Tags » Karangan

Ukiran Peluh Asa

Dalam jerat kutertatih pulang menghadang kehangatan yang Tuhan berikan.
Dalam jerat kuberadu membabi buta dengan takdir juga impian.
Suara parau ku, walau terasa sakit tetap kucoba teriakkan. 122 more words

Karangan

Seruan Hati

Tatkala deru ombak juga derai hujan tak lagi ia indahkan.
Ada pun helaian sutra berbalut emas hanya lah butiran pasir baginya.

Karangan

Goresan Peraduanku

Keruh tak pula kucurahkan bilamana teringat ranah surgawi,
pelak pekat kelambu usang tetap kubina, pelik asa meraung aksara nestapa.

Karangan

Untaian Haru Tak Dapat Mengikis Batuan

Tatkala deru ombak juga derai hujan tak lagi ia indahkan.
Ada pun helaian sutra berbalut emas hanya lah butiran pasir baginya.

Karangan

Kenangku Akan Dirinya

Tak banyak orang yang kukenal namun sudah kurindukan sebelumnya, dan engkau termasuk salah satunya.
Dan ketika kau hadir dengan kerendahan hati, mengajak aku ke dalam duniamu, aku mana mampu untuk menolakmu.

Karangan

Satu Langkah Maju

Aku masih belum beranjak dari kursi nyamanku. Menatap lurus pada pantulan kelap kelip lampu yang menghiasi perkotaan. Pada selurus jalan beraspal yang entah dimana ujungnya, dengan hilir mudik muda mudi dan keriangan berkendara. 820 more words

Karangan

Seberkas Harap

Untaian kata yang tertulis oleh jemari kecilmu.
Bersusah payah kau terus mencoba tuk merangkainya bersama.
Kala takdir membawa sepasang burung bangau bersama.
Di kemudian hari, bilamana takdir itu suatu saat datang memisahkannya. 52 more words

Karangan