<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>tumbuh &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/tumbuh/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "tumbuh"</description>
	<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 15:31:13 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Ekonomi Pulih, Dollar Ditinggalkan, Emas Mahal]]></title>
<link>http://aespee.wordpress.com/2009/11/24/ekonomi-pulih-dollar-ditinggalkan-emas-mahal/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 11:00:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>aespee</dc:creator>
<guid>http://aespee.wordpress.com/2009/11/24/ekonomi-pulih-dollar-ditinggalkan-emas-mahal/</guid>
<description><![CDATA[Indeks dollar AS yang berada dalam downtrend channel sejak Q2 2009 hingga sekarang. &nbsp; &nbsp; Ti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Indeks dollar AS yang berada dalam downtrend channel sejak Q2 2009 hingga sekarang. &nbsp; &nbsp; Ti]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Agar Si Kecil Tidak Tumbuh Jadi Penakut]]></title>
<link>http://aespee.wordpress.com/2009/11/08/agar-si-kecil-tidak-tumbuh-jadi-penakut/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:33:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>aespee</dc:creator>
<guid>http://aespee.wordpress.com/2009/11/08/agar-si-kecil-tidak-tumbuh-jadi-penakut/</guid>
<description><![CDATA[Menurut hasil penelitian Dr E. Juulia Paavonen dari Finland’s National Institute for Health and Welf]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Menurut hasil penelitian Dr E. Juulia Paavonen dari Finland’s National Institute for Health and Welf]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[JUAL BIBIT JAMUR KOMBUCHA]]></title>
<link>http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/03/jual-bibit-jamur-kombucha/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 12:33:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>rial aditya</dc:creator>
<guid>http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/03/jual-bibit-jamur-kombucha/</guid>
<description><![CDATA[Teh jamur Kombucha..teh kesehatan dengan begitu banyak manfaat. bagi rekan rekan yang membutuhkan sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><a rel="attachment wp-att-1178" href="http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/03/jual-bibit-jamur-kombucha/100_0878/"><img class="size-medium wp-image-1178 aligncenter" title="teh kombucha" src="http://organikganesha.wordpress.com/files/2009/11/100_0878.jpg?w=225" alt="teh kombucha" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Teh jamur Kombucha..teh kesehatan dengan begitu banyak manfaat.</p>
<p style="text-align:justify;">bagi rekan rekan yang membutuhkan saya menyediakan bibitnya dalam toples diameter 14 cm seharga Rp.80.000,00. Cukup satu kali pembelian dapat dikembangbiakkan terus menerus untuk seumur hidup bahkan turun temurun dari generasi ke generasi.</p>
<p style="text-align:justify;">untuk mengetahui manfaatnya dapat dilihat <a title="manfaat teh Kombucha" href="http://organikganesha.wordpress.com/2009/09/04/teh-kombucha%E2%80%A6-teh-panjang-usia-dengan-1001-manfaat/" target="_self">DISINI</a></p>
<p style="text-align:justify;">cara pembuatannya dapat dilihat <a title="cara membuat teh kombucha" href="http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/02/cara-membuat-teh-jamur-kombucha/">DISINI</a></p>
<p style="text-align:center;"><a rel="attachment wp-att-1179" href="http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/03/jual-bibit-jamur-kombucha/100_0855/"><img class="size-medium wp-image-1179 aligncenter" title="BIBIT KOMBUCHA" src="http://organikganesha.wordpress.com/files/2009/11/100_0855.jpg?w=300" alt="BIBIT KOMBUCHA" width="300" height="225" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kekuatan Cinta]]></title>
<link>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/17/kekuatan-cinta/</link>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 08:34:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>reeleks</dc:creator>
<guid>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/17/kekuatan-cinta/</guid>
<description><![CDATA[Sebuah rumah sakit di Amerika sedang melakukan eksperimen yang cukup menarik. Sekelompok bayi dibela]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sebuah rumah sakit di Amerika sedang melakukan eksperimen yang cukup menarik. Sekelompok bayi dibelai selama sepuluh menit selama tiga kali sehari. Satu kelompok bayi yang lain tidak pernah mendapatkan belaian. Selang beberapa hari kemudian, ternyata berat badan bayi yang mendapatkan belaian menjadi dua kali berat badan bayi dalam kelompok yang tidak pernah dibelai. Faktanya, tanpa cinta bayi tidak akan tumbuh dengan sehat.</p>
<p>Kekuatan cinta sungguh luar biasa. Seperti itu juga jika kita mempratekkan kekuatan cinta terhadap pekerjaan yang sedang kita geluti. Sebagaimana tanpa cinta bayi tidak akan tumbuh dengan sehat, tanpa cinta pekerjaan kita juga tidak akan pernah berkembang. Hampir-hampir mustahil kita mengharapkan karir kita naik sementara kita tidak pernah mencintai pekerjaan kita. Sangat tidak mungkin bisnis kita bisa berkembang jika kita sendiri sudah merasa bosan terhadap bisnis kita tersebut.</p>
<p>Saya tahu rasanya jatuh cinta, karena saya mengalaminya saat pacaran dulu. Saya jadi sedemikain kreatif dalam mengekspresikan cinta. Saya begitu bersemangat dan sedemikian antusias pada saat kencan. Ketika mengalami masalah, saya tidak gampang menyerah. Itulah kekuatan cinta yang saya rasakan.</p>
