Tags » Kabut

Suatu Ketika tentang Kabut

Kita hanya duduk saja, dalam kesunyian musim
Menunggu kabut yang menuai janji
Ia datang mengendap tanpa derap
Menyusup di celah bukit,
Tubuh cemara yang menggigil oleh ketidaktahuan… 130 more words

Poetry

Kepada Dia Yang Kucintai

Aku ingin mengenang tentang kabut.
Bagaimana rasanya menghela penutup wajahmu,
Hingga tak ada jarak, dan kita bercumbu
—dia, kabut, telah menghalangiku untuk sekian tahun

Aku ingin mengenang tentang lonceng gereja. 194 more words

Cinta

Kabut: Dibenci dan Dinikmati

Pagi masih berusia balita, saya berangkat menuju kota tersayang. Malang. Kota yang (dulu) sejuk dan rindang. Langit berwarna putih pucat, jalan antarkota relatif lengang, tanah senantiasa basah. 539 more words

Cerita Perjalanan

Merah Jingga

Saat langit jingga mulai memerah
Dan sosok lelaki berkabut tak kunjung nampak
Aku tahu kau takkan pernah pulang

Kau tahu apa itu rindu?
Rindu adalah duduk menanti di depan rumah… 7 more words

Rumah