<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>wanita-idaman &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/wanita-idaman/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "wanita-idaman"</description>
	<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 16:11:38 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[10 Wanita Idaman Pria]]></title>
<link>http://andienyem.wordpress.com/2009/08/15/10-wanita-idaman-pria/</link>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 14:23:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid>http://andienyem.wordpress.com/2009/08/15/10-wanita-idaman-pria/</guid>
<description><![CDATA[Pria tergila-gila pada wanita cantik dan seksi ? Itu normal, tapi tak cukup cantik dan seksi saja un]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pria tergila-gila pada wanita cantik dan seksi ? Itu normal, tapi tak cukup cantik dan seksi saja un]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wanita Idaman]]></title>
<link>http://ibadnet.wordpress.com/2009/06/16/wanita-idaman/</link>
<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 17:40:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>M.Galih Ahlul &#39;Ibad</dc:creator>
<guid>http://ibadnet.wordpress.com/2009/06/16/wanita-idaman/</guid>
<description><![CDATA[Wanita Idaman Allah s.w.t. berfirman dal Qs. Al Ahzab ayat 35, “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Wanita Idaman Allah s.w.t. berfirman dal Qs. Al Ahzab ayat 35, “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wanita Idaman]]></title>
<link>http://mtstribakti.wordpress.com/2009/06/11/wanita-idaman/</link>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 13:57:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>mts tribakti</dc:creator>
<guid>http://mtstribakti.wordpress.com/2009/06/11/wanita-idaman/</guid>
<description><![CDATA[Pernikahan antara pangeran Charles, putra mahkota kerajaan Inggris, dan putri Diana pada tiga dekade]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pernikahan antara pangeran Charles, putra mahkota kerajaan Inggris, dan putri Diana pada tiga dekade]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[13 Sifat Wanita...]]></title>
<link>http://ibadnet.wordpress.com/2009/06/06/13-sifat-wanita/</link>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 14:26:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>M.Galih Ahlul &#39;Ibad</dc:creator>
<guid>http://ibadnet.wordpress.com/2009/06/06/13-sifat-wanita/</guid>
<description><![CDATA[13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki Persembahan buat :  NengPuspita Sari Dewi Sehingga t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki Persembahan buat :  NengPuspita Sari Dewi Sehingga t]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bagaimana memikat wanita idaman?]]></title>
<link>http://cintai2indah.wordpress.com/2009/04/17/bagaimana-memikat-wanita-idaman/</link>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 23:52:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>ryrush</dc:creator>
<guid>http://cintai2indah.wordpress.com/2009/04/17/bagaimana-memikat-wanita-idaman/</guid>
<description><![CDATA[Meski secara statistik, data menunjukkan bahwa jumlah populasi wanita lebih tinggi dari populasi pri]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Meski secara statistik, data menunjukkan bahwa jumlah populasi wanita lebih tinggi dari populasi pria, namun hal ini tampaknya tidak berpengaruh terhadap cinta. Maksud saya, bahwa masih dibutuhkan kerja keras dari seorang pria untuk dapat menggaet wanita idaman mereka.</p>
<p>Banyak pria yang mengeluh, begitu susah untuk mendapatkan si A. Mengapa dia masih tidak menghiraukan perhatian saya meski saya telah melakukan berbagai hal untuk dia? Nah berikut ini ada beberapa tips yang semoga dapat membantu anda para pria agar dapat merebut hati pujaan anda.</p>
<p>1. Wanita bertindak 80% berdasarkan emosi mereka. Ini hal utama yang harus dipahami pria. Dimana kondisi ini berlawanan dengan pria yang bertindak berdasarkan logika mereka. Karena itu, anda harus mampu menyentuh emosi seorang wanita agar dia tertarik kepada anda. Memberikan pujian kepada wanita itu merupakan hal yang baik dan wajar. Namun jika anda senantiasa memujinya, maka ia akan berpaling dari anda. Maka sesekali ejeklah dia, agar dia tersentuh emosinya.</p>
<p>2. Menjadi pria yang sulit ditebak (tidak terduga). Berilah kejutan pada wanita, maka ia akan tertarik pada anda. Misal anda tidak tertarik dengan bunga (dan dia tahu itu), maka sekali tempo berikan ia bunga.</p>
<p>3. Jadikan diri anda sebagai tantangan bagi wanita. Sama halnya dengan pria, setiap wanita menyukai tantangan. Karena itu, jika anda tertarik dengan wanita, jangan terlalu berlebihan, tidak perlu anda ungkapkan terlalu sering sehingga dia bosan mendengarnya. Semakin anda tidak peduli dengan dia sesekali, maka dia akan semakin tertantang untuk mendapatkan anda.</p>
<p>4. Buatlah dia ketagihan. Segala sesuatu berlebihan akan membosankan. Sama halnya dengan cinta, banyak orang mengeluh mengapa setelah menikah hubungan mereka menjadi hambar? Ini semua karena setelah menikah tidak ada lagi rahasia antara keduanya. Karena itu saat anda pacaran jangan sekali-kali berlebihan melampiaskan cinta anda. Berikan dia cinta sepotong demi sepotong sehingga dia ketagihan menagihnya dari anda. Jangan menelpon setiap saat, SMS, maupun terlalu sering ketemu.</p>
<p>5. Jangan mengejar mereka. Kebanyakan pria mengejar wanita dengan menggebu-gebu dengan berharap si wanita akan semakin dekat, namun kenyataan, semakin anda mengejar wanita, semakin jauh dia dari anda. Karena itu jangan mengejarnya berlebihan. Ada ungkapan wanita itu jinak-jinak merpati. Saat dikerjar menghindar, namun saat dijahui malah mendekat. Nah, anda harus tahu itu. Saat dia mengajak anda jalan, maka sekali waktu anda boleh terima, namun lain kali tolak itu sehingga ia menjadi penasaran dengan anda. Namun ingat jangan terlalu sering, jika terlalu berlebihan ia akan meninggalkan anda.</p>
<p>6. Percaya diri. Tidaka ada satupun keberhasilan tanpa didasari kepercayaan diri. Maka anda harus percaya diri dengan segala kemampuan yang anda miliki. Yakinlah bahwa anda mampu mendapatkan wanita pujaan anda, bayangkan dia setiap malam bahwa dia pantas untuk anda.</p>
<p>Nah, selamat mencoba&#8230;</p>
<p>@rush</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema”]]></title>
<link>http://ummuammar88.wordpress.com/2009/04/15/sepuluh-wasiat-untuk-istri-yang-mendambakan-%e2%80%9ckeluarga-bahagia-tanpa-problema%e2%80%9d/</link>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 04:12:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ummu 'Ammar</dc:creator>
<guid>http://ummuammar88.wordpress.com/2009/04/15/sepuluh-wasiat-untuk-istri-yang-mendambakan-%e2%80%9ckeluarga-bahagia-tanpa-problema%e2%80%9d/</guid>
<description><![CDATA[Penulis: Mazin bin Abdul Karim Al-Farih Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Penulis: Mazin bin Abdul Karim Al-Farih</p>
<p><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/files/2009/04/1753060266_19f1f6c8fe21.jpg"><img class="size-full wp-image-1051 alignleft" title="white-rose" src="http://ummuammar88.wordpress.com/files/2009/04/1753060266_19f1f6c8fe21.jpg" alt="white-rose" width="200" height="150" /></a>Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan.</p>
<p>Wahai wanita mukminah!</p>