<p>Saya bisa bayangkan betapa efektifnya pekerjaan yang sedang kita geluti, kalau kita mengerjakannya dengan penuh cinta. Kita akan bekerja dengan penuh semangat, penuh gairah, penuh kreatif, dan tidak gampang menyerah pada saat mengalami masalah. Kalau masih tidak percaya, cobalah amati mereka yang bekerja dengan penuh cinta, lalu bandingkan mereka yang bekerja tanpa rasa cinta sama sekali. Hasilnya akan jelas berbeda. Bagaimana dengan Anda? Apakah hari ini kita justru terjebak dengan rutinitas pekerjaan yang membosankan? Munculkan kembali rasa cinta kita terhadap pekerjaan kita sehingga kita kembali bergairah dalam melakukan pekerjaan kita hari ini.</p>
<p>Setiap pekerjaan akan menjadi efektif dan maksimal jika dikerjakan dengan penuh cinta.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tumbuh]]></title>
<link>http://memen.wordpress.com/2009/10/16/tumbuh/</link>
<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 14:49:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Harmendo</dc:creator>
<guid>http://memen.wordpress.com/2009/10/16/tumbuh/</guid>
<description><![CDATA[Mengapa bunga plastik tetap tak bisa seindah bunga asli? Mengapa kita senang melihat anak kecil pada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Mengapa bunga plastik tetap tak bisa seindah bunga asli? Mengapa kita senang melihat anak kecil pada]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Growing Sugar]]></title>
<link>http://hikasa.wordpress.com/2009/08/07/growing-sugar/</link>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 10:44:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>hikasa</dc:creator>
<guid>http://hikasa.wordpress.com/2009/08/07/growing-sugar/</guid>
<description><![CDATA[Gula bisa tumbuh? Bagaimana caranya? Kristal gula yang dikenal juga sebagai gula batu adalah kristal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">Gula bisa tumbuh? Bagaimana caranya? Kristal gula yang dikenal juga sebagai gula batu adalah kristal sukrosa yang bentuknya mirip batu. Proyek ini sangat mudah, sederhana, dan juga menyenangkan karena hasilnya dapat kita makan  bersama. Mari kita coba!</p>
<p><strong>Perhatian! Penggunaan air yang mendidih perlu pengawasan dari orang dewasa.</strong><br />
Tingkat kesulitan: Mudah<br />
Waktu yang dibutuhkan: 2 hari sampai 1 minggu</p>
<p>Bahan yang dibutuhkan:<br />
•	1 cangkir air<br />
•	3 cangkir gula (sukrosa)<br />
•	Gelas tinggi yang bersih<br />
•	Pensil atau pisau mentega<br />
•	Benangs (sebaiknya benang wool/katun, jangan menggunakan benang nilon)<br />
•	Panci atau mangkuk untuk memasak air dan membuat larutan<br />
•	Sendok atau pengaduk kayu</p>
<p>Cara Membuatnya:<br />
1.	Siapkan semua bahan-bahannya.<br />
2.	 Jika diperlukan boleh saja menggunakan benih kristal, yaitu kristal kecil yang menyediakan permukaannya untuk memancing tumbuhnya kristal yang lebih besar. Benih kristal tidak diperlukan jika kita menggukan benang yang kasar/yarn.(Benih kristal bisa dibeli atau dibuat sendiri)<br />
3.	 Ikatlah benang pada pensil atau pisau mentega. Jika perlu ikatkan benih kristal pada ujung benang bagian bawah. Letakkan pensil tadi di pinggir gelas, agar benang berada di dalam gelas tanpa menyentuh sisi dan dasar gelas. Aturlah agar benang hampir mencapai dasar gelas.<br />
4.	Masaklah air hingga mendidih. Angkat pancinya<br />
5.	Masukkan gula ke dalam air mendidih, tiap sesendok langsung diaduk. Tambahkan terus sampai gula tidak bisa larut lagi. Itu artinya larutan kita sudah jenuh. Kalau  tidak menggunkan larutan jenuh, gulanya akan lama tumbuhnya. Tetapi kita juga tidak boleh menambahkan terlalu banyak gula karena kristal gulanya akan terbentuk di dasar gelas bukan di benang.<br />
6.	Jika kamu ingin kristal gulanya berwarna, tambahkan beberapa tetes pewarna makanan.<br />
7.	Tuanglah larutan gula tadi ke dalam gelas yang telah  kita siapkan. Jika ada gula yang tidak larut, pisahkan. Jangan dimasukkan ke dalam gelas.<br />
8.	Letakkan pensil di atas gelas dan biarkan benang masuk menggamtung di dalam gelas.Place the pencil over the jar and allow the string to dangle into the liquid.<br />
9.	Letakkan gelas tersebut di tempat yang aman. Tutupilah permukaan gelas dengan kertas agar debu tidak masuk.<br />
10.	Periksalah kristal setiap hari, sampai kristal cukup besar untuk dinikmati atau berhenti tumbuh.</p>
<p><strong>Tips</strong>:<br />
1.	Kristal akan terbentuk dengan baik pada benang wol/katun. Jangan gunkan benang nilon yang halus. Gunakan benih kristal agar untuk memancing tumbuhnya kristal.<br />
2.	Jika kamu ingin memakan hasilnya, jangan menggunakan pemberat yang berbahan besi.</p>
<p>Untuk informasi lengkap/percobaan-percobaan lain kunjungi link ini :</p>
<p><a title="all about chemistry" href="http://chemistry.about.com/od/chemistry101/a/chemistry11grade.htm?nl=1" target="_blank">http://chemistry.about.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bisakah 'Counter' Meningkatkan Kualitas Blog?]]></title>
<link>http://rioseto.wordpress.com/2009/07/24/bisakah-counter-meningkatkan-kualitas-blog/</link>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 13:56:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>rioseto</dc:creator>
<guid>http://rioseto.wordpress.com/2009/07/24/bisakah-counter-meningkatkan-kualitas-blog/</guid>
<description><![CDATA[Banyak yang mungkin belum begitu peduli akan peran angka yang tertera di blog. Jujur saja, meski awa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/counter-stat.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1734" title="Counter-Stat" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/counter-stat.jpg" alt="Counter-Stat" width="600" height="434" /></a><br />
Banyak yang mungkin belum begitu peduli akan peran angka yang tertera di blog. Jujur saja, meski awam, saya terganggu sekali dengan angka 1.000 <em>hits</em>. Bukan seribunya, tetapi adakah <em>hits </em>menunjukkan sesuatu yang berguna dan bisa saya pakai memajukan blog saya. Tidak cukup, kurva tren yang bergelombang sengaja saya buat dari deretan bilangan data kunjungan, sekedar melampiaskan ingin tahu, adakah benih blog tumbuh baik dan sehat?</p>
