidana Umum, M Syafiuddin Kartasasmita pada 2001. </p>
<p>Waktu itu Tommy “kabur” dan Antasari hanya kuasa menyita tanah dan rumah Tommy yang katanya untuk mengantisipasi kalau Tommy tidak mau membayar uang ganti rugi kepada negara. Dalam kasasi Tommy, majelis hakim agung yang diketuai Syafiuddin memutuskan menghukum Tommy dengan hukuman pidana 18 bulan penjara dan membayar denda serta membayar sejumah uang untuk ganti rugi keuangan negara.</p>
<p>Dalam kasus korupsi senilai Rp 2 miliar yang melibatkan Lukman Abunawas, Bupati Konawe (Kendari) pada 2004, Antasari juga pernah bertemu dengan Lukman justru ketika Lukman sudah menjadi tersangka. Dalam pertemuan yang disebut-sebut terjadi di Bangka Belitung itu, dikabarkan telah ada ada pemberian uang Rp 3 miliar dari Lukman kepada Antasari. </p>
<p>Soal uang itu Antasari tegas menolak, namun perihal pertemuannya dengan Lukman, Antasari tak menampik “Saya bertemu justru di kantor saya dalam konteks penyelesaian perkara. Ia datang sebagai tersangka,&#8221; katanya seperti dikutip <i>Kompas</i> (Selasa, 04 September 2007).</p>
<p>Mungkin saja Antasari memang tidak pernah menerima uang dari Lukman dan belum tentu juga Lukman melakukan korupsi. Namun pertemuan seorang jaksa dengan terdakwa, sulit diterjemahkan kecuali mereka sedang membicarakan perkara. </p>
<p>Di Amerika Serikat dan Eropa, seorang jaksa dan hakim yang bertemu atau menemui terdakwa dianggap telah melakukan kejahatan bahkan jika pertemuan itu hanya sekedar untuk makan-makan atau menonton televisi. Alasannya jelas, jaksa dan hakim bisa terpengaruh dalam menuntut atau memutuskan perkara. Lalu untuk apa Antasari bersedia bertemu Lukman, di kantornya?</p>
<p>Cerita akhirnya, Lukman diputus bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kendari. Dalam sidang pembacaan vonis setebal 251 halaman yang dipimpin Jessay Tarigan, pada 23 Juni 2005, Lukman dianggap tidak terbukti melakukan korupsi seperti yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum Fadil Zumhana. </p>
<p>Dan ini yang menarik: majelis hakim menganggap semua tuntutan jaksa tidak berdasar karena tindakan yang dilakukan Lukman tidak memenuhi unsur korupsi.</p>
<p>Pemberantasan korupsi di Indonesia adalah soal politik dan pembentukan KPK adalah juga persoalan politik. Ketika dibentuk pertama kali, banyak yang berharap KPK akan mampu menyelesaikan kasus-kasus korupsi besar yang merugikan keuangan negara. Kekuasannya sebagai <i>super body</i> yang sangat besar: memiliki tim penyidik sendiri dan dapat mengambil alih serta menghentikan penuntutan di kepolisian atau kejaksaan— telah menumbuhkan harapan bahwa keadilan akan dimulai dari KPK. </p>
<p>Tapi itu dulu, empat tahun lalu. Setelah KPK bekerja dan hasil kerjanya ternyata hanya menyelesaikan kasus-kasus korupsi kelas teri dan terkesan memilih-milih perkara, harapan itu juga mulai musnah. Jangankan menghentikan perkara yang sedang diusut oleh polisi dan jaksa, KPK juga tak berdaya mengusut kasus-kasus korupsi yang terjadi di kepolisian dan kejaksaan. </p>
<p>Kasus tiga mantan pejabat Polri yang diadili karena menerima suap perkara pembobolan Bank BNI 1946 senilai Rp 1,7 triliun yang dilakukan Adrian Waworuntu, bukan diusut oleh KPK. Dalam kasus aliran dana Departemen Kelautan dan Perikanan yang melibatkan mantan menterinya, Rokhmin Dahuri kepada lima pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu Presiden 2004, KPK ternyata juga hanya membidik Rokhmin. </p>
<p>Sebaliknya para penerima sumbangan, meskipun sebagian sudah mengaku, tidak pernah diusut dengan alasan tidak cukup bukti. Amien Rais yang mengaku termasuk orang yang menerima sumbangan semula berharap KPK akan mengusut soal sumbangan itu setelah dia bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun KPK tak mengusutnya.</p>
<p>Kini masa jabatan “pengurus” KPK yang pertama sudah akan berakhir. Dalam masa empat tahun sejak dibentuk, uang negara yang digunakan oleh lembaga super itu mencapai Rp 600 miliar. Sebagian besar adalah untuk menggaji para “pengurus” dan karyawan KPK: gaji ketua sebesar Rp 32,25 juta dan gaji wakil ketua Rp 31,29 juta. </p>
<p>Gaji itu merupakan yang terbesar di antara gaji pejabat penegak hukum sebelum ada kenaikan gaji para hakim Mahkamah Agung. Bandingkan dengan uang negara yang katanya telah diselamatkan oleh KPK yang hanya Rp 25 miliar. Itupun yang disetorkan kepada kas negara tidak sampai separuhnya. Lalu kelak berapa lagi gaji yang akan diterima Antasari?</p>
<p>Maka KPK dan riwayat pemberantasan korupsinya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lembaga korupsi yang pernah dibentuk di negara ini. Ketika mulai berkuasa, pada 1967, Soeharto membentuk bermacam tim untuk memberantas korupsi. Salah satu yang terkenal adalah Tim Pemberantasan Korupsi yang diketuai Jaksa Agung Jenderal Sugih Arto yang diteruskan Jaksa Agung Jenderal Ali Said.</p>
<p>Dalam prakteknya yang dijaring oleh tim-tim anti korupsi bentukan pemerintah itu, cuma &#8220;kelas teri&#8221;  dan membiarkan para birokrat yang bergelimang uang haram tetap tidur nyenyak. Berbagai tim tadi lalu tak jelas nasibnya, apalagi hasil kerjanya. Dalam beberapa kasus, perlawanan terhadap gerakan anti korupsi juga terus menguat. </p>
<p>Contoh lain ketika Presiden Abdurrahman Wahid membentuk Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Semula tim ini mencoba &#8220;menembak&#8221; praktik suap-menyuap di lingkungan Mahkamah Agung. Namun tim itu belum sempat menunaikan tugasnya, ketika Mahkamah Agung yang akan dijadikan sasaran justru menghabisi komisi yang diketuai mantan hakim agung, Adi Andojo Soetjipto itu. Alasannya ketika itu, dasar hukum pendiriannya yakni Peraturan Pemerintah No 19/2000, dianggap tidak kuat. </p>
<p>Tiga hakim agung (seorang di antaranya pensiunan) dibebaskan dari tuduhan menerima suap oleh hakim-hakim di tingkat pertama. Sebaliknya, justru saksi pelapor, Endin Wahyudin, yang mau bersaksi atas jaminan Jaksa Agung Marzuki Darusman, kala itu diadili dan divonis hukuman percobaan.</p>
<p>Agar tidak membebani keuangan negara lebih banyak, mestinya KPK memang dibubarkan karena lembaga itu  sudah tak berdaya kecuali hanya menjadi tunggan politik para politisi dan pejabat korup.</p>
<p>Begitu toh Pak Antasari?</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