<p>Sepuluh wasiat ini aku persembahkan untukmu, yang dengannya engkau membuat ridla Tuhanmu, engau dapat membahagiakan suamimu dan engkau dapat menjaga tahtamu.<!--more--></p>
<p>Wasiat Pertama: Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat</p>
<p>Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah!!</p>
<p>Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncangkan kerajaan. Maka janganlah engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah dan jangan engkau seperti Fulanah yang telah bermaksiat kepada Allah… Maka ia berkata dengan menyesal penuh tangis setelah dicerai oleh sang suami: “Ketaatan menyatukan kami dan maksiat menceraikan kami…”</p>
<p>Wahai hamba Allah… Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu dan menjaga untukmu suamimu dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan mencerai-beraikan keutuhannya.</p>
<p>Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata “Aku mohon ampun kepada Allah… itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)…”</p>
<p>Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:</p>
<p>- Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar. Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya’ dan sum’ah.</p>
<p>- Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman:</p>
<p>“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan).” (Al Hujuraat: 11)</p>
<p>- Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>أَحَبُّ الْبِلادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهُمْ وَأَبْغَضَ الْبِلادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهُمْ</p>
<p>“Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.”1</p>
<p>- Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pembantu dan pendidik-pendidik yang kafir.</p>
<p>- Meniru wanita-wanita kafir. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ</p>
<p>“Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”2</p>
<p>- Menyaksikan film-film porno dan mendengarkan nyanyian.</p>
<p>- Membaca majalah-majalah lawakan/humor.</p>
<p>- Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan mendesak.</p>
<p>- Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.3</p>
<p>- Bersahabat dengan wanita-wantia fajir dan fasik. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ</p>
<p>“Seseorang itu menurut agama temannya.”4</p>
<p>- Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah)</p>
<p>Wasiat kedua: Berupaya mengenal dan memahami suami</p>
<p>Hendaknya seorang istri berupaya memahami suaminya. Ia tahu apa yang disukai suami maka ia berusaha memenuhinya. Dan ia tahu apa yang dibenci suami maka ia berupaya untuk menjauhinya, dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al Khaliq (Allah Ta`ala). Berikut ini dengarkanlah kisah seorang istri yang bijaksana yang berupaya memahami suaminya.</p>
<p>Berkata sang suami kepada temannya: “Selama dua puluh tahun hidup bersama belum pernah aku melihat dari istriku perkara yang dapat membuatku marah.”</p>
<p>Maka berkata temannya dengan heran: “Bagaimana hal itu bisa terjadi.”</p>
<p>Berkata sang suami: “Pada malam pertama aku masuk menemui istriku, aku mendekat padanya dan aku hendak menggapainya dengan tanganku, maka ia berkata: ‘Jangan tergesa-gesa wahai Abu Umayyah.’ Lalu ia berkata: ‘Segala puji bagi Allah dan shalawat atas Rasulullah… Aku adalah wanita asing, aku tidak tahu tentang akhlakmu, maka terangkanlah kepadaku apa yang engkau sukai niscaya aku akan melakukannya dan apa yang engkau tidak sukai niscaya aku akan meninggalkannya.’ Kemudian ia berkata: ‘Aku ucapkan perkataaan ini dan aku mohon ampun kepada Allah untuk diriku dan dirimu.’”</p>
<p>Berkata sang suami kepada temannya: “Demi Allah, ia mengharuskan aku untuk berkhutbah pada kesempatan tersebut. Maka aku katakan: ‘Segala puji bagi Allah dan aku mengucapkan shalawat dan salam atas Nabi dan keluarganya. Sungguh engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang bila engkau tetap berpegang padanya, maka itu adalah kebahagiaan untukmu dan jika engkau tinggalkan (tidak melaksanakannya) jadilah itu sebagai bukti untuk menyalahkanmu. Aku menyukai ini dan itu, dan aku benci ini dan itu. Apa yang engkau lihat dari kebaikan maka sebarkanlah dan apa yang engkau lihat dari kejelekkan tutupilah.’ Istri berkata: ‘Apakah engkau suka bila aku mengunjungi keluargaku?’ Aku menjawab: ‘Aku tidak suka kerabat istriku bosan terhadapku’ (yakni si suami tidak menginginkan istrinya sering berkunjung). Ia berkata lagi: ‘Siapa di antara tetanggamu yang engkau suka untuk masuk ke rumahmu maka aku akan izinkan ia masuk? Dan siapa yang engkau tidak sukai maka akupun tidak menyukainya?’ Aku katakan: ‘Bani Fulan adalah kaum yang shaleh dan Bani Fulan adalah kaum yang jelek.’”</p>
<p>Berkata sang suami kepada temannya: “Lalu aku melewati malam yang paling indah bersamanya. Dan aku hidup bersamanya selama setahun dalam keadaan tidak pernah aku melihat kecuali apa yang aku sukai. Suatu ketika di permulaan tahun, tatkala aku pulang dari tempat kerjaku, aku dapatkan ibu mertuaku ada di rumahku. Lalu ibu mertuaku berkata kepadaku: ‘Bagaimana pendapatmu tentang istrimu?’”</p>
<p>Aku jawab: “Ia sebaik-baik istri.”</p>
<p>Ibu mertuaku berkata: “Wahai Abu Umayyah.. Demi Allah, tidak ada yang dimiliki para suami di rumah-rumah mereka yang lebih jelek daripada istri penentang (lancang). Maka didiklah dan perbaikilah akhlaknya sesuai dengan kehendakmu.”</p>
<p>Berkata sang suami: “Maka ia tinggal bersamaku selama dua puluh tahun, belum pernah aku mengingkari perbuatannya sedikitpun kecuali sekali, itupun karena aku berbuat dhalim padanya.”5</p>
<p>Alangkah bahagia kehidupannya…! Demi Allah, aku tidak tahu apakah kekagumanku tertuju pada istri tersebut dan kecerdasan yang dimilikinya? Ataukah tertuju pada sang ibu dan pendidikan yang diberikan untuk putrinya? Ataukah terhadap sang suami dan hikmah yang dimilikinya? Itu adalah keutamaan Allah yang diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki.</p>
<p>Wasiat ketiga: Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik</p>
<p>Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>لَوْ كُنْتُ آمِرَا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا</p>
<p>“Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.”6</p>
<p>Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:</p>
<p>إِثْنَانِ لا تُجَاوِزُ صَلاتُهُمَا رُؤُوْسُهُمَا: عَبْدٌ آبَق مِنْ مَوَالِيْهِ حَتَّى يَرْجِعَ وَامْرَأَةٌ عَصَتْ زَوْجَهَا حَتَّى تَرْجِعَ</p>
<p>“Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali.”7</p>
<p>Karena itulah Aisyah Ummul Mukminin berkata dalam memberi nasehat kepada para wanita: “Wahai sekalian wanita, seandainya kalian mengetahui hak suami-suami kalian atas diri kalian niscaya akan ada seorang wanita di antara kalian yang mengusap debu dari kedua kaki suaminya dengan pipinya.”8</p>
<p>Engkau termasuk sebaik-baik wanita!!</p>
<p>Dengan ketaatanmu kepada suamimu dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjadi sebaik-baik wanita, dengan izin Allah. Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wanita bagaimanakah yang terbaik?” Beliau menjawab:</p>
<p>اَلَّتِى تَسِرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيْعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلا تُخَالِفُهُ فِيْ نَفْسِهَا وَلا مَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ</p>
<p>“Yang menyenangkan suami ketika dipandang, taat kepada suami jika diperintah dan ia tidak menyalahi pada dirinya dan hartanya dengan yang tidak disukai suaminya.” (Isnadnya hasan)</p>
<p>Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:</p>