<p>Kayak menanam pohon saja, ya. Benar, dan disitulah perlunya mengukur.<br />
<span style="color:darkblue;"><em><br />
&#8221; When you can measure what you are speaking about, and express it in numbers, you know something about it; but when you cannot express it in numbers, your knowledge is of a meager and unsatisfactory kind. &#8230;  &#8221; &#8211; Lord Kelvin<br />
</em></span><em> </em><br />
Kalau kita bisa mengukur apa yang kita bahas, dan menyatakannya dengan angka, maka kita tahu apa yang sedang dibahas itu; kalau tidak, pengetahuan kita masih belum memadai dan belum layak untuk membicarakannya.  (Terjemahan bebas, menyakitkan juga ungkapan  &#8220;belum layak&#8221; itu, ya.)</p>
<p>Karenanya blog mulai didekorasi dengan perca logo-logo aneh di kanan bawah. Itulah <em>alat ukur</em> kemajuan pertumbuhan blog. Asyik menyaksikan blog tumbuh dari kecil, jadi sedang, jadi besar, jadi buesa.ar, &#8230; terus berkembang, berbuah, beranak-pinak. Semua dijalani dengan segala suka dukanya, terkadang sakit, susah, terkadang gembira, ceria.</p>
<p>Ada yang sempat punya mainan &#8220;tamagotchi&#8221; (<span style="font-weight:normal;"><span lang="ja">たまごっち</span></span>),  dari Jepang, yang menghebohkan dunia itu?  Sebenarnya ini bukan mainan main-main. Serius, karena untuk memainkannya perlu perhatian dan kasih sayang, makan, minum, obat, tidur, dijaga kebersihannya, dimandikan, dibuang kotorannya, bermain, bergaul dengan teman-temannya. Kalau tidak, bisa mati.  Sama, persis, seperti itulah blog. Eh, manusia juga sama.  Sampai lupa.</p>
<p><a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/counter-stat-logo.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1740" title="Counter-Stat-logo" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/counter-stat-logo.jpg" alt="Counter-Stat-logo" width="110" height="51" /></a>Angka gambar di atas, adalah data 2 hari, hari ini dan kemarin. Untuk hari ini:  Blog dibuka 129 kali, total pengunjung 28 orang, 9 tamu lama, 19 tamu baru.<br />
Terimakasih rekan lama, selamat datang rekan-rekan baru!</p>
<p>Data ini diproses oleh <a title="StatCount" href="http://www.statcounter.com/features/" target="_blank">StatCounter</a>. Informasi penting lain yang saya perlukan seperti, <em>lama kunjungan</em>, <em>analisis keyword</em>, <em>jalur yang ditempuh </em>menuju blog kita, dan lain-lain, juga bisa ditampilkan. (<em>Free</em>.)</p>
<p><a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/counter-flag.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1733" title="Counter-Flag" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/07/counter-flag.jpg" alt="Counter-Flag" width="167" height="111" /></a>Ini <em>penggembira</em>, yang bikin kita gembira, karena blog bisa dilihat dunia! Bendera tidak dipasang semua, nantilah kalau sudah cukup usia.</p>
<p>Informasi <em>counter </em>membantu kita menyaksikan pertumbuhan blog; informasi <em>counter </em>dapat merangsang kita meningkatkan kualitas blog, paling tidak produktivitas.</p>
<p>Selamat bloging!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DI"SARANG"]]></title>
<link>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/07/01/disarang/</link>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 09:08:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/07/01/disarang/</guid>
<description><![CDATA[Hari ini, tanggal 1 Juli 2009, SMP Negeri Dusun Tengah kedatangan tamu tak di undang. Mungkin ratusa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hari ini, tanggal 1 Juli 2009, SMP Negeri Dusun Tengah kedatangan tamu tak di undang. Mungkin ratusa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tidak Nyaman berarti Kita Sedang Tumbuh]]></title>
<link>http://tunpaksi.wordpress.com/2009/05/31/tidak-nyaman-berarti-kita-sedang-tumbuh/</link>
<pubDate>Sun, 31 May 2009 00:02:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>paksi</dc:creator>
<guid>http://tunpaksi.wordpress.com/2009/05/31/tidak-nyaman-berarti-kita-sedang-tumbuh/</guid>
<description><![CDATA[Ada satu ulat yang mau menjadi kepompong, pada waktu dia mulai keluar dari kepompongnya untuk menjad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ada satu ulat yang mau menjadi kepompong, pada waktu dia mulai keluar dari kepompongnya untuk menjadi kupu-kupu, proses ini dipermudah.</p>
<p>Pada waktu itu dipermudah, dibukain kepompongnya dan akibatnya apa yang terjadi? Kupu-kupu tadi jatuh dan dia mati, dan dia tidak bisa terbang.</p>
<p>Ternyata di design oleh alam semesta, pada waktu dia mau keluar dari kepompongnya, dia merasa tidak nyaman. Dia bersusah payah ketika dia begerak dan mendorong seperti ketidak nyamanan tadi, ternyata itu membuat aliran-aliran istilahnya zat-zat yang penting di dalam sayapnya sehingga sayap dari kupu-kupu tadi siap dan kuat untuk digerakkan sehingga kupu-kupunya bisa terbang.</p>
<p>Dan ternyata kalau dipermudah hasilnya ternyata malah membuat kupu-kupu tadi mati.</p>
<p>Setiap penghancuran, itu adalah proses dari satu penciptaan. Ketidaknyamanan itu adalah awal dari kita tumbuh menjadi lebih baik. Ketika orang mau tumbuh, ototnya menjadi lebih besar, ketika dia latihan angkat barbel dari 1 (satu) sampai 10 (sepuluh), itu sudah paling berat.</p>
<p>Ototnya pada hitungan keberapa akan tumbuh? Bukan, bukan kesepuluh, tapi keduabelas, ketigabelas atau bahkan keenambelas baru dia tumbuh.</p>
<p>Ketika ia KELUAR DARI ZONA NYAMAN dan menuju kesebelas, duabelas dengan sekuat tenaga, yang terjadi adalah ototnya bertambah besar.</p>
