Tags » Curhat Colongan

Anxiety

Kabar baru dari meninggal seorang perancang tas terkenal dunia karena bunuh diri akibat depresi mengingatkan gw pada masa-masa kegelapan gw dulu. Sekarang sih masih gelap tapi dulu itu the darkest point. 291 more words

My Thought

Perjalan sejauh ini: Tumor - Paska operasi

Empat hari menunggu itu serasa berbulan-bulan. Rasanya lama banget. Gw bahkan lupa hari dan tanggal. Banyak dilewatkan dengan menjahit kristik dan tidur. Gw berusaha belajar memasang bebat sendiri. 378 more words

My Thought

Perjalanan sejauh ini: Tumor - Operasi

Gw benci menunggu tapi gw juga ga suka telat. Kombinasi yang membingungkan tapi begitulah.

So menunggu 7 hari untuk operasi itu sangat menyiksa. Belum lagi bayangan potensi kanker, bikin hidup gw berantakan. 1,067 more words

My Thought

Perjalanan Sejauh Ini: Tumor - Persiapan Operasi

Besoknya, 16 Mei, gw kembali ke RS untuk mendaftar rontgen, USG, dan jantung. Sebenernya kemarin gw udah datang ke instalasi rontgen sekitar jam 2 tapi mereka meminta gw kembali esok hari karena sepertinya setelah jam 12 tidak ada lagi pemeriksaan kecuali yang darurat. 693 more words

My Thought

Perjalanan sejauh ini: Tumor-Faskes 2 (2)

Oke diputuskan buat lanjut ke tahap berikutnya: faskes 2. Gw memutuskan untuk berobat ke RS TNI AU di Halim. Alasannya karena dekat rumah, cuma itu. 511 more words

My Thought

Perjalanan sejauh ini: Tumor - Faskes 2

Setelah dapat surat rujukan, jujur aja, gw masih terpukul. Memutuskan buat menenangkan diri dengan satu-satunya cara yang gw ketahui: Makan. Lagian gw lapar. Dah jam 2 siang. 202 more words

My Thought

Cerita Minggu ini: Tumor. Faskes 1

So setelah gw memeriksakan diri di puskes di sini, gw berangkat ke Jakarta untuk pengobatan. Kakak sepupu gw yang selama ini gw anggap sebagai pengganti ibu, memaksa buat memeriksa di Jakarta. 402 more words

My Thought