<p>اَلْمَرْأَةُ إِذَا صَلَّتْ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَأَحْصَنَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، فَلْتَدْخُلُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ</p>
<p>“Bila seorang wanita shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadlan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.”9</p>
<p>Wasiat keempat: Bersikap qana’ah (merasa cukup)</p>
<p>Kami menginginkan wanita muslimah ridla dengan apa yang diberikan (suami) untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Dalam riwayat disebutkan “Wanita yang paling besar barakahnya.” Wahai siapa gerangan wanita itu?! Apakah dia yang menghambur-hamburkan harta menuruti selera syahwatnya dan mengenyangkan keinginannya? Ataukah dia yang biasa mengenakan pakaian termahal walau suaminya harus berhutang kepada teman-temannya untuk membayar harganya?! Sekali-kali tidak… demi Allah, namun (mereka adalah):</p>
<p>أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةٌ، أَيْسَرُّهُنَّ مُؤْنَةً</p>
<p>“Wanita yang paling besar barakahnya adalah yang paling ringan maharnya.”10</p>
<p>Renungkanlah wahai suadariku muslimah adabnya wanita salaf radliallahu ‘anhunna… Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat padanya. Apa wasiatnya? Ia berkata kepada sang suami: “Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa sabar dari api neraka…”</p>
<p>Adapun sebagian wanita kita pada hari ini apa yang mereka wasiatkan kepada suaminya jika hendak keluar rumah?! Tak perlu pertanyaan ini dijawab karena aku yakin engkau lebih tahu jawabannya dari pada diriku.</p>
<p>Wasiat kelima: Baik dalam mengatur urusan rumah, seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya. Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.</p>
<p>Renungkanlah semoga Allah menjagamu, kisah seorang wanita, istri seorang tukang kayu… Ia bercerita: “Jika suamiku keluar mencari kayu (mengumpulkan kayu dari gunung) aku ikut merasakan kesulitan yang ia temui dalam mencari rezki, dan aku turut merasakan hausnya yang sangat di gunung hingga hampir-hampir tenggorokanku terbakar. Maka aku persiapkan untuknya air yang dingin hingga ia dapat meminumnya jika ia datang. Aku menata dan merapikan barang-barangku (perabot rumah tangga) dan aku persiapkan hidangan makan untuknya. Kemudian aku berdiri menantinya dengan mengenakan pakaianku yang paling bagus. Ketika ia masuk ke dalam rumah, aku menyambutnya sebagaimana pengantin menyambut kekasihnya yang dicintai, dalam keadaan aku pasrahkan diriku padanya… Jika ia ingin beristirahat maka aku membantunya dan jika ia menginginkan diriku aku pun berada di antara kedua tangannya seperti anak perempuan kecil yang dimainkan oleh ayahnya.”</p>
<p>Wasiat keenam: Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya. Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.</p>
<p>Berapa banyak rumah tangga yang masuk padanya pertikaian dan perselisihan disebabkan buruknya sikap istri terhadap ibu suaminya dan tidak adanya perhatian akan haknya. Ingatlah wahai hamba Allah, sesungguhnya yang bergadang dan memelihara pria yang sekarang menjadi suamimu adalah ibu ini, maka jagalah dia atas kesungguhannya dan hargailah apa yang telah dilakukannya. Semoga Allah menjaga dan memeliharamu. Maka adakah balasan bagi kebaikan selain kebaikan?</p>
<p>Wasiat ketujuh: Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.</p>
<p>Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu maka sertailah dia dalam duka cita dan kesedihannya. Aku ingin mengingatkan engkau dengan seorang wanita yang terus hidup dalam hati suaminya sampaipun ia telah meninggal dunia. Tahun-tahun yang terus berganti tidak dapat mengikis kecintaan sang suami padanya dan panjangnya masa tidak dapat menghapus kenangan bersamanya di hati suami. Bahkan ia terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Sang suami terus mencintainya dengan kecintaan yang mendatangkan rasa cemburu dari istri yang lain, yang dinikahi sepeninggalnya. Suatu hari istri yang lain itu (yakni Aisyah radliallahu ‘anha) berkata:</p>
<p>مَا غِرْتُ عَلَى امْرَأَةٍ لِلنَّبِيِّ؟ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ هَلَكَتْ قَبْلَ أَنْ يَتَزَوَّجَنِي، لَمَّا كُنْتُ أَسْمَعُهُ يَذْكُرُهَا</p>
<p>“Aku tidak pernah cemburu kepada seorang pun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal ia meninggal sebelum beliau menikahiku, mana kala aku mendengar beliau selalu menyebutnya.”11</p>
<p>Dalam riwayat lain:</p>
<p>مَا غِرْتُ عَلَى أَحَدٍ مِنْ نِسَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ وَمَا رَأَيْتُهَا وَلَكِنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ ذِكْرَهَا</p>
<p>“Aku tidak pernah cemburu kepada seorangpun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal aku tidak pernah melihatnya, akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam banyak menyebutnya.”12</p>
<p>Suatu kali Aisyah berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setelah beliau menyebut Khadijah:</p>
<p>كَأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ فِي الدُّنْيَا امْرَأَةٌ إِلا خَدِيْجَةُ فَيَقُولُ لَهَا إِنَّهَا كَانَتْ وَكَانَتْ</p>
<p>“Seakan-akan di dunia ini tidak ada wanita selain Khadijah?!” Maka beliau berkata kepada Aisyah: ‘Khadijah itu begini dan begini.’”13</p>
<p>Dalam riwayat Ahmad pada Musnadnya disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “begini dan begini” (dalam hadits diatas) adalah sabda beliau:</p>
<p>آمَنَتْبِي حِيْنَ كَفَرَ النَّاسُ وَصَدَّقَتْنِي إِذْكَذَّبَنِي النَّاسُ رَوَاسَتْنِي بِمَالِهَا إِذْحَرَمَنِي النَّاسُ وَرَزَقَنِي اللهُ مِنْهَا الوَلَد</p>
<p>“Ia beriman kepadaku ketika semua orang kufur, ia membenarkan aku ketika semua orang mendustakanku, ia melapangkan aku dengan hartanya ketika semua orang meng-haramkan (menghalangi) aku dan Allah memberiku rezki berupa anak darinya.”14</p>
<p>Dialah Khadijah yang seorangpun tak akan lupa bagaimana ia mengokohkan hati Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan memberi dorongan kepada beliau. Dan ia menyerahkan semua yang dimilikinya di bawah pengaturan beliau dalam rangka menyampaikan agama Allah kepada seluruh alam.</p>
<p>Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyhur yang menjadikan Nabi merasakan tenang setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali yang pertama:</p>
<p>وَاللهُ لا يُخْزِيْكَ اللهُ أَبَدًا إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ وَتَحْمِلُ الْكَلَّ وَتَكْسِبُ الْمَعْدُوْمَ وَتُعِيْنُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ</p>
<p>“Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menanggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran.”15</p>
<p>Jadilah engkau wahai saudari muslimah seperi Khadijah, semoga Allah meridhainya dan meridlai kita semua.</p>
<p>Wasiat kedelapan: Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaanya.</p>
<p>Siapa yang tidak tahu berterimakasih kepada manusia, ia tidak akan dapat bersyukur kepada Allah. Maka janganlah meniru wanita yang jika suaminya berbuat kebaikan padanya sepanjang masa (tahun), kemudian ia melihat sedikit kesalahan dari suaminya, ia berkata: “Aku sama sekali tidak melihat kebaikan darimu…” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:</p>
<p>يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ اَهْلِ النَّارِ فَقُلْنَ يَا رَسُولَ اللهِ وَلَمْ ذَلِكَ قَالَ تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ</p>