<p>Nah ketika kita mengalami satu tantangan didalam hidup ini selalu pegang prinsip ini: Ketika saya merasa tidak nyaman berarti saya akan lebih baik karena hal ini.</p>
<p>Tidak Nyaman Berarti Tumbuh.</p>
<p>Sumber: Tung Desem Waringin</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[O dear . .  you are growing up already]]></title>
<link>http://taufikh.wordpress.com/2009/05/27/o-dear-you-are-growing-up-already/</link>
<pubDate>Wed, 27 May 2009 05:29:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Taufik</dc:creator>
<guid>http://taufikh.wordpress.com/2009/05/27/o-dear-you-are-growing-up-already/</guid>
<description><![CDATA[Bi, koq di Hape abi nggak ada gamenya sih kayak di Hape nya Oom? Itulah celoteh anak pertama saya se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Bi, koq di Hape abi nggak ada gamenya sih kayak di Hape nya Oom?</p></blockquote>
<p>Itulah celoteh anak pertama saya seraya bertanya tentang fitur ponsel saya yang menurut dia nggak ada gamenya. Padahal bukannya nggak ada, tapi saya nggak suka main game di ponsel, jadi dia jarang liat saya main game di ponsel atau sekedar saya tunjukan fitur game di ponsel saya . . . tapi dibalik itu saya lihat gadis kecil saya ini sudah &#8216;grow up&#8217; a little bit. Dia sudah mulai mempelajari fitur-fitur lain dari sebuah gadget.<!--more--></p>
<p>Pun, Sudah lama saya menerawang keminatannya pada teknologi komputer, Oleh karena itu saya relakan sebuah Desktop nangkring di kamarnya sendiri . . . dan Nida pun dengan riangnya ngutak-ngatik program dan aplikasi yang ada di dalamnya</p>
<p>O dear, ku akan selalu mengobservasi kau nak . . . .</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Yesus : Jangan Khawatir !]]></title>
<link>http://dalamnamayesus.wordpress.com/2009/05/23/yesus-jangan-khawatir/</link>
<pubDate>Sat, 23 May 2009 21:28:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>christian</dc:creator>
<guid>http://dalamnamayesus.wordpress.com/2009/05/23/yesus-jangan-khawatir/</guid>
<description><![CDATA[Injil Matius Mat 6:25  &#8220;Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Injil Matius</strong><br />
Mat 6:25  &#8220;Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?</p>
<p>Mat 6:26  Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?</p>
<p>Mat 6:27  Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?</p>
<p>Mat 6:28  Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,</p>
<p>Mat 6:29  namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.</p>
<p>Mat 6:30  Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?</p>
<p>Mat 6:31  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?</p>
<p>Mat 6:32  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.</p>
<p>Mat 6:33  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.</p>
<p>Mat 6:34  Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.&#8221;</p>
<p>Sebagai manusia biasa, kita tentu tidak luput dari rasa khawatir. apalagi di tengah situasi seperti sekarang ini. keadaan ekonomi tidak menentu. kebutuhan hidup makin meningkat, tapi penghasilan tidak berubah atau malah semakin berkurang. Kita menjadi khawatir akan kelangsungan hidup kita, masa depan anak-anak, apa yang akan kita makan besok, dsb..</p>
<p>Yesus memberikan contoh sederhana : <em>&#8220;Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?&#8221;</em> (Mat 6:26)</p>
<p>Kalau Allah mau mengorbankan AnakNya yang Tunggal (Yesus Kristus) demi menebus dosa-dosa kita, maka Dia pun sanggup menolong kita menghadapi rintangan hidup ini. Dia tahu dan menjamin semua kebutuhan kita.</p>
<p>Pertanyaannya kemudian adalah apakah karena Allah sudah menjamin kebutuhan kita, trus kita tidak melakukan apa-apa (pasif &#8211; tidak berusaha) ?<br />
Tentu saja tidak. Burung-burung itu harus mencari sendiri makanan untuknya. Allah memang sudah menyediakan makanan khusus untuk mereka, namun mereka tidak boleh pasif.</p>
<p>Hal yang sama berlaku bagi kita (orang percaya). Walaupun Allah sudah memberikan jaminan bahwa hidup kita pasti dipelihara, namun bukan berarti kita boleh berdiam diri. Kita harus aktif, karena firmanNya berkata &#8220;Siapa yang tidak bekerja, tidak boleh makan&#8221;.</p>
<p>Ora et Labora (berdoa dan bekerja), merupakan prinsip hidup orang percaya. Kita harus bekerja, berusaha dengan sungguh-sungguh, tapi semuanya harus berlandaskan perintah (firman) Tuhan. Kalau kita sudah berusaha sungguh-sungguh, maka kita tinggal menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Tuhan tahu apa yang kita butuhkan dan kita percaya bahwa RancanganNya adalah rancangan damai sejahtera.</p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/AdQbldb7p_o&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/AdQbldb7p_o&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manusia dalam pandangan Al-Qur'an]]></title>
<link>http://renunganislam.wordpress.com/2009/05/20/manusia-dalam-pandangan-al-quran/</link>
<pubDate>Wed, 20 May 2009 00:55:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>admins123</dc:creator>
<guid>http://renunganislam.wordpress.com/2009/05/20/manusia-dalam-pandangan-al-quran/</guid>
<description><![CDATA[Sesunguhnya manusia itu diciptakan oleh Allah SWT dalam bentuk yang sempurna dan bagus, dan manusia ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sesunguhnya manusia itu diciptakan oleh Allah SWT dalam bentuk yang sempurna dan bagus, dan manusia diciptakan sebagai kholifah Allah SWT di bumi, dan telah dijadikan bumi seisinya untuk tunduk kepada manusia. Allah SWT befirman : &#8220;Sungguh Kami telah ciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna&#8221; (At Tiin :5) Manusia diciptakan Allah SWT dari tanah (thin). Allah SWT berfirman, ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa benar adanya jika manusia itu sebenarnya dari tanah. Tanpa adanya tanah tidak mungkin manusia bisa tumbuh. Semua makanan yang ada, pada awalnya adalah dari tanah. Kewajiban manusia sebagai kholifah Allah SWT di bumi adalah tidak lain hanya untuk menyembah Allah SWT semata.</p>
