<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>usg-mammae &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/usg-mammae/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "usg-mammae"</description>
	<pubDate>Sat, 25 May 2013 18:14:38 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Everything is Gonna Be Alright, Insya 4JJI]]></title>
<link>http://romanticpurpleisme.wordpress.com/2010/08/14/everything-is-gonna-be-alright-insya-4jji/</link>
<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 07:36:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>romanticpurpleisme</dc:creator>
<guid>http://romanticpurpleisme.wordpress.com/2010/08/14/everything-is-gonna-be-alright-insya-4jji/</guid>
<description><![CDATA[Hmm, bagaimana memulai kisah ini yaa *huaa, gaya bet lo ut* Ceritanya, seminggu yang lalu saya menya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<pre>Hmm, bagaimana memulai kisah ini yaa *huaa, gaya bet lo ut*</pre>
<p style="text-align:justify;">Ceritanya, seminggu yang lalu saya menyadari adanya benjolan di payudara kanan saya. Tadinya sih saya ingin cuekin aja, tapi yang ada malah kepikiran mulu. Setelah cari info sana sini, akhirnya, Senin 9 Agustus 2010, saya memberanikan diri, ditemani nobitanta, untuk memeriksakan diri ke dokter onkologi di RSCM, alhamdulillah deket dari kantor, cuma selemparan sendal <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Sampai sana, saya melihat daftar dokter yang praktek..untunglah ada satu dokter perempuan yang nyelip disana, jadi itulah pilihan saya, hehe.. Setelah menunggu sebentar, saya pun memasuki ruang periksa. Oleh dr. Diani saya disuruh menanggalkan *jiah bahasanya* pakaian atas. Huehehe, ngga kebayang kalo sama dokter laki-laki. Oh tidaaak <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_redface.gif' alt=':oops:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Dari hasil pemeriksaan, beliau mendiagnosis saya terkena FAM (Fibro Adenoma Mammae=tumor jinak) bilateral, artinya selain benjolan yang saya rasakan di payudara kanan, ada juga benjolan kecil di payudara kiri saya. Untuk memastikannya, maka dokter merujuk saya untuk melakukan foto Thorax, USG mammae dan tes darah.  Alhamdulillah saya menggunakan Askes, jadi lumayan sangat membantu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mengurus askes ke UPPJ *ini apa deh kepanjangannya saya lupa* , saya pun ke bagian radiologi untuk melakukan foto Thorax dan USG mammae. Antriannya agak lumayan lama sampai dipanggil, untung ruang tunggunya pewe banget, bisalah bikin ngorok tiga episode mah.. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Kalau foto Thorax prosesnya sangat cepat, begitu ganti baju yang disediakan, langsung pose tolak pinggang dan cekreeek.. Berasa jadi foto model gituh, <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Naah, pas USG mammae ini, prosesnya agak2 gimanaa gituu..Tapi ya mau ngga mau harus dijalani juga..Disuruh telentang tangan ke atas, sang asisten dokter(yang untungnya wanita) mulai melakukan pemeriksaan. Dada saya dibaluri gel, begitu juga dengan alatnya *huahaha, ga tau namanya apa* . Sang asdok itu, menekan-nekan alatnya ke dada, setiap mendekati benjolan rasanya agak nyeri gitu, huhu..Benjolan kanan memang gampang ditemukan. Lain halnya dengan dugaan benjolan di dada kiri. Dengan gigihnya sang asdok berusaha mencari-cari benjolannya sampai akhirnya menyerah, dan masuklah pak dokter*yang sepertinya seumuran sama almarhum mbah kakung saya* . Setelah beliau turun tangan, si mbah dokter ini akhirnya menyimpulkan bahwa benjolan di kiri saya bukanlah FAM. Alhamdulillah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian saya tes darah, untuk dilihat apakah sel-sel darah saya masih dalam batas normal atau tidak. Selain itu diukur juga, masa pendarahan dan masa pembekuan darah saya. Alhamdulillah yang tidak normal hanyalah eritrosit yang terlalu tinggi (5,72 satuannya apa saya ngga ngeh).</p>
<p style="text-align:justify;">Keesokan harinya, tanggal 10 Agustus 2010, saya kembali menemui  dr. Diani untuk menyerahkan hasil radiologi dan laboratoriumnya. Setelah melihat hasil itu, bu dokter langsung menyarankan saya agar segera melakukan operasi pengangkatan tumor.  Huwaa, mengucurlah air mata saya. Shock. (*.*)</p>
<p style="text-align:justify;">Membayangkan dada saya tersentuh pisau bedah dan pasti meninggalkan bekas luka, kontan membuat saya menangis dayak. Belum lagi pikiran-pikiran negatif tumor jinak atau ganas dan bakal ada jarum ketinggalan atau malpraktek terjadi pada saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untunglah nobitanta selalu mendampingi dan membesarkan hati saya, sehingga saya ngga dehidrasi kehabisan air mata, thanks dear <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Dia mengajak saya makan di kantin FK(menunya beragam dan murah meriah, must try buat yang rajin maen ke RSCM) dan nonton Avatar the Legend of Aang di TIM*sempet-sempetnyaaa* .It works. Sedikit banyak, saya bisa merasa lebih rileks atas masalah ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Keesokan harinya, ditemani mba Dede Mahmudah, teman kantor saya tercintah, saya pun memberanikan diri untuk mendaftarkan operasi. Lagi-lagi saya terbantu Askes, potongan lumayan melegakan hati, hehe.. Yang penting saya ngga males ngurus surat rujukan ke puskesmas dekat tempat tinggal sesuai KTP.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadilah, insya 4JJI dua hari lagi saya akan melaksanakan operasi tumor payudara. Berkat doa dan dukungan keluarga, orang terdekat dan sahabat-sahabat, makin menguatkan saya untuk tetap tegar menjalaninya.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga operasi ini berjalan lancar dan saya bisa kembali sehat seperti sediakala. Amiiin =)</p>
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