<p>“Wahai sekalian wanita bersedekahlah karena aku melihat mayoritas penduduk nereka adalah kalian.” Maka mereka (para wanita) berkata: “Ya Rasulullah kepada demikian?” Beliau menjawab: “Karena kalian banyak melaknat dan mengkufuri kebaikan suami.”16</p>
<p>Mengkufuri kebikan suami adalah menentang keutamaan suami dan tidak menunaikan haknya.</p>
<p>Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat engkau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu dalam hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hakmu. Namun di mana bandingan kesalahan itu dengan lautan keutamaan dan kebaikannya padamu.</p>
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>لا يَنْظُرُ اللهَ إِلَى امْرَأَةٍ لا تَشْكُرُ زَوْجَهَا وَهِيَ لا تَسْتَغْنِيَ عَنْهُ</p>
<p>“Allah tidak akan melihat kepada istri yang tidak tahu bersyukur kepada suaminya dan ia tidak merasa cukup darinya.”17</p>
<p>Wasiat kesembilan: Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).</p>
<p>Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya (yang paling pribadi dari diri suami). Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapa pun maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi.</p>
<p>Sesungguhnya majelis sebagian wanita tidak luput dari membuka dan menyebarkan aib-aib suami atau sebagian rahasianya. Ini merupakan bahaya besar dan dosa yang besar. Karena itulah ketika salah seorang istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebarkan satu rahasia beliau, datang hukuman keras, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersumpah untuk tidak mendekati isti tersebut selama satu bulan penuh.</p>
<p>Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat-Nya berkenaan dengan peristiwa tersebut.</p>
<p>وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ</p>
<p>“Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya suatu peristiwa. Maka tatkala si istri menceritakan peristiwa itu (kepada yang lain), dan Allah memberitahukan hal itu kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepada beliau) dan menyembunyikan sebagian yang lain.” (At Tahriim: 3)</p>
<p>Suatu ketika Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam mengunjungi putranya Ismail, namun beliau tidak mejumpainya. Maka beliau tanyakan kepada istri putranya, wanita itu menjawab: “Dia keluar mencari nafkah untuk kami.” Kemudian Ibrahim bertanya lagi tentang kehidupan dan keadaan mereka. Wanita itu menjawab dengan mengeluh kepada Ibrahim: “Kami adalah manusia, kami dalam kesempitan dan kesulitan.” Ibrahim ‘Alaihis Salam berkata: “Jika datang suamimu, sampaikanlah salamku padanya dan katakanlah kepadanya agar ia mengganti ambang pintunya.” Maka ketika Ismail datang, istrinya menceritakan apa yang terjadi. Mendengar hal itu, Ismail berkata: “Itu ayahku, dan ia memerintahkan aku untuk menceraikanmu. Kembalilah kepada keluargamu.” Maka Ismail menceraikan istrinya. (Riwayat Bukhari)</p>
<p>Ibrahim ‘Alaihis Salam memandang bahwa wanita yang membuka rahasia suaminya dan mengeluhkan suaminya dengan kesialan, tidak pantas untuk menjadi istri Nabi maka beliau memerintahkan putranya untuk menceraikan istrinya.</p>
<p>Oleh karena itu, wahai saudariku muslimah, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’i seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti (ahli fatwa) atau orang yang engkau harapkan nasehatnya. Sebagimana yang dilakukan Hindun radliallahu ‘anha di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hindun berkata: “Abu Sufyan adalah pria yang kikir, ia tidak memberiku apa yang mencukupiku dan anak-anakku. Apakah boleh aku mengambil dari hartanya tanpa izinnya?!”</p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ambillah yang mencukupimu dan anakmu dengan cara yang ma`ruf.”</p>
<p>Cukup bagimu wahai saudariku muslimah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:</p>
<p>إِنَّ مِنْ شَرِ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِي إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِي إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ أَحَدُهُمَا سِرُّ صَاحِبَهُ</p>
<p>“Sesungguhnya termasuk sejelek-jelek kedudukan manusia pada hari kiamat di sisi Allah adalah pria yang bersetubuh dengan istrinya dan istri yang bersetubuh dengan suaminya, kemudian salah seorang dari keduanya menyebarkan rahasia pasanannya.”18</p>
<p>Wasiat terakhir: Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan-kesalahan.</p>
<p>- Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya, padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang yang demikian itu dengan sabdanya:</p>
<p>لا تُبَاشِرُ مَرْأَةُ الْمَرْأَةَ فَتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا</p>
<p>“Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu ia mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya.”19</p>
<p>Tahukah engkau mengapa hal itu dilarang?!</p>
<p>- Termasuk kesalahan adalah apa yang dilakukan sebagian besar istri ketika suaminya baru kembali dari bekerja. Belum lagi si suami duduk dengan enak, ia sudah mengingatkannya tentang kebutuhan rumah, tagihan, tunggakan-tunggakan dan uang jajan anak-anak. Dan biasanya suami tidak menolak pembicaraan seperti ini, akan tetapi seharusnyalah seorang istri memilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya.</p>
<p>- Termasuk kesalahan adalah memakai pakaian yang paling bagus dan berhias dengan hiasan yang paling bagus ketika keluar rumah. Adapun di hadapan suami, tidak ada kecantikan dan tidak ada perhiasan.</p>
<p>Dan masih banyak lagi kesalahan lain yang menjadi batu sandungan (penghalang) bagi suami untuk menikmati kesenangan dengan istrinya. Istri yang cerdas adalah yang menjauhi semua kesalahan itu.</p>
<p>Footnote:</p>
<p>1Riwayat Muslim dalam Al-Masajid: (bab Fadlul Julus fil Mushallahu ba’dash Shubhi wa Fadlul Masajid)<br />
2Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud, dishahihkan oleh Al Albany, lihat “Irwaul Ghalil“, no. 1269 dan “Shahihul Jami’” no. 6149<br />
3Lihat kitab “Kaif Taksabina Zaujak?!” oleh Syaikh Ibrahim bin Shaleh Al Mahmud, hal. 13<br />
4Riwayat Ahmad dan Tirmidzi, ia berkata: Hadits hasan gharib. Berkata Al Albany: “Hadits ini sebagaimana dikatakan oleh Tirmidzi.” Lihat takhrij “Misykatul Masabih” no. 5019<br />
5Al Masyakil Az Zaujiyyah wa Hululuha fi Dlaw`il Kitab wa Sunnah wal Ma’ariful Haditsiyah oleh Muhammad Utsman Al Khasyat, hal. 28-29<br />
6Riwayat Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan Al Albany, lihat “Shahihul Jami`us Shaghir” no. 5294<br />
7Riwayat Thabrani dan Hakim dalam “Mustadrak“nya, dishahihkan Al Albany hafidhahullah sebagaimana dalam “Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah” no. 288<br />
8Lihat kitab “Al Kabair” oleh Imam Dzahabi hal. 173, cetakan Darun Nadwah Al Jadidah<br />
9Riwayat Ibnu Nuaim dalam “Al Hilyah“. Berkata Syaikh Al Albany: “Hadits ini memiliki penguat yang menaikkannya ke derajat hasan atau shahih.” Lihat “Misykatul Mashabih” no. 3254<br />
10Hadits lemah, diriwayatkan Hakim dan dishahihkannya dan disepakati Dzahabi. Namun Al Albany mengisyaratkan kelemahan hadits ini. Illatnya pada Ibnu Sukhairah dan pembicaraaan tentangnya disebutkan secara panjang lebar pada tempatnya, lihatlah dalam “Silsilah Al Ahadits Ad Dlaifah” no. 1117<br />
11Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “Manaqibul Anshar“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.<br />
12Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “Manaqibul Anshar“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.<br />
13Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “Manaqibul Anshar“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.<br />