<p>Menurut Islam manusia itu terdiri dari dua bagian yang membuatnya menjadi manusia sempurna, yaitu terdiri dari Jasmani dan rohani, disamping itu manusia juga telah dikaruniai fitrah. Kita hidup di dunia ini bisa menyaksikan sendiri ada persamaan-persamaan yang dimiliki manusia. Seperti Cinta keadilan, kasih sayang, dan lainnya, itulah menurut kami yang disebut fitrah. Dengan akalnya manusia yang lemah bisa mengendalikan kehidupannya di dunia. Berkat akal pula kehidupan manusia bisa jadi lebih mudah. Apa yang ada dihadapan anda sekarang ini adalah bukti kemampuan yang dikaruniakan Allah hanya kepada manusia, yaitu akal. Dengan Akal pulalah perbedaan antara hewan dan manusia sangat mencolok.</p>
<p><a href="http://warnetgue.com">Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun,  garansi modal kembali !!!</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ADA APA? (dalam Catatan Harianku)]]></title>
<link>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/04/22/ada-apa-dalam-catatan-harianku/</link>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 01:58:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/04/22/ada-apa-dalam-catatan-harianku/</guid>
<description><![CDATA[Hari ini Selasa, 21 April 2009. Aku masih sibuk menutup layar computer yang baru selesai dipakai pra]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hari ini Selasa, 21 April 2009. Aku masih sibuk menutup layar computer yang baru selesai dipakai pra]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tumbuh]]></title>
<link>http://temanteman.wordpress.com/2009/04/15/tumbuh/</link>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 02:30:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>Benny Dewanto</dc:creator>
<guid>http://temanteman.wordpress.com/2009/04/15/tumbuh/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-587" title="Tumbuh" src="http://temanteman.wordpress.com/files/2009/04/tumbuh_resize.jpg" alt="Tumbuh" width="378" height="529" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pertumbuhan]]></title>
<link>http://z4nx.wordpress.com/2009/04/12/j-willard-marriott/</link>
<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 07:42:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>z4nx</dc:creator>
<guid>http://z4nx.wordpress.com/2009/04/12/j-willard-marriott/</guid>
<description><![CDATA[”Pohon yang baik tidaklah tumbuh dengan mudah; semakin kencang anginnya, semakin kuatlah pohonnya” J]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>”Pohon yang baik tidaklah tumbuh dengan mudah; semakin kencang anginnya, semakin kuatlah pohonnya”<br />
J WILLARD MARRIOTT</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penyedap Rasa, Penyedap Bunga]]></title>
<link>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/04/10/penyedap-rasa-penyedap-bunga/</link>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 07:58:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/04/10/penyedap-rasa-penyedap-bunga/</guid>
<description><![CDATA[Wauw&#8230; Kren nih bunganya. Makanannya Ajinomoto! Pah, kalau pulang nanti lewat di toko sembako, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Wauw&#8230; Kren nih bunganya. Makanannya Ajinomoto! Pah, kalau pulang nanti lewat di toko sembako, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dongeng Burung Liar]]></title>
<link>http://permanas.wordpress.com/2009/03/10/dongeng-burung-liar/</link>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:57:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>permanas</dc:creator>
<guid>http://permanas.wordpress.com/2009/03/10/dongeng-burung-liar/</guid>
<description><![CDATA[“Bu, kenapa bapak belum pulang juga?” “Sabarlah, Ni, nanti bapakmu juga kembali,” jawab Ibu kepada A]]></description>
<content:encoded><![CDATA[“Bu, kenapa bapak belum pulang juga?” “Sabarlah, Ni, nanti bapakmu juga kembali,” jawab Ibu kepada A]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pada apa aku ada!]]></title>
<link>http://tertiga.wordpress.com/2009/03/07/tertiga-pada-apa-aku-ada/</link>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 11:16:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Maren Kitatau</dc:creator>
<guid>http://tertiga.wordpress.com/2009/03/07/tertiga-pada-apa-aku-ada/</guid>
<description><![CDATA[Semua yang lekat pada ku, Dan ada di bawah kuasaku Adalah milikku, Yg bisa ada pd sukaku: Kepada tub]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a rel="attachment wp-att-1162" href="http://tertiga.wordpress.com/2009/03/07/tertiga-pada-apa-aku-ada/pada-apa-aku-ada1/"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-1162" title="Pada apa aku ada1" src="http://tertiga.wordpress.com/files/2009/03/pada-apa-aku-ada1.jpg?w=150" alt="" width="150" height="147" /></a>Semua yang lekat pada ku,<br />
Dan ada di bawah kuasaku<br />
Adalah milikku,<br />
Yg bisa ada pd sukaku:<br />
Kepada tubuh,<br />
Kepada istriku,<br />
Kepada anak,<br />
Kepada muridku,<br />
Kepada iblis,<br />
Kepada hartaku, dll.<br />
Sukaku!</p>
<p>Semua yang dekat pada ku,<br />
Tapi ada di atas kuasaku,<br />
Adalah milikku,<br />
Yg bisa ada pd hormatku:<br />
Kepada roh,<br />
Kepada bapakku,<br />
Kepada cucu,<br />
Kepada guruku,<br />
Kepada Allah,<br />
Kepada mimpiku, dll.<br />
Hormatku!</p>
<p>Pada apa aku kini ada,<br />
Bisa memilah berkuasa?</p>
<p>Pada tubuh?<br />
Yang bisa ada pada suka-sukaku?<br />
Yg menyandang namaku dari dahulu?</p>
<p>Pada roh?<br />
Yang bisa ada pada hormatku?<br />
