Tags » Emansipasi

Maju atau Mundur Cantik?

Pertanyaan sang guru dari Nazareth dalam teks hari ini berlaku untuk semua orang beriman,”Apa kamu tidak mau pergi juga?” Pertanyaan ini disodorkan di penghujung diskusi mengenai roti hidup, pencarian kehendak Allah yang tak kunjung usai; ternyata beriman itu susah dan ribet dan kerap terasa¬† 457 more words

Daily Reflection

Kartini : A Girl, A Woman and A Lady

Pada hari ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini. Kami mengingat jasa-jasa dan perjuangan beliau semasa zaman pra-kemerdekaan dulu. Saat ini, telah lahir para perempuan hebat yang mampu sejajar dengan laki-laki dalam hal karir dan pekerjaan. 1,478 more words

Daily Post

Setelah beberapa detik penuh keheningan, Harun pun mulai membuka suara, “Kuharap kau tak sedang dikejar waktu, Maryam.”

Lelaki itu menopangkan dagunya santai.

“Sudahlah, tak perlu berbasa-basi! 512 more words

Cerpen

Wanita racun dunia

“Bro gw izin ya, cewe gw ngajak ketemuan di PIM”
Dan begitu saja teman sebangkuku meniggalkan kelas, dengan dalih telah membuat janji dengan cewenya. Dewasa ini, istilah patriarkat sepertinya kurang pas di sematkan pada hubungan antar gender, sebab mau bagaimanapun, lelaki yang sesuai fitrahnya adalah alpha male, makhluk yang diciptakan tuhan paling independen dan kuat, malah yang di-petuan oleh lawan jenisnya. 723 more words

Kartini yang Menangis

Hari ini tanggal 21 April 2017. Yang diperingati sebagai Hari Kartini.

Bukan ingin membahas tentang sejarah RA Kartini atau bagaimana asal-usul tanggal 21 April bisa dinobatkan sebagai Hari Kartini. 650 more words

Nasehat

Perempuan yang Tahu Batas

Sebenarnya, draft ini sudah tersimpan lama setelah gue nonton film Kartini, beberapa bulan lalu. Tahu apa yang gue rasakan? Rasanya kayak ada gemuruh di dada gue. 681 more words

Shout Out

Curhat: Kartini Hanya Simbol!

Gue sebenernya gak terlalu tertarik untuk nulis soal Kartini diblog ini. Karena menurutku gue pribadi sih Kartini terlalu di kultuskan dan di puja terlalu berlebihan oleh orang Indonesia, seakan hanya beliau tokoh feminisme pada masa Hindia Belanda. 954 more words

Indonesia