14Diriwayatkan Ahmad dalam Musnadnya 6/118 no. 24908. Aku katakan: Al Hafidh Ibnu Hajar membawakan riwayat ini dalam “Fathul Bari“, ia berkata: “Dalam riwayat Ahmad dari hadits Masruq dari Aisyah.” Dan ia menyebutkannya, kemudian mendiamkannya. Di tempat lain (juz 7/138), ia berkata: “Diriwayatkan Ahmad dan Thabrani.” Kemudian membawakan hadits tersebut. Berkata Syaikh kami Abdullah Al Hakami hafidhahullah: “Mungkin sebab diamnya Al Hafidh rahimahullah karena dalam sanadnya ada rawi yang bernama Mujalid bin Said Al Hamdani. Dalam “At Taqrib” hal. 520, Al Hafidh berkata: “Ia tidak kuat dan berubah hapalannya pada akhir umurnya.” Al Haitsami bersikap tasahul (bermudah-mudah) dalam menghasankan hadits ini, beliau berkata dalam Al Majma’ (9/224): “Diriwayatkan Ahmad dan isnadnya hasan.”<br />
15Muttafaq alaihi, diriwayatkan Bukhari dalam “Kitab Bad’il Wahyi” dan Muslim dalam “Kitabul Iman“<br />
16Diriwayatkan Bukhari dalam “Kitab Al Haidl“, (bab Tarkul Haidl Ash Shaum) dan diriwayatkan Muslim dalam “Kitabul Iman” (bab Nuqshanul Iman binuqshanith Thaat)<br />
17Diriwayatkan Nasa’i dalam “Isyratun Nisa’” dengan isnad yang shahih.<br />
18Diriwayatkan Muslim dalam “An Nikah” (bab Tahrim Ifsya’i Sirril Mar’ah).<br />
19Diriwayatkan Bukhari dalam “An Nikah” (bab Laa Tubasyir Al Mar’atul Mar’ah). Berkata sebagian ulama: “Hikmah dari larangan itu adalah kekhawatiran kagumnya orang yang diceritakan terhadap wanita yang sedang digambarkan, maka hatinya tergantung dengannya (menerawang membayangkannya) sehingga ia jatuh kedalam fitnah. Terkadang yang menceritakan itu adalah istrinya -sebagaimana dalam hadits dia atas- maka bisa jadi hal itu mengantarkan pada perceraiannya. Menceritakan kebagusan wanita lain kepada suami mengandung kerusakan-kerusakan yang tidak terpuji akibatnya.</p>
<p>(Sumber: الأسرة بلا مشاكل karya Mazin bin Abdul Karim Al Farih. Edisi Indonesia: Rumah Tangga Tanpa Problema; bab Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema“, hal. 59-82. Penerjemah: Ummu Ishâq Zulfâ bintu Husein. Editor: Abû ‘Umar ‘Ubadah. Penerbit: Pustaka Al-Haura’, cet. ke-2, Jumadits Tsani 1424H, dicopy dari http://akhwat.web.id)</p>
<p>Sumber : http://almuslimah.wordpress.com/2008/06/07/sepuluh-wasiat-untuk-istri-yang-mendambakan-keluarga-bahagia-tanpa-problema/</p>
<p>========================================</p>
<p>Baca juga :</p>
<ul>
<li><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/02/istri-yang-membahagiakan-suaminya/" target="_blank">Istri yang Membahagiakan suaminya</a><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/29/krisis-perkawinan/" target="_blank"></a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/29/krisis-perkawinan/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Krisis Perkawinan</span></a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/10/rumah-tangga-ditengah-hempasan-badai/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Aku Diperlakukan Seperti Budak<br />
</span></a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/12/halilintar-bagi-penolak-poligami/" target="_blank">Halilintar bagi Penolak Poligami</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/10/wanita-wanita-yang-tidak-pantas-untuk-dinikahi/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Wanita-wanita yang tidak </span><span style="text-decoration:none;" lang="IN">Pantas</span><span style="text-decoration:none;"> untuk Dinikahi</span></a></strong></li>
<li><strong></strong><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/31/rumahmu-adalah-surgamu/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Rumahmu adalah Surgamu</span></a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/30/amanah-bagi-seorang-wanita/#more-194" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Amanah Bagi Seorang Wanita</span></a></strong></li>
<li><strong></strong><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/29/sudah-seminggu-tidak-bertegur-sapa-dengan-istri/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Sudah Seminggu tidak Bertegur Sapa dengan Istri</span></a></strong></li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Istri yang Membahagiakan Suaminya]]></title>
<link>http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/02/istri-yang-membahagiakan-suaminya/</link>
<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 06:51:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ummu 'Ammar</dc:creator>
<guid>http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/02/istri-yang-membahagiakan-suaminya/</guid>
<description><![CDATA[Saudariku Muslimah… Istri yang shalihah mempunyai sifat-sifat yang istimewa dan kriteria yang yang s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;                                                                                                                                            &#60;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><img class="alignleft size-full wp-image-411" src="http://ummuammar88.wordpress.com/files/2009/02/flowers.jpg" alt="" width="200" height="150" /><strong><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&#34;">Saudariku Muslimah…</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Istri yang shalihah mempunyai sifat-sifat yang istimewa dan kriteria yang yang sangat jelas. Diantara inti dari kriteria tadi adalah tiga yang prinsipil, hal itu terkandung dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:</p>
<p class="MsoNormal"><em>“Sebaik-baik wanita adalah yang membahagiakanmu tatkala kamu memandangnya dan mentaatimu tatkala kamu memerintahkannya serta menjaga harga dirinya dan hartamu tatkala kamu tidak ada”. </em>( Hadits shahih. Dikeluarkan oleh Al Hakim (2/161, Ath-Thabrani seperti yang ada dalam Al Majma’ (4/237) dari hadits Ibnu Salam. Dikeluarkan juga oleh Imam Ahmad (2/251) dan An-Nasai seperti hadits tadi dari Abi Hurairah).</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Bila kalian renungkan tiga sifat yang ada dalam hadits tadi maka akan kalian dapati bahwa itu semua adalah sebaik-baik yang diidamkan oleh tiap orang laki-laki dari orang perempuan.<!--more--></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Istri yang membahagiakan suami</strong></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Inilah sifat yang pertama kali yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar supaya tiap-tiap perempuan yang beriman dan bertakwa bisa menggapai kebahagiaan rumah tangga.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Inilah sifat yang mengantarkan seorang perempuan muslimah kedalam kehangatan cinta suaminya kepada dirinya serta kebahagiaannya dengannya juga kebahagiaan seorang perempuan dengan suaminya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&#34;">Saudariku Muslimah…</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Sesungguhnya kesempurnaan fisik adalah sesuatu yang diidam-idamkan oleh semua manusia yang berakal, baik lelaki maupun perempuan. Islam pun datang untuk mewujudkan kesempurnaan akhlak, akal dan fisik.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Wahai muslimah, hendaknya engkau menggali apa saja yang bisa menyempurnakan penampilanmu, memperindah keadaanmu di depan suamimu dan lakukanlah itu semua dengan hal-hal yang telah Allah bolehkan dan halalkan seperti pakai inai pada kuku atau memakai celak untuk mata ataupun memakai emas serta yang lainnya.