Yg menyandang namaku abadi nanti?</p>
<p>Pada apa aku ada sekarang ini&#8230; saat ini,<br />
Selain pada jiwa sekarang ini &#8230; saat ini?</p>
<p>Tadi aku tubuh,<br />
Nanti aku roh,<br />
Kini aku jiwa!</p>
<p>Aku bertumbuh,<br />
Kearah dewa &#8211; sa,<br />
Mendewa pd Yang Kuasa,<br />
Menguasa pd yg tak berdewa!<br />
Apa iya yah!<br />
Hm!</p>
<p><a href="http://tertiga.wordpress.com/tertiga-pola-pikir-satu-dua-tig/"><span style="color:#ff0000;"><strong><em>Salam Pikir Tiga!</em></strong></span></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SIAP DILATIH!]]></title>
<link>http://bethanygtm.wordpress.com/2009/10/08/siap-dilatih/</link>
<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 16:00:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>bethanygtm</dc:creator>
<guid>http://bethanygtm.wordpress.com/2009/10/08/siap-dilatih/</guid>
<description><![CDATA[Kamis, 8 Oktober 2009 Bacaan : Filipi 4:10-19 4:10. Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirn]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h1 style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Kamis, 8 Oktober 2009</span></h1>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Bacaan : <a title="SABDAweb Filipi 4:10-19" href="http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2007/10/08/#SABDAweb">Filipi 4:10-19</a></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:10. Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirnya pikiranmu dan perasaanmu bertumbuh kembali untuk aku. Memang selalu ada perhatianmu, tetapi tidak ada kesempatan bagimu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:14 Namun baik juga perbuatanmu, bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:15 Kamu sendiri tahu juga, hai orang-orang Filipi; pada waktu aku baru mulai mengabarkan Injil, ketika aku berangkat dari Makedonia, tidak ada satu jemaatpun yang mengadakan perhitungan hutang dan piutang dengan aku selain dari pada kamu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:16 Karena di Tesalonikapun kamu telah satu dua kali mengirimkan bantuan kepadaku.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:17 Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:18 Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.</span></p>
<h1 style="text-align:center;"><span style="color:#000000;">SIAP DILATIH!</span></h1>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Casey Seymour, pemain dan pelatih sepak bola yang sukses, memerhatikan bahwa setiap anggota timnya tidak menyukai latihan fisik 10-kali-100 di akhir latihan. Sebelum para pemain boleh meninggalkan lapangan, mereka harus berlari sejauh 100 yard [kira-kira 90 meter] sebanyak 10 kali dengan kecepatan penuh dan istirahat sesedikit mungkin. Jika gagal mengalahkan waktu yang telah ditetapkan, mereka harus mengulanginya lagi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Para pemain membenci latihan itu &#8212; sampai tiba saatnya bertanding. Saat itu, mereka menyadari bahwa mereka dapat bermain dengan kekuatan penuh sepanjang pertandingan. Usaha mereka telah terbayar dengan menduduki posisi juara!</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Rasul Paulus menggunakan perumpamaan tentang latihan dan pertandingan dalam surat-suratnya. Saat ia menjadi misionaris bagi orang-orang bukan Yahudi, ia tunduk kepada perintah dan latihan dari Allah di tengah penderitaan serta kesukaran yang besar. Dalam Filipi 4, ia berkata, &#8220;Aku telah belajar&#8221; (ayat 11). Baginya dan bagi kita masing-masing, mengikuti Yesus merupakan proses belajar seumur hidup. Kita belum dewasa secara rohani saat diselamatkan, sama seperti seorang atlet di sekolah yang belum siap bermain sepak bola secara profesional. Kita bertumbuh dalam iman saat mengizinkan Allah, melalui firman-Nya dan Roh Kudus, memberi kita kuasa untuk melayani-Nya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Melalui kesulitan hidup, Paulus belajar untuk melayani Allah dengan baik. Demikian pula halnya dengan kita. Kesulitan memang tidak menyenangkan, tetapi itu semua patut dihargai! Semakin mudah kita diajar, maka semakin dewasalah kita. Sebagai anggota tim Kristus, mari kita menyiapkan diri untuk dilatih &#8211;DCE</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>KARYA ALLAH DALAM DIRI KITA BELUM BERAKHIR<br />
MELAINKAN BARU SAJA DIMULAI SAAT KITA<br />
MENERIMA KRISTUS </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>Sumber : <a href="http://www.sabda.org/">www.sabda.org</a></strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Asap Tebal Mengganggu Aktivitas Proses Belajar]]></title>
<link>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/09/30/asap-tebal-mengganggu-aktivitas-proses-belajar/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 00:45:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/09/30/asap-tebal-mengganggu-aktivitas-proses-belajar/</guid>
<description><![CDATA[Beginilah keadaan kabut asap yang menyelimuti daerah Kabupaten Barito Timur umumnya dan Kecamatan Du]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Beginilah keadaan kabut asap yang menyelimuti daerah Kabupaten Barito Timur umumnya dan Kecamatan Du]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nama Dusun itu Kahuripan (1)]]></title>
<link>http://rioseto.wordpress.com/2009/09/23/nama-dusun-itu-kahuripan-1/</link>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 12:09:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>rioseto</dc:creator>
<guid>http://rioseto.wordpress.com/2009/09/23/nama-dusun-itu-kahuripan-1/</guid>
<description><![CDATA[Kita tidak akan menemukan dusun Kahuripan, belum tercantum di peta. Pak Urip, kepala dusun, hanyalah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/09/panorama-1-doc1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2859" title="Panorama-1-doc" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/09/panorama-1-doc1.jpg" alt="Panorama-1-doc" width="600" height="101" /></a></p>
<p>Kita tidak akan menemukan dusun Kahuripan, <em>belum </em>tercantum di peta. Pak Urip, kepala dusun, hanyalah tamat SMU, sempat juga sih mengenyam jadi mahasiswa setahun dalam bidang pertanian, namun tak tuntas karena ketiadaan biaya. Saat bersekolah, pak Urip tergugah dan gemas oleh sebuah komoditi yang dianggap sepele dan dipakai simbol identik dengan keadaan dirinya, <em>kemelaratan</em>, meski belum sampai kelaparan. Komoditi itu, ubi kayu alias singkong!</p>
<p><!--more--></p>
<p>Warga dusun tidak membudidayakannya karena dianggap kurang menghasilkan. Pandangan keliru warga diluruskan oleh pak Urip dengan memberi contoh nyata. Dengan kesabaran dan ketekunan pak Urip akhirnya berhasil menyulap <em>singkong</em>, alias <em>ubi kayu</em>, alias <em>ketela</em>, menjadi “emas”! Hasil jerih payahnya tidak sia-sia; semua warga dusun menikmati, semua senang, dan mulai menyadari makna singkong.  Sebagai ungkapan terimakasih warga dusun sepakat menjuluki dusunnya, <em>Kahuripan</em>, mengambil nama dari bapak kepala dusun. Singkong <em>bukan </em>lagi simbol melarat dan lapar melainkan <em>kahuripan </em>atau kehidupan baru, kehidupan yang lebih menjanjikan bagi warganya. Terimakasih, pak Urip.</p>
<p>Pak Urip tidak cepat berpuas diri; sadar nilai “emas”nya masih berkadar 14-karat, ingin menaikkannya menjadi 18, 22, bahkan 24-karat! Sebagai kepala dusun, ingin menyaksikan dusunnya menjadi yang terdepan. Nilai dusun, yang ditentukan nilai (kualitas) hasil dusunnya, adalah tantangan. Untuk itu dusun terus dimajukan seperti memajukan sebuah unit usaha, yang menurutnya, dapat dibagi atas 7 tingkat seperti ini,</p>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<th>Kelas</th>
<th>Tahap</th>
<th></th>
<th>Kelas</th>
<th>Tahap</th>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
<td>Bertahan hidup</td>
<th></th>
<td>6</td>
<td>Mapan</td>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td>Kemitraan</td>
<th></th>
<td>7</td>
<td>Di depan</td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td>Mandiri</td>
</tr>
<tr>
<td>4</td>
<td>Tumbuh</td>
</tr>
<tr>
<td>5</td>
<td>Berkembang</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em>Tahap-1, </em>jelas; <em>tahap-2 </em>dusun menjalin kemitraan untuk penyerapan hasil dusun jangka panjang dalam upaya <em>sustainability</em>, <em>tahap-3 </em>dusun melepaskan kemitraan yang sudah mulai sanggup menjalankan usaha dengan kekuatan finansial sendiri dari hasil yang terkumpul, <em>tahap-4 </em>dusun mulai memasarkan diversifikasi hasil dusun, <em>tahap-5 </em>dusun melebarkan sayap dengan berinvestasi di berbagai kegiatan ekonomi, <em>tahap-6 </em>dusun menembus ambang batas hidup layak. <em>Tahap-7 </em>dusun makmur, baik sosial maupun ekonomi.</p>
<p>Begitulah pak Urip membangun desa dengan menghargai dan mengangkat komoditi tak seberapa, singkong. Masih banyak kendala dusun untuk naik kelas. Nilai singkong bisa seperti “emas” 24-karat hanya dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan <em>kreativitas!</em></p>
<p>Bukan perkara gampang, namun bukannya tidak bisa.</p>
<hr />
<p style="text-align:left;"><a href="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/09/ctrl-alt-del-k.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2856" title="Ctrl-Alt-Del-K" src="http://rioseto.wordpress.com/files/2009/09/ctrl-alt-del-k.png?w=150" alt="Ctrl-Alt-Del-K" width="150" height="72" /></a><em>Karena masih dalam suasana lebaran, dengan posting cukup lama membolos, perkenankan saya <a title="rioseto's blog" href="http://rioseto.wordpress.com" target="_blank">rioseto&#8217;s blog </a>memohon maaf lahir dan batin atas segala kata dan tegur sapa yang kurang berkenan, kiranya dengan menjadi lebih bersih, </em><em>isi posting nanti turut lebih jernih, lebih berisi, lebih bermanfaat.</em> <em>Semoga&#8230;</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PEREKONOMIAN INDONESIA 2010]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/10/perekonomian-indonesia-2010/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 03:09:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/10/perekonomian-indonesia-2010/</guid>
<description><![CDATA[Dalam beberapa pekan mendatang, dunia usaha menyiapkan diri memasuki tahun 2010. Pertanyaannya adala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2520" title="cyrillus harinowo" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/cyrillus-harinowo.jpg?w=108" alt="cyrillus harinowo" width="108" height="150" />Dalam beberapa pekan mendatang, dunia usaha menyiapkan diri memasuki tahun 2010. Pertanyaannya adalah bagaimana warna perekonomian Indonesia 2010 ? Jawaban atas pertanyaan itu diterjemahkan oleh setiap perusahaan.</p>
<p>Mungkin kita sependapat, perekonomian 2010 diharapkan lebih baik dibandingkan saat kita menyiapkan perekonomian 2009. Saat itu, Agustus-Oktober 2008, perekonomian dunia sedang dalam puncak krisis dan berdampak pada perekonomian kita. Indeks harga saham berguguran, nilai uang rupiah jatuh terhadap dollar AS, dan krisis itu mencekam dunia perbankan. Karena itu, amat bisa dimaklumi, prospek perekonomian 2009 dalam kacamata waktu itu sungguh suram.</p>
<p><strong>Pendapatan 2009<br />
</strong><br />
Meski demikian, pada pekan-pekan terakhir ini, warna perekonomian kita terasa mulai cerah sehingga cara pandang kita untuk 2010 menjadi berbeda.</p>
<p>Pada pekan-pekan ini banyak dunia usaha merasakan permintaan produk mereka meningkat kembali sehingga peningkatan kapasitas mulai terjadi di sana-sini dan investasi dirasakan bergerak naik. Industri properti juga merasakan tanda-tanda akan hadirnya kebangkitan kembali.</p>