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Istri yang shalihah adalah istri yang mampu menghadirkan kebahagiaan di depan suaminya walau hanya dengan sekedar pandangan mata kepadanya.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Seorang lelaki bergelut dengan kejamnya kehidupan, badannya merasa letih dan kadang jiwanya pun tertekan dengan banyaknya beban pekerjaan.<span> </span>Dia menunggu untuk kembali –pada- hal menunggu lebih panas dari pada bara- ke rumahnya untuk menghirup udara segar, kembali dan istirahat. Bila dia masuk rumah dengan sangat letih lalu menjumpai istrinya dalam keadaan tidak sedap di pandang. Kalau demikian berarti engkau telah gagal pada awal tahapan suami istri.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Di sini ada suatu pertanyaan, kenapa itu suatu kegagalan?</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Yang terjadi di sini, bahwa sang suami akan sangat tertekan dan dia akan mencari-cari sebab untuk memarahimu, baik dengan perkataan atau perbuatan. Namun tatkala sang suami pulang ke rumahnya mendapati<span> </span>sesuatu yang menyenangkannya dan membahagiakannya serta menyegarkan dadanya, maka dia dengan segera lupa tekanan jiwanya dan keletihan badannya.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Faktor yang paling kuat untuk mendorong cintanya seorang laki-laki terhadap istrinya adalah bahagia dan senangnya tatkala memandang kepadanya.<span> memandang kekasih dalam keadaan yang sangat indah dan menawan adalah faktor yang paling kuat untuk mengokohkan cintanya dalam hati.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span> </span>Karena itulah, seorang muslimah hendaknya sangat hati-hati agar jangan sampai pandangan suaminya tertuju kepada sesuatu yang tidak disukainya, baik bau yang tidak sedap maupun pandangan yang tidak enak atau yang lainnya, merujuk kepada riwayat Shalafush Shalih dalam hal ini, Ibnu Abbas berkata: <em>“Sesungguhnya saya berhias untuk istriku sebagaimana dia juga berhias untukku, saya suka untuk menunaikan kewajibanku yang harus kuberikan kepadanya dengan baik dan hal ini secara otomatis menuntut dia untuk menunaikan kewajibannya kepadaku, karena Allah ‘Azza wa Jalla telah berfirman: “Dan wanita mempunyai hak yang seimbang menurut cara yang ma’ruf”.</em> (QS. Al Baqarah : 228). Berdandan dengan sesuatu yang tidak mengandung dosa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span> </span>Para penulis sejarah dan biografi mengatakan: “Bahwa ada seorang suami yang acak-acakan rambutnya dan berdebu badannya masuk ke Khalifah Umar bin Al Khathtab Radhiallahu anhu bersama istrinya, istrinys berkata: “<em>Bukan saya dan bukan ini (ia tidak suka) juga bukan dia wahai Amirul Mukminin”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span> </span>Umar pun mengetahui dari ucapannya bahwa ia membenci suaminya, maka beliau mengutus seseorang kepada suaminya agar supaya dia mau berdandan dengan menyisir rambutnya, memotong kukunya dan memperindah kerapiannya. Maka tatkala tiba baginya untuk menemui istrinya, maka sang istri merasa asing darinya. Lalu ia kabur darinya, namun setelah ia mengenali suaminya maka ia menerimanya dan menarik kembali tuduhannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span> </span>Umar Radhiallahu anhu mengatakan: <em>“Begitulah seharusnya kalian bebuat untuk mereka. Demi Allah mereka suka kalian untuk berdandan untuk mereka sebagaimana kalian suka mereka berdandan untuk kalian”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&#34;">Saudariku Muslimah…</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Lihatlah bajumu sebelum datangnya suamimu, tanyakanlah kepada dirimu sendiri pertanyaan berikut ini: Apakah suamiku akan bahagia melihatku dalam keadaan seperti ini??!! Sudah pasti semua perempuan mengetahui jawabannya.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Sesungguhnya seorang laki-laki<span> </span>diciptakan dengan fitrahnya untuk mencintai sesuatu yang indah, kecuali orang yang merubah fitrahnya dan selalu berjalan dibelakang setiap kejahatan dan kekejian.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Ketika seorang laki-laki masuk ke dalam rumahnya dan mendapati istrinya dalam keadaan yang sangat menawan maka akan bertambahlah kecintaan terhadap istrinya dan kecenderungannya kepada dia serta memahami capainya istrinya karenanya.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Sebagian perempuan ada yang beralasan (tidak sempat berdandan) dengan pekerjaan mereka di rumah, baik memasak atau mencuci maupun yang lainnya. Katakan kepada mereka: “Hendaknya kalian menyelesaikan pekerjaan itu sebelum datangnya suami walaupun yang demikian membutuhkan kesungguhan dan rasa capai, karena hasilnya lebih besar dari capai tadi dan sungguh tak ada padanannya.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Kemudian bila seorang laki-laki bila tidak mendapati di rumahnya sesuatu yang menyenangkannya maka akan dengan segera disergap prasangka dan bisikan dari setan, lalu akan terbersit dalam matanya perempuan lain di jalan yang bisa menyenangkannya dan dalam matanya ia akan membenci istrinya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&#34;">Saudariku Muslimah…</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&#34;"><span> </span></span>Upayakanlah senyumanmu senantiasa menghiasi bibirmu tiap kali suamimu memandang kepadamu. Sesungguhnya senyuman itu tidak lebih lama dari kedipan mata namun hal itu akan selalu menjadi kenangan yang terus menghunjam dalam memori seorang lelaki. Juga senymanmu itu akan menyebarkan kebahagiaan dalam rumah tangga, itu adalah suatu keindahan tiada tara yang dilihat oleh seorang suami setelah seharian ia dalam keadaan penat dan letihnya kerja.</p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&#34;">Saudariku Muslimah…</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Sesungguhnya mimik wajahmu yang mengembang di hadapan sang suami pada hakikatnya lebih penting sekali daripada pakaian yang kamu kenakan dan perhiasan yang kamu pakai. Sesungguhnya cerianya senyuman dan kebahagiaan yang dilihat oleh seorang lelaki pada wajah istrinya saat ia memandangnya itu lebih dalam pengaruhnya daripada lembutnya suara lisan. Seorang lelaki lebih cepat menangkap apa yang diungkapkan istrinya dengan senyuman tulus yang tidak dinodai dengan permintaan apapun.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span><em>Sesungguhnya saya merasa bahagia dengan kedatanganmu. </em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span> </span>Kau berikan kabahagiaan padaku dengan memandangmu.</em></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Bahkan suatu perkara yang mesti diperhatikan bahwa senyuman itu manfaatnya akan kembali kepadamu dengan membawa kebaikan kepadamu, karena hal itu merupakan shadaqah yang kamu letakkan pada lembaran hidupmu. Dengarkanlah hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, beliau bersabda: “ <em>Senymanmu terhadap saudaramu adalah shadaqah</em>”. (Hadits shahih diriwayatkan oleh Tirmidzi(2022). Bukhari (128 ) dalam kitab adabul mufrad dari hadits Abi Dzar, dan pada bab ini juga ada hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, Jabir, Hudzaifah, dan Aisyah.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Wahai sudariku muslimah, jadikanlah keceriaan senantiasa memenuhi sisi kehidupanmu, kebahagiaan menyenangkan suamimu, kesuka-citaan selalu menghiasi rumahmudan ketahuilah pula bahwa manusia yang paling berhak mendapatkan ini semua adalah suamimu.</p>
<p class="MsoNormal">Sumber: dikutip dari buku<span> </span>“Inilah Kriteria Muslimah Dambaan Pria”: Abu Maryam Majdi bin Fathi As-Sayyid, penerjemah: Abu dan Ummu Muqbil, Penerbit: Pustaka Salafiyah</p>
<p class="MsoNormal">=========================================</p>
<p class="MsoNormal">Artikel Terkait :</p>
<ul>
<li><strong></strong><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/29/krisis-perkawinan/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Krisis Perkawinan</span></a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/10/rumah-tangga-ditengah-hempasan-badai/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Aku Diperlakukan Seperti Budak<br />
</span></a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/12/halilintar-bagi-penolak-poligami/" target="_blank">Halilintar bagi Penolak Poligami</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/02/10/wanita-wanita-yang-tidak-pantas-untuk-dinikahi/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Wanita-wanita yang tidak </span><span style="text-decoration:none;" lang="IN">Pantas</span><span style="text-decoration:none;"> untuk Dinikahi</span></a></strong></li>
<li><strong></strong><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/31/rumahmu-adalah-surgamu/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Rumahmu adalah Surgamu</span></a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/30/amanah-bagi-seorang-wanita/#more-194" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Amanah Bagi Seorang Wanita</span></a></strong></li>
<li><strong></strong><strong><a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/01/29/sudah-seminggu-tidak-bertegur-sapa-dengan-istri/" target="_blank"><span style="text-decoration:none;">Sudah Seminggu tidak Bertegur Sapa dengan Istri</span></a></strong><strong></strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><em> </em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menguak Rahasia Wanita Idaman Pria]]></title>
<link>http://paranti.wordpress.com/2009/01/08/wanitaidaman/</link>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 20:23:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>DJ DUNIXI</dc:creator>
<guid>http://paranti.wordpress.com/2009/01/08/wanitaidaman/</guid>
<description><![CDATA[PRIA memang paling selektif dalam menentukan kriteria wanita yang pantas menjadi pasangan hidupnya. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[PRIA memang paling selektif dalam menentukan kriteria wanita yang pantas menjadi pasangan hidupnya. ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MeNjAdi WaNitA IdAmAn...]]></title>
<link>http://nenorekalita.wordpress.com/2008/10/31/menjadi-wanita-idaman/</link>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 04:10:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>nenorekalita</dc:creator>
<guid>http://nenorekalita.wordpress.com/2008/10/31/menjadi-wanita-idaman/</guid>
<description><![CDATA[  Mejadi Wanita Idaman…. 1.     Wanita yg menjadikan anda pria lebih baik. Pada dasarnya seorang pri]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://nenorekalita.wordpress.com/files/2008/10/wanita-idaman.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-53" title="wanita-idaman" src="http://nenorekalita.wordpress.com/files/2008/10/wanita-idaman.jpg" alt="" width="118" height="94" /></a> </p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;">Mejadi Wanita Idaman….</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>1.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yg menjadikan anda pria lebih baik</span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">. Pada dasarnya seorang pria yang mempunyai kekasih atau istri yang hebat akan berkata pasangannya lah yang membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>2.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang mencintai anda sepenuh hati</span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">. Jika anda menemukan wanita yang mencintai anda sepenuh hati, mau menerima anda apa adanya jangan sia-siakan dia. Tentunya setiap manusia itu mempunyaikebiasaan yang menjengkelkan, tapi jika ia mencintai anda sepenuh hati,pasti dia bisa memakluminya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>3.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang cepat akrab dengan teman dan keluarga kekasihnya. </span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Pacar yang baik sangat menghargai orang-orang yang dianggap penting bagi kekasihnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>4.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang bisa mengontrol emosi. </span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Pada dasarnya semua wanita cenderung tukang ngomel. Pacar yang baik tau kapan waktunya menahan amarah n kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>5.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang bisa menghargai kepribadian kekasihnya. </span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Secara tak sadar kadang kepribadian pria berubah karena permintaan kekasihnya. Nah kekasih semacam inilah yang dihindari pria. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>6.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang menghormati kekasihnya. </span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Hal ini penting!!. Pria akan senang jika punya pacar yang bisa menghargai n menghormatinya sebagai seorang lelaki. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>7.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang cantik. </span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Layaknya istri,pacar yang hebat pastinya juga ingin terlihat cantik dimata kekasihnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>8.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang satu hati soal seks.</span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"> Ketidak cocokan masalah seks bisa jadi problem yang mengganjal dalam hubungan anda. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>9.<span style="font:7pt &#34;">     </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang cerdas.</span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"> Wanita yang cerdas akan mempunyai berbagai macam cara yang bisa membuat kekasihnya tidak bosan jika berada di dekatnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;text-indent:-.25in;line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"><span>10.<span style="font:7pt &#34;">            </span></span></span><strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN">Wanita yang mandiri.</span></strong><span style="font-size:14pt;color:#666666;font-family:&#34;" lang="IN"> Tak ada seorang pria yang ingin menjadi baby sitter kekasihnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Calibri;"> </span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CIRI-CIRI WANITA IDAMAN PRIA]]></title>
<link>http://agungrakhmawan.wordpress.com/2008/08/24/ciri-ciri-wanita-idaman-pria/</link>
<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 21:28:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>agungrakhmawan</dc:creator>
<guid>http://agungrakhmawan.wordpress.com/2008/08/24/ciri-ciri-wanita-idaman-pria/</guid>
<description><![CDATA[Nggak cukup cantik dan seksi saja untuk membuat pria tergila-gila. Di artikel kali ini, pria buka-bu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Nggak cukup cantik dan seksi saja untuk membuat pria tergila-gila. Di artikel kali ini, pria buka-bu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CIRI-CIRI WANITA IDAMAN PRIA]]></title>