<p><!--more-->Sementara itu, penjualan mobil pada Juni dan Juli 2009 sudah menyamai rata-rata penjualan bulanan sepanjang 2008. Sedangkan produk utama ekspor kita – batu bara dan kelapa sawit – merasakan harga yang tidak terlalu buruk sehingga menghasilkan daya beli bagi daerah penghasil komoditas itu untuk produk-produk industri dari Jawa.</p>
<p>Pada tahun 2008 kita merasakan adanya peningkatan pendapatan penduduk Indonesia, dari sebesar 1.946 dollar AS (2007) menjadi 2.271 dollar AS per kapita (2008). Secara keseluruhan produk domestik bruton (PDB) 2008 adalah sebesar 514 miliar dollar AS sehingga Bank Dunia menempatkan Indonesia di urutan ke-19 dalam perekonomian dunia. Ini berarti sebuah peningkatan 325 dollar AS per kepala dalam hitungan satu tahun.</p>
<p>Atas perkembangan PDB kuartal pertama dan kedua serta pergerakan nilai tukar rupiah, pada tahun 2009, amat mungkin pendapatan per kepala adalah 2.500 dollar AS – 2.600 dollar AS, dengan PDB keseluruhan bergerak pada kisaran 570 miliardollar AS.</p>
<p>Pendapatan sebesar itu merupakan jumlah yang cukup besar bagi masyarakat Indonesia sehingga akhirnya menghasilkan daya beli yang kian meningkat. Inilah yang pada hakikatnya menjadi penopang besar bagi perekonomian Indonesia.</p>
<p><strong>Prospek 2010<br />
</strong><br />
<img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2522" title="perekonomian indonesia 2010" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/perekonomian-indonesia-2010.jpg?w=150" alt="perekonomian indonesia 2010" width="150" height="100" />Bagaimana prospek tahun 2010 ?</p>
<p>Dalam penyampaian nota keuangan di depan DPR, Presiden Susilo Bambang Ydhoyono mengemukakan, ekonomi Indonesia 2010 diprediksi tumbuh sekitar 5,0 persen. Banyak pihak meyakini, pertumbuhan ekonomi kita bisa lebih tinggi dari itu. Itu sebabnya, dalam perdebatan di DPR, akhirnya disepakati perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen.</p>
<p>Optimisme semacam ini sungguh penting untuk memberi dorongan lebih besar bagi pelaku ekonomi untuk mencapainya atau bahkan melampauinya. Inilah kekuatan self fulfilling prophecy.</p>
<p>Secara rutin, saya mengamati perkembangan PDB nominal, yaitu PDB yang menggunakan harga sebagaimana dirasakan hari-hari ini. PDB nominal ini lebih mirip berbagai laporan keuangan perusahaan, sementara PDB riil lebih mirip perkembangan tonase produksi perusahaan. Ternyata PDB nominal Indonesia tumbuh tinggi.</p>
<p>Pada tahun 2008, saat perekonomian (PDB) riil tumbuh 6,1 persen. PDB nominal justru tumbuh 25 persen. Kuartal pertama 2009, pertumbuhan PDB nominal sebesar 16,9 persen dan pada kuartal kedua menjadi 10,9 persen. Dengan prospek pertumbuhan lebih tinggi pada kuartal ketiga dan keempat, diyakini PDB nominal akan naik sehingga secara keseluruhan pertumbuhan tahun 2009 berada sekitar 15 persen. Jika ini terjadi, PDB nominal kita akan mencapai sekitar Rp 5.700 triliun. Angka ini kurang lebih sama dengan prediksi PDB nominal sekitar 570 miliar dollar AS, seperti disebutkan sebelumnya.</p>
<p>Dengan latar belakang itu, saat PDB riil diprediksi tumbuh 5,5 persen, PDB nominal 2010 akan tumbuh 15 – 18 persen. Jika ini terjadi, sepanjang 2010, PDB nominal kita akan mencapai Rp 6.500 triliun – Rp 6.600 triliun. Ini berarti PDB per kapita tahun 2010, dengan catatan nilai tukar rupiah bergerak menguat sebagaimana terjadi akhir-akhir ini, akan berada pada 2.800 dollar AS – 3.000 dollar AS.</p>
<p><strong>Indonesia-Malaysia</strong></p>
<p>Saya suka membandingkan pendapatan Indonesia dengan malaysia karena berbagai sentimen yang berkembang. PDB Malaysia per kapita tahun 2008 sekitar 7.000 dollar AS. Jika pada tahun ini PDB mereka tidak banyak berkembang (semester pertama 2009 perekonomian Malaysia kontrajsi sebesar 5,0 persen), pada tahun 2010 PDB per kapita mereka mungkin akan berada di sekitar 7.500 dollar AS. Sementara itu, PDB per kapita 10 persen penduduk Indonesia, 23 juta orang, sebesar 8.400 dollar AS – 9.000 dollar AS. Jika jumlah penduduk Indonesia disamakan dengan Malaysia, sekitar 27 juta orang, pendapatan per kapita rata-rata dari 27 juta orang pendapatan tertinggi Indonesia akan mencapai 7.800 dollar AS (dengan catatan empat juta penduduk Indonesia masuk bracket 10 persen berikutnya yang berpendapatan rata-rata 4.300 dollar AS – 4.500 dollar AS). Sementara 90 persen penduduk berikutnya menghasilkan daya beli yang sangat besar.</p>
<p>Inilah sebabnya penjualan mobil bulanan Indonesia mampu menyamai Malaysia. Ini pula yang menyebabkan jumlah mal di Jakarta lebih banyak dan lebih besar dibandingkan dengan Malaysia. Hal inilah yang seharusnya mengarahkan pandangan dunia usaha, ke mana dan industri apa yang harus dijalankan, serta pusat investasi apa yang harus dilakukan.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Perekonomian Indonesia 2010, Cyrillus Harinowo Hadiwerdoyo &#124; Pengamat Ekonomi<br />
Kompas, 08.09.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kegiatan Ramadhan]]></title>
<link>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/09/03/kegiatan-ramadhan/</link>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 09:12:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>elyhamdan</dc:creator>
<guid>http://elyhamdan.wordpress.com/2009/09/03/kegiatan-ramadhan/</guid>
<description><![CDATA[Secara bergiliran siswa SMP Negeri 1 Dusun Tengah berduyun-duyun menghadiri kegiatan selama bulan Ra]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Secara bergiliran siswa SMP Negeri 1 Dusun Tengah berduyun-duyun menghadiri kegiatan selama bulan Ra]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