<link>http://sablah.wordpress.com/?p=55</link>
<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 05:14:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>sablah</dc:creator>
<guid>http://sablah.wordpress.com/?p=55</guid>
<description><![CDATA[Nggak cukup cantik dan seksi saja untuk membuat pria tergila-gila. Di artikel kali ini, pria buka-bu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Nggak cukup cantik dan seksi saja untuk membuat pria tergila-gila. Di artikel kali ini, pria buka-bu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[10 Ciri-ciri Wanita yang Dicari Pria!]]></title>
<link>http://mathub2003.wordpress.com/2008/07/27/10-ciri-ciri-wanita-yang-dicari-pria/</link>
<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 00:06:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>mathub2003</dc:creator>
<guid>http://mathub2003.wordpress.com/2008/07/27/10-ciri-ciri-wanita-yang-dicari-pria/</guid>
<description><![CDATA[Seperti Inikah Idaman ? Nggak cukup cantik dan seksi saja untuk membuat pria tergila-gila. Di artike]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Seperti Inikah Idaman ? Nggak cukup cantik dan seksi saja untuk membuat pria tergila-gila. Di artike]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wanita Idaman]]></title>
<link>http://afatih.wordpress.com/2008/04/11/wanita-idaman/</link>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 01:05:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Blogger Indonesia</dc:creator>
<guid>http://afatih.wordpress.com/2008/04/11/wanita-idaman/</guid>
<description><![CDATA[Oleh A. Fatih Syuhud www.fatihsyuhud.com Pernikahan antara pangeran Charles, putra mahkota kerajaan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://afatih.files.wordpress.com/2008/04/bunga.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-708" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://afatih.wordpress.com/files/2008/04/bunga.jpg" border="0" alt="wanita idaman" width="133" height="100" /></a>Oleh A. Fatih Syuhud<br />
www.fatihsyuhud.com</p>
<p>Pernikahan antara pangeran Charles, putra mahkota kerajaan Inggris, dan putri Diana pada tiga dekade lalu dianggap oleh banyak kalangan sebagai &#8220;perkawinan abad ini.&#8221; Yang laki-laki tampan, kaya raya, terpelajar dan calon raja Inggris. Sedang yang perempuan cantik jelita dan baik budi. Dua dasawarsa kemudian, setelah mempelai ideal ini dikaruniai dua anak, kedua mempelai ini sepakat untuk kembali menghadap kadi namun dengan tujuan berbeda: untuk bercerai. Apa penyebabnya?<br />
<!--more--><br />
Banyak faktor. Yang terutama adalah ketidaksetiaan putri Diana. Dalam wawancaranya dengan wartawan tv Inggris BBC, Martin Bashir, putri Diana mengaku terus terang bagaimana dia telah menjalin hubungan perselingkuhan dengan sejumlah lelaki termasuk di antaranya pengawal pribadinya, pejabat kerajaan dan yang terakhir dengan seorang pemuda asal Mesir bernama Dodi Al Fayed putra Muhammad Al Fayed, seorang hartawan Inggris pemilik supermarket Harold, sebuah supermarket yang menjual barang dagangan khusus untuk kalangan jutawan dan kerajaan.</p>
<p>Faktor kedua adalah kesibukan putri Diana dalam menjalankan aktivitas di luar rumah sebagai utusan khusus PBB (Persatuan Bangsa-bangsa) yang mengharuskan sang putri melakukan perjalanan jauh keliling dunia mengunjungi sejumlah negara sehingga tak ada waktu lagi untuk berkumpul dengan, apalagi melayani, sang suami.</p>
<p>Setelah perceraian, pangeran Charles kembali menjalin hubungan dengan seorang janda bekas teman kelasnya waktu kecil bernama Camilla Parker yang kemudian dinikahinya sampai sekarang. Apa yang menarik di sini adalah bahwa Camilla Parker tidaklah cantik. Boleh dikatakan buruk rupa dan wajahnya tampak lebih tua dari usianya. Mengapa pangeran Charles menyukainya?</p>
<p>Camilla Parker memiliki kepribadian seorang wanita yang menjadi idaman semua pria yang berpendidikan. Ia tidak cantik rupanya, tapi hatinya berkilau. Perempuan tipe ini disebut sebagai memiliki inner beauty (kecantikan dalam). Istri yang memiliki inner beauty selalu tahu tugas dan kewajibannya terhadap suami. Ia tidak pernah mengeluh, sebaliknya ia selalu mensyukuri segala hal baik yang dilakukan sang suami; dan berusaha memperbaiki kesalahan pasangannya dengan cara yang tidak menyakitkan. Rasa sayang, kesetiaan dan pengabdiannya selalu ia berikan untuk satu orang. Ia selalu ingin memberi, dan tidak pernah menuntut. Ia menjadi pasangan yang selalu menawarkan solusi tak kala sang suami menghadapi masalah. Ia akan menjadi peringan atas beban berat yang dipilkul suami.</p>
<p>Kecantikan fisik perlu disyukuri karena itu anugerah Ilahi, tapi kecantikan fisik hanya akan menanam kekaguman sesaat di mata pria dan akan berbalik menjadi pelecehan dan penistaan apabila tanpa diimbangi dengan kecantikan perilaku; banyak pelacur dan wanita murahan berwajah cantik.</p>
<p>Sebaliknya, dalam banyak fakta, inner beauty atau kecantikan perilaku, keindahan hati dan kedewasaan sikap akan menanamkan kekaguman dan penghargaan abadi dan bertahan lama baik dari sang suami maupun dari lingkungan sekitar. Inilah mengapa dalam sebuah Hadits, Rasulullah memerintahkan seorang pria untuk memilih calon istri berdasarkan pada kecantikan hatinya (li diniha), bukan karena kecantikan lahir atau hartanya.</p>
<p>Begitu juga, wanita dalam memilih calon suami hendaknya tidak berdasar pada penampilan fisiknya, status sosial atau hartanya; tapi pada ketampanan hati dan keindahan perilaku serta kekuatan sikap kepemimpinannya.</p>
<p>Tayangan kisah tak Islami di sinetron, perilaku seronok para artis dan gosip murahan selebritis di televisi telah merubah cara berpikir sebagian masyarakat baik di kota maupun di pedesaan ke arah pola pikir negatif dan materialistik. Salah satu dampak negatifnya adalah pemujaan kepada penampilan fisik yang sebenarnya sangat menipu. Kebahagiaan dan kedamaian hati hanya akan tercapai apabila seorang santri khususnya dan umat Islam umumnya berpegang teguh pada sendi-sendi ajaran Islam; bukan pada ajaran-ajaran sesat yang ditularkan oleh penampilan dan kata-kata murahan para aktor dan artis bodoh itu.[].</p>
<p><strong>Catatan:</strong> Tulisan ini dibuat khusus untuk buletin <em>El-Ukhuwah</em> PP Alkhoirot Putri, jadi harap maklum kalau isinya agak ’spesifik.’</p>
<p><strong>Artikel terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a title="Wanita Jelek yang Cantik" href="http://afatih.wordpress.com/2008/04/03/wanita-jelek-yang-cantik/"><span style="color:#333333;">Wanita Jelek yang Cantik</span></a></li>
<li><a title="Siapa Wanita Paling Cantik di Dunia?" href="http://afatih.wordpress.com/2007/10/04/siapa-wanita-paling-cantik-di-dunia/"><span style="color:#333333;">Siapa Wanita Paling Cantik di Dunia?</span></a></li>
<li><a title="Aku Jelek dan Miskin Tapi Aku Ada" href="http://afatih.wordpress.com/2007/09/30/aku-jelek-dan-miskin-tapi-aku-ada/"><span style="color:#333333;">Aku Jelek dan Miskin Tapi Aku Ada</span></a></li>
<li><a title="Wanita Kota dan Wanita Desa" href="http://afatih.wordpress.com/2008/05/10/wanita-kota-dan-wanita-desa/"><span style="color:#333333;">Wanita Kota dan Wanita Desa</span></a></li>
<li><a title="Wanita Idaman" href="http://afatih.wordpress.com/2008/04/11/wanita-idaman/"><span style="color:#333333;">Wanita Idaman</span></a></